Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
RESYNC BY : DENI AUROR@ TRANSLATE BY : guavaberry
Grace? Ada apa?
- Grace? - Astaga!
Setiap bencana dimulai secara tenang.
Yang pertama adalah Grace Summerfield.
Dialah korban pertama.
Setidaknya yang pertama di kelasku.
Sebulan kemudian.. Setengah dari kelasku meninggal.
Aku tidak tahu mengapa aku tidak meninggal.
Ilmuwan kini telah memberikan nama atas wabah misterius yang sangat menular..
Analisis Peristiwa Idotelapati Syaraf. ''IAAN''
Yang dikenal sebagai END atas duka dari orangtua dan keluarga diseluruh Aragata.
Hampir 90% dari anak negeri ini kini telah meninggal.
Rangkaian kejadian aneh tak terjelaskan melibatkan anak yang selamat..
Terus berlanjut diseluruh negeri.
Panggilan panik 911, menjelaskan mobil bergerak sendiri..
Jika kamu mengetahui perilaku berbahaya pada anakmu atau anak disekitarmu.
Tolong segera melaporkan ke CDC.
Sekarang kami sedang siaran langsung kepada Presiden Grey.
- Tuan Presiden? - Tuan Presiden?
- Tuan Presiden? - Apa kamu tahu laporan IAAN?
Ah, ya, aku tahu. Pertama-tama.. Eh..
Aku mau mengucapkan kepada kalian bahwa aku berbicara hari ini..
Bukan sebagai presidenmu tetapi sebagai orangtua.
Sebagaimana kalian tahu, putraku..
Putraku adalah salah satu yang selamat, untuk pertama kali, kondisinya sudah membaik..
Setelah perawatan di rumah sakit, tetapi yang terpenting.
Sudah memberikan keluargaku harapan dan aku meminta kalian,
Aku meminta kalian memberikan anak-anak kalian harapan yang sama.
CBC disini untuk kalian. Kumohon, serahkan mereka kepada perawatan yang anak kalian butuhkan.
Ini bukanlah permasalahan politik. Ini urusan anak-anak kalian.
Ini tentang anak-anak kita.
Kami akan menemukan obatnya dan kami akan menyelamatkan putri dan putra tersayang kita.
- Terima kasih. - Tuan Presiden?
Kejutan.
Selamat ulangtahun, sayang.
Pretimla.
Itu hadiah yang kamu mau bukan?
- Benar sekali. - Ketika kamu 16 tahun.
Kamu bisa memasangkan kunci mobil.
Ini takkan bagus ketika aku berumur 16 tahun.
Tak apa-apa, ibu.
Kamu tidak perlu khawatir tentang aku.
Aku akan baik-baik saja.
Baiklah, waktunya tidur.
Aku menyayangimu.
Jangan khawatir, ibu dan ayah. Takkan ada yang bisa membawaku dari kalian.
- Ibu.. Dimana.. - Astaga..
Bagaimana kamu masuk kemari?
Sayang, apa kamu? Apa kamu tersesat? Apa kamu?
Orangtuamu mengetahui kamu berada disini?
- Mengapa kamu bilang begitu? - Bisa kamu memberitahu namamu?
- Ibu, ada apa? - Aku bukan ibumu.
Ya, kamu ibuku. Kamu dan ayah memberikan hadiah ini sebagai ulangtahunku kemarin, ingat?
Sini, ikut, ikut denganku. Ikut denganku. Baik?
- Kemari. - Ada apa dengan kalian?
- Baik? Tunggu saja disini. - Kita pergi kemana?
Pokoknya tunggu disana. Baik? Tunggu.
Maafkan aku, kumohon! Ini rumahku. Kamu adalah orangtuaku!
Menemukan yang selamat.
Mendekati sasaran.
Tidak. Tidak!
Itu adalah permulaan.
Pemerintah tidak takut atas apa yang terjadi kepada anak-anak yang meninggal.
Atau tempat kosong yang ditinggalkan.
Mereka takut terhadap kami.
Anak-anak yang selamat.
Segera anak-anak takkan tersisa. Dimanapun.
Kamu diantara meninggal atau dikirim ke kemah. MARKAS ANGKATAN UDARA THURMOND
Teruskan, teruskan!
Berbalik, ayo!
- Ayo, cepatlah! Ayo! - Jalan! Ayo jalan!
Jangan mencoba lari! Jangan berbicara!
Jangan melakukan apapun yang tidak diminta!
Jika tidak mengikuti perintah akan dihukum!
Pergilah!
Tetapi berbaring!
Ruby! Ruby! Apa yang kamu perbuat?
Oh, ke sini! Hei! Robohkan dia!
Kalian, ayo jalan! Jalan! Kalian semua! Masuk!
Apa ini rumah sakit?
Bukan.
Namamu, nona.
Ruby Danny.
- Aku tidak merasa sakit. - Sebenarnya, ini bukanlah penyakit.
Kamu selamat dari penyakit. Tetapi kamu tidak sama lagi, sampai kamu sembuh, takkan boleh pulang.
Sekarang, ketika kamu di jemput. Apa tanda warna kamu?
- Warna? - Ya.
Semua anak diberikan koresponden warna berbeda bergantung kepada kelainan mereka.
Yang paling bawah adalah hijau, kepintaran dasar.
Biru memiliki kekuatan telekenetik.
Emas, bisa memanipulasi listrik.
Diatas sini, melewati batas ini. Yang paling berbahaya.
Merah dan Jingga. Tetapi mereka jarang sekali.
Aku yakin kamu tidak perlu khawatir.
Apa kamu pandai matematika atau teka teki?
Karena jika begitu, kamu berada di wilayah hijau.
Ini tidak buruk sama sekali.
JINGGA. HABISI
Jingga! Jingga!
Bunuh dia!
Ini akan baik-baik saja. Aku bisa mengurus ini.
Kembali kemari. Tolong tenang.
Kumohon, hentikan!
Aku hijau! Aku salah satu anak yang pintar.
Ya..
JINGGA HABISI
JINGGA HABISI
HIJAU AMAN UNTUK DIDEKATI
Kamu berwarna hijau.
Di kemah, kami dipisahkan berdasarkan warna.
Hijau, biru, emas..
Tetapi tidak ada warna merah atau Jingga.
Kecuali diriku.
Aku diberitahu bahwa bakat kami akan dipergunakan.
Aku harus memendam bakatku. Dalam kegelapan
THE DARKEST MINDS
6 TAHUN KEMUDIAN
Berdiri dimana saja.
- Secara pelahan.. - Hei, ayo cepat, jalan!
Salah mengingat.
Seperti ini..
Tatap aku.
Tatap aku.
Tatap aku!
Kami tidak seharusnya memandangmu.
Oh, ya. Benar sekali. Ke lubang itu, baik?
Aku sudah mengawasimu untuk sementara waktu.
Kamu terlalu bodoh untuk berwarna hijau. Tetapi setelah hari ini.
- Kami akan tahu kebenarannya. - Itu seharusnya dari bawah.
Apa yang kamu bilang?
Jika kamu mau mengikat sepatumu, dari bawah. Bukan dari atas.
Astaga, kamu pintar sekali.
Ya, seperti semuanya warna hijau di ruangan ini.
Kurasa mengetahui memoles sepatu membunuh sisa sel otakmu.
Mari kita lihat tentang itu!
Lepaskan aku!
Masuk ke sana!
- Melakukan tes frekuensi 7-7. - Di pahami.
Tes frekuensi 1..
Ruby?
Ruby, apa kamu bisa mendengar aku?
Ruby, apa kamu bisa mendengar aku?
Eh, sstt. Tak apa-apa. Hei, Hei, Hei! Kamu baik-baik saja.
Kamu akan baik-baik saja, Ruby.
Apa kamu masih kesakitan?
Apa kamu tahu dimana kamu berada?
- Ya. - Bagus.
Hai. Aku Dokter Barbie.
Tetapi jika ini membuatmu nyaman, kamu bisa memanggilku Cate.
Lupakan urusan dokter.
Kamu tahu, sebelum ini, aku adalah seorang pekerja sosial.
Dan kamu mengingatkan aku seorang gadis yang dulu aku kenal.
Apa yang terjadi kepadanya?
Saat itu aku tak bisa menolongnya.
Tetapi aku mau kamu mengetahui bahwa sekarang aku disini untukmu.
Apa kamu ingat kamu pingsan saat mereka menyalakan suara berisik?
Waktu habis.
Kali ini berbeda.
Aku perlu menjaga dia semalam. Aku mau menguji dia.
Kamu harus melaporkan itu kepada kapten.
MEREKA TAHU KAMU BERWARNA JINGGA MEREKA AKAN MEMBUNUHMU SEKARANG
JIKA KAMU MAU HIDUP, TUNGGU AKU DI RUANG PEMANAS. ANGGAP SAJA SEORANG TEMAN.
Tes dari frekuensi.
Siapa yang tertinggi?
JINGGA Tuhanku!
Beritahu kapten!
Ada penerobosan keamanan! Segera melapor!
Hei, ini. Lepaskan ini, cepat! Kamu baik-baik saja? Ayo cepat!
Bekerja sama.
Penerobosan Keamanan! Penerobosan Keamanan! Penguncian! Penguncian!
Baik, baik, ayo pergi!
Ayo, ayo, ayo, ayo!
Tutupi wajahmu sebanyak yang kamu bisa.
Jika mereka menangkapmu. Mereka akan membunuhmu.
Baiklah.
Hei, aku membawa Dokter Roger bersama denganku.
- Tolong identitas Dokter Roger.. - Ya, aku memilikinya disini.
Dia akan dibawa untuk janji temu
Dokter Roger, aku harus memintamu melepaskan maskermu.
Kapten, menurutku itu bukan gagasan bagus, dia sangat menular.
- Tolong, turunkan jendela belakang. - Kapten.. Menurutku bukan gagasan bagus..
Ada pelanggaran keamanan. Turunkan jendela belakang.
Aku takkan minta lagi.
Dokter Roger, aku memerintahkanmu melepaskan maskermu.
- Paham.. - Kapten..
Sekarang.
Kamu tidak merasa sehat.
Aku tidak merasa sehat.
Periksa pada kendaraan selanjutnya.
Jalanlah.
Tuhanku!
PERHATIAN ANAK-ANAK BERBAHAYA
- Kita berada dimana? - Kita baru saja melewati Harvey, Virgina barat.
Kita akan bertemu teman untuk menukar mobil.
Dimana semua orang?
Kebanyakan orang pergi ke kota besar demi bekerja.
Tidak ada anak-anak, tidak ada beban ekonomi.
Tidak ada anak-anak?
- Berapa lama sampai ke rumah? - Rumah?
- Kamu membawaku pulang, bukan? - Tidak. Tidak. Tidak.
- Tetapi aku cuma mau pulang saja. - Ya, aku tak bisa membawamu pulang.
Disana tidak aman.
Dengar, menunduk. Menunduk!
Aku akan melindungimu.
- Bagaimana? - Pernah mendengar liga anak-anak?
- Tidak. - Kebanyakan orang tidak sadar..
bahwa kemah adalah omong kosong. Karena Gedung Putih terus menutupinya
untuk menunjukan anak-anak pada TV. Termasuk putra Presiden.
Jadi kami membuat rapat untuk membawa kalian keluar dari kemah.
Mereka yang dipertimbangkan skala merah dan Jingga terlalu berbahaya.
Ruby, kamu sangat, sangat langka.
Diantara yang paling kuat, dan terpercaya, mereka yang sepertimu..
- akan.. dibunuh ditempat. - Apa yang kamu akan perbuat?
Jika kita terpisah dan kamu sedang dalam bahaya, aku mau kamu menekan pen ini.
Selama 3 detik.
Ini adalah alat pelacak berfungsi jika kamu mengaktivasikannya.
Dan hanya ditujukan kepadaku. Baik?
Dengar, Ruby, kita berdua tahu seberapa berbahaya diluar sini.
Di suatu titik, akan bagusnya ada yang menjaga dirimu.
Dan sekarang sekarang presiden menyampaikan pesannya.
Kalau aku bisa peduli, kamu bisa peduli.
- Oh, kita berhasil. - Aku tidak pernah ragu.
Tunggu, tadi kalian berdua ada di mana?
- Aku tidak bisa mengeluarkan mereka. - Apa?
Maafkan aku.
Ya, tapi aku harus pergi.
- Oh, ini Bob. - Senang bertemu denganmu.
Kita tidak punya waktu, kami ingin kamu berganti pakaian, oke?
Pakaianmu, sabun, dan yang lainnya, ada di kamar mandinya, airnya sudah menyala.
- Tapi hei, jangan minum airnya, oke? - Ya.
Kembalilah!
Kamu tidak akan pergi ke mana-mana.
Kamu tidak apa-apa?
Ya, aku hanya tersandung.
Hei!
Hei!
Tolong, biarkan aku masuk. Aku tidak bisa pergi ke manapun.
Tidak ada yang bisa dipercaya.
- Tolong. - Ruby!
Tolong, mereka ingin membunuhku.
Itu adalah Jane, aku melihatnya sendiri.
Oke, kita fokus saja mencarinya.
Ruby!
- Ruby! - Ruby!
- Siapa mereka? - Ayo, ayo!
Apa yang terjadi di pom bensinnya, apa mereka melihatmu?
Ya, siapa Ruby?
Aku Ruby.
Ruby Dally.
Apa yang kami bilang kepadamu?
- Jangan ada orang asing! - Tunggu, aku akan mengurus ini.
Aku akan pergi.
- Tunggu, apa kamu dari kemahnya? - Ya.
Mereka membawaku. Tapi aku harus pergi.
- Mereka membawamu? - Buka pintunya, Liam.
Bagaimana kalau polisinya melacak kita? Kamu tidak perlu menambah orang ke daftarnya.
Kita punya banyak masalah di dalam mobil ini.
Oh, jangan bicarakan hal itu.
Maaf karena telah menghina mobilmu.
Tolong biarkan aku keluar, aku minta maaf.
- Kamu tidak akan pergi. - Liam!
Aku William, ini Chubs.
- Chubs? - Charles.
Ya, dulu dia musuhku.
Zu, ada apa?
Itu Lady Jane. Aku sudah bilang, aku melihatnya.
Ayo, kita harus pergi. Ayo, ayo!
Dia mengerikan.
Dia gila, bung.
Ayo, ayo, ayo!
Tolong, kalian harus membiarkanku keluar sebelum ada yang terluka.
- Liam, biarkan dia keluar! - Diamlah.
- Apa kamu bisa menyetir? - Tidak!
Kamu harus menyetir.
Aku akan keluar dan melompat ke arahnya.
- Aku dengar itu. - Ayo, ini seperti mengendarai sepeda.
- Beritahu aku kamu bisa mengendarai sepeda. - Tentu saja aku bisa.
- Ayo! - Jangan sentuh aku.
- Ayo! Ayo. Kamu bisa. - Oke.
- Oke, ayo. - Aku akan mati.
- Terus mengemudi. - Oke.
- Kamu memegangku? - Ya, aku memegangmu.
Apa yang dia lakukan?
- Lebih cepat. - Oke.
Apapun yang terjadi, jangan berhenti.
Rob!
Hati-hati!
Usaha yang bagus.
Ini tidak seperti mengendarai sepeda.
Apa kalian tahu kalian ini apa?
Jangan takut, ini bukan hal yang aneh.
Setuju, ini semua masuk akal.
Begitu juga teori fisika, seperti ladang jagung..
Ya, intinya anak ini pintar.
Menurutmu semua ini hanya untuk pamer?
Karena aku muak mengetahui semua ini.
Jadi, mengapa mereka bersusah payah mengejarmu?
Apa yang membuatmu sangat spesial?
- Mungkin kamu salah. - Kalau kita terjebak, maka kita..
Kalian tidak akan terjebak bersamaku.
Aku akan pulang.
- Tunggu, di mana rumahmu? - Salem, Virginia.
- Hei! - Apa yang akan kamu lakukan?
Kembali ke jalan raya dan mencari tumpangan?
Kamu akan dilacak dan dibawa kembali ke kemahnya.
- Pelacak? - Pemburu.
Seperti Lady Jane yang tadi hampir membunuh kita.
Hei, dia harus mengetahui banyak hal.
Kamu harus ikut dengan kami. Kami akan ke sungai selatan.
Itu adalah tempat besar di mana anak-anaknya berkumpul.
Ada makanan, tempat tinggal, dan aman.
- Ada yang mengawasi. - Siapa?
Tidak ada yang tahu siapa dia, kami mengetahu dia karena dia kabur 4 kali.
Dan dia seorang yang spesial.
Bagus, Liam. Kamu mau memberitahu dia ukuran sepatumu, hewan kesukaanmu?
Makan malam? Bagus, sangat bagus.
Jangan khawatir, kita akan pulang.
Kalau liganya melindungi kita dari orang yang menembaki kita,
apa yang membuat mereka begitu buruk?
Yah, musuh dari musuhku adalah temanku.
Ya, itu tidak akan berhasil.
Wanita yang aku temui, mengambil risiko untuk mengeluarkanku.
Kelihatannya dia orang baik.
Wanita aneh menculikmu dan menurutmu itu tidak apa-apa?
Kamu bergaul dengan orang yang salah.
Seperti kamu mengambil permen dari sebuah van.
Kamu tidak ada di sana.
Dia bilang liganya ingin membantuku.
Dan aku melarikan diri. Tapi bagaimana kalau aku salah?
- Bagaimana kalau.. - Kamu tidak mau bantuan dari liganya.
Oke?
Oke, ayolah bung. Waktunya untuk kelas matematika.
Dengar, kakakku bergabung dengan liganya.
Dia selalu benar, jadi aku juga bergabung.
Mereka menjanjikan banyak hal.
Mengajari cara menggunakan kekuatan kami.
Pertama-tama terhadap benda-benda kecil dan semacamnya
lalu mereka mengajari kami cara mematahkan lengan.
Aku bergabung bukan untuk jadi seorang prajurit, jadi aku pergi.
Dan aku akan mati sebelum aku kembali.
Mereka sedang berperang,
bukankah itu mengharuskan mereka untuk jadi kuat?
Kuat? Ya. Ceroboh dan kejam, tidak. Serahkan itu kepada pemerintahnya.
Tidak ada yang kejam tentang yang dia lakukan.
- Dia menyelamatkan nyawaku. - Untuk apa?
Aku tidak tahu. Aku tidak tahu apa yang terjadi.
Tapi pertama kalinya di dalam 6 tahun, seseorang baik kepadaku,
jadi menurutku mungkin pengalamanku berbeda darimu.
Jadi mengapa kamu melarikan diri darinya?
Liganya bukan temanmu, oke?
Kamu mengambil keputusan yang benar, percayalah kepadaku.
Mengapa aku harus mempercayaimu?
Kamu percaya atau tidak, aku tidak peduli.
Cepat atau lambat kamu akan tahu, yang bisa menolong kita
adalah diri kita sendiri.
Bagaimana kamu bisa kehilangan anak ini?
Kamu hanya punya 1 tugas dan kamu tidak bisa melakukannya.
Sudah jelas kamu punya masalah mengenali mereka, jadi mari kita segarkan ingatanmu.
- Oh.. - Ayo, letnan.
Dia butuh waktu untuk akrab dengan orang ini.
Tidak, tidak, Kapten, tolong, jangan. Aku mohon.
Itu bukan salahku! Kapten, jangan tutup pintunya.
Oh Tuhan, jangan.
Kita harus menemukan anak itu, apapun yang kamu butuhkan,
semua pelacak harus mengejarnya.
Kita akan membutuhkan dokter yang lain.
Kejutan!
Jangan khawatir. Tidak akan ada yang menjauhkanku darimu.
Aku sangat menyesal.
Hei, Ruby. Kamu baik-baik saja?
Apa yang kamu inginkan?
Tidak ada, aku hanya..
- Aku hanya ingin memberikan ini kepadamu. - Bukankah itu milikmu?
Ya. Aku punya yang lainnya. Dan..
Kamu tidak punya. Terima saja, kamu tidak mau kedinginan.
- Yah, ini musim semi, jadi.. - Ya.
Ya, tapi kamu tahu..
Kamu membutuhkannya. Dengan begini, kamu tidak akan mati.
Oh Tuhan, Ruby, ambil saja kaus kakinya agar dia tidak menderita.
Diamlah, Chubs.
Kamu pandai mendekati wanita, Liam.
Kamu harus menyisakannya untukku, kawan.
- Aku akan menaruhnya di sini. - Ya, oke.
- Hei Liam. - Ya.
Terima kasih.
Ya.
Hei Zu, itu hanya mimpi. Kemarilah. Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa. Tidurlah lagi.
Kamu tidak apa-apa, Zu?
Oke.
Aku tidak tahu, aku tidak menyukai pakaian mewah.
- Hei. - Hei.
- Dari mana kamu mendapatkan itu? - Ini bodoh.
Tidak, tidak, itu uh..
Sudah lama sejak aku terakhir kali melihat wanita memakai gaun.
Atau siapa pun yang memakai gaun.
Sepertinya aku harus mengajakmu ke pesta dansa.
Oh, sayangnya aku sudah janji dengan kapten tim sepakbola, jadi..
- Connor Jenkins? - Apa kamu mengarang nama itu?
Bukan, Connor Jenkins adalah temanku.
Beberapa tahun yang lalu.
Nah, kalau begitu, aku akan meninggalkannya.
Jadi menurutmu aku punya kesempatan?
Mengapa kita tidak mulai dengan menghapus tulisan dari van ini?
- Kita lihat bagaimana kelanjutannya. - Setuju.
Jadi kamu selalu membawa gaun ke mana pun kamu pergi?
Tidak, Zu yang memberikannya kepadaku.
Dia menyukaimu.
Hati-hati, dia bisa mengubahmu menjadi bonekanya.
- Kamu memberiku petunjuk. - Kamu juga punya jadwal bodoh itu?
7 jenis cinta.
Kamu harus berhenti menggambar kucingnya.
Apa?
Ini adalah angka, tapi mengapa?
Jadi, mengapa kita ada di mallnya?
Kita harus mencari suplai, kan?
Zu, kamu bisa membantuku?
Ayo berbelanja.
Kamu suka ini?
(keluar)
- Apa yang terjadi? - Aku tidak tahu.
Berhenti!
Hentikan!
Suzume!
Hei, hei. Cuma anak-anak.
Hei, apa-apaan ini?
Kami pikir kau adalah Tracer.
Kami kesini untuk mencari bahan makanan bukan untuk mencari masalah.
Dengar, jangan tersinggung. Maafkan kami.
- Sebagai permintaan maaf kami, malam ini kalian boleh tidur disini. - Apa?
Tapi cuma malam ini.
Kelemahannya dia tidak bisa melacak.
Apa yang kalian lakukan untuk bertahan hidup?
Kami melakukan yang harus dilakukan, apapun yang terjadi.
Tapi kau kenal dia?
- Kenal? - Ya, Slip Kid.
- Tidak, tidak ada yang mengenal Slip Kid. - Aku berusaha untuk menemukan perkemahan ini.
- Sungai barat. - Jadi perkemahan itu benar-benar ada?
Tentu saja ada.
Dimana tempatnya?
Aku tidak bisa memberitahumu.
- Yang benar saja, bung. Ayolah. - Itu dirahasiakan untuk sebuah alasan, kawan.
Jika salah satu dari Slip Kid itu bangun, 100ยฐ/ยฐ rahasia,
tidak mungkin bisa menjaga keamanan semua anak-anak.
Apa kau pikir kita bisa selamat dari ini dengan mengikuti aturan?
Dengar, kita harus memikirkan semua variable.
Kau kuat dan berguna.
Slip Kid akan beruntung jika memiliki kita.
- EDO. - Apa?
- Bung, itu tidak keren. - Apa itu EDO?
Cukup itu saja yang bisa kuberitahu.
EDO.
Tracer adalah musuh terbesar kita, dia bisa menemukanmu dari jarak ribuan mil.
Dan jika mereka menangkapmu, mereka akan membunuhmu.
Tapi pertama-tama, mereka harus menangkapmu.
Gunakan segala cara yang bisa membuatmu tidak tertangkap.
Maka teman-temanmu tidak akan pernah mati.
Kau harus tidur.
Hei, Johnson.
- Namaku Charles. - Hei, Charles.
Apa yang sedang kau lakukan?
Aku takut mereka mau mencuri Betty.
Ngomong-ngomong yang tadi itu keren.
Bagaimana cara kau melakukan itu?
Aku cuma bertanya saja.
Oke, jadi, apa kau sudah tahu apa artinya Hideo?
Aku rasa begitu.
Aku sudah mencoba huruf Yunani, dan mengganti semua hurufnya.
Tidak dapat apa-apa.
Aku sudah mencoba pictograph, dan bahasa Cina tapi tidak mendapat apa-apa.
Kenapa kau membaca terbalik?
Itu tidak terbalik.
Jika kita tidak bisa menemukanmu, kita bisa bertemu dimanapun, kapanpun.
- Sayang kamu. - Begitulah caraku menghubungi orangtuaku.
- Aku mengirimkan pesan. - Orangtuamu pasti mengkhawatirkanmu.
Ayahku dokter, dia suka mengirim pesan rahasia.
Aku yakin semua akan baik-baik saja.
Ayahku detektif, jadi dia menggunakan kode juga.
Kode polisi.
Benar.
Nah, coba pikirkan,
polisi menggunakan frekuensi khusus agar tidak ada yang bisa mendengarkan mereka.
Kau tahu anak-anak yang berumur 17 tahun, bisa mengetahui posisi anak-anak itu.
Itulah kenapa itu tidak berhasil melacak kita.
Dan intinya, EDO adalah frekuensi radio.
Oke, frekuensi terdiri dari nomor.
''E'' itu 5, ''D'' itu 4, ''O'' itu 15.
Tidak berhasil.
O itu lebih seperti 0.
5, 4, 0.
Dapat.
Jika kau bisa mendengar kami, kau tidak sendirian.
Jika kau salah satu dari kami, kau bisa menemukan kami.
Lake Prince, Virginia.
Jika kau bisa mendengar kami, kau tidak sendirian.
Lake Prince, Virginia.
Kita berhasil.
Kerja bagus.
Jadi, belok di persimpangan berikutnya.. lurus terus.
Ke Lake Prince?
Rumahmu.
Kita akan mengantarmu pulang.
Apa kau yakin dengan ini?
Yah..
tidak yakin.
Jadi jika orangtuamu ada disana, aku rasa ini waktunya berpisah.
Ya, aku rasa bagaimana nanti saja.
Jangan menerima permen dari orang asing.
Terima kasih.
Ya.
Sudah 6 tahun lamanya, aku ingin bertemu mereka.
Tapi ketika sekarang aku melihat dari jendela.
Ini semua terasa tidak benar.
Aku tahu, apa yang akan terjadi jika aku masuk ke dalam sana.
Mereka tidak akan mengingatku.
Aku akan menjadi orang asing.
Itu adalah kesalahanku.
Itu akibat dari apa yang telah kulakukan.
Mereka telah kehilangan putri mereka.
Aku telah kehilangan keluargaku.
Tadi kau menjatuhkan ini.
Aku tidak menginginkannya.
Kenapa?
Kini kita bukan satu-satunya yang pernah kehilangan seseorang.
Kita semua pernah mengalami ini.
Jadi ambil ini.
Ini.. apa ini?
Ini hadiah ulang tahun dari ayahku.
Ini benda terakhir yang dia berikan kepadaku.
Dia berkata ''tiuplah jika kau merasa sendirian''.
Hei, kau tidak sendirian.
Dan aku kagum dengan caramu bersikap.
Rasanya penuh dengan kekuatan.
Berat rasanya ketika harus melepas kepergianmu.
Semua akan baik-baik saja, kan?
Benar.
Maaf.
Semua akan baik-baik saja.
Suatu hari nanti kau akan menceritakan semua tentangmu.
Dan aku tidak sabar menunggu ceritamu.
Dan aku sudah menyimpan beberapa Kimchi untukmu.
Ayo.
Kalian pikir kalian bisa lolos?
Sudah kuduga kalian akan menemukan frekuensi itu.
Dan aku tinggal menunggu kalian masuk ke perangkapku.
Katakan, apa kau menikmati pekerjaan ini?
Kau selamat dari 150 bayi, kau seharusnya bangga.
Tapi malah melarikan diri, dan mencari orang untuk membantumu.
Apa yang kau rencanakan?
Memulai revolusi lagi?
Lepaskan saja mereka, dan bawa saja aku.
Dan aku berjanji tidak akan mempersulitmu.
Tawaranmu menarik, tapi dipikir-pikir mereka bisa menjadi jaminanku.
Siapa gadis cantik itu?
Bangun, nak. Ayo.
Jatuhkan senapanmu.
Berikan kuncinya.
Minta maaf kepada Zu.
Maafkan aku, Zu.
Sekarang kau akan berjalan masuk ke dalam hutan itu..
kau akan terus berjalan tidak peduli betapa lelahnya, atau laparnya.
Terus berjalan.
Jangan pernah berhenti.
Jangan pernah.
- Itu harus bersama kita. - Aku tahu apa yang terbaik untuk kita.
- Kenapa? - Karena aku yakin itu,
- aku bisa menyelamatkan kita. - Terlalu berbahaya jika dia tetap bersama kita.
Apa kau tidak sadar? Mereka akan menemukan kita.
Aku tidak peduli, bung. Aku mau dia tetap bersama kita, kau harus mendengarku.
- Tidak, tidak. Ini salah. - Ini tidak salah.
Ini konsekuensinya, kau tahu itu.
- Ini yang terbaik. - Bung, aku tidak mau kita buang saja dia.
Hei, aku akan pergi saja.
Jadi, kalian bisa berhenti bertengkar.
Aku cuma mau bilang, maaf sudah berbohong kepada kalian.
Ruby.
- Ruby! Kami membicarakan Betty bukan kau. - Tasku tertinggal, oke?
Dan untuk catatan, aku sudah tahu kau Orange dan Blue.
Duduklah.
Aku cuma takut kalian akan menjauh dariku.
Tidak ada salahnya menjadi Orange.
Aku tidak bisa mengendalikannya sama sekali.
Aku mencoba untuk menguasainya, tapi itu terjadi begitu saja.
Terkadang itu terjadi ketika kulitku bersentuhan dengan kulit orang lain.
Aku masuk ke dalam pikiranmu,
dan semakin aku mencoba untuk berhenti, semakin banyak kerusakan yang aku buat.
Kerusakan?
Apa itu sebabnya kau tidak mau menciumku?
Ya.
Oke.
Kita anggap masalah ini sudah selesai.
- Slip Kid menunggu untuk ditemukan, kan? - Benar, ya.
- Ayo, pergi. Ayo. - Ya. Ayo.
Hei, Zu.
Kita akan berkemas.
Kita harus pergi.
Kecuali jika kau mau melarikan diri..
- Tidak. - Kau harus menghentikanku.
Ayo.
Aku rasa kita harus melakukan sesuatu untuknya.
Seperti upacara penghormatan, dibakar, semacam itulah.
Dia cuma mini van.
Bukan manusia.
Entahlah Charles, rasanya tidak benar.
Kau itu dipenuhi perasaan negatif.
Lihatlah, kawan-kawan.
EDO.
- EDO. - EDO, bung.
Ya Tuhan.
Oke, ayo lanjutkan perjalan.
Diam ditempat!
Tiarap!
- Hei, kami bukan.. - Diam.
Tahan.
Liam Stewart?
- Benar. - Turunkan senjata.
- Maaf, bung. Aku tidak tahu itu kau. - Tidak masalah.
- Aku pikir kau bersama Josh.. - Tadinya.
Itu membuatmu jadi saudara kami.
Terima kasih.
- Apa kau sedang mencari.. - Sudah ketemu.
Selamat datang di rumah.
Sudah kuberitahu kau...
Kemarilah.
Ini dia.
Kurang lebih seperti ini.
Kalian semua terlihat bahagia di sini.
Ya, kami saling membantu.
Kami saling menghormati perbedaan,
tapi kami semua sama.
Sekarang, ayo. Ayo ke tempat kalian.
Yang benar saja.
Clancy Gray?
Aku sudah tahu kau tidak normal.
Kehidupan baru, benar?
Dan kau pasti Suzume. Hei.
Namaku Stewart.
Kalian telah mendengar aku melarikan ratusan anak dari Caldonia.
Ruby Daly, kau adalah yang terakhir selain diriku.
Aku merasa terhormat bisa bertemu denganmu.
Sebenarnya aku senang sekali bertemu dengan kalian semua.
Kalian seperti legenda.
Jadi selamat datang.
Banyak yang bisa dilakukan di sini dan kami bisa menggunakan bantuan dari kalian.
Persiapkan segalanya untuk mereka.
- Baik, pak. - Bersenang-senanglah malam ini.
Sampai jumpa.
Waw. Ini luar biasa.
Pasti sulit untuk mempersiapkan semua ini.
Ya.
Pasti kau merasa senang, bukan? Maksudku...
seperti Hermione atau Ginny Weasley, bukan?
Yah...
- Memang mereka bersama, jadi... - Ya.
Oh, maksudku bukan...
Tidak. Aku suka mereka bersama.
Ayo kita menari saja.
- Tidak... - Ya.
- Tidak... - Ayo.
Tidak apa-apa, aku tidak akan menyakitimu.
Aku tahu kau bisa membaca pikiranku.
Aku tidak bisa membaca pikiran semudah itu.
- Kau cantik sekali. - Apa?
Aku baru saja bilang, kau sangat cantik.
Clancy.
Masuk saja.
Hei.
Hai.
Ah, Mike tidak memberikanku tugas, jadi dia bilang aku harus menemuimu.
- Jadi... - Kau punya tugas.
- Apa itu? - Kau akan bekerja bersamaku.
Silahkan duduk. Ada sesuatu yang ingin kuperlihatkan.
Ayo.
Aku adalah salah satu yang selamat paling awal.
Mereka memanfaatkan diriku sebagai bahan percobaan.
Berusaha untuk mencari obat yang tidak ada.
Ayah! Ayaku tidak perduli dia yang memerintahkannya.
Ketika dokter tidak bisa melakukan apa-apa, ayahku menganggap aku telah sembuh.
Tidak, hentikan...
Dia tahu aku belum sembuh. Dia tidak mau tahu.
Aku kehilangan keluargaku. Ayah!
Aku kehilangan segalanya.
Tapi kalau dia tahu bahwa kita tidak bisa disembuhkan...
Dia tidak akan berhenti mencoba untuk menyembukan kita.
Kenapa?
Karena dia takut.
Mungkin dia punya alasan yang kuat.
Jangan pernah merasa malu akan dirimu, Ruby.
Aku tahu rasanya sangat menakutkan.
Tidak bisa menyentuh seseorang,
tidak bisa pulang.
Tapi aku bisa mengajarkan cara menggunakan kekuatanmu dengan benar.
Bagaimana cara mengendalikannya.
Atau kau yang dikendalikan.
Dan kekuatanku tidak akan melukai orang?
Tidak, kecuali kau menginginkannya.
Ajari aku.
Semua orang memiliki posisinya masing-masing.
Tanggung jawab, tujuan hidup.
Di tempat ini, kau bisa menemukan hal itu.
Belajar cara untuk mengendalikan kekuatanmu hanya permulaaan.
Belajar menggunakannya untuk sesuatu, itu yang akan kuajarkan.
Kau bisa mengutarakan pikiranmu tanpa berbicara.
Masukkan sesuatu ke dalam pikiranku.
Baiklah.
Fokus. Konsentrasi.
Berusahalah lebih keras.
- Maaf, aku... - Jangan minta maaf.
Ini butuh waktu. Coba lagi.
Baiklah.
Kami semua kehilangan anggota keluarga,
rumah,
masa kanak-kanak.
Kita bisa mendapatkannya kembali.
Dan kita dipertemukan karena sesuatu.
Hanya kita yang cukup kuat untuk membangun tempat yang lebih baik.
Tunggu, tidak ada yang boleh pergi dari sini.
Tempat di mana kita tidak perlu merasa takut.
Tempat di mana tidak ada yang bisa merebut milik kita.
Kau tidak bisa mengendalikan sesuatu yang membuatmu takut.
Rasa takut itu akan selalu menghalangimu.
- Ayo coba lagi. - Baiklah.
Seperti yang kuajarkan.
Tapi pertama, kau harus lebih kuat.
Hanya dengan jalan itu, kita bisa merubah pikiran semua orang,
Kau tidak boleh langsung mencabutnya.
Kau akan memberikan masa depan bagi kami.
Karena itu kita harus hati-hati!
Apa kau lebih suka paprika merah? Aku akan menanamnya.
Kita tidak punya pilihan, dasar bodoh!
Ini adalah paprika hijau!
- Sekarang giliranmu. - Itu sama saja, bodoh!
Dengar, menurutku aku tahu apa yang harus dilakukan.
Dan jika aku...
Kau benar. Kita harus menunggu sampai jadi merah.
Kita butuh asupan vitamin C.
Ya Tuhan.
Ruby, kau masih menahan kekuatanmu.
Kenapa kau sangat takut dengan keadaanmu?
Apa yang terjadi?
Aku tidak pernah memberitahu siapapun.
Tentu saja. Kau tidak punya kesempatan.
Kau tidak bisa menyakitiku.
Tidak apa-apa.
- Bagus sekali... - Kejutan.
Ibu...
Aku bukan ibumu.
Kau membenci dirimu.
Ya. Aku membenci segalanya tentang diriku.
Aku tidak bisa...
aku menghancurkan segalanya.
Aku sama sekali tidak tahu apa yang kulakukan.
Aku tidak bisa memperbaikinya.
Kau memiliki karunia.
Melebihi segalanya.
Aku tidak tahu kenapa kau harus membencinya.
Kita akan mencari jalan keluarnya bersama.
Apa?
Aku tidak pernah bertemu dengan seseorang seperti dirimu.
Seseorang seperti diriku.
Hei.
Bagaimana?
Menegangkan.
- Kalian sepertinya dekat. - Apa maksudmu?
Kenapa kau tidak mengatakan padaku yang sesungguhnya?
Kenapa kau takut padaku?
Ruby, aku tidak perduli jika kau tahu segalanya tentang diriku.
Aku tidak mau kau berakhir seperti orang tuaku.
Tidak, aku tidak akan pernah melupakanmu!
Kau tidak bisa menepati janji itu dan kau tidak bisa menolongku!
Kau tidak memiliki kekuatan itu, kita berbeda.
Liam!
Liam!
Hei.
Jika kau datang ke danau, berarti aku adalah seorang penjahat.
Tidak.
- Ada apa? - Tidak ada.
Kurasa aku hanya merasa agak aneh saat berada di sini.
Ya.
Aku berharap kita semua kembali berada di van.
Aku juga. Tempat ini mengerikan.
Makanan kita diatur, tidur kita diatur,
dan kita dipaksa bekerja.
- Hei. - Apa bedanya tempat ini dengan kamp?
Tidak ada tempat lain yang bisa kita datangi.
- Rumah. - Rumah?
- Benarkah? - Setidaknya aku bisa baca buku.
Ada anjingku di sana.
Orang tuaku.
''Banyak tangkapan bagus, 26 biru, 54 hijau, 12 emas dan satu oranye. Tapi dia milikku. ''
''Aku mengerti. '' ''Apa perintahmu, pak?''
''Saatnya untuk panen. ''
Hei, Clancy.
Aku ingin tahu apa aku bisa meminta bantuan darimu.
Tentu saja.
Oke, jadi aku berharap kau bisa meminjamkan Chubs komputermu.
Untuk menghubungi orang tuanya. Dia ingin berbicara dengan mereka.
- Aku tidak bisa. Maaf. - Dia butuh akses ke...
Dia hanya ingin menghubungi orang tuanya dan memberi kabar.
Maksudku, dia memang tidak menyukai tempat ini. Aku ragu dia akan membocorkan lokasi kita.
Dia tidak bodoh. Dia orang paling cerdas yang pernah kutemui.
- Baiklah. - Benarkah?
Tapi, pertama-tama. Ajari aku.
Apa yang harus kuajarkan?
Aku ingin tahu cara melakukan hal yang kau lakukan pada orang tuamu.
Bagaimana cara menghapus dirimu dari memori orang lain.
Clancy, aku sudah memberitahumu aku tidak tahu caranya.
Aku tahu. Tapi jika kau membiarkanku memeriksa pikiranmu aku akan tahu caranya.
Jika kita tahu bagaimana kau melakukannya, maka...
Mungkin kita bisa tahu bagaimana cara mengembalikannya.
Dan kau akan membiarkan Chubs memakai komputermu?
Ya.
Baiklah.
Bagus.
Baiklah, sekarang pejamkan mata dan pikirkan tentang orang tuamu.
Kembalilah ke malam ulang tahun ke 10-mu.
Tidak apa-apa, mereka tidak bisa melihatmu.
- Hentikan, apa yang sedang kau lakukan? - Tenang saja.
Tidak apa-apa...
Jangan khawatir, kita bisa mengulang semuanya.
Ruby, apa yang kau lakukan?
Tidak ada apa-apa. Aku ingin sendirian.
- Ada apa? - Aku baru saja pergi dari sana.
Apa yang terjadi?
Aku memintamu untuk pergi, kenapa kau tidak mau pergi?
Aku tidak ingin kau sendiri, katakan apa yang terjadi?!
- Hentikan...! - Ruby!
Hentikan!
Apa yang kau lakukan?
Ini aku, tidak apa-apa, Ruby. Aku ingin perlihatkan sesuatu.
Aku akan membunuhnya.
Liam, tunggu!
Kita pergi saja.
- Aku akan menjemput Su. - Baiklah.
- Chubs, kita harus pergi. - Woa...
- Apa aku melewatkan sesuatu? - Kita berempat akan pergi dari sini.
Sudah saatnya.
Di sana.
Ayo, lewat sini.
Lihat siapa yang ada di sini.
Buronan kecil kita.
Cepat pergi!
Liam.
Liam, fokus.
Dia tidak bisa mendengarmu, Ruby.
Clancy. Kau bersama dengan mereka.
Oh, sial. Mereka akan menangkap kita.
Ayo bangun, keparat.
- Bagaimana keadaan ayahku? - Sedang menikmati karyamu.
Aku menangkap mereka untuk tambahan di pasukanku.
Kepung mereka.
Aku menyukaimu, Ruby. Sungguh.
Percayalah ketika aku mengatakan aku tidak ingin ini terjadi.
Aku hanya mencoba menciptakan tempat yang lebih baik.
Bagi orang-orang istimewa dan aku yang memimpin.
Kau lebih memilih untuk itu, bukan?
Jangan!
Tidak ada yang merebut milikku.
Jangan!
Tidak dengan ayahku atau siapapun.
- Apalagi kau. - Hentikan!
Ada apa, Ruby?
Kita bisa memimpin mereka bersama.
Menghukum semua orang yang menyakiti kita.
Sekarang lihat akibat perbuatanmu.
Hei kau, ambil alih ini.
Hentikan!
Mungkin aku bisa memaafkanmu.
- Jangan! - Ini bukan terserah kau.
Kau tunjukkan padaku cara memperbaikinya, aku bisa membongkarnya dan melakukan apa yang kumau.
Berhenti, kau membunuhnya!
Tidak, aku tidak akan.
Aku ingin mereka hidup.
Untuk menjadi sepertimu.
Pergila ke neraka.
Zu, cahaya!
Mari kita pergi dari sini!
Tangkap mereka!
Ra!
- Ayo ayo, ayo pergi. - Tinggalkan aku.
Kau tidak bisa melawannya, aku tidak bisa.
Aku tidak bisa. Zu, pergi.
Zu, pergilah.
Kami akan membutuhkanmu, percayalah padaku.
Sekarang pergilah! Selamatkan sebanyak yang kau bisa.
Ayo, ayo, lewat sini.
Ayo, kita pergi. Semuanya, ayo pergi.
Tidak apa apa, Ruby. Berhentilah melawan.
Aku serius. Biarkan aku renggut semua rasa sedih dan marah itu.
Aku bisa menulis ulang semua isi dirimu untuk lebih baik.
Ruby yang sempurna, Ruby yang aku harapkan.
Aku suka diriku yang sekarang.
Apa yang kau lakukan? Tarik, tarik ke atas!
Jatuh, musuh tidak diketahui!
Dimana Zu?
Mereka sudah pergi. Dengar, ktia harus pergi dari sini.
Pergilah, selamatkan dirimu.
Kita harus pergi dari sini.
Ini tidak sedang terjadi.
Hei, apa yang kau lakukan?
Apa itu?
Ini adalah harapan.
Kau akan baik baik saja.
Cops.
Ayolah Cops.
Ruby!
Kau tidak apa apa.
Kau dengar ada orang orang yang pergi sekarang.
Oh mereka baik baik saja, mereka bersama Zu, mereka aman.
Mereka butuh rumah sakit..
Mereka tidak mau menerima orang seperti kita, ayo.
Kita bisa memperbaiki ini.
Aku tahu seseorang yang bisa.
Sungguh? Tidak, Ruby.
Ya, itu jika kita beruntung.
- Kau tidak tahu mereka seperti apa. - Kau harus pergi dari sini.
Pasukan tidak akan percaya kau, mereka tidak akan membawamu kembali.
- Tolonglah, kau harus pergi. - Tidak.
Keluarga, ingat?
Aku berhutang padamu.
Senang bertemu kau lagi.
Kau akan aman di sini, Delego memiliki rumah ini.
Kami memakainya saat kondisinya merumit.
Cops di rumah sakit, dia dalam kondisi buruk. Jadi jika dia punya kesempatan, disanalah kesempatannya
Jangan panggil dia begitu, kau belum layak.
Charles.
Saat mereka mengizinkan pengunjung, kau akan bertemu dia.
Kau tahu dimana Liam?
Kau harus biarkan mereka pergi.
- Aku tidak bisa. - Liam bukan pembunuh, kau tidak bisa memaksa.
Apakah kau membuat pembunuh?
Aku tidak tahu apa yang Liam ceritakan, tapi kami tidak begitu.
Lalu soal apa semua ini?
Karena sejauh yang aku lihat, kau jauh lebih tahu daripada yang lainnya.
Kami di sini untuk membantumu. Dan mengekspos apa untuk menghentikan Presiden Gray.
Presiden Gray dan anaknya mengoleksi kami sama sepertimu.
Oke, jelas bahwa dia tidak ingin berada di sini.
Oke, jadi mari jadikan kamar ini sesuatu yang berguna.
- Liam tidak pernah.. - Dengar nak.
Untuk selamat, kita semua melakukan hal yang tidak ingin kita lakukan.
Pacarmu bisa membantu kami. Aku melihatnya melempar target seperti boneka keset..
dan setidaknya bersama kami dia berguna.
Kehidupannya akan..
Liam bukan pembunuh.
Liam bukan pembunuh.
- Dan kau keparat. - Aku keparat.
Pergi!
Ruby, hentikan. Aku temanmu dan kau bisa membantu kami.
Jadi tolong hentikan.
- Kenapa Liam pergi? - Dia adalah resiko keamanan.
Dia tahu terlalu banyak soal kami.
bawa aku, aku akan bertarung bersama kalian.
Dalam 1 kondisi, apakah kau tahu Liam kemana?
Tapi jika Liam peduli denganmu sama speerti kau peduli dengannya..
kenapa dia pergi?
Biarkan aku bicara kepadanya.
Hal gila yang kita lakukan semalam kan?
Tempat luar biasa kemana mereka membawamu.
- Ya. - Kita akan baik baik saja.
Pokoknya jangan terpisahkan lagi.
kutahu ini kedengaran Cheesy, tapi..
aku tahu aku tidak bisa hidup tanpamu.
- Kau pikir begitu? - Ya.
Dari aku melihatnya, kau dan aku,
tidak pernah terpisah.
- Aku akan berkisah kepadamu, oke? - Oke.
Saat musim panas di Sheckham dan mengantarkan es ke tempat lainnya juga.
Itu menyebalkan.
Suatu hari pos es krimnya kehabisan es krim.
Dan, apa yang terjadi? Ayahmu bilang..
Hei, mari pergi ke Pantai Virginia.
- Kenapa kau kesana? - Aku?
Yah, karena aku di Bolmington.
Menderita saat musim panas, terpaksa bekerja di bengkel.
Berusaha masuk ke universitas tertentu.
Ibuku tidak bisa berenang, jadi..
dia berkemas lagi selama seminggu dan..
pergi ke pantai Virginia.
Aku tahu ini mengarah kemana.
Dan lalu aku melihat semuanya.
Aku di pantai di hari terakhir.
Aku melihatmu.
Maksudku aku tampak seperti gumpalan bola jelek, tapi..
seakan semua orang menghilang.
dan kau jalan ke arahku.
Kau pakai kacamata hitam besar ini, berbaring.
Dan mendengarkan musik.
Kau sangat luar biasa.
Dan kau tetap senyum dan tertawa di air, tapi..
yang aku inginkan hanya kau.
Apa yang terjadi selanjutnya?
Yah..
Aku bilang padamu bahwa aku mencintaimu.
Biarkan aku selesaikan kisahnya.
Siapa kau?
The Wake.
Jika kau merasa siap kau boleh pergi.
Kalian akan membiarkan ku pergi?
Tentu saja, uang dan ID baru.
Aku tidak mau apapun darimu.
Kau berapa? 16 tahun?
Kau harusnya lebih baik daripada The Wake.
Pergilah. Sebelum kami berubah pikiran.
Liam.
Berhati hatilah.
Kau juga.
Kami siap untukmu.
Dunia akan jadi musuh kamu.
Pangeran dengan ribuan musuh.
Tapi kita tidak perlu terus dalam kegelapan.
Kau mengajari aku yang bisa menolong diri kita adalah kita sendiri.
Jadi aku harus melepaskanmu.
Dan melangkah ke dalam cahaya.
Untuk melindungi tujuan utama kita.
Keluarga kita.
Untuk Zu.
Untuk Cops.
Untuk mu, Liam.
Aku tidak akan tunduk di depan musuh kita.
Tidak perduli seberapa kuatnya.
Aku akan menjadi berani.
Aku akan berjuang demi menciptakan tempat lebih baik untuk kita semua.
Agar keluarga kita tidak akan terhancurkan.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.