All language subtitles for 도라에몽2020

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean Download
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Subtitle By AbirOritro (fb.com/abiroritro)

Toho Company, Ltd.

Ah, so satisfied drinking.

Ahjadi malaspulang.

Just stay overnight, Suneo.

But Dekisugi also drank a lot, right?

I use the "Get Up Soon / 'tool so I'm not drunk.

I also.

Haha, you two are really boring.

Why drink if you wake up quickly?

Goodbye, Nobita! Don't get lost on the road, OK.

Oke, Gian.

Yeah, but he's on auto-drive, so there's no way he can get lost.

That's right, hahaha.

Sorry, I can't come tomorrow.

There's a sudden service, right? What can I do, deh.

Being an elite person is indeed difficult, huh.

See you, yes.

Goal: go home. Go, scooter.

Tomorrow don't be late, you know!

I know too!

Finally tomorrow is not the same day. Her wedding day.

Even though he is just Nobita.

Doraemon ...

We'll see the wedding day next time, shall we?

Okay. Let's hurry back to our times.

I also want to meet Shizuka at my dinner.

0

0

0

0

Birthday, birthday!

I am home! Mom, what's for lunch today?

Nobita!

I found this in your desk drawer!

Can't we talk about this later?

Today right ...

It is enough!

I'm not angry because you got zero points, but because you hid this paper!

Mom didn't teach you to be a child like that!

Why do you have to be mad about this on summer vacation?

Really embarrassing.

Today is bad too, huh.

Even though you don't have to be that angry.

What can I do, right? You're wrong, aren't you.

But today is my birthday.

Could it be ... Oh, yeah. It must be!

Hah? What have you been talking about earlier?

I am not the biological child of this family. They must have picked me up from somewhere.

Hahaha, how stupid.

Kalau aku anak kandung mereka, Ibu tidak akan^ngomong sejahat itu!

Lagipula, kalau benar aku anak mereka, kenapa mereka menamai aku Nobita?

Bukannya itu nama biasa, ya?

Aku ingin nama yang lebih keren!

Ah,di mana ya Ibu kandungku?

Omonganmu konyol sekali.

Kamu sedang apa di atas sana, Doraemon?

Oh, aku lagj cek-alat-alat ajaibku.

Kalau di lantai berantakan, jadi aku pakai Cat Gravitasi ini untuk kerjakan di langit-langit.

Wow, banyak sekali, ya.

Nobita, jangan pegang sembarangan, loh. Aku hanya ingin tes alat-alat ini rusak apa tidak.

Eh, jangan pegang-pegang sembarangan!

Apa itu?

Ini adalah "Tongkat Pelupa",

Kalau kita pakai tongkat ini, kita bisa lupa sama apa yang terjadi sebelumnya.

Eh?! Coba kalau kamu pukul Ibu pakai tongkat itu tadi, dia kan tidak perlu marah-marah begitu.

Aku tidak akan pakai tongkat ini untuk hal seperti itu!

Jangan bilang begitu, dong. Aku mau pinjam.

Daripada begitu, mendingan kamu belajar lebih g iat, jadi tidak perlu dapat nilai nol lag i.

Aku mana bisa begitu!?

Lihat! Masih ada lagi!

Sudah terkumpul banyak sekali, ya.

Tolong dong, pinjami aku alat itu!

Kalau tidak, tolong sembunyikan ini di kantong ajaib-mu, dong!

Tidakbisa!

Kok begitu, sih? Kalau Ibu lihatini, pasti...

Inikdaridepartment store masa depan.

Apa itu?

Kadang-kadang, mereka suka kirim barang sampel seperti ini.

Oh, begitu, ya?

Coba kita lihat.

Tali Penukarjiwa?

Tungguplagi-lagi kamu pegang seenaknya saja!

Sedang menukar.

Pertukaran selesai.

Wah, apa ini? Aneh sekali!

Jadi tali ini bisa dipakai untuk mengubah kita menjadi orang lain yang juga pegang tali ini.

Aku jadi Doraemon!

Hm, hmjadi begitu. Kalau kita pakai talinya sekali lag

Kembali ke asal.

Oh, jadi begini!

Kalau begitu, bisa tidak kita gantian sekali lagijadi kamu yang diomelin Ibu?

Jangan bicara sembarangan!

Benar-benar tidak bisa, ya?

Nobita! Nobita? Nobita!

Ohjadi begitu, ya?

Kamu baik-baik saja?

Hahaha, berhasi I!

Kamu baik-baik saja? Nobita!

lya, aku baik-baik saja.

Aku harus cepat pergi dan selamatkan kita berdua.

Nobita! Nobita!

Dasar, dia kemana sih?

Eh? Aku kenap.a?r

Tiba-tiba mereka menqantarkuikeisini pakai mesin waktu.

SiapaJi

Kamu danjaku.

Aduh Nobita, aku tidak mengerti sama sekali sama apa yang kamu ngomongin.

Tapi aku cuma bisa bilang begitu.

Hm, aku tidak mengerti.

Sepertinya terjadi sesuatu di suatu tempat.

Yah, tapi sekarang aku ada disini, jadi tidak ada masalah, kan?

Dasar, kamu ini santai sekali sih!

Yang lebih penting itu ini nih!

Kita harus cari tempat sembunyi, supaya tidak ditemukan!

Daripada begitu, bukannya lebih mudah kalau kamu belajar saja?

Kamu ini cerewet seka li, sih, Doraemon.

Nobita, coba kamu belanja sebentar.

Itu Ibu!

Ada ba rang yang Ibu ingin kamu beli.

Barusan, ibu terlalu berlebihan.

€h? Aneh sekali.

Aku pikir dia ada disin i. Kemana dia?

Bahaya sekali.

Oh, aku ketemu tempat bagus!

Dengan beg ini jadi aman.

Oh? Ini kan...

Wah, kangen sekali!

Ini boneka beruang yang aku sayang waktu aku masih keci I.

Banyak tambalannya, ya?

lya, Nenekyang betulkan boneka ini.

Kamu punya Nenek?

Beliau meninggal waktu aku masih di TK.

Yang dipeluk itu Nobita, kan?

Sepertinya orangnya ramah sekali, ya.

Nenek selalu memanjakan aku.

Gian... Gian merusak bonekaku!

Wah, kasihan sekali.

Ini, dengan begini, beruangnya tidak sakit lagi.

Nenek!

Walah, walah...

Nobita benar-benar anak manja ya.

\jffinMd)l°

Jadi kamu sudah cengeng dan manja da ri saat itu, ya?

Yang aku ingin ngomongin itu kebaikan dan kehangatan Nenek!

Dengarkan baik-baik, dong!

Maaf, maaf!

Hah? Kenapa, Nobita?

Aku ingin bertemu...

Hah?

Aku ingin bertemu Nenek sekali lagi!

Biar kamu ngomong begitujuga..

Oh, iya! Kalau kita pakai mesin waktu, kita bisa kembali ke masa laiu.

Lebih baik jangan, deh.

Memangnya kenapa?

Kalau Nenek lihat kamu ti ba -1 i ba jadi dewasa, menurutmu apa yang akan terjadi?

Pasti dia akan kaget sekali dan jatuh terpeleset!

Kalau kita bicara baik-baik, dia pasti mengerti!

Kamu pikir nenek bisa mengerti soal mesin waktu’?

Tapi... Tapi...

Oh, iya! Bagaimana kalau kita lihat da ri jauh saja?

Kita bisa bersembunyi di suatu tempat.

Habis I ihat sebentar langsung pulang, ya?

Horeee!

Ayo kita pergi! '

Tunggudulu!

Kita kembali keimasa aku masih umur 3 tahun.

Kita berangkat, nih.

Oke!

Wah, kangen sekali! Rumah di masa lalu!

Masih ada kotak pasir!

Oh, pohon buah kesemek!

Dua tahun yang lalu, pohon ini ditebang.

Nobita, kalau adatorang yang lihat kita bisa bahaya. Ce at lihat Nenek!

eAi -qo

Nenek selalu ada di kamar ini.

Ingat, ya. Kita cuma akan lihat dia dari jauh.

Lho kok?

Tidak ada. Apa di lantai dua?

Pintu ini da ri dulu sudah macet.

Kalau tidak bisa ditarik, coba didorong.

Kalian ini siapa?

Wah, muda sekali!

Tapi 7 tahun kemudian, mukanya jadi penuh dengan keriput.

lya, iya.

Apa-apaan kalian ini, sembarangan masuk ke rumah orang! Keluar sana!

Padahal ini kan aku. Apa dia tidak tahu?

Mana mungkin tahu?

Sepertinya Nenek pergi keluar.

Itu kan aku waktu umur 3 tahun!

Imutnya. Yang sekarang tidak imut sama sekali.

Apa-apaan, sih?

Nobita, jangan menangis.

Itu Shizuka!

Ayo kita main rumah-rumahan.

Ayuk, aku antar sampai rumah.

Nobita itu cengeng sekali, ya.

Aku ambil permennya.

Kenapa kalian mengolok-olokaku?

Hentikan. Mereka kan cuma anak kecil!

Kemarin mereka dorong aku sampai jatuh di sekolah!

Jangan campur masa lalu dengan masa sekarang!

Nenek!

Nenek hidup...

Nenek hidup... Nenek berjala

Ayah pergi kerja dulu, ya.

Oke, hati-hati di jalan.

Ini bekal makan siang-mu.

Terima kasih.

Walah, walah... Nobita dan Shizuka itu akrab sekali, ya.

Nenek!

Sudah beli kembang api, belum?

Maaf, ya. Nenek sudah keliling ke semua toko mainan.

Tapi mereka cuma jual kembang api di musim panas.

Tidakmau, tidakmau!

Maaf, ya.

Kamu jangan ngambek begitu, dong.

Aku mau kembang api!

lya, maaf, ya.

Diam! Aku benci Nenek! Sana masuk ke rumah!

lya, iya.

Aku tidak suka Nobita yang seperti itu!

Hei, Aku! Jangan jahat begitu ke Nenek, dong!

Apa-apaan kalian ini?

Kenapa kalian jahati anakku?

Anu, anu... semua ini ada alasannya...

Alasan?

Sebetulnya aku ini Nobita.

Nobita itu anak ini, tahu.

Bukan begitu, aku ini dari masa depan...

Kasihan sekali...

Kasihan sekali... Dasar orang aneh.

Bukan begitu... Tunggu!

Tuh, kan? Mana mungkin mereka percaya.

Sudah puas, kan? Kamu sudah lihat Nenek, ayo kita pulang.

Oke, kita berangkat, ya.

Sekali lagi!

Ah, dia kan anak aneh yang tadi!

Ibu!

Apa benar dia ada disini?

Ya ampun, sampai masuk ke rumah segala.

Menakutkan sekali.

Disini, disini.

Dia inianaksiapa, sih?

Nenek, apa ada anak aneh masuk ke kamar ini?

Tidak.

Hah?

Dasar, dia sembunyi di mana, ya?

Bagaimana ini? Apa harus lapor ke polisi?

Terima kasih.

Nenek, apa kamu tidak curiga sama saya?

Tidak.

Nenek, apa nenek sayang sekali sama Nobita?

lya, tentu saja.

Kalau bisa, Nenek ingin selalu ada di sampingnya.

Tapi tidak mungkin, ya? Nenek juga sudah tua.

Jangan bicara yang menyedihkan begitu!

Paling tida k, Nenek ingin lihat dia sampai dia ke sekolah.

Melihat dia pakai ransel dan pergi ke sekolah...

Ingin lihat sekali saja.

Tunggu sebentar, ya!

Aku harus tunggu sampai kapan? Dasar!

Doraemon! Ransel, ransel!

Apa-apaan, sih? Ransel?

Aku ingin ambil ranselku!

Ransel, ransel!

Sudah hentikan saja!

Nenek.

Oh...

Mungkin Nenek tidak percaya, tapi aku ini Nobita.

Benar juga.

Dari tadi Nenek juga pikir begitu.

Nenek percaya? Tidak meragukan sama sekali?

Siapa yang meragukan omongan Nobita?

Nenek!

Ad uh, aduh. Kamu ini manja sekali, ya.

Habis lihat kamu yang di SD, Nenek jadi kepikiran.

Nenek ingin lihat pengantinmu sekali saja.

Aku mengerti, Nek. Aku akan perlihatkan pengantinku ke Nenek.

Tungguaku, ya, Nek.

Nobita.

Doraemon!

Nenek percaya kamu!

lya! Begini, aku ingin kasih lihat Nenek masa depan.

Tapi apa baik-baik saja, bikin janji seperti itu?

Masa depan itu masih bisa berubah!

Tapi baru-baru ini kita li hat masa depanku, kan?

Kita tidak bisa bilang dengan pasti kalau kamu 100% akan menikah dengan Shizuka.

Oh, iya. Televisi Waktu!

Keluarkan Televisi Waktu!

lya, iya.

Tempat pernikahannya di Prince Melon Hotel kan?

Baik-baik saja tidak, ya?

Tidak bisa. Tidak kesambung, nih.

Kalau dia tidak cepat datang bisa gawat, kan?

Apa yang Nobita lakukan, sih?

Ah, betul juga!

Sampai detik terakhir masih terlambat

Betu l-betul menyedihkan.

Dia tidak mungkin tidak datang, kan?

Tapi ada loh, cerita dimana pengantin kaburdi hari pernikahannya...

Tidak mungkin, kan?

Nobita... Nobita, apa semua baik-baik saja?

Nenek!

Selamat siang, saya Doraemon.

lya, selamat siang.

Doraemon yang bawa aku ke sini.

Wah, terima kasih, ya, Rakun yang baik.

Aku bukan Rakun, loh.

Nenek, tunggu sebentar lag i, ya.

Aku pasti akan pertemukan Nenek dengan pengantinku.

Apa tidak merepotkan?

Nenek sudah buat permohonan yang aneh-aneh.

Tidak apa-apa. Aku hanya perlu waktu sedikit lagi.

Sedikit lagi! Tapi tidak ada masalah, kok.

Begitu, ya? Kalau begitu pelan-pelan saja.

Oke!

Kami akan pulang segera!

Ayo kita pergi ke hari pernikahan dia!

Ini soal kamu, jadi kita tidak tahu masalah apa lagi yang dia buat kali ini.

Ah, hujan turun.

Nobita, ayo cepat!

Oke!

Ayo kita sembunyi di sana.

Mungkin dia tersesat di dalam hotel.

Mungkin. Ayo kita cari!

Ayo kita ikuti mereka.

Shizuka!

Aku tidak bisa cuma diam saja.

Cantiknya!

Serahkan saja pada kami!

Dimana Nobita?

Maaf, Shizuka. Juga maaf pada orang tuamu.

Tidak apa-apa. Kami hanya khawatir.

Ayo kita ke sana, lebih dekat lagi.

Oke.

Anak itu kemana, sih? Padahal tadi keluar sebelum kita.

Asai tidak ada kecelakaan tidak apa-apa, sih.

Tapi anak itu ceroboh sekali.

Saat ini tidak ada berita ada kecelakaan di sekitar sini sama sekali.

Kira-kira kenapa, ya, Nobita?

Anu, sepertinya kalian sedang khawatir.

Tapi waktunya sudah dekat...

Dasar, kenapa dia tidak datang

Tuh, kan benar. Dia tidak percaya diri, makanya dia kabur.

Tidak mungkin begitu!

Nobita pastidatang!

Apa ini? Bagaimana ini? Merepotkan semua orang begini...

Apa pernikahannya akan dibatalkan? Lakukan sesuatu, dong, Doraemon!

Hanya kamu yang bisa gantikan, kan?

Sebelumnya kamu harus pakai ini dan jadi dewasa.

Tidak, tida k, tidak bisa!

Hanya ada cara ini!

Tidak bisa!

Tertangkap!

Aku akan ikuti kamu, kok.

Akutida k ngerti apa-apa soal pernikahan!

Nobita!

Nobita! Kamu ngapain saja sih sampai jam segini?

Nobita, kamu baik-baik saja? Apa yang terjadi?

Anu...

Oh iya, a-aku tersesat di jalan.

Betul juga.

Dia ini benar-benar Nobita.

Ayo, semuanya masuk ke ruangan pestarSaya antar,_ya.

Mohon bantuannya.

"Senter Pengecil".

0

0

Hei, lihat itu.

Nobita giginya gemeretak.

Baik-baik saja tida k, ya?

Aku ada disini, kok.

Mengkhawatirkan sekali.

Mulai, tuh.

4o L ajfaifcamu bersurnp an mencintainya di I

Bersumpah untuk bersamanya sampai akhir hayat?

Nobita, apa kamu bersumpah?

Kamu baik-baiksaja?

Ah, kepalanya kosong begitu. Bagaimana ini? Oh, iya!

Bagaimana ini?

Oh, iya!

Aduh, maaf!

Sudah baik-baik saja.

Aku Bersumpah!

Apa tidak apa-apa kalau aku yang lakukan, nih?

Yang asli tidak datang, ya apa boleh buat, kan?

Rasanya aneh sekali!

Sekarang waktunya pengantin kita mencium pasangannya.

Ci-Cium?

Nobita?

Wah, ini boleh dimakan'semua, nih?

Nobita, kamu santai banget, sih, habis bikin keributan kaya gitu.

Sedapnya!

Aduh, Nobita.

Kalau kamu terlalu bersemangat, bisa ketahuan, lob!

Selamat, ya, Shizuka.

Terima kasih.

Apa aku masuk angin, ya?

Semuanya; mohon perhatiannya. 1

Pengantin kita akan potong kue sekarang.

Pertama, kita buat kuenya dulu di sini. Silahkan disaksikan.

Yang mau lihat dari dekat juga boleh.

Ayo pergi.

Oke.

Rasanya tidak percaya tadi hujan ti ba-tiba turun.

Tapi tidak apa-apa. Ini kan gardening party room dengan atap tembus pandang.

Kita dikasih pakai ruangan ini karena pemiliknya kenalan Ayahku.

Hebat! Hebat!

Sepertinya enak.

Besar sekali!

Besar-sekali!

Kuenya sudah selesahdibuat, silahkamdipotong'.

Hah?

Ada apa?

Pisaunya hanya ada satu, loh.

Kamu bilang apa, sih? Kan kita pegahg pisaunya berdua.

Hehe„bet’ul juga, ya.

Nobita, cepat potong!

Pemotongan kue ini akan menjadi aktivitas pertama yang dilakukan bersama oleh pasangan ini.

Nobita, lihat ke sini, dong!

Nobita, Shizuka, selamat atas pernikahan kalian.

Walaupun kamu cuma bisa dapat nilai 0 di masa lalu...

bray bfe meopdi ifrfako fwto) took dw owgrffeh too otnd

Wah, pernikahan itu»benar-benar menyenangkan, ya...

NobitaVkamu baik-baiksaja?

Tuh, kan, Shizuka jadi curiga.

Eh; masa si h?

Sekarang, marilahJdtadengarkan sambutan dari pengantin laki-laki kita, Nobita Nobi.

Oh,kdke, sambutan, kan?

Oh, oke, sambutan, kan?

Semuanya...

Selamat siang!

Ah? Kenapa? Ada apa?

Bukan selamat siang. Kamu sudah pikirkan pesannya kan?

Eh?Sambutan?

Oh, iya, jadi maksudnya begitu, ya?

Aku taruh dimana, ya?

Aku tidak tahu, loh.

Kalau tidak salah... disini, bukan?

Bukan, disinikah?

Tidak mungkin ada.

Oh, iya!

Hahaha, bisa-bisanya aku lupa itu... Sepertinya aku tinggalkan di ruang tunggu.

Aku ambil dulu, ya!

Sepertinya pengantin la ki-la ki kita harus siap-siap dulu.

Ayo kita tunggu.

Kami benar-benar minta maaf...

Pengantin itu benar-benar merepotkan.

Tunggu sebentar, ben aku micnya.

Semuanya! Sambil menunggu Nobita kembali...

Aku sebagai teman baiknya, akan menyanyi untuk kalian semua.

Aduh... TungguJjMaaf, ya...

Gian, ayo kembali ke'tempat duduk.

Diam, jangan ganggu aku!

Ayo kita minum saja.

Music, start!

buttobasu denjarasu! Aku kuat dan berbahaya!

ore Gian! Akulah Gian!

ittoushou addokkoishou! Aku kalahkan semuanya!

Apa yang kamu lakukan? Gian sedang menyanyi tub!

Walau disini juga, nyanyiannya bisa bikin kepala pecah!

Satu-satunya jalan ya kita harus cari aku yang sudah dewasa!

Kalau begini, pesta pernikahannya bisa hancur!

Tolong aku! Nobita, cepat kembali!

Tidak bisa! Aku tidak tahu harus kasih sambutan apa!

Kamu hanya perlu ngomongin soal kamu sendiri, kan?

Tidak bisa! Kita harus cari aku yang sudah dewasa!

Ngomong.-ngomong; yang namanya sambutan itu bukaTmya ' "Selamat Pagi" atau "Selamat Siang," ya?k

Di tempat seperti itu, sambutan itu maksudnya berterima kasih pada orang tuamu.

Berterima kasih? Mereka selalu marah kalau aku dapat nilai 0!

Tidak mungkin tidak mungkin!

Kamu masih saja omongin soal itu.

Tidak ada dimana-mana.

Oh, iya, kita pakai tongkat pencari saja.

Apa itu?

Tongkat itu bisa jadi penunjuk arah untuk orang yang ingin kita cari.

Heh, praktissekali.

Heh, praktis sekali.

Kenapa?

Masih ingat waktu kita datang ke sini?

Merapikan alat-alat ajaib.

Kamu bur;u-buru, aku juga jad i panik, makanya banyak yang ketinggalan.

Bagaimana kalau kita balik ke dunia asal dan ambil dulu?

Kita tidak ada waktu.

Jangan khawatir.

Kenapa begitu?

Misalnya kita berangkat jam 2.

Kita kembali ke asal dan buang waktu 1 jam di sana.

Terus balik lag i ke masa depa

Kalau saat kita keluar kita pasang di 5 menitjjadi jam 2 lewat 5.

Akhirnya.kita cuma buang waktu 5 menit.

Doraemon, kamu pintar sekali.

Tidak juga, ah.

jejuid 'jejuij o« . g La 01 ix-us rr.

Oh, hujannya sudah reda.

Ayo kita pergi ke tempat mesin waktu.

Oke!

Ah! Itu kan...

Itu dial

Dasar, bikin orang khawatir saja. Dia tidak ketiduran, kan?

Tidak ada, kok.

Jangan bilang...

Tu-Tunggu! Kamu mau kemana?

Toilet!

Loh, kamu kebelet?

Jangan bicara bodoh begitu!

Tuh kan tidakada!

Tidak ada! Tidak ada!

Tidak ada! Tidak ada! Tidak ada!

Tidak ada! Tidak ada! Tidak ada! Tidak ada!

Tidak ada di mana-mana!

Kenapa bisa begitu?

Mesin waktunya diambil orang!

Sama siapa?

Orang yang bisa setir mesin waktu di jaman ini cuma ada satu orang.

Kamu yang sudah dewasa!

Dasar, sembarangan naik mesin waktu.

Apa dia pergi ke jaman lain? Kamu yang sudah dewasa.

Tapi kenapa?

Mana aku tahu? Dia kan kamu!

Apa kamu tidak ada ide sama sekali?

Mana aku tahu? Dia kan aku dari masa depan.

Ah... tidak dia, tidak kamu. Yang namanya Nobita selalu saja seperti itu.

Maafkan aku.

Ada apa?

Jadi kita tidak bisa pulang dari jaman ini?

Sebelumnya hal inijuga pernah terjadi. Kamu bisa lakukan sesuatu, kan?

Semuariya akan baik-baik saja, kan, Dpraemon? Oh, iya! Bagaimana dengan Sabuk Waktu?

AklTkan sudah bilang...

Sedang dirapihkan.

Semua barang yang bisa bantu kita pulang ketinggalan semua.

Bagaimana dong, Doraemon?

Yah, kita harus tinggal di jaman ini seperti ini...

Perutku lapar.

Pasti semua orang sudah pulang dari tempat pestanya.

Past i semuanya jadi runyam.

Dari barang-barang yang ada disini, kira-ki ra ada yang bisa di pa kai untuk pulang tida k, ya?

Ini dia! Kita bisa pakai ini!

"Mesin Waktu Jiwa'!

"Mesin Waktu Jiwa"?

Alat ini akan menyerap jiwamu dan mengirim jiwa itu ke kamu di jaman yang berbeda.

Dengan ini, kita bisa kirim jiwamu ke saat sebelum kita pergi.

Saat itu, mesin waktu masih ada, jadi kamu bisa pakai mesin waktu dan kembali ke sini, kan?

Kalau dicoba, kamu pasti mengerti.

Tolong, ya, Nobita!

Kalau begitu, bisa tidak kita gantian sekali lagi, jadi kamu yang diomelin Ibu?

Jangan bicara sembarangan!

Nobita! Nobita! Nobita!

Oh, jadi seperti ini, ya?

Kamu baik-baik saja?

Berhasil!

Kamu baik-baik saja, Nobita?

lya, aku baik-baik saja.

Aku harus cepat pergi dan selamatkan kita berdua.

Nobita? Nobita!

Apa dia bai k-baik saja?

'/r/' / ' Z' Z

Sepertinya dia sedang tidur siang.

Ini memang hobi dia, hahaha.

Ah, berantakan sekali.

Doraemon!

Nobita!

Aku bawa mesin waktunya!

Kalau begitu, kita kembalikan seperti semula, ya.

Oke.

Berhasil!

Eh? Aku kenapa?

Aku ada dua?

Ini masa depan, kan?

Sudah, sudah. Jangan terlalu dipikirkan.

Ada apa, ya?

Baik-baik saja, kok.

Hei, kenapa aku bisa tiba-tiba ada di masa depan?

Kenapa aku ada dua?

Jangan ter la I u dipikirkan.

Mana bisa begitu? Jelaskan dong!

Sebelum jadi rumit, kita buat Nobita yang ini jadi lupa akan hal itu.

Tongkat pelupa ini berguna juga, ya.

Eh? Kenapa aku ada'disini?

Sudah, tidak usah dipikirkan.

Duh, dia kemana sih?

Hah? Aku kenapa? Mereka antar aku ke sini pakai mesin waktu.

Dengan begini, kita bisa tenang.

Oh, gawat!

Nobita, coba kamu belanja sebentar!

Itu Ibu!

Cepat sembunyi di sini!

Barusan, ibu terlalu berlebihan.

Kalau ada tolong jawab, dong...

Nah, sekarang... Nobita yang dewasa ada di mana, ya?

Apa maksudnya?

Nobita yang sudah dewasa mungkin ada di jaman ini.

Aku tidak punya muka untuk bertemu dengan kalian.

Apalagi setelah aku bilang begitu setengah tahun yang laiu.

Kama mau ketemu Doraemon?

KTidak usah.

Doraemon adalah temanmu... temanku saat aku masih keciI.

Oh, iya!

Ada apa, si h?

Nqomonq-nqomonq, kenapa kamu kaburdari pesta pernikahan?

Apa kamu sudah tidak suka dengan Shizuka?

4Manasmunqkin begitu! Aku suka did! Suka sekali!

Bisa menikahjdenqan Shizuka benar-benar seperti mimpi saja.

Tapi apa?

Kemarin, habis minum dengan teman-teman dan aku sudah sendirian, aku jadi kepikiran akan masa depan.

Lalu, aku jadi takut. Takut... Takut... Takut sekali!

Karena aku seperti ini, mungkin aku tidak bisa membuat Shizuka bahagia!

Kenapa jadi lemah begitu?

Habisnya, kamu sendiri juga tahu kan alasari^Shizuka ingin menikahiku?

Dia merasa aku ini tidak bisa diandalkan.

Nobita itu tida k berubah sama sekali, ya.

Kalau dibiarkan, kite tidak tabu apa yang akan terjadi, aku jadi khawatir.

Aku mengerti.

Kalau dia menikahiku dengan alasan seperti itu, yang kasihan kan Shizuka sendiri!

Dia itu terlalu baik.

Jadi itu alasan kamu kembali ke masa ini?

Waktu itu, aku kebetulan ke toilet umum.

Kenapa ada mesin waktu di sini?

Aku tidak peduli mesin itu bawa aku ke mana. Aku hanya ingin waktu untuk berpikir.

Alasan aku kembali ke masa ini karena mesin waktu sudah diatur untuk*pulang ke masa ini.

Jadi itu alasanikamu tinggalkan pesta pernikahan?

Apa kamu tidak kepikiran kalau kamu sudaKmerepotkan semua orang?

Jangan khawatir. Kalau aku sudah lebih percaya diri, aku akan kembali ke pesta pernikahanku, kok.

Kalau cuma begitu si h, aku juga tahu...

Jangan-jangan, kalian sudah lihat?

Aku tidakkembali?

Oleh»sebab itulah kami cari kamu.

Apa yang terjadi?

Aku mana tahu!

Pas pernikahannya dimulai, kamu sudah tidak ada!

Terus pernikahannya?

Aku yang gantikan.

Tapi di tengah-tengah aku juga kabur.

Pasti pernikahannya jadi kacau.

Apa yang kamu lakukan?

Tapi kenapa?

Tiba-tiba aku jadi tidakper^aya diri, tahu.

Menyedihkan sekalii

Apa kamu tidak kembali karena^ada kecelakaan?

Terus bagaimana, dong?

Kecelakaan bagaimana?!

Apa kamu belum bisa melupakan Nobita?

Aku tidak tahu kenapa dia tiba-tiba menghilang.

Padahal did bilang suka.

Dasar, Nobita. Kalau ketemu, aku akan hajar di a sampai babak belur.

Tapi aku percaya, Nobita pasti kembali.

Dan saat dia kembali, dia pasti akan menceritakan semuanya. Aku percaya itu.

Maafkan aku, Shizuka! Tapi mengertilah! Aku melakukan ini demi kamu juga!

Keluarkan keberanianmu dan kembalilah.

Tida k bisa. Kalau waktu sudah berlalu sebentar lag i,...

... pasti Shizuka akan lupa padaku dan bertemu dengan pria lain.

Kalau dia lupa padaku, dia bisa bahagia.

Kalau begitu, kamu mau lihat masa depan Shizuka lagi?

Tidak. Aku tidak mau lihat Shizuka bahagia dengan pria lain!

Egois sekali.

Tapi kalau ternyata did tidak bahagia, aku lebih tidak mau lihat lagi!

Merepotkan sekali orang ini.

Dia kan kamu sendiri.

Kalau dipikir-pikir, ini semua kan karena kamu bisanya cuma tidur siang, makanya aku jadi begini.

PR saja tidak dikerjakan, dan ulangan dapat 0 melulu.

Tidak punya kepercayaan diri lagi.

Jangan salahkan aku, dong!

Jangan berantem dengan diri sendiri!

Ah, kalau aku bisa kembali ke masa ini, mungkin aku bisa perbaiki semuanya.

Kalau mau, gampang, kok.

"Tali Penukarjiwa"!

Kalau kalian pegang tali ini, kalian tSisa berganti tubuh.

Kenapa kamu bersemangat begitu? Bahaya, loh.

Lagipula, kapan kamu kembali? Barusan kamu masih tidak ada.

Wah, senangnya. Perasaan ini dan itu...

Hah?

Tidakada apa-apa.

Aku main dulu, ya!

Ah, Nobita, belanjanya...

Tiba-tiba sudah keluar.

Wah, Qian dan yang lain masih anak-anak.

Tentu saja, hahaha.

Hei, apa kabar kalian?

Apa-apaan kamu, Nobita? Sombong sekali.

Padahal kamu kan Nobita, belagu banget!

Aku juga mau main, dong.

Oh, tumben kamu sendiri yang minta masuk.

Qke, ayokita coba.

Kamu sendiri yang ingin main bisbol.

Pasti dia sudah latihan keras dan akhirnya jadi a hl i main bisbol.

Cepattangkap!

Nobita, kamu mengerti, kan?

Batter, out!

Walaupun sudah dewasa, tetap saja tidak bisa olahraga.

Benar juga, ya.

Nobita! Apa maksudnya ini?

Kamu sendiri yang minta masuk, kenapa jadi beg in i?

Tuh kan, dia marah. Tentu saja dia marah.

Apa kamu bilang?

Kita kalah gara-gara kamu, tahu!

Rasa kuasa dia benar-benar tidak tahan.

Sialan!

Jangan bercanda!

Ini dia! Perasaan ini!

Dia terlihat senang sekali. Orang dewasa memang tidak bisa dimengerti.

Yah, kalau dia sudah capek, dia juga bisa pulang sendiri.

Nobita, dengan sosok seperti itu, lebih baik kita masuk dari jendela.

lya, benar juga.

Aduh, akhirnya kalian pulang juga. Kemana saja sih?

Anda ini siapa?

Oh, maaf. Saya ini dari departemen store masa depan. Nama saya Nakameguro.

Oh, maaf. Saya ini da ri departemen store masa depan. Nama saya Nakameguro.

Oh, Anda yang suka kasih barang sampel ke kita.

Kenapa Anda ke sini ha ri ini?

Anu, soal tali pengganti yang tadi saya kirim ke sini...

Saya ingin ambil kembali.

Hah? Apa ada masalah?

Tentu saja tidakada!

Barang itu adalah barang yang kami pilih baik-baik dari tokonya langsung...

Mana mungkin ada masalah...

Kalau begitu kenapa?

Anu, itu... ung...

Jangan khawatir. Kami pasti kembalikan, kok.

Oh, terima kasih banyak!

Tapi tunggu seberitar, ya.

Kami baru saja pakai taH itu untuk Nobita. Kalau mereka sudah tukar balik, pasti kami kembalikan.

Aku ini sebenarnya anak-anak.

Memangnya kenapa?

S-S-S-Sudah berapa lama berlalu sejak kalian pakai tali itu?

Hmm... sudah berapa menit, ya?

Hampirl jam, kan?

G-G-G-G-G-G-G-G-G-G-G-G-G-G-G-Ga!

Hah?

Gawat sekali itu!

Dengarkan baik-baikya.

Sebenarnya alat itu ada kesalahan sedikit di designnya...

Kalau sudah 1 jam, kesadaran mereka akan hilang?

Dan ingatan kami berdua...

Kalau tidak cepat kembali ke asal, ingatannya akan hilang selamanya.

Nobita!

Ayo cepat!

K-kalian mau kemana?

Pertama-tama kita tanya alat ini.

Nobita yang sudah dewasa ada di mana?

Kenapa tidak bisa, ya?

Apa boleh buat, kita cari dari sini dulu saja.

Kenapa? Ada apa?

Jangan-jangan... Nobita yang sudah dewasa bukannya tidak pulang ke masa depan...

Tapi tidak bisa pulang'ke masa depan?

Apa maksuclmu?

Kalau dia hilang ingatan, dia tidak tahutdirinya sendiri, kan?

Kalau did hilang ingatan, dia tidak tahu dirinya sendiri, kan?

Kalau begitu, ingatanku di jaman ini juga akan hilang, dong?

Sangat disayangkan, tapi begitulah.

Akujidak may begitu!

Aku tidak mau begitu!

Nobita, tunggu dulu!

Akhirnya aku bebas da ri mereka. Dasar, Gian dan Suneo keras kepala sekali.

Permisi.

Hei. Permisi, kamu bilang?

Kenapa kamu marah? Cuma ketabrak sedikit saja.

Apa-apaan anak ini? Kenapa kamu sombong sekali?

Hentikan, kalian semua.

Kita disuruh berhenti...

Kau tidak tahu ya?

Oi, apa kamu tidak punya rasa ingin minta maaf sama sekali?

l-lya.

Loh? Kamu tahu tidak apa yang biasanya terjadi di saat seperti ini?

T-Tidak.

Tidak tahu ya? Kalau begitu aku akan beritahu ya.

Dengar baik-baik, loh.

Bagaimana dengan uang ganti rugi?

Ganti rugi? Berapa?

lya, 1000 yen.

Tunggu, karena kamu sombong, bagaimana kalau 2000 yen?

Tapi ini bukan paksaan, loh. Ini cuma saran saja.

Hahaha, dasar anak SMP.

Kalau cuma segitu sih aku bisa bayar dengan senang hati.

Aku selalu bawa uang kertas untuk saat seperti ini.

Ini ambil.

Hah? Kenapa uang ini gambarnya Osamu Tezuka?

Ad uh, ini uang dari masa depan.

Apa kamu ambil uang ini da ri bank anak-anak?

0i, jangan main-main, ya. Keluarkan yang asli! Keluarkan!

Ayo keluarkan uang yang asli!

Aku bisa nyetir kendaraan ini, loh, karena aku ini sebetulnya orang dewasa.

Go, scooter!

Okay, scooter!

Hey, scooter!

Di jaman ini belum ada pengendali dari suara, ya?

Kalau begitu, bagaimana kalau kita mulai penghukumannya?

Dasar bocah...

Skuterku!

Maafkan aku!

Sialan.

Hah?

Permisi!

Maaf, ya!

Shizuka?

Hei, kamu...

Menarik juga ya kamu ini.

Tunggu dulu. Kalau dipikir-pikir, ini kan salah kalian?

Kalian kan cuma anak SMP. Tidak boleh berbuat seperti ini.

Bisa-bisanya kalian mengancam orang dewasa yang lebih tua dari kalian.

Mana mungkin aku begitu...

Bisa-bisanya kamu menghindar!

Eh? Kenapa ya barusan?

Berani-beraninya kamu. Tidak bisa kumaafkan!

Terima ini!

Sakit... Menakutkan sekali...

Ya ampun. Nobita yang sudah dewasa kemana ya?

Nobita!

Nobita!

Nobita!

Bahaya sekali. Ayo kita turun dulu.

Nobita, kamu baik-baik saja?

Kamu ini siapa?

Ini aku, Doraemon! Bertahanlah!

Benar juga. Aku cuma bengong sedikit...

Kesadaranmu mulai h i la ng sedikit demi sed i kit! Nobita, bertahanlah!

Bertahanlah, Nobita!

Jangan khawatir.

Aku pasti akan mengembalikan masa depanku dengan Shizuka.

Nobita...

Kita sudah tidak punya waktu. Ayo cepat!

Kalian tenang dulu, dong.

Sifatmulah yang bikin kami geregetan!

Jangan suka mengganggu orang yang lebih lemah.

Siapa kamu?

Anak di kota ini semuanya sombong sekali.

Kalau kamu tidak minggir bisa bahaya loh.

Shizuka, kabur!

Kenapa?

Pergi dari Shizuka!

Nobita!

Kamu ini!

Hah? Lagi-lagi...

Kepalaku pening...

Rasanya dia su lit sekali dipukul!

Bukan itu masalahnya...

Kamu tidak bisa kabur!

Gian?

Jadi kamu kabur kesini, ya, Nobita?

Kamuuu!

Kalau mainan ini rusak, kalian harus ganti rugi, loh.

Suneo!

Siapa kalian?

Yang boleh hajar Nobita cuma kami doang, tahu!

. ^T)

Ingat saja, ya!

Hebat juga kamu, Nobita.

Kamu ini ceroboh sekali, sih. Padahal kamu ini kan tidak bisa berantem.

Apa aku sudah melindungi Shizuka?

Horeeee!

Nobita? Kenapa? Bertahanlah!

Tadi Nobita naik scooter dan jatuh.

Mungkin kepalanya terbentur.

Gawat, gawat, gawat, gawat, gawat, gawat, gawat, gawat!

Bertahanlah, Nobita!

Jangan khawatir.

Kita pasti menemukan diri ku yang sudah dewasa.

Aku akan melindungi masa depanku dengan Shizuka...

Nobita! Ah, Nobita!

Bagaimana ini? Kalau begini terus, Nobita akan hilang ingatan!

Nobita dewasa ada di mana sih? Dasar!

Bagaimana ini? Apa tidak ada alat yang bisa dipakai?

Oh, iya! Ada ini!

Perg i ke tempat Nobita dewasa!

Dia kan bukan Nobita dewasa di jaman ini...

Ah, bagaimana ini? Bagaimana ini?

Tunggu dulu.

Kalau aku bilang lebih teliti lagi, bisa tidak ya?

Pergi ke tempat Nobita kecil yang di dalam nya ada Nobita dewasa!

Nobita! Nobita!

Oi, bertahanlah, Nobita!

Kami sudah panggil ambulans!

Hore, berhasil!

Siapa orang itu?

Jangan tanya. Taruh saja tali ini di Nobita yang itu.

Oke!

Sudah tidak bisa kembali.

Apa yang terjadi?

Dicoba dulu saja! Jangan bilang tidak bisa!

Tapi, mekanismenya sudah disetel seperti ini...

Aku bilang coba dulu! Kalau Nobita tidak kembali, aku akan hancurkan kamu sampai remuk!

Walaupun kamu bilang begitu...

Jangan menyerah! Kalau tidak dicoba, kita tidak akan tahu, kan?

B-Baiklah. Dasar, pakai talinya kasarsekali, sih.

Tuh, kan. Waktunya sudah terlalu lama, jadi tidak bisa kembali.

jweja

Bertahanlah...

Sudah tidak bisa...

Apa yang terjadi?

Nobita, apa kamu mau beg ini?

Ingatanmu akan Gian, Suneo, dan Shizuka akan hila ng, tahu.

Masa, sih? Kau bercanda, kan?

Kamu bercanda, kan?

Nobita, kamu juga akan lupa sama aku.

fetnW W fe(Q)b?

Aku tidakmau!

Oh, dia bergerak!

Masih sempat!

Nobita!

Nobita! Nobita!

Shizuka?

Duh! Nobita, kamu bodoh!

Kenapa kamu berantem, walaupun kamu tidak bisa?

Tidak usah dipaksakan.

Biarlah jadi dirimu apa-apadanya!

Kamu sudah tenang?

lya. Sepertinya aku sudah bisa pulang

lya. Sepertinya aku sudah bisa pulang ke tempat Shizuka-ku.

Tapi sebelum kembali ke masa depan, ada tempat yang aku ingin kunjungi.

Karena aku harus berpidato di pesta pernikahan itu, kan?

Jangan-jangan, kamu ingin pergi ke...

lya, hari

lya, hari kelahiran kita!

Betul juga. Aku juga ingin pastikan kalau aku benar-benar anak keluarga ini,...

... dan kenapa mereka kasih aku nama Nobita.

Akujuga ingin tahu.

Oke, oke. Sudah sampai sejauh ini, aku ikuti saja kemauan kalian.

Wah, ini rumahku 10 tahun yang lalu!

Waktu itu, kamar ini masih jadi kamar Ayah.

Sepertinya kita sudah mencuri kamar hobi dia.

Belum ada lecet di pilarnya.

Tapi tidak add siapa-siapa disini.

Kalau orang tua tidak add, aku bagaimana lahir?

Jangan-jangan kamu benar-benar anak pungut?

Tuh, kan. Benar begitu!

Tenang, pasti mereka ada di rumah sakit.

Dimana dia? Dimana dia?

Oh, Ayah! lOtahun lebih muda!

Kalau da ri penglihatanku, dia 25 tahun lebih muda!

Masih seperti anak muda saja.

Kalian ini siapa?

Dia lupa anaksendiri!

Jangan bilang begitu! Kamu kan belum lahirdisini!

Permisi, sepertinya kami salah rumah.

Apa itu?

Daripada pikirkan itu, bayinya dimana, ya?

Padahal aku sudah pulang lebih awal dari kantor.

Ah, dimana? Dimana? Disini, kah?

Apa bukan di rumah sakit?

Oh, iya! Benar juga!

Terburu-buru sekali.

Ngomong-ngomong, rumah sakitnya dimana?

Tunggu dulu! Kami juga ikut!

Selamat, ya, Pak! Anak laki-laki anda sudah lahir.

Oh, terima kasih untuk’makanannya!

Bukan, maksudku... terima kasih.

Ayo kemari.

Duh, deg-degan sekali.

Akujugadeg-degan. Seperti gimana yaibayinya?

Pasti anak yang imut seperti kita.

Hahaha, lebih baik jangan terlalu berharap.

Tamako!

Halo, ini Ayah, Nak!

Lucunya. Ini anakku, ya?

Halo, Bayiku!

Aku juga mau lihat!

Ini aku?

Kenapa keriput beg in i? Mi rip seperti monyet!

Apa maksudmu monyet, hah?

Mengagetkan sekali. Tidak usah semarah itu juga kali.

Dia marah karena kamu tidak sopan, kan?

Lagipula, bukankah bayi Nobita imut?

Tidak! Tidak imut sama sekali! Pasti bayi itu bukan aku!

Bayi yang baru lahir ya seperti itu, tahu.

Siapa anak itu?

Dari tadi sudah mengikuti aku.

Aku ingin tahu seperti apa muka orang tuanya.

Ngomong-ngomong, mana Ibuku? Seharusnya dia ada bersamamu, kan?

Oh, beliau bilang beliau ingin kasih tahu leluhur kita.

Pasti dia bahagia sekali, ya?

lya, dia tidak bisa berhenti menangis.

Beruang ini?

Hadiah Ibu untuk anak ini.

Terlalu cepat, kan?

Ngomong-ngomong, bagaimana dengan nama anakini

Aku sudah pikirkan baik-baik.

Apa itu?

Tadaaa, aku beri tahu, ya.

Nobita Nobi!

Nobita?

Nama yang bagus, kan?

Aku ingin nama yang lebih keren.

Harusnya mereka dengarkan harapan kita, dong.

Hentikan, hentikan. Nanti dimarahi lag i, loh!

namanya? Tentu saja ada!

Aku ingin anak ini bertumbuh dengan sehat selalu.

Nama yang bagus sekali.

Nobita Nobi.

Aku suka nama itu.

Jadi mereka pikirkan nama itu baik-baik.

Aku ingin membesarkan dia jadi anak yang baik.

Pasti dia jadi anak yang baik!

Kalau dia mirip kamu, pasti nilai dia bagus-bagus.

Kalau dia mirip kamu, dia pasti bisa mahir berolahraga.

Benar, benar.

Dia cuma mirip di kejelekan dua orang tuanya.

Cerewet, ah!

Apa dia akan jadi profesor? Atau pemain kasti?

Jadi pelukis juga boleh.

Pelukis, pembuat patung, pemusik./ Apa saja boleh.

Apa saja boleh.

Asai dia berguna bagi orang-orang di sekitarnya.

Peduli dengan orang lain dan berani.

Anak yang ceria, laki-laki sejati, kuat, adil, dan tampan.

Anakyang ceria, laki-laki sejati, kuat, adil, dan tampan.

Anu, jangan terlalu berharap, deh.

Dia bukan anak sehebat itu, kok.

Dari tadi menganggu terus. Apa kalian punya dendam dengan anakku?!

Ayah dan Ibu

Ayah dan Ibu bahagia sekali.

Mereka penuh dengan harapan.

Ayo kita kembali ke masa depan.

Akhirnya kita kembali.

Oh, kesini.

Kenapa?

Itu lihat.

Di tempat seperti itu, sambutan itu maksudnya berterima kasih pada orang tuamu.

Berterima kasih? Mereka selalu marah kalau aku dapat nilai 0! Aku tidak bisa!

Kamu masih saja mikirin itu.

Sampai lari seperti itu...

Ayo cepat.

Anu... maaf, ya. Tapi kamu bisa pergi send iri?

Kami masih punya janji penting yang harus kami tepati.

Betul, kan, Doraemon?

-| Begitu, ya? KalauJjeqitu, ini p'erpisahan ya.

Terima kasih ya sudah menemukanku.

Masa depanmu kan masa depanku juga.

Oh, iya! Ini.

Ini...

Sampai ketemu lagi, ya!

Ngomong-ngomong, janji penting itu apa?

Terima kasih sudah menunggu!

Terima kasih!

Semuanya, teman sehatiku, Nobita, sudah kembali!

Syukurlah, kita selamat

Terima kasih, Nobita!

Benar-benar bersyukur!

Tapi lama sekali^dia perginya.

Aku sudah beli waktu untuk kamu, loh.

Selamat datang kembali.

Aku kembali. Kamu pasti khawatir, kan?

’ Tidak, kok.

Tidaksama sekali.

Kalau begitu, marilah kita dengar sambutan dari pengantin laki-laki kita sekali lagi.

Hujan sudah berhenti.

Semuanya, selamat siang. Saya Nobita Nobi.

Kami tahu!

Awalnya, aku tidak suka dengan nama ini.

Karena terkesan lambat dan bodoh.

Tapi waktu akujahir, orang tuaku memberiku nama ini dengan harapan aku akan terus bertumbuh dengan sehat.

Sekarang, aku suka sekali dengan nama ini.

Kok dia seperti ada di sana dan melihat semua yang terjadi, ya?

Aku dibesarkan orang tuaku dan nenekku...

Dan juga nenekku, mereka merawatku dengan penuh cinta kasih.

Waktu aku masih kecil dan pulang sambil menangis, Nenek selalu menghiburku.

Dan Nenek selalu percaya dengan apa yang aku katakan.

Waktu aku dapat nilai 0, Ibu selalu memarahiku.

Dan Ayah mengajariku untuk berusaha menggapai mimpiku.

Aku dibesarkan dengan kasih sayang kalian.

Dan ayahnya Shizuka...

Anda pernah bilang kalau aku ini orang yang mengerti kepedihan orang lain.

Itu karena keluargaku mengajariku demikian.

Mungkin aku tidak menjadi anak yang sesuai dengan harapan orang tuaku dan nenek.

Mungkin mereka berharap aku menjadi pelukisatau pemain bisbol.

Wah, harapan mereka gagal semua!

Cerewet kamu!

Tapi aku bisa bilang satu hal ini.

Aku sudah dibesarkan oleh keluarga yang luar biasa.

Aku sudah dibesarkan oleh keluarga yangluar biasa.

Karena itu, walaupun a ku tidak bisa diharapkan,

... aku ingin membuat keluarga yang hangat dengan Shizuka.

Untuk hal ini, aku sangat percaya diri.

Kalau aku melakukan itu, aku merasa aku sudah mengembalikan jasa orang tuaku dan nenek.

Ayah, l&u.

^yah dan Ibu Shizuka.

Kami akan ikuti jejak kalian.

Shizuka.

Ayo kita buat keluarga yang bahagia seperti mereka.

Ada apa?

Tidakada apa-apa.

Terima kasih, ya.

Sudah mau pulang?

Neneksudah lihabsecukupnya.

Sepertinya Ibu ada disini barusan.

Oh, kamu juga merasa Begitu?

Mungkin saja Ibu benar-benar datang ke sini.

C 0 0

jj' .OUI

Nobita.

Nobita yang tadi itu p£lsu, kan?

Itu... anu...

Padahal kamu lebih baikjadi kamu saja.

Kamu selalu menyembunyikan kesedihanmu sendiri...

Tapi akhirnya, kamu pasti dibantu oleh Doraemon. lagi, kan?

Aku

Aku kembali demi kebahagianku.

Dengan begitu, Shizuka juga>pasti bahagia.

Bagus sekali!

Oh, iya. Ini.

Aku ingin mulai dari awal lagi.

■4 '�

Oke, kami pulang, ya?

Nobita,

Kamu betul-betul mengabulkan impian Nenek.

Terima kasih.

Sama-sama. Aku juga bersyukur karena bisa menepati janjiku pada Nenek.

lya. Nenek benar-benar bahagia sekali.

Demi menepati janji Nenek...

Pasti kamu banyak menderita hanya untuk menepati janji Nenek.

Nobita kecil yang cengeng

Akhirnya menjadi anak laki-laki baik seperti ini.

Hal itulah yang membuat Nenek paling bahagia.

Nenek!

Aku tidakseperti itu.

Aku ini pengecut, bodoh,

Aku ini pengecut, bodoh, dan juga cengeng...

Tapi Nobita punya kekuatan yang sesungguhnya, kan?

Shizuka juga pasti tahu itu, makanya dia jadi pengantinmu.

Nenek!

Aduh, aduh, kamu kembali jadi Nobita kecil lagi.

Aku boleh datang lagi?

Kamu boleh datang berapa kalipun.

Nenek akan menunggumu disini.

Jadi mesin waktu bisa nyetir sendiri, ya?

lya. Aku sudah capek nyetir ha ri ini.

Banyak sekali yang terjadi. Gara-gara kamu, sih.

/ Hehene. Maaf, ya, Doraemon.

Apa kamudbenar-behar minta maaT?

Tentu saja!/

Apa benar?

Keras kepala sekali, sih!

Aduh, sial! Tongkat Pelupa!

Ini gawat sekali! Nobita jadi lupa ingatan.

Ini benar^benar gawa’t, kan?

Tapi tunggu dulu!

Nobita, Nobita, Nobita...

Doraemon? Kenapa aku naik mesin waktu?

Begini ya, kitajbaru saja mengalami sesuatu yang merepotkan sekali, tapijjuga sesuatu yang indah sekali.

Eh? Apa itu?*Apa itu?sKasih tau, dong!

Kalau kamu sudah dewasa,kamu a kan tahu.

Sampai saat itu, lebih baik kamintidak tahu.

Kenapa begitu? Apa yang terjadi?

Kamu ingat sampai-mana?

Hmm, kita ketemuNeriek...

Ohx iya! Kita harus kasih lihat pengantinku ke Nenek!

Tenang saja. Semuanya sudah selesai.

Eh? Apa maksudnya itu? Kasih tahu dong!

Keras kepala sekali, si h I Akutidak akan kasih tahu!

Tolong dong, Doraemon!

"Tidak apa-apajmenangis."

Kata-kata itu sudah menyelamatkanku.

Terima kasih.

Aku memang menyedihkan dan ceroboh,

Tapi saat aku memikirkanmu, hdri besok-ku akan bersinar.

Tidak apa-apdikdlau kitatmenja'di apa adanya.

Ayo can tempat yang terang (j'an bermain bersama.

Terdapat pelangi kecil di telapak kgkimii.ygjig sedang menyiram beranda.

Hei...

Ata ©tan beradta do sehta berad© din smod

Aku akan berada di sisimu selam'anya dan selalu berada di sink

Aku akan berjuang agar kita tidak Eerpisah sampai kapanpun.

Aku tidak akan melepaskan tangan ini agar aku tidak kehilanganmu.

Kebaikan Ibu dan kecengenganiAyah bagaikan seperti kita.

Masa deparfikita akan'c'erah.

Tidak apa-apa kalau impianmirti'dak besar.

Cukup jadi\dirimu saja.

Scat kamu sendirian dan tersesat, ingat saja hah itu.

Ah... -li-

Molam yang menyedihkan itu, berikan padaku setengahnya.

Aku ingin komu tertawa di|hqril(yghg menyenangkan.

Kata-kata seperti apfipun tidak akan cukup.

Mungkin karena aku meriyehtuh kehangatanmu.

Tentang keluarga, teman-4teman, dan aku sendiri.

Selalu tertawa, jad king in menangis.

Ada yang bersinar di la ng it yang kosong ini.

Aku selalu mencari kata-kata yang bisa menggantikan "Terima kasi'h."

Aku akan berdSa di sisimu selamanya dan selalu berada di sini.

I will fight so that we do not * exist forever.

I won't let go of this hand so I don't lose you.

I won't let go.

c Fujiko Pro/2020 STAND BY ME Doraemon 2 Film Partners .™

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.