Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
M
Ma
Man
Manu
Manua
Manual
Manual
Manual T
Manual Tr
Manual Tra
Manual Tran
Manual Trans
Manual Transl
Manual Transla
Manual Translat
Manual Translate
Manual Translate
Manual Translate b
Manual Translate by
Manual Translate by
Manual Translate by "
Manual Translate by "4
Manual Translate by "41
Manual Translate by "415
Manual Translate by "415"
Manual Translate by "415".
Manual Translate by "415"..
Manual Translate by "415"...
Manual Translate by "415"...
Mobil itu...
- Ambil mobil itu dan cepat! - Oke!
- Gai! Ambil mobilmu - Baik
Kapan harus ku kirim "X-nya" ke Bangalore?
Oke! Akan siap untukmu jam 6
Artinya kita harus kesana jam 4.
Akan lebih aman jika orang asing itu, Kita lenyapkan,
Bunuh saja...
Tidak-Tidak! Tolong... Jangan tembak kami!
Biar kami pergi
Tolong jangan tembak! Tolong jangan tembak! Tolong! Tidak!
-=- 2 Bulan Kemudian -=- -=- San Fransisco -=-
"CBRI"! Sahamnya jatuh...
...jadi proyeknya akan delay.
Jika maksudmu? Akan ada tenggat waktu?
Ya, Karena "QA" Akan lama.
Tapi Mark? Bukannya kau bilang kita harus utamakan "QA"?
- Ya, Tapi aku tak mengira ini akan lama. - Maaf.
- Lanjutkan - Jadi...
Bagaimanapun...
Aku, Harus kuangkat...
Hei Anil? Apa yang penting? Aku ada rapat / Hei?
Masuk mobil...
Hei?
- Ada apa? - Gadis itu! Stacy!
Sudah 4 tahun kau sendiri,
Kau tak bisa terus begini.
- Anil Tolong? - Hei?
Aku tahu kau hanya...
...sibukkan diri di kantor! Kau putus sudah 4 tahun...
...hingga kini / Siapa Stacy? Aku tak kenal Stacy? Siapa dia?
Saat pesta Ulang Tahunku, Dia menatapmu.
Dia menyukaimu, Kawan!
Makanya sekarang? Kuatur "Kencan buta" denganmu.
Apa?
Tidak!
Ya!
Sekarang...
Dia menunggumu di Union Square. Pergilah !
Aku tahu... Aku tahu ini...Aneh...
Emm aku tahu akan terasa begitu.
Di Pesta itu kau sangat baik!
Dan emm, Kupikir, Kenapa tidak? Mengajakmu kencan?
Oh, Emm.
Apa tak masalah sebut ini "kencan"?
Kau tahu apa?
Aku...
Tak bisa kulakukan.
Maaf.
Kau layak...
...dapat lebih baik!
Pelayan?
Maaf!
Pesan pertama...
Rishi? Aku dan Ayah akan ke Pesta, Makanan ada dikulkas, Panaskan saja ya?
Kami akan terlambat
Oke? Bye!
Pesan ke-2...
Hei Rishi? Kenapa kau pergi?
Stacy itu rekan kerjaku, Dasar kau
Kau selalu begini, Tak menghargai-ku!
Pesan ke-3...
Hai Rishi? Ini aku... Shwetha yang bicara
Apa kabar?
Aku lihat ini kode No. Amerika.
Aku tak tahu jika ini benar no.mu? Jika benar, Ini kamu?
Jika terima pesan ini? Telponlah aku.
Nomor ku...
9949012233...
Bye Rishi !
Halo?
Kau mau ke India?
Hema mengundangku ke acara pernikahan, Aku akan pergi
- Pergi sekarang? - Hmm
Karena Hema? Atau gadis itu?
Apa yang gadis itu mau?
Belum tahu
- Tak tahu? Lalu kenapa mau pergi? - Mama!
Dia bilang ingin bertemu, Itu saja! Hanya itu yang kutahu.
Harus bilang apa ke Ayahmu?
Hadiri undangan Hema.
-=- Beberapa Tahun Sebelumnya -=- -=- Visakhapatnam -=-
Hei Shwetha?
Shwetha?
Kenapa?
- Akhirnya kudapat No. Rishi! - Rishi?
Kudapat dari pakar Laptop itu...
- Dari N.R. kan? - Ya! Dia...
Itu dia ! Dia disana...
Tampak seperti "Bad boy"
Tapi dari penampilan?
Ganteng!
Oke
Hei Apa yang kau lakukan?
Baiklah
- Halo? - Hello Rishi?
Siapa ini?
Nanti kuberitahu "siapa aku"! Apa kabar?
- Maksudnya? - Kau lagi ngapain?
Kenapa harus kuberitahu?
Kau ganteng sedang di Kampus 'kan?
Aku pengagum rahasiamu!
Pegang Burger 'kan?
Kau mengikutiku?
Oh ya! Aku memang mengikutimu
Apa masih ada tempat dihatimu?
Temanmu juga suka aku?
- Sial! - Tawanya terdengar ditelpon!
Oii? Kenapa?
Mentang-mentang kau dari US?
Kau pikir semua gadis akan terpikat padamu?
Untung kita hanya bicara di telpon...
...kalau tidak kau sudah kutampar.
Tak ada yang berani jika sudah didepanku, Paham?
Oh ya? Seperti Tanaman didepanmu?
Hei? Awas saja jika ketemu
Kabur! Kabur! Kabur!
Hei?
Hari ini harus bertemu Dekan, Ayah!
Kenapa dia kesini?
Sial! Tuhan! Tuhan!
Ehh kurasa akan telat ke Bank, Ayah! Nanti kena masalah
Ehh ketemu Dekan-nya, Besok saja?
Perusahaan akan mengerti itu! Pendidikanmu lebih penting.
Sudah kubilang akan kesini, Jangan khawatir, Kubilang ke Kartik...
- Sial! - Hai?
- Ayah? Dia..."Teman Ibadah-ku" - Bukan "Teman Ibadah" Paman!
Aku suka dia.
Ada 3 alasan yang buatku suka...
Pertama? Mental.
Apa? ( Dikira gila )
Maksudku bukan "gila"! Cerdas.
Saat wanita lain menonton Film? yang mereka bahas wajah pemerannya.
Kau? Akting pemeran yang kau bahas.
Bagus !
- Berarti saat di Bioskop waktu itu... - Ke-2 ? Emosi !
Ketaatan, Dalam dua minggu ini?
Kemanapun kau pergi dengan temanmu selalu beribadah...
Dimanapun selalu beribadah, bukan hanya di Kuil Paman!
Di Kampus juga, Bagus sekali!
Dengar!
- Ke-3? Fisik! - Apa? / Haaa !!!
Senyummu manis!
Kusuka wajah marahmu ini, Ada sesuatu dibalik itu.
- Sangat-Sangat Bagus! - Tapi aku tak suka padamu
Kurasa Anda akan jadi Ayah mertuaku! Paman!
Di wajahmu tersirat itu Paman. Sudah kelihatan!
Ngomong-ngomong?
Aku Rishi !
- Ada 3 hal... - Ssttt! Diam!
Ada 3 hal yang buatku tak suka.
1. Jangan bilang ke Ayah aku sering beribadah, Aku tak suka itu!
2. Jangan tarik paksa jabat tangan Ayahku seperti itu.
Aku tak suka itu.
3. Yang paling penting.
Dua minggu ini, Kau mengikutiku 'kan?
Aku tak suka penguntit!
Tapi kau punya sisi baik!
Aku tak suka lelaki yang takut ungkap perasaannya!
Kau berani utarakan.
Bahkan didepan ayahku!
Aku suka itu!
Kejujuranmu kusuka.
No.ku jangan digunakan untuk hal bodoh lagi.
Jika tidak kuambil "Pepper spray-ku"! -=- Semprotan merica tuk membela diri -=-
Ngomong-ngomong?
Aku Shwetha !
Rishi : Hallo Pepper Spray?
Shwetha : Hi Subway
โช Edho laga undhi โช
โช Nee choope korindi โช
โช Manase aaganandhi ninnu chusthe ne priya โช
โช Preme anipisthundhi uuhallo munchesthundi โช
โช Ne chirunavve naa pai โช
โช Chinukalle vaalagaa โช
โช Nuvvenaa o priya na lo sagam โช
โช Prathi kshanam โช
Ini tempat favoritku.
Saat kecil Ibu sering membawaku kesini, Hampir setiap hari, Kau takkan ngerti.
โช Naa jeevitham Cheliyaa... โช
โช Cheliyaa... โช
โช Cheliyaa, Cheliyaa, Cheliyaa... โช
โช Kopam neekodhamma navvese oo bomma โช
โช Na choope neekosam edhure chusthudhamma โช
โช Nee kallalo andham gundello aanandham โช
โช Gaalulo ne thele aalala vasthudhamma โช
โช Endhuko emito emaimarapu deniko โช
โช Enthala vinthaga emaipothondhoo โช
โช Unte ga chilipiga dhagudumuthalu enano โช
โช Needala nadichi thodu ga nilichi nee โช
โช Venuke nee nunnaa, nuvvenaa... โช
โช O Priya na lo sagam prathi kshanam โช
โช Nuvvenna, o priya needhe kadha โช
โช Naa jeevitham โช
โช Edho laga undhi nee choope korindi โช
โช Manase aaganandhi ninnu chusthe ne priya โช
โช Preme anipisthundhi uuhallo munchesthundi โช
โช Gunde lo ee maunaragaa parestonenne โช
โช Cheliyaa... โช
โช Cheliyaa, Cheliyaa, Cheliyaa... โช
โช Cheliyaa... โช
โช Cheliyaa... โช
Aku mencintaimu.
Kenapa kau mencintaiku? Alasannya apa?
Shwetha? Cintaku tak bersyarat
Tuk "Hubungan" itu penting
Cintaku ini... Seperti janji
Aku janji tuk selalu ada untukmu
Tak peduli bagaimanapun,
Apapun kondisinya.
Waktu kecil kubilang ke Ibu "Aku mencintaimu Ibu".
Sekarang Ibu meninggalkanku.
Saat ku 17 Tahun, Ada anak kecil yang bilang padaku...
"Aku mencintaimu Bu"
Tapi pergi dan cium temanku.
Jika benci "kata itu"?
Lupakanlah!
Dikondisi cinta ini? Aku tak tahu artinya Rishi Aku tak tahu.
Tak perlu mengartikan Cinta, Shwetha!
Rasakan!
Kau kehilangan Ibu...
Tapi cinta ke Ibumu tetap ada 'kan?
-=- Selamat datang di Hyderabad -=-
Hai? Emm...
- Reservasi atas nama Rushi. - Baik, Pak
Hemakka?
Ya, Aku sudah sampai.
Permisi?
Permisi?
Bos? Ada orang.
- Mobil yang ini? - Namaste Pak! Teruskan!
- Cottu? Bawakan teh, - Baik Pak!
- Kartu ID Pak? - ID ya?
ID !
- "Pan card"? Adhar? - Paspor?
Paspor!
Aree Cottu? Batalkan tehnya Bawakan minuman dingin.
8000 rupee Pak! ditambah...
Bensin, Izin lalu lintas
Semuanya 10 ribu rupee.
Bos? Aku hanya mau sewa mobil.
Pas lihat Pasporku kau naikkan harga?
- Aree bukan Pak! - Cottu?
- Buatmu saja. - Aree Cottu?
Taruh di Kantorku.
Baiklah Pak! 2000 rupee saja.
Babu Khan, Pak...
- Kala. - Kala?
Aree Kala Pak! -=- Kala : Hitam -=-
- Senang berjumpa - Babu Khan Kala, Mari Pak...
Silakan Pak...
Bukannya apa-apa Pak.
Untuk bertahan hidup disini...
Jika hanya 2000 rupee? Akan...Eh...
Bye Pak!
Aree Cotuu? Taruh kembali minumannya.
Hai?
Hai Rishi?
Duduk.
Apa kabar?
Eh, Wajahmu?
Ini...
Shwetha?
Hei?
Kau...
Kau baik saja ?
Apa kabar? Dokter Sahib?
Aku tak buka tempat praktek
Aku seorang N.R.I. Ada "Form investment" disana.
Kau lahir di Amerika, Tak sulit bagimu.
Hmm...Benar.
Jadi? Emm...
Punya keluarga?
Punya,
Keluargaku? Ibu-Ayah...
2 teman.
Bagaimana denganmu? Ehh Punya anak?
Anak gadis.
- Riya - Waw !
Bagus! Bagus! Bagus! Keluarga bahagia ya?
Shwetha?
Kau masih ingat aku?
4 tahun tak ada kabar tapi tiba-tiba menghubungiku?
Aku butuh bantuanmu!
Apa?
Hari itu hari pertamanya sekolah.
Kami sudah terlambat satu jam.
Awalnya dia tak mau ke sekolah.
Pelan-pelan ku nasehati agar dia mau pergi
Akhirnya bisa kuyakinkan.
- Kita pergi? - Hmm.
Riya? Kau tak mau sekolah karena tak ada yang kau kenal?
Hmm
Di sekolah kau akan dapat banyak teman
Ini hari pertamamu.
Jangan khawatir.
- Pasti akan lancar. - Hmm
Riya itu gadis yang sangat baik dan pemberani, Oke Nak?
Masih takut?
Bonekamu kau bawa?
- Bawa. - Ambillah Bonekamu.
Halo?
Dalam sekejap hidupku berubah
Putriku diculik Rishi!
Rishi?
Bisa bantu aku temukan putriku?
Kumohon Rishi?
Aku butuh bantuanmu.
Aku tinggalkan India karena kau, Shwetha
Aku kembali ke India karena kau.
Haruskah kumarah karena ini ?
Atau turut bahagia untukmu?
Atau larut dalam sesal?
Kau menghubungiku karena Anakmu diculik Shwetha?
Badai ini membelengguku
Hari demi hari kucari Riya dan terus berharap, Tapi tak ketemu Rishi!
Tak ada yang menanggapi, Tak ada bukti, Tak ada yang membantuku.
Aku tak bisa begini, lalu kuingat kata-katamu.
Aku janji tuk selalu ada untukmu. Tak peduli bagaimanapun, Apapun kondisinya.
"Cinta kita" segalanya bagiku Rishi.
Semua masih kuingat
Kata-katamu buat kuberani, Buat kuberharap.
Makanya kupikir untuk menghubungimu.
Aku butuh bantuan tuk temukan Riya.
Aku bukan egois Rishi, Aku sudah depresi.
2 bulan ini aku seperti orang gila!
Kutanya Teman, Tetangga semua bilang tak kenal.
- Kau kenal putriku 'kan? Namanya Riya! - Tidak Ma'am!
Aku tak kenal Madam...
Tak pernah kulihat.
Sampai kulapor polisi.
Berkali-kali ku balik ke kantor polisi
Apa sudah ada informasi?
Berapa kali harus kubilang? Tanya saja ke ACP!
Bahkan Kartik-pun tak bisa berbuat apa-apa.
Kartik bagaimana? Riya dimana?
Tak ada yang bisa bawa Riya kembali.
Hanya kau harapanku Rishi!
Polisi menyelidiki?
Kemarin mereka menelponku dan bilang penyelidikan akan dihentikan, Rishi!
Mereka bilang : "selesai"
Atasanku bilang tuk hentikan penyelidikan ini, Tanda tanganlah.
Apa?
Kenapa dihentikan, Shwetha?
Ya, Madam? Apa kabarmu?
Sudah ada Informasi?
Hanya Informasi tentang "perayaan Kano".
Maksudku, Apa ada Informasi baru soal anakku?
Kasusnya telah ditutup Madam!
Dan kau mau cari Informasi baru di sini?
Permisi?
Kau bicara soal "kasus"? Dia kehilangan putrinya.
Halo?
Kau siapa?
- Teman ! - "Teman" maksudnya?
Teman dari keluarga
Dengar? Madam...
Kami tak berkewajiban berurusan dengan teman keluargamu.
Kami tak bisa temukan putrimu. Sudah kami cari kemana-mana tapi tak ketemu
Apa ini? Itu kerja kalian.
Halo? Ya Salnu, Bicaralah...
Hei !
Tanpa izin, Buka berkas itu pelanggaran!
- Jay? - Pak!
- Berkas ini simpan ditempatnya! - Baik Pak!
Dengar Bos !
Urus saja pekerjaanmu, Pekerjaan kami biar kami urus.
- Pak? - Ya Mohan?
- Madam memanggil. - Aku kesana.
Dunia bisa lupakan Riya tapi aku tidak.
Dia putriku Rishi.
- Ada Foto Riya? - Hmm.
Ini.
Apa belakangan ini kau punya musuh? Teman, keluarga?
Masalah bisnis misalnya? Masalah uang?
Aku tak pernah punya musuh.
Di telpon-pun tidak, setelah penculikkan.
Dan kartik?
Setiap waktu dia bekerja.
Sampai tak ada waktu untuk kami
Biar kubicara dengan Karthik.
Karthik tak mengenalmu!
Aku tak cerita.
Saat kejadian kau kenali wajahnya?
Mereka pakai topeng Rishi!
Kepala-ku juga dipukul, Hingga pingsan.
- Bagaimana sekarang? - Jika kutahu harus berbuat apa?
Sudah kulakukan Rishi !
Takkan meneleponmu.
Apa ini maksudmu?
"4 tahun" Tak ada telpon? Tak ada SMS?
Dia menikah lalu pergi.
Saat anaknya diculik baru menelponmu?
Ini soal Shwetha, Bukan orang lain.
Dengar, Rishi? Kau bukan Superman.
Ini tentang penculikkan !
Shwetha saja dipukul,
Jika kau dipukul? Dibunuh?
Situasinya juga harus kau pikirkan
- Kau tak paham situasinya disini... - Apa perlunya?
Apa dia peduli padamu?
Apa 4 tahun ini dia peduli padamu?
- Anil? Ini... - Sudah Rishi! Cukup!
Jika kau tak pulang saat penerbangan berikutnya, Kubilang Ayah-mu.
Ya ! Akan kupesan tiket pulangnya ke Astechis
Paham 'kan? Itu saja.
Pak?
- Ya? - Paspor Anda.
Oh ya.
- Pak? - Terima kasih Pak!
Babu Khan?
Ini kunci mobilmu...
- Cepat sekali? Sudah mau pulang? - Ya.
Sebentar.
- Ini uangmu - Hehe Tak usah Pak!
- Thanks - Terima kasih Pak
Mari Pak! Kuantar ke Bandara.
- Tidak, Tak apa. - Aree?
Ayo Pak!
Aku juga mau kesana, Kuantar!
- Ayolah Pak! - Terima kasih
Kenapa Pak?
Apa ada masalah?
Masalah uang ya?
"Wanita" ya Pak?
Aku paham!
Dengarkan "Hatimu" Pak!
Hatiku berkata lain, Pikiranku berkata lain
"Hati" yang benar Pak! Takkan menipu.
Dengar Rishi? Kau bukan Superman.
Aku butuh bantuanmu Rishi.
Apa 4 tahun ini dia peduli padamu?
Aku butuh bantuan tuk temukan Riya.
Aku janji tuk selalu ada untukmu, Tak peduli bagaimanapun.
Putar balik Babu Khan.
Pak?
Balik ke Hotel, Cepat!
Oke Pak!
Halo Anil?
Belum bisa ke Amerika sekarang.
Tak bisa kutinggalkan.
Aku sudah janji, Akan kutepati.
Beri tahu saja ke Ayah.
Aku pernah menjauh, Tapi takdir membawaku kembali.
Tak tahu yang akan terjadi? Atau kenapa ini terjadi?
Akan kucari tahu...
Karena dia ingin bertemu? Aku datang !
Dia minta bantuanku? Akan kutemukan putrinya !
Ku yakin...
Hidupku 'kan berubah !
-=- KSHANAM -=-
- Hai? - Ya?
- Aku ingin bertemu Kepala Sekolah! Tolong? - Sebentar
Namamu Pak?
- Ya, Pak Rishi? - 2 bulan lalu terjadi penculikan disini.
Murid disekolahmu
Penculikan?
Kapan itu?
11 Juni...
Di depan sekolah, Ibunya diserang, Anaknya diculik.
Tak pernah dengar, Tak ada kejadian begitu.
Tak pernah dengar?
Ibunya memberitahu-ku!
Polisi juga menyelediki. Masa' tak pernah dengar?
Disekolah ini...
Di sekolah ini, Tak ada kejadian begitu.
Kau salah Informasi mungkin.
Tapi kenapa tanyakan ini padaku?
Kau siapa?
Aku...
Anakku ingin kusekolahkan disini.
- Tapi setelah kudengar ini... - Itu hanya rumor.
Keselamatan anakmu terjamin disini ! Tak perlu khawatir.
Tak perlu khawatir bagaimana? Anak itu diculik ! Dia hilang !
Ini Fotonya.
Namanya Riya
Dia bukan murid disekolah ini, Kurasa kau salah Sekolah
Dia manis sekali, Apa benar dia diculik?
Halo?
- Permisi? - Ya, Ji? Bagaimana?
- Permisi? - Ya?
2 bulan lalu didepan sekolah itu terjadi penculikan.
Apa kau tahu sesuatu?
Kau siapa?
- Ibunya dipukul depan sekolah... - Polisikah?
- Hei Security? - Pak!
- Usir dia. - Oke Pak!
- Permisi? Aku bicara denganmu. - Hei?
Pergi dari sini.
Pak? Pergilah Pak! Tolong Pak!
Pergilah Pak! Tolong? Tolong Pak!
3 hari ini aku ada "Perjalanan Bisnis", Jika butuh apapun? Telpon-lah Bobby.
Oke Kartik
Suara apa itu? Kau dimana?
Aku berdiri di Balkon, Hanya cari udara segar.
- Shwetha? Berapa kali kubilang jangan di balkon? - Kartik! Tolong?
Masuk kedalam, Shwetha cepat masuk!
Sekarang!
Rishi? Tadi...
Aku ke sekolah bertemu "Kepala Sekolah" Shwetha!
Kepala Sekolah bilang tak kenal Ria.
Katanya bukan murid disekolahnya ! Apa benar dia tak pernah lihat Riya?
Apakah mungkin? Dia sekongkol dengan penculik disekolah itu?
Orang tua murid lain? Apa ada yang melihatmu?
Dalam urusan ini semuanya sembunyikan kebenaran
Shwetha? Ada foto Riya yang lain?
- Tak ada. - Dari mana saja
Di Ponsel, Facebook? Apapun?
Teman saja kutak punya
Lupakan Facebook, Kartik bahkan tak izinkan itu.
Katanya aku tak boleh punya itu
Shwetha? Aku hanya tanya soal Foto.
Tak ada lagi Rishi !
Tak ada foto yang dipajang?
- Bobby datang Rishi! - Bobby?
Tolong kau harus pergi !
Tolong? Pergilah!
Dia saudara Kartik, Rishi Nanti bermasalah.
Tolong Pergilah! Tolong?
Siapa tadi?
Saudara-ku mintaku mengawasimu
Semalam? Aku pergi ke pesta, Ada Orang Rusia yang beri-ku "MDMA".
Itu mengacaukan pikiranku.
Jam 4 pagi! ku pakai lagi, pakai lagi.
Sangat nikmat !
- Mau coba? - Mau kutelpon Kartik?
Bukankah,
Dia juga pernah "pakai" ? Hahaha...
Maaf ! Maaf ! Maaf !
- Bobby? / Hei-Hei! Hei! - Keluar sekarang! Tolong?
Maaf !
- Keluar dari sini sekarang ! - Ho! Oke...
Cepat!
- Maaf ! Maaf ! - Bobby? Pergi sekarang!
Rahasiakan ini ya? Aku ini?
Kakak iparmu.
Ya 'kan?
Kartik ada urusan bisnis di Dubai,
Adiknya disuruh mengawasiku
Makanya tadi dia ke sini.
No. Telepon Bobby? dan Alamatnya ada Shwetha?
Tak usah khawatir
Aku mau menyelesaikan masalah! Bukan membuat masalah.
Permisi?
Apa kau kenal Shwetha? dan Suaminya Kartik?
- Lantai 15 ya? - Ya
- Eh, Kapan terakhir kau lihat putrinya? - Putri mereka?
Hmm.
Kurang tahu! Lantai Apartemen-ku di atas mereka
Oke! Terima kasih!
Tapi, Kau siapa?
Darimana...
Halo?
Bobby?
- Ya. - Eh
- 2 bulan lalu ponakanmu diculik... - Hei? Kau siapa?
- Polisi ya? - Eh
Reporter! "Times of India"
Heka?
Rishi? Pernikahannya jam 8 malam, Kau ingat 'kan?
Dimana?
Kau nginap dimana? Rishi?
- Rishi? - Ya?
- Marriott ! - Oh
- Bagaimana? - Bagus, Nyaman!
Hekka?
2 bulan lalu di "Jubilee Hills" Terjadi penculikan anak.
- Apa kau tahu? - Diculik dimana?
Di depan sekolah, seorang gadis kecil
Tak pernah kudengar!
Harusnya beritanya sudah masuk di TV,
Kau tahulah bagaimana wartawan di India
4 Tahun lalu dia tinggal di India. Kuliah dijurusan medis.
Setelah itu dia pergi, Tak balik lagi.
Ini pertama kalinya dia balik lagi ke Hydrabad.
Cinnu masih kecil saat itu ! Ingat?
- Ya, sekarangpun masih kecil. - Huh!
Katakan Rishi? Kenapa setelah lulus kuliah medis Kau pindah ke US?
Halo? Halo Yarr! Kau dimana?
Kau akan kembali 'kan?
Idiot? Aku ke US ingin bicara ke Ibu-Ayah tentangmu.
Shwetha?
I love you...
Tak mau dengar "kata itu"? Hmm?
- Ayah sudah menelpon! Bye! - Shwetha? Kau...
Masuk ke mobil
Kenapa kesini?
Shwetha masuk ke dalam.
Tunggu sebentar Shwetha!
- Kami saling mencintai Pak. - Sudah kubilang Aku tak suka padamu.
Kau tak mengerti?
Dengar ini Rishi!
Kau tak kusetujui.
Takkan pernah kusetujui.
Perilakumu tak baik.
Didepanku? Kau bicara tentang Fisik anakku...
Kutak suka !
Didepanku? Kau tarik tangan putriku
Kutak suka !
Kau besar di Amerika 'kan? Kau tak tahu arti budaya kita
Ibu-Ayahmu tak ajari itu.
"Masalahnya" kau tahu apa Pak?
Kau melihat sebelah mata.
Yang Kubilang kusuka senyumnya
Kurasa tak ada yang salah dengan itu,
Bicara soal perasaan? Bukan kejahatan,
Pada dasarnya mencintai bukanlah kejahatan Pak!
Kau lihat aku pegang tangannya.
Tapi kau tak lihat, disaat itu dia terlihat bahagia Pak!
Dia bahagia, Tangannya kupegang.
Shwetha dan aku bisa saja hidup terpisah Pak!
Tapi takkan bahagia
Jadi, Tolong?
Jangan hentikan kami.
Shwetha telah kujodohkan dengan orang yang kupilih
Baru akan kuberitahu,
Hal ini telah kuputuskan
Mungkin latar belakangnya tak seperti kau Rishi.
Bahkan Orang tuanya sudah meninggal
Tapi dia Mandiri! Sekarang dia membantuku di bisnisku.
Pernikahan Shwetha telah kuputuskan.
Sekarang? Pergilah...
Mau menikahiku?
Pikirkan itu !
Rishi?
Ini sari Ibuku.
- Tapi ayahmu? - Setelah menikah, nanti kuberitahu Rishi.
I love you...
Kawan? Mau Bulan madu dimana?
Belum tahu
- Apa Shwetha Hamil duluan? - Hei?
Ada pernikahan dini disini. Are-re-re...
- Siap? - Hmm!
Ayo.
- Rishi? - Hmm?
Aku ingat yang kau bilang...
...soal Ibu, soal Cinta.
Aku "merasakannya" Rishi.
Aku benci kamu.
- Kawan? - Ya?
Ada apa?
Hari baik tuk menikah baru akan datang dua hari kedepan, Babu!
Kami akan menikah di depan Dewa.
Kenapa harus ditentukan hari baik? Apa beribadah harus menunggu hari baik?
Maaf Babu!
Shwetha?
- Hmm? - Telepon!
Halo?
Ada apa? Shwetha?
Hei! Shwetha?
- Kau tunggu di sini - Hei?
Jangan tutup telponnya, "Diagnosis Dokter" mau kudengar!
Oke !
Ayah?
Kanker stadium 4.
Mereka tahu dulu ada yang salah
Tapi tak terdeteksi.
Jika 6 bulan lalu terdeteksi katanya takkan berbahaya.
Shwetha?
Apa ini?
Halo?
Halo! Kau dimana?
Ya! Aku kesana...
Hekka?
Hekka?
Permisi? Dompetmu jatuh.
Permisi?
- Aku ingin bertanya - Pak, Kau...?
- Disana 2 bulan lalu... - Pak? Kau tak dengar kata kami ya, Pak!
Sekarang ceritakan ? Soal penculikan didepan sekolah itu.
Aku tak tahu Pak!
Ada rekaman-nya?
Jam 08.30
- Kenapa terpotong? - Pak!
08.32 - 11.45? Kenapa terpotong?
Apa yang terjadi saat itu?
Penculikannya, Pasti disaat itu.
Tak tahu Pak! Ada Polisi lain pernah kesini
Atasanku ketakutan. Dan memintaku keluar.
Setelah itu, Aku tak tahu Pak!
- Dimana video Full-nya? - Ada di...
- Disimpan... - Cukup! Ambilkan
Backup rekaman tiap bulan? Dikantor Atasanku, Pak!
Jika kumasuk tanpa izin? Aku akan dipecat!
- Tak bisa Pak! - Aku butuh video itu.
Kau butuh uang berapa?
Pak, Apa kau benar polisi? Haa?
Kenapa?
Polisi? Tapi coba menyuap? bukannya tak boleh? Pak!
Video?
Mana No.mu Pak? Akan kucoba.
Ada rekaman hari sebelumnya?
Bobby?
Halo Rishi?
Saat Polisi menginvestigasi Apa pernyataan Bobby diambil?
Kurasa, tak diambil Rishi
Kita butuh pernyataan Bobby! Mintalah ke polisi pernyataannya!
Ada apa Rishi?
Sekarang, Yang kupunya hanya "pertanyaan" Shwetha! Nanti kukabari.
Percayalah!
- Hmm / Halo Pak! - Hmm?
Hai?
- Hai? - Aku Ganesh!
Hai Ganesh?
- Bagaimana Hyderabad Pak? - Sangat bagus!
Kota baru bagiku, sedang beradaptasi.
Pak? Ini Srinivas Reddy, Asisten anda.
- Reddy? - Halo Pak?
- Pernah dengar tentangku Reddy? - Tentu Pak! Anda baru diKota ini.
- Apa lagi yang mereka bilang tentangku? - Maksudku...
Reddy? Aku dikota baru? Aku humoris? Tak dengar selain itu?
- Kabarnya kau agak beda Pak! - Haa?
Beda bagaimana?
Siapa yang bilang? Siapa orang itu?
- Pak dia... - Mana No.nya?
Pak maksudku...
- Reddy cepat panggil dia - Tolong Pak! / Cepatlah Reddy
- Cchh / Pak? - Reddy?
- Panggil dia. - Tolong Pak?
Pak? ACP memanggilmu, Pak!
Hei? Kenapa nangis? Cengeng sekali!
Siapa yang bilang? Panggil dia! Panggil dia!
Baik Pak!
Kalian berdiri saja? Menunggu di foto selfie?
Ayo masuk
Selamat pagi Ma'am!
Choudry?
Shankar? Beri Choudry Berkas kasus tanah di Madhabpur.
Dan...Sampai jumpa nanti Choudry!
- Good luck dan Selamat datang di Hydrabad. - Terima kasih, Ma'am!
Madam?
Shwetha ingin bertemu.
Hai Shwetha! Masuk-masuk, Duduk!
- Bagaimana keadaanmu? - Aku ingin bicara denganmu.
Lakukan sesuatu, Pak. Akan kukatakan semuanya. Pak!
Kenapa dia Madam?
Tak sanggup menahan lagi Ganesh
Bisa kubayangkan betapa sulitnya situasi yang dia hadapi!
Pasti berdampak pada kondisi mentalnya!
Babu khan?
Kenapa kau ikuti kami?
Stop! Stop!
Sekarang berdiri! Dan berbalik perlahan.
- Dimana Riya? - Aku tak tahu
- Kutanya dimana Rhea? - Aku tak tahu, Siapa itu Riya?
Rishi! Bhai?
Bagaimana Bhai?
Bhai?
- Siapa "Afrika" itu? - Haa?
Siapa "Afrika" itu? Kau kenal Bobby?
- Siapa mereka? - Jangan mengelak Babu khan!
- Aku melihatmu, - Hei, Mereka tanya alamat Bhai!
Kuberitahu
Tanya alamat pakai kasih uang?
- Katakan atau kulapor polisi - Polisi?
Baik kukatakan Bhai! Kukatakan
Temanku Bobby memberi ku sepaket obat
Aku dapat Komisi 10% dari penjualan, Bhai!
Seluruh Departement Polisi dari Mehdipattam sampai Madhabpur dapat bayaran, Bhai!
Tiap tahun !
Semua temanku
Polisi di Kota ini tahu tentang hal ini, Bhai!
Kau orang baik! menjauhlah.
Tak perlu mengancamku.
Polisi saja tak berani mengancamku
Bhai! Menjauhlah
Mengerti?
Menjauhlah Bhai!
Babu khan! Aku ke sini bukan mau mengancammu.
Aku ingin tahu sesuatu.
Hei, Hei? Tunggu! Tunggu! Tunggu! Aree?
- Kenapa kau ikuti kami? - Ikuti aku, Bukan kau
Ikuti, Ikuti aku, Bukan-Bukan kau!
Kenapa?
Bhai sudah kubilang kan menjauh! Kenapa ingin bermasalah dengan mereka? Bhai!
Apa?
Aku upload foto di facebook.
Dia tak suka, Jadi dia mencariku
Dia teman makanku, Ya?
Kau Kala, Aku Kala, Ibu kita berdua Kala, Kala, Kala! Ya? -=- Kala : Hitam -=-
Kita ini saudara, Ah, Ah! Oke?
Stop ikuti kami... Atau kau mati!
Oke!
Kau menang !
Oke hati-hati! Bye...
Pergilah, Kala, Kala. Kita saudara! Ya! Ya!
Hei? Amerika!
Sekarang mereka hanya mengancammu, Senjata mereka itu benaran, penuh dengan peluru!
Pulanglah ke Amerika dan tinggalkan semua ini
Untuk apa kau kesana? Mereka itu berbahaya...pembunuh.
Karena ini!
Pernah lihat anak ini?
Dia diculik
Urus saja dirimu Bhai! Kenapa urus orang lain?
Babu khan?
Kau khawatir padaku padahal kita baru bertemu
Anak ini hilang 2 bulan lalu.
Coba pikirkan bagaimana mental ibunya!
Akan tetap kucari !
Hei?
Halo?
- Vasanth khanna! - Kenal aku ya?
- Kau di sini? - Aree?
Sepupumu Hema pesan kamar di sini Yarr 'kan?
Kau yang bilang 'kan? Hotel ini bagus!
Ngomong-ngomong, Ada yang ingin kutanyakan
Ya?
Kau besok? Bisa gabung makan siang?
Bagus sekali!
- Baru datang ya? - Eh, Ya! Ya!
Ayo? ngobrol didalam...
Minuman? Bir? Whiskie?
Aku tak minum
Oh ya?
Tak apa Yarr! Ayo makan sesuatu
Tidak ! Aku baru selesai makan! Terima kasih!
Pak?
Makan malammu
Baiklah! Aku mengerti Yarr! Selamat malam Yarr!
- Halo? - Pak! Dimana pak? Fotonya akan kumuat
Aku kesana
- Halo? - Halo?
- Ya Shwetha bicaralah - Rishi apa ini?
Apa yang kau lakukan? no.mu kau muat?
Harus dilakukan Shwetha!
- Rishi? Jika Kartik tahu - Ini tuk temukan putrimu, Shwetha
Rishi? Aku akan bermasalah!
Dengar aku Shwetha! Dengan begini akan datang Informasi baru
Kebenaran akan terungkap
Jangan takut
Riya akan ketemu
Akan ditemukan Percayalah..
Sudah ke kantor polisi?
Belum! Aku tak bisa pergi.
- Kartik pulang hari Ini - Ini sangat penting Shwetha
Pergilah jika bisa.
Ganesh?
Aneya? Breaking news!
Baik!
Lihat koran itu
- Halo? - Halo!
Kulihat iklan di koran
Benar hadiahnya 10 juta? cek atau cash hadiahnya?
Dengar?
Jika Informasinya benar kuberi uangnya.
Informasi? Informasi apa?
- Maaf Hekka! - Ada apa?
Maaf ! 2 menit !
- Halo? - Halo!
- Dikoran kulihat berita anak hilang - Informasi itu sangat kubutuhkan
Jika Informasinya benar, Akan kuberi Uangnya
Aku tak butuh uangmu.
Dikoran itu, yang kau muat Foto anakku! Makanya aku menelponmu. Pak!
Bisa kita ketemu?
Kau siapa?
Hei? Pesan dua teh
- Kau kemana? - Aku keluar sebentar!/ Mr. Khana?
6 bulan lalu, Saat Trip keluarga ke Mumbai Dia menghilang Pak!
Sudah kulapor Polisi berkali-kali ku kesana, tetap tak ada hasil
Tetap tak ditemukan
Aku bertanya-tanya, Fotonya kau dapat dari mana Pak?
- Dari semua foto ini? Kenapa kau tak ada? - Aku yang foto dia Pak!
Ada fotoku dengannya, jika kau ingin lihat
- Riya anakmu? - Ya Pak!
Darimana foto ini?
Apa maksudmu pak?
- Siapa yang beri? - Apa?
Riya siapa yang culik?
Dia anakku, Pak.
Pak?
Dia benar anakku, Pak.
- Katakan? - Aku punya akte-nya.
Apa?
Aku punya Akte-nya !
Dia anakku, Pak
Ini akte lahir-nya
Berkas dari Rumah sakit.
FIR dari kantor polisi Mumbai
Riya anakku, Pak.
- Halo? - Halo? Aku Kartik, Suami Shwetha.
Kau yang muat iklan di koran 'kan?
Aku ingin bertemu, Datanglah.
Bisa ke kantorku?
- Halo Pak! Pak? Mau kemana Pak? - Oke! Oke! Aku datang.
Kau buta ya?
Hei? Kain lap?
Itu dia 'kan? Vasanth khanna?
Vasanth khanna, Polisi Lucknow, Kemeja hitam, Jeans Biru!
Itu Dia.
Polisi dari Lucknow, kenapa cari orang hilang di Hyderabad?
Dia polisi! Kita harus hati-hati.
Vasanth Khanna, Sub Inspectur Polisi, Lucknow
Kenapa di Telugu?
Aku besar disini jadi...
Komisaris-mu, seniorku dikampus, Jai Singh Mehra
Kenal?
Ya!
Biar kutelpon.
Ya pak!
Kartik? Apa kabar Yarr? Lama tak ada kabar?
Semua baik Bos! Aku hanya menelpon, Keluarga bagaimana Pak?
Semua baik Yarr!
Baik! Baik!
Ngomong-ngomong, Kau...
Vasanth khanna Kau kenal?
Vasanth khanna?
Kantor Polisi Hazratganj.
Ya! Ya! Vasanth! Dia lagi pergi.
Ke Hyderabad, Ke acara pernikahan.
Baiklah
Mau bicara dengannya?
Oh Ya, Kenapa tidak!
Halo?
- Pak Perdana Menteri menelpon, Pak! - Hmm.
Oh ya! Dengar Kartik? Kita bicara nanti Yarr
Teleponnya terputus Pak!
Kau kenal Shwetha?
Saat di Restoran kami bertemu, Katanya, Riya menghilang dan sedang dicari.
Jadi kubantu dia.
Di Apartemenku kau bertanya ke Srinivas ?
Tak ada Informasi yang bisa kugali dari Shwetha.
Tetanggamu kupikir tahu sesuatu. Makanya kucoba
Kulihat beritanya di koran, Begitu aku mendarat di India
Mr. Khanna?
Entah bagaimana kujelaskan?
- Kami tak punya anak! - Apa ?
- Kami tak punya putri ! - Apa?
Dua bulan lalu, 11 Juni, pagi
Shwetha menyetir mobil dan sempat kutelpon...
Mobilnya dicuri saat kutelpon Dan Dia diserang
Mobilnya diambil secara brutal
Dia terbaring koma, 7 hari !
Sebenarnya kami ingin adopsi anak!
Kami pikir itu akan baik
Dia ingin perempuan, Aku ingin lelaki.
Itulah yang ada di pikirannya. Begitu dia terbangun dari koma?
"Putriku mana? Putriku mana?" Begitu teriak-nya
Dia mulai berimajinasi!
"Trauma" itu kata Dokter!
Siapa itu Riya, Shwetha? Kita tak punya putri.
Buka pintunya Shwetha! Tolong?
Kita tak punya anak!
- Kita punya putri, Kartik. - Shwetha! Tolong?
Awalnya Polisi mencurigaiku!
Butuh sebulan tuk pembuktian.
Akhirnya mereka sadar itu khayalannya!
Kau ingin informasi soal anakmu?
Foto yang kau muat? Baru kukasih minggu lalu.
Mr. Khanna...
Yang dia katakan hanyalah khayalannya ! Tak nyata.
Hanya khayalannya
Semuanya tak benar
Kami tak punya putri sebelumnya!
Sudah kami cari kemana-mana tapi tak ketemu
Jadi itu khayalannya?
- Apa benar yang kau katakan ini? - Coba ingat kembali,
Bagaimana sikapnya?
Apa terlihat normal?
- Tolong pergi, kau harus pergi - Bagaimana kabarmu?
Terima kasih
Mr. Khanna?
Tarik kembali iklan dikoran! Jangan buat hidupnya semakin rumit, Tolong?
- Halo? - Pak? Aku Satpam gedung didepan sekolah
Kudapat videonya, datanglah cepat.
Riya Fotonya tak ada
Di Ponsel tak ada, Di Facebook tak ada, Di rumah tak ada.
Bobby berani kau usir...
Iklan dimuat dikoran kau takut.
Kartik sudah katakan semuanya padaku
Semua yang kau bilang bohong makanya Polisi hentikan penyidikan
Tak ada yang pernah lihat putrimu.
Kepala sekolah tak lihat, Kartik bilang tak ada.
Bahkan di kamera CCTV Putrimu tak terlihat
Dia sembunyi dibelakang saat itu Rishi
Aku melihatnya, Dia ketakutan.
Mereka bukan ambil putrimu Shwetha Tapi mobil ini.
Disana tak ada Riya
Tolong? Percayalah Rishi!
Percaya bagaimana Shwetha?
Di Foto itu kau bilang anakmu?
Ada yang mengaku itu anaknya! Bahkan dia tunjukkan buktinya, Jelaskan itu?
Rishi? Mereka semua bohong!
Jadi kau yang benar? Haa?
Ambil pernyataan Bobby? Kusuruh kau ke kantor polisi!
Aku pergi! Aku pergi!
Tapi mereka? Tak percaya padaku Rishi.
Tak ada yang percaya padaku! Tidak, bahkan Kartik.
Kenapa tak cerita yang sebenarnya?
Percayalah padaku Rishi.
Setelah 4 tahun kau kutelpon
Jika kau tak percaya? Aku tak tahu lagi berbuat apa?
Semua orang menganggapku gila.
- Selain kau tak ada yang percaya - Shwetha? Hentikan!
- Rishi? - Hei?
Kumohon!
Tutup matamu dan cobalah berpikir
Cobalah berpikir, Kumohon!
Aku punya putri!
Kau tetap tak percaya?
Tinggalkan kusendiri.
- Shwetha? - Tinggalkan kusendiri! Tolong!
Apa benar dia punya putri?
Rishi? Tak ada lagi yang percaya padaku
Shwetha? Ini... Tanda ini?
Shwetha?
Shwetha !!!
Manual Translate by "415"...
Apa benar dia punya putri?
Shwetha? Ini... Tanda ini?
Shwetha!
Shwetha!
Hai Rishi?
Aku butuh bantuanmu, Rishi!
Kau tetap tak percaya?
- Ini Dia? - Ya Pak! / Hmm!
Dengar Bos?
Aku sedang banyak pikiran.
Jangan buat kumarah
Jawab saja pertanyaanku.
Pak?
Kenapa dia bunuh diri?
Jawab! Ayo jawab! Kenapa dia bunuh diri?
Reddy, Jam berapa ini?
- Pak! Jam 3 - Lihat?
Secepat apa dia jawab? Tapi kau?
Jawab atau kupukul!
Sekarang katakan?
Saat Istrimu bunuh diri kau dimana?
Aku baru pulang dari Dubai, Pak!
- Reddy? Periksa penerbangannya - Oke Pak.
Kenapa ke Dubai?
Kami punya "Kantor induk" disana.
Kantor Induk atau Istri ke-2?
- Cari tahu, Reddy! - Ya, Pak.
- Jadi saat kau berangkat kau tak tahu? - Tak tahu!
- Reddy? - Pak!
Catat !
Kebohongan pertama!
Saudaramu!
Saudaramu kau suruh mengawasinya! Benar 'kan?
Saudaraku? Saudaraku?
- Saudaraku kesini? - Kau tak tahu?
Kau tak tahu? Haa?
Tak tahu?
Ya 'kan?
Ya 'kan? Kau berbohong
Tak diragukan. Reddy?
Ya 'kan?
Kau tahu apa? Biar kutelpon Pengacaraku!
Letakkan ponselnya
Letakkan ponselnya
Pengacara ya?
Akan kutangkap kalian berdua.
Kutangkap kalian, Tanda tangani itu.
Masukan ponselmu, lalu matikan.
Kau tak berhak bicara! Atau hubungi siapapun!
Kami akan otopsi mayatnya.
- Jika terbukti kau mendorongnya? - Pak? Kau akan dipenjara
Reddy? Ayo..
Pak?
Ponsel Shwetha Pak!
- Lacak Panggilan terakhirnya ? - Oke Pak.
- Cari tahu no.siapa itu Reddy, dan Informasikan. - Oke, Pak.
Reddy? Sudah tahu no. Siapa itu?
- Apa ini? - Kudapat no.nya di Informasi pendaftaran Pak!
Namanya Rishi, Kartu SIM baru
Ada alamat yang terdaftar di no.ini, Pak!
Pak, mau ke alamatnya?
Kenapa tanya lagi? Ku suruh cari 'kan?
Maaf pak
- Apa? - Maaf Pak!
Kenapa Reddy? Kan kau yang cari!
Halo? Halo?
Kenapa nangis?
- Kau pergilah. - Baik Pak.
Kenapa dia?
- Halo? - Halo!
Rishi-nya ada?
Siapa ini?
Kami dari Airtel, No.nya terpilih sebagai pemenang.
Hadiahnya akan kami kirimkan.
- No. Alamatnya? - Tak perlu, tak tertarik!
Halo-Halo? Dengar dulu hadiahnya
3 sari diantar gratis,
2 cincin emas diantar gratis Gelang berlian juga diantar gratis.
Reddy, Masuk mobil.
Wanita gampang ditipu !
Hydebrad digegerkan siang ini, Di Gachibuli terjadi insiden di Kompleks ARK.
Seorang wanita jatuh dari lantai 15 dan mati
Orang-orang di sekitarpun kaget!
Ini bunuh diri atau pembunuhan? masih diselidiki Polisi hingga saat ini
Tapi setelah dengar pernyataan suaminya Polisipun terkejut
Kata Suaminya dia depresi dan menderita gangguan mental
Dokter sedang memastikan hal itu
Kartik berbohong?
Kenapa?
Salam, Pak
- Babu khan, kembalilah besok, Oke? - Bisa kumasuk Pak?
- Ada apa Babu Khan? - Aku berdoa setiap hari Pak!
Agar Tuhan ampuni dosaku Pak!
Dosaku terlalu banyak Pak
Aku jual paket Narkoba dan lakukan hal jahat lainnya
Tapi tak sampai ada yang mati Pak!
Tapi sekarang? Ada yang mati karena hal ini Pak!
Kenapa kau katakan ini?
Hari itu saat kau perlihatkan foto! Jika ku katakan yang sebenarnya,
Shwetha Madam takkan mati, Pak!
Kau kenal Shwetha?
Bukan hanya kenal Madam Pak! Tahu semuanya
Sumpah Pak! Takkan kusembunyikan Pak!
Aku lihat anak itu Pak!
Aku lihat dia.
Bobby Bhai?
- Antar ini ke Mehdiapattam, Pergilah - Baik Bhai !
Uang-mu !
- Kau ingin kami apakan gadis itu? - Ku suruh kalian datang jam 2.
Kau terlalu cepat
Pergilah! Bawa dia kedalam
Lalu kulihat dia Pak!
Bobby! Anak itu?
Jangan beritahu siapapun.
Lalu Madam Shwetha berkali-kali ke kantor Polisi, Pak!
Temanku memberitahuku
Dia tak temukan putrinya, Polisipun tak membantu
Kartik bahkan berbohong
Dia tertekan Babu Khan.
Semua anggap dia gila
Bahkan akupun tak percaya.
- Harusnya kau beritahu dihari itu Babu Khan! - Aku tak bisa Pak!
Lalu kenapa katakan sekarang?
Karena dia mati gara-gara aku Pak!
Riya masih hidup?
Setelah hari itu aku tak lihat lagi Pak! Bobby yang bersamanya
- Telpon siapa Pak? - Bobby
- Ponselnya mati - Pak? Aku tahu Bobby dimana, Pak!
Ayo!
Ayo!
Tunjukkan jalannya
- Oh Tuhan - Siapa itu?
Vashant Khanna!
Mereka membunuhnya,
Mereka pikir itu aku! Kita harus cari Bobby.
Ayo
Sebentar! Sebentar!
Mari Pak!
Halo?
Kalian salah bunuh orang!
- Hekka! - Rishi? Ada polisi disini.
Yang di Hotel itu bukan dia, Kalian tak lihat SMS-ku?
- Mereka tanya tentangmu - Tanya tentangku?
Semua jadi kacau! Kalian salah bunuh orang.
Tanya tentang Insiden bunuh diri
Aku kesana! Aku kesana!
Ayo pergi!
Polisi ke rumah Hekka!
Masalah bertambah Babu khan
Aku sedang dicari, Seolah semuanya berbohong!
Selama Bobby tak ditemukan? kebenaran takkan terungkap!
Kau harus temukan Bobby! Babu Khan!
Bagaimanapun caranya!
- Baik, Pak - Ayo !/ Baik!
- Hey Bruno! - Apa yang kau lakukan disini, Kawan?
- Aku datang, Tuk katakan Rahasia - Apa?
Aku tahu siapa, pembunuh saudara-mu.
Pergi atau kubunuh kau.
- Bobby - Masuk!
Bobby yang bunuh saudaramu
Apa?
Hekka?
Apa kau Rishi?
- Reddy? / Pak! - Punya korek api? / Ini Pak!
Shwetha sebelum meninggal menelponmu.
Kenapa?
Di kartu SIM-mu alamatmu disini, tapi kau di Hotel.
Ada apa?
Halo? Kau?
Kau pikir aku bodoh?
Kenapa dia menelponmu?
Kau pacarnya?
Pacar rahasia atau apa ?
Kartik tahu?
Bagaimana cara kau sembunyikan?
Kau beri uang?
Kau beri dia uang?
Sudah bercinta?
Jika kau tak tahu apa-apa tentangnya tak usah bicara
Pak!
Kau tahu maksud pertanyaanku.
Ya 'kan?
Ya 'kan?
Reddy!
Ya 'kan?
Ayo ke kantor polisi
Lepaskan!
Ayo
- Hmm? - Apa Bobby di dalam?
Siapa dia?
Bobby minta dia kesini
Polisi! Polisi! Polisi!
Hentikan!
Sudah kubilang jangan bertemu disini
Aku sedang sembunyi
Apa yang Babu Khan lakukan disini?
Kenapa kau bunuh saudaraku?
Apa?
- Kenapa kau bunuh Lala? - Apa yang kau bicarakan?
Aku sedikit berbohong!
Dia percaya!
Aku hampir tertawa karena itu
- Tapi tak bisa - Hei!
Jika ku tertawa dia akan tahu aku bohong
Apa?
- Dia bohong. - Aku, Aku katakan yang sebenarnya
- Dia marah padaku - Hei!
Aku bohong padanya dan dia emosi
Dia ingin balas dendam, ternyata dia gila
Jika kau tak bicara? Permainan berakhir.
Sial! Baik!
- Kau berhasil. - Dengar?
Dia, Dia bilang? dia bunuh saudaramu dengan kejam.
- Dia Bohong - Dengan kejam!
Tidak
Saudaraku mati sengsara? Kau mati juga!
- Hei-Hei! / Tenang Kawan! - Jangan tembak! Jangan tembak! / Tenang!
- Tidak! Tidak! - Jangan tembak! Pukul!
Pukul saja dia tapi jangan tembak ya?
- Jangan tembak - Aku sumpah!
Tak kulakukan.
Sialan!
Kau pikir bisa menembakku juga?
Kenapa Shwetha menelponmu?
Madam?
Dia tetap tak bicara, Perlu pakai alat kejut?
Choudry!
Apa yang kau lakukan?
Kenapa kau di Hotel? Shwetha kenapa melompat?
Ahh, Dari lantai berapa Reddy?
- Lantai 15 Pak! Dia lompat... - Ya!
Saat Shwetha melompat kau dimana?
Saat Shwetha melompat kau dimana?
Saat putrinya diculik kau dimana?
Di sini! Sedang makan burger!
Burger enak sekali! Sangat enak!
Jawab pertanyaanku ! Bukan balik bertanya!
Apa itu maksudmu? Putrinya diculik?
Mentalnya bukannya terganggu?
Tahu darimana mentalnya terganggu?
Lihat dia? Bertemu dia?
Berapa uang yang kalian dapat?
Reddy, Kenapa dia berdiri?
Dia mau sok jagoan!
- Aku tak suka ini - Maaf pak.
Hei? Kenapa kau yang minta maaf?
Mau memukul?
- Hei! - Choudry!
Maaf soal itu! Yang dia lakukan : "Tak-Tik polisi". Hanya ingin ungkap kebenaran
Sebelumnya Chaudry tak tahu kasus penculikan itu.
Dia baru dikota ini.
Rishi? Shwetha mati makanya kami mencari tahu,
Kami butuh bantuanmu
Putrinya diculik selama dua bulan
Kalian tak lakukan apapun?
Kasusnya ditutup 1 bulan lalu
Kami tak temukan dimanapun buktinya-pun tak ada
Shwetha dulunya punya masalah dengan mentalnya. / Oh ?
Mereka juga membayarmu?
Ya 'kan?
Apa kau dibayar Kartik?
Rishi? Tolong pisahkan emosi, dan Realita yang terjadi
Kami sudah menyelidiki dengan benar
Shwetha tak punya putri ! Tak ada bukti soal itu
Jika bisa kubuktikan?
Hei? Muntah Reddy? Dia belum mati
Dia masih hidup
Siapa ini?
Bobby! Saudara Kartik
Dia yang tahu dimana Riya.
Bagaimana menjeratnya tanpa bukti?
Ini ada di tasnya, sisanya di dalam tubuhnya.
Bukti ini cukup? Madam?
Apa dia melihat kita, Pak?
Tidak
Jika dia melihat, Dia akan diam Pak! Takkan bicara!
Riya kau sembunyikan dimana?
Tak disini!
Riya dimana?
Aku tak tahu dia dimana.
Dia beri mereka 2 Lakh, Dia akan diam
Di mana anak itu? Aku janji kau akan aman.
Aku akan melindungimu.
Akan kubilang Pak!
Tolong pegang 1 jariku
- Fuck ! - Kau mau ini?
Dia akan membunuhnya
- Bisa kami lakukan pekerjaan kami? - Maka lakukan? Sialan!
Mau macam-macam dengan polisi?
Sial!
- Kau ini... - Chaudry!
Interogasi dia Chaudry!
Riya dimana?
- Pistolnya? Pistolnya? Tolong? - Katakan?
- Tembaklah! / Katakan? - Tembaklah! Tembaklah!
Takkan pengaruh Madam!
Pakai alat kejut saja, Reddy?
- Reddy? - Chaudry? Bisa diam? / Aku...
Madam? Dibelakangmu
- Bobby? - Hei! / Pak? Pak?
- Pak? / Bobby? - Kau tanya soal kasus itu?
- Mau kutembak kalian? - Bobby? / Haa?
Hei, Stop!
Letakkan Pistolnya
- Turunkan pistolnya / Tidak! - Bobby! Dengar aku?
Bobby? Turunkan pistolnya
- Jika tak lepaskan aku, Akan kutembak. - Bobby?
- Bobby? / Akan kutembak - Tenang! / Bang!
Tidak! Bobby! Tarunkan senjatanya
Bobby turunkan pistolnya
Bobby? Tidak !!!
Madam tak bermaksud membunuhnya! Hanya membela diri.
Aku saksi-nya
Aku akan bertanggung jawab Chaudry! Bawa mayatnya ke ruang otopsi
Rishi?
Shwetha mati aku tak tahu! Bobby mati aku tahu
Kartik berbohong aku tak tahu! Tapi Riya menghilang kini kutahu!
Dia akan ditemukan!
Aku sendiri yang akan mencarinya! Akan kutebus kesalahanku padamu!
Reddy?
Rishi? Kita perlu bicara
Secara pribadi
Rishi Bhai?
Aku ke garasi dulu, Permisi Madam!
Kau baik saja?
Tidak!
- Minum? - Ya!
Jadi? Karena putrinya tak ditemukan makanya Shwetha bunuh diri?
Ya
Tapi tak ada yang peduli!
Suamiku!
2 tahun lalu, Kami mengalami kecelakaan.
Dia meninggal di tempat
Aku peduli Rishi!
Kau datang dari Amerika, nginap di Hotel.
Tak mungkin ke Kantor Polisi jika alasannya tak kuat Rishi!
Kau mencintainya?
- Ini Hidupmu, Sialan! - Ini Ayahku, Rishi!
Aku tahu kau mencintainya, Kau terlihat sangat kehilangannya Rishi!
Ini mungkin permintaan terakhir Ayahku
Shwetha dan aku, Sekampus
Aku tak berani bilang "Tidak!"
Hanya bisa bilang "Ya!"
Aku tak punya siapa-siapa lagi selain Ayah Rishi!
Kami awalnya akan menikah
Lalu Kartik?
Lalu aku?
Dua hari lagi aku akan menikahi Kartik
Aku harus pergi!
Shwe-Shwetha? Jangan pergi!
Selamat tinggal Rishi!
- Nyonya? - Hmm?
- Obatnya Nyonya! - Ya
Raju?
Permisi!
- Raju? - Ya Nyonya.
Lakshmi tolong diantar ke Filnagar
- Saat ini dia tak bisa pulang sendiri - Baik Madam
Bye Lakshmi
Maaf!
Jadi?
Riya menghilang makanya Shwetha meminta bantuanku
Tak kutemukan!
Semuanya berbohong!
Bobby, Kepala Sekolah, Afrikans, Kartik, semuanya.
Seluruh Dunia sembunyikan kebenaran
Dunia juga membohongiku Dan akhirnya...
Takkan terjadi bunuh diri jika aku percaya pada Shwetha!
Jika Anak itu ada, Buktinya apa?
Shwetha menandai tinggi badannya
Semua menyembunyikan hal tentang Riya! Tapi yang kutemukan hanya ini!
Riya diculik Bobby dan sekarang dia mati !
Aku butuh bantuanmu
Riya ada dimana, yang tahu hanya Kartik!
Aku tahu dimana Kartik ! Tapi Riya tidak.
Tujuanku bukan Kartik, Tapi Riya.
Kau harus menangkap Kartik
Tak bisa ditangkap jika tak ada bukti Rishi!
Dia akan bebas
Walaupun nanti di tangkap! Dia bisa membayar jaminan
Kita perlu bukti
Beri aku waktu 1 hari Rishi!
Kau sendiri yang memanggilku bicara disini!
Kartik sudah berbohong
Saat sadar dari koma Shwetha bisa mengingatku yang selama 4 tahun tak bertemu.
Tapi penculikan putrinya baru 2 bulan, Dia tak ingat?
Sampai jumpa besok!
Rishi ada dimana? Cepat katakan?
Katakan?
Hei?
Katakan?
Rishi!
Babu Khan?
Babu Khan?
Babu Khan?
- Siapa kalian? - Kenapa kesini?
Ku pikir, Kau yang di Hotel itu. Kubunuh orang di Hotel itu
Hei! Ikat dia.
Babu Khan?
Babu Khan? Bertahanlah!
Hei! Bertahanlah! Babu Khan?
Babu... Akan kubawa ke Rumah Sakit
Babu khan bertahanlah, Babu khan?
Sudah beres?
Dia baru saja pergi.
Konfirmasi saja... Ini foto Rishi!
Maaf!
Kami tak temukan dimanapun buktinya-pun tak ada
Tapi yang kutemukan hanya ini!
- Polisi lain pernah kesini - Kami tak punya anak!
Vasanth khanna sub Inspecture polisi
Aku lihat anak itu Pak!
Sekarang dia mati !
Pak! Pak! Pak? Mau kemana?
- Pak! Mau kemana? - Temui ACP
- Madam tak ada di rumah, - Kemana dia?
Tak tahu, setiap hari Dia sering keluar
Raju? Lakshmi tolong diantar ke Filmnagar
Kenal Lakshmi? Yang kerja di rumah ACP
- Kenal Lakshmi? - Tak tahu
- Apa kau kenal Laksmi? - Tak kenal!
- Kenal Lakshmi? Yang kerja di rumah ACP - Tidak!
Kenal Lakshmi? Yang kerja di rumah ACP
- Yang kerja di rumah polisi itu? - Ya dia. / Ya, Rumahnya disana, Babu!
ACP dimana?
Di Rumah kebun Babu!
- Berikan alamatnya - Baik Babu!
Manual Translate by "415"...
Manual Translate by "415"...
Manual Translate by "415"...
Manual Translate by "415"...
Ayo Choudry! Angkat! Angkat!
Dia anakku, Pak!
Jangan kedalam!
Jatuhkan Pistolmu
Jatuhkan pistolmu Rishi!
Sekarang!
Jalan.
Riya disini?
Riya dimana?
Jangan teriak!
Dia lagi tidur!
Jangan!
Tebakanmu benar Rishi!
Riya ada denganku.
Akan jadi...
...anakku !
Ini tak benar ACP!
Aku tak salah Rishi
Aku suka Riya! Akan kubesarkan.
Kartik yang tak suka!
Dia ingin membunuhnya!
Apa?
Kau tak tahu?
Ini bukan penculikan atau pencurian mobil Rishi!
Ini pembunuhan!
Uang bayaran di bagasi, Anaknya didalam mobil.
Mereka dibayar tuk membunuh
Bagaimana kutahu ini?
Dengar? Aku selesai lebih cepat.
Akan siap untukmu jam 6
Oke!
Kau 2 jam terlalu cepat!
Ada masalah?
Waktu kalian 3 hari! beritahu aku kapan selesai!
Dan Jangan lupa? Aku punya Paspor kalian
Apa itu?
Bukan apa-apa!
Tak ada!
Ibu!
Dia memanggilku Ibu
Jangan tembak
Jangan tembak aku! Akan kujelaskan!
Saat itu ku tahu, Namanya Riya.
Dalam kecelakaan itu bukan hanya suamiku yang meninggal
Tapi juga, Bayi-ku
Rissika, Ritu, Risha, Riya, Riddhima.
Riya! Riya saja?
Putri kami akan dinamakan Riya!
- Dan "Riya yang ini" memanggilku Ibu - Ibu?
Tak pernah kukira dia akan memanggilku "Ibu!"
Setelah itu aku membawanya ke Hotel!
Saat itu kuputuskan! Dia akan jadi putriku.
Sebelumnya kupernah kehilangan anak
Kini kutak mau kehilangan lagi!
Untuk hal ini sudah kuputuskan...
...membunuhpun aku siap
- Riya milikku! - Milikmu?
- Milikmu ya? - Kuselamatkan!
Dan kau bunuh Shwetha!
Haa?
Dia koma, terbaring tak berdaya, tak mampu berbuat apa-apa...
...pikirmu bisa menyelamatkannya?
Apa kau tahu bagaimana perasaan seorang Ibu?
"Fakta" tak bisa diubah ACP
Bisa disembunyikan
Bisa dihapus.
Apa mau-mu?
Aku ingin Riya!
Dia penuhi itu!
Awalnya, Segala hal tentang Riya dimusnahkan
Ke Sekolah menyuap Kepala sekolah
Putriku mati, mereka membunuhnya
Shwetha sekarang terbaring koma
Jika dia bangun tak melihat Riya? Tak bisa kubayangkan
Makanya kucoba ini, Dokter dan polisi akan memberitahunya...
...bahwa kami tak pernah punya Putri
- Ini bukan cara yang baik Yarr - Kartik.
Kau punya solusi yang lebih baik?
Aku sudah kehilangan Riya !
Aku tak ingin kehilangan Shwetha juga!
Tabahlah!
Teman dan keluarganya juga diberitahu hal yang sama
- Kata demi kata! - Namaste Pak!
Semua ini aku yang rencanakan Rishi!
Untuk menutup identitas asli seorang anak? Takkan mudah
- Kita bunuh saja! - Kubunuh orang Nigeria itu
Berbisnis dengan "rasa takut"
Setelah itu? Menutup kasus!
Penyelidikan ini harus ditutup! Buang waktu!
Semua yang menghalangiku? Akan kubunuh
Dengan hati-hati
Ambil Pistolku.
Dengan sistematik!
Kumainkan game!
Manis!
Saat Shwetha koma aku mau membunuhnya
Tapi Kartik ingin menyelamatkan Shwetha.
Kartik?
Kartik?
Begitu dia sadar, Kartik berbohong!
Shwetha?
Riya, dimana Kartik?
Riya?
Siapa Riya?
Kenapa Shwetha?
Riya dimana? Riya dimana? Kartik?
Mainan Riya disini Fotonya disini
Tadinya ada foto Riya
Kartik! Riya dimana?
Riya dimana Kartik? Riya dimana?
Dia mencarinya seperti orang gila
- Riya kau kenal 'kan? - Kau tak punya anak Madam!
Berhenti mencari anak dalam imajinasimu Shwetha! Huh!
Aku tak berbohong!
Aku punya putri!
Yang kau butuh? Bukan Polisi! Psikiater!
Atau pergilah ke Dokter, Hmm!
Melihat apa yang terjadi sekarang? Membuat Kartik senang dan tertawa
Sadis!
Yang sadis bukan Kartik! ACP?
Kau...
Kau tak mau berhenti?
Kau mau mati? Bodoh!
Jangan teriak!
Dia lagi tidur!
Kau pernah takut? ACP?
Kau tahu kelemahanmu?
Yang kau lakukan : Salah!
Saat kumulai bertanya padamu?
Kau ungkap kesalahanmu!
Waktumu berakhir Rishi!
Apa?
Kartik kenapa ingin bunuh Riya?
Itu karena Riya...
...bukan anak Kartik!
Selamat tinggal Rishi!
Rishi? Rishi?
Jadi kau berbohong?
Tapi aku tak habis pikir
Bagaimana seorang Ayah bisa punya pikiran membunuh anaknya?
Apa kau tak punya hati?
Kartik? Hasil pemeriksaan Shwetha semuanya bagus!
Tapi hasilmu?
- Kau mandul - Apa?
Punya anak ke-2 itu mustahil! Kartik!
Memiliki anak? Itu mustahil bagimu!
Apa ?
Aku sudah punya seorang putri!
- Aku punya Putri... - Berarti itu bukan anakmu, Kartik!
Riya bukan anakku.
Aku bukan Ayahnya!
Riya menghilang, Shwetha menghubungimu!
Kau tahu kenapa Rishi?
Hanya kau harapanku Rishi!
Riya!
Rishi?
Rishi! Mau kemana?
Rishi? Tunggu!
- Selamat tinggal Rishi! - Shwe-Shwetha? Kumohon...
Aku mencintaimu
Jangan tinggalkan aku.
Pak?
Siap menemuinya?
Putriku?
Aku pernah menjauh,
Tapi takdir membawaku kembali.
Tak tahu yang akan terjadi? Atau kenapa ini terjadi?
Akan kucari tahu...
Shwetha ingin bertemu?
Aku datang!
Dia minta bantuanku? Kini kupaham maksud semua ini.
Kau siapa?
Hidupku 'kan berubah !!!
Manual Translate by "415"...
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.