All language subtitles for Vagabond.2019.E01.1080p.NF.WEB-DL.DDP2.0.x264-DEEP_ind

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
jw Javanese
kn Kannada
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

KERAJAAN KIRIA, AFRIKA UTARA

Hei, Monyet! Kau dengar aku?

Ini misi omong kosong, Monyet.

Hei, Monyet! Kau dengar aku?

Aku pernah di Unit Vympel. Terbaik di Rusia, terbaik di dunia.

Namun, aku kini di sini dengan bayi monyet untuk membersihkan bokongnya.

Monyet, aku punya ide.

Aku yang utama, kau bantuannya.

Kau yang bersihkan bokongku.

Monyet.

MKKS.

Monyet kulit kuning sialan.

Cek radio. Kau dengar aku, Sekaan Bokong?

Tiga menit hingga target tiba.

Geon, kau bisa menembak.

Kau tunggu apa?

Geon, tembak!

Geon!

Geon, tembak targetnya sekarang! Geon!

Senang bertemu!

Namaku Cha Dal-geon.

Aku pernah bergabung di tim taekwondo perwakilan Seoul.

AUDISI PUSAT AKSI KOREA

Aku peringkat kelima di taekwondo, ketiga di hapkido, dan kedua di judo.

Aku juga cukup lama berlatih kendo dan kickboxing, jadi...

Termasuk pelatihan, totalnya...

setidaknya 18 peringkat?

Sebanyak itu seusiamu?

Kalau begitu, 15.

Siap.

Hei, bangun! Kau tak apa-apa?

Pergelangan kakiku. Aduh.

Kau tertawa?

Apa ini?

Astaga, ini memalukan.

Aku tak apa-apa. Astaga, itu...

Hei, Hoon. Ada apa?

Hoon, aku baik-baik saja.

Aku membuatmu takut?

Tadi hanya demo memecah bata. Pamanmu tak apa-apa.

Ini hanya sedikit darah. Tak sakit sama sekali. Lihat.

Benar, 'kan? Lihatlah.

Jangan menangis, Hoon.

Ini bukan apa-apa.

Ini bukan anakku. Dia keponakanku.

Kakakku mendadak meninggal.

Jadi, aku harus membesarkan dia agar jadi pria dewasa.

Tolong biarkan aku mendapatkan pekerjaan ini.

Aku hebat dalam kerja fisik apa pun.

Beri saja kesempatan,

maka akan kutunjukkan semua kemampuanku.

Terima kasih!

Kau boleh pergi.

- Adegan satu, rekam tiga! - Baik, tandai. Siap!

- Satu, dua, mulai! - Mulai!

Dia sungguh menyerangku!

- Cepat. - Tetap diperban.

- Bisa lihat kedua sisinya? - Cepat!

Jangan rekam ini, tolong.

Siap.

- Hormat. - Hormat.

Selamat.

- Kemari! - Kau tak apa-apa?

Bantu dia keluar. Ambil helm.

Kau tak apa-apa? Perlahan saja.

- Kerjamu bagus. - Terima kasih, Semua.

Permisi, Bu. Bisa tolong minggir?

Dia genius dalam taekwondo, berbakat.

Satu...

Tiarap!

Matikan apinya!

- Dal-geon, kau tak apa-apa? - Ya.

- Kita aman? - Aman!

Ayo!

Kenapa kau beri dia?

Biar aku yang ikat.

- Biar kuikat. - Hei, jangan bergerak.

Sorot sabuk hitamnya. Mendekatlah.

"Cha Hoon."

- Benar. Cha Hoon. - Ayo!

Ya!

JESSICA LEE DIREKTUR JOHN & MARK ASIA

Pemutakhiran fungsi siluman adalah elemen kunci pesawat F-15 Eagle.

Ia dapat memberi informasi musuh

melalui sistem avionik terintegrasi yang canggih

berkemampuan memberikan peringatan awal.

Chengdu J-20 Tiongkok,

Sukhoi PAK FA Rusia,

Mitsubishi ATD-X Shinshin Jepang,

memiliki fungsi siluman.

Namun, mengingat situasi kritis

di Semenanjung Korea,

MICHAEL ALMEIDA WAKIL PRESDIR JOHN & MARK ASIA

aku yakin untuk mengajukan F-15 Eagle

sebagai satu-satunya solusi dominasi kekuatan dirgantara Asia Timur Laut.

Terima kasih.

Keunggulan dari Fokker 70

adalah misil jarak jauh udara ke darat,

kemampuannya untuk membawa 12 ton bom cerdas,

dan terbang dengan kelajuan Mach 2,7.

PARK MAN-YEONG KEMENTERIAN PERTAHANAN NASIONAL

F-15 Eagle John & Mark

habiskan biaya sekitar 200 miliar untuk satu pesawat.

Jadi, dengan biaya tujuh F-15,

kalian bisa mengoperasikan sepuluh Fokker 70 kami.

Satu kriteria terpenting yang harus dipertimbangkan

ialah keandalan yang telah terbukti dan biayanya.

Presentasi mengenai pesawat jet tempur yang akan memimpin AU Korea

diadakan siang ini di Memorial Perang.

Perusahaan pertahanan global, termasuk Dynamic System, John & Mark,

dan Flying Euro menyertai presentasi ini,

juga para pejabat pertahanan, jurnalis,

dan komunitas sipil yang terlibat dalam diskusi hangat.

Kementerian Pertahanan Nasional akan mengucurkan dana 11 triliun won

untuk membeli jet tempur masa depan.

Pemerintah mengumumkan bahwa mereka akan saksama dalam memilih...

Triliun apanya?

Aku bahkan tak bisa bayar iuran ke perusahaan taksi.

Keluarlah.

- Sungguh tak akan kembali? - Jangan bahas lagi. Aku sungguh berhenti.

Namun, cita-citamu menjadi pengarah bela diri.

Setelah segala kesulitanmu, kau akan merelakannya?

Aku kesal waktu terbuang.

Jika berhenti lebih awal, aku kini mungkin punya tabungan.

- Sial. - Astaga.

Pergilah. Aku tak mau terlihat.

Dal-geon. Kita tak pernah melakukannya demi uang, 'kan?

Impian. Harapan.

Visi. Benar?

Andai aku mati di lokasi,

maukah kau rawat keponakanku agar menjadi pria bervisi?

- Visi apanya? - Maksudku adalah...

HOONI

- Ya, Hoon? - Kau di mana?

Tentu saja di lokasi.

Astaga, menjemukannya di sini hari ini.

Mereka memutus air.

Jika besok tak bayar tagihan, gas juga akan diputus.

Kejamnya mereka.

Jangan khawatir. Akan kubayar besok.

Bayar dengan apa?

Apa lagi? Pemeran pengganti dapat uang dari adegan berbahaya.

Namun, belum waktunya gajian.

Sebenarnya, aku dapat peran berdialog kali ini.

Bayarannya lebih banyak daripada biasanya.

- Kita mulai merekam lagi! - Baik!

Aku akan segera pulang. Masakkan nasi. Dah.

Astaga. Dia banyak bertanya.

Pinjam uang. Kuganti pekan depan.

- Pekan depan? - Ya.

Aku tahu bisa mengandalkanmu.

Simpan kembaliannya.

- Hei, ayolah. - Hei, ayolah.

- Hei, ayolah. - Hentikan itu.

- Bedebah pelit! - Aku pergi.

- Sampai jumpa! - Hei!

Astaga, dia minum lagi.

Kuharap dia berhenti minum.

Dia payah.

BUKU TEKS TAEKWONDO I ORANG-ORANG HOLLYWOOD

KEMBALINYA BRUCE

JANGAN MENOLEH. TERUSLAH MAJU. BRUCE LEE

PAMAN BODOH

PUSAT AKSI

Halo?

Ini Pusat Aksi?

Ada Pak Cha Dal-geon?

Dal-geon sudah berhenti bekerja.

Ini Hoon?

Sudah kubilang akan membawakan daging barbeku. Kenapa kau mau mi?

Ini.

Kau butuh apa untuk perjalananmu ke Maroko pekan depan?

Aku tak pergi.

- Kenapa? - Aku tak ingin.

Kau tahu betapa luar biasanya itu?

Anak-anak lain bermimpi ingin menyertai tim demo taekwondo.

Dan kau diundang resmi oleh pemerintah Maroko.

- Jadi, semuanya gratis, 'kan? - Hanya penerbangan dan hotel yang gratis.

Kita harus bayar pengeluaran.

Kau pikir aku tak mampu?

Usiamu baru 11 tahun.

Bersikaplah seperti anak-anak.

Kau harusnya memohon diizinkan pergi, jangan cemaskan uangnya.

Maka kau harus bersikap dewasa!

Kenapa membentakku?

Kau tak tahu apa pun.

- Apa? - Kau bodoh...

Bodoh? Apa yang tak kutahu?

Hei, Hoon!

Dia meremehkan pamannya belakangan ini.

Tunggu saja, Bocah!

Aku akan menghasilkan banyak uang,

menyuapimu daging tiap hari, dan membelikan baju mahal.

Akan kuikuti terus dan membelikanmu apa pun sampai kau puas.

Bukankah ini hebat?

"Merayakan 50 tahun hubungan diplomatik, Maroko!"

UNDANGAN PENANGGUNG JAWAB: GO HAE-RI

MAROKO, AFRIKA UTARA

KEDUTAAN KOREA

KEDUTAAN KOREA DI MAROKO

Akan kuatur tiap rencana perjalanannya sementara tim demo di sini.

Ini acara penting untuk merayakan 50 tahun hubungan diplomatik.

Jadi, persiapkan diri kita.

Baik.

Selamat pagi! Kalian datang lebih awal.

Ada kecelakaan di luar.

Seorang pengendara motor jatuh di depan mobilku.

Hatiku masih berdebar.

Nona Go.

Ini jadwal tim demo dan laporan perkembangan.

Seharusnya sudah tersedia lebih awal, tapi orang Maroko tak membantu.

LAPORAN PERAYAAN 50 TAHUN HUBUNGAN DIPLOMATIK KOREA-MAROKO

Kalian sudah memilikinya.

Rapat sudah selesai.

Baiklah.

Maaf, Pak.

Jawablah.

Ibu, kutelepon lagi nanti.

Para jurnalis Maroko menunggu di luar.

Jika tak kompeten, setidaknya bertindak bijaksana.

Baru kulihat magang yang begitu lalai.

Maaf.

Kau...

Ini Elsa.

Akan kuambil dan segera mengirimkannya.

Astaga, terkunci lagi.

Apa...

Sedang apa kau sendirian mengunci diri?

Setokingku sobek.

Aku akan segera pergi setelah menggantinya.

Kau melakukan banyak hal hari ini.

Cepat ganti dan keluar.

- Tak mudah? - Tidak, Bu.

Penawaran kita satu triliun won lebih tinggi dari Dynamic System

dan evaluasi kinerja Fokker 70 lebih baik dari F-15 kita.

Lantas? Bagaimana persisnya tanggapan Gedung Biru?

Presiden ingin mendukung kita, tapi tak bisa mengabaikan opini publik.

Untuk apa kita melobi? Bukankah agar mereka mengabaikan hal seperti itu?

Kau tahu Presiden seperti apa.

Dia terlalu berhati-hati.

LAPORAN PERUSAHAAN F-X

Itu bukan berhati-hati. Itu licik.

Dia hanya memedulikan keuntungannya.

Gedung Biru masih tertembus?

Ya, Bu.

Kita kalah penawaran, maka habislah kita.

Buatlah tetap bisa dimasuki hingga semua ini beres.

Michael, kau tahu

kenapa aku menjadikan penjual biasa seperti dirimu menjadi wakil presdir?

Karena kau bekerja untuk CIA.

Aku tak cocok jadi CIA.

Karena itulah aku dipecat.

Tak cukup pantas.

Tidak sama sekali.

Kau hanya belum dapat kesempatan untuk membuktikan dirimu sebenarnya.

Apa kau tahu

yang harus kulalui untuk bisa kemari, menjadi diriku sekarang ini?

Ya, aku tahu.

Kita harus dapatkan kesepakatan ini, bagaimanapun.

Jika tidak,

tamatlah riwayat kita.

Kau dan aku, tamat!

Paham?

SATU PEKAN KEMUDIAN, SEOUL

Sempurna! Kuning telurnya tak pecah.

Ayo makan!

Tidak mau.

Makanlah. Akan kuantar kau ke bandara.

Tak usah. Aku naik bus tim.

Hei, Hoon.

Kenapa kau selalu merengut belakangan ini?

Karena sepatu kets?

Kataku akan kubelikan sepatu terbaik setelah kau kembali dari Maroko.

Hei!

Membesarkanmu itu sudah cukup membuat stres.

- Setidaknya kau bisa mendengarkanku. - Aku juga menyesal tinggal denganmu.

Kalau begitu, kembali ke panti asuhan!

Maksudku...

Bagaimana kutahu apa masalahnya jika kau enggan bicara kepadaku?

Lihat dirimu, diam dan merengus.

Kau tak bisa berharap aku tahu masalahnya. Berhenti.

Aku masih tak mengerti, tapi maafkan aku.

Jadi, makanlah ini sebelum dingin.

Kesempatan terakhir.

Jika tak mau makan,

untukku saja.

Tak mau?

Satu.

Dua.

Baiklah.

Panasnya!

Hei, Hoon!

Hoon!

Bocah rewel. Tak heran dia keponakanku.

Harusnya tak kutunggu dia berulang tahun untuk membelikannya sepatu.

LISBOA, PORTUGAL

Kepolisian Bandara Internasional Incheon.

Halo?

Kami menerima banyak panggilan. Mohon hubungi kembali.

Akan ada kecelakaan pesawat.

- Kami menerima banyak panggilan... - Penerbangan B357 ke Maroko malam ini.

Halo?

MEMANTAU

- Satu, dua! - Turuti instruktur.

Ayo, Anak-anak.

- Di mana kartumu? - Banyak minum air, ya. Berdiri.

- Halo. - Apa kabarmu?

Kau akan pergi jauh.

- Kau bisa. Bisa, 'kan? - Ya.

PAMAN BODOH

Sungguh? Terima kasih. Ya!

Aku cemas.

Jangan cemas. Aku tak pergi sendiri. Ini tur kelompok.

Bukan kau. Aku mencemaskan diri sendiri.

Bagaimana bisa kuhidup tanpamu selama beberapa pekan?

Astaga.

Kau sesenang itu?

Aku hamil.

- Apa? - Sudah lima pekan.

Aku akan jadi ayah?

- Ya. - Sungguh?

Aku kini jadi ayah!

- Turunkan aku. - Maaf.

- Kau buatku malu. - Kenapa?

Hei, paspormu. Yang benar saja.

Bagaimana kau bisa ke luar negeri tanpa paspor?

Kau sungguh bisa menjaga semua anak-anak itu?

Diamlah. Mereka bisa dengar.

- Aku ini instruktur. - Terserah. Bayar uang transportasi.

Kau memalak saudaramu? Kau bukan main.

Aku juga minta bayaran untuk bekal yang kusiapkan.

Ya, silakan. Kau renggut segalanya dari saudaramu satu-satunya.

Hei!

Berkumpul, Semuanya!

Berpamitan kepada orang tua kalian.

Paman, aku naik pesawat sekarang.

Aku ragu kau merindukanku, tapi jika rindu,

periksalah cloud.

Akan kuunggah videonya.

Ya, Kepolisian Bandara Internasional Incheon.

- Kau bicara bahasa Inggris? - Ya. Ada yang bisa kubantu?

Baiklah. Penerbangan B357 ke Maroko.

Hentikan pesawatnya sekarang.

Apa? Pak? Apa katamu?

- Akhirnya. - Paspormu.

Ada teroris di pesawat.

Pesawat itu akan jatuh. Paham?

Bisa kutahu siapa ini?

Tak ada waktu. Jika tak kau hentikan pesawat itu sekarang...

Halo?

Kau di sana? Halo?

- Apa yang terjadi? - Ada kebakaran?

Di mana kebakarannya?

Kebakaran!

Halo? Aku baru menerima panggilan mencurigakan.

Akan ada serangan teroris pada...

Sersan Park!

Bertahanlah, Park!

- Panggil ambulans! - Baik, Pak.

- Jangan pergi ke tempat penamaan! - Halo.

Kita masih belum tahu kelamin bayinya.

Perhatian! Pastikan siapa yang duduk di sebelahmu.

Biaya panggilan telepon mahal. Jadi, kirim namanya lewat pesan.

Aku akan pilih. Ya, tunggu sebentar.

Kalian berdua, berikan ponsel kalian. Pintu akan ditutup, Hoon. Duduklah.

Duduklah dan tetap di tempat.

Hentikan! Berikan dan taruh tas di atas.

Ayo, cepat.

- Tetap duduk. - Oper!

Masuklah.

Kau yang lebih dahulu mendorongku.

- Masuk dan duduk. - Kau lebih dahulu mendorongku.

Kenapa banyak anak-anak?

Mereka tim demo taekwondo.

Tim nasional?

Kita harus melakukan yang terbaik.

- Boleh kuterima? - Tentu.

Sayang...

Aku menanti teleponmu.

Kau fasih berbahasa Spanyol?

Jangan cemas, dia tak paham pembicaraan kita.

Kumohon, jangan.

DERMAGA TANGIER, MAROKO

Nona Go Hae-ri!

Kebetulan sekali.

Kenapa kau kemari?

Ada temanku yang datang dari Spanyol.

- Kau belum dengar berita, 'kan? - Berita apa?

Badan Intelijen Nasional menahan konsul kita semalam.

Apa? Apa yang dia lakukan?

Dia menerima suap dari geng narkoba lokal.

Itu bukan narkoba. Mengerti?

Dan narkoba itu diselundupkan ke Korea.

Tak heran. Sudah kuduga karena matanya selalu terlihat mengantuk.

Dia tak mengonsumsi narkoba. Dia menerima suap.

- Begitu. - Sial.

Ini berarti masalah untuk kita.

Anak-anak taekwondo datang besok.

Aku yakin bocornya dari dalam.

Kau tahu siapa pengadunya?

Kenapa matamu menatapku begitu?

Memangnya kenapa mataku? Ini mata cantikku.

Matamu cantik. Maksudku...

Intinya, mari waspada.

Kita pekerja kontrak. Siapa peduli? Sampai besok.

Apa urusanmu di Portugal?

Aku melihatmu diam-diam menelepon di kantor.

Ada sesuatu di Portugal?

Mungkin seorang kekasih?

Ada apa dengan para pria?

- Apa? - Mana ada yang mau berselingkuh demi aku?

Dia terlihat baik, tapi ternyata benar-benar gila.

Andai punya senjata,

akan kutembak kepalanya sebelum kembali.

Astaga.

Aku baru tahu dia beringas.

Semangat, Hae-ri!

Di dunia ini,

juga ada pria baik!

Kau pasti kelelahan.

Istirahatlah yang cukup!

Aku suka sepoi angin!

Aku baru kembali dari Lisboa.

Ya. Bunuh diri dengan pistol.

Autopsi tak akan mengubah apa pun.

Ya.

NAMA-NAMA BAYI PEREMPUAN

Se-a, Ji-yeong,

Ju-hui...

Biar kuisi cangkirmu.

- Tolong ambilkan secangkir kopi. - Baik, Pak.

PERINGATAN ALAT ATUR OKSIGEN PENUMPANG

Mohon kenakan sabuk pengaman Anda!

Kenakan sabuk pengaman Anda!

- Ada apa? Set ulang peringatan utama. - Peringatan utama, set ulang!

- Apa ini? - Mesin nomor tiga mati.

- Tekanan kabin meningkat. - Apa pesawat berlubang?

Cepat pakai masker!

Para penumpang, kita mengalami turbulensi.

Mohon kembali duduk dan kenakan sabuk pengaman.

Para penumpang, kita mengalami turbulensi.

Mohon kembali duduk dan kenakan sabuk pengaman.

Pegangan!

Pegangan erat, Semuanya! Duduklah!

Bangun, cepat. Duduklah.

Mayday!

Bravo 357, penurunan darurat karena dekompresi drastis!

Kenapa panel tak berfungsi?

Lintang, ketinggian, kelajuan. Tak ada yang terpampang, Pak.

Siaga dan ambil kendali.

Tuas tak berfungsi. Ada apa?

Bravo 357, menara kontrol Mohammed 5. Laporkan situasi.

Menara kontrol Mohammed 5, Bravo 357.

Gagal mengendalikan pesawat karena masalah teknis.

NAMA-NAMA BAYI PEREMPUAN

PESAN BARU PADA PAMAN BODOH PAMAN, AKU SAYANG

LAPANGAN TEMBAK

KIM HO-SIK

11 PANGGILAN TAK TERJAWAB DARI HO-SIK

Ini darurat. Ke kedutaan, sekarang!

Nikmatilah.

Harusnya kita sudahi usai minum-minum kedua semalam.

Dasar bocah itu.

Harusnya kubelikan lebih awal.

BERITA SELA SBC

Apa itu?

Permisi, tolong besarkan volumenya.

Kuulangi.

Pesawat B357 yang berangkat dari Incheon ke Maroko semalam,

jatuh ke laut Maroko.

Diumumkan oleh pihak penerbangan bahwa sebanyak 211 penumpang,

termasuk kru kabin, tewas dalam kecelakaan tersebut.

Penyebab kecelakaan belum diketahui,

tapi spekulasi akibat cuaca buruk atau kegagalan pesawat.

Sebanyak dua puluh anak dari tim demo taekwondo

yang diundang oleh pemerintah Maroko berada dalam pesawat

untuk merayakan 50 tahun hubungan diplomatis dengan Korea...

CHA HOON (PRIA/11)

Sementara itu, pemerintahan Korea

belum mengeluarkan pernyataan terkait kecelakaan tersebut.

Presiden Jeong Gook-pyo

baru tiba dari Busan.

Mohon menanti sebentar lagi.

Dari 211 penumpang, 108 di antaranya adalah warga Korea,

termasuk 25 anak-anak.

Karena kecelakaan terjadi di luar wilayah, sulit memahami situasi.

Aku perlu bicara sebentar denganmu.

Silakan, Perdana Menteri Hong.

Mohon tinggalkan kami.

Riasannya belum selesai.

Terlihat lusuh lebih pas untuk keadaan semacam ini.

Kata orang, bahkan daun berguguran bisa membuat masalah di tahun terakhir.

Lihatlah semua masalah yang kuhadapi dalam sisa satu tahun pemerintahanku.

Pesawat yang jatuh, B357,

konon merupakan model terbaru rancangan Dynamic System.

Kemungkinan besar penyebab jatuhnya karena kegagalan pesawat.

Kau yakin?

Berdasarkan catatan menara kontrol,

kami 90 persen yakin.

Namun, hingga mendapat laporan dari tim investigasi,

kurasa ada baiknya kita tak mengambil posisi formal.

Aku haus sekali. Mereka bahkan tak mengambilkanku air.

Rekan-rekan senegaraku,

tak pernah kudengar berita yang lebih tragis seumur hidupku.

Sebagai presiden,

aku telah gagal melindungi rakyatku dan menjaga keamanan mereka.

Kini,

aku merasa malu.

Kepada mereka yang kehilangan anggota keluarga terkasih mereka,

dan kepada semua orang

yang berbagi derita tragedi ini dengan mereka,

aku ingin...

berbelasungkawa setulusnya.

- Kenakan sabuk pengaman. Duduk. - Ya, sebentar.

- Hoon, kubilang duduklah. - Ada yang duduk di kursiku.

Tunggu.

Paman Bodoh, maaf aku marah kepadamu.

Kau juga marah kepadaku?

Aku tahu kau membuang film-film, CD, dan buku-bukumu.

Kau ketahuan.

Kubawa lagi ke rumah. Semua itu berat sekali.

Kenapa keluar dari Pusat Aksi?

Kau bilang ingin jadi pengarah bela diri terkenal

dan pergi ke Hollywood.

Kau bilang nama barumu Bruce Chan, gabungan Bruce Lee dan Jackie Chan.

Kau sangat keren saat beraksi.

Aku mau telur goreng saat kembali.

Yang enak.

Aku mau dua, ya?

Hoon...

Hoon!

KONFERENSI PERS PERMINTAAN MAAF DYNAMIC SYSTEM

Kau membungkuk pada siapa?

Dynamic System, pemanufaktur B357, menggelar konferensi pers.

Para keluarga yang berduka menerobos masuk dan menimbulkan keributan.

Sementara kecelakaan diduga akibat kegagalan pesawat,

kontroversi jelas tak terelakkan

karena Dynamic System dijadwalkan menyediakan

jet tempur tercanggih dan menerima 10,8 triliun won.

LISBOA, PORTUGAL

Akhirnya...

kau membuktikan dirimu.

Kau menyelamatkan kami semua.

Terima kasih, Michael.

Selamat tinggal.

Berita lanjutan kecelakaan B357.

Beberapa anggota keluarga korban menuju Maroko malam ini

dengan pesawat yang disewakan oleh Dynamic System.

Karena sulit menghimpun sisa jasad dari TKP,

mereka memutuskan mengadakan pemakaman massal

di pantai dekat lokasi kecelakaan.

BANDARA TANGIER IBN BATTUTA, MAROKO

Itu pasti perjalanan yang melelahkan.

Aku Go Hae-ri dari Kedutaan Korea di Maroko.

Aku Kim Ho-sik.

Selama berada di Maroko,

kalian akan menginap di Hotel Continental di pusat kota Tรกnger.

Ada bus di luar untuk kalian, jadi, mari.

Maaf, boleh aku ke toilet?

Kalau begitu, aku akan menunggu kalian setelah sepuluh menit di Gerbang Satu.

Kau duduk di sana.

Apa? Hei, Kau.

Duduk. Kenakan sabuk pengaman.

- Hei, Kau. - Diamlah.

Paman Bodoh...

Tangkap dia!

Kita akan segera berangkat!

Lepas!

Hei!

Jalan!

Roda berputar pada porosnya.

Kau.

Tapi bagaimana kau...

Kau bekerja untuk siapa?

Bagaimana kau hidup?

Semuanya di pesawat itu tewas.

Bagaimana kau bisa hidup?

Kau pelakunya?

Kau yang membunuh Hoon-ku?

Kenapa kau jatuhkan pesawatnya, Bedebah!

Kenapa?

- Kemari. - Ada apa?

Telepon polisi, cepat!

- Delapan ratus. - Ini uangnya.

Keluar.

Keluar, Bedebah!

- Nona Lee Pil-sun? - Ya.

Meja yang di tengah.

Jika kalian bisa menunggu sebentar lagi,

perwakilan Dynamic System akan segera datang.

Pak Cha Dal-geon belum ada di sini. Kau sudah hubungi dia?

Dia tak menjawab.

Dia tahu lokasi hotelnya, jadi, tak apa-apa.

Terjemahan subtitle oleh Sahdy Kurniawan

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.