All language subtitles for Ep.7 - Playing with Fire

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

dongdotmovie(.)my(.)id Bantu kami @dongdotmovie untuk tidak mengubah link

Aku tak mau ada kesalahan.

Percayalah, Ayah Baptis.

Tidak ada kesalahan.

Kami akan bersiap.

Di tanah ini, kau bernapas

jika aku mau.

- Kau sudah gila. - Tidak.

Satu-satunya kesalahanmu adalah kehilangan bayi kita.

Pergi dengan Andrea.

Hubunganku dengan Camila memburuk.

Andrea dan aku berpacaran.

- Ada apa? - Aku tak tahan.

Aku tak tahan lagi.

Aku tak mau kita terus bersembunyi. Ayo lari sekarang.

Kau mau aku membuat kandang agar bisa mengurungku?

Aku tak akan membiarkanmu berbuat sama pada Andrea.

Tenang!

- Aku tenang. Lepaskan! - Tenang.

- Lepaskan aku! - Hei.

Aku mau menceraikanmu.

Kau sudah gila.

Aku benar-benar sadar!

Sebaiknya kau lupakan ide perceraian bodoh itu.

Aku akan bunuh kau dulu.

Itu hal terakhir di dalam daftarmu.

Siapa penggantiku?

Wanita itu seperti bom yang siap meledak.

Kalau jadi kau, aku akan lebih berhati-hati.

Ada apa, Dolores?

Anakku akan ditimpa kejadian buruk. Aku tahu.

Kenapa bilang begitu?

Aku selalu memiliki firasat tentang dia.

Aku hampir tak pernah salah.

Darahku mengalir di tubuhnya, Hilario.

Aku harus membawanya pergi dari Kolombia.

Lebih cepat, lebih baik.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL ( Follow IG Kami @dongdotmovie )

Serius?

Sekali lagi, kau memasuki kamarku tanpa mengetuk pintu.

Keluar dari kamarku. Aku tak memanggilmu.

Aku melihat bayanganku.

Kurang ajar.

Dengar. Aku pemilik rumah ini.

Jika kusuruh keluar, tolong keluar.

Pemilik rumah ini adalah kekasih gelap anakku.

Siapa?

Aku ibu Fabrizio.

Salam kenal.

Selain itu, aku sudah membaca dan menyalin

beberapa surat cinta panas

dan surel penuh gairah, kau tahu?

Apa maumu?

Entahlah. Mungkin suamimu ingin membacanya.

Jangan cari masalah denganku.

- Pergi dari rumahku! - Tenang, Camila.

Ya. Aku akan pergi.

Aku mau pergi. Tetapi tidak dengan tangan kosong.

Tidak.

- Berapa? - Lima ratus ribu dolar.

Jelas, kau mungkin berpikir,

"Uangnya tumbuh di pohon."

Aku tak punya sebanyak itu.

Minta suamimu yang tua itu.

Hentikan omong kosongmu.

Camila...

memulai hidup baru itu tak mudah.

Kau tahu betul, bukan? Maksudku, kau berpengalaman.

Lima ratus ribu.

Tidak kurang satu dolar pun.

Permisi.

Cepat, Sobat. Waktu kita sisa sepuluh menit.

Apa?

Semua masalah ini akan berantakan.

Martina kacau. Camila gila.

Andrea mau cerita pada ibunya.

Jelas berbahaya.

Nyonya Martina pasti tahu cepat atau lambat.

Saat itu, kami sudah jauh.

Entahlah, Sobat. Aku tak mau ini menjadi...

Tidak. Jangan bicara.

Apa yang akan Andrea bilang

saat tahu kau merayu ibunya?

Entahlah.

Tetapi aku mau jujur.

Aku ingin menjelaskan semuanya. Bagaimana dan kapan kejadiannya.

Aku perlu dia memercayaiku, cerita versiku.

Martina orang baik.

Kurasa jika dia lihat anaknya bahagia, dia akan diam.

Atau mungkin karena dia malu.

Andrea ditawari pekerjaan di Miami.

Aku pergi dengan dia.

Aku tak mau kehilangan dia.

Siapa mengundangmu?

Andrea, jangan kasar padaku.

Aku cuma ingin mengobrol denganmu.

Keluar.

Tidur di mana semalam?

Aku sangat sabar denganmu.

Seperti ayahmu pada ibumu.

Tapi kesabaran ada batasnya. Kau tidur di mana semalam?

Sudah pernah ke psikiater?

Wanita yang sepadan patut dikejar.

Ini namanya pelecehan.

Kembalikan.

Ini milikku.

Lihat!

Ayo.

Juara!

Angkat tanganmu!

Selamat pagi, Nyonya Martina.

Bagaimana dengan janji doktermu?

Baik. Aku mau beristirahat sejenak.

Nyonya Martina, penyelenggara acara menelepon.

Katanya, kartu kreditmu ditolak.

Pasti ada kekeliruan.

Astaga. Aku akan segera menyelidikinya.

Halo, Amelia.

Halo. Ini Martina Gaiani. Aku malu sekali.

Aku harus langsung meneleponmu.

Aku baru dikabari bahwa kartu kreditku ditolak.

- Bu. - Bagaimana aku tahu?

- Karena itu aku meneleponmu. - Ibu.

Bisa bicara dengan manajermu?

Ya. Baik, aku bisa menunggu.

Sayang.

- Sebentar. - Aku perlu bicara sekarang.

Ibu berusaha memecahkan masalah dengan bank, Sayang.

Ada kabar?

Sayang, bukankah kau harus memotret anak-anak?

Tiago pasti menunggumu di sekolah, Sayang.

Bagaimana kalau kau pergi, nanti kususul?

Ya, katakan.

Kau tahu, Amelia?

Aku mau minta tolong. Buat catatan untuknya.

Tulis, apa pun caranya, dia harus bicara denganku sekarang.

- Aku yang berminyak. - Berminyak.

- Aku yang kombinasi. - Kombinasi? Sempurna.

Ini akan cocok sekali untuk kalian.

Kami memakai biji kopi terbaik di sini.

Yang akan terjadi sekarang adalah rekanku, Poncho,

pria Meksiko paling memesona ini,

akan mengajak kalian tur

di perkebunan kopi. Bagaimana? Pasti asyik.

Ikutlah jika bisa.

- Baiklah. - Ya?

- Terima kasih. Dah. - Sama-sama.

Ikut aku, Nona-Nona.

Selamat pagi, Nona.

Ada yang bisa kubantu?

Aku mau tanya apa kau punya krim untuk mabuk cinta?

Mabuk cinta?

Bisa dijelaskan lebih detail?

Lebih detail?

Nona wangi sekali.

Tindakanmu ini berbahaya.

Tindakan kita selalu berbahaya.

Dalam 50 menit, kalian akan melihat

seluruh proses

pembuatan kopi.

Dari panen

sampai prosedur panggangnya nanti...

- Semua baik-baik saja? - Seperti biasa.

Bisa kubantu?

Belakangan ini, aku berpikir kita bisa jadi teman baik.

Kadang situasi tak sesuai dengan harapan kita.

Berteman butuh waktu, minuman, kolam,

pekerjaan.

Tidak, kurasa tidak.

Kurasa kita tak akan pernah berteman.

Dengan atau tanpa waktu.

Kurasa bisa.

Tetapi kau selalu sibuk.

Atau bekerja.

Atau datang dan pergi dengan wanita tiap pekan.

Apa maksudmu?

Yang kulakukan dengan hidupku atau waktuku adalah urusanku.

Tentu saja.

Aku sangat murah hati dengan waktu luang pegawaiku.

Dengan satu syarat,

asal mereka tak mengganggu kehidupan orang lain.

Aku butuh bantuanmu.

Bersihkan dan rapikan ini.

Aku melihat toko ini berantakan.

- Dia berengsek. - Hei.

Siapa wanita tiap pekan itu?

Kau, Sayang.

Kau wanitaku pekan ini dan selamanya.

Entah apa yang dia mau.

Jangan pedulikan dia. Dia memang aneh.

Tidak lama lagi, kita sudah tak di sini dan akan melupakan dia

serta orang-orang lain.

Aku mau pergi.

Ke sekolah musik. Aku bilang ibuku

akan memotret anak-anak itu.

Sudah berkemas?

Berkemas? Aku hanya perlu dirimu.

Tidak, aku cuma butuh satu menit.

Baik, Tuan Fabrizio. Jangan buat aku menunggu.

Atau aku akan berpikir kau meninggalkanku demi

wanita pekan ini, dan kau menghancurkan hatiku.

Pukul 17.00 di istanaku?

Pukul 17.00 di istanamu.

Psikiatermu mengirimi kami laporan medis.

Laporan medis?

Di mana berkasnya?

Tidak bisa kutunjukkan, Itu rahasia.

Jadi...

Kau membuatku tak cakap agar tak bisa menyentuh uangku.

Tetapi aku tak tahu alasannya.

Dengar, Hernando.

Sebelum menikahiku, asal kau tahu,

Jorge itu tak punya uang sepeser pun.

Sayang sekali, Nyonya Martina.

Yang suamimu lakukan

adalah menjaga dirimu dan asetmu.

Dengan kondisi kesehatanmu,

itu langkah terbaik. Selain itu,

sepertinya aku sudah tak bisa membantumu, Nyonya.

Kau tak apa-apa?

Maaf, Hernando.

Bisa ambilkan segelas air?

Tentu saja, Nyonya Martina.

SERTIFIKASI NYONYA MARTINA GAIANI MENGALAMI DEPRESI

DISARANKAN MELEPASKANNYA DARI TANGGUNG JAWAB FINANSIAL

Maaf, Tuan Jaramillo.

Aku coba menyembunyikan dokumen itu darinya.

Walau secara hukum dia memang berhak atas itu.

Kau tak berguna!

JORGE MEMANGGIL

Bajingan kau, Jorge.

Aku tak akan tinggal diam.

Dr. Hurtado,

kurasa Martina akan ke klinikmu.

Sedang apa?

Bisa tolong hentikan itu?

- Kau memintaku datang, 'kan? - Bukan untuk bersihkan dapur.

Ini berantakan. Ada semut di mana-mana.

Jika kau tak mau membersihkan, setidaknya cari pembantu.

Ini.

Terima kasih.

Masih ada yang kurang,

tetapi aku mulai melunasinya.

Kau belajar menepati janji.

Aku senang.

Kau mulai jadi sepertiku.

Pasti aku pernah berbuat baik.

Sekian lama aku menyalahkanmu atas semua kemalanganku.

Kini aku tahu, semua yang kau lakukan...

dilakukan dengan caramu, sebisamu.

Yang kau lakukan hanyalah mencoba menghidupi kita.

Apa kau jadi sentimental, Fabrizio?

Mau kopi?

Hei.

Kau sadar harus pergi dari sini, bukan?

Kau tahu, bukan?

Dengan uang itu dan sedikit lagi,

mulailah hidup baru.

Aku bisa mencarikan rumah,

- menyiapkannya, mencari wanita... - Tidak.

- Kita bisa mulai bisnis baru. - Itu masa lalu.

Kita bisa hidup enak.

Aku tak mau. Aku tak mau melakukan itu lagi.

Tempo hari, saat kau bicara dengan wanita itu,

Camila, di telepon.

Dia bilang ingin membunuhmu.

- Dia membuatku takut. - Dia gila.

Aku tak ada urusan dengannya lagi. Lupakan saja.

Itulah maksudku.

Wanita gila justru lebih berbahaya.

Mungkin aku bisa cari uang juga, dan kita bisa...

memulai hidup baru.

Bersama. Kau dan aku.

Di tempat jauh.

Aku bisa jaga diri, Ibu.

Aku harus kembali ke toko.

"Ibu"?

Kapan terakhir kau memanggilku itu?

Maaf, Nak.

Aku sudah berusaha semampuku.

Aku juga pernah salah.

Jika mau, aku bisa buatkan jadwal.

- Jangan pikir aku bodoh. - Nyonya, kumohon.

- Tolong pergi. - Hei. Dr. Hurtado!

- Nyonya. - Dr. Hurtado!

Nyonya Martina, apa kabar?

Dengar, aku hanya...

- mau jawabanmu. - Aku...

- Aku sibuk sekarang. - Tolong lihat ini.

Katakan apa artinya.

"Pasien menunjukkan gejala keterasingan mental,

- dengan tendensi bunuh diri... - Jangan sekarang.

...berbahaya bagi orang di sekitarnya.

Karena itu, dosis lebih tinggi telah disetujui".

Laporan itu diminta bank.

Agar aku tak cakap hukum, bukan?

Dengar, Nyonya Gaiani. Bicarakan dengan suamimu.

Ya, tetapi kau dokternya. Ini tanda tanganmu.

Bicarakan dengan suamimu.

- Jadi... - Jadi?

Ya...

Mungkin kau bisa memberiku beberapa gram.

Nak, kau salah. Aku tak macam-macam.

Itu untukku. Kau kenal kami.

Aku bicara bahasa Tiongkok atau kau tuli?

Anak-anak berandal.

Halo, Gildardo.

Akhirnya.

Baik. Aku segera ke sana.

Mewah sekali.

Jadi, di sini Fabrizio makan.

Ambil tas itu dan kemas semuanya.

Kami sudah berkemas.

Kutemui setengah jam lagi.

Jangan cemas. Semua sudah siap.

Kau mau aku membuat kandang agar bisa mengurungku?

Aku tak akan membiarkanmu berbuat sama pada Andrea.

TOKO GAIANI

- Hai, Sobat. - Hai.

- Kenapa ekspresimu? - Tidak apa-apa.

Bagaimana Maricarmen? Bukankah kalian berjalan-jalan?

Kami tak pergi.

Kenapa?

Kami setuju. Aku pergi menjemputnya, tetapi Nona Ligia

bilang dia tak mau keluar.

- Begitu saja. - Aneh sekali.

Sudah telepon atau kirim pesan?

Kenapa? Mereka sudah bilang tidak. Buat apa kutelepon?

Kau harus memaksa.

Dengan wanita, kau harus memaksa sesekali. Itu saja.

Jika mereka bilang tak mau, apa artinya?

Tergantung. Terkadang...

Dah, Fabrizio. Kami akan kembali.

- Dah, Fabrizio. - Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Wanita bahkan tak melirikku.

Kenapa kau tak menerima nasihat Fabrizio?

Kabarnya dia ahli.

Masa muda adalah harta karun, bukan?

Bermain-main di sana-sini.

Bantu Fabrizio. Aku perlu bicara dengannya.

Baik, Don Jorge.

Bisa kau bawa?

Katakan, Tuan.

Aku membuat investasi

yang kupikir bisa sangat menguntungkan dan...

Bisa aku memercayaimu?

Tentu, Tuan.

Aku beli tanah dari sebuah keluarga di Quindรญo.

Dahulu mereka menanam kopi di sana.

Kupikir bibit yang amat istimewa dapat tumbuh subur di sana.

Kau ahlinya, Tuan.

Dan kau punya selera bagus.

Aku mau membawamu ke rumah untuk tahu opinimu.

Baiklah. Bilang saja kapan, aku ikut dengan senang hati.

Sekarang. Ayo.

Tidak, sekarang aku...

Aku janji mengecek persediaan dengan Gildardo.

Kau tahu Gildardo akan mengamuk jika orang terlambat.

Ayo.

- Tuan... - Aku tak meminta.

Kau lupa aku mau datang?

Kita punya janji, bukan?

Atau aku keliru?

Tidak, Ayah tak keliru.

Halo.

Aku lupa waktu karena ada urusan

dan jadi lupa soal ini.

Maaf.

Kau tak apa-apa? Ada apa?

Bisa kulihat kau agak gelisah, kesal.

Aku mulai menyadari

bahwa obat tak menghilangkan masalah.

Kau punya banyak alasan untuk melanjutkan hidup.

Kau harus bersandar pada keluargamu, pada Ayah,

pada putrimu,

dan Jorge.

Dia bekerja keras, menyayangimu, dan sangat setia padamu.

Dia sudah seperti putraku sendiri. Kau tahu itu, Sayang.

Tetapi pasangan juga bisa berhenti saling mencintai.

Selain itu, Jorge sudah banyak berubah.

Jorge tak akan berhenti mencintaimu, Sayang.

Dia pria baik dan dia menyayangimu.

Kau harus belajar mengalah.

Tahu apa yang kusukai dari perjalanan dadakan?

Kau bisa manfaatkan waktu menenangkan pikiran.

Kau sangat sibuk, Tuan.

Terlalu sibuk.

Selalu ada yang terjadi di sini,

kadang lebih dari kelihatannya.

Kau tahu apa yang membuatku tak bisa tidur?

Putriku.

Andrea?

Ya.

Dia menolak semua yang kubangun untuknya.

Mungkin dia butuh waktu...

Dia butuh suami

untuk mengendalikannya.

Aku yakin dia akan menemukan suami dalam waktu dekat.

Aku yakin itu.

Sudah ada seseorang.

Jika dia punya uang, lebih baik.

Tentu saja.

Ayah mana yang tak suka putrinya bersama pria baik?

- Kau punya pacar? - Belum, Tuan.

Berpacaran menuntut banyak waktu.

Aku kira kau hidung belang

yang sering berganti pacar.

Aku fokus pada pekerjaanku.

Aku berusaha fokus pada masa depan

- dan membuat kemajuan dalam hidup. - Ya.

Dahulu aku sepertimu.

Aku menikmati kehidupan.

Tapi aku bertemu Martina

dan segalanya berhenti.

Aku mulai merebut hati mertuaku, bekerja keras, seperti katamu.

Menaklukkan Martina sedikit lebih sulit.

Namun dengan ketekunan,

aku berhasil.

Martina wanita cantik.

Bukan begitu?

Ya, Tuan.

Jangan malu. Kau boleh bicara.

Aku tak cemburu.

Semua orang tahu itu. Dia pintar,

sopan, pekerja keras.

Dia sangat berharga.

Tuan, boleh kita mampir ke pompa bensin?

Aku ada keperluan mendesak.

Kita sudah dekat. Tidak bisa menunggu?

Tidak, kurasa tidak.

Baik.

- Halo. - Selamat pagi.

- Boleh ke toilet? - Tentu, silakan.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Ada Liberika, Excelso, dan Arabika.

Permisi sebentar.

- Kau di mana? - Di ujung dunia.

Don Jorge memaksaku menemaninya

melihat perkebunan di Buenavista.

Perkebunan Barranca, atau semacamnya.

Ada apa? Kau tak apa-apa?

Tidak, aku punya firasat buruk.

Kenapa?

Kenapa? Apa yang terjadi? Dia jahat kepadamu?

Dia mengajukan pertanyaan aneh.

Fabrizio!

Waktu kita tak banyak!

Sobat, aku harus pergi.

Nanti kutelepon.

Terima kasih.

Kau baik-baik saja?

- Kau terlalu lama. - Ya, maaf.

Ternyata aku sangat membutuhkannya.

- Halo. - Andrea kita datang.

Halo, Bu.

- Halo, Sayang. - Dari mana?

Dari tempat jauh.

- Kemarilah. - Apa kabar, Pria Manja?

Kau yang paling kusayangi.

Pesta yang kalian siapkan luar biasa.

Terima kasih, kalian berdua. Aku sayang kalian.

Ada kado untuk Kakek.

- Lagi? - Ya.

Setelah pesta besar itu?

Ya. Ini sangat istimewa.

Aku tahu bahwa ibuku dan aku

sangat Kakek sayangi.

Foto yang cantik. Lihat.

Sayang, itu yang kau simpan di mejamu.

Ya, Bu, tetapi aku suka foto itu

dan mau kakekku menyimpannya.

Agar kita bisa dekat.

Apa pun yang terjadi.

Dekat?

Kemarilah. Duduk di sini.

Mari.

Duduklah di dekat ayahmu.

Apa yang tadi kukatakan?

Keluarga harus selalu bersama.

Selalu.

Tidak mau menciumku?

Kemarilah, Andrea.

Aku sayang kalian dari dasar hatiku.

Selesai. Kau boleh pergi.

- Ada apa, Francine? - Halo.

- Bagaimana lututmu? - Sudah membaik.

Halo.

Halo.

Bisa bicara sebentar?

Poncho, aku sedang bekerja.

Kumohon.

Aku akan kembali dan memberikan obatmu, Francine.

Jangan pergi.

Permisi.

Tolong, jangan pergi.

Maricarmen, ada apa?

Apa aku salah? Aku menyinggungmu?

Karena jika ya,

aku minta maaf. Aku tak tahu.

Aku hanya ingin tahu, karena kukira hubungan kita baik.

Kenapa diam saja?

Kau tak mau bicara?

Kenapa?

Ada masalah apa?

- Tidak ada. - Tidak ada?

- Apa ini sakit? - Tidak. Itu...

Siapa pelakunya?

- Siapa? Aku bunuh dia. - Tidak.

Tidak, biarkan saja begini.

Jangan bilang begitu, Maricarmen!

Katakan, siapa dia. Ayo ke polisi. Kau harus melaporkannya.

- Tidak! - Kenapa?

- Tidak, karena begitulah di sini. - Bagaimana?

Seperti ini. Seperti yang terjadi padaku, Poncho.

Jika kita ke polisi, mereka tetap tak akan bertindak.

Alih-alih, mereka akan bertanya kenapa aku memakai gaun itu

atau kenapa memakai rok itu.

Lalu, mereka akan tanya apa aku minum dan ke pesta mana.

Tahu mereka akan bilang apa?

Bahwa aku bergairah dan menggodanya.

Aku akan terluka seumur hidup.

Tetapi dia...

Dia akan jadi orang hebat.

Persetan keadilan! Biar kuperbaiki.

Kau tak perlu memperbaiki apa pun, Poncho.

Tahu kenapa?

Karena aku tak mau kau berakhir

diikat di pagar di tengah-tengah perkebunan,

berdarah, dan menjadi makanan ternak.

Apa gunanya?

Satu-satunya yang akan terjadi adalah mereka merampas milik kita.

Aku tak mau itu.

Tak ada yang akan merampas apa yang terjadi di antara kita.

Sial. Ini jauh sekali.

Itulah tujuannya.

Don Jorge membeli semua ini?

Sejauh mata memandang.

Setidaknya, dia bisa membayar ongkosku kembali ke kota.

Cepatlah. Mereka akan segera tiba.

Tuan Gildardo, ini sudah selesai. Dia sudah muat di sini.

Ayah Baptis bilang ini harus untuk berdua.

- Dua orang? - Ya.

Siapa tahu si Bodoh itu keluar.

Apa itu truk Gildardo?

Berhenti.

Lepaskan sabukmu.

Hentikan.

Jangan keluar sampai kusuruh.

Ayo.

Tutup pintunya.

Kau pikir aku ini bodoh?

Kau pikir bisa menertawakanku?

Kalian berdua bersenang-senang

sambil menertawakanku.

Tenang, Tuan.

Apa yang kalian berdua rencanakan? Melarikan diri?

Tidak.

Tidak.

Berapa kali kau tidur dengannya?

Berapa kali kau meniduri istriku?

Tidak pernah!

Kau merasa lebih baik daripada aku?

Bajingan!

Kau sampah!

Bajingan, Anak Pelacur.

Aku memang anak pelacur, tetapi kau impoten.

Sampah!

Hei!

Dengarkan aku! Impoten!

Kau suka itu, Bajingan?

Apa? Kau mau membunuhku?

Lepaskan dia!

- Hentikan! - Anak Pelacur!

- Diamlah. - Lepaskan aku, Bajingan.

Pesta telah usai.

Jorge.

Nyonya Martina pasti bangga padamu, bukan?

Dia akan amat bangga setelah melihat wajahmu.

Angkat dia.

Angkat dia.

Bangun!

- Aku mau dibawa ke mana? - Lihat saja.

Terjemahan subtitle oleh Christy Sugiarto

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.