Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Ada sebuah negara di Puncak Yishui,
setelah Pangeran dari negara itu dewasa,
dia mengikuti petujuk dari Kitab Pangeran,
dan masuk ke sebuah gua misterius.
Ternyata Pangeran yang datang.
Sepertinya kau belum punya pasangan hidup, bukan?
Pasangan hidup?
Satu identik matahari, satunya lagi identik bulan.
Satu hidup, Satu mati.
Banyak yang harus ditangani dalam kerajaan.
Rakyat belum makmur.
Bagaimana bisa kupikirkan jodoh?
Jika kitab ini benar,
maka aku sebaiknya
harus berhati-hati.
Apa maksudnya
kelak aku akan bertemu dua wanita?
Tidak.
Mustahil.
recehoki.net SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA
DEPOSIT CUMA 5.000 RAIH BONUS SPEKTAKULER
Daftar sekarang di recehoki.net Main Bersama RECEH88 Menangkan Ratusan Juta Rupiah!
Kenapa mengikutiku?
Siapa namamu, Nona?
Siapa Ayahmu?
Kau tak mengingatku?
Aku mengenalmu?
Saat acara Festival Lampion tahun lalu,
saat menjawab teka-teki lampion,
karena tak bisa jawab, aku sangat cemas,
dan Tuan yang membantuku.
Kau memanggilku Tuan?
Kau tahu siapa aku?
Boleh tanya siapa nama Tuan?
Siapa Ayahmu?
Queen of my Heart
Aku penasaran mau tahu,
siapa Ayah Tuan?
Sejak pertama bertemu Tuan,
aku...
aku terus merindukan Tuan.
Jadi kau mengikutiku?
Tidak.
Sebenarnya, hari ini
aku mau ke Kuil Dongshan untuk sembahyang.
Saat duduk di atas kereta,
aku melihat Tuan menaiki kuda lewati jalanan ini.
Setelah bertanya pada pelayan,
aku baru tahu ujung dari jalan ini adalah
Air Terjun Jinhua.
Setelah itu, aku...
Setelah itu, aku...
Kau sungguh tak tahu siapa aku?
Jika Tuan tak beritahu,
bagaimana aku bisa tahu?
Tuan.
Pasti rumah Tuan juga ada di Kota ini.
Setelah pulang dan kuberitahu orang tuaku,
maka aku bisa ke rumah Tuan.
Di sini ada sebuah giok.
Di belakangnnya terukir namaku.
Jika kau butuh bantuanku di ibu kota,
kau bisa mengadainya,
dan bisa tinggalkan pesan untukku.
Penjaga toko pasti akan berikan padaku.
Jadi, keluargamu buka toko pengadaian?
Jika begitu, coba kau taksir,
berapa harga barang ini?
Meskipun bukan,
tapi pemilik toko pengadaian
pasti akan sampaikan informasi itu padaku.
Tuan,
hujan akan segera berhenti.
Aku akan jalan ke utara.
Tuan jalan ke selatan.
Kita berpisah di sini.
Hei.
Aku juga akan ke utara.
Aku pergi dulu.
Siapa kalian?
Kalian mau merampok?
Di sini ada tas kecil.
Perhiasan di kepalaku bisa diberikan untuk kalian.
Jangan lukai dia.
Sepertinya orang yang mau mereka bunuh itu kau.
Kalian mau membunuhku,
bukan dia, 'kan?
Jika benar,
biarkan Tuan ini pergi dulu.
Kenapa kau menyuruhku pergi dulu?
Karena tak dapatkan balasan kasih sayang dari Tuan,
jadi mustahil,
membiarkan Tuan melihat kondisiku yang menyedihkan, kan?
Kenapa mereka mau membunuhmu?
Aku juga mau tahu alasannya.
Kenapa kalian mau bunuh nona ini?
Kau terlalu banyak ngomong.
Adik sepupu.
Kakak sepupu.
Cepat pergi.
Kakak sepupu.
Di sana ada pintu.
Kau melihatnya?
Cepat pergi. Kau cepat pergi!
Kenapa aku harus pergi duluan?
Kenapa kau terus bertanya?
Pergi!
Aku sangat penasaran,
Kenapa mereka mau membunuhmu?
Kau hanyalah gadis biasa,
dan kakak sepupumu,
kelihatannya punya ilmu silat yang bagus.
Bisakah kau pergi?
Seumur hidupku,
aku hanya menyukaimu seorang.
Meskipun ini memang merupakan hal yang tabu,
tapi,
ini ketulusanku.
Bagaimana mungkin aku bisa membiarkanmu
menghadapi bahaya ini bersamaku?
Kumohon padamu, cepat pergi dari sini.
Kenapa aku merasa
kau sepertinya sedang bersandiwara?
Kakak sepupu.
Kakak sepupu.
Mereka...
mereka bawahan Paman Wang.
Mereka sudah tahu kau akan dinikahkan pada Pangeran.
Cepat pergi!
Aku hanya menyukai pria ini.
Hati-hati.
Kakak sepupu.
Cepat pergi!
Kakak sepupu.
Kau tak boleh mati.
Kau tak boleh mati.
Bukankah kau bilang tak mau menikah dengan Pangeran?
Seumur hidupku, aku hanya mau menikah denganmu.
Jika begitu, aku akan kuberitahu.
Aku pangeran.
Satu tahun kemudian
Subtitle by RhainDesign Palu, 2 Juni 2021
Siapkan kuda.
Siap!
Semua pengawal jaga di sini.
Akan kulawan harimau putih sendirian.
Ular putih.
Membunuh makhluk hidup dengan kejam, kematianmu tak perlu disesali.
Pantas dibunuh!
Raja.
Lepaskan mereka.
Kau mau menolong mereka?
Selanjutnya tak boleh berulah lagi.
Ampun, kami tobat.
Permasalahan hari ini,
siapa berani membeberkannya, akan dibunuh!
Ling Xu Si Yuan
Bagaimana persiapan acara ulang tahun Ibu Suri?
Lapor Raja, semua telah disiapkan dengan baik.
Utus orang mengundang Ibu Suri.
Baik.
Raja.
Hamba memberi hormat pada Raja.
Paman sudah datang.
Bawahan belum mengumumkannya, pantas diberi hukum.
Raja mungkin sedang bercanda.
Hari ini, Hamba membawa wanita cantik untuk Raja.
Coba lihat, apa Raja menyukainya?
Ling Xu Si Yuan
Hamba memberi hormat pada Raja.
Angkat kepalamu, biarkan kulihat.
Apa kita pernah bertemu sebelumnya?
Hamba tak pernah bertemu dengan Raja.
Ling Xu Si Yuan
Karena sudah ada wanita cantik yang menemani Raja,
maka Hamba tidak mengganggu lagi.
Hamba pamit dulu.
Istana Changqiu
Bagaimana kondisi kesehatan Kakak Ipar Kekaisaran belakangan ini?
Lumayan.
Menyimpan pedang di pinggang.
Kau mau melukaiku?
Hamba tak berani.
Pedang ini terbuat dari rotan,
sangat fleksibel,
tapi tak akan melukai orang.
Bawa kemari, tunjukkan padaku.
Memang benda yang luar biasa,
tak ada bedanya dengan pedang biasa.
Ayo persembahkan tarian itu di depanku.
kau tak takut aku pembunuh?
Bukankah tadi kau bilang
pedang ini tak bisa lukai orang?
Aku percaya padamu.
Shi Wei Wu Gong, lagu yang bagus, lagu yang bagus.
Lagu ini kebetulan cocok untuk Tarian Pedang.
Saat itu, Raja terjebak di Gai Xia.
Dikepung dari seluruh penjuru,
Tapi Hamba punya kesepakatan yang sama dengan Kakak Ipar Kekaisaran.
Pengawal, An Xiang.
Mohon pengampunan, Ibu Suri.
Hamba tadi pergi mengambil sup herbal.
Aku tak mau minum.
Cepat antar Jenderal Xuan Ping kembali.
Kesehatan Kakak Ipar Kekaisaran lebih penting.
Obat ini sudah dimasak.
Sayang jika harus dibuang.
An Xiang, antar tamu pulang.
Ibu Suri silakan minum obat.
Peperangan menggunakan pedang yang dipenuhi dengan darah.
Pengawal! Pengawal!
Cepat, tolong aku!
Minum obat ini!
Minum obat ini!
Wanita cantik seperti giok.
Pedang seperti pelangi.
Raja.
Raja, gawat!
Ibu Suri... Ibu Suri telah wafat.
Jika sudah tak ada yang mau dilaporkan, kalian boleh pergi.
Raja, apa Ibu Suri tak meninggalkan pesan terakhir?
Ibunda tiba-tiba wafat,
dan tinggal meninggalkan pesan apa pun.
Raja, usia Hamba sudah tua,
Hamba mungkin sudah tak bisa mengabdi lagi untuk Raja,
semoga Raja mengizinkan Hamba untuk pulang kampung.
Tuan.
Tunggu sebentar, Tuan.
Tunggu sebentar.
Tuan, jika kau pergi begitu saja,
maka seluruh kerajaan akan dikuasai oleh si pengkhianat itu.
Raja, Raja...
Musibah memang tak bisa dihindari,
tetapi kejahatan yang dilakukan sendiri, tak bisa dielakkan.
Apa yang Tuan maksud itu dia?
Benar.
Yang kumaksud Raja yang menjabat saat ini.
Lihat, tariannya sangat bagus.
Lumayan bagus.
Raja.
Paman datang tepat waktu.
Ini lagu baru yang kubuat.
Coba kau dengar, bagus?
Istana Fengdian ini merupakan
bangunan mewah untuk mendengar arahan dan memberi perintah.
Kenapa kau menjadikannya seperti ini?
Seluruh dunia berada di bawah kekuasaanku.
Seluruh dunia sudah jadi milikku saat ini.
Aku hanya melakukan sedikit hiburan di sini.
Kenapa Paman harus marah?
Jika kau terus lakukan keributan seperti ini,
bagaimana aku bisa bertanggung jawab pada mendiang Raja?
Paman sudah terlalu khawatir.
Ada Paman yang membantuku menangani dunia ini,
aku akan hidup dengan tenang.
Apa Paman mau tinggal di sini untuk minum dulu?
Hamba pamit.
Yue.
Bantu aku mengantar Paman.
Baik.
Paman,
aku akan jadikan Yue sebagai selirku.
Mengenai Istana Harem dari Raja,
hamba tak berhak ikut campur.
Pamit.
Kau melakukannya dengan sangat baik.
Terima kasih atas pujiannya, Tuan.
Kau harus ingat,
setiap hari masukkan sedikit dalam makanan dan minumannya.
Hamba mengerti.
Kedudukan Raja yang diberikan oleh Ayahanda,
aku tak akan menyerahkannya pada orang lain.
Baik.
Siapa?
Awalnya aku mau membunuhmu, Raja yang bodoh.
Tapi, siapa sangka Raja sedang membalas dendam.
Berani-beraninya kau!
Hamba siap menerima hukuman penarikan
kekuasaan oleh Raja.
Istana Jiade
Raja,
minum segelas teh dan istirahat dulu.
Yue.
Kemari.
Yue.
Ayo lihat lukasinku tentangmu.
Apa perasaan Raja saat melukis ini?
Di dalam hatiku,
hanya ada satu Yue.
Dengan wangi perona pipi yang lembut..
Raja.
Ikuti aku.
Yue, apa yang kau rasakan pada penerbangan kali ini?
Sama seperti bunga persik
menemani ke mana pun kita pergi.
Sama seperti burung yang terbang
menemani kita terbang bebas.
Raja, Hamba sangat menyukainya.
Asalkan kau menyukainya,
aku akan membuatkan yang lebih besar untukmu.
Baik.
Hati-hati.
Siapa kau?
Seseorang yang mau membunuhmu.
Yue, hati-hati.
Yue, hati-hati.
Raja.
Raja.
Raja.
Jangan menangis.
Raja, Raja...
Raja, bangun...
Raja.
Apa yang terjadi?
Sebenarnya apa yang terjadi?
Bukankah Tuan yang mengaturnya?
Bagaimana mungkin kulakukan hal seperti itu?
Tapi tak apa-apa,
ini bantuan Tuhan untukku.
Raja, kau sudah bangun?
Kenapa kau menangis?
Kau tak senang melihatku bangun?
kupikir...
kupikir...
Aku pernah bilang akan menjaga keselamatanmu.
Mohon pengampunannya, Raja.
Cepat berdiri, ini bukan salahmu.
Yue.
Yue sebenarnya bukan penari yang diatur oleh Jenderal Xuan Ping.
Oh?
Demi membalas budi,
tak boleh tidak membedakan yang baik dan yang buruk.
Membantu orang jahat melakukan kejahatan.
Saat ini, aku telah menerima kebaikan orang,
jadi, tentu saja aku harus membalas budi.
Apa yang bisa kau lakukan?
Aku akan tetap melakukan ini.
Aku akan tetap melakukan ini.
Yue pembunuh yang dilatih di Kediaman Jenderal Xuan Ping.
Jenderal Xuan Ping telah menginginkan kedudukan Raja sejak lama,
tapi karena dia tak bisa merebutnya secara langsung,
jadi dia menyuruh Hamba menggoda Raja,
dan berencana
mau meracuni Raja hingga mati.
Kenapa kau memberitahuku?
Demi Yue,
Raja telah mengorbankan diri.
Yue tak tega membohongi Raja lagi.
Cepat berdiri,
lantai sangat dingin.
Raja tak menyalahkan Yue?
Dunia ini memang kejam,
apa yang bisa kau lakukan?
Demi kedudukan, menjadi serakah,
tak berhenti rencanakan kejahatan.
Paman Wang terlalu tergesa-gesa.
Setelah melewati masalah ini,
Raja harus lebih cepat mempersiapkan pasukan,
untuk atasi hal-hal yang tak terduga.
Aku tak mau lakukan pembantaian.
Raja tak perlu lakukan pembantaian.
Yue akan jadi pedang tertajam untuk Raja.
Yue, aku sudah mengantuk.
Aku mau tidur dulu.
Kalau begitu, Raja istirahat dulu.
Aku pergi lihat apakah sup herbal sudah selesai dimasak.
Mohon pengampunan, Raja.
Hamba menyerang terlalu kuat,
membuat Raja menderita.
Jika kau tak menyerangku dengan kuat,
bagaimana bisa membuat orang lain memercayainya dengan mudah?
Tuan-tuan,
Raja sedang kurang sehat,
jadi, tak ada sidang hari ini.
recehoki.net SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA
DEPOSIT CUMA 5.000 RAIH BONUS SPEKTAKULER
Daftar sekarang di recehoki.net Main Bersama RECEH88 Menangkan Ratusan Juta Rupiah!
Mencium secara perlahan,
ada wangi perona pipi yang lembut..
Raja sudah tahu itu Yue,
Kenapa sengaja mempermainkanku?
Yue, semuanya sudah di siapkan?
Semua sudah disiapkan,
jangan khawatir, Raja.
Awal musim panas tahun depan,
Yue akan mempersembahkan acara besar untuk Raja.
Aku hanya mengkhawatirkan keselamatanmu.
Yue memang sangat menikmati hariku di luar istana.
Tapi aku penasaran apakah Selir Yue yang ada di dalam istana
memperlakukanmu dengan baik?
Dengan adanya Selir Yue,
aku melewati hariku dengan tak tenang.
Raja mulai sembarangan bicara lagi.
Setelah kau pergi,
aku sudah tak mengadakan sidang selama beberapa hari.
Saat ini, semua bawahanku pasti bilang kau yang mencelakaiku.
Yue.
Maaf, kau harus menerima ketidakadilan ini.
Tak masalah.
Demi Raja,
Yue akan lakukan apa pun.
Subtitle by RhainDesign Palu, 2 Juni 2021
Layang-layang besar dan baru sudah selesai dibuat,
Kenapa hanya dipanjang dan tidak di pakai?
Yue punya perasaan yang dalam pada layang-layang ini.
Ngomong-ngomong, Yue punya hadiah untuk Raja.
Oh?
Kami rela berkorban demi Raja.
Kami rela berkorban demi Raja.
Kami rela berkorban demi Raja.
Kami rela berkorban demi Raja.
Bangunlah.
Yue, ini...
Jenderal Yue Cang.
Prajurit Raja yang rela mati.
Jika aku sukses menangkan perang ini, aku akan jadikan kau sebagai Ratu.
Yue tak butuhkan gelar itu,
Yue hanya mau ketulusan Raja,
menua bersama.
Ayah.
Sudah larut malam,
istirahatlah lebih awal.
Keluarlah.
Jika tak ada hal penting, jangan masuk ke dalam.
Apa Ayah mengkhawatirkan urusan penyembahan?
Huh!
Tidak hanya orang jahat kendalikan kerajaan, dan juga iri hati,
bahkan urusan penyembahan yang sepenting ini juga harus digantikan
karena Raja sakit.
Niat untuk merebut kekuasaan, terlihat dengan jelas.
Perdana Menteri Xiao benar.
Hormat pada Nyonya Selir.
Hanya saja, jika Jenderal Xuan Ping dengar perkataan Perdana Menteri tadi,
tak tahu Kediaman Perdana Menteri ini
masih bisa bertahan sampai kapan.
Mohon Selir mengampuni.
Ayah bicara sembarangan setelah minum,
dia tak sengaja menyerang Jenderal Xuan Ping.
Nona bisa menilai dan bertindak sesuai keadaan,
sangat punya sikap keibuan.
Apa maksud omongan Nyonya?
Calon Ratu di Istana Harem
harus jadi milik Nona Lanrui.
Berhenti!
Berani-beraninya Paman lancang seperti ini,
apa tak takut akan murka Tuhan?
Aku selalu mengira,
menemukan lawan yang seimbang dalam permainan catur
adalah kebahagiaan terbesar dalam hidup.
Apakah kemampuan catur Raja,
sepadan dengan permainan catur ini.
Paman bercanda saja.
Aku tak pandai dalam permainan catur,
tapi catur ini milikku.
Hari ini aku akan mengambilnya.
Haha.
Yang Raja pikirkan,
hanyalah angan-angan belaka.
Yang Paman pikirkan,
tak lain hanyalah fatamorgana.
Serang!
Pasukan, serang!
Pasukan, bunuh semuanya!
Yang Mulia,
Ming Gongyun dan pasukannya sudah dimusnahkan semua kemarin malam.
Kejahatannya sudah ditulis ke dalam tugu peringatan.
Paman,
beberapa hari ini aku tak bisa tidur.
Coba tebak, apa yang kupikirkan.
Apa yang Raja pikirkan,
aku sama sekali tak tertarik.
Yang berhasil dapat memegang kekuasaan, yang gagal tak mempunyai hak.
dibunuh, dihukum mati, semua harus mengikuti perintah.
Aku teringat saat Ayahanda masih hidup.
Saat itu aku masih kecil,
dan sangat suka menarik kumis Paman.
Karena hal ini, Ayahanda sering memarahiku.
Tapi Paman selalu membelaku.
Bahkan saat Ayahanda tak ada,
Paman membawakan mainan baru dari luar istana untukku.
Tapi sejak aku menempati posisi Raja,
semuanya jadi berubah.
Tadinya aku mengira,
dengan didikan Ibu Suri dan dukungan Paman
bisa membuatku menjadi Raja yang bijaksana.
Membuat negara damai, rakyat hidup tenteram.
Tak disangka kenyataan berbalik dengan harapan.
Aku sedang pikir,
menduduki kursi naga ini,
sebenarnya adalah keberuntungan
atau kemalangan untukku.
Sejak dulu, semua Raja hidup kesepian.
Setelah sekian waktu,
kau bisa menyimpulkannya sendiri.
Aku di penjara bawah tanah,
menunggu jawaban darimu.
Aku menunggumu.
Nyonya, Raja sedang sibuk dengan urusan negara,
dia akan bicara denganmu lain hari.
Silakan Nyonya kembali ke istana.
Apa Raja sudah makan malam?
Nyonya,
Raja sibuk dengan urusan negara,
dia belum makan.
Ini masakanku sendiri,
mohon Kasim memberikannya pada Raja.
Ini...
bilang apa yang mau Kasim sampaikan.
Nyonya,
Raja khawatir Nyonya kelelahan,
jadi selanjutnya, untuk makanan Raja,
Nyonya tak perlu khawatir lagi.
Biar dapur istana yang menyiapkannya.
Angin di musim gugur dingin,
jika Raja kembali ke Istana,
tolong Kasim tambahkan pakaian Raja.
Baik.
Dekret tiba.
Yue Ningzhuang, lembut dan baik hati.
Dekret
Bersikap lembut dan berhati-hati.
Hormati Kaisar dan Permaisuri, layak dipuji karena hormat dan rajin.
Diangkat menjadi Selir Kekaisaran,
ditempatkan di Istana Shuangyun.
Demikian disampaikan.
Istana Shuangyun?
Istana yang khusus dipilihkan Raja untuk Nyonya.
Hamba menerima dekret ini dan mengucapkan terima kasih.
Nyonya.
Apa yang dilakukan inspektur Istana,
di sini kamar tidur Selir Kekaisaran,
Kenapa bisa sesederhana ini?
Pelayan di luar Istana juga tak membelikannya,
keterlaluan sekali.
Bagaimana pun kau Nyonya Selir juga.
Kenapa bisa menindas orang seperti ini?
Jangan bicara lagi,
coba kau pikir, Nyonya baru saja menjadi Selir Kekaisaran,
siapa yang berani memangkas dana Nyonya?
Hati manusia sedalam lautan, tak ada yang tahu.
Selembar daun jatuh, maka tahun ini akan segera berlalu.
Jangan bicara lagi.
Ratu Xiao Lanrui dipersilakan masuk.
Mengikuti takdir dan waktu.
Xiao Lanrui,
berkarakter lembut,
berhati mulia dan bertindak hati-hati.
Penuh dengan rasa hormat,
mengendalikan kemurahan hati dan kedamaian,
berpendidikan dan beretika,
merupakan teladan di enam Istana,
hari ini diangkat sebagai Ratu.
Mendapatkan buku dan cap emas.
Menjadi Ratu di dunia ini.
Di mana Raja sekarang?
Nyonya,
Raja pergi ke Istana Shuangyun.
Di malam pernikahan Raja, kau mengajak hamba ke sini,
sepertinya ini kurang pantas.
Jika Ratu sampai tahu,
dia pasti akan menyalahkan hamba.
Ratu tak akan tahu
aku dan kau ada di sini.
Nyonya hanya akan mengira Raja ada di Istana Shuangyun.
Tapi Raja,
Ratu dipermalukan di malam pengantinnya,
mungkin Selir akan dikatakan sebagai penggoda.
Memangnya dia tak seperti itu?
Demi membantuku mendapatkan kursi naga ini,
Ibu Suri diracuni Ming Gongyun.
Demi membantu Ming Gongyun dapatkan kursi naga ini,
Yue setiap hari menaruh racun di makananku.
Sampai sekarang masih belum berhenti.
Setelah ini,
aku akan jadi Raja kesepian yang sesungguhnya.
Raja, layangan ini sangat cantik.
Bermain layangan sangat asyik.
Hormat pada Raja, hormat pada Ratu.
Bangunlah.
Musim semi yang indah,
kakak, ayo kita pergi tamasya.
Lan, kau seorang Ratu,
tak perlu merendahkan diri saat bicara dengan selir.
Aku belum terbiasa.
Anak kecil belum mengerti tata krama.
Lan, kenapa kau jadi bodoh?
Kau terlahir dari keluarga terhormat,
dan sekarang seorang Ratu.
Jika Ratu masih membandingkan diri dengan orang lain,
bukankah itu merusak citra dirimu?
Aku mengaku salah.
Aku suamimu,
bukan harimau,
jangan terus-menerus merasa bersalah.
Tampang ketakutanmu,
membuatku merasa tak tega.
Raja,
angin musim semi,
membuatku merasa kedinginan.
Cuaca di musim semi kadang hangat kadang dingin.
Tubuh selir lemah,
tak perlu datang ke Taman Kerajaan lagi.
Pulanglah.
Hamba pamit.
Putra Ming Gongyun yang berdosa, Ming Yu
menghadap Raja.
Terima kasih Raja tak membunuhku.
Marga boleh dipertahankan,
tapi jabatan tidak.
Pergilah berlatih di area perbatasan,
kita rencanakan lagi di kemudian hari.
Mundur!
Mundur!
Masalah kehidupan yang berat...
Hormat pada Raja.
membuatku merasa putus asa.
Apa kau menyalahkanku?
Hamba tak berani.
Tak berani?
Aku tanya padamu,
aku telah menyelamatkan nyawa Ming Yu,
Kenapa kau masih mengirim orang untuk melindunginya?
Demi nama baik Raja.
Kau curiga aku orang yang tak tepat janji?
Hamba curiga Raja orang yang pelupa.
Apa maksudmu?
Kau pernah mengorbankan hidup untukku
atau aku berjanji sehidup semanti denganmu?
Apa Raja masih ingat hal ini?
Tak hanya ini yang kuingat.
kenapa kau datang ke sisiku,
dan apa yang telah kau perbuat padaku.
Semuanya,
aku ingat dengan jelas.
Itu bukan keinginanku.
Raja pernah bilang,
tak akan menyalahkanku.
Jika tak berkata seperti itu,
apa kau akan melepaskanku?
Apa semua yang pernah kau katakan padaku,
dan ketulusanmu itu palsu?
Bagaimana aku bisa mencintai wanita ular sepertimu?
Dilarang keluar dari pintu Istana ini!
Tebakan Nyonya sangat tepat,
setelah Yue Ningzhuang mengirim pengawal untuk pengkhianat itu,
sekarang dia dilarang keluar.
Aku hanya memikirkan strategi yang matang saja.
Nyonya hebat.
Mulai saat ini, Selir itu pasti tak akan disayangi lagi.
Tidak disayangi?
Setiap malam, Raja memanggil namanya dalam mimpi.
Ular!
Dia berdiri di depan jendela.
Ular putih datang!
Mereka terbang!
Katakan,
apa yang terjadi?
Nyonya Ratu.
Memang ada yang melepaskan ular,
dilihat dari fisiknya, seperti...
Seperti siapa?
Hamba tak berani bilang.
Ratu mohon maafkan.
Ratu!
Ling Xu Si Yuan
Nyonya.
Yue Ningzhuang,
memelihara ular di dalam istana.
Memiliki niat buruk,
membuat Ratu ketakutan dan tak tenang.
Buku emas dan cap Selir ditarik kembali.
Dekret
Masukkan ke Istana Pengasingan.
Demikian dimaksudkan.
Raja,
apa kau juga merasa Selir memelihara ular
di dalam Istana untuk membunuh Ratu?
Kalau iya bagaimana,
kalau tak juga bagaimana?
Xiao Lanrui adalah Ratuku,
dan dia hanyalah pembunuh yang mau membunuhku.
Maafkan hamba banyak bicara.
Tapi hamba merasa,
Selir tulus pada raja.
Tulus sampai setiap hari meracuniku?
Cheng Mu,
aku bahkan tak tahu
Kenapa harus menempati posisi Raja.
Untuk apa kau kemari?
Kenapa tak menjelaskannya?
Apa itu berguna?
Ternyata memang orang pintar.
Sayangnya di Istana Harem ini hanya bisa ada satu tuan rumah.
Dan hanya bisa aku.
Aku tak pernah berpikir untuk jadi tuan rumah Istana Harem.
Sebenarnya,
asalkan hati Raja masih ada padamu,
tak peduli apakah ada sebutan Ratu,
kau tuan rumah Istana Harem.
Di hati Raja hanya ada kau seorang.
Silakan kembali.
Mengetahui ini tanda cinta kalian berdua,
aku terus menyimpannya untukmu.
Raja sedang melukis apa?
Di dalam hatiku,
hanya ada kau seorang.
Wangi perona pipi yang lembut.
Raja.
Aku sangat penasaran,
walaupun aku menghancurkan dirimu secara keseluruhan,
apa yang bisa kau lakukan?
Apa kau mau tahu?
Aku akan memberitahumu.
Ular!
Nyonya, ada apa denganmu?
Ular!
Sungguh ada ular putih.
Nyonya, apa kau sudah lupa,
ular waktu itu palsu.
Hamba menggunakan teknik penghalang mata kesatria.
Bukan, Yue Ningzhuang sungguh bisa mengendalikan ular.
Ular putih itu juga menjaganya.
Aku sudah melihatnya!
Nyonya, mungkin kau mimpi buruk.
Kau semalaman di dalam istana,
tidak keluar.
Apa?
Tidak keluar?
Benar.
Nyonya, ini semua benda punya Raja.
Minggir!
Nyonya, Kau...
Di mana lukisannya?
Nyonya, kau mencari lukisan yang mana?
Benda kenangan Raja dan Selir itu.
Itu bukan mimpi.
Nyonya, apa maksudmu?
Yue Ningzhuang, aku tak takut padamu.
Ini...
Setiap hari raya pasti sangat merindukan keluarga.
Di malam bulan purnama ini,
Raja pasti sangat merindukan Kak Ningzhuang.
Hamba meminta mereka menyiapkan makanan dan minuman.
Raja,
pergilah melihat Kak Ningzhuang.
Semakin lama semakin jauh, semakin tak ada kabar,
lalu harus menanyakan kabar pada siapa?
Yue,
kenapa kau jadi sekurus ini?
Apa kau menyalahkanku,
jadi sengaja tak mau melihatku?
Bukan,
aku mengerti kesulitan raja.
Hanya saja,
hanya saja, aku takut ini hanya sebuah mimpi.
Begitu melihatmu,
aku langsung tersadar dari mimpi,
dan kau sudah tak terlihat.
Yue,
ini aku.
Aku sudah datang.
Raja.
Yue,
kau sungguh tak menyalahkanku?
Raja pernah bilang,
nasib setiap orang berbeda.
Sebagai penguasa dunia,
Raja pasti harus merelakan sesuatu.
Hamba berpikir,
Raja pasti sulit memilih antara aku dan negara.
Makanya jadi seperti ini.
Ini juga adalah takdir hamba.
Aku pernah curiga padamu.
Karena serbuk yang kumasukkan ke dalam makanan Raja tiap hari?
Iya.
Apa Raja pernah meminta Tabib Istana untuk memeriksanya?
Aku pernah berpikir demikian,
tapi tak pernah melakukannya.
Aku sudah mengerti,
jika kau mau membunuhku,
tak perlu memasukkan serbuk.
Dipersatukan sebagai suami istri,
saling mencintai tanpa rasa curiga.
Yue, aku akan membawamu kembali ke Istana.
Yue, kau kenapa?
Apa yang kau masukkan ke dalam arak?
Aku tak memasukkan apa-apa.
Pergi, aku tak mau melihatmu lagi.
Hahaha.
Siluman wanita.
Ternyata itu kau.
Aku tahu, kau pasti akan menunjukkan rupa aslimu hari ini.
Siluman,
serahkan nyawamu!
Bai, jangan!
Raja,
dia siluman.
Aku bukan, Raja.
Tolong percaya padaku.
Dia dapat mengendalikan ular, dia pastilah siluman.
Ular itu temanku sejak kecil.
Aku bukan.
Jangan!
Aku tidak membunuhmu hari ini,
anggap saja sebagai pelajaran untukmu.
Raja, cepat pergi!
Kau tak boleh pergi.
Kau harus membayar nyawa untuk teman masa kecilku.
Kau mau membunuh dia?
Bunuhlah aku dulu.
Kau mau melindunginya?
Dia Ratuku.
Bagaimana jika aku tetap mau dia membayar nyawa?
Tujuan siluman sama. Maka aku hanya bisa membunuhmu.
Baik.
Di dalam hatimu,
dia tetap lebih penting dariku.
Bukankah kau siluman?
Bagaimana aku bisa melukaimu?
Sudah kubilang bukan.
Kau tetap tak percaya padaku.
Tidak.
Kau siluman.
Kau siluman.
Subtitle by RhainDesign Palu, 2 Juni 2021
Aku tak menginginkan gelar itu,
hanya mau dapatkan ketulusan hati Raja,
menua bersama...
Yue!
Raja.
Raja, akhirnya kau sadar juga.
Di mana Yue?
Di mana Yue?
Raja tenang saja,
siluman itu
sudah mati.
Tutup mulutmu!
Dia bukan siluman.
Yue, kembalilah!
Kembalilah!
Yue, kembalilah!
Yue!
Yue!
Yue!
Yue!
Yue!
recehoki.net SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA
DEPOSIT CUMA 5.000 RAIH BONUS SPEKTAKULER
Daftar sekarang di recehoki.net Main Bersama RECEH88 Menangkan Ratusan Juta Rupiah!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.