Afrikaans
Akan
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
recehoki.net SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA
DEPOSIT CUMA 5.000 RAIH BONUS SPEKTAKULER
Daftar sekarang di recehoki.net Main Bersama RECEH88 Menangkan Ratusan Juta Rupiah!
Selir kelima, Kau...
Bos Besar Xiao,
beberapa waktu lalu Nyonya Desa baru saja meninggal,
kau sudah nikahi selir ketiga yang cantik.
Hari ini kau nikahi selir kelima.
dukacita dan kebahagiaan dirayakan bersamaan,
apa maksudmu?
Naik jabatan, mendapatkan keuntungan, kematian istri,
bukankah semuanya berbahagia?
Lihat, lihat!
Lihat mereka sampai ketakutan.
Berikan hadiahnya.
Semuanya benda berharga.
50 peti senjata dan amunisi ini
untuk meredakan ketakutan para Nyonya.
Selanjutnya jika dia menindas kalian,
kalian hanya perlu...
dor, dor, dor!
Di hari bahagia ini kenapa tak melihat pengantin baru?
Wanita seperti daging babi, para saudara barulah pengikutku.
Tapi Panglima Liu,
senjata ini tak diberikan dengan gratis, kan?
Beberapa hari lalu,
kalian pasukan Harimau Hitam
menjajah Desa Batu.
kulihat tanah di sana cukup baik,
bagaimana kalau kita bangun pabrik opium di sana?
kau sedang menjerumuskanku semakin dalam lagi
menjadi bandit pengkhianat negara?
Bandit pengkhianat negara apa?
Sejak kapan bandit dibedakan yang baik dan jahat,
perampok juga dibedakan yang baik dan buruk?
Bagaimana pun,
aku bandit nomor satu di Jiangnan.
Sekarang semua media dan surat kabar mengawasiku
dengan sangat ketat.
Kau harus melihatnya seperti ini,
sekarang rakyat Desa Batu sudah tidak ada makanan.
Atas nama pabrik teh, kita menyuruh mereka menanam opium.
Rakyat yang menderita berubah jadi petani teh.
Dengan begitu, kau bukanlah bandit pengkhianat negara,
kau dermawan.
Hai,
aku akan membawa pasukan bandit Gunung Harimau Hitam
pergi ke Desa Batu untuk membangun pabrik teh,
membantu rakyat yang menderita.
Malam ini, kau utus orang untuk membuat spanduk.
Tulis saja...
"Mencintai pasukan seperti nyawa, mencintai rakyat seperti anak."
Kalimat yang bagus.
Terbitkan di berita besok.
Baik.
Aku tak percaya,
apa masih ada yang mengatakanku bandit pengkhianat negara.
Setelah menikah, kau akan jadi selir kelima.
Berbuat seperti ini sangat merusak citra dirimu.
Pergi sana!
Setelah minum semangkuk arak ini,
kita terhitung sudah menikah.
Setelah menikah, kita...
Cahaya lilin dan lampu menyinari ruangan yang megah,
tak sabar saling bercinta.
Cahaya lilin dan lampu menyinari ruangan yang megah,
tidak sabar saling bercinta.
Aku bukan datang untuk menikah,
aku datang untuk memusnahkan seluruh keluargamu.
Kenapa lari?
Tangkap dia!
Panglima.
Tolong aku.
Subtitle by RhainDesign Palu, 23 Mei 2021
Selir ketiga, selir keempat, kalian...
Jadi selama ini kalian pengkhianat.
Aku akan menikammu!
Desa Batu
Menurutmu,
kita baru saja menguasai Desa Batu,
tanpa menunggu kita kembali,
Bos Besar Xiao sudah akan mengadakan pesta pernikahan menikahi selir kelima.
Para tamu itu,
si bodoh yang mendapatkan jabatan melalui relasi,
dan si gemuk yang hanya tahu mabuk-mabukan,
saat di medan perang,
akan ketakutan dan kencing di celana.
Mana bisa dibandingkan dengan Bos Kedua Huang,
yang mampu mengetarkan alam semesta dan melintasi langit.
Banyak bicara.
Bukankah hanya sebuah pernikahan,
apa bisa bertemu dengan pembunuh?
Kami dulu murid Gunung Pintu Surga,
setelah aliran kami mengalami kemunduran, kami masuk ke dalam Gunung Harimau Hitam.
Bandit Xiao Batian itu,
bersekongkol dengan Panglima Liu.
Membakar, membunuh, menjarah,
dan menjajah rakyat.
Kali ini kami berkhianat,
bersembunyi di sarang bandit di Gunung Harimau Hitam,
untuk memenggal kepala mereka.
Menegakkan keadilan untuk dunia persilatan.
Terserah apa yang mau kalian lakukan,
tidak ada hubungannya denganku.
Kau dari aliran mana?
Tidak punya aliran.
Jangan sok akrab.
Kenapa kau bersikap seperti itu?
Kue kacang hijau ini memiliki kualitas terbaik,
sayang jika tidak dimakan.
Sayang sekali.
Pendekar wanita,
setelah Jenderal Yuan meninggal, panglima perang menjadi berantakan,
para pesilat tangguh menjadi pecundang.
Dunia sedang kacau,
karena kau melakukan kebajikan,
kenapa tidak bergabung dengan kami,
bersama membantu pesilat?
Yunsheng,
aku datang melihatmu.
Makam almarhum suami, Huo Yunsheng
Desa Batu
Lepaskan kakakku!
Kakak!
Tenang saja,
Pasukan Harimau Hitam bandit yang cinta damai,
tidak pernah membunuh yang tidak bersalah.
Paling-paling,
hanya main-main saja.
Lepaskan kakakku!
Bos Kedua Huang, ada masalah di Gunung Harimau Hitam.
Untung saja, anak gadis kita sudah dijual dari dulu,
jika tidak pasti akan ditindas juga.
Di dunia ini,
dijual ke mana saja pasti akan ditindas.
Keluarga kami, hanya punya seekor keledai ini,
sebelumnya,
sudah dibunuh dan dimakan oleh kalian.
Sekarang sudah tidak ada keledai lagi.
Sudah tidak bisa menggiling.
Kenapa kalian jadi menyalahkanku?
Keledai memang sudah mati,
tapi bukankah kalian masih bernapas?
Kau saja yang giling.
Apa yang mau kalian lakukan?
Apa yang mau kalian lakukan?
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Hari ini kau mewakili rakyat,
besok saat kau pergi,
bukankah pasukan bandit masih akan
melampiaskan emosinya pada rakyat?
Siapa kau?
Sebenarnya kau ada di pihak mana?
Simpan dulu bogem mentahmu.
Di sini Gunung Harimau Hitam.
Bos Gunung Harimau Hitam sudah kubunuh,
hari bahagia mereka sudah berakhir.
Apa?
Ayo pergi.
Jangan sentuh aku!
Bos Kedua Huang,
dia...
Cepat siapkan kuda untukku.
Apa yang terjadi?
Gunung Harimau Hitam berubah.
Para selir Bos Besar Xiao
pengkhianat.
Bersekongkol?
Tidak jelas.
Kau segera pimpin pasukan,
bawa senjata dan pangan,
kembali ke Desa Batu dan menunggu perintah.
Baik.
Xiao Batian ternyata masih hidup.
Sepertinya bualanmu terlalu berlebihan.
Kenapa kau tidak mengatakan kau sudah membunuh Kaisar Jepang?
Cepat atau lambat akan terjadi.
Ada apa? Mau ke mana?
Jangan bergerak!
Dari mana kau?
Aku hanya kebetulan lewat,
tidak akrab dengannya.
Aku tadi turun tangan, juga dikatakan terlalu ikut campur.
Tapi aku ikut campur,
agar dia,
tidak banyak ikut campur.
Di markas kuda sudah tidak ada bahan pangan,
aku tidak bisa mempertanggungjawabkannya.
Menurutmu,
sebaiknya aku mencari keledai,
atau membunuh pihak yang telah berjasa?
Tolong selamatkan aku!
Ayo jalan.
Ayo,
ambilkan bahan pangannya untukku,
selamatkan nyawa keledai murahan ini.
Aku akan bertarung dengan kalian!
Kau mau pergi ke mana?
kau akan berpikiran sempit dan bunuh diri?
Aku akan menggorok kepala Xiao Batian.
Bukan, bukan begitu...
Jika bicara lagi, aku akan menggorok kepalamu.
Akan segera selesai.
Sekelompok sampah ini,
kenapa masih mengikutiku?
Bos Besar Xiao,
Bagaimana pun Panglima Liu ini,
Komandan wilayah,
kita tidak bisa melawannya.
Jika dia mati di sarang bandit ini,
kita sulit untuk menjelaskannya.
Kenapa harus takut?
Orangnya belum mati.
Kita kendalikan dulu opini publik.
Jangan terlalu heboh.
Ingat, jangan terlalu heboh.
Humaniter, Kebajikan
Kita sambut dengan meriah,
mencintai prajurit seperti nyawa, mencintai rakyat seperti anak,
Xiao Batian, bandit nomor satu di Jiangnan.
Membangun pabrik teh di Desa Batu untuk membantu rakyat.
Semuanya berikan tepuk tangan.
Baik, baik, baik.
Ada apa ini?
Bukankah...
Bukankah hari ini kau memintaku menerbitkannya di berita?
Aku tidak tidur semalaman dan langsung datang ke sini pagi-pagi.
Bos Besar Xiao,
kenapa Panglima Liu tidak bersama denganmu?
Panglima Liu istirahat di kediaman setelah mabuk.
Di mana keempat selirmu?
Melayani Panglima Liu setelah mabuk.
Apakah keempat selirmu
memiliki hubungan dengan Panglima Liu?
Benar, benar. Ayo ceritakan.
Dasar berengsek.
Bos Besar Xiao, ayo ceritakan.
Bos Besar Xiao!
Bos Besar Xiao!
Bos Besar Xiao!
Bos Besar Xiao!
Bos Besar Xiao!
Aku membantu Panglima Liu melancarkan pembuluh darah dan bernapas kembali,
sulit baginya untuk dapat hidup kembali.
Tempatkan di kamar mayat dulu.
Kita pertimbangkan dulu,
sebaiknya kita buka pabrik teh ini atau tidak?
Harus buka.
Agar orang luar
tidak mengatakanmu ingkar janji,
merusak nama baikmu.
Aku sudah terkenal sebagai bandit,
apa masih harus memperhatikan tata krama?
Apakah aku sungguh harus membantu rakyat yang menderita?
Kita,
tetap harus memanfaatkan pembangun pabrik teh ini,
agar rakyat di Desa Batu
menanam opium untuk kita,
mendapatkan keuntungan dari kesulitan negara.
Intinya,
semua salah para selir busuk itu.
Bos Besar Xiao,
Kau tenang saja,
walaupun harus mencari sampai ke ujung bumi,
aku tetap akan menemukan mereka.
Istri yang setia dalam duka paling berharga,
selir cepat atau lambat akan pergi.
Yunsheng,
sudah kuminta makan yang kenyang, namun kau tidak mau,
walaupun sarang bandit itu kotor,
tapi makanannya sangat enak.
Lihat sekarang,
kau sudah tidak bisa lari, 'kan?
Masih pura-pura terhormat,
tidak mau makan makanan bandit.
Nona berlengan besi,
nama kuda ini sangat berwibawa.
Kenapa kau mengikutiku?
Orang rendahan.
Pangeran kipas besi, Mo Buyan,
terkenal dengan keahlian Qinggong di sekitar Jiangnan.
Tidak perlu memperkenalkan diri,
aku tidak mau berteman.
Aku tidak punya maksud lain,
aku hanya ingin mengingatkanmu,
Bos Kedua Huang, Shulang dari Gunung Harimau Hitam adalah master,
kau jangan pergi cari mati.
Jika jurus bela dirimu ini musnah,
maka akan sangat disayangkan.
Kau mau kuajari jurus bela diri?
Mustahil.
Kau sudah lama hidup dengan kuda,
kenapa jadi tidak mengerti bahasa manusia?
Maksudku,
jika kau mati begitu saja,
bagaimana dengan keluargamu?
Sejak kecil,
aku dijual Ayahku ke Shanghai.
Sekarang aku Pendekar pengembara.
Apa kau tidak punya keluarga, adik, kakak,
atau orang yang dirindukan?
Semuanya sudah mati.
Maaf, aku...
Sampah masyarakat yang menindas rakyat,
akan kubunuh mereka satu per satu.
Kematianku seorang,
menggantikan kematian ratusan dan ribuan orang,
itu sangat layak.
Nona berlengan besi,
setinggi apa pun bela diri ini, tetap takut pada senapan.
Menurutku, daripada mati lebih cepat,
lebih baik lari dengan cepat.
Benar tidak katamu?
Lari lebih cepat.
Kau harus lari lebih cepat.
Larilah sampai ke Jepang menjadi geisha.
Wajah gigolomu ini,
jika dipadukan dengan rok balet dan perona pipi,
menjadi penghibur untuk orang Jepang,
tidak masalah untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga.
Kenapa kau seperti ini?
Jangan bicara denganku.
Pesilat gagal.
Yunsheng,
ayo kita pergi.
Yunsheng, cepat lari!
Cepat lari!
Lari!
Aku beritahu kau,
jika kau masih tak mau dengar,
aku akan memasakmu.
Menyambut Dewa Gunung, membuka mulut harimau.
Menyambut kedatangan Bos Besar Xiao Batian,
Bos Kedua, Huang Shulang
datang ke desa.
Bos Besar Xiao sangat mencintai rakyat,
mau membangun pabrik teh di Desa Batu.
Jika kalian bisa menanam teh untuk kami,
kalian bisa dapatkan uang,
dan juga bahan pangan.
Ini hal baik, aku juga mau ikut.
Aku juga ikut!
Aku juga ikut!
Aku juga mau daftar!
Liu Er,
istriku akan mati kelaparan,
biarkan aku memotong antrian.
Kemarilah.
Baik.
Makanan seadanya ini kau malah bisa makan.
Dasar manja.
Semuanya tolong antri dengan benar.
Cepat!
Cepat!
Semuanya ikuti aku!
Cepat!
Hei, kau!
Cepat!
Tidak benar,
ini bukan daun teh,
ini opium.
Ayo kita pergi.
Warga Desa Batu tidak menyentuh opium.
Siapa yang bisa makan kulit opium poppy ini,
aku akan berikan satu koin asing padanya.
Kau jangan...
Makan mangkuk ini,
dan aku akan berikan dua koin asing lagi.
Jangan makan!
Jangan makan!
Jangan makan!
Bos Besar Xiao,
selir kedua, ketiga, keempatmu,
Bing Qin, Qing Lan, Yu Yue,
menganggap dirinya Pendekar wanita Gunung Pintu Surga.
Sebenarnya mereka bandit yang gagal.
Tapi selir kelima ini,
identitas dirinya tak biasa.
Menarik.
Di mana dia?
Bukankah kau akan mencarinya sampai ke ujung bumi?
Bos Besar Xiao,
orang tua ini mau lari dari tanggung jawab,
dan memprovokasi warga untuk lari dari tanggung jawab juga.
Bagaimana kau akan menghukumnya.
Bos Besar Xiao,
jika dia mati di sini,
kita akan menjadi bandit yang menjajah rakyat di sini.
Jika sampai pada tahapan itu,
siapa yang akan membantu kita menjadi kuli?
Benar.
Jika mau kuasai dunia, harus ambil hati rakyat dulu.
Benar sekali.
Asalkan kau tidak ribut,
ingat, jangan ribut,
apa pun permintaanmu,
aku akan berusaha memenuhinya.
Aku tak mau apa-apa,
boleh aku pergi?
Istriku hampir mati kelaparan,
aku mau bahan pangan.
Keluargamu ada berapa orang?
- Dua orang. - Tiga orang.
Sebenarnya ada berapa orang?
Masih ada seorang anak perempuan.
Anak perempuan?
Berapa umurnya?
Anaknya tomboi,
dan makannya sangat banyak.
Beberapa tahun lalu, sudah kujual ke Pantai Shanghai.
Orang tua yang gagal,
seorang gadis kecil bisa makan berapa banyak?
Kue kacang hijau ini,
satu suap bisa makan satu biji,
sekali makan bisa belasan.
Kau jangan takut.
Ayo, makan kue kacang hijau.
Pelan-pelan, jangan sampai tersedak.
Pendekar, aku bisa lakukan apa saja.
Cepat bediri.
Aku rela jadi budak,
daftarkan diri ke pabrik teh untuk dapatkan uang asing.
Aku daftar!
Aku juga!
Aku daftar!
Pabrik Teh Harimau Hitam
Kami tidak terbiasa makan di sini,
bagaimana jika berikan bahan pangan,
kami masak sendiri di rumah.
Kenapa?
Takut padaku?
Tidak.
Aku, Xiao Batian cinta pasukan, nyawa, dan rakyat seperti anak sendiri.
Aku anak baik-baik dari desa,
Bos Besar Xiao.
Bisa-bisanya kalian takut padaku.
Apa kalian juga mengaggapku bandit pengkhianat negara?
Tidak.
Baiklah,
kalian mau bahan pangan.
Pengawal,
berikan bahan pangan.
Bos Besar Xiao,
ini pangan yang digiling manusia,
sangat halus.
Kau meminta orang yang menggiling,
apa keledai bersedia?
Sebagai hewan,
dia harus nurut.
Bukan soal bersedia atau tidak.
Kalau begitu, apa kalian bersedia?
Tieshu,
sebaiknya kita pulang saja.
Tuan bandit, jangan!
Jangan, tuan bandit!
Tuan bandit, jangan!
Tuan bandit, tuan bandit!
Minggir!
Permisi!
Permisi!
Permisi!
Bagaimana cara daftarnya?
Tuan ini,
katanya istrinya akan mati kelaparan,
minta bahan pangan pada kami.
Bos Besar Xiao berbaik hati,
mengundang mereka makan di perjamuan,
tak disangka,
istrinya makan terlalu banyak,
dan mati kekenyangan.
Kenapa bisa seperti ini?
Atas kejadian ini,
Bos Besar Xiao meminta maaf,
dan menyiapkan pemakaman untuk istri Tuan Li.
Juga menyerahkan sebagian tanah di kota ini
pada Tuan Li Tieshu.
Ini, kue kacang hijaunya pasti cukup.
Tieshu, Tieshu,
Kenapa denganmu?
Sebenarnya kenapa kau?
Aku menjadi tuan tanah.
Tuan tanah apa?
Sebenarnya kenapa kau?
Kenapa kau?
Kau kenapa?
Monster!
Monster!
Monster!
Monster apa?
Monster!
Monster!
Ada apa ini?
Monster!
Kue kacang hijau kecil.
Kue kacang hijau kecil.
Makan kue kacang hijau.
Tieshu, kalian saling kenal?
Kue kacang hijau.
Kue kacang hijau kecil.
Nona!
Nona!
Apa hubunganmu
dengan Li Tieshu?
Apa hubungan antara keledai dengan tuannya,
begitu juga hubunganku dengannya.
Nona, kau ini...
Aku keledai yang dia pelihara.
dengan porsi makan yang besar dan tenaga yang kuat,
keledai yang bisa dijual dengan harga tinggi.
Kau minta manusia yang menggiling, apa keledai bersedia?
Manusia yang menggiling, apa keledai bersedia?
Keledai,
bersedia atau tidak?
kau harus menurut.
Jika kau tak menurut,
aku akan membunuhmu.
Kau kue kacang hijau kecil,
Kubunuh kau!
Kubunuh kau!
Kubunuh kau, kue kacang hijau kecil.
Aku bertanya padamu,
sebenarnya apa yang di bilang Xiao Batian?
Ibuku,
bagaimana Ibuku bisa mati?
Kue kacang hijau kecil,
ini,
makan satu suap.
Makanlah.
Pendekar,
kita tak bisa bertarung di sarang bandit ini.
Di Desa Batu ini semua tentara utama Xiao Batian.
Kita tak sanggup melawannya.
Apa aku mengenalmu?
Xiao Batian jahat,
dia bukanlah bandit biasa.
Pendekar,
sekarang,
hanya dengan mengumpulkan semua pesilat tangguh,
berdiskusi perlahan-lahan,
baru bisa menghadapi Xiao Batian dan Huang Shulang.
Para teman dan saudara yang terkasih,
seharusnya,
di antara para rakyat kami,
tidak kekurangan orang dari dunia persilatan,
kita satu keluarga di dunia persilatan,
tak peduli aliran mana pun,
asalkan bergabung dengan pasukan Harimau Hitam,
akan dapatkan uang,
dan juga bahan pangan.
Lihat Huang Shulang ini,
dia duluan membantu pesilat daripada kalian.
Siapa kau?
Aku bergabung!
Kalau begitu, aku juga bergabung!
- Aku bergabung. - Aku juga bergabung!
Pendekar,
Para selir,
beberapa hari tak bertemu, aku sangat merindukan kalian.
Ayo,
bersulang untuk kalian yang mengacaukan Gunung Harimau Hitam.
Wanita tak kalah dari pria.
Gelas ini,
bersulang untuk kalian yang menerobos masuk ke Desa Batu.
Wanita lebih hebat dari pada pria.
Arak ini,
bersulang agar kau mati tidak tenang.
Usus keluar, perut membusuk,
disambar petir!
Tidak.
Siapa yang menembak?
Aku, aku yang menembak.
Sekarang semua media memberitakan,
para selirku ada hubungan dengan Panglima Liu.
Jika itu benar,
itu berarti aku diselingkuhi,
dan dimadu?
Apa?
Selanjutnya bisa carikan
bawahan yang penurut untukku?
Antar selir kedua pulang ke rumah Ibunya.
Hamba mengerti.
Letakkan.
Masih mau cari mati?
kuberitahu kalian,
mulai hari ini,
walaupun kalian harus pura-pura,
tetap harus pura-pura menjadi Nyonya Desa dengan baik.
Jika tidak,
akan kubunuh seluruh warga Desa Batu.
Agar semua orang melihat,
kalian Pendekar wanita di dunia,
ataukah hanya penyebab bencana dunia persilatan?
Akulah dalang pembunuhan di pesta pernikahan.
Jika mau, bunuh saja aku.
Bukankah kau mau membunuhku?
Kuberikan satu kesempatan.
Enam tempat peluru,
sebutir peluru.
Kita bertaruh.
Bos Besar Xiao,
orang di dunia persilatan adalah satu keluarga,
menurutku,
kita bermain Pai Gow saja.
Ayo,
sudah sampai giliran kalian.
Kau tak takut mati,
tapi takut orang lain mati karenamu.
Benar, kan?
Aku tahu latar belakangmu.
Lima tahun lalu,
kau dijual ke kota Shanghai dan dijadikan sebagai penari,
tidak disangka kau sudah berubah menjadi Cinderella,
Hanya dalam beberapa bulan,
sudah menjadi ketua dari Xianlemen.
Tapi tak mudah bertahan di dunia ini.
Kau terlalu sombong sehingga punya begitu banyak musuh.
Saudara-saudaramu dari Xianlemen
tewas dalam perselisihan komplotan karenamu.
Yang paling disayangkan
tunanganmu Huo Yunsheng,
demi menolongmu,
dibacok sampai mati.
Jangan bicara lagi.
Kau mau jadi Pendekar pengembara,
akan selalu berhutang nyawa pada orang lain.
Xiao Batian.
Kau memanggilku apa?
Pikir baik-baik, baru bicara.
Jika salah bicara,
yang berhubungan denganmu di Desa Batu
akan mati semua.
Tuan.
Segelas anggur ini,
bersulang agar keluarga kita selalu damai dan makmur.
Bos Besar Xiao,
mereka hanya berkedok sebagai selir Keluarga Xiao,
tapi sebenarnya wanita cantik yang beracun.
Mereka sudah tak peduli akan hal-hal duniawi,
tapi aku masih punya keinginan.
Bos besar Xiao,
hamba akan terus berjaga di sini saat kau berhubungan badan.
Bos, silakan kau teruskan.
Aku beritahu kalian,
sebagai selir keluarga Xiao,
aku bisa membiarkan kalian hidup di Desa Batu ini.
Jika berani melawanku
atau melangkahkan kaki dari Desa Batu,
akan kujadikan tempat ini jadi rumah jagal.
Minggir!
Dan lagi,
tidak boleh berselingkuh.
Semua itu karena dia,
kakak senior Bing Qin dibunuh karena dia.
Qing Lan,
kau jangan ribut lagi.
Apa yang dia bilang benar,
harus kubayar dengan nyawaku.
Ada cita-cita, maka ada pengorbanan.
Kau tak pernah menyebabkan kematian siapa pun.
Tapi kau tak bisa lepas dari perasaan bersalah itu.
Qing Lan.
Kue kacang hijau kecil.
Kue kacang hijau kecil.
Ayo,
kue kacang hijau kecil,
makan.
Kue kacang hijau.
Jika salah bicara,
orang yang berhubungan denganmu di Desa Batu,
semuanya harus mati.
Aku tidak mengenalmu.
Bos besar Xiao pernah berpesan,
sebagai selir Keluarga Xiao,
tak boleh selingkuh.
kau ada masalah?
Aku,
aku.
Jidujiao.
Ayo naik dan duduk sebentar.
Hanya pengecut yang naik ke atas pohon.
Nona lengan besi,
apa tak ada yang kau takuti di dunia ini?
Sebelumnya aku sangat takut pada darah,
tapi Yunsheng memberitahuku,
jika ada revolusi, maka ada pertumpahan darah.
Sejak dia mati,
membunuh orang dan berdarah
sudah jadi segalanya bagiku.
Ternyata Yunsheng yang kau maksud,
kukira kuda.
Nona lengan besi,
kau tak takut apa pun.
Kenapa tidak berani membunuh Xiao Batian?
Li Tieshu itu Ayahmu, 'kan?
Kau mengikutiku?
Kau takut ya?
Kau bukan lagi pengembara yang didampingi kuda perang dan labu botol,
dan yang tidak punya kekhawatiran apa pun lagi.
Bos besar Xiao pernah berpesan,
sebagai selir Keluarga Xiao,
tidak boleh selingkuh.
Coba kalian lepaskan celana dia,
apa dia lelaki?
Yunsheng,
apa yang harus kulakukan?
Dasar keledai kecil,
kau masih berani datang ke Desa Batu.
Aku beritahu kau,
kau sungguh pembawa sial.
Pangan yang kau giling kemarin,
dimakan oleh seorang wanita tua,
akhirnya,
coba kau tebak apa yang terjadi,
dia makan terlalu banyak
dan meninggal karena kekenyangan.
Kubilang untuk terakhir kali,
sebagai selir dari Keluarga Xiao,
tak boleh berselingkuh.
Dia, dia.
Orang ini,
sebelumnya di markas kuda,
menghinaku,
dan meremehkanku.
Nama baik bos besar Xiao
dirusak oleh seseorang penjaga gudang pangan.
Menurutmu harus bagaimana?
Tidak.
Bagaimana ini?
Diproses sesuai hukum.
Bagaimana caranya diproses sesuai hukum?
Sudah,
tak perlu merepotkanmu.
Biar aku
buktikan kepolosanku.
Ada hal yang buruk terjadi,
dugaanku ternyata benar.
recehoki.net SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA
DEPOSIT CUMA 5.000 RAIH BONUS SPEKTAKULER
Daftar sekarang di recehoki.net Main Bersama RECEH88 Menangkan Ratusan Juta Rupiah!
Qing Lan.
Qing Lan.
Jangan berebut, jangan berebut. Semua orang kebagian.
Jidujiao,
Jidujiao,
kau melihat Qing Lan?
Qing Lan?
adik juniorku.
dia bersama kami kemarin dan sebelumnya.
Seharusnya kau masih ingat padanya.
Jangan mencari lagi.
kudengar Huang Shulang bilang,
nyonya kedua dan ketiga,
sudah pulang ke rumah orang tuanya.
Berikan aku satu.
kau juga mau mencari mati?
Ayo dilihat, ayo dilihat.
Dengan adanya Pabrik Teh Macan Hitam,
penduduk tak akan kelaparan lagi.
Semoga semua orang bisa mendaftar.
Pasukan Harimau Hitam kami ini,
selalu bekerja sesuai keinginan diri sendiri,
tidak pernah memperbudak rakyat,
tak memaksa pembelian dan penjualan.
Sini, pergilah mendaftar!
Akan ada perubahan besar di Desa Batu.
Siluman,
siluman,
siluman,
siluman.
Ayo makan mantau.
Siluman.
Jidujiao,
kaulah yang selalu menjaga mereka.
Berkat aku si perlari cepat,
Ayahmu serta sekelompok orang tua dan anak-anak ini,
tak ditangkap oleh Pasukan Hitam Harimau ke sarang opium.
Siluman,
siluman,
siluman.
bawa cepat aku pergi dari sini, mereka akan memakanku.
Dia bukan siluman.
Dia orang baik.
Nyalimu sekarang semakin besar ya?
Nyalimu sudah besar ya?
Beraninya memukul selirku.
Dia datang untuk membunuhmu.
Aku tahu.
tak perlu menegaskannya.
Coba hitung dengan teliti,
beberapa hari ini, berapa banyak yang sudah tewas di Desa Batu?
Sekarang rakyat yang susah diatur itu menganggapku hakim neraka.
Bos besar Xiao,
Bos besar Xiao,
bagaimana kalau kita salahkan Panglima Liu?
Pabrik opium merupakan ide darinya,
dialah yang ingin melakukan bisnis opium dan memperbudak penduduk.
Sedangkan kau,
hanya seorang bandit yang beradab.
Sebenarnya tujuan awalmu buka pabrik teh untuk menolong rakyat yang menderita,
tapi tak sengaja
dibohongi oleh Panglima Liu menjadi saudagar opium.
Pada akhirnya,
rakyat melakukan perlawanan,
dan membunuh Panglima Liu.
Dengan begini,
kau tak bersalah pada Panglima Liu,
dan juga tak mencelakakan rakyat.
Cerita karanganmu ini sangat bagus.
Apa ada orang yang percaya?
Tak peduli cerita apa pun yang dibuat,
asalkan bisa diterbitkan di koran,
maka akan jadi berita.
Di daerah Zhejiang dan Jiangsu, aku mengenal
banyak wartawan yang menerima suap.
bagaimana jika Panglima Liu bangun?
Dia harus mati,
rencana itu baru bisa berhasil.
Aku pernah bilang,
Panglima Liu ini,
sulit mati,
dan sulit hidup kembali.
Setelah memastikan nilai taruhan, jangan berubah lagi.
Baik.
Apa sudah selesai?
Sudah.
Buka hasilnya.
Buka.
Setelah memastikan nilai taruhan, jangan berubah lagi.
Baik.
Halo,
Aku Panglima Liu,
Xiao Batian dan selirnya bermasalah.
Segera kirimkan tentara untuk menolongku.
Benar.
Bawakan aku sepasang kacamata hitam.
Ayo,
kau ikut denganku, ayo.
Cepat pergi.
Kau bawa dia,
dan tinggalkan Desa Batu.
Bagaimana denganmu?
Aku akan tinggal di sini,
membunuh Xiao Batian dan Huang Shulang,
agar menyerahkan senjata mereka,
dan mengembalikan kebebasan rakyat.
Aku paham,
kau sudah tak mau hidup.
Tidak,
Kau tak boleh mati.
Kakak siluman,
kau saja yang mati.
Jika kau mati,
akan kubuatkan peti mati yang baik untukmu,
yang tahan angin dan hujan,
panas di musim salju dan sejuk di musim panas.
Kita jangan bertemu lagi.
Jidujiao.
Aku hanya seorang lelaki biasa,
bukan pahlawan.
Walaupun aku membawanya keluar dari Desa Batu,
bagaimana dia bertahan hidup?
Aku tidak mungkin menjaga orang tua gila ini seumur hidup.
Jidujiao.
Jangan pergi.
Jangan pergi.
Jangan pergi.
Kau jangan mengikutiku lagi,
akulah siluman.
Tolong jangan tinggalkan aku.
Tolong jangan tinggalkan aku.
Tolong jangan tinggalkan aku.
Kau yang meninggalkanku duluan.
Tolong jangan tinggalkan aku.
Jangan.
Tolong jangan tingalkan aku.
Tolong jangan tinggalkan aku.
Tolong jangan tinggalkan aku.
Ayo,
aku akan membawamu pergi.
Kita pergi.
Ayo.
Nona A Xi,
jika kau kabur,
bagaimana penduduk Desa Batu?
Kedua Nyonya,
bos besar Xiao memanggil kalian pulang untuk makan.
Tak disangka,
Li Tieshu calon mertuaku.
Takdir.
Kenapa?
Tidak mengenaliku lagi?
Aku Xiao BaTian menghargai prajurit, nyawaku dan mencintai penduduk.
Aku orang baik di desa ini.
Kenapa?
Kau takut kumakan ya.
Setelah bicara panjang lebar,
jadi kau bajingan atau master?
Maaf, aku akan berkata jujur.
Semua orang di sini,
pengikutku,
termasuk dia.
Sebelumnya sudah kubilang,
jika kalian berani meninggalkan Desa Batu,
aku akan menjadikan Desa Batu sebagai rumah jagal.
Sepertinya,
Desa Batu tak bisa menghindari pertumpahan darah.
Aku sendiri yang kabur,
itu juga ideku sendiri.
Kau mau kepalaku,
kuberikan padamu.
Apa gunanya kepalamu?
Kenapa kau masih tak mengerti?
Aku sudah menjadi bandit selama dua puluh tahun,
jika tak bisa mendapatkan jabatan panglima perang,
aku tak akan puas.
Pasukan Harimau Hitamku bukan bandit,
melainkan pasukan tentara.
Aku mau menjadi panglima perang.
Kau merampok tanah,
membuat rakyat menderita.
Desa Batu penuh dengan opium.
Penduduk tidak akan mendukung bandit pengkhianat negara,
apalagi mendukung panglima perang yang jahat.
Kau jangan bermimpi lagi.
Manusia mengandalkan pakaian, kuda mengandalkan pelana.
Anjing bisa berlari lebih cepat jika diberikan lonceng.
Tapi manusia,
sama seperti hewan,
harus sering dicambuk.
Cepat!
Cepat!
Cepat!
Bangun!
Kau bangun!
Bangun!
kumohon padamu.
Tak dengar?
Cepat!
Cepat, cepat!
Bos besar Xiao,
mencintai prajurit seperti nyawanya,
mencintai rakyat seperti anaknya,
mencintai keluarga seperti negara.
Pabrik Teh Harimau Hitam rumah rakyat.
Bukankah kau bilang,
hanya pengecut
yang sembunyi di atas pohon?
Seharusnya aku tak bilang kau pengecut,
akulah yang pengecut.
Aku wanita pengecut.
Selalu ragu-ragu membunuh Xiao Batian,
apa itu karena Ayahmu?
Saat berusia delapan tahun,
aku melihat guruku dan istrinya
ditembak oleh Aliansi Delapan Bangsa.
Sejak itu,
setiap lihat senjata, kakiku gemetar,
seperti kondisi refleks.
Benar katamu,
aku pengecut.
Tapi dalam hati setiap orang,
mungkin terdapat ketakutan yang tidak bisa diatasi.
Kenapa kau tak tinggalkan Desa Batu?
Aku juga punya kekhawatiran.
Sebagai pengembara, apa yang kau khawatirkan?
Nona lengan besi,
aku,
aku suka...
Aku sudah punya Yunsheng.
Jidujiao,
cepat pergi
dan tinggalkan Desa Batu.
Tahan sakitnya sebentar.
Sudahlah.
Ayo, diusap dulu.
Apa kalian tak pernah berpikir
melawan Xiao Batian?
Nona,
menurutmu,
sekarang pesilat pun tidak berani menyelamatkan dunia.
Kami hanyalah rakyat yang lemah,
tak berani lakukan apa pun.
Jadi kita terus-menerus terima,
apa harus menerima sampai mati?
Kita?
Kau beda dengan kami,
Kau Nyonya Desa.
Kami hanyalah rakyat lemah,
ditakdirkan menderita sejak lahir.
Tak ada yang terlahir sebagai budak.
Demi mencari nafkah,
menjual putra-putrinya
dan menandatangani kontrak jual diri.
pantaskah?
begitulah cara Ayahku
menjualku ke kota Shanghai.
Sampai sekarang,
aku belum bisa maafkan dia.
Saat ini,
pasukan dan bandit bergabung,
Melakukan pembakaran, pembunuhan, dan perampasan.
Aku punya dua anak perempuan.
Satunya
meninggal di tangan prajurit nakal.
Satunya lagi dicabuli oleh bandit.
Ayahmu
menjual dirimu ke kota Shanghai.
Dia lakukan untuk bertahan hidup.
Ini apa? Bentuknya sangat tidak layak.
Aku mau memberimu gelang giok.
Tapi tidak punya uang.
ini...
kubuatkan gelang besi untukmu.
Terbuat dari besi.
Cantik.
Cepat makan selama makanan masih panas.
Kue kacang hijau.
Ayo makan.
kuberitahu rahasia.
kenapa aku memberikanmu kue?
Karena kau mirip anakku, Xi er.
Tapi tak begitu mirip juga.
Kau lebih cantik dari Xi er.
Putriku itu
mirip laki-laki.
Dia sangat hitam.
Kedepannya,
kau memanggilku Xi er saja.
Xi er.
Xi er.
Xi er.
Kenapa kau menangis?
Entahlah.
Begitu memanggil nama Xi er, aku langsung mau nangis.
Xi er.
Kapan kau akan membawaku pergi?
Aku tak mau bertemu monster berkumis.
Dia akan memakanku.
Memakanku.
Tunggu kugunakan labu ajaibku
untuk mengurung seluruh monster yang ada di Gunung Harimau Hitam.
Lalu aku akan membawamu pergi.
Jika begitu, biarkan aku menjaganya.
Kelak, siapa pun yang berani menindasmu,
aku akan mengurungnya.
Jika ada yang berani menindas Xi er, aku akan mengurungnya.
Aku akan mengurungnya.
kuakui,
aku tak mau bebankan ayahku,
dan juga bebankan semua orang yang tak bersalah.
tapi saat ini, aku mengerti
mengonsumsi opium secara perlahan
lebih berbahaya daripada langsung membunuh seseorang.
Sebenarnya rakyat juga tahu dengan jelas
Desa Batu masih punya harapan.
Hanya saja, orang yang pertama melakukan sesuatu
selalu menjadi korban.
Tak ada seorang pun yang rela dikorbankan.
Jadi maksudmu...
kita berdua dijadikan umpan,
dengan umpan ini
Mungkin harapan ada di Desa Batu bisa digunakan juga,
Dengan kata lain, sebenarnya...
kita akan mengorbankan diri terlebih dahulu.
Aku tak takut mati.
Tapi bisakah kau membiarkanku mati dengan alasan yang lebih jelas?
Desa Batu punya ratusan gelandangan,
mereka punya fisik yang utuh.
Lagi pula, ini semua nyata,
tapi senjata yang di tangan bandit belum tentu bisa digunakan.
Seberapa banyak yang bisa pakai,
tak ada yang tahu, bukan?
Mungkin saja mereka harimau palsu yang sedang menakut-nakuti kita.
mungkin saja tak ada satu pun senjata yang bisa pakai.
Daripada seperti itu,
lebih baik kita berdua mencoba.
Meskipun mati dalam peperangan
setelah mematahkan lengan Xiao Batian,
rakyat juga bisa melihat adanya harapan.
Benar.
kau sudah selidiki dengan jelas?
Tidak.
Aku menebaknya.
Bos Besar Xiao.
Kau punya beberapa selir,
tapi tak ada satu pun yang jadi istrimu.
aku sangat khawatir padamu.
Jadi,
hari ini aku sudah menyiapkan hidangan enak untukmu.
Lezat sekali...
Jangan buru-buru.
Kau jangan terlalu terburu-buru,
Kau harus pemanasan dulu.
Setelah itu, kalian akan jadi akrab.
Setelah kalian akrab,
maka semua telah disiapkan dengan baik-baik,
Lalu kau bisa melakukan apa pun sesuai keinginanmu.
Bukankah pesilat di Desa Batu
semua memihak pada Pasukan Harimau Hitam?
Jika kita berdua mengorbankan diri,
maka rakyat biasa
juga tak bisa membantu.
Tidak.
Desa Batu masih ada pesilat lainnya.
Hanya saja mereka netral.
Seperti Jidujiao itu.
Kau pernah bertemu dengannya?
Tidak.
Aku menebaknya.
kau takut?
Kakak seniorku, Bing Qin pernah bilang,
Popularitas dari pemain dan penyanyi opera
seiring berjalannya waktu juga akan dilupakan.
Tapi nama baik para Pendekar
akan terus dikenang.
Mulai sekarang,
kita berdua prajurit.
Huang Shulang.
Pergi.
Bantu aku hibur calon selir keenam itu.
Bos besar Xiao.
Sebagai pesilat, kami tak bisa disamakan dengan pemain opera.
Apa maksudmu?
ini.
Sini.
Ini.
Kalahkan dia.
Sini.
kau mau...
Selir ketiga.
Larut malam ini,
aku datang menyemangati kalian.
Baik.
Jangan bergerak.
Kau pergi bunuh Xiao Batian.
akan kukendalikan wilayah ini.
Kau harus berhati-hati.
Pada waktu itu.
Bos kedua Huang
sangat terkenal dalam dunia persilatan.
Punya bakat yang sangat luar biasa.
Sangat jago.
Dia termasuk prajurit hebat
dalam dunia pesilatan.
Aku tak menyangka,
sekarang,
dia disuruh untuk menghibur
calon selir keenam dari Bos besar Xiao.
Hari ini
merupakan malam yang tak terlupakan.
Hari ini,
Kami berkumpul dari kejauhan
anggap saja sebagai teman sendiri.
Siapa?
Siapa yang berani menggangguku?
Dasar tak berguna.
Berani-beraninya menggangguku.
Lindungi Bos besar Xiao.
Subtitle by RhainDesign Palu, 23 Mei 2021
Pergi,
Hajar dia!
Bos Besar.
semua peluru kita sudah hampir habis saat perang.
saudara kita yang menjaga di gerbang pada malam hari,
menakuti rakyat pakai senjata yang tak ada pelurunya.
Sudah tak ada peluru.
Kau tenang saja.
Selama kita tak bilang,
maka tak akan ada yang tahu.
Dari mana peluru itu?
Xiao Batian.
Cepat lari.
Cepat... cepat lari.
Hei, Xiao Ba tian.
Ini arak apa?
Aku bukan badut.
Hei kalian semua.
Kalian bahkan berani memelototiku
sebelum melihat dengan jelas spanduk itu.
Aku setan kecil, kau raja.
sepertinya ada kesalahpahaman di antara kita?
Diam!
Meminum arak di Desamu,
namun beberapa Nyonya Desa ini malah mau membunuhku.
Aku seperti ikan asin yang dilempar ke dalam kamar kayu.
Kau malah bersenang-senang di luar.
Mereka semua mata-mata.
Aku tak satu grup dengan mereka.
benarkah?
Tapi rakyat di kota bukan bilang seperti itu.
Mereka bilang kalian makan dan tinggal bersama
Dan kalian sangat mesra.
Coba lihat.
Saudara.
Bukankah kau sudah salah paham?
Ini semua hanyalah sandiwara.
Tadinya,
pelacur ini mau membunuhku.
Xiao Batian,
dasar berengsek,
kau yang menyewaku untuk membunuh Panglima Liu.
Selain tak memberikan uang padaku,
kau malah mencampakkanku?
Jika aku tak membunuhmu, lalu siapa yang harus kubunuh?
Dasar pelacur, aku...
Panglima...
Tunggu sebentar.
Besok pagi,
hukum mereka untuk beri peringatan pada penduduk desa.
kau lihat apa?
Lihat apa? Kalian cari mati?
Ayo pergi dari sini, jangan melihat keramaian lagi.
Aku akan membawamu keluar kota, Ayo...
Xi er mau ke mana?
Xi er...
Nanti aku jadi putramu.
akan kujaga kau seumur hidupku.
Xi er.
Cepat pergi.
Xi er.
Xi er.
Xi er.
Xi er.
Xi er.
Xi er.
Xi er.
Xi er.
Xi er.
Siapa kau?
Pria tua gila dari mana? Cepat pergi.
Aku tak mengenalmu.
Cepat pergi.
Cepat pergi, jangan peduli padaku.
Apa yang kau bicarakan?
Ayo katakan padaku.
Kau jangan...
kau jangan melukai Xi er.
Jangan melukai Xi er.
Jika berani melukainya,
aku akan mengurungmu.
Aku akan mengurungmu.
Aku akan mengurungmu.
Jangan sentuh aku.
Aku akan mengurungmu.
Aku akan mengurungmu.
Bangun...
Jangan sentuh aku.
Aku akan mengurungmu.
Aku akan mengurungmu.
Xi er.
Xi er.
Cepat kurung aku.
Lepaskan aku.
Aku akan mengurung kalian.
Aku akan mengurung kalian.
Aku akan mengurung kalian.
Xi er.
Kenapa begitu banyak pengganggu hari ini?
Siapa lagi kau?
Aku datang membela kebenaran dan
mengusir iblis.
Membela kebenaran, mengusir iblis.
Membela kebenaran, mengusir iblis.
Membela kebenaran, mengusir iblis.
Membela kebenaran, mengusir iblis.
Ayo pergi.
Bubar.
Ternyata seluruh Desa Batu merupakan tempat persembunyiaan.
Kenapa kalian semua senang menjadi mata-mata?
Nona tangan besi.
Ayah.
Ayah.
kau baik-baik saja?
kau terluka?
Tak apa-apa.
Ayah.
kau terluka?
kau baik-baik saja?
Siapa yang menindasmu?
Aku akan mengurungnya.
Jangan...
Ayah.
Ayah.
Aku akan membantumu mengurung seluruh monster itu.
Subtitle by RhainDesign Palu, 23 Mei 2021
Desa Batu
Yunsheng.
Saat ini, penduduk desa telah bebas.
Kau juga bebas.
Ayo pergi.
Ayo.
Hanya revolusi yang mampu
membangunkan singa yang tidur.
Jika begitu, kau juga mengajarkanku membaca dan mengenal huruf,
biarkan aku juga tahu,
revolusi ini,
sebenarnya sedang merevolusi kehidupan siapa?
Baik.
Apa yang kau lakukan?
Sudah mengantuk.
Aku juga sudah ngantuk.
recehoki.net SITUS SLOT ONLINE MODAL RECEH PERTAMA DI INDONESIA
DEPOSIT CUMA 5.000 RAIH BONUS SPEKTAKULER
Daftar sekarang di recehoki.net Main Bersama RECEH88 Menangkan Ratusan Juta Rupiah!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.