Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Adaptasi 'Accidentally Picked Up a CEO' karya Chun Feng Yi Du"
"Episode 20"
Kenapa kamu melakukan itu?
Kenapa aku tidak akan melakukan itu?
Aku yakin kamu bukan orang
yang tidak akan berhenti untuk mendapatkan keinginanmu.
Sebaiknya kamu bergegas.
Jika tidak,
entah apa kamu bisa mengatasi
apa yang akan terjadi selanjutnya.
Pak Gu, perusahaan lain mengambil informasi relevan
dan menunjukkan
bahwa terdapat banyak pencurian teknologi dalam Rencana An...
Jangan memotret. Berhenti!
Berhenti memotret.
Kuharap kamu tidak membiarkan emosi menghalangi penilaianmu
dan mengubahmu menjadi seseorang yang tidak kamu kenali.
Ada apa?
Kenapa kamu belum tidur?
Aku tidak bisa tidur.
Kakak mau minum denganku?
Tentu.
Seseorang memberiku 10 botol anggur.
Rasanya
berbeda
setiap tahunnya.
Apa kamu membicarakan
Ling Sheng?
Kak An Sheng.
Apa pendapat Kakak
tentang Ling Sheng?
Ling Sheng?
Tampaknya dia dilindungi oleh keluarganya dengan baik.
Kepribadiannya ceria.
Walaupun kakak tidak suka keluarga Ling,
Ling Sheng dan keluarga Ling cukup berbeda.
Yang lebih penting,
dia sudah cukup serius denganmu selama ini.
Aku tahu.
Tapi aku sangat bingung sekarang.
Aku tidak bisa
benar-benar merelakan Ling Yue.
Xin Er.
Setiap hubungan
memiliki batas kesabaran.
Jika kosong,
tidak ada gunanya melanjutkan.
Jika orang lain tidak muncul,
hubunganku dengannya tidak akan seperti ini.
Aku ingin memastikannya lagi.
Satu kali lagi.
"Ling Yue"
Itu Ling Yue.
Halo?
Baiklah.
Sampai jumpa setelah perayaan hari jadi sekolah.
Apa Ling Yue mau bertemu dengan Kakak?
Kenapa?
Entahlah.
Siapa yang tahu apa rencananya?
Kak An Sheng.
Bisa ambilkan sebotol anggur lagi?
Baiklah. Kakak akan minum denganmu malam ini.
Tunggu kakak.
Mari percepat pertemuan kita menjadi pukul 11.00 besok.
Temui aku di auditorium kecil di sisi timur sekolah.
Aku tidak tahu tempat ini sudah diabaikan.
Sama seperti kenangan kita
dan bagaimana kamu mengabaikan semuanya?
Kenapa kamu di sini?
Gu An Sheng di mana?
Kakakku tidak datang.
Kamu menghindariku.
Hanya ini caraku membawamu ke sini.
Aku ingin bicara dengan Gu An Sheng soal kolaborasi bisnis.
Jika tidak ada hal lain, aku akan pergi.
Kenapa kamu menghindariku setiap kali bertemu denganku?
Apa aku tampak menakutkan?
Waktu kita berharga.
- Berhentilah berbuat tidak penting. - Aku tahu.
Tapi ini untuk kali terakhir.
Biarkan aku mengatakan apa pun yang ingin kukatakan
dan yang tidak sempat kukatakan.
Bolehkah?
Semua pintu di sini terkunci
dan aku memblokir semua sinyal.
- Apa yang mau kamu lakukan? - Aku ingin mempertahankanmu.
Aku ingin kamu memikirkan ini baik-baik.
Pikirkan baik-baik.
Siapa pilihan yang tepat untukmu?
Kamu membuang-buang waktumu.
Dibandingkan kehidupan masa depanku,
sedikit waktu terbuang bukan apa-apa.
Apa mengenang masa lalu
membuatmu merasa berbeda?
Aku tahu kamu mencintai orang lain sekarang.
Tapi aku sungguh tidak ingin memercayai
dan tidak bisa menerima
bahwa orang yang kamu pilih adalah dia.
Apa pun pilihanku,
semua terserah kepadaku.
Ling Yue.
Kita tumbuh bersama.
Kita tidak perlu membuang 20 tahun lagi
untuk saling mengenal dan akrab.
Bagaimana kamu bisa yakin hanya dalam beberapa bulan
bahwa pilihanmu tidak salah?
Selama itu An Xin,
itu tidak akan pernah salah.
Jika kamu ingin terus begini,
kurasa tidak ada gunanya melanjutkan percakapan ini.
Sejak kita kecil,
tidak pernahkah sekali pun
kamu merasakan sesuatu untukku?
Kita sudah lama saling mengenal.
Bagiku, kamu selalu menjadi teman yang baik
yang kuhormati dan kukenal.
Itu saja.
Sepuluh tahun.
Aku sudah menyukaimu selama 10 tahun.
Tahun-tahun yang kita habiskan bersama
tidak bisa dibandingkan
dengan jangka waktu pendek yang kamu habiskan dengannya.
Karena sudah memilih An Xin,
aku tidak akan menyukai orang lain.
Jangan terpaku pada hal yang tidak akan berakhir.
Pak Ling belum kembali?
Pak Ling tidak masuk hari ini.
Ada beberapa telepon penting untuknya,
tapi kami tidak bisa menghubunginya.
Halo?
Nona An Xin.
Anda tahu di mana Pak Ling?
Bagaimana aku tahu di mana dia?
Tidak seorang pun di perusahaan bisa menemukannya.
Kami semua sangat khawatir.
Dia sudah pergi saat aku bangun pagi ini.
Dia tidak bilang mau ke mana?
Tidak.
Pak Ling hanya memberi tahu kami
bahwa dia mengurus beberapa masalah dengan Anda.
Aku?
Akan kucoba menghubunginya.
Tunggu.
"Ling Yue"
Maaf.
Nomor yang Anda tuju sedang sibuk.
Cobalah beberapa saat lagi.
"Kartu Undangan"
Undangan untuk perayaan hari jadi sekolah.
Aku tahu di mana dia.
"Gu An Xin"
"Ling Yue"
"Aula"
Ling Yue!
Ling Yue!
- Ling Yue! - An Xin.
Aku senang kamu baik-baik saja. Kamu membuatku takut.
Jadi, kamu tidak marah lagi kepadaku?
Kamu sengaja melakukan itu.
Maaf sudah membuatmu khawatir.
Kamu memanfaatkan nama kakakku agar Ling Yue datang ke sini.
Kakakmu?
Dia kakakku.
Gu An Xin.
Apa kamu senang memiliki semua milikku?
Aku tidak tertarik dengan milikmu.
Apa yang ingin kamu lakukan?
Yang ingin kulakukan?
Kamu sama sekali tidak penasaran
akan perbuatan Ling Yue kepadaku?
Aku tidak tertarik.
Dia dan aku
punya masa lalu
yang tidak bisa digantikan oleh siapa pun.
Kamu tidak ingin tahu?
Aku tidak peduli.
Baiklah.
Lihat saja sendiri.
Itu membuktikan apa?
Itu hubungan yang penuh cinta.
Gu An Xin.
Pernahkah kamu memikirkan
apa kamu berhak memberinya kebahagiaan?
Kamu menghancurkan hidup Yu Guo.
Sekarang kamu mencoba menghancurkan hidupku?
Sepuluh tahun.
Aku sudah menunggunya selama 10 tahun.
Apa yang selama ini kamu lakukan untuknya?
Kamu hanya orang yang terkenal atas kejahatannya.
Kamu bahkan tidak lulus kuliah.
Aku tiba-tiba menyadari kesabaran dan toleransiku
hanya membuat orang terus memaksakan kehendak mereka.
Dengar, Gu Xin Er.
Aku tidak pernah menjahati orang.
Mulai sekarang,
aku bukan lagi Gu An Xin yang membiarkan dirinya dirundung
dan menderita dalam diam.
Aku akan menjalani hidupku sepenuhnya
dan mencintai Ling Yue dengan segenap hatiku.
Jadi, jalanilah hidupmu sendiri.
Ayo pergi.
Sepuluh tahun.
Aku sudah menunggumu selama 10 tahun,
jadi, bisakah itu dibandingkan dengan beberapa bulan dengannya?
Beberapa hal tidak diukur dengan waktu.
Kamu yakin itu bukan tindakan impulsif?
Bersama dengan An Xin bukanlah impulsif
dan bukan hanya untuk 10 tahun.
Sedangkan kamu,
sama seperti foto itu,
itu kesalahpahaman.
Ling Yue dan An Xin sudah pergi.
Aku tahu kamu akan menemukanku.
Ya...
Apa maksud foto ciuman itu?
Itu lelucon Ling Fang saat itu.
Itu semua salah paham.
Jika aku melihat foto seperti itu lagi,
tamat riwayatmu.
Aku berjanji.
Itu tidak akan terjadi lagi.
Kenapa kamu masih bisa tertawa?
Kamu terkunci dan masih tertawa.
Aku hanya mentertawakan seseorang
yang menandai wilayahnya tadi.
Benar.
Aku sudah menandai wilayahku.
Jadi, kamu milikku seorang.
Jadi, kamu tidak bisa dibagi dengan orang lain.
Hanya aku yang ada di hatimu.
Mengerti?
- Dasar tukang perintah. - Tentu saja.
Baiklah. Baik, Pak.
Xin Er.
Kamu tidak terlihat sehat.
Kamu baik-baik saja?
Kenapa kamu di sini?
Kukira kamu tidak peduli kepadaku lagi.
Aku tidak bisa menahannya.
Saat mendengar sesuatu terjadi kepadamu,
aku sangat mencemaskanmu.
Jadi, aku langsung datang.
Malam itu...
Tidak terjadi apa-apa malam itu.
Aku meminta staf hotel wanita membantumu berganti pakaian.
Kamu mabuk berat malam itu.
Bagaimana mungkin aku memanfaatkanmu?
Selain itu,
aku tahu kamu tidak mencintaiku.
Jadi, kenapa kamu mengabaikanku?
Aku hanya marah.
Aku marah kepadamu sebab tidak mengurus dirimu sendiri.
Sama seperti kamu sekarang.
Kamu tahu dia tidak peduli kepadamu.
Tapi kamu tetap tidak mau melepaskan dia dan terus berjuang di sini.
Kamu sudah menunggunya selama 10 tahun.
Apa kamu masih akan terus menunggu?
Berapa 10 tahun yang kamu punya?
Apa semua ini sepadan bagimu?
Sebenarnya, sebelum kamu datang,
aku punya kebencian
dan dengki di hatiku.
Dan aku tidak bisa menerimanya.
Tapi saat kamu tiba-tiba muncul di hadapanku,
tiba-tiba aku merasa lega.
Di hatiku, aku berkata,
"Terima kasih,
Ling Sheng."
Bagaimanapun keadaanku,
kamu akan selalu ada bersamaku.
Aku berjanji kepadamu.
Kali ini
aku akan merelakannya.
Ayo pergi.
Baiklah.
Naiklah ke punggungku.
Aku akan menggendongmu.
Jadi, begitu cerita selengkapnya.
Yang Hong adalah tersangka utama
dalam kasus Yu Guo.
Benar juga.
Kenapa kamu meminta bertemu dengan kakakku?
Untuk mendiskusikan kolaborasi.
Selama ini,
keminderanku yang menyebabkan masalah.
Aku terus berpikir dia rintangan di antara kita.
Itu sebabnya aku ingin menyingkirkannya.
Tapi menyingkirkannya tidak ada gunanya bagiku.
Sebaliknya,
itu menghancurkan orang-orang
dan hal-hal yang kucintai,
entah itu kamu
atau Proyek Lingxiao.
Kurasa aku harus mencari cara lain untuk melindungi orang-orang
dan hal-hal yang kucintai.
Aku mengerti
keminderanmu.
Kamu masih Ling Yue yang kucintai.
Jadi, maksudmu,
kamu tidak mencintaiku lagi setelah kita bertengkar?
Tapi cintaku kepadamu tidak berkurang karena pertengkaran.
Aku penasaran siapa dia.
Dia merahasiakan semuanya dan tidak mau memberitahuku.
Ada apa?
Akhirnya aku bisa menghubungimu.
Kamu baik-baik saja? Semua baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Aku bersama An Xin.
Ayahmu tiba-tiba terkena strok. Dia dibawa ke rumah sakit.
Tolong cepat.
- Bu. - Bu Ling.
- Bagaimana kondisinya? - Dia sedang dioperasi.
Dokter juga tidak banyak bicara.
Ayah baik-baik saja. Kenapa dia tiba-tiba kolaps?
Dia tidak baik-baik saja.
Ayahmu sibuk bekerja.
Dia belum mengambil cuti lebih dari setengah tahun.
Siapa yang ada saat dia strok?
Aku ada di sana.
Dia di ruang kerjanya.
Awalnya, dia baik-baik saja.
Dia tiba-tiba bilang merasa pusing.
Aku punya firasat buruk tentang itu.
Jadi, aku langsung menelepon 911.
Saat ambulans tiba,
Ayah pingsan.
Berapa lama jeda waktunya dari pingsan sampai di rumah sakit?
Dokter.
Dokter.
Kondisi pasien stabil sekarang.
Tapi kami harus tetap mengawasinya.
Semua orang mengatakan hal yang sama, tapi dia belum siuman.
Apa maksudmu dia stabil sekarang?
Semua indikator stabil.
Butuh waktu baginya untuk sadar.
Dokter, ada banyak dokumen yang harus ditandatangani Pak Ling Tian.
Bisakah kamu memakai obat yang lebih baik
untuk membantu Pak Ling Tian siuman lebih cepat?
Yang lebih penting kesehatan pasien
atau menandatangani dokumen?
Adik-adikku dan aku di sini.
Bukannya anggota keluarga Ling tidak ada.
Kamu bisa bicara dengan kami.
Kalau begitu, aku permisi.
Terima kasih.
Untuk urusan pekerjaan,
mari kita tunggu saja
sampai ayahmu sadar.
Kurasa sebelum Pak Ling Tian sadar,
akan lebih pantas menunjuk Pak Ling Fang
untuk menangani semua masalah.
Dia putra sulung keluarga ini.
Itu tampaknya tidak benar.
Kenapa tidak?
Kita butuh seseorang untuk mengelola perusahaan.
Bu Ling.
Saat mendengar Pak Ling Tian tidak sadarkan diri,
kami dan beberapa pemegang saham telah membahasnya
dan menelepon pengacara.
Kenapa harus memberi tahu pengacara?
Semuanya.
Ini surat otorisasi mendesak
dan wasiat yang ditandatangani Pak Ling Tian.
Kini keadaannya darurat karena Pak Ling Tian tidak sadarkan diri.
Berdasarkan dokumen ini,
Grup Lingshi dikelola sementara oleh Pak Ling Yue.
Pak Ling.
Karena itu keinginan Pak Ling Tian,
tolong ikut kami ke kantor.
Ada banyak yang harus dibereskan dan ditangani.
Pak Ling.
Jika tidak ditangani dengan cepat dan kabar ini tersebar,
ini akan berdampak sangat negatif
pada perusahaan dan saham.
Pak Ling.
Pergilah.
Aku di sini. Jangan khawatir.
Baiklah.
Kalau begitu, kuserahkan kepada kalian.
Beri tahu aku begitu Ayah sadar.
Aku akan segera kemari.
Jaga dirimu.
Sedang apa kamu di sini?
Aku hanya ingin mengatakan sesuatu kepada teman lama.
Aku tahu apa yang ingin kamu bicarakan.
Jadi,
jangan datang menemuiku lagi.
Bagaimana dengan masa lalu?
Jangan khawatir.
Masalah ini
tidak akan pernah terdengar lagi.
Ling Yue.
Ling Yue.
Ling Yue.
Ada apa?
Kenapa kamu berkeringat banyak?
Kamu bermimpi buruk?
Aku akan mengajakmu berjalan-jalan.
Ya?
"Taman Bermain Xingguang"
Bagaimana menurutmu? Manis, bukan?
Ada lebih banyak yang menarik di bawah sana.
Ayo.
Ayolah.
Ada
- hiu. - Apa yang kalian lakukan?
Area ini sedang direnovasi. Kalian tidak lihat?
Kami punya tiket.
Kalian tidak bisa masuk meskipun punya tiket.
Datanglah lagi bulan depan.
Dilarang masuk.
Ayolah.
Ayo pergi.
Apa yang kamu lakukan?
Gendong aku. Ayolah.
Masuklah.
Selamat datang di dunia anak-anak nakal.
Ayolah.
- Siapa itu? - Aku...
Cepat.
Aneh.
Kamu tahu kenapa aku mengajakmu ke sini hari ini?
Perkelahian antara kamu dan kakakku
mengingatkanku
bahwa kita semua anak-anak yang terluka.
Lukanya akan sembuh.
Tapi bekas lukanya tidak akan hilang.
Tapi
selama kita tidak membiarkan ketakutan menahan kita,
kenangan tidak bisa melukai kita lagi.
Seperti hari ini.
Abaikan faktor risikonya
dan kamu akan bisa menikmatinya.
Benar, bukan?
Aku selalu ingin menyingkirkan
bahaya yang diberikan lingkungan kepadaku,
tapi aku mengabaikan kecemasan terbesar
selalu menghantui hatiku.
An Xin.
Terima kasih.
Kamu membuatku melihat sendiri
bahwa situasi seseorang berasal dari pilihannya sendiri.
Yang kubutuhkan bukan pagar,
tapi keluar dari zona aman.
Jangan khawatir.
Semua akan baik-baik saja.
Aku akan selalu bersamamu.
Kalau begitu, aku mengandalkanmu.
Itu ikan pari. Cepatlah.
Itu ikan pari.
Buat permohonan dan itu akan terwujud.
Apa itu sungguhan?
Ya, aku baru memikirkannya.
Pak Gu. Pak Ling datang.
Ada apa?
Kamu datang untuk menyatakan perang
atau membalas dendam denganku?
Bukan keduanya.
Aku datang untuk bekerja denganmu.
Pak Ling.
Kenapa kamu tiba-tiba ingin bekerja sama dengan musuhmu?
Jika karena An Xin,
kurasa itu tidak perlu.
Aku tidak mau melibatkan dia dalam pertengkaran kita.
Aku tidak akan menyulitkannya.
An Xin yang membuatku mengerti arti penerimaan.
Tidak baik bertarung sendirian di masa depan
demi keuntungan sementara.
Kuharap kamu mengerti itu.
Ini masih Ling Yue sama
yang teguh dan tidak kenal ampun?
Saat ada hal-hal yang kamu pedulikan,
itu menjadikanmu orang yang terbuka dan terus terang.
Apa yang membuatmu begitu yakin
bahwa aku akan bekerja denganmu?
Ini pilihan terbaikmu sekarang.
Selain itu,
aku percaya An Xin dan waktu dia bersamamu sebagai keluarga.
Dahulu,
berjabat tangan
diciptakan untuk memberi tahu orang lain kita tidak bersenjata.
Zaman sekarang, orang mengulurkan tangan mereka
untuk memberi tahu yang lain
bahwa mereka tidak ingin merugikan kedua belah pihak.
Saat itu, aku ingin meluncurkan 5G Plus
karena aku menghargai prospeknya,
bukan karena ingin bersaing denganmu.
Tapi selagi melakukan itu,
aku merasa seperti keluar jalur.
Apa maksudmu
kamu tidak tahu?
Pak Liu tidak memberi tahu kami apa pun
soal bekerja denganmu sebelum ini.
Apa kamu masih bisa menghubungi Pak Liu sekarang?
Aku tidak bisa menghubunginya lagi.
Setelah apa yang terjadi pada Grup Gushi,
kami juga mencarinya.
"Grup Lingshi, Grup Gushi"
Ling Sheng.
Bukankah kamu bilang akan muncul di hadapanku
tepat pukul 10.00?
Sudah hampir waktunya.
Di mana kamu?
Aku sudah di sini.
Di mana kamu?
Berjalanlah ke balkon.
Balkon?
Apa yang kamu rencanakan?
Sikapmu sok rahasia.
Di mana kamu?
Bukalah.
Di mana kamu?
Berbaliklah.
Apa ini?
Xin Er.
Kamu masih ingat?
Ini hadiah pertama yang kamu berikan kepadaku.
Aku tahu ini hadiah seharusnya untuk Ling Yue.
Tapi aku tidak tega memakainya, tidak sekali pun.
Maafkan aku.
Sebenarnya, itu...
Kamu tidak perlu menjelaskannya.
Aku mengerti.
Tapi ada satu hal
yang kamu mungkin tidak tahu.
Sebenarnya, saat kamu ke luar negeri untuk mencari Ling Yue,
aku juga diam-diam menemuimu.
Kamu selalu tidak menyadariku
dan kita selalu saling berpapasan.
Tapi bisa melihatmu
sudah cukup bagiku.
Setelah berjalan melewati semua kota yang pernah kamu kunjungi,
aku perlahan mulai mengumpulkan tiket pesawat dan kartu pos ini.
Tanpa kusadari,
aku mengumpulkan banyak sekali.
Kenapa kamu tidak pernah cerita?
Kamu juga tidak memberi tahu Ling Yue
semua hal yang kamu lakukan untuknya juga, bukan?
Xin Er.
Kita sama.
Kita bodoh dalam hal cinta.
Aku mengatakan ini sekarang
karena hanya ingin kamu tahu
sementara kamu mengincar Ling Yue,
ada satu orang lagi
yang selama ini diam-diam mengawasimu.
Kamu tidak perlu terlalu menderita untuk mencintai seseorang.
Kamu pantas dicintai
dan disayangi.
Ling Sheng.
Xin Er.
Dahulu,
selama Ling Yue melangkah ke arahmu,
kamu akan berlari ke arahnya
tanpa ragu.
Tapi apa kamu tahu?
Anggukkan saja kepalamu,
aku bisa berlari ke arahmu dengan kecepatan penuh
tanpa ragu.
Jadi,
bersediakah kamu menerimaku,
orang yang bersedia berlari ke arahmu dengan kecepatan penuh?
Terima kasih.
Aku mencintaimu.
Pasien dengan memar hidung,
tes darah rutin, fungsi koagulasi,
tes penyaringan penyakit menular,
fungsi lever dan ginjal, elektrolit, dan seterusnya.
Gu An Xin.
Aku tidak ingat.
Akan kupastikan hal ini tidak akan pernah terungkap.
Tidak ada lain kali.
Dr. Xiao.
Dr. Xiao.
Aku sudah membaca laporannya.
Awalnya tampak baik-baik saja.
Hanya di tahap akhir,
saat pasien dipulangkan dari rumah sakit,
selain pengobatan paling dasar,
kamu harus memberikannya
nasihat psikologis
dan gaya hidup yang spesifik dan masuk akal.
Baik, Dr. Xiao.
Terima kasih atas bimbinganmu selama aku magang.
Aku ingin bertanya.
Kenapa kamu ingin menjadi dokter?
Aku tidak punya ambisi besar saat tumbuh dewasa.
Tapi kupikir sungguh mulia
bisa melepaskan orang dari rasa sakit dan penderitaan
serta menyelamatkan nyawa.
Jika aku bisa melakukan hal seperti ini
dan menjadikannya karierku,
kurasa
itu membuat hidupku lebih berarti.
Pak Ling.
Jack dan yang lain sudah tiba di bandara.
Mereka akan datang ke tempat rapat
sekitar 30 menit lagi.
Kawan.
Aku merasa sangat buruk.
Ada apa?
Aku tidak mau hidup seperti ini lagi.
Aku ingin berhenti bekerja.
Berpikirlah yang rasional.
Di mana kamu sekarang?
Aku merasa buruk.
Aku tidak bisa berpikir jernih sekarang.
Xiao Yi Shan.
Halo?
Putar balik. Pergilah ke rumah Xiao Yi Shan.
Kawan.
Kamu di sini.
Ayolah. Minumlah denganku.
Ai Li?
Apa aku bermimpi?
Sungguh mimpi yang indah.
Bahkan Ai Li ada di dalamnya.
Kenapa kamu ada di mimpiku?
Kamu lebih memedulikan wanita daripada teman-temanmu.
Sepertinya kamu tidak minum banyak.
Kamu tidak tahu
betapa menderitanya aku.
Aku tidak akan kembali ke rumah sakit.
Mulai besok,
aku akan menemani Ai Li
dan pergi ke negeri ajaib.
Aku belum pernah melihatnya seperti ini.
Biarkan saja dia.
Halo?
Pak Ling. Jack sudah di sana.
Kita harus pergi sekarang.
Aku bisa menangani Jack.
Temani dia.
- Tapi... - Dia membutuhkanmu sekarang.
Lagi pula, kamu bekerja terlalu keras belakangan ini.
Beri dirimu istirahat.
Pak Jiang.
Pak Jiang.
Kenapa kamu melakukan itu?
Kenapa?
Apa kau bersikap seperti ini karena Jiang Tiao?
Haruskah kamu seperti ini?
Kamu tidak tahu betapa pentingnya dia bagiku.
Dia mentor hidupku.
Jika kamu menderita
dan dia seseorang yang dekat denganmu,
kenapa kamu tidak bicara dengannya
dan menyuruhnya bertanggung jawab?
Kamu tahu berapa banyak nyawa yang dia selamatkan?
Tahukah kamu dia harapan banyak orang?
Jika aku alasan
dia dipenjara, itu...
Bagaimana aku akan menghadapinya?
Tapi jika kamu terus lari dari masalah,
itu hanya akan menyakiti An Xin dan yang lainnya.
Selain itu, itu juga akan menyakiti
mentormu.
Bukankah orang-orang terdekat kita seperti itu?
Sulit untuk mengatakannya.
Sulit menghadapi mereka.
Sama sepertimu.
Kamu kabur dari pengejaranku, bukan?
Lihat.
Kenapa?
Kenapa?
Hentikan.
Ini tidak akan menyelesaikan apa pun.
Tapi setidaknya, ini meredakan rasa sakitku.
Ai Li.
Kamu
robot.
Di dunia ini, hanya aku
yang memahami perasaanmu
tanpa keluarga
untuk mendukung
kamu.
"Angin bertiup"
- Xiao Yi Shan. - "Itu meniup hatiku"
Berhenti bernyanyi. Tidurlah sekarang.
"Jangan pernah meneteskan air mata untukku lagi"
Berhenti bernyanyi dan tidurlah.
Lepaskan aku, Xiao Yi Shan.
Aku tidak akan melepaskannya.
Aku akan terus
memelukmu selamanya.
- Lepaskan aku. - Tidak akan.
Kamu akan kabur begitu aku melepaskannya.
Aku tahu.
Mungkin
kamu tidak begitu menyukaiku.
Tapi
bisakah kamu
memberiku kesempatan mencintaimu?
Lepaskan aku dahulu.
Tidak akan.
Kecuali kamu berjanji.
Apa yang bisa kujanjikan?
Berjanjilah
kita akan bersama.
Katakan.
Baiklah.
Aku berjanji.
Pak Ling bilang tidak ada makanan di rumah.
Dia menyuruhku membawakanmu sarapan.
Ini semua favoritku.
Terima kasih.
Terima kasih, Ling Yue.
Makanlah.
Pergilah bekerja setelah kamu selesai.
Bekerja?
Aku tidak mau pergi.
Aku akan menyerahkan surat pengunduran diriku hari ini.
Aku berhenti. Aku akan mengundurkan diri.
Pak Ling melarangmu berhenti.
Memangnya dia siapa bisa mencegahku berhenti?
Dia bukan bosku.
Aku akan berbuat sesukaku.
Ya...
Bagaimana jika aku tidak mau kamu berhenti?
Kamu juga bukan bosku.
Apa arti diriku bagimu?
Teman baikku.
Benar.
Teman baikmu.
Kamu tidak mengerti.
Ada seseorang di rumah sakit yang tidak ingin kutemui.
Melihatnya membuatku merasa tidak nyaman.
Aku tahu.
Kamu tahu?
Bagaimana kamu tahu?
Kamu memberitahuku kemarin.
Kemarin?
Kemarin.
Kamu menjagaku?
Bagaimana lagi menurutmu?
Apa aku mengatakan atau melakukan sesuatu
yang seharusnya tidak kulakukan?
Kurasa aku memimpikan diriku
memelukmu.
Benar.
Itu mimpi.
Syukurlah itu hanya mimpi.
Xiao Ai divaksin hari ini.
Ayo pergi bersama.
Kenapa sikapmu tiba-tiba berubah?
Kenapa dia marah?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.