Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
akumenang.com Agent Judi Online Aman Terpercaya
akumenang.com Agent Judi Online Aman Terpercaya
Bonus New Member 30% Bonus Cashback 5%
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Halo?
Halo?
Halo?
Bentley, kemari, cepat.
Hentikanlah, pergilah keluar.
Keluar. Ayo, cepat.
Astaga, Bentley.
Naiklah, tuan putri.
Itu sudah semuanya?
Ya, sejauh yang aku tahu.
Bagus, karena kapal ini akan meninggalkan dermaga dalam 2 menit!
Olivia, sayang, tolong jangan melompat-lompat di ranjang.
Karavan ini sudah tua, ibu tak mau merusak mainan baru kakek.
Ini tidak baru.
Ini baru untuk kakek.
Turun.
Steve, dimana adikmu? Kita harus berangkat.
Menikmati waktunya yang indah.
Sayang, tolong jangan mulai. Kau berjanji.
Ya, sayang, kau sudah janji.
Serius, Jay?
Ini benar-benar buruk, Ayah.
Paman Jay, Paman Jay!
Apa kabar, kecil?
Steve, bawalah anjingmu!/ Bagaimana gadis kecilku?
Bagaimana kabarmu?
Bentley, kemari! Bentley, ayo.
Maaf soal itu, Carl.
Dia hampir saja buang kotoran di halamanku lagi.
Maaf soal itu./ Jangan khawatir.
RV yang bagus.
Semoga harimu indah, Carl.
Hei, permisi.
Aku mencari anakku.
Dia 13 tahun, rambut hitam.
Memakai celana jins dan kaos hitam, mengendarai sepedanya.
Dia tidak pulang semalam. Apa kau melihat dia?
Astaga, tidak, aku tidak melihatnya.
Aku akan lebih waspada.
Baiklah, terima kasih.
Ayo, Bentley, masuklah.
Astaga, dia tak suka RV ini./ Apa yang wanita itu inginkan?
Dia mencari anaknya. Kurasa anaknya tidak pulang semalam.
Kuharap dia menemukannya./ Ya, aku tahu.
Ayah akan mencambuk kuda ini dan membuat keretanya berjalan?
Entahlah, Ayah, apa ini bisa menyala?
Jay, ayolah.
Mobil tua ini masih sanggup hingga beberapa tahun lagi.
Ya, tapi apa ini bisa menyala?/ Itu pertanyaan yang bagus.
Berikan dia kesempatan, mengerti?
Itu gadisku!
Sudah kubilang padamu!
Hei, Ayah, terima kasih untuk melakukan ini.
Ibu pasti menyukai ini.
Ya, ya, itu pasti.
Ibu, ini panas.
Ibu tahu, sayang.
Sayang, bisa tolong nyalakan pendingin udaranya?
Sudah menyala, periksa ventilasinya.
Ya, ini hanya menghembuskan udara panas.
Di sini juga tidak dingin.
Aku tahu kalian terlalu muda untuk mengingat ini,
Tapi pada masaku, kami membuka jendela untuk mendapat udara segar.
Itu aneh, ini tak mau terbuka.
Yang benar saja.
Ayah, aku penasaran.
Dulu saat perjalananmu bersama Musa dan Yesus ke Grand Canyon,
Bagaimana kau mendapat udara segar jika kau tak bisa membuka jendela?
Hei, periksa di belakang sana.
Yang ini tak bergeming.
Bisa kau coba yang itu?
Yang ini tertutup rapat. Aku yakin ini tak pernah dibuka bertahun-tahun.
Ada apa dengan itu?
Apa? Aku melonggarkannya untukmu.
Terima kasih, Ayah.
Baiklah.
Ibu, aku lapar.
Ibu tahu, sayang. Hampir selesai. Ini.
Sayang, tetap duduk di kursimu.
Kau sebaiknya menurut.
Sayang, tetap duduk di kursimu!
Olivia!
Apa yang terjadi?
Kau baik-baik saja, sayang.
Kau harus lebih berhati-hati kedepannya, mengerti?
Apa itu mengenaimu?/ Tidak.
Dia baik-baik saja.
Hei, bagaimana jika kita ke sana dan menonton TV?
Maaf, sayang, TV-nya rusak.
Pastikan jarimu tetap didalam, mengerti, beruang kecil?
Kau tahu?
Kau mau melihat apa yang Bentley lakukan?
Ibu yakin Bentley ingin bermain.
Ya? Kemudian ibu akan selesaikan makan siangmu.
Baiklah, sayang, pergilah melihat Bentley.
Baiklah, semuanya,
Kita tinggal 30 menit lagi dari pemberhentian pertama kita.
Apa yang ada di sana?
Lukisan gua.
Semacam peninggalan bersejarah.
Menakjubkan, aku tidak sabar.
Ayah pikir itu akan bagus untuk melihat beberapa sejarah kita.
Maaf jika itu tidak cukup menarik untukmu, Jay.
Terdengar cukup keren bagiku.
Aku juga.
Ya, Ayah, kurasa kami semua ingin melihat itu.
Jay, bisa bantu aku dengan sesuatu?
Ya, kenapa tidak.
Pastikan kau memakan wortelmu hingga habis, mengerti, sayang?
Baiklah.
Hei, Olivia, coba tebak?
Apa?
Didalam gua itu mereka temukan beberapa tulang hewan...
...peninggalan kungkang tanah Shasta.
Apa itu?
Itu seperti buang putih berbulu raksasa....
...dengan leher panjang dan ekornya,
Dan itu tersenyum setiap waktu.
Aku tak peduli, Jay. Kami bisa melakukannya tanpa komentarmu.
Komentar apa?/ Serius?
Dengar, aku tahu kau tak mau berada di sini,
Tapi bisakah kau sedikit berpura-pura menikmatinya?/Aku sudah berpura-pura.
Kalau begitu kau bisa usahakan lebih baik untuk Ayah.
Untuk Ayah? Serius?
Apa yang pernah dia lakukan untuk kita?
Semuanya, tolong.
Dengar Jay, kita semua mengalami masa yang berat tahun ini.
Aku tahu kau terluka. Aku juga merindukan Ibu.
Tapi aku tak bisa membantah jika ini adalah cara Ayah...
...untuk berusaha membawa kita bertiga kembali bersama.
Jika kau tak bisa lakukan itu untuk ayah, lakukan untukku.
Semuanya, maaf mengganggu, tapi ayah kalian berhenti.
Dia berhenti?
Ayah, kenapa kita berhenti?
Ada mobil didepan yang berhenti di pinggir jalan.
Kelihatannya mereka mungkin butuh bantuan.
Ayah akan lihat jika mereka butuh sesuatu, mengerti?
Siapa mereka? Tak siapa-siapa di sana.
Mungkin ini bukan ide yang bagus, Ayah.
Hei, jika itu kita,
Ayah akan sangat menghargai jika seseorang berhenti untuk membantu.
Ayolah.
Terserah apapun maumu.
Aku tak tahu apa yang yang akan dia lakukan.
Ayah tidak tahu apa-apa soal mobil.
Steve tahu./ Sejak kapan?
Ayah pernah mengganti ban.
Sudah kuduga.
Tak ada orang di sini, Ayah.
Mungkin seseorang sudah datang menjemput mereka.
Ayah rasa kita sebaiknya memeriksa, Steve.
Ayo.
Steve, Steve, kemari.
Kemari.
Demi Tuhan!/ Maaf.
Apa yang kau lakukan?
Tenanglah, kami hanya berhenti untuk membantu.
Hei, kau tak apa?/ Ya, aku tak apa.
Hei, aku minta maaf.
Kami melihat trukmu berhenti di pinggir jalan...
...dan berpikir mungkin kami bisa membantu.
Kalau begitu terima kasih, kurasa.
Namaku Charlie, ini anakku, Steve.
Hai./ Hai.
Maaf./ Hai, aku Mark.
Ini saudariku, Sam.
Senang bertemu denganmu.
Jadi, apa masalahnya?
Bung, kau melihat ke orang yang salah.
Sam adalah mekanik di keluarga.
Aku hanya memiliki penampilan yang tampan.
Kurasa kami meledakkan paking kepalanya,
Tapi aku belum tahu hingga aku membawanya ke bengkel.
Kami mencoba menghubungi truk derek sebelumnya,
Tapi kami tak mendapatkan sinyal di sini.
Jujur kau orang pertama yang kami lihat selama beberapa jam terakhir.
Ya, aku yakin itu.
Dengar, jika kau tak keberatan, maksudku,
Bawa yang kau butuhkan, kunci mobilnya dan tinggalkan di sini.
Kami dengan senang hati mengantarmu ke kota selanjutnya.
Kau bisa temukan pom bensin atau bengkel yang bisa membantumu.
Selama kau tidak keberatan mengikuti perjalanan wisata sebentar.
Kami dalam perjalanan untuk melihat lukisan gua...
...sebagai bagian dari perjalanan keluargaku.
Ya.
Apa kau yakin keluargamu tidak keberatan?
Sialan!
Sam?
Hei, apa yang terjadi?
Kau tak apa?
Entahlah.
Ada yang tidak beres.
Aku mendapat perasaan yang aneh.
Kita selanjutnya tidak mungkin jauh.
Kita akan turun dan mencari yang kita butuhkan, lalu pergi, oke?
Oke./ Oke.
Hai.
Siapa namamu.
Olivia.
Keren, aku Mark.
Aku suka bonekamu./ Dia sedang tidur.
Baiklah.
Senang bertemu kau, Olivia.
Kalian baik-baik saja?/ Ya, ya, kami baik.
Semuanya pegangan, kita berbelok di sini!
Maaf.
Seharusnya ada peta di laci sarung tangan.
Baiklah.
Yang ini?
Ya.
Kau yakin ini arah yang tepat?
Kita sudah berkendara lima jam, dan ayah baru memakai kacamatamu?
Apa itu berkata 6M27... Tidak, 6ML27?
Itu benar.
Ini dia.
Itu dia. Itu yang kita cari.
Kita tinggal 10-15 menit lagi./ Sempurna.
Semuanya siap?
Ayo lakukan ini, Ayah./Siap!/ Kita mulai.
Kau tahu, aku mau bilang...
Aku sangat berterima kasih kau berikan kami tumpangan.
Sama-sama.
Sebenarnya, aku tak sabar untuk melihat lukisan gua ini.
Kami juga.
Ayah, kau bilang 15 menit dari 30 menit yang lalu.
Ayah tahu. Itu pasti sudah tidak jauh lagi.
Atau jauh dibelakang kita sekarang.
Ini berkata 5 mil dari jalan raya, Ayah.
Ya, dengar, ayah melaju...
...10-15 mil per jam dengan jalan berlubang dan bebatuan ini.
Ya, selama 30 menit.
Hitunglah, kita sudah melewatinya.
Dia benar, kita sebaiknya putar arah.
Ayah, kenapa kau mempercepat lajunya?
Ayah tidak tahu, ayah tidak melakukannya!
Pegangan!
Injak remnya, Ayah!
Ayah menginjaknya, mobilnya tak mau berhenti!
Ibu!
Ayah tidak tahu apa yang salah.
Ayah, injak remnya!
Ayah sudah berusaha, sialan, ayah berusaha!
Kau takkan mendapat sinyal. Kita terlalu jauh.
Aku tahu. Apa yang harus kita lakukan?
Ada yang meninggal dan kita terjebak di antah berantah.
Sialan!/ Ibu.
Maafkan Ibu, sayang.
Aku mencoba menyalakan mesinnya kembali,
Tapi ada yang meledak sebelum menabrak.
Ibu./ Sebentar.
Kita akan berada di sini selama berhari-hari atau berminggu-minggu...
...sebelum seseorang datang.
Tempat ini bukan tempat yang didatangi wisatawan.
Ibu?/ Apa?
Sayang, maafkan Ibu. Ada apa?
Bentley menghilang.
Bagus.
Ayah rasa Bentley hanya pergi jalan-jalan sebentar.
Ayah yakin dia akan kembali sebentar lagi.
Janji?/ Ayah janji, Oke?
Kota terdekat berjarak 45 menit.
Tak ada yang bisa berjalan di udara sepanas ini, Ayah.
Bagaimana dengan jalan raya?
Apa aku satu-satunya yang memikirkan tentang orang yang tewas itu?
Jangan sentuh aku!
Aku beritahu dia ada yang tidak beres.
Aku beritahu dia.
Jangan sentuh aku.
Kau membunuhnya!
Kau yang melakukan ini.
Kau dan mobil karavanmu.
Olivia.
Aku akan mengambil air.
Ambillah beberapa./ Baiklah.
Naiklah, Tuan Putri.
Itu sudah semuanya?
Sejauh yang aku tahu.
Bagus, karena kapal ini akan meninggalkan dermaga dalam 2 menit!
Olivia, sayang, tolong jangan melompat-lompat di ranjang.
Karavan ini sudah tua,
Ibu tak mau merusak mainan baru kakek.
Ini tidak baru./ Ini baru untuk Kakek.
Ibu?
Sayang, apa yang terjadi?
Kau tak apa?
Hei.
Olivia, bisa kau tolong lihat apa yang kakek lakukan, sayang?
Baiklah.
Kau tak apa?
Lihat aku, apa yang salah?
Keluarkan kami dari sini, karena aku mau pulang.
Apa yang terjadi?/ Apa yang terjadi?
Apa kau bercanda?
Kita menabrak, kita terjebak di tempat terpencil.
Belum lagi seseorang tewas dihadapan anak kita.
Lihatlah ini.
Apa ini?
Putrimu yang menggambar itu.
Kuberitahu padamu, ada sesuatu yang terjadi di sini!
Kau pikir aku mau anak kita melihat orang meninggal?
Aku berharap dia tidak melihat itu, tapi aku tak bisa mengubahnya.
Aku bukan mekanik, aku tak tahu apa-apa soal mesin.
Jadi sayang, beritahu aku, kau mau aku bagaimana?
Pikirkanlah! Itu tugasmu untuk menjaga keluarga tetap aman.
Kau pikir aku tidak tahu itu?/ Entahlah.
Aku tahu kau tidak punya semua jawaban,
Tapi aku yakin kau akan pikirkan jalan keluarnya.
Sialan.
Apa kau butuh sesuatu?
Ya, aku butuh sesuatu.
Aku mau kau membuka kap mobil.
Ayo, kau ikut?
Bagaimana menurutmu?
Entahlah, aku belum bisa pastikan.
Lihat jika ini bisa menyala.
Bagus.
Menurutmu kau bisa memperbaikinya?
Entahlah, aku baru melihatnya selama dua detik.
Kenapa kau tak berikan aku sedikit ruang?
Maaf, aku hanya berusaha untuk membantu.
Sejauh ini bantuanmu menewaskan saudaraku.
Hei, pompa gasnya, lalu coba lagi.
Dasar bajingan, ayolah.
Benar begitu.
Apa yang...
Persetan ini.
Hei.
Hei, lihatlah ini.
Apa ini?
Ada sesuatu di bawah sini.
Sialan! Ayah, kau baik-baik saja?
Sial, mereka berhasil membuatnya menyala.
Bagaimana kalian membuat mesinnya...
Ya Tuhan. Akan kuambilkan handuk.
Ayah, ayo.
Perhatikan langkahmu, Ayah, ayo.
Jangan bergerak. Aku tahu.../ Ayolah.
Itu sakit. Ya Tuhan.
Maafkan aku.
Tak apa.
Ibu, apa yang terjadi kepada Kakek?
Sayang. kemari./ Tak apa.
Ayo, sayang. Kakek baik-baik saja, tangannya hanya terluka.
Kita harus membawa ayah ke rumah sakit sebelum dia mati kehabisan darah.
Bagaimana kita melakukan itu?
Kau akan baik-baik saja.
Ayolah.
Sialan!
Mobil RV keparat!
Steve, berhenti! Kau menakuti Olivia!
Kita kita akan mulai mengerjakan mesinnya besok pagi.
Mesinnya terpanggang./ Kita berhasil menyalakannya tadi.
Kita tak bisa terus menyalakannya.
Kita harus membawa ayah ke rumah sakit berkatmu.
Berhenti mengatakan itu.
Itu ayah yang putuskan masukkan tangannya ke mesin seperti orang bodoh.
Apa kau bilang?/ Kau dengar aku!
Lepaskan aku!/ Apa-apaan?
Aku akan mencari kayu bakar lagi.
Astaga.
Ibu, apa Kakek akan baik-baik saja?
Kakek akan baik-baik saja.
Ibu tak mau kau khawatir.
Kau sebaiknya tidur, oke, sayang?/Oke.
Baiklah, selamat malam./ Selamat malam.
Ibu menyayangimu./ Aku juga sayang Ibu.
Ya Tuhan.
Charles, bagaimana keadaanmu.
Tanganku rasanya seperti terbakar.
Ini, ini akan membantu.
Aku sebenarnya berpikir untuk bergabung denganmu.
Kau bisa tidur didalam RV,
Ini akan cukup dingin di luar sini.
Apa kau punya tenda?
Ya. Jay dan aku akan tidur di tenda...
Aku yang akan tidur di tenda.
Kau yakin?/ Ya, aku yakin.
Baiklah.
Aku juga akan tetap diluar sini.
Aku tidak butuh pengasuh.
Aku tak berkata begitu, tapi ini tendaku.
Halo?
Halo?
Halo?
Samantha, tenanglah! Ini aku! Tenang.
Kau baik-baik saja?/ Tidak, aku tidak baik.
Olivia.
Aku mencari anakku.
Bagaimana keadaanmu?
Mengingat separuh lengan yang hilang,
Dan ayah merasa pengar, tidak begitu baik.
Aku akan kumpulkan yang lain.
Kami bisa mulai mengerjakan mesinnya.
Ayah akan ikut denganmu.
Tidak, Ayah, duduklah di sana, oke?
Istirahatlah.
Aku akan beritahu jika kami butuh bantuanmu./Baiklah.
Baiklah.
Dimana Samantha?
Kau sudah tahu permasalahannya?
Dari yang aku lihat, ini bisa diusahakan.
Bagus.
Apa yang kita lakukan sekarang?
Kau punya perkakas?
Biar aku periksa./ Baiklah.
Ada yang bisa aku bantu?
Kau tahu sesuatu tentang mesin?
Tidak terlalu.
Berarti tidak ada.
Ayah, apa kau membawa kotak perkakas?
Cari di lemari.
Baiklah.
Kita punya alat pengukur atau gunting raksasa berkarat.
Apa yang kau ingin gunakan terlebih dulu?/Bagaimana dengan kunci Inggris?
Baiklah, aku akan meninggalkanmu untuk bekerja.
Pergilah mengambil itu lalu kembali, mengerti?
Mengerti, Ibu.
Hai, Ayah./ Hei, monyet.
Kau tak apa?/ Ya.
Aku akan bicara dengan Jay./ Oke.
Kau pernah menikah?
Aku? Tidak.
Bukan hal yang kau inginkan?
Itu tak pernah benar-benar bekerja.
Ibu!
Kita seharusnya sudah berada di pasir pantai sekarang.
Jujur, kurasa aku sudah cukup dengan pasir untuk sementara waktu.
Kau ada benarnya./ Ibu!
Aku sebaiknya lihat apa yang dia inginkan.
Baiklah.
Hei, bisa salah satu dari kalian nyalakan mesinnya untukku?
Ibu, boleh aku menggunakan lompat tali?
Ya, kau bisa gunakan lompat tali.
Tapi hanya di tempat dimana Ibu bisa melihatmu.
Baiklah./ Terima kasih.
Ayah, aku harus ke sini.
Baiklah.
Baiklah, hati-hati.
Baiklah, ayah bisa, terima kasih.
Aku tidak mengerti.
Jay, coba lagi!
Ibu, lihat aku.
Itu bagus, sayang.
Ibu, kau tidak melihat.
Ibu melihatmu.
Itu bagus.
akumenang.com Agent Judi Online Aman Terpercaya
Bonus New Member 30% Bonus Cashback 5%
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Jay, berhenti macam-macam. Coba lagi.
Ayo. Ya, ya, ya.
Ya, ya, ya. Pergilah, cepat, cepat, cepat.
Bagus!
Sekarang kita bisa pergi dari sini!
Olivia, sayang, kembali!
Olivia!
Sayang?/ Olivia! Ya Tuhan!
Dia dibawah ini! Olivia!
Sayang!/Ya Tuhan, kau harus membawa dia!
Masukkan gigi netral!/ Aku berusaha!
Ya Tuhan, anakku!/ Jay, masukkan gigi netral!
Jay, cepat!
Sudah kulakukan. Ini netral.
Ayo!
Ya Tuhan, tidak!
Tidak!
Dasar bodoh!/ Hentikan!
Kau melindas putriku!
Berhenti, tidak, hentikan!/ Steve, apa yang kau lakukan?
Lepaskan dia!/ Berhenti, hentikan itu!
Dia membunuh putriku!/ Berhenti, apa yang kau lakukan?
Kau teler dan kau melindas putriku!
Berhenti!/Lepaskan dia, kau bisa membunuhnya!
Kau membunuh dia!
Kau harusnya biarkan aku yang melakukan itu.
Dasar bodoh!
Dasar tidak berguna!
Aku tidak tahu apa yang terjadi, aku tak menyentuh apa-apa.
Kau harus percaya aku.
Aku percaya.
Steve.
Menjauh dariku.
Kau tidak lihat apa yang terjadi?
Itu yang diinginkannya.
Itu membawa kita ke tempat antah berantah.
Itu perlahan-lahan membunuh kita.
Itu?
Apa maksudmu, "Itu?"
Sayang, kau melantur.
Semuanya di mobil RV ini akan mati.
Ayo, kita ke kamar belakang...
...agar kau bisa beristirahat.
Sayang, jangan tinggalkan aku.
Aku tak mau sendirian dengannya.
Dengan siapa?
Wanita di TV.
Wanita di TV?
Ya.
Baiklah, aku butuh bantuanmu.
Aku mau kau berbaring di sini beberapa menit dan istirahat...
...selagi aku pergi keluar dan berbicara.
Bisa kau lakukan itu untukku?
Dan kau akan kembali?
Aku janji, aku akan kembali.
Kita tidak akan selamat./ Hei, jangan berkata begitu.
Aku akan keluarkan kita dari sini.
Bagaimana keadaannya?
Dia beristirahat.
Kita harus pergi dari sini.
Kita tak bisa berjalan keluar.
Dengar, hanya ada dua pilihan.
Entah kita terus menunggu hingga seseorang menemukan kita.
Itu takkan pernah terjadi./ Atau...
Salah satu dari kita pergi ke jalan raya dan mencari pertolongan.
Kita tak bisa mengirim orang ke jalan raya, kita tak punya air.
Itu sebabnya salah satu dari kita harus pergi.
Aku yang pergi. Kenapa tidak?/ Tidak.
Karena kau orang bodoh yang tidak bertanggung jawab.
Persetan denganmu, Steve.
Persetan denganmu, Jay./ Kalian berdua, hentikanlah!
Jika kalian tak bisa melupakan ini,
Maka kita takkan bisa keluar dari sini.
Aku tahu kau berpikir ini salahku...
...dan kau lebih memiliki itu aku yang berada di belakang sana,
Tapi Ayah terluka dan kau harus berada bersama istrimu.
Baik, lakukanlah.
Ibu, boleh aku menggunakan lompat tali?
Ya, kau bisa menggunakan lompat tali.
Tapi hanya di tempat dimana ibu bisa melihatmu.
Olivia!
Sayang! Olivia!
Olivia!
Ibu, kau tidak melihat.
Ibu melihatmu.
Itu bagus, kerja bagus.
Lihat Ibu!
Olivia, lihat ibu!
Olivia!
Tidak, sayang!
Lihat Ibu, Olivia!
Tidak, Olivia!
Lihat Ibu!
Sayang, tidak!
Lihat Ibu!
Dia kehilangan dirinya, Ayah.
Kita akan melewati ini, Nak.
Kita mungkin sebaiknya bawa makanan yang kita punya saat kita...
Ya Tuhan!
Ya Tuhan!/ Apa, ada apa? Jen, Jen!
Steven.
Dia tidak bernapas.
Ayolah, sayang, aku mohon. Bernapaslah!
Steve!/ Diamlah!
Jangan katakan itu! Jangan katakan itu.
Steve.
Steven./ Tidak, Ayah. Tidak, ayah, tidak!
Tidak, tidak!
Tidak, Ayah!
Tidak, Ayah!
Berapa lama kita akan biarkan dia diluar sana?
Selama yang dia butuhkan./ Berapa lama itu?
Dia baru saja kehilangan istri dan anaknya.
Kurasa kita bisa berikan dia beberapa menit.
Dia akan kehilangan ayah dan adiknya...
...jika kita tidak segera mencari air.
Apa kau selalu seperti ini?
Tidak selalu.
Jay dulu anak yang manis.
Aku tak ingat waktu dia kehilangan senyum di wajahnya.
Dia dulu mengikuti Ibunya kemana-mana seperti anak anjing.
Kalian berdua memiliki sesuatu yang istimewa.
Ya, itu benar.
Dan itu tak pernah terjadi denganmu, Ayah.
Mengapa begitu?
Kita memiliki itu, kau hanya tidak ingat.
Atau kau memilih melupakannya./ Itu omong kosong.
Tak ada yang bias dilupakan, kau tak pernah ada.
Ayah berusaha./ Itu tidak benar.
Kau pergi saat aku 14 tahun
Aku hampir tak pernah melihatmu lagi...
...hingga setahun setelah kelulusan SMA-ku,
Yang juga tidak kau hadiri.
Kau tidak mengerti./ Tidak, ayah yang tak mengerti.
Saat ayah pergi, ayah membuat ibu sedih.
Ayah tidak di sana. Aku di sana!
Setelah semua yang kau lakukan pada ibu, ibu menerimamu kembali.
Apa itu penting untukmu?
Kau tidak pantas untuk Ibu.
Sudah cukup.
Aku tahu, dia terlihat seperti orang tua yang manis.
Dia bahkan tak mengunjungi istrinya sendiri di rumah sakit.
Jadi itu tidak begitu mengejutkan semua orang...
...jika dia tidak datang ke pemakamannya.
Kubilang, sudah cukup.
Tidak, beritahu dia, Ayah.
Beritahu aku apa?
Dia harus mendengarnya darimu./ Tidak.
Ibu sudah tiada, Ayah, ayah tak bisa selalu melindungi dia.
Jangan, Steven.
Ibu selingkuhi ayah dua tahun sebelum ayah mengetahuinya.
Apa itu benar?
Ayah mencintai Ibumu sejak kami masih 15 tahun.
Saat ayah tahu dia sudah tidak setia kepada ayah,
Ayah tak percaya jika dia akan melakukan itu kepadaku.
Ayah tak bisa tetap tinggal.
Yang tidak ayah mengerti adalah...
...betapa itu akan berpengaruh padamu dan saudaramu.
Kau tahu?
Ayah berutang penjelasan pada kalian tentang pemakaman.
Tidak, Yah, ayah tidak perlu.
Ayah harus menjelaskannya.
Ayah sudah berpakaian, ayah siap untuk pergi,
Tapi ayah tidak bisa.
Karena ayah sadar bahwa jika ayah datang,
Ayah akan mengakui bahwa dia sudah tiada...
...dan ayah tidak siap untuk melakukan itu.
Ayah tak bisa melepasnya pergi.
Perjalanan ini...
Ibumu dan ayah merencanakan ini, kami berdua.
Ibumu dan ayah merencanakan ini.
Dia tahu dia takkan berada di sini.
Dia membuat ayah janji jika ayah akan mewujudkannya...
...untuk yang terakhir kalinya dari apa yang tersisa dari keluarga kita,
Dan itu yang ayah coba lakukan.
Kalau begitu ayo lakukan itu.
Kau dan aku akan pergi bersama-sama.
Ayah akan menunggu di sini bersama Samantha.
Ayo bawa beberapa barang.
Kau terlihat cocok dengan motif kotak-kotak.
Apa?
Setelan yang kau pakai di hari kelulusanmu.
Satu lagi.
Itu sudah semua makanan.
Kemasi satu, tinggalkan sisanya.
Pembuka kaleng?/ Di salah satu laci ini.
Apa itu?/ Apa?
Itu?
Ya Tuhan.
Jay, ambilkan senterku. Itu di tas ranselku.
Bajingan!
Apa kau terkena sesuatu?
Ada banyak barang tersimpan di belakang sana.
Foto-foto.
Apa-apaan ini?
Foto ini diambil di sana.
Ini juga.
Ayah, dari siapa kau membeli mobil ini?
Apa ini orangnya?
Bukan, orang itu terlalu muda
Ini foto lama, Ayah, lihatlah lagi.
Tidak, ini jelas bukan dia.
Apa-apaan itu?
Apa itu?
Biar aku lihat ini.
Tunggu dulu.
Itu dia.
Robert Gunthry.
Sialan.
Kau membeli mobil ini dari Bob Gunthry?
Tidak, tidak tidak membelinya dari Bob Gunthry, dia sudah mati.
Si pembunuh berantai, apa kau serius?
Ini tak mungkin RV-nya.
Aku membaca di koran mereka akan menghancurkan itu...
...untuk menghormati keluarga para korban.
Lihatlah semua ini.
Ini pasti mobil yang sama.
Aku ingat apa yang terjadi.
Polisi meminta menepi seseorang di rambu berhenti.
Saat mereka masuk ke dalam...
Mereka temukan wanita ini dengan tangannya...
...yang di sekrup ke langit-langit, dan kulit kepala yang terkelupas.
Orang itu menyerang dan polisi menembaknya mati.
Demi Tuhan, ini adalah miliknya.
Kita berada di kotak mainannya.
Itu menjelaskan semuanya.
Itu tak menjelaskan apa-apa.
Tunggu./ Ayolah...
Jangan katakan apa yang menurutku akan kau katakan.
Kau bilang jika RV ini berhantu?/ Dan dia mengatakannya.
Kau dari semuanya harusnya tahu./ Kenapa?
Karena kau tidak menyalakan mesin...
...saat itu melukai tangan Ayahmu,
Kau tidak masukkan gigi mundur saat itu melindas Olivia,
Dan istrimu, dia tak bisa mencekik dirinya hingga mati dengan lompat tali.
Dia harusnya tak sadarkan diri terlebih dulu.
Baik, biar aku perjelas ini.
Pembunuh berantai mati di sini, dan apa?
Tiba-tiba RV-nya secara ajaib membunuh orang?
Itu satu-satunya yang masuk akal.
Tunggu, itu masuk akal untukmu?
Sudah kubilang, Kakak, ini bukan salahku.
Sialan, Jay!
Ya Tuhan./ Ya Tuhan, tidak.
Sialan, tidak!
Jay, Jay, Jay.
Cepat, keluar dari sini!
Keluar dari benda mengerikan ini!
Sialan.
Ya Tuhan, ini tak mau terbuka./ Bukalah!
Tak mau terbuka./ Apa yang terjadi? Bukalah!
Steven! Steven, biarkan ayah masuk!
Steven!
Pintunya, Steven.
Coba jendelanya.
Ayah!/ Aku tak bisa membukanya.
Steven, buka pintunya!
Buka pintunya!
Sialan! Bajingan!
Steven!
Steven!
Buka pintunya, Steven!
Ayah!
Ini tak bergeming. Steven, Steven?
Steven?
Bagaimana aku mematikannya?/ Aku tidak tahu.
Tidak, Ayah, lari!
Ayah, aku tak bisa menghentikannya!
Bagaimana aku menghentikannya?
Ayah, lari!
Ayah!
Steven, Steven!
Steven!/ Ayah!
Ayah, kau baik-baik saja?
Ayah baik-baik saja.
Steven, kau mau ayah bagaimana?
Apa yang akan kau lakukan?
Aku akan menembak jendelanya.
Ayah, mundur, aku akan menembak jendelanya!
Baiklah.
Sialan!
Sialan!
Kita harus keluar dari sini, kita tidak aman di dalam sini.
Bagaimana kita melakukan itu?
Bagaimana kita bisa keluar dari kotak terkutuk ini?
Sialan!
Steve!
Steve, apa yang bisa kulakukan?
Apa yang kita katakan padanya?/ Apa yang bisa dia lakukan?
Dia tak bisa masuk, kita tak bisa keluar.
Minta dia pergi ke jalan raya, lihat jika dia bisa mencari bantuan.
Tidak./ Kenapa tidak?
Lihatlah kondisinya.
Dia harus mencobanya.
Dia takkan selamat./ Dia satu-satunya kesempatan kita!
Dia akan mati.
Jika tidak, dia juga tetap akan mati.
Biar ayah mencobanya.
Entahlah, Yah. Menurutmu ayah bisa?
Ya.
Ya, ayah bisa.
Jangan khawatir dengan kami.
Aku tahu ayah akan berusaha yang terbaik.
Aku menyayangimu, Ayah.
Ayah juga menyayangimu, Nak.
Berhati-hatilah.
Kita akan temukan jalan keluar dari sini.
Aku tak tahu apa yang makhluk ini mampu lakukan.
Apa yang terjadi?
Entahlah./ Kenapa kau melakukan itu?
Aku tidak melakukannya.
Aku tak bisa mengendalikannya.
Aku tak bisa mengendalikannya!
Jangan!
Aku tidak melakukannya!/ Hentikan itu.
Aku tidak melakukannya.
Dia tidak bergerak.
Aku menembak ayahku sendiri.
Steve, itu bukan kau.
Steve, itu bukan salahmu.
Kau tidak melakukan ini.
Steve, letakkan senjatanya.
Kau harus letakkan senjatanya.
Steven, berikan senjatanya padaku, kau membuatku takut.
Steve, tolong, kau membuatku takut.
Tolong letakkan senjatanya.
Ayah menyayangimu, Nak.
Steven!
Tidak!
Tidak!
Kenapa kau melakukan itu?
Kenapa kau tinggalkan aku sendiri di sini?
Ayolah!
Ayolah!
Sialan.
Hentikan.
Hentikan.
Hentikan!
Tinggalkan aku sendiri!
Bagus.
akumenang.com Agent Judi Online Aman Terpercaya
Bonus New Member 30% Bonus Cashback 5%
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
akumenang.com Agent Judi Online Aman Terpercaya
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.