Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by Kakek Salto IDFL.me
Budapest. Pemberhentian selanjutnya Budapest.
Budapest.
- Tiket, Nyonya-nyonya. - Ini punyaku.
- Punyaku juga. - Ini dia.
Terima kasih, anak muda.
Aku benci menyamar. Sepatu ini sempit sekali.
Tenang, jangan sampai manusia mengenali kita.
Drac.
Aku mau teriak!
- Kau kucing baik. - Aku kucing baik.
Badut ini datang lagi.
Selamat malam, para penumpang. Aku Profesor Abraham Van Helsing.
Anggota keluarga Van Helsing.
Keluargaku melindungi manusia dari monster berabad-abad lamanya.
Percayalah bahwa ada monster yang sedang bersembunyi!
Jangan takut, aku profesional. Aku tahu cara menghabisi mereka.
- Dan membakar mereka! - Api itu bahaya!
Resync by anyink for nonton01.online
Maaf, kawan-kawan.
Akhirnya. Kubunuh Dracula dulu, lalu monster lainnya!
Mengapa kau lakukan ini? Ayah, kakek, dan moyangmu...
sudah kukalahkan. Kapan kebencian keluarga Van Helsing hilang?
Takkan pernah! Karena monster tak punya jiwa!
Tikus?
Kau tak bisa kabur, Pangeran Kegelapan! Akan kuburu kau selamanya.
Aku takkan beristirahat sampai menghabisimu!
Dan.. Monster.. Lain.. Jika.. Aku.. Harus..
Sungguh mengganggu. Akan ada saatnya para monster bisa bebas.
Berlibur atau bahkan menikah? Bukankah itu hebat?
Kunjungi IDFL.me
Masa Kini
Tenanglah. Kapan acara dimulai?
Kau membuat mereka menangis.
- Kecuali yang ini. - Sunny tak suka menangis.
Dia suka menggigit.
Ini momen spesial, Carl.
Putri cantikmu akan hadir sebentar lagi.
Dia takkan datang, Drac.
Tenang. Marvis bersamanya. Kuyakin semua aman terkendali.
- Ada masalah? - Tidak. Pengantin sedang gugup.
Semua baik saja. Tenanglah, Lucy.
Semua sudah kuurus. Pernikahan ini akan sempurna.
Bukan itu masalahnya. Bagaimana kalau aku keliru?
Aku tahu perasaanmu.
Pernikahanku dengan Johnny adalah hari terbaik, tapi...
- aku begitu gugup. - Tidak segugup Ayah.
Ayahku lebih gugup.
Ayah sampai tak keluar dari peti tidur.
Tapi ia tahu itu sudah takdir.
Tak peduli dari mana asalmu atau siapa dirimu...
Zing hanya terjadi sekali. Kau harus menghargainya.
Kau benar. Terima kasih!
Baiklah.
Aku bersedia.
Aku bersedia.
- Ayah dengar? - Ayah kira dia sudah dikurung.
Memang!
- Hei, Ibu dan Kakek. - Dennis!
Tinkles bersikap baik. Makanya kami keluarkan.
Tinkles, duduk!
Siapa yang menyarankan memberi Dennis anak anjing?
Ayah?
Benar juga.
- Kasihan Tinkles. - Dennis?
Ibu tahu kau sayang Tinkles...
tapi jangan biarkan anjing.. Maksud Ibu, peliharaan berkeliaran.
- Paham? - Paham.
DJ Jessy Johnny sedang beraksi. Sambutlah Tn. dan Ny. Prickles!
Para hadirin dipersilakan masuk ke lantai dansa.
Ingin berdansa?
- Itu dia? - Awas. Jahitannya sangat sempurna.
Tak mungkin dia keluargamu, Frank.
Dia sepupu tangan kananku.
Aku melihatnya.
Frank ingin kita bertemu. Kami sepupu tangan kanan.
Tentu saja. Aku tak mengenali otot lengan itu.
Kita sama-sama melajang. Kita bisa berkencan.
Kencan? Itu..
Meja DJ itu tempat suci!
Aku suka lagu ini!
Kau mau berdansa, Dracula? Mana dia?
Dracula.
Kau tak suka dia?
Jangan terlalu pemilih. Kau tak berkencan selama 100 tahun.
Kuhargai perhatian kalian, tapi ini bukan kehendakku.
Zing hanya terjadi sekali, dan itu sudah terjadi.
Zaman sekarang berbeda. Kau bisa Zing lewat ponsel.
Sungguh? Tidak perlu.
Aku sibuk sekali. Mavis dan Dennis ada di hotel dan blah, blah, blah.
Kalian dengar dia bilang, "Blah, blah, blah"?
Aku tak mengatakan itu!
Ada yang bisa dibantu, Pangeran Kegelapan?
Aku mencari Zing.
Mengganti sandi sidik jari.
- Bukan. Aku mencari wanita. - Ini hari Jumat, 13 Juli.
Bukan. Aku ingin bertemu seseorang.
- Baik. Kau ingin makan dim sum. - Yang benar saja?
Kau tak paham? Aku ingin berkencan.
Aku kesepian.
Aku paham. Kau mau sosis Baloney.
Apa? Lihat itu.
Terlalu banyak mata. Matanya sedikit.
Tak suka tentakel.
Pasangan cocok? Tidak!
Yang utama...
aku tak suka bermain. Kau harus punya kerja dan disukai kucingku.
Tidak!
- Ayah? - Mavis! Ada apa?
Aku mendengar sesuatu saat memeriksa kamar.
Maaf, Sayang. Ayah sedang membersihkan loteng.
Membersihkan loteng. Loteng sangat kotor.
- Siapa itu? - Ayah sedang telepon?
Ponsel ini? Ayah sedang mencari pembantu.
Pembantu? Pikirmu..
Terima kasih. Akan kuhubungi nanti. Dah!
Berhenti menyembunyikannya dariku.
- Menyembunyikan? Ayah? - Ya.
- Aku paham. - Sungguh?
Ayah tertekan karena sibuk bekerja.
Benar. Ayah ketahuan. Hotel ini sangat besar.
Kau juga cukup sibuk.
Aku tahu. Semakin banyak pekerjaan...
membuat kita jarang bertemu.
Kau benar. Kita berdua terlalu sibuk bekerja.
Kita harus istirahat, dimulai dari sekarang. Malam.
Aku masih di sini.
Hei, Sayang. Siap untuk malam kencan?
Tak usah, Sayang. Tidurlah.
Ayahku benar. Kita perlu istirahat.
Kita harus berkumpul layaknya sebuah keluarga.
Seperti dahulu.
Sibuk bekerja dan stres?
Ingin berkumpul bersama keluarga? Anda monster?
Anda perlu liburan. Liburan khusus monster.
Selamat datang di Gremlin Air.
Hentikan! Bersihkan kacanya!
Para penumpang, mohon perhatiannya.
Untuk keselamatan, mohon lepas sabuk pengaman.
Jika terjadi penurunan tekanan, oksigen disediakan untuk Anda.
- Boleh saya simpan kopernya? - Boleh. Terima kasih.
Minuman! Camilan!
- Kopi? - Mau.
Mavis, Ayah penasaran! Kau tahu Ayah benci kejutan.
Ini kejutan bahagia.
Kejutan bahagia itu tak ada. Beri tahu saja tujuan kita.
Kenapa kita naik pesawat? Kita bisa terbang.
Dahulu, orang-orang naik kereta. Itu baru klasik.
40 jam di ruangan klasik bersama Ayah dan Paman Bernie...
dan rokok baunya.
Memilih siapa yang cantik, Cleopatra atau Nefertiti.
- Nefertiti. - Terima kasih, Ayah.
Mavis, ini kejutan hebat.
Ayah tak sabar berkumpul dengan keluarga tercinta...
tapi Ayah mohon beri tahu tujuan kita!
Tidak, sudah kuurus semuanya.
Jangan khawatir. Belakangan ini Ayah stres.
Waktunya Ayah rileks.
- Nyaman, 'kan? - Sangat rileks.
Aku akan memeriksa dia.
Aku akan kembali. Aku harus ke kamar kecil.
- Kau lihat itu? - Dennis pergi ke kamar kecil!
Baiklah.
Kau di mana?
Ternyata di sana, Tinkles.
Tenang, kami takkan meninggalkanmu.
Baiklah. Silakan bergerak di kabin selagi pesawatnya turun.
Ada rencana akhir pekan, Netbale?
Seperti biasa. Mengajak anak-anak main sepak bola.
Camilan. Minuman.
Para penumpang, kita tiba di Segitiga Bermuda.
Selamat datang di Segitiga Bermuda...
kapal pesiar mewah bagi monster.
- Kapal pesiar? - Kejutan!
Tidak!
Ini sama seperti hotel, tapi di atas laut.
Ayah perlu cuti dari mengurusi liburan orang lain.
Ayah jarang keluar hotel sejak Ibu tiada.
Ini kesempatan berkumpul. Dengan kita dan Dennis.
Siapa yang menjadikanmu putri yang hebat?
- Ayah orangnya. - Benar. Ayah bangga.
Ayo, Dennisovich. Ayo kita berlayar!
- Selamat Datang! - Tersenyumlah.
Terima kasih.
Dilarang bawa peliharaan?
Sempurna.
Dennis, ayo.
Halo. Selamat datang.
Ini Bob.
- Katakan "hei", Bob. - Hei, Bob.
Astaga, Griffin. Aku sangat gembira.
Ini hotel terbaik yang pernah kudatangi.
Ini menakjubkan!
Banyak kegiatan. Kolam renang besar.
Prasmanan?
Spa layanan penuh?
Bungkus aku dengan rumput laut.
Fasilitasnya sama seperti hotelku!
Tapi ini di atas laut!
Kau berhasil. Ayahmu pasti suka.
Liburan musim panas terbaik!
Tunggu sampai kau lihat jadwal perjalanannya.
Bagus sekali.
Frank, ingat "api itu bahaya"?
Ya, tapi...
mungkin kau bisa cari jodoh di kapal ini?
Ini bukan kapal cinta. Aku ingin bergembira bersama keluarga.
Halo! Selamat datang.
Siapa itu?
Aku Kapten Ericka, dan aku manusia.
Tapi jangan khawatir, aku amat senang...
menyambut kalian di pelayaran monster pertama kami!
Ayah tak apa?
- Dia serangan jantung! - Tak mungkin.
Hanya kayu yang bisa menyerang jantungnya.
Pasti stroke!
- Sepertinya karena wanita itu. - Jangan menunjuk sembarangan.
Kau selalu di dekatku. Itu aneh.
Bersembunyi di kegelapan, tapi tidak lagi.
Kalian berdiri dan melambaikan tangan, cakar, tentakel dan berkata...
"Kami di sini dan kami berhak tampil menakutkan!"
Kini waktunya merayakannya.
Kalian akan menikmati makan malam, petualangan, dan hiburan...
sampai kita tiba di tujuan...
kota yang kini sudah ditemukan, Atlantis!
Ya!
Ikannya berakrobat. Ikanrobat!
Halo, ada yang bisa kubantu?
Kau pasti Dracula yang terkenal.
Sudah lama aku ingin bertemu denganmu.
Kau tak menua. Aku ingin kulit sepertimu.
Kau berbahasa Transylvania. Aku selalu ingin mempelajarinya.
Bahasa yang romantis.
Aksennya membuat pria terdengar amat cerdas.
Dia bilang, "Senang bertemu denganmu."
Sampai nanti juga.
Drac! Hentikan!
Tunggu. Aku ingin sekali melakukan ini.
Sadarlah, Drac! Hentikan!
Cukup!
- Kau baik saja, Kawan? - Tidak.
Aku...
mengalami Zing.
Resync by anyink for nonton01.online
Lihat itu.
Ini dia.
Ayah!
Klub Anak-Anak? Tempat apa itu?
- Ikan. - Benar, Sayang.
Aku masih tak paham.
- Kau menjaga anakku sehari penuh? - Ikan.
Benar. Bagian mana yang tak dipahami?
Apa gunanya?
Supaya mereka bersenang-senang, begitu juga Anda.
Ikan.
Mereka bisa dijemput subuh nanti.
Lumayan bagus.
Apa rencana kita?
Kurasa kita bisa melakukan segalanya.
Melakukan segalanya?
Melakukan segalanya.
- Melakukan segalanya. - Melakukan segalanya.
Halo. Bagaimana hari kalian?
- Selamat malam, Kapten. - Halo. Astaga.
Bisakah kau angkat ekormu?
- Tentu. - Terima kasih banyak.
- Halo. - Selamat datang.
Kakek Buyut benar!
Monster itu menjijikkan!
Mereka seperti binatang!
Sebentar lagi sampai!
Apa Dracula naik kapal?
Ya, aku melihatnya.
Bertatap muka. Aku bersikap baik padanya.
Wajah pucat dan senyum yang memamerkan taringnya.
- Persis seperti yang Kakek ajarkan. - Bahkan lebih buruk lagi.
Malam itu, Kakek sadar bahwa manusia tak bisa kalahkan monster.
Tapi Kakek tak biarkan warisan keluarga mati.
Lalu Kakek mulai mencari jawaban.
Kakek melihat naskah kuno.
Instrumen Penghancur Atlantis. Kota penuh monster.
Yang tersembunyi di reruntuhan.
Kakek terus mencari kota hilang itu.
Tubuh Kakek lemah seiring waktu.
Sangat lemah. Pertama liver lalu limpa.
Kemudian ginjal Kakek.
Dan ketampanan Kakek.
Tapi itu takkan membuat Kakek berhenti.
Kakek mengganti organ-organ itu dengan teknologi!
Lihat Kakek sekarang.
Ini peningkatan.
Tentu.
Setelah 120 tahun lamanya, Kakek menemukan Atlantis.
Lupakan rencana ini! Biar kuhabisi Dracula sekarang.
Aku begitu dekat dengannya tadi. Aku bisa..
Tidak boleh!
Tetap pada rencana.
Pancing para monster ke Atlantis, ambil Instrumen Penghancur...
tahan mereka di sana, dan tenggelamkan mereka.
Lebih mudah.
Berjanjilah, jangan coba membunuh Dracula.
Baik, aku berjanji!
Sebutkan kalimatnya.
Aku berjanji takkan coba membunuh Dracula.
Jangan khawatir, Kakek Buyut. Aku takkan coba membunuhnya.
Aku akan membunuhnya!
Sial.
Bergoyanglah, Dracula.
Baiklah.
- Terlihat tampan, Drac. - Perasaanku bahagia, Frank.
- Pakaianmu keren. - Pakaian ini? Ayolah.
Ingin mengesankan seseorang, ya?
Mengesankan siapa?
Itu Kapten Ericka, 'kan?
Gawat!
Ternyata bukan.
Bagus.
Lucu sekali.
Maaf, Drac. Kami tak pernah melihatmu begini.
Aku tahu. Tak mungkin Zing terjadi dua kali.
Tapi itu terjadi, kini aku..
Bagaimana dengan Mavis?
Dia ingin kau bahagia, 'kan?
Aku yakin dia setuju.
Bukan! Mavis membutuhkanku.
Aku harus pulang bersama keluargaku.
Murray mungkin dari Mesir...
tapi kau menyangkal kami.
Kalian paham?
- Kau memukulku di.. - Mavis!
Jangan beri tahu, atau kuhantui mimpi kalian.
Bergembira?
Lebih gembira saat kau ada di sini.
Aku beruntung bisa berlibur bersama ayah.
Semua berkumpul. Sungguh spesial.
Ayah juga, Sayang.
Ayah siap dihabisi di permainan bola monster?
Bola monster!
Ayo, Kakek Drac!
Mulailah! Aku suka bersenang-senang!
Siapa yang siap babak belur?
Aku pemain cadangan bola voli di Santa Cruz.
Terserahmu saja.
Semuanya, jangan sampai kena rambutku!
Ayo mulai!
Ini pasti akan menyenangkan.
Bersiaplah menerima pukulan kerasku!
Jangan kena rambut!
Tidak.
Hore!
Kapten Ericka, dimohon menuju ke dek kapal.
Pemberhentian selanjutnya. Selamat tinggal, Dracula.
Rasakan ini!
Aku bisa membalasnya.
Hei, para monster.
Bagaimana pukulanku?
Kita tiba di tujuan pertama.
Gunung berapi bawah laut!
Silakan ambil alat menyelam dan bersiap menjelajahi laut.
Terutama kau, Tuan Dracula.
Dia menyukaimu.
- Tidak. - Zing-nya memang nyata.
Tidak, tidak.
Ya, ya.
Tujuanku di sini berkumpul bersama keluarga.
Dipasang di sini.
Lewat sini, semuanya.
Selamat datang di salah satu keajaiban bawah laut.
Kupersembahkan, gunung berapi Fuego!
Atau penduduk laut menyebutnya..
Keluarga yang lucu.
Tidak! Dracula itu jahat!
Frank, kita baru makan. Bisa-bisanya kau sudah lapar.
Maaf. Semua karena berenang sambil melihat "makanan laut".
Ya ampun!
Dracula!
Tadi sudah dekat. Dia seperti menggodaku.
Aku tak sanggup lagi! Aku harus mendapatkannya!
Gunung berapi bawah laut tadi panas sekali!
Hei, Bob.
Rencana kita selanjutnya bermain ping-pong, 'kan?
Dennis, siapa ini?
- Teman kami, namanya Bob. - Katakan "Hei", Bob.
Hei, Bob.
Waktunya bermain ping-pong.
Drac!
Hei, ada apa?
- Griffin ini.. - Dia ingin bicara.
Aku? Ya. Ada gigitan di tanganku...
dan karena kau ahli gigitan, mungkin kau bisa..
- Ke sebelah sana! - Di sana lebih terang.
Baiklah.
Kalian bertingkah aneh, walau tingkah normal kalian itu aneh.
Kau takkan percaya dengan apa yang kami dengar, tapi..
Semua orang cinta Drac! Dia menginginkan Drac!
Drac, menarilah! Kau terkena Zing!
Diam! Aku tak mau Mavis kesal.
Apa maksud kalian?
Saat itu, Frank sedang kelaparan...
lalu kami kembali ke kapal dan melihat Ericka membicarakanmu!
Dia tak sanggup hidup tanpamu, kawan!
Kau tak bisa menyangkal Zing, Sayang
Ini kesempatan bagus. Kau siap beraksi?
Ya. Mungkin?
Sudah lama aku tak berkencan. Aku tak tahu cara memulainya.
- Mudah. Mengobrol biasa saja. - Dan tersenyum.
- Tatap matanya. - Goda dia.
- Katakan lelucon. - Tanyakan asal tubuhnya.
- Puji balutan pakaiannya. - Kau suka peti.
Katakan, "Lehernya tampak sedap."
Dia datang. Ajak dia, Drac.
Balutan leher sedapmu ada di peti. Kau mau lihat tubuhku?
Ya, aku mau berkencan.
- Apa? - Apa?
Tengah malam di Canteena. Jangan terlambat.
Hampir saja.
- Tunggu! Kembali, Tinkles! - Berhenti, Tinkles!
- Berhenti, Tinkles! - Tunggu!
Cepat!
Tinkles, berhenti!
Aku ketahuan!
Kau takkan menangkapku, monster!
Tinkles, berhenti!
K ak e k Sa l to IDFL.me
Kita tiba di pemberhentian selanjutnya. Pulau terpencil.
Waktunya bersantai dan menikmati waktu di pantai...
dengan bergembira dan relaksasi.
Bermain di pantai!
Johnny, siapkan semuanya. Ayah, belikan kami es serut.
Kau dan Charlie perlu waktu berduaan.
Apa sebutannya? Malam kencan?
Malam kencan?
- Ayah mau apa? - Ayah dan teman-teman...
- mau berkumpul bersama Dennis. - Ide bagus.
Ayo, Johnny. Malam kencan.
Malam kencan!
Tangkap!
- Gadis pintar! - Giliranku melempar.
- Suara apa itu? - Seperti suara anak-anak kita.
Itu anak-anak kita! Lari!
Frank, bisa oleskan tabir bulan di punggungku?
Tunggu, Sayang. Anak-anak menguburku di pasir.
Terima kasih, Sayang.
Tempat ini bagus, 'kan? Daftar menu ada di botol!
Luar biasa, 'kan?
Maaf. Aku memikirkan ayahku.
Bukankah tingkahnya aneh belakangan ini?
Tidak juga. Dia hanya menaksir Kapten.
- Apa? - Ya. Kapal cinta sedang bekerja.
Tak mungkin. Ayahku tak seperti itu.
Itu memang aneh.
Saat orangtuaku berciuman, aku masih menutup mata.
Aku tak pernah memikirkan dia bersama wanita lain.
Kau tak masalah, 'kan?
Tentu, aku ingin ayahku bahagia.
Benar sekali.
Benar sekali.
Selamat malam, Kawan. Ada minuman?
Untuk memuaskan hausku.
Tentu ada, Tn. Chupacabra.
Terima kasih banyak.
Kau tampak memesona.
Terima kasih. Aku hanya..
Apa Kapten Ericka punya nama belakang?
Guacamole!
Ericka Guacamole? Kedengarannya internasional.
Bukan! Guacamole untuk dimakan bersama.
Indahnya bulan purnama malam ini.
Tepat di belakangmu.
Minyak Bawang Putih
Makanan di sini enak sekali.
Ya ampun, guacamole-nya banyak sekali.
Kau baik saja?
Tentu saja. Kenapa?
Tak apa.
Pasti ada bawang putih di guacamole itu.
Bukankah itu membuatmu mati?
Bukan. Hanya saja aku...
alergi bawang putih!
Apa kau kentut?
Selancar dengan lumba-lumba!
- Hei, Ibu dan Ayah. - Hei.
- Hei! - Hei.
Ayahku ada di dalam, 'kan?
Aku di sini. Blah, blah, blah.
Kakek Drac tak di sini. Dia sedang kencan.
Kencan?
Maafkan aku. Aku sangat gugup.
Aku tak pernah berkencan semenjak istriku tiada.
Berapa usia putrimu saat itu?
Dia masih bayi. Sulit menjadi orangtua tunggal...
tapi kuusahakan yang terbaik.
Aku juga tak mengenal ibuku...
- atau ayahku. - Aku turut bersedih.
- Siapa yang merawatmu? - Kakek buyutku.
Aku besar di kapal ini.
- Itu sebabnya kau jadi kapten. - Ya, hanya itu yang kutahu.
Dan begitulah takdirku di keluarga ini.
Aku paham, keluarga itu segalanya.
Kau harus menghormati masa lalu. Tapi kita yang tentukan masa depan.
- Ayah? - Mavis?
Johnny!
Ayah dan Kapten Ericka sedang membahas industri perhotelan.
- Pekerjaan Ayah! - Ayah sedang bekerja?
Ini liburan kita. Liburan keluarga.
Aku harus pergi mengurus kapal.
Ayah bilang akan bermain dengan Dennis.
Dennis? Kau benar. Mana anak itu?
Dennisovich? Mestinya kau di dekat Kakek.
Ayo, ini waktu keluarga. Jangan sembunyi, Dennis!
- Kenapa ayahku tadi? - Maksudmu kencannya?
Bukan kencan, tapi urusan pekerjaan.
Aku tak memercayai wanita itu.
Tapi kau ingin ayahmu bahagia, 'kan?
Ya, tapi bukan bersama wanita itu.
Awas, Sayang. Banyak bawang putih di guacamole-nya.
Bawang putih?
Suara kentutmu lucu, Sayang.
Resync by anyink for nonton01.online
- Kita terjaga semalaman! - Kita lanjutkan sampai sore!
Ayo bersenang-senang.
Ericka!
- Apa? - Kau dari mana, Nak?
- Bekerja? - Mengenakan pakaian itu?
Kau bersama dia. Kakek tahu!
- Siapa? - Kau tahu siapa!
Kau mencoba membunuh Dracula lagi, 'kan?
Memang kenapa? Aku dewasa dan berhak membunuh.
Ini bukan hanya soal kau. Kau bisa merusak warisan.
Bagaimana kalau jati dirimu ketahuan?
Aku tahu tindakanku sembrono. Ada sesuatu padanya...
yang membuatku gila! Aku melihatnya dan ingin..
- Memukulnya. - Sepertinya.
Aku ingin mengakhiri ini.
Tenang. Waktunya sebentar lagi.
Setelah Instrumen Penghancur ketemu, kita takkan terkalahkan.
Bahkan Dracula!
- Apa? - Mata-mata!
Cepat. Sebelum ada yang datang!
Semua harap berkumpul di dek. Kita tiba di tujuan akhir.
Dari zaman dahulu kala, kota agung kembali berdiri.
Rumah bagi peradaban para monster terbesar di dunia.
Mengalahkan Athena dan Roma dari segi budaya dan kemajuan.
Saya persembahkan kota hilang legendaris, Atlantis.
Itu Kraken raksasa!
Ada tempat yang harus kau kunjungi
Jauh di bawah laut
Menunggu kau dan aku di sana
Akan mengajakmu berkeliling
Tapi kau harus masuk
Bersiap berpesta malam ini
Santai dan lepaskan semua
Lupakan kekhawatiranmu
Dan bersiap berpesta malam ini
Selamat datang di Atlantis!
Maka bersiaplah
Waktunya berpesta
Waktunya berpesta
Aku sungguh semangat.
Warna merah menang.
Tak boleh. Kau kehilangan lengan dan kaki terakhir kali.
- Ganti tubuh itu... - Jangan teriak.
Tak semudah zaman dulu.
Tak boleh berjudi!
- Frank! - Baik. Tak boleh berjudi!
- Tinkles, berhenti! - Berhenti! Tunggu!
Kau lihat Mavis? Aku harus menemukannya.
- Ada apa? - Akan kujelaskan soal Ericka.
Aku tak bisa membohongi putriku lagi.
Dia orang terpenting bagiku. Harus kukatakan yang sebenarnya.
Setelah aku bicara dengan Ericka.
Hei!
- Baik, aku.. - Kau sadar dengan perbuatanmu?
Tenang. Aku all in.
- Johnny, lihat ayahku? - Mungkin bersama Bob.
- Mengapa bersama Bob? - Bob pria hebat.
- Itu dia. - Siapa? Bob?
Itu dia. Hei, Bob!
Itu dia!
- Kau menyelamatkanku. - Tentu. Kenapa tidak?
Tak kusangka kau melakukannya demi manusia.
Manusia, monster, apa bedanya?
Benar.
Sedang apa kau di sini?
Vampir bisa memprediksi masa depan.
Aku tahu kau butuh bantuanku.
Aku tak pernah mendengar itu.
Ya. Itu fakta terkenal. Sedang apa kau di sini?
Aku ingin mengambil itu. Itu pusaka keluarga.
Kakek buyutku menghilangkan pusaka itu di laut...
dan dia terobsesi. Aku harus mengambilnya.
Terima kasih sudah menyelamatkanku. Biar kuambil sendiri.
Aku harus berhati-hati. Berapa kali aku harus diselamatkan?
Entah. Setiap waktu?
Sungguh?
Luar biasa.
Kau tak mau mengambil pusaka keluargamu?
Benar.
Dapat.
Biar kulepaskan kapak itu.
- Ayah! - Mavis?
Kau apakan ayahku?
Mavis, turunkan dia.
Dia mencoba menyakiti Ayah. Mengapa Ayah tak menyadarinya?
Karena Ayah mengalami Zing.
- Apa? - Ayah mengalami Zing pada Ericka.
Itu tak mungkin.
- Zing hanya terjadi sekali. - Ayah kira juga begitu.
Apa itu Zing?
Itu istilah bagi para monster untuk cinta pandangan pertama.
Apa? Tidak. Kau bahkan tak mengenalku.
- Memang. Tapi kita bisa.. - Kau tak paham.
Aku tak bisa bersama orang sepertimu.
Aku tak bisa berjodoh dengan monster.
Maafkan aku, Ayah.
- Aku.. - Tak masalah.
Kau dengar perkataannya.
Tapi Zing tak pernah berdusta.
Kau mendapatkannya!
Ya.
Instrumen Penghancur ditemukan. Warisan keluarga kita akan terpenuhi.
Pertama, kita pancing para monster dengan pesta dansa.
Aku suka dansa.
Frank, bisa tutup bajuku? Kita terlambat.
Dari mana capit itu?
Aku kehilangan tanganku...
karena berjudi. Tapi aku dapat yang baru.
Lihat ini.
Aku suka capit ini.
Sepertinya pestanya lewat sini.
Mari mulai pestanya!
Kudengar pestanya lewat sini.
DJ dalam cangkang kerang? Aku iri sekali.
Tak kusangka ayahku Zing pada wanita yang ingin membunuhnya.
Zing membuatmu melakukan hal gila.
Yang benar saja?
Yang harus dipahami...
adalah cinta itu penuh teka-teki yang tak bisa diterka.
Dahulu kita bagian yang terpisah.
Lalu kita mengikuti untaian takdir dan akhirnya kita menjadi satu.
Bagaimana kalau Ayah dan dia..
Lepaskan rasa negatifmu dan gunakan hatimu.
Hubungan kalian kuat.
Kau benar, Sayang. Terima kasih.
Ayah terdengar pintar.
Itu tadi dialog di acara TV kesukaan Ayah...
saat kecil. Judulnya "Kung-fu Shaolin Monk Master".
Ayo kembali menari.
Keren.
- Ayah harus bicara pada Ericka. - Apa?
Aku tahu perkataanku tadi, tapi...
mungkin aku agak berlebihan.
Aku hanya tak ingin kehilangan Ayah.
Apa maksudmu? Kehilangan Ayah?
Setelah kalian menikah nanti, kalian pasti berkelana dengan kapal.
Tenang, Mavis. Ayah berjanji dua hal.
Pertama, takkan ada yang bisa merenggutmu dan keluarga dari Ayah.
Kedua, Ayah takkan tinggal di kapal.
Kau laba-laba lucu Ayah. Mana bisa Ayah meninggalkanmu.
Bicaralah padanya.
Tak bisa. Dia tak mau bersama orang seperti Ayah.
Tidak. Ayah harus mengikuti takdir agar menjadi satu.
Kau mirip Johnny.
Intinya, Zing tak bisa dipungkiri.
Monster, manusia, unicorn? Tak masalah.
Sekarang cari dia.
Baiklah.
Kau dilarang ke sini. Meja DJ itu tempat suci..
Tidak, Tinkles! Tenang!
Siapa kau?
Sudah kuduga kau mengenalku. Aku rival terhebatmu.
Benar! Kau menginap di dekat bandara.
Bukan! Aku Abraham Van Helsing!
Van Helsing? Setelah bertahun-tahun lamanya...
kau tampak jelek.
Kau selalu menghina orang.
Benda ini akan menghabisimu beserta monster lainnya!
Itu cuma pusaka keluarga Ericka.
- Bagus, Ericka. - Ericka?
Dasar bodoh. Selain jadi kapten kapal...
dia juga merupakan..
Kau saja yang beri tahu.
Aku cicitnya.
Aku Ericka Van Helsing.
Aku tahu ada yang salah padanya.
- Tapi.. - Masalahnya adalah aku..
Semua sudah terungkap. Kita lanjutkan proses kematian kalian.
Dengarlah nada kehancuran bagi para monster.
Kita lihat dulu kuncinya.
Dengarlah melodi kehancuran untuk kalian.
Melodinya bagus juga.
Ya!
Lihat! Itu Kraken..
Semuanya keluar!
Kita terperangkap! Semuanya mundur!
Ini harus dihentikan sekarang!
Drac, jangan!
Ayah!
Mavis!
Waktunya Dracula yang kekal untuk mati.
Ayah!
Tidak!
Ericka!
Bob! Tolong!
Tinkles? Dennis!
Ternyata dia Tinkles? Kenapa bisa ada di sini?
Tapi untung dia di sini. Lihat!
Kakek tak boleh lakukan ini. Anggapan Kakek soal monster keliru!
Dracula menyelamatkanku.
Apa?
Maaf, Drac. Aku mencoba membunuhmu.
Tapi aku sadar kalau itu salah. Semua ini keliru.
Lalu aku...
mengalami Zing.
Apa itu Zing?
Itu istilah monster. Kakek tak paham.
Artinya seperti cinta sejati.
Cinta?
Sepertinya warisan ini berakhir padaku.
Akhir yang canggung.
Tidak! Waktunya memulai warisan baru.
Warisan antara monster dan manusia.
Tidak!
Drac, irama Van Helsing mengendalikan gurita itu.
Jika memilih siapa yang kubenci, DJ jahatlah orangnya.
Menampilkan...
energi positif.
Bersiap untuk adu DJ!
Kau membawa semua itu?
Aku akan selamanya jadi DJ bar mitzvah.
Kita lawan musik jahat menggunakan musik baik.
- Apa? - Percayalah, aku tahu nadanya...
tapi kau yang punya kekuatan.
Baiklah. Waktunya memainkan lagu pembuka!
Dapat! Putarlah.
Suara berisik apa itu?
Aku suka. Melodinya enak didengar.
Dasar bodoh!
Musiknya terlalu kuat. Kita butuh yang lebih positif.
Sekarang, Drac!
- Yang benar saja? - Lirik musik ini baik.
Aku muak dengan omong kosong ini!
Johnny, kita butuh lagu yang membuat pikiran terngiang-ngiang.
Ayolah. Mana lagunya.
- Cepat! - Aku tak tahu!
Terlalu banyak pilihan!
Tunggu!
Ini lagunya!
Apa-apaan..
Memalukan.
Lagunya berhasil.
Lagu jeleknya Johnny mengalahkan lagu jahat.
Aku menyukainya.
Hei, Macarena!
Tidak!
Resync by anyink for nonton01.online
Aku jadi budak irama ini!
Hei, Macarena!
Tidak!
Drac, apa yang kau lakukan?
Sebaiknya dia berhasil.
Mengapa setelah semua perbuatanku...
kau mau menyelamatkanku?
Karena kita semua sama.
Cakar atau tangan, dua mata atau tiga mata.
- Kulit hijau. - Tanpa kulit.
- Berduri. - Hanya otak.
Maafkan aku.
Kau luar biasa.
Tatap aku, Dennis.
Kau tak bisa menyangkalnya.
Tidak, aku terlalu muda untuk Zing.
Aku merasa bodoh.
Berabad-abad lamanya, aku memburu monster...
dan juga membunuh kalian.
Yang bisa kulakukan untuk menebusnya sekarang adalah...
mengembalikan dana kalian...
sebesar 30 persen.
- Tidak mau! - Tak masuk akal!
Baiklah.
Kukembalikan semuanya.
Wayne, Wanda. Kalian kenapa?
Kalian jarang terlihat di kapal pesiar.
Ya. Kami dibius dan dikunci di dalam ruangan.
Kami akan pesan tempat lagi.
- Hei. Check in? - Ya. Terima kasih.
Satu ruangan siap untuk Anda.
- Bisa buka tutupnya? - Tentu, Kawan.
Baiklah. Kenapa mengendap-endap?
Tak apa.
Aku tak mau ada yang mengganggu kita.
Mengapa?
Kau mau mengisap darahku, blah, blah, blah?
Bukan.
Aku ingin bertanya...
kau mau menikah denganku?
Apa jawabanmu? Kau mau menikah denganku?
Aku..
Apa?
Maksudku, aku mau..
Apa jawabannya?
Entah.
Ya!
Tamat
Kakek Salto IDFL.me
Samarinda, 02 September 2018 Kakek Salto
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.