All language subtitles for The Eternal Love S3 ep17

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

♪Waktu berlalu dengan begitu cepat♪

♪Tanpa sadar, cinta kita telah terbelit♪

♪Menenun ornamen indah, mempersatukan dua hati♪

♪Sulit mengekspresikan kerinduan ini♪

♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪

♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪

♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪

♪Hingga menjadi benang musim semi♪

♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪

♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪

♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪

♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪

♪Hingga menjadi benang musim semi♪

♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪

♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪

Cinta Abadi S3

Episode 17

Kediaman Mo

Ayah.

Liancheng dan Qu Tan'er tahu kau akan menikah.

Mereka datang setiap hari.

Kau sungguh tak mau temui mereka?

Bicara sebanyak apa pun, semuanya hanyalah pura-pura.

Lebih baik urus diri masing-masing saja.

Yanchen.

Sebelumnya, Ayah sudah terlalu keras padamu.

Namun, ini semua demi keluarga Mo.

Semoga pernikahanmu kali ini didasari oleh ketulusan.

Jika ada paksaan apa pun, kau tak perlu melakukannya.

Ayah.

Dulu, aku yang terlalu naif.

Selalu dikendalikan oleh rasa cinta.

Setelah menikahi Tuan Putri Pertama.

Yanchen pasti akan menaati ajaran Ayah.

Kau sudah memikirkannya?

Aku bersedia mengikuti Ayah, mengabdi demi keluarga Mo.

Ayah sungguh tak salah menilaimu.

Meskipun sifatmu baik dan lembut, tapi kau punya ambisi yang besar.

Kau memang anak yang baik.

Tuan Besar, Tuan Muda.

Kereta pengantin sudah tiba di depan. Waktunya berangkat.

Ayah.

Yanchen pergi dulu.

Pergilah.

Akhirnya, Qu Mei'er berhasil menikahi Mo Yanchen.

Bisa dibilang, keinginannya terwujud.

Tuan Putri Pertama memang orang yang setia mencintai.

Orang yang punya cinta mendalam akan selalu mendapat balasan.

Perasaan yang tulus…

…pasti akan dihargai.

Pernikahan mereka berdua bukan hanya didasari oleh cinta.

Sepertinya ini juga termasuk rencana Mo Yuanlong.

Perkataan Maharani benar.

Kini, Mo Yuanlong punya dua kekuasaan.

Entah seperti apa rencananya.

Sudah waktunya kita memberi umpan.

Biasanya pada perburuan musim semi,…

…para Putri Kerajaan dan Jenderal yang menunjukkan kemahiran…

…serta kemampuan bela diri.

Jika tahun ini diganti jadi kompetisi terbuka kedua Tuan Putri.

Lalu, yang menang dapat hadiah besar.

Nantinya, orang yang ingin curang pasti akan mulai berulah.

Sudah kuduga.

Baju pengantin ini paling cocok untukmu.

Selama ini,…

…aku telah menyia-nyiakan cinta Tuan Putri.

Bisakah kau memanggilku Mei'er?

Mei'er.

Akhirnya aku mendapatkanmu.

Di tengah malam yang dingin, hujan badai menerjang.

Aku tahu, hanya kau yang rela mengorbankan segalanya untukku.

Namun, sayangnya, ada banyak ketidakadilan di dunia ini.

Sebagai pria,…

…aku tak bisa tentukan nasibku sendiri.

Aku akan melindungi dan menyayangimu selamanya.

Takkan kubiarkan siapa pun menyakitimu.

Titah

Maharani memberi titah.

Kini, dunia telah damai.

Meski kita tak perlu lagi berjuang di medan perang.

Namun, para Jenderal tak bisa gegabah sehari pun.

Juga harus latihan bela diri setiap hari.

Kedua Tuan Putri sebagai penerus Negara Dongyue.

Dalam hal kemampuan bela diri,…

…tentu tak boleh lebih buruk dibanding para Jenderal.

Cara mematikan baru apa lagi ini?

Kenapa tak terus terang saja?

Setelah para Pejabat berdiskusi, perburuan musim semi tahun ini…

…akan menjadi kompetisi bela diri untuk kedua Tuan Putri

Totalnya ada dua babak.

Babak pertama adalah kompetisi memanah bola awan.

Babak kedua adalah duel dengan senjata.

Sepuluh hari lagi, kompetisi akan diadakan di lapangan istana.

Pemenangnya akan mendapatkan…

…posisi komandan pasukan pertahanan ibu kota.

Aku tak akan mengecewakan Maharani.

Aku juga akan berusaha sekuat tenaga.

Aku hanya ingin hidup tenang sebagai gadis yang religius.

Kenapa aku harus menjalani hidup pertumpahan darah setiap hari?

Komandan pasukan pertahanan ibu kota?

Komandan apanya?

Aku juga tak peduli pada jabatan.

Ujian kecil tiga hari sekali, ujian besar lima hari sekali.

Bagaimana aku bisa bertahan?

Kakak Pertama memilih menikahi lagi dengan Qu Mei'er.

Kemungkinan besar, dia sudah bekerja sama dengan Ayah.

Jika Qu Mei'er mendapatkan hak militer ini.

Ayah mungkin akan masuk ke dalam jebakan Maharani.

Maksudmu tindakan Maharani ini untuk memancing penjahat keluar?

Lihatlah, kau begitu cemas.

Jika aku memenangkan kompetisi, bukankah tak akan ada masalah?

Namun, masalahnya, kemampuanmu dan Qu Mei'er tak berbeda jauh.

Sulit menentukan kemenangan.

Ini bukan waktunya menguji murid.

Namun, waktunya menguji guru.

Maksudmu, saat aku hilang ingatan,…

…kemampuanku lebih buruk dari Cheng Cheng yang serba bisa itu?

Aku tak bilang begitu.

Kapan kau bisa ubah kebiasaanmu yang suka cemburu pada diri sendiri?

Mulai besok,…

…mulai bersiap untuk perang.

Kurasa kemampuanmu di saat hilang ingatan yang biasa saja.

Tuan Agung!

Tuan Agung!

Tuan Putri diserang, Tuan Agung!

Tuan Putri diserang.

Tuan Putri, bertahanlah.

Tak bisa lagi.

Jing Xin.

Cepat jelaskan.

Jelaskan apa?

Kau harusnya mencemaskanku, Mo Liancheng.

Baik.

Tuan Putri, bertahanlah.

Hari ini…

Hari ini matahari bersinar terang,…

…burung bernyanyi, bunga menebar keharuman.

Suasana hati Tuan Putri sangat bagus.

Memutuskan pergi ke toko buku untuk membeli buku bela diri.

Selama perjalanan, kami melewati sebuah…

Selama perjalanan, kami lewat sebuah gang kecil.

Lalu, delapan pembunuh menghampiri dan mengepung Tuan Putri.

Aku menghunuskan pedang bawaanku.

Lalu, melawan mereka…

…mati-matian.

Aku dan Tuan Putri kalah dalam jumlah.

Jadi, Tuan Putri hampir saja tercabik-cabik dan mati di jalanan.

Hampir saja kehilangan nyawanya.

Dasar Jing Xin berlebihan.

Benar-benar sengaja ingin merepotkanku.

Keahlian Jing Xin benar-benar hebat.

Di tubuhmu bahkan tak ada setitik pun debu.

Tu… Tuan Muda terlalu memuji.

Tuan Putri!

Karena Tuan Putri mengalami luka parah.

Maka kau antar Tuan Putri kembali beristirahat di kamar.

Jangan!

Sebaiknya Tuan Agung saja yang bawa Tuan Putri istirahat.

Aku pamit.

Sakit.

Aroma asam manis ini berasal dari sirup plum asam berkualitas tinggi.

Aku tak peduli lagi.

Lebih baik langsung kumarahi habis-habisan.

Mo Liancheng, selain mengejekku, kau bisa apa lagi?

Kau merasa pintar, ya? Jika bisa, kau saja yang bertanding.

Kau rebut hak militer!

Kau lempar semua tanggung jawab padaku.

Kau pria macam apa?

Gawat.

Apakah aku sudah keterlaluan?

Kenapa dia tak marah?

Apakah ucapanku belum cukup jahat?

Benar tidak?

Bukankah orang-orang bilang, saat mencintai seseorang,…

…harus cintai segala tentangnya.

Baik saat hidup, tua, sakit, mati, miskin atau kaya.

Juga saat sukses atau gagal.

Kenapa kau hanya menuntutku menang dan tak boleh kalah?

Kurasa semua perkataanmu itu hanya bohong.

Gawat.

Apakah sudah terlalu menyakitinya?

Bagaimana jika nanti aku gagal menghiburnya?

Kapan aku pernah menuntutmu?

Kau sendiri yang mau memenangkan kompetisi demi aku.

Apa dia sedang memuji rasa setiaku padanya?

Aku tahu.

Semua perkataanmu tadi tak tulus dari hati.

Kau hanya ingin membuatku cemas dan marah.

Ingin membuat…

…ingatanku kembali.

Katakanlah padaku.

Bagaimana cara membuatmu marah?

Apa kau begitu yakin diriku yang hilang ingatan…

…tak bisa mengajarimu bela diri?

Apakah di hatimu, suamimu adalah pria yang seperti itu?

Kau benar-benar hidup mengikuti pasanganmu.

Rasa percaya dirimu ini benar-benar mirip denganku.

Meski kemampuan bela diriku tak terlalu hebat.

Namun, pasti cukup hebat untuk mengalahkan Qu Mei'er.

Baiklah.

Apa yang kau lakukan?

Tiga bidikanmu meleset.

Kau tak pantas mendapat pelana.

Bahkan kuda pun bilang aku tak pantas.

Lebih baik aku menyerah saja.

Sebenarnya, bidikan panahmu cukup tepat.

Hanya saja kurang jeli dalam menemukan target dengan cepat.

Keahlian ini tak bisa dipelajari dengan cepat.

Cara satu-satunya hanyalah dengan rajin latihan.

Aku bisa melanjutkan latihan.

Namun, aku mau hadiah.

Yang aku mau tak banyak.

Cukup satu kecupan saja.

Jika kau menolak, aku tak mau latihan.

Fokus pada target.

Sudah puas?

Sudah puas.

Sekarang, kau sudah jeli dalam menemukan target dengan cepat.

Namun, saat kompetisi yang sungguhan tiba,…

…lapangan akan semakin luas, target semakin tinggi.

Artinya jarak panah juga semakin jauh.

Jadi, jangan lalai dalam berlatih.

Apa kau tak bisa memujiku?

Selalu menekanku dan membuatku berkecil hati.

Kenapa jika jarak panahnya jauh? Aku pasti tetap bisa.

Tuan Putri.

Sebaiknya lanjutkan latihan.

Jadi, jika jarak panahnya dekat, artinya bidikan sangat tepat.

Kalau begitu, aku hanya perlu tahu arah bola dilempar.

Lalu, berlari ke posisi panah yang terdekat.

Bukankah sudah bisa?

Aku tak mau latihan lagi.

Biarkan aku istirahat dulu.

Apa kau sudah kehabisan tenaga…

…atau mentalmu menolak dan tak mau latihan lagi?

Jika kau mau menyatu dengan pedangmu,…

…pertama, harus hubungkan energi pedang dengan nadimu dulu.

Perkataanmu sangat tak masuk akal.

Kurasa aku dan teknik pedang ini memang tak cocok.

Sembarangan.

Bagaimana jika aku ajari kau sebuah teknik pedang?

Biar kutunjukkan kesatuan manusia dan pedang yang sesungguhnya.

Teknik pedang apa?

Teknik Pedang Saling Menggoda.

Dalam setiap jurusnya, kau harus saling mengedipkan mata.

Ayo.

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

Ini ajaran sesat dari mana?

Wawasanmu yang kurang luas.

Masih ada banyak teknik.

Masih ada Teknik Pedang Cinta Tanpa Akhir.

Teknik Cinta yang Membara.

Nanti, akan aku ajarkan padamu satu per satu.

Kuperingatkan kau.

Qu Mei'er sedang berguru pada Mo Fengyang…

…demi memenangkan kompetisi.

Dia latihan di Kediaman Mo setiap hari.

Jika kau masih malas-malasan hati-hati saja kau akan kalah telak.

Dasar tak bisa membaca situasi.

Cukup latihan saja.

Untuk apa membahas Qu Mei'er?

Merusak suasana.

Jangan mendekat.

Jarak satu lengan.

Semalam, aku susah payah memulihkan ingatanmu.

Jika kau mendekat dan tiba-tiba merasa kita mesra.

Lalu, lupa ingatan lagi, maka akan jadi repot.

Kau benar-benar menganggap dirimu benar?

Apa semua orang yang menyentuhmu akan jatuh cinta padamu?

Setidaknya, kau memang seperti itu.

Jika tidak, kenapa kau selalu menggangguku setiap malam?

Kuberi tahu, jangan membuatku marah dengan kata "tak puas" lagi.

Jika tidak, aku takkan sungkan lagi padamu.

Sebenarnya, aku sudah menyerah untuk membuat ingatanmu kembali.

Namun, siapa yang tahu, aku hanya asal bilang "tak puas" saja,…

…malah benar-benar berguna.

Kau!

Sudahlah, jangan bertengkar lagi.

Sebentar lagi, kompetisi akan tiba.

Tenangkan diri, hadapilah dengan tenang.

Bagaimanapun hasilnya,…

…kau tetap Tuan Putri yang paling luar biasa di hatiku.

Apa yang kau lakukan?

Jarak satu lengan.

Tak boleh dilanggar.

Satu, dua, satu. Satu, dua, satu.

Satu, dua, satu. Satu, dua, satu.

Berhenti!

Semoga Tuan Putri ke-2…

…menang dalam kompetisi, kembali dengan kabar baik!

Berhasil mengatasi segala hal, kembali dengan kemenangan!

Menang dalam kompetisi, kembali dengan kabar baik!

Berhasil mengatasi segala hal, kembali dengan kemenangan!

Menang dalam kompetisi!

Babak pertama, kompetisi memanah bola awan.

Bola dilempar saat dentuman gendang berhenti.

Yang berhasil bidik lebih banyak bola awan, maka menang.

Lempar bola!

Timur, barat, tengah, barat, barat, timur.

Pegang.

Ada enam bola yang dilempar saat kompetisi.

Lemparlah sesuai urutan arah di sini.

Timur, barat, tengah, barat, barat, timur.

Jika ada 12 bola yang dilempar, lempar dengan urutan sebaliknya.

Tenang saja.

Tak akan ada orang yang merasa aneh.

Lempar bola!

Lempar bola!

Lempar bola!

Lempar bola!

Lempar bola!

Tuan Putri ke-2, Qu Tan'er, berhasil membidik enam bola.

Tuan Putri Pertama, Qu Mei'er,…

…berhasil bidik tiga bola, gagal membidik tiga bola.

Tuan Putri ke-2 menang.

Kau pasti diam-diam berguru pada seorang ahli.

Jika tidak, dalam sepuluh hari saja,…

…keahlianmu tak mungkin bisa sehebat ini.

Apa aku perlu berguru pada seorang ahli?

Suamiku menemaniku latihan.

Itu sudah cukup.

Mo Liancheng?

Tak mungkin.

Dia seorang pria.

Mungkin dia bahkan tak mampu angkat busur dan panah.

Kenapa pria tak mampu angkat…

- …busur dan panah? - Pria dilahirkan lemah.

Tuan Putri ke-2 tak perlu cari alasan tak masuk akal.

Menurut Tuan Putri Pertama, pria dilahirkan lemah.

Namun, aku tak setuju.

Bagaimana jika pada duel berikutnya,…

…biarkan suamiku, Mo Liancheng, berduel dengan jenderal wanita?

Ini bisa jadi kesempatan untuk pastikan…

…apakah Tuan Putri Pertama memang benar?

Bahwa pria dilahirkan lebih lemah dari wanita.

Maharani, ini melanggar etika.

Bukankah ini sama dengan ingin membuat lelucon?

Kenapa?

Kalian takut seorang pria biasa sepertiku…

…akan mengalahkan jenderal wanita?

Duel ini…

…aku izinkan.

Tuan Agung sangat pemberani.

Aku tak ingin terlalu kejam padamu.

Aku akan berduel dengan tangan kosong. Bagaimana?

Terima kasih atas pengertian Nona.

Silakan.

Berani meremehkan Cheng Cheng-ku.

Tunggu saja kekalahanmu.

Mo Liancheng hebat!

Cheng Cheng.

Ternyata Tuan Agung punya kehebatan yang tersembunyi.

Aku ingin lihat, apakah hari ini aku juga akan kalah darimu?

Cheng Cheng.

Menurut Tuan Agung,…

…bagaimana cara menentukan kemenangan pada duel tadi?

Hasilnya sudah jelas.

Tentu saja Maharani menang.

Apakah Tuan Putri ke-2 keberatan?

Tuan Agung tak melawan Maharani.

Aku bersedia mengaku kalah.

Tuan Xiao.

Bagaimana hasil hari ini?

Bawa dia kemari.

Tuan Putri ke-2.

Urutan lempar bola

Tolong jelaskan.

Maaf, Tuan Putri ke-2.

Aku sudah menjelaskan semuanya.

Ini…

Ini karena kemampuan bela diriku buruk…

…sehingga aku berniat buruk.

Aku mengancam prajurit pelempar bola melempar bola sesuai arahanku.

Semuanya salahku.

Mohon Maharani jangan menghukumnya.

Kau cepat sekali mengaku.

Cambuk dia 80 kali.

Usir dari istana.

Maaf.

Aku akan bertanggung jawab atas keluargamu.

Karena Tuan Putri ke-2 kalah dalam dua babak.

Maka posisi komandan pasukan pertahanan ibu kota…

…akan menjadi milik Tuan Putri Pertama.

Terima kasih, Maharani.

Aku tak akan mengecewakan kepercayaan Maharani.

Mengabaikan peraturan, curang di depan publik.

Mengabaikan "Sifat Murni Pria",…

…melanggar "Tiga Prinsip dan Lima Kebajikan".

Tuan Putri ke-2, Qu Tan'er, ditahan di kediaman.

Tak boleh masuk istana.

Baik.

Maharani.

Hak militer kali ini diserahkan pada Tuan Putri Pertama.

Ini pasti bisa mengingatkan Qu Tan'er harus melihat situasi.

Kelak juga akan lebih patuh pada Maharani.

Wajahku begitu menyedihkan.

Mana bisa menyalahkan dia tak mengenaliku?

Maharani.

Maksud Anda Tuan Liancheng?

Hari ini, saat aku bertarung dengannya.

Semua ingatanku yang dulu kembali lagi.

Aku yakin, Mo Liancheng…

…adalah Tuan Liancheng yang ingin kucari.

Maharani.

Sepertinya Anda sudah lelah.

Jangan banyak pikiran.

Tak bisa ditunda lagi.

Aku ingin dia segera kembali ke sisiku.

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

♪Berpendirian tanpa merasa khawatir♪

♪Kota yang sepi bagaikan harapan yang rapuh♪

♪Bebas berkuda ke seluruh dunia♪

♪Begitu berbalik, ada yang sedih karena kepergianmu♪

♪Hujan bunga memenuhi empat musim♪

♪Sering mengingatkanku pada angin, salju, bunga dan bulan♪

♪Masih ingat betapa lamanya hatiku mengingat masa lalu♪

♪Siapa yang mampu melenyapkan rasa sakit hati ini?♪

♪Jika kau menemani hidupku♪

♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪

♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪

♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪

♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪

♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪

♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪

♪Tak berpisah sepanjang masa♪

♪Jika kau menemani hidupku♪

♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪

♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪

♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪

♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪

♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪

♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪

♪Tak berpisah sepanjang masa♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.