Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Dahulu kala hiduplah seorang peri gigi.
Tapi ceritanya bukan begitu. Peri tidak terlibat.
Sebenarnya kisah ini tentang makhluk kecil yang lain.
Yang suka makan keju tapi tak suka bergaul dengan kucing.
Sejak penemuan serbuk ajaib,
makhluk kecil ini membantu para peri...
membuat ramuan, menyihir dan meletakkan koin dibawah bantal ketika gigimu tanggal.
Betul sekali, aku bicara tentang Tikus.
T...I...K...U...S
Aku datang, aku datang.
Tangkap aku jika kau bisa!
Lari.
Kena kau.
Aku ingin main.
- Tangkap aku. - Lari.
Aku ingin ikut main!
Aduh, sakit!
Rasakan!
Aku ingin main.
Ayo ke lantai atas.
Pelan, jangan lari terlalu cepat.
Kita harus mengejarnya!
Tunggu!
Kalian kemana?
Kembalilah kalian.
Mengapa kau tak bermain dengan saudara-saudarimu, Chip?
Mereka bilang, aku tak boleh main bersama mereka karena aku terlalu kecil.
Mereka bilang begitu?
Mungkin lebih baik begitu.
Karena tak ada orang yang aku ajak ngobrol.
Kemarilah.
Kau bertambah besar.
Sebentar lagi, kau akan terlalu besar
untuk duduk di pangkuan kakek.
Chip, aku akan bercerita
tentang penyihir terhebat di dunia ini.
Bisa di katakan, dia adalah tikus kecil dengan impian besar.
- Aku ingin jadi penyihir juga! - Aku juga.
Tapi satu-satunya yang mempercayaiku hanyalah nenekmu.
Akhirnya aku menyerah menjadi penyihir
dan pindah ke rumah pohon ini.
Kisah ini bukan tentang diriku.
Tapi tentang tikus muda.
Apakah dia punya tongkat sihir?
Hei, siapa dulu yang bercerita?
Itu akan meninggalkan bekas luka.
Menyenangkan.
Ingat, tikus tidak mendarat dengan kedua kakinya.
Lebih baik aku membangunkan Si Peri.
Kuharap suasana hatinya sedang bagus.
Ini dia.
Imut sekali, bukan?
Hei, kau mau kemana?
Apakah aku salah ngomong?
Kemarilah.
Atau tetaplah disana!
Panggil aku jika kau butuh aku!
Tak masuk akal.
Mengapa kau marah?
Gara-gara aku bilang kau imut?
Maksudku... kau jelita!
Maksudku... kau cantik?
Maksudku...kau...
Tolong!
Aduh!
Aku tidak mengerti wanita.
Maaf... Maaf.
Bagaimana aku bisa menjadi penyihir hebat?
Aku bahkan tidak mampu bicara dengan peri.
Kutemukan kau!
Percobaan bagus, Sam.
Berapa kali ku katakan,
Jangan gunakan sihir jika kita bermain lempar batu.
Sebastian?
Kau sedang apa?
Kau tikus, bukan tupai.
Aku ingin melihat dunia secara terbalik.
Bolehkah aku membantumu?
Oh, Tidak!
- Itu sangat tidak perlu! - Baiklah.
- Sam. - Awas!
Hampir saja.
Kupikir lemparanmu tepat mengenai aku.
Cranberry!
Bisakah kau menolongku, Sam?
Jangan kuatir, Kau akan baik-baik saja.
Jika kau belum tahu,
Tikus tidak dapat terbang!
Kuharap aku masih ingat mantra untuk mendarat.
Sudah kubilang, Kau tak perlu kuatir.
Tenang!
Sam, kau sangat kekanak-kanakan.
Kau melempar batu ke tikus lain ketika kau ingin diperhatikan.
Kupikir kau suka main lempar batu.
Aku suka itu, tapi bukan begitu maksudku.
Ayolah. jangan kuatir, Sebastian.
Aku sangat mempercayaimu.
Suatu saat, kau akan jadi penyihir terhebat di seluruh dunia.
Oh ya!
Oh, Sam.
Kau sangat naif.
Mengapa kau tak menerima kenyataan bahwa aku gagal?
Fakta itu tidak terlalu buruk.
Bahkan aku menerimanya.
Ya, aku ingin jadi penyihir.
Tapi aku ingin hidup di istana dan menikahi seorang putri.
Kau tahu yang mereka katakan?
Impian yang besar membawa kekecewaan yang besar.
Aku menyesal dengan keadaanmu.
Kau seperti tikus lain.
Lihatlah sekelilingmu. Apa yang kau lihat?
Aku melihat hutan penuh dengan bunga dan air terjun.
Siapa yang ingin hidup di istana tua yang bau?
Kau tahu...
Kau ingin tahu yang aku lihat? Sekelompok pohon bodoh!
Dan dibelakang mereka ada sesuatu yang akan memakanku.
Hutan jadi tempat berbahaya untuk tikus, jika...
- Apa? - Diamlah, Ada kucing!
- Ayo kita periksa. - Periksa?
Jangan pengecut!
Aku bukan pengecut.
Aku tidak bohong, aku hanya takut.
Tunggu, Sam!
Kucingnya besar sekali!
Ayo cabut kumisnya.
Apakah menyakitkan jika aku menjatuhi kepalamu?
Aku penasaran.
Kau tahu, kumisnya bisa dibuat menjadi tongkat ajaib?
- Tidak. - Kumis kucing.
Tidak mau.
Kau kecoh dia dan aku yang cabut kumisnya.
- Sam! - Baik, kau menang.
Aku mengecohnya dan kau yang ambil kumisnya.
Sam, bukannya aku tidak menghargai nasehat luar biasamu itu,
Tapi aku yakin 100% aku akan menjadi makanan kucing.
Hal itu tak akan menjadikanku penyihir yang lebih baik. bukan?
Aku senang kau menghargai nasehatku, Sebastian.
Karena ada hal lain yang aku utarakan padamu.
Ya, aku akan jadi penyihir terhebat di dunia...
Bukan! Lihat dibelakangmu.
Hai, Kucing!
Senang bertemu denganmu.
Dia Sam, kau kenal dia? Sam?
- Sam! - Hadapi dia, Jangan kuatir.
Apakah itu tanaman kumis kucing?
Berikan aku kumismu itu!
Sam!
Sudahkah kau coba? Apakah berhasil?
Aku tak percaya kau mencuri kumis kucing.
Jangan berisik.
Tongkatnya berhasil.
Dan kau membuat kita ketahuan.
Mungkin dia tak lihat kita.
- Dia melihat kita! - Ya, dia mengejar kita.
Tidak ada waktu beristirahat.
Baiklah Kucing, kau akan kalah.
Astaga.
Kupikir ini bukan ide yang bagus.
Berhentilah mengeluh.
Lihatlah apa yang aku katakan.
Dia cuma kucing yang bodoh.
Ada apa, Kucing?
Kepala besarmu tak bisa masuk kedalam batang pohon yang kecil?
Oke, masalah menjadi lebih rumit.
Benarkah? Kenapa kau bilang...
"Jangan kuatir"
"Curilah kumis kucingnya"
Sebaiknya kau coba gunakan tongkat ajaib yang kau milki.
Tongkatnya bisa membuat kita menghilang.
Cobalah.
- Disini kau rupanya. - Apa yang terjadi?
Tak tahu, tapi luar biasa.
- Aku tahu kau bisa melakukannya. - Melakukan apa, Sam?
Bukankah kita hampir dimangsa oleh sepasang kucing?
Apa itu?
Ayo kita periksa.
Tunggu, Sam!
Dia pasti bercanda.
Seperti terakhir kali dia bilang, " Ayo kita periksa"
dan aku hampir dimangsa kucing.
Mengapa kerjamu terlalu lama, Kapten?
Suruh anak buahmu untuk menggali lebih cepat!
Tapi kami lelah, bau dan belum makan selama berhari-hari.
Kalau kita berhasil menyerbu Kerajaan Tikus,
Kalian akan mendapatkan semua keju yang kalian impikan.
Keju?
Kalian dengar dia, Tikus busuk!
Bekerja keraslah!
Lebih cepat!
Mengapa kalian berhenti?
Ayo jalan!
Mereka akan menyerang Kerajaan Tikus.
Jangan langsung mengambil kesimpulan.
Penjaga! Kejar mereka!
Kembalilah.
Maju, ayo!
Mereka dalam masalah!
Kita harus lapor kepada Raja.
- Kembalilah! - Tunggu, Aku ada ide.
Mereka ada di sekitar sini.
Aku bisa menciumnya. Ayo.
Itu mereka.
Mereka tidak tahu cara bersembunyi.
Lihat di belakangmu.
Kami tidak tahu.
Maksudnya di belakang kita.
Mudah sekali.
Kau siapa?
Mereka melatih kucing untuk menyerang kita.
Kalian kutu sialan yang selalu mengacau!
Dark Rodent akan menghukummu.
Kau membuatku telat menghadap Dark Rodent.
Lupakan saja.
Upahku tak sebanding dengan pekerjaan ini.
Jika tidak, mungkin aku bisa makan roti selai keju dan mentega.
Pasti rasanya enak.
Halo?
Apakah ada tikus disini? Tuan?
Tuan Dark Rodent?
Apa mau mu?
Maaf Tuan.
Saya ada berita buruk.
Mengenai para tikus.
Bicaralah, bodoh.
Mereka mengirim dua mata-mata.
Salah satunya hampir tertangkap. tapi dia berhasil kabur.
Dia tidak punya rasa takut, Tuan.
Kami tak bisa melakukan apa-apa.
Ada dua tikus yang lebih cerdas daripada kalian?
Aku beri kalian sesuatu untuk ditakuti.
Sebastian, Kau harus memperingatkan Raja.
Aku?
Kau harus pergi sendirian.
Kaulah yang harus memperingatkan mereka.
Aku tak cukup mahir bicara didepan umum.
Aku harus mengatakan sesuatu.
Apa itu? Apakah semuanya baik-baik saja?
Tidak, Sam.
Semuanya tidak baik-baik saja!
Lari!
Kau tidak marah?
- Kegagalanmu bukan hal yang baru. - Melegakan sekali.
Tapi bila kedua tikus itu melaporkan rencanaku kepada Raja.
Maka tak ada satu pun...
Bahkan ibumu pun tak bisa melindungimu dari murka ku.
Baiklah.
Bawa kedua tikus itu kesini.
Siapa makhluk itu?
Tak tahu. Dia keluar dari kegelapan.
Bangun, Sebastian!
Larilah menuju cahaya.
Itu bukan hal yang sering kau temui setiap hari.
Bagaimana kau tahu itu?
Cahaya selalu menghentikan kegelapan.
Kau siap bertemu dengan Raja?
Gadis aneh.
Semoga beruntung, Sebastian.
Kau pasti bisa.
Bantulah aku, nona...
Bisakah kau memperingatkan Raja?
Sayuran bagus, siap untuk dijual.
Dia datang dari mana?
Lihatlah... ada peri.
Kemana dia pergi?
Dan aku sang raja.
Hai, peri kecil!
Ini penemuan terbesar...
sejak penemuan dari penemuan.
Aku menyebutnya: kompleks perumahan!
Aku baru saja menyelesaikannya.
ALIH BAHASA : s e a Z
ALIH BAHASA : s e a Z
ALIH BAHASA : s e a Z
ALIH BAHASA : s e a Z
Dimana mantra itu?
Apakah ini? Bukan?
Bukan ini.
Yang ini juga bukan.
Apa yang sedang aku cari?
Aku lupa...
Pasti bukan sesuatu yang penting.
Hei, masuklah.
Katamu, pesan untuk Raja?
Kerjaan ini menghabiskan waktu tidur siangku.
Alakazam!
Alaka...
Alakazam?
Alakazam! Kazam!
Seharusnya aku beli tongkat yang baru.
Jika aku menaikkan pajak, rakyat pasti mencelaku.
Jika tidak aku naikkan, mereka tidak menghargaiku.
Mereka harus didenda 1 koin...
...tiap kali mereka menertawaimu.
Menurutmu bagaimana, Sir Thaddeus?
Aku bisa merampas paksa harta mereka.
Itu perbuatan tidak terhormat.
karena aku adalah raja.
Jika anda butuh uang, mengapa anda tidak menjual kue keju ini?
Tapi buatku harus gratis, karena itu ide ku.
Tidak...Raja tidak boleh menjual kue.
Kecuali...
Itu adalah penjualan besar kerajaan!
Tepat sekali.
Aku membutuhkan kalian, Prajurit perkasaku.
Juallah kue-kue ini...
...dan serahkan uangnya padaku.
Apa itu?
Oh, Dalliwog?
Apa yang kau lakukan di atas sana?
Lucu. Aku menanyakan hal yang sama.
Apa yang kalian lakukan di langit-langit?
Sebagai orang bijak, aku akan berhenti berdiri diatas kepalaku.
- Tapi ini lucu. - Apa maksud semua ini?
Permisi.
Senang bertemu denganmu, Dalliwog.
Yang Mulia.
Aku datang untuk menyampaikan urusan penting.
Apakah itu penjualan kue?
- Bukan. - Bukan?
Apa ada hal yang lebih penting dari itu?
Aku tak paham. Mengapa anda tidak menanyai dia saja?
Apa? Salah orang.
Ini dia.
- Hai. - Siapa dia?
Ini dia tikusnya. dia yang tahu.
Dia lebih tahu daripada aku.
Tikus muda ini...
Wow, apakah itu kumis kucing?
Seperti isi buku tua ku!
Hore! ramalannya akan terwujud.
Ramalannya akan terwujud!
Dalliwog, harap fokus.
Sebastian membawa kabar buruk.
Katakanlah.
Sialan, Dia berlagak seperti bos.
Kerajaan Tikus berencana menyerang para Tikus Besar!
Maksudku, Para Tikus Besar berencana menyerang Kerajaan Tikus.
Dimana kau mendengarnya?
Aku dan temanku Sam melihat semuanya.
- Kami sangat takut. - Lupakan tentang urusan kue.
Kita harus melakukan apa?
Aku tidak pernah berdiskusi dalam keadaan lapar.
Jadi Si Dark Rodent telah kembali.
Aku kuatir, saat seperti ini akan tiba.
Ada yang mau keju?
Bagaimana kita menghentikannya?
Kekuatannya tiada banding.
Itu jadi masalah. apa lagi yang kita tahu?
Hatinya sangat jahat.
Hobinya membuat kekacauan dan kehancuran
Dan dia bukan tikus baik.
Dark Rodent tidak akan berhenti.
Dan tidak ada yang bisa menghentikannya.
sampai ramalannya terwujud.
Ramalan kumis kucing?
Jangan konyol.
Anda tidak bisa menyerahkan nasib seluruh kerajaan...
...di tangan satu tikus.
Anda butuh prajurit kuat dan terhormat.
Tikus ini hanya rakyat biasa.
Mungkin aku akan melarang keberadaan Si Dark Rodent?
Bagaimanapun juga, akulah sang raja.
Itu akan mengubah sesuatu, bukan?
Guru Dalliwog?
Menurut ramalan, bagaimana...?
Menurut ramalan?
Apakah anda gila?
Siapa yang peduli dengan legenda ribuan tahun itu?
Ramalan karena punya kumis kucing.
Maaf jika aku tak terlalu terkesan.
- Beraninya kau! - Sir Thaddeus,...
Aku dan temanku melawan 2 kucing untuk mendapatkannya.
Menakjubkan, Sebastian.
Kau dengar itu? bukan cuma 1 tapi 2 kucing.
Tunggu sebentar.
Yang Mulia, pasti itu kucing kecil.
Mungkin anak kucing.
Kalian tak perlu ragu dengan anak ini.
Jika yang kau katakan benar,
Kita tak punya pilihan lain selain mengirim tikus ini...
...kedalam petualangan yang berbahaya.
Betul sekali.
Petualangan yang penuh dengan naga, monster...
...dan hal menakutkan lainnya.
Kesempatanmu untuk kembali dalam keadaan hidup sangat kecil.
Aku tidak bohong.
Tempat apa ini?
Kuncinya.
Apa ini?
Harta karun paling berharga di dunia.
Kelihatannya sangat bernilai.
Ini disebut koin 25 sen.
Menurut ramalan,
Sebastian harus pergi ke Tanah Para Raksasa...
...dan dia akan menukar koin ini...
...dengan Kristal Putih...
- ...yang mempunyai kekuatan ajaib. - Apa?
Bagaimana kristal itu bisa melindungi kita dari Si Dark Rodent?
Karena kristal itu ajaib.
Dengarkan kataku baik-baik!
Apakah rencananya akan berhasil?
Pasti akan berhasil.
Karena aku adalah sang raja!
Apakah putri ada didalam kamarnya?
Kami belum mendengar suaranya selama seminggu.
Dia sangat pendiam seperti tikus.
Sayang, apakah kau didalam?
- Kalian harus diam. - Apa maumu?
Aku datang untuk masalah penting.
Ada seorang pemuda Bernama Sebastian.
Dan dia akan menyelamatkan kerajaan.
- Ya Tuhan. - Tentu saja jika dia selamat.
Jadi kami berharap kau bertemu...
- Sebastian? - ... Hai.
Itulah namanya.
Mengapa aku harus bertemu dia?
Kau lihat itu?
Itulah yang akan terjadi dengan semua putri raja.
kau duduk mengerjakan urusanmu...
dan suatu hari, kau berkata "Hei, sayang...
Aku ingin kau bertemu seorang pria"
Dan kemudian, putrimu menikah.
Aku merasa sangat kesepian.
Apakah kau mengatakan sesuatu?
Maaf.
Aku lihat kau bertemu dengan Para Ksatria Meja Bundar.
Sir Jonas and Thaddeus akan menjagamu...
...dalam perjalananmu.
Perhatikan, Sebastian. Ini sangat penting.
Kau tak akan berkelana jauh tanpa membawa ini.
bawalah peta itu...
dan pergilah ke Pohon Ribuan Jendela.
Seperti apa pohonnya?
Seperti pohon dengan ribuan jendela.
Lalu apa?
- Apa yang harus aku lakukan? - Astaga!
Mengapa kau banyak tanya?
Temukan Pohon Ribuan Jendela.
Carilah jalan ke Tanah Para Raksasa...
dan berikan koinnya ke seseorang yang bernama Monkey Butt.
- Monkey Butt? - Kau tidak mendengarku?
Betul sekali.
Aku yakin namamu terdengar lucu dalam bahasa mereka, Sebastian.
Apa yang kau lakukan pada tongkat kumis kucingmu itu?
Buatlah tongkat yang bagus.
Ya, apakah itu bisa menjadikanku penyihir yang baik?
Kau tidak menyesal memilikinya, bukan?
Aku hanya...
Aku tidak pandai menyihir.
Kekuatan penyihir tak terletak pada tongkatnya, tapi pada hatinya.
Dan bicara tentang hati, kelihatannya ada yang telah mencuri hatimu.
- Semuanya siap, Yang Mulia. - Bagus.
- Siap berangkat. - Mengapa wajahmu muram?
Apakah kau tak ingin menikah dengan Sang Putri?
Tentu, itu impianku.
Jika kau bisa memimpikannya, maka kau bisa melakukannya, bukan?
Tunggu, siapa yang mengatakan itu?
Ah! Bukan masalah.
Semuanya berkumpul.
Agar mereka tahu siapa yang jadi Sang Terpilih.
- Dan rombongannya... - Hai.
Ksatria Perkasa di kerajaan ini...
Sir Thaddeus Si Pemberani.
Suatu kehormatan untuk berjuang demi kerajaan.
Sir Jonas Yang Tangguh.
Aku tak akan beristirahat sampai tugasku selesai.
Dan Sebastian... Si Tikus Yang Lain!
Aku akan berusaha semampuku.
Kau pasti bisa, Sang Terpilih.
Sampaikan salamku pada Monkey Butt.
Aku tak kenal dia. Tapi baiklah.
Yang Mulia, mari kita membahas Rencana B.
Siapakah Sang Terpilih ini?
Apa maksudnya?
Mengapa bukan aku yang jadi Sang Terpilih?
Baik, diamlah.
Kau juga bisa jadi Sang Terpilih, Sir Thaddeus.
Bagaimana jika ada banyak Sang Terpilih diluar sana?
Kau ingat si Mouse Ball?
Apakah kau bisa diam?
Apakah Sang Terpilih akan menikah dengan Tuan Putri?
Mengapa kau tidak berhenti bicara?
Dia bukan Sang Terpilih, dia hanya rakyat jelata.
Kenapa kau suka bicara terus-terusan?
Menurutmu, Apakah aku istimewa?
Setiap tikus selalu merasa dirinya istimewa.
Bukan istimewa seperti yang kau katakan.
Aku dan semuanya istimewa...
- Maksudku sangat istimewa. - Ya.
Aku hampir lupa dengan apa yang kukatakan.
Oh ya... Kau suka strawberi?
Mengapa kau bertanya seperti itu?
Setiap tikus suka strawberi.
Aku tidak kuat lagi.
Ada apa denganmu?
Perjalanan ini akan membunuhku.
- Apa? - Perutku...
Perutku kosong.
Bagaimana jika kita berhenti dulu?
Tapi kita baru saja berjalan 10 menit yang lalu.
Kau kejam sekali.
Bukankah itu rumahmu?
Dibelakang pohon raksasa itu?
Ngomong-ngomong, kau biarkan lampu rumahmu menyala lagi.
Aku sangat lapar.
dan tas ransel ini membuat punggungku berkeringat.
Aku merasa sakit.
Maukah kau membawa beban ini untukku?
Tentu aku tidak mau.
Sudah aku bilang untuk tidak membawa seluruh makananmu.
Kau harus...
Aku selalu mengagumi kemampuanmu...
...menyelesaikan masalah.
Kau sangat pandai.
Ya. Akhirnya kau mengerti,...
Tapi tutuplah mulutmu.
Benar-benar tidak adil.
Tolong jangan menunda perjalanan.
Bawalah barangnya.
Ayolah, Sang Terpilih!
Oh tidak! Jalanannya menanjak!
Sir Thaddeus.
Mengapa perjalanan ini disebut petualangan besar?
Apakah kita akan bertemu Pterodactyl?
Sir Thaddeus, apakah kita hampir sampai?
Aku lapar.
Mengapa kau diam?
Berjalanlah, Penyihir.
Tas itu tidak akan jalan sendiri
Awas, dibelakangmu!
Aku tahu kau ada dibelakang kami.
Sir Jonas, duck! (tiarap!)
Shazam!
Kau bilang duck!
Itu bukan duck! (bebek!)
Tapi monster!
Tidak bagus.
Zamboni!
Tunggu, dimana tongkat ajaibku?
Ada apa ini?
Sam?
Kau akan kalah!
Tunggu Sam, Bisakah kita bicara?
Ayolah burung, terimalah ini!
Wow, kau menembaknya.
Kau senang bertemu denganku?
- Pasti. - Jangan terlalu senang.
Maksudku, aku barusan menyelamatkan hidupmu.
Cepat, jembatannya runtuh! Selamatkan makanannya!
Kita akan terkena serangan panik.
Sebastian, kau terlalu dramatis.
Terlalu berlebihan menyebutnya Sang Terpilih.
Dia memang bodoh.
Aku bertaruh 5 koin untuk gadis itu.
Dia gadis tangguh.
Kita tidak akan berhasil!
Sedikit bicara, banyak berlari.
Aku menang.
Mengerikan! ini tragedi.
Ya, aku turut berduka cita.
Makanan kesukaanku leyap.
- Kau bicara apa? - Apa yang akan kita lakukan?
Jangan pedulikan makanannya, Sir Jonas.
Pedulikan harta karun yang dia bawa!
Itulah yang aku maksud.
Keju Mozzarella!
Keju cheddar! Keju Swiss!
Hai, apa yang kalian bicarakan?
- Katakan padaku, kau masih bawa harta karunnya. - Dan tongkat ajaibku kembali lagi!
Baiklah, lain kali gunakan tongkat itu.
Tapi jangan kau hancurkan jembatan yang kita lewati.
Dan kau...Cobalah bersikap baik, Sir Thaddeus.
Ya, mungkin dia tidak... Hai, bagaimana kau tahu namaku?
Bahkan tikus biasa sepertiku...
...tahu nama ksatria besar seperti Sir Thaddeus dan Jonas.
Ah, Fans pertamaku!
Bolehkah dia ikut serta, Sir Thaddeus?
Tidak bisa!
- Dia tidak boleh ikut dengan kita! - Jika bukan karena aku,...
...kau akan jatuh kebawah sana.
Maaf, Sebastian. Tampaknya kau akan tetap bersamaku.
Cepat jalan, Pecundang!
Permisi.
Sudah berapa lama kau mengidolakan Sir Jonas yang agung?
Kau keberatan jika aku menyebutku dengan sebutan orang ketiga?
Aku senang mengetahui bahwa anak seumuranmu...
...menghormati orang terhormat seperti diriku.
Apa?
Mengapa kau memilih tikus biasa untuk mengambil kristal itu?
Ini sudah sekian kalinya kau meremehkanku, Dalliwog.
Apa tugasku, Tuan?
Para tikus itu sedang berkelana menuju Tanah Para Raksasa.
Ikuti mereka, tapi jangan kalian mangsa.
Ya, Tuan Dark Rodent.
Nasib mereka ada dalam genggamanku.
Ramalan kegelapan akan terwujud.
Apa?
Halo, Tentaraku!
Malam ini,...
Kerajaan Tikus akan runtuh!
Tikus Besar! Tikus Besar!
Malam ini? Tidak bisa!
Mereka tidak akan kembali tepat waktu.
Kita butuh rencana B.
Baiklah, Peri. Kita kembali bekerja.
Aku pikir Sang Terpilih sedang kecewa?
Apakah kau tidak merasa aneh, Sir Thaddeus?
Lebih baik gadis itu saja yang jadi penyihir.
Benarkah? kau pikir aku akan memberimu keju...
...jika ada tikus jelata mengecewakan tikus jelata yang lain?
Sir Thaddeus, terkadang kau terlalu kaku.
"Lihatlah aku! Aku Sir Thaddeus".
Walaupun kau tikus terhormat, bukan berarti kau selalu benar.
Apakah kau akan marah padaku sepanjang hari?
- Aku tidak marah. - Benarkah?
- Aku tidak marah! - Oke, tenanglah.
"Berikan aku makanan", Kata perutku yang lapar.
Walaupun perutku tidak bisa bicara dan teriak,...
Dia selalu berisik sepanjang malam.
Tamat!
Aku tidak mengira bila tugas ini menjadi lebih sulit.
Sulit menjaga Sang Terpilih dan temannya.
Kau tahu, Kawan?
Aku tidak pernah minta dipilih sebagai Sang Terpilih!
Sebastian?
Siapa aku? Aku bukanlah seorang pahlawan.
Aku bukanlah penyihir.
Andai saja aku tidak menemukan kumis kucing ini...
Teruskan!
Kau boleh berbuat semaumu.
Tapi kau tak bisa jadi penyihir hebat dengan sikap burukmu itu.
Ini konyol.
Bagaimana tikus kecil sepertiku bisa menyelamatkan kerajaan?
Kau bukan tikus kecil,...
Cita-citamu lah yang kecil. Jika kau bercita-cita menjadi besar,...
...mungkin impianmu itu akan jadi nyata.
Itu tidak masuk akal.
Aku bukan sepertimu, Sam.
Kau cerdas dan cantik.
Kau pikir aku tak pernah punya masalah?
Ketika aku belajar memakai ketapel,...
...ribuan kali kepalaku kena batunya.
Aku bisa mengalami luka permanen.
Dan ada masalah lain yang tak bisa kusebutkan.
Jika ada seekor tikus yang menyukai tikus lain...
Maka ikutilah kata hatimu.
Apakah aku harus menjelaskan itu padamu?
Karena aku tak tahu cara menjelaskannya.
- Hai. - Kau pasti bisa.
Sam, Kau tikus wanita, bukan?
Apakah Putri raja menyukai tikus sepertiku?
Kau serius?
Aku pikir dia menyukaiku.
Ada semacam daya tarik diantara kami.
Sebelum Putri kembali ke kamarnya...
...Dia sebenarnya memandang diriku.
Bukankah itu pertanda? Itu sebuah pertanda, bukan?
Astaga! Bukalah matamu.
Rakyat jelata jatuh cinta pada putri raja?
Bagaimana kau bisa jatuh cinta dengan tikus yang tak kau kenal?
Kita mendapat kabar dari Peri...
...bahwa kerajaan akan diserang.
Dengarkan! Guru Dalliwog berkata...
...serangannya akan dimulai malam ini!
Aku duga Sang Terpilih lari dari masalah ini.
- Ramalannya pasti salah. - Jika aku adalah Sang Terpilih,
Aku juga akan kabur malam ini.
Aku akan kabur setiap malam.
Itu pilihan yang bijak.
Oh, Putri.
Oh, Sebastian, kau sangat tidak dewasa.
Ah, keju dan kerupuk.
Mama!
Apa itu?
Mungkin hanya khayalanku saja.
Ini lebih baik dari hidangan masakan sang raja.
Buang senjatanya.
Aku sangat lapar.
Aku juga, tapi Dark Rodent melarang kita menyantap mereka.
Mungkin tidak jadi masalah jika kita makan si kecil ini.
- Hai. - Hai, selamat tinggal.
Jangan! Jangan makan aku.
- Akulah Sang Terpilih. - Aku tahu itu.
Aku memilihmu untuk dimakan.
Kau akan jadi tikus pertama yang akan aku makan.
Aku dilahirkan hari ini, Paham?
Selamat ulang tahun?
Kau manis sekali,...
...dan terasa pedas pula.
Tikus ini hanya sedikit dagingnya.
Apakah begitu?
Tolong aku!
Jonas, lakukanlah sesuatu. Please! (kumohon!)
Apakah ada yang berkata Cheese? (keju?)
Aku suka keju.
Sayang sekali, aku sudah makan.
Temanmu rasanya nikmat.
- Tidak! - Apa ini?
- Kumohon! - Perutku bergerak-gerak.
- Apakah aku makan tikus busuk? - Kelihatannya kau sakit.
- Sebastian? - Abrakadabra!
Mungkin kau alergi.
Wow.
Hai.
Kelihatannya pasukan Dark Rodent tidak muncul
Mungkin itu bagian dari ramalan.
Mungkin mereka menipu Sang Raja
dan mereka sedang tertawa sekarang.
Lucu sekali.
Waktunya beraksi.
Aku harap kalian sudah cuci tangan...
karena kita akan mencincang tikus untuk sarapan!
Rakyat tikus akan bernyanyi tentang perjuangan kita!
Tapi mereka tidak akan bernyanyi jika kita kalah!
Malam ini, kita bertempur untuk Kerajaan kita yang tercinta!
Ayo kita usir para tikus besar itu!
Serang!
- Serang mereka! - Tikus Besar! Tikus Besar!
Tikus Besar! Tikus Besar!
Tidak malam ini, Tikus Besar!
Ini mungkin berhasil.
Mereka hanya tikus kecil!
Serang mereka!
Jayalah Kerajaan Tikus!
Kau tahu yang mereka katakan,...
- "Basahi tubuhmu!" - Ya, kita pulang.
Pekerjaan kita selesai.
Jangan pergi sekarang, pestanya baru saja dimulai.
Keberuntungan ada di pihak kita.
Bukannya aku percaya pada tahayul,...
Tapi aku menginjak retakan jalan.
Aku peringatkan kau, makhluk hitam!
Mengapa kau tak membiarkanku menikmati makan malamku?
Ini hari ulang tahunku, dan dia adalah hadiahku.
Mengapa kau tak punya perasaan?
Betul.
Mata kelelawar sangat sensitif pada cahaya.
Jangan, jangan ada cahaya! Tolong!
Kami hanya bercanda.
Ya? tapi kami tidak bercanda.
Biarkan dia pergi.
Aku bersumpah akan melakukan apapun yang kau mau,
Tapi tolong, jangan ada cahaya!
Baik, siapa yang mengirimmu?
Aku tak bisa mengatakannya.
Dia akan murka jika aku buka mulut.
Dark Rodent akan mencopot sayapku dan memukulku dengan sayapku.
Dan kepalaku akan dijungkir-balik... Oh!
Jangan kuatir, Aku hanya diburu oleh...Dark Rodent!
Bagaimanapun juga, Kaulah Sang Terpilih.
Kau seharusnya sudah menduga hal semacam ini.
Kau, Kembalilah kesini!
Maaf, Bos.
Tuan, apakah itu anda?
Hari ini, kita akan mewujudkan takdir kita, Jendral.
Lintasilah jembatan menuju istana.
Pengorbananmu tidak akan dilupakan.
Ya, Tuan Dark Rodent!
Apa yang dia maksud dengan "pengorbanan"?
Hidup Sang Dark Rodent!
Jangan kuatir, aku punya rencana.
Tunggu. Tahan!
Jangan takut!
Mari tunjukkan kemampuan kita pada Dark Rodent!
Ya, kami tidak takut.
Oh... Peluklah aku, Saudaraku!
Peluk aku, saudaraku.
Tahan!
Dalliwog... Sekarang!
Apa yang terjadi?
Ini sebuah jebakan.
Apa? ada jebakan?
Jangan sampai tertipu.
Jangan bodohi kami!
Menyerah atau binasa!
Apa ini?
Apa yang terjadi?
Kau muncul juga, Dalliwog!
Ini jebakan. Mundur!
Mundur!
Kekuatannya hampir tak tersisa sekarang.
Ceritakan yang kau tahu tentang Dark Rodent.
Menurutmu aku lahir kemarin?
Aku lahir hari ini.
Itu makhluk kegelapan!
Jangan kuatir, aku akan menangkapnya.
Aku cari dulu pemukul kelelawarku.
Pemukulnya pasti disuatu tempat.
Aku tahu dimana itu. Sumpah!
- Hei! - Apakah kau lihat tongkat pemukul kelelawarku?
Dimana...?
- Aku harus peringatkan Dark Rodent! - Kembalilah!
Abra Kadabra!
Tembakan bagus.
Aku tahu mengenai ilmu sihir.
Pasti kau sudah hapal diluar kepala.
Aku mengalami mimpi buruk? apakah ada yang terlewat?
Tidak, bodoh.
Aku memberinya pukulan keras karena akulah sang raja.
Dalliwog!
Bagus, Dalliwog.
Pasukan Dark Rodent masuk perangkap kita.
Mereka akan berpikir panjang sebelum menyerang...
...Kerajaan Tikus lagi.
Aku tidak yakin mengenai hal itu.
Biarkan mereka merayakan 15 detik kemenangan mereka.
Kau masih hidup rupanya.
Mengapa, Tuan?
Anda tahu ada jebakan dan anda masih mengirimku.
- Diamlah. - Mengapa, Tuan?
Aku harus melakukannya.
Beraninya kau mempertanyakan keputusannya.
Kulakukan untuk mengungkap rencana Dalliwog.
Tapi kekuatan kristal yang lama hampir pudar.
Dia selalu membawa kabar buruk.
Kita bisa jadi sasaran empuk, sampai Sang Terpilih membawa kristal yang baru.
Astaga!
Apakah kau bisa menerbangkan seluruh pasukanku melintasi jurang?
Hanya ada satu jalan keluar masuk kerajaan ini.
Yaitu jembatan yang telah kau hancurkan.
Tikus Besar itu mencium ketakutanmu, Yang Mulia.
Mereka akan kembali sebelum kita berkata "keju"
Aku bisa merasakannya.
Sebagai contoh, lihatlah Tuan Putri.
Aku tak paham yang aku ketahui, Tapi aku benar-benar tahu.
Ibarat kau tahu sesuatu, tapi kau kau tak paham yang kau ketahui.
Tapi kau harus tahu!
Bisakah kau berhenti membicarakan Tuan Putri?
Apa yang istimewa dari dirinya?
Aku tak mau melukai perasaanmu.
Maaf.
Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya.
Sebelum aku ditunjuk sebagai Sang Terpilih,
segalanya terasa kosong.
Aku takut bermimpi, dan tiba-tiba...
...ada cahaya bersinar ke arahku.
Seperti ketika aku berada di perut monster itu.
Cahaya membebaskan aku!
Ya, cahaya mengalahkan kegelapan.
Aku yang mengajarimu itu.
Sop ayam, kentang goreng keriting!
Apa yang hebat dari benda ini jika tak bisa membuat makan siang.
Cheeseburger! Tidak keluar apa-apa.
- Apa ada yang salah? - Aku lapar!
Mungkin terdengar aneh, tapi perutku keroncongan.
Jika perutku berbunyi, aku mendengarnya.
Dan sekarang perutku bilang, ada sesuatu yang aneh ditempat ini.
Ada banyak sebutan buat perutmu itu, Sir Jonas.
Tapi sebutan "bola kristal" tidak cocok untuk perutmu.
Perutku bukan bahan tertawaan.
- Jangan! - Dark Rodent!
Tunjukkan dirimu!
Lihatlah, disini hanya ada bebatuan.
Kau akan menyesalinya nanti.
Menurutmu, apakah bebatuan ini akan menyerang kita?
Mereka menyerang kita.
Apakah cuma bebatuan?
Apakah itu bebatuan, Sir Thaddeus?
Larilah lebih cepat, Sir Jonas!
Aku heran kenapa kau berlari seperti itu.
Dia bilang, "Hanya batu?"
Selamat tinggal, Dunia yang kejam!
Berikan aku tongkatnya, Sam!
Berhentilah!
Kenapa tidak berhasil?
- Aku percaya padamu, Sebastian. - Berhenti!
Keren! Kerja bagus, Sebastian.
Hei, tumben dia melakukan hal yang benar.
Rockasaurus!
Kawan-kawan?
Bisakan kau mengeluarkan sihir seperti tadi?
Rasakan, rasakan! Rasakan lagi!
Kita tidak bisa melewati jalan ini.
Menyingkirlah.
Bangunlah Sebastian. Kumohon...
Bangun!
Hai.
Tongkat ajaibku!
Aku harus bicara padamu.
Kau membuatku gila, tapi aku masih cinta...
Maksudku, aku peduli tentang...
Larilah, pengecut!
Bagus.
Apakah ada yang ingin mengetes kesabaranku?
Kau jangan emosian, dong!
Memang kenapa?
Maaf.
Lucu sekali.
Sebelumnya aku tak pernah melihat orang lain semarah itu.
Aku suka pria ini.
Cuma menghancurkan satu batu besar bisa menjadi pahlawan.
Apa kau bilang?
Ingatlah, setiap batu mempunyai hati emas.
Wawasanmu luas sekali.
- Kali ini kau mau bicara apa? - Tak ada.
Aku tak mengerti, mengapa dia selalu marah.
Kami hanya makan tikus yang kecil, tidak lebih dari itu.
Kami pilih tikus terkecil, Tuan.
Idiot.
kau hampir merusak rencanaku.
Jangan kuatir,...
Sudah kusimpan kudapan terbaik untukmu, Hewan peliharaanku!
Permisi.
Kami sedang membangun jembatan yang baru, Tuan.
Mengapa kau masih disini?
Sebastian?
Kau yakin ini jalan yang benar?
Aku tidak setuju masuk bila ke dalam hutan berhantu.
Tuan-tuan, apakah kalian lupa?
Aku tumbuh dewasa dihutan ini. Tak ada yang perlu ditakuti.
Dan jika dua ksatria paling berani di kerajaan...
...takut memasuki hutan berhantu,...
...maka aku akan pergi sendirian.
Apakah Putri kecilmu melakukan hal yang sama, Sebastian?
Kita bangun jembatan!
Mengapa lama sekali?
Tak ada keju dan kerupuk bagi kalian malam ini.
Ayolah, aku mau lihat.
Aku ingin tahu bagaimana kau menghabiskan hidupmu tanpa aku.
Bangunkan aku jika terjadi sesuatu.
- Apa? - Bangunlah.
Para Tikus Besar sedang bergerak.
Bagus sekali.
Aku lelah berdiri sepanjang hari.
Mungkin bila kita menyampaikan berita ini pada Raja,
Dia akan menghadiahi kita sebuah kursi.
Ya! dan kita bisa duduk sepanjang hari.
Siapa disana?
Keluar dan bertarunglah seperti seekor tikus.
Apa?
Beberapa malam ini, perutku tidak memperbolehkan aku tidur.
Seperti...
Ternyata hanya perutmu.
...hidup bersama monster.
Aku sangat lapar.
Monkey Butt menunggu kita di Tanah Para Raksasa.
Kita harus melanjutkan perjalanan.
Jika kita tak temukan Kristal Ajaib...
...Kerajaan Tikus akan musnah.
Yang kita butuhkan adalah Tidur yang nyenyak.
Kita tak mau berputar-putar seperti ini.
Aku tak mau tidur di Hutan berhantu.
Terutama dengan perut kosong...
...dan dibawah malam tanpa cahaya.
Mungkin penyihir hebat kita ini...
...bisa menciptakan api, tungku panggangan...
...dan potongan keju. Bagaimana menurutmu, Sir Jonas?
Itu ide yang terbaik!
Aku mau acar dan saus marinara.
Maaf semuanya, Kalian tahu bahwa menciptakan api,...
...seperti api sungguhan, adalah perkara yang mustahil.
Ya, itu sama seperti yang telah kupikirkan.
Sepertinya aku berhasil memecahkan perkara yang mustahil.
- Mengapa kau...? - Cukup debatnya!
Misinya harus diselesaikan.
Ayo lanjutkan!
Ya, Bu.
Dark Rodent sangat bodoh.
Apakah itu sebuah lelucon? Tampaknya dia sudah gila.
Yang Mulia,
- perkara ini tidak patut ditertawakan. - Ayolah Dalliwog!
Tenang! Ini situasi yang lucu.
Jurangnya lebar sekali!
Butuh waktu berminggu-minggu membangun jembatannya.
Segera, Guru Dalliwog,
Kau akan mengetahui hukumanku...
...yang akan menimpa kerajaanmu.
Kita akan tiba dibawah Kerajaan Tikus, Tuan.
Jadi, sudah jelas kita tersesat.
Kita tidak tersesat.
Hei, ini antara kau dan aku,...
Apakah kita tersesat?
Kita baik-baik saja.
Aku tahu arah tujuan kita.
Apakah aku membaca peta secara terbalik?
Aku lelah, apakah kalian mau memijat punggungku?
Tidak.
Pijatan kaki?
Tidak!
Tidak ada yang menyukaiku.
Aku mencoba jadi tikus baik. tapi tak ada yang peduli.
Apa apa denganku?
Aku tikus yang menarik,
Seperti Beruang Teddy.
Ya, seperti beruang yang besar nan anggun dan memakai kaus kutang.
Aku tidak tahan lagi.
Kau membuatku gila.
Dan kau dan peta menyebalkan itu,
Jika kau memang Sang Terpilih,
Kau pasti tahu bahwa itu bukan peta.
Itu gambar yang dibuat oleh seorang gadis kecil.
Bau apa ini?
Keju, Sayang! Oh ya!
Sir Jonas yang malang, Dia menggila karena kelaparan.
Kejuku yang cantik!
Dia tidak gila. Lihat!
Kejuku yang cantik! dan banyak lagi!
- Tapi... - Keju yang jaya!
Keju yang luar biasa!
Keju yang cantik!
Jadi cerita itu benar.
Inilah tempat para peri menukar harta karun mereka dengan kristal ajaib.
Pintu masuk menuju Tanah Para Raksasa.
Kita berhasil, Kawan.
Hore! Ya!
Ayo! Di dalam sini!
Kalian tak akan mempercayai ini.
Lihatlah, aku tikus terkuat di dunia.
Aku makan keju ini semauku...
...dan berat badanku tak bertambah.
Sam!
Ya!
Tidak masuk akal.
Tempat apa ini?
Bukankah ini indah, Sir Thaddeus?
Tidak terlalu buruk.
Ayolah! Kejunya enak.
Sebastian, tunggu.
Ayo Sir Thaddeus, Jangan diam saja.
Tidak, lebih baik kakiku masih menyentuh tanah.
Lihatlah, aku terbang.
Mama! Jangan biarkan aku pergi.
Aku sayang kamu juga.
Ini benar-benar kendaraan yang terbaik.
Ayo meluncur lagi.
Tampaknya kendaraan ini bergoncang.
Sakit!
Dimana kita?
Inilah yang disebut dengan penumpang gelap.
Menakutkan sekali.
Bisakah kita bertindak praktis dan mencari jalan keluar dari sini?
Aku melihat cahaya di ujung lorong.
Jangan menuju ke arah cahaya.
Benar-benar tragedi. Kita masih sangat muda!
Itu hanya perumpamaan, Sir Jonas.
Yang berarti: melihat hasil yang baik dalam situasi yang buruk.
Tidak, aku memang melihat cahaya. Disana.
Kita sampai!
Bawa pengebornya.
Berhenti.
Inikah Tanah Para Raksasa?
Kuatkanlah dirimu.
Sangat tidak nyaman.
Tiada hutan dan tumbuhan.
Pintu masuk ke Tanah Para Raksasa seharusnya berukuran lebih besar.
Betul?
Aqua Velva!
Apa? Disini sihirku tidak keluar.
Ironis.
Benda yang bisa memantul?
Ayo kita periksa.
Benda apa ini?
Tampaknya seperti telur.
Rasakan itu... dan ini juga!
Telur ini tidak pecah.
Rasakan!
Aku tidak ingin mengganggu. Tapi para raksasa sedang mendekat!
Kita akan selamat dibelakang telur.
Kau yakin? Mereka menuju kearah kita.
Raksasa tidak akan merusak telur mereka sendiri.
Mereka akan merusaknya.
Aku mungkin tak bisa pulang untuk merayakan Paskah.
Hampir saja. Lebih baik kita saling jaga...
Monster.
Kalian lucu sekali.
Kita cuma mencari sebuah istana,...
...tapi tampaknya disini ada banyak istana.
Kita sampai!
Aku punya lelucon.
Apa yang tikus raksasa katakan pada kucing kecil?
Kesinilah Kitty, Kitty, Kitty, Kitty!
Tidak adil, kau pernah mendengarnya.
Hei, itu istananya.
Tunggu, Mungkin yang itu.
Ini...itu,
Apa perbedaannya?
Semua istana terlihat sama.
Jika kita ada petunjuk...
Gigiku tanggal, Mama.
Bagaimana dengan petunjuk ini?
Letakkan gigimu dibawah bantal, maka peri gigi akan memberimu uang.
Itu seperti gambar pada peta.
Hanya kebetulan.
Baiklah sayang, waktunya tidur.
Selamat malam, Mama.
Selamat malam, Monkey Butt.
Mengapa pintu masuknya sangat kecil?
Mungkin hanya perasaanku saja.
Jika kau mau serius berolahraga...
Olahraga?
Jadwalku padat, aku tak ada waktu bermalas-malasan.
Kuharap kau berhenti makan keju terlalu banyak.
Itulah keistimewaanku.
Bau apa ini?
Pepatah mengatakan,...
"Cium baunya dan hadapilah"
Ucapanmu berkelas, Sebastian.
Sangat berkelas.
Tangga? Lanjutkan perjalanan tanpa aku,
Aku kehabisan bahan bakar.
Rebut singgasananya.
Tunggulah disini,Tikus Kecil.
Tampaknya ini kamar si Monkey Butt.
Ayo berpencar dan cari kristalnya.
Gampang ngomongnya.
Apa?
Baik, Sir Thaddeus,...
Sir Jonas dan kau cari disebelah sana.
Sebastian dan aku mencari disebelah sini.
Itu singgasanaku, Bodoh!
Koreksi,... kursi ini adalah bekas singgasanamu.
Dan jangan memanggilku: 'bodoh'
Istana ini menjadi milik Dark Rodent, Bodoh!
Aku hanya menghangatkan singgasananya untukmu!
Bodoh!
Aku tak peduli dengan kursi bodoh ini.
Dimana Sang Putri?
Jika kau ingin bertemu Putri, Kau harus kembali lagi...
...selama jam kunjungan dari jam 9 sampai jam 6.
Apa?
Mungkin dia tak mendengar perkataanmu.
Bawa kembali ular besarmu dan pulanglah ke tempat asalmu.
Tuan, sebelum kau datang, dia mengejekku dan memanggilku "bodoh".
Kita harus memenjarakan dan menyiksanya!
Periksalah istana dengan seksama.
Jika dia tak mau bicara,...
Maka paksalah dia bicara.
Sekarang.
Hai, aku Jonas dan dia temanku Thaddeus.
Dimana kristalnya?
Kami datang dengan damai.
- Thaddeus, katakan "hai". - Siapa yang kau ajak bicara?
Di belakangmu.
Tampaknya mereka bersahabat, Tapi tak pernah bicara.
Tidak ada!
Disini juga tidak ada.
Lihat!
Jika aku kenal gadis itu,
Bisa jadi kristalnya ada di peti itu.
Tuan Putri pasti...
Jangan bicara masalah Putri lagi, atau akan kujerat kau!
- Dan peti itu disebut kotak perhiasan. - Terserah apa katamu.
- ...bukan peti harta karun. - Kau cemburu?
Kau cemburu pada Tuan Putri, Bukan?
Aku tidak mengetahuinya sebelumnya.
Jelas sekali.
Kau bilang ingin hidup di hutan,
tapi kenyataannya, kau ingin tinggal di istana,...
...bersama dayang dan pelayan. dan memakai cadar.
- Benarkah? - Aku tahu itu.
Terserah kamu, Sherlock.
Pelan-pelan, Hati-hati.
Aku tak akan melakukannya jika aku jadi kamu.
Mami.
Tahukah kau, Hidup seperti kotak coklat.
Kau tak boleh marah jika ada yang makan makanan yang lebih baik.
Kau seharusnya menghargai apapun yang kau punya.
Sekarang, jika kau mengizinkan...
...aku akan menyelamatkan Tuan putri.
Apa yang kau lakukan?
"Lihatlah aku...",
"Akulah Putri Raja, Kumohon selamatkan aku".
Primitif sekali!
Disini!
Kesinilah Kitty, Kitty, Kitty, Kitty!
Bagus, Sir Jonas,...
Kau juga hebat dalam memecahkan masalah.
Itu hal sepele, Sir Thaddeus.
Tak ada kucing yang menolak tikus besar.
Jadi kita mengalihkan perhatian kucingnya.
Selamatkan dirimu, Sang Terpilih.
Senang bertemu anda lagi, Guru Dalliwog.
Ada apa?
Kau tidak mengenali murid lamamu?
Kau seperti versi pemarah dari seseorang yang aku tahu.
Kau terkejut?
Tidak juga, ada sesuatu yang...
Aku tak tahu, ada sesuatu yang buruk dalam dirimu.
Kau meninggalkan aku.
Kau meninggalkan dirimu ketika kau mengambil sesuatu yang bukan hak mu.
Ini milikku!
Dan Sang Terpilihmu itu,...
...akan aku cengkeram dengan tanganku.
Kristal ajaib adalah milikku.
Sang Putri adalah milikku.
Istana ini milikku.
Semuanya milikku! Milikku!
Tikus ini punya masalah serius.
Kucing baik.
Apa yang harus kita lakukan, Sir Thaddeus?
Ini rencanamu, Sir Jonas.
Pintunya terbuka, Kucing!
Cepatlah! apakah kristalnya ada disana?
Hei, Sebastian!
- Hei! - Apa maumu?
Mengapa kau tak menjawabku? Kau menemukannya atau tidak?
Apa itu?
Katakan padaku, Sobat.
Aku akan jadi mata dan telingamu dilantai ini.
Sobat?
Senang bertemu kamu, Kucing.
Cahaya apa itu?
Seperti tulisan hieroglyph.
Tunggu, itu kita!
Ini pasti isi ramalan itu.
Lihat, ada kelelawar.
- Dan Tuan Putri. - Putri lagi?
Dan kristal putih!
Kucing nakal!
Kau pasti yang bernama Monkey Butt.
Ya, begitulah mamaku memanggilku.
Hari ini, gigiku copot. Lihatlah!
Ya, betul sekali.
Ada sesuatu yang kami berikan padamu.
Teman-teman, inilah Monkey Butt.
Bayi raksasa.
Ini keberuntunganku.
Dia mengambil alih istana dan aku ruang bawah tanahnya.
Tapi aku bisa bayar hutang, dan menafkahi anak-anakku...
Gajiku 936 koin.
Disitu kamarnya.
Aku temukan Tuan Putri.
Jangan, Jangan dia!
Putri, kau mau kami memperlakukanmu dengan baik,...
...atau dengan kasar?
Kalian tidak seperti jagoan.
Kenapa kalian tak bisa membedakan Putri dengan Ratu?
Apakah kau peri gigi?
Tidak, tapi ceritanya panjang.
Kau lucu.
Koin 25 sen!
Tunggu! Aku juga punya sesuatu untukmu.
- Kristal putih! - Sangat menawan.
- Ini kehormatan bagi kami. - Yang Mulia.
Gigiku itu untuk apa?
Sudahkah aku menceritakannya padamu?
Aku akan menyelamatkan kerajaan dan menikahi Putri.
Seorang putri?
Salam, tetanggaku.
Aku putri Monkey Butt.
Kau jadi pengaruh buruk baginya.
Kenapa kita tak punya kendaraan seperti ini dirumah?
Aku suka transportasi modern
Dan aku menyukai telur!
Tuan Putri Monkey Butt.
- Sampai Jumpa, Monkey Butt. - Kau imut sekali.
Tunggu. Apakah kau akan kembali lagi?
Kau tahu...
Tentu, mengapa tidak?
Bagaimana jika besok?
Mungkin tidak secepat itu.
Jadilah anak yang baik, oke?
Kau lucu sekali.
Akulah Sang Putri.
Para Raksasa,
Aku dikurung oleh mereka selama bertahun-tahun.
Aku disuruh berlari di roda yang bodoh itu.
Tapi aku tak bisa kemana-mana. Seperti hamster!
Ayolah, Bung!
Kau mencoba mencuri kristal tanpa memberikan koin pada anak itu.
Kau melanggar hukum peri dan kau kena akibatnya.
Kau pikir, Apa yang aku lakukan di penjara?
Tapi kamu bisa membuka pintu penjaranya.
Pasti.
Dan aku kabur tanpa bantuan darimu maupun tikus lain.
Kau tidak tahu apa yang telah aku lakukan.
Tapi kau akan segera mempelajarinya, Guru!
Kau akan mempelajarinya.
Apa?
Kenapa kalian tidur disitu?
Kalian menolak bekerja lagi?
Tunggulah sampai Dark Rodent mendengar ini.
- Kembalilah bekerja. - Kau ingin melihat trik sihir?
Bagaimana kau melakukannya tanpa tongkat ajaibmu?
Tongkat tidak membuatmu jadi penyihir, Tapi hatimu.
Itu mengingatkanku, mengapa Dark Rodent menyuruhmu melintasi jembatan?
Aku tidak tahu, mungkin...
Apakah dia tahu bahwa jembatannya akan hancur?
Aku tidak tahu.
Dia tidak mempedulikan kalian.
Kau tidak apa-apa, Sir Jonas?
Ya.
Aku bohong. Aku tidak dilahirkan untuk ini.
Akan kutemui kalian dua minggu lagi.
Ayo, kita bisa liburan jika sampai dirumah.
Bila kita berjalan lagi,...
Kita akan sampai dirumah dua minggu lagi.
Sebastian, bagaimana menurutmu?
Apa maksudmu?
Aku tidak tahu berapa lama kita akan tiba dirumah.
Bagaimana aku tahu?
Mungkin kita bisa pulang lebih cepat.
Aku tak paham apa yang ingin kau tekankan,
Tapi lebih baik kita mulai berjalan lagi.
Perjalanan masih panjang.
Atau kau bisa menggunakan Kristal Ajaib...
...untuk mengirim kita ke istana.
Kupikir itu bukan ide yang bagus.
- Maksudku... - Omong kosong!
Sebastian,
Aku tak mengira akan mengatakan ini...
...tapi aku percaya padamu.
Baiklah, apa yang akan kita katakan jika kita pergi dari tempat ini?
Satu untuk semua, semua untuk satu.
Siap?
1...2...
Selamat datang, Sang Terpilih!
Ini menakjubkan!
Berlututlah didepan majikanmu yang baru.
Tidak akan pernah, Tikus aneh!
Itu kumis kucing yang terkenal.
Apa yang akan kau lakukan?
Menggelitikku sampai aku mati?
Jatuhkan senjatamu...
...atau ularku akan memangsamu.
Jangan dengarkan dia.
Kau pikir aku akan menyakiti pengantinku?
Menjijikkan, sangat menjijikkan.
Kau hanya cemburu.
Apa yang kau katakan, Beruang Teddy?
Kau cemburu.
Sekarang gunakan kristalnya!
- Sekarang, Sebastian! - Sim salabim!
Samantha! Hei, Dark Rodent!
Lepaskan putriku,...
...sekarang juga.
Putrinya? Sam adalah putri raja?
Kau mengetahuinya?
Berarti dia...
Kau gagal.
Akhirnya, Kristal Ajaib jadi milikku.
Sekarang, akulah yang jadi Sang Terpilih.
Impianku menjadi kenyataan.
Tikus-tikus besar! Wujudkan ramalan gelapnya!
Tangkap mereka.
Mengapa kau tidak melakukannya sendiri?
Kalian membangkang?
Ya, begitulah.
Tidak masalah!
Aku sudah mendapatkan semua yang aku inginkan,...
...disini!
Inilah ramalannya.
Dan kegelapan menutupi Bumi.
Ayolah, Ratuku.
Kemana mereka pergi?
Guru, kau harus menghentikan mereka.
Kau tidak takut ikut dalam perlombaan kecil ini, bukan?
Tapi aku tak bisa mengalahkannya.
Aku tidak punya Kristal Ajaib.
Kau pernah mendengar itu sebelumnya.
Aku gagal.
Sebastian, kristal itu hanyalah simbol...
...dari apa yang telah kau miliki dalam hatimu.
Kesanalah, Nak!
Menarik sekali!
Tapi masih banyak yang harus kita lakukan.
Pertama, ucapkan 'selamat tinggal' pada hutan kesayanganmu.
Ku harap kau bahagia hidup dibawah tanah...
...bersamaku!
- Itu tak akan terjadi. - Sebastian!
Mengapa kau tidak melawan tikus yang seukuran denganmu?
Hei, dimana tongkatmu?
Sebastian, bangun!
- Kau kalah! - Oh, sobat!
Tidak akan pernah!
Oh, Sebastian!
Oh, Putri?
Jadi, kau kecewa?
Kau gila? Aku beli satu dapat dua.
Ini sudah berakhir.
Pegang tanganku, Sam.
- Trims. - Ah, Itu lebih baik.
Banyak hal mulai langka disini.
Kita memulai perkenalan dengan buruk.
Mengapa kita tak bekerja sama?
Disamping itu, kita adalah tikus-tikus beradab.
Dan tak ada manusia menjijikkan yang menjadikan kita tikus percobaan...
...di laboratorium sains!
Ada apa denganmu, Bung? Kau gila rupanya?
Ya!
Kupikir ini adalah efek sampingnya.
Berikan kristal itu padaku. Aku sangat menginginkan kristal itu.
Aku tak akan membuatmu kecewa.
Katakan kapan mulainya.
Berikan itu padaku.
Menurutmu, kau lebih pintar dari aku?
Jangan konyol.
Ada apa? kau takut gelap?
- Tidak, Dark Rodent. - Sebastian.
Kristal itu hanyalah simbol
Cahaya selalu mengalahkan kegelapan.
Tidak!
Aku mempercayaimu, Sebastian.
Aku tidak bisa melihat!
Aku dibutakan oleh cahaya.
Aku pernah berkata ribuan kali bahwa kau bisa.
Tidak, tapi kita bisa!
Hentikan kelakuan romantis itu!
Selesaikan ini dulu.
Ayo, cepatlah!
Tunggu, aku ada ide.
Seorang peri, menyenangkan sekali.
Bodoh! hanya itu yang kau punya?
Kau harus lebih baik dari itu, Sang terpilih!
Jangan...Tolong! Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi?
Tidak!
Kristalku!
Kristalku! Kembalikan kristalku!
Peri menyerang balik.
Itu bukan apa-apa, Putri.
Karena itu mudah sekali.
Kalian pasangan serasi.
- Samantha, kau selamat. - Aku tak ingin mencampuri urusanmu lagi.
Kau kabur dari istana.
Dan kau selamat.
Senang melihatmu pulang.
- Ya! - Siapa dulu jagoannya!
Ayo kita rayakan! siapa yang mau memijat kakiku?
Kami akan kembali, Perjalanan panjang menunggu kami.
Jika anda butuh jendral yang baik, aku akan datang.
Berikan kami kabar jika kau sudah pulang.
Damai, Bro!
Aku tak akan terkejut jika suatu saat ada film tentang kita.
Ya, aku membayangkan itu juga.
Judulnya: "Tikus Yang Bekerja Terlalu Keras"
Kristal ini milik anda, Yang Mulia.
Tidak, Sebastian.
- Banyak hal yang harus kita kerjakan. - Sebastian.
- Menurut ramalan... - Aku hanya ingin katakan...
Kupikir, tidak usah ada ramalan lagi hari ini.
Ini lebih buruk dari yang aku duga.
Satu-satunya hal yang dapat mengusir kegelapan...
...adalah pernyataan cinta sejati.
Aku pikir ini adalah takdir.
Aku cinta kamu!
Aku cinta Sang Putri.
Apa?
Maksudku, Sam!
Atau Samantha?
Putri Samantha, terima kasih banyak.
Ternyata bukan istana.
Tapi kau harus melakukannya sekarang.
Sebastian ini mengagumkan.
Kemudian Sang Putri dan Penyihir tampan itu...
...hidup bahagia selama-lamanya.
Aku tidak mengerti, Kakek.
mengapa mereka tidak ingin tinggal di istana?
Tidak, mereka tahu bahwa mereka akan bahagia...
...jika mereka tinggal di rumah pohon.
- Ya. - Hati-hati dijalan.
Selamat tinggal, Kakek. Selamat tinggal, Nenek.
Ayo, Kak. Mari bermain.
Sampai jumpa, Ibu. Sampai jumpa, Ayah.
Tebaklah, Kakek. Aku ingin jadi penyihir.
Lihatlah kedalam hatimu, itulah sihir yang sesungguhnya.
Seperti buah apel yang jatuh tidak jauh dari pohonnya.
- Aku akan menangkapmu! - Kau tak bisa!
- Jangan lari. - Kami sedang bermain.
Rasakan ini!
- Kembalilah kesini. - Ayo!
- Ayo. - Ayo, Chip.
Waktunya pulang.
Jika aku adalah peri, dimanakah aku sembunyi?
Aku pasti bisa!
Aku tahu aku pasti bisa.
Aku berhasil.
Sampai jumpa, Teman-teman!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.