All language subtitles for INDOXXI.VIP-[Air-Strike-SD.360p]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

akumenang.com

1id Bisa Bermain Poker, Sportsbook, idnlive dan Casino

New Member Bonus 30% Dapatkan Souvenir Zippo Tanpa Diundi

1937. Pasukan Jepang menyerbu Tiongkok.

Pertempuran Shanghai telah kalah.

Ibu kota di Nanjing runtuh.

Jutaan orang meninggalkan rumah mereka dalam migrasi massal agar selamat.

Pasukan China mengumpulkan kekuatan.

Kali ini...

Ibu Ye! Kita harus bawa anak-anak pergi!

Sekarang. Ke ruang bawah tanah./ Cepat jalan.

Semuanya, cepat. Ayo. Sekarang.

Ayo, sayang.

Chongqing

Ibu Kota Baru Tiongkok

Silakan.

Manguan Xue?

Meski aku kehilangan tempat ini kepadamu,

Bukan berarti kau bisa mengurungku diluar.

Ayolah.

Lucky, kau tak apa?

Apa itu membuatmu ketakutan?

Jangan khawatir, kawan. Rumah teh ini masih milik kita.

Meskipun nama mereka yang ada di depan pintu.

Kami memenangkannya dengan jujur dan adil./Yaogu curang.

Diam!

Tempat Perlindungan Serangan Udara

Sembilan bambu./ Hei, sayang.

Katakan padaku, Yaogu Xue.

Apa yang diam-diam kalian bicarakan di ruang teh tadi?

Kenapa aku memberitahumu?

Apa alasanmu untuk tidak beritahu aku?

Berapa banyak pilot kita yang tersisa?/15, Pak.

Berapa banyak pesawat?

Tiga belas I-16, satu I-15, dua dalam perbaikan.

Kita sedang merekrut saat ini juga, Pak.

Kita prajurit, Kolonel.

Melindungi negara saat perang adalah tugas kita.

Aku tahu bagaimana perasaanmu. Kau harus rasional.

Kita tak bisa mengirim anak-anak ini terbang hanya untuk ditembak jatuh.

Aku butuh kalian. Kalian berdua.

Jika kita tidak bertindak,

Jepang akan terus membom Chongqing.

Bagaimana kita menghadapi orang kita?

Kita butuh pesawat lagi.

Dan kita harus berikan anak-anak diluar sana pelatihan.

Tak ada yang terbang hari ini.

Pak?

Tolong izinkan kami untuk menghajar beberapa orang.

Angkatan Udara Kekaisaran Jepang

Pilot Hiro Akiyama

Ayo!

Kita bahkan tak membuatnya penyok.

Bagaimana kita menjatuhkan mereka?/ Tembak tangki bahan bakar.

Pesawat apa itu, Kapten?/ Zero terbaru.

Awas! Ada yang datang untukmu.

Tidak!

Aku tak bisa melepaskan orang ini.

Aku akan melindungimu.

Lei Tao!

Adikku, aku takkan bisa pulang untuk makan malam.

Lei Tao!

Terima ini.

Hormat, grak!

Aku janji akan membalaskan dendammu, kakak.

Ini pilot Tiongkok yang jatuh di kawasan Nagasaki,

Siapa namanya?/ Mereka memanggilnya "Hound."

Status?

Kita meminta tim melacak keberadaannya.

Mereka dekat. Hidupnya sudah tak lama lagi.

Pak, kita menerima kabar dari dekoder./ Apa itu?

Tiongkok menyelundupkan dekoder Inggris melalui Hong Kong.

Kami yakin itu sudah mencapai Dermaga Yixi di luar Wuhan.

Itu harus diambil alih bagaimana pun caranya.

Itu tak boleh mencapai Chongqing.

Kontak Wild Goose.

Minta dia untuk melacak dekoder dan melaksanakan Rencana A:

Pantai perkembangannya dan melapor kembali.

Musuh tidak boleh tahu kita mengetahui keberadaannya.

Siap, Pak!

Markas Pusat Intelijen Tentara Tiongkok

Wakil Kapten Gangtou Xue, Skuadron 22.

Melapor untuk Batalion ke-4. Siap untuk bertugas.

Kapten Xue, karena kau tak bisa bertempur dikarenakan cedera,

AU telah meminjamkanmu kepada kami untuk sebuah misi khusus.

Aku siap mengikuti perintahmu, Pak.

Besok jam 08:00, kau akan pergi ke dermaga...

...dan bawa truk 82560 kembali ke Chongqing.

Pesawat Jepang berpatroli di jalanan,

Menembak terhadap apapun yang bergerak.

Ini sangat berbahaya.

Aku mengerti, Pak./ Misimu...

...adalah untuk memastikan agar truk tiba di Chongqing dengan selamat.

Gangtou?

Cui Junior?

Apa yang terjadi?

Aku seharusnya mengamankan truk ini. Aku tak mengira bertemu denganmu.

Pergilah ke sebelah sana.

Jalan terus!

Pilot-pilot Tiongkok,

Kita telah mencapai masa yang sangat krisis dalam perang ini melawan Jepang.

Aku tak mengharapkan kalian peserta pelatihan baru untuk terbang...

...dan menjatuhkan setiap Zero yang kau lihat,

Tapi aku mau kau melakukan pelatihan ini dengan sangat serius.

Baik, Pak.

Kami di sini untuk balaskan dendam keluarga dan rekan-rekan kami.

Siapa yang memintamu untuk bicara?

Bukan itu alasannya kau di sini.

Kau di sini untuk melindungi keluargamu,

Ibumu, ayahmu, anak-anakmu,

Dari bom-bom yang dijatuhkan oleh para orang Jepang.

Itu adalah tugasmu.

Apa yang kau tahu tentang pesawat-pesawat ini?

Aku tahu aku bisa memberikan perlawanan.

Aku tahu bahwa setelah kau mencapai zona pertempuran,

Masa hidupmu akan menjadi singkat.

Lima hari, jika beruntung.

Aku tak mau menghadiri pemakamanmu atau pemakaman yang lainnya.

Istirahat di tempat.

Orang Amerika ini berpikir dia tangguh. Jangan anggap itu pribadi.

Jadi kau latihan target barunya?

Kau pikir menembak Zero itu mudah?

Kau pikir itu gampang?!

Dia lebih buruk dibandingkan orang Amerika.

Ayo.

Tunggu dulu.

Kau menyembunyikan sesuatu./ Kenapa kau berkata begitu?

Apa isi truk ini?/ Obat-obatan.

Aku tahu kau bohong. Apa isinya?

Sudah kubilang padamu./ Kau pikir aku naif, ya?

Gangtou? Gangtou!

Gangtou, jangan buka itu!

Mereka akan sidangkan kau secara militer.

Di mana kehormatan prajuritmu?

Obat-obatan, ya?

Kenapa kau tak bisa sekali saja percaya yang orang katakan padamu?

Aku sudah beritahu kau masalahnya.

Aku mendapatkan istriku setelah aku mengirimkan.

Lalu aku mengikuti kontes mahyong.

Aku akan menangkan kembali kedai teh kami sekalian.

Jadi kau berencana untuk mengalahkan kakak iparku?

Dia orang yang curang dan angkuh.

Semua orang tahu bagaimana dia menang.

Apa aku pernah katakan padamu bagaimana dia melakukan itu?

Apa truk ini menuju Chongqing?

Aku berusaha mencari tumpangan selama dua hari.

Kau bisa melindasku jika kau mau. Tapi aku takkan pergi.

Aku suka kedengarannya.

Baiklah!

Tak apa. Tenanglah.

Petugas, bisa kau tolong bantu aku?

Kirimkan kedua babi Inggris ini...

...kepada Direktur Liu di Pusat Penelitian Ternak Nasional.

Namaku Profesor Chun.

Aku sudah melakukan tugasku.

Apa pekerjaanmu?

Jadi kau pakarnya ternak?/ Tidak terlalu.

Penelitian yang aku lakukan fokus terhadap pembiakan tertentu.

Aku membawa kedua anak babi ini dari Inggris.

Mereka punya rasio daging dan lemak sekitar 55% atau lebih.

Jika eksperimennya berjalan sesuai rencana...

Tapi saat ini, keselamatan jiwa manusia yang lebih penting.

Babi tak ada harganya./ Kau urus saja peperangan,

Aku yang akan mengurusi penelitian babi.

Petugas, aku akan perbaiki trukmu sebagai ganti imbalan tumpangan.

Pergilah!

Kenapa kau tak biarkan dia mencobanya?

Kita tak bisa berhenti di sini. Kita jelas akan terkena bom.

Pesawat datang!

Bagaimana? Cepat.

Bagus!

Keluar dari trukku!

Cepat keluar!

Keluar. Kemari.

Lihat ke bawah sana. Lihat kau hampir masukkan kita ke mana?

Petugas...

Pak, aku seorang mekanik dan supir yang handal.

Kau pegang kata-kataku, ini takkan pernah terjadi lagi.

Hormat.

Aku mencabut izin terbangmu.

Kau harus beritahu aku letak kesalahanku.

Kau benar-benar tidak tahu?/ Tidak, aku tidak tahu.

Berapa ketinggianmu?/ 4,500.

AOT?/ 15 derajat.

Seberapa cepat kau seharusnya melaju?/100.

Dan kau melaju?/ 90.

Jadi kau tahu perbedaannya.

Kau masih ingin tanyakan aku apa kesalahanmu?

Kau menangis tentang saudaramu yang tewas?

Saudaramu yang kau bunuh?

Apa itu karena aku memperlakukanmu terlalu keras,

Atau kau hanya merasa marah?

Aku merasa marah.

Maaf, aku tak bisa mendengarmu.

Aku merasa marah!/ Bagus!

Itu yang aku inginkan! Sekarang pergilah dari sini!

Aku minta maaf.

Aku salah.

Cepat. Ayo, ayo.

Kemari. Cepat.

Hei! Tunggu, jangan pergi!

Ayo, anak-anak.

Apa yang terjadi?

Ada wanita muda cantik yang berjalan kaki.

Berhenti bertindak bodoh. Jalan terus.

Kau mau ke mana, teman-temanku?/ Chongqing.

Kita bisa membawa mereka bersama kita, bukan?

Aku yang membuat keputusan di sini.

Aku akan bayar ongkos mereka./ Ini bukan soal uang, Profesor.

Diamlah. Kau tak punya suara di sini.

Beri aku satu alasan bagus untuk tidak membawa mereka.

Kenapa aku harus lakukan itu?/ Karena.

Apa kau bergabung militer agar terlihat tangguh, Petugas?

Melindungi wanita dan anak-anak merupakan tugas prajurit.

Kau harus bawa anak-anak ini bersamamu.

Kenapa?

Karena ayah-ayah mereka prajurit sepertimu!

Gandengan yang bagus.

Mengesankan. Lihatlah orang-orang ini.

Berapa banyak yang sudah mendaftar?

Paman Cui. Hai.

Apa kau juga mendaftar, Cui?

Yang benar saja. Hari-hari berjudinya sudah lewat.

Kita jangan mendorong dia untuk mulai bermain lagi.

Aku di sini untuk mendaftarkan anakku.

Saat dia datang dan bertanding denganmu,

Kedai teh ini mungkin akan kembali kepada pemiliknya yang berhak.

Aku akan siap untuknya.

Dari mana asalmu?

Aku bekerja di Union Bank di Jiangxi, kemudian Jepang datang.

Apa isi tas itu?

Apa itu uang?/Seandainya saja. Bukan. Dokumen.

Aku harus menjaganya tetap di sini.

Untuk apa?

Informasi sensitif pelanggan.

Nomor-nomor, pernyataan. Hal-hal seperti itu.

Harus tetap privasi.

Kenapa?

Kehormatan.

Berlindung di sebelah sana! Bawa anak-anak!

Pergilah./ Ke mana?

Naik ke truk, sekarang!/ Tidak, babi-babiku.

Babi-babiku!

Hei.

Majulah, dasar fasis!

Aku di sini! Badut fasis! Ayo!

Dapat! Aku mendapatkan babimu.

Cui!/ Tidak!

Cui!

Cui. Cui.

Aku tak bisa pulang.

Berikan ini pada ayahku untuk kontes mahyong.

Biarkan dia menang kali ini sebagai juara mahyong.

Truknya membawa...

Sudah tiba di sasaran. Bersiap untuk mengebom.

Tunggu, tunggu.

Mundur.

Kemari, berikan selang itu padaku. Aku bisa.

Tidak, hati-hati.

Apinya tak mau padam.

Baiklah. Siapa saja tolong bantu aku padamkan apinya. Cepat, cepat.

Aku sebenarnya bukan bersama Angkatan Darat.

Aku bersama Angkatan Udara.

Aku suka angkatan udara. Begitu terhormat.

Omong kosong.

Kami ke atas sana untuk mati. Aku tak takut dengan orang Jepang,

Tapi pesawat mereka jauh lebih canggih.

Itu pertumpahan darah di atas sana.

Mencoba tiba di sana lebih dulu atau mereka akan menembakmu jatuh.

Terima kasih, Pahlawan.

Aku bukan pahlawan. Tidak selama aku masih hidup.

Dalam beberapa pertempuran terakhir, semua skuadron kami tewas.

Kecuali aku.

Mereka adalah pahlawan sebenarnya.

Aku pecundang yang berhasil selamat.

Pergilah. Bawa anak-anak.

Menjauh, bawa anak-anak. Menjauh dari sini.

Menjauh. Itu bom dari pesawat Jepang.

Tidak meledak.

Aku bisa mencoba menjinakkannya.

Tolong jangan ambil resiko jika kau tidak yakin.

Apa lagi yang bisa kita lakukan?

Jalannya sempit. Truknya takkan muat.

Kau sebaiknya jangan ambil resiko jika kau tidak yakin.

Apa yang kau lakukan?

Kenapa kau di sini?

Kami meminta izinmu untuk ikut bertempur, Pak.

Tidak mungkin.

Pesawat Jepang telah mempermalukan kami.

Bagaimana bisa kau duduk di sini dan bermain mahyong?

Mahyong bukan mainan anak-anak.

Ini sama seperti perang.

Ini bisa membantu dengan pola pikir kritismu, khususnya kalian.

Pak, warga kota dan bahkan seluruh negeri...

...memanggil kami pecundang tak berguna.

Kami sudah tak tahan lagi.

Tolong berikan kami izin untuk bertempur.

Orang pemberani sebenarnya tidak menunjukkan keberaniannya...

...dengan mempercepat kematiannya secara sia-sia.

Jika dia harus mati, dia harus mati sebagai martir.

Tapi AU kalian belum terlatih atau dipersenjatai dengan baik.

Meski begitu, itu lebih baik ketimbang duduk di sini bermain mahyong.

Bagus! Tiga naga besar, naga merah.

Itu tadi trik yang bagus. Jika kau orang Jepang,

Kau akan beritahu aku, 'kan?

Kau lucu. Kau tidak suka aku, tapi itu tak masalah.

Aku juga tak suka kau. Tapi kita punya kepentingan yang sama.

Apa itu?/ Mobil truk ini.

Aku butuh tumpangan, dan kau tak bisa mengemudi sekarang.

Setidaknya kau tahu posisimu.

Dasar keparat!

Keparat mana yang menerbangkan pesawat itu?

Itu sangat buruk!

Hei!

Tembak kepala bajingan itu hingga tembus lalu kembalilah ke sini!

Dimengerti.

Kau bisa menjadi seberapa bodoh?!

An Minxun, cepat kembali ke pangkalan.

Kenapa?

Ada beberapa pesawat datang ke arahmu.

Kita disergap.

Kita tertembak! Sialan!

Hei! Apa yang ada di atas sana?

Ayo, ikut aku, dia di sebelah sini.

Berikan aku jalan./ Hei! Dia orang Jepang!

Ini orang Jepang!/ Dia orang Jepang! Bunuh dia!

Berhenti!

Dia salah satu dari kita.

Hentikan truknya!

Minggir!

Minxun.

Dia orang China. Kau hampir membunuhnya!

Lepaskan dia. Aku akan membawanya.

Cepat, anak-anak. Ke bawah meja.

Kemari! Cepat, lari!

Bangun. Ayo.

Kita harus baringkan dia. Cepat.

Keluar. Sekarang, pergilah./ Ayo, anak-anak. Tetap bersama.

Baiklah. Pelan-pelan.

Kita harus mengoperasi di sini.

Kita tak punya banyak waktu.

Bagaimana bisa kita melakukan operasi di sini?

Jika kita tak keluarkan pelurunya, dia akan mati.

Tetap kuat. Ini, ambil ini. Ambillah.

Tapi untuk apa?/ Ambil saja!

Tetap kuat./ Sterilkan itu.

Apa yang kau lakukan?/ Kelihatannya itu dalam.

Jangan bergerak.

Coba ini.

Beritahu harus apa dan aku akan melakukannya.

Buka lukanya. Ayo.

Rasakan sekitarnya untuk peluru, lalu keluarkanlah.

Ketemu.

Kita harus berikan dia jahitan.

Tapi bagaimana?

Kerja bagus, Mei./ Ibuku tukang jahit.

Aku sudah menjahit kancing sejak masih kecil.

Lihat, kawan. Aku keluarkan pelurunya.

Terima kasih.

Apa kau mencoba untuk membunuhnya? Kau tak tahu apa yang kau lakukan.

Hei, hati-hati. Kau sedang bicara dengan siapa?

Kau lupa rinciannya, seperti kebersihan.

Kau bisa bantu aku.

Ayo bersihkan itu.

Hei. Halo, anak-anak.

Ya.

Kalian cukup banyak untuk membentuk sebuah skuad.

Siapa di sini yang ingin menjadi pimpinan skuad?

Masih tidak menyala.

Minxun?

Aku pergi.

Minxun.

Minxun, kau tak bisa pergi, sobat.

Pilot menembak musuhnya dari angkasa.

Jika kita harus mati, maka kita mati di atas sana,

Bukan di bawah sini.

Maafkan aku.

Jangan khawatir. Aku tahu apa yang kau lakukan untuk kakakku.

Biar aku selesaikan apa yang kalian berdua mulai.

Jurnalis dari surat kabar.

Dia menyelamatkan nyawamu.

Susan. Sebelum perang, aku belajar kedokteran.

Tapi saat ini aku seorang jurnalis.

Aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di Chongqing.

Matahari sudah terbit. Waktunya menyeberangi sungai.

Keadaanmu masih belum aman.

Kita akan ke rumah sakit saat kita sampai di sisi satunya.

Tidak perlu.

Begitu banyak skuadron kami...

Mereka tewas untuk negara kita.

Aku harus kembali ke medan perang.

Kau pasti ketakutan.

Aku tidak takut.

Aku hanya tak ingin ada penyesalan.

Aku mengerti bagaimana perasaanmu.

Beritahu aku jika kau butuh bantuanku.

Maafkan aku.

Pak?

Ada kekurangan pasokan di barisan depan!

Kita ada 4 juta orang!

Jika kita semua menyumbang ยฅ1, kita bisa kumpulkan ยฅ4 juta!

Kita bisa gunakan uang itu untuk membeli pesawat...

...dan persenjataan untuk melawan orang-orang Jepang!

Chongqing adalah tempat terakhir kita.

Tak ada lagi tempat lain untuk mundur.

Kita semua harus berdiri dan melawan serangan Jepang...

...dan tunjukkan semua orang jika kita takkan pernah menyerah!

Jepang telah menjatuhkan ribuan ton bom di kota ini.

Mereka tidak tahu hati China ini takkan pernah berhenti!

Takkan pernah! Takkan pernah! Takkan pernah! Takkan pernah!

Kami tiba di sasaran. Membuka pintu penyimpanan bom.

Turunkan muatan!

Berikan jalan. Minggir. Biarkan kami lewat.

Cepat, cepat.

Tolong aku, tolong aku.

Aku tak bisa hentikan pendarahannya. Kami mencoba kompres berbeda.

Pendarahannya sangat parah.

Dia berhenti bernapas. Cepatlah, tolong.

Julia?

Kupikir kau sudah di kapal. Kenapa kau masih di sini?

Kapalnya tertembak sebelum itu merapat ke dermaga.

Aku kembali bersama tim memindahkan yang terluka.

Kau pakar yang dibawa ke sini oleh pemerintah kami.

Karena kau masih di sini, kami sangat butuh bantuanmu.

Kapal berlayar ke Inggris dua bulan sekali.

Jadi kau mendapatkan bantuan internasionalku...

...selama dua minggu kedepan.

Terima kasih banyak. Mari mulai bekerja.

Hei.

Kau mau air? Air? Sesuatu?

Kapal terakhir dari sini berangkat besok, Steve.

Aku mau kau menaikinya./Aku tak bisa meninggalkan orang-orang ini.

Setelah ini, aku tak bisa menjamin perjalanan aman.

Seseorang pernah katakan sesuatu padaku.

Itu melekat padaku.

Jika kau tak bersedia perjuangkan apa yang kau cintai...

...maka kau tak pernah pantas di tempat utama.

Semoga Tuhan bersamamu.

Jaga dirimu, Steve.

Permisi, aku mencari Paman Cui.

Ya. Itu aku.

Gangtou berikan aku beberapa barang untuk diberikan kepadamu.

Ada suratnya dan juga ini.

Ini untukmu.

Gangtou? Di mana dia?/ Di sisi Utara.

Jembatan roboh. Dia terjebak di sana.

Bisa kau buatkan dia teh?/ Tidak untukku.

Aku harus pergi. Tapi terima kasih.

Terima kasih...

Gangtou memang anak yang baik.

Dia begitu baik sudah memikirkan aku.

Ya./Bisa kau beritahu aku apa isinya itu, tolong?

Ya. Ya.

Paman...

Ada yang salah?

Anakmu meninggal.

Lucky, aku tak punya alasan lagi untuk hidup sekarang.

Aku terlalu sedih untuk mengurusmu.

Maafkan aku.

Kau pantas yang lebih baik.

Pergilah.

Temukan seseorang yang punya alasan untuk hidup.

Silakan./ Terima kasih.

Aku mengajarkan dia semua yang dia tahu.

Tapi aku ingin bertanya padamu,

Apa yang wanita cantik sepertimu lakukan dengan orang ini?

Hei, Minxun, teman baikku,

Kau tak keberatan jika aku mengajak teman wanitamu keliling pangkalan?

Ya, dia baik.

Itu bagus./ Hei, ayolah...

Pak!

Pak.

Kau tidak takut dengan kami...

...mengacaukan kencan pertamamu dengan wanita cantik ini?

Kami tidak kencan.

Aku perintahkan kau untuk membawa wanita muda ini keliling pangkalan.

Itu perintah.

Foto-foto ini lebih memiliki kehidupan dibanding semua yang pernah aku ambil.

Ini sudah siap.

Wow. Menakjubkan.

Ini untukmu

Untuk kenang-kenangan.

Kau simpanlah satu untuk dirimu sendiri.

Aku pergi.

Besok pagi.

Pastikan kau tetap selamat.

Ya, kau juga.

Aku melarangmu untuk mati.

akumenang.com

1id Bisa Bermain Poker, Sportsbook, idnlive dan Casino

New Member Bonus 30% Dapatkan Souvenir Zippo Tanpa Diundi

Hati-hati dengan babiku!

Lihatlah ini. Aku akan mengajarimu.

Dari sini, ke sini dan ke target,

Sejajarkan titiknya dan kau takkan meleset.

Tapi hati-hati...

Apa yang terjadi? Apa kau sudah gila?

Kenapa kau ajari mereka tentang senjata?

Kau lebih buruk dibandingkan bubuk mesiu. Selalu meledak.

Jika itu masalahnya, kau sebaiknya jangan menyinggungku.

Kau hanya penindas besar!

Ayo.

Bagaimana menurutmu dengan dia?

Menawan. Sempurna.

Hati-hati.

Dari sejak pertama aku melihat pesawat tempur ini,

Aku tak pernah takut untuk mati.

Aku selalu menemukan alasan yang tepat untuk bertempur.

Apa maksudmu, Pak?

Kau dan An Minxun memiliki pengalaman itu.

Tapi hanya satu orang yang bisa menjadi pilot P-40.

Hanya ada satu orang yang bisa terbangkan P-40.

Itu aku!

Hei! Minxun!

Kembali ke sini sekarang juga!

Apa kau tuli?

Lepas.

P-40 itu milikku! Kau mengerti itu?

Berdiri!

Berikan aku P-40, aku mohon.

Biarkan aku membalas dendam.

Ambillah P-40 itu.

Tapi bukan hanya kau yang ingin membalas dendam.

Pemenang kontes hari ini akan sumbangkan hasil kemenangannya...

...untuk membantu pasukan kita melawan Jepang.

Jadi, dengan senang hati, dengan ini aku memulai kontesnya.

Anak Paman Cui tewas demi negara kita.

Jadi kami dengan bangga untuk mengumumkan Cui juga akan bermain!

Duduklah. Ya. Ayo.

Di sana. Duduklah. Benar begitu.

Buat yang kuat.

Gunakan paku yang banyak.

Bagaimana?/ Bawa anak-anak menyeberang, oke?

Hati-hati./ Baiklah. Tentu.

Ayo.

Serangan udara!

Cepat! Lari!

Cepat menyeberang!

Bawa mereka masuk ke truk! Masukkan anak-anak ke truk!

Selamat ulang tahun

Selamat ulang tahun untuk Kolonel Jack

Selamat ulang tahun

Ini sebuah kehormatan untuk berada di sini dengan kalian malam ini.

Aku hargai pesta kecil ini.

Ini mungkin ulang tahun terakhirku.

Sebentar, Pak.

Pak... Tolong simpan hadiah kami.

Mulai sekarang, kami ingin kau tetap berada di daratan...

...dan memimpin kami.

Demi kebaikan kami, kau harus tetap hidup.

Terima kasih banyak.

Aku tahu hadiah ini mewakilkan apa, dan apa maknanya,

Tapi ini juga perangku.

Ini adalah kehormatan mengabdi denganmu.

Ayahku juga seorang prajurit.

Ini adalah jam miliknya.

Dia bilang jika sesuatu terjadi kepadanya, dia harus...

...berikan ini kepada anaknya, dan dia melakukan itu.

Ini adalah jam miliknya.

Mari kita buat peraturan.

Tak peduli apa yang terjadi besok,

Orang terakhir yang berdiri yang akan menerima hadiah-hadiah ini.

Mari kita memakan kue...

...dan merayakan menjadi seorang prajurit.

Untuk bertempur.

Truknya sudah menyeberangi sungai dan memasuki Chongqing dari sini.

Lakukan Rencana B:

Perintahkan Wild Goose untuk mati demi Kekaisaran Jepang...

...bawa Hound dan dekoder bersamanya.

Tidak, jangan lagi. Ada apa dengan truk ini?

Anak-anak. Kita harus pergi. Kita harus menjemput mereka.

Astaga. Semoga kita tidak terlambat. Tetap dekat denganku.

Anak-anak. Selamatkan mereka.

Tapi aku tak bisa tinggalkan kau di sini.

Korekku ketinggalan. Ayo cepat selesaikan ini.

Ya, Pak!

Sialan!

Yaogu!

Manguan!

Jangan terhimpit!/ Manguan!

Manguan!/ Sialan! Berhenti mendorong.

Biarkan aku masuk. Biarkan aku masuk!

Kuharap kau membusuk di Neraka!

Kau coba macam-macam, aku bersumpah akan membunuhmu.

Apa kargo yang kau bawa?

Itu pasti sangat berharga.

Kau pikir aku tidak tahu apa yang kau pikirkan?

Seberangi jembatan itu.

Beberapa Zero mendekat.

Pesawat pembom! Rapatkan formasi!

Zero! Mendaki dan serang!

Anak-anak, lepaskan tembakan. Sekarang!

Keparat!

Sialan!

Keparat!

Suruh semuanya ke sini!

Lindungi Komandan! Lakukan evakuasi!

Aku mau semuanya ke sini. Ikut aku.

Mereka tewas.

Apa yang terjadi?/ Paman Cui!

Tempat perlindungan runtuh. Kebanyakan orang terkubur hidup-hidup.

Kalau begitu cepat minta orang untuk membantu di sini!

Yaogu!

Yaogu!

Yaogu!

Cepat! Ada yang selamat didalam.

Yaogu!

Yaogu!

Yaogu!

Cepat. Cepatlah.

Ayo.

Paman Cui!/ Manguan.

Berikan bayi itu kepadaku./ Cui. Terima kasih.

Yaogu! Aku mau kau untuk bangun. Tolong bangunlah.

Kau anak yang sangat tangguh, Lang Tu.

Air! Siapa yang punya air?/ Kau pasti bisa bertahan.

Terima kasih banyak.

Ayolah, Lang Tu. Kau pasti bisa.

Minumlah ini.

Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan?!

Cepat, sembur dia!

Semburkan. Langsung ke wajahnya.

Yaogu. Yaogu!

Cintaku. Kau masih hidup!

Itu baru Yaogu-ku!/ Lang Tu! Lang Tu!

Lang Tu sudah bangun!

Ayo.

Ini. Ambillah ini.

Aku masih ada urusan.

Aku akan menemuimu nanti.

Jangan pergi.

Jangan menangis, sayangku.

Tak apa. Ayo.

Ayo. Ikut denganku./ Tak perlu menangis.

Kita akan berusaha./ Kita akan berusaha.

Kita akan menemui Ayah. Ayo.

Aku akan mengurusmu.

Ayo./ Kau akan baik-baik saja.

Hei, bisa kau beritahu aku apa isi surat ini?

Aku bisa bahasa Inggris, tapi aku tak pandai membacanya.

Tapi Ding cukup cerdas. Hei, Ding.

Bisa kau lihat ini?

Ini ditulis oleh orang yang memiliki.../Tidak!

Tak perlu dianalisa. Cukup beritahu aku.

Mereka ingin kau kirimkan pesan ini kepada Nn. Susan di Xinhua Daily.

Koin peraknya untukmu karena sudah merepotkanmu.

Koin perak apa? Tak ada apa-apa di sini.

Ayolah.

Karena kau sudah mengambil uangnya untuk dirimu sendiri,

Kau sebaiknya kirimkan surat ini.

Aku katakan padamu, seseorang mengambilnya.

Kelihatannya orang itu adalah kau, temanku.

Tidak, kau mengambil koin peraknya.

Tidak itu artinya kau akan hasilkan uang dua kali lipat.

Jika kau mengambil koinnya, kirimkan suratnya.

Orang lain bisa melakukan itu. Aku tidak mau.

Ini masalah kehormatan.

Kau memanggilku?

P-40 ini milikmu.

Aku tidak mengerti.

Kau pilot yang lebih baik.

Mulai hari ini,

Aku akan menjadi pendampingmu.

Koran Harian Xinhua

Permisi, Nona?

Hei! Aku mengenalmu.

Aku juga, Pak. Apa yang membawamu ke sini?

Aku mencari Nn. Susan.

Aku Nn. Susan.

Aku tak mengambil uang yang ada di sana.

Untukku?

Hanya surat.

Menikahlah denganku! Aku akan mencintaimu dengan segenap hidupku

Terima kasih, Paman Cui.

Pesan itu pasti bernilai sesuatu.

Dia ingin menikah denganku.

Belilah hadiah pernikahan untukmu.

Serangan mematikan skuadron Udara dan Laut kita...

...telah membuat AU Tiongkok terlalu rapuh untuk melawan.

Kita telah mencapai tujuan kita.

Tidak.

Musuh berjuang dengan kegigihan yang mengejutkan.

Pertempuran belum berakhir.

Ini terlalu dini untuk menyebut ini sebuah kemenangan.

Kita harus terus menerus membombardir Chongqing,

Dengan kekuatan besar-besaran...

...agar benar-benar sepenuhnya hancur...

...semua orang yang melawan!

Ini adalah usaha terakhir.

Jepang telah mengirim maju orang-orang terbaik mereka.

Semua orang terbaik kita telah tewas. Tapi kita masih di sini.

Orang Jepang menyiapkan pesawat bom terbesar mereka,

Jadi kita, sebagai tim cadangan,

Akan melawan para bajingan keparat itu.

Yang terpenting, kita masih berdiri di sini.

Kita belum mati.

Kita ingin dunia untuk ingat ini adalah langit Chongqing.

Nyalakan api membara didalam dirimu...

...dan gunakan seluruh peluru untuk menembus perisai mereka!

Mari sambut pertempuran berdarah hingga akhir!

Cepat seperti petir!

Ada awan di atas Chongqing,

Kita tak bisa mengidentifikasi target. Semua bersiap.

Tunggu hingga awannya hilang.

Charlie, kau di mana?

Aku tak bisa melihat. Arah jam 2-mu, kurasa.

Ini pesawat Tiongkok./ Keluarkan dia dari sini!

Jadi aku tidak salah.

Kenapa kau di sini?

Untuk menyelesaikan./ Dengan apa?

Kau melindungi dekoder Inggris selama seluruh perjalanan ini.

Kau pikir aku tidak tahu?

Kau ambil resiko terbunuh dengan pesawatmu sendiri untuk itu?

Hanya ada dua hasil akhir dari perang.

Hidup atau mati.

Mengambil dekoder darimu atau meledakkannya...

...memiliki konsekuensi berbeda.

Aku memilih untuk membawanya bersamaku.

Dasar keparat...

Setelah aku menarik cincin pengaman ini,

Truknya akan meledak hingga ke langit.

Serta dekoder didalamnya.

Itu akan sangat menakjubkan.

Apa yang ada di bawah truk?

Truknya harus dijauhkan dari seluruh tong bensin di sana.

Keluarlah dari sini. Ini bisa meledak.

Aku tetap bersamamu!

Bahan bakar menipis. Misi beresiko. Bersiaplah

Jatuhkan muatan dan kembali ke markas.

Ini akan meledak. Pergilah dari sini.

Ini. Gunting.

Yang sebelah kanan. Aku punya firasat.

Lakukanlah.

Gangtou?

Gangtou?

Gangtou!

Apa yang kau lakukan? Kau harus bangun!

Kita sudah sejauh ini!

Jangan tinggalkan aku sendirian sekarang!

Jangan mati, jangan mati, jangan mati!

Kenapa aku memintamu untuk memotong kabelnya?

Kau seharusnya tak pernah mendengarkanku.

Bangun. Bangun!

Tidakkah kau tahu...

...kau seharusnya jangan pernah menampar seorang pria?

Kau benar...

Bomnya tidak meledak.

Itu bom yang lain.

Jadilah istriku.

Aku mungkin tak pantas untukmu, tapi aku akan membuatmu bahagia.

Kembali ke markas. Aku ulangi. Kembali ke markas.

Ayo! Lakukanlah dan tembak jantung Chongqing-ku!

Kau takkan lepas dari ini!

Tao Lei!

Aku sudah berusaha...

Kau mau ke mana?/ Jangan khawatir.

Tangki bahan bakar kosong.

Meminta pendaratan darurat.

Kecepatan udara, 25.

Ketinggian, 85 meter.

Ayo. Ayo!

Turun! Cepat!

Ya. Ayo. Sejajarkan!

Ayo!

Ayo!

Ayo!

Ya!

Ya, Xue!

Pendaratan topangan. Tak bisa dipercaya.

Peserta pelatihan yang paling luar biasa. Menakjubkan!

Pak.

Kapten AU Gangtou Xue melapor untuk bertugas.

Tak bisa dipercaya.

Pendaratan yang luar biasa. Apa kau baik-baik saja?

Itu misi yang sulit.

Chongqing aman berkat kau.

Kau akan diberi penghargaan. Aku akan pastikan itu.

Pak, itu seharusnya sang supir yang melakukan misi ini.

Dia yang lebih berhak.

Namanya Sersan Cui.

Dia tewas demi negara kita didalam perjalanan.

Dia memberiku misi ini tepat setelah dia tertembak.

Apa dia jelaskan padamu apa isinya?

Tidak, Pak. Dia hanya bilang agar dikirimkan.

Hanya itu yang dia katakan./ Kerja bagus.

Ini adalah malam final mahyong, dan pernikahan Gangtou Xue!

Senang melihatmu. Halo. Silakan masuk. Selamat datang.

Halo, semuanya. Silakan masuk.

Aku sebaiknya pergi menemui para tamu.

Gangtou! Kemari.

Tiga karakter.

Batu yang bagus.

Ini dia.

Angin selatan.

Ayolah. Ini mahyong, bukan membaca pikiran.

Itu.

Sembilan!

Aku menang!

Sembilan karakter. Kau lihat itu? Wow!

Ini untukmu...

...Anakku!

Sayang? Sayang?

Ada yang jatuh!

Ada bom!

Lindungi dirimu!

Paman Cui!

Biar aku membantumu!/ Tidak! Ini bisa meledak.

Biar aku.../ Hati-hati.

Hati-hati, Paman Cui.

Ini, gunakan kursi ini./ Baiklah.

Hati-hati./ Pelan-pelan, Cui.

Pastikan kau stabil.

Aku memegangmu.

Tetap di tempatmu.

Hati-hati.

Perhatikan langkahmu. Hati-hati.

Minggir. Menyingkir!

Gangtou!

Minggir! Bawa itu keluar. Bawa itu keluar sekarang.

Minggir! Bawa keluar. Bawa keluar sekarang!

Jangan ikuti aku. Kalian semua punya keluarga.

Aku tak punya siapa-siapa.

Apapun yang terjadi dari saat ini, aku menerima takdirku.

Maka biarlah...

Menjauh dariku!

Dihadapan ketakutan kita berjalan dengan bersembunyi...

Paman Cui! Paman Cui!

Kau memanggil?

Aku sangat bangga untuk mengumumkan...

...bahwa juara mahyong tahun ini adalah Paman Cui!

Terima kasih untuk batu satu.

Paman Cui? Ini waktunya untuk mengambil kembali kuncimu.

Apa yang kau lakukan?/ Tunggu dulu, Yaogu.

Aku hargai niat baikmu,

Tapi peraturan pertandingan sudah ditetapkan.

Benar.

Ingat? Uangnya akan diberikan kepada Angkatan Udara.

Kau bisa simpan kedai teh ini.

Tapi aku mengambil batu satu ini sebagai cinderamata.

Jangan berkata begitu. Aku sudah mengumumkannya.

Kau berusaha membuatku kehilangan wajahku. Ini milikmu.

Dengar, mari pertegas ini.

Aku cukup menikmati menjadi pemenang yang jujur.

Dia sengaja mengalah agar kau menang.

Itu tidak benar.

Baiklah, baiklah, baiklah...

Aku mengerti. Kita bagi dua kedai teh ini.

Manguan dan aku yang akan mengurusnya untukmu.

Bagaimana?/ Bagaimana?

Apa?

Apa kau bilang?

Aku mendapat setengah keuntungan?

Sebagai co-pemilik, tapi kalian berdua yang bekerja?

Benar./ Benar.

Aku sangat suka kedengarannya.

Manguan.

Kau seperti anakku yang baru.

Terima kasih. Terima kasih.

Terima kasih.

Ya.

Minxun,

Aku tak ingin meninggalkanmu, tapi aku harus ke barisan depan.

Foto-foto ini dipenuhi darah dan air mata,

Merupakan saksi atas tragedi dan kekuatan orang-orang kita.

Kau seperti pedang di kegelapan, Minxun sayangku.

Dekapan eratmu membuatku kehilangan rasa takut mati.

Foto-foto itu untukmu.

Aku harap itu akan ingatkan kau kepadaku dan kameraku.

Kebudayaan Tiongkok akan tetap hidup.

Demi kebebasan dan keamanan anak-anak kita...

...serta anak-anak mereka,

Kita harus membela tanah sakral ini dengan nyawa kita.

akumenang.com

1id Bisa Bermain Poker, Sportsbook, idnlive dan Casino

New Member Bonus 30% Dapatkan Souvenir Zippo Tanpa Diundi

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.