Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Zulu
TELEGRAM: @KDramaFUP
"Drama ini berdasarkan Kisah On Dal dalam Kronik Tiga Kerajaan"
"Karakter, kejadian, dan tanggal tidak sesuai fakta sejarah"
"Episode 1"
Dal. Tunggu aku.
Bertahanlah sampai aku datang.
Dal.
Ga Jin.
Aku merindukanmu.
Dal.
Kita menang.
Dengan bertarung sampai mati.
Kamu seharusnya menunggu.
Kamu sangat bodoh.
Ga Jin.
Kamulah Goguryeo-ku.
Kamulah negaraku.
Terima kasih karena tetap hidup.
Tuan Putri. Anda mau ke mana?
"Putri Pyeonggang, putri sulung Raja Pyeongwon"
"Kastel Pyeongyang, Goguryeo, 561 M, tahun ketiga Raja Pyeongwon"
Ayo!
Apa itu pantas?
Beraninya seorang pelayan bersikap seolah-olah menguasai bangsa Ayah?
Hati-hati dengan perkataanmu, Tuan Putri.
Ibu bahkan tidak marah?
Lalu apa?
Haruskah ibu menumpahkan darah?
Mereka ingin suku baru mereka
memiliki hak khusus untuk mendapatkan garam selamanya?
Hak khusus untuk mendapatkan garam
adalah tujuan hidup Lima Suku.
Itu benar, Yang Mulia Raja.
Tidak masuk akal sama sekali jika merampas haknya sekarang.
Tolong mengertilah.
Jadi, kamu membawa pasukan pribadimu
untuk mengancamku?
Itu tidak benar.
Tutup mulutmu.
"Kim Pyeong Ji, Daedaero, Perdana Menteri"
Sync to V2 by IndoMovie21.site Support Me! Follow IG @MaulanaZxZ
Tolong kabulkan permintaan itu, Yang Mulia Raja.
Semua ini
adalah idemu, bukan?
Siapa pemegang kekuasaan yang mempertahankan Goguryeo?
Suku Jeollo dan Sunno menjaga perbatasan,
sementara tiga suku kami lainnya terus bekerja sama
untuk mempertahankan negara kita.
Takhta Anda
hanya ada karena kami.
- Yang Mulia Raja. - Yang Mulia Raja.
Aku harus istirahat.
Terkait monopoli garam,
kuserahkan keputusannya kepadamu.
"Go Sang Cheol, komandan Suku Gyeru"
Aku akan berpatroli sesuai rencana.
"Berpatroli adalah cara untuk menyurvei seluruh negeri"
Apa itu satu-satunya cara?
Jika kita membiarkan Lima Suku terus mendapatkan keinginan mereka,
itu akan mengancam keluarga kerajaan.
Tuan Putri.
Kenapa kamu menyelinap ke sini seperti tikus?
Hanya saja...
Aku melewatkan waktu untuk memberi salam.
Aku datang karena mengkhawatirkan Ayah.
Aku akan pergi menangkap tikus sungguhan.
Tuan Putri.
Maafkan aku.
Raja seperti mangkuk kaca.
Jika mengusik jiwanya yang iri,
dia akan hancur dengan mudah.
"Selir Kerajaan Jin, selir Raja Pyeongwon"
Kamu telah memonopoli garam.
Apa lagi yang kamu inginkan?
Ratu terus mendesak Raja.
Dia bersikeras berpatroli dalam situasi ini
karena dia punya rencana.
Pahlawan Suku Jeollo.
Dia mungkin masih muda, tapi tidak boleh diremehkan.
Kamu cemburu karena dia lebih muda darimu?
Sembunyikan ini di kamar Ratu setelah dia pergi berpatroli.
Apa ini?
Jimat yang akan menjadikanmu ratu.
Ratu saat ini masih muda dan sehat.
Aku tidak akan berani untuk menggantikan dia.
Siapa tahu apa yang akan menimpa dia saat berpatroli?
Sedang apa Tuan Putri di sini?
Dari mana saja Anda seharian?
Aku bisa saja memakai penggaris, tapi tetap tidak seakurat Anda.
Itu tidak terlihat, jangan khawatir.
Banyak tikus terus menyelinap ke istana.
Aku akan menyuruh pelayan untuk menangkap tikus-tikus itu.
Haruskah aku melepaskan beberapa kucing?
Mereka akan sulit ditangkap.
Mereka sangat menjijikkan.
- Apa? - Bawakan pakaian latihanku.
Tuan Putri.
Kenapa Anda ingin berlatih seni bela diri yang sia-sia?
Jangan mulai lagi.
Apa karena wanita tidak bisa menjadi raja?
- Tentu saja tidak. - Kamu salah.
Aku akan mengikuti jejak ayahku dan menjadi seorang penguasa.
Mengiris dengan mata pisau dilakukan nanti.
Kumpulkan kekuatan.
Anda bisa melihat, tapi jangan menatap,
bisa mendengar, tapi jangan menyimak agar keluarga Anda tetap tenang.
Aku berdoa
Anda kembali dari patroli dengan selamat.
Anda mencoba kabur padahal tidak bisa berjalan.
- Master Go. - Ya, Tuan Putri.
Kamu sudah dengar s oal monopoli garam?
Serta bahwa Lima suku itu mengancam Raja?
Fokuslah pada latihan Anda.
Mungkin saja dalam waktu dekat,
aku akan melawan ayahmu.
Itu akan menjadikan kita musuh bebuyutan.
Itu tidak akan terjadi.
Aku Go Geon, Suku Gyeru di baris pertama,
akan melayani keluarga Anda dengan setia.
Bagaimana jika kamu harus memilih antara
keluarga kerajaan dan sukumu?
Aku juga tidak peduli.
Karena aku akan memilih Anda.
Won. Selagi ibu berpatroli,
kamu harus tetap sehat.
Aku ingin ikut dengan Ibu.
Kami tidak akan bersenang-senang.
- Ini. - Kudapan manis?
Kami hanya akan pergi beberapa hari.
Bisakah kamu menunggu?
- Kakak harus cepat pulang. - Tentu saja.
Ayo.
Aku mengirim merpati pembawa pesan.
Merpati pembawa pesan?
Anda mengkhawatirkan keselamatan ratu Anda.
Anda pikir aku tidak akan menyadarinya?
Jika hal yang tidak pantas terjadi, kita akan segera mendengarnya.
Lalu kamu akan mendengarnya sendiri pada waktunya.
Sebelum mengunjungi sukunya, Suku Jeollo,
dia bilang akan mengunjungi Suku Sunno.
Suku Sunno?
Maksud Anda,
dia menemui Jenderal On Hyeop?
"Perbatasan Suku Sunno"
"On Hyeop, Kepala Suku Sunno"
"Sunno: salah satu dari Lima Suku, menjaga perbatasan Jeolla"
Lebih cepat!
Kamu seharusnya menghadiri rapat Lima Suku.
Aku tidak peduli dengan permainan politik menyedihkan.
Tapi suku kita selalu tertinggal dari yang lain.
Jangan konyol.
Menjaga perbatasan selatan
adalah tugas terbesar suku kita.
Baik, Tuan.
Jenderal!
Jenderal!
Jenderal. Ada kabar buruk.
Pedang berharga Anda hilang.
Kamu akan ditebas sebelum bisa menguasainya.
Aku harus bisa mengangkatnya untuk menjadi jenderal yang hebat.
Kamu harus mengembalikannya sebelum tertangkap.
Ambil pedang kayu saja.
Kamu tidak bisa mengalahkanku dengan itu.
- Jangan terjatuh. - Lawan aku.
Hei!
Hei, kamu. Astaga.
Apa yang kamu lakukan?
Sebelum belajar cara mengambil nyawa,
kamu harus belajar cara menyelamatkan seseorang.
Ini tidak menyenangkan.
Butuh latihan untuk menjaga perbatasan.
Ini bukan untuk bersenang-senang.
Aku pasti bisa saat sudah waktunya. Lagi pula, itu tidak sulit.
Ambil tali.
Jika kamu bisa bertahan sampai ayah mencapai puncak,
pedang ini
- akan menjadi milikmu. - Ayah serius?
Jenderal. Apa menurut Anda Dal bisa?
Abaikan saja meski dia meminta bantuan.
Hei.
Astaga.
Jangan menyerah!
Jika kamu menyerah,
ayahmu dan rekanmu akan mati.
Nyawa seorang pria ada di tanganmu.
Astaga.
Jangan mendekat!
Aku bisa melakukan ini. Aku akan melakukannya sendiri!
Tunggu!
Jenderal, Anda baik-baik saja?
Ayah!
Jenderal.
Ayah.
Ayahmu baru saja meninggal.
Kubur itu.
Di mana kita, Ayah?
Kelihatannya seperti kuburan.
Nanti saja.
Akan ayah beri tahu nanti.
Saat kamu siap menjadi petarung sejati.
Ayah.
Maaf atas perbuatanku...
Ratu yang mengirimnya.
- Ratu? - Ya.
Dia akan mendatangi suku kita untuk menemui Anda.
Dia diperkirakan tiba sekitar subuh besok.
Ibu.
Siapa orang terkuat di negara kita?
Maksudmu, kuat dalam arti kekuasaan
atau pelatihan militer dan kemampuan?
Aku bertanya apakah ada yang bisa mengalahkan Gochuga.
Maksudmu Go Won Pyo dari Suku Gyeru?
Ya.
Pria yang membawa pasukan pribadinya untuk mengancam Ayah.
Jika naik sedikit lagi, akan ada kuil bernama Yibullansa.
Jenderal Son yang terkenal akan kemampuannya...
Maksudku, Wol Gwang tinggal di sana.
Biksu? Bisakah seorang biksu mengalahkan Gochuga?
Sebelum menjadi biksu, dia petarung terhebat Jeollo.
Ibu berasal dari Suku Jeollo.
Mari mampir. Aku ingin bertemu dengannya.
Ini sudah sangat larut.
Kamu harus tidur.
Bagus, Jenderal Son.
Jadi, dengan pedang ini,
kamu memenggal kepala pemimpin Gokturk yang menyerang?
Ya, Yang Mulia Raja.
Anda harus melupakan rumor mengerikan itu.
Rumor?
Dua belas tahun lalu,
Anda menikahi ratu muda.
Kurang dari delapan bulan kemudian, sang putri lahir.
Kebetulan sekali, musim dingin itu, Jenderal Son dari Suku Jeollo
mengundurkan diri dari jabatannya untuk menjadi biksu.
Kamu berani meragukan asal-usul tuan putri?
Ratu Anda sangat muda dan cantik.
Itu pasti membuat Anda gelisah.
Cinta seorang wanita mengalir kuat dan dalam.
Meski dia berusaha menyembunyikannya,
pasti akan meninggalkan jejak.
Ada merpati pembawa pesan datang dari rombongan patroli.
Ratu
pergi ke kuil Yibullansa.
Wol Gwang. Di situlah dia berada.
Aku menemukannya!
Jimat yang akan menjadikanmu ratu.
Kamu meninggalkan dunia yang bermasalah
dan aku ditinggal sendirian dalam kesedihan.
"Yibullansa"
Kita terpisah sejauh 120 km,
tapi hati kita hanya berjarak 10 cm.
"Suku Sunno"
Aku berlari kepadamu setiap saat.
Kekasihku, guruku.
Anda harus tenang.
Aku akan membunuh mereka.
Jalang tidak bermoral dan bedebah itu!
Ratu memberi Anda seorang putra.
Jika Anda membunuhnya, apa kata orang nanti?
Aku tidak peduli.
Aku akan membunuh mereka berdua.
Kalau begitu,
Anda akan menyerahkannya kepadaku, Yang Mulia Raja?
Salam, Yang Mulia Ratu. Aku On Hyeop.
Silakan berdiri, Jenderal.
Untuk saat ini, pria yang lebih kuat dari Go Won Pyo
adalah Jenderal On Hyeop yang berdiri di depan kita.
Anda penasaran dengan pedangku?
Kamu jenderal terkuat di Goguryeo.
Jadi, aku ingin tahu pedang apa yang kamu gunakan.
Maafkan aku.
Dahulu aku punya pedang yang jauh lebih berharga daripada ini.
Tapi itu sudah rusak, aku tidak bisa menunjukkannya.
Sayang sekali. Aku ingin melihatnya.
Kusarankan Anda menjauh dari pedang.
Tidak apa-apa. Aku akan menjadi penguasa.
Aku bangga mendengarnya.
Saat harinya tiba, pedang itu akan dipakai untuk melindungi Anda.
Tuan Putri.
Anda mau kami mengirim pasukan?
Go Won Pyo terus merendahkan keluarga kerajaan.
Cepat atau lambat, dia akan berusaha mengambil alih takhta.
Tapi aku hanya prajurit.
Aku tidak tertarik pada politik dan kekuasaan,
aku juga tidak tahu banyak.
Raja baru-baru ini melarang monopolisasi garam,
tapi dia malah membawa prajurit dan mengancam keluarga kerajaan.
Aku bukan hanya memintamu untuk melindungi keluarga kerajaan.
Aku memintamu melindungi rakyat negara kita.
Dia benar.
Pria itu, Gochuga, adalah pria yang jahat.
Dia menyuruhku tutup mulut
padahal aku sudah melihat semuanya.
Apa yang kamu lihat?
Aku melihatnya diam-diam menemui Selir Jin beberapa hari lalu.
Selir Jin mendengar soal patroli dan langsung memberitahunya.
Kenapa baru bilang sekarang?
Ibu.
Tunggulah di tempat lain.
Apa aku melakukan kesalahan?
Ibu sudah menyuruhmu pergi.
Kurasa para putri juga menerima hukuman.
Ayahku selalu memarahiku.
Kamu mau melihat ini?
Apa tidak bagus? Aku memahatnya sendiri.
Jika melihat di sini, kamu bisa lihat pelana dan helm.
Tapi aku masih perlu memahat bagian ini sedikit lagi.
Singkirkan itu dari wajahku.
Apa hebatnya memahat kayu?
Begitu aku menjadi penguasa, aku akan menguasai seluruh kavaleri.
Bagaimana bisa seorang putri menjadi penguasa?
Beraninya kamu bicara begitu kepada seorang putri?
Hanya pangeran yang bisa menjadi penguasa.
Itu tugas pria, bukan wanita.
Kata siapa? Aturan macam apa itu?
Kau seorang putri, tapi kau lebih bodoh dariku.
- Siapa namamu? - Kenapa?
Aku akan memberimu pelajaran setelah aku menjadi penguasa.
Kamu tidak bisa menjadi penguasa hanya karena kamu mau.
Kamu harus menerima pengakuan dari orang-orang kita.
Siapa namamu?
Namaku On Dal, calon jenderal negara ini.
Hei!
Sync to V2 by IndoMovie21.site Support Me! Follow IG @MaulanaZxZ
Aku harus kembali.
Jika Go Won Pyo bertanya soal patroli,
dia pasti merencanakan sesuatu.
Yang Mulia Ratu, para penjaga tidak akan bisa melindungi Anda.
Aku akan pergi ke desa dan mengumpulkan pasukan tambahan.
Tolong tunggu sampai aku kembali.
Aku akan membawa Anda ke istana.
Ayah.
Lindungi Yang Mulia Ratu.
Cepat!
Pergilah!
- Tolong jangan bunuh kami. - Kumohon.
- Ayo! - Tolong ampuni kami.
Kamu punya izin untuk membunuh siapa pun yang melawan balik.
Tangkap semua pengkhianat itu!
Apa yang terjadi kepada sang Ratu?
Katakan apa yang terjadi!
Apa maksudmu?
Kami bukan pengkhianat!
Apa yang kami lakukan?
Tutup mulutmu!
Kalian ingin tetap hidup setelah membunuh Ratu?
Bawa mereka.
- Baik, Tuan. - Baik, Tuan.
- Bangun! - Ayo!
Mereka menjadikan kami pengkhianat agar bisa menyingkirkan kami.
Aku bodoh.
Aku meremehkan Go Won Pyo.
Anda harus pergi ke Yibullansa dan bersembunyi di sana.
Jika Anda meminta bantuan para biksu,
mereka akan mengirim surat ke Kastel Pyeongyang.
Dal.
Ayah ingin kamu memimpin Ratu dan Tuan Putri.
Apa? Bagaimana caranya?
Sadarlah.
Ini situasi hidup dan mati.
Aku akan tetap di sini.
- Yang Mulia Ratu. - Ibu.
Semua ini terjadi karena aku.
Aku tidak bisa meninggalkan rakyatku dan melarikan diri.
- Tapi... - Aku akan
menangani ini.
Serahkan tempat ini kepada ibu.
Sementara itu, ibu ingin kamu mengikutinya.
Tidak, aku ingin tetap bersama Ibu.
Kamu adalah putri Goguryeo.
Jaga martabatmu.
Jika sesuatu menimpa ibu, pastikan
kamu memberi tahu ayahmu semuanya.
Sampai saat itu,
batu ini akan membuatmu aman.
Ibu.
Tolong jaga Tuan Putri dengan baik.
Hanya kamu yang mengenal hutan itu.
Kali ini, jangan pernah melepaskan talinya.
Kamu mengerti?
Ya.
Tuan Putri.
Lepaskan.
Cepat.
Minggir!
Pergi!
- Astaga. - Tolong ampuni kami.
- Ampuni kami! - Hentikan semuanya!
- Jenderal! - Jenderal!
Tidak ada pengkhianat di sini!
Apa yang kamu lakukan?
Tarik pasukanmu sekarang juga.
Lama tidak bertemu, Hyeop.
Go Won Pyo.
Apa yang kamu lakukan?
Itu yang ingin kutanyakan.
Kukira Anda pergi untuk berpatroli di lahan kita.
Tapi kurasa tujuan Anda adalah bersekongkol melawanku.
Kami telah menyatakan persekutuan dengan Goguryeo.
Kenapa kamu menjadi setercela ini?
Kamu tiba-tiba menjadi tamak akan kekuasaan?
Dasar bedebah sombong. Minggir.
Aku tidak tertarik kepadamu dan sukumu.
Go Won Pyo.
Tarik pasukanmu sekarang juga.
Kamu pikir bisa bebas begitu saja setelah membunuh Ratu?
Anda tidak mengerti?
Yang Mulia Raja yang memintaku
untuk membunuh Anda.
Tidak!
Yang Mulia Ratu.
Aku tidak akan memaafkanmu bahkan setelah aku mati.
Kamu tidak akan bisa mengambil alih Goguryeo.
Goguryeo
sudah menjadi milikku.
Yang Mulia Ratu!
Yang Mulia Ratu.
Jika kamu menyatakan diri sebagai pengkhianat,
aku akan mengampuni orang lain.
Jenderal.
Tidak, Jenderal!
- Jangan lakukan itu! - Tidak!
- Jenderal! - Tolong jangan!
Jenderal!
Jenderal!
Jenderal, jangan!
Tuan Putri.
Aku tidak bisa pergi. Aku tidak bisa pergi sendirian.
Bagaimana aku harus melakukan ini?
Kalau begitu, kamu mau mati?
Ayahku dan Ratu tinggal di sana agar bisa menyelamatkan kita.
Kamu ingin mereka bertarung dengan sia-sia?
Bisakah kamu disebut putri dari Goguryeo?
Kukira kamu ingin menjadi penguasa.
Jika kamu menyerah sekarang,
ini akan menjadi akhir Goguryeo.
Kata siapa aku akan menyerah?
Teruslah mendaki!
Tidak, naik ke sini!
Jika kamu menyerah sekarang,
ini akan menjadi akhir Goguryeo.
Naiklah ke sini!
Teruslah mendaki!
Teruslah mendaki!
Hei!
Wol Gwang!
Di mana kamu bersembunyi, Wol Gwang?
Cari Wol Gwang!
Katakan di mana Wol Gwang.
Aku tidak tahu.
Wol Gwang!
Di mana kamu bersembunyi? Wol Gwang, di mana kamu bersembunyi?
Aku akan menemukanmu dan menghancurkanmu!
Ibu.
Katakan di mana Wol Gwang.
Aku tidak tahu apa-apa. Tolong ampuni aku.
Tuan Putri menghilang.
Sisir area ini secara menyeluruh.
Pyeonggang.
Ga Jin, kamu baik-baik saja?
"Delapan tahun kemudian"
Sudah aman?
Ayo.
Hei!
Siapa kamu?
Kudengar ada sekelompok orang lemah yang memoroti keluarga kerajaan.
Serta salah satunya ada di sini.
Aku di sini untuk menghukum
kebrutalan Goguryeo atas nama alam semesta.
Saat kudengar kelompoknya hanya berisi pembunuh bayaran rendah,
mereka membicarakanmu.
Aku akan meminum darahmu malam ini.
Itu perintah Kepala.
Kita harus memberantas setiap keturunan Goguryeo.
Jika kamu menganggap dirimu sebagai pendekar pedang terbaik Cheonjubang,
tidak ada tempat untuk belas kasihan.
Tidak!
Ga Jin, ada apa? Apa kamu sudah gila?
Tidak, Ga Jin.
- Silakan. - Kamu juga. Hentikan.
Ga Jin, kamu tidak boleh melakukan ini.
Bagaimana kamu akan menjelaskan ini kepada Kepala?
Kamu bermimpi buruk lagi?
Kamu sudah bermimpi buruk.
Tapi saat bangun, kamu sakit kepala.
Bagaimana kamu bisa hidup dengan keadaan seperti itu?
Belakangan ini,
kamu makin sering bermimpi buruk.
Mungkin pekerjaanmu menghantuimu.
Itu sebabnya kamu merasakan sakit kepala menusuk.
Ayah bilang itu karena aku demam.
Apa?
Ayah bilang aku demam saat masih kecil.
Karena itulah otakku kacau.
Ayah bilang itu sebabnya aku tidak ingat jelas soal masa laluku.
Benar. Ya.
Astaga. Semua ini terjadi karena demam sialan itu.
Tentu saja. Ya.
- Ayah. - Ya?
Beri aku sedikit waktu lagi.
Ada yang kupikirkan.
Apa itu?
Sudah kubilang bunuh semua orang dari Goguryeo.
Tae Mo mengikuti perintahku sebagai pendekar pedangku.
Kenapa kamu memarahi Tae Mo karena mengikuti perintahku?
Aku yakin Cheonjubang
tidak dibenarkan membunuh bayi.
Saat bayi itu cukup dewasa untuk memegang pedang,
itu bisa saja ditujukan kepada kita berdua.
Kamu lupa Goguryeo adalah musuh besar kita?
Anda menyambutku dan ayahku dengan senang hati
saat kami tidak punya tempat tujuan
setelah kehilangan keluarga kami di tangan prajurit Goguryeo.
Aku tidak akan pernah melupakan kebaikan Anda.
Itu sebabnya setelah terpilih sebagai pendekar pedang,
aku mengikuti semua perintah Anda dengan mengorbankan nyawaku.
Namun,
aku tidak ingin melihat darah lagi.
Jika bisa hidup damai bersama ayahku yang bekerja membuat garam,
aku tidak akan meminta apa pun lagi.
Kumohon
restui aku
untuk berhenti merenggut kehidupan.
Sepertinya tidak bisa terbang saat pintunya terbuka lebar.
Kamu pikir kamu bisa terbang?
Aku tidak mencoba terbang.
Aku hanya bertanya, agar bisa menjalani hidupku.
Aku ingin bebas dari mimpi buruk dan rasa sakit.
Aku ingin menjalani hidup yang damai.
Kumohon
pertimbangkan permintaanku.
Bangun.
Dalam beberapa hari,
Raja Goguryeo akan mendaki ke Cheonjedan di Gunung Songhak.
Di mana kalian, Nona-nona?
Di mana kamu?
Di sana kamu rupanya.
Aku ingin kamu membunuh
musuh Cheonjubang,
Raja Goguryeo.
Aku sudah membuat rencana dan mempersiapkannya.
Kamu akan berperan sebagai pedangku dan menusuknya. Itu akan menjadi
misi terakhirmu.
"Terakhir"?
Itu akan menjadi akhir kewajibanmu sebagai pendekar pedangku.
Bawa kematian ke pria itu,
Pyeongwon.
- Astaga. - Kita pasti menangkap sesuatu.
- Kita menangkapnya. - Benarkah?
- Kita mendapatkannya. - Ayo cepat.
Cepatlah.
- Kita mendapatkannya. - Aku penasaran kita dapat apa.
- Cepat. - Ayo.
Dapat satu!
- Berhasil. - Kita mendapatkannya.
Kita dapat yang besar.
Rusanya masih hidup. Potong.
Potong di mana?
- Potong tanduknya. - Tapi ia masih bernapas.
Ayolah.
- Potong. - Baiklah.
Apa? Apa itu tadi?
- Sakit! - Siapa kamu?
Siapa yang melakukan itu?
Oyy..
Lepaskan rusanya.
Kemari
Hei, kamu pikir kamu siapa?
Kamu pikir kamu siapa?
Berengsek ini.
Sialan, berengsek.
Sialan, berengsek. Itu kamu.
Sakit, sakit, sakit.
Hei, kamu baik-baik saja?
Sakit, bukan?
Maaf.
Aku sungguh berharap di kehidupanmu selanjutnya,
kamu akan menjadi manusia.
Saat kamu menjadi manusia, jangan jahat seperti mereka.
Astaga.
Tidak perlu berterima kasih.
Hei.
Kamu belum boleh pergi.
Apa yang kamu lakukan?
Aku mengenalmu.
Aku mengenalmu.
Sync to V2 by IndoMovie21.site Support Me! Follow IG @MaulanaZxZ
"Berdasarkan 'Putri Pyeonggang' oleh Choi Sa Kyu"
River Where The Moon Rises
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.