Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
recehoki.net SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA
DEPOSIT CUMA 5.000 RAIH BONUS SPEKTAKULER
Daftar sekarang di recehoki.net Main Bersama RECEH88 Menangkan Ratusan Juta Rupiah!
Di depan sana.
Berhenti.
Lapor, Jendral.
Ada yang aneh di depan.
Sepertinya keberuntungan sudah datang.
Hahaha.
Jendral.
Semuanya emas.
Bawa semuanya.
Mohon pertimbangkan lagi, Jendral.
Kabarnya mutiara naga ini
dibuat untuk menakuti iblis.
Takutnya akan terjadi sesuatu jika dihancurkan.
Itu semua hanya karangan
untuk menakuti para pengecut.
Di mana ada uang, di situ ada pasukan.
Jika ada pasukan,
Kenapa harus takut pada iblis?
Bawa semuanya.
Baik.
Hahaha.
Hahaha.
Barang ini milikku.
Barang ini milikku.
Milikku!
Subtitle by RhainDesign Palu, 13 Juni 2021
Dewa Naga Gurun
Terjadi sesuatu pada Long Yin.
Ada yang tidak beres.
Ini buruk.
Sangat menyebalkan.
Melanggar ajaran yang benar.
Murid Paviliun Kunwu dengarkan perintah.
Hari ini suku iblis buat masalah.
Semua murid Yang Mulia San Lue,
Paviliun Kunwu,
silakan ikut aku untuk
memberantas iblis.
Baik.
Keluarkan pedang.
Keluarkan perisai.
Zhen Ren, Guru, kau tidak apa?
Mutiara Wanpo Xuanyin.
Ini buruk.
Para iblis memanfaatkan kekuatan kita
untuk menghancurkan pelindung mutiara naga.
Sepertinya tujuan iblis
tidak hanya demi
menghancurkan naga.
Biarkan aku masuk
dan menghancurkan Siluman Pohon.
Tak boleh.
Para iblis sedang mencoba membuat kita terjebak di sini.
Sekarang
pelindung mutiara naga sudah pecah.
Jika semakin parah,
maka
tak bisa diselamatkan lagi.
Peta Dewa Naga menunjukkan Sungai Luo He.
Ini terdapat di buku Bi Yunli.
Ditulis berdasarkan takdir.
Menurut ramalan akan segera terjadi.
Yuchi Xuntu.
Qing Ling Er.
Sekarang aku akan mengeluarkan perisai Fei Liu
untuk membawa kalian kembali.
Kalian harus memusnahkannya
sebelum Siluman Pohon mendapatkan Mutiara Xuanyin.
Untuk melindungi jalur naga.
Nasib Paviliun Kunwu
kuserahkan pada kalian.
Zhen Ren.
Murid akan patuh.
Kota Panshi
Lima kodrat kehidupan, cinta, benci, serakah, candu, dan kebodohan.
Jangan ganggu iblis. Emas membalut tubuh.
Mau ke kamar kecil?
Kau menginjak kakiku.
Menurut buku kuno,
pemusnahan iblis harus dilakukan dengan tulus.
Dewa perlu melihat
kelakuan kalian yang sebenarnya.
Apa tulus?
Apa tulus?
Tulus.
Cepat beri uangnya.
Benar.
- Dasar pembohong. - Sini, sini.
Adik.
Sini.
Para iblis sedang beraksi.
Rakyat sedang dalam bahaya.
Tapi, lihatlah para penipu ini.
Mereka mendapatkan uang secara licik, Kak.
Ini masalah orang Jiang Hu.
Tak perlu ikut campur.
Tapi...
Sudahlah.
Hahaha.
Satu-satu.
Ini punyaku, ambil.
Punyaku.
Aku menginjak kakimu?
Cepat akhiri, aku sudah tak tahan.
Di mana pun kau berada,
musnahlah para iblis!
Sudah selesai.
Kami sudah selesai.
Sudah selesai.
Guru.
Apakah iblisnya benar-benar sudah musnah?
Tentu saja.
Apa kalian tidak lihat?
Suaranya sudah
begitu ramai.
Aku tanya, sudah cukup ramai atau tidak?
Bukan itu, Guru.
Lihatlah, kabut iblisnya masih begitu tebal.
Tentu saja aku tahu tentang kabut iblis ini.
Apa menghilangkan kabut bisa dalam sekejap?
Apa kau meragukan kemampuanku?
Tidak, tidak. Aku...
Datang mengunjungi Jiang Hu.
Siapa yang tak tahu Qimen Dunjia?
Sekarang akan kami perlihatkan kemampuan kami.
Prajurit baik di sembilan surga.
Kesembilannya tersembunyi bak istana.
Kemampuan rahasia milik Guru.
- Seperti enam arah mata angin. - Bagaimana mungkin?
Anginnya kencang sekali.
Iblis!
Cepat lari.
Cepat lari, ada iblis.
Cepat lari.
Cepat lari, ada iblis.
Apa yang kalian takutkan?
Bukankah kalian yang mengundang iblis?
- Tahu rasa! - Cepat lari.
Tahu rasa, mereka.
Yuan Ji, Yuan Ji.
Selamatkan aku.
Kak.
Kak Ji.
Yuan Ji.
Kak Ji.
Kau tak apa-apa?
Tak apa-apa.
Kau ahlinya, ya?
Terhormat sekali bertemu denganmu.
Kau tahu betapa bahayanya barusan?
Terima kasih atas tamparan Nona.
Terima kasih pada kedua Guru, terima kasih.
Pak Tua.
Kkau tahu soal Siluman Pohon di dekat sini?
Siluman Pohon?
Apa ini belum cukup?
Masih mencari Siluman Pohon?
Benar.
Cara kalian bertanya salah.
Biar aku saja.
Jangan.
Ini tak boleh.
Pak Tua,
apa ada seorang ahli di sini?
Ini...
Sepuluh mil dari Selatan Kota Panshi,
terdapat kediaman Bai Yun.
Guru Bai Yun yang tinggal di sana
orang yang bijaksana.
Pertanyaan soal Siluman Pohon,
ataupun rakyat di sini,
Kenapa tak langsung tanya saja
pada Guru Bai Yun
yang bijaksana?
Masuk akal.
Kembalikan padaku.
Dari mana kau dapat buku ini?
Kau tidak perlu tahu.
Kembalikan padaku!
Buku ini sangat berbahaya untukmu.
Aku akan menjaganya untukmu.
Sebagai gantinya, kuberitahu ya.
Jika kau menipu orang lagi,
maka setiap kali bertemu,
aku akan memukulmu.
Penipu, penipu.
Penipu busuk.
Kak Ji.
Mana bisa begini?
Selama ini kita yang merebut milik orang lain.
Tidak ada yang merebut milikku!
Kak Ji, Kak Ji.
Tenang dulu, tenang dulu.
Marah hanya membuat orang kehilangan akal.
Keamanan yang paling penting.
Keamanan yang paling penting.
Menurutku, kita tak boleh main-main
dengan dua orang itu.
Sudahlah.
Tidak bisa!
Aku harus merebut milikku
dengan tanganku sendiri.
Sekalian rebut milik mereka juga.
Wahai dua anak muda,
untuk apa datang ke kediaman Bai Yun?
Kami diperintahkan Guru kami
untuk datang mencari iblis.
Iblis mana yang sedang
kalian cari?
Siluman Pohon.
Tingginya lebih dari sepuluh kaki.
Kami tidak tahu wajahnya.
Akar di tubuhnya bisa melukai orang.
Akar tersembunyi tak terhitung jumlahnya,
membuat kami tidak mampu melawannya.
Yang kau maksud iblis ketiga belas yang kabur
saat gerbang Jiu Xuan Tong
di Gunung Kun Lun terbuka.
Iblis ketiga belas?
Ini kediaman Bai Yun.
Kenapa tak ada pintu masuk?
Kak Ji.
Lebih baik kembali saja.
Baik depan maupun belakang.
Kita sudah berputar tiga kali.
Lihat wajahku yang penuh gigitan.
Menurutku,
memang ada yang aneh.
Jika ada pelopor, maka ada penerusnya.
Mereka berdua saja bisa masuk,
Kenapa aku tidak bisa?
Apa kalian pernah dengar
dunia ini pada dasarnya tidak ada pintu.
Saat populasi semakin banyak,
barulah pintu diciptakan.
Aku jarang membaca buku.
Terserah apa katamu.
Aku sekarang paham
maksud dari Kak Ji.
Iblis ketiga belas
sangatlah kuat.
Dia sangat suka ketenangan.
Bahkan jika berlatih seumur hidup,
takutnya akan sangat sulit melawannya.
Bahkan jika itu utusan langit,
juga harus mengorbankan diri sendiri
baru bisa mengalahkannya.
Jika begitu,
kunci untuk mengalahkan Siluman Pohon...
menemukan orang yang diutus oleh langit.
Benar.
Tapi, utusan langit tersebut
belum ada di dunia ini selama lebih dari 100 tahun.
Kalian harus mencarinya
ke mana?
Menerobos dengan berani.
Beraninya kau menghancurkan tembokku.
Siapa kalian?
Mereka lagi.
Kalian masuk tanpa izin
dan merusak tembok halamanku!
Guru.
Kami bertiga hidup susah sejak kecil.
Harus mencari makan dengan menyelinap.
Kami sudah keterlaluan
dan mengganggu keamanan.
Aku dengar guru bersedia menerima orang miskin,
sayangnya kami tidak menemukan pintu.
Ini pilihan terakhir kami karena mendesak.
Mohon Guru memaafkan kami
dan menerima kami bertiga.
Guru, bagaimana?
Sungguh menyedihkan.
Guru.
Jangan tertipu oleh mereka.
Mereka berkeliaran di sana sini
dan egois.
Mereka hanya mengandalkan muslihat.
Jika Guru tidak menerima,
kami terpaksa harus merusak tembok lain.
Jangan rusak.
Baiklah!
Aku paling benci keributan.
Kalian tidur di kamar kayu.
Saat malam
tak boleh berisik.
Terima kasih, Guru.
Jangan berisik.
Ayo jalan.
Kak Ji.
Apa akan ada serangga
atau semacamnya di sini?
Kau berpikir terlalu berlebihan.
Tunggu mereka tertidur malam ini,
kita akan merampok senjata dan pergi.
Kak Ji.
Kediaman Bai Yun tampak sederhana dari luar.
Tapi kenapa dalamnya seperti labirin?
Sangat menyeramkan.
Siapa yang berisik?
Mari beraksi.
Kai Shan, Le Sheng.
Pergi cari lampu.
Aku akan ke tempat Nona
untuk merebut kembali bukuku.
Apa yang kau katakan?
Kenapa bukan kita berdua yang mengambil buku?
Kalian berdua tak bisa membaca.
Lagipula,
wanita juga iblis yang hebat.
Kalian tak bisa mengatasinya.
Cepat pergi dan kembali.
Jangan lama-lama.
Kai Shan.
Bagaimana teknikku?
Kai Shan.
Kai Shan.
Le Sheng.
Le Sheng.
Bocah itu kabur lagi.
Guru.
Sudah semalam ini,
kau masih mau keluar?
Tak bisa tidur.
Guru sedang...
Kediaman Bai Yun
jauh dari keramaian kota.
Akan dingin saat malam hari.
Aku secara khusus
membawakan lampu hangat untukmu.
Yuchi Xuntu sangat menghormati
niat baik Guru.
Tapi, Guru
apakah di kediaman Bai Yun ada iblis?
- Kenapa... - Omong kosong!
Kediaman Bai Yun sangat bersih.
Bagaimana bisa ada iblis?
Seharusnya yang bercahaya itulah yang dimaksud.
Sudahlah.
Apa pun itu, aku ambil itu saja.
Sebaiknya kau segera istirahat.
Kediaman Bai Yun sangat benci kebisingan.
Mayat!
Mayat!
Mayat!
Kak Ji, cepat kabur!
Ada mayat!
Sudah dapat, cepat lari.
Apa?
Siapa yang berbicara?
Aku paling benci keributan.
Kediaman Bai Yun tempat yang tenang dan bersih.
Penipu.
Lepaskan.
Tak tahu malu.
Apa yang kau pegang?
Tidak ada.
Lampu Boshan Faming?
Kau.
Berikan padaku.
Sudah mencuri
masih berani mengelak.
Lampu minyak?
Benar.
Kalau tidak, kau kira ini apa?
Kau membawa lampu minyak ke kamarku,
untuk apa?
Bukankah aku khawatir
Nona sudah lelah seharian ini.
Di malam hari
takut kau menendang barang.
Maka dengan niat baik membawakan lampu minyak.
Tidak disangka Nona malah salah paham.
Pemikiran buruk ini.
Jika Nona tak mau, lupakan saja.
- Kembalikan padaku. - Siapa yang tidak mau?
Pergi.
Oh.
Tunggu.
Terima kasih.
- Sama-sama. - Tapi, aku masih membencimu.
Pyuh, pyuh.
Pyuh.
Sungguh sial.
Tidak bersalah malah dimasukkan kembali.
Semuanya.
Brokat di pakaian wanita ini
senjata pengusir iblis dari Pavilin Kunwu.
Saat ini iblis belum ditemukan
dan aku kehilangan senjata.
Pemusnahan iblis kali ini,
bisa dibilang akan lebih sulit.
Apakah senjata Nona
hilang di kediaman Bai Yun?
Aku sulit untuk memaafkannya.
Menurutku,
ini perbuatannya.
Aku?
Kau punya bukti apa?
Benar.
Kami hanya ingin mencuri dan belum sempat melakukannya.
Dasar licik.
Lihat bagaimana aku akan mengurusmu.
Nona.
Apa maksudmu ini?
Meskipun mereka pencurinya,
membunuh orang juga keterlaluan.
Benar.
Aku membenci mereka.
Tapi, aku lebih tidak bisa mentolerirmu
yang langsung membunuh tanpa mendengar penjelasan.
Aku telah hidup begitu lama.
Semua jenis orang sudah kutemui.
Apa Nona sudah tertipu?
Atau kau bekerja sama dengan mereka
untuk membohongiku?
Kau...
Tenang dulu, Guru.
Brokat itu senjata milik Paviliun Kunwu.
Jika adikku tidak meminta pertanggungjawaban,
apa Guru boleh melepaskan tiga orang ini?
Masalah Paviliun Kunwu,
aku tentu saja tak akan ikut campur.
Hal buruk menimpa kediaman Bai Yun berturut-turut.
Aku akan menutup pintuku.
Kalian
silakan pergi.
Aku pamit.
Terima kasih.
Adik.
Waktunya sangat sedikit.
Menurutku,
bagaimana jika kita berpencar?
Entah itu menemukan Siluman Pohon,
atau menemukan utusan langit,
semuanya sangat membantu situasi.
Kalau begitu jaga dirimu, Kak.
Jaga dirimu.
Adik.
Kau kehilangan senjata pelindungmu.
Aku tak bisa menempatkanmu dalam bahaya lagi.
Menyebalkan.
Menyebalkan.
Menyebalkan!
Kenapa Kak Ji sangat marah?
Memangnya ada alasan lain?
Dia merasa malu di depan Nona Qing Ling Er.
Karena itu?
Bukankah sudah termasuk tamat?
Aku sudah memikirkannya.
Aku akan menemukan
orang yang mencuri senjata Nona Ling Er
dan menyalahkan kita itu.
Merendahkan kita di depan kita sendiri.
Masih punya sopan santun tidak?
Apa sudah tidak punya etika?
Kita pencuri, bukan prajurit.
Benar.
Siapa yang tidak mencuri?
Jangan merasa bingung lagi.
Tidak bisa!
Dan juga Guru Bai Yun itu.
Bisa dibilang dia sudah menyinggungku juga.
Mempermalukanku di depan Qing...
Mempermalukanku di depan semua orang.
Aku harus memberinya pelajaran.
Kita lakukan malam ini.
Aku tak bisa menunggu lagi.
Biarkan kau pingsan di dalam sumur dan tak bisa bangun.
Guru.
Ada iblis di sumur itu.
Darah utusan langit.
Hahaha.
Ini memang kehendak langit.
Tak kusangka ternyata
kau utusan langit.
Guru, sepertinya kau salah.
Bagaimana mungkin aku...
Kau bilang aku apa?
Utusan langit musuh dari iblis.
Apa?
Juga kunci untuk membuka gerbang Jiu Xuan Tong.
Hari kebahagiaan suku iblis
akan segera tiba.
Hahaha.
Suku iblis.
- Kau... - Hahaha.
Aku...
Ternyata tebakanku benar.
Datang lagi satu orang yang
sok tahu.
Berjuanglah.
Berjuanglah.
Bisa bertahan tidak?
Tidak bisa.
Begitu yakin?
Tak ada harapan?
Lalu, bagaimana?
Tidak tahu.
Saudaraku.
Kau utusan langit.
Asalkan bisa membuka jalur naga,
kau bisa menghancurkan iblis dan menyelamatkan dunia.
Bagus sekali.
Cepat bantu aku buka jalur naga.
Itu urusanmu sendiri.
Tak ada yang bisa membantumu.
Aku sebodoh ini.
Sekarang kau hanya dibutakan oleh keinginanmu.
Hanya dengan berpegang teguh pada hatimu,
pasti akan bisa berhasil.
Apa ada cara yang lebih cepat?
Tidak ada.
Sekarang aku
akan mengeluarkanmu dengan senjataku.
Ingat.
Asalkan kau tidak mati,
maka masih ada harapan.
Sedang memikirkan Nona Ling Er?
Jika aku bilang,
aku sedang memikirkan kakaknya,
apa kau akan merasa aneh?
Itu sangat normal.
Aku juga sering bermimpi tentangmu.
Bercanda.
Dia bilang aku utusan langit.
Itu...
Apa maksudnya?
Orang-orang yang
sering berurusan dengan iblis
paling bisa meracuni pikiran orang lain.
Membohongi kita.
Membuat kita berusaha keras untuk mereka.
Kita tiga bersaudara merantau ke Jiang Hu.
Sangat bebas.
Sangat bahagia.
Bahagia memang bahagia.
Tapi, entah kenapa aku selalu merasa ada yang kurang.
Seperti tak melakukan apa-apa.
Kita punya kenangan bahagia.
Apa masih belum cukup?
Dengar kata temanmu.
Ada beberapa hal
yang bukan tanggung jawab kita.
Jangan membuat tugas orang lain
menjadi tanggung jawab kita.
Sudahlah.
Tidak mengomel padamu lagi.
Kembalilah.
Besok kita akan pergi.
Pergilah.
Miring, Kak.
Tidak mungkin.
Miring. Putar balik.
Ini.
Miring, miring.
Miring.
Tidak boleh?
Naikkan sedikit.
- Begini? - Bagus.
Di sini 50 perak.
Mencari orang yang berbakat.
Cepat kemari dan lihat.
Sini, sini, ke depan.
Silakan lihat-lihat.
Berhenti, berhenti.
Yang datang dari Selatan dan Utara.
Baik dari Harbin maupun Hongkong.
Semua penonton silakan maju.
Datang dan lihatlah.
Orang berbakat mana yang bisa melakukannya?
Langsung dibayar 50 perak.
50 perak itu banyak.
50 perak itu lumayan banyak.
Bisa beli rumah dan kereta.
Juga bisa mempersunting istri yang baik.
Benar, istri yang baik.
Kak Ji.
Apa kau dengar?
- Jangan pergi. - 50 perak,
harus mencuri berapa banyak?
Jangan gegabah.
Lagipula kita sekarang punya senjata.
Menangkap iblis dan mendapatkan uang.
Tidak rugi jika kita pergi.
Ayo, pergi.
Jangan pergi.
Kalian berlima.
Iya, kalian berlima.
Kalian bisa menangkap iblis?
50 perak, setuju tidak?
Setuju.
Bayar lunas atau cicil?
Lunas.
Sudah sepakat, ya.
50 perak.
Itu 20, ini baru 50.
Yakin?
Setuju.
Sepakat.
Karena sepakat, ikut kami pergi.
- Orang berbakat. - Pergi, pergi.
Silakan pergi.
- Lupakan saja. - Ayo pergi dan lihat.
Kediaman Xian Wei
Mari.
Sini.
Silakan.
Yang Mulia.
Kami membawa
orang yang bisa menghancurkan iblis. Sini.
Kami membawanya.
Kami sudah menantikanmu.
Sekali lihat langsung tahu punya kekuatan.
Akhirnya datang.
Iblisnya
ada di ruang belakang.
Tidak boleh bersikap lembut.
Musnahkan semuanya.
Demi menyelamatkan rakyat.
Selama ada uangnya itu beres.
Silakan masuk.
Silakan.
Jalan.
Sini.
Silakan.
Sini.
Kak Ji, hati-hati.
Le Sheng.
Le Sheng.
Cepat pukul dia dengan tong.
Kak Ji, bagaimana?
Jangan panik. Senjata.
Kak Ji, cepatlah.
Bagaimana cara pakainya?
Kak Ji, selamatkan aku.
Menangkapmu.
Barang mahal memang beda.
Cara pakainya sangat praktis.
Kak Ji.
Cepat bunuh dia.
Tunggu sebentar.
Ada apa?
Lihatlah dengan teliti.
Di dalam matanya,
ada cerita.
Lalu, harus bagaimana?
Penipu! Akhirnya aku menemukanmu.
Bagaimana bisa kau membunuhnya?
Bagaimana bisa kau membunuhnya?
Aku tidak hanya membunuhnya,
tapi juga akan membunuhmu!
Kenapa lampu Boshan Faming ada padamu?
Apa kau melukai kakakku?
Jika kubilang, kau tidak akan percaya.
Kakakmu...
Aku sejak awal sudah tahu kau jahat.
Aku akan membunuhmu hari ini!
Dengar penjelasanku.
Dengar penjelasanku.
Iblis membunuh kita.
- Apa yang perlu dijelaskan? - Penganut Buddha memukul kita.
Sebenarnya kita itu orang baik atau orang jahat?
- Bagaimana aku tahu? - Jangan lari!
Dengarkan aku dulu.
Berhenti.
Le Sheng.
Jangan ke sini.
Mana iblisnya?
Apakah sudah hilang?
Bahkan abunya tidak terlihat.
Abunya juga sudah musnah.
Akhirnya bisa lega.
Yang Mulia.
Mana uangnya?
Uang apa?
50 perak.
Lancang sekali.
Tangkap!
Apakah plotnya berputar begitu cepat?
Jongkok!
Hei!
Kau tak menangkap yang memukul,
malah menangkap yang dipukuli.
Fanatik yang berani.
Beraninya berpura-pura
menjadi pembunuh siluman,
merencanakan melanggar peraturan.
Untungnya, pahlawan wanita ini membantu.
Jika tidak,
aku akan tertipu oleh kalian.
Gawat, gawat.
Sekarang, semuanya tersinggung.
- Diam! - Tidak bisa hidup kelak.
Salahmu memamerkan kemampuan.
Bagaimana?
Bagaimana?
Lari!
Kau!
- Mana orangnya? - Kak Ji.
Lari?
Kalau begitu aku akan membunuh
kedua saudaramu.
Masukkan ke penjara!
Menunggu keputusanku!
Baik!
Waktunya makan.
Letnan bilang,
seperti kalian ini
tak perlu diadili.
Tunggu pagi
langsung gantung sampai mati saja.
Kakak, Kakak.
Menurutku lebih baik diadili sekali lagi.
Apa gunanya memohon padanya?
Dia juga tidak serius,
membunuh hanya untuk menutup mulut.
Apa kau tak terima?
Percaya atau tidak, aku akan membunuhmu sekarang.
Kak Ji,
Kenapa kau baru datang?
Aku tidak bisa pergi ke toilet,
menginap satu malam,
datang terlambat.
Ayo.
Ada apa? Mulutmu kram?
Kebetulan sekali.
Terlalu kejam.
Dewi ini terlalu kejam.
Kau sebenarnya orang atau siluman?
Kenapa pengaruh buruknya selalu muncul?
Katakan,
di mana sebenarnya Kakakku?
Aku telah menjelaskan kepadamu,
Kakakmu memiliki kekuatan super yang hebat.
Bagaimana aku bisa melukainya?
Lalu kenapa senjatanya ada padamu?
Sudah kujelaskann padamu,
aku tak memikirkan ketika aku kembali ke Tempat Bai Yun,
kebetulan Kakakmu juga kembali.
Tak disangka kebetulan Penyihir Bai Yun itu siluman.
Kakakmu tidak punya waktu untuk minum seteguk air
langsung bertarung dengannya.
Masih meluangkan waktu memulai pekerjaan rumah dengan ramah.
Ketika membicarakan aku orang Tian Xuan,
dia bersemangat hingga memberikan cahaya untukku.
Menyuruhku untuk
menanggung misi menjaga perdamaian dunia.
Hasilnya, aku terus mundur
dan masih tidak bisa membujuknya.
Aku kabur.
Aku beberapa hari ini belum berpikir
tentang menyelamatkan nyawa orang.
Kau orang Tian Xuan?
Tak mungkin.
Lalu di mana Kakakku?
Kau mungkin tak percaya,
dia diculik oleh pohon.
Siluman Pohon?
Benar, benar.
Lihat aku tidak salah mengatakan, 'kan?
Kau lakukan seperti yang tertulis.
Sangat berbahaya.
Kau yang bilang,
kau harus bertanggung jawab jika terjadi sesuatu.
Semua catatan di atas adalah mantra tingkat tinggi.
Orang-orang Di You mengabdikan seluruh hidupnya untuk memperbaiki,
juga sulit untuk menguasainya.
Menurutku,
seperti kau ini,
selama kau bisa mengaktifkan
salah satu mantra Tian Xuan.
Mungkinkah
dia benar-benar...
Orang Tian Xuan.
Terlalu memakan tenaga,
rasanya diserap keluar.
Aku berhenti.
- Hei. - Ayo pergi, Kak Ji.
Kau tidak menyingkirkan siluman denganku?
Menyingkirkan siluman apa?
Menyingkirkan siluman untuk praktisi seperti kalian.
Aku hanya pemuda tampan biasa.
Tapi kau orang Tian Xuan.
Nona Ying Er,
kami hanyalah beberapa orang biasa.
Makan di mana-mana.
Tidak bisa menanggung misi besar sama sekali.
Kau juga berpikir begitu?
Ayo pergi.
Kak Ji.
Aku tidak sehebat yang kau kira.
Ini aku curi dari Letnan itu.
Untukmu, kenang-kenangan.
Karena begini,
aku punya satu keinginan terakhir.
Katakan.
Mendekatlah.
Tutup matamu.
Tutup.
Apa yang kau berikan padaku?
Makan apa? Makan apa?
- Bagaimana aku tahu? - Itu racun rahasia
Paviliun Kun Wu kami.
Kau!
Guruku memberitahuku,
untuk memperlakukan orang yang luar biasa
harus menggunakan cara yang luar biasa.
Sekarang
aku memberitahumu,
hanya ada dua cara untuk pergi.
Satu,
ikutlah denganku untuk menyelamatkan Kakakku,
kemudian menyingkirkan Siluman Pohon.
Kedua.
Kau...
Kau...
Baik,
aku ikut denganmu.
Kak Ji, Kak Ji.
Tidak ada cara lain, dikendalikan oleh orang lain.
Pernahkah kau melihat
seseorang melompat begitu gembira
saat mendekati kematian?
Bukankah ini baru melihatnya?
Kak Ji.
Ayo, ayo.
Tidak mungkin turun dari sini 'kan?
Yuanji.
Di sini.
Aku dulu.
Yuanji.
Jangan turun.
Yuanji.
Tak apa-apa, 'kan?
Siluman-siluman berbaur di dunia
untuk menghindari perburuan praktisi.
Mereka akan membangun tempat tinggal di bawah tanah.
Waktu berlalu lama,
ternyata menjadi tempat mereka mencari nafkah.
Disebut
Jalan Siluman.
Apakah seluruh jalan penuh dengan siluman?
Kenapa mereka selalu menatap kita?
Siluman-siluman ini
bisa mencium bau manusia.
Tapi aura siluman terlalu kuat,
mereka tidak berani mengkonfirmasi.
Begini,
aku akan menutupi kalian.
Apa yang kau lihat pria gendut?
Katakan siapa yang gendut?
Kau yang gendut.
Kau wajah berkulit dua.
Kau yang berkulit dua.
Kau wajah berkulit empat.
Gendut, gendut.
- Semuanya gendut. - Ayo.
Kau lebih gendut dari dua kulit.
Kak Ji, cepat lihat.
Hebat, bagus, bagus.
Bagus.
Bagus.
Bagus.
Subtitle by RhainDesign Palu, 13 Juni 2021
Hanya bermain trik saja.
Ayo.
Kalian pergi atau tidak?
Jika kalian tidak pergi,
aku pergi.
Tamu,
dingin seperti apa yang kau suka?
Panas seperti apa?
Bagaimana jika
ikut denganku ke kamar lantai dua,
bagaimana?
Ayo.
Ayo, ayo.
Kakak.
Yuanji.
Kau tidak boleh masuk.
Ayo.
Yuanji.
Keduanya jangan terburu-buru.
Satu per satu.
Yuanji, kau jangan begini.
Tamu,
kau ingin minum dan bersenang-senang?
Ayo.
Atau melantunkan puisi dan bersenang-senang?
Aku bisa melakukan apa saja.
Tidak disangka tamu begitu tidak sabar,
hampir merobek pakaianku.
Brengsek, brengsek.
Kubilang bukan aku yang mencurinya,
akhirnya menangkapnya hari ini, 'kan?
Siapa yang menyuruhmu mencuri pakaian?
Siapa yang menyuruhmu mencuri pakaian?
Aku menyuruhmu mencuri pakaian.
Apa yang kalian berdua lakukan di sana?
Lari!
Lari, lari!
Lari!
Siluman Bai Yun berkata,
menangkap orang Tian Xuan bisa mendapatkan gaji akhir tahun ke-13,
perjalanan ke luar negeri gratis.
Tangkap dia!
Tangkap dia!
Tangkap dia! Tangkap dia!
Jangan pergi! Jangan lari!
Minggir!
Tiarap!
recehoki.net SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA
DEPOSIT CUMA 5.000 RAIH BONUS SPEKTAKULER
Daftar sekarang di recehoki.net Main Bersama RECEH88 Menangkan Ratusan Juta Rupiah!
Bermain peluru!
Apa yang terjadi?
Kehabisan peluru.
Bagaimana?
Aku juga kehabisan peluru.
Aku juga kehabisan.
Bagaimana ini?
Lari!
Adik,
kekuatanku belum pulih,
kita jangan mengganggu siluman lain dulu.
Iya.
Tidak masalah jika meninggalkan
ketiga orang itu di sana, 'kan?
Ketiga sampah itu
bisa terjadi apa.
Baguslah.
Hati-hati.
Ayo.
Tangkap mereka! Jangan lari! Tangkap mereka!
Cepat lari!
Cepat lari!
Cepat lari! Cepat lari!
Adik,
apakah kita sedikit meremehkan mereka?
Cepat lari!
Cepat lari!
Cepat kejar! Cepat kejar!
Jangan biarkan mereka lari, cepat kejar mereka!
Cepat, cepat.
Cepat.
Cepat.
Kak Ji.
Cepat sebelah sini.
Aku tidak pergi.
Aku murid tertua Paviliun Kun Wu,
bagaimana bisa masuk lubang?
Pergilah.
Kakak.
Le Sheng,
tangkap.
Ayo.
Bagus jika masuk.
Mengurangi masalahku.
Biarkan Siluman Pohon yang membereskan kalian.
Jangan bermimpi ada jalan keluar.
Ada apa?
Ada apa?
Pakaiannya kusut.
Pakaian Dewi.
Aku merebutnya kembali untukmu.
Aku benar-benar tidak mencurinya.
Kau dikejar oleh siluman
hanya untuk ini?
Kau bukan hanya pembohong,
tapi juga bodoh.
Tapi memanglah kurang bijaksana
gegabah mengganggu seluruh Jalan Siluman seperti ini.
Bukankah kita mempertaruhkan kematian
untuk menyelamatkan?
Aku tak penting,
orang Tian Xuan adalah kuncinya.
Kau terlihat sangat cantik menggunakan pakaian ini,
seperti dewi.
Itu,
buku ini aku kembalikan padamu.
Sebelumnya, aku takut kau menggunakannya sembarangan,
jadi aku mengambilnya.
Sekarang memikirkan,
mungkin kau bisa menggunakannya suatu hari nanti.
Benda ini sangat indah dan cerah,
berkilau.
Sangat lucu.
Itu hati siluman.
Tak disangka ternyata siluman itu
menyembunyikan hati siluman di sini.
Kakak,
jika menghancurkan hati siluman
bisa membasmi Siluman Pohon.
Kau belum pulih sekarang,
aku saja.
Kalau begitu berhati-hatilah.
Kakak.
Hati siluman dilindungi oleh siluman.
Dengan kekuatan kita,
tak bisa menghancurkannya.
Lalu bagaimana?
Hei.
Kak Ji!
Yuanji!
Lubang pohon terbuka.
Ayo kita cepat keluar.
Tidak bisa.
Hanya tinggal sedikit,
harus menghancurkan Siluman Pohon.
Masalah praktisi kalian,
Kenapa mengambil hidup kita?
Siluman Pohon tidak mati,
tidak ada yang bisa hidup.
Juga tidak bisa membiarkan saudaraku mati lebih dulu!
Kai Shan.
Tidak masalah.
Kak Ji.
Kai Shan,
apa yang kau lakukan dengan Bom Xu Gong?
Yuanji.
Ayo.
Bagaimana?
Kai Shan.
Di mana ini?
Siluman Pohon sudah musnah?
Jangan menyebut Siluman Pohon apa pun kepadaku.
Ayo.
Aku akan membawamu keluar dari sini.
Di mana Le Sheng?
Di mana Nona Ling Er?
Tidak bisa mengurus terlalu banyak,
aku hanya membawamu keluar.
Kai Shan.
Kelihatannya
setengah siluman
memang setengah siluman.
Penggunaan kekuatan yang dipaksakan
hanya bisa membunuh dirinya sendiri.
Setengah siluman?
Betul sekali.
Aku bukan manusia,
tapi campuran siluman dan manusia rendahan.
Kaum siluman menganggap rendah,
manusia mengejar untuk membunuh.
Hei, bangun.
Bangun.
Hei.
Aku awalnya berpikir
kaum yang berbeda hanya akan membunuh.
Sampai aku melihatmu
aku baru mengerti.
Manusia dan siluman masih bisa hidup tenang.
Kehidupan siluman
sangat panjang.
Tapi aku takut kau akan mati di depanku.
Karena
kau satu-satunya teman dalam hidupku.
Teman?
Tapi kau menyembunyikan identitas aslimu dari Le Sheng dan aku,
membuat alasan yang terdengar hebat
mengatakan melindungiku.
Aku di sini untuk melindungimu.
Yang disebut jalan itu
tak ada artinya sama sekali.
Hanya hidup yang paling penting.
Di mana Le Sheng?
Dia saudara kita,
apakah hidupnya tidak penting?
Aku tak bisa mengurus sebanyak itu.
Di mana Ling Er?
Ada ribuan pembunuh siluman,
mereka menyingkirkan siluman untuk kita,
apakah hidup mereka tak penting?
Yang dikatakan Yuchi Xuntu benar.
Hanya dengan menemukan misi sendiri,
baru bisa merangsang potensi sejati.
Dan misiku
untuk melindungi lebih banyak orang.
Tanpaku,
kau sudah mati seratus kali sebelumnya.
Aku bisa menjadi pahlawan tanpamu!
Berikan hulunya padaku.
Aku akan menyelamatkan mereka.
Jika kau tidak dapat membantuku,
bebaskan aku saja.
Melihat persaudaraan kita,
apakah kau benar-benar tidak mendengarkan saranku?
Baik.
Kelak kau mati atau hidup,
tak ada hubungannya denganku!
Kai Shan.
Kai Shan bukan mata-mata.
Dia hanya sedikit lebih kuat,
emosinya aneh,
keberadaannya aneh,
tidak tahu dari mana.
Bagaimanapun,
dia tidak mungkin menjadi mata-mata kaum siluman.
Lalu kenapa dia menyerang kita
lalu membawa pergi orang Tian Xuan?
Ini jelas-jelas mencoba membunuh kita.
Dia akan kembali.
Si bodoh itu.
Penipu.
Apakah ada yang merindukanku?
Kak Ji.
Cepat datang dan selamatkan kita.
Aku di sini bukan hanya untuk menyelamatkan kalian,
aku di sini untuk meledakkan hati siluman.
Kak Ji!
Le Sheng.
Le Sheng, Le Sheng.
Kak Ji,
sepertinya aku tak bisa
menemanimu lagi.
Aku tak akan meninggalkan saudaraku sendiri.
Kak Ji,
pergilah.
Tempat ini serahkan padaku.
Aku tidak akan meninggalkanmu,
aku pasti akan membawamu keluar.
Tidak ada gunanya membawa orang mati pergi.
Kak Ji,
keselamatan yang pertama.
Pergi!
Tidak pergi.
- Pergi! - Tidak pergi.
- Pergi! - Harus pergi bersama.
- Pergi! - Ling Er, cepat bawa Kak Ji-ku pergi.
Pergi!
Tidak, lepaskan aku!
- Pergi! - Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Pergi!
Le Sheng!
Jaga Kak Ji-ku!
Le Sheng!
Le Sheng!
Kak Ji!
Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya!
Jangan!
- Keselamatan yang pertama. - Le Sheng!
Jangan!
Hahahaha.
Le Sheng!
Ayo, cepat pergi!
Cepat pergi!
Ayo!
Adik,
waktu berlalu cepat,
waktunya terbatas.
Kita
sudah saatnya kembali.
Menjaga keturunan naga
adalah misi tak terelakkan
dari Paviliun Kun Wu.
Selama ini
semua orang sudah bekerja keras.
Semua kembali ke kamar,
memulihkan diri,
tak boleh santai.
Baik!
Baik!
Ling Er.
Ada sesuatu yang ingin kukatakan kepadamu.
Ling Er,
membunuh siluman kali ini
apakah menemukan masalah?
kenapa Zhen Ren bilang ini?
Apakah kau tahu
apa hambatan terbesar dalam latihan?
Pelatihan Ling Er masih rendah.
Mohon Zhen Ren menunjukkan.
Untuk
murid biasa,
hambatan terbesar
dalam latihan
adalah
mengaburkan visi.
Tapi Ling Er, kau pintar dan berbakat,
tidak akan kehilangan hal besar karena masalah kecil.
Tapi,
ada satu hal
kau harus
berhati-hati.
Apa yang Zhen Ren maksud?
Memotong keturunan naga,
menghancurkan Gerbang Perunggu Jiu Xuan,
kaumku akan mendapatkan kembali kekuatan mereka.
Kebetulan mau mencarimu,
tak disangka kau datang sendiri.
Rentan seperti semut.
Siluman,
aku belum mati!
Selalu dikabarkan kaum siluman
takut pada orang Tian Xuan.
Sebenarnya hanya untuk memancingmu muncul.
Hanya mewarisi darah Tian Xuan garis keturunan dewa kuno,
ditambah dengan roh ribuan siluman,
baru bisa membuat senjata ajaib ini,
Mutiara Wanpo Xuanyin.
Kau yang mengendalikan segalanya?
Benar,
semua siluman di Jalan Siluman
digunakan untuk menyempurnakan bahan Mutiara Wanpo Xuanyin.
Tindakan pemusnahan siluman konyolmu
hanya membantuku mendapatkan kesempatan.
Kau berencana menyakitiku,
membuat saudaraku mati,
pergi,
hari ini kita akan membalas bersama-sama!
Hahahaha.
Baik,
kebetulan aku mencoba kekuatan Mutiara Xuanyin.
Ling Er,
kenapa kau kembali?
Semuanya harus mati!
Hahahaha.
Gawat.
Dia ingin menggunakan Mutiara Wanpo Xuanyin,
menyatu dengan Siluman Pohon.
Jika mereka menjadi satu
akan lebih sulit untuk melawannya.
Apakah kalian masih tak mengerti?
Mutiara Wanpo Xuanyin
berisi sepuluh ribu jiwa.
Setiap jiwa akan membangkitkanku.
Bisakah kalian membunuhku sepuluh ribu kali?
Hahahaha.
Membunuhmu sepuluh ribu kali
tidak cukup untuk menyelesaikan kebencianku.
Kecuali melepas
Mutiara Xuanyin darinya.
Jika tidak,
kita tidak memiliki peluang untuk menang.
Kalian tidak punya kesempatan.
Kai Shan.
Di waktu seperti ini,
bagaimana bisa tidak ada aku?
Beraninya menyakiti saudaraku.
Hari ini aku ingin memberitahumu
setengah siluman tidak mudah diganggu!
Kai Shan.
Kai Shan, apa yang kau lakukan?
Kai Shan!
Kau orang bodoh,
kenapa kembali di saat ini?
Hanya senang
kau menjadi pahlawan.
Aku tak akan melakukannya.
Bukankah kau bilang
hanya yang menemukan misi mereka sendiri
yang dapat mengeluarkan kekuatan terbesar?
Aku berpikir untuk waktu yang lama,
aku juga tidak berpikir jelas.
Kau saudaraku.
Tidak peduli
keputusanmu
seberapa
tak bisa diandalkan,
kau tetap temanku yang paling penting.
Yuanji.
Dendam Le Sheng
harus dibayarkan.
Bersemangatlah,
aku mendukungmu sampai akhir.
Kai Shan.
Jangan.
Kai Shan!
Kai Shan!
Kai Shan!
Kai Shan!
Kai Shan!
Kai Shan!
Gawat.
Dia menyerap aura orang hidup.
Tak bisa membiarkannya mendapatkan Mutiara Xuanyin.
Cepat pergi,
aku tak tahan lagi.
Ling Er.
Pergi!
Pergi!
Hahahaha.
Yin dan Yang tumbuh dan mati,
membalikkan alam semesta, hidup berdampingan dan mati.
Subtitle by RhainDesign Palu, 13 Juni 2021
Bagaimana bisa?
Kau juga tahu sakit.
Membunuhku,
kau juga akan mati.
Jalan tak terlihat
untuk melahirkan kebenaran.
Aduh,
pemuda ini
badannya bagus,
sembuh begitu cepat.
Dewa tua,
apakah aku sudah mati?
Di mana Ling Er?
Ling Er, Ling Er,
ini Paviliun Kun Wu.
Kau telah koma selama tiga hari tiga malam.
Aku merasa tubuhku hancur.
Kau secara paksa mengaktifkan
kekuatan Tian Xuan.
Untung kau makan
Mutiara Wanpo Xuanyin.
Kalau tidak
nyawamu sudah lama tak ada.
Apa ini?
Biaya tenaga kerja?
Hahahaha.
Paviliun Kun Wu kami
selalu
mengumpulkan
pemuda-pemuda yang berpikiran sama
dan bercita-cita tinggi untuk menaklukkan roh-roh jahat.
Ini...
sebutan Dewa Naga Gurun Besar
yang telah menganggur lebih dari seratus tahun.
Akhirnya mendapatkannya kembali hari ini.
Kenapa kalian yakin aku mau gabung dengan kalian?
Pemuda, jangan menolakku dulu.
Kau harus menggabungkan
kekuatan dari lima tetua Paviliun Kun Wu kami
untuk melepaskan
keberadaan dewa dan silumanmu.
Pikirkanlah sendiri.
Permen madu.
Permen madu yang enak.
Permen madu.
Mau permen, mau permen.
- Mau permen. - Baik, baik.
Aku mau yang itu.
Jangan khawatir, jangan khawatir, semua ada.
- Aku mau yang ini. - Jangan berebut.
Setiap orang punya bagian.
Ayo.
Untukmu.
Bagaimana?
Apa permennya enak?
Enak.
Jika enak,
apa yang harus kalian lakukan?
Memberi uang.
Tapi kami tak punya uang.
Aku tak mau uang kalian.
Lalu apa yang kau mau?
Aku mau
jantung kecilmu yang berdetak.
Apakah kau hanya bisa melakukan trik untuk menakuti anak-anak?
Kau siapa?
Dewa
Naga
Gurun
Besar,
Li Yuanji.
recehoki.net SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA
DEPOSIT CUMA 5.000 RAIH BONUS SPEKTAKULER
Daftar sekarang di recehoki.net Main Bersama RECEH88 Menangkan Ratusan Juta Rupiah!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.