Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Maaf, pak.
Saya tak bermaksud membuat Anda terburu-buru.
Perdana Menteri ingin...
...segera menemui Anda.
Beliau tak punya banyak waktu, pak.
Tak apa. Saya akan ke sana.
- Stephen. - Sampai jumpa.
Dr. Fleming, Perdana Menteri.
Stephen.
- Selamat datang. - Selamat siang, pak.
Saya berhutang budi pada anda...
...dari kabar yang saya dengar.
Terima kasih.
Anda mengatasi pemberontakan parlemen...
...atas masalah keuangan.
Para pemberontak marah-marah.
Lalu mereka keluar...
...bagaikan domba yang kekenyangan.
Itu tak sepenuhnya benar.
Bagaimana Anda melakukannya?
Sampai jumpa besok, Raymond.
Baik, pak.
Selamat malam.
Ibu yakin dia sangat baik. Mereka semua baik.
Lucu sekali. Ibu akan menyukainya.
Kau siap untuk makan malam?
Ayahmu datang. Ibu tutup teleponnya.
- Selamat malam, Beth. - Selamat malam, Tuan.
- Kau lihat Sally? - Dia ada di atas.
Ibu sedang memasak.
Ibu libur malam ini.
- Nikmati libur Ibu. - Pastinya.
Dah Martyn. Bicara lagi nanti.
Ada kabar?
Dia punya pacar baru.
Masa?
Apa maksudnya itu?
Kenapa wanita tak ada yang tertarik padanya?
Dia cuma inginkan seks.
Apa?
Ngomong-ngomong, Edward menelepon.
Aku tak percaya pada ayahmu.
Dia bilang perdana menteri memanggilmu.
Terus?
Terus dia ingin mengobrol.
Dia bertanya apa kekuasaan berarti bagiku.
Kau jawab apa?
Seperti biasa.
Aku jawab keluargaku jauh lebih penting.
Beth, bisa kau bantu aku?
Ini sulit sekali. Apa ada yang bicara bahasa Inggris?
Satu atau dua orang.
Kenapa orang Perancis selalu hebat dalam hal ini?
Kita harus bergegas.
Satu gelas lagi ya.
Kau tahu situasiku.
Sekarang ini, aku tak bergegas pulang.
Satu gelas saja.
- Lalu aku harus pergi, Donald. - Baik.
- Whiskey? - Ya.
Kau ayahnya Martyn.
Aku Anna Barton.
Aku merasa harus memperkenalkan diri.
Apa kabar?
Berapa lama kau mengenalnya?
Belum lama.
Begitu ya.
Aku...
Kami dekat baru beberapa bulan.
Aku dengar tentangmu.
Aku bertemu Tubby Haycroft
Dia baru saja dikritik dalam ulasan anggaran pengeluaran.
Pegang ini.
Rupanya, perbendaharaannya jelek.
Dia bilang anggarannya kacau sekali.
Tubby yang malang, dia jadi gila.
Tentu saja, dia bilang bosan dengan departemennya.
Kupikir masalahnya adalah dia tak tahan dengan menterinya.
Halo, orang asing.
Aku tahu. Jangan buat aku bersalah.
Sibuk sekali di kantor.
Senang bertemu denganmu.
Kau pasti Anna.
Anna Barton, ini Ibuku.
Apa kabar?
Ayo ke sini.
Halo, Sally.
Apa yang kau lakukan di sini?
Anna, ini adikku yang nakal.
Makan siang sudah siap.
Kami cuma bisa minum.
Kami tak bisa makan siang bersama.
- Setidaknya sapa ayahmu. - Halo Martyn.
Hai ayah, ini Anna.
Ayahku.
Ayo minum dan ibu ajak berkeliling.
- Senang berjumpa denganmu. - Halo.
Ibu baik saja?
Ya.
Membantu rumah anak-anak.
Berubah menjadi pekerjaan yang layak.
Orang-orang meminta Ibu melakukan sesuatu. Ibu sulit menolaknya.
Apa dia baik saja?
Dia tak mengucap sepatahkata pun.
Apa kita berkeliling kebun seharian?
Tidak. Kami harus pergi.
Terima kasih atas minumannya.
Sama-sama.
Selalu senang berjumpa dengan temannya Martyn.
Senang rasanya.
Senang berjumpa dengan Ibu.
Dah.
Lucu menurutku.
Lelucon hebatnya adalah dia tak melihatnya di pelelangan.
Bendanya ada di depannya.
Di kota Delft.
Tahun 1640an.
Menurutku dia akan membuangnya.
Terima kasih, Tommy.
- Aku pergi ke London. - Sampai nanti.
Ini Nn. Snow.
Nama saya Anna Barton.
Saya temannya Pak Menteri.
Saya ingin bicara dengannya.
Tunggu sebentar. Saya akan sambungkan dengannya.
Ada telepon dari Nona Barton.
Tolong sambungkan.
Ini Anna.
Berikan alamatmu.
Aku akan sampai dalam satu jam.
Raymond.
Histeria dapat diobati dengan sempurna.
Aku tak begitu senang tentang itu.
Kita akan menyelesaikan tagihannya. Tak diragukan lagi.
Kita punya beberapa orang yang sangat khawatir.
Permisi, Dr. Fleming.
Tumben sekali.
Kita harus bicara.
Di sini.
Aku dapat pekerjaan baru.
Aku telah menjadi wakil editor politik.
Bagus sekali.
Sudah diangkat?
Begitulah.
Luar biasa. Kau dapat jabatan itu diusia muda.
Aku tahu. Aku akan menulis tentang Ayah.
Coba tulis yang baik-baik.
Aku coba menulis secara objektif.
Ibu bersikeras aku harus memberitahu Ayah.
Ibu bilang Ayah akan senang.
Dia benar. Ayah sangat senang.
Siapa lagi yang tahu tentang ini?
Cuma Anna.
Itu kabar yang bagus.
Ibu bilang kita harus merayakannya.
Dia benar. Kita harus merayakannya.
Tak ada yang mahal.
Itu aman.
Ini dia. Selamat datang pahlawan.
Halo, kakek.
Selamat.
Kerja bagus.
Kau belum kenal Edward.
Anna, ini Kakekku.
Ramah sekali. Apa ini teman barumu?
Aku merasa terhormat. Aku sudah baca semua tentangmu.
Sudahlah. Tulisanku cuma karir yang berlebihan.
Mari kita hadapi itu, kita lihat Stephen.
Aku khawatir akulah yang memaksanya terjun ke dunia politik...
...setidaknya aku dan Inggrid.
Aku tak berpikir dia akan memilih jalan hidupnya sendiri.
Kau mau minum apa?
Sampanye.
Sampanye kalau begitu.
Bagus Martyn.
Bagus dalam segala hal.
Aku dibesarkan di luar negeri.
Ayahku seorang diplomat.
Kami hampir tak pernah tinggal di sini.
Ibuku...
Beliau orang Perancis.
Dan sekarang, dia bersama suami keempatnya...
...tinggal di Palm Springs.
Palm Springs? Hebat.
Jadi masa kecilmu cukup aneh.
Kami berpindah-pindah.
Argentina, Afrika.
Kami menetap di Roma cukup lama.
Kemudain aku pindah ke Paris.
Aku ingin bebas.
Aku bahkan sempat jadi pelayan.
Saat kau masih muda...
Lalu aku mengakhiri sebuah hubungan.
Aku pindah ke Inggris sekitar tiga tahun yang lalu.
Kau tinggal sendirian?
Kau sering menemui ibumu?
Bu, ini seperti interogasi.
Tidak.
Anna di sini untuk bersenang-senang.
Aku senang.
Apa kau anak tunggal?
Aku punya saudara.
Saudara Anna sudah meninggal.
Dia bunuh diri saat umurku 15 tahun.
Aku turut sedih.
- Berapa umurnya? - 16 tahun.
Apa kau lihat jasadnya?
Seperti apa?
Buruk.
Kenapa dia bunuh diri?
Karena cinta.
Aku harus kembali ke kantor.
Ada kerjaan yang harus diselesaikan.
Boleh minta tagihannya?
Terima kasih atas makan malamnya.
Terima kasih.
Selamat malam.
Selamat malam, semuanya.
Aku tak percaya padanya.
Jangan khawatir. Tak ada hal yang serius.
Mobil aku bawa.
Kalian pulang dengan Raymond. Aku ada urusan.
Sampai nanti.
Bagiamana keadaan perutmu?
Kenyang.
Kau akan baik saja?
Ya.
Tidur yang nyenyak.
Sampai jumpa besok.
Kita harus menemukan cara untuk hal ini.
Saat makan malam, aku...
Aku ingin menyentuhmu.
Aku ingin memelukmu.
Kau tak perlu khawatir.
Aku selalu ada.
Siapa kau?
Ceritakan tentang Aston.
Aku dan saudaraku?
Kami selalu bersama.
Setiap tahun, selalu ada negara baru...
...atau bahasa baru yang dipelajari.
Jadi tentu saja, Aston dan aku tumbuh dengan dekat.
Kami tak punya apa-apa lagi, hanya satu sama lain.
Aku menyayanginya.
Tapi dia tak bisa menghadapi kenyataan kalau aku akan tumbuh dewasa.
Dia tak bisa melepaskanku.
Dia inginkan aku.
Itu membuatku takut.
Begini...
Jika kau bayangkan...
...hal terburuk yang bisa terjadi...
...dalam hidupmu...
...itu terjadi padaku.
Saudaraku bunuh diri karena aku.
Aku harus memilih.
Aku mengambil keputusan karena aku bisa...
Tapi tidak kulakukan.
Ingat...
Orang yang terluka itu berbahaya.
Mereka tahu bisa bertahan.
Dengar.
Aku akan ke Brussels minggu ini untuk menghadiri rapat.
Ikutlah denganku.
Aku menghabiskan akhir pekan bersama Martyn.
Aku akan melakukan apapun.
Telah kutunjukan padamu.
Tolong, biarkan saja.
Jangan merubahnya.
Pagi sayang.
Kau tak apa?
Ya.
Kau sudah berkemas?
Raymond sudah diluar.
Kalian berdua akan baik-baik saja?
Kuharap.
Kau selalu bisa menghubungi Martyn...
...untuk datang ke sini.
Bukankah sudah kuberi tahu?
Mereka pergi ke Paris.
Paris?
Sudah kubilang hubungannya serius.
Hotel Lutetia.
Menurut pengalamanku...
...orang pergi ke Paris hanya untuk satu hal.
Terima kasih.
Akan kuberi tahu apa itu.
Kami tak ingin tahu.
Kau mau pergi?
Tanpa ciuman?
Sampai ketemu hari Senin.
Aku akan sarapan di pesawat.
Tuan, ini jam 5 pagi.
Jelas kita tak mendapatkan kesepakatan lebih lanjut.
Karena itu, saya ingin menyarankan...
...dimulainya kembali setelah waktu singkat...
Kelas bubar.
...untuk memikirkan kembali posisi kita setelah tidur yang sangat dibutuhkan ini.
Rapat ditunda.
Syukurlah. 12 jam istirahat.
Kurasa aku jalan saja.
Kau yakin?
Tentu. Melihat Brussels saat fajar.
Yang benar saja.
Aku butuh olahraga.
Terserah kau saja.
Sampai nanti.
Tolong ke stasiun.
Hotel Lutetia, selamat pagi.
Nona Barton, tolong.
Nona Barton?
Dia bersama Tuan Fleming.
Ini untuk Nona Barton.
Belok ke kiri dari hotel.
Ambil jalan pertama di sebelah kiri.
Lurus terus.
Aku tunggu di gereja.
Baik. Terima kasih.
Aku mencintaimu.
Aku tahu.
Aku tak bisa melihat masa lalumu.
Kurasa kau belum pernah melihat sama sekali.
Aku harus kembali.
Martyn masih tidur.
Tolong jangan ikuti kami.
Hotel Lutetia, selamat pagi.
Aku mau kamar untuk hari ini.
Untuk satu orang?
Dan sarapan.
Telur ham...
...kopi, roti, croissant.
Dan juga, tolong...
...sebotol anggur merah.
Lihatlah siapa di sini. Apa kabar?
Brussels lancar?
Aku mengajak Raymond masuk untuk sarapan.
Dia harus menemuiku pagi-pagi.
Aku bisa sarapan di luar.
Akan kusiapkan.
Siapa itu?
Namanya Henry.
Dia menginap minggu ini.
Pacarnya Sally.
Pacar?
Itu terakhir kalinya aku meninggalkan rumah ini.
Periksa tandanya.
Ya, benar.
Bisa kau tuliskan?
- Sebentar. - Yang ini?
Anna, ada yang menelepon di saluran tiga.
"Tujuh-tiga-satu"?
Betul.
Halo.
Aku ingin bertemu.
Tentu saja.
Jam makan siang.
Di mana?
Di tempat umum.
Astaga. Lagi?
Tak seperti yang kau pikirkan.
Ini urusan yang berbeda.
Sulit dijelaskan lewat telepon.
Akan kujelaskan saat bertemu.
Nanti kuhubungi lagi.
Baiklah.
Bisakah Anda tanda tangani ini?
Tentu saja.
Kubawakan kau roti isi.
Kukira hari ini akan cerah.
Aku memikirkan apa yang harus kita lakukan.
Lakukan?
Aku harus meninggalkan Ingrid.
Itu sudah pasti.
Itu baik untuk semua orang.
Aku tak bisa melanjutkan...
...tidak seperti ini.
Apa yang terjadi di Paris...
Caraku bersikap.
Aku tak pernah punya perasaan seperti ini.
Aku harus menjadikannya semacam...
...susunan.
Aku tahu ini berat bagi Martyn. Dia menyukaimu.
Dia mencintaiku.
Aku tahu, tapi dia masih muda. Dia akan melupakannya.
Dia anakmu.
Dia membencimu.
Dia kadang membenciku, tapi...
Kau akan kehilangan dia. Kau akan kehilangan anakmu?
Kau juga menghancurkan hidup yang kau bina dengan Ingrid.
Itu hidup yang indah.
Perkataanmu tak masuk akal.
Kenapa kau begitu yakin?
Sebab dalam lubuk hatimu, kau bahkan tak menginginkannya.
Kau ingin kita sarapan bersama?
- Aku suka itu. - Benarkah?
Apa kau ingin kita tinggal serumah...
...membaca koran bersama?
Apa yang kau dapatkan jika meninggalkan Ingrid?
Aku mendapatkanmu.
Kau mendapatkan sesuatu yang sudah kau miliki.
Kapan kau bisa menemuiku?
Hari Selasa.
Hari selasa jam lima.
Saya merasa optimis pada pengembangan baru ini.
Kami menetapkan beberapa target baru di bidang limbah industri.
Ini bukan omong kosong.
Ini merupakan target yang masuk akal dan realistis.
Anda mengatakan bahwa beberapa komitmen serius...
...benar-benar muncul dari perundingan di Brussels?
Itu hal yang baik.
Itu penataan agenda Eropa.
Kita harus menghadapi fakta bahwa pembuangan limbah...
...tak menghargai perbatasan negara.
Masalah seperti hujan asam, pencemaran laut...,
...penipisan lapisan ozon...
...tak bisa ditangani oleh satu negara saja.
Harus ada kerja sama...
...antar anggota persatuan negara.
Apa Anda benar-benar mencoba membuat...
...Inggris tidak memperlambatnya?
Kurasa kita tak pernah memperlambat.
Itu sebuah gambaran yang menjadi beban kita...
...tapi kapan sebuah gambaran jadi kebenaran?
Itu cukup bagus.
Jangan bilang kau menontonnya.
Tentu saja.
Aku tak pernah ketinggalan.
Kau memang luar biasa.
Kau juga.
Itu anugerah.
Hebat dalam banyak hal.
Aku jadi ingat saat pertama kali melihatmu...
...saat kau menjadi dokter...
...melakukan hal-hal mudah dengan baik.
Aku suka itu.
Aku masih suka itu.
Aku sudah menunggumu. Silakan masuk.
Kau kenal Peter Wetzlar?
Tidak.
Ini Ayahnya Martyn.
Peter cuma mampir.
Dia tinggal di Paris.
Apa yang membawamu ke London?
Museum.
Tidak, terima kasih.
Di bidang apa?
Artefak Cina.
Dinasti Han.
Dia belum berubah.
Dia tak pernah memberitahu jika mau mampir.
Aku tak tahu sampai saat terakhir...
...jadi aku pasrah saja, seperti biasa.
Akan kuambilkan bukumu.
Maaf?
Stephen kemari untuk mengambil buku.
Bukunya sudah tidak terbit.
Aku takkan lama. Aku akan mengambilnya.
- Kau mengenal Anna dengan baik? - Ya.
Maksudku...
...kami cukup lama bersama.
Kurasa, dia masih sahabatku.
Aku suka putramu.
Kau bertemu dengannya?
Ya, di Paris.
Kurasa, itu penting bagi Anna.
Apa maksudmu?
Kau pasti paham.
Kau harus menyimpulkan perkataanku.
Kurasa aku tak begitu paham akan maksudmu.
Dia jadi serius dengan Martyn.
Dia mencintainya.
Aku yakin itu hal yang baik...
...sebab, dia tahu cara memperlakukan Anna...
...memberikan kebebasan yang dibutuhkan Anna.
Aku tak pernah bisa.
Aku mengerti.
Mungkin Anna akan bahagia.
Dia pantas bahagia.
Tentu saja.
- Buku apa? - Buku?
Kau kemari untuk mengambil buku.
Ada sesuatu yang harus ku...
Ini dia.
Terima kasih.
Ini bukunya.
Aku tak bisa mendapatkannya.
Simpanlah selama yang kau mau.
Terima kasih.
Aku tak mau ganggu lama-lama.
Maaf. Aku tak bermaksud menganggu.
Tidak sama sekali.
Senang bertemu denganmu.
Sama-sama.
Anna. Kuharap kita bisa bejumpa lagi.
Terima kasih atas bukunya.
Apa maksudnya itu?
Siapa pria itu?
Aku bersama Peter di malam Aston meninggal.
Aku kenal Peter sejak lama.
Orangtua kami berteman.
Kami punya kehidupan yang sama.
Suatu malam, dia mengajakku berdansa.
Usiaku 15 tahun.
Peter mengantarku pulang dengan mobilnya...
...dan dia mulai menciumku.
Aku tak tahu kalau Aston melihatnya.
Aston melihatnya dari jendela di lantai atas.
Saat aku masuk, dia mulai marah.
Dia bilang: "Kau akan biarkan dia dan mereka menyetubuhimu".
"Ini akhir bagi kita."
Dia ke kamarku.
Dia ingin tidur di ranjangku.
Yang kutahu hanyalah mengusirnya.
Kukunci pintunya.
Aku mendengar dia ada di luar.
Dia mulai memohon dan mengemis...
...mengaku salah, sudikah aku memaafkannya?
Aku cuma mendengarkan.
Berjam-jam, aku mendengarkan.
Lalu berhenti.
Aku tidur.
Esok paginya, aku bangun, dan... mendengar tangisan.
Aku turun menuju koridor.
Mereka melarangku masuk, tapi aku masuk...
...dan aku melihat Aston.
Dia memotong pergelangan tangannya.
Kurangkul dia.
Wajahnya tenggelam dalam air...
...dan air itu berwarna merah.
Mereka bilang kami harus pergi. Mereka membawaku dan ibuku...
...tinggal di rumah orangtua Peter.
Mereka mengusir kami.
Peter sudah menunggu.
Dia mengajakku ke lantai atas.
Gaun malamku masih berlumuran darah.
Kemudian...
Aku harus. Aku benar-benar harus...
memintanya untuk berhubungan intim.
"Bercintalah denganku" kubilang.
Tak apa.
Aku tak keberatan Anna ada di sana.
Aku tak keberatan.
Hanya saja... Kuharap Martyn betanya pada kita.
Tiba-tiba Anna jadi bagian hidup kita, itu bagus.
Hanya saja minggu ini.
Hartley, Martyn tahu itu tempat favoritku...
...dan ini hari ulang tahunku.
Itu membuatku terlihat kejam, aku benci itu.
Entahlah. Anna mengeluarkan sifat burukku.
Tenanglah, semua akan baik saja.
Ini foto Nenek Canggah Ingrid.
Apa Ingrid dibesarkan di sini?
Tentu saja.
Keluarga Lloyds tinggal di sini lebih dari 200 tahun.
Ingrid anak semata wayangku, jadi tempat ini milik Martyn.
Martyn dan keluarganya akan mewarisi tempat ini.
Sementara itu, aku sendiri.
Itulah mengapa minggu ini begitu indah.
Kakek!
Kuharap kau akan sering kemari dan kau akan selalu diterima.
- Bukan begitu, Ingrid? - Ya.
Terima kasih, Sayang.
Ini tempat yang sangat luar biasa.
Apa? Kau tidak percaya?
Aku selalu datang ke sini untuk liburan.
Itu tak adil.
Tapi, tentunya, perusahaan baik-baik saja...
Memang harus.
Masa kecilku tak begitu indah.
Masa?
Tidak.
Faktanya, itu tidak.
Mungkin... entahlah, mungkin...
Mungkin terlalu sempurna...
...tak ada yang menimbulkan masalah.
Semuanya baik saja...
...tentunya.
Tapi itu tidak sehat.
Itulah maksudku. Bukan masalah besar.
Tapi bagus punya masa kecil.
Tapi masa kecil tidak akan indah...
...kecuali sesuatu menyertainya.
- Seperti apa? - Entahlah.
Kehangatan, kurasa.
Gairah.
Mungkin itu salahku.
Itu berasal dari ayah, jika harus kusebutkan.
Mereka pasangan yang serasi, bukan?
Kakek.
Selamat malam, pak.
Kau akan tidur nyenyak di kamar ini.
Ini kamar favoritku.
Baik, sekarang konsentrasi.
Letakkan jarimu di sini, pegang, dan lihat ke sana...
...mendongak.
Hampir.
Kemarilah.
- Jalan-jalanmu menyenangkan? - Ya.
Siapa yang menang?
Kurasa Martyn memenangkan semuanya.
Rumah ini penuh...
Penuh di akhir pekan.
Itu dia.
Kukira Bob Marley sudah mati.
Memang sudah mati.
Lalu kenapa...
Ibunya Ingrid senang menghibur.
Selamat ulang tahun.
Para Politisi, tentu saja, para seniman, penulis juga.
Keramahan tanpa batas!
Istriku memahami itu.
Hidup terasa hampa tanpa dia.
Makanya aku senang...
Aku sangat senang pada kalian berdua.
Apa aku kelewatan?
Belum, tapi sebentar lagi.
Kuragukan itu.
Kemarilah, Martyn, kurasa kami sudah menebak.
Itulah mengapa kau mengajak Anna kemari.
Sudahlah!
Kau tak lihat kau sudah buat malu Martyn dan Anna?
Tidak sama sekali.
Karena kakek sudah bilang...
Aku sudah melamar Anna...
...dan aku senang dia menerima.
Ya Tuhan.
Sungguh luar biasa.
Kami rasa itu sangat indah.
Selamat, Sayang.
Terima kasih. Itu sangat mendadak.
Kami terkejut.
Tapi kau senang?
Ya, tentu saja.
Senang sekali.
Maksudku untuk kalian berdua.
Selamat... maaf.
Ceroboh. Tak apa.
Aku amat yakin kalian berdua merahasiakannya.
Aku senang sudah mempercepat pengumumannya.
Tentu saja.
Mari bersulang.
Ayo, Anak-anak... untuk Martyn dan Anna.
Kapan kau melamar?
Kapan kau melamar Anna?
Beberapa hari yang lalu.
- Dia langsung menerima? - Ya.
Aku tahu aku sudah menyakitimu.
Pembicaraan waktu semalam.
Aku tak mengerti itu.
Tak apa.
Lucunya, hari ini aku merasa begitu dekat denganmu.
Kepala atau buntut?
Buntut.
Buntut.
Dan ibu... Aku tahu aku menyakitinya, tapi...
...dengan siapa pun aku menikah, itu pasti akan sangat berat.
Aku tahu dia khawatir soal Anna.
Kurasa dia khawatir kau terlalu berlebihan.
Tapi Ayah harus mengerti itulah mengapa aku tertarik padanya.
Ada kesedihan... dalam dirinya.
Entah mengapa, tapi itu sangat menarik.
Aku tahu aku bisa menolongnya, dan itu bagus.
Itu perasaan yang baik.
Membuatmu terlihat seperti perawat.
Aku tak mencoba menghentikanmu.
Ayah suka Anna. Sangat suka...
...tapi apa kau yakin dia yang kau inginkan?
Ayah tak mengenalnya.
Ada satu sisi baginya...
...yang hanya ada saat kita sendirian.
Jika Ayah bisa melihat itu, Ayah akan merasa berbeda.
Saat kita sendirian, dia tak seperti orang lain.
Pak, sudah kucari semua orang yang Anda minta.
Kuharap begitu.
- Pak, Anda membutuhkanku? - Aku butuh semua orang.
Selamat pagi, pak.
Kau tahu apa yang kupikirkan mengenai itu?
Pak, sebelum kita mulai, aku ingin minta maaf...
Ini seharusnya menjadi konsep akhir...
...makalah posisi kementerian...
...tapi ini adalah kesalahan yang parah.
Tapi yang membuaku kesal adalah aku...
...yang harus berdiri di Parlemen...
...dan jika aku memberi pengarahan yang salah...
...maka akulah yang disalahkan.
Itu tak ada pengaruhnya bagimu. Kau berada di balik layar.
Kau bekerja di sini dan bilang...
"Maaf, kami salah menulis angka..."
Tapi ini pekerjaanku!
Apa itu terpikir olehmu?
Jika aku tak melihat ruanganmu...
..maka pekerjaanku akan menjadi penerima telepon.
- Kau tahu itu? - Ya, pak.
Sudah kau susun ulang?
- Sudah. - Bagus.
Sudah. Itu saja.
- Selamat sore, pak. - Selamat sore.
Di mana ibumu?
Bekerja, mungkin. Aku belum melihatnya.
Tak ada Henry malam ini?
Sal, Ayah mau bicara.
Kau tahu saat Ayah melihatmu di Hartley malam...
...di loteng?
Ayah harus bicara dengan Anna.
Itu yang Ayah lakukan.
Ibumu agak kesal.
Kau mungkin merasakannya.
Dan...
...Ayah berusaha untuk menyatukan kita semua.
Ya, Ayah.
Aku mau tidur.
Astaga. Tak sekedar suka.
Aku sangat suka.
Bisakah kau yang memilih musik untuk pernikahannya?
Setuju.
Kurasa begitu.
Tapi dia tak memercayaiku.
Maaf aku terlambat.
Tak masalah.
Kami memulainya tanpamu./ Bagus.
Ny. Prideaux, selamat datang di London.
Terima kasih. Apa kabar?
Bagaimana kabarmu?
Aku merasa sangat senang di kesempatan ini.
Senang untuk Anna, tentu.
Omong-omong...
...aku jarang bertemu dia belakangan ini...
...jadi selalu menyempatkan jika ada kesempatan.
Terima kasih.
Dan setelah melihat Martyn...
Astaga./ Aku tahu.
Aku merasa tersanjung.
Meskipun, tentu, dia bukanlah tipe Anna.
Maaf?
Jika boleh kukatakan.
Pacar pertama Anna tipe orang yang...
...membosankan dan rumit.
Dan semua masalah dimulai dari sana.
Anda membicarakan Peter?
Ya.
Aku pernah bertemu dia. Dia tampaknya sangat baik.
Benar.
Aku merindukannya.
Bu, semuanya baik-baik saja.
Bagaimana salmonnya?
Enak.
Saat Peter dan Anna putus...
...Peter menikah dengan pengacara muda hebat...
...gadis eksentrik...
...tapi hanya berlangsung delapan minggu.
Aku tak bisa banggakan.
Pengalamanku pun tak lebih baik dari itu.
Kau menikah beberapa kali?
Astaga!
Dan hampir terjadi di Reno.
Kami pergi ke Kapel Kasih...
...lalu tiba-tiba saya menjadi gugup.
Syukurlah. Kalau tidak, itu akan menjadi lima.
Tentu, itu sulit bagi kami.
Kuyakin Anna sudah cerita.
Cerita?
Tentang saudaranya.
- Ibu. - Ya.
Tentu, itu mengejutkanku.
Itu mengejutkanku, setelah melihat Martyn.
Dia mirip sekali dengan saudaranya.
Aku tak tahu apa kau menyadarinya.
Tidak, tentu, Aston tak setampan ini.
Kenapa Ibu selalu membuatku tampak buruk?
Ibu pikir itu tak cukup buruk?
Ibu pikir aku harus selalu diingatkan?
Maafkan Ibu, sungguh.
Mungkin ini sebabnya kita tak seharusnya bertemu.
Tak apa-apa.
Sungguh, tak apa-apa.
Kurasa aku membuat kesan buruk.
Aku khawatir istrimu merasa tak senang.
Aku gugup. Itulah masalahnya.
Tak apa-apa, sungguh. Kami senang bertemu kau.
Tapi sekarang aku tak gugup.
Kau harus menyadari, ini kesempatan bagi Anna.
Akhirnya, bersama Martyn, dia punya kesempatan.
Dia bisa menjalani hidup baru.
Akan sangat buruk jika ada yang menghalanginya.
Aku tak paham maksudmu.
Kurasa kau paham.
Aku memerhatikanmu selagi kita makan.
Kau bahkan tak bisa melihatnya.
Kau harus buang perasaan itu.
Kuminta padamu.
Tolong.
Aku tak mau bahas ini lagi.
Terima kasih.
Ke kementerian, pak?
Berkeliling saja sebentar.
Aku harus keluar.
Aku takkan lama.
- Halo. - Ini aku. Jangan katakan apa pun.
Aku tak mau kau katakan apa pun.
Aku harus melepaskanmu.
Ini hal yang benar untuk dilakukan untuk Martyn dan kau.
Kita berdua tahu itu hal yang benar.
Ini harus dihentikan.
Maafkan aku.
- Ke kementerian sekarang, pak? - City Road.
Kau tahu di mana aku bisa bertemu Martyn Fleming?
Ya.
Di sini.
- Terima kasih. - Akan kusuruh dia di sini.
Kenapa Ayah tak memilikinya?
- Boleh Ayah minta? - Ya.
- Kau yakin? - Ya.
Apa yang membuat Ayah kemari?
Sentimen.
Perasaan...
...bahwa Ayah tak bersikap sebagaimana mestinya.
Kau tahu apa yang kau katakan di Hartley tentang gairah?
Kau benar.
Ayah salah mengerti.
Ayah sadari itu.
Ayah pikir kau bisa mengendalikan hidup...
...tapi nyatanya tidak.
Ada hal-hal yang...
Ada hal-hal yang tak bisa kau kendalikan.
Benar.
Entah bagaimana kau tahu itu.
Ayah datang untuk merestui kalian berdua.
Ini untukku?
Aku sangat menghargainya.
Itu baik sekali. Terima kasih.
Artikelnya tak cocok, itulah masalahnya.
Kita perlu 200 kata atau lebih.
Maaf. Aku paham.
Aku suka ini.
Kurasa ini bagus. Aku suka ini.
Stephen?
- Ya. - Kau masih di kantor.
- Stephen? - Ya.
Semuanya sudah berkumpul. Kami baru akan mulai.
Maafkan aku.
Kami sedang menyusun ulang.
Semuanya ada di sini. Donald, Trevor...
Kami harus bereskan malam ini.
Kuhangatkan makanan untukmu.
Baiklah.
Aku akan pulang secepatnya.
Aku mendengar dari Edward.
Dia bilang mereka akan menawarkanmu Health.
Itu berarti kau akan berada di kabinet.
Kapan ini terjadi?
Itu dikabarkan beberapa hari lalu.
Bagaimana menurutmu?
Aku tak tahu.
Aku sungguh tak tahu.
Kenapa?
Karena...
Karena apa?
Mungkin seperti yang selalu kau katakan.
Mungkin aku tak mau berada di puncak.
Itu saja?
Aku...
Aku tak bisa jelaskan.
Tak apa. Biar aku saja.
Ya, halo.
Halo?
Tak ada jawaban.
Ada kiriman untuk Anda.
Melewati keamanan.
Mereka memasukkanya ke mesin. Cukup aman.
Permisi.
Aku harus pergi sebentar.
Aku akan kembali secepatnya.
Kue pengantin yang indah.
- Kue pernikahan. - Kau lihat semua ini.
Sekarang...
kau lihat brosur perjamuannya...
...aku akan lihat pudingnya.
Bersulang.
- Bersulang. - Bersulang.
Ibumu harus memilih kateringnya.
Dia ingin memercayakannya kepada kita.
Dan gerejanya.
Dia sudah cukup.
Katanya dia sudah coba semuanya.
Tak ada layanan lebih baik dari yang lainnya.
Kurasa dia harus tahu, jika ada.
Tapi kau tahu, Stephen dan aku tahu St. Anselms.
Benarkah?
Ayah mempelai pria. Selamat sore.
Kami sedang membahas pernikahan.
Kami takkan mengadakan pernikahan putih...
...karena aku sudah pindah dengan Anna.
Ayo. Kau bilang kita akan membuat daftar tamu.
Tentu, selama aku bisa mem-blacklist.
Tentu.
Ini cukup menyenangkan.
Pikirmu aku akan menikah dengan Martyn...
...jika aku tak bisa bersamamu?
Anna.
Aku segera ke sana.
Hai, Jenny.
Kami sudah berusaha semampunya.
Secepat mungkin.
Tak bisa lebih cepat dari itu.
Semuanya akan selesai besok.
Bagaimana keadaan Rachel?
Halo?
Ini Martyn. Bisa aku bicara dengan Anna?
Sepertinya dia sudah pergi.
Permisi.
Ayo.
Nn. Barton akan menikah dengan anak Anda?
Ya.
Anda berada di apartemen ini?
Ya.
Anak Anda tak tahu...
Dia tak tahu hubungan kalian?
Tidak.
Anda yakin?
Anda berhati-hati?
Kami berhati-hati.
Ke mana perginya Nn. Barton?
Pak?
Anda tahu kenapa dia pergi?
Adakah komentar dari Anda saat ini?
Anda punya pernyataan untuk kami?
Ayo.
Harap tetap berada di belakang garis gerbang.
Ada orang yang tinggal di sini.
Bagaimana perasaan Anda?
Apa yang dipikirkan istri Anda?
Apa yang telah kau lakukan?
Sakitnya tak tertahankan.
Aku melukai diri sendiri.
Pemilik apartemen memanggil di mews...
...untuk memberi Anna instruksi tentang cara kerja pendidih.
Itu kebetulan Martyn ada di sana.
Dia tak pernah tahu apartemen itu.
Tak pernah tahu.
Dia tulis alamatnya.
Itu kebetulan.
Kenapa kau tak bunuh diri?
Kau harusnya bunuh diri saat memulainya.
Tidakkah kau tahu?
Tidakkah kau tahu?
Pikirmu kau bisa teruskan?
Ya. Ya!
Setiap hari hingga masa depan?
Terus mengkhianati kami berdua setiap hari?
Kau bukan orang jahat.
Kau harusnya bunuh diri saat pertama kali menyadari...
...lalu aku bisa berkabung.
Meskipun sulit, tapi aku akan menguburkanmu.
Dan aku akan menangis.
- Minum ini. - Tidak.
Aku tidak...
Ayo.
...ingin pil. Aku ingin dia kembali!
Aku ingin anakku kembali!
Aku ingin Martyn!
Berikan anakku!
Martyn sudah mati. Anakmu sudah mati.
Salahkan kematiannya padaku. Salahkan aku.
Salahkan kematiannya padaku.
Salahkan aku.
Ini sungguh terjadi, 'kan?
Sangat disayangkan kita pernah bertemu.
Kurasa semua orang memiliki satu orang yang berarti.
Bagiku...
...yaitu Martyn.
Bagimu, Anna.
Anna yang malang.
Siapa?
Apa kau pernah mencintaiku...
...dan ini?
Tak cukup?
Tak cukup bagimu?
Untuk sesaat, aku ingin bercinta denganmu.
Waktu. Sang penyembuh, waktu.
Waktu, bukanlah siang dan malam.
Masuklah, Tuan-tuan.
Tuan-tuan, untuk melindungi keluarga dan kolegaku...
...pagi ini aku mengajukan pengunduran diriku.
Masuk.
Aku sudah memperingatkanmu. Sudah kuperingatkan.
Aku tahu.
Kau tahu ke mana perginya?
Ya.
Ke mana?
Dia ke sini tadi malam.
Dia ingin tinggal denganku.
Apa dia...
Aku ingin tahu, apa dia meninggalkan pesan?
Aku harus tahu ke mana perginya.
Kurasa kau tahu.
Kau harus ingat.
Dia memberitahumu tentang apa yang terjadi terakhir kali.
Dia akan kembali ke Peter.
Kau harusnya tahu itu.
Aku harus pergi.
Maafkan aku.
Selamat tinggal. Kita tak akan bertemu lagi.
Terima kasih.
Dia di sini, bukan?
Dia di sini.
Butuh waktu yang amat singkat untuk menarik diri dari dunia.
Aku bepergian...
...sampai aku tiba di kehidupanku sendiri.
Yang benar-benar membuat kita melampaui pemahaman.
Itu jauh melampaui pengetahuan.
Kita menyerah pada cinta...
...karena itu memberi pengertian tentang apa yang tak bisa diketahui.
Tak ada lagi yang penting, tidak pada akhirnya.
Aku melihatnya sekali lagi.
Aku melihatnya secara kebetulan di bandara, berganti pesawat.
Dia tak melihatku.
Dia bersama Peter.
Dia menggendong anak.
Dia tak berbeda dari orang lain.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.