All language subtitles for The Eternal Love S3 ep18

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

♪Waktu berlalu dengan begitu cepat♪

♪Tanpa sadar, cinta kita telah terbelit♪

♪Menenun ornamen indah, mempersatukan dua hati♪

♪Sulit mengekspresikan kerinduan ini♪

♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪

♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪

♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪

♪Hingga menjadi benang musim semi♪

♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪

♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪

♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪

♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪

♪Hingga menjadi benang musim semi♪

♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪

♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪

Cinta Abadi S3

Episode 18

Atas rahmat Langit, Maharani memberi perintah.

Kini, terjadi kemarau di Qianzhou.

Maharani telah membuka lumbung, memindahkan rakyat yang kelaparan.

Namun, kemarau pada setiap tahun tak menentu.

Rakyat adalah fondasi negara.

Kita harus melindungi seluruh rakyat.

Karena itu, mulai besok, seluruh pria bangsawan di ibu kota…

…akan berdoa di istana selama sebulan.

Sekian.

Jayalah, Maharani!

Percaya pada takhayul.

Maharani memberi pesan.

Tuan Putri Pertama baru menikah.

Tuan Agung Mo Yanchen boleh tak ikut berdoa.

Terima kasih atas kebaikan Maharani.

Tunggu.

Seluruh pria bangsawan di Dongyue,…

…apakah suamiku, Mo Liancheng, juga termasuk?

Tentu saja.

Namun,…

…baru-baru ini, suamiku sakit.

Akan gawat bila merusak keberuntungan Maharani.

Tan'er.

Kau ingin mempersulit Tuan Xiao atau menentang dekret?

Aku tak peduli.

Aku ingin bertemu Maharani.

Maharani memintaku sampaikan pesan.

Mo Liancheng harus ikut berdoa.

Tak bisa.

Aku harus membawa semua yang aku bisa.

Di sini,…

Di sini, ke mana pun tetap membutuhkan uang.

Aku harus minta Yu Hao dan Jing Xin ikut membantu.

Kutusukkan semua yang bisa ditusuk di rambut.

Kubawa semua yang bisa kubawa.

Cheng Cheng.

Cepat kemari dan bantu.

Tan'er.

Jika kabur sekarang, kau bisa kabur ke mana?

Aku tak peduli lagi.

Pikirkan setelah pergi dulu.

Jelas-jelas Maharani ingin mengincar kita berdua.

Ini gara-gara kau.

Kenapa harus hilang ingatan?

Lihatlah situasi sekarang.

Selama sebulan ini, aku tak boleh masuk istana tanpa dipanggil.

Lalu, kau harus terkurung di istana selama sebulan.

Tujuan tindakannya sudah sangat jelas.

Orang asing pun tahu.

Kau tenang saja.

Aku bisa menjaga diriku.

Selain itu, sebelumnya kau bilang,…

…kita datang ke tempat ini karena Mutiara Zhenhun.

Jadi, kita pasti butuh mutiara itu untuk pulang.

Lalu, Mutiara Zhenhun ini adalah barang berharga Keluarga Qu.

Maharani adalah anggota pertama Keluarga Qu.

Jadi, kuperkirakan, mutiara ini sangat mungkin ada di istana.

Aku akan cari tahu saat masuk istana kali ini.

Kita lihat apakah bisa pergi lebih awal dari sini.

Namun, sekarang ingatanmu belum kembali.

Juga tak bisa bela diri.

Aku tak bisa tenang.

Meskipun aku hilang ingatan, tapi aku tak akan takut.

Malah akan lebih mudah beraksi.

Sekarang Maharani sangat ramah padamu.

Jika dia…

Saat pria keluar rumah, harus jaga diri dengan baik.

Tenang saja.

Satu bulan akan berlalu dengan cepat.

Oh ya.

Bawa belati ini untuk jaga diri.

Tan'er.

Selama aku tak ada di sini,…

…kau harus hati-hati pada Maharani dan Tuan Putri Pertama.

Sekarang aku juga Tuan Putri.

Statusku sudah berbeda.

Kau tenang saja.

Aku pasti akan sangat merindukanmu.

Gedung Jingyixuan

Tuan Agung dari Tuan Putri ke-2, Maharani ingin bertemu.

Mohon ikut aku.

Namun, aku belum selesai salin kitab suci.

Maharani memanggil, tak boleh ditunda.

Xiaotan.

Xiaotan, bangunlah.

- Xiaotan. - Jangan.

Xiaotan, cepat bangun. Xiaotan.

Xiaotan.

Bangunlah.

Akhirnya kau bangun.

Xiaotan.

Kau kenapa tadi?

Teriakanmu keras sekali, aku sampai kaget.

Untung saja hanya mimpi.

Tak bisa.

Dia sudah berhari-hari masuk istana, kenapa tak ada kabar apa pun?

Jing Xin.

Cepat cari tahu kabarnya.

Baik, aku pergi sekarang.

Kau istirahat lagi.

Akan kuminta orang dapur buatkan makanan yang menenangkan.

Cheng Cheng.

Kenapa hari ini Maharani berpakaian seperti ini?

Bagaimana jika aku memanggilmu Tuan Muda Mo seperti dulu?

Aku akan patuh.

Hari ini aku sedang senang dan ingin main lempar panah.

Apakah kau mau menemaniku bermain?

Sepertinya ini tak sesuai dengan etika.

Sejak kapan Tuan Muda Mo peduli pada etika?

Aku bertaruh denganmu.

Yang kalah harus jawab satu pertanyaan dari pemenang.

Aku serius.

Satu orang dapat tiga panah.

Tentukan pemenang dengan jumlah panah yang masuk. Bagaimana?

Aku akan ikuti keputusan Maharani.

Tuan Muda Mo.

Panahku masuk satu.

Panah Tuan Muda Mo masuk satu.

Kapan Tuan Muda Mo belajar melempar panah?

Aku bahkan tak pernah tahu.

Apa lagi yang kau tak bisa?

Maharani terlalu memuji.

Aku tak bisa mencuci baju, memasak dan lakukan pekerjaan rumah tangga.

Menarik.

Kau sangat mirip dengan seorang teman lama yang kukenal.

Dia juga tak bisa melakukan semua itu.

Maharani terlalu memuji.

Aku merasa sangat terhormat disebut mirip dengan teman lama Maharani.

Yang berbeda adalah…

…dia tak pernah begitu hormat padaku sepertimu.

Aku dan dia berbagi suka maupun duka.

Saling menolong di saat sulit.

Kami seberangi berbagai jembatan untuk merasakan hidup di dunia luar.

Kini, kebahagiaan pada masa itu…

…rasanya hanya seperti ilusi.

Maharani adalah pemimpin negara.

Sudah sewajarnya aku bersikap hormat pada Maharani.

Mengenai teman lama Maharani,…

…aku…

…tak berani berkomentar.

Kini, Tuan Muda Mo sangat pintar menjaga sikap.

Tahu etika.

Namun, saat duel di hari itu, kenapa kau bicara tak masuk akal?

Saat itu, aku tak tahu hal yang pantas.

Maharani hanya memberiku hukuman ringan.

Ini adalah hasil introspeksi diriku.

Mungkin karena…

…aku bertemu Tuan Putri ke-2.

Ada cinta di hatiku, tentu aku jadi berubah.

Tuan Muda Mo sangat berbeda dengan yang dulu.

Aku kalah.

Ini keberuntungan bagiku.

Katakanlah.

Kau ingin tanya apa?

Katanya, Klan Qu keluarga kekaisaran Dongyue…

…punya sebuah mutiara yang sangat berharga.

Ia bisa mengubah nasib dan mengubah situasi.

Apakah Maharani pernah mendengarnya?

Tak pernah dengar.

Dari mana kau mendengarnya?

Aku terlalu dungu.

Bisa-bisanya aku percaya pada omong kosong ini.

Maharani jangan marah.

Cuaca hari ini panas.

Sekarang tubuhku penuh keringat.

Mohon Maharani mengizinkanku pergi untuk mengganti baju.

Pergilah.

Aku pamit.

Dia bahkan bermain lempar panah dengan Maharani.

Aku kesal!

Mungkin Tuan Agung punya kesulitan.

Bagaimanapun, orang itu adalah Maharani.

Dia juga harus bertindak sesuai dekret.

Pokoknya, aku sangat kesal!

Jing Xin.

Ambilkan tombakku yang sepanjang 40 meter.

Tuan Putri.

Benar-benar ada, ya?

Bagus sekali.

Jing Xin.

Kita bawa tombak ini untuk menerobos istana.

Xiaotan.

Apa pun yang kau lakukan, aku bersedia menemanimu.

Namun, soal ini, bagaimana jika kita pertimbangkan lagi?

Aku masuk begini pun mungkin bisa ketahuan.

Jika kau masuk seperti ini,…

Memangnya aku kenapa?

Kau merasa aku membebanimu?

Yang kukatakan itu fakta.

Kau anggap aku beban!

Kau mengejekku!

Jangan bergerak!

Kulihat masih berani tidak! Masih keberatan padaku?

- Aku salah! - Berani tidak?

- Berani tidak? - Mohon ampun!

Aku takkan berani lagi.

Ini baru benar.

Cepat pikirkan cara untuk masuk ke istana.

Aku tahu.

Tugasmu adalah bekerja sama dalam sandiwaraku.

Cepat bantu aku bersiap-siap.

Baik.

Xiaotan.

Nanti, kau harus hati-hati.

Aku tahu.

Aku Ratu Agen Properti, tentu saja bisa melakukan ini.

Kau cepat panggil orang, minta mereka segera kemari.

Yang penting kalian segera menolongku.

Ayo.

Hati-hati.

Kau, berdiri yang benar.

Cheng Cheng.

Aku berjuang keras demi kau.

Berdiri yang benar.

Aku akan panggil orang.

Pergilah.

Gawat!

Cepat tolong!

Tuan Putri ingin gantung diri!

- Tolong… - Gawat!

Tuan Putri ingin gantung di…

Tuan Putri!

Tuan Putri.

Tuan Putri!

Tuan Putri, tak apa-apa, 'kan?

- Tuan Putri, tak apa-apa, 'kan? - Tak apa-apa, 'kan?

- Tuan Putri. - Tuan Putri, tak apa-apa, 'kan?

Anda tak apa-apa, 'kan?

Jing Xin.

Kau sungguh tak mahir dalam apa pun.

Kau hampir membunuhku.

Gara-gara aku?

Tuan Putri tak apa-apa.

Kalian pergilah, pergi.

Pergilah.

Baik.

Ayo.

Xiaotan.

Aku tak akan melakukan hal seperti ini lagi.

Terlalu berbahaya.

Jika terjadi hal yang buruk padamu,…

…aku takkan bisa diampuni meskipun dibunuh.

Jika tak bersandiwara dengan nyata, mana bisa menipu mereka?

Kau tenang saja.

Aku masih kuat.

Benarkah?

Kau sungguh tak apa-apa?

Biar kulihat.

Lapor, Maharani.

Tuan Putri ke-2 ingin bunuh diri di kediaman.

Katanya telah kecewakan Maharani.

Merasa sebaiknya mati saja jika tak bisa masuk istana.

Masalah ini sangat heboh.

Tampaknya Tuan Muda Mo tak cemas sedikit pun.

Aku dan Tuan Putri ke-2 punya janji akan saling jaga diri dengan baik.

Janji bertemu setelah berdoa.

Sepertinya Maharani dan Tuan Xiao masih ingin diskusi hal penting.

Aku pamit dulu.

Maharani.

Bagaimana selanjutnya?

Mo Liancheng berubah seperti ini, pasti ada yang aneh.

Selain itu,…

…sepertinya dia tahu aku punya Mutiara Zhenhun.

Bagaimana mungkin?

Kecuali dia adalah Tuan Liancheng.

Namun, setelah aku uji kali ini,…

…rasanya tak mirip dengannya.

Bagaimanapun, perketat dulu penjagaan di sekitar kamar istana.

Baik.

Akan kulakukan sekarang.

Kenapa belum ada kabar dari istana?

Apa Maharani sungguh tak peduli pada nyawaku?

Jadi, kenapa dulu dia memberiku banyak suplemen?

Xiaotan.

Kau harus pelankan suaramu saat berbicara begini.

Bagaimana jika…

Bagaimana jika Maharani sudah tahu niat aslimu?

Tak bisa begitu!

Ayo.

Aku tak percaya aku tidak bisa masuk ke istana hari ini!

Tunggu.

Selama keluar masuk ruangan, kau harus lebih hati-hati.

Kau saling merangkul dengan pengawal. Apakah pantas?

Sebagai pengawal, kau tak bisa apa-apa!

Ayo jalan.

Biarkanlah aku masuk.

Ambillah uang ini.

Sungguh tak bisa.

Maharani yang melarang Anda masuk istana.

Anda jangan mempersulitku.

Kenapa tak bisa?

Aku ini Tuan Putri.

Apa kau tahu berapa jumlah uang ini? Ambillah.

Tuan Putri ke-2.

Sungguh tak bisa.

Aku akan berlutut…

Jangan!

Sudahlah.

Terima kasih atas pengertian Tuan Putri ke-2.

Begini saja.

Kau biarkan saja Tuan Putri masuk sendirian.

Sungguh tak bisa.

Dia hanya sendirian. Istana kekaisaran begitu luas.

Orang lain takkan tahu jika dia diam-diam masuk.

Ada masalah.

Nona, cadarmu cantik sekali.

Sungguh benar-benar tak bisa.

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

Berhenti!

Orang luar negara tak boleh naik kereta kuda di dalam istana.

Mohon Wali turun dan berjalan kaki untuk diperiksa.

Lancang!

Kau menunda waktu Jenderal Pugu masuk istana.

Apa kau mampu tanggung jawab?!

Katakan pada mereka.

Aku tak akan turun dari kereta.

Minggir!

Jenderal, jangan marah.

Maharani sudah memberi perintah.

Anda tak perlu turun dari kereta dan tak perlu diperiksa.

Dia pengawal baru, belum tahu aturan.

Silakan duduk dengan tenang.

Namun, orang yang mengikutimu harus diperiksa…

…untuk mencegah adanya penyusup.

Gawat.

Bukankah ini adegan klasik pahlawan menolong wanita cantik?

Aku menyukainya.

Kenapa?

Ingin memaksaku turun?

Jenderal salah paham, tadi hamba…

Aku tahu jelas orang yang kubawa.

Nona tak perlu khawatir.

Baik.

Di sini sudah aman.

Kau sudah boleh pergi.

Kawan.

Terima kasih.

Hanya hal sepele.

Apa kau tak takut aku ini pembunuh?

Auramu tak seperti pelajar bela diri.

Kau sangat hebat.

Jangan terlalu serius, hanya sekalian saja.

Kau sudah boleh pergi.

Baik.

Kalau begitu, sampai jumpa lagi bila berjodoh.

Cheng Cheng menyalin kitab suci.

Tak bisa kutemui.

Maharani pergi menyambut Wali, dia juga tak ada di tempat.

Kebetulan, aku bisa gunakan kesempatan ini…

…untuk selidiki apakah Mo Liancheng mengobrol dekat dengan Maharani.

Dari situasi sekarang, kelihatannya aman.

Bahkan tak ada rambut satu helai pun.

Ranjang ini kelihatannya sangat nyaman.

Aku juga mau buat ranjang seperti ini nanti.

Ada apa ini?

Apa mungkin…

…karena belum makan, gula darahku jadi rendah?

Sudah sembuh?

Kenapa kau tak bersuara saat berjalan?

Kau mau mengagetkanku?

Tuan Putri ke-2 tentang dekret dan masuk istana.

Menerobos kamar Maharani.

Apa tujuanmu?

Terserah aku ingin pergi ke mana.

Kau tak berhak mengaturku.

Aku merindukan Maharani.

Apa salahnya mengunjunginya?

Aku tahu dia sedang sibuk.

Aku akan datang lain hari.

Aku pasti tak salah lihat tadi.

Namun, sepertinya Tuan Putri ke-2 belum mengetahuinya.

Pugu Yunxiu memberi salam pada Maharani.

Apakah Kaisar pernah beri tahu bahwa kali ini kau datang…

…untuk menikah dengan siapa?

Kaisar berpesan, rencana Maharani pasti merupakan yang terbaik.

Aku akan mengikuti keputusan Maharani.

Namun, kali ini aku datang menikah dengan membawa dosa.

Mungkin akan terlihat tak hormat.

Jika Maharani keberatan,…

…aku akan pulang dan menjelaskannya pada Kaisar.

Kau terlalu berlebihan.

Klan Pugu adalah klan ternama di Xiyue.

Kau meremehkan dirimu dengan berkata kau punya dosa.

Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam militer.

Aku sangat menyukai bakatmu.

Maharani terlalu memuji.

Aku jadi sedikit takut.

Namun, aku tahu sendiri aku suka melanggar aturan.

Takutnya, wanita mana pun akan emosi jika menikahiku.

- Bagaimana jika… - Aku mengerti.

Kau tak bersedia menikah.

Ingin merusak perjanjian kedua negara.

Aku tak berani, juga tidak ingin merusak perjanjian.

Aku telah membuat Maharani marah.

Aku pantas dihukum mati.

Aku percaya Xiyue tulus ingin berdamai.

Meski aku tak punya putri, tapi di antara dua keponakanku,…

…Tuan Putri ke-2 Qu Tan'er masih belum punya suami pertama.

Aku sudah lama mendengarnya.

Tuan Putri ke-2 baik hati.

Dia lembut dan bijak, serta sangat cerdas.

Bagus.

Kau akan menjadi suami pertama Tuan Putri ke-2.

Pulang dan bersiaplah.

Dua hari lagi, kita akan adakan upacara pernikahan.

Maharani.

Aku tak berani meminta lebih.

Namun, bukankah ini terlalu buru-buru?

Aku takut salah bertindak, lalu, mempermalukan Tuan Putri ke-2.

Aku akan utus orang lagi untuk mengurus hal ini.

Kau hanya perlu pulang dan menunggu dinikahi.

Kita putuskan seperti ini saja.

Perintah Maharani tak bisa ditentang.

Terpaksa harus seperti ini.

Aku akan patuh.

Jenderal Mo.

Lama tak bertemu.

Bagaimana kabarmu?

Jenderal Pugu tak perlu khawatir.

Semoga kau tak main-main dalam pernikahan kali ini.

Jenderal Mo, waktu itu sungguh hanya salah paham.

Aku…

Aku hanya percaya apa yang kulihat.

Pugu Yunxiu.

Sekarang kau ada di Dongyue.

Jika terjadi masalah, tak bisa diatasi dengan pernikahan saja.

Jenderal Mo.

Aku tak ingin ada salah paham apa pun lagi.

- Saat itu,… - Aku tak tertarik.

Aku pamit, Jenderal Pugu.

Dilihat dari tampangmu, apa usahamu tadi sia-sia?

Tentu saja.

Jing Xin.

Aku harus bagaimana?

Dekret tiba!

Apa itu dekret untuk menghukumku karena menerobos istana?

Jing Xin.

Seberat apa hukumannya?

Seluruh keluarga bisa dihukum.

Tuan Putri ke-2, terima dekret.

Maharani memberi perintah.

Tuan Putri ke-2 Dongyue, Qu Tan'er, cerdas dan berpendidikan.

Beberapa waktu ini, belum punya suami pertama.

Yunxiu, bangsawan dari Xiyue,…

…berperilaku baik, punya sopan santun.

Sedang mencari istri yang tepat di usianya yang sekarang.

Kalian berdua pasangan yang ditakdirkan.

Hari ini diberi izin menikah, juga akan diberi buku dan baju.

Akan menikah lusa dan dicatat dalam buku.

Kebahagiaan keluarga mempengaruhi kemakmuran negara.

Semoga kalian punya hati dan tekad yang sama,…

…mengabdi pada negara dan tak kecewakan Maharani.

Sekian.

Tuan Putri ke-2, terima dekret.

Aku menerima dekret.

Selamat Tuan Putri ke-2 telah mendapatkan suami pertama.

Aku pamit dulu.

Yunxiu?

Orang yang datang untuk menikah itu?

Orang berjenggot itu?

Kenapa bisa begitu kebetulan?

Apa mungkin dia sudah tahu dari awal,…

…makanya sengaja membantuku untuk menyenangkanku?

Benarkah?

Aku juga bukan tong sampah.

Semuanya dibuang kepadaku!

Aku mau berhenti!

Tuan Muda.

Bagaimana jika kita cari tahu dua hari lagi?

Waktunya keluar istana sudah dekat.

Sekarang, satu-satunya tempat yang belum diselidiki…

…hanyalah kamar Maharani yang dijaga paling ketat.

Aku harus segera beraksi.

Aku akan ikut denganmu.

Jika kau tetap di sini, maka tak akan menarik perhatian.

Negara Dongyue terbagi menjadi beberapa negara bagian.

Semua negara bagian menghormati wanita.

Setiap negara punya otonomi sendiri.

Sawah tak menghasilkan pangan.

Rakyat kekurangan makan, tak mampu bertahan hidup.

Klan Mo di wilayah barat daya Dongyue…

…membangun kedai bubur dan mendirikan sekolah.

Karena itu, pengungsi dari negara tetangga ikut berlindung…

…ke wilayah barat daya.

Hingga tiba-tiba muncul wanita aneh dari Klan Qu yang mengubah situasi.

Dia bekerja sama…

…dengan Klan Mo, menyatukan Dongyue dengan perang bela diri.

Lalu, diberi nama Dinasti Xihe.

Klan Qu ciptakan kebijakan baru,…

…mencabut aturan monopoli pajak pangan,…

…menciptakan aturan gaji pejabat.

Kemudian, menjadi Maharani.

Karena Klan Mo tak berniat menegakkan keadilan untuk rakyat,…

…juga karena Kepala Klan Mo tiba-tiba meninggal,…

…Klan Mo…

…lenyap begitu saja.

Satu, dua, tiga.

Duduk di atas bahuku.

Sekali lagi.

Ayo.

Satu, dua, tiga.

Bisa tidak? Naik.

Aku tak kuat lagi!

Tak apa-apa, 'kan?

Ini terlalu tinggi.

Jing Xin.

Ini salahmu.

Kau memaksaku diskusi dengan Cheng Cheng di tengah malam.

Jika di siang hari, mungkin saja aku bisa menyusup lagi.

Ini juga karena kau tak bisa bela diri.

Jika tidak, aku pasti sudah membawamu masuk ke dalam.

Apa kemampuan bela dirimu sungguh sehebat itu?

Tentu saja.

Kalau begitu, kau coba.

Aku akan coba.

Pegang.

Salam, Tuan Putri ke-2.

Tuan Xiao.

Tuan Xiao, apa kau memasang alat pelacak lokasi di tubuhku?

Kenapa kau selalu mengikutiku?

Ini sudah malam, kenapa kau tak tidur?

Mau menakuti siapa?

Aku tahu kenapa Tuan Putri ke-2 menerobos istana di malam hari.

Namun, sayang sekali, kali ini Tuan Putri ke-2 akan kecewa lagi.

Kau tahu dari mana?

Kali ini, aku datang untuk diskusi hal penting dengan Maharani.

Cepat pimpin jalan.

Tuan Agung terobos area terlarang dan terkurung di sana.

Mungkin nyawanya bisa terancam.

Ada banyak jebakan di dalam area terlarang.

Tuan Agung juga sudah terluka.

Jika aku tak membantu, mungkin dia akan benar-benar mati.

Jika sekarang Tuan Putri ke-2 mau pulang dan menunggu pernikahan,…

…aku pasti akan langsung menolong Tuan Agung.

Kenapa aku harus percaya padamu?

Kau mau menakuti siapa?

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

♪Berpendirian tanpa merasa khawatir♪

♪Kota yang sepi bagaikan harapan yang rapuh♪

♪Bebas berkuda ke seluruh dunia♪

♪Begitu berbalik, ada yang sedih karena kepergianmu♪

♪Hujan bunga memenuhi empat musim♪

♪Sering mengingatkanku pada angin, salju, bunga dan bulan♪

♪Masih ingat betapa lamanya hatiku mengingat masa lalu♪

♪Siapa yang mampu melenyapkan rasa sakit hati ini?♪

♪Jika kau menemani hidupku♪

♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪

♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪

♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪

♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪

♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪

♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪

♪Tak berpisah sepanjang masa♪

♪Jika kau menemani hidupku♪

♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪

♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪

♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪

♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪

♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪

♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪

♪Tak berpisah sepanjang masa♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.