All language subtitles for sickfortoys2018

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Bandarsatu.com

1id Bisa Bermain Poker, Sportsbook, idnlive dan Casino

New Member Bonus 30% Dapatkan Souvenir Zippo Tanpa Diundi

Aku suka bermain dengan mainan baruku.

Apa kau meminum obatmu?

Ada apa? Kau tak mau bermain?

Itu terasa enak.

Ya.

Ya!

Kalian sudah selesai bermain?/ Ya. Selesai untuk sekarang.

Kau ingat yang harus dilakukan saat kau selesai bermain?

Iya! Aku takkan lupa.

Senang?!/Ini demi kebaikanmu sendiri. Bukan aku.

Lalu kau hanya membaca laporan itu saat siaran langsung?

Ya, mereka hanya beritahu aku lalu lintas,

Kemudian aku mengulanginya.

Kenapa kau tak hanya sampaikan apa yang reporter katakan?

Aku tak mau bicara soal kerja lagi.

Mari bicara tentangmu.

Apa yang kau suka lakukan diluar pekerjaan?

Kau jelas berolahraga.

Apa?/ Maksudku, ya...

Ayolah. Kau punya tubuh yang bagus.

Aku diperbolehkan mengagumi itu pada seorang pria.

Ditambah, kau juga rapi.

Aku mau ini ditambah lagi. Kau mau minum?

Tidak, aku.../ Apa kau yakin?

Pelayan!

Bisa kau beritahu pelayan kami untuk bawakan aku wiski-soda lagi?

Tentu./Sebenarnya, tunggu. Bisa jadikan itu gelas besar?

Baik.

Aku tidak semembosankan itu, 'kan?

Maaf, tidak. Aku hanya...

Aku tidak bekerja besok, jadi kupikir tak ada salahnya, 'kan?

Kurasa begitu.

Kau harus minum bersamaku. Wiski yang terbaik.

Aku masih harus mengantarmu pulang nanti.

Ayolah. Kita naik taksi. Apa saja.

Aku lebih suka membawa mobilku sendiri.

Baiklah, jika itu yang kau inginkan...

Hei, orang sepertimu adalah alasan aku punya pekerjaan, benar?

Tenang dan jangan terburu-buru./ Ini mudah! Aku tak terburu-buru.

Astaga./Terima kasih. Terima kasih banyak.

Sebelah sini./Aku bisa! Kau tahu aku bisa jalan sendiri.

Aku tahu ke mana arahku.

Aku bisa buka pintuku sendiri, kau tahu?/Aku tahu.

Dan tangan melingkar di bahu?/ Itu untuk perlindunganmu.

Itu sebabnya aku memiliki ini./ Berdiri tegak. Apa kau serius?!

Tak apa. Aku membawa dan menyembunyikannya.

Ya, jelaskan "menyembunyikan."/ Itu...

Dunia tempat yang berbahaya untuk seorang wanita.

Baiklah. Tidakkah menurutmu aku mungkin berbahaya?

Mungkin...

Astaga./ Tidak, kau terlalu manis.

Dia tidak seharusnya membawa senjata.

Benar begitu./ Astaga, kau manis.

Selamat malam.

Aku akan hubungi kau besok pagi./ Tidak, tidak, tidak.

Tinggallah. Tidurlah di sini.

Pertama kita bercinta takkan terjadi saat kau sedang mabuk.

Tak apa./ Aku akan hubungi kau besok.

Ayolah, ayolah.

Aku tidak bisa. Kau mabuk.

Itu yang membuatnya lebih seru/ Aku akan menghubungimu.

Aku akan menghubungimu besok pagi.

Maafkan aku.

Kenapa kau begitu kejam?

Sampai bertemu.

Roy, aku senang kau menghubungiku kembali.

Ada apa? Semua baik saja?/ Aku...

Ini akan terdengar gila.

Aku mungkin tak seharusnya merasa panik seperti ini.

Aku tidak tahu harus menghubungi siapa lagi.

Soal apa ini sebenarnya?/ Jason.

Aku tak mendengar kabar darinya sejak kemarin pagi.

Kupikir dia tak balas SMS-ku karena sedang sibuk,

Tapi aku hubungi dia saat jam pulang kantornya...

...dan dia tak mengangkatnya.

Entahlah. Mungkin ini bukan apa-apa,

Tapi aku sedikit merasa panik.

Apa kau ada bertemu dia?

Tidak sejak perdebatan minggu lalu.

Kau berdebat? Aku bahkan tidak tahu.

Apa yang terjadi? Kau sekarat?

Apa, seseorang tak bisa bawakan temannya...

...peppermint mocha cappuccino kesukaannya...

...sebelum dia berangkat kerja?

Apa yang terjadi?/ Tak ada yang terjadi.

Tak ada yang terjadi.

Apa?

Aku butuh bantuan.

Ini Jason. Kau tahu.

Apa dia mengatakan sesuatu?

Aku tak tahu jika aku melakukan sesuatu, atau...

Dia tidak bilang apa-apa.

Jadi, aku berencana menghilang selama beberapa hari.

Kau mau aku bohong pada Kate?/ Hanya jika dia bertanya.

Bisa kau hubungi dia untukku...

...lalu beritahu aku jika dia baik-baik saja?

Aku hanya ingin tahu./ Akan kuusahakan... Untukmu.

Aku ragu dia akan mengangkat telepon dariku,

Jika dia tak mengangkatnya, aku akan langsung ke tempatnya.

Terima kasih banyak.

Kau memang orang yang baik.

Jason!

Kau di sana?

Ini tidak lama. Aku akan kembali./ Kau mau ke mana?

Kau tahu, lupakan soal itu. Jangan beritahu aku.

Itu akan membuatnya lebih sulit saat dia menghubungi.

Baiklah. Aku takkan beritahu kau.

Apa ini wanita lain?/ Jangan khawatir soal itu.

Apa ini wanita lain?/ Kupikir kau tak mau tahu rinciannya.

Kau benar. Aku tidak mau tahu.

Yang benar saja.

Halo?

Hai. Apa ini Emilia?/ Siapa ini?

Namaku Roy. Kurasa kau mungkin tahu temanku Jason?

Jason...?/ Jason Lowe.

Aku di apartemennya sekarang,

Dan aku temukan nama dan nomormu di tisu.

Jason yang itu.

Kami seharusnya pergi berkencan kapan hari,

Tapi dia mengabaikan aku./ Maaf dia mengabaikanmu.

Kuharap kau tidak terlalu mengharapkan itu.

Aku berpikir untuk berusaha mengenal dia.

Menurutku dia tampan.

Aku tak terkejut untuk tahu dia hanyalah bajingan lainnya.

Apa kau menertawai aku?

Aku tak mendengar istilah itu sejak kelas 7.

Aku suka itu. Itu tepat.

Siapa namamu tadi?

Roy./ Roy.

Dengar, aku tahu jika kemungkinannya kecil,

Tapi apa kau kebetulan tahu di mana Jason berada?

Aku belum mendengar kabar darinya.

Seandainya dia kabari aku, aku bisa membantu. Tapi...

Baiklah, terika kasih.

Senang bicara denganmu.

Senang bicara denganmu juga, Roy.

Meski aku tak seharusnya terjaga selarut ini.

Ini sudah melebihi jam tidurku.

Selamat malam, Emilia./ Selamat malam, Roy.

Tak ada yang aneh. Komputernya masih di sana.

Bagaimana dengan mobilnya?/ Mobilnya tidak ada.

Aku tak mau menjadi pacar yang paranoid, kau tahu, tapi...

Aku khawatir dengannya.

Aku bahkan mencoba "temukan ponselku," tapi kurasa dia mematikannya.

Ya, panggilan teleponku juga langsung masuk ke pesan suaranya.

Kau tahu dia.

Dia tak memikirkan orang lain selain dirinya sendiri.

Kupikir aku penting untuknya.

Itu tak penting berapa kali kau beritahu padanya,

Dia akan tetap melakukannya sesuai keinginannya sendiri.

Hei, mungkin dia pergi belanja Natal...

...dan tak mau mengacaukan kejutannya.

Dia bahkan tak belikan aku kado ulang tahun.

Aku sudah selesai belanja Natal./ Benarkah?

Kau pasti suka hadiahmu./ Kau belikan aku hadiah?

Itu tidak seberapa./ Itu manis.

Apa yang kalian berdua perdebatkan?

Kau tak harus menjawab itu.

Terima kasih sudah bicara denganku.

Kau tak harus berterima kasih denganku.

Kate?

Masalahnya dengan Jason adalah...

Dia tak suka stabilitas. Dia selalu berjiwa pemberontak.

Dan jika itu tak bekerja untukmu,

Mungkin dia bukan orang yang tepat.

Itu tak bisa diterima dia mengabaikanmu...

...dan tidak memberitahumu ke mana dia pergi.

Aku tidak seharusnya mengatakan ini semua.

Itu bukan hakku dan sebagainya. Tapi kau juga temanku.

Mungkin teman yang lebih baik dibandingkan dia.

Kau pantas yang lebih baik daripada seseorang yang memperlakukanmu...

...seperti mainan yang ia mainkan saat dia menginginkannya.

Tampaknya kau tidak begitu khawatir...

...jika Jason mungkin menghilang./ Aku tidak khawatir.

Dan kau habiskan seluruh percakapan ini...

...untuk bilang padaku betapa buruknya dia untukku.

Aku tak tahu apa permainanmu, tapi aku tak suka itu.

Tidak, tak ada permainan.

Tatapan itu... Ini tidak.../ Kau tahu?

Kopi adalah ide yang buruk.

Hubungi aku jika kau mendengar dari Jason.

Sialan.

Samantha? Ini Roy.

Aku merasa tidak enak soal semalam.

Maksudku, caraku meninggalkanmu. Aku mau bicara...

Kau mau pergi makan siang?

Baiklah, aku tahu kau didalam sana.

Aku barusan melihat pria itu pergi.

Dan?

Aku ingin memeriksa keadaanmu.

Kita pergi berkencan semalam, dan.../ Kau yang memutuskan pergi.

Dengar, aku ingin untuk bercinta semalam,

Tapi kau mengalami konflik kesadaran dan pergi.

Itu bukan salahku.

Kurasa maksudmu "konflik hati nurani."

Astaga.

Aku hampir mencumbumu.

Terima kasih sudah jauhkan aku dari kesalahan itu.

Tunggu, tunggu!

Aku bahkan belum mengatakan sesuatu!

Aku bahkan belum mengatakan sesuatu.

Kau mau coba sekali lagi?

Halo?

Hai. Ini Roy lagi. Dari semalam.

Halo!

Ini benar-benar gila,

Aku merasa tidak enak soal temanku yang mengabaikanmu.

Apa kau mau melakukan gantinya bersamaku?

Aku janji takkan melakukan hal serupa.

Bagaimana menurutmu?

Apa kau Roy?

Kau pasti Emilia.

Keputusan bagus dengan sweaternya.

Kupikir jika kau tak suka penampilanku...

...kau bisa berpura-pura sendirian dan tak harus bicara denganku.

Kenapa aku tak suka dengan penampilanmu?

Kita tak pernah bertemu hingga sekarang.

Aku suka penampilanmu.

Kau terlihat menyenangkan.

Aku akan terima itu.

Tidak, aku tinggal bersama saudaraku, sebenarnya.

Kami menempati rumah setelah orang tuaku meninggal.

Apa maksudmu "mewarisi"?/ Mungkin.

Aku salah menyebutkannya.

Kau mungkin juga menempatinya.

Jangan khawatir. Kapan hari aku berkata "hidangan penutup..."

...bukannya "penafsiran."

Pelanggan sangat bingung.

Terima kasih.

Aku turut prihatin mendengar soal orang tuamu.

Mereka pasti masih sangat muda, Berapa umurmu saat mereka meninggal?

Aku masih sangat kecil.

6 tahun.

Itu sangat buruk. Kita tak harus bicara soal ini.

Baiklah.

Apa bagian favoritmu tentang Natal?

Aku suka habiskan waktu bersama keluargaku...

Maksudku, itu satu-satunya waktu aku bisa bertemu orang tuaku.

Orang-orang yang sangat jarang aku temui.

Aku suka kebersamaannya.

Aku tidak membuat ini menjadi lebih baik, bukan?

Tak apa. Aku tak keberatan.

Apa bagian favoritmu tentang Natal?

Aku suka mendekorasi.

Memasang lampu hias, menggantung karangan bunga...

...dan meletakkan ornamen di pohon Natal.

Dan aku suka musik.

Aku suka menari, bernyanyi, dan membuat kue.

Setiap tahun, kakakku mengajakku keluar...

...dan memilih hadiahku...

...lalu kemudian dia selalu mendapatkan itu untukku.

Dia kelihatannya kakak yang sangat baik.

Yang terbaik.

Dan itu hanya kalian berdua sejak kau 6 tahun?

Kami punya paman yang menjaga kami sementara waktu.

Aku tidak suka dia. Tapi itu...

Dia sudah pergi sekarang, itu hanya aku dan Edward.

Aku tak tahu apa aku bisa melalui sesuatu seperti itu.

Kau pasti sangat kuat.

Aku menyukaimu.

Aku juga menyukaimu.

Aku harus pergi.

Tapi kau sebaiknya datang untuk makan malam.

Malam ini?/ Ya. 18:30.

Kurasa aku juga tak ada kegiatan lain malam ini.

Aku bisa menghubungimu nanti dengan alamatnya.

Baiklah, itu terdengar bagus.

Sampai bertemu nanti malam./ Oke.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Ke mana kita pergi?

Aku harus singgah ke apotek sebentar.

Sebaiknya jangan lama-lama.

Aku tak mau menunggu di mobil terlalu lama.

Aku akan pergi secepat yang aku bisa. Aku janji.

Apa kau suka dia?

Ya.

Mungkin tahun depan jika kau masih menyukai dia,

Aku akan dapatkan dia untukmu.

Ya...

Berapa lama?

Aku hanya mengambil beberapa sampel. Maksimal 10 menit.

Atau kurang. Entahlah.

Aku mau pulang dan bermain dengan mainanku.

Aku tahu.

Tunggu di mobil.

Hai./ Hai!

Apa kau sendirian?/ Tidak.

Selamat pagi.

Apa yang bisa kami isikan untukmu hari ini?

Apa kau baik-baik saja?

Lihat? Itu tidak lama.

Bagus. Bisa kita pulang dan bermain sekarang?

Ada apa denganmu hari ini?

Apa kau akan membantuku dengan semua ini?

Tidak.

Aku punya kejutan untukmu!

Aku tidak mau itu.

Baik. Aku takkan membocorkannya.

Bagaimana jika kita bermain permainan saja?

Bukankah kau suka saat kita bermain permainan?

Uruslah dirimu sendiri.

Itu bukan hal yang bagus untuk dikatakan.

Sekarang bermainlah.

Aku bahkan tak bisa... Aku bahkan tak bisa bergerak.

Aku akan membantumu.

Kau tak bisa melakukan ini selamanya.

Siapa yang mengatakan sesuatu tentang selamanya?

Kau adalah mainan Natalku.

Topi itu terlihat sangat cocok denganmu!

Kau mau bermain apa?

Apa kau mudah geli?

Aku tahu kau suka itu,

Jika tidak kenapa kau tertawa?/ Hentikan itu!

Lalu apa yang kau inginkan?

Aku hanya mau pulang.

Kupikir kau takkan merasa seperti itu...

...setelah kau melihat apa yang aku bawakan untukmu.

Apa yang kau lihat?

Aku menunggu.

Menunggu apa?

Ini kejutan.

Kau tahu aku tak suka kejutan.

Kau harus...

...siapkan tempat untuk orang ketiga saat makan malam.

Apa yang kau bicarakan?

Aku mengundang seorang tamu.

Kau mengundang tamu?

Apa yang kau pikirkan?

Aku hanya mau memiliki.../ Tidak!

Siapa yang kau undang?!/ Roy.

Roy? Roy dari kedai kopi?

Aku bilang padamu tahun depan!

Tapi dia berteman dengan Jason.

Kupikir mereka bisa bermain bersama.

Kau tidak tahu seberapa buruk ini.

Jika Roy tahu Jason di sini...

Hubungi dia dan minta dia agar tidak datang.

Lakukan sekarang!

Tapi dia tinggal 10 menit lagi./ Bajingan!

Maafkan aku.

Aku tak mau kita mendapat masalah.

Kita takkan mendapat masalah.

Aku akan mengurus semuanya.

Aku benar-benar minta maaf soal semua ini.

Ini tidak akan lama lagi.

Bagaimana keadaanmu?

Menurutmu bagaimana keadaanku?

Kau benar...

Lagi? Kau benar-benar mau mati kelaparan?

Kau takkan pernah bisa keluar dari sini...

...jika kau mati kelaparan.

Benar begitu.

Itu baru anak pintar.

Jika kau lepaskan aku,

Aku takkan beritahu orang lain apa yang terjadi.

Aku takkan beritahu. Aku hanya akan menjalani hidupku.

Emilia akan membunuhku jika aku biarkan kau pergi.

Kau adalah mainan favoritnya.

Bagaimana kau bisa biarkan dia melakukan hal-hal buruk ini?

Hei. Hati-hati.

Hati-hati.

Apa kau demam?

Kita akan tangani itu.

Aku mau minta tolong.

Kami kedatangan tamu malam ini...

...dan aku tak mau harus menyumpal mulutmu.

Kau mau aku diam.

Ya. Aku akan melakukan itu untukmu.

Jika kau bantu aku keluar dari sini.

Aku tak bisa janjikan itu padamu.

Benar begitu.

Ya.

Apa kau akan diam?

Aku tak bisa janjikan itu padamu.

Kenapa kau melakukan ini padanya?

Dia adikku.

Adikmu gila.

Jangan bicara tentang dia seperti itu.

Kau benar-benar tinggal diluar peta.

Halo?

Emilia?/ Hei!

Hai!

Kau pasti kakaknya Emilia./ Edward, ya.

Dan kau Roy./ Itu aku.

Senang bertemu denganmu./ Rumahnya di sebelah sini.

Kupikir aku mendengar sesuatu.

Kupikir mungkin Emilia di dalam sana.

Dia didalam rumah.

Kau terlihat tidak asing. Apa kita ada bertemu?

Aku ragukan itu.

Aku bersumpah ada melihatmu di suatu tempat.

Apa kau di apotek pagi ini?/ Tidak.

Kurasa aku punya wajah pasaran.

Kurasa begitu.

Kau mau masuk ke dalam dan bertemu Emilia?

Ya, itu akan sempurna.

Emilia! Temanmu sudah datang.

Hai./ Hai.

Senang melihatmu lagi. Kau terlihat cantik.

Terima kasih.

Ikut aku. Kau akan lihat./ Ke mana kita pergi?

Aku suka Natal melebihi apapun di dunia ini.

Duduklah.

Aku mau tunjukkan kau sesuatu yang istimewa.

Apa semua baik-baik saja dengan kakakmu?

Apa maksudmu?

Entahlah, dia tampak aneh.

Dia sedang banyak pikiran.

Dan dia khawatir denganku.

Sebenarnya, bisa kau tunjukkan aku kamar mandi?

Apa yang...

Apa yang kau lakukan di sini?

Aku sedang mencari kamar mandi.

Ini jelas bukan kamar mandi. Ini adalah ruang kerjaku.

Aku tahu. Aku penasaran.

Kau tak seharusnya di sini tanpa masker.

Haruskah aku meminum sesuatu?

Kau tak memakan apa-apa selagi kau di sini, 'kan?

Tidak, tentu saja tidak.

Kalau begitu kau akan baik-baik saja.

Kamar mandinya sebelah sini.

Tetaplah untuk makan malam.

Bagaimana menurutmu?

Soal apa?

Roy.

Aku menginginkan dia.

Sudah kuduga.

Apa itu tak apa?

Kau serius?

Selamat Natal.

Roy, aku mau tunjukkan kau sesuatu di luar.

Baiklah. Bagus.

Makan malam 15 menit lagi.

Aku tak sabar untuk itu.

Itu tidak terlihat aman. Kau bermain ayunan dengan itu?

Tentu saja.

Apa kau sering kedatangan tamu di sini?

Tidak, tidak banyak.

Aku harus mengundang mereka...

...dan aku tak diizinkan terlalu banyak mengundang orang datang.

Tidak diizinkan?

Edward bilang kau tak pernah tahu apa yang orang bisa lakukan.

Dia benar soal itu.

Kau tinggal di sini seumur hidupmu?

Ya.

Setidaknya selama yang aku ingat.

Apa kau bekerja? Kau punya pekerjaan?

Tidak.

Itu terlalu sulit bagiku dan Edward untuk sama-sama punya kerja,

Mengingat kami hanya punya satu mobil.

Jadi saat dia pergi bekerja, kau ikut dengannya?

Dia biasanya bekerja dari rumah.

Dia melakukan semacam penelitian dengan obat-obatan.

Aku tidak terlalu mengerti.

Jadi saat kita bertemu untuk kopi pagi ini...

Apa dia bersamamu?

Ya.

Dia di sana selama itu.

Aku tahu aku mengenal dia dari suatu tempat.

Kenapa dia berbohong soal itu?

Orang berpikir itu aneh aku tinggal bersama dia,

Jadi dia berpura-pura dia tak di sana saat aku bertemu orang.

Di mana kau bertemu Jason?

Kau terlalu banyak bertanya!/ Aku serius!

Jika kau mau jawaban, kau harus menangkapku.

Baiklah. Jika begitu kau ingin memainkannya.

Kena kau! Sekarang kau harus jawab pertanyaanku.

Tidak! Lepaskan aku!

Kau sudah menyerah?

Lepaskan aku!

Maaf. Kupkir kita.../ Tak apa.

Aku bertemu Jason di parkiran apotek.

Edward sedang masuk mengambil obat-obatan untuk kerja...

...dan aku menunggu.

Jason sedang berjalan dan...

...dia bilang aku terlihat cantik...

Dan jika dia ingin mengajakku pergi kencan.

Aku mengambil tisu dari mobil dan tuliskan nomorku di sana.

Hanya itu saja.

Baiklah.

Aku tak bermaksud mengagetkanmu.

Makan malam mungkin sudah siap.

Kita akan mulai dengan ini.

Daging hamnya siap sebentar lagi.

Aku barusan beritahu Emilia bagaimana ini terlihat menakjubkan.

Itu rasanya bahkan lebih baik.

Aku tak sabar.

Tunggu!

Ini hampir Natal.

Kita harus mengucapkan rasa syukur kita.

Aku akan mulai.

Aku berterima kasih untuk makan lezat ini...

...yang berada di meja di hadapan kami.

Dan juga aku berterima kasih karena Roy bergabung dengan kami...

...dan menyempatkan untuk makan malam bersama.

Kami berdua sangat senang menerimamu di sini.

Dan aku berterima kasih bahwa ini adalah waktu favoritku dalam setahun!

Semuanya bagus saat hari Natal.

Baiklah! Edward, kau selanjutnya.

Aku...

...berterima kasih untuk adikku, Emilia.

Kau sudah menjadi bagian yang paling terang di hidupku untuk waktu yang lama.

Melihatmu bahagia adalah tujuan hidupku.

Aku akan melakukan apa saja untukmu.

Aku berterima kasih kau ada didalam hidupku...

...dan jika kau membuatku fokus terhadap hal-hal baik.

Aku juga berterima kasih kepada orang yang buruk dan negatif...

...yang pernah ada di hidup kami dan tak lagi jadi bagian dari keluarga ini.

Aku juga!

Jadi.../ Roy?

Benar! Ini giliranku.

Aku berterima kasih kalian berdua mengizinkan aku datang ke rumahmu...

Ini mendekati Natal.

Aku berterima kasih untuk makanan yang kau berikan dihadapanku.

Aku berterima kasih untuk telah bertemu Emilia,

Yang benar-benar manis.

Dan aku berterima kasih untuk tahu keluargaku masih sehat dan sejahtera,

Dan aku tahu mereka tak sabar untuk bertemu aku...

...saat aku pulang untuk Natal beberapa hari lagi.

Kau akan bertemu keluargamu beberapa hari lagi?

Aku selalu pulang setiap Natal.

Kurasa aku sudah beritahu padamu pagi ini.

Apa kau pernah melewatkan Natal?

Tidak sejak semester awal kuliah.

Ibuku sangat marah.

Dia mengambil foto kursi kosongku dan menulis,

"Bagaimana jika kami mengundang anjing untuk datang dan makan?"

Kurasa orang lainnya mengerti,

Tapi itu tidak menghentikan panggilan telepon yang marah-marah.

Meski jika aku tidak menginginkan itu,

Aku tetap akan kembali untuk mencegah pertumpahan darah tahun berikutnya.

Aku tak mau keluargamu marah denganmu.

Itu takkan terjadi.

Karena aku akan pulang ke rumah dan habiskan Natal bersama mereka.

Roy, masih ada yang ingin kau syukuri? Atau kita bisa mulai makan?

Aku sudah selesai.

Emilia, masih ada lagi yang ingin kau lakukan?

Apa menurutmu Ibu dan Ayah...

...akan sedih jika kita tidak ada saat Natal?

Apa?

Aku tak seharusnya menyebutkan orang tuaku. Aku tak berpikir.

Menurutmu seberapa sedih Ayah dan Ibu...

...jika mereka mengadakan Natal tapi kita tak di sana?

Mungkin sangat sedih. Tapi itu tak pernah terjadi.

Bahkan, justru kebalikannya yang terjadi.

Kita banyak melalui Natal tanpa Ibu dan Ayah.

Aku tahu! Dan itu selalu membuatku sedih.

Aku tak pernah memikirkan soal itu sebelumnya.

Kau tak seharusnya memikirkan itu. Kau seharusnya bahagia.

Kita sedang ada tamu./ Mungkin kita tak seharusnya begitu.

Mungkin kita tak seharusnya mengundang tamu lainnya.

Emilia, kau mau aku pergi?/ Diamlah, Roy.

Semuanya baik saja.

Ibu dan Ayah mengawasi kita,

Dan mereka sangat bahagia karena kita baik-baik saja.

Menurutmu begitu?/ Ya!

Baiklah.

Aku tak bermaksud menyinggung siapa pun.

Sekali lagi, aku bisa pergi jika kau mau aku pergi.

Tampaknya kalian berdua.../ Aku tak mau kau pergi!

Kalau begitu aku akan tetap di sini.

Bandarsatu.com

1id Bisa Bermain Poker, Sportsbook, idnlive dan Casino

New Member Bonus 30% Dapatkan Souvenir Zippo Tanpa Diundi

Edward, kau tidak bohong.

Sup ini sangat enak. Terima kasih.

Terima kasih kembali, Roy./ Kau benar-benar suka supnya,

Atau kau hanya mengatakan itu?/ Aku suka supnya.

Karena kau tak harus memakannya jika kau tidak suka.

Aku sangat suka ini.

Oke. Bagus.

Semuanya baik-baik saja?

Emilia, semua baik-baik saja, 'kan?

Itu membuatku terkejut.

Mari bicara tentang sesuatu yang bahagia.

Apa momen paling bahagiamu?

Ada suatu malam,

Tepat setelah paman kami pergi,

Edward membawaku keluar dan dia membentangkan selimut...

...lalu kami berbaring dan menatap bintang-bintang.

Lalu dia bilang padaku bahwa semua akan menjadi bahagia mulai sekarang.

Bahwa tak peduli apa yang terjadi,

Dia akan mengurusku.

Kemudian kami melihat bintang jatuh,

Dan dia bilang jika itu mungkin paman kami,

Melarikan diri ke suatu tempat agar dia bisa sepenuhnya sendirian,

Dan tidak harus berurusan dengan anak bodoh seperti kami lagi.

Dan Edward, dia janji padaku jika akan ada obat yang bisa kuminum...

...yang bisa membuatku bahagia di setiap waktu, jadi..

Aku tak perlu merasa sedih soal yang lainnya lagi.

Dan dia berjanji akan mendapatkan itu untukku,...

Aku tahu dia sangat serius dengan itu.

Dia terdengar sangat baik./ Itu benar.

Dagingnya datang!

Kalian habiskan supnya lalu kau bisa mencicipi ini.

Emilia baru beritahu aku tentang janji...

...yang kau buat padanya setelah pamanmu pergi.

Bagian mana? Obat-obatan,

Atau jika aku akan selalu ada untuknya?

Keduanya.

Aku selalu tertarik dengan obat-obatan.

Itu membuatku takjub bahwa kita bisa sakit,

Lalu kemudian meminum obat dan kita mulai membaik.

Bahwa ada hal-hal diluar tubuh kita...

...yang bisa kita masukkan ke dalam tubuh dan bisa mulai memperbaiki kita.

Aku mulai bertanya-tanya...

...apa lagi yang bisa aku perbaiki dengan diriku sendiri.

Dengan Emilia. Dengan semuanya.

Jadi aku mulai membaca.

Aku belajar banyak tentang perbedaan obat-obatan untuk semua jenis hal.

Hal-hal yang kau tak pernah mengira bisa diobati dengan obat.

Contohnya?/ Hal-hal dasar...

Acetaminophen, diazepam, haloperidol...

Menghentikan demam,

Penghilang rasa sakit, gangguan kejiwaan.

Dan jelas juga untuk disfungsi ereksi.

Kemudian ada hal-hal yang sangat mempesona.

Aku tak pernah tahu jika kau bisa minum obat...

...yang bisa mengubah caramu melihat dunia.

Steroid, opiat, halusinogen.

Ada obat-obatan yang bisa membuat kau tak merasakan sakit.

Obat yang membuatmu lupa.

Obat yang membuatmu lelah.

Saat ini Edward sedang mengusahakan obat-obatannya.

Kau mulai meminum obat setelah itu?/ Setiap hari.

Berapa usiamu saat ini terjadi?/ Dia 12 tahun, aku 17 tahun.

Itu sangat muda untuk meminum obat-obatan.

Kami berdua baik-baik saja.

Ya, kalian berdua tampak sangat normal.

Roy! Apa yang ingin kau lakukan setelah makan malam?

Emilia, jangan mendesaknya.

Kupikir aku akan pulang. Mulai berkemas.

Apa kau harus?

Mari tunggu dan lihat bagaimana perasaannya setelah makan malam.

Baiklah.

Aku hanya berpikir dia mungkin bermain dengan kado Natalku.

Itu benar. Kado yang kau buka lebih cepat.

Apa itu?/ Jangan rusak kejutannya.

Tidak akan.

Menurutku kau akan sangat menyukainya.

Ya?

Ya, menurutku kau bahkan ingin untuk tetap di sini...

...dan bermain dengan itu untuk waktu yang sangat lama.

Terdengar menyenangkan.

Kelihatannya aku siap untuk potongan daging itu.

Itu benar sekali.

Roy?

Maaf, aku tidak tahu apa yang terjadi.

Emilia, mau daging?/ Ya, tolong.

Emilia, mau daging?/ Ya, tolong.

Terima kasih banyak.

Aku senang suasana hatimu sudah membaik.

Aku baru ingat...

...betapa senangnya Ron untuk bermain dengan mainanku.

Di mana mainan ini?/ Di garasi.

Itu mainan yang besar.

Sangat besar.

Kau suka tawamu./ Benarkah?

Itu menggemaskan.

Kau terdengar seperti Jason.

Apa itu yang Jason katakan padamu di parkiran...

...saat kau bertemu dia di apotek?

Ya, benar.

Aku tertawa. Saat dia mengajakku berkencan...

Aku tertawa, atau cekikikan.

Dia bilang dia suka itu.

Terdengar seperti Jason.

Selalu pandai berbicara.

Aku tak pernah bertemu Jason ini.

Tidak, kau belum pernah.

Dia benar-benar sesuatu.

Aku hanya merasa kasihan dengan pacarnya.

Itu mungkin ada baiknya kau tak pernah bertemu.

Daging ini sangat enak.

Terima kasih, Roy.

Aku banyak habiskan waktu membuatnya.

Aku hampir lupa, Emilia,

Aku bawakan kau kado Natal, tapi aku tinggalkan itu di mobil.

Kau tak harus bawakan aku sesuatu.

Aku tahu, tapi aku ingin bawakan kau sesuatu...

...sebagai ucapan terima kasih sudah mengundangku makan malam malam ini.

Aku bisa pergi mengambilnya...

Kemudian kau bisa tunjukkan aku kado Natalmu.

Ide yang sangat bagus.

Maafkan aku. Aku harus melakukan ini.

Apa yang kau...

Kau membunuh dia! Kau membunuh dia!

Aku harus melakukan ini! Aku harus melakukan ini.

Kenapa?!

Dia akan tetap di sini dan menjadi mainanku!

Ini satu-satunya cara.

Aku tidak mengerti kenapa kau harus membunuh dia!

Naikkan dia ke meja.

Tarik dia.

Apa yang akan kita lakukan dengannya?

Dia takkan bisa pulang untuk Natal.

Keluarganya akan sangat marah dengannya.

Jangan khawatir dengan keluarganya sekarang, Emilia.

Kita harus mengurusi ini.

Jangan biarkan dia jatuh dari meja.

Apa yang akan kau lakukan dengan itu?!

Dia akan lebih mudah dikubur, dan lebih sulit ditemukan.

Kau akan mengubur dia?!

Aku sangat berharap kau tidak harus melihat ini sekarang, Emilia.

Tapi ini yang terjadi saat kau melakukan sesuatu tanpa beritahu aku terlebih dulu.

Apa kau mengerti?

Ini salahku.

Jangan berpikir seperti itu.

Ini yang terjadi saat mainan berhenti bekerja seperti yang seharusnya.

Apa ini yang terjadi dengan semua mainanku yang lain?

Kau harus mengerti, saat seseorang menjadi mainan,

Peraturannya berubah. Kau tak bisa membunuh mainan.

Aku tidak membunuh Roy.

Apa ini yang akan terjadi dengan Jason?

Saat dia berhenti bekerja seperti yang seharusnya,

Tapi selama aku berikan dia obat,

Kau akan bisa bermain dengannya sedikit lebih lama.

Apa ini wanita lain?/ Kupikir kau tak mau tahu rinciannya.

Kau benar, aku tak mau tahu. Tapi jika kau mengacau dengan Kate...

Ada apa denganmu?

Rasanya seolah kau tidak berada dipihakku.

Kenapa harus ada pihak?/ Entahlah!

Kenapa kau mengambil pihak? Dan kenapa itu bukan pihakku?

Aku tidak bilang itu yang terjadi.

Aku hanya bilang, jika kau selingkuh...

Ini seolah kau jatuh cinta dengan pacarku.

Kau jatuh cinta dengan pacarku, Roy?

Astaga... Ini menjelaskan banyak hal.

Lupakanlah.

Kau tak perlu khawatir soal itu, karena ini bukan wanita lain.

Seandainya aku bisa percaya itu.

Astaga, Roy.

Aku kemari untuk memberitahumu. Aku bahkan tak yakin jika aku pergi.

Kau tak pantas untuknya./ Aku tahu.

Dan jika "menghilang dari peredaran" ini tidak bekerja...

Apa?

Kau akan apa?

Kau pikir jika Kate tidak bersamaku, dia akan bersama denganmu?

Dia takkan pernah bersama denganmu./Persetan denganmu!

Kau tahu aku benar.

Aku tak mau berbohong untukmu lagi./ Kalau begitu jangan!

Dia juga akan membencimu.

Astaga, Roy.

Aku tak mau berdebat denganmu seperti ini.

Aku kemari untuk memberimu kopi dan donat,

Tapi kau menjatuhkan bom kepadaku.

Kau seharusnya menjadi sahabatku.

Nikmati donatnya.

Jadi apa yang terjadi dengan mainan ini?

Obatnya tidak bekerja.

Itu menjadikan dia sesuatu yang lain.

Sesuatu yang menyeramkan./ Sungguh?

Ya./ Aku tidak tahu itu.

Itu sebabnya kau membutuhkan aku.

Untuk menjagamu tetap aman dari mainan yang tak bekerja.

Tak apa.

Hei, kenapa kau tidak pergi merapikan rumah...

...dan bawa pisau ini ke sana,

Kemudian kembalilah dan bermain dengan mainanmu.

Mungkin membuatmu merasa lebih baik.

Ini. Bawa pisau ini kembali ke rumah.

Baiklah.

Akan kulakukan.

Terima kasih.

Kau tahu apa yang aku pelajari malam ini?

Aku belajar jika suatu hari...

...kau akan rusak.

Kemudian kau akan mati...

...seperti mainanku lainnya.

Tapi itu tak masalah.

Karena aku akan mencintaimu...

...dan selalu bermain denganmu hingga itu terjadi.

Aku tidak mengerti sebelumnya...

...kenapa mainan-mainanku menghilang.

Natal akan datang dan pergi...

Aku memiliki mainanku,

Lalu kemudian besok paginya itu menghilang.

Edward selalu bilang itu rusak.

Kupikir itu aneh,

Karena aku pernah bermain dengan mainan rusak sebelumnya.

Tapi aku mengerti sekarang.

Rusak artinya mati.

Seperti orang tuaku.

Aku akan merindukanmu saat kau rusak.

Kau menyenangkan.

Kau mau tahu rahasiaku?

Kau favoritku.

Kurasa aku mau bersenang-senang sekarang.

Itu terasa sangat enak.

Kenapa kau menyukai aku?

Jangan berikan pertanyaan itu./ Aku sudah menanyakannya.

Itu pertanyaan bodoh.

Aku butuh jawaban.

Aku hanya menyukaimu.

Ayolah. Periksa itu nanti.

Itu mungkin penting.

Apa itu penting?/ Sama sekali tidak.

Kau benar./ Aku selalu benar.

Bilang padaku kau menyukai itu.

Aku sangat suka itu.

Kau suka saat aku melakukan ini?

Kau tahu aku suka.

Astaga./ Kau harus menunggu.

Ya.

Apa kau bilang?

Aku bisa membuatnya terasa lebih baik.

Aku bisa membuat permainan lebih seru jika kau membantuku.

Itu terasa enak.

Kau mau membantuku?

Membantumu apa?

Keluar dari sini.

Aku tak mau kau pergi.

Aku mau.

Apa yang kau...

Apa yang kau...

Aku tak suka itu.

Itu akan terasa enak. Itu akan terasa enak, aku janji.

Biar aku coba sesuatu yang lain.

Oke?/ Apa?

Aku harus berada di atas.

Maafkan aku! Aku tak bermaksud...

Kurasa aku tak suka permainan ini lagi.

Bagus! Bagus!

Emilia...

Emilia. Emilia!

Kenapa kau tidak bermain dengan mainanmu?

Aku tidak mau lagi.

Karena sekarang kau tahu apa yang akan terjadi kepadanya?

Dia sudah rusak.

Apa maksudmu, dia sudah rusak?

Dia melakukan apa yang tak seharusnya dilakukan.

Ayolah. Ayo, angka teleponnya.

Ayo!

Jason? Di mana kau?!

Aku sangat marah denganmu sekarang. Kau tidak tahu...

Tolong aku!

Ya Tuhan, Jason? Apa kau baik-baik saja?

Aku diculik.

Butuh diselamatkan.

Ya Tuhan! Jason! Kau di mana?!

Cepat!

Aku mau kau beritahu aku apa tepatnya yang kau maksudkan.

Apa Jason masih hidup?/ Tidak, dia mainan,

Dan dia tidak berfungsi lagi.

Bagian apa yang tidak berfungsi?

Itu tidak benar!

Aku tidak bermain dengannya, dia yang bermain denganku!

Oke, Jason, aku mau kau hubungi...

Aku mau kau beritahu aku kau di mana,

Karena aku harus tahu posisimu agar aku bisa datang menjemputmu!

Secepat yang kau bisa./ Aku akan hubungi polisi!

Tunggu, Jason! Kau harus beritahu aku kau di mana.

Karena aku tak bisa temukan kau jika kau tak beritahu./Jangan telepon balik

Temukan ponselku.

Tunggu, tunggu, tunggu...

Apa yang kau lakukan?/ Tunggu, tunggu.

Ya, aku mau melaporkan penculikan.

Ini pacarku, Jason Lowe...

Dia menghilang selama tiga hari,

Dan dia barusan menelepon dan bilang padaku jika dia culik!

Ya, aku mengerti bagaimana itu kedengarannya.

Dengar, aku akan menghargai jika kau anggap ini dengan serius!

Dengar, baiklah, aku tahu alamat dimana dia di tahan...

...dan aku pergi ke sana sekarang.

Tidak, aku tak mau tetap di sini!

Apa yang kau lakukan?!/ Itu tidak sengaja!

Kenapa kau tak terikat?/ Emilia.

Kenapa?/ Dia mau berpelukan.

Apa yang kau lakukan hingga jauh-jauh ke sini?

Aku tak melakukan apa-apa, sumpah. Aku hanya ingin membuatnya bahagia...

...agar aku tak berakhir seperti Roy./ Dia bilang kau rusak.

Aku tak tahu apa maksudnya itu.

Aku hanya berusaha membuat dia bahagia./Bagaimana? Bagaimana?!

Dengan memberinya kenikmatan lebih.

Dia tak suka saat sesuatu tak bermain sesuai peraturannya.

Maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk menakuti dia.

Aku hanya ingin membuatnya bahagia!

Aku harus mengikatmu kembali.

Tidak, kumohon, kumohon, kumohon!

Aku takkan melakukan apa-apa. Aku tak bisa melakukan apa-apa.

Hanya satu hal! Berikan aku satu hal ini.

Aku mohon./ Aku tak bisa melakukan itu.

Kumohon, kumohon, kumohon.

Aku takkan pergi kemana-mana!

Aku takkan melakukan apa-apa. Kumohon, kumohon.

Hanya satu hal ini. Satu hal saja.

Tolong, tidak. Aku akan melakukan apa saja.

Kumohon. Aku akan melakukan apa saja.

Aku tahu apa yang kau inginkan.

Aku akan berikan itu padamu.

Apa ini yang kau inginkan?

Jika kau biarkan aku pergi.

Aku tahu kau menginginkan aku.

Kau bisa mendapatkan aku jika kau membantuku.

Aku tahu kau menginginkan ini.

Cukup beritahu aku apa yang kau inginkan.

Beritahu aku apa yang kau inginkan.

Apa yang kau lakukan?

Tetap di sana, Nak.

Itu kamarnya Emilia./ Itu benar.

Kenapa kau mau masuk ke kamarnya Emilia?

Kembalilah ke ruang tamu, Ed!

Aku hanya ingin memberinya sedikit kecupan.

Dia sudah tidur.

Mari kita tidur.

Apa kau macam-macam denganku?

Jangan ganggu Emilia!

Baik.

Aku takkan mengganggu dia.

Kau mau jadi pahlawan,

Kau akan lihat apa yang terjadi kepada pahlawan.

Tapi ingat, kau yang meminta ini.

Beritahu aku apa yang kau inginkan.

Tidak!

Aku tidak mau itu!

Ayo, ayo, ayo!

Edward!/ Sebentar, Emilia.

Apa kau di sana?

Tunggu sebentar!

Edward!

Sebentar!

Tolong.

Kau benar.

Jason sudah rusak.

Tapi aku tahu cara perbaiki dia.

Benarkah?/ Ya.

Cukup berikan dia sedikit obat lagi, lalu dia akan bagus seperti baru.

Aku buatkan dia sesuatu yang istimewa.

Baiklah. Ayo!

Nanti.

Apa yang kau lakukan sekarang?

Menebak.

Ini mainan yang besar.

Itu sesuatu yang kau minta.

Aku tidak ingat meminta sesuatu sebesar ini.

Kau harus menunggu hingga Natal, bukan?

Aku tak mau menunggu lagi.

Itu tidak lama lagi.

Kau pernah berpikir tentang mereka?

Kenapa kau tanyakan itu?

Aku memikirkan tentang mereka setiap waktu.

Kau sebaiknya jangan lakukan itu pada dirimu sendiri.

Kami tak sempat mengucapkan selamat tinggal.

Kadang kau tak sempat berkata selamat tinggal.

Seperti dengan mainan-mainanku?

Tepat sekali. Seperti dengan mainanmu.

Hei.

Kau mau membuka...

Kau mau membuka kado lainnya?

Aku tidak bisa. Ini belum Natal.

Aku berikan kau izin.

Yang ini.

Tidak. Tidak!

Tidak. Tidak!

Emilia.

Emilia, aku mencintaimu.

Hanya kau yang kupunya di dunia ini, dan hanya aku yang kau punya!

Kau rusak, Edward.

Dan kau berubah menjadi sesuatu yang menyeramkan.

Seperti Roy. Kau bilang itu bukan membunuh.

Setelah seseorang menjadi mainan, mereka tak bisa dibunuh.

Aku bukan mainan, Emilia. Aku kakakmu!

Sudah tidak lagi.

Kau mainan rusak.

Kau tak harus melakukan ini.

Kita bisa perbaiki aku.

Apa kau sudah diperbaiki?

Sudah. Sudah.

Bagus.

Berarti aku bisa perbaiki Jason.

Berikan ini padanya.

Aku akan perbaiki semuanya.

Demi kebaikanku sendiri.

Itu tidak bagus.

Aku harus memperbaikimu.

Tidak!/ Ini waktunya meminum obatmu.

Itu akan membuatmu lebih baik./ Aku tidak rusak.

Jika kau tidak meminum obatmu, Kau takkan membaik!

Dan jika kau tidak membaik, Kau akan mati.

Begitu peraturannya. Aku tidak membuat itu.

Tidak, jangan dibuang.

Kau harus menjadi lebih baik agar kita bisa bermain lagi!

Apa yang Edward selalu katakan?

Jason...

Jason...

Kedengarannya temanmu yang lain datang untuk bermain bersamamu.

Jason?

Jason, ada apa?

Jason, apa kau baik-baik saja?

Jangan rusak! Aku sudah memperbaikimu!

Jason, tidak.

Tidak!

Tapi aku memperbaikimu. Aku memperbaikimu!

Jason?

Tolong membaiklah.

Jason?!

Jason?!

Aku berusaha selamatkan dia.

Aku tidak bisa...

Maafkan aku...

Aku Detektif Peele.

Kau tahu dimana kau berada?

Rumah sakit?

Kau tahu bagaimana kau sampai di sini?

Tidak.

Tak apa.

Jangan memaksakan diri.

Apa hal terakhir yang kau ingat?

Aku ingat aku berada di garasi.

Kate? Apa dia baik-baik saja?/ Kate baik.

Dia sedikit terguncang, tapi dia baik.

Aku mau mendengar tentang Roy.

Apa yang kau ingat?

Dia mati.

Kau tahu siapa yang membunuh dia?

Mungkin Emilia. Dia gila.

Kau punya bukti untuk itu?

Itu ada dimana-mana. Ada darah. Aku yakin ada sidik jarinya.

Tak satu pun dari itu menunjuk pada Emilia.

Itu mustahil.

Setelah kami temukan jasadnya,

Kami akan tahu lebih.

Kau belum temukan jasadnya Roy?

Kami sudah menggeledah properti itu.

Mari percepat situasi.

Bagaimana kau menjelaskan dengan kata-matamu sendiri apa yang terjadi?

Emilia menculikku.

Dia memberiku obat.

Dia memperkosaku.

Aku tidak tahu apa yang Roy lakukan di sana.

Dia pasti juga mendapatkan dia.

Tapi kau berkomunikasi dengan mereka sebelum kau diculik.

Benar./Dan kau pergi menuju properti itu sendirian?

Benar./ Kenapa?

Aku ke sana untuk makan malam.

Kau ke sana untuk bercinta.

Benar. Tapi aku tak mendapat apa yang aku inginkan!

Kau tak bisa dipercaya!

Kate! Kate!

Sialan! Aku minta maaf. Oke?

Aku tidak selingkuh darimu, aku janji!

Kami temukan spermamu di dalam Emilia.

Bagaimana itu terjadi?

Pemerkosaan dan seks sesuai keinginan itu hal yang berbeda!

Tidak... Kau tidak terlepas semudah itu.

Kau selingkuhi aku.

Dan sekarang kau berusaha bohongi aku soal itu.

Benar. Aku berencana selingkuh. Oke?

Aku takut. Aku takut aku tidak cukup bagus untukmu.

Roy berusaha peringatkan aku. Tapi aku tidak mendengarkan.

Sekarang dia tewas. Kau masih hidup,

Dan kau masih berbohong pada semua orang seperti biasanya.

Kate! Kate!

Apa yang terjadi?!

Dia akan lebih bersedia untuk bicara denganmu...

...setelah kau bantu aku meluruskan cerita ini.

Ini situasi yang kacau. Bantu aku membersihkannya.

Baiklah.

Kapan kau putuskan kau tak lagi ingin bercinta dengan Emilia?

Mungkin tak lama setelah dia memberiku obat.

Benar.

Obat-obatan./ Ya!

Tes menunjukkan kau banyak menggunakan obat-obatan.

Sildenafil, kokain, Amfetamin.../ Mereka memberiku obat.

Mereka membiusku. Ingatanku...

...menjadi samar setelah itu. Aku hanya melihat kilasan dari...

...Edward memberiku makan, Emilia memperkosaku...

Roy yang...

Katakan padaku.

Emilia bilang ini semua bagian dari permainan.

Kenapa dia berkata begitu?

Karena dia tidak waras.

Dia juga bilang kau mencekiknya,

Kau memukul kepalanya.

Itu tak pernah terjadi. Dia bohong.

Ada memar di lehernya yang sesuai dengan tanganmu.

Tidak, itu tidak benar.

Ada luka terbuka di kepalanya. Dia bilang itu perbuatanmu.

Edward tewas.

Ada pisau dengan sidik jarimu di gagangnya.

Kami menemukanmu dipenuhi dengan darahnya Roy.

Pacarmu bersaksi bahwa kau dan Roy sedang bertengkar.

Aku berusaha mencerna semua ini,

Tapi kau tak membuatnya muda. Bantu aku.

Pengacara./ Jangan lakukan itu.

Aku tak mau bicara apa-apa lagi hingga aku bicara dengan pengacara.

Aku mau bekerja denganmu.

Tapi cerita ini punya banyak lubang.

Ayolah, bantu aku memenuhinya.

Pengacara.

Kalau begitu itu yang akan kita mainkan.

Aku berharap bisa mempercayaimu, Jason. Sungguh.

Tapi kau bukan korban di sini.

Emilia berusaha membelamu.

Berusaha membuat alasan untukmu. Tipikal perilaku korban.

Kenapa kau melakukan itu?

Kau membuat kesalahan.

Aku hanya ingin tahu.

Diluar catatan. Bantu aku.

Tuhan akan menjadi penghakiman terakhir.

Uruslah dirimu sendiri.

Aku benar-benar minta maaf atas yang terjadi denganmu.

Terima kasih.

Apa yang akan terjadi denganku?

Aku tidak tahu.

Tapi kau takkan pernah mengalami sesuatu seperti itu lagi.

Aku menyukaimu.

Aku juga menyukaimu.

Kau mau menjadi temanku?

Baiklah.

Kau sebaiknya kembali ke dalam.

Sebentar lagi.

Aku suka di luar sini.

Bandarsatu.com

1id Bisa Bermain Poker, Sportsbook, idnlive dan Casino

New Member Bonus 30% Dapatkan Souvenir Zippo Tanpa Diundi

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.