Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
♪ Aku berjalan melewati pegunungan, berjalan dengan anggun ♪
♪ Berapa lama waktu berlalu dalam kelinglungan, tak berbuat apa pun ♪
♪ Di balik senyumanmu ada kesepian ♪
♪ Tidak bisa melihat dengan jelas, tidak bisa menebak kejanggalannya ♪
♪ Takut terbawa oleh angin, masa muda menjadi layu ♪
♪ Mencari tahu penyebabnya, mengabaikan akibatnya ♪
♪ Menanyakan berasal dari mana dan hendak pergi ke mana ♪
♪ Tidak bisa menjelaskan dan menyingkirkannya, seperti aku namun bukan aku ♪
♪ Bertahun-tahun yang lalu, siapa aku ♪
♪ Siapa yang akan mengenali siluetku ♪
♪ Aku di matamu ♪
♪ Apakah aku orangnya? Sebenarnya hidup demi siapa ♪
Sang Gadis dan Pangeran
Episode 29
Kediaman Pangeran Qi
Para penari dan pemain alat musiknya harus berlatih dengan baik.
Saat jamuan ulang tahun nanti,
jangan sampai terjadi kesalahan.
Baik.
Saya telah mengatur agar mereka berlatih lebih keras.
Dua hari lagi,
aku akan memeriksa hasilnya.
Baik.
Pangeran.
Ada apa, Fei Yuan?
Pangeran
Kakak Jiang, dia...
dia sudah meninggal.
Apa kau bilang?
Tadi orang dari Biro Mingjing
telah membawa jasad Kakak Jiang kembali.
Kakak Jiang...
Mengapa kau pergi begitu saja?
Kau yang mencelakai Kakak Jiang. Aku akan membunuhmu!
Fei Yuan, jangan bersikap tidak sopan!
Tuan Liu,
dia
mengapa bisa meninggal di Biro Mingjing?
Pangeran,
begini.
Beberapa hari yang lalu, ditemukan mayat pria tak bernama di pinggiran kota.
Pria itu tewas karena dadanya ditusuk pedang.
Di tubuh mayat itu, kami...
Yang aku tanyakan adalah
mengapa dia meninggal di Biro Mingjing!
Pengawal Jiang memotong pergelangan tangannya dengan potongan keramik.
Saat kami mengetahuinya, sudah terlambat.
Aku curiga
dia bunuh diri karena merasa bersalah.
Xiwen tidak mungkin membunuh Tian Yong.
Dari mana anggapan dia bunuh diri karena merasa bersalah?
Pangeran,
ada bukti kuat bahwa Pengawal Jiang membunuh Tian Yong.
Ini laporan kasusnya.
Silakan Pangeran lihat.
Pangeran,
alasan Jiang Xiwen bunuh diri
akan kami selidiki dengan jelas.
Namun, benar-benar tidak ada hubungannya dengan Biro Mingjing.
Dia meninggal di Biro Mingjing,
tetapi kau bilang tidak ada hubungannya dengan Biro Mingjing?
Tuan Liu,
tampaknya dalam dua tahun terakhir,
muncul beberapa orang pintar di Biro Mingjing.
Maafkan kami, Pangeran.
Pengakuan Verbal
Motif pembunuhannya adalah Tian Yong pernah melecehkan Song Yao.
Karena gegabah, Jiang Xiwen
melakukan pembunuhan secara tak sengaja.
Benar.
Di mana senjata pembunuhannya?
Untuk sementara belum ditemukan.
Kalau begitu apa bukti kuat
yang menunjuk ke Xiwen?
Giok yang dipakai oleh Jiang Xiwen.
Mengapa giok itu ada di tubuh Tian Yong?
Apakah sudah diselidiki?
Belum.
Kasusnya belum jelas, barang buktinya tidak lengkap.
Mengapa kau bilang buktinya sudah konkret?
Divonis saja belum bisa,
mengapa kalian berani bilang Jiang Xiwen bunuh diri karena merasa bersalah?
Biarpun bawahanku
ingin mati,
hanya akan mati di medan perang demi keluarga dan negara,
tidak akan mati dengan tidak jelas
di penjara Biro Mingjing!
Aku akan memeriksa kasus ini sampai tuntas.
Jika ternyata itu dikarenakan ada yang lalai dalam bertugas,
aku tidak akan menoleransinya.
Apakah kau yang menemukan Xiwen mati bunuh diri?
Jika aku menemukannya lebih awal,
mungkin Kakak Jiang tidak perlu mati.
Tidak ada hubungannya denganmu.
Tidak perlu menyalahkan diri sendiri.
Xiwen telah melalui rintangan hidup dan mati bersamaku.
Aku kira, setelah lolos dari perang Lembah Hong,
dia bisa menjalani kehidupan yang tenang.
Tidak kusangka,
pada akhirnya malah seperti ini.
Kakak Jiang adalah teman baikmu.
Aku bersumpah,
tidak akan membiarkannya mati sia-sia.
Percayalah padaku.
Terima kasih.
Kakak Jiang.
Mungkin dia ingin melindungi seseorang,
sehingga dia mengaku bersalah.
Pangeran.
Masuk.
Pangeran,
Nyonya Jiang telah datang.
Pangeran,
mohon Anda menegakkan keadilan untuk Xiwen.
Cepat berdiri.
Jangan terlalu bersedih.
Pangeran,
Xiwen benar-benar tidak membunuh orang.
Dia seperti ini gara-gara aku.
Ini semua kesalahanku.
Ada apa sebenarnya?
Bicara pelan-pelan.
Aku rindu sekali, cantik.
Lepaskan aku!
Lepaskan!
Xiwen.
Xiwen, kau jangan pukul lagi.
Xiwen, jangan pukul lagi.
Xiwen!
Xiwen, jangan pukul lagi.
Kau akan membunuhnya.
Aku akan membunuhnya hari ini.
Biar tuntas semuanya!
Jangan pukul lagi.
Jangan pukul lagi!
Mengapa kau menghentikan aku?
Mengapa membiarkan dia mengganggumu?
Aku tidak ingin gara-gara aku,
masa depanmu jadi hancur.
Dia telah melukaimu.
Aku tidak apa-apa.
Aku yang tidak baik,
telah membuatmu menderita.
Besok aku akan bicara dengan Pangeran tentang hubungan kita,
memohon agar Pangeran membantu kita.
Tidak boleh.
Pangeran tidak akan membantu kita.
Pangeran tidak pernah peduli dengan tanggapan orang lain.
Dia pasti akan mengerti keadaan kita.
Xiao Yao.
Aku tidak ingin sembunyi-sembunyi lagi.
Aku ingin menikahimu.
Aku ingin bersamamu selamanya!
Pasti karena ingin melindungi nama baikku,
makanya dia mengaku bersalah.
Akulah yang telah mencelakainya.
Akulah yang telah mencelakainya!
Xiwen!
Liu Yu.
Bawa Nyonya Jiang pergi beristirahat.
Baik.
Nyonya Jiang.
Xiwen.
Mengapa kau tidak beri tahu aku?
Ini adalah...
Jiang Xiwen, Letnan
Pangeran, mata-mata yang tertangkap itu bunuh diri.
Ternyata dia setia sekali.
Apa gunanya kalau hanya setia?
Lebih penting mati yang bernilai.
Bagaimana cara mati yang bernilai?
Kalau saya...
saya pasti mati-matian menyampaikan pesan kepada Pangeran.
Bagaimana caranya?
Saya akan menggenggam lencana militer di tangan saya.
Jiang Xiwen, Letnan
Dengan begitu,
Pangeran akan tahu ada yang ingin mencelakaimu.
Pangeran bisa bersiap-siap lebih awal.
Cara yang bodoh seperti ini,
hanya kau yang bisa memikirkannya.
Xiwen.
Aku tidak akan membiarkanmu mati sia-sia.
Hal ini telah terjadi.
Hanya dengan menemukan kebenarannya,
baru bisa menegakkan keadilan untuk Kakak Jiang.
Di wajah dan celah kuku mendiang,
terdapat bubuk warna merah jambu dan emas.
Dicurigai sebagai pemerah bibir.
Pemerah bibir yang dibuat Kakak Song mengandung bubuk emas yang halus.
Ini satu-satunya di seluruh ibu kota.
Detektif Muda Luo pasti menelusuri petunjuk ini,
baru akhirnya menemukan Kakak Jiang.
Tian Yong terbunuh dengan satu tikaman.
Jika orang biasa yang melakukannya,
lukanya tidak mungkin sebersih ini.
Benar.
Ilmu pembunuhnya pasti tidak rendah.
Coba lihat ini.
Rushuang.
Bubuk apa ini?
Bukankah dia seorang tukang?
Mungkin saat dia sedang bekerja,
bajunya terkena noda.
Seperti kapur atau semacamnya.
Tidak mungkin.
Kalau kapur,
akan menimbulkan korosi pada bajunya.
Sedangkan bajunya tetap utuh.
Kalau begitu, apa ini?
Belum bisa diketahui.
Dokumen Kasus
Laporan kasusnya juga tidak mengungkit petunjuk ini.
Tampaknya,
petunjuk ini terlewatkan sebelumnya.
Besok pagi,
kita pergi dan melihat ke tempat kejadian perkara lagi.
Mungkin ada petunjuk yang tertinggal.
Rushuang, kau dan Saudara Xie bantu aku satu hal.
Di sini tempatnya.
Bagaimana?
Tampaknya seperti yang ditulis di laporan kasus.
Tempat kejadian perkara bukan di sini.
Mereka bilang Tian Yong punya keluarga.
Ayo kita pergi menanyai keluarganya.
Baik.
Hormat kepada Tuan.
Nyonya, tidak perlu sungkan.
Hari ini, kami datang
karena ingin menanyakan beberapa hal.
Baik.
Di hari suamimu mengalami musibah,
dia sebenarnya ingin pergi ke mana?
Aku ...
aku tidak tahu.
Dia tidak beri tahu aku.
Kalau begitu apakah dia punya musuh semasa hidupnya?
Dulu saat bekerja,
dia sering berperilaku tidak jujur,
sehingga dia pernah dipukuli orang beberapa kali.
Aku pernah menasihatinya, tetapi dia tidak mau dengar.
Apakah dia masih melakukan hal itu belakangan ini?
Dia pernah merenovasi sebuah gudang sebelumnya.
Dia menduga ada benda berharga yang disembunyikan di dalamnya.
Apalagi kami sedang membutuhkan uang saat ini.
Dia pernah mengungkit hal itu beberapa kali.
Di mana gudang itu?
Seharusnya...
seharusnya ada di bawah Gunung Qing di pinggiran timur kota.
Keanggunan Anggrek
- Rushuang. - Mereka sudah kembali.
Saudara Xie.
Kakak Su, Kakak Pei.
Minum dulu.
Mari.
Kakak Su,
aku dan Xie Beiming
sudah menanyai sipir penjara Biro Mingjing.
Dari Kakak Jiang masuk penjara sampai meninggal,
dia tidak pernah bertemu dengan orang dari luar Biro Mingjing.
Kami juga menemukan,
sebelum mati, Tian Yong
ingin pergi mencuri sesuatu di sebuah gudang.
Apakah mungkin dia dibunuh,
saat mencuri sesuatu?
Besok pagi aku akan pergi memeriksa gudang itu.
Aku akan menemanimu.
Kami juga ikut.
Lihat, seharusnya di sana!
Tampaknya tidak berpenghuni.
Ayo kita lihat ke dalam.
- Baik. - Ayo.
Ini terigu.
Bubuk apa ini?
Aku sudah mengerti.
Serbuk yang ada di tubuh Tian Yong adalah terigu.
Tampaknya malam di hari dia terbunuh,
dia memang pernah ke sini.
Pemiliknya menghabiskan uang yang banyak untuk merenovasi gudang ini,
namun dia hanya menyimpan segentong terigu.
Apakah tidak terlalu berlebihan?
Benar.
Tempat ini pasti tidak hanya menyimpan ini saja.
Coba lihat.
Mungkin dua pot penyimpanan.
Tampaknya ukurannya tidak besar.
Bekas dudukannya saja masih ada.
Pasti baru saja dipindahkan.
Coba lihat.
Mengapa ada banyak ulat yang mati?
Xie Beiming.
Tolong carikan dua helai daun.
Aku ingin mengumpulkan mereka.
Baik.
Ulat-ulat ini
pasti terkontaminasi oleh sesuatu.
Itu sebabnya mereka mati dalam jumlah besar.
Aku akan membawa mereka kembali untuk dipelajari,
sehingga kita tahu apa isi di dalam pot-pot itu.
Baik.
Rushuang, ini.
Rushuang.
Ini berbahaya, lebih baik aku saja.
Tolong pegang pedangku.
Yang disimpan di gudang ini,
pasti bukan benda biasa.
Mengapa berkata begitu?
Gudang ini direnovasi dengan cermat.
Dindingnya dilapisi dua lapis bubuk kapur.
Di antara bubuk kapur, masih ada selapis pasir kering.
Selain itu,
lantai ini juga dilapisi bubuk kapur.
Gudang biasa,
mana butuh anti lembap sebanyak ini?
Pintu ini
juga tampak lebih kokoh dibandingkan pintu biasa.
Pantas Tian Yong merasa gudang ini
menyimpan benda berharga.
Aku akan mencari tahu siapa pemilik gudang ini.
Aku yakin akan segera dapat petunjuk.
Saudara Pei.
Saudara Pei.
Mengapa hanya kau sendirian saja?
Di mana Rushuang?
Dia sedang mempelajari racun di dalam.
Racun?
Dia memintaku untuk memberitahu kalian.
Ada racun mematikan dalam tubuh ulat-ulat itu.
Namun, belum bisa diketahui racun apa itu.
Namun, dapat dipastikan,
racun itu sangat berbahaya.
Sedikit saja sudah cukup untuk membunuh orang.
Kalau begitu,
setelah Tian Yong diusir oleh Xiwen malam itu,
dia pergi ke gudang untuk mencuri sesuatu.
Dia melihat hal yang tidak seharusnya dia lihat,
itu sebabnya dia dibunuh.
Pasti begitu.
Ini semua baru spekulasi.
Tidak ada bukti.
Selain itu, racun ini,
kita juga masih belum tahu
racun apa sebenarnya.
Kakak Su.
Orang dari Biro Mingjing mengantarkan salinan akta gudang.
Ini.
Gudang ini
milik Sha Du!
Milik Sha Du?
Orang ini selalu
melakukan perbuatan yang tidak mulia di Tiongkok.
Ternyata penyembunyian orang licik memang banyak.
Racun mematikan dalam jumlah besar.
Pedagang pasar gelap.
Takutnya di balik semua ini,
ada konspirasi yang sangat besar.
Saudara Xie.
Yang paling aku khawatirkan sekarang adalah
keberadaan racun yang mematikan ini.
Tenanglah.
Aku sudah memberitahu semua saudara di Vila Gunung Feiyun.
Jika ada petunjuk apa pun,
mereka akan segera memberitahuku.
Tidak sesederhana itu.
Sha Du ini
dibunuh karena kasus dana bantuan bencana.
Sayangnya,
kami tidak menemukan dalang yang sebenarnya.
Jika gudang ini milik Sha Du,
maka racun ini,
kemungkinan besar adalah...
Partikel ungu ini
sepertinya adalah getah suatu tumbuhan.
Tumbuhan...
Apakah kau tahu tumbuhan apa?
Cara membuat racun seperti ini sangat langka.
Di dalamnya juga mengandung guliga.
Jika aku tidak salah,
ini seharusnya metode pembuatan racun di Wilayah Barat.
Wilayah Barat...
Benar, metode pembuatan racun di Wilayah Barat.
Kalau begitu kita harus secepatnya
memastikan komposisi racun ini.
Jika tidak bisa menemukan keberadaan racun ini,
paling tidak kita bisa menanggulanginya.
Rushuang, apa yang kau lakukan?
Cepat, berkumur.
Bagaimana?
Apakah kau merasa tidak nyaman?
Aku sudah tahu.
Ada Janda Merah di dalamnya.
Apa itu Janda Merah?
Saat aku mencium aromanya,
sepertinya aku pernah mengetahuinya.
Tadi kita menyebut Wilayah Barat,
aku langsung teringat.
Saat masih kecil, karena rakus,
aku tak sengaja memakan ramuan langka
Wilayah Barat di ruang obat ayahku.
Itu adalah Janda Merah.
Janda Merah hidup di Wilayah Barat
juga di tempat yang lebih terpencil.
Merupakan kalajengking beracun yang sangat langka.
Kalajengking beracun?
Ekor kalajengking Janda Merah digiling menjadi bubuk.
Ditambah dengan getah tumbuhan yang telah diekstrak.
Terakhir ditambah dengan guliga.
Udumbara?
Benar.
Udumbara adalah sejenis bunga.
Dengan metode pembuatan racun di Wilayah Barat,
saat diekstrak,
memang sudah beracun.
Kemudian ditambah dengan
ekor kalajengking Janda Merah dan guliga lambung kambing jantan.
Menghasilkan racun yang sangat langka.
Racun mematikan ini hanya butuh sedikit
untuk membunuh orang.
Tahap awal keracunan mirip dengan gejala batuk.
Lima hari kemudian, akan muncul garis merah di pergelangan tangan.
Rushuang, apakah ada penawarnya?
Tidak ada catatannya.
Namun, aku percaya
setiap racun pasti ada penawarnya.
Aku akan berusaha meramu penawarnya.
Dengan begitu kita memiliki persiapan dan tidak ada ruginya.
Terima kasih.
Jangan sungkan.
Kalau begitu aku pergi dulu.
Baik.
Semoga Rushuang benar-benar berhasil menemukan penawarnya,
agar tidak menyia-nyiakan pengorbanan Kakak Jiang
menyampaikan pesan kepada kita.
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
Masih berani membohongiku!
Ayah Angkat.
Saya benar-benar tidak tahu
Su Ci adalah anak Bailiang.
Kau bersama mereka setiap hari,
masa kau tidak tahu?
Hal ini,
Su Ci tidak pernah mengatakannya.
Hanya Xiao Yanzhi yang tahu.
Kau dan Xiao Yanzhi
tidak bersekongkol
untuk membohongiku, kan?
Saya tidak berani!
Jasa Ayah Angkat membesarkan saya tidak terlupakan,
Beiming mana berani berkhianat?
Ming'er,
yang paling Ayah Angkat hargai
adalah kau, anak angkatku.
Kau tidak boleh mengkhianati Ayah Angkat,
tahukah kau?
Bangunlah.
Baik.
Ayah Angkat,
kalau begitu selanjutnya,
apakah kita memakai perihal Su Ci adalah anak Bailiang
untuk menyulitkan Xiao Yanzhi?
Ayah Angkat telah menyiapkan kejutan besar untuk mereka.
Ming'er,
istirahat dengan baik setelah kembali.
Tiga hari kemudian,
di jamuan ulang tahun ibu suri,
Ayah Angkat ingin kau melakukan sebuah hal besar.
Baik.
Detektif Muda Biro Mingjing, Su Ci,
diundang ke Istana untuk merayakan Ulang Tahun
Aku juga diundang.
Benar.
Kenapa? Kau takut?
Kalau begitu...
Mana mungkin?
Fitnah yang diderita oleh
orang tua dan orang klanku akan segera dibersihkan.
Aku sudah lama menunggu saat ini.
Sebenarnya aku tidak ingin kau pergi.
Karena aku tidak bisa menjamin
apa yang akan terjadi di masa depan.
Aku sudah lama membayangkan
datangnya hari ini.
Di hadapan kaisar dan para pejabat,
aku ingin menunjukkan wajah asli Pangeran Yun.
Agar kebenarannya diketahui semua orang.
Saat itu akan segera tiba,
mana mungkin aku tidak pergi?
Baik.
Apa pun yang kau lakukan,
aku akan menemanimu.
Hanya saja sekarang
pembunuh Tian Yong belum ditemukan.
Belum dapat membersihkan nama Kakak Jiang.
Memikirkan hal ini,
aku merasa sangat sedih.
Aku percaya
masalah ini akan segera terselesaikan.
Tenanglah.
Kalau...
semua ini sudah berakhir,
apa yang ingin kau lakukan?
Menurutmu?
Tentu saja menempel padamu terus.
Ke mana pun kau pergi, aku akan mengikuti.
Jika kau ingin melakukan sesuatu,
aku akan menemanimu.
Saat hari itu benar-benar tiba,
aku tidak ingin melakukan apa pun.
Namun, ada hal penting yang harus aku lakukan.
Apa itu?
Memohon kaisar
menganugerahkan pernikahan.
Saudara Xie.
Ada apa?
Ada lonjakan gerakan rahasia di ibu kota.
Aku ada urusan penting di pesta ulang tahun,
aku takut keamanannya tidak cukup.
Oleh karena itu, tolong lindungi Su dan Rushuang.
Aku?
Benar. Kau adalah orang yang paling tepat.
Aku percaya padamu.
Serahkan padaku!
Jangan khawatir.
Saudara Pei.
Aku berjanji padamu.
Mulai hari ini, aku akan mengikuti ke mana pun mereka pergi!
Baik!
♪ Rasa cinta dari satu pihak, membangkitkan rasa cinta pihak lainnya ♪
♪ Hujan gerimis menambahkan air mata tanpa berkata-kata ♪
♪ Menatap dinginnya pemandangan di bawah sinar rembulan ♪
♪ Tiupan seruling dalam ketenangan, menelan dinginnya sinar bintang yang redup ♪
♪ Baju bepergian belum dilepas, tak kunjung pulang ♪
♪ Jiwa dalam mimpi bepergian setiap malam ♪
♪ Di bawah hujan berkabut, waktu terasa lambat ♪
♪ Cinta yang sangat mendalam, melalui ribuan rintangan ♪
♪ Melihat cakrawala yang luas, mendesah sedih dan tidur kesepian ♪
♪ Siang dan malam menantikannya kembali ♪
♪ Memiliki janji seumur hidup, kedua hati saling mengenali ♪
♪ Beberapa kali pertemuan dan perpisahan ♪
♪ Saat bertemu lagi, pasti tidak akan mengecewakanmu ♪
♪ Pasti tidak akan mengecewakanmu seumur hidup ♪
♪ Menatap dinginnya pemandangan di bawah sinar rembulan ♪
♪ Tiupan seruling dalam ketenangan, menelan dinginnya sinar bintang yang redup ♪
♪ Baju bepergian belum dilepas, tak kunjung pulang ♪
♪ Jiwa dalam mimpi bepergian setiap malam ♪
♪ Di bawah hujan berkabut, waktu terasa lambat ♪
♪ Cinta yang sangat mendalam, melalui ribuan rintangan ♪
♪ Melihat cakrawala yang luas, mendesah sedih dan tidur kesepian ♪
♪ Harus mencarinya ke mana ♪
♪ Memiliki janji seumur hidup, kedua hati saling mengenali ♪
♪ Beberapa kali pertemuan dan perpisahan ♪
♪ Saat bertemu lagi, pasti tidak akan mengecewakanmu ♪
♪ Seumur hidup ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.