All language subtitles for zombie fighter

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Perhatian. by @than GuavaBerry

Semuanya di sini ikuti aku.

Tolong.

- Apa yang terjadi? - Pokoknya ikuti aku, tolong.

Cepat, cepat.

Duduk.

Kita memiliki masalah serius.

Ada wabah.

Kami harus mensterilkan lokasi ini

karena penyakitnya sudah tiba di sini.

Semua orang harus dibunuh di area ini.

Supaya wabah itu tidak akan menyebar.

Maafkan aku.

Tapi ini demi kebaikan yang lebih besar..

terima saja.

Mereka akan membunuh kita.

- kau tangani situasi ini. - Siap, pak.

Apa yang terjadi?

Bidik.

HARI PERTAMA

Aku takut.

Rasanya sebaiknya kita kembali.

Apa yang terjadi di sini?

Di mana semuanya?

Kita harus menyalakan lampunya baru kemudian kita bisa tahu apa yang terjadi.

Aku setuju.

Hati-hati. Mungkin sudah terjadi sesuatu yang buruk.

- Hati-hati. - Ini benar-benar ide yang buruk.

Siapa itu?

- Oh tolong ku! - Muka babi!

Aduh, mahluk itu menggigit wajahku.

Tidak ada jalan keluar. Mengapa kau membawa kita ke sini?

Bagaimana aku tahu.

Hei, pikirkan sesuatu.

Mereka ada di sini.

Oh, sial kita akan mati!

Ya Tuhan, tolong aku.

Tolong aku, tolong.

Apa yang akan kita lakukan?

Hei, apa yang kau lakukan?

Ada apa denganmu!

Ya Tuhan, tolong aku kumohon.

Ya Tuhan, tolong aku. Aku tidak mau mati.

- Ya Tuhan, Guan Yu. - Siapa itu Guan Yu?

Tidak boleh menggigit.

Tolong aku! Tolong!

Diam.

Aku sudah menyuruhmu diam.

- Benar-benar pengemudi yang ceroboh. - Bodoh.

Apa itu?

Oh tidak.

Apa kau, baik-baik saja?

Tidak, tidak.

Kau sudah aman. Pahlawanmu sudah datang.

Halo?

Halo, apa itu Audy?

Tolong aku.

- Aku tidak tahu mahluk apa itu. - Apa katamu? Halo?

- Mereka mau membunuhku. Cepatlah! - Mereka akan membunuhmu?

- Tenang. Tenang aja. - Mereka mau membunuhku.

Mereka mau memakanku.

Di mana kau?

- Aku di rumah sakit yang sudah tidak dipakai. - Dimana itu?

Halo.

Halo.

Audy?

Di mana kau?

Ini dia tempatnya, menepi di sini.

Apa kau yakin?

- Apa kau takut? - Hah? Tidak.

- Sepertinya kau takut. - Aku tidak akan pulang.

Ayo pergi.

Terima kasih banyak sudah menemaniku.

Apa kalian takut?

- Jika kalian takut.. - Hei, Lambo.

Untuk apa itu?

Bagaimana aku tahu?

Tapi itu bagus, untuk jaga-jaga ada hal buruk yang terjadi.

Ayo pergi.

Ayo.

Rasanya ada yang tidak beres.

- Kita akan tahu ketika kita masuk ke dalam. - Kawan-kawan?

Ayo.

Kira-kira kenapa di sini gelap sekali?

Bagaimana aku tahu? Kita baru saja tiba di sini.

Kalau begitu kau nyalakan lampunya.

Baiklah.

Cooper, kau mau pergi kemana?

Aku mau buang air kecil.

Yang benar saja?

Lambo membuat Cooper sedih.

Kau bisa melakukannya nanti. Ayolah.

Hei, bagaimana dengan Audy?

Tapi aku tidak tahu dia ada di mana.

Audy.

Mengapa kau berteriak seperti itu?

Kita tidak tahu apa yang ada di sini.

- Audy! - Jangan berteriak!

Aku tidak peduli.

Audy!

Diam.

Diam?

Apa itu!

Hei, apa yang kau lakukan?

Rasanya aku melihat sesuatu tadi.

Tenang, kita harus santai, oke?

Lambo memukul Cooper.

Maafkan aku.

Tidak sengaja.

Audy..

Hai, siapa yang mengizinkan kalian masuk?

Jangan bergerak!

Mahluk apa itu?

Buang itu!

Ayo pergi!

Lari, lari!

3, 2, lari!

Pergi ke mana?

Ke sana.

Ke sana lebih baik.

Pergi saja ya ampun. Lari!

Cepat.

Cepat. Cepatlah.

Dorong.

Hei, berhenti.

Sudah dikunci.

Itu benar. Mereka tidak bisa melewatinya.

Aku akan menunjukkan kepadamu. Awas.

Lihat?

Kita aman.

Lari! Cepat.

Bantu aku membuka pintu ini.

Apa kau mendengar itu?

Aku tidak mendengar apa-apa.

- Itu Lambo. - Kau datang.

Di mana Cooper?

Bukannya tadi dia bersamamu?

Aku harus pergi mencarinya.

Sebaiknya kau berhati-hati.

Buka pintunya.

Ada apa denganmu.

- Cooper. - Dia sudah mati.

Dorong saja pintunya.

Apa yang harus kita lakukan?

Aku tidak tahu.

Kau mau?

Ups.

Aku tak mau mati!

Tahan! Tahan dia!

Mereka berhasil masuk.

Lari, ayo.

Lari, cepat!

Lewat sini, cepat.

Hei!

Makan.

Bagaimana cara membunuh mereka?

Tembak kepalanya!

Awas di belakangmu!

Hebat! Hati-hati!

Hei, cepat ke sini!

- Lewat sini! - Jalannya tertutup.

Pakai pipanya untuk melarikan diri.

- Lewat sini, kawan. - Lewat sini.

- Hei. - Ayo.

Naik ke atas sana.

Hei, lihat ke sini. Lihat aku!

Cepat kemari.

Hei!

Awas!

Hati-hati!

Ya, aku berhasil.

Adikku sayang, kau berhasil!

Dia pergi begitu saja, dimana dia sekarang?

Saat kami berhasil masuk.

Tapi saat kami bertemu dengan zombienya.

Dia menghilang begitu saja, bukan begitu?

Benar.

Dimana dia?

Kita harus mencarinya.

Kau masih ingin mencarinya?

Tentu saja.

Lambo.

Dia mungkin ada di sana.

Apa itu?

- Hei! Mereka datang! - Mengapa kau berdiri di sana?

Tunggu aku!

Ayo.

Siapa yang menarikmu tadi?

Menarikku? Mana aku tahu? Dia seorang wanita.

Wanita apa? Apa kau melihatnya?

Hei! Apa yang kalian lakukan?

Kau mau kemana?

Kita bisa diam di sini, atau ikuti dia.

- Siapa? - Tinggalkan saudaramu.

Maksudku dia bisa mengantarkan kita ke tempat aman.

Oke? Ayo.

Ayo.

Cepat, cepat.

Otto, cepat.

Otto, cepat.

Cooper.

Cooper. Ikuti mereka ke sana.

Kau akan meninggalkanku, kau tidak mau mengajakku.

Tentu saja aku mau.

Ayo kita temukan Audy, cepat.

Ayo.

Cepat pergi.

Kenapa berhenti?

Aku melihatnya berlari ke arah sana.

Kau yakin itu dia?

Mengapa kau tidak mengikutinya?

Kau saja yang duluan.

Terima kasih, kawan.

Ayo pergi.

Wow.

Wow.

Hei, mengapa kau berteriak?

Dasar idiot, itu terdengar.

Hank, cepat bangun. Ada situasi darurat.

Lambo, ada apa?

Kenapa kau lari?

Mereka ada di balik pintu.

Hei, semuanya, periksa.

Kau yakin?

- Kau yakin? - Ayo, pergi.

Cooper. Ayo ikuti mereka.

Cooper tidak ingin melihatnya.

Kau akan tahu sendiri.

Kemana mereka?

Hei, gunakan ini.

Hei, mengapa kau tidak mau mengalah?

Tembaki mereka.

Pelurunya habis.

Kita harus bagaimana?

Ter!

Ter!

Jangan makan mereka.

Sakit! Sakit sekali!

Mengapa kau menyuntikkannya padaku?

Ini agar kau tidak mati.

Apa aku akan mati?

- Tidak. - Oh, syukurlah.

Jangan bergerak.

kau tetap di sini, jangan kemana-mana.

Dorong terus!

Halo.

Tolong aku, tolong.

Cabut, cabut saja.

Ayo pergi.

Ayo, cepat, lewat sini.

Apa yang terjadi padanya?

Mereka pergi kemana?

Sst.

Tampaknya mereka berhasil lolos.

Lambo, Lambo.

Aku ada di sini. Tolong aku.

- Aku ada di dalam sini. - Hei.

Kau dengar itu?

Siapa itu? Aku tidak ingin tahu.

Audy.

Audy.

Kami di sini. Kami di sini.

Tahan.

Cooper, ayo keluar.

Bertahanlah.

Lambo.

Lambo.

Kau kenapa?

Aku baik-baik saja. Hanya kepalaku sakit.

Kau tidak baik-baik saja.

- Lambo. - Dimana wanita itu?

Wanita, wanita siapa?

Yang menuntun kita ke sini!

Dan kau masih ingin mencari dia?

Lambo.

Apa yang terjadi padanya?

Hei!

Aku ingin bertanya.

Kau menyuntikkan apa padaku?

Mereka..

Mereka harusnya selamat.

Tunggu aku di sini.

aku akan segera kembali.

Cepatlah, oke?

Baik.

Itu anti virus yang bisa menghentikan proses perubahannya.

Aku harus terus menyuntikkannya padamu agar kau tidak berubah.

Jadi mereka sudah terinfeksi dengan virus itu.

Dan kau sama seperti mereka.

Tidak, aku tidak sama dengan mereka. Aku sudah menyuntikkan anti virusnya.

Aku melihat prajurit zombie.

Dia mencari sesuatu dan dia bisa mengontrol dirinya sendiri..

dengan menyuntikkan anti virusnya.

Bagaimana ini semua bisa terjadi?

Kita harus mencari anti virusnya..

dan menyuntikkannya pada diri kita. Agar kita tidak terinfeksi.

Hei! Saat virusnya menyebar, kita bisa berburu zombie.

Fokus, kenapa kita tidak menyelamatkan diri kita sendiri.

Apa ada cara untuk mendapatkan anti virus yang lain?

Hanya itu saja.

Saat kau terinfeksi..

Berapa lama virus itu akan mengubah kita.

Atau itu terjadi secara langsung?

Aku tidak ingin berubah, aku tidak akan barubah.

Hei, Lambo, aku tahu dia ada dimana.

- Dia ada dimana? - Ikuti aku.

Lambo.

Aku mendengar suaranya dari dalam sana.

- Ayo, kita selamatkan dia. - Tunggu dulu.

Mereka ada dimana-mana.

Apa yang harus kita lakukan?

Bagaimana kita bisa melewati mereka semua.

Pikir.

Ayo berpikir.

Berpikir..

- Berpikir. - Kau sudah dapat ide?

Berpikir, berpikir, berpikir.

Kau sudah dapat ide? Cepatlah.

Kau berpikir terus, kapan kau mendapat solusinya?

Jangan bersuara.

Kau sudah dapat ide?

Aku tahu. Ayo lakukan.

Oke?

Aku tidak mengerti.

Dengar.

Kau, kau, dan kau kesana.

- Mengerti? - Oke.

Baik.

Baik.

Ayo.

Hah?

Cepatlah, pergi!

Ayo, ayo, ayo!

- Apa? Kau mau kemana? - Ya? Lobi!

Dan kau harus bilang ini. Demi Audy!

- Demi Audy! Demi Audy! - Demi Audy! Demi Audy!

Demi Audy!

Demi Audy! GuavaBerry

Ayo keluarlah!

- Audy! - Ya!

Tidak, kalian bukan dirinya.

Hei, cepatlah keluar!

Audy! Audy!

Hei, senjata! Senjata!

- Hei! Benar! - Audy! Audy, ayo!

Awas!

Hei, tunggu aku!

Hei, ayolah keluar! Hei!

Hei!

Hei!

Audy!

- Lambo. - Hei, Cooper!

- Cooper tiba. - Cooper!

Lambo!

Audy!

Bantu aku!

Bantu aku!

Bantu aku!

- Hei, berbaliklah! - Bantu aku!

Pegang dia!

Pegang dia! Pegang dia! Pegang dia!

- Cepat! - Ups, maaf!

Pegang dia! Pegang dia!

Hei, bantu aku mendorong ini!

Ayolah! Bertahan!

- Hei, apa yang seharusnya kita lakukan? - Aku tidak tahu!

Hei, dia masih bergerak!

Hei, hei! Lepaskan, bisa lepaskan?

Hei, hei, hei!

- Tolong! - Mereka semakin ramai.

Hei, hei, hei!

- Hei, Beg, apa yang sedang kau lakukan? - Aku sedang mencari kalian.

- Kau tidak. - Aku mencari kalian.

Berhenti berdebat. Mereka menunggu, ayo pergi!

- Hei, hei! - Ini aku!

- Tak apa-apa. Sekarang. - Kalian pergi ke sana, mereka datang kemari.

Pergilah, cepatlah.

Terus ke sana!

- Ayolah, cepat! - Ya, disini!

Ya, cepatlah!

- Masuklah! - Tutup pintunya!

Hei! Hei!

Kemarilah!

Cepat! Cepatlah!

Menyingkir dariku!

Audy! Audy! Audy!

Audy! Audy! Audy!

Pegang dia! Pegang dia!

Hei! Hei!

Sadarlah!

- Hei, apa yang kau perbuat? - Bangunlah, bro!

Hei, hei, hei!

Sakit!

Dee, dee?

- Dee, oi, Dee. - Pegang dia!

Hei, Dee.

Pegang dia! Pegang dia!

Bantu kami!

Hei!

Bantu kami!

- Dee! - Dee!

Dee, Dee, bangun!

- Pegang dia! Pegang dia! Pegang dia! - Hei, Dee!

- Pegang dia! Pegang dia! Pegang dia! - Hei, Dee!

Hei, tahan!

Bagaimana dengan itu?

Apa yang kita akan lakukan, Lambo?

Kita perlu tenang dan beristirahat.

Jangan khawatir!

Eh, sebagaimana itu?

Apa yang terjadi kepadamu?

Diriku dan Ter, kami berobat dirumah sakit.

Dikunjungi..

- Tiba-tiba sesuatu terjadi. - Ada prajurit!

- Ada prajurit. - Sayang, sayang.

- Ikutlah denganku. - Apa yang terjadi?

Entahlah, tetapi ikut denganku. Ada prajurit.

Cepatlah, ikut denganku.

Ayolah, bangun!

Cepat, cepat, cepat!

Ada prajurit!

Kami sedang berkunjung.

Kau tidak bisa berkunjung sekarang, ada prajurit.

Ada beberapa pasien.

Para prajurit membunuh mereka semua!

Dan lalu, mereka berubah.

Jadi, mengapa kau tidak seperti mereka?

Pertama-tama, kami bersama mereka. Ada seorang pasangan yang istrinya sakit.

Dan Zombie menemukan si istri. Kami bersembunyi dari zombie.

Akhirnya pasangan itu mati dan digigit.

Ter!

Lari!

- Lari! - Tidak!

Kumohon, lepaskan dia!

Tidak!

Jangan mati!

Tidak lama setelah itu.

Namun obat ini...

Bisa membantu Ter..

Aku harus membiarkan dia..

- Lalu dimana dia sekarang? - Kami terpisah.

Aku pingsan.

Dan lalu aku bangun.

Enak?

- Cobalah. Tak apa-apa. - Makanlah semuanya.

Aku tidak suka.

Ter?

Ter?

Kupikir kita seharusnya menunggu disini.

Daripada keluar dan melawan mereka.

Apa menurutmu itu ide bagus?

Entahlah, namun kesempatan lebih bagus.

Lambo. Kalau kita bertemu ibu dan ayah.

Kau harus membantu ayah dan ibu.

Aku tahu itu!

Kami menginformasikan kau dan keluargamu agarjangan keluar.

Tetapi mereka tidak boleh ke sekolah juga.

Sampai informasi selanjutnya.

Tetapi, kalau kita bertemu mereka, kau harus menolong mereka.

Di hari aku dan temanku kemari. Kami melihat orangtua kami.

- Mereka menjadi zombie. - Hei, hei!

Ayo pergi!

Ayah! Ayah!

Ibu?

Tidak!

Bangunlah, ini aku!

Ter!

Dimana Cooper?

Huh? Cooper?

Di mana?

Di mana?

Entah dia ada di mana.

Dia tidak ada di antara mereka.

Berhati-hatilah.

Sebelah sini, sebelah sini.

Tidak bisa masuk?

Tidak bisa masuk?

Kasihan..

Mau masuk ya?

Sebelah sana!

Sebelah sana!

Halo?

Kau sedang ada di mana?

Tidak bisakah kau menelepon nanti saja?

Oh, kau sedang bersenang-senang?

Aku tidak sedang bersenang senang!

Oh, kau sekarang pintar bohong.

Begini, aku dan temanku sedang lapar.

Aku akan belikan kau makan.

Salad nasi pedas.

Ada lagi yang lain?

Sup ayam rebus panas.

Hah? Sup ayam rebus panas?

Apakah mereka menjual itu?

Dan cepat kembali, oke?

Oke, aku akan belikan untukmu.

Orang Korea itu mau salad nasi pedas.

Nanti, aku telepon kau nanti lagi.

Kenapa suaramu kecil sekali?

Hei, ada apa yang terjadi?

Di sini sedang banyak zombie.

Zombie katamu?

Kau ada di mana?

Aku sedang berada di sebuah gudang tua di luar kota.

Bagaimana kau bisa berada di sana?

Ada apa di sana?

Mari kita tolong Cooper dulu.

Apakah kau yakin?

- Cepatlah! - Awas hati hati!

Aduh, pelurunya habis.

Awas, di depanmu itu! Awas!

Hei lihat, di sini ada pintu ditutup! Ayo lewat sini!

Jangan sakiti aku!

Copper!

Aku kenal mereka.

Aku sudah menyiapkan ini untuk kalian.

Apa? tidak bisakah kau mencarikan yang lain?

Coba lain kali kau carikan yang lain. Ayo.

Dan soal masalahmu yang kemarin itu, kau sebaiknya berhenti sekarang.

Ayah, aku baru mau berhenti.

Tapi mereka ada banyak sekali.

Mereka tidak pernah komplain.

Tapi mereka kan berbeda.

Kau seharusnya menjadi contoh yang baik.

Jika ada sesuatu yang baik, itu pasti karena kebetulan.

- Ayah, hal seperti.. - Jangan kau bantah kata kataku.

Nak, bagaimana kabarmu?

Bu, jangan ganggu aku.

Kau lihat aku sedang sibuk seperti ini.

Anakku..

Ada apa?

Aku ceritapun kau tidak akan tahu, ibu.

Biar aku bantu kau.

Tidak usah! Kau hanya mengganggu saja.

Ayah, ibu, halo.

Lambo mau kemana?

Lambo mau ke..

Dia mau main ke rumah teman, katanya dia lelah.

Ibu, ibu!

Ibu, kau tidak apa apa?

Ibu!

Kenapa ini harus terjadi?!

Aku tidak bisa menahannya lagi!

Peluru habis! Habis!

Ter, ayo pergi.

Lambo, kau harus kuat!

Kita harus keluar dari sini!

Tidak!

Mereka menyusul kita!

Kalian duluan saja!

Ayo, cepat bangun!

Ter!

Tidak!

Hei, aku tidak mau mati!

Apa yang harus kita lakukan?!

Diam!

Aku tahu kita harus kemana.

Saat aku lari, kalian ikuti aku.

Aku sudah tidak kuat lagi!

Tunggu, kemana dia?

Kalian siap?

Siap? Siap jika bilang.

Hei yang di sana, kau dengar?

Aku tidak tahu harus melakukan apa.

Mereka semua berubah.

Tunggu aku!

Cepatlah!

Cepat, cepat!

Ayolah!

Ayo pergi!

Kenapa kita melakukan ini?

Benar?

Hati hati.

Sebelah sini.

Lurus atau belok?

- Lurus atau belok? - Aku tidak tahu.

Lihat di bawah sana.

Mereka tidak tahu kita di sini.

Biar aku lihat sebelah sana dulu.

Apakah kau yakin?

Setidaknya aku mencoba.

Aman di depan.

Sekarang sebelah sini.

- Ayo ikut. - Itu ada!

- Hei kawan. - Ada sesuatu.

Siapa?

Bagaimana mereka bisa naik ke atas sini?

Hati hati.

Tunggu dulu.

Copper, turunlah!

Sini.

Auto, kau sudah menemukan jalan keluar?

Belum juga.

Apakah kau bisa menemukan air?

Aku yakin jalan keluarnya di sana.

Hei, kenapa kau bisa yakin?

Bisakah kau diam sejenak?

- Kau bukan ayahku. - Aku kakakmu.

Sekarang bagaimana?

Ayo!

Lari.

Ayolah...!

- Cepat! - Ayo.

Cepat ikuti aku.

Ayo terus lari.

Kenapa kita berakhir seperti ini?

Kenapa kau mau berhenti?

Hah?

Bagaimana denganmu?

Lari...!

Apa yang sedang kau lakukan?

Cepat!

Ayo lari!

Kita sembunyi di sini.

Apa mereka sudah pergi?

- Ayo. - Tenanglah.

Mereka masih di sana.

Ayo nyalakan.

Tolong aku!

- Lepaskan aku! - Tolong aku, kumohon!

Jangan tinggalkan aku!

Jangan pergi! Tolong aku!

Lebih cepat!

- Apa kita aman? - Di sini aman.

Di mana Pek dan Otto?

- Otto. - Pek.

Otto.

- Siapa itu? - Otto.

Ayo pergi, cepat.

Dimana Pek?

Dimana Pek?

Katakan sesuatu.

Dia tidak selamat.

Oh, sial!

Kita harus keluar dari sini.

Disini berbahaya.

Kalian harus mengkhawatirkan tentang diri kalian sendiri.

Ayo pergi.

Ayo bergerak.

Aku berhasil. Mereka tidak bisa masuk.

Ayo bangun. Kita harus pergi.

Dimana kalian?

Sial!

Lebih cepat!

Lari...!

Disini!

Kita bisa keluar dari sini.

- Tolong aku! - Tee, lepaskan aku.

Tee.

Tee.

Tee, apa kau digigit?

Ada apa dengan kalian? Hah?

- Cepatlah! - Ayo pergi.

Aku menemukan jalannya.

Lepaskan aku!

Menyingkir!

Aku tahu kau menderita. Itu bukan salahku.

Maafkan aku...!

Kemana lagi sekarang?

- Aku tidak tahu. - Kita lanjutkan saja.

Baiklah. Ayo.

Bergerak.

Hei! Otto, lewat sini.

Minggir.

- Bagaimana? - Aman.

- Ayo. - Apa aman?

Awas!

Lari!

Ryu...

Lepaskan aku!

Ayo masuk ke sini!

Lepaskan aku!

Pergi saja, jangan hiraukan aku!

Bertahanlah!

Pergi!

Lari!

Kemana...? Ayolah!

Sekarang bagaimana?

Ambil senapannya.

Lari!

Ter, kau harus bertahan.

- Pergi saja. - Tidak!

Maafkan aku. Aku telah melibatkanmu.

Diamlah! Ayo, bangun...

Tinggalkan aku dan pergilah.

Gel, kau harus bertahan hidup.

Kenapa?

Ayolah.

Selamatkan dirimu, sebelum aku berubah.

- Pergilah! - Ter!

Ter!

Ter!

Ter!

Ter!

Kau bilang kau khawatir.

Kau tidak bisa menutup mulut. Lihat, aku sudah membawa senapan.

Dimana kuncinya?

Dimana mereka?

Apa yang sedang mereka lakukan?

Di sini. Ayo kemari.

Hei, bukankah itu amunisi?

Ambil itu.

- Kemana? - Ayo.

Hei, Ryu!

Tunggu aku!

Berhenti!

- Jangan pergi. - Ibu.

Jangan bergerak Ibu.

Jangan bergerak.

Lepaskan aku.

Ibu...!

Ibu Tolong jangan pergi, baik?

Tolong ingatlah diriku.

Aku adalah putramu.

Jangan ganggu aku, Bu!

Bagaimana aku bisa melakukan itu? Dengarkan aku.

- Biarkan aku pergi! - Jangan pergi...

- Tidak. - Jangan pergi.

Aku sangat menyesal.

Aku tidak mengerti.

Aku sudah tahu sekarang...

Maafkan aku!

Semua anak sama saja.

Mereka tidak peduli.

Suatu hari dia akan mengerti.

Kau hanya harus menunggu.

Ibu!

Maafkan aku...!

Tolong ingatlah diriku, Bu!

Dia sangat mencintaimu.

Aku tidak peduli.

Persetan dengan kalian.

Apak kau sudah ingat?

Aku mencintaimu, bu...

Ibu.

Ibu...!

Otto.

Dia tidak bisa diselamatkan lagi.

Hei!

Otto!

Otto!

Lepaskan aku.

Otto.

- Lepaskan aku. - Otto.

Ayah.

Oh tidak..

Otto, jangan.

Lambo.

Apa yang kamu lakukan, mengapa kamu menembaknya?

Bagaimana bisa kamu berkata begitu?

- Tidak, jangan. - Ini salahmu.

Lari!

Hadang mereka.

Tahan!

Hei, hei! Apa yang kamu lakukan?

Hei, aku butuh bantuan di sini.

Cepatlah.

Ayo, doronglah.

Lewat sini.

Ini tertutup.

Apa yang harus kita lakukan?

Aku pasti akan melakukannya, tapi aku khawatir.

Aku berbicara dengan siapa?

- Apa yang aku lakukan di sini? - Kamu di sini untuk membantu mereka.

- Membantu mereka? Bagaimana? - Masuklah ke dalam.

- Suara siapa itu? - Ini aku.

- Kamu ada di mana? - Di belakangmu.

Halo, Kong Piya. Aku tidak tahu kamu ada di sini.

Bagaimana bisa kamu tidak tahu?

- Apa yang kamu lakukan di sini? - Aku di sini untuk bersembunyi.

Mengapa kamu tidak ke universitasnya?

- Arahkan senjatamu kepadanya. - Oke.

Kamu sangat tidak sabar.

Apa itu?

- Hei. - Anakku.

Ayo, bantu kami.

Mengapa kamu bersembunyi begitu jauh?

Aku tidak ingin mati. Mereka adalah zombie, mereka akan menggigitku.

- Apa kamu mengenalnya? - Tidak.

Oh, mereka datang.

Hei, bangunlah!

Hei, kemarilah. Tahan ini.

Hei, cepatlah!

Cepatlah. Cepat.

- Kalau begitu kemari dan bantulah. - Lakukanlah atau aku akan menembak.

Lakukanlah, cepat.

Aku tidak bisa menahannya.

Hei, bantu aku.

Kamu, kemarilah! Cepat.

Kamu tidak apa-apa?

Ambillah ini, itu akan membantumu.

Pergilah, pergi! Pergilah!

Pergilah!

Pergilah!

Pergilah!

Masuklah.

Ayo, jalanlah!

Bantu mereka terlebih dahulu.

Bung, tolong aku.

Abaikan mereka, pergi saja.

Mereka datang!

Kalau kamu tidak jalan, kita akan mati.

Mereka ada di mana-mana. Jalan!

Apa yang kamu tunggu?

Ayo, ayo, ayo!

Ayo, ayo!

Aku punya ide!

Mereka ini apa?

Bagaimana caranya?

- Hei.. - Lakukan saja.

- Aku tidak akan pergi. - Kami akan pergi.

Mengapa kita meninggalkan mereka?

Mereka akan menggigitmu.

Bagaimana aku tahu kalau mereka akan tertinggal?

Bisakah kamu diam saja?

Ada apa? Ada apa?

- Hei, kamu digigit! - Apa?

Aku tidak apa-apa!

- Kamu tidak apa-apa? - Lihatlah dia, dia berubah.

Kamu tidak apa-apa? Hei!

Apa dia baik-baik saja?

- Apa kalian dengar suaranya? - Mereka ada di atap mobilnya!

Apa kamu yakin?

Apa?

Berpeganganlah!

Hei!

- Bisakah kamu lihat kondisinya? - Otto, Otto, Otto!

Otto!

Otto..

Ayo kita pergi.

Hei!

Hei, mengapa kalian meninggalkan aku?

Lambo, Lambo, tunggu sebentar.

Serumnya..

- Berikan serumnya kepadaku. - Serum apa?

Apa maksudmu?

Aku lihat kamu menyimpan serumnya.

Tidak, aku tidak memilikinya.

Hei..

Lambo..

Apa kamu ingin aku mati?

- Apa kamu bilang? - Kamu ingin aku mati.

- Mengapa kamu tidak membunuhku saja? - Bagaimana aku harus melakukannya?

Tembak saja aku.

- Aku tidak bisa. - Mengapa kamu tidak bisa?

- Mengapa kamu tidak bisa? - Berikan itu kepadaku.

Lakukan saja!

- Lambo. - Lambo!

Kamu adalah temanku.

- Lambo. - Aku tidak bisa melakukannya.

Apa kamu tidak tahu betapa menderitanya diriku?

- Jangan lakukan itu. - Tolong lakukanlah.

- Dia teman kita. - Aku mohon, Lambo.

Kamu adalah temanku.

Otto!

Otto! Otto!

Otto..

Maafkan aku.

Lambo, ayo kita pergi.

Otto..

- Lambo. - Otto!

Wabah zombienya semakin parah, zombienya menjadi liar dan gila.

Jumlahnya bertambah. Kami masih belum tahu berapa jumlah tepatnya.

Dan sekarang kami menunggu kabar terbarunya dan nanti akan kembali lagi.

Perekaman lainnya.

Aku sangat takut.

Aku takut.

Sudah siap?

Kita akan melakukan perekaman lainnya.

Apa dia ada di atas sana?

Terlalu awal.

- Apa aku akan mati? - Tidak..

Kamu cantik.

Oke, adegan berikutnya.

Berhenti.

Uh, apa yang terjadi?

Itu saja, kan?

Dia akan membelikanku makanan.

- Dia pergi keluar dan tidak pernah kembali! - Apa kamu ada masalah dengan itu?

- Apa kamu tidak apa-apa? - Tentu saja.

- Aku ingin makan. - Kamu ingin makan.

Apa kamu lapar?

- Dan sekarang mereka akan datang. - Berhenti!

- Apa kamu suka kakinya? - Tapi kecoak memiliki 6 kaki.

Kamu ingin berganti pakaian?

Berhenti.

Aku selalu mengucapkan dialog yang salah.

Apa kamu menjilatnya?

Apa yang kamu makan?

Berhenti.

Perekaman ketiga.

- Lambo, Lambo! - Kamu harus menjawabnya.

- Apa itu? - Ini fotoku, aku terlihat sangat konyol.

Hei, mengapa kamu selalu mengucapkan dialog yang salah?

- Hanya sedikit. - Sedikit?

Ya tapi.. Seharusnya tidak membiarkan dia datang.

- Aku tidak tahu apa yang kalian lakukan. - Kami melakukan pekerjaan kami.

Kamu tidak datang sampai aku beri aba-abanya.

Kamu tidak mengambil anak panahnya!

Kita harus pergi ke sana. Maaf.

- Aku tidak bisa mengingatnya. - Tidak apa-apa.

Hei! Aku tersangkut.

- Berhenti! - Kita sudah selesai.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.