Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Silent Sorrow. (Kesedihan Yang Senyap)
Hannah?
Bagaimana kabarmu?
Baik.
Kau?/ Kesedihan yang senyap.
Aku melihat posternya./ Aku ingin menemuimu.
Aku punya sesuatu untukmu.
Kirim lewat pos.
Aku tak percaya pos di sini.
Kapan kau ingin menemuiku?
Aku bisa menemuimu sekarang.
Silent Sorrow..
Kau tidak menandatanganinya.
Tidak sekarang.
"Silent Sorrow".
Aku penasaran apa yang terjadi kepada Emily kali ini.
Ini buku terakhir tentang Emily.
Apa yang akan kau tulis berikutnya?
Tentang diriku sendiri.
Aku ingin mengucapkan selamat tinggal kepadamu.
Di gunung.
Pendakian terakhir.
Kau dan aku.
Kenapa?
Kita tak pernah bertengkar di gunung./ Kita bertengkar. Saat akan turun.
Benar. Tapi tidak kali ini.
Helikopter membawa kita turun.
Sungguh.
Ada orang yang melakukan itu?/ Orang yang memiliki uang.
Hal-hal yang uang bisa beli.
Kebebasan dan kebodohan.
Kenapa?
Kau meninggalkanku.
Aku tak pernah mendapat kesempatan meninggalkanmu.
Beri aku kesempatan itu.
Lalu apa?
Lalu aku akan melepasmu.
Aku takkan pernah memikirkanmu lagi.
Aku akan melupakan semuanya.
Matamu. Suaramu.
Wajahmu.
Aku akan melanjutkan hidup seolah kau tak pernah ada.
Terima kasih untuk bukunya.
Sampai jumpa, Appie.
Dia dulu orang yang baik...
Dia dulu...
Apa kau tinggal di sini?
Saat aku di sini, ya.
Ini rumah Ibuku.
Aku sangat suka lingkungan ini.
Ini memiliki kebun yang indah./ Ibuku.
Kau besar di sini?/ Ya.
Jadi kau tahu semuanya.
Kurang lebih.
Kau tak sabar untuk perjalanan ini?
"Ya, aku sangat tak sabar tentang semuanya."
Sangat tak sabar tentang semuanya.
Itu bagus.
Halo.
Voytek?/ Benar.
Lex. Senang bertemu kau.
Aku tahu. Tentu saja. Senang bertemu kau juga.
Maaf membuatmu menunggu./ Tak masalah.
Silakan masuk./ Terima kasih.
Ini dapur.
Di sana kamar mandi.
Dan kamarmu di atas.
Kau tinggal di sini?/ Saat aku di sini.
Mari. Kita ke ruang santai.
Wow.
Ibuku. Dia ingin melakukan semuanya sendiri.
Aku akan segera menemuimu.
Ibu? Ibu!
Dia berpikir kita menikah.
Keputusanmu. Kau mau beritahu dia?
Kenapa itu keputusanku? Kau juga bisa beritahu dia.
Itu lebih mudah seperti ini.
Terserahlah.
Kecuali kau tertarik...
...dengan beruang kutub Polandia yang hebat, aku bisa beritahu dia.
Apa maksudmu?
Kita tim. Aku bisa membantumu./ Untuk merayu seorang pria?
Aku bisa lakukan itu sendiri./ Benar.
Kamarmu sudah siap, jadi...
Kau bisa tinggalkan tasmu,
Dan kita bisa melakukan tes memanjat sebentar.
Ada bebatuan bagus dekat sini.
Kenapa kita perlu melakukan tes memanjat?
Karena aku ingin lihat tingkat kemampuanmu.
Aku tidak menginginkan itu.
Voytek, aku yakin kita bisa melakukan itu nanti, benar?
Nanti?
Oke.
Kau ikut?
Nanti?
Jadi, apa yang kau lakukan untuk hiburan?
Aku memanjat untuk hiburan.
Ini juga pekerjaanku, tapi aku melakukannya untuk kesenangan.
Aku suka bersepeda. Aku suka mengukir kayu.
Aku membaca./ Kau membaca?
Ya, sedikit.
Siapa penulis favoritmu?
Aku ingin bilang kau, tapi kurasa Bulgakov.
Bulgakov? Aku suka Bulgakov.
Sungguh?/ Kau juga, 'kan?
Dia lumayan.
Dia lumayan.
Kau suka sopnya?
Ini sangat enak. Terima kasih banyak.
Terima kasih.
Terima kasih.
Bulgakov?
Sekarang kau akan merasakan minuman istimewa.
Lihat jika kau menyukainya.
Oke.
Ini tata caranya.
Semua yang kita lakukan,
Kita saling bertatapan mata.
Untuk pegunungan.
Untuk pegunungan./ Untuk pegunungan.
Untuk pegunungan.
Lalu kita seperti ini.
Oke.
Sekarang kau bisa mencium dia.
Dan pertama minum dulu?/ Ya.
Itu minuman yang kuat.
Oke.
Jadi, Lex,
Voytek pernah ke Himalaya.
Lalu?/ Ya, lalu?
Tepat sekali.
Tatra bisa jadi lebih berbahaya.
Bagaimana dengan gunung kita?
Itu menawan.
Apa kau memanjatnya?/ Beberapa kali.
Aku harus periksa tempat untuk helikopternya.
Karena kau tetap ingin di jemput dari puncaknya...
...dengan helikopter, bukan?
Kau dari sekolah berbeda.
Benar, aku memanjat lalu berjalan turun.
Ada berapa banyak sekolah yang ada?
Hanya dua.
Tapi apa menurutmu itu penting untuk gunung,
Dari sekolah mana kau berasal?
Maksudku, bagaimana kau memanjat dia, karena...
...kalian berdua hanya ingin mencapai puncaknya, bukan?
Ya, ya. Maaf untuk makna gandanya.
Itu benar.
Ya, terima kasih.
Kita minum untuk itu.
Terima kasih.
Bersulang untuk makna ganda.
Untuk makna ganda./ Untuk makna ganda.
Tak ada ciuman?
Tidak...
Karena ciuman hanya di saat permulaan,
Lalu saat akhiran.
Oke.
Dan Emily, tokoh di novelmu. Siapa dia?
Emily? Siapa Emily?
Kenapa kau tak jelaskan siapa Emily?
Oke.
Jadi, Voytek,
Emily adalah gadis yang terus menerus takjub.
Tentang apa?
Apa kau membacanya?
Aku baru mulai membaca buku keduamu.
"Nightwatch."
Ya, buku kedua. Kau suka?
Aku baru mulai.
Tapi Ibuku menyukainya.
Kau harusnya mulai dengan buku pertama,
Lalu lanjut buku kedua./ Ya, aku tahu,
Tapi buku kedua lebih mudah di beli di eBay.
Buku pertama mungkin sudah habis terjual.
Benar-benar habis terjual. Tepat sekali.
Kau tahu cerita ketika seorang pengarang, penulis,
Masuk ke toko buku,
Lalu ada orang yang bilang kepadanya,
"Aku membeli bukumu."
Dan penulisnya bilang, "Ternyata kau."
Itu sangat bagus.
Aku tak sabar untuk cerita api unggunnya, terus terang.
Mungkin dia membawa gitarnya.
Wow.
Indah.
Lagunya tentang apa?
Jadi, ini.
Aku bawakan bayarannya.
Dengan mata uang Euro seperti permintaanmu.
Terima kasih banyak.
Hitung uangnya.
Tak apa.
Tolong, aku mau kau menghitungnya.
Pas?/ Sempurna.
Jadi kau melewati gua?
Itu membawa kita menuju lembah tempatmu mulai memanjat.
Dan tolong, jangan tinggalkan trek.
Oke, kami mengerti. Tatra berbahaya.
Tempat yang kau tuju sangat berbahaya.
Kau di sana sendirian.
Dan jika kau tersesat atau terjadi sesuatu,
Kau sendirian.
Itu yang kami inginkan.
Jika kau mulai pukul 6 pagi,
Waktumu 10 jam untuk mencapai puncak saat pukul 16:00.
Kami pasti bisa.
Jika kau terlambat, pilot takkan menunggumu,
Dan tak akan mencarimu.
Kau secara resmi tak di sana. Itu zona dilindungi.
Apa yang dilindungi di sana?
Alam. Melindunginya dari orang.
Kami menghormati alam.
Biar alam yang memutuskan.
Oke.
Kami tak pernah ke sana./ Bagus.
Baiklah, semua, aku akan tidur.
Voytek, terima kasih banyak...
...untuk makan malamnya./ Terima kasih.
Bisa sampaikan terima kasihku kepada Ibumu?
Tentu.
Terima kasih, Hannah.
Sampai besok. Sarapan pukul 07:00.
Selamat malam, sayang.
Satu minuman terakhir?
Baiklah.
Terima kasih banyak.
Terima kasih./ Sampai besok.
Terima kasih makan malamnya.
Selamat malam.
Apa itu berhasil?
Melupakanku?
Kau harus...
Selamat tidur.
Oke.
Selamat tidur.
Itu geli. Jangan di pakis.
Kau tak apa?
Tunggu dulu.
Tunggu, tunggu. Tidak, jangan.
Kau curang, Hannah.
Kau selalu curang.
Seandainya ada sesuatu setelah kehidupan ini.
Kau ingin kembali sebagai pohon?
Atau sebagai penguin?
Atau berang-berang? Bagaimana kau ingin kembali?
Kau duluan.
Aku tak mau kembali.
Aku pikir..
...kau ingin reinkarnasi sebagai penulis...
...dan menulis sesuatu yang sangat berbeda.
Aku akan melakukan itu./ Di kehidupan ini?
Di kehidupan ini, setelah memanjat ini.
Di kehidupanku berikutnya, aku ingin menjadi padang rumput.
Aku akan menulis satu novel lagi tentang Emily.
Tentu saja. Kau akan menulis banyak novel lainnya tentang Emily.
Tidak, hanya satu novel lagi tentang Emily untuk merampungkan ceritanya.
Lalu apa?
Apa yang akan terjadi?/ Tebak.
Dia akan memiliki anak?/ Tentu saja tidak.
Dia akan menikah?/ Tidak.
Dia akan beli mobil baru?
Dia akan menjadi lesbian?/ Mendekati.
Dia akan mati di akhir cerita.
Apa ini?
Tidak... Kau serius?
Itu gantungan baju.
Menakjubkan.
Lihat apa yang kutemukan. Gantungan baju.
Gantungan baju itu milik orang yang melewati sini 3 tahun lalu.
Dia membawa koper yang sangat berat.
Apa isi tas kopernya yang berat?
Orang itu juga bertanya-tanya.
Dia membukanya dan sadar jika tasnya kosong.
Dia penasaran kenapa kopernya begitu berat sementara itu kosong.
Apa yang dia lakukan di sini?/ Itu cerita lain.
Voytek!
Voytek!
Kau mau pergi renang?
Apa kau baik-baik saja?
Aku baik.
Mau kubawakan tasmu?
Tidak./ Kau yakin?
Ya, aku yakin. Aku tak apa.
Kalau begitu ayo pergi.
Kau jalan duluan./ Tidak, kau duluan.
Boleh aku minta?
Tentu.
Dia tak apa.
Apa maksudmu?
Voytek.
Ada apa?
Rubah yang terluka.
Ayo.
Aku tak mau memanjat.
Dengar, Voytek.../ Tidak, kau yang dengar.
Aku takkan tinggalkan kau sendiri di pegunungan...
...hingga aku melihatmu memanjat.
Ayo. Mari memanjat.
Tidak, aku merasa tak enak badan./ Mari cukup lakukan tes memanjat.
Aku tak mau memanjat./ Jangan seperti anak kecil.
Mari memanjat agar kita bisa menyingkirkan dia.
Baiklah, ayo./ Dia duluan.
Tidak, aku duluan. Dia selalu yang kedua.
Tapi sekarang dia duluan.
Sultanganteng.com Agen Judi Online Terpercaya
Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Aku pikir ini tentang dia.
Itu benar.
Itu sebabnya aku mengawasimu.
Menarik.
Hei!
Hei!
Hannah!
Hannah!
Ini jalurnya.
Ini akan membawamu ke lembah.
Kau sebaiknya berangkat lebih pagi besok.
Jadi ini saatnya?
Ya, aku meninggalkanmu di sini.
Terima kasih, Voytek.
Senang bertemu kau.
Bagaimana dengan sulangan perpisahan?
Untuk pegunungan.
Kau harus mencium dia.
Tak apa, Voytek.
Untuk pegunungan.
Sampai jumpa.
Dia belum pergi, bukan?
Tentu saja.
Kenapa dia tetap di sini?
Kenapa tidak? Pekerjaannya sudah selesai.
Dia tak mau pulang gelap-gelapan. Dia akan pergi besok pagi.
Kenapa dia tak bergabung kita?
Karena pekerjaannya sudah selesai.
Karena dia ingin menyendiri. Seperti kita.
Mungkin aku sebaiknya tanyakan dia?
Oke.
Menarik.
Ya, mari lihat apa yang terjadi.
Apa kau akan tanyakan dia?
Halo, Hannah.
Kau mau teh?
Kau sedang apa?
Membaca novel suamimu.
Dia bukan suamiku.
"Nightblind".
Kau suka?
Aku membacanya dengan api unggun.
Sekarang aku pikir gunakan itu untuk api unggun.
Aku bercanda./ Ya, aku juga.
Kenapa kau berbohong?
Dan bilang dia suamimu?
Itu kebohongan praktis.
Apa kau praktis sekarang?
Tidak.
Aku takut.
Dia ingin kau pergi,
Dan tinggalkan kami sendiri di gunung.
Kau mau aku pergi?
Bukan itu pertanyaannya.
Kau mau sendirian bersamanya di pegunungan?
Aku perlu tahu.
Aku akan mengikutimu.
Jika kau butuh bantuan,
Bunyikan peluitnya.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Terima kasih./ Tidurmu nyenyak?
Kau?
Tidak.
Aku temukan ini.
Dia sudah pergi.
Dia bukan benar-benar fans, ya?/ Bukan.
Itu sangat disayangkan.
Ayo. Kita pergi.
Voytek?
Voytek?
Ikut?
Voytek!
Lex!
Lex!
Lex!
Lex!
Berbalik.
Kau tak membutuhkan itu.
Dari mana kau mendapatkan pisau itu?
Ini?
Hadiah dari Voytek.
Lex.
Hei.
Lex.
Lex!
Lex!
Lex!
Lex!
Lex!
Sultanganteng.com Agen Judi Online Terpercaya.
Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%.
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.