Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
♪Saya berjalan melewati pegunungan, berjalan dengan anggun.♪
♪Berapa lama waktu berlalu dalam kelinglungan, tak berbuat apa pun.♪
♪Di balik senyumanmu ada kesepian.♪
♪Tidak bisa melihat dengan jelas, tidak bisa menebak kejanggalannya.♪
♪Takut terbawa oleh angin, masa muda menjadi layu.♪
♪Mencari tahu penyebabnya, mengabaikan akibatnya.♪
♪Menanyakan berasal dari mana dan hendak pergi ke mana.♪
♪Tidak bisa menjelaskan dan menyingkirkannya, seperti saya namun bukan saya.♪
♪Bertahun-tahun yang lalu, siapa saya?♪
♪Siapa yang akan mengenali siluetku?♪
♪Saya di matamu.♪
♪Apakah saya orangnya? Sebenarnya hidup demi siapa?♪
Sang Gadis dan Pangeran
Episode 14
Saya mau maju membunuh musuh.
Saya mau maju membunuh musuh.
Saya mau maju membunuh musuh.
Saya mau melindungi kalian.
Saudara Pei.
Saya mau melindungi kalian!
Saudara Pei.
-Saudara Pei. -Lepaskan saya, lepaskan saya!
Saya mau menolong mereka, saya mau menolong mereka!
-Saudara Pei. -Saudara Pei.
-Tuan Muda -Lekas bantu saya.
-Lepaskan saya! Lepaskan saya. -Tuan Muda.
Saudara Pei, kamu tenang dulu.
Lepaskan saya.
Tenang dulu, Tuan Muda.
Tuan Muda, kamu ini sebenarnya kenapa?
Kakak Rushuang.
Saya tidak tahu.
Bagaimana mungkin kamu tidak tahu?
Tuan Muda!
Tuan Muda.
-Tuan Muda, sadarlah. -Rushuang, cepat lihat.
Tuan Muda.
Bagaimana?
Ada racun.
Racunnya sudah kukeluarkan semua.
Meskipun sekarang denyut nadinya masih agak lemah,
tetapi sudah tidak berbahaya lagi.
Benarkah?
Bagus sekali.
Saudara Pei.
Rushuang.
Saudara Pei.
Ini berapa?
Ini berapa?
Ini berapa?
Rushuang, ada apa ini?
Saudara Xie,
sudah waktunya kamu bercukur.
Saudara Pei, kamu...kamu mengagetkanku.
Bagus sekali, Tuan Muda. Akhirnya kamu bisa melihat.
Rushuang, kamu juga hebat sekali.
-Tentu saja. -Kakak Rushuang.
Bagus sekali.
Fei Yuan.
Apa kamu tidak seharusnya membuatkan makanan enak
sebagai hadiah untukku?
Tidak masalah.
Sebelah kiri, ke bawah lagi. Ke bawah.
-Sebelah sini cepat naik. -Baik.
Betul, betul. Ke arah sini, ke arah sini.
Seperti ini?
Sebelah sini ke bawah sedikit. Ke bawah sedikit.
Sudah. Baik, baik. Sudah, sudah.
Begitu saja.
Hari apa ini?
Hari ini hari istimewa.
Kediaman Pei Mari, mari, semua ada bagiannya.
Mari, mari. Semuanya ke sini.
Ambil di sini, ambil di sini.
-Berikan satu padaku. -Terima kasih.
-Mari, mari. -Terima kasih.
-Untukmu. Untukmu. -Terima kasih.
-Untukmu. -Berikan satu untukku. Terima kasih.
-Ini punyamu. -Berikan juga untukku.
Berikan saya satu.
-Terima kasih. -Mari, untukmu.
Cantik sekali.
Kakak Rushuang dan Tuan Su ini
kenapa masih belum datang?
Ya.
Saya datang.
-Rushuang. -Mari, mari. Kakak Rushuang.
Banyak sekali yang disiapkan?
Mana Saudara Su?
Saudara Su...
Nona ini adalah...
Saya Su Ci.
Kamu adalah Saudara Su?
Kalian sudah mengetahuinya sejak awal?
Bekerja sama membohongiku, hanya saya seorang yang tidak tahu.
Maaf, Saudara Xie.
Saya...
bersulang sebagai permintaan maaf.
Kamu tidak bisa minum arak, jangan berpura-pura hebat.
Meskipun saya biasanya juga tidak begitu bisa minum arak,
tetapi, jarang bisa ada kesempatan baik seperti hari ini.
Bisa bertemu dengan semuanya secara jujur seperti ini,
segelas arak ini harus saya habiskan.
Saudara Xie.
Saudara Su, mari.
Antara teman seharusnya jujur dan terbuka.
Saya sebelumnya menutupi dari kalian semua,
memang bukan sikap yang baik.
Saya, menghukum diriku segelas.
Rushuang, terutama kamu.
Terima kasih kamu memaafkanku yang telah membohongimu.
Saya bersumpah.
Mulai sekarang tidak peduli kamu punya permintaan apa pun,
saya pasti akan sekuat tenaga memenuhinya,
tidak akan menolaknya.
Saya adalah orang yang berlapang dada.
Hal yang sudah berlalu biarkanlah berlalu.
Kelak kita adalah kakak adik yang baik.
Kakak adik yang baik.
Bagus.
Bagus.
Menjadi kakak beradik yang baik, maka saya tenang.
Saudara Su, saya...
saya selalu mengira kamu dan Saudara Pei,
kalian berdua adalah pasangan sesama jenis.
Saya sampai khawatir sekali.
Saya harus minum segelas untuk menenangkan diriku.
Sebuah kesalahpahaman,
malah membuat Saudara Xie terlihat sebagai orang yang paling bertoleransi.
Saya tidak seperti Fei Yuan yang begitu bodoh.
Bahkan Tuan Su adalah seorang wanita pun kamu tidak bisa melihatnya,
benar-benar bodoh.
Seolah kamu yang pertama tahu.
Yang penting lebih awal darimu.
Anak kecil sedang membantahku, ya?
Kamu minum air, saya minum arak. Kita berdua bersaing.
Ayo.
Lebih baik kita minum segelas bersama.
Mari, bersulang.
Saya sudah kenyang.
Siapa yang akan menemaniku berjalan-jalan?
Saya temani.
Ayo.
Ayo, Fei Yuan.
Ini... saya masih belum selesai makan.
Jangan makan lagi, nanti kamu akan jadi gemuk.
Betul.
Ayo pergi, ayo.
Rushuang.
Su.
Ini untukmu.
Ini...
jangan-jangan ini mutiara bercahaya legendaris milikmu itu?
Saya sudah menggilingnya jadi kecil.
Dengan begini,
pas sekali bisa dipasang di tusuk rambut ini.
Su.
Kamu pernah berkata,
Pangeran Qi adalah seberkas cahaya.
Sekarang...
asalkan kamu bersedia,
seberkas cahaya ini
akan bisa terus menemanimu.
Apakah...
kamu bersedia?
Saya sudah terbiasa makan sendirian,
jalan-jalan sendirian.
Sendirian berjalan di dunia yang penuh pemutarbalikan fakta ini.
Saya...
saya tidak tahu...
Su.
Sekarang kamu tidak sendirian lagi.
Kamu punya Rushuang.
Kamu punya Saudara Xie.
Kamu punya Fei Yuan.
Dan juga...
saya.
Tetapi temperamenku aneh sekali,
dan juga tidak mengerti cara bergaul dengan orang. Saya...
Tidak apa-apa.
Mukaku tebal, emosiku baik,
semua ini bukanlah masalah.
♪Tidak peduli betapa banyak hujan dan badai.♪
Saya kurang bisa menyulam,
masakanku juga tidak enak.
Bagaimanapun saya adalah Pangeran Qi,
bagaimana mungkin membiarkanmu menyulam dan memasak?
Saya juga...
Sudahlah.
Saya bantu kamu memasangnya.
♪Maafkan diriku yang terbawa perasaan.♪
♪Ingin membuktikan bahwa ini tidak mudah.♪
♪Jika musim dingin dan panas saling berganti...♪
Su,
saya
yang memiliki dua sisi seperti ini.
♪Pada akhir cerita...♪
Kelak,
masih memerlukan bimbingan darimu.
Kalau begitu...
Orang sepertiku yang
terkadang pria, terkadang wanita,
yang hanya tahu memeriksa kasus.
Kelak,
♪Walaupun harus berkelana,♪
mohon bimbingan darimu.
♪jiwa kita juga harus saling menjaga.♪
♪Cinta ini mempunyai ribuan ikatan,♪
♪semakin menua semakin sayang.♪
Bulan malam ini indah sekali.
Apa kamu bisa melihatnya dengan jelas?
Tentu saya bisa.
Sungguh
indah sekali.
♪Melewati berbagai rintangan.♪
♪Maafkan diriku yang terbawa perasaan.♪
♪Ingin membuktikan bahwa ini tidak mudah.♪
♪Jika musim dingin dan panas saling berganti,♪
♪takdir dimulai dari goresan kuasmu.♪
♪Pada akhir cerita,♪
♪biarkan cinta kita tumbuh mengakar.♪
♪Perasaan yang tidak berubah selamanya.♪
♪Bergandengan tangan melewati hari-hari.♪
♪Walaupun harus berkelana,♪
♪jiwa kita juga harus saling menjaga.♪
♪Cinta ini mempunyai ribuan ikatan,♪
♪semakin menua semakin sayang.♪
♪Ke depannya tidak perlu lagi mengirim surat.♪
♪Karena setiap bait puisi terdapat♪
♪perasaan yang dalam darimu.♪
Ternyata kebanyakan minum
memiliki kegunaan seperti ini.
Rushuang.
Apakah kamu sekarang ada waktu?
Ada.
Kalau begitu mari kita minum lagi.
Baik.
Baik.
Xie Beiming.
Jangan tidur lagi,
cepat ambilkan beberapa botol arak lagi.
Sudah tidak ada arak lagi.
Saya tidak bisa minum lagi.
Ini kenapa tidak sama dengan yang saya pikirkan?
Pangeran,
Anda mencariku?
Periksa sekolah swasta di setiap kabupaten,
apa ada gadis yang masuk sekolah?
Apa ada gadis yang mengikuti perekrutan prajurit?
Jika ada, bagaimana cara pemerintah setempat mengurusnya?
Bagaimana tanggapan masyarakat?
Setelah dikumpulkan, laporkan padaku.
Baik.
Pergilah.
Biro Mingjing
Kali ini isi penilaian kenaikan pangkat pejabat pengadilan
sudah dipastikan.
Terbagi menjadi ujian tertulis dan ujian bela diri.
Ujian tertulis termasuk dasar hukum dan simulasi kasus.
Ujian bela diri termasuk ilmu memanah dan pertandingan bela diri.
Hasil penilaian akhir
didasarkan pada penjumlahan nilai dari keempat bidang.
Pengaturan lebih jelasnya,
sudah ada di tangan kalian.
Ingat.
Kuota kenaikan pangkat,
hanya ada satu.
Semuanya persiapkanlah dengan baik.
Baik.
Rahasia
Rahasia
Pergilah.
Baik.
Semua ini
adalah beberapa arsip rahasia mendiang kaisar sebelum meninggal.
Tuan Kepala Biro,
apa saya boleh melihatnya?
Untuk apa kamu melihat arsip tua ini?
Tidak apa-apa.
Saya hanya penasaran saja.
Sekarang masih belum bisa.
Mengapa?
Kasus-kasus ini menyangkut rahasia keluarga kaisar.
Tunggu posisimu cukup tinggi,
baru berhak untuk membacanya.
Kali ini saya harus berhasil naik pangkat
dan melihat kembali arsip ini.
Membersihkan ketidakadilan bagi Klan Bailiang.
Detektif Muda Liu,
bagaimana rencanamu menyiapkan ujian kenaikan pangkat kali ini?
Menyiapkan apa?
Kita ini hanya peringkat bawah.
Kesempatan naik pangkat jika bukan milik Detektif Muda Su,
maka milik Detektif Muda Luo.
Dasar hukum dan simulasi kasus Detektif Muda Su
tidak perlu diragukan lagi,
di antara orang Biro Mingjing kita, dia seperti ini.
Pantas saja ada
sebutan detektif jenius muda.
Apa ujian kenaikan pangkat hanya menguji dasar hukum dan kasus saja?
Jika membicarakan kemampuan berkuda dan bela diri,
Detektif Muda Su seperti ini...
Kita ini,
melihat mereka bersaing saja.
Bukan, dia ini...
Ayo pergi.
Detektif Muda Su lebih baik segera berlatih bela diri.
Kalau tidak, saat ujian nanti,
saya pasti tidak akan mengasihanimu.
Saya pasti akan berusaha sebaiknya.
Juga mohon Detektif Muda Luo harus melakukan yang terbaik.
Baik.
Jangan makan diam-diam.
Tunggu Kakak Su kembali baru makan.
Fei Yuan sudah memanggilnya,
kenapa begitu lama masih belum datang juga?
Saya sudah lapar sekali.
Tuan Muda.
Kakak Su baru kembali dari latihan bela diri.
Dia tidak enak badan, jadi tidak ikut makan.
Saya pergi memanggilnya.
Su.
Segera.
Kenapa kamu tidak pergi makan?
Saya tidak lapar.
Lepaskan saya.
Cepat lepaskan saya.
Kamu mau ke mana?
Lepaskan saya.
Kamu ini...
Berbaringlah.
Apa yang kamu lakukan?
Apa yang masih bisa saya lakukan?
Melakukan hal yang seharusnya saya lakukan.
Tidak boleh, tidak boleh.
Sekarang masih tidak boleh.
Kamu...
Kamu pikir,
saya mau melakukan apa padamu?
Kamu jangan bergerak. Berbaring, jangan bergerak.
Sebenarnya saya bisa sendiri.
Jika kamu tidak inisiatif memberitahuku,
maka saya akan menggunakan caraku.
Sakit. Pelan sedikit.
Mereka ini...
apa yang sedang mereka lakukan?
Apa yang bisa mereka lakukan?
Kakak Su tidak hanya harus menghafal dasar hukum,
juga harus berlatih bela diri dengan keras,
menyiapkan ujian kenaikan pangkat.
Hanya hal ini, saya yang ajarkan Saudara Su berlatih bela diri.
Dijamin dia pasti akan menang.
Kembalikan padaku.
Xie Beiming,
kamu kenapa masih memanggil Kakak Su dengan Saudara Su?
Sudah terbiasa.
Saudara Su lebih enak dipanggil.
Kamu jangan khawatir.
Hanya luka kecil.
Meskipun demi ujian kenaikan pangkat,
juga harus tetap menjaga dirimu dengan baik.
Saya sungguh tidak apa-apa.
Sudah tidak begitu sakit lagi, sungguh.
Tahan sedikit, kalau tidak akan bengkak.
Luka kecil seperti ini saya sering mengalaminya.
Pelan sedikit, pelan sedikit.
Jika kamu lain kali masih membuat dirimu terluka,
saya tidak akan melepaskanmu begitu saja.
Ayo mulai.
Sibak.
Bagus.
Sibak, hindari, hadang.
Sibak, hindari, hadang.
Sibak, hindari, hadang.
Sibak, hindari, hadang.
Sibak, hindari, hadang.
Sibak, hindari, hadang. Hindari!
Xie Beiming, bukankah sudah bilang kamu hanya mengajarinya?
Kenapa kamu jadi sok hebat?
Saya... saya terlalu bersemangat.
Saya... saya jadi...
Saudara Su, maafkan saya.
Tidak apa-apa, ilmuku sendiri yang tidak sebaik dirimu.
Kemampuan bela diri Saudara Su,
benar-benar mengkhawatirkan.
Mari, mari.
Tuan Su.
Mari, mari.
Norma hukum Dinasti Liang
♪Kamu adalah angin silir-semilir, saya adalah langit cerah.♪
♪Saya menjadi orang yang paling mencintaimu.♪
Saudara Su, keluarkan tenagamu. Keluarkan tenagamu.
Gunakan kekuatan lengan atas.
Saudara Su, kamu harus angkat sekuat tenagamu.
Xie Beiming.
Jika Kakak Su bisa mengangkat barbel batu ini,
apa gunanya kamu?
♪Tidak ingin kamu menebaknya,♪
♪berfantasi dengan bodoh.♪
♪Pelukan yang ditunggu-tunggu.♪
♪Jodoh seperti jatuh dari langit.♪
♪Bibirku tersenyum samar.♪
♪Kita semua mengetahuinya.♪
♪Jangan terlalu banyak, sedikit saja.♪
♪Saat yang begitu indah.♪
Saudara Su.
♪Berkata, "Hei, hei" padamu.♪
Ada apa?
Gantung rambutmu di balok, tusuk pahamu dengan palu besi.
♪Menyukai cara berjalanmu.♪
Keluar, keluar. Mengganggu saja.
♪Saya merasa sedikit panik.♪
♪Wajahku memerah, kamu jangan pergi.♪
♪Ingin kamu bergerak.♪
♪Jangan ragu lagi, jangan jengkel lagi.♪
Apa saya menyuruhmu makan?
♪Bergandengan tangan berlari bersama.♪
♪Setiap hari...♪
Boleh juga, Saudara Su. Ada kemajuan.
♪Meteor melintas cepat.♪
Mari, angkat tanganmu, acungkan ke atas.
Maju ke depan.
♪Kamu adalah angin silir-semilir, saya adalah langit cerah.♪
♪Saya menjadi orang yang paling mencintaimu.♪
Jurus ♪Menjadi sinar mataharimu.♪
Saya ada di hadapanmu,
apa kamu masih perlu berlatih menggunakan naskah cerita?
♪Suka melihatmu tersenyum bodoh.♪
Untukmu.
Ini...
apa ini?
Saya menyebutnya Tongkat Hati Keramik.
Dari permukaannya terlihat seperti sebatang tongkat giok putih biasa.
Sebenarnya, di dalam sini tersimpan peralatan lain.
♪Bibirku tersenyum samar.♪
♪Kita semua mengetahuinya.♪
♪Jangan terlalu banyak, sedikit saja.♪
♪Saat yang begitu indah.♪
♪Berkata, "Hei, hei" padamu.♪
♪Saya ingin kamu melihat dengan baik.♪
♪Menyukai cara berjalanmu.♪
♪Mendekat sedikit demi sedikit.♪
♪Saya merasa sedikit panik.♪
♪Wajahku memerah, kamu jangan pergi.♪
♪Ingin kamu bergerak.♪
♪Jangan ragu lagi, jangan jengkel lagi.♪
♪Bergandengan tangan berlari bersama.♪
♪Setiap hari,♪
♪bersandar di bahumu.♪
♪Meteor melintas cepat.♪
♪Harapan yang indah.♪
♪Hei, hei.♪
♪Saya ingin kamu melihat dengan baik.♪
♪Menyukai cara berjalanmu.♪
♪Mendekat sedikit demi sedikit.♪
♪Saya merasa sedikit panik.♪
♪Wajahku memerah, kamu jangan pergi.♪
♪Ingin kamu bergerak.♪
♪Jangan ragu lagi, jangan jengkel lagi.♪
♪Bergandengan tangan berlari bersama.♪
♪Setiap hari,♪
♪bersandar di bahumu.♪
♪Meteor melintas cepat.♪
♪Harapan yang indah.♪
♪Hanya ingin bersandar di sisimu dengan tenang.♪
Sudah lihat belum, saya sudah bilang dia tidak bisa.
Tidak bisa dibandingkan dengan Detektif Muda Luo.
Hormat kepada Pangeran Qi.
Hormat kepada Pangeran Qi.
Su Ci dari Biro Mingjing,
hormat kepada Pangeran Qi
Tidak perlu sungkan.
Kunci dari keterampilan memanah,
menggunakan kekuatan untuk menstabilkannya,
cara menarik busur harus tepat.
Saya tidak berani merepotkan Pangeran Qi.
Posemu tidak benar.
Tidak hanya menghabiskan tenaga, juga bisa melukai dirimu sendiri.
Saya kebetulan ada waktu,
bisa mengajarkanmu sebentar.
Sungguh tidak perlu.
Di dunia ini tidak ada yang bisa menandingi keterampilan memanah Pangeran Qi.
Bisa diarahkan oleh Pangeran Qi,
juga merupakan keberuntungan bagi Detektif Muda Su.
Betul. Kamu jangan menolaknya lagi.
Kalau begitu... terima kasih Pangeran Qi.
Mari.
Saat mengendorkan busur lepaskan jari dengan alami.
Jangan menggunakan terlalu banyak tenaga.
Saat menarik busur,
jangan mengeluarkan tenaga dari seluruh tubuh.
Rentangkan kedua tangan.
Lemaskan otot bahumu.
Kamu lihat, kamu lihat.
Kalian sudah melihatnya, kan?
Pangeran Qi mengajarkannya sendiri.
Fokus.
Mari.
Satu.
Dua.
Tiga.
Lepaskan.
Hebat.
-Hebat, luar biasa. -Hebat sekali. Hebat.
-Hebat sekali. -Benar. Benar.
Seperti itu caranya. Berlatihlah dengan tekun.
Baik.
Detektif Muda Su.
Bagaimana persiapan ujian naik pangkatmu?
Saya sedang membaca beberapa arsip kasus.
Menurutku,
kamu juga tidak perlu repot-repot begitu, kan?
Bagaimanapun,
kita punya batu sandaran yang begitu besarnya.
Detektif Muda Feng, apa maksudmu?
Tidak ada maksud apa-apa, tidak ada maksud apa-apa.
Saya tidak mengganggumu lagi.
Kediaman Pei
Maksudmu hubungan sesama jenis Pangeran Qi?
Masih ada lagi,
pihak satunya adalah seorang pria muda ganteng
dari Biro Mingjing.
Tuan Su yang tinggal di dalam paviliun kita itu
bukankah dari Biro Mingjing?
Mungkin juga.
Intinya saya merasa hubungan Tuan Muda Pei kita
dengannya, bukan hubungan biasa.
Kalau begitu tuan muda kita akan merasa sedih.
Bagaimanapun yang di sana adalah Pangeran Qi.
Kamu beristirahatlah dulu,
saya berlatih sendiri saja.
Ada apa?
Sekarang orang-orang di seluruh kota
sedang menyebarkan rumor kalau kita penyuka sesama jenis.
Bagaimana orang lain menyebarkannya,
biarkan saja mereka menyebarkannya.
Lebih baik kita menjaga jarak.
Baiklah. Di sini saya adalah Pei Zhao.
Su.
Saya dilahirkan dari keluarga kaisar,
ditakdirkan selalu dikelilingi rumor.
Yang harus kita berdua lakukan,
adalah mengerti jelas perasan kita sendiri.
Kemudian menghargai kebersamaan kita
setiap harinya dengan baik.
Baik.
Saya mengerti.
Besok adalah hari ujian,
hari ini istirahatlah dengan baik.
Xiwen.
Pangeran.
Tidak perlu sungkan.
Pangeran,
ini data yang dulu Anda minta saya periksa.
Empat tahun terakhir ini,
totalnya ada 23 orang wanita menyamar sebagai pria di pasukan militer.
Semuanya diusir keluar dari markas militer.
Di antaranya,
tingkat tertinggi yang terlibat adalah komandan kecil.
Meskipun begitu,
dua tahun ini masih terlihat banyak gadis
yang mendaftar di tempat perekrutan prajurit.
Perintahkan orang untuk menulis cerita,
kisah tentang gadis yang bergabung dalam pasukan.
Carilah pembaca cerita terbaik di ibu kota
untuk pergi ke berbagai restoran dan penginapan
menceritakan kisah dalam naskah cerita itu.
Semakin menarik ceritanya,
semakin banyak pendengarnya, akan semakin bagus.
Pangeran.
Anda melakukan ini semua,
demi Tuan Su?
Kediaman Pei
Fei Yuan, kamu hebat sekali.
Kakak Su, ini ikan mas melompati gerbang naga berubah menjadi naga.
Jika kamu memakannya, dijamin kamu akan naik pangkat.
Terima kasih, Fei Yuan.
Sudah merepotkanmu.
Jangan sungkan.
Mari, cicipi dulu. Cepat cicipi.
Kakak Su,
ini adalah kantung pewangi yang bisa membuatmu tenang,
saya membuatnya khusus untukmu.
Jika kamu merasa tegang, hiruplah wanginya.
Terima kasih, Rushuang.
Saya sudah pulang.
Kakak Xie, dari mana kamu dapatkan ini?
Pasti kalian tidak mengerti.
Ini...
Burung beo masuk ke dalam rumah berarti membawa keberuntungan.
Ayo, katakan beberapa kalimat keberuntungan.
Apa dia bisa bicara?
Jangan hanya makan saja. Bicara, ayo bicara.
Saudara Xie, niat baikmu, sudah saya terima.
Saudara Su, ini saya mengajarkannya secara khusus.
Kamu cepat bicara.
Kalau kamu begini, akan membuatku malu.
Tuan Muda memiliki keberuntungan yang besar,
semoga panjang umur.
Bukan kalimat ini, kamu si bodoh.
Kamu si bodoh, kamu si bodoh.
Dia bahkan bisa mengetahuinya.
Makanlah, makanlah.
Lucu sekali.
Biro Mingjing
Adil dan Jujur
Lima belas menit telah berlalu,
harap semuanya menyelesaikan ujian lebih cepat.
Perhatikan waktu dengan baik.
-Bagus. -Bagus.
Boleh juga.
-Hebat. -Bagus.
Saya sudah bilang Detektif Muda Luo pasti bisa.
Selanjutnya. Su Ci, Detektif Muda Su.
Akhirnya tiba giliran Detektif Muda Su.
Lihat bagaimana penampilannya.
-Baik. -Hebat sekali. Hebat.
Pangeran.
Bagaimana?
Su Ci, 25
Sebentar lagi ujian bela diri akan dilaksanakan.
Apakah Anda mau pergi melihatnya?
Tentu saja, saya berganti pakaian dulu.
Pangeran, jika Anda mau pergi,
takutnya membenarkan rumor yang beredar.
Tidak perlu memedulikannya.
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
♪Senja di musim semi bulan tiga.♪
♪Menatap orang yang telah kembali dari atas gedung.♪
♪Rasa cinta dari satu pihak, membangkitkan rasa cinta pihak lainnya.♪
♪Hujan gerimis menambahkan air mata tanpa berkata-kata.♪
♪Menatap dinginnya pemandangan di bawah sinar rembulan.♪
♪Tiupan seruling dalam ketenangan, menelan dinginnya sinar bintang yang redup.♪
♪Baju bepergian belum dilepas, tak kunjung pulang.♪
♪Jiwa dalam mimpi bepergian setiap malam.♪
♪Di bawah hujan berkabut, waktu terasa lambat.♪
♪Cinta yang sangat mendalam, melalui ribuan rintangan.♪
♪Melihat cakrawala yang luas, mendesah sedih dan tidur kesepian,♪
♪siang dan malam menantikannya kembali.♪
♪Memiliki janji seumur hidup, kedua hati saling mengenali.♪
♪Beberapa kali pertemuan dan perpisahan.♪
♪Saat bertemu lagi, pasti tidak akan mengecewakanmu.♪
♪Pasti tidak akan mengecewakanmu seumur hidup.♪
♪Menatap dinginnya pemandangan di bawah sinar rembulan.♪
♪Tiupan seruling dalam ketenangan, menelan dinginnya sinar bintang yang redup.♪
♪Baju bepergian belum dilepas, tak kunjung pulang.♪
♪Jiwa dalam mimpi bepergian setiap malam.♪
♪Di bawah hujan berkabut, waktu terasa lambat.♪
♪Cinta yang sangat mendalam, melalui ribuan rintangan.♪
♪Melihat cakrawala yang luas, mendesah sedih dan tidur kesepian,♪
♪harus mencarinya ke mana?♪
♪Memiliki janji seumur hidup, kedua hati saling mengenali.♪
♪Beberapa kali pertemuan dan perpisahan.♪
♪Saat bertemu lagi, pasti tidak akan mengecewakanmu.♪
♪Seumur hidup.♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.