Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sync By ask_erlangga - Sub By VIU\NSelamat Menonton
"Drama ini merupakan karya fiksi"
"Tempat, organisasi, agama, dan tokoh di drama ini fiksi"
"Kantor Polisi Kangseong"
"Episode 6"
Jaksa, bagaimana jika dia beberkan semuanya, bahkan tentang kita,
demi menyelamatkan dirinya?
Itu mungkin saja.
Jaga bicaramu.
Apa?
Lezat sekali.
Kenyang.
Halo, Pak.
Maaf.
Anda Jaksa Jang?
Ya.
Baiklah. Apa dia detektif?
Apa?
Cukup. Nanti kujelaskan kepadanya.
Jaksa Jang, ini bukan hal besar.
Kesalahpahaman wajar terjadi saat bertugas.
Berapa kali pun kujelaskan,
mereka tetap tidak percaya karena aku tidak punya KTP Korea.
Mereka hanya melihat penyelidikan rahasia di film.
Rahasia?
Penyelidikan rahasia yang sedang kami lakukan.
Kenapa kalian kaku sekali?
Kalian membuat Jaksa Jang datang ke sini, padahal dia sibuk.
- Aku minta maaf.\n- Tidak apa.
Bagus kamu bicara sopan kepadaku.
Aku tidak akan bicara seperti ini di luar.
Karena Anda sibuk, ayo pergi.
- Ayo.\n- Ayo, Berandal.
Aku suka makanannya. Supnya enak.
- Rasanya enak.\n- Astaga.
- Terima kasih.\n- Sampai jumpa.
Ini pukul 04.00 pagi.
- Ambil ini.\n- Tidak usah.
- Apa bonnya diganti?\n- Tidak apa-apa.
Terima kasih. Semoga hari kalian menyenangkan.
- Bersihkan ini.\n- Baik.
Kamu pantas mendapatkannya. Kamu angkuh.
Keahlian mengemudi mereka bagus.
Bagaimana dengan yang lainnya?
Yang lain tidak akan kemari untuk menyelamatkan aku.
Anda sudah dapat banyak masalah.
Sampai jumpa.
Kurang ajar sekali. Dia pikir siapa yang dia sentuh?
Lalu apa rencanamu?
Itu rahasia.
Kalian harus hati-hati bicara.
Melihat ada yang bocor, kurasa ada mata-mata di antara kalian.
Seharusnya kalian percayakan sisanya kepada kami.
Astaga, sombong sekali.
Jangan menirukan jaksa, Berandal.
Kamu sudah terima info identifikasinya, bukan?
Ya, Anda mau lihat?
Steve Ha Ri Kang.
Cari tahu latar belakangnya dan apa yang sudah dia lakukan.
Baik.
Ayo.
Buka bagasinya.
Baiklah, masukkan ke bagasi.
- Baik, Pak!\n- Baik, Pak!
"Panti Asuhan Yeongseong"
Keahlianmu pasti masih bagus.
Mau dibawa ke mana?
Kita akan mencucinya agar menjadi baru.
Jadi, kamu mencuci uang juga?
Tidak ada yang lebih menguntungkan daripada ini, makanya aku bergabung.
Bergabung? Maksudmu ada orang yang mengaturnya?
Entahlah.
- Kami sudah selesai.\n- Baiklah.
Bagus. Pulanglah setelah mengantar.
- Baik, Pak!\n- Baik, Pak!
Ayo jemput wanita jalang itu.
Dunia sudah lebih baik.
Siapa sangka
mencuci uang menjadi sangat mudah?
Ini membuatku teringat sesuatu.
Rasanya baru kemarin
kita menaruh uang di kantong belanja untuk menyuap orang
dan melakukan hal dengan cara lama.
Berkat Anda, kini semuanya lebih aman, Manajer Cabang.
Anda terlalu baik.
Aku menerima ini juga karena diberi komisi.
Kita bisa dapat berapa dengan selembar cek?
Sekitar ratusan ribu?
Dia lebih baik dariku.
Tidak lama lagi, kamu akan naik.
Tapi omong-omong,
apa hubungan Baek Seon dan Pak Park?
Kudengar mereka sempat menjadi rekan bisnis.
- Begitu.\n- Jujur saja,
kami tidak akan memiliki kenalan seperti Anda
jika bukan karena Presdir Park.
Anda sangat rendah hati.
Sekarang Anda juga menangani dana kamp?
Ya, dan aku akan lakukan yang terbaik.
Tentu saja.
Baiklah, kalau begitu.
Karena kini kita menjadi keluarga, mari kita minum.
Ya, ayo.
Bersulang!
Omong-omong, apa kita hanya akan begini saja?
Semakin malam, aku merasa semakin haus.
Aku sudah menyiapkan sesuatu untuk kalian.
Anda sangat pengertian.
Sesuai dugaan kalian. Ini, kutuangkan minuman.
Terima kasih.
Lihat.
Tampaknya kamu menikmati waktu dengan masker kertas dan sebagainya.
Kamu datang?
Aku punya tahu di kulkas untukmu.
Untuk apa aku makan itu? Aku bukan baru bebas dari penjara.
Kalian tidak setia sekali.
Setia? Dasar naif.
Semua orang punya urusan sendiri.
Lagi pula, bukan kali ini saja kamu berurusan dengan polisi.
Kamu lolos dari sana, seperti waktu itu.
Astaga.
Seharusnya aku tidak berharap banyak dari kalian.
- Bagaimana dengan Cho Sang Moo?\n- Tentu saja kami menangkapnya.
Kami berbeda darimu.
- Kami profesional.\n- Kalau begitu, cepat bersiap.
Kita mau ke mana malam begini?
Mencari orang yang mengambil uang itu.
Tidak bisakah kamu percayakan ini
dan santai saja?
Kita sudah menangkap satu orang dan itu cukup.
Presiden Park juga sudah tertangkap.
Ya, jangan sampai kita terlibat dengan preman
- dan lakukanlah...\n- Tidak.
Kita harus melakukan ini. Lekas.
Apa maksudmu "harus"?
Apa-apaan itu?
Aku bukan bawahanmu.
Ada apa dengannya?
Aku sangat kesal. Mungkin dia berutang?
Dia tidak bisa karena punya kredit yang mengerikan.
Cepatlah pergi.
Kamu saja. Aku butuh lima menit lagi.
- Kubilang pergi.\n- Kamu saja dahulu.
Suruh dia pergi sendiri saja.
Perhatian, Semuanya. Hentikan kegiatan kalian sebentar.
Dengarkan.
Pastikan kalian tetap diam tentang kasus Presdir Park.
Pastikan tidak ada informasi tentang itu yang bocor.
Jang In Gyu.
Apa kubilang?
- Kubilang jangan bertindak.\n- Ini tentang apa?
Siapa yang memperbolehkanmu melakukan penyelidikan tambahan?
- Kami sudah menyelesaikannya.\n- Apa?
Kami sudah menyelesaikan kasus yang melibatkan Presdir Park.
Apakah ada masalah,
Wakil Ketua Kang yang terhormat?
Kalian bisa pulang sekarang.
- Pergilah sekarang.\n- Kerja bagus, Semuanya.
- Kerja bagus, Semuanya.\n- Kerja bagus, Semuanya.
Aku juga akan pulang sekarang.
Anda tidak pergi, Wakil Kepala Kang?
Maafkan aku.
Wakil Kepala Kang Sung Woo, Anda dari klan Kang, bukan?
Suara Anda juga begitu indah.
Tolong kunci pintunya sebelum pergi.
Ada apa dengannya?
Tumben.
Apa?
Astaga.
Hei, hentikan. Aku serius, hentikan!
Hei, jangan lakukan ini.
Tidak, aku ingin membunuhnya. Minggir.
Ayolah.
Berapa banyak orang yang kamu habisi tahun ini?
Kamu bisa kena hukuman mati jika begini terus.
Membunuh satu orang lagi tidak akan mengubah apa pun.
Aku akan membunuhnya.
- Aku akan membunuhnya!\n- Hei!
(Kim Ji Hoon, pengelola dana Presdir Park)
Kamu salah.
Kamu tidak akan lolos dari ini.
Apa kamu siap menerima hukuman?
- Apa?\n- Tidak!
Kamu membuatku gila!
"Siap"? Jangan bercanda.โ
Hei, kamu lihat itu, bukan?
Dia bukan manusia.
Bahkan aku tidak bisa mengatasinya, paham?
Ini dia.
Kita lakukan dengan cara yang mudah saja, ya?
Aku tidak tahu apa-apa. Sungguh.
Kita lihat berapa lama kamu tetap bungkam.
- Hei.\n- Sungguh. Aku tidak tahu.
Hei, tolong jangan lakukan ini.
- Hei.\n- Aku tidak tahu apa-apa!
Hentikan, Berengsek!
Baiklah! Aku akan bicara.
Di mana kamu simpan uang itu?
Baek Seon. Kami memberikannya kepada Baek Seon.
Baek Seon mengambil semuanya.
Baek Seon? Kamu yakin?
Ya, aku yakin.
- Mereka mencuci uangnya, lalu\n- Lalu?
- menaruhnya di akun.\n- Lalu?
Lalu...
Hei.
Kenapa kamu menendangnya saat dia sedang berbicara?
Dia terlalu cerewet.
Kenapa kamu pemarah sekali?
- Tadi kamu suruh tendang.\n- Astaga.
Bagaimana dia?
Bagus.
Jangan sok jual mahal dan kembalilah pada kami.
Aku yakin kamu paham kondisi di sini sekarang.
Uang lebih penting dari orang di industri ini.
Daripada menongkrong dengan beberapa pemalas
dan menghasilkan uang receh,
lebih baik menghasilkan banyak uang dari satu pekerjaan, bukan?
Setahuku, kalian juga tidak jauh lebih baik.
Hei, kenapa aku harus setuju untuk bekerja sama dengan mereka?
Bos memegang kendali atas semua ini.
Baek Seon bahkan tidak akan naik.
- Baek Seon?\n- Sudahlah.
Hentikan mobilnya di sana.
Mau apa kamu?
Apa? Sudah kubilang aku akan membebaskan gadis itu,
tapi bukan berarti dia akan bebas dari pekerjaannya.
Astaga.
Aku mendapat kartu As.
Sepertinya Anda menang besar malam ini, Pak.
Astaga, aku sial.
Astaga, aku minta maaf.
Kalau begitu, aku yang maju sekarang.
Yang mana yang harus aku pilih?
Kamu sungguh cantik.
Gadis itu benar-benar beruntung.
Gadis yang tidak punya keterampilan seperti yang kamu miliki
perlu menaikkan posisi mereka dari bar.
Tapi dia langsung mendapatkan mereka sebagai klien.
Dia akan dilatih dengan baik.
Jika kamu harus hidup seperti anjing karena tidak punya keterampilan,
lebih baik menjadi anjing keluarga kaya.
Hei, kamu mengebut.
Pelan-pelan.
Hei, kataku pelan-pelan.
Sudah kubilang,
kali berikutnya, aku akan bertindak.
Mau apa kamu?
Berapa umurmu katamu tadi?
Ah Ryung.
Ayo keluar dahulu.
Ayo pergi.
Tangkap jalang itu!
- Berpencar.\n- Cepat tangkap mereka.
- Hentikan mereka.\n- Cepat tangkap mereka.
- Cepat.\n- Kejar mereka.
Maaf. Aku seharusnya mendengarkan.
Cukup. Kita bicarakan ini nanti.
Minggir!
Kubilang minggir!
Ah Ryung.
Bagaimana ini? Mereka di belakang kita.
Kamu tetap di sini.
- Ada apa?\n- Young Ji ada di mobil sekarang.
Bawa dia dan cepat lari. Lekas!
Young Ji?
Ah Ryung! Lepaskan!
Lepaskan aku!
Aku mencari tahu sedikit tentang Baek Seon.
Orang ini mulai terkenal sejak delapan tahun yang lalu.
Dia ahli pisau yang terkenal di kalangan anggota geng.
Dia memulai bisnis pinjaman uang setelah bertemu Presdir Park.
Dia memperluas gengnya
untuk mengisi posisi Pimpinan Chun.
Apa keahliannya?
Keahliannya adalah obat-obatan, cuci uang, pinjaman uang,
dan pembunuhan. Dia melakukan semua yang menghasilkan uang.
Dia mendatangi anak para penunggak utang
dan memukuli mereka tanpa ampun seperti kamu.
Sampah masyarakat mengisi kursi Pimpinan Chun.
Dia lebih buruk aslinya jika kamu mencari secara asal saja.
- Bagaimana wajahnya?\n- Aku tidak bisa temukan...
Aku tidak bisa melakukan itu.
Dia tidak banyak tampil.
Apa tidak ada petunjuk?
Rumor mengatakan,
kakinya terbakar parah
dalam kebakaran yang terjadi di bar hostes.
Kenapa Ah Ryung tidak menjawab?
Apa dia benar-benar menghilang begitu saja?
Dia tidak menjawab teleponnya?
Tidak.
Perlihatkan riwayat panggilan dan CCTV mobil yang menghubungi kita.
Baik.
Ini dia. Di situlah kamu mengalami kecelakaan.
Mereka lewat sini dan keluar dari sini.
Aku tidak bisa memastikan rute mereka selanjutnya.
Jika ini lokasi terakhir, seharusnya di tengah
- Apa?\n- di sekitar sini, bukan?
Apa? Tunggu sebentar, di tempat ini.
Kenapa? Kamu tahu tempat ini?
Ah Ryung menelpon kemarin.
Dia memintaku mencari info tentang seorang temannya.
Namanya Young Ji atau Young Ja.
Aku menemukan bahwa dia berasal dari sini.
Benarkah?
Ini perlu diselidiki.
- Tunggu aku!\n- Kena kamu!
Baik.
"Ayah, aku menyayangimu"
"Aku ingin memamerkan"
Kami mengadakan lomba menggambar tiap musim.
Ini juga hari favorit anak-anak.
Mereka bisa makan ayam dan piza sepuasnya.
- Duduklah.\n- Baik.
Anda pasti ingat semua anak yang pernah tinggal di sini, bukan?
Tentu saja. Mereka semua seperti anak-anakku.
Apa mungkin Anda juga ingat orang ini?
Kurasa dia bergaul dengan gangster hari ini.
Itu karena dia terlibat dalam kasus investigasi internal.
Entahlah. Ini kali pertama aku melihatnya.
Benarkah?
Kata guru yang bertugas, dia datang ke sini kemarin.
Guru itu pasti keliru.
Tunggu sebentar.
Aku ingat dia sekarang. Dia tampak sedikit berbeda di foto ini.
Aku kenal dia. Dia Cha Ah Ryung.
Dia datang ke sini untuk menyapa. Dia tidak mengatakan hal lain.
Benarkah?
Begitu rupanya?
Apa tidak ada yang aneh?
Misalnya, apakah ada tanda-tanda kecelakaan
atau apakah dia ditemani oleh penumpang?
Aku melihat dia datang dengan mobil.
- Aku tidak tahu yang lainnya.\n- Dia datang dengan mobil?
Itu aneh. Kami pikir dia mengendarai sepeda motor.
Baiklah, aku rasa itu cukup. Terima kasih.
- Semoga harimu menyenangkan.\n- Semoga harimu menyenangkan.
Makanlah es krimnya.
- Ini. Makanlah.\n- Terima kasih.
- Makanlah.\n- Ini. Ambil.
- Makanlah es krimnya.\n- Terima kasih.
- Makanlah es krimnya.\n- Kamu sudah dapat?
- Makanlah es krimnya.\n- Makanlah es krimnya.
- Astaga, lihat bayi-bayi ini.\n- Terima kasih.
- Di mana itu?\n- Selamat menikmati.
Ini. Kamu mau rasa apa?
- Rasa kiwi.\n- Mau es krim kiwi?
- Seleranya bagus.\n- Kiwi? Bagus.
- Ambillah.\n- Tidak ada rasa kiwi. Ini saja.
- Terima kasih.\n- Terima kasih.
Baiklah, selamat menikmati.
- Terima kasih atas es krimnya.\n- Baik.
Anak-anak ini sangat sopan dan mereka baik sekali.
Apa pekerjaan Paman?
- Kami? Jelaskan kepada mereka.\n- Itu...
Kami semacam mata-mata.
Seperti "Avengers"?
- Ya.\n- Seperti pahlawan super?
Betul. Itu betul sekali.
- Anak zaman sekarang pintar-pintar.\n- Ya.
- Luar biasa.\n- Apa itu sungguhan?
Tentu saja, ini sungguhan. Jika kami muncul,
- semua orang...\n- Bohong.
Nakal sekali. Bicaramu tidak sopan.
Dia jago berkelahi, dan aku jago soal komputer.
Lalu kenapa kamu jelek?
Siapa? Dia?
Kamu lebih jelek dariku.
- Tidak.\n- Ya, kamu.
Kamu sudah dewasa. Kenapa begitu kepada anak kecil?
- Lihat bicaranya. Dia bohong.\n- Hentikan.
Makan ini.
Menurutku paman yang ini lebih jelek.
Kamu tidak boleh makan es krim.
Ayo jalan. Kamu harus punya kepribadian baik jika wajahmu jelek.
- Dia tampan.\n- Dia tampan.
- Apa?\n- Dia menjalani operasi plastik.
- Astaga.\n- Minggir!
- Anak-anak ini pembohong.\n- Itu karena dia minum obat.
Dia akan langsung menjadi tua tanpa obatnya.
- Cepat.\n- Makanlah, Anak-anak.
Bukan kamu, Berandal.
- Dia polisi?\n- Kami pernah bertemu sebelumnya.
Dan dia sedang mencari Ah Ryung saat itu juga.
Awasi terus anak-anak.
Ya, Pak.
Mari kita cari CCTV di sekitar sini.
Aku yakin ada sesuatu di sini.
Menurutmu akan ada CCTV di tempat seperti ini?
Itu maksudku. Jika memang ada mobil yang diparkir di dekatnya,
Kita akan punya rekaman kamera dasbor untuk diperiksa.
Tapi kita harus melihat-lihat.
- Hei, hentikan mobilnya.\n- Baik.
Ada apa? Kamu melihat sesuatu?
Apa itu?
Apa itu? Tupai?
- Apakah itu tupai?\n- Tidak.
Apakah itu tupai? Atau kelinci?
Sudah kubilang, kamu tidak bisa melakukan itu tanpa surat perintah.
Ini situasi yang serius.
Biarkan aku melihat, sekali saja. Kumohon.
Apakah kalian benar-benar jaksa?
Anda memang tidak percaya.
Telepon mereka jika Anda tidak bisa memercayai aku.
"Hati-hati"
Ini info yang kudapatkan tentang penipu itu.
Sudah kuteruskan, jadi aku akan melapor jika ada info lagi.
Tidak ada hal lain yang mencurigakan?
Ya, tidak ada yang aneh-aneh sejauh ini.
- Baiklah, kerja bagus.\n- Terima kasih.
Dia cepat tanggap, jadi, berhati-hatilah.
Ada apa dengan orang ini? Apa dia sedang mengawasiku?
- Apa ada yang mengintai di sini?\n- Apa?
Jaksa Jang, ada panggilan telepon dari luar di jalur tiga.
Tidak, aku tidak melihat apa-apa.
Ya. Aku Jaksa Jang In Gyu.
Maaf? Siapa?
Pak Min?
Kenapa dia...
Ya, aku mengirimnya.
Ya, mohon kerja samanya dengan penyelidikan kami. Ya.
Astaga, sudah kubilang jangan pakai nama palsu.
Membuat cemas saja.
- Anda baik-baik saja, Pak?\n- Ya aku baik-baik saja.
- Ya, aku baik-baik saja.\n- Astaga.
Ini mobil yang kemarin, bukan?
Ya, aku rasa begitu.
Apa yang mereka lakukan di sini?
Ini terlihat sangat familier.
Hei.
Bukankah ini Ah Ryung? Bukankah itu mirip dia?
Benarkah? Apakah itu dia?
- Tidak, aku yakin itu bukan dia.\n- Tapi
kurasa itu bisa saja dia atau bukan.
Bisa kita perbesar sedikit?
- Tidak di sini.\n- Kenapa tidak?
Apa kelihatannya aku bisa?
- Coba tekan lebih keras.\n- Ini bukan ponsel.
Maaf, ke mana ujungnya jika kita pergi ke arah sini?
Ini jalan yang jarang dilalui bahkan oleh penduduk desa.
Tapi ada rumah liburan pribadi di sini.
Dan jika ke arah selatan sini, ada panti asuhan.
- Maksud Anda Yeongseong?\n- Anda tahu itu?
Hei, cari tahu siapa orang-orang dalam rekaman CCTV itu.
Kemungkinan besar mereka kroni Baek Seon.
- Sampai nanti.\n- Mau ke mana kamu?
Aku akan memeriksa sesuatu sebelum aku pergi.
Cari saja.
- Kubilang, cari saja.\n- Satu hal lagi.
Hei.
Apa pendapat kalian tentang Ah Ryung?
"Pak Nam"
Dasar...
Hei.
Kamu pikir kamu hebat karena Pak Nam menyukaimu, ya?
Jangan salah paham, Berandal.
Kalau bukan karena jago mengemudi, kamu akan berakhir seperti ini juga.
Aku tahu itu, jadi jangan sok hebat, Berengsek.
Dengar itu?
Dia pasti gila.
Hei, ini alasanku membencimu.
Kamu berlagak seperti satu-satunya orang yang baik dan setia.
Kamu benar-benar memperburuk suasana hatiku.
Dan aku yakin itu karena kamu busuk.
Kamu melakukan ini pada anak perempuan seusiamu karena tidak bisa
melakukan hal lain dalam hidupmu?
Itu buruk?
Lagi pula,
kamu pikir dia datang karena aku memanggilnya?
Apa?
Kamu mencari Ah Ryung, bukan?
Aku bisa memanggilnya untukmu jika kamu membiarkanku bergabung.
Tolong selamatkan aku, Ah Ryung.
Tolong selamatkan aku.
Aku sangat takut. Selamatkan aku, tolong.
Kenapa kamu takut? Apa yang terjadi?
Pria yang kemarin membuntutiku, dan
Hei.
Kupersingkat saja.
Kamu yang putuskan akan menyelamatkan gadis ini atau tidak.
Jangan berani menyentuhnya.
Dia tidak ada hubungannya denganku.
Kamu akan mempekerjakan aku sekarang, bukan?
Tentu saja.
Aku akan memberimu beberapa pekerjaan bagus.
Inilah mengapa kamu harus cepat sadar.
Siapa yang peduli tentang kesetiaan?
- Pak.\n- Ya?
Ya, Pak Nam?
Ada orang-orang yang ikut campur dalam bisnisku.
Singkirkan mereka diam-diam.
Baik, Pak.
- Di sini.\n- Ya, Pak.
Aku akan menemuimu lagi.
Dasar...
- Ayo pergi.\n- Ya, Pak.
"Panti Asuhan Yeongseong"
"Truk Pengiriman Makanan"
"Panti Asuhan Yeongseong"
Aku tahu Cha Ah Ryung.
Aku minta maaf, Ah Ryung.
Jangan minta maaf.
Apa kamu meninggalkan panti asuhan
karena Direktur?
Kurasa mereka semua sama.
Aku muak dan lelah dengan cerita seperti ini.
Itu akan dibawa ke Pimpinan Kim, jadi, berhati-hatilah.
Tentu saja, Pak. Bagaimanapun juga, dia mengelola urusan negara.
Periksalah.
Menurutmu tidak apa-apa meninggalkannya begitu saja?
Aku yakin, Wakil Kepala Kang sudah membuat langkah diam-diam.
Kita pegang kata-katanya dan tunggu sebentar lagi.
Aku merasa cemas.
Bukankah kita harus bersiap untuk situasi darurat?
"Anda menerima pesan dari Penipu"
Ada kabar darinya?
Ayo bergerak.
Bukankah gadis itu Ah Ryung?
Aku pikir begitu.
Menurutmu, kenapa dia mengendarai mobil itu?
Menurutmu bedebah itu punya dendam terhadapnya?
Tidak mungkin itu masalahnya.
Lalu mengapa dia mengendarai mobil itu?
Sedang apa mobil itu?
Hei. Biarkan kami lewat.
Hei, Pak.
Lihatlah di belakang kita.
- Siapa bedebah itu?\n- Apa yang sedang terjadi?
Bukankah itu orangnya?
Bukankah dia pria yang di CCTV?
Kurasa kamu benar.
Hei, tunggu. Kenapa? Kenapa? Sedang apa kamu?
Kalau mau turun, seharusnya bilang dahulu.
"Tidak peduli tempat menyenangkan mana pun"
"Yang akan menyambut aku"
Kalian tidak mau menyapa ayah?
Jangan mendekat.
Kalau kamu berani menyentuhnya...
Apakah kamu tidak mengerti situasi yang kamu hadapi?
Kamu sudah tumbuh besar sejak terakhir aku melihatmu.
- Ikutlah bersamaku.\n- Ah Ryung. Tolong aku.
Ah Ryung.
Sialan. Siapa itu?
Anda di sini rupanya, Direktur. Aku mencari ke mana-mana.
Detektif, urusan apa yang membawamu kemari pukul sebegini?
Ada hal mendesak yang ingin aku diskusikan dengan Anda.
- Mari bicara di dalam.\n- Tidak.
Ini bukan saat yang tepat.
Aku datang jauh-jauh. Tolong jangan kejam begitu.
Aku tidak akan lama. Anda tidak perlu khawatir.
Aku bukan orang yang kasar.
Mari kita bicara di dalam. Ayo masuk.
Mari bicara.
Byung Min.
Ini cukup mengesankan.
Anda pasti orang kaya, Direktur.
Anda pasti menghasilkan banyak uang dari mengelola panti asuhan.
Aku ingin tahu alasan Anda kemari.
Sebenarnya, itu bukan masalah besar.
Hanya saja, aku melakukan riset lagi
dan aku menemukan bahwa Ah Ryung bukan dari Yeongseong.
- Benarkah?\n- Aku yakin dengan semua anak
yang harus Anda urus, Anda mungkin bingung,
tapi ternyata Anda salah.
Aku agak haus. Bolehkah aku minta minum?
Apa Anda mau teh panas?
Itu boleh. Terima kasih.
Omong-omong, bolehkah aku minta minuman mahal...
Maaf. Aku suka teh puer sehat.
Tempat ini luar biasa.
"Datanglah ke rumah liburan"
Datanglah ke rumah liburan. Aku menemukan seekor tikus.
Sudah. Kita selesaikan yang di sini.
Rupanya, ada tamu datang mencari Ah Ryung.
Anak nakal itu pasti membawa masalah untuk kita.
Hei.
Apa katamu?
Menurutmu, apa kataku?
Apa katamu tentang Ah Ryung, Bedebah?
Kemari, Bedebah.
Apa yang Anda lakukan, Direktur?
Tunggu.
Haruskah aku memanggilmu Baek Seon?
Bukankah ini terlalu menakutkan untuk jawaban?
Lepaskan aku!
Kamu menggunakan pisau?
Aku akan bertanya sekali saja.
Di mana Ah Ryung?
Di mana dia?
Cha Ah Ryung.
Apa yang kamu lakukan di sini?
Kamu tahu mengapa aku di sini.
Aku di sini untuk mengejar adikku yang lari dari rumah.
Kemari.
Kamu pasti Young Ji.
Kamu siapa?
Aku?
Aku kakaknya.
Astaga, kamu mengganggu saja.
Kamu bahkan tidak tahu cara menembakkannya. Letakkan.
Kamu tahu.
Apa yang kalian lakukan? Angkat tangan.
Jika kamu ingin menyelamatkan jalang itu,
- seharusnya kamu tidak sendirian.\n- Aku tidak ingin datang sendiri.
Tapi
orang-orangku tidak setia.
Kamu tidak bisa meminta kesetiaan dalam bisnis ini.
Dan kalian tidak punya pengunjung yang datang
bahkan jika kalian langsung mati.
Aku kira kamu benar.
Tidak ada yang peduli jika pria sepertiku mati di sini.
Tapi sayang sekali. Dia tidak seperti aku.
Apa?
Apa pendapat kalian tentang Ah Ryung?
Kenapa kamu bertanya?
Dia adikku.
Benar. Dia seperti adikku.
Tapi dia agak kurang ajar.
Baiklah.
Ah Ryung!
Siapa yang mencari ribut dengan adikku?
- Kamu...\n- Kamu orangnya?
Ah Ryung, kamu baik-baik saja?
Kamu terluka. Siapa yang melakukannya? Dia melakukannya?
- Siapa yang melakukannya padamu?\n- Kamu baik-baik saja?
- Lihatlah wajahnya.\n- Kamu baik-baik saja?
- Katakan siapa itu.\n- Kamu terluka!
- Katakan siapa pelakunya.\n- Sudah kubilang hati-hati.
- Tunggu.\n- Mengapa kamu terluka?
Astaga, aku sangat kesal.
Lihatlah wajahmu. Siapa yang memukulmu?
Apa yang kalian lakukan? Hajar mereka.
- Mereka tidak bisa dihentikan!\n- Apa?
Astaga, apa yang harus kita lakukan?
Kalian tahu yang harus dilakukan.
- Kita harus keluar.\n- Kamu punya rencana?
Bersama-sama.
Aku dahulu. Kalian ikuti aku nanti.
Kamu sebaiknya pergi.
Ayo.
Bersama-sama.
Paham?
Ayo.
Hentikan semuanya!
Jaksa Jang.
Tangkap semua orang di sini.
- Ya, Pak.\n- Kemari!
- Hei, biarkan dia.\n- Kita tidak boleh kehilangan dia.
Astaga, pria itu dalam masalah.
Baiklah. Ayo kita pergi.
Jaksa Jang, tolong urus sisanya.
Astaga, mereka benar-benar luar biasa.
Diam.
Tundukkan tatapanmu. Aku seorang jaksa.
- Selesaikan semuanya dan kembali.\n- Ya, Pak.
Selesaikan itu.
- Astaga, pelan-pelan.\n- Ikuti aku.
Jalang gila itu.
Sialan.
Mati kamu.
Astaga.
Astaga, dia kacau sekali.
Dia layak menerima ini.
Omong-omong, di mana Ah Ryung?
Hei apa yang kamu lakukan?
Apa yang kamu lakukan?
Kita sudah setuju meraup uang taruhannya.
Aku harus dibayar untuk kerjaku. Baiklah.
- Tidak akan sebanyak itu.\n- Baik. Ini cukup banyak.
Berikan aku beberapa.
Aku tidak akan membagikannya. Ini cuma sedikit.
Aku harus membeli dada ayam. Berikan 30 dolar.
- 30 dolar?\n- Cukup.
- Beri aku beberapa.\n- Hei, hentikan.
- Jangan pakai kekerasan.\n- Berikan padaku.
- Hei, hentikan.\n- Aku ingin makan daging sapi.
Lupakan.
- Ha Ri, kamu...\n- Lupakan saja.
Kamu harus berbagi.
Jaksa Jang In Gyu dari Kantor Pusat Jaksa Seoun
anggota Tim Restitusi Kejahatan
telah menangkap Park Hyun Jong dan lintah darat yang terkait.
Rentenir Lim yang ditangkap
memimpin organisasi kriminal
yang terlibat pengedaran narkoba, peminjaman uang, pencucian uang,
bahkan perdagangan manusia.
Dia mengejutkan masyarakat dengan identitas palsunya sebagai direktur
di Panti Asuhan Yeongseong di Namanju, Provinsi Gyeongji.
- Minggir.\n- Anda mengaku menerima suap?
- Maaf telah menimbulkan masalah.\n- Tolong minggir.
Apakah tuduhannya benar?
- Tolong katakan sesuatu.\n- Kamu menerima pelecehan seksual?
Kamu menerima pelecehan seksual?
Benarkah Anda menyuap mereka untuk mendapatkan pembebasan?
- Kamu menerima pelecehan seksual?\n- Anda mengakui tuduhannya?
Kota Namanju segera menutup Panti Asuhan Yeongseong.
Mereka mengungkapkan rencana untuk mengirim anak-anak
ke delapan fasilitas milik pemerintah setempat.
"Sumbangan 6 Juta Dolar, Siapa Pemilik Tas Itu?"
"Cha Ah Ryung"
"Kang Ha Ri, Lim Byung Min, Do Jin Woong"
Liburanmu sampai hari ini.
Mulailah bekerja besok. Jangan malas.
Jadi, Anda tidak bisa membebaskanku?
Kalau begitu, kita lakukan ini.
Aku akan mengungkapkan semua rencana
yang sedang Anda lakukan dengan orang itu.
Kita harus membuang
daun luar agar daun bagian dalam bisa tumbuh, bukan?
Jalan terbaik adalah menyingkirkannya
jika mereka mengganggu kita.
Ini demi semua orang.
"Kandidat Presidensial, Memulai Pemilihan Umum dengan Matang"
Kita mungkin menemukannya jika Baek Seon berbicara.
Baek Seon.
Mari lakukan ini dengan mudah.
"The Player"
Kami menemukan sesuatu yang menarik saat melacak sumber uang.
Aku akan kembali sebagai presiden.
Kim Seong Jin mengklaim telah dilecehkan secara seksual.
Masyarakat harus didahulukan.
- Kamu tahu itu.\n- Pak Nam juga
akan segera diurus.
Kita membutuhkan bukti yang lebih konkret.
Bukti konkret yang tidak bisa mereka elakkan lagi.
Ini hasil dari pilihanmu.
Hentikan mereka
jadi mereka tidak bisa meremehkan orang lemah
dan mengendalikan dunia sesukanya.
- Tidak!\n- Kebenaran pasti terungkap.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.