All language subtitles for Kung Fu Boys 2016 Web DL- WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese) Download
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Akan kuhancurkan dunia ini.

10 detik lagi, akan kubangun kerajaanku.

Bunuh dia!

Penerjemah: Ariel Nugie IDFL Subscrew

Namaku Lin Qiunan.

Impianku adalah menjadi pahlawan.

Tapi dunia ini terlalu damai.

Tiap hari, aku mencari lawan.

Tapi, mereka sangat payah.

Ini uang sekolahnya Qiunan.

Ini tambahan dariku.

Ini gigi yang lepas karena dihajar Qiunan.

Akan kusimpan ini sebagai oleh-oleh.

Pak Kepala Sekolah, kumohon ...

Aku yang mau memohon!

Lin Qiunan tidak cocok di sekolah kami.

Kumohon beri aku keringanan!

Kau menghajar guru, teman kelas. dan bahkan kepala sekolah.

Kalifornia menolakmu.

New Orleands menolakmu.

Bahkan Texas menolakmu.

Ini karena kau selalu memanjakannya.

Tak ada sekolah yang menerimamu, ayah harus bagaimana?

Masih ada Asia.

Negara mana itu?

Asia?

Aku tak mau ke sana.

Kau harus pergi.

Kenapa?

Karena aku ayahmu.

Ayah, ayah,

Kemana kita akan pergi?

Ke Asia.

Anakku.

Asia tempat yang menarik. Ada pamanmu di sana.

Kau pahlawan bukan?

Kau bisa melindungi pamanmu demi ibu.

Apa Paman jelek?

Aku tak mau melindungi pria jelek.

Apa-apaan ini, lagu jadul.

Kak!

Yuan Lai, kau sudah di bandara?

Aku dalam perjalanan, sebentar lagi sampai.

Tolong jaga anakku dengan baik.

Tenang saja. Dia akan sekolah di tempatku mengajar.

Kak! Jangan lupa dengan proyek musikku!

Tenang saja!

Tutup dulu. Sepertinya aku lihat Qiunan.

Apa kabar, Nona An Ran!

Tuan Yuan.

Mau pergi ke suatu tempat?

Iya.

Mau aku yang antar?

Baik.

Maaf!

Nona An Ran.

Anda sungguh ingin ke Amerika?

Iya.

Ini kesempatanku untuk lanjut pendidikan.

Benar.

Keponakanku mau masuk di kelas anda. Dia butuh nasehat anda.

Tenang saja.

Tn. Yuan. Aku buru-buru. Sampai nanti!

Nana, hewan itu bernilai jutaan yuan.

Kita bisa kaya.

Aku menjemputmu sekarang.

Tak usah! Biar aku yang ke sana.

Hei, Nona!

- Bantu aku dulu! - Barangku!

Menyingkir!

Pak! Tolong antar aku ke jalan raya no. 502!

Naiklah!

OK!

Siapa?

Awas barangmu, Nak!

Jagakan untukku!

Minggir!

Pergi kau!

Permisi, apa anda melihat anak ini?

Tidak.

Apa anda melihat anak ini?

Tidak.

Apa anda melihat anak ini?

- Tenanglah Pak! - Tingginya segini.

Berhenti mengejar!

Ya?

Ambil uang ini lalu pergilah!

Aku tak ingin berkelahi.

Tapi, kau memaksaku.

Serangan sayap elang!

Serangan cengkraman harimau!

Serangan bertubi-tubi!

Nak, sudah tersambung.

Terima kasih.

Sama-sama.

Halo, apa ini kantor polisi?

Kelinci?

Nak! Kami sedang sibuk.

Jangan bercanda!

Bawa saja kelinci itu pulang.

Kelinci katanya.

Ada apa?

Pak Polisi, tolong temukan keponakanku!

Hei, Nak!

Kau beruntung memilih taxi ini. Aku dikenal sebagai Daniel Wu di kalangan supir taxi.

Kau kenal Daniel Wu?

Tidak kenal.

Apa kau pernah dengar komedian Cao Yunjin?

Tidak kenal.

Anak jaman sekarang.

Kau tinggal lama di Amerika?

Kau dengar dari mana?

Aku tahu segalanya.

Kelinci itu terlihat ramah.

Pernah dengar balapan kelinci melawan kura-kura?

Pernah.

Kura-kuranya menang.

Salah! Dengar ...

Mereka sama-sama menang.

Mana kuncinya?

Ini!

Lin Qiunan.

Kau dari mana saja? Aku mencarimu ke mana-mana.

Kenapa tak hubungi aku, anak nakal!

Siapa yang anak nakal?

Kau.

Aku datang ke Cina untuk melindungimu.

Yang benar saja.

Kau sendiri ke mana? Kau tak ada di sana.

Aku ...

Apa pedulimu?

Kenapa tak mengangkat telfonku?

Ponselku hilang.

Alasan!

Tunggu di sini!

Halo?

Kak!

Eh, ponselku hilang.

Baru tadi ketemu.

Dia ada di sini bersamaku.

Dia ... sedang makan.

Mau bicara dengannya.

Halo, Ma!

Sebenarnya ...

Jangan ceritakan!

Aku suka tinggal di Cina.

Baiklah.

Baiklah!

Maafkan kami!

Hewan itu sangat berharga.

Jika kalian tak menemukannya ...

Mati!

Apa maksudmu ini?

Tidur.

Aku tak mau tidur dengan lelaki.

Aku ini pamanmu.

Jadi, kau bukan lelaki?

Aku lelaki tapi bukan seperti yang kau bayangkan.

Beri aku ruang!

Lelaki seperti apa kalau begitu?

Aku lekaki yang ...

Tak usah bicara! Tidurlah!

Padahal aku bertanya dengan serius.

Tidurlah di luar!

Kau tak bisa memerintah di rumahku sendiri.

Beri aku ponselmu!

Untuk apa?

Menelpon ibuku.

Mengapa kau menjahili Dewi Nagaku?

Dewi Naga?

Dilarang hewan peliharaan di sini!

Kau sendiri punya kura-kura.

Dia tak ada bulunya.

Usir hewan itu dari sini!

Lin Qiunan!

Aku memperingatimu!

Selama kau ada di rumah ini. Tak boleh ada kelinci!

Kenapa?

Apa yang kau lakukan?

Lin Qiunan! Hentikan itu! Kita bicarakan baik-baik!

Menyingkir dariku!

Kemarilah, pengecut!

Jangan mendekat!

Lihat ini!

Bersedia!

Siap!

Mulai!

Ayolah!

Qiunan! Tolong aku!

Lebih cepat lagi!

Lebih cepat!

Bangunan tinggi apa itu?

Lin Qiunan! Kau harus mendengar perkataan Nn. An Ran.

Yang sopan dengannya.

Tenang saja, Paman!

Medali pahlawan ini mau kuberikan untukmu.

Terima kasih.

- Dengan medal ini ... - Duduklah!

... kau akan menjadi kuat.

Selamat pagi, Guru Ma!

Selamat pagi juga!

Selamat pagi, Guru Ma!

Selamat pagi!

Kau sedang apa?

Paman!

Panggil aku Kepala Sekolah di sini!

Kepala Sekolah!

Aku hanya menyambut para murid.

Sebentar lagi jam masuk.

Lihat perutmu itu!

Aku hanya kelebihan makan pagi ini.

Selalu saja menjahili perut orang.

Pak!

Kenapa kau tersenyum?

Buku anda baru saja tiba.

Tiba?

"Ledakan" oleh Ma Lasong.

Bagus.

Ceritakan kenapa anda mengagumkan begini? Anda bahkan bisa menulis buku.

Dengar!

Kau harus selalu punya tujuan hidup.

Tujuan hidupku adalah menjadi ahli ledakan.

Aku tak pernah ingin menjadi guru olahraga.

Apa tujuan hidupmu?

Tujuan hidupku adalah menjadi penyanyi.

Lupakan tujuan itu!

Bersemangatlah menjadi satpam hingga jabatanmu diangkat!

Baik!

Baiklah!

Tn. Ma!

Nn. An Ran datang.

Pergilah!

5, 4, 3, 2, 1.

Tn. Ma!

Nn. An! Sungguh kebetulan!

Kita bisa berpapasan di sini.

Ayo pergi sama-sama!

Baik!

Bukuku baru saja diterbitkan.

"Ahli Ledakan."

"Ahli Ledakan."

Katanya anda mau ke Amerika.

Benar.

Hanya untuk lanjut pendidikan.

Aku baru saja mengajukan visa ke sana.

Paman! Apa kau akrab dengan guru wanita itu?

Anak kecil tidak boleh ikut campur!

Jika kau suka dia, beritahu dia!

Kuperingatkan lagi! Jangan bicara sembarangan di hadapan Guru An Ran!

Jadi, namanya An Ran.

Selamat pagi!

Selamat pagi, Nn. An!

Selamat pagi juga!

Kau pasti Lin Qiunan.

Benar.

Anda cantik.

Jaga mulutmu! Bicara yang sopan!

Bu Guru! Anda cantik.

Jangan menggoda!

Nn. An Ran!

Keponakanku baru saja pulang dari Amerika. Dia belum terbiasa.

Mohon bimbingannya!

Tenang saja! Akan kubimbing dia dengan baik.

May I know your name? (Boleh aku tahu nama anda?)

Lin Qiunan!

Jangan menggoda!

Aku hanya menyapa.

Halo semuanya!

Namaku Lin Qiunan, usia 10 tahun. Pindahan dari Amerika.

Aku punya impian.

Aku ingin menjadi pahlawan.

Tujuanku datang ke Cina adalah melindungi kalian semua.

Aku mengalahkan semua Kepala Sekolah di Amerika.

Nn. An Ran!

Bisa bicara sebentar?

Boleh aku duduk di sini?

Siapa yang mengijinkanmu duduk?

Kalau aku duduk, kau mau apa?

Murid ini sedikit nakal.

Kau harus ketat dengan dia.

Adapun pergantian pelajar ke Amerika.

Yang bisa ikut terbatas, kau harus mengambil kesempatan itu.

Serta bawalah tradisi sekolah kita!

Baiklah, Pak!

Kau tambah gemuk.

Bu Guru datang.

Anak baru.

Dia bos kita di sekolah!

Sapa dia dengan sopan!

Kau terlalu lemah.

Dengar, aku bisa melindungimu.

Tapi, aku yang akan melindungimu.

Kau berani menerima tantangan kungfu?

Berani.

Ayo mulai!

Dia berani menantang bos.

Siapa dia?

Bagaimana? Kau takut?

Tak usah bertele-tele! Mulailah!

Ronde kedua!

Tentu.

Menyerahlah!

Baik!

Baik!

Yang benar saja!

Serang dia!

Aku mau pipis!

Jadi siapa bos sekarang?

Jika kau bisa mengalahkan Guru Ma.

Kami akan belajar darimu.

Guru Ma?

Kita harus bagaimana, Bos?

Kita lihat saja!

Bukannya kau yang berkuasa di bandara?

Kenapa?

Kenapa malah kau yang dihajar?

Memangnya kau dari sana?

Lawanku tingginya 180cm, dan beratnya 180 pon.

Tendangannya begitu cepat.

Mana hewan itu?

Ampuni aku!

Kumohon ampuni aku!

Jangan di wajahku!

Mana hewan itu?

Hewan apa?

Jangan di wajahku!

Anak ini membawanya pergi.

Dia yang mengambilnya?

Apa benar?

Aku tidak tahu.

Itu foto anak itu. Dia yang menghajarku.

Hati-hatilah!

Tadi kau bilang, yang menghajarmu tingginya 180cm.

Agar aku tidak malu.

Larilah!

Datanglah angin sejuk menghembus.

Panjang jembatang lengkung bisa mencapai 37 meter lebar sungai.

Baiklah, semuanya.

Apa ada di antara kalian yang bisa menyelesaikan soal ini?

Pak Guru menyuruhmu menghapus papan tulis.

Lin Qiunan. Bagus!

Apa yang kau lakukan?

Siapa yang menyuruhmu menghapusnya? Duduk!

Aku juga tidak tahu. Tanya dia!

Hei Qiunan! Ceritakan ke kami!

Seperti apa sekolah di Amerika?

Jauh beda dengan di sini.

Seperti apa?

Di sana jarang ada PR, kami bebas melakukan apa saja.

Bisa kau beritahu bu guru? Kami ingin kelas seperti itu.

Tentu.

Kalian harus mendukungku.

Tenang saja.

Serahkan saja padaku!

Jam masuk dimulai.

Lin Qiunan! Duduklah!

Bu Guru, kami ingin kelas yang lebih bebas melakukan apa saja.

Setuju?

Qiunan, duduklah dulu!

Mereka semua berpihak padaku.

Yang setuju, angkat tangan!

Buka buku cetak halaman 35.

Lin Qiunan! Ada apa ini?

Lari!

Berhenti kalian semua!

Lin Qiunan!

Berhenti kau, anak nakal!

Hei!

Tiap hari, kau selalu menjahili temanmu.

Apa kau kesal akan sesuatu?

Aku tak menjahili mereka, mereka menjahiliku duluan.

Tentu saja.

Meskipun mereka menjahilimu duluan.

Kau tak boleh begitu saja menghajar mereka.

Untuk Dewi Nagamu itu.

Berhasil membujuk dengan kebaikan.

Naiklah!

Dengar semua!

Kalian harus fokus dan waspada.

Oper dengan benar.

Terima operan dengan benar.

Sungguh?

Tadi di kelas ...

Nn. An! Tn. Yuan!

Boleh kemari sebentar?

Mari pergi!

Aku undang dua guru yang akan memberikan contoh.

Ya.

Nn. An!

Cobalah menangkap operanku!

Tangkap!

Respon anda begitu cepat.

Oper kemari!

Kalian lihat barusan?

Begitulah jika kita fokus.

Tn. Yuan!

Mau beri contoh juga?

Boleh.

Berikutnya, aku oper bolanya.

Lihat? Tn. Yuan tidak fokus.

Dia terlalu lamban merespon. Kau baik-baik saja?

Ya.

Mau melanjutkan?

Tangkap!

Ini dia!

Fokuslah!

Jalanlah lebih cepat!

Kenapa lama? Ini dia!

Ini dia!

Kau tangguh juga.

Coba masakanku!

Masih hangat.

Ini dua tiket film!

Ayo pergi nonton!

Nn. An Ran.

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Nn. An Ran. Ada daging di sini.

Mau coba?

Terima kasih tawarannya.

Apa paman menggoda Bu Guru?

Jaga mulutmu!

Situasi ini seperti di film. Satu pasangan akan mengakui cintanya.

Bu An! Anda dan pamanku pasangan yang serasi.

Kenapa tidak pacaran saja?

Kalian harus pacaran.

Pacaranlah!

- Ada apa di sana? - Teriak bersamaku!

Pacaranlah!

Kau sedang apa?

Kenapa ada kontak fisik di sekolah?

Lepaskan!

Lepaskan tanganmu!

Apa yang kaulakukan?

Apa?

Kau mencengkram tangannya.

Maafkan aku, Nn. An!

Ini tidak pantas di sekolah.

Kenapa tidak boleh?

Karena ini sekolah.

Duduklah!

Tn. Yuan!

Kau membiarkan anak itu melakukan ini?

Tidak.

Jangan mengelak!

Trik seperti ini sering aku gunakan.

Maaf!

Maksudku ...

Kau membuat malu Nn. An.

Kau mencemarkan nama baiknya.

Benarkan, Nn. Li? Ini perbuatan berlebihan.

Lihat, kau membuat Nn. An marah. Sekarang dia pergi.

Lebih baik kau menyerah saja padanya.

Nn. An!

Aku punya daging, paman!

Yang benar saja.

Ini daging buatanku.

Kau tak berhak memakannya.

Ada yang baik padamu, tapi kau mengabaikannya.

Jomblo saja kau seumur hidup!

Dasar tidak berguna!

Paman!

Diam kau!

Jangan panggil aku 'paman'!

Kau sudah membuatku dalam masalah, kau membuat malu Nn. An Ran.

Paman, kau marah karena dagingmu diambil?

Tinggalkan aku sendiri!

Aku takut dengan kelas taekwondonya Guru Ma.

Aku juga.

Guru Ma itu menakutkan.

Apa kau sudah bermalas-malasan?

Kelas dimulai!

Berdiri!

Beri salam!

Salam Pak guru!

Lakukan leg press!

Jangan bermalas-malasan! Kau bisa dihukum.

Lakukan dengan benar!

Tian Xin!

Lututmu, naikkan!

Pandangan ke depan!

Kau pasti malas berlatih. Rasakan akibatnya!

Luruskan kakimu! Luruskan!

Pandangan ke depan!

Luruskan!

Guru Ma!

Aku menantangmu!

Apa katamu tadi?

Aku menantangmu!

Menantang?

Pikirkan baik-baik!

Kau takut?

Tentu, aku takut.

Takut melukaimu.

Bukan urusanmu!

Anak kecil tapi bicara dewasa.

Baiklah!

Akan kuikat tanganku.

Baiklah!

Majulah!

Majulah!

Rasakan ini!

Hebat, kerja bagus!

- Tendangan bagus! - Majulah Lin Qiunan!

Berjuanglah, Qiunan!

Ayo!

Ayo cepat!

Tidak kena.

Berjuanglah, Qiunan!

Dia mengungguli Guru Ma.

Tunggu dulu!

Dia mengalahkan Guru Ma.

Sulit dipercaya.

Aku hanya main-main tadi.

Sudah jelas karena tanganku terikat.

Perhatikan semua instruksi dariku!

Lawan dengan aman!

Lin Qiunan. Lin Qiunan.

Lin Qiunan.

Lin Qiunan, boleh juga kau.

Baiklah!

Ronde pertama bisa dianggap seri.

Di ronde kedua.

Dengarkan baik-baik kali ini!

Jika aku menyerangmu, jangan lawan balik!

Berhenti!

Berhenti!

Berhenti!

Jangan lari terus!

Aku menyerah.

Lenganku bisa patah.

Semua adil dalam perang!

Kepala Sekolah.

Tn. Yuan.

Aku baru tahu kalau Lin Quanan adalah keponakanmu.

Kau benar-benar cerdik.

Kerja sama agar bisa menjahiliku?

Tn. Ma. Dengan segala hormat.

Anda tak seharusnya berkelahi dengan murid lalu kalah.

Siapa yang kalah?

Aku tak bersungguh-sungguh.

Sebagai guru, bagaimana bisa aku ...

Aku tak mungkin bersungguh-sungguh dengan murid

Dari awal, kau tak seharusnya berkelahi.

Kau menerima tantangan anak kecil, betapa kasarnya dirimu.

Aku kasar katamu? keponakanmu saja yang nakal.

Yuan Lai!

Apa kau mengenal keponakanmu dengan baik?

Kau bahkan menempatkannya di kelas Nn. An.

Apa rencanamu?

Kau berusaha mengganggu pekerjaan Nn. An.

Ma Lasong! Jangan bicara seenaknya!

- Tunjuk aku sekali lagi! - Memangnya kenapa?

- Tunjuk sekali lagi! - Baiklah!

- Sekali lagi? - Apa yang kau lakukan?

Coba kalau berani!

Tenanglah kalian berdua!

Kepala Sekolah!

Aku tak mendidiknya dengan benar. Ini semua tanggung jawabku.

Bukan salahnya, Nn. An. Aku yang bersalah.

Pak Kepala Sekolah! Nn. An tidak bersalah.

Ini salahnya Yuan Lai.

Menjauh darinya! Jangan bicara dengannya!

Lepaskan dia!

Diam!

Aku hanya punya satu komentar.

Itu tantanganmu.

Tapi kenapa aku yang terluka?

Tn. Yuan!

Bagaimana caramu mendidik Qiunan?

Menghormati guru. Paham?

Memangnya dia tahu hormat?

Kau juga.

Telur lawan batu. Batunya yang remuk.

Kau ...

Nn. An!

Kami berharap banyak padamu.

Jangan kecewakan kami!

Keluar semuanya!

Kau tetap di sini, Ma Lasong!

Paman, kau baik-baik saja?

Diam kau!

Kau keponakanku.

Tapi, kenapa kau begitu bodoh.

Lihat perut itu!

Apa hubungannya dengan perutku?

Lin Qiunan.

Ini untuk lukamu.

Terima kasih.

Sama-sama.

Kalau begitu, akan kutunjukkan sesuatu.

Wah, imutnya kelinci ini.

Kau suka?

Ya.

Hati-hati!

Boleh aku pinjam beberapa hari?

Tentu, kau boleh meminjamnya.

Sungguh? Senangnya.

Bos! Lin Qiunan ada di sana.

Sampai ketemu besok!

Ya.

Guru! Ijinkan kami menjadi muridmu!

Sudahlah kalian!

Kalian sekarang telah menjadi sahabat Lin Qiunan.

Yay! Keren!

Kita anak gang.

Ya.

Ayo kita namai gang kita!

Bagaimana kalau Avenger Cina?

Aku Iron Man-nya.

Aku jadi Hulk.

Aku jadi Thor.

Aku Po dari Kungfu Panda.

Aku, si Kera Sakti.

Ya, pahlawan nyasar.

Baiklah.

Terlalu kaku.

Ibuku bilang, kita semua keturunan naga.

Jadi, nama gang kita, Kungfu Boys.

Kungfu Boys?

Terdengar keren. Kita Kungfu Boys.

Kungfu Boys.

Lin Qiunan!

Guru datang.

Sampai ketemu lagi, Guru!

Jangan ke mana-mana!

Sampai ketemu besok!

Dasar nakal!

Aku capek menceramahimu.

Kau tahu seberapa besar Guru An terlibat masalah?

Guru An baru saja membelamu.

Jika tidak ada dia, tamat sudah kau.

Menghajar guru? Berani sekali kau.

Qiunan tidak sepenuhnya bersalah. Jangan menyalahinya.

Qiunan, apa kau terluka?

Anak yang baik.

Sampai bertemu besok.

Ya.

Sampai jumpa, Tn. Yuan.

Sampai besok!

Jangan lakukan lagi!

Ya, di sini.

Nanti aku yang cari! Kau diam saja, paham?

Ya.

Penerjemah: Ariel Nugie ..-..-..-..-..-..-..-..

Keluar!

Apa ini?

Kura-kura.

Apa yang salah?

Ini bukan yang aku mau.

Kelinci.

Kelinci apa?

Pura-pura bodoh padaku?

Simpan saja 1 juta yuan itu. Kami berhenti.

Ayo pergi!

Apa yang kaulakukan?

Jika kalian tak menyelesaikan tugas.

Kalian harus mati.

Serang!

Jika kelinci itu tidak ketemu, pacarmu mati.

Paman, minummu terlalu banyak.

Karena aku bahagia.

Aku tahu alasan paman bahagia.

Karena aku mengalahkan saingan cinta paman, 'kan?

Itu rahasia antara kita.

Qiunan!

Dengar!

Kau seorang pria, 'kan?

Ya.

Kau harus mengaku satu hal pada paman.

Apa kau pernah pacaran di Amerika?

Belum pernah.

Oh.

- Pernah atau belum? - Pernah.

Begitu donk!

Bagaimana hubunganmu sekarang?

Kami putus.

Kenapa?

Karena aku tak cukup mencintainya.

Tak cukup mencintainya? Kau tahu apa tentang cinta, anak nakal?

Kau juga sama, dengan Guru An.

Siapa yang berkata begitu?

Kau menolak beasiswa Amerika hanya karena Guru An, 'benar?

Biar kuberitahu.

Aku hanya mencintai satu wanita dan namanya adalah An Ran.

Tapi Ma Lasong tidak mau kalah.

Qiunan.

Terkadang, aku ingin melakukan seperti yang kaulakukan.

Menghajar pria itu.

Ma Lasong!

Kau akan kukalahkan!

Mengenakan jubah putih, rambut putih, dan jenggot putih.

Ayo!

Larilah, Lin Qiunan!

Apa yang kaulakukan?

Surat tantangan?

Lin Qiunan.

Aku tak akan menerima tantangan ...

Dalam 3 hari, di klub taekwondo! Kita lihat siapa yang berhak bersama An Ran.

Yuan Lain?

Jatuh kau!

Ma Lasong!

Kau terlihat keren. Bagai pahlawan di hatiku.

Sungguh?

Sungguh.

Nona An Ran?

Datanglah ke klub!

Kurasa, Yuan Lai dalam masalah.

Kenapa kau yang datang?

Aku menggantikan pamanku.

Kau?

Jangan bercanda! Pergi dari sini!

Suruh Yuan Lai datang!

Guru Ma! Kau takut, 'kan?

Aku takut?

Kau pernah dengar ini?

Anak-anak tidak usah ikut campur masalah orang dewasa.

Suruh pamanmu datang!

Yuan Lai harusnya datang.

Tapi aku Yuan Lai.

Pamanku itu kepala sekolah.

Pergilah!

Jika kau tak menerima tantangan ini.

Kau harus menyerah terhadap Bu An Ran.

Dasar anak tidak sopan!

Mana tata kramamu?

Pulanglah!

- Terima! - Tidak!

- Terima ... - Tidak ...!

Tak akan kuterima.

Terima!

Dengar! Sudah cukup!

Kau harus menerimanya!

Baiklah!

Kau menang!

Yang benar saja!

Hentikan omong-kosong ini, Anak nakal!

Tn. Ma.

Lenganku...

Lin Qiunan.

Kenapa kau menjahilinya lagi?

Aku tidak ...

Anda baik-baik saja?

Sepertinya tulangku patah.

Jadi ini ...

Nn. An.

Bisakah anda..

Mengembalikan topiku?

Mungkin tulangku patah.

Kau terlalu keras padanya.

Nn. An.

Aku kalah.

Kuharap kalian berdua bahagia.

Tn. Ma. Ada apa denganmu?

Qiunan?

Apa yang kaulakukan di sini?

Apa begini caramu melihat cinta?

Kau anggap apa aku ini?

Tidak. Aku ...

Mari pergi dari sini, Tn. Ma.

Terima kasih, Nn. An.

Mereka tukang jahil.

Paman!

Paman ...

Diam kau!

Seberapa jauh kau mau membuat masalahku tambah rumit?

Padahal dulu hidupku baik-baik saja.

Aku punya impian.

Aku punya An Ran.

Sekarang aku tak punya apa-apa.

Semuanya gara-gara kau.

Pergi dari sini!

Kembali kau ke Amerika!

Aku tak butuh medali pahlawanmu.

Aku tak menginginkan proyek musik itu juga.

Aku bukan pamanmu.

Paman...!

Qiunan?

Guru An Ran.

Guru An Ran.

Aku mau kembali ke Amerika.

Kenapa?

Karena aku anak yang nakal.

Kenapa kau berpikir begitu?

Mereka menolakku di Amerika.

Kini aku diusir dari sini.

Pamanku mengusirku.

Qiunan.

Dulu kau pernah bilang bercita-cita ingin jadi pahlawan.

Ya.

Sebelum seseorang menjadi pahlawan, mereka harus bekerja keras dulu.

Terkadang pahlawan tidak diterima oleh orang banyak.

Tapi, pahlawan tidak akan menyerah dan terus berusaha.

Jadi ...

Sekarang kau harus istirahat dulu.

Lin Qiunan!

Lin Qiunan!

Lin Qiunan!

Halo, Nn. An?

Tn. Yuan.

Qiunan ada bersamaku. Tak perlu cemas.

Tn. Yuan?

Jadi ...

Terima kasih.

Ya.

Aku ...

Lupakan! Selamat malam!

Tn. Ma. Ada apa?

Kecut.

Tidak kecut.

Jeruk ini manis.

Hatiku kecut.

Guru Ma!

Guru Ma tidak ada.

Mari kita tanya dokter!

Ayo!

Suster, Guru Ma di mana?

Sudah keluar rumah-sakit.

Ini Dewi Naga.

Prof! Kelinci ini satu-satunya di dunia.

Benar. Lihat kelinci ini.

Dia punya tanda lahir khusus di dahinya. Kelinci ini sangat penting bagi dunia medis.

Kelinci ini bisa menyelamatkan jutaan nyawa.

Tapi, malah dicuri oleh kriminal.

Keberadaannya tidak diketahui.

Kita harus bagaimana?

Kelinci itu ada di mana sekarang?

Di rumahnya Tian Xin.

Baiklah. Kita kembalikan kelinci itu lalu lapor polisi.

Baik.

Apa maumu?

Kau melihat kelinci yang seperti ini?

Orang jahat.

Aku hanya ...

Qiunan!

Siapa kau?

Aku butuh kelinci itu untuk menyelamatkan ...

- Serahkan kelinci itu! - Apa mau kalian?

Kita pergi dari sini! Qiunan.

Serahkan kelinci itu!

Pergilah duluan!

Ayo kita lapor polisi!

Baik.

Apa yang kalian lakukan?

- Lepaskan aku! - Kenapa menculik anak itu?

Masuk!

Kalian hanya butuh kelincinya. Lepaskan mereka!

Pelabuhan No. 4! Bawa kelinci itu! Jika ada polisi, mereka mati.

Paman, lebih cepat lagi!

- Bertahanlah! - Tambah kecepatan!

Paman!

Aku menggunakanmu untuk mendapatkan kelinci ini.

Sekarang kalian yang dicari oleh polisi.

Kelinci ini sangat penting di dunia medis.

Jika aku memilikinya.

Aku bisa mendapat uang banyak.

Kalian berdua memang bodoh.

Qiunan!

Dasar kumir kurus! Brensek.

Lepaskan kami!

Tuan Muda! Anak itu sudah datang.

Qiunan!

Pergi dari sini, tinggalkan kami!

Pergi dari sini, Qiunan!

Pergi dari sini!

Di mana hewan itu?

Lepaskan mereka dulu!

Akan kuberi ini untukmu.

Qiunan!

Anak bajingan!

Tangkap mereka!

Lari, pergi dari sini!

Guru An! Sekarang aman.

Tian Xin! Pergi!

Cepat lari!

Berhenti!

Kita pergi.

Guru An!

Cepatlah! Tian Xin, Qiunan! Lari!

Ayo kita pergi!

Guru An!

Cepatlah!

Guru An!

Cepatlah!

Lepaskan aku!

Bantu aku!

Baik!

Ayo pergi dari sini!

Lin Qiunan!

- Paman! - Lin Qiunan, Tian Xin! Cepatlah!

Cepatlah!

Pergi!

Qiunan! Pergilah!

Paman!

Guru Yuan!

Guru Yuan!

Ayo pergi!

Bawa dia!

Tuan muda! Anak-anak berhasil kabur.

Di mana kelinci itu?

An Ran! Lepaskan dia!

Yuan Lai!

Yuan ...!

Mau berlagak pahlawan?

Jadilah pahlawan!

Bunuh mereka!

Qiunan, ayo pergi!

Aku harus kembali menyelamatkan paman dan Guru An.

Aku ikut bersamamu.

Kau pergi dari sini, panggil polisi!

Pergilah cepat!

An Ran.

Aku menyesal tak mengakui perasaanku padamu.

Dulu ...

Aku menulis lagu tentangmu.

Tapi aku tak berani menyanyikannya untukmu.

Aku takut ...

... kesempatan itu akan hilang.

Nyanyikanlah!

Aku mau dengar sekarang.

Bisakah aku ...

... tetap bersamamu ...

... selamanya?

Qiunan!

Qiunan, tak usah perdulikan kami!

Lari dari sini!

Kenapa kau kembali?

- Pergi dari sini, Qiunan! - Awas!

Qiunan!

- Jangan lawan mereka, panggil polisi! - Lari dari sini, Qiunan!

Anak yang pemberani.

Mau melawanku?

Serahkan saja kelinci itu. Maka nyawamu kuampuni.

Aku tak akan menyerahkannya.

Lepaskan mereka dulu!

Apa kau yakin?

Paman!

Di mana kelinci itu?

Di mana kelinci itu?

Qiunan!

Tinggalkan saja kami!

Tidaaaakkk!!

Nn. An Ran!

Aku datang untuk menyelamatkanmu.

Tn. Ma. Anak-anak?

Guru! KungFu Boys telah tiba.

Waspadalah!

Guru Ma.

Anak-anak!

Serahkan saja semuanya pada Guru Ma.

Kau ...

Bangsat!

Keren!

Serang!

Dengar!

Aku terluka.

Jangan paksa aku! Paham?

Atau kalian akan merasakan akibatnya.

Menyingkir dariku! Dengarkan aku!

Kita bisa ngobrol dulu.

Apa itu sakit?

Rasakan ini!

jatuh kau!

Berdiri!

Majulah!

Tidak, tidak, tidak!

Tidak kena.

Ayolah!

Jatuh kau!

Qiunan!

Serahkan saja kelinci itu!

Tak akan pernah!

Kumis! Jika kau punya nyali, lawan aku!

Mati saja kalian!

Paman! Guru An Ran!

Kau baik-baik saja?

Kungfu Boys itu kegagalan.

KungFu Boys!

Serangan kombinasi naga!

Lin Qiunan!

Maju terus!

Yuan Lai!

Nn. An Ran.

Kita masih hidup.

Kita masih hidup.

Ya.

Kita masih hidup.

3 BULAN KEMUDIAN

Bisakah aku tetap bersamamu selamanya?

Bisakah aku memelukmu dan melindungimu?

Mari kita lihat matahari terbit.

Mari kita tunggu matahari terbenam.

Mari kita bawa semua ...

... impian yang kita miliki.

Bisakah aku keliling dunia bersamamu?

Maukah kau bersandar di pundakku?

Akan kubasuh air matamu.

Kita tunggu hingga fajar berikutnya.

Kau anggap apa aku ini?

Tidak, aku ...

Aku hidup hanya untukmu.

Tak tertahankan diri ini.

Engkaulah keberanianku.

Sepanjang hidupku.

Dulu ...

Aku menulis lagu untukmu.

Nyanyikanlah!

Aku mau dengar sekarang.

Karena engkaulah kebanggaanku.

Para guru, murid, dan orangtua!

Aku hanya punya satu komentar.

Sepanjang tahun karirku.

Mereka murid terbaik yang pernah kutemui.

Orangtua mereka pasti bangga.

Mereka kebanggaan para guru dan sekolah.

Aku yakin.

Mereka akan jadi kebanggan di masa depan.

Beri sambutan hangat pada para KungFu Boys.

Itu anakku.

- Mereka anak yang hebat! - Kau mengajari mereka dengan baik.

Nn. An!

Masih tetap ingin ke Amerika?

Tentu saja.

Tapi aku mau pergi bersamamu.

Tunggu.

Jaga dia dengan baik!

Atau kau akan terima akibatnya.

Keren!

KungFu Boys!

Anakku keren!

Paman!

Kau tahu tentang balapan kelinci melawan kura-kura?

Ya.

Kura-kura menang.

Salah!

Mereka sama-sama menang.

Jadi, versi Amerika beda dengan versi di sini?

Mereka menemukan sungai. Kura-kura membantunya menyebrang.

Itulah alasan mereka menang bersama. Paman berhasil dibodohi.

- Dasar kelinci! - Dasar kura-kura!

Dasar kelinci besar.

Dasar kelinci kecil. Akan kuberi pelajaran!

Jangan hajar kepalaku!

Lin Qiunan!

Aku serius ini.

Tidak!

Ampun!

Qiunan! Jangan pukul kepalaku!

Ampuni aku!

Dasar kura-kura!

Penerjemah: Ariel Nugie IDFL Subscrew.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.