All language subtitles for The Eternal Love S3 ep20

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

♪Waktu berlalu dengan begitu cepat♪

♪Tanpa sadar, cinta kita telah terbelit♪

♪Menenun ornamen indah, mempersatukan dua hati♪

♪Sulit mengekspresikan kerinduan ini♪

♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪

♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪

♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪

♪Hingga menjadi benang musim semi♪

♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪

♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪

♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪

♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪

♪Hingga menjadi benang musim semi♪

♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪

♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪

Cinta Abadi S3

Episode 20

Jadi, bukan Tuan Putri ke-2 yang mengajakku bertemu.

Namun, kau?

Aku ingin bicara denganmu.

Kenapa kau tak mau memberiku satu pun kesempatan?

Kau terbiasa berbohong.

Aku tak ingin dengar lagi.

Aku tahu kau paling suka bunga pacar air.

Jadi, kusuruh orang bawa kemari.

Aku ingin memintamu memberiku kesempatan…

…untuk menjelaskan salah paham sebelumnya.

Katakan.

Strategi kota kosong dan pura-pura menyerah memang ulahku.

Aku bisa mengakuinya.

Namun, serangan diam-diam itu adalah salah paham besar.

Apa lagi jika bukan serangan diam-diam?

Aku ingin memberikan sesuatu.

Apa kau merasa aku mudah ditipu seperti Tuan Putri ke-2?

Aku tak pernah ingin menipumu.

Saat perang di perbatasan,…

…kau mau serang diam-diam, tapi bilang mau berikan hadiah.

Apa bisa dipercaya?

Selain itu,…

…pria beristri bertemu berdua dengan wanita lain,…

…bahkan menyiapkan banyak bunga.

Ini melanggar tata krama pria dan "Tiga Prinsip dan Lima Kebajikan".

Lain kali, jangan menipuku dengan trik seperti ini lagi.

Aku ingin jelaskan lagi padanya.

Namun, rasanya sungguh sangat sulit.

Jangan buru-buru.

Aku akan pikirkan cara lagi.

Aku punya caranya.

Siapa yang suruh kau masuk?

Kali ini, kau dipaksa menikah.

Sebenarnya, kau tertarik pada seseorang, yaitu Fengyang.

Kau tahu semuanya?

Aku tak hanya tahu, tapi juga bisa membantumu.

Namun, jika ingin aku membantumu, kau harus memberitahuku…

…apa yang terjadi pada malam pernikahan kalian?

Jangan katakan.

Trik hebatnya pasti tak lebih efektif dari punyaku.

Pada malam pernikahan,…

Kau!

Begini.

Apa aku gila?

Apa semua pria Xiyue seganas ini?

Xiao Zhen?

Jangan mendekat.

Tenang saja.

Aku tak berniat tidur denganmu.

Tuan Xiao sudah pergi.

Sudah pergi?

Dia sudah setengah hari di sini.

Akhirnya pergi juga.

Aku juga tak akan basa-basi lagi.

Dari percakapan tadi, aku tahu ada seseorang di hatimu.

Demi menolongnya,…

…kau dipaksa menikah.

Aku juga seperti itu.

Kau juga menyukai seseorang?

Siapa?

Mo Fengyang.

Apa kau suka disiksa?

Kenapa tak suka orang lain dan malah menyukainya?

Orang lain hanya tahu dia tegas dan kasar.

Namun, aku pernah melihat sikapnya yang lembut dan rapuh.

Jika kau bisa mempersatukan kami,…

…maka aku bisa membantumu lampiaskan emosi pada Mo Liancheng.

Selain itu, masalah perbatasan kedua negara juga akan teratasi.

Kedengarannya sangat tulus.

Sepertinya dia bukan mata-mata.

Tak disangka, ternyata kau punya banyak rencana.

Jika kau tak mau, kita urus saja urusan masing-masing.

Selamat bekerja sama.

Kami melakukan kesepakatan.

Hanya seperti itu.

Dasar tak bisa jaga rahasia.

Sama sekali tak setia kawan.

Ini urusan kami berdua, apa kaitannya denganmu?

Sebaiknya kau temui saja Maharani.

Kau!

Ikut aku.

Tak ada yang perlu kubicarakan denganmu!

Bukankah setelah dengar cerita malam pernikahan,…

…kau akan bantu aku mencari cara?

Lepaskan.

Lepaskan.

Kukatakan sekali lagi.

Tak ada yang perlu kubicarakan denganmu.

Apa kau setuju menikah demi menolongku?

Sekarang aku sudah menyesal.

Jika diberi kesempatan lagi, lebih baik aku tak menolongmu!

Kau diancam oleh siapa?

Maharani atau Xiao Zhen?

Apa maksudmu bicara begini padaku sekarang?

Kuberi pertanyaan terakhir.

Apa Xiao Zhen yang beri tahu kau…

…aku bermalam di kamar istana, tak pulang semalaman?

Adik ke-14 yang bilang.

Apakah Adik ke-14 bisa berbohong?

Dia tak berbohong.

Kita dijebak oleh Maharani.

Akhirnya, aku paham sekarang.

Area terlarang istana kerajaan tak dijaga.

Belatiku hilang setelah terluka.

Maharani menyuruhku jaga malam.

Semuanya sudah direncanakan.

Karena kau harus tahu aku terluka agar kau bisa dipaksa menikah.

Kau harus tahu aku bermalam di kamar istana…

…agar kita bisa berpisah.

Kau bermalam di kamar istana…

…hanya untuk jaga malam?

Hanya jaga malam, bahkan jaga di luar pintu.

Aku tak seperti kau yang langsung digendong ke ranjang.

Kalau begitu, ikut aku.

Di siang hari begini,…

…Tuan Putri sudah begitu inisiatif?

Bukankah kau terluka?

Aku ingin lihat bagaimana lukamu.

Yang terluka hanya bahuku.

Asalkan kau tak membuatku kesal, luka ini bukanlah apa-apa.

Aku membuatmu kesal, tapi ingatanmu tak kembali.

Sepertinya, aku belum cukup membuatmu kesal.

Artinya jika dibandingkan, rasa percayaku padamu…

…dan rasa percayamu padaku sangat berbeda jauh.

Kalau begitu, apa boleh kutebus dengan memberimu hadiah?

Meskipun luka ini belum benar-benar pulih,…

…namun, memang harus diperiksa langsung olehmu.

Tenang saja.

Aku pasti akan memeriksanya dengan teliti.

Apa kau tahu?

Saat terkurung di area terlarang,…

…sebenarnya, yang paling kucemaskan bukanlah lukaku.

Namun,…

…cara pikirmu.

Dia seorang Maharani.

Kenapa memakai trik rendahan untuk memisahkan kita?

Apa kau tak merasa ada yang aneh dalam hal ini?

Memang sangat aneh.

Pintu masuk area terlarang…

…ada di samping rak barang kuno kamar istana.

Ruangannya aneh dan gelap.

Sebelumnya, saat aku mendekati tempat itu,…

…jantung dan kepalaku terasa sesak.

Mungkin karena terpengaruh oleh Mutiara Zhenhun.

Kalau begitu, tempat yang kau datangi itu pasti Altar Lingyou.

Altar Lingyou?

Benar.

Di Dongyue kita,…

…Altar Lingyou adalah tempat berdoa klan kekaisaran.

Juga pernah dipakai untuk melatih Mutiara Zhenhun.

Jika Mutiara Zhenhun sungguh ada di istana, mungkin…

…kita akan punya cara untuk pulang.

Namun, ada rahasia yang begitu tersembunyi di tempat itu.

Maharani memancingku pergi ke sana.

Pasti ada alasannya.

Kalau begitu,…

…apakah sekarang aku boleh bertindak gegabah?

Datang lagi nanti.

Keluar!

Maaf mengganggu.

Kalian sudah berbaikan.

Tuan Agung ke-2 harus menepati janji.

Masalahku belum teratasi.

Kau tahu kenapa kau selalu saja gagal?

Itu karena Mo Fengyang anggap kau sebagai mata-mata.

Karena itu, aku terus mencoba menjelaskan padanya.

Apa gunanya hanya menjelaskan?

Kau harus pastikan dengannya, itu baru berguna.

Siapa?!

Siapa?!

Siapa yang menaruh bunga ini?!

Kau, kemari!

Siapa yang menaruh bunga ini?

Menjawab Jenderal, Jenderal Yunxiu yang menaruhnya.

Aku tak mau melihat bunga ini lagi!

Sini, berikan padaku.

Jika kau semakin marah, dia akan terlihat semakin tak bersalah.

Dia terus menantang dengan lancang!

Dia sedang mengejekku tak punya bukti.

Sebenarnya, tak sulit mencari bukti.

Selain itu, banyak yang datang sendiri.

Datang sendiri?

Harus tarik ulur.

Jika ingin berhasil, maka harus minta maaf dulu padanya.

Trik hebat kalian berdua sama-sama buruk.

Ini sudah setengah hari.

Namun, Fengyang belum datang juga.

Kenapa baru sebentar saja sudah tak tahan?

Pantas saja Fengyang bilang otak pria hanya penuh dengan cinta.

Nanti, kau jangan gugup.

Jika tidak, semua usahamu akan sia-sia.

Tuan Agung.

Dia datang.

Bersembunyilah.

Ternyata memang trik hebat.

Kenapa Jenderal kemari?

Aku sudah melihat bunganya.

Sebelumnya, aku sudah salah paham padamu.

Kau sudah tanya pada Tan'er?

Bunga pacar air itu memang ditata olehmu dan Tuan Putri ke-2.

Kau tulus ingin menjelaskan, tapi aku menolak, aku sudah salah.

Jadi, aku ingin mengikuti kebiasaan militer,…

…mengajakmu minum arak sore ini untuk menyelesaikan dendam kita.

Pemikiran Jenderal menyeluruh.

Aku pasti akan datang.

Apa aku perlu bawa arak dan camilan ke sana?

Tak perlu repot-repot. Aku akan siapkan semuanya.

Bagaimanapun, ini pertama kalinya.

Aku harus menyiapkan sesuatu.

Pertama kali?

Pertama kalinya melupakan dendam lalu.

Semoga takkan menjadi yang terakhir kali.

Kalau begitu, sampai jumpa nanti sore.

Katakanlah.

Kau sebenarnya ingin siapkan apa untuk pertemuan pertama?

Apakah aku harus siapkan hadiah berharga untuk Fengyang?

Jangan.

Aku sudah gagal berkali-kali.

Aku sudah tak tahu harus melakukan apa baru benar.

Cara yang benar…

…hanya ada satu.

Tulus.

Ayo.

Malam ini, minum untuk bersenang-senang.

Minum sampai mabuk.

Kita minum arak malam ini.

Berbicaralah dengan bebas, kujawab semua pertanyaanmu.

Apa perasaanmu saat pertama kali melihatku di medan perang?

Tuan Agung ingin tanya perasaanku saat melihat pasukanmu, 'kan?

Aku salah bicara karena minum arak, mohon dimaklumi.

Pasukan Xiyue terkenal di seluruh dunia.

Saat melihatnya hari itu, ternyata rumor itu memang benar.

Namun, sekarang jumlah pasukan Dongyue…

…sudah tiga kali lipat lebih banyak dari dulu.

Hanya kuda perang saja sudah…

Fengyang, jangan beberkan rahasia militer.

Lagi pula, yang kutanya juga bukan itu.

Jaga sikapmu, Tuan Agung.

Aku sudah tak sopan.

Aku minum segelas sebagai hukuman.

Jadi, apa yang sebenarnya kau tanya?

Kau suka pria yang bagaimana?

Mendambakan cinta yang seperti apa?

Tentu saja aku sama seperti wanita yang lain.

Suka putra pejabat Dongyue yang anggun dan lembut.

Soal cinta,…

…lebih baik pria saja yang memikirkannya.

Meski kau bilang tak perlu menyiapkan apa pun,…

…namun, aku ingin kau mencicipi arak terbaik di Xiyue.

Ini untuk mengingat malam ini.

Tuan Agung sungguh berniat.

Minum sampai mabuk.

Ayo.

Minum sampai mabuk.

Minum sampai mabuk.

Jenderal Mo.

Kau satu-satunya pahlawan wanita yang pernah kutemui.

Jenderal Mo.

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

Sudah kembali?

Lihat kantung matamu.

Apa kau mengantuk?

Tak mengantuk.

Kalau begitu, cepat ceritakan.

Bagaimana?

Kali ini, pasti ada yang lebih heboh dari menutup mulut saja, 'kan?

Semalam,…

….Yunxiu berjalan ke belakang Jenderal.

Lalu, menyelimutinya dengan sehelai baju.

Sudah?

Sudah.

Dia hanya melakukan ini sepanjang malam?

Sungguh membuatku sangat emosi.

Namun, bagi Yunxiu, ini sudah termasuk kemajuan besar.

Jika Fengyang tak bersikap sangat waspada,…

…aku pasti sudah mengintip dari lubang pintu.

Cepatlah tidur.

Mengecewakan.

Meskipun bagi Yunxiu, ini merupakan kemajuan besar,…

…namun, perkembangannya lambat sekali.

Raja Cemburu Dongyue.

Aku mau tanya dua pertanyaan.

Raja Cemburu?

Jelas-jelas kau yang anggap rumor itu sungguhan.

Lalu, buat aku kesal dengan Yunxiu.

Diam dan dengarkan pertanyaan.

Kau suka wanita yang bagaimana?

Mendambakan hidup yang seperti apa?

Sebelumnya karena lupa ingatan,…

…aku merasa sangat bingung terhadap situasi saat ini.

Aku juga sangat sulit menerima…

…pendapat Kakak Pertama tentang pernikahan.

Jadi, aku tak punya kesan yang baik tentang wanita.

Soal cinta,…

…aku juga tak mendambakannya.

Buruk!

Kau sama sekali tak tahu apa yang ingin kudengar.

Hingga bertemu Tuan Putri ke-2, baru terasa sangat berbeda.

Sudah terlambat baru memuji sekarang.

Orang yang tak pernah melihat lautan bintang,…

…akan menyalahkan malam yang sepi dan gelap.

Orang yang tak pernah merasakan cinta yang tulus,…

…akan melindungi diri dengan pengalaman orang lain.

Kau juga yang membuatku paham…

…aku harus membuka hati…

…agar bisa menang dalam segala hal.

Sedangkan wanita dan cinta yang ada di hatiku,…

…selamanya…

…tetap seperti yang kau perlihatkan padaku.

Tak lebih,…

…juga tak kurang.

Oh ya, sebelumnya kau bilang padaku,…

…di dua dunia sebelumnya, aku yang mengejarmu.

Kalau begitu,…

…apa aku juga sama seperti Yunxiu?

Waktu itu, aku wanita yang dicintai dan dihormati banyak orang.

Kau lebih menderita seratus kali lipat dari Yunxiu.

Begitu bicara, kau langsung memuji dirimu.

Terserah mau percaya atau tidak.

Temani aku…

…tidur.

Fengyang.

Kakak ke-8.

Bagaimana semalam?

Pertama, tak cari tahu soal militer.

Kedua, tak berusaha menyerang.

Ketiga, tak mencuri pelat.

Kenapa sepertinya kudengar tindakannya sangat aneh?

Apa yang kau dengar?

Ada yang melihat kalian berpelukan.

Siapa yang bicara omong kosong?

Akan kupatahkan kakinya.

Jika tak berpelukan,…

…artinya dia sengaja meletakkan tangannya di bibirmu.

Dia itu menutup mulutku agar aku tak beberkan situasi militer.

Lalu, dia menyelimutimu dengan pakaian, pasti punya niat lain.

Siapa yang menyebarkan rumor ini?

Akan kupotong telinganya agar dia ingat!

Kau begitu panik.

Apa mungkin itu sungguhan?

Apa gunanya sungguhan atau bukan?

Dia ingin menyerang, tapi bilang mau beri hadiah.

Apa pun yang dia lakukan, tak boleh dipercaya.

Jujurlah, jika tidak, akan dihukum berat.

Sebenarnya ada apa dengan serangan diam-diam itu?

Apa kau percaya padaku?

Kau?

Aku pergi saja.

Kembali.

Bahkan pemula dalam militer sepertiku pun tahu…

…hanya orang dungu yang mau serang dengan bilang mau beri hadiah.

Apalagi kau jenderal hebat…

…yang bisa strategi kota kosong dan pura-pura menyerah.

Strategi kota kosong dan pura-pura menyerah memang strategi perang.

Hingga hari itu tiba.

Aku ganti jaga dengan teman-teman.

Aku diam-diam membawa mereka melewati perbatasan.

Berani bertaruh tidak?

Jika bisa ambil barang pribadi Jenderal Mo,…

…kami semua akan memberimu 100 Tael.

Benar.

Siapkan kantong uangnya untukku.

♪Malam penuh lentera pada musim gugur tiba♪

♪Burung layang-layang pulang, kapankah kau akan pulang?♪

♪Haruskah kulupakan kebahagiaan yang telah memudar ini?♪

♪Rasa rindulah yang membuat kita semakin sakit hati♪

♪Angin berhembus, daun berjatuhan di sisi jendela♪

♪Jubah merah terpantul di cermin perunggu♪

♪Kota Jiangnan yang sepi ini masih penuh kebisingan♪

♪Serta rasa kecewa seorang wanita♪

Tunggu apa lagi? Sekarang waktunya.

Cepat pergi.

♪Melukis burung yang terbang di tengah musim semi♪

♪Memainkan kecapi dengan sepenuh hati♪

♪Hanya angin yang mampu membawa pulang aromamu♪

♪Aku meyakinkan diri bahwa kau baik-baik saja♪

♪Seseorang memandang air musim gugur di malam petang♪

♪Jarum jahit dan benang mengirim rasa cinta selembut sutra♪

♪Di tengah cuaca dingin ini, aku ingin menyampaikan♪

♪Semuanya baik-baik saja di sini♪

Hari itu, sepertinya aku satu-satunya…

…orang yang merasa dia kesepian dan lelah.

Juga orang pertama…

…yang mengaguminya sebagai seorang wanita.

Setelah hari itu, aku lebih memperhatikan dia lagi.

Aku semakin merasa dia punya banyak kesamaan denganku.

Keuletannya di medan perang…

…tak bisa menutupi kerapuhannya saat sendirian.

Dia bisa memahami setiap rencanaku.

Selain itu, bisa merespon duluan sebelum aku bertindak.

Hatinya kompak denganku.

Dia tegas, tapi juga lembut.

Singkatnya, dia seperti diriku yang satu lagi di dunia ini.

Ada lemon di atas pohon lemon.

Di bawah pohon lemon, ada kau dan aku.

Kau dan aku?

Bukan kau dan aku.

Namun, dia dan aku.

Dia dan kau.

Kau lanjutkan.

Namun, saat itu, situasi di perbatasan menegangkan.

Sebagai pelindung kedua pihak, aku tak bisa melakukan apa pun.

Hingga situasi mulai reda, muncullah kesempatan berdamai.

Aku merasa, akhirnya kesempatanku menyatakan cinta padanya tiba.

Namun, sekarang Fengyang sangat curiga padamu.

Bagaimanapun caramu mengajak berdamai,…

…dia akan tetap merasa kau punya tujuan lain.

Jadi, akhirnya, aku terpaksa bertindak dengan kurang bijak.

Aku mau berikan sendiri surat damai dan hadiah pernyataan cinta padanya.

Namun, dia salah mengira bahwa aku ingin menyerang diam-diam.

Akibatnya, dia menyerang balik.

Xiyue kalah.

Karena perang ini, gelarku sebagai jenderal dicabut.

Dipaksa menikah kemari.

Kedengarannya, meskipun kau sangat malang,…

…namun, juga tak bisa salahkan Fengyang yang terlalu hati-hati.

Apa hadiahnya sudah kau berikan?

Saat itu, waktunya mendesak.

Aku tak sempat memberikannya.

Namun, sebelum semuanya berakhir,…

…aku berusaha keras menemukan pelayan pribadi Fengyang.

Kusuruh dia berikan surat damai dan hadiah atas nama pengagumnya.

Lalu, kau memberinya hadiah apa?

Kulihat penjepit pedang Fengyang yang lama patah.

Lalu, kudengar dia paling suka bunga pacar air.

Jadi, aku sengaja…

…membuat sepasang penjepit pedang ini.

Yang satu, kuberikan padanya.

Satu lagi,…

…kusimpan sendiri.

Aku pernah melihat penjepit pedang ini.

Di mana kau melihatnya?

Fengyang selalu memakainya di pinggang.

Aku sudah sering melihatnya.

Aku punya sebuah ide.

Kau tak boleh selalu berdiam diri di kamar tamu.

Jika begitu, kau bisa gila.

Kau harus sering keluar dan jalan-jalan.

Nikmati bunga.

Menghirup udara.

Dengan begini,…

…keriputmu akan berkurang banyak.

Aku sudah menerima niat baik Tuan Putri.

Namun,…

Panas, kupegangkan payung untukmu.

Mana ada matahari?

Mungkin saja akan hujan.

Sebaiknya aku saja.

Aku saja.

Aku saja.

Aku saja.

Kenapa kau berani mencuri barangku?

Bagaimana caramu membuktikan penjepit pedang ini milikmu?

Penjepit pedang ini jarang kulepas. Jelas-jelas kau…

Dari mana kau mendapatkannya?

Kau sendiri mendapatkannya dari mana?

Barang ini hadiah dari orang lain untukku.

Ini pemberian dari pengagummu, 'kan?

Kau tahu dari mana?

Penjepit pedang ini…

…memang ada sepasang.

Sepasang?

Maksudmu…

…penjepit pedang ini pemberianmu?

Pada kotak hitam di kotaknya ada selembar surat damai.

Sepertinya kau belum menemukannya.

Di mana kotaknya sekarang?

Kediaman Mo.

Baguslah.

Keluarkan dan periksa kotaknya.

Bukankah semuanya akan jadi jelas?

Surat damai

Apa ini yang kau bilang ingin kau berikan padanya?

Kenapa harus menyembunyikan surat damai?

Saat itu, Kaisar Xiyue tak tahu soal ini.

Aku takut terjadi masalah, jadi, kusembunyikan.

Pertimbanganku kurang menyeluruh.

Akibatnya muncul salah paham. Mohon maaf, Jenderal.

Ini bukan salahmu.

Aku yang sudah salah paham padamu.

Ke depannya, aku akan berusaha agar kau tak salah paham lagi padaku.

Namun, kenapa kau memberiku penjepit pedang?

Tentu saja demi…

Perdamaian!

Tentu saja demi perdamaian.

Kurasa Fengyang harus memikirkannya dulu.

Sebaiknya kita jangan ganggu dia dulu.

Benar.

Bukankah sebelumnya kau minta aku mengajarimu etika kediaman?

Bagaimana jika dimulai hari ini?

Benar, kurasa kau harus belajar secepatnya.

- Cepat pergi. - Ayo.

Ayo.

Fengyang, kau pikir dulu sendirian.

Aneh.

Kenapa mereka bertiga sangat aneh?

Salah pahamnya sudah selesai.

Kenapa aku tak boleh menyatakan cinta?

Kau masih suami Tuan Putri ke-2.

Fengyang sangat patuh pada aturan.

Jika kau menyatakan cinta, dia akan kaget dan menjauh.

Jika ingin mendapatkannya, kau harus disukai dulu olehnya.

Dengan begini, kau baru bisa berhasil.

Benar.

Pikirannya penuh dengan masalah militer dan perang.

Mana bisa disukai olehnya semudah itu?

Aku ingat Fengyang pernah bilang,…

…dia suka pemuda Dongyue yang anggun dan lembut.

Inilah hal yang paling kucemaskan.

Pertama, cukur jenggot.

Kedua, bersihkan bulu wajah. Ketiga, pangkas rambut.

Pemangkas Tan akan cuci, pangkas dan keringkan rambutmu.

Kujamin kau akan menjadi pemuda Dongyue yang anggun dan lembut.

Ibu kandungmu pun tak akan mengenalimu.

Sembarangan!

Pria Xiyue punya pesonanya sendiri.

Jangan mengubah dirimu demi seorang wanita.

Kekanak-kanakan!

Dulu, saat kau mengejarku dua kali,…

…kapan kau tak berias dengan minyak rambut dan bedak…

…seperti seekor burung merak?

Jika tak seperti itu, apa aku akan suka padamu?

Burung merak? Aku tak mungkin melakukan hal seperti itu.

Setelah dapat, kau baru tunjukkan wajah aslimu, 'kan?

Aku tak pernah menutupi wajah asliku.

Kau sama sekali tak memahami hati wanita.

Jangan bertengkar lagi.

Aku atau kalian yang mengejar Fengyang?

- Kau yang pilih. - Kau yang pilih.

Kita lakukan sesuai perkataanmu dulu.

Rasakan akibat dari perbuatanmu sendiri.

Nanti, jangan minta aku menolongmu.

Pilihanmu bagus.

Tenang saja, serahkan padaku.

Jangan bergerak.

Benar, seperti itu. Lebih kuat lagi.

Lebih kuat lagi.

Aku sudah berusaha, tapi tak tembus.

Kau bisa tidak?

Yunxiu.

Rambut aslimu ikal, memang sulit ditata.

Yu Hao, coba kau lebih kuat lagi.

Aku sudah gunakan tenaga.

- Sudah sangat kuat. - Kau dungu sekali!

Letakkan, aku saja.

Ayo, kau saja.

Aku akan sangat lembut.

Tahan dia, tahan.

Lihat baik-baik, di sini, 'kan?

Benar, seperti itu.

Yang kuat.

Tak bisa tembus, 'kan? Lihatlah.

Kenapa begitu…

Tak bisa tembus, 'kan?

Yang kuat.

Benar!

Sudah.

Sudah selesai.

Ayo, berikutnya.

Berikutnya.

Ada lagi?

Ini, masih ada.

Berbalik, tahan dia.

Tahan sebentar.

Demi menjadi pemuda Dongyue yang memenuhi standar,…

…aku harus menderita secara fisik begini?

Kau tahan saja lagi.

Tahan sebentar.

Pejuang elang yang angkuh ini…

…sudah hampir menjadi burung merak di dalam sangkar.

Apa hanya kau yang boleh jadi merak?

Apa dia harus menjadi pejuang elang?

Apa menyenangkan orang lain lebih penting dari jadi diri sendiri?

Mungkin setelah melihat reaksi Fengyang, aku baru akan tahu.

Bukankah aku sudah memberimu tugas?

Masih saja berusaha membujuk mereka.

Keluarlah.

Aku…

Keluarlah.

Tugasku sudah selesai.

Yunxiu, pria harus berias demi dirinya sendiri.

Aku paling tahu wanita menyukai apa.

Setelah rambutmu disisir dan selesai berias,…

…kau akan merasakan wajah bersihmu yang pertama kali seumur hidup.

Dipikirkan saja sangat seru.

Bagaimana? Apa kau sangat menantikannya?

Apa kau sudah siap?

Kalau begitu, kita lanjutkan.

Mulailah.

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

♪Berpendirian tanpa merasa khawatir♪

♪Kota yang sepi bagaikan harapan yang rapuh♪

♪Bebas berkuda ke seluruh dunia♪

♪Begitu berbalik, ada yang sedih karena kepergianmu♪

♪Hujan bunga memenuhi empat musim♪

♪Sering mengingatkanku pada angin, salju, bunga dan bulan♪

♪Masih ingat betapa lamanya hatiku mengingat masa lalu♪

♪Siapa yang mampu melenyapkan rasa sakit hati ini?♪

♪Jika kau menemani hidupku♪

♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪

♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪

♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪

♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪

♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪

♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪

♪Tak berpisah sepanjang masa♪

♪Jika kau menemani hidupku♪

♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪

♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪

♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪

♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪

♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪

♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪

♪Tak berpisah sepanjang masa♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.