Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Pak.
Ada apa, Patrick?/ Berita tertulis.
Siapa lagi yang melihat ini?
Tidak ada.
Bicara.
Kapten, ada kabar dari Utara.
Katakanlah.
Suku asli menyerang William dan pasukannya...
...dalam perjalanan pulang mereka.
Jumlahnya?
17 tewas.
Maksudku jumlah kulitnya.
Ada yang hilang?
Orang-orang ditemukan telanjang dan kulit kepala terpotong.
Dan tak ada kulit tersisa.
17 orang tewas, kau bilang?
Ya, Pak.
Saat kita temukan mereka, mereka...
Binatang sudah mulai memakan daging mereka.
Dasar biadab.
Baiklah. Minta orang-orang kumpulkan mayat mereka...
...lalu bawa kembali ke kamp,
Agar mereka bisa memberi pemakaman yang layak.
Kau boleh pergi.
Levi bersama anakmu ketika...
Tewas?
Hilang.
Di mana kejadiannya?
Di tepian Hutan Buckskin.
Aku mengirim tim pemantau, tapi dengan rumor yang ada...
Ada orang di kamp yang memasak untuk yang lain.
Memakai topi kulit serigala.
Apa aku mengenal dia?
Porter. Ya, pak.
Kirimkan kabar jika aku ingin bicara dengannya.
Ya, Pak.
Apa beritanya?
Bawa sekelompok tim kecil ke Utara.
Suruh mereka membawa sekop.
Gali lubang sekitar 100 meter dari kota.
Saat mereka selesai, minta mereka tunjukkan kau lokasinya.
Mengumpan rubah untuk musim dingin?
Menggali kuburan massal.
Porter.
Apa gunanya sendirian di gereja,
Jika kau tak bisa sendirian di gereja?
Maafkan aku.
Kapten ingin bicara denganmu.
Aku akan bicara dengan kaptenku,
Setelah aku selesai bicara dengan Tuhanku.
Aku takut Tuhanmu bisa menunggu.
Kau bisa tinggalkan kami.
Duduk.
Kau memanggilku?
Dari yang aku tahu, orang-orang menyukai masakanmu.
Aku senang mendengarnya, Kapten.
Beritahu aku, bagaimana seorang penjerat menjadi koki?
Wabah merenggut nyawa kedua anaknya.
Dan sumpah untuk melindungi yang tersisa dari keluarga kecilnya.
Dan juga, musim dingin di benteng ini tak terlalu keras.
Aku anggap kau sudah dengar...
...tentang pasukan dalam perjalanan pulang dari Utara?
Aku baru saja berdoa untuk jiwa mereka.
Aku mendengar tentang William.
Aku turut berduka cita.
Itu selalu sulit untuk menerima kehilangan seorang anak.
Anakku harusnya sudah menjadi Jenderal sekarang.
Itu jauh lebih sulit untuk menerima kegagalan daripada kematian.
Dia tewas bersama pasukannya.
Ada kehormatan di sana.
Apa kau tahu jika cucuku Levi bersama dengannya?
Dia menghilang.
Masih hidup atau sudah mati, aku tidak tahu.
Aku turut prihatin atas rasa sakitmu.
Levi dan anakku, mereka sangat dekat.
Josiah, kau selalu setia kepada kompi,
Kepada orang-orang dan kepadaku.
Orang lain terbiasa menerima perintah darimu.
Mereka kuat karenamu.
Pak?
Suku Ree kejam.
Tapi ketika itu berkaitan dengan menemukan cucuku,
Aku bertekad menyamai kekejaman mereka.
Ya.
Mungkin kau bisa mengirim sekelompok orang menuju jalur utara...
...sebelum salju musim dingin turun dan menutup jejak mereka.
Kita sudah kekurangan 17 orang.
Tak lama lagi akan jadi 18 orang.
Bilang padaku, siapa lagi yang bisa aku kirim?
Apa yang kau minta kepadaku, Kapten?
Sedang ada yang kau pikirkan.
Maafkan aku./ Apa itu?
Aku akan pergi ke jalur utara besok.
Untuk tujuan apa?
Levi, cucu kapten, menghilang di sana.
Dan dia memilihmu?
Kenapa?
Ini yang dia minta dariku.
Kenapa bukan orang lain?
Orang yang lebih muda? Orang yang hidupnya menjerat?
Aku mau kau memasak untuk yang lain hingga aku kembali.
Di mana?
Di mana, apa?
Di mana jalurnya?
Wanita di sini bicara.
Aku tahu orang-orang itu disergap di tepi Hutan Buckskin.
Mereka mencari jalan pintas untuk pulang ke rumah.
Rumah yang tak pernah mereka datangi.
Kita berdua tahu tempat itu jahat.
Setidaknya lihatlah dia sebelum kau pergi.
Ramalannya mungkin membuatmu berpikir dua kali...
...tentang perintah kapten.
Kuat.
Malu.
Itu masa laluku. Aku tertarik pada masa depanku.
Baiklah.
Kebanyakan orang begitu, tapi kebenaran...
Itu berbeda?
Seseorang tak bisa memiliki masa depan...
...tanpa terlebih dahulu menerima kebenaran.
Itu adalah satu dan sama.
Kau akan melakukan perjalanan panjang menuju tempat tak asing.
Tempat dengan masa lalu yang dipenuhi penderitaan.
Sama sepertimu.
Ada kematian di pepohonan.
Darah di air.
Kau takkan selamat dari perjalanan ini.
Kau bisa melihat kematianku?
Kau takkan selamat dalam perjalanan ini.
Aku selama dari hutan itu sebelumnya.
Kematian tak pernah membuat kesalahan serupa dua kali.
Pertama-tama.
Jika kulit buruannya hilang, aku tak mau menyusuri jalur mencarinya.
Kesepakatannya untuk Levi, dan hanya untuk Levi.
Yang lainnya akan menambah perjalanan seminggu atau lebih,
Dan itu termasuk perbekalan.
Dimengerti.
Kedua,
Aku tak mau berakhir kulit kepala terpotong di tepian sungai.
Jika aku melihat satu saja suku asli membuntutiku,
Aku akan berbalik dan kembali ke benteng.
Setuju.
Tak ada pos jaga sejauh itu.
Jadi aku akan berjalan kaki.
Saat aku memasuki hutan,
Aku mau kedua tanganku untuk bebas.
Baiklah. Ada yang lain?
Apa ada semacam imbalan untuk ini?
Aku tak ingin tinggalkan istriku, Cora, dalam kesusahan...
...seandainya aku tersesat atau tewas.
Ada bonus $100 bonus dari Southwest Fur Company,
Bagi orang yang membawa cucuku pulang.
Aku berdoa orang itu adalah kau.
Apa beritanya?
Bonus $100 dari Southwest Fur Company.
Bukan dia.
Apa ramalanmu?
Aku tak pergi menemuinya.
Kenapa tidak?
Dengan jumlah darah Suku Asli yang ku tumpahkan?
Menyelamatkan anak itu takkan membawa kembali anak kita.
Kau akan baik-baik saja.
Pastikan memberi makan pasukanku.
Porter.
Henry.
Kau pergi?
Ya. Aku sebaiknya memanfaatkan selagi hari masih terang.
Ada apa, Henry?
Hanya saja...
Kenapa kau memasuki hutan sementara yang lain berlari dari sana?
Saat anakku meninggal, Levi datang berkunjung.
Membawakan potongan kayu bakar.
Tak ada yang menyuruhnya melakukan itu.
Tak ada yang memintanya. Dia hanya melakukan itu.
Semoga berhasil.
Baiklah. Dan Henry?
Bisa kau menjaga istriku hingga aku kembali?
Kapten.
Tinggalkan kami, Henry.
Kau memanggilku?
"Kapten".
Maaf?
"Kau memanggilku, Kapten."
Ketika kau di rumah ini,
Kau akan menyebutkan nama dan pangkatku secara benar.
Aku sangat pantas mendapatkan itu.
Duduk.
Duduklah.
Si koki datang menemuimu, benar?
Kau boleh bicara secara bebas di sini.
Ya.
"Kapten"!
Ya, Kapten.
Dan kau beritahu dia masa depannya?
Ya,
Kapten.
Apa yang kau katakan padanya tentang masa depannya?
Aku beritahu dia yang sebenarnya.
Yaitu?
Aku bilang dia takkan kembali dari perjalanannya.
Beritahu aku, Penyihir,
Ayahmu seorang Suku Pawnee, dan ibumu orang kulit putih.
Bagaimana seseorang bisa melakukan apa yang kau lakukan?
Sebelum Ayahku dibunuh,
Dia mengajarkanku ritual Pawnee.
Diantaranya memungkinkanku melihat masa depan seseorang.
Masa depan?
Maafkan aku,
Tapi aku tak mengerti apa yang kau inginkan dariku, Kapten.
Aku mau kau beritahu aku apa yang terjadi kepada cucuku.
Kenapa kau mengikutiku?
Halo.
Halo. Aku tak bermaksud membuatmu takut.
Apa aku terlihat takut?
Tidak. Kau tak terlihat takut.
Sebenarnya aku berharap mungkin bisa ikut denganmu.
Tidak. Perjalananku berbahaya.
Dan dengan kondisimu saat ini,
Kau hanya akan menghambatku.
Kau sebaiknya kembali ke benteng sebelum malam.
Kenapa aku tak bisa menjadi penjerat?
Kau lemah.
Aku pernah melihat hewan yang lebih besar darimu,
Membunuh dan memangsa hewan lain yang juga lebih besar darimu.
Aku memiliki keahlian lain.
Keahlian? Seperti?
Aku bisa memasang jerat. Hewan-hewan kecil.
Aku bisa membuat api./ Aku tak butuh juru masak.
Aku bisa mengumpulkan kayu. Menyiapkan kayu bakar.
Aku bisa melakukan itu sendiri.
Jawabannya adalah tidak.
Aku tak bisa kembali secepat ini.
Orang di kamp tak menghormatiku. Oke?
Mereka menjadikanku bahan lelucon.
Mereka bilang aku takkan bertahan semalam di alam terbuka.
Aku pernah melihat orang yang lebih kuat darimu,
Pergi menjelajahi alam luar dengan berani dan mati.
Atau berakhir hilang.
Tidak denganmu.
Dan kau bisa ajarkan aku seni bertahan hidup.
Siapa namamu?
Myles.
Baiklah, Myles,
Kenapa kau tak kumpulkan kayu dan nyalakan kita api.
Kita akan berkemah di sini malam ini.
Tapi kau kembali ke benteng besok pagi. Mengerti?
Beritahu mereka aku memintamu.
Bilang mereka...
Bilang mereka jika kau selamatkan aku dari babi hutan.
Dan saat aku kembali, aku akan bilang mereka itu benar.
Sungguh?
Kau akan melakukan itu?
Untukku?
Kenapa?/ Pergilah.
Ya, Pak.
Aku bekerja dengan baik, bukan?
Ya.
Pastikan apinya rendah, atau kelilingi itu dengan batu.
Itu akan menjauhkan serigala jika mereka tak melihat apinya.
Ini.
Langkah pertama untuk bertahan hidup di luar.
Makan dagingmu tanpa melihatnya terlebih dahulu.
Jadi, siapa wanita itu?
Gadis yang kau coba buat terkesan.
Seandainya sesimpel itu.
Jadi kau akan mencari cucu Kapten, benar?
Benar.
Aku dengar dia mungkin sembunyi di Buckskin.
Apa menurutmu itu sulit dengan kondisimu saat ini?
Terkadang.
Kadang kau tak bisa melakukan apa yang pemuda lain bisa lakukan.
Tapi aku...
...temukan tujuan.
Tujuan?
Tujuan apa?
Itu bukan hal mudah untuk seorang penjerat pahami.
Aku bukan lagi penjerat.
Hanya juru masak.
Ya.
Bekas luka kita hanya mengingatkan kita bahwa masa lalu itu nyata.
Sebelum aku datang ke Kingston,
Saudaraku dan aku tinggal di hulu.
Suatu malam suku Arikara lewat.
Mereka sekitar sepuluh orang menunggangi kuda.
Aku tawarkan mereka kulit buruanku.
Tapi suku Ree menginginkan yang lain.
Entahlah.
Mereka menahan kami ke arah api.
Satu per satu.
Hal yang paling kuingat adalah aromanya.
Daging terbakar.
Kadang saat aku tidur...
Kau pernah terbangun karena merasa seperti terjatuh?
Ya.
Kadang aku terbangun merasa seolah kulitku terbakar.
Jadi aku berusaha fokus pada hal-hal yang bisa aku lakukan,
Dan bukannya sebaliknya.
Meski begitu kau di sini.
Berpura-pura ikut denganku,
Dan mendapatkan rasa hormat para penjerat lainnya di benteng.
Aku manusia.
Myles, apa kau minum?/ Minum?
Ya, kau mau minum?
Ini.
Kita kedatangan tamu.
Tuan-tuan.
Aku mendengar tentang perburuan kecilmu semalam.
Ada orang kulit putih sembunyi di pepohonan kami.
Dia jalur?
Kami tak mau bau busuknya mencemari tanah kami.
Tanahmu? Baiklah.
Aku rasa kita bisa menyebutnya begitu untuk sekarang.
Apa ini?
Untuk kulit kepala orang di hutan.
Dasar biadab.
Bisnis adalah bisnis.
Jatuhkan belatimu!
Jatuhkan belatimu, penjerat!
Semuanya.
Kau tahu ke mana kau pergi?
Itu menuju Buckskin Woods.
Seseorang pasti sudah gila untuk masuk ke sana.
Aku dibawah perintah Kapten Coleman.
Siapa?
Kapten Coleman.
Dari Southwest Fur Company.
Nama itu asing bagiku.
Dan siapa yang mengirimmu?
Akira?
Atau anjingnya, Keokuk?
Aku bisa menduga aroma pengecut sewaan.
Ikat dia.
Ayo.
Air.
Air.
Air.
Bagaimana kau tahu Akira yang mengirim kami?
Mereka dikenal sering membuat kesepakatan dengan orang sepertimu.
Orang seperti kami?/ Para pengkhianat.
Penghuni hutan yang pergi dari benteng ke benteng,
Mencari uang gampang.
Apapun yang mereka janjikan, akan aku lipat gandakan.
Aku berikan tiga kali lipat.
Cukup bawa aku masuk ke dalam Buckskin Woods
Dan ketika aku temukan apa yang aku cari,
Kau ikut aku kembali ke Benteng Kingston,
Disana kau akan dibayar langsung dari brankas...
...Kapten Coleman sendiri dan Southwest Fur Company.
10 koin?
Tiga kali lipat artinya 30 koin.
Apa yang kami beritahu orang Indian tentangmu?
Bilang mereka kau tak pernah temukan aku.
Mereka tak membayar kami untuk kembali dengan tangan kosong.
Kali ini itu yang akan terjadi.
Baiklah. Tapi pertama aku ingin tahu...
...apa yang kau lakukan hingga ingin memasuki hutan itu?
Keperluanku di sana bukan urusanmu.
Yang benar saja.
Kau tahu apa yang orang katakan soal hutan itu.
Apa yang terjadi jika orang terlalu dalam memasuki hutan itu.
Apa kita setuju atau tidak?
Aku mau kencing./ Cepatlah.
Mereka datang sebentar lagi.
Bagaimana jika saat kita kembali ke Benteng Kingston,
Tapi kemudian kau mencurangi kesepakatan kita?
Di tasku yang tergantung di pelanamu,
Ada buku kecil didalamnya,
Dengan ketentuan tertulis oleh Kapten Coleman sendiri.
Silakan dilihat.
Akan kulakukan.
Tak ada buku di sini.
Jika kau ingin memanggil mereka,
Kau harus berteriak sangat kencang.
Ellis!
Pisau.
Berlutut.
Saat darah di nadimu kembali ke laut,
Dan tanah di tulangmu menyatu dengan tanah,
Mungkin saat itulah...
Kau akan ingat bahwa tanah ini bukan milikmu.
Tapi kau merupakan milik tanah ini.
Katakan padaku sekali lagi.
Tanah tempatmu berdiri bukan milikmu!
Kapten.
Aku rasa aku melihat Porter.
Di mana yang lain?
Di mana kulit hasil buruan?
Aku bertanya padamu.
Orang-orang tewas.
Dan kulit buruan mengambang di hutan.
Suku Ree akan mendapatkannya dalam hitungan jam.
Bisa kau berikan penjelasan?
Suku Ree menghabisi orang.
Garis pesisir sungai beresiko.
Kau harus kembali ke sana.
Aku butuh kulit buruan itu.
Dan itu perintah.
Perintah?
Jika kau menginginkan kulit hasil buruan,
Kau bisa mengambilnya sendiri.
Istriku mengirimku berita beberapa minggu lalu,
Dan aku berniat untuk pulang sebelum salju turun, Kapten.
Bagaimana dengan rekan-rekan kompimu?
Aku akan pastikan mereka dimakamkan secara layak.
Demam menyebar di seluru kamp.
Istrimu jatuh sakit.
Tapi dokter bilang dia akan selamat.
Apa dia masih hidup?
Ya.
Bagaimana dengan anakku?
Maafkan aku, Porter.
Wesley, kau mengerti apa yang aku katakan kepadamu?
Kapten,
Kau berkata padaku jika aku tak lagi memiliki anak.
Situs Agen Slot Terbesar www.raja138.club
Semuanya disana.
Aku bukan pencuri.
Levi?
Kau memakan buah berry. Benar?
Itu membuatmu berhalusinasi.
Suku Ree membalur anak panah mereka dengan itu,
Agar kau tak bisa melawan...
...ketika mereka menguliti kulit kepalamu.
Petaku.
Beberapa orang berkata itu bisa membuatnya terlihat...
...seolah seluruh anggota tubuhmu lenyap.
Itu membuatmu mati rasa.
Jika Indian temukan kau seperti itu,
Mereka menguliti kepalamu terlebih dulu,
Lalu memotong kemaluanmu...
...dan menggantungnya di leher sebagai tropi.
Terima kasih.
Terima kasih kembali.
Siapa yang mengirimmu?/ Kakekmu.
Kita mungkin sebaiknya segera berjalan pulang.
Pulang?
Ya. Pulang.
Kembali ke Benteng Kingston.
Kembali ke kakekmu.
Aku tak melihat orang kulit putih lain di hutan ini sejak datang.
Levi, apapun yang terjadi kepadamu di hutan ini,
Kita tak bisa tetap di sini. Kita harus pulang.
Apa kau ingat...
Rumah. Ingat?
Orang Indian menjaga di dataran tinggi sungai.
Pepohonan di Selatan.
Aku tahu ada jalur lainnya.
Aku pernah melewatinya.
Timur?/ Benar.
Melewati tanah datar.
Di tempat terbuka?
Kau bermimpi, Tuan.
Levi, makin lama kita di sini, makin kita tersesat.
Kau harus percaya aku. karena hutan ini...
Meluas.
Aku tahu.
Aku habiskan seminggu berjalan berputar-putar.
Untuk seseorang yang pernah ke sini sebelumnya,
Kau jelas tak mengerti...
...peraturan yang suku asli miliki untuk tempat ini.
Aku tahu peraturannya.
Setelah kau masuk, tak ada jalan keluar.
Bukan.
Ini adalah tempatmu jatuh sakit. Dan ini posisi kita sekarang.
Itu tak mungkin.
Itu setidaknya satu hari perjalanan.
Seperti yang kukatakan. Hutan ini melebar.
Mereka menarikmu masuk lebih dalam.
Itu sebabnya kau tetap di sini selama ini?
Kakekku tak seharusnya mengirimmu.
Tidurlah.
Kita sebaiknya bergerak saat matahari terbit.
Pohon-pohon berbisik kepada Suku Ree.
Mereka akan datang tak lama lagi.
Levi, kita menuju arah yang salah.
Ingat yang aku katakan soal dataran tinggi?
Bagaimana kau menuju timur dan berjalan menuju barat?
Kompasmu tak berguna di sini.
Kompasku adalah sinar matahari.
Hutan mungkin bisa menipu,
Tapi dari yang aku tahu, itu tak bisa mengubah arah sinar matahari.
Aku rasa kau tak mengerti.
Tidak, kau yang tak mengerti.
Kakekmu menyewaku untuk menemukanmu...
....dan membawamu pulang, Dan itu yang aku ingin lakukan.
Petaku berkata ke timur. Bukan barat.
Siapa kau?
Aku orang yang dikirim ke sini untuk menyelamatkanmu.
Mereka membantai mereka.
Bahkan orang-orang yang menyerah.
Mereka mengangkat kepalanya, tapi mereka memotong jarinya.
Mereka meminta ampun, tapi mereka memotong lidahnya.
Mereka tersenyum saat melakukan itu.
Ada begitu banyak darah,
Hingga tergenang di tanah seperti air hujan.
Aku hanya melihat saat mereka membunuh ayahku.
Dan kau berhasil kabur?/ Aku berlari ke hutan.
Orang terakhir yang dibunuh melihatku berlari.
Aku sembunyi di semak-semak...
...dan melihat saat isi perut mereka terurai.
Aku melihat mata ayahku. Aku bersumpah...
Dia lebih memilih tercabik-cabik ketimbang sembunyi di hutan ini.
Tempat ini kejam.
Hutan ini tak peduli dengan kulit buruan,
Bulu hewan atau jantungmu.
Itu menginginkan jiwamu.
Bagaimana kau tahu?
Karena itu berusaha mendapatkan jiwaku.
Jangan bergerak.
Kubilang jangan bergerak.
Aku bisa lihat dari tepian. Aku bisa melakukan ini.
Suku Ree. Mungkin ada belasan orang.
Beritahu aku lagi tentang jalur barat ini.
Itu hening.
Aku tak pernah melihat lebih dari dua atau tiga pemantau.
Tapi aku melirik lewat langkan.
Dan jalur barat ini,
Entah bagaimana itu berputar dan kembali menuju timur?
Jika kau percaya matahari, ya.
Tunjukkan padaku.
Pelan-pelan.
Ada apa?
Apa maksudnya itu?
Kau diburu.
Bagaimana kau tahu itu untukku?
Itu untuk siapa lagi?
Kau bilang ada pemantau dari suku Indian.
Beberapa di sana-sini.
Tapi tak satupun dari mereka yang melihatmu?
Setahuku tidak.
Itu bukan berarti benar.
Dan kau pernah melewati jalur barat ini sebelumnya?
Ya.
Ada apa?
Jangan pernah melewati jalur yang sama dua kali.
Kau tidak tanyakan itu.
Kau bertanya jika jalur barat menuju ke timur.
Benar, tapi aku kira kau tahu peraturan dasar dari menjerat.
Sekarang kau membuat kita mengelilingi hutan ini.
Kita tak bisa berputar arah.
Jadi apa yang kita lakukan sekarang?
Kita dirikan kamp untuk malam ini.
Sebentar lagi hari akan gelap,
Dan aku tak mau menemui anak panah Ree di kegelapan lagi.
Carilah kayu.
Pergilah.
Aku lapar./ Ya.
Aku tak pernah makan hewan di hutan sedalam ini.
Kenapa tidak?
Itu dilarang.
Bagaimana kau tahu arti tanda pohon itu?
Saat aku lebih kecil darimu,
Ayahku sering mengajakku ke hilir. Perjalanan jauh.
Dan aku pelajari bahasa mereka untuk mengisi waktu.
Kau dulu penjerat?
Bersama dengan kakekmu, jika kau bisa bayangkan itu.
Itu sebabnya dia mengirimmu untuk mencariku.
Kau mengenal anakku Josiah.
Kau ingat anakku Josiah?
Tentu saja.
Aku turut bersedih mendengar kepergiannya.
Ya. Dia sangat dekat denganmu.
Dia ingin menjadi sepertimu dan anak-anak lebih besar lain.
Hampir setiap waktu.
Sebelumnya kau bilang,
Hutan ini berusaha untuk mendapatkan jiwamu.
Levi, kenapa kau tak pernah berusaha tinggalkan hutan ini?
Aku mencobanya berkali-kali.
Kebingungan? Merasa tersesat?
Ya, hutan ini cenderung menahanmu di sini.
Membuatmu merasa begitu.
Mereka ingin mengambil jiwamu.
Selamanya.
Bagaimana kau tahu?
Aku bersama 12 orang pasukan menuju Missouri.
Dengan barang bawaan besar setelah musim dingin terberat.
Suku Ree mengetahui keberadaan kami...
...di sekitar tepian sungai dan jalur utara.
Dan pada waktu kami melihat mereka datang,
Separuh pasukan mendapati panah tertancap di bokongnya,
Di mata dan leher mereka.
Aku ingat melihat ke pepohonan,
Dan bertanya-tanya bagaimana bidikan Suku Ree begitu sempurna.
Beberapa dari kami yang berhasil hindari panah mereka,
Dikejar memasuki hutan.
Hutan ini.
Kami tak berpikir banyak pada waktu itu,
Tapi satu per satu, hutan ini membuat kami gila.
Membuat kami saling berlawanan.
Saat semuanya berakhir,
Aku orang terakhir yang tersisa.
Sat tengah malam,
Suku Ree keluar dari balik pepohonan dengan kuda.
Aku menggali lubang 30 cm, lalu berbaring didalamnya.
Menutupi diriku dengan tanah dan entah berapa lama didalam sana...
...yang jelas hingga matahari terbit keesokannya.
Aku mampu mengikuti jejak mereka keluar dari hutan.
Dan itu sebabnya aku tahu hutan ini tak menginginkan kulit buruan.
Mereka ingin jiwa manusia.
Apa kau berhasil pulang?
Tidak.
Apa yang kau lakukan?
Aku sembunyi.
Aku mengawasi Suku Ree secara dekat.
Setiap aku bisa, aku memasang jerat...
...di sekitaran hutan ini.
Aku butuh tiga hari...
...untuk menghabisi sekelompok kecil Suku Ree.
Para bajingan malang itu begitu ingin kabur...
Beberapa dari mereka berusaha memotong pergelangan kakinya...
...dengan batu tajam.
Saat itulah aku tahu itu waktunya.
Waktunya untuk mereka mati?
Aku berusaha menunggu mereka mati.
Itu butuh waktu lama.
Jadi aku keluarkan tomahawk-ku, dan mulai memukuli mereka,
Seperti yang mereka lakukan kepada pasukanku.
Organ demi organ.
Aku kumpulkan potongan tubuhnya lalu menguburnya di hutan ini.
Tempat ini menjadi tanah pemakamanku pribadi,
Untuk potongan tubuh Indian yang aku bunuh.
Dan saat aku akhirnya berhasil pulang,
Kedua anakku direnggut oleh wabah penyakit.
Istriku hampir kalah oleh demam.
Dan aku bersumpah takkan pernah tinggalkan rumah lagi.
Aku pergi menemui peramal.
Dia bilang padaku,
Jika hutan mengirim Pengawas pulang bersamaku.
Dan suatu hari dia akan membawaku kembali ke sini...
...untuk menghadapi kematianku.
Disinilah kita.
Buckskin Woods.
Lalu kenapa kau setuju untuk kembali?
Karena kakekmu memintaku.
Apa itu?/ Tenang.
Kau bisa melihatnya?
Alpha.
Omega.
Apa itu?
Itu Alpha yang memberikan tantangan.
Bagaimana kita tahu? Bagaimana bisa kita tetap di sini?
Kau mau aku bagaimana? Mengejar serigala gelap-gelapan?
Senapan itu.
Tak ada yang menyentuh senapan ini kecuali aku.
Apa yang kau lakukan?
Hentikan! Apa kau gila? Apa yang kau lakukan?
Aku menjadi serigala. Cobalah.
Serigala tak takut dengan serigala lain.
Ayo. Biarkan mereka tahu kau di sini.
Ya.
Lebih keras!
Lihat? Bagaimana perasaanmu? Lebih baik?
Seperti serigala.
Ya. Anakku suka serigala.
Selalu ingin menjadi serigala.
Ayolah. Itu terdengar seperti ayam.
Aku mau mendengar serigala!
Ini ke arah mana?
Barat. Timur.
Kurasa barat.
Di mana arah matahari terbenam?
Barat.
Lalu kenapa kita menuju utara?
Utara?
Lihat.
Itu pohon yang sama yang kita lewati kemarin.
Tidak mungkin./ Kita berputar-putar!
Apa kau baik-baik saja?
Kita menyia-nyiakan dua hari perjalanan.
Mengikuti jalur baratmu ini.
Tidak. Bukan itu.
Matamu. itu berair.
Itu aneh.
Lepaskan pakaianmu. Buka semuanya, sekarang!
Ada apa?
Ingat buah berry yang kukatakan kepadamu?
Seperti yang kukatakan, kau keracunan.
Apa? Bagaimana?
Entahlah. Kau pasti bersentuhan dengan rantingnya.
Apa yang terjadi?
Aku harus mengambil air! Tunggu sini!
Suku Ree.
Berapa banyak?/ Kurang dari enam orang.
Kita tak bisa tetap di sini.
Jangan disentuh. Itu masih pemulihan.
Mereka sudah pergi.
Senapanku.
Di mana itu?
Aku tinggalkan itu di dekat jalur.
Kau meninggalkannya? Kenapa?
Kau demam. Aku tak punya waktu kembali untuk itu.
Kau mau ke mana?
Pergi mengambil senjataku.
Semak-semak dipenuhi mata-mata. Kau takkan berhasil.
Menurutmu seberapa jauh kita bisa pergi tanpa senjata?
Lukamu belum pulih sepenuhnya.
Kau membahayakan nyawamu.
Nyawa kita.
Jika kau tak mau pergi, maka tunggu di sini.
Di mana itu?
Itu tadi di sini saat kita pergi.
Tanpa senapan, kita tak bisa melawan orang lain...
...tanpa harus mendekat.
Mungkin Suku Ree mengambilnya. Mereka melacak kita.
Ada apa?
Jika aku memang terjebak,
Kenapa pakaianku tidak robek?
Aku bertanya padamu!
Bagaimana bisa aku terjebak?
Aku tidak tahu.
Kau tidak tahu?
Sama seperti kau yang tak tahu di mana senapanku?
Sama seperti jalur barat ini,
Yang secara ajaib menuju ke timur?
Aku selamatkan nyawamu dua kali.
Lihatlah kau.
Aku dikirim ke sini untuk selamatkan anak yang hilang.
Dan yang dia katakan adalah...
...jika dia selamatkan nyawaku dua kali.
Kau mau ke mana?/ Pulang.
Pulang?/ Ya. Kembali ke Benteng Kingston.
Kita masih bisa pulang bersama-sama.
Kau tak mau pulang!
Tempatmu di hutan ini sekarang!
Dan sejak kita mulai,
Kau hanya menuntunku untuk berputar-putar!
Dan aku tak ke sini menentang keinginan istriku...
...untuk tersesat dan mati di tangan para Indian,
Secara sia-sia!
Kelihatannya itu yang terjadi.
Kita tersesat!/ Kau yang tersesat.
Kita berhasil.
Ini dia.
Ada apa?
Ada apa?
Aku yang membuatmu terjebak di hutan.
Selagi kau tidur,
Aku juga mengubur senapanmu.
Kenapa kau melakukan itu?
Karena mereka memaksaku.
Siapa? Suku Ree?
Siapa yang bicara kepadamu, Levi?
Aku tak bisa pergi.
Levi, ayahmu mati karena berusaha kabur dari hutan ini.
Aku tak bisa pergi!
Levi, jika kau kembali ke hutan itu,
Kau takkan pernah keluar secara sama lagi.
Ujar orang yang berhasil keluar dengan selamat.
Ya.
Tapi itu mengubahku.
Mengubahku dari diriku sebelumnya,
Dan kau tak menginginkan itu.
Pikirkan Josiah.
Aku kehilangan dia karena berada di hutan ini,
Dan bukannya di rumah di sampingnya.
Aku tak sempat memegang tangannya ketika dia meninggal.
kau tidak mengingat dia, 'kan?
Berarti itu kau yang tersesat.
Jika kau tetap tinggal, dia pasti masih hidup sekarang.
Kau menukar nyawamu dengan nyawanya. Apa kau tak mengerti?
Aku mengerti. Percayalah, aku mengerti!
Jika kau sayang anakmu,
Kau harusnya teta di hutan.
Levi,
Keluarlah dari jalur itu.
Kau membunuh Josiah!
Levi, kumohon.
Keluarlah dari hutan itu.
Tetap bersamaku.
Kau tak berpikir jernih.
Levi, keluarkan ke tempat dimana aku bisa melihatmu...
...lalu kita bisa pulang bersama.
Levi!
Tetap bersamaku.
Tidak akan.
Kau sudah membuat keputusanmu.
Aku akan beritahu Kapten Coleman...
...cucunya sudah meninggal ketika aku datang.
Itu kebohongan.
Maka biarlah.
Kau tidak selamat dari perjalanan ini!
Itu yang peramal katakan kepadamu sebelum kau pergi, bukan?
Selamat tinggal, Levi.
Pengecut!
Terakhir kau tinggalkan hutan ini, putra dan putrimu mati.
Siapa satu-satunya orang yang tersisa untuk direnggut?
Istrimu?
Cora?
Itu bukan kau, Levi. Aku tahu itu.
Ada kesepakatan yang berlaku.
Nyawamu untuk nyawaku.
Dan kau percaya mereka?
Suku Ree?
Pengawas?
Itu masuk akal jika kau yang mereka inginkan.
Kau yang selalu mereka inginkan.
Bisa dibilang, kau yang menciptakan tempat ini.
Aku tak datang ke sini untuk melawanmu, Levi.
Aku ke sini untuk membantumu.
Aku tak butuh bantuanmu.
Bagaimanapun caranya, kau akan kembali ke sini bersamaku.
Mereka takkan biarkan kau kabur lagi.
Jika kau menginginkanku,
Maka kemarilah dan paksa aku.
Itu baru benar.
Ini tak harus berakhir seperti ini.
Berakhir?
Ada apa, Henry?
Pak, mereka temukan jasad Porter di jalur.
Maafkan aku.
Levi?
Dia bilang Suku Ree membunuhnya.
Kau mau aku bagaimana, Kapten?
Tidak ada, Henry.
Aku sudah diberitahu soal hari ini.
Situs Agen Slot Terbesar www.raja138.club
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.