Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
♪Waktu berlalu dengan begitu cepat♪
♪Tanpa sadar, cinta kita telah terbelit♪
♪Menenun ornamen indah, mempersatukan dua hati♪
♪Sulit mengekspresikan kerinduan ini♪
♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪
♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪
♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪
♪Hingga menjadi benang musim semi♪
♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪
♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪
♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪
♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪
♪Hingga menjadi benang musim semi♪
♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪
♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪
Cinta Abadi S3
Episode 19
Tuan Agung menerobos area terlarang.
Apa tujuannya?
Aku tak tahu.
Mungkin saja suamiku salah jalan.
Ini…
Dari mana kau mendapatkan belati ini?
Belati ini tak sengaja dijatuhkan oleh Tuan Agung.
Tan
Tuan Putri ke-2 pasti mengenali tulisan di belati ini, 'kan?
Aku tak mengenalinya.
Tak masalah jika tak kenal.
Tuan Putri ke-2 cukup segera membuat keputusan saja.
Bagaimana ini?
Sekarang, jika kutunda semenit saja.
Cheng Cheng mungkin akan semakin berbahaya.
Aku juga tak tahu apakah penjahat ini sedang menipuku.
Tuan Putri ke-2 boleh memikirkannya perlahan-lahan.
Lagi pula, kita sedang tak buru-buru.
Aku tak buru-buru.
Tak bisa.
Aku tak boleh mempertaruhkan nyawa Cheng Cheng.
Aku akan menikah.
Ini demi Cheng Cheng.
Bukan bentuk pengkhianatan cinta.
Aku akan menikah.
Kukembalikan pada pemiliknya.
Selamat, Tuan Putri ke-2 akan mendapatkan suami pertama.
Xuanling
Xuanling?
Siapa sebenarnya Maharani?
Jika sekarang aku punya ingatan yang dulu.
Mungkin aku bisa tahu lebih banyak.
Cari cara untuk keluar dulu.
Jika api ini bergerak, artinya ada angin yang berhembus kemari.
Maka tempat yang berangin adalah pintu keluar.
Ada angin.
Di sebelah sini.
Kenapa tanganmu gemetaran?
Terlalu lama menyalin kitab suci.
Maharani tak perlu khawatir.
Tanganmu tak gemetar saat menyeduh teh tadi.
Sekarang malah gemetaran.
Jangan-Jangan kau tak bisa membengkokkan pinggang?
Karena duduk terlalu lama saat berdoa.
Tak apa-apa.
Belakangan ini, selalu ada pergerakan aneh di istana.
Menurutmu, apakah aku harus…
…memperingatkan orang-orang yang punya niat tersembunyi?
Aku seorang pria, tak berani menaksirkan maksud Maharani.
Jawab saja jika kusuruh.
Kemampuan bela diri Tuan Xiao hebat.
Tak perlu takut pada pembunuh biasa.
Sebelumnya, saat di lapangan bela diri.
Kemampuan bela dirimu meninggalkan…
…kesan yang mendalam untukku.
Maharani terlalu memuji.
Hari ini,…
…bagaimana jika kau yang berjaga malam untukku?
Tugas sepenting ini…
Kau tak bersedia?
Tugas ini begitu penting.
Aku takut lalai dan mengecewakan kepercayaan Maharani.
Aku saja tak takut.
Apa yang kau takuti?
Aku menerima titah.
Kau mau pergi ke mana?
Pria dan wanita berduaan sangat tak pantas.
Aku akan berjaga di luar.
Maharani.
Begitu Tuan Putri ke-2 mendengar Tuan Muda ke-8 terluka.
Dia langsung setuju menikah.
Jika Maharani ingin mendapatkan seseorang.
Anda tak perlu bersusah payah begini.
Bukankah cukup cari alasan, lalu, masukkan dia ke harem saja?
Kekuasaan tak akan mendapatkan ketulusan.
Apalagi, selama cinta lamanya belum musnah.
Cinta yang baru akan sulit muncul.
Namun, Maharani, jangan lupakan pantangan penyakit Anda.
Terlalu cinta bisa membuat sakit.
Selain itu, dia mencari Altar Lingyou saat malam hari.
Sepertinya mengincar sesuatu, harus waspada.
Menurutmu,…
…kenapa dia melakukan itu?
Altar Lingyou adalah area terlarang istana kerajaan.
Sejak awal, dia mengincar kekuasaan.
Tak aneh jika dia mencari tahu tentangnya.
Yang terpenting, untuk siapa dia mencari tahu?
Dia sudah berselisih dengan Mo Yuanlong.
Maksud Anda Tuan Putri ke-2?
Sikap aneh Tuan Putri ke-2 juga sudah lama muncul.
Aku juga menyadari…
…Tuan Putri ke-2 punya hubungan yang aneh dengan Mutiara Zhenhun.
Kemarin kulihat, saat dia mendekati Mutiara Zhenhun.
Aku merasa Mutiara Zhenhun sedang bergerak.
Aku juga lihat tubuhnya memancarkan cahaya putih.
Kenapa kau baru bilang sekarang?
Aku juga merasa sangat aneh.
Namun, aku tak punya bukti pasti.
Hanya firasat saja.
Jika hal ini benar.
Mungkin saja akan sangat berguna terhadap rencana.
Hari ini, dia menikahi suami yang baru.
Kau tahu harus melakukan apa, 'kan?
Aku mengerti.
Xiaotan.
Xiaotan.
Xiaotan.
Kau tak bisa sembunyi terus dan tak pergi ke kamar pengantin.
Kau harus pergi ke sana dan jelaskan pada Tuan Agung.
Jika Tuan Agung asal bicara di depan Maharani.
Kau pasti akan dihukum lagi.
Aku sedang kesal.
Tuan Putri ke-2.
Adik ke-14.
Adik ke-14.
Bagaimana kabar Kakak ke-8? Apakah baik-baik saja?
Apakah dia dipaksa Maharani melakukan hal yang dia tak mau?
Cepat katakan.
Bukankah biasanya kau sangat cerewet?
Kakak ke-8, dia…
Dia kenapa?
Semalam, Kakak ke-8 pergi ke kamar Maharani.
Sampai sekarang belum kembali.
Katanya Maharani juga memberi Kakak ke-8 baju baru dan hadiah.
Apakah itu benar?
Apakah dia dipaksa?
Sepertinya tidak.
Dasar kau Mo Liancheng.
Aku menikah lagi demi melindungimu.
Kau malah bermesraan dengan Maharani di istana.
Hidup bebas dan bersenang-senang.
Menyebalkan!
Komandan Pasukan Istana, Tuan Xiao, datang mengucapkan selamat!
Selama kepada Tuan Putri ke-2.
Maharani menghadiahkan sepasang gembok emas…
…serta sepasang Giok Ruyi.
Semoga Tuan Putri ke-2 dan Tuan Agung segera punya anak.
Terima kasih, Maharani.
Jing Xin.
Kita keluar jalan-jalan.
Tuan Putri ke-2, mohon tunggu.
Maharani memberi perintah.
Untuk menjamin keluarga kerajaan punya keturunan.
Hari ini, Tuan Putri ke-2 harus bermalam di kamar Tuan Agung.
Kamar pengantin ada di sini.
Ternyata kau sangat tahu struktur kediamanku.
Apa salahnya jika aku ingin ganti baju yang seksi dulu?
Aku akan berjaga di luar, menunggu Tuan Putri ke-2.
Siapa yang menata ini?
Penuh warna merah dan sangat kuno!
Lepaskan semuanya!
Hari ini sungguh tak ada yang lancar.
Meskipun sekarang Cheng Cheng sudah aman.
Namun, jelas-jelas Maharani tahu dia menerobos area terlarang.
Setelah dipanggil ke kamar istana.
Dia tak hanya tidak dihukum, tapi malah diberikan hadiah.
Xiaotan.
Pemikiran Tuan Agung tajam.
Dia pasti punya solusi untuk membebaskan diri.
Jing Xin.
Semua orang paham niat Maharani.
Apakah dia bisa terlepas hanya dengan bicara saja?
Meskipun begitu,…
Meskipun begitu, Tuan Agung juga terpaksa melakukannya.
Benar.
Dia itu dipaksa.
Aku tak marah.
Aku tak marah sedikit pun.
Ini baru benar.
Aku akan kalah jika marah!
Meskipun Maharani memintanya jaga malam dan memberinya hadiah.
Apa dia tak bisa menolak sekali saja?
Aku kesal sekali.
Akan kuberi pelajaran saat dia pulang!
Jangan marah.
Tuan Putri ke-2.
Semuanya keluar!
Aku sedang menjaga martabatku di sini.
Dia malah mencoba selingkuh di sana.
Dia tak bermoral.
Aku tak…
Aku juga tak boleh bersikap tidak adil.
Tidak semua pria seperti itu.
Kau masuk begitu saja.
Bukankah ini tak sopan?
Begitu terpikir bisa meredakan kekesalan Tuan Putri.
Aku tak memikirkan begitu banyak.
Jangan pergi.
Jing Xin.
Kau berani?
Kau!
Kembali!
Kau salah dengar, 'kan?
Suasana hatiku sedang baik.
Tak ada yang perlu kau redakan.
Baguslah kalau begitu.
Malam pernikahan memang harus dinikmati dengan bahagia.
Meskipun kau pernah menolongku, tapi aku hanya menganggapmu teman.
Kau mau apa?
Jangan mendekat.
Malam ini, aku akan bermalam di sini.
Kau mau apa?
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Lepaskan!
Tuan Xiao.
Maharani paham Tuan Muda ke-8 lelah berjaga malam.
Sengaja memberimu beberapa suplemen.
Nanti, akan diantar ke kediaman.
Berjaga malam untuk Maharani tak melelahkan.
Kudengar tiba-tiba hujan deras di wilayah selatan.
Masalah kemarau langsung teratasi.
Sepertinya doa kita berguna.
Niat baik Maharani membuat langit tersentuh.
Kini, angin di istana semakin kencang.
Kurasa Kediaman Tuan Putri ke-2 juga perlu diurus.
Tuan Muda ke-8 sudah ingin pulang?
Aku takut kediaman berantakan.
Bisa mempermalukan keluarga kerajaan.
Maharani sudah mengizinkannya.
Aku berterima kasih atas izin dari Maharani.
Sebenarnya beberapa hari ini,…
…Maharani suruh Tuan Muda ke-8 tinggal di istana.
Karena suasana di Kediaman Tuan Putri ke-2 sedang tak nyaman.
Kemarin malam, bertambah seorang Tuan Agung yang baru lagi.
Tuan Agung?
Cepat pulang dan beri salam pada Tuan Agung.
Agar Tuan Putri ke-2 bisa tenang.
Tuan tenang saja.
Karena ini keputusan Tuan Putri, maka aku pasti akan memaklumi.
Kediaman Mo
Ayah.
Apakah Ayah tahu…
…semalam Tuan Putri ke-2 tiba-tiba diperintahkan menikah?
Aku pernah berperang dengan Yunxiu yang kali ini datang untuk menikah.
Dia sangat licik.
Mungkin tujuan pernikahan kali ini tak sesederhana itu.
Tiba-tiba menikah, Maharani mungkin punya niat tersembunyi lain.
Sebaiknya kita amati dulu.
Namun, jika Yunxiu sungguh bermasalah.
Mungkin tak hanya Kakak ke-8 dan keluarga Mo yang akan terlibat.
Mungkin seluruh Dongyue juga akan terancam.
Situasinya belum jelas, jangan bertindak gegabah.
Aku harus menyelidiki faktanya.
Jika punya bukti, aku baru bisa bertindak.
Di saat seperti ini, kau harus lebih berhati-hati.
Ayah tenang saja, aku mengerti.
Langkah Maharani ini hanya untuk menjaga perdamaian…
…atau ada tujuan lain?
Selamat Tuan Putri ke-2 telah menikahi Tuan Agung.
Aku siapkan hadiah kecil sebagai tanda ketulusan.
Jenderal terlalu sungkan.
Mungkin Tuan Agung telah terbiasa berperang.
Kini kau sudah datang ke Dongyue, maka harus patuhi aturan Dongyue.
Jangan sampai membebani Tuan Putri nanti.
Dia baru pertama kali kemari, belum terlalu terbiasa.
Namun,…
…pria yang tak terlalu peduli pada hal rincilah yang paling memesona.
Kalau begitu, sebaiknya bawahanku yang mengantarkan hadiah ini…
…ke dalam kamar Tuan Agung.
Diletakkan sesuai aturan Dongyue agar tak ada kesalahan nanti.
Kau sedang mematuhi aturan atau curiga padaku?
Aku hanya sedang memaklumi Tuan Agung.
Kenapa malah disebut curiga?
Jenderal bermaksud memaklumimu.
Namun, jika orang jahat yang suka menyebar rumor…
…bilang kau mengincar ketampanan Tuan Agung.
Sehingga cari alasan untuk masuk ke kamar, bukankah akan gawat?
Aku tak pernah incar ketampanan. Mana mungkin…
Karena itu, jangan sampai ada rumor seperti itu.
Tuan Agung memang sangat tampan dan berbakat.
Disukai semua orang yang melihatnya.
Aku juga yakin kau hanya salah bicara.
Tak mungkin punya niat yang tak pantas terhadap Tuan Agung.
Tuan Putri ke-2 terus melindunginya.
Sepertinya kau sangat menyayanginya.
Aku ingatkan pada Tuan Putri ke-2.
Setelah lama, kau akan melihat faktanya.
Hati-Hati dibutakan oleh cinta.
Di sini bukan perbatasan.
Kenapa kau masih saja begitu waspada padaku?
Kau lebih tahu alasannya.
Sebaiknya Tuan Putri izinkan aku mengantarkan hadiah.
Namun, masuk ke kamar pria memang sikap yang tak pantas.
Jika kau sungguh punya kecurigaan terhadap Yunxiu.
Bagaimana jika kau tinggal di kediamanku untuk sementara?
Jika nanti, kau sungguh menemukan sesuatu.
Maka aku dan Maharani pasti tak akan melindunginya lagi.
Karena ini perintah Tuan Putri, maka aku akan mematuhinya.
Baguslah.
Jing Xin, cepat siapkan kamar untuk Jenderal.
Baik.
Jenderal Mo, silakan kemari.
Kediaman Tuan Putri
Ada apa?
Tuan Agung yang baru membuka pintu dalam sekali dorong.
Dia gendong Tuan Putri dan berjalan ke ranjang.
Siapa yang tak suka pria yang seperti ini?
Pantas saja Tuan Agung yang baru lebih disenangi oleh Tuan Putri.
Berani menggosipi majikan. Kalian ingin mati?
Mohon maaf, Tuan Agung. Aku tahu salah.
Di mana Tuan Putri?
Tuan Putri ada di kamar Tuan Agung yang baru.
Tuan Agung.
Kenapa?
Tuan Putri bilang, selama dia ada di kamar suami pertama,…
…tak ada yang boleh mengganggu.
Tuan Muda.
Menurutmu, apa mungkin Tuan Putri punya alasan yang sulit dikatakan?
Kau cari tahu dulu.
Jika ada kabar, laporkan padaku kapan pun.
Baik.
Hari ini kau terlihat sangat cantik.
Sejak kapan Tuan Putri bisa merasa malu?
Dia tak jelaskan kenapa menginap di tempat mantannya.
Malah berani berbicara tegas.
Saat bersama orang yang disukai, wanita mana yang tak malu?
Kau hanya ingin bilang ini padaku?
Seharusnya aku yang tanya seperti itu pada Tuan Putri.
Masih saja keras kepala.
Kau sudah lama pulang.
Kenapa belum beri salam pada Tuan Agung Pertama?
Beri salam seharusnya dilakukan saat pagi.
Sekarang sudah siang, malah terlihat tak sopan jika beri salam.
Omong kosong, selalu cari alasan!
Kenapa?
Apakah di hari pertama,…
…Tuan Putri ingin aku bersikap tak sopan pada Tuan Agung Pertama?
- Kau… - Tuan Putri.
Kau tak perlu marah.
Lagi pula, kita masih punya banyak waktu.
Perkataan suamiku benar.
Kelak setiap pagi, kau harus beri salam pada Yunxiu.
Ayo kita pergi.
Tuan Putri, Tuan Agung.
Tuan Muda.
Sebelumnya, Jenderal Fengyang dan Tuan Agung Pertama…
…pernah saling berperang.
Jenderal merasa dia sangat bermasalah.
Demi menenangkan situasi.
Tuan Putri izinkan dia menginap di kamar tamu.
Ayo kita ke sana.
Fengyang.
Kakak ke-8.
Situasi sekarang terjadi karena kau menyingkirkan Kakak Pertama.
Kau sampai mau tinggal di sini.
Pemikiranmu pasti sama denganku.
Ada yang aneh dalam pernikahan kali ini.
Itu hal yang harus kuselidiki.
Yang penting kau tak mengacau.
Sebagai wanita, kau tak bisa masuk ke kamar pria.
Sedangkan aku bisa membantumu.
Apa syaratnya?
Beri tahu aku perilaku Yunxiu.
Apakah masalah perang bisa dipahami oleh seorang pria?
Sebaiknya kita coba saja.
Sebagai seorang pria, Yunxiu…
…dijadikan Jenderal karena berasal dari keluarga terhormat.
Sudah lama bertugas di perbatasan Dongyue Timur dan Barat.
Tahun lalu, situasi tiba-tiba menegang.
Dia sengaja beri perintah membubarkan pasukan di pos jaga.
Menurutmu, kenapa dia melakukannya?
Strategi kota kosong.
Situasi semakin tegang.
Saat kedua pasukan kehabisan akal, dia utus prajurit untuk berdamai.
Apa lagi tujuannya?
Pura-pura menyerah.
Yunxiu punya banyak trik licik.
Bahkan serang diam-diam saat malam.
Untung saja pasukanku sudah bersiap dan berhasil menang.
Jadi, tujuan pernikahan kali ini pasti tak sederhana.
Aku akan mencari kesempatan menggeledah kamarnya…
…untuk mencari petunjuk.
Kau harus hati-hati.
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
Di mana dia?
Tuan Agung.
Di mana Tuan Putri ke-2?
Sepertinya ada di kamar Tuan Agung Pertama.
Aku pamit.
Kau bermalam di kamar Maharani.
Rasakanlah apa yang kurasakan.
Aku membuatmu marah seperti ini.
Tak terlalu berlebihan, 'kan?
♪Aku mendengar suara samudera yang sangat lembut♪
♪Semua ingatan yang samar mulai menjadi jelas♪
♪Kenapa memberiku semua kesedihan?♪
♪Ditiup angin seorang diri♪
♪Langit perlahan berubah menjadi gelap♪
♪Kenangan mulai menyerbu♪
♪Untuk siapakah cahaya bulan yang lembut ini bersinar?♪
♪Tak bisa tidur di malam hari♪
♪Penglihatanku kabur saat fajar tiba♪
♪Karena siapa tubuh ini menjadi lemah?♪
Hanya perlu sebuah penjelasan saja.
♪Aku yang seperti angin♪
Aku akan percaya padamu ribuan kali.
♪Dianggap tiada hingga akhir♪
Namun, kau tak mau menjelaskan sedikit pun.
♪Impian yang tak tergapai♪
♪Biarkanlah ia berhamburan♪
Bahkan rasanya kau sengaja membuatku marah.
♪Sikap yang penuh kesombongan♪
♪Ternyata barulah sifat tersembunyimu♪
♪Biarkanlah aku lepas dari kendalimu yang tak berujung♪
Kediaman Tuan Putri
Kenapa Tuan Agung Kedua menerobos kamarku?
Kau asal menyerang sebelum menanyakan alasan.
Apakah ini tata krama Xiyue?
Bertindak sembunyi-sembunyi.
Apakah ini kebiasaan pria Dongyue?
Kenapa kalian berkelahi pagi-pagi begini?
Namun, gerakan Yunxiu sangat keren.
Tuan Putri.
Tanyalah padanya.
Untuk apa dia menerobos kamarku di pagi hari begini?
Kemarin, aku menyinggung Tuan Agung, hatiku tak tenang.
Hari ini, aku menebusnya dengan membereskan kamar Tuan Agung.
Namun, Tuan Agung menyerangku tanpa tanyakan alasan dulu.
Dalam sekejap menyerang balik Tuan Agung.
Ternyata begitu.
Kau ingin menebus kesalahan?
Aku punya ide yang bagus.
Bukankah kau punya banyak barang bagus dalam maharmu?
Kau bisa berikan pada Tuan Agung untuk minta maaf.
Yunxiu akan memandumu memasak makan siang.
Buatlah kue ketan Xiyue untuk menebus kesalahanmu sebelumnya.
Baik.
Lebih cepat lagi.
Kacang kenari, jujube, kismis, buah goji.
Masukkan semuanya.
Bergeraklah lebih cepat.
Tuan Putri.
Cicipi ini.
Aroma ini sangat menyentuh dan menggugah selera.
Kue ketan Xiyue ini kelihatannya…
…manis dan lembut, penuh warna dan harum.
Kurasa bisa dijadikan sebagai makanan nomor satu di Xiyue.
Apa kata "menyentuh" bisa dipakai untuk menggambarkan aroma?
Lihat dirimu.
Pekerjaanmu kacau, gerakanmu tak mahir.
Cara kerjamu juga sangat buruk.
Kurasa kau sudah dekat dengan perceraian.
Yunxiu.
Suapi aku.
Kau!
Kenapa?
Aku takut Tuan Putri mati tersedak.
Kau mau menyuapi sapi?
Tuan Putri.
Tuan Putri.
Aku harus antar makan siang untuk Jenderal Mo.
Kebetulan!
Yunxiu.
Antarkan kue ketan yang kau buat untuknya.
Baik.
Bukankah aku yang membuatnya?
Aku dan Tuan Putri memandumu membuatnya.
Kau!
Sepertinya dia sangat senang dengan tugas darimu sekarang.
Hatiku dan Yunxiu saling terhubung.
Tentu saja dia senang.
Maksudku, dibandingkan diam saja di sini.
Dia lebih suka mencari Fengyang.
Jangan asal bicara di sini.
Jing Xin.
Kau sedang apa?
Membandingkan ukuran.
Aku takut kau dan Tuan Agung mati tersedak.
Raja cuka menumpahkan cuka. *ada yang cemburu
Rasanya benar-benar sangat asam!
Kau!
Aku baru membuatnya, cicipilah.
Tuan Agung mahir memasak.
Namun, sekarang aku tak lapar.
Apa Jenderal perlu begitu waspada?
Hanya tak mau merepotkan Tuan Agung.
Tak ada maksud lain.
Kuambil dengan kain.
Apa dia memberitahuku kue ini tak beracun?
Terlihat baik dari luar.
Pasti punya maksud tersembunyi.
Dia datang.
Ayo.
Bagaimana? Enak tidak?
Jangan gerak.
Ada sisa yang tertinggal.
Kubantu kau mengambilnya.
Sejak kapan Tuan Putri suka pria yang berambut tebal?
Aku hampir lupa jika kau tak bilang.
Ternyata cinta benar-benar bisa mengubah seseorang.
Berdirilah di samping.
Layani kami minum teh.
Ayo, Yunxiu.
Makan yang banyak.
Makan jeruk.
- Akan aku kupas, aku yang kupas. - Aku saja.
- Aku saja. - Aku saja.
Sejak kapan aturannya berubah?
Suami kedua memang tak seharusnya makan semeja dengan kami.
Sebelumnya, aku telah memanjakanmu hingga jadi nakal.
Mengubah aturan seenaknya.
Tak bisa dipatuhi.
Baiklah.
Bagaimana menurut Tuan Agung Pertama?
Bagaimana menurutmu?
Sangat bagus.
Dengan begini, tak ada lagi yang merasa keberatan.
Yunxiu.
Makanan yang disuapi Yunxiu memang enak.
Apakah kau tak lapar?
Jika tak lapar, pergilah latihan pedang di luar.
Baik!
Kutemani kau latihan.
Jika ada lawan, kemampuanmu akan terlihat jelas.
Kalau begitu, kita lihat bisakah kau menandingiku.
Kenapa tak menyerang?
Takut melukaimu.
Tak perlu khawatir.
Pikiranmu berlebihan.
Kau sengaja suruh dia temani Mo Fengyang latihan pedang, 'kan?
Tidak.
Bukankah Yunxiu yang tidur denganmu?
Kenapa datang ke Serambi Salju?
Tak perlu buru-buru.
Lagi pula, apa pun yang terjadi, Yunxiu akan tetap menungguku.
Kau terus membuatku kesal, sebenarnya kenapa?
Kau boleh menginap di kamar istana.
Namun, aku tak boleh pamer kemesraan?
Aku terkurung di istana, tak punya pilihan lain.
Mana bisa disebut menginap?
Jika tak punya pilihan, maka boleh berdiam di kamar istana semalaman?
Tanpa melakukan apa pun, Maharani memberimu banyak hadiah?
Jadi, kau sengaja membuatku marah karena ini?
Kalau begitu, kau dan Yunxiu juga hanya bersandiwara?
Cintaku dan Yunxiu sangat kuat.
Tentu saja bukan karena ini.
Bukan karena ini?
Kalau begitu, pasti karena…
…aku tak membagikan setengah hadiah dari Maharani untukmu.
Siapa yang butuh hadiah jelek itu?
Ide dari Jing Xin sungguh buruk.
Bagus juga tak memberitahunya fakta.
Agar tak membuat mereka waspada.
Setelah aku sudah tahu rahasia Yunxiu.
Masih belum terlambat menjelaskan.
Selain itu,…
…wajahnya saat cemburu juga sangat lucu.
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
♪Berpendirian tanpa merasa khawatir♪
♪Kota yang sepi bagaikan harapan yang rapuh♪
♪Bebas berkuda ke seluruh dunia♪
♪Begitu berbalik, ada yang sedih karena kepergianmu♪
♪Hujan bunga memenuhi empat musim♪
♪Sering mengingatkanku pada angin, salju, bunga dan bulan♪
♪Masih ingat betapa lamanya hatiku mengingat masa lalu♪
♪Siapa yang mampu melenyapkan rasa sakit hati ini?♪
♪Jika kau menemani hidupku♪
♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪
♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪
♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪
♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪
♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪
♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪
♪Tak berpisah sepanjang masa♪
♪Jika kau menemani hidupku♪
♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪
♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪
♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪
♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪
♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪
♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪
♪Tak berpisah sepanjang masa♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.