All language subtitles for TRoBS2

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

The Rule of

Burning Sun II

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

Xiao Li, apa kamu sudah diposisi?

Kapten Lena, tolong beri instruksi.

Eh, tunggu sebentar, apa kamu sedang makan?

Aku berlari selama 9 jam penuh, lapar sekali lah.

Ya ampun, terus bergerak.

Ah? Tunggu sebentar.

Ah! Tidak bisa mendekat.

Apa yang kamu lakukan? Cepat gunakan Rencana B.

Hehe, semuanya sudah mendekat, saatnya panen.

Eh? Kenapa tidak bisa?

Ya ampun, apa yang kita lakukan disini?

Kapten Lena, apa kamu punya rencana C?

Rencana C palamu! Tidak ada!

Wadaw! Ya lord tolong aku!

Cepat lari ke arah jam dua.

Arah jam 2?

Kapten Lena, aku tidak pakai Jam.

Ya ampun...!

Apa kamu lihat gedung di depan?

Bangunan yang belum selesai.

Pancing mereka ke sana, sisanya serahkan padaku.

Mengerti!

Lihat kau mau lari kemana lagi.

Tidak bisa lari lagi?

Selamat tinggal.

Chifeng Tianhu.

Dia menerobos...

...menara Tiandao.

Jangan bergerak!

Sudah terlambat, nona cantik.

Cepat sana laporkan ke Pan Zhen.

♪ Dibawah sinar matahari yang terik, Mengapa menunggu dalam diam ♪

♪ Aku merindukanmu ♪

♪ Tidak butuh alasan apapun ♪

Hm.. Sempurna.

Kontribusi terbesar yang dibuat oleh orang-orang bumi untuk alam semesta...

...adalah penemuan cola.

Kapten, ayo buka kedai nanti?

Namanya Kedai Baozi.

Kopi?

Kedai Kopi Baozi.

Kamu sangat pintar, kenapa tidak mendirikan perusahaan?

Menjadi salah satu dari 500 teratas di alam semesta.

Kapten.

Kenapa?

Ini adalah pertama kalinya seseorang memujiku pintar.

Ayah, bisakah kamu dengarkan aku dulu?

Kali ini saja, maukah kamu menghormati keputusanku?

Bisakah kamu menghormatiku?

Aku Dewa Agung.

Hanya karena kamu adalah Dewa Agung.

Ingat tanggung jawabmu.

Kapten.

Menurutmu apa nama perusahaan kami nantinya?

Bukankah kamu mengatakannya?

500 teratas di alam semesta?

Xiao Li.

Terkadang aku iri padamu.

Benarkah?

Benar atau tidaknya.

Sangat menyenangkan, kan?

Pria tampan. Pria tampan.

Kapten, datang ke tempat ini.

Kenapa hanya minum cola?

Terima kasih.

Aku tidak minum.

Bagaimana mungkin? Kami sudah memikirkan nama kedainya.

Mari merayakannya.

Sudah kukatakan tidak minum.

Pria tampan, tambah.

Jenderal.

Projek Tiandao...

...apa akan dilakukan sekarang?

Apa Anda masih perlu berkomunikasi dengannya?

Satu kotak lagi.

Kamu harus terus minum.

Kau tidak punya mata?!

Kau siapa?

Kapten, meteor.

Buat keinginan, buat keinginan.

Meteor?

Membuat keinginan?

Mengapa tidak berharap padaku saja?

Lihatlah baik-baik.

Kapten sangat hebat.

Cepat! Lagi, lebih banyak lagi.

Pan Zhen.

Aku sekarang bahagia di bumi.

Kau mengawasiku?!

Kau kemari untuk mengendalikanku?!

Lena, Lena.

Sima Taifu sudah memberimu pelajaran sejarah.

Aku akan mengujimu.

Kenapa separuh Bintang Lieyang menghilang?

Ah?

Wulong, tahun 121.

Dewa matahari memadamkan perang di galaksi Du Nuo untuk menegakan keadilan.

Dewa Perang Bintang Nuo menunggu kesempatan untuk membalas.

Melempar senjata penghancur bintang.

Menghancurkan Bintang Lieyang.

Lalu... lalu...

Para ahli Paviliun Tianji menggunakan teknologi tertinggi Lieyang.

Memerintahkan kapal pengangkut mengambil puing-puing Bintang Lieyang.

Dengan Inti Bintang Tiandao.

Dapat mempertahankan bintang tetap stabil.

Xiao Zhao mengingatnya.

Dewa Agung.

Harap menghadap tembok selama tiga jam.

Kenapa?!

Kaisar Xian.

Astaga.

Ini dimana?

Kantor Polisi.

Ah, k-kami...

Kami tidak melanggar hukum.

Kalian berdua banyak minum.

Lhatlah, kalian menghancurkannya.

Hm, mengerti?

Katakan padaku, kebencian apa yang kalian miliki dengan komunitas itu?

Ah apa?!

Kenapa kalian menyalakan kembang api tengah malam?

Denda karena merusak properti umum.

Jika situasinya serius kalian bisa ditahan!

Benar-benar tidak mengerti hukum!

Eh, apa yang terjadi?

Gempa bumi! Gempa bumi!

Cepat keluar! Lindungi orang-orang!

Kalian berdua cepat bersembunyilah.

Menghubungi Benteng Heise.

Disini Gua Shen Ying.

Ada perubahan energi di area bangkai Dewa Naga.

Mohon instruksinya, selesai.

Benteng Heise menerimanya.

Terus amati, selesai.

Akademi Dongtang.

Ini adalah Asosiasi Pahlawan Bumi, Lianfeng.

Bisakah kamu memberikan teleponnya ke Lao Tie?

Kepala Lian.

Asosiasi Pahlawan Bumi lagi.

Halo, Kepala Lianfeng.

Ya, baru saja lewat.

Sekarang sedang diselidiki.

Terima kasih atas perhatian kepala.

Eh, apa maksudnya?

Ingatlah untuk membayar denda.

Jangan khawatir, pak polisi.

Duduk yang baik, jalan!

Teh hari ini...

...rasanya...

...sedikit berbeda.

Laporan terbaru.

Akibat bencana sebelumnya, beberapa rumah runtuh.

Runtuhnya tanah.

Membuat pemadaman listrik skala besar di perkotaan.

Kapten.

Kapten, hati-hati!

Dapat! Dapat!

Objek tak di kenal menyebabkan perubahan energi.

Fasilitas darat semuanya rusak.

Misi kita...

...hanya untuk mengirimmu ke sana.

Objek tak dikenal?

Apa mungkin itu Alien?

Yang duduk di depanmu juga Alien.

Apanya yang aneh?

Benar juga.

Situasinya agak serius.

Badai abu vulkanik muncul di depan.

Harap perhatikan keselamatan saat berkendara.

Tekanan tidak mencukupi, peringatan!

Tangki bahan bakar mungkin bocor.

Kami kehilangan ketinggian.

Semuanya cepat terjun.

Aku akan menyalurkan kekuatan Lieyang!

Wow, besar sekali!

Astaga, lubangnya begitu besar.

Selamat datang kembali Dewa Ka'er.

Pil Xukong yang kamu teliti...

...sangat efektif.

Pan Zhen juga sangat kooperatif.

Bumi dan Lieyang akan menjadi bagian dari bintang yang hangus.

Oh bukan.

Ya, Tubuh Roh Surgawi.

Aku akan turun.

Kamu tunggu aku disini.

Bersiap kapanpun.

Kapten, ayo pergi besama.

Aku tidak takut masalah!

Tidak! Kau dengarkan aku dan tinggallah disini!

Kapten, aku akan menunggumu di bawah.

Sebenarnya dosa apa yang kulakukan?!

Astaga.

Ini adalah...

...barang dari bintang Lieyang kami.

Kenapa bisa ada disini?

Kapten, ini-

Ini sudah diaktifkan.

Kamu menjauhlah.

Kapten.

Apa yang kamu lakukan?

Aku ingat Pan Zhen mematikannya seperti ini.

Yang Mulia Dewa Agung.

Lao Pan? Aku akan mencarimu.

Hei!

Jangan mengintip!

Projek Tiandao telah diluncurkan.

Tripod Jiwa juga sudah sampai bumi.

Aku ada disini.

Tripod Jiwa adalah kunci dari projek itu.

Rencana bertahan hidup bintang Lieyang.

Aku berharap Dewa Agung bisa menjaganya.

Tapi situasi bumi saat ini.

Pasukan bumi akan segera tiba

Sebelum mereka tiba.

Jangan biarkan pasukan bumi mendekat.

Terutama Sun Wukong.

Bukankah akan dimulai setelah 10.000 tahun?

Juga, apa yang sebenarnya dilakukan Lieyang...

...menaruh benda ini...

...di bumi!

Planet tempatmu berada sekarang.

Berada di sistem Shenhe.

Peradaban mereka tertinggal 10.000 tahun dari kita.

Tinggallah selama sebulan.

Aku akan segera menyuruh seorang penjaga datang.

Aku juga sekarang kapten dari Asosiasi Pahlawan Bumi!

Baiklah.

Hei! Hei!

Maaf, pengguna yang Anda panggil sedang sibuk.

Silakan hubungi lagi nanti.

Menutup teleponku!

Kapten, bagaimana?

Siapa yang mengizinkanmu mengintip?!

Aku tidak mengintip.

Kepala Lianfeng.

Ini Lena.

Ada situasi penting.

Aku tahu, terus siaga.

Aku Lao Sun menjaga tanah ini selama ribuan tahun.

Ini adalah tingkat pertama dari Kekuatan Lieyang.

Pencerahan Yang Mulia.

Bencana Geologi di distrik Cina Barat Laut.

Banyak korban yang terperangkap.

Yang Mulia.

Formasi Bintang dihancurkan oleh meteorit di sudut timur laut.

Dan masih melum diperbaiki.

Cepat! Itu...

Cepat kirim Jenderal Han dari Kementerian Perang untuk menyelamatkannya.

Perintahkan Paviliun Tianji untuk bersiaga.

Negosiasikan rencana perbaikan.

Di bumi ada sesuatu...

...yang disebut Fashion.

Aku selalu berpakaian tebal seperti ini tiap hari.

Di Aula yang sebesar ini.

Menghadap terik matahari setiap hari, gaya pakaiannya tak berubah selama puluhan ribu tahun!

Tidak lagi! Aku harus pergi.

Mulai hari ini.

Aku Lena dari Bintang Leiyang.

Akan menjadi Kapten kalian.

Untuk menunjukan teknologi yang lebih maju pada kalian.

Seharusnya kalian sudah tahu.

Kapten.

Kapten Lena.

Setelah kelas sore ini, apa ada rencana?

Hahaha.

Tentu saja aku ingin shopping!

'Benda asing tak dikenal yang jatuh di bumi belum lama ini'

'Sudah mulai dipindahkan hari ini'

'Menurut pendapat ahli'

'Peningkatan tingkat energi operasinya'

'Menjadi alasan utama penyebab terjadi bencana geologi'

'Pasukan Militer akan mulai dikerahkan'

'Mengavakuasi para korban'

Satu bulan?

Lao Pan itu, sebenarnya apa yang dia lakukan?

Kepala Lianfeng.

Tolong siapkan pesawat tempur.

Juga siapkan landasan untukku.

Aku dengar kalau Lena akan kembali.

Benar.

Kembali ke Lieyang?

Aku dengar mereka lah yang menyebabkan bencana.

Perombakan kabin daya selesai.

Armornya juga telah diperkuat.

Aku hampir lupa kalau kamu orang Lieyang.

Meski aku punya firasat buruk.

Berharap semuanya tidak menjadi lebih buruk.

Tidak akan!

'Memulai sistem lubang cacing'

'Menyalakan mesin utama' 'Kelebihan tenaga, Negatif'

'Siap lepas landas'

Kapten.

K-Kenapa kamu bisa disini?

Saat kalian sedang ngobrol.

Aku sudah menunggu lama sekali.

Lain kali berani sembunyi- sembunyi denganku lagi.

Lihatlah dirimu.

Duduklah dengan tenang.

Kapten, aku akan menjadi co-pilotmu.

Pasti akan menjadi lebih kuat.

Tidak perlu menambah kekuatan.

Kamu jangan mengacaukannya.

Post penjaga Tianhu.

jaringan mendeteksi pesawat asing mendekati orbit Lieyang.

Mohon intruksinya.

Jenderal Pan sudah mengeluarkan perintah darurat militer.

Cari tahu situasinya.

Sepertinya itu, Yang Mulia Dewa Agung.

Kampung halaman Kapten.

Apa sudah dihancurkan?

Ini adalah bintang komando.

Merupakan pos keamanan terdepan Lieyang.

Rumahku...

...disana.

Kenapa hanya setengah?

Pesawat tak dikenal yang mendekat.

Mohon konfirmasi informasinya.

Ini adalah Pengawal Lieyang.

Diperintahkan untuk memandu Dewa Agung.

Aku pemimpin Li Qiushui.

Li Chuishui?

Saat aku mulai mengendari pesawat perang...

...kamu mungkin belum punya SIM.

Tidak perlu kamu memanduku.

Hanya memandu, Yang Mulia.

Rekan terdekat.

Cepat bersihkan zona luar untuk melindungi Dewa Agung.

Pengawal?

Aku pikir kau terlalu percaya diri.

Mau coba aku susul?

Eh.. Kapten.

Apa yang kamu inginkan?

Jalan pintas.

Jalan pintas?

Kapten.

Mereka mengejar.

Pesawatku ini..

...adalah modifikasi pribadi.

Kapten, ada apa?!

Jaring perekat partikel.

Kami biasa menggunakannya untuk membersihkan jalur luar angkasa.

Jika tidak dilepaskan..

...akan tersedot olehnya.

Apa itu?

Jangan tanya!

Singkirkan tanganmu!

Didepan tidak ada jalan, Kapten.

Kelihatannya bagus.

Ah, aku masih belum membuka kedai.

Chifeng Tianhu.

Ada pejuang tak dikenal terbang menuju kota utama.

Mohon halangi mereka.

Hormat pada Dewa Agung.

Jika sebelumnya tersinggung, mohon maafkan hamba.

Mulutmu biasanya sangat tajam.

Sekarang kamu memanggilku Dewa Agung, huh?

Kakak Na.

Ini adalah anggota Asosiasi Pahlawan Bumi.

Su Xiaoli.

Ini adalah teman masa kecilku.

Bukan, rekan.

Itu.... sahabat.

Sekarang dia pasukan Chifeng Tianhu, Wu Zhao.

Dimana Pan Zhen?

Jenderal Pan sekarang ada di Aula Yunshu.

Pas sekali.

Aku tidak perlu mengirim seseorang untuk memanggilnya.

"Mainkan papan bambu, dan mendengarkan kata-kataku"

"Kemegahan kaisar bagaikan Istana Awan"

"Dewa matahari, Di Hongkun"

"Berjuang untuk menentukan alam semesta"

"Mewariskannya ke genersai kedua"

"Darah di medan perang meninggalkan nama baik"

"Jenderal Pan, sangat setia"

"Memimpin pada saat krisis"

"Mendukung tindakan kaisar muda"

"Membuat kontribusi yang sangat berjasa"

"Bicara mengenai Dewa Agung, Di Lena"

"Membentuk pasukan tentara di bintang bumi"

"Melawan Tao Tie dan Iblis"

"Pasukan perkasa berada di Tianhe"

Jenderal Pan, syair yang bagus.

Hm.. Kamu akhirnya kembali.

Kamu tidak terkejut?

Membawa penduduk bumi kembali.

Takutnya kamu juga akan membawa kembali...

...asosiasi bumi itu.

Bukan urusanmu.

Baru pergi ke sana selama satu tahun.

Kamu sudah menjadi sangat kasar.

Benar-benar tempat yang biadab.

Omong kosong.

Kamu bawa penduduk bumi ini ke penginapan untuk beristirahat.

Aku tidak mengantuk sama sekali.

Tidak perlu istirahat.

Tidak perlu repot-repot.

Xiao Li.

Ada yang ingin kukatakan dengan pria berjanggut ini.

Bawa dia ke kamarku dulu, supaya aku bisa menghiburnya.

Baik, Yang Mulia.

Kapten Lena.

Jangan biarkan aku menunggu terlalu lama.

Aku akan mati ketakutan.

Pergi saja dengannya.

Aku masih punya urusan.

Yang Mulia.

Sebagai Dewa Agung Lieyang, kamu harus melakukan tugasmu.

Jangan terlalu sopan padaku.

Kenapa kamu tidak bertanya padaku soal Tripod Jiwa.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Tanya atau tidak, hasilnya akan seperti ini.

Di masa lalu mungkin tidak apa-apa.

Hal semacam ini...

...kenapa kamu membuat keputusan tanpa seizinku?!

Para Tetua Menteri, memikul kepercayaan besar dari kaisar pertama.

Menyebut Ayah-ku lagi.

Aku tanya padamu.

Kenapa Simbol Harimau-ku tidak bisa mematikan Tripod Jiwa?

Mematikannya?

Satu saja tidak cukup.

Tripod Anak-Ibu.

Tripod Anak-Ibu?

Cepat berikan padaku!

Apa kau tahu situasi di bumi saat ini?

Matikan dulu Tripod Jiwa, lalu kita diskusikan!

Bintang bumi...?

Yang Mulia, mohon tenang.

Dewa Agung, biarkan aku pergi ke Menara Tiandao.

Buat lebih banyak keputusan.

Sekarang.

Kamu harusnya memahami tetua menteri, kan?

Apa yang sebenarnya terjadi?

Aku terlambat.

Bertarunglah dengan orang itu, dia menguasai teknologi Void.

Tidak bisa melawannya.

Inti bintang menyatu dengan bintang Lieyang.

Kamu harusnya tahu sedikit tentang Projek Tiandao.

Selalu saja menyebutkan Projek Tiandao.

Bukankah masih ada 10.000 tahun?

Setelah peperangan besar...

...Lieyang terluka parah.

Sudah diperbaiki beberapa kali dan didukung oleh inti bintang...

...untuk menstabilkan kondisinya.

Awalnya, diharapkan berlangsung selama 10.000 tahun.

Bukankah baik-baik saja?

Tapi inti bintang akan membusuk suatu hari nanti.

Paviliun Tianji mengembangkan Tripod Jiwa untuk tujuan ini.

Dengan perangkat itu.

Bintang Lieyang...

...bisa menandingi energi dari inti bintang.

Dan terus bertahan.

Tapi tidak menyangka...

...inti bintang dihancurkan oleh seorang penyusup.

Projeknya...

...harus segera dimulai!

Jadi...

...bumi adalah targetmu?

Ya, itu adalah tujuan Lieyang.

它是最近的

Pertempuran para dewa sebelumnya.

Menurut pendeta lama.

Harus menghapus rintangan yang ada disana terlebih dulu.

Selain itu, pembentukan Asosiasi Pahlawan Bumi..

..juga termasuk?

Kau mengirim Xuan Tianji untuk membasmi Sun Wukong.

Kamu salah.

Itu karena kesetiaannya pada Lieyang.

Bukankah itu setia padamu?

Dewa Agung, kamu kembali kesini.

Aku khawatir sumpah leluhur pun sudah lupa.

Jangan menyela!

Wu Zhao, bicaralah.

'Menghormati Autran Lelubur Surga' 'Menekuni setiap jalan'

Baiklah, aku sudah membacanya dari kecil

Ucapkan lagi, Pan Zhen.

Serahkan Simbol Harimau, dan matikan Tripod Jiwa.

Pan Zhen!

Heh! Aku akan menyimpannya untukmu.

Kak Na, jangan gunakan kekuatan ilahi.

Pan Zhen!

Kau terus-menerus melakukan kejahatan!

Yuanli, bawa Dewa Agung ke kamar tidur untuk beristirahat.

Renungkan tindakannya.

Mengerti.

Jenderal Pan, biar aku saja.

Bawa dia pergi!

Jangan sentuh aku, kau berani sekali!

Kapten, kamu akhirnya kembali.

Cepat makan.

Panas, panas, panas.

Panas, panas.

Apa sangat enak?

Kamu masih bisa makan ya.

Kapten.

Masalah besar...

...juga harus mengisi perut dulu.

Kakak.

Kemarilah makan bersama.

Hot pot Lieyang ini...

...lebih beraroma dari pada bumi.

Wow~

Cantik sekali, kapten!

Apa ada lagi?

Beri aku satu, beri aku satu.

Jangan berisiki!

Apa kamu tahu apa yang terjadi pada kami?

Apakah kamu tahu situasi bumi saat ini?!

Tidak.

Kami menjadi tahanan rumah oleh Pan Zhen.

Tepatnya, aku yang menjadi tahanan rumah.

Kamu itu hanyalah penumpang gelap.

Berani menjadikanku tahanan rumah!

Karena tidak bisa kemana-mana.

Tapi masih punya makanan yang enak.

Juga bisa tidur nyenyak.

Xiao Li, apa kamu disana?

Ini Benteng Heise, Lian Feng.

Beritahu Lena.

Bumi sekarang sering dilanda bencana dan situasinya kritis.

Ini...

Bukankah ini kotak foundation-ku?

Kepala Lian Feng, ini aku Xiao Li.

Baiklah, jangan teriak.

Sepertinya ini transmisi suara.

Aku sudah mengirim pasukan untuk membantu bencana.

Komunikasi saat ini diblokir.

Operasi penyelamatan lambat.

Yuan Li, keluarkan aku.

Aku harus segera mematikan Tripod Jiwa.

Ini tentang keselamatan seluruh planet.

Yang Mulia, tanpa persetujuan Jenderal Pan.

Tidak dizinkan keluar.

Jendeal Pan secara pribadi menjaga Tripod Jiwa.

Dewa Agung tenang saja.

Tenang palamu!

Aku sekarang ingat.

Kotan foundation ini pemberian Kapten Lian Feng...

...saat ulang tahunku.

Sebenarnya apa yang kau pikirkan?

Kita berdua harus mencari cara untuk keluar dari sini.

Xiao Li, makan lebih banyak.

Lagi.. Lagi.. Lagi..

Kapten, kamu makan juga.

Aduh!

Kakak Yuan Li.

Perutku sakit.

Makanan Lieyang kalian...

...benar-benar tidak bisa dicerna orang bumi seperti kita.

Aku sudah memberitahumu agar tidak makan terlalu banyak.

Kamu tidak mendengarkanku!

Kamu sekarang kena karmanya.

Aku tidak tahan lagi.

Buka pintunya! Buka pintunya!

Sakit, sakit, sakit.

Kenapa kamu diam, cepat lari!

Yang Mulia tunggu! Yang Mulia tunggu!

Aduh...

Kita harus pergi sekarang, matikan Tripod Jiwa.

Agar bumi kembali aman.

Rumah Kapten...

Bintang Lieyang, tidak akan bermasalah 'kan?

Xiao Zhao, apa kamu ingat pelajaran sejarah Sima Taifu?

Tentu saja aku ingat.

Kakak Na, mengapa kamu menanyakan ini tiba-tiba?

Aku tiba-tiba teringat masa lalu.

Seperti dunia yang jauh.

Xiao Li, hentikan dia!

Kakak.

Ingin mengejar kapten?

Kamu harus melewatiku dulu.

Lapor! Target tidak hancur.

Masih terus aktif.

Lao Pan.

Baguslah kamu disini.

Aku tidak perlu mencarimu kemana-mana.

Yang Mulia.

Bisa membuatku menunggu lama.

Semenjak ayahku meninggal.

Memang sudah cukup lama.

Aku tidak bisa membimbing Dewa Agung yang bertanggung jawab.

Aku malu dengan kaisar pertama.

Dengan adanya Jenderal Pan.

Sejak kapan aku perlu bertanggung jawab?

Jika kamu memperlakukanku sebagai Dewa Agung Lieyang.

Matikan benda ini untukku.

Aku dipercayakan Kaisar Lieyang.

Untuk menjaga Lieyang.

Tanpa ampun.

Lalu tidak sudah berdiskusi.

Aku memerintahkanmu.

Serahkan Simbol Harimau satunya!

Lalu kamu harus mengalahkanku terlebih dulu.

Apa kau pikir aku tidak berani?

Pehatikan!

K-Kau memalukan!

Bangunlah!

Jika kamu berani...

...kenapa tidak melepaskan benda ini?

Serang lagi.

Sebagai Dewa Agung Lieyang.

Ini masih jauh dari cukup.

Para terdahulu Lieyang sudah berjuang selama beberapa generasi.

Tepat sebelum memasuki peradaban tingkat tinggi Shenhe.

Kamu lahir dalam kemuliaan.

Tidak tahu kesulitan para pendahulu.

Bagaimana bisa menjadi Dewa Agung?!

Kelangsungan hidup Lieyang...

...dibangun di atas kehancuran planet lain.

Hal semacam ini...

...aku Lena tidak bisa melakukannya!

Jenderal.

Kapten.

Hati yang tidak berdedikasi tidaklah berguna!

Peradaban Shenhe yang tertinggal..

...apa layal dapat perlindunganmu?!

Entah kapan...

...kamu akan memiliki Visi yang seharusnya dimiliki oleh Dewa Agung.

Korbankan bintang bumi sebagai pengganti Lieyang.

Itu hanyalah kemauanmu sendiri!

Apa kau pernah tanya ke orang-orang di Lieyang?

Tidak perlu bertanya.

Keinginan mereka...

...ada;ah bertahan hidup di tanah mereka sendiri.

Ini juga keinginan orang-orang di bumi!

Selama keempat totem gajah masih menyala...

...Lieyang bisa diselamatkan.

Kamu tidak perlu berbelas kasihan.

Bumi yang tidak ada hubungannya denganmu.

Hujatan, biarkan aku yang menanggungnya!

Bahkan jika minta maaf dengan kematian.

Kau minta maaf?

Itu adalah miliaran kehidupan yang hidup!

Mereka hanya ingin hidup dengan baik.

Aku Lena adalah orang Lieyang.

Tapi aku tidak bisa membiarkan bumi ini hancur begitu saja!

Semua orang bisa berkata begitu.

Kekuatan Lieyang-mu tidak cukup kuat!

Kamu berada di bumi...

...punya banyak kenangan.

Benar-benar sama persis dengan Kaisar Xian.

Kamu menang.

Apa yang kamu lakukan sekarang, aku tidak akan menghentikanmu/

Yang Mulia.

Aku harus mengajukan satu pertanyaan terakhir atas nama Jenderal Lieyang.

Kamu tahu, kalau Tripod Jiwa...

...adalah jalan terakhir yang kita miliki, kan?

Bagaimanapun...

...ini bukan kemunduran!

Baik, terima kasih.

Berita terbaru.

Perangkat alien sudah berhenti bekerja.

Pada waktu bersamaan...

...Bencana dimana-mana sudah terkendali penuh.

Stasiun kami akan terus melaporkan.

Ini kesimpulan yang sudah pasti.

Aku akan menemanimu...

...tetap berpegang pada saat-saat terakhir Lieyang.

Tidak, tidak perlu menjaganya.

Orang-orang Lieyang ada disini.

Apa mungkin Dewa Agung punya solusi?

Hanya penaggulangan.

Tapi aku harus konfirmasi dengan Wu Zhao.

Kapal angkut Shenhe akan mengangkut puing-puing Lieyang.

Itu sudah cukup.

Kami akan mengevakuasi orang-orang.

Gunakan kapal pengangkut.

Wu Zhao sudah mengirim pesan.

Kami masih punya waktu.

Peng sedang berjuang untuk orang Lieyang.

Siapa?!

Jangan bersembunyi!

Ternyata kamu.

Jiuba?

Bartender?

Aku bisa dikenang oleh Dewa Agung Lieyang...

...benar-benar suatu kehormatan.

Pernah ke bumi...

...kamu orang suruhan Ka'er.

Mengapa menghancurkan inti bintang?!

Dewa Ka'er-ku...

...hanya ingin membantu kalian mengembangkan Tubuh Roh Surgawi.

Aku pikir kamu Pan Zhen sudah mencapai kondisi itu.

Benar-benar keras kepala.

Omong kosong!

Aku bersama tombak ini...

...akan melawanmu!

Sesuka hatimu saja.

Matilah!

Lieyang, Dewa Agung.

Sayang sekali.

Fondasi jutaan tahun...

...hanya ditakdirkan untuk menjadi altar Dewa Ka'er-ku.

Lao Pan!

Siapa yang menyentuh Lieyang-ku akan mati!

Lena, cepat!

Kalian kehabisan waktu.

Titip salam untuk bajingan Ka'er-mu untukku!

Jenderal Pan, kamu baik-baik saja?

Yang mulia Dewa Agung, Jenderal Pan.

Semua orang sudah dievakuasi di kapal pengangkut.

Sedang berkumpul dengan Kapal Pengangkut Shenhe satu demi satu.

Semuanya sudah naik.

Orang Lieyang ada begitu banyak.

Apa kamu yakin tidak melewatkannya?

Setelah Lieyang kita melewati Perang De Nuo.

Ada pengurangan populasi.

Jumlah sebenarnya jauh lebih sedikit dari jumlah manusia.

Ditambah kami memiliki kapal pengangkut yang besar.

Selain itu, sebelum Kakak Na memberitahuku.

Jenderal Pan sudah mengaturnya.

Chifeng.

Jenderal Pan.

Ini bukan area penjagaanmu.

Aku yang bertanggung jawab atas semua ini.

Inti bintang menipis lebih cepat dari yang diharapkan.

Bahkan jika Tripod Jiwa menyerap energi geo-nuklir dan mengisinya kembali tepat waktu.

Sulit untuk menjamin situasinya.

Kamu atur semua orang...

...untuk mengevakuasi di Kapal Pengangkut.

Jika keadaannya memburuk.

Evakuasi tepat waktu dengan kapal pengankut.

Ini adalah solusi yang tepat.

Chifeng mengerti!

Bahkan jika kamu tidak kembali ke bumi.

Aku akan tetap melakukannya.

Keberuntungan tidak peduli pengalaman.

Semuanya tidak terkait.

Setelah inti bintang benar-benar habis.

Satu-satunya tujuan adalah melindungi semua orang.

Hanya saja, tidak menyangka.

Tidak menyangka...

...aku bisa mengalahkanmu, kan?

Kamu akan memilih Tripod Jiwa.

Aku sedikit terkejut.

Tapi itu tidak mengherankan...

...karena itu kamu.

Hanya saja di dunia tidak dapat diprediksi.

Inti bintang akan habis lebih awal.

Disintegrasi Lieyang tidak bisa dihindari.

Atur orang-orang untuk naik ke kapal.

Meski rumit...

...tapi bukanlah yang tersulit.

Masalahnya adalah...

...sebelum inti bintang benar-benar habis.

Dengan menyuntikan energi bintang konstan ke dalam Menara Fangtian Selatan...

...bisa membuka lubang cacing di luar orbit.

Dengan begitu kapal pengankut bisa terbang menjauh dari orbit dekat Lieyang.

Menghindari kehancuran energi tingkat tinggi saat inti bintang hancur.

Lanjutkan.

Tapi di Lieyang...

...yang mempunyai energi bintang konstan.

Kecuali Jenderal Pan tidak ada orang lain.

Tidak, apa kamu lupa?

Dewa Agung juga punya.

Tidak bisa.

Energi yang dibutuhkan untuk membuka lubang cacing sangat besar.

Tidak bisa ditahan tubuh Yang Mulia.

Masalah ini serahkan padaku.

Tapi, keadaan inti bintang saat ini...

...aku khawatir akan sulit menjaga lubang cacing tetap terbuka.

Setelah runtuh...

...benar-benar akan menghancurkan Lieyang.

Materialnya buatan manusia.

Lao Pan, kita pergi bersama.

Pasti akan-

Cepat pergi!

Area sekitar Bintang Lieyang mulai hancur.

Tidak bisa menahannya terlalu lama.

Ikuti Wu Zhao dengan patuh dan naiki kapal bersama.

Kapten.

Apa kamu sendirian?

Bawa dia ke kapal dulu.

Milik Bumi-nya.

Bawa dia pergi.

Kapten.

Kamu pergilah ke kapal pengangkut untuk mengawasi sistem tenaganya.

Pergilah.

Mengerti.

Sistem navigasi kapal pengangkut No. 3 di barat daya tidak berfungsi.

Meminta bala bantuan.

Kalian naiklah dulu.

Kapten tidak naik ke kapal, aku tidak juta naik.

Baiklah.

Jangan panik.

Pesawat Shence No.5.

Siap membantu.

Laporan terbaru Paviliun Tianji.

Inti Bintang Lieyang hanya dapat bertahan selama seperempat jam.

Bagaimana ini?

Begitu, jaga dirimu baik-baik.

Sisanya, serahkan padaku.

Ada apa?

Lao Pan, kamu pergilah dulu.

Masalah di Menaara Fengtian.

Biarkan aku saja.

Kembalilah.

Lao Pan, apa yang kamu lakukan?!

Apa yang kau lakukan?!

Kamu bicara apa?

Aku adalah Dewa Agung Lieyang!

Apa kamu tidak lihat?

Cepat pergi dari sini!

Kau! Bajingan!

Kau cepat kembali!

Aku ikut dari belakang.

Aku akan bergabung dengan kalian.

Kapten.

Chifeng Tianhu.

Masih belum bergabung?

Apa Yang Mulia aman?

Yang Mulia, bertahanlah.

Kami menang.

Lieyang menang.

Kamu bisa hidup...

...merupakan berkah terbesar.

Generasi muda Lieyang...

...pasti membutuhkan bantuanmu.

Maju diantar peradaban tertinggi...

...dari beberap generasi.

Yang Mulia!

Gadis kecil-ku..

...kamu tolong lindungi dia.

Yang Mulia! Yang Mulia!

Jika tidak kompeten...

...tidak akan bisa mengembangkan fondasi Lieyang.

Dan membuat malu Kaisar pertama.

Di hadapan orang-orang.

Bersedia menanggung dosa.

Melindungi orang-orangku.

Berkati aku, yang Mulia.

Kau harus kembali hidup-hidup!

Penjaga Yuanli Tianhu memastikan pengisian daya sudah selesai.

Tidak ada kesalahan.

Lubang cacing di luar orbit siap dibuka.

Hitung mundur.

'Menghormati Aturan Leluhur Surga'

'Menekuni setiap jalan'

'Kebajikan setiap penguasa'

'Untuk keselamatan rakyat'

'Membuka Jalan Surgawi'

'Melindungi Lieyang-ku'

Lao Pan!

Lao Pan.

Lao Pan! Lao Pan!

Kau... bajingan!

Yang Mulia.

Pohon ini ditanam oleh kaisar sendiri.

Tunggu kamu menjadi dewasa.

Juga akan melindungi Lieyang sepertinya.

Bukankah masih ada Jenderal Pan?

Yang Mulia.

Kami sementara...

...lolos dari zona berbahaya.

Fokus terbang, pastikan naik ke kapal.

Ada sisa meteorit...

...dengan ukuran besar.

Diperkirakan berbenturan dengan kapal pengangkut dalam 100 deitk.

Kapten, jangan bangun dulu.

Wu Zhao.

Kalian naiklah ke kapal dengan perlengkapan melarikan diri.

Bisa bertarung berdampingan dengan Kakak Na.

Merupakan kemuliaan untukku sebagai orang Lieyang.

Xiao Li juga tidak akan meninggalkan kapten.

Kita kehabisan waktu.

Lacak target.

Kapten, disana.

Bersihkan jalannya!

Baik!

Tembak!

Buka sepenuhnya cadangan energi.

Berhasil menarik meteorit.

Perlu membelokkan arah setidaknya 15 derajat.

Dibelokan dalam sekali gerak.

Lanjutkan, lebih cepat!

Bagaimana situasinya?

Kabin energi No. 3 rusak.

Berapa banyak yang tersisa?

Masih 7 derajat, takutnya-

Tidak mungkin!

Kabin energi yang tersisa, serahkan padaku!

Dua derajat.

Berhasil!

Putuskan!

Buruk ada lagi.

Energi cadangan tidak cukup.

Jika terus melakukannya kami akan hancur, Yang Mulia.

Gunakan yang terakhir, lakukan yang terbaik!

Tidak, gravitasinya terlalu kuat.

Kapten, apa kita tidak bisa kembali?

Dewa Agung?

Ini adalah tim gabungan penyelamat bumi.

Aku Lian Feng.

Lena, apa kamu disana, Lena?

Aku disini, semuanya disini.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.