Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
aku jatuh cinta pada seseorang yang sudah punya kekasih. aku meliriknya setiap hari
aku tahu aku telah jatu cinta pada pacar orang lain!
apa kamu tidak mau mengganti lagu? itu lagu jadul.
popover goreng 10 baht, benar?
aku jatuh cinta pada seseorang yang sudah punya kekasih. aku meliriknya setiap hari
ayah!
karena ku tahu hanya ini yang aku bisa lakukan...
apa yang telah kamu lakukan, Chai?.
aku tidak melakukan apa-apa.
ini hanya kerjaan yang beresiko.
Nan, maafkan aku!
karena telah merawat anak-anakku.
percayalah padaku! ini akan selalu begini.
aku tahu!
Ya, mereka adalah keponakanmu.
tapi paling tidak ayahnya harusnya membantumu.
jika tidak, mereka tidak akan terurus seperti gelandangan.
ayahnya tidak pernah dirumah bersama anak-anaknya.
dan kamu yang mengurus semuanya!
seolah-olah kamu adalah ibu bagi mereka.
ibunya meninggalkan anak-anaknya sejak mereka masih bayi.
dan sekarang, ayahnya bertindak sangat menyebalkan.
aku akan robek-robek jika ketemu dia.
bertahanlah, Nan.
jika dia tidak mati, itu akan menjadi cerita yang berbeda.
pendarahan otak, leher servik patah
... kecelakaan karena mengemudi.
luka ini!
..disebabkan oleh kompartemen atap mobil.
semuanya sudah ada dalam laporan.
apa yang kamu inginkan, letnan?
kamu mau apa?.
ini hari libur kamu. kenapa kamu masih di sini?
sebaiknya habiskan waktu senggangmu dengan yang lain.
jadi kamu tidak akan membuat kesalahan lagi.
siapa yang mengijinkan bedebah itu ikut campur?
dasar sinting!
kita harus menyingkirkannya.
brengsek!
tetap awasi dia, oke?
apa kamu mau dia mati?
tenanglah. tenanglah, kawan.
baiklah. baik.
tenang.
apa kamu berjanji ini akan menjadi kasus terakhir kamu?
aku tidak mau mati muda.
"Bpk. Chaiyot Saijaimun Meninggal: 12 Jan 2006"
kembali sini!
5 tahun lalu.
ibu mereka pindah ke Belgia bersama orang lain
dia tidak memberikan alamat. tidak ada yang tahu dimana dia.
apa yang akan kamu lakukan sekarang?
aku harus membesarkan mereka.
mereka adalah keponakanku.
yang kita bicarakan adalah ada 3 anak, Nan.
kamu tidak akan mampu membesarkan mereka dengan berjualan susu kedelai dan popover.
kamu punya mesin jahit di rumahmu.
gunakan waktu luangmu saat istirahat
kamu dapat melakukan hal-hal baru setiap hari.
kalau kamu tertarik, aku akan katakan pada bos.
pemakaman sudah selesai.
dia membawa anak-anak itu ke rumah.
aku tidak dapat menemukannya.
mau sesuatu? aku akan pergi ke minimarket.
aku tidak menemukannya di lantai atas.
kamu yakin tidak mau sesuatu?
benar tidak mau sesuatu?
brengsek kau!
Hei!
kalian berdua adalah sahabat karib.
apa kamu tidak merasakan sesuatu yang mencurigakan tentang kematiannya?
bagaimana aku tahu?.
Chai cuma menelponku untuk mabuk-mabukan.
tapi siapa sih yang mau mabuk pagi-pagi begitu.
dia menghabiskan minumannya sendirian.
matanya mungkin nanar habis mabuk dan mati dalam kecelakaan mobil.
itulah yang polisi bilang.
apalagi yang kamu mau dariku?
seseorang melihat kalian berdua berdebat.
kami selalu begitu tiap kali kami mabuk.
dia penggemar MU, sedangkan aku penggemar Liverpool.
tapi seseorang melihat kalian berdua!
bertengkar, bukan begitu?
sial! kamu menebak yang tidak-tidak.
aku tidak bermaksud mengatakan bahwa kalian benar-benar bertengkar.
aku selalu menganggap dia adalah saudara sendiri.
bagaimana mungkin aku melakukan ini kepadanya?
kamu bertanya pada orang yang salah.
dari luka memar di tubuhnya!
disebabkan oleh pukulan benda keras.
sial!
aku tidak membunuhnya, oke?
apa kamu berani bersumpah di hadapan mayatnya?
aku tidak peduli!
Oh, jadi kamu adalah polisi dan kamu bisa melakukan semuanya?
beraninya kamu menyeretku ke sini!
kamu bisa saja berteriak pada ibumu
atau pada para pelacur!
kamu bisa saja menjadi brengsek pada tiap orang.
tapi tidak padaku!
karena aku tahu apa yang terjadi.
kamu tahu maksudku?
pada hari itu, setelah kalian berpisah
kamu pergi menemui siapa?
atau kamu cukup bodoh untuk disalahkan.
aku tidak tahu.
kamu tidak tahu?
Chai adalah orang yang licik.
dia jarang berbicara kepadaku.
dengar, orang tangguh
polisi tidak berpikir aku adalah tersangka.
jaga mulutmu atau aku akan menuntutmu!
sampai jumpa.
dia membuatkan merinding.
bisakah kamu berjanji padaku?
jika sesuatu terjadi padaku,
jangan tinggalkan anak-anak.
ini ada uang yang ayah berikan padaku.
aku simpan semuanya.
aku tidak pernah menggunakannya sepeserpun.
ambillah, bibi Nan.
kenapa?.
aku tidak mau bibi bekerja terlalu keras.
aku khawatir bibi akan capek.
sebaiknya kamu tetap simpan uang itu.
jika bibi benar-benar membutuhkannya,
aku akan beritahu kamu.
pergilah tidur.
aku tidak bisa tidur...
adik-adikku tidak mau tidur jika bibi belum bercerita
aneh.
kurasa Mai dan Thong tadi di sini.
mungkin mereka belum pergi ke kamar.
mungkin juga, apa mereka sedang di kamar mandi ya?
biar bibi periksa
tidak ada.
jadi, dimana mereka ya?.
apa mereka sedang bersembunyi?
Hmm sepertinya selimut ini sudah kotor.
sebaiknya bibi bawa saja ke laundry.
pergilah tidur sekarang.
kita semua akan pergi ke kuil besok.
Oke. baiklah.
jangan lupa selimutnya.
pejamkan matamu, manis.
pergilah tidur.
Nah aku tidak berpikir begitu.
jika aku punya barangnya, aku pasti memberitahumu.
biar kuperjelas masalah internal kami
jadi kita bisa duduk bersama dan ngobrol.
percayalah padaku. kamu pasti akan menjadi orang pertama yang tahu.
biar kami yang mengurus polisi itu.
jangan. ini bukan waktumu.
santai saja.
dia belum mengerti apa-apa tentang kita.
tapi dia lumayan mengganggu.
mengganggu? lalu kenapa?
polisi itu sedang mengintaimu.
itu berarti bahwa polisi masih belum tahu!
dimana Chai menyimpan barang itu.
apa kamu pikir adik Chai mengetahuinya?
mungkin.
dia sangat mempercayai adiknya.
aku akan mencoba bernegosiasi dengannya.
biar aku yang mengurusnya.
hati-hati, licin.
bibi Nan.
bawa yang banyak ya? aku akan membantu bibi.
tidak usah, terima kasih. nilai pelajaranmu lebih penting.
jaga adik-adikmu, ya?
aku mau telur rebus. telur rebus!
telur rebus. telur rebus!
telur rebus.
masaklah sendiri, aku tidak tahu caranya.
makanlah telur dadar ini
atau makanan yang sudah disiapkan oleh bibi Nan.
Chai tidak pernah memberi apa-apa padaku.
kami tidak bertemu beberapa bulan lamanya.
santai saja! jangan terlalu tegang.
bepikirlah.
kita berada di dalam perahu yang sama sekarang.
polisi masih belum bisa melacak kami.
kenapa kita tidak bisa menjadi satu tim?
baik! aku tidak akan menceritakan kepada polisi tentang kalian.
mohon biarkan aku pergi! kumohon.
Negara Thailand dibangun di atas nyawa dan darah
ini adalah tanah air kami
bangsa kami telah bersatu padu
"awas - kereta"
aku tidak tahu,
kalau Chai punya adik yang sangat cantik.
maukah menjadi pacarku, hah? mau kan?.
kelihatannya dia tidak tahu apa-apa.
buang dan tinggalkan saja dia disini.
siapa bilang dia tidak tahu apa-apa?
perempuan itu semuanya licik.
untuk memaksanya berkata jujur, kita harus bermain-main dulu.
tolong! tolong aku!
turun disini. cepat!
mau kemana kamu, perempuan jalang?
tangkap dia!
di sana.
kamu ke sana.
dimana kamu permaisuriku?.
keluarlah!
apa kamu di sini?
apa kamu di sini?
ke sini!
kamu pikir kamu mau kemana?
kembali ke sini, jalang!
tangkap dia!
mau kemana kamu?
kau pikir kamu pintar ya?
cepat! tangkap perempuan itu!
kenapa kamu lari sundal?
tangkap dia!
dasar tidak becus! biar aku saja!
maukah kamu menungguku?
dasar pelacur! ngapain naik-naik ke situ?
berhenti, dasar jalang! mau mati ya?!
brengsek!
tolong! tolong! tolong!
tolong aku!
tolong aku! tolong aku!
tolong aku!
kamu memancing amarahku
jika aku tidak bisa memaksamu malam ini aku tidak akan bisa tidur.
perempuan jalang!
kau menginjak obatku!
dasar pelacur.
aku tahu. suka main kasar ya?
baiklah. aku ikat kamu.
aku akan beri apa yang kau minta!
baiklah! rasakan ini!
brengsek!
aku akan meladeni keinginanmu!
dan nafsuku! ayo!
Hei, Muek! sial kau. jangan terlalu kasar!
kamu bisa membunuhnya.
sialan!
Muek!
Oh, sial!
ini yang kamu minta!
tidak bisa tidur lagi?
sudah aku coba tapi...
kamu masih terperangkap dalam pikiranmu,
sangat sulit untuk mengatasi luka lama.
apa yang harus aku lakukan, biksu?
biarkan pergi pikiran itu.
sial! parit ini bau sekali!
tempat bagus. kita buang mayatnya di sini,
tidak akan ada orang yang akan menemukannya.
kurasa kalau di buang di sini,
paling tidak kamu bisa menemukan 20an bangkai mayat.
anjink! kurasa aku mau muntah.
ayo pergi dari sini sebelum ada orang yang melihat kita.
tutup pintunya!
sejak kapan bibi pulang?
bibi sudah pulang dari tadi.
lebih baik pergi tidur.
kamu harus menjual susu kedelai sendiri.
apa bibi baik-baik saja?.
iya, bibi baik-baik saja.
selagi kamu pergi berjualan bibi akan istirahat di rumah.
semuanya akan baik-baik saja.
dimana ibumu?.
jangan katakan padaku dia tidak disini hari ini.
dia tidak kesini hari ini.
sungguh sial.
padahal aku sudah pilih lagu bagus untuknya.
aku minta, ya? jadilah anak baik.
kok rasanya agak sedikit asin?.
tapi roti agak asin rasanya lezat.
pecinta makanan pasti akan berikan kalian bintang lima!
bibi Nan tidak ada di sini. kamu masih mau membelinya?
Hmm! rasanya sungguh enak.
ini bisa jadi terkenal di kawasan sini!
siapa yang memberimu ijin menginterogasi anak buah Tong?
Chai bekerja untukku.
lalu kenapa?
apa kamu pikir kita akan membiarkannya mati sia-sia?
bisakah kamu bersikap lebih sopan?
ini kasusku.
dan kamu masih dalam cuti.
sudah lama aku mengikuti kasus ini
dan aku hampir menemukan pimpinannya.
kenapa kamu tidak memasukkanku?
buat apa?
kamu ingin para wartawan menyalahkan kita lagi?
mereka ingin agar kamu instropeksi sejenak.
kamu harus mendengarkan mereka.
tidak menjadi masalah untuk membantu adiknya Chai dengan membeli semua roti-rotinya.
tapi jika kamu ingin mencari petunjuk yang lain,
lebih baik kamu berhenti sekarang juga
karena kamu hanya akan menghancurkan kasus ini.
sejak kapan kamu di sini?
bisakah kamu mengantarkan pakaian-pakaian itu kepadaku?
tentu saja. tukang antar akan datang hari ini.
aku akan serahkan padanya.
kerjaan lancar hari ini?
aku baru saja buka toko.
mau membeli sesuatu untuk pacarmu?
kakaknya mungkin tidak tahu apa-apa.
semakin aku melihatnya, semakin manis saja dia.
kelihatan lebih muda dari adiknya.
kamu mau mencabulinyaa ya kan? dasar brengsek!
aku sudah punya nomor teleponnya,
aku akan ajak dia keluar dan mabuk,
kita akan ke Cloud Nine semalam suntuk.
sial! siapa yang melakukan ini?
brengsek!
singkirkan ini.
kenapa kamu masih berdiri saja?
kamu benar-benar bodoh, ya?
kamu kira kamu bisa lolor dari kejahatanmu?
aku akan masukkan kalian semua di penjara.
segelas minuman spesial.
pelanggan menunggu di luar.
ini yang terakhir.
jika ada yang memintanya katakan pada mereka sudah habis. mengerti?
aku akan segera kembali.
sial.
bibiku mau bicara dengan kamu.
Nanta!
kamu disini pasi ingin menanyakan tentang Chai.
dia sudah lama bekerja denganku,
jika dia tidak terbunuh,
kami pasti akan mendapatkan bukti untuk menangkap gembongnya.
kenapa kamu katakan padaku sekarang?
karena kurasa kamu dalam bahaya.
kamu harus tahu yang sebenarnya,
dan
ini adalah permintaan maafku kepadamu.
tidak ada yang perlu dikhawatirkan di sini.
aku bisa melindungi diriku dan anak-anak.
bagaimana?
kenapa kamu begitu percaya diri?
kakakmu di sini.
Nan!
Nan!
Nan!
tunggu!
berhenti di situ! apa kamu mau kabur?
aku mau melaporkan ada penyusupan di dalam rumahku.
aku polisi!
lihat identitas kamu.
keponakan menelponku ada orang asing di rumah Nan.
aku hanya khawatir.
apa dia berbuat salah?
tunggu!
mau kemana kamu?
kita tidak pergi searah.
butuh tumpangan?
sial.
kukira kamu orang baik.
ternyata kamu cuma menanyaiku.
berikan kami informasi yang kamu tahu.
tidak begitu masalah, kan?
jangan mulai dengan aku.
apa kamu sudah menikah?
aku tidak harus bertanya!
kamu sudah punya berapa anak?
sial! benar-benar tidak punya selera!
mengerikan! sangat buruk!
siapa yang akan menonton film beginian?
lihat film dari waen semuanya tua-tua.
payudaranya seperti kacang.
ngomong-ngomong, dimana si brengsek Mac?
apa kamu menyuruhnya mengirimkan Amps?
palingan dia sedang tepar.
dia tidak mengangkat teleponya.
cewek ini sangat hot, ya kan?
yang benar saja!
seleramu sangat buruk sekali.
dia membuatku nafsu.
Boss polisi meminta bos ke kantor.
dasar keparat bikin masalah lagi?
apa kamu yakin perempuan jalang itu tidak mengatakan apa-apa?
kenapa mereka bertanya kepadaku seolah-olah mereka tahu yang kita kerjakan?
kamu negosiasi dengannya bagaimana?
sama seperti biasanya bos.
aku pastikan pada bos, dia tidak akan bicara sepatah katapun.
lebih baik kamu periksa lagi.
Chai bukan orang bodoh.
jika dia memberikan bukti kepada adiknya, kita semua celaka.
meskipun, jika kita tertangkap
big bos tidak akan membiarkan sesuatu terjadi pada kita.
aku tahu itu
makanya berhati-hatilah jika beraksi.
ada beberapa nama yang lebih berkuasa dibanding bos kita.
jika bos kita dalam masalah dia tidak akan memberi ampun pada kita.
bibi Nan!
bibi Nan!
bibi Nan!
bibi Nan! / bibi Nan!
ini dia.
apa bibi akan pulang malam ini?
iya. bibi akan disini sebentar lagi.
ibumu menambahkan garam? ini enak!
ini sus.
sus Jepang. bisa dibilang begitu. ya
benar, anak-anak?
ini resep rahasia kami.
kalau memang benar-benar lezat anda bisa tanyakan pada orang lain.
tapi jangan menanyakannya pada kami.
apa anda mau beli?
5 Baht.
harusnya kamu bilang padaku kalau dia adalah adik Chai.
buat apa?.
kamu ingin membuatnya membencimu?
apa kamu tidak merasa aneh?
perempuan itu sudah mati dari kemarin.
tapi sepertinya tidak kelihatan terjadi apa-apa.
mereka masih tetap menjual popover seperti biasanya.
itu bagus, bukan?
lalu bagaimana dengan hilangnya Mac?
aku dengar dia menggoda adiknya Chai yang satunya, ya kan?
sial! bagaimana kalau dia cerita pada cewek itu tentang rahasia kita?
kamu lagi ngapain sih?
coba kamu ikuti mereka.
kurasa semuanya menjadi berantakan.
Hei! jangan merokok di sini.
apa kamu yakin Tong tidak tahu?
kami menunda pengiriman padamu
karena kami ingin memastikan kalau Tong
Chai benar-benar mengambilnya.
apa kalian tahu tanggal 12 Agustus adalah hari apa?
hari ibu!
hari minggu
sekolahk kami akan mengadakan kegiatan hari ibu.
semua ibu akan duduk di atas panggung.
sedang anak-anak akan membawa baki bunga dan akan diberikan pada ibunya masing-masing.
kami mau bibi jadi ibu kami.
kalau ibunya tidak datang pasti akan jadi bahan ejekan teman-teman.
tidak ada yang akan begitu.
Yodpong .
dia tidak punya ibu.
dia menangis seperti anak kecil.
ayahnya lalu menyuruh seseorang untuk menjadi ibunya.
kita bukan seperti dia.
kita punya bibi Nan.
bibi akan datang, iya kan bi?
Nan!
bilang padanya untuk istirahat.
jaga baik-baik adik-adikmu juga.
tas itu mencurigakan.
atau dia sembunyikan sesuatu di dalamnya?
kenapa dia belum datang-datang?
dia menyuruhku untuk bertemu disini.
kurasa dia pasti sedang mabuk di bar.
ayo cari dia.
hei itu ada disana, iya kan?
benarkah?....Oh iya
mau mencoba merayu adikku lagi ya?
apa yang kamu bicarakan?
terimalah
aku tahu kamu menggunakan posisimu untuk alasan.
anak-anak bilang padaku kalau kamu mengintai mereka setiap hari.
atau kamu seorang psikopat?
itu mungkin dua orang itu.
laki-laki semua sama saja.
aku pergi sekarang.
tidak usah repot-repot mengantarku pulang.
ojek!
apa kamu tidak merasa aneh?
barang-barang kita telah dicuri.
tapi Mourn punya barang untuk dijual.
apa kamu mencurigai adiknya Chai?
memangnya siapa lagi?
kurasa caramu tidak berjalan baik.
mau aku mencobanya?
Shh! pekerjaan seperti ini tidak usah ikut campur.
bagaimana kalau begini, bos?
culik anak chai dan barter dengan barang kita.
usia mereka tidak sesuai dengan selera bos.
sekolah sudah bubar. semua siswa sudah pulang.
hanya tinggal dia sendirian mengerjakan ujiannya
dia bersama dengan guru muda yang mengawasinya untuk tidak curang.
lalu terus?
tetap saja dia tertangkap mencontek.
dia ingin memukul telapak tangannya sebagai hukuman.
akan tetapi dia tidak mau.
dia ingin diganti dengan yang lain.
'aku tidak akan membiarkan kamu menyelesaikan ujian itu'
tawaran yang tidak bisa ditolak gurunya.
dari memukul tangannya berubah menjadi "memukul" yang lain.
keren gak?
lalu kemudian?
lalu dia menikmatinya tubuhnya.
dia melakukannya di pinggir meja, di sofa, di tangga
coba kamu bayangkan!
Fantastis! apa benar-benar nikmat?
istimewa!
bolehkah aku bertanya padamu?
bagaimana pecandu sepeti dia memerankan seorang guru?
tidak juga! dia kelihatan pintar.
kurasa tidak.
hei! sedang apa kalian?
apa kalian tidak melihat artisnya sudah di sini?
baik! kamera, lampu, apa sudah siap?
dia di sini.
untuk adegan ini, pakai pakaian ini.
di mana kamar gantinya?
kamar pertama di atas.
ayo! lampu! kamera!
ayo! ayo!.
ada apa dengannya?
bawa kembali ke sini. dia sudah dibayar setengah.
shampo apa yang anda gunakan?
Sun Silk.
apa anda biasa membersihkan rambut anda?
Ya.
sungguh?
cobalah menggunakan merek ini.
bisa minta waktu sebentar untuk mengisi kuisioner ini?
Hei!
cuma sebentar saja.
dasar brengsek! tanya orang lain saja!
aku bertanya padamu, bajingan!
Hei! kapan kamu kembali?
apa yang kamu katakan?
aku sedang ganti baju dan dandan.
kemudian ke toilet dulu lalu turun kesini.
terus, siapa yang akan meniduriku di adegan ini?
kasih sayang ibu kita tiada terhingga.
tundukkan kepalamu dan ucapkan "terima kasih, bu.."
ibu berkorban demi anak-anaknya
setiap kalian sakit,
ibu selalu ada untuk merawat kalian.
saat kalian menangis, ibu akan mengusap air mata kalian.
dimohon kepada para ibu untuk naik ke atas panggung.
kenapa kamu tidak naik ke panggung, Thong? ibu kamu tidak bisa hadir?
kalau begitu, kakakmu bisa gantikan ibu kamu, dan kamu yang bersimpuh.
seorang kakak adalah seperti ibu kedua.
Praepan, majulah.
Praepan naiklah ke atas panggung.
ayo kesana.
ayo! ibu kamu mungkin sedang sibuk.
seorang kakak adalah seperti ibu kedua.
kamu bisa menggantikan tempat duduknya, iya kan?
astaga!
di sini sangat kotor sekali.
bersihkan!
cepat mandi. setelah itu pergilah tidur.
ini, hapus air mata kamu.
mau uang?
agar kamu bisa bersenang-senang.
Prae
bibi tidak pernah menyesal atas apa yang bibi lakukan hari ini.
bibi tahu kamu mungkin tidak percaya lagi sama bibi.
kamu mungkin sudah bosan mendengar janji-janji bibi.
jika kamu masih marah sama bibi,
kurasa, bibi akan menceritakan yang sebenarnya...
bibi mempunyai masalah.
masalah yang sangat besar.
kalau bibi tidak merasa nyaman,
jangan ceritakan padaku, bi..
aku percaya bibi.
pengawal Tong menghilang.
mereka mungkin terlibat dengan barang-barang yang hilang.
tentang Chai
ini persis seperti spekulasi kapten.
kamu bawa mobil lalu tunggu aku di bawah jembatan.
aku akan menjemputmu disana,
dan satu lagi, jangan bilang siapa-siapa.
kita tidak bisa percaya orang lain saat ini.
mereka mungkin memukulinya sampai mati.
lalu menaruh mayatnya di dalam mobil dan membuang mobilnya ke jurang.
kalau kamu belum puas,
malam ini aku akan hajar mereka lagi.
sudah aku katakan, maafkan aku!
aku tidak tahu
kenapa kapten tidak bisa menindak mereka.
biksu juga menginginkanku untuk melepaskannya.
bagaimana aku bisa membiarkan hal ini.
bau ragi brewer?
apa yang mau kamu katakan padaku?
aku bermaksud membelinya sebagai permintaan maaf.
tapi dia belum mengetahuinya.
dia yang memutuskan aku dulu.
saat aku akan membuangnya,
Chai melihatku dan memintaku untuk diberikan kepadanya.
dia kemudian memberikannya kepada seseorang yang sangat berarti bagi dirinya.
setiap makhluk hidup yang masih mempunyai rasa cemas,
tidak akan bisa reinkarnasi.
akan tetapi mereka akan bersama orang yang mereka cintai.
dengan pikiran yang tidak tenang dan...
ditambah dengan beban di pundakmu,
kamu bisa dengan mudah berkomunikasi dengan jiwa-jiwa tersebut.
sepertinya dia membutuhkan pertolonganmu.
akan tetapi, dari apa yang kami bicarakan,
dia sepertinya tidak membutuhkan pertolongan.
baik kepada saudara-saudaranya,
atau pada dirinya sendiri.
ini adalah apa yang dia inginkan.
mungkin dia tidak ingin orang tahu,
terutama kepada keponak-keponakannya.
apa yang harus aku lakukan sekarang, biksu?
bantu dia.
Frankly,
aku takut akan akan kena masalah.
kenapa kamu tidak membiarkan polisi yang menanganinya?
tidak sampai aku tahu apa yang terjadi.
aku yakin ini tidak ada kaitannya dengan pekerjaanmu.
kamu menjadikannya dendam pribadi.
kamu khawatir jika polisi mengetahuinya, dia akan mengalami kesulitan
dia tidak bisa meninggalkan keponakan-keponakannya.
bukan itu.
ini karena kamu suka padanya.
jangan suka membuat kesimpulan sendiri.
aku akan coba membahasnya kepada biksu.
untuk jiwa yang tersesat
kekuatanku tidak sanggup untuk menolongnya.
kamu harus bertemu dengan biksu suci yang memiliki kekuatan tinggi.
untuk membantu jiwanya terlepas dari penderitaan.
jika kamu ingin menolongnya,
"padamkan api dengan air"
beri dia segelas air
dia harus bersedia menerimanya dan meminumnya
dengan nalurinya, itu akan membuatnya tidak merasa "kehausan" lagi.
jika hal itu tidak bisa menolongnya, aku tidak bisa membantumu lagi.
kenapa kamu tidak berhenti bermain?
jangan hukum dia, Prae.
kamu juga, Mai.
kalau kamu tidak berhenti bermain, aku akan hukum kamu juga.
bibi sedang tidak enak badan. aku harus bekerja sendirian.
kenapa kalian tidak membantuku?
Prae. apa bibi Nan akan pulang?
maafkan kakak, Prae.
aku suruh Daeng untuk membawa anaknya kemari.
jika sesuatu tidak sesuai yang diharapkan aku akan jual dia ke mucikari.
gadis muda bisa memberikan kita uang banyak.
kenapa kamu tidak sopan padaku?
kamu suka seperti itu kan?
misalkan terjadi sesuatu,
big bos pasti akan membantumu.
apa kamu tahu,
dia sudah memberhentikanku.
Muek apa kamu ingin main film?
atau seorang penulis skenario.
tertarik?
kenapa aku?
aku bisa melihat bakatmu.
aktingmu seperti seorang profesional dan mampu menulis skenario dengan baik.
kamu telah menipuku tentang penghianatan Chai,
dan mengganggu keluarganya.
kamu sudah melangkah terlalu jauh, bajingan!
kenapa kamu pikir aku melakukan itu?
aku sudah bekerja padamu selama bertahun-tahun,
kenapa aku harus mengkhianati kamu?
karena kamu bajingan yang serakah.
kamu tidak tahu kapan harus berhenti.
untungnya, Chai menceritakan semuanya padaku.
jika tidak, aku tidak akan pernah berhenti dihantui adiknya.
kamu percaya dengan mimpi?
ini bukan sekedar mimpi.
aku punya saksi juga.
Kiew
apa yang paling aku benci adalah seorang pengkhianat.
Kiew!
kamu sungguh benar-benar tahu tentang aku.
aku sangat suka berakting.
tapi sayang, kamu salah menilai Kiew.
Polisi!
kenapa kamu memanggil polisi?
mereka mungkin akan menyakiti Prae. sial!
aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan.
jangan bergerak! angkat tangan!
angkat tangan! angkat tangan!
keluarkan senjatamu! singkirkan!
singkirkan!
apa ada yang sudah melaporkan ini?
itu berarti mereka masih di dalam kota.
terus pantau, kabari aku jika ada berita baru.
kamu mau mati, hah!
Halo? ya, bos.
jemput aku lalu kita pergi keluar kota.
apa, keluar kota?
dasar bodoh! aku menggunakan mobil curian.
tanya padanya, apa yang harus kita lakukan pada gadis ini.
apa yang harus kami lakukan padanya?
cari tempat sepi dan buang di sana.
apa kamu serius?
aku hampir setengah mati mendapatkannya,
dan kamu bilang lepaskan saja? tidak akan!
apa yang kamu inginkan?
gadis itu tidak berguna sekarang.
kurasa tidak.
kita bisa menggunakannya untuk main film porno dan menghasilkan uang.
kenapa kita tidak...
...bertemu dan menentukan apa selanjutnya?
kita bertemu di tempat rongsokan bus,
...tempat dimana kita bantai adiknya.
oke?
Halo?
mohon jangan lakukan apa-apa,
atau kamu tidak punya kesempatan untuk terlahir kembali.
dia sangat imut. dia bisa menjadikan kita kaya.
kenapa kamu mau melepaskannya?
Hei..diam! kita kedatangan tamu.
kuharap tidak ada yang tahu kita di sini.
hei! ada apa?
Hei diamlah.
apa yang akan kita lakukan?
sampah pecandu itu akan mati di sini.
telepon mucikari dan tunggu siapa yang akan membayarnya mahal.
jadi kita bisa selesaikan malam ini.
Yuk masuk ke mobil.
kesini kamu!
lepaskan dia.
baiklah, tembak saja!
kalau kamu ingin otaknya keluar, tembak saja.
ayo cepat tembak!
dasar bajingfay!
ada apa?
kenapa kamu tidak membunuhnya?
ada yang salah dengan pistolku.
bodoh! itu akan meledak di mulutmu.
tidak! ini hanya...
tembak dia!
baiklah! dasar anjink sial!
tidak! ini hanya...
apa yang kamu inginkan, wanita jalang?
sial!
Ouch! tolong!
bangun!
bangun.
bangunlah!
tolong!
kapten!
lewat sini, pak.
biksu,
bolehkah memberikannya kesempatan terakhir untuk mengucapkan selamat tinggal?
dewa memberkati.
bibi Nan!
bibi tidak boleh meninggalkan kami
bibi harus bersama kami. jangan pergi.
bibi tidak akan pergi. bibi akan selalu menjaga kalian.
bibi ingin selalu bersama kalian.
bibi Nan ayo pulang ke rumah main petak umpet lagi.
jangan khawatir, bibi Nan.
aku akan merawat Mai dan Thong.
bibi tidak usah mencemaskan kami.
aku sayang bibi.
tapi bibi akan pergi.
jangan khawatirkan kami.
bolehkah kami memanggil bibi, "ibu"?
bolehkah aku memanggil bibi "ibu" juga?
kami semua ingin memanggil bibi, "Ibu"...
translated by: s4lvotere@IDWS original eng-subs by: davidoff
semoga enggak nangis... hik hik hik :(
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.