Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
♪Waktu berlalu dengan begitu cepat♪
♪Tanpa sadar, cinta kita telah terbelit♪
♪Menenun ornamen indah, mempersatukan dua hati♪
♪Sulit mengekspresikan kerinduan ini♪
♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪
♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪
♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪
♪Hingga menjadi benang musim semi♪
♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪
♪Aku bersedia menjadi batu biru di ujung cakrawala♪
♪Dengan ukiran namamu di tengahnya♪
♪Kembali menjadi kupu-kupu yang melepas kepompong♪
♪Hingga menjadi benang musim semi♪
♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪
♪Tak akan pernah terputus dan terjalin selamanya♪
Cinta Abadi S3
Episode 16
Kenapa? Kau marah?
Apakah memerintahku itu seru?
Aku sudah salah.
Ke depannya, aku takkan menyuruhmu…
…mengambilkan teh dan menuang air lagi.
Aku bisa memaafkanmu.
Namun, Su Yuela takkan biarkan kau melakukan itu.
Pada suasana yang indah ini, kenapa kau membahas dia?
Tuan Putri.
Dasar penyihir.
Kenapa dia kemari?
Sudah kukatakan, dia pasti takkan diam saja hingga malam.
Aturan lebih penting.
Tuan Putri dan dan Tuan Agung…
…hanya boleh tidur bersama seminggu sekali.
Tak boleh meminta tidur bersama setiap hari.
Kalau begitu, aku akan berjaga di sini.
Aku akan menunggu untuk pulang bersama Tuan Putri.
Tuan Putri, cepatlah.
Katakan padanya, aku tak ada di sini.
Cepat.
Tak ada gunanya.
Dia pasti akan masuk dan menangkapmu.
Aku tak mau pergi.
Pergilah, cepat.
- Tak mau. - Cepat pergi.
Tak mau.
Pergilah.
Apa yang terjadi?
Jing Xin.
Dia tak membiarkanku tidur dengan Cheng Cheng.
Lalu, dia juga sengaja menyuruhku keluar dari kamar.
Aku akan membantumu.
Nanti, aku alihkan perhatiannya.
Tuan Putri.
Silakan.
Tuan Putri, istirahatlah dengan tenang.
Aku akan berjaga di sini.
Tak akan membiarkan pencuri mana pun mencari kesempatan.
Bulan malam ini bulat sekali.
Setiap kali bulan purnama di tanggal 15 tiba,…
…aku selalu sendirian.
Malam ini, ada Nona Su yang menemani.
Aku tiba-tiba jadi merasa…
…sedikit terharu.
Di tengah malam yang sunyi ini, pasti akan rindu pada teman lama.
Baik teman lama maupun teman baru,…
…di saat seperti ini, aku selalu berharap…
…di sisiku ada orang yang setia menemani di saat sulit.
Orang yang setia menemani di saat sulit?
Siapa yang tak mengharapkannya?
Namun, semua ini kehendak langit.
Semua ini adalah takdir.
Sepertinya…
Sepertinya…
…Nona Su juga orang yang punya banyak pengalaman.
Tuan Besar Mo adalah ayah kandung Tuan Agung.
Juga merupakan Tuan Suci yang terkenal di Dongyue.
Hidup menduda belasan tahun.
Selalu taat pada hukum.
Sikapmu yang bermoral sangat dikagumi.
Nona Su terlalu memuji.
Tuan Putri tak bisa tidur sendirian.
Tuan Agung punya tanggung jawab yang tak terelakkan.
Masih harus diawasi dengan ketat.
Hari ini, aku undang Tuan Besar Mo kemari…
…karena ingin Anda menjadi panutan belajar.
Nasihati Tuan Agung, jangan melanggar "Sifat Murni Pria".
Jangan sering menggoda Tuan Putri dengan ketampanannya.
Aku sendiri yang ingin bermalam di kamar Tuan Agung.
Bukan karena digoda.
Tuan Putri dan Mo Yanchen adalah kekasih masa kecil.
Cinta Mo Yanchen padamu juga sangat mendalam.
Jika Mo Liancheng tak menggodamu dengan ketampanannya,…
…Tuan Putri mana mungkin akan menceraikan suami pertama?
Kau!
Maharani ingin memberimu tugas politik.
Silakan, Tuan Putri.
Ayah.
Hari ini, aku datang karena tugas dari Su Yuela.
Tak perlu bicarakan hal yang lain lagi.
Aku sudah tak bisa mendidik anak sepertimu lagi.
Ikut aku ke ruang baca.
Ruang baca?
Aku disuruh mengajarimu "Sifat Murni Pria".
Pura-puralah belajar dengan salin "Nasihat Pria".
Ayah, sikap Su Yuela mencurigakan.
Ayah harus berhati-hati.
Aku belum pikun.
Kau tak perlu mengajariku cara bertindak.
Di depan orang lain, Mo Yuanlong dan Mo Liancheng…
…masih bersikap seperti ayah dan anak yang akrab.
Namun, saat berdua saja, mereka tak mengobrol apa pun.
Masing-masing sibuk menyalin "Nasihat Pria".
Sepertinya ini juga hanya sebagai pertunjukan saja.
Hanya untuk selesaikan tugas.
Mereka pasti masih bermusuhan karena Mo Yanchen diceraikan.
Tak akan berbaikan dalam waktu singkat.
Baik benar atau tidak, kita tak boleh asal menyimpulkan.
Tetap tinggal di sana dan awasi.
Gunakan trik jika diperlukan.
Aku akan membantu dari luar.
Baik, kalau begitu, aku pamit dulu.
Ada masalah senjata dan pangan. Subuh ini, diskusi di Gang Wuyi.
Sepertinya ada masalah pada senjata dan pangan.
Subuh ini, kita diskusi di Gang Wuyi.
Ini tulisan Ayah.
Namun, jelas-jelas aku sudah keluar dari rencana pemberontakan.
Ini "Nasihat Pria" yang disalin putraku di bawah pengawasanku.
Aku membantunya menulis perlahan dan memahami artinya.
"Nasihat Pria"
Apa mungkin Su Yuela yang meniru tulisan Ayah…
…untuk cari tahu apakah aku bekerja sama dengannya?
Kalau begitu, Ayah pasti sudah menerima…
…surat rahasia yang berisi tiruan tulisanku.
Tuan dan Nona, sekarang sudah subuh.
Saat kedua pemberontak muncul, langsung tangkap sekaligus.
Baik.
Gang Wuyi
Tuan Besar.
Kenapa kau ada di sini?
Tuan Muda ke-8 suruh aku tunggu Anda di sini.
Pertemuan hari ini adalah jebakan dari Su Yuela.
Ada pengawal yang bersembunyi di depan.
Kita harus segera pergi.
Tuan dan Nona, mohon ampun!
Ini…
Ayahku sakit parah.
Aku ingin cari tabib di toko obat.
Kumohon, ampuni aku!
Biarkanlah aku hidup!
Enyahlah!
Nona, aku telah salah.
Sepertinya kita sudah ketahuan.
Kalau begitu, bubar.
Ayo.
Ternyata Maharani mengutus Su Yuela kemari…
…bukan untuk ajarkan etika, bangun "Tiga Prinsip dan Lima Kebajikan".
Namun, untuk mencari tahu…
…orang kediamanku bekerja sama dengan ayahmu atau tidak.
Sungguh rencana yang hebat.
Su Yuela punya banyak akal.
Dia juga bekerja sama dengan Qu Mei'er.
Pasti akan ada banyak masalah jika dibiarkan di sini.
Jadi, kita harus segera mencari kelemahannya…
…agar masalah tak bertambah.
Jika dia licik sedikit saja,…
…akan kubalas dengan kebaikan berkali lipat.
Kulihat dari tatapan matamu,…
…sepertinya akan kau balas dengan lebih jahat.
Dia sudah berumur, tapi belum menikah.
Sepertinya, hatinya yang kesepian tak punya tempat bersandar.
Ide aneh apa lagi yang kau pikirkan?
Apa mungkin…
Kau nantikan saja pertunjukan bagus.
Kau yakin orang ini adalah mantan kekasih Su Yuela?
Dia cinta pertamanya.
Cinta pertama.
Aku sudah suruh Jing Xin mencari tahu.
Hingga kini, Su Yuela belum menikah…
…karena tak bisa melupakan pria yang ada di lukisan ini.
Namun, hal ini hanya didengar dari orang lain.
Lukisan ini juga dibuat oleh pelukis.
Apa bisa menciptakan kembali rupanya yang semula?
Lukisan ini sudah dilihat oleh Nona Wang.
Dia teman sekampung Su Yuela.
Dia sendiri bilang, lukisan ini sama persis dengan orang aslinya.
Namun, kenapa rasanya lukisan ini terlihat tak asing?
Membuatku tiba-tiba teringat pada seseorang.
Sepertinya, aku juga pernah bertemu orang ini.
Kenapa rasanya seperti…
Aku tahu. Kemari.
Kemampuanku sebagai penata rias memang hebat.
Jika begini, memang terlihat mirip dengan yang ada di lukisan.
Jika ditambah sedikit janggut, pasti bisa mendapatkan hatinya.
Masuk akal.
Bukankah katanya Tuan Muda ingin melukisku?
Jadi, sebenarnya ingin melakukan apa?
Sebaiknya jujur saja.
Menggoda Su Yuela?
Aku mana mampu melakukannya?
Jangan panik dulu.
Gajimu bulan depan akan kuberi dua kali lipat.
Aku takkan tolak uang demi harga diri.
Bukan, aku takkan buang harga diri demi uang.
Ini kesempatan besar untuk menunjukkan pesonamu.
Mana bisa disebut membuang harga diri?
Tak masalah jika goda orang lain.
Namun, jika Su Yuela,…
…aku sungguh tak bisa melakukannya.
Tuan Muda, lepaskanlah aku.
Yu Hao.
Kau juga tahu kejadian di Gang Wuyi.
Su Yuela pasti akan menambah masalah di kediaman.
Keselamatanku dan Tuan Putri…
…akan kuserahkan padamu.
Kalian juga harus lebih berhati-hati.
Pergilah.
Perkataan yang lembut dari seorang pria…
….mendebarkan hatiku yang sedang duduk di dalam kamar.
Bunga aprikot bermekaran.
Siapakah pria asing yang muda dan romantis ini?
♪Awan senja hilang bersama waktu tanpa meninggalkan jejak♪
♪Takdir telah tergores di atas kertas♪
♪Menunggu takdir berakhir♪
Kau siapa?
♪Namun, mengapa dirimu terluka?♪
♪Kita menatap cakrawala, saling menjaga di mana pun♪
♪Badai pasir menyerbu setengah kota♪
♪Mengusir kenangan lama, menghalangi jarak pandang♪
♪Namun, setengah kenangan di tiga kehidupan masih kau simpan♪
Nona Su.
♪Berusaha membentuk rupa yang kau suka♪
♪Keputusan yang salah hanya akan membuatmu menderita♪
Aku Yu Hao.
Pelayan yang melayani Tuan Agung ke-2.
♪Siapa yang mampu taklukkan dunia demi dirimu?♪
Kau juga bisa melafalkan puisi?
Aku tak berbakat.
Saat kecil, kakakku hanya mengajariku sedikit.
Ternyata sama seperti dia.
Kenapa bisa begitu kebetulan?
Aku sudah lama tinggal di sini.
Kenapa aku tak pernah melihatmu?
Nona Su sangat sibuk setiap hari.
Tentu tak akan sadar ada pelayan sepertiku.
Namun, ke depannya, jika ada perintah apa pun,…
…kau boleh langsung memanggilku.
Yu Hao.
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
Nona Su.
♪Aku menatapnya, namun, merindukannya♪
♪Rasa egoisku berubah menjadi lembut♪
♪Lupakan saja♪
Sudah sangat larut, masih belum istirahat?
Aku akan istirahat setelah membereskan kulit jeruk ini.
Kulit jeruk?
Benar.
♪Jika bisa menemuinya suatu hari nanti♪
Aku punya teman lama yang juga suka kulit jeruk.
Terutama aroma ini.
Yang namanya "Aroma" ini sungguh aneh.
Tak bisa dilihat dan disentuh.
♪Kisah rumit♪
Namun, setiap kali ia muncul, masa lalu akan muncul lagi.
Sepertinya teman lamamu ini sangat penting bagi Nona Su.
Semuanya sudah menjadi masa lalu.
♪Awalnya, kukira♪
Oh ya.
♪Bisa kulupakan♪
Kau sudah lama melayani Tuan Agung.
♪Pindah ke kota tanpa kenangan kita♪
Apa kau tak pernah berpikir ingin menikah?
Memang pernah kupikirkan.
Namun, jika tak bertemu…
…wanita yang bermartabat dan terpuji seperti Nona Su,…
…lebih baik aku tak usah menikah.
♪Mencari penggantimu dan hidup hingga tua♪
♪Tanpa kuduga♪
Su… Sudah malam.
Cepat istirahatlah.
Yu Hao, kantong wewa…
Kantong wewangianmu.
Apakah…
…dia sengaja melakukannya?
Dia sudah lama menyukaiku?
Kediaman Tuan Putri
Nona Su, ini…
Ayo, duduk.
Nona Su.
Bukankah ini sesuai dengan keinginanmu?
Tindakanmu ini tak baik, 'kan?
Kau yang inisiatif mengejarku.
Jadi, aku akan menuruti keinginanmu.
Nona Su, jaga sikapmu.
Bukankah akan gawat jika orang lain melihatmu begini?
Biarkan mereka melihat.
Biarkan mereka lihat bagaimana caraku memanjakanmu.
Jangan, Nona Su.
Jangan teriak lagi.
Tak akan ada yang menolongmu.
Teriak sampai serak pun tak akan ada yang peduli.
Lancang!
Berani bersikap tak senonoh di kediamanku!
Tuan Putri, tolong beri aku keadilan.
Penjahat hina ini tak hanya mencuri kantong wewangianku,…
…namun, dia juga…
Dia juga ingin menodai kesucianku!
Tuan Putri, bukan begitu.
Ini salah paham!
Tuan Putri, mohon ampun! Ini salah paham, Tuan Putri!
Salah paham?
Kalau begitu, kita bicarakan di pengadilan saja.
Jangan.
Tuan Putri, jangan.
Aku sudah tahu salah, silakan Tuan Putri menghukumku.
Jika sudah tahu salah, kau harus minta maaf pada Yu Hao.
Benar.
Ini salahku.
Aku yang tak mampu menahan diri.
Tolong maafkan aku.
Ini…
Menurut Tuan Agung, bagaimana kita harus menghukum Nona Su?
Nona Su juga merupakan orang yang terhormat.
Jika kejadian ini tersebar,…
Tuan Agung, mohon belas kasihmu!
Tuan Agung, mohon belas kasihmu!
Jika Nona Su tak mencari masalah lagi di kediaman,…
…masalah ini bisa dibiarkan untuk sementara.
Bagaimana pendapat Tuan Putri?
Ini…
Nona Su.
Aku mengerti.
Aku tak akan mencari masalah.
Aku pasti akan menjaga sikapku. Aku akan jaga sikap.
Mohon belas kasih Tuan Agung dan Tuan Putri.
Mohon belas kasih kalian!
Kalau begitu,…
…kita ikuti saran Tuan Agung.
Terima kasih atas belas kasih Tuan Agung dan Tuan Putri.
Terima kasih atas belas kasih Tuan Agung dan Tuan Putri.
Aku sungguh tak bisa hidup lagi.
Sebaiknya aku mati saja.
Tuan Putri.
Anda harus memberiku keadilan.
Qu Tan'er mengancamku karena aku bersikap tak sopan pada pria.
Maharani salahkan aku tak bekerja meski sudah lama masuk kediaman.
Aku sedang berada di posisi yang sulit.
Untung saja, aku masih bisa bercerita pada Tuan Putri Pertama.
Jika tidak, hidupku pasti akan sangat sulit.
Nona Su, bangunlah.
Aku tahu kau menderita.
Namun, sebaiknya berhati-hatilah jika tak ada urusan penting.
Bagaimanapun, jika sering keluar masuk kediamanku,…
…pasti akan bisa menjadi rumor nanti.
Namun, aku orang yang ada di sisi Maharani.
Jika Tuan Putri ingin tahu kabar terbaru tentang Maharani,…
…aku akan selalu datang untuk melaporkannya.
Tuan Putri.
Sup ginseng yang diantar ke Kediaman Mo…
…ditolak lagi oleh Tuan Muda Pertama.
Aku masih ada urusan, tak bisa meladeni Nona Su lagi.
Tuan Putri.
Tuan Putri!
Maharani, waktunya minum obat.
Apa kau sudah menyelidiki hal yang kusuruh?
Seperti dugaan Maharani,…
…Su Yuela dan Tuan Putri Pertama memang semakin sering berhubungan.
Bekerja sama dengan Qu Mei'er?
Aku sudah berusaha berpura-pura tak tahu.
Kali ini, selama disuruh cari tahu perkembangan rencana,…
…dia berani bertindak sangat lancang.
Maharani mengutamakan kesetiaan dan moral.
Su Yuela mulai berkhianat.
Mengecewakan Maharani, tak bisa diampuni.
Besok, umumkan dekret di Kediaman Tuan Putri ke-2.
Angkat Su Yuela menjadi Bupati Yuzhou di pinggir kota.
Berangkat secepatnya.
Bawa ke tempat terpencil.
Lalu, lenyapkan pengkhianat ini.
Baik.
Maharani.
Rencana kita harus dipercepat.
Baik.
Kediaman Tuan Putri Atas rahmat Langit,…
…Maharani memberi perintah.
Su Yuela, pengurus internal kediaman,…
…mahir buat strategi dan menilai, bermoral dan kompeten.
Diangkat sebagai Bupati Yuzhou.
Bertugaslah secepatnya.
Sekian.
Yuzhou?
Itu tempat yang sangat terpencil dan terlantar.
Dulu, Nona Wu diutus ke Yuzhou.
Akhirnya, dia mati di alam liar.
Aku tak boleh pergi ke sana.
Aku mau melayani Maharani!
- Aku tak boleh pergi! - Cepat berterima kasih.
Tidak.
Tidak.
Tuan Putri.
Tuan Putri, tolong aku.
Tolong bantu… Bantu aku bicara pada Maharani.
Aku akan menjadi budakmu! Tak akan berkhianat!
Aku juga rela mati demimu, Tuan Putri!
Nona Su, kau termasuk sudah naik pangkat.
Seharusnya aku mengucapkan selamat padamu.
Tuan Putri.
Tuan Putri.
Tuan Putri, tolong aku! Tuan Putri.
Aku tak boleh pergi ke sana.
Tuan Putri, tolong aku! Tuan Putri.
Aku juga tak bisa menentang dekret.
Nona Su, sebaiknya terima saja nasibmu.
Patuh dan pergilah.
Qu Tan'er.
Jika bukan karena kelicikanmu,…
…aku juga tak akan menjadi seperti sekarang!
Aku akan membunuhmu.
Aku akan membunuhmu!
Cheng Cheng, kau terluka.
Qu Tan'er, kau harus mati mengenaskan!
Aku akan membunuhmu!
Aku akan membunuhmu!
Lepaskan aku!
- Qu Tan'er, aku akan membunuhmu! - Jalan!
Lepaskan aku!
Qu Tan'er, aku akan membunuhmu!
Cheng Cheng, bagaimana keadaanmu?
Apa kau baik-baik saja?
Tahan sebentar, aku ambilkan obat.
Tan'er.
Apa kau Cheng Cheng-ku?
Benar.
Aku Cheng Cheng-mu.
Syukurlah kau baik-baik saja.
Syukurlah.
Kau terus menungguku?
Apa kau tahu betapa sulitnya hidupku selama ini?
Kau tahu betapa inginnya aku pulang bersamamu…
…untuk melindungi Yu'er kita?
Apa kau tahu betapa rindunya aku padamu?
♪Kau menoleh penuh cahaya setelah kembang api hilang♪
♪Perputaran dunia♪
Aku tahu.
♪Lagi-lagi mengecewakanku♪
Aku tahu semuanya sekarang.
♪Siapa yang memutuskan senarku dan menghentikan lantunan lagu?♪
Aku juga tahu…
♪Bila tak berjodoh♪
…kau seekor serangga kecil yang keras kepala.
Kau yang kecoak.
Oh ya.
Dengarkan aku.
Tadi, ingatanku kembali saat Su Yuela ingin membunuhmu.
Namun,…
Sudahlah, jangan khawatir.
Akhirnya, sekarang aku tahu.
Setiap kali aku merasa khawatir, takut atau cemburu karena kau,…
…ingatan kita dulu atau percakapan yang mirip akan muncul sekilas.
Lalu, ingatanku akan kembali.
Aku juga sudah tahu hal itu.
Bahkan sudah pernah mengujinya.
Namun, tak selalu berhasil.
Tadi,…
…saat Su Yuela mengarahkan belati padamu,…
…rasa khawatir dan takut itu seperti seutas tali…
…yang sedang mencekik jantungku.
Debaran jantungku bertambah sangat cepat.
Rasanya seperti ingin keluar dari tenggorokanku.
Maksudmu,…
…jantungmu berdebar karena merasa takut?
Sebelumnya, saat ingatanku kembali, jantungku juga berdebar.
Kalau begitu, aku mengerti.
Ingatanmu bisa kembali karena situasi yang sedang terjadi…
…satu tingkat lebih menegangkan dari yang pernah kita alami.
Di saat yang sama, debaran jantungmu…
…juga meningkat cepat dalam waktu singkat.
Saat mencapai frekuensi tertentu,…
…ingatanmu akan kembali.
Frekuensi?
Di sini tak ada elektrokardiogram dan pemindai tomografi komputer.
Juga tak bisa melakukan pemeriksaan resonansi magnetik.
Aku juga tak yakin berapa frekuensinya.
Namun, aku tahu, gerbang ingatanmu akan terbuka…
…saat emosimu mencapai tingkat ekstrem.
Tak disangka,…
…teori Tabib Qu punya nilai akademik yang tinggi.
Namun, sekarang masih ada banyak hal yang harus kita rencanakan.
Selain itu,…
…kemampuan bela diriku belum sepenuhnya pulih.
Yang penting kau adalah Cheng Cheng-ku.
Soal kemampuan bela diri,…
…yang penting masih ada saja.
Kediaman Tuan Putri
Tan'er.
Mengembalikan hadiah adalah satu-satunya alasan…
…yang bisa kugunakan untuk menemuimu.
Berikan padaku.
Tuan Muda.
Apa perlu suruh orang melapor dulu?
Tak perlu.
Sampai kapan pun,…
…aku tetaplah orang dari Kediaman Tuan Putri ke-2.
Kediaman Tuan Putri
Untung saja Su Yuela sudah sedikit berjasa sebelum pergi.
Akhirnya sekarang,…
…kita sudah paham bagaimana cara ingatanmu bisa kembali.
Sekarang ada dua hal yang menggembirakan.
Bukankah harus kita rayakan?
Rayakan bagaimana?
Kau juga tahu.
Jika kita berciuman,…
…kau akan berubah lagi.
Meski aku sudah tak punya ingatan yang dulu,…
…aku tetaplah diriku.
Menciummu ribuan kali pun…
…tak akan bisa membuatku puas.
Di rumah ini,…
…ternyata memang tak ada tempat bagiku.
Semua yang kukorbankan…
…hanyalah lelucon.
Keluar!
Sudah berapa kali kukatakan padamu?
Kusuruh kau keluar.
Ini aku, Yanchen.
Untuk apa lagi kau datang?
Yanchen, apa pun yang ingin kau lakukan,…
…aku akan menemanimu melakukannya.
Meskipun harus menentang seluruh dunia,…
…dimaki puluhan ribu orang, diasingkan ribuan orang,…
…aku akan tetap berada di sisimu.
Kenapa?
Apakah aku tak layak…
…dihormati dan dipedulikan sedikit saja oleh mereka?
Kau tak salah.
Mereka yang salah.
Ini salah situasi yang memaksamu bertindak begini.
Situasi?
Situasi ini adalah…
…sebuah pisau yang menusukku di sini.
Aku hanya bisa membiarkan darahku…
…mengering setetes demi setetes.
Tidak, Yanchen.
Tidak?
Nyatanya, tak ada orang yang memberiku kesempatan hidup!
Hidupmu akan jauh lebih baik…
…dari seluruh pria.
Juga akan lebih bebas.
Kau akan hidup seperti dirimu yang dulu lagi.
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
♪Berpendirian tanpa merasa khawatir♪
♪Kota yang sepi bagaikan harapan yang rapuh♪
♪Bebas berkuda ke seluruh dunia♪
♪Begitu berbalik, ada yang sedih karena kepergianmu♪
♪Hujan bunga memenuhi empat musim♪
♪Sering mengingatkanku pada angin, salju, bunga dan bulan♪
♪Masih ingat betapa lamanya hatiku mengingat masa lalu♪
♪Siapa yang mampu melenyapkan rasa sakit hati ini?♪
♪Jika kau menemani hidupku♪
♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪
♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪
♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪
♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪
♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪
♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪
♪Tak berpisah sepanjang masa♪
♪Jika kau menemani hidupku♪
♪Mulai malam ini hingga waktu yang belum pasti♪
♪Selalu bersama tanpa terpisahkan selama tiga ribu tahun♪
♪Hanya terobsesi pada satu orang hingga lupa diri♪
♪Aku hanya berharap kau tak akan meninggalkanku♪
♪Berharap bisa menemukanmu secepat apa pun waktu berputar♪
♪Mengikuti jejakmu sepanjang hidup, mengukir kenangan tak terlupakan♪
♪Tak berpisah sepanjang masa♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.