All language subtitles for ARMY OF THE DEAD

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Gerbang, ini Pangkalan.

Empat Penunggang Kuda berderap.

Kau diizinkan membuka gerbang. Kuulang, buka gerbang.

Muatan aman, Penunggang Kuda dalam perjalanan.

AREA TERLARANG DILARANG MELEWATI BATAS INI

Pastikan tampak manis.

Kemari.

Vegas, Sayang.

Vegas!

Ayo, Sayang. Ya.

- Kita melakukannya! - Ya.

Sudah selesai. Ayo, Sayang.

Ayo.

BATAS KOTA LAS VEGAS

BARU MENIKAH

- Ayo pergi! - Ya!

Aku suka kehidupan!

Suka…

Kau sedang apa? Masuklah. Aku merasakannya!

Tahu kita mengangkut apa?

Kenapa perlu perlindungan ketat?

Bisa apa saja,

tas berisi nuklir, atau naskah asli Konstitusi

yang ditulis dengan darah Bapak Pendiri kita.

Ya. Atau mungkin…

Bigfoot.

Tebakanku adalah bagian kepala Tongkat Ra,

atau Amelia Earhart, tetapi masih hidup.

- Lebih baik tak banyak tahu. - Benar.

Aku punya hadiah untukmu karena sudah menikahiku.

Baik. Apa? Tunggu, apa maksudmu?

Ya.

Baik.

Ayo buka. Asyik.

Kini kau dalam masalah, Tuan.

Ada tebakan lagi.

Kalau pendarat bulan yang seharusnya ditinggal di bulan?

Ya, aku suka referensi luar angkasa,

mengingat kita baru datang dari… Kau tahu.

- Maksudmu ada peluang. - Peluang apa?

Peluang kita mengangkut… Kau tahu.

Cawan Suci.

Ya, mungkin Cawan.

Bukan "Cawan" sebenarnya,

tetapi barang yang tak seharusnya diangkut.

Kau mau buat aku mengatakannya?

Sejujurnya aku tidak… Ucapanmu samar.

Area 51.

Hanggar rahasia. Autopsi.

Baik, akan kukatakan. Alien.

- Astaga! - Awas!

Blackwing terluka.

Ayo, Semua. Cepat.

- Kita bereskan ini! - Cepat!

Ambil ini. Cepatlah.

Beberapa orang tewas. Pak.

Lupakan. Mereka sudah mati. Periksa yang ini. Ayo.

- Semua, ke muatan dua! - Dimengerti!

Ini Empat Penunggang Kuda. Dengar?

Dengar. Silakan.

Kami dalam situasi darurat. Meminta bantuan.

Dimengerti.

Apa situasi daruratmu?

Kami mengalami kecelakaan fatal.

Ada beberapa korban jiwa. Kami butuh evakuasi medis segera.

Baik, Penunggang Kuda. Kami kirim evakuasi medis.

Siaga komunikasi selagi kuhubungi mereka.

Penunggang Kuda, bagaimana muatan?

Muatan.

Ya, muatannya rusak.

Tampak terbuka di tengah jalan raya.

Siaga, Penunggang Kuda.

Baik, dengarkan saksama.

Kumpulkan semua yang bisa berjalan dan segera menjauhi muatan.

Tunggu, kau suruh aku apa?

Diam dan dengarkan. Bawa anak buahmu pergi dari sana.

Jika tak bisa bergerak, tinggalkan. Paham? Menyingkir sekarang! Kau dengar?

Ya, aku dengar.

Hei!

Tinggalkan saja.

Apa?

- Kita diminta menjauhinya. - Apa?

Mereka bilang…

Kita harus pergi.

Kau dengar tadi. Kita harus pergi sekarang!

Ayo kembali. Mereka butuh kita!

Tidak. Tak ada "mereka". Paham? Semua celaka. Ayo.

Tunggu!

Tak bisa berhenti. Harus jalan terus.

Kita sudah cukup jauh. Kita aman.

Sama sekali tidak aman.

Baiklah.

Apa itu?

Dia memburu kita.

Dia sudah menjauh. Ayo.

- Astaga. Yang benar saja. - Aku jadi takut.

Kalian siap, Anak-anak?

Satu, dua, tiga, empat…

NETFLIX MEMPERSEMBAHKAN

MAGISTER FILSAFAT

Ribuan pengunjuk rasa memenuhi Capitol pagi ini

sebagai reaksi pemungutan suara Kongres kemarin

yang mengesahkan proposal kontroversial

untuk memberantas sisa gerombolan zombi

yang berakhir dengan dramatis

dengan banyaknya korban jiwa dari militer AS

dan terpaksa mundur

saat Vegas ditembok

dan para zombi ditinggal untuk menghantui kota kosong.

Ini akan menandai puncak upaya presiden untuk memenuhi janji kampanye

untuk memusnahkan populasi zombi Las Vegas

dengan mengambil tindakan ekstrem menjatuhkan nuklir berdaya ledak rendah

di kota Las Vegas dalam waktu empat hari,

bertepatan dengan matahari terbenam pada Hari Kemerdekaan.

Pemerintah telah mendorong evakuasi penuh

kamp karantina McCarran,

sasaran lama kelompok hak-hak sipil

yang berpendapat bahwa tak ada bukti infeksi

terdeteksi di kamp tersebut.

Permisi.

Boleh aku bicara dengan pria itu?

Hei, Scott, ada tamu untukmu.

Tuan Ward.

Hei. Kau Bly Tanaka, bukan?

Mau menemuiku?

Tak semua orang yang menyelamatkan Menteri Pertahanan

dari gerombolan monster pemakan daging

meraih Medali Kebebasan,

hanya untuk berakhir…

Kerja di resto burger.

Tuan Tanaka, aku paham situasiku.

Begini.

Ada 200 juta dolar di khazanah di bawah Las Vegas Strip.

Dua ratus juta yang sudah digantikan perusahaan asuransi,

tak kena pajak, tak bisa dilacak.

Tak bisa digunakan.

Di sanalah peranmu.

Dengan sisa waktu 96 jam,

pemerintah sudah memindahkan lebih dari separuh pasukan militer

keluar dari zona karantina,

yang menjadikannya rentan.

Aku mau kau membentuk tim dan mengeluarkannya.

Imbalannya,

Lima puluh juta jadi milikmu untuk dibagi dengan anggota timmu.

Tertarik?

Jangan dijawab.

Pikirkanlah malam ini.

Sebagai iktikad baik.

Kita segera bicara lagi, Tuan Ward.

Anda harusnya senang

ini solusi kesehatan yang didanai pemerintah

yang akan mengakhiri ini.

Ayolah, Sean. Kau tahu mereka tak terinfeksi.

Jika ya, mereka sudah jadi zombi.

Mereka tahanan politik, yang tak diinginkan pemerintah.

Kita semua tahu, jika status imigrasi kita diragukan,

mendukung hak kaum gay atau aborsi,

tahu-tahu,

kepala kita ditodong pistol suhu,

kita diseret dari rumah atau mobil

dengan kedok keselamatan publik.

Kita sudah menguji ribuan nuklir di Gurun Nevada.

Ini tak ada bedanya.

Perhatian, para tahanan di Kamp Karantina McCarran Las Vegas.

Fasilitas ini dalam evakuasi aktif.

Naik bus ulang-alik ke Barstow.

Siapkan kartu izin kesehatan sementara

untuk ditunjukkan ke petugas pada saat naik bus.

Ingat, bus berangkat tiap 15 menit.

- Hei, Semua. - Kate!

Hai. Aku tak bisa bernapas.

- Kalian tak sabar pindah? - Ya!

Kate, biarkan mereka selesai berkemas.

Ayo. Cepat.

Kate, berjanjilah kepadaku.

Jika terjadi sesuatu kepadaku beberapa hari ke depan,

pastikan anak-anak sampai ke Barstow, ya?

Apa maksudmu? Apa yang bisa terjadi?

Kau mengenalnya, ya?

Sang Koyote.

Geeta, itu bukan pilihan.

Kate, dia membantu orang masuk, buka mesin slot, menyelinap keluar.

Lalu tahu-tahu, kau sudah pergi.

Uang itu jalan keluar kami, atau kami terjebak di Barstow selamanya.

Dengar, para penjaga ini tak peduli.

Namun, dengan lima ribu, aku dan anak-anak bisa beli jalan keluar.

Aku harus mengeluarkan anak-anak sebelum Jumat nanti,

dan akan kulakukan apa pun untuk melindungi keluargaku.

Geeta, orang yang pergi ke sana,

tak selalu kembali.

Lupakan saja.

- Tunggu, Geeta, ayolah. - Lupakan saja, ya?

- Aku… - Hei.

Semua baik-baik saja?

Kenapa? Kau tak punya kegiatan lain?

Kate…

- Bilang apa, Sukarelawan? - Dia tak bilang apa-apa.

- Benar begitu? - Kate.

Tutup mulutmu!

Baiklah.

Apa? Kau mengatakan sesuatu?

Jangan.

Tidak, aku tak bilang apa pun.

Kau tahu gejala awal infeksi adalah sikap agresif

dan tindakan di luar norma sosial.

Lihat aku dan jangan bergerak.

Aman.

Bus karyawan berangkat lima menit lagi.

Giliranmu.

Jika kau mau,

bisa pakai termometer rektum.

Suhumu turun dua angka desimal.

Yakin kau baik-baik saja?

- Yakin tak terinfeksi? - Aku baik-baik saja.

Aku baik-baik saja. Aku merasa sehat.

Baiklah,

kalian berdua dalam batasan, tetapi hati-hati.

Sebaiknya kau ke bus, Sukarelawan.

Berengsek.

Apa yang kau pikirkan?

Kau tahu betapa mudah baginya untuk menyingkirkanmu?

Dia cukup bilang suhumu turun satu derajat,

dan tak ada yang akan meragukannya.

- Aku tahu. - Tahu?

Aku hanya… Dia…

Sudahlah.

Maaf, aku hanya…

Berjanjilah kepadaku kau tak akan berbuat bodoh.

Geeta, risikonya tak sepadan.

Ya, kau benar.

Tak akan kulakukan.

Aku janji. Ya?

Terima kasih.

Bus karyawan akan berangkat lima menit lagi.

Ibu!

MUNGKIN

Ya?

Tuan Tanaka, posisiku sulit.

Aku kurang menyukaimu.

Aku tak mau kau senang karena aku bersedia, tetapi…

Sebaiknya kumpulkan timmu.

Kau butuh pilot helikopter, peretas brankas.

Kukirimkan alamatnya lewat pesan.

Datanglah pukul 16.00 besok.

Dia bergabung.

Aku tak mau bertanya, tetapi…

aku harus antar anak-anak sekolah, jika tak bekerja…

Tenang, akan kuperbaiki.

Terima kasih, Maria.

Jangan khawatir. Hati-hati, aku berlumuran oli.

Sharkey, berikan mobil putih kepadanya.

- Gracias, Maria. - Salam untuk anak-anak.

Dah.

Sial.

Hei.

Hei!

Menurutmu itu ide buruk?

Ayolah, Scotty.

Bukan "pendapat", itu "kenyataan",

dan itu memang ide yang sangat buruk.

- Kau tak ikut? - Tak bilang itu.

Kau ikut?

Tak bilang itu juga.

Namun, kau tertarik.

Kurasa kau tahu itu bahkan sebelum kau datang.

Pikirkanlah.

Tindakan kita, semua yang kita selamatkan.

Lihat hasilnya.

Bagaimana kalau, sekali saja,

kita lakukan sesuatu untuk kita?

Kita bisa mati.

Kita mungkin akan mati.

Setidaknya sebagian.

Lima puluh juta dolar.

Lima puluh juta.

Bagaimana pembagiannya? Dibagi rata?

Kau, aku, dan Vanderohe, masing-masing 15 juta, andai dia ikut.

Lainnya yang bukan keluarga…

Tak perlu tahu bagian kita.

Kini kau paham.

Siapa lagi yang ada di daftar gilamu?

Kulihat kau kedatangan tamu.

Bicaralah. Bagaimana?

Pertama kalinya dia mengunjungiku dalam enam bulan.

Kami tak bisa mengobrol selama lebih dari 35 menit

tanpa bertengkar.

Namun, dia tampak bahagia.

Kurasa itu yang terpenting.

Aku yakin dia menghargaimu,

meski kau tak sadari.

Sungguh. Jika tidak, persetan dengannya.

Itu informasi yang berat.

Jadi, apa pendapatmu?

Saat kita melakukannya, saat kita benar-benar melakukannya,

aku tak pernah memikirkan wajah semua monster tak terhitung itu,

tetapi, kini aku sadar, sebelumnya mereka manusia.

Kini wajah mereka

selalu kulihat.

Entah ikut membuatnya lebih baik atau buruk.

Tak bisa kubayangkan,

tetapi, mungkin ada peluang itu bisa…

melegakan.

Itu dia.

Lihat itu.

Vegas seharusnya dibom awal tahun 1990-an.

- Ini hebat. - Peters!

Astaga.

Apa kabar?

Ada apa kalian kemari?

Kerjamu bagus?

Menyebalkan. Kenapa kalian datang?

- Begini… - Kami membentuk tim untuk pekerjaan.

Ya? Bayarannya?

Jika berhasil,

dua juta dolar untuk sehari kerja.

- Dua juta dolar? - Namun…

Bagianku? Hanya untukku?

Dua juta dolar jika berhasil?

Seratus persen. Aku ikut. Ya.

Kau tak mau tahu risikonya atau…

Untuk apa tahu risikonya? Dua juta dolar? Itu uang yang banyak.

Dengar, aku sangat membenci hidupku,

jika aku punya dua juta dolar,

hidupku akan berubah drastis.

Ya, terima kasih. Ya.

Yakin kau tak mau tahu?

Pasti berkaitan dengan helikopter.

Ya.

- Aku pilot helikopter. Ya. - Ya.

- Tanda tangan di mana? - Baiklah.

- Aku ikut. - Terima kasih. Senang bertemu.

Dia belum berubah, ya?

Belum. Masih saja aneh.

Ayo. Berikutnya orangku.

Ayolah. Sial.

Itu dia, Sayang. Itu yang kumaksud!

Mikey Guzman.

Mikey Guzman. Namanya tak asing.

Lihat ini.

Aku Mikey Guzman, langsung dari Las Vegas Timur.

Ada beberapa…

Setidaknya lima, tetapi biar kuperiksa lagi. Tunggu.

Tujuh. Ada tujuh zombi pincang.

Dor, Bajingan! Dua kepala sekali tembak.

Dia gila.

Ada forum Reddit yang khusus membahas dia.

Hebat!

- Hebat, Kawan. Ya! - Begitulah caranya.

Terima kasih banyak.

Inilah Guzman Of The Dead 420.

Klik suka dan berlangganan.

Dia punya Rolex. Harganya minimal 10 ribu.

Hei.

Qué onda, güero?

Mikey Guzman.

Ada apa?

Mau dapatkan 500 ribu dolar?

Siapa yang harus kubunuh?

Aku suka dia.

BRANKAS & KUNCI GWENDOLINE

Kenapa kita kemari?

Katamu perlu peretas brankas. Mungkin dia orangnya.

Kau mau dapat bayaran 250 ribu untuk satu hari kerja?

Astaga.

Bisa kau retas?

- Bisa kuretas? - Ya.

Bisa kuretas?

Kau seperti menunjukkan Madonna of The Magnificat Botticelli,

dan tanya apa mau kutiduri.

Baik, orang yang mendesain karya seni indah ini,

Hans Wagner,

menamakannya Götterdämmerung

seperti nama babak akhir

opera epik Richard Wagner…

Der Ring des Nibelungen.

Apa bisa dibuka olehku?

Entahlah.

- Aku tak tahu. - Baik.

Awas jarimu, Tuan Tangan Besar.

Dari semua tukang kunci di dunia,

apa aku peluang terbesarmu untuk membukanya?

Dengan kerendahan hati, aku bisa mengatakan ya.

Kau ikut?

Itu pintu ke dunia lain,

dan takdir membawa kalian kepadaku.

Kita akan lalui bersama.

- Omong-omong, siapa namamu? - Scott Ward.

- Maaf? - Scott Ward?

Dieter, Scott Ward.

Kau siap bermain?

Ya.

Scott, ini Damon. Itu Chambers.

- Mereka bersamaku. Kuberi bagianku. - Baik.

- Halo. - Selamat bergabung.

Scott, mau jelaskan kenapa anak ini ikut?

Lihat dia. Maaf,

tetapi dia tak seperti pembunuh zombi.

Hai, namaku Dieter, dan aku akan membuka yang tak bisa dibuka.

Kau bercanda?

Kita butuh dia untuk buka brankas.

Tanpa dia, tak ada uang.

Ayo, Semua. Berkumpul.

Tuan Tanaka, ini timku.

Senang kalian berkumpul di sini hari ini.

Inilah sasaran kalian.

Vegas Bly.

Tak boleh terbang ke Vegas.

Itu wilayah udara terlarang.

Bisa terbang keluar.

Ada helikopter penyelamat yang ditinggal di atas menara utara, Sodom.

Jika berkoordinasi dan berkomunikasi,

ini akan menjadi misi yang mudah.

Kalian akan memasuki kota dengan rentang waktu 32 jam.

Para zombi yang masih berjalan

seharusnya tak menjadi masalah bagi kelompok tangguh seperti kalian.

Tunggu!

Maaf.

Bagaimana tepatnya kita membunuh zombi?

Astaga.

Ada lagi yang belum pernah bunuh zombi di sini?

Kita semua tahu dasarnya.

Zombi, pincang, mayat hidup, apa pun namanya,

dalam hal membunuh mereka, sasarannya otak.

Otak.

Jika ada yang datang, tembak otaknya. Semudah itu. Pertanyaan?

Ya. Bagaimana jika kuambil batu besar dan kuhantam kepalanya?

Apa bisa?

Ya, itu juga masih menyasar otak, jadi, boleh.

Baiklah.

Maaf, Tuan Tanaka, teruskan.

Dari sana, kalian bergerak ke Strip.

Kalian sampai di kasino kurang dari dua jam.

Masuk dan temukan generatornya.

Brankasnya, di bawah menara selatan, Gomorrah…

ada di ujung lorong.

Di sana, akan ada beberapa rintangan tak mematikan.

Temukan cara untuk memicunya.

Sementara itu, pilot/mekanik kita yang pemberani menyiapkan helikopter.

Kembali di pintu utama,

peretas brankas bekerja.

Seperti ahli bedah atau pelukis,

mahakaryanya ditampilkan dalam klik yang nyaris tak terdengar.

Akhirnya, brankas itu menyerah pada sentuhan lembutnya.

Lalu, kalian hanya perlu mengangkut uangnya ke helikopter

dan terbang menuju matahari terbenam.

Semua ini,

sehari sebelum nuklir meninggalkan landasan.

Semudah memeras orang Jepang.

Maaf, Pak.

Kini istilahnya diperhalus jadi "semudah memeras lemon".

Ya, tetapi aku…

Tak apa karena dia orang Jepang.

Baiklah.

Semudah memeras lemon.

Lihatlah.

Baik. Bagus.

Tunggu. Sebentar.

Ini rencana sebenarnya? Zombi?

Ya, Kawan. Ada apa? Kupikir kau tak berkeberatan.

Kau selalu bilang jika melihat zombi, kau mau habisi.

Itu cuma bualan, Kawan.

Apa?

Persetan ini. Aku tak ikut.

Ini gila. Kalian akan mati.

- Astaga. - Maaf, Kawan.

Amatir.

Hei, Damon. Tunggu.

Baik, tim, ambil peralatan. Sampai jumpa pukul 06.00 tepat.

Baik, Kapten.

Tunggu.

Aku Martin. Kepala keamanan Tuan Tanaka.

Jika butuh apa pun, beri tahu aku.

Aku bisa dapatkan yang kalian mau.

Aku juga mendampingi kalian

karena aku tahu seluk-beluk kasino itu.

Pertanyaan?

Baik. Sampai jumpa pukul 06.00.

Pukul 06.00?

Bagaimana perasaanmu?

Kau gila. Kau tahu itu?

Jika pilihannya mati di Strip

atau sehari lagi membalik burger di Lucky Boy,

aku rela bertaruh.

Sudah pikirkan cara kalian masuk?

Ya.

Pendatang baru butuh pemeriksaan kesehatan lengkap.

Pusat Karantina Barstow adalah fasilitas tanpa toleransi.

Tanpa stiker izin hijau di kartu kunci Anda,

Anda dilarang memasuki wilayah umum.

Hei, Kate.

- Sedang apa kau di sini? - Aku perlu bicara.

- Tidak! - Tunggu.

Dengarkan aku saja.

Aku punya peluang…

butuh bantuanmu.

Dengar. Aku tahu ini akan terdengar gila.

Lakukan satu hal untukku.

Untukmu?

Lakukan ini,

dan aku bisa berikan 15 juta dolar.

- Lima belas juta? - Ya…

Kau tak punya 15 juta dolar.

Jika kau lakukan satu hal ini, aku akan punya.

Ini tak dapat menebus kesalahanku

atau ayah macam apa aku.

Ya.

Dengan 15 juta, kau bisa bantu mereka.

Kembali ke sekolah, terserah kau.

Yang kau lakukan dengan uang ini, aku tahu itu akan tepat.

Satu hal apa?

Hei. Tolong! Hei.

Sang Koyote, 'kan?

Bawa kami masuk. Kumohon.

Tolonglah.

Lumayan untuk kali pertama.

Baiklah, aku paham. Aku mengerti.

Aku paham ini mesin kecil yang indah.

Jangan arahkan kepadaku.

Maaf.

Ini kendaraannya.

Bagus. Kau mau air?

Kau bercanda. Apa ini?

Apa?

Sumpah, jika misi ini

adalah cara gila untuk berbaikan dengan putrimu…

Bukan. Percayalah.

Dia sukarelawan di kamp. Dia punya koneksi.

Dia cuma mengantar ke zona karantina.

Kau kira aku akan bawa dia ke Vegas?

SELAMAT DATANG DI NEVADA

PERINGATAN - MEMASUKI ZONA KARANTINA: HUKUM KONSTITUSI AS TAK BERLAKU

Apa kabar? Kita belum resmi berkenalan. Namaku Martin.

Jangan bicara. Aku tak percaya mereka, terutama kau.

Jauhi aku.

Baik, Bu.

Para tahanan di Pusat Karantina McCarran Las Vegas.

Fasilitas akan ditutup malam ini. Tak ada personel…

Para penjahat, perkenalkan koyote kalian.

Si Koyote punya nama?

Lilly, tetapi "koyote" terdengar keren.

Panggil itu saja jika mau.

Baiklah, akan kutinggalkan kalian.

Jumpa di luar Barstow 24 jam lagi.

- Ya? - Baik.

Jangan sampai dibom,

atau dibunuh oleh zombi.

Hei. Ada apa?

Ibu tak ada.

Ini.

Pertanyaan.

Ya, Dieter.

Aku tak butuh sesuatu yang lebih besar?

Jika kuberi yang lebih besar, kau sudah mati.

Benar "mati"?

Mati. Auf Wiedersehen.

Ini untuk di mana?

Yang benar saja. Sungguh?

Dieter, coba jangan buat Van kesal.

Terima kasih.

Hei.

- Apa yang kau lakukan? - Maksudmu?

Hentikan!

Lepaskan aku!

- Hentikan! - Ada apa ini?

Sedang apa kau?

Kau membawanya masuk.

Kau masukkan Geeta.

Ya, kumasukkan dia dan dua lainnya.

Kumasukkan banyak orang.

Mereka butuh uang untuk pergi. Kau tahu.

- Dia tak kembali. - Tak semuanya kembali.

- Mereka tahu risikonya. - Anaknya dua!

Dia tak bilang itu.

Jika aku tahu dia punya anak, tak akan kubawa.

Kau melihatnya mati?

Tidak.

Mereka masuk. Aku tinggal.

Mereka tak pernah keluar. Maafkan aku.

Sudah kutunggu lama, tetapi pada akhirnya…

Aku ikut denganmu.

- Tak boleh. - Aku ikut.

Tidak. Kau tak boleh ikut.

Ada dua anak yang ibunya menghilang di dalam.

Dua anak yang kubantu jaga.

Harus kutemukan.

Seperti apa rupanya? Kami akan cari.

- Pikirmu aku percaya? - Kate!

- Kau tak ikut! - Aku tak meminta izin!

Kuberi tahu yang akan terjadi.

Kemarilah.

Dengar. Sebagai orang yang sudah lihat seperti apa situasinya,

kau tak akan mau lalui ini. Tak akan kubiarkan.

Kau tetap di sini.

Kami cari temanmu, dan kita bertemu di luar.

- Setuju? - Tidak. Aku tak setuju.

Kau yang dengar.

Pokoknya aku masuk.

Aku bisa masuk dan kau bisa menjagaku.

- Kate. - Atau,

aku masuk setelah kalian,

dan mungkin mati.

Silakan pilih.

Apa pilihanmu, Ayah?

Jika kita lihat temanmu, bagus.

Namun, kau jangan mencarinya. Ini masalah hidup atau mati.

Jika kau mengacau, orang-orang ini akan mati.

Kau paham itu?

Mereka juga punya keluarga.

Jangan pernah menghilang dari pandanganku.

Itu syaratku. Sudah jelas?

Ya. Jelas.

Teman-teman, ini Kate,

anggota tim terbaru.

- Hei. Halo. - Apa kabar?

Scott, apa-apaan?

Kau bergembira?

Apa maksudnya?

Bom yang akan datang untuk membunuh kalian?

Itu bus terakhir.

Pergilah, Speedy Gonzales! Arriba.

Ini zona evakuasi wajib.

- Kita butuh satu orang lagi. - Untuk apa?

Kau tak tahu seperti apa di sana. Tidak lagi.

- Tim sudah cukup besar… - Percayalah. Butuh satu lagi.

Ada apa ini?

Mau dapat 20 ribu?

Dua puluh ribu dolar?

Ya, aku mau 20 ribu.

Aku tak paham. Kenapa dia ajak pria sial itu?

Sayang, jangan mengumpat, ya?

- Serius? - Gergaji mesin.

Kita akan memasuki lautan orang mati untuk pencurian besar.

- Itu untukmu. - Maaf aku mengumpat.

Aku? Oh, ya.

Aku bisa.

Kita akan bergembira, ya?

Kuberi tahu, kau dapat pria yang tepat untuk ini.

Selain itu, jika kau takut atau gugup di dalam sana,

tetaplah dekat denganku.

- Kulindungi kau. - Terima kasih.

Ada apa, Kawan?

Jeriken bensin. Bawa itu.

Jangan sentuh gergajiku lagi. Jangan bicara dengannya lagi…

Kawan.

- Baiklah. Tentu. - Jawaban bagus.

Baik, Semuanya, ayo jalan!

Kau lihat apa?

Ke belakangku.

Angkat senjatamu, Bodoh.

Belum telat untuk kembali.

Itu mereka, para zombi pincang,

yang tersisa.

- Apa yang terjadi dengan mereka? - Menurutmu?

Kurang cerdas menghindari matahari.

Kau harus lihat kondisinya saat hujan.

Mereka kembali hidup beberapa jam.

Scheisse!

Baik, ayo jalan.

Sederas apa…

Mari berfoto.

Dasar wisatawan.

Hei, kau Lilly, bukan?

Kau mengenal lingkungan ini.

Apa gunanya bagimu?

Mungkin banyak.

Kau tahu apa tentang para zombi ini?

Aku tahu semuanya.

Kenapa?

Baguslah.

Was ist das?

Astaga. Apa ini semua?

Apa yang terjadi?

Tempat polisi dan militer menyerah. Pertahanan akhir Vegas.

Semua diam.

Kalian dengar itu?

- Apa itu? - Ke belakang mobil! Cepat!

Apa itu?

Valentine.

Valentine?

Itu macan zombi.

Itu keterlaluan.

- Luar biasa. - Keren.

Aman.

- Los geht's. - Baik.

Makhluk apa itu?

Macan Siegfried dan Roy. Ia menjaga awal wilayah mereka.

- Apa ada jalan lain? - Tidak juga.

Hei, Cummings. Coba kulihat pistolmu.

Apa? Tak boleh.

Sebentar saja.

Aku suka. Indah.

Juga andal.

- Masa? - Ya.

Boleh kupegang?

- Kau mau pegang? - Ya.

Sebentar saja.

Sebentar saja.

- Astaga… - Hei!

Bohong jika kubilang aku tak perlu lakukan itu.

- Apa maksudmu? - Dia lakukan apa?

Dia menembakku. Tembak dia!

Mereka akan tahu kita di sini. Kita harus ikut aturan.

- Aturan? Apa maksudnya? - Dia gila.

Untuk masuk lebih jauh, ada barter.

- Barter? - Jangan!

Ya. Kurban untuk menunjukkan kepatuhan.

- Mereka tak berpikir. - Tembak dia!

- Jika datang, kita bunuh. - Kau tak paham.

- Mereka tak seperti dugaanmu. - Tembak mukanya!

Sial! Maksudku bukan zombi pincang.

Benar. Mereka tak berpikir.

Mereka cuma bergerak dan makan. Maksudku yang lainnya.

- Para alfa. - Ya. Mereka lebih cerdas. Lebih cepat.

Teratur. Seperti dari mimpi burukmu.

Kumohon.

Kalian bicara seolah-olah kota ini penjara kalian.

Bukan. Ini kerajaan mereka.

Mereka tak peduli kita main-main di luar asal ikut aturan.

- Astaga! - Kini kita akan memasukinya.

Aku punya ibu. Aku sayang dia.

Semua punya ibu, Berengsek,

tetapi tak semua menindas wanita yang dikarantina.

Dia bohong! Itu tak benar.

Diam. Aku lihat perbuatanmu ke para wanita itu,

dasar pemerkosa.

Astaga! Itu sama sekali tak benar.

- Sial. Tidak! - Dia datang.

Siapa yang datang? Apa?

- Dia siapa? - Tidak, kumohon. Lepaskan aku. Tolong.

Tidak. Jangan percaya dia.

- Maaf. - Kumohon.

Tolong aku. Jangan pergi. Kita satu tim.

Apa itu…

Apa-apaan?

Scheisse.

Tolong. Tembak ini! Makhluk apa ini?

Dengar, tidak. Hai.

Aku bukan mau menyakitimu.

Ayolah. Tolong aku.

Tidak!

Tolong aku!

Jangan lakukan itu. Menjauhlah.

Kau sedang apa?

Tidak. Astaga!

Pergilah. Pergi ke sana.

Tidak!

Tolong!

Tidak!

- Pernah lihat dia membunuh? - Ya. Sering.

Tidak!

Korbannya kembali?

Sebagai zombi pincang.

Tidak!

Teoriku, ini dimulai dengan satu dari mereka, yang asli.

Astaga! Tidak!

Jika dia menggigitmu…

- Maka kau jadi alfa. - Tepat.

Tampaknya dia dibawa ke Olympus.

Kini kita tahu yang harus dihindari.

Aku tak pernah tahu cara kerjanya.

Aku cuma tahu jika dibawa ke sana, kau keluar seperti mereka…

salah satu yang cepat.

- Jadi, mereka mengubahnya di sana. - Ya.

Scott, Geeta mungkin di sana.

Kate, kita sudah membahas ini.

- Ada waktu. - Bukan opsi.

Baik.

Sudah kuduga.

Si bodoh itu memberi kita jalan, dan kita lanjut?

Ya. Si bodoh itu memberi kita iktikad baik,

tetapi aku tak mau pamer di jalan-jalan mereka.

Untuk masuk lebih jauh, lewat dalam.

Ayo jalan.

Hei, pernah pikirkan soal triase?

Apa maksudmu?

Sudah jelas orang Jerman itu yang paling penting

karena bisa buka brankas,

tetapi selain itu, pasti aku, bukan?

Tanpa aku, helikopter tak bisa terbang.

Itu menjadikan aku orang terpenting kedua.

Entah kalian berdua akan jadi yang ketiga atau apa,

tetapi aku jelas lebih penting daripada orang itu.

Maaf. Rupanya kau menyimak. Aku lebih…

Baik. Aku jelas lebih penting daripada orang itu.

Aku tak percaya dia.

Tahu kenapa dia direkrut?

Untuk mengawasi agar saat brankas dibuka, kita tak ambil uangnya dan kabur.

Harus ada insentif.

Bukan mau jadi jahat,

tetapi kita harus diberi insentif

untuk membiarkan dia mati.

Apa? Kenapa semua memandangiku?

Ini negara bebas.

Orang bisa memandang sesukanya.

Ini bukan negara bebas. Kita bukan di Amerika lagi.

Belum dengar?

Yang secara teknis menjadikannya negara lebih bebas, bukan?

Terserah.

Apa-apaan ini?

Menjauh dariku!

Apa-apaan?

Apa itu?

Tidak.

Hei.

Aku mau bicara sebentar.

Aku bisa membantumu. Biarkan aku…

Baik.

Apa-apaan?

Tidak.

Tidak.

Baik, dengar.

Mari bicara terus terang. Aku…

Sial.

Jangan sentuh.

Jangan menyinari mata mereka.

Aku pernah lihat ini. Mereka berhibernasi.

Jika tak bisa lihat mereka, bagaimana kita maju?

Kutandai jalannya.

Silakan.

Kenapa? Mau melihat bokongku?

Aku tak percaya kau akan bantu jika situasi jadi kacau.

Aku mengawasimu, kau merencanakan sesuatu.

Sesampai di kasino,

kita perlu bicara

tentang apa peranmu di sini.

Terserah kau saja.

Rasakan kau, Jalang.

Dasar bajingan.

Berengsek.

Sial!

Sebelah sini!

- Di mana Chambers? - Kukira di belakangku.

- Ada apa? Apa yang kau lakukan? - Tak ada.

Dia mulai menembak. Aku jauh.

Bohong! Dia di belakang bersamamu!

- Kawan… - Ada apa?

- Kau tak mau… - Keparat!

Dia sudah tiada! Ayo. Tinggalkan! Dia sudah mati!

Chambers!

Ayo!

Pergilah!

Lari!

Guz, ayo pergi.

Guzman, Guz! Dia sudah tiada.

Kita harus bergerak. Ayo, jalan!

Lilly.

Geeta mustahil hidup, 'kan?

Lihat ini.

Jangan terlalu yakin. Aku pernah bawa orang.

Hilang. Kutinggalkan. Kukira sudah mati.

Lalu, tiga hari kemudian, dia berjalan keluar.

Apa yang terjadi?

Dia dibawa ke Olympus.

Dimasukkan ke kamar dengan dua orang lain.

Pemimpinnya membunuh satu per satu.

Jika orangku tak kabur, dia berikutnya.

Jadi, itu hal biasa bagimu?

Meninggalkan orang.

Kau kira aku suka meninggalkan orang?

Aku berusaha memperbaiki keadaan.

Pak.

Kemari. Lihat ini.

Apa-apaan?

Apa itu…

Ya, cetak biru lain ke brankas.

Cetak biru lain.

Tanaka memang licik.

Tanaka pernah tugaskan tim lain.

Kau tahu soal ini?

Aku baru tahu.

Peters, naik ke atap.

Siapkan helikopter secepatnya. Cruz, ikut dengannya.

Dia terlalu bawel.

Aku senang melihat teman-temanku lagi, ya?

Tuntut saja.

Aku dan Koyote akan periksa perimeter, memalang pintu.

Ya. Kate dan aku akan cari generator.

Generator cadangan di atap lantai tiga. Itu lebih aman.

Atap lantai tiga. Oke.

Van, bawa Dieter ke khazanah. Ajak Guzman juga.

Baik.

Dieter, kartu akses untuk pintu luar ke brankas dan lift pelayan.

Dekat jendela kasir sebelah sana.

Ini bisa membawamu ke dalam.

Terima kasih.

Itu punyaku. Aku punya satu lagi.

Semua tahu tugas masing-masing. Ayo lakukan.

Ya, Pak.

Peralatan tak berguna.

Jangan sampai salah, Kawan.

Ya.

Dah.

Apa ini?

Dia menghabiskan uangnya untuk miniatur sial ini?

Aku benci macan itu.

Itu menyimpang.

Ada apa?

Rasa bersalah menguasaimu?

Terlalu banyak yang mati?

Sebenarnya, ya, memang.

Ibu yang dicari Kate itu,

kau menembak kakinya juga?

Tidak. Aku cuma kehilangan dia.

Aku cuma tinggalkan orang jika terpaksa,

atau pantas ditinggal.

Kau tak tahu yang kulihat di kamp itu. Yang mereka lakukan demi bertahan.

Setidaknya di sini, aturannya jelas.

Mereka tak saling mengorbankan.

Jika kau menipuku…

dua di antara mata.

Dua? Kenapa?

Yang kedua untuk iseng.

Sial.

Kini bagaimana?

Kita menunggu.

Kau paham aku terpaksa, 'kan?

Terpaksa apa?

Membunuhnya.

Semua yang mereka katakan

tentang aku sesudahnya.

- Aku mau kau tahu aku mencintainya. - Ya.

Kami saling cinta.

Jika aku terlihat tak menunjukkan itu, maafkan aku.

Aku paham. Tak apa-apa.

- Benarkah? - Ya.

Kau lakukan kewajibanmu.

Dia satu dari mereka.

Tak apa-apa. Ya?

Tunggu.

Kau pikir itu sebabnya aku tak bicara denganmu selama ini?

Itu sepertinya…

Sepertinya asumsi yang logis. Ya.

Bukan.

Tindakanmu dan yang menimpanya…

Aku tak pernah menyalahkanmu.

Aku tak paham.

Jika bukan itu, lalu apa?

Bukan…

Bukan fakta bahwa…

kau membunuh ibuku.

Hanya kau tak pernah muncul sesudahnya.

Kau…

Kau tak ada untukku, Scott.

Tak menelepon, berkunjung.

Kau tidak…

membahasnya.

Kau tak menghiburku.

Ya, kau benar.

Karena tiap kali aku melihatmu,

aku melihatnya.

Sangat menyakitkan.

Sangat menyakitkan.

Lalu saat aku mencoba kembali, kau hanya…

Kau tampak tak ingin aku ada, jadi aku tetap menjaga jarak.

Mungkin masih ada peluang kita bisa…

Bisa apa?

Entahlah.

Mungkin kau bisa kuliah.

Kita tak butuh uang. Aku bisa buka restoran.

Truk makanan baru.

Jalani hidup saja.

Aku berpikir…

Roti lapis keju panggang artisan.

Roti lapis keju panggang?

Bagaimana menurutmu?

Ya.

Entahlah. Itu ide bagus, tetapi…

Aku begitu lama membencimu, hingga tak bisa kuhentikan begitu saja.

Maaf. Maafkan aku.

- Aku tak bermaksud bicara sejahat itu. - Tak apa-apa.

Aku paham.

Ayo selesaikan ini saja.

Ay, su puta madre.

Guz!

Aku bunuh pengantinnya.

Kutembak tiga kali.

Sebenarnya, empat.

Empat.

Bukan tipe pembunuh zombi apanya, Tuan Vanderohe.

Maaf, Pak. Baiklah.

Baik.

Baik.

Götterdämmerung.

Kau menungguku dalam kegelapan.

Kau indah sekali. Kau tahu?

Lihat.

Ada tim perampok makam lainnya.

Mereka mencoba memotongnya.

Itu bodoh sekali.

Dasar kerangka malang yang bodoh.

Tidak.

Celaka. Mereka malah merusak pembaca kartunya.

Tim lain atau kita, Dieter?

Coba pikirkan. Kita.

Lihat mereka. Itu kita.

Bisa jadi kita di waktu berbeda, dan kita terjebak…

dalam lingkaran abadi

bertempur dan mati…

bertempur dan mati. Sedangkan Tanaka…

dalangnya.

Iblis. Tuhan.

Kita, kau, aku, Guz, dan anggota tim lainnya,

hanya bidak dalam permainan jahat

di mana kita ditakdirkan mengulangi kegagalan.

Akhirnya,

dalam pengungkapan ironis yang sangat sulit dipahami,

semuanya dimulai lagi.

Keren.

Dor.

Luar biasa.

Di situ.

Itu letak pemicu tekanan pertama.

Semacam jebakan, percayalah.

Jika bisa cari sesuatu untuk memicunya…

- Di situ. - Aku lihat.

Omong-omong, aku suka rambutmu.

Terima kasih.

Astaga.

Astaga.

Tidak!

Astaga.

Hei, Sayang.

Kena kau.

- Kau tak apa-apa? - Ya.

Ya.

Semoga berhasil.

Hei, Cantik.

Hei!

Baik.

Tenanglah.

Baik. Ya.

Tidak.

Tidak!

Kau sedang apa?

Katamu cuma butuh sebotol darahnya.

Lupakan darahnya.

Tahu berapa nilai satu kepala ini bagi bosku,

bagi pemerintah?

Di tangan yang tepat, ini kekuatan untuk memperbanyak.

Mengendalikan pasukan zombi sendiri.

Senjata pemusnah massal.

Bukan ini perjanjian kita.

Kau mau kesepakatanmu atau tidak?

Sudah kuduga.

Jadi, tutup mulutmu.

Kita harus pergi.

Kenapa? Mereka akan mencarinya jika dia tak melapor ke markas?

Mereka pasti dengar jerit kematiannya.

Jika mayatnya ditemukan, perjanjian batal.

Mereka akan buat apa?

Entahlah.

Ini baru bagus.

Pergilah.

Ayo, pergi sana. Bagus.

Ayo, Bodoh.

Aku tak apa.

Semua baik.

Dari mana kau dapatkan ini?

Siapa punya tangan panas?

Baik, ini dia. Kau bisa merasakannya.

Baik, ayo ambil.

Lihat ini, Guz.

Lihat itu, Dit?

- Bukan daging, tetapi panasnya. - Baik.

Penghalangnya seharusnya dilepaskan

kira-kira… sekarang.

Itu saja?

Wah. Sungguh menakutkan.

Scheisse!

Sial.

Itu seharusnya tak mematikan.

- Pasti ilegal, bukan? - Tanaka gila.

Ternyata dia tak bercanda.

Itu saja, Dieter? Kini sudah aman?

Kurasa, mungkin.

Baik. Kini mungkin aman.

Semoga beruntung.

Ayolah, Guz. Keseruannya baru dimulai.

Ya.

Ya!

Ayo!

Ya!

Dasar rongsokan sial.

Berengsek!

Kau tak apa-apa, Dieter?

- Aku baik. - Ya?

Bisa bantu aku?

- Tentu. - Terima kasih.

Satu, dua, tiga.

Jika bisa kubuka,

pilihannya antara kehancuran atau pembaruan.

Kematian atau kelahiran kembali.

Dalam sekali, Kawan. Namun, aku suka.

Keputusan diambil menit terakhir,

tetapi presiden akhirnya setuju memindahkan tanggal pengeboman.

Ini mengubah pernyataan sebelumnya

bahwa menjatuhkan nuklir di tanggal empat akan,

"Keren dan seperti pertunjukan kembang api,"

dan dikutip, "Jika dipikirkan, tampak patriotik."

Karena khawatir kemarahan kelompok kemanusiaan

akan membuat pengeboman ditunda tanpa batas waktu,

pemerintah membuat pilihan dramatis

untuk tak menunda pengeboman, melainkan memajukannya 24 jam lebih awal.

Apa?

Jadwal pengeboman dilakukan pada magrib malam ini.

- Tetaplah… - Astaga.

Yang benar saja?

Apa?

Lihat perkembangannya nanti.

- Di berita terkait… - Gila.

…Kelompok Internasional Peniru Elvis…

Anak itu sudah buka brankasnya?

Sebaiknya kita pergi.

Peters.

Ya.

Ada masalah.

Pengeboman dimajukan.

Bagus. Untung pengebomannya dimajukan.

Aku mulai tak sabar.

Waktu kita 90 menit sebelum jadi abu.

Bagaimana di atas?

Baik. Aku temukan kolam renang.

Sedang mencokelatkan kulit.

Harus dibuat merata. Paham maksudku?

Bagaimana di sana?

Brankasnya sudah terbuka?

Lebih lambat dari dugaan, tetapi…

hampir.

Baik. Aku mencuci dan memolesnya, jadi, bergegaslah.

Tinggal menunggumu.

Semua siap.

Bajingan.

Dieter, bagaimana brankasnya?

Scheisse!

Dia sedang bekerja.

Lihat ini? Empat kunci?

Tahu apa itu?

- Tidak. - Tentu tidak.

Mekanisme pengacakan berputar. Benar, Tuan Vanderohe?

- Benar. - Ya.

Kau, Tuan Jari Sosis…

Kau membuatku salah dan harus mengulangnya.

Jika salah lagi, terkunci selamanya.

Kau paham? Selamanya.

Baik, kau butuh berapa lama untuk membukanya?

Baik.

- Tiga puluh menit. - Baik.

Tiga puluh menit tanpa suara.

- Beres. - Silencio.

Tanpa suara. Paham?

Tuan Vanderohe, bisa buat timmu jangan berisik?

Aku perlu konsentrasi. Terima kasih.

Tiga puluh menit, lumayan. Bukan?

Bom nuklir dijatuhkan dalam 1 jam 20 menit.

Ya, berarti satu jam untuk ke helikopter dan pergi dari sini.

- Cukup waktu. - Cukup.

Pilihan lainnya?

Lari ke pinggir kota?

Kita tak akan sempat.

Tidak, tak perlu pilihan lain. Kita percaya dia.

- Ya. - Dia bisa.

Pasti.

Benar, Van?

Ya. Dia bisa.

- Dieter bisa. - Sial.

Pasti pintu darurat.

Ya, biar aku saja.

Mungkin cara tim terakhir masuk, dan zombi pincang turun.

Bagaimana kalau tahu?

Apa?

Tahu. Truk makananku.

Kupikir, tahu bisa dijadikan apa pun.

Burger tahu, tahu goreng, susu kocok tahu, kue keju tahu.

Entah apa itu. Kue keju tahu. Entahlah.

Kupikir mungkin karena kini semua orang jadi vegan.

Manusia sadar mereka tak di puncak rantai makanan.

Bagaimana menurutmu?

Ya, itu boleh.

- Ya. - Terus pikirkan.

Semua beres di atas?

Ya. Kita aman.

Sial.

Ada berapa di sana?

Perkiraanku 200 ribu.

- Bayangkan isi brankas. - Lihat ini.

Ini uang terbanyak yang pernah kupegang.

Begitu pintu terbuka, yang ada di sana…

tak berarti.

Kuambil jika kau tak mau.

Tak apa-apa. Aku mau.

- Kau yakin? - Aku mau.

Astaga.

Teman-teman…

Aku sudah melakukannya.

Apa? Kau berhasil?

Benar-benar berhasil?

Dia berhasil.

Kini tinggal memutar rodanya.

Sudah jelas kita menang.

Tuan Vanderohe, bisa lakukan untukku?

Baik, ayo, Teman-teman.

Waktu kita 20 menit sebelum jadi abu.

- Ayo angkut ini dan pergi. - Ya.

Vanny, di mana pikiranmu sekarang?

Ada di tempat bagus, Scott.

Ada di tempat yang bagus.

Tuan Vanderohe.

Ayo ambil, Guz.

Seperti masa lalu, ya?

Tak cuma seperti masa lalu,

ini sama gilanya.

Ya.

Ada apa?

Entahlah, Scott.

Hei, kau bisa bicara denganku. Ada apa?

- Kau pikir begitu? - Ya.

Kau sangat bodoh. Tahu itu?

Apa yang kulewatkan? Kita kaya…

Aku tak kemari untuk uangnya, Bodoh.

Jangan salah paham, aku mau uang jutaan.

Namun,

aku kemari untukmu.

Dahulu kupikir kita bisa punya sesuatu, tetapi lalu kau…

pergi begitu saja.

Melihatmu lagi hanya…

mengingatkanku.

Aku bukannya menunggumu. Tidak.

Aku bahagia.

Aku baik-baik saja.

Aku cuma berpikir…

mungkin…

Kukira sudah merusak itu…

selamanya.

Selamanya itu lama sekali.

Aku menyadari aku salah tentang semuanya.

Tentang kau dan aku, aku dan Kate.

Kau lihat Kate?

Kate?

- Kate di sana? - Tidak!

- Kate! - Di mana dia?

Kate?

Kate!

Sialan! Aku tahu dia ke mana.

Scott, dengar. Pikirkan baik-baik.

- Tunggu yang lain. - Tak perlu dipikirkan.

Aku tahu dia ke mana. Dia putriku. Akan kujemput.

- Aku ikut denganmu. - Tidak.

Tak akan kubiarkan kau keluar sendirian.

Terima kasih.

Keluar lewat sini!

Ayo pergi.

Ayo pergi!

Bagaimana?

Uangnya.

Uangnya. Baik.

Guzman, jaga sudut ini.

Sial!

Ayo, Dieter! Ayo!

Tidak!

Apa yang kau lakukan?

Martin, biarkan kami keluar.

Astaga, kau tertipu dua kali.

Kau lamban.

Tanaka tak peduli soal uangnya.

Yang ada di tas ini lebih berharga daripada isi khazanah itu.

Baik, aku akan membunuh pilot bodoh itu,

kini helikopternya berfungsi, aku pergi.

Au revoir.

- Bodoh. - Keluarkan kami!

Sial.

Tidak!

Awas granat!

Hei, Sayang.

Masih bersamaku?

Ayolah.

Sial!

Tiga.

Kita lari ke lift itu. Naik ke atap.

Jangan berhenti.

Jalan!

Sial!

Ayo!

Ayo pergi!

Ayolah!

Ya!

Ayolah.

Peters! Apa-apaan?

Beri aku 30 detik.

Apa itu?

Kepala ratunya.

Martin janji semua bisa keluar dari kamp jika kubantu.

Jika aku diam saja.

Pembohong!

Sialan! Ayolah!

Ayo pergi.

Aku tahu yang kulakukan. Pergi saja!

Kutahan dia.

Pergilah! Sekarang!

Pergilah!

Benar, Bajingan.

Selangkah lagi dan kuledakkan kepalanya.

Lebih parah.

Kita mau apa?

Pergi saja!

Ayo pergi!

Sialan.

Scott, apa itu zombi memakai jubah?

Terbang saja.

Di mana uangnya?

Tak ada uang.

Namun, Peters,

Kate ada di Olympus. Ayo jemput dia.

Berapa sisa waktu kita?

- Sekitar sembilan menit. - Sialan!

Bajingan! Jika kita lakukan ini…

sebaiknya kau temukan dia.

Astaga.

- Kate? - Geeta.

- Kate. - Kau kutemukan. Kau hidup.

- Astaga. Kate. - Astaga.

Kau kembali untukku.

Hei, Peters.

Jangan tinggalkan aku.

Pergi saja!

- Kau digigit? - Tidak.

- Kau digigit? - Dia belum gigit kami.

Kita harus pergi sekarang. Ikut aku.

Baik.

Kate?

Kate?

Kate! Astaga.

Sial!

Sadie!

Kate!

Kate, ayo pergi.

Ayo pergi!

Kate!

Sial.

Kate!

Pergilah!

Kita ditinggalkan.

Sialan. Dia tinggalkan kita.

Tunggu, kalian dengar itu?

Aku tahu. Saat meninggalkanmu dan berniat menyelamatkan diri,

hati nuraniku muncul.

Itu melelahkan.

Masuklah. Ayo, kita pergi.

- Terbang! - Gila!

Pegangan!

Tidak!

Tidak!

BERITA SELA LEDAKAN NUKLIR MENGHANCURKAN LAS VEGAS

Ayah?

Ayah?

Hei.

Ayah, kita selamat.

Baiklah.

Untung kau tak apa-apa.

Hei, ini tak terlalu buruk.

Tak apa-apa. Tidak terlalu dalam…

Tak perlu lakukan itu.

Jangan.

Aku tahu artinya.

Jangan.

- Hei. - Tidak.

Aku sudah pikirkan.

Sudah banyak kupikirkan, Kate.

Harus roti isi lobster.

Truk makanannya.

Ya.

Roti isi lobster Scott.

Semua orang suka roti isi lobster, 'kan?

Ya.

Semua orang suka roti isi lobster.

Hei.

Aku punya sesuatu untukmu.

Ini.

Aku tahu bukan jutaan, tetapi…

ini bisa keluarkan anak-anak Geeta dari kamp itu.

Ini, ambillah.

Gunakan dengan benar.

Baik.

Aku sangat bangga kepadamu.

Aku menyayangimu, Kate.

Maaf aku kabur.

Aku pengecut sekali.

Kau bukan pengecut.

Kau pria paling pemberani.

Aku sangat menyayangimu.

Maafkan aku.

Hei.

- Ya? - Biarkan aku memandangmu.

Ayah.

Maafkan aku.

Hei!

Hei!

SELAMAT DATANG DI UTAH

Aku ingin menyewa pesawat hitam abu-abu itu.

Maaf, Pak. Sayangnya, itu pesawat milik pribadi.

Aku tak bisa menyewakan pesawat itu kepadamu.

Akan kuusahakan.

Selamat menikmati.

Itu luar biasa.

Bagaimana kalian membuat itu di dapur kecil di sana?

Seperti sihir.

Voilà.

Kita harus bersulang.

Tak bisa. Kami bekerja.

Tidak. Hanya satu…

Bersulang segelas saja. Akan membuatku bahagia.

Amat berarti bagiku.

- Kenapa tidak? Ayo. - Itu baru benar.

Mengutip Joseph Campbell yang hebat,

"Dengan masuk ke jurang,

kita akan dapat harta kehidupan. Saat tersandung,

di situ letak harta kita."

Untuk kejutan ironis tempat asing.

- Minumlah. - Bersulang.

Bersulang.

Enak.

Baik. Ayo duduk lagi.

Begitu. Baik.

Ambil ini.

- Maaf. Aku agak malu. - Tak apa-apa, Sayang.

Aku baik-baik saja.

Kelihatannya tidak.

- Aku lelah. - Kulitmu dingin.

Aku akan beri tahu kapten.

Tidak. Biar aku ke toilet cuci muka. Aku akan kembali segar.

- Baiklah, ayo. - Baik.

- Ya. Ayo bangun. - Baik. Terima kasih.

- Biar kubantu. - Di sini?

- Ya, di sana. Benar. - Ya, baik.

- Yakin baik-baik saja? - Ya.

- Aku baik. - Baiklah.

Ayolah.

Selamat malam, ini kapten Anda.

Kita akan memulai proses pendaratan ke Kota Meksiko.

Harap kembali ke tempat duduk dan kenakan sabuk pengaman.

Waktu setempat saat ini pukul 21.30,

dengan suhu 19,5 derajat Celsius.

Terima kasih.

Sial.

Terjemahan subtitle oleh Ellen Tjandra

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.