Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Resync/Edited By (Coffee_Prison)
Kami punya berita terbaru.
Topan Rappa bergerak ke utara
dan memunculkan angin lebih kuat.
Dengan kecepatan angin lebih dari 47 meter per detik
dan jarak tempuh 350 km,
diperkirakan akan berdampak pada seluruh semenanjung.
(Aku minta maaf atas nama ayah dan saudaraku)
(Sampai jumpa)
[ THE DAY I DIED : UNCLOSED CASE ]
[ 2 BULAN KEMUDIAN ]
Aku mewakili berbagai kasus sekarang,
tapi aku dulu mengkhususkan diri pada perceraian.
Kudengar bersepakat akan sulit.
Kau akan menuntutnya, 'kan?
Apa kau ingin memaafkannya?
Jika suamimu
mengakui kesalahannya,
kau ingin mengakhiri semuanya dengan baik-baik?
Begitu?
Bukannya...
klien yang menangis dan marah,
lebih sulit mewakili mereka yang tak siap untuk bertarung.
Kau mungkin bertanya-tanya bagaimana ini bisa terjadi.
Jika dia merencanakan ini,
itu terjadi karena dia.
Apa lagi?
Kenapa dia meminta maaf kepadamu?
Kenapa?
Bagaimana ini bisa terjadi?
Kenapa aku tidak tahu?
Mungkinkah itu alasan?
Akankah aku berhenti bertanya-tanya?
Jika aku kembali bekerja,
apa aku bisa melupakan semuanya?
Bisakah aku hidup seperti sebelumnya?
Ayo lihat.
Kita tidak ingin lenganmu mati rasa lagi
seperti saat kau mengalami kecelakaan.
Hasil rontgennya terlihat baik-baik saja.
Tidak ada kelumpuhan.
Jika terasa sakit di tempat kerja,
segera datang.
Jika kambuh butuh waktu lebih lama untuk sembuh.
Ya?
Silakan duduk.
Kau telah mengajukan permohonan untuk kembali?
Ya, Bu.
Bagaimana rasanya?
Apa lenganmu mati rasa?
Sekarang sudah baik-baik saja.
Jika kau mencoba untuk kembali bekerja
tanpa alasan yang jelas,
Ketuamu tak akan menerimamu.
Dan ada sidang disipliner.
Aku mengharapkan itu.
Kau terkejut aku memanggilmu?
Mengenakan seragammu...
Kau adalah jagoan di tim.
Sayang sekali hal itu terjadi
saat kau akan dipromosikan.
Aku tahu ketuamu bereaksi berlebihan
untuk menghindari tanggung jawab.
Tidak ada yang meninggal dalam kecelakaan itu
dan itu tabrakan kecil yang kau sebabkan saat pengejaran, 'kan?
Tidak adil kehilangan semua usahamu
karena itu.
Apa urusan pribadimu sudah beres?
Itu sedang dalam mediasi.
Bagus.
Tahu untuk apa orang datang ke dengar pendapat disipliner?
Penyerangan seksual dan penyuapan.
Aku tak mau kau didisiplinkan bersama orang berengsek begitu.
Tulis laporan penutupan kasus
sebelum kedatangan resmimu.
Ada seorang gadis di bawah perlindungan saksi.
Dia melompat dari tebing di pulau tempat dia tinggal.
Awalnya itu dianggap sebagai bunuh diri.
Dia melompat saat topan,
jadi jasadnya tidak pernah ditemukan.
Bunuh diri tanpa mayat?
Ada surat wasiat dan bukti tidak langsung lainnya.
Jaksa penuntut mendapat persetujuan dari dia dan walinya
dan menyuruhnya beristirahat di pulau itu.
Ini memusingkan.
Sidang ditunda, dan jaksanya diganti.
Para petinggi khawatir kita semua akan disalahkan.
Periksa laporan awal.
Tambahkan pernyataan saksi dan bereskan untukku.
Jika bisa, aku akan mengucapkan hal-hal yang baik saat sidang.
Tidak perlu langsung memutuskan.
Aku akan melakukannya.
Di mana pulau itu?
[ Laut Aman, Warga Bahagia ]
Selamat pagi.
- Ada yang bisa kubantu? - Halo.
Kau datang lebih awal. Silakan duduk.
Tentu.
[ Laporan Kerusakan Topan Rappa, Pulau Gawoldo ]
Kami mengantarnya ke pulau itu
tapi tak tahu detailnya.
Gadis itu, Jung...
Benar, Se-Jin!
Dia tidak pernah meninggalkan pulau itu.
Awalnya, seorang petugas yang bertanggung jawab selalu datang.
Dia menghubungi kepala desa secara langsung
dan kadang-kadang pergi ke sana.
Tapi kemudian, dia bilang dia tidak bisa datang lagi,
jadi kami terkadang mengirim orang kepadanya.
Hanya untuk mengirimkan barang yang dia butuhkan.
Kami tidak bertemu dengannya karena alasan lain.
Begitu.
Setelah apa yang terjadi padanya,
kami membantu mencarinya ke mana-mana.
Tapi topan itu sangat kuat.
Di tebing itu,
ombaknya terbentur dan kemudian tertarik
jadi kami tidak bisa menemukannya.
[ Kerusakan Akibat Topan Rappa ]
Semua orang di kota berlayar
untuk mencarinya tanpa bayaran.
Apa mereka sudah memverifikasi surat wasiatnya?
Ya. Itu tulisan tangannya.
Berarti beres.
Ada banyak kasus bunuh diri di sini.
Begitu.
Kepala desa akan segera mengantarmu ke sana dengan perahu.
Opsir Kim!
Kenapa anginnya begitu kencang?
Pak Kepala! Apa seharusnya berangin seperti ini?
Ini adalah satu-satunya tempat perahu berlabuh.
Saat topan,
perahu diikat di sini.
Begitu.
Ada kamera CCTV di sana-sini.
Mereka dibawa untuk menyelidiki kasus tersebut.
Siapa pemilik rumah ini?
Ini adalah rumah Sooncheon.
Apakah gadis itu mengenal Sooncheon sebelumnya?
Tidak.
Ini rumah Dongchul,
saudara Sooncheon.
Setelah dia meninggal,
dia merawatnya dengan sangat baik.
Ini adalah rumah kosong terbaik di sekitar sini.
Aku membantunya menyewakannya.
Dia tidak mengenal gadis itu.
Aku ingin bertemu dengannya juga.
Tapi dia tidak bisa bicara.
Mereka melarang sentuh apa pun,
jadi dibiarkan apa adanya.
Dia tinggal di sini selama 6 bulan lebih
sebelum topan datang.
Surat wasiat ditinggalkan di meja itu.
Di sini. Di sinilah dia melompat.
Kami kira begitu.
Sekarang, di sini.
Kami menemukan sepatunya tersangkut di sini.
Kemudian kami menemukan jaketnya di sana.
Lihat?
Tampak tenang dan sunyi sekarang.
Tapi saat topan melanda,
lihat bebatuan hitam itu?
Air naik sampai ke sana.
Apa pun yang tersapu tidak dapat ditemukan.
Bagaimana kau tahu itu sepatu gadis itu?
Ayolah, Detektif.
Hanya dia yang akan memakai sepatu seperti itu di sini.
Orang-orang di pulau tahu dia ada di sini?
Mereka menyuruhku
untuk diam pada awalnya.
Tapi dia di sini begitu lama.
Bagaimana mungkin mereka tak tahu?
Apa ada rumah ke arah sana?
Kebanyakan orang tinggal di dekat dermaga.
Gadis itu tinggal ke arah sini.
Sooncheon tinggal ke arah sana.
Rumah lainnya kosong.
Mereka menanyakan semua ini sebelumnya.
Maaf merepotkanmu.
Tolong bicara dengan nyaman.
Bisakah kau mulai dari hari pertama dia tiba?
Kupikir itu musim dingin yang lalu.
Awalnya, saudari dan iparnya sering datang.
Dia tidak pernah keluar rumah untuk sementara waktu.
Lalu dia akan keluar dan melakukan beberapa hal.
Kenapa kau ke rumah itu hari itu?
- Setelah topan? - Ya.
Aku sangat khawatir.
Tidak ada yang keluar.
Aku memanggil, tapi tidak ada jawaban.
Kenapa kau tidak menjawab?
Pak Kepala!
Pak Kepala!
Aku tidak bisa bernapas!
Sesuatu yang buruk pasti telah terjadi!
Aku berkeliling untuk memeriksa jalaku.
Lalu aku menemukan ini di bebatuan!
Bukankah ini sepatu gadis itu?
Apa yang kau bicarakan?
Pak Kepala! Dia hilang!
Gadis itu tidak ada di rumah!
Ada surat di mejanya!
Aku punya firasat buruk! Gadis malang!
Apa dia datang ke sini?
- Tidak! - Ayo kita periksa!
- Ayolah! - Gawat!
- Di mana dia tidur malam ini? - Aku tidak tahu.
Ini sudah larut malam.
Di sini berbahaya di malam hari.
Kau harus pergi di pagi hari.
Di mana dia bisa tidur?
Jangan khawatir. Aku akan tidur di rumah itu.
Listrik sering mati di sana.
Tidak apa-apa.
Selamat malam.
Detektif! Tunggu!
Kau akan membutuhkan ini.
Terima kasih.
Selamat malam.
Dia memang polisi.
Aku kesal dengan situasimu yang tidak adil.
Jika kau menyelesaikan pekerjaan ini,
aku akan membantu di dengar pendapat disiplinermu.
Halo.
Kau pasti pemilik rumah ini.
Tahukah kau bahwa gadis yang tinggal di sini meninggal?
Tolong jangan bersihkan.
Investigasinya belum selesai.
Aku akan mengunjungimu lain kali aku datang ke sini.
[ Kantor Polisi Seonam ]
[ Saat lampu merah, Ke kiri panah hijau ]
Detektif Kim Hyun-Soo?
Bagaimana kau tahu aku menangani kasus ini?
Itu penting juga bagi kami.
Tempat itu penting,
jadi aku pergi untuk memeriksanya dahulu.
Bagaimana kabar saudaranya?
Karena satu-satunya anggota keluarganya wafat,
dia sangat terpukul.
Dia sudah menerima kalau dia bunuh diri?
Ya.
Jatuh dari ketinggian itu,
peluang untuk bertahan hidup sangat tipis.
Dan tubuhnya tak pernah ditemukan
karena topan, 'kan?
Ya.
Tugasku
mengacu pada laporan pertama dan menjelajahi semua kemungkinan.
Jika dia ingin ikut ke pulau bersamaku...
Tunggu.
Tn. Jung Yong-Jin ditahan.
- Dia di penjara? - Ya.
Dia akan dibebaskan pada bulan Desember.
Begitu.
Kenapa kau meminta untuk bertemu?
Saudarinya membawa beberapa barang mahal ke pulau.
Ini daftarnya.
Kami meminta agar kau menyerahkannya kepada kami.
Dan jika ada yang hilang,
tolong temukan untuk kami.
Tentu.
Tolong terus berhubungan dengan kami.
Kuharap tidak akan ada masalah
dengan pembayaran jaminan kematian Se-Jin.
Itu untukmu.
Kami harap kau makan enak di tempat kerja.
Terima kasih atas pemikirannya.
Tapi pencernaanku kurang baik.
Aku akan menghubungimu.
- Kau sudah menunggu lama? - Tidak, Bu.
Pengacara saudaranya baru saja kemari.
Cepat sekali.
Diminta untuk menutup kasusnya sebagai kematian, bukan hilang?
Dia tidak menyebutkan itu,
tapi dia bicara tentang asuransi dan barang kenangan yang mahal.
Mereka tidak disebutkan dalam laporan,
jadi aku harus memeriksanya.
Bagus.
Seperti yang kusebutkan,
kita tidak ingin disalahkan sepenuhnya
karena tersiar kabar.
- Hati-hati. - Ya.
Kau bisa membungkus barang-barangnya.
Anggap kau kembali sementara.
Ya, Bu.
[ Kantor Polisi Seonam Menemani Anda ]
Aku melihat Kim Hyun-Soo.
Bukankah dia sakit? Dia kembali?
Dia cuti karena sakit untuk menghindari tindakan disipliner.
Dia tak malu?
Tim mana yang akan menerima pembuat onar?
Dia berpura-pura sangat pintar.
Tapi suami pengacaranya menipunya,
jadi dia kehilangan akal.
Benar! Dia mengaku berselingkuh dengan seorang petugas junior.
Halo.
Kudengar barang-barangku ada di sini.
Aku akan menyapa kalian nanti
ketika aku kembali secara resmi.
Dia mengejutkanku.
Astaga. Kau akan memecahkan pintunya...
Apa kau akan melihat rekaman CCTV?
Ada cukup banyak.
Aku harus mencoba.
Apa kau juga menangani kasus ini?
Tentang ayah gadis yang meninggal itu?
Itu adalah kasus penyelundupan besar.
[ Laporan Kasus: Jung Se-Jin ]
[ Park Hyung-Joon: Mundur, Kim Ji-Young: Cuti Melahirkan ]
[ Detektif Park Hyung-Joon ]
Siapa yang menelepon?
Aku Detektif Kim Hyun-Soo.
Apa kau sudah mendengar tentang Jung Se-Jin?
Ya.
Aku tidak tahu kenapa kau menelepon.
Aku bukan detektif
atau polisi lagi.
Aku tak mau katakan apa pun.
Aku sibuk dengan urusan pribadi.
- Tapi... - Sampai jumpa.
Kim Hyun-Soo.
Apa kau tidak akan menyapa?
Kita bukan rekan satu tim lagi?
Informasi menyebar dengan cepat.
Kau bisa mengemudi sekarang?
Ya, aku baik-baik saja.
Itu bagus.
Selamat sudah menikah.
Maaf aku tak bisa hadir.
Itu sudah lama sekali.
Kami akan segera punya bayi.
Lupakan semuanya dan lanjutkan hidupmu.
- Lupakan si Brengsek itu. - Suatu hari...
Ayo makan siang.
Tentu.
- Bir pakai es. - Tentu!
- Boleh minta kopi lagi? - Tentu saja.
Pengacaranya hebat, ya?
Aku tidak datang untuk membicarakan hal itu.
Park Hyung-Joon ada di timmu?
Ya. Aku kenal gadis ini.
- Ini gadis yang meninggal? - Ya.
Gadis malang itu...
Apakah ada wasiat?
Mereka mengira itu bunuh diri,
tapi aku ingin memastikan.
Kau bisa saja menangani kasus ini.
Park datang setelah kau cuti sakit.
Kau belum pernah bertemu dengannya?
Apa kalian dekat?
Aku dapat undangan pernikahannya, tapi aku tak tahu apa akan pergi.
Kukira dia sibuk dengan pernikahannya.
Apa kau melihat gadis itu?
Ya. Pada awalnya.
Aku berhenti di tengah kasus ini.
Aku pertama bertemu dia
saat aku geledah rumahnya bersama Park.
Jung Se-Jin?
Ya.
Apa terjadi sesuatu pada ayahku?
Jelas, anak orang kaya yang tak tahu dunia nyata.
Bisakah kau mencoba menelepon ayahmu?
Bahkan setelah melihat ayahnya di berita,
dia tidak tahu
dia terlibat dalam penyelundupan.
Apa ayahmu hanya menggunakan satu telepon?
Ya.
Berapa usiamu?
Aku akan duduk di kelas 11.
Kau bukan anak kecil lagi.
Sesuatu terjadi pada perusahaannya,
dan kami sedang menyelidikinya.
- Foto-fotonya. - Tentu.
Lihat ini?
Apa kau kenal seseorang?
Paman Jin-Hyuk datang kemarin.
Kau menyebut Kim Jin-Hyuk 'paman'?
Apa dia datang sendiri?
Sekitar waktu ini.
Dia bilang dia tidak bisa menghubungi Ayah.
Dia pergi ke kantor Ayah untuk mencari sesuatu.
Apa itu?
Aku tidak yakin.
Dia tampak marah.
Apa dia punya keluarga lain?
Mereka bercerai saat dia masih bayi.
Ibunya berimigrasi ke luar negeri.
Kami tidak dapat menemukannya.
Ayahnya tidak memiliki kerabat.
Dia dekat dengan ibu tirinya.
Mereka tidak menikah secara resmi,
jadi dia tak terkait secara hukum.
Dia memiliki saudara di penjara karena narkoba.
Dia tak peduli dengan saudarinya.
Dia menggila untuk mendapatkan aset apa pun yang tersisa.
Apa kau harus menyelidiki kasus ayahnya juga?
Dia berakhir di pulau itu karena kasus ayahnya.
Kasusnya kacau
setelah ayahnya meninggal
lalu Kim Jin-Hyuk juga.
Kau pikir ada yang mau berbicara?
Aku tak bisa menghubungi siapa pun.
Nomor Kim Jung-Mi diputus.
Gadis itu, Se-Jin...
Dia akan melakukan apa pun
untuk tinggal bersama Kim Jung-Mi, ibu tirinya.
Tapi jika dia tidak menelepon setelah Se-Jin meninggal...
Lupakan!
Apa ini milik ayahmu?
Se-Jin masih di bawah umur
yang sepertinya tak tahu apa-apa.
Jadi kami memanggil Kim Jung-Mi untuk menyelidiki.
Kami temukan jejak pencucian uang melalui toko roti Kim.
Kemudian Se-Jin tiba-tiba mendatangi kami.
Se-Jin.
Karena kau masih di bawah umur,
seorang wali harus hadir.
Tapi karena itu tidak mungkin,
kami akan merekam ini.
Tidak bisakah Nona Kim melakukannya?
Seperti yang kau ketahui, dia juga sedang diselidiki.
Kau bertanya di mana buku besar Ayah, 'kan?
Kau memilikinya?
Pak!
Nona Kim tidak bersalah!
Itu akan membuktikannya, 'kan?
Dia melihat ayahnya menyembunyikan buku besar di ruang ketel.
Dia menyembunyikannya untuk berjaga-jaga.
Ada catatan tentang penyelundupan
ayahnya dan Kim Jin-Hyuk.
Nama semua orang yang terlibat.
Jaksa berpesta!
Jadi dia mengungkapkan kejahatan ayahnya sendiri.
Benar. Jadi Se-Jin menjadi saksi kunci.
Kenapa mengirimnya ke pulau itu?
Kami pikir itu tidak akan lama.
- Ini wasiatnya? - Ya.
Setidaknya itu jelas.
Cepat bereskan
dan bersiaplah untuk sidang perceraianmu.
Ya?
Kau bekerja di rumahnya selama bertahun-tahun?
Ya. Sejak Se-Jin masih di sekolah dasar.
Aku tidak tahu.
Ayahnya tampak seperti seorang pria baik.
Nona Kim masih muda tapi baik.
Bagaimana dengan putranya?
Kakak Se-Jin?
Dia bilang dia dipenjara
karena ayahnya tidak membayar.
Dia tidak memperlakukanku sebagai manusia.
Nona Kim... Dia pindah ke gedung sebelah
karena dia mengganggunya.
Aku bekerja di rumah itu juga.
Apa sepertinya
Kim Jung-Mi dan ayah Se-Jin akan menikah?
Tidak, kurasa tidak.
Kenapa tidak?
Se-Jin mengurus anggaran rumah tangga.
Dia membayar upah dan biaya utilitas.
Tuan Jung menyerahkannya kepada Se-Jin.
Menurutmu kenapa dia melakukan itu?
Apa ada perhiasan di rumah
yang mungkin diambil Se-Jin?
Begini...
Bahkan jika ada sesuatu, mereka akan tetap menyembunyikannya.
- Selamat menikmati. - Sampai jumpa!
Bolehkah aku bertemu pemiliknya? Nona Kim Jung-Mi?
Pemilik baru mengambil alih sejak lama.
Apa kau punya nomor teleponnya?
Aku dapat mencatat pesanmu.
Tolong katakan ini tentang Jung Se-Jin.
Ini kartuku.
Aku mau beli kue.
Tentu.
[ Barang yang dibeli Polisi Seonam yang akan diambil ]
[ Permintaan khusus keluarga ]
[ Barang untuk dikirim ke keluarga ]
[ Bukti di TKP ]
[ Kartu Pelajar Jung Se-Jin ]
[ Cermin ]
[ Foto ibu kandung Perhiasan ]
Dengar pendapatnya besok.
Suamimu akan mengirim pengacara juga.
Kupikir kau ingin tahu.
Mari bertemu saat kau kembali.
'Mengaku mengalami mimpi buruk dan menderita insomnia.
CCTV dipasang sementara di kamar
untuk memeriksa pola tidur.'
[ CCTV terpasang ]
'Dia mengungkapkan ketidakpuasan
karena melanggar privasinya.
Dia menuntut agar CCTV itu dicopot.'
'Diminta untuk memotong pohon
yang mengganggu tidurnya.'
Halo.
Apakah hari ini hari yang spesial?
Aku membawa kue dari Seoul,
tapi agak hancur.
Kau sungguh perhatian.
Terima kasih.
Kau mau tidur di rumah itu lagi?
Ya. Aku harus mengatur beberapa hal.
Begitu.
Detektif, apa kau sudah menikah?
Ya.
Sungguh? Kau punya anak?
Kenapa tidak?
Aku tidak berhubungan baik dengan suamiku.
Kenapa menanyakan itu padanya?
Tidak! Aku turut sedih mendengarnya.
Kami akan bercerai.
Ternyata dia selingkuh dariku selama bertahun-tahun.
Astaga!
Istrinya adalah seorang polisi! Beraninya dia!
Dasar berengsek!
Orang berengsek seperti dia harus diikat
dan dijadikan umpan ikan!
Ibu!
Bu?
Tahukah kau siapa yang menebang pohon di belakang rumah itu?
Pohon bidara itu?
Dia mengatakan suara angin membuatnya takut di malam hari.
Iparnya memetik semua bidara
dan menebang batangnya.
Apa kami harus menyebutkan hal-hal semacam itu juga?
Ya.
Jika kalian mengingat hal lain,
- beri tahu aku. - Tentu saja.
Tunggu sebentar.
Kami semua berkumpul untuk makan besok.
Bergabunglah dengan kami.
Terima kasih. Aku akan datang.
Janji?
- Ya. - Bagus.
Terima kasih untuk kuenya!
Dia selingkuh?
Dia cantik. Kenapa?
Siapa yang tahu apa yang terjadi
- antara pasangan secara pribadi? - Diam!
Aku bahkan tidak kenal suamiku.
Maksudku, dia cantik...
Ke mana dia pergi?
Astaga! Kau menakutiku!
Kenapa kau masuk ke sana? Aku hampir serangan jantung.
Kenapa kau tidak meneleponku?
Aku datang karena kau tidak datang untuk makan.
Maaf.
Apakah ini pesta desa?
Tidak juga.
Kami terkadang berkumpul
seperti ini untuk makan bersama.
Dia di sini!
Halo.
- Ayo makan. - Selamat datang.
Lewat sini.
Dulu ada banyak orang,
tapi sekarang hanya sebanyak ini.
Sudah lama tak ada tamu di sini, jadi kami menyiapkan banyak.
Cobalah.
Dia adalah menantu perempuanku.
Kuharap kau menyukai makanannya.
Tampak enak.
Terima kasih.
Tapi di mana Nn. Sooncheon?
Dia tidak pernah datang ke sini.
Kami akan membawakan makanan untuknya nanti.
Apa dia tinggal sendiri?
Dia tinggal bersama gadis sakit
bernama Soonjung.
Dia adalah putri Dong-Chul,
keponakan Sooncheon.
Setelah Dong-Chul meninggal, istrinya kabur.
Sooncheon adalah walinya.
Gadis itu mengalami stroke.
Dia jatuh ke laut dan hampir mati.
Dia tidak bisa bergerak atau berbicara sekarang.
Dia akan seperti itu sampai dia mati.
Dasar kau!
Apakah dia boleh dirawat di rumah?
Ini sudah bertahun-tahun.
Ketika layanan sosial menyuruhnya dimasukkan ke panti perawatan,
Sooncheon melawannya dengan keras.
Dia biasanya wanita yang lembut.
Tapi dia berubah begitu
dia kehilangan suaranya.
- Dia bisa bicara sebelumnya? - Tentu saja.
Wanita itu.
Berpikir keponakannya akan mati,
dia minum pestisida.
Itu membakar tenggorokannya.
Tetap saja, dia wanita yang baik.
Dia bekerja di sebuah peternakan
agar keponakannya bisa dirawat
bahkan setelah dia meninggal.
Tapi seseorang meninggal di rumahnya lagi...
Kenapa sepupu laki-laki gadis itu tak mau datang?
- Sepupunya? - Ya.
- Orang yang bawa barangnya? - Ya.
- Kudengar dia adalah iparnya. - Aku tahu.
Tapi pria itu tidak ada hubungannya, 'kan?
Siapa?
Suamiku melihat mereka.
Kami biasanya tidak menyusuri jalan setapak di balik rumah itu.
Suatu kali, dia melewati jalan itu
dan melihat gadis itu dengan pria itu di dekat tebing.
Saat itu menjelang matahari terbenam.
Mereka tidak melihat suamiku.
Dia bilang mereka tidak terlihat seperti ipar.
Permisi.
Apakah ada orang di rumah?
Halo.
Aku datang untuk mengantarkan makanan pesta.
Tunggu sebentar.
Bisakah kita bicara, Nyonya?
Aku sedang menyelidiki apa yang terjadi pada gadis
yang dulu tinggal di rumah saudaramu.
Apa kau pernah melihatnya berjalan-jalan di sini?
'Dia melihat... laut.'
'Dia ketakutan dan lari.'
Apa kau sering melihatnya?
3 kali.
3 atau 4 kali.
Apa kau pernah melihatnya dengan iparnya?
Kau tidak pernah melihatnya?
Kau bisa saja menangani kasus ini.
Park datang setelah kau cuti sakit.
[ Park Hyung-Joon ]
'Beberapa rekaman CCTV, hilang.'
'Karena cuaca buruk, kembali keesokan harinya.'
'Menghubungi perpustakaan.'
[ Untuk Se-Jin ]
[ Perpustakaan Buan ]
- Nn. Song Nayeon? - Ya.
Apa kau mengirimkan ini melalui Tuan Park Hyung-Joon?
Ya. Apa kau berbicara tentang Se-Jin?
Apa kau tahu Jung Se-Jin?
Ya.
Bagaimana kau mengenalnya?
Aku tahu dia tidak sehat.
Dan dia tak memiliki internet di sana.
Se-Jin mengirimiku daftar buku,
dan aku mengirimkannya kepadanya.
Se-Jin menulis catatan itu sendiri?
Kupikir begitu.
Apakah Se-Jin sakit parah?
Dia belum meminta buku baru, dan dia belum mengembalikan buku.
Dia meninggal.
Apa?
Bolehkah aku melihat catatannya
dan daftar buku yang dia pinjam?
Tapi aku tidak mengumpulkan dan menyimpannya.
Aku akan memeriksanya.
Ini.
Apakah ini buku yang tidak dia kembalikan?
Benar.
[ 'Peta Dunia untuk Memilih Tujuan Perjalanan Anda' ]
[ Apa ada buku tentang musik atau belajar bahasa Inggris? ]
Aku tidak tahu bahwa Se-Jin meninggal.
Dia selalu menyembunyikan perasaannya.
Apa ini tulisan tangan Se-Jin juga?
Ya.
Ini mungkin catatan terakhirnya.
Dia bilang lengan kanannya terluka.
Lengannya terluka?
Lengannya dijahit di klinik.
Klinik di kota ini?
Kurasa itu adalah klinik perahu yang mengelilingi pulau.
Jika kau temukan catatan lain atau ingat hal lain,
tolong hubungi aku.
Tunggu.
Ponselku mungkin tidak berfungsi di luar sana, jadi...
Apa kau orang yang merawat lengannya?
Tidak, dia tidak ada di sini lagi.
Lukanya dalam,
tapi saat datang lukanya sudah terperban dengan erat.
Dia mengatakan padanya
dia sebaiknya pergi ke rumah sakit di kota.
Dia hanya minum obat dan diberi kain kasa.
Seberapa besar lukanya?
Mungkin sebesar ini.
Dia menyarankan
dia menemui dokter bedah plastik agar tak meninggalkan bekas luka.
Apakah itu tampak seperti luka yang dibuat sendiri?
Katanya itu adalah cedera karena jatuh.
Ada catatan siapa yang menemaninya hari itu?
Tidak disebutkan di sini.
Tapi dia tidak mungkin datang ke sini sendirian.
Permisi.
Nyonya?
Saat lengan Se-Jin terluka,
kau membawanya ke klinik perahu, 'kan?
Apa kau tahu jasadnya belum ditemukan?
Dia tidak banyak bicara
dengan orang lain di pulau.
Aku mencoba mencari tahu apa yang terjadi padanya.
Apa pun yang kau katakan akan sangat membantu.
Apa kau melihat Se-Jin terluka?
Klinik mengatakan bahwa dia terluka karena jatuh.
Aku bertanya-tanya...
apa itu tampak seperti luka yang dibuat sendiri.
Apakah dia menyebutkan sesuatu
saat kau membawanya ke sana?
[ Aku mendengar pot pecah dan masuk ]
[ Lengannya berdarah, jadi aku membawanya ke klinik ]
[ Dia terus menangis ]
Terima kasih untuk malam itu.
Kau tidak perlu datang lagi.
Mereka akan memasang kamera CCTV lagi.
Mereka akan mengganggumu
jika mereka tahu kau ada di sini.
Aku baik-baik saja, jadi tolong jangan datang.
Jaga dirimu.
Apa dia menyebutkan nama atau apa pun?
'Dia bilang dia alami mimpi buruk.
Dia datang ke rumahku malam itu.
Tapi dia tidak mengatakan apa pun.'
Untuk merawat lengannya,
dia harus memperbannya kembali.
Pasti sulit melakukannya dengan tangan kirinya.
Kau tidak membantunya?
[ Tak pernah melihatnya setelah itu ]
Dia tidak ingin keponakannya
dilihat oleh siapa pun.
Membereskan wawancara di sini
adalah pekerjaanku yang terakhir.
Aku dapat semuanya untuk menyelesaikan laporanku.
Kalau begitu, tak ada yang akan bertanya
bagaimana kehidupan Se-Jin di sini
atau kenapa dia mengambil pilihan itu.
Tapi aku tahu raut wajahnya.
Itu yang aku lihat di cermin
selama setahun terakhir.
Ditinggal sendiri
bukan karena kesalahannya sendiri,
dia akan lenyap terbawa ombak dan dilupakan oleh semua.
(Selamat melahirkan. Nama bayi: Jung Se-Jin)
Ini adalah ikan asin yang kau suka.
Terima kasih.
Jadi ini perpisahan?
Jangan katakan itu.
- Apa kau siap untuk pergi? - Ya.
- Hati-hati. - Ya.
Itu dia! Kau terlihat sangat cantik!
Maaf.
Maaf.
[ Sampai jumpa ]
Kau di mana?
Pengacaramu mengatakan
kau melewatkan janji temumu.
Apa kau gila?
Kau di sini.
Hai.
Halo.
Kau lebih awal dari dugaanku.
Maaf. Aku lupa.
Apa kau berbicara dengan Min-Jung?
Dia mengkhawatirkanmu.
Mohon tunggu di sini sebentar.
Tentu.
Bersepakat bukanlah suatu pilihan.
Mereka sangat keras kepala. Tidak ada gunanya mendengarkan.
Kita harus pergi ke pengadilan.
Kita punya bukti perselingkuhan suamimu.
Tetapi mereka juga bilang
kau berselingkuh dengan rekan kerja.
Adakah yang harus kuketahui tentang itu?
Dia adalah juniorku dan rekanku.
Dia sudah menikah sejak itu.
Aku tidak akan meminta apa pun darinya.
Mereka menyatakan bahwa kau tidak ingin punya anak.
Benarkah itu?
Aku mau mengikuti ujian promosi.
Dialah yang berkata
kami bisa mencoba setelah promosi.
Kami berdua sangat sibuk.
Begitu.
Selingkuhan suamimu sedang hamil.
Itu sebabnya dia ingin cepat bercerai.
Kupikir kau harus tahu.
Apa itu merugikanku?
Tidak.
Kalian ingin bercerai.
Yang tersisa cuma pembagian aset.
Kau tahu suamimu akan mencoba melakukan apa pun yang dia bisa.
Kita harus bersiap-siap.
Aku tahu ini sulit,
tapi kau harus memutuskan sekarang.
Kau tahu betapa aku khawatir saat aku tak bisa menghubungimu?
Aku lupa.
Kau lupa?
Bagaimana kau bisa melupakan pertemuan dengan pengacaramu
- pada saat seperti ini? - Tak apa-apa. Aku baik-baik saja.
Aku tidak percaya itu.
Tidak sedikit pun!
Bagaimana kau bisa baik-baik saja? Katakan padaku!
Benar.
Bagaimana aku bisa baik-baik saja?
Kau sendiri yang mengatakannya.
Bagaimana mungkin aku tidak tahu apa-apa?
Tapi aku sungguh tak tahu.
Kukira hidupku baik-baik saja,
lalu itu hancur.
Ketika aku berpikir bagaimana aku tak tahu dia berselingkuh,
aku tidak bisa bernapas.
Tapi aku baik-baik saja selama beberapa hari terakhir.
Aku akan segera membereskannya.
[ Bayi sedang tidur. Tolong ketuk ]
Permisi.
Awalnya ada kamera CCTV di dalam rumah.
Apa Se-Jin meminta itu?
Kami semua setuju untuk memasangnya.
Setelah disesuaikan dengan rumahnya,
dia memohon untuk menurunkannya.
Bisakah kita melakukan ini?
Aku akan bertanggung jawab untuk itu.
Kami akan menurunkan yang ada di kamarmu.
Aku harus ganti baju dan lainnya.
Aku kemari karena aman,
tapi kenapa ada kamera ini?
Bersabarlah dengan kami.
Pergi saja ke belakang garis ini,
maka kau tak akan terekam.
- Terserah! - Tunggu!
Se-Jin lebih dekat dengan Detektif Park Hyung-Joon?
Aku tidak bisa sering ke sana.
Dan dia mengenalnya sejak awal kasus ini.
Kau harus memiliki cermin.
Kau suka warna merah muda?
- Kenapa? - Dia merawatnya dengan baik.
Kau tidak menyukainya?
Dia membeli barang-barangnya dengan uangnya sendiri.
Se-Jin sangat menyukainya.
Selamat ulang tahun!
Aku punya ini ketika aku masih muda.
Ayo lihat.
Ketika Se-Jin pertama kali pergi ke pulau itu,
dia terus berpikir dia bisa bertemu Kim Jung-Mi lagi.
Tapi dia tidak bisa dihubungi setelah penyelidikan.
Bagaimana perasaan Se-Jin?
Kecewa.
Dia akan terbuka kepada Hyung-Joon
lebih dari kepada diriku.
Aku sangat bodoh. Kenapa aku tidak tahu?
Ini adalah kesalahanku karena tidak tahu.
Se-Jin.
Bekerja sama dalam penyelidikan
satu-satunya cara memperbaikinya.
Apa Ayah sungguh menyembunyikan sesuatu?
Jaksa cari apa pun yang mungkin disembunyikan ayahnya.
Hyung-Joon mengira Se-Jin tahu sesuatu.
Tapi menurutmu dia tidak tahu?
Dia masih kecil.
Jika dia tahu, dia akan memberi tahu Hyung-Joon.
Aku menemukan ini.
Apa ini tulisan Hyung-Joon?
Tak ada pemutar piringan hitam.
Kenapa dia memberinya ini?
Aku tidak yakin.
Apa itu tidak mengganggumu?
Tentang apa?
Dia adalah seorang gadis dewasa.
Ketika Park pergi ke pulau itu,
CCTV kadang-kadang mati.
Dan dia lebih sering tidur di sana daripada dirimu.
Bukankah itu tampak aneh?
Apa maksudmu?
Hyung-Joon bekerja keras untuk menangani kasus ini.
Se-Jin yang terlalu menuntut.
Aku kasihan padanya,
tapi dia bukan malaikat.
Bukan salahnya dia tidak bisa pergi ke pulau itu.
Se-Jin.
Aku tahu kau sedih karena Hyung-Joon tak bisa datang.
Di mana albumnya?
Saudaramu bersikeras untuk memilikinya.
Ini bukan apa-apa. Berikan saja padanya.
Tidak mungkin!
Cobalah untuk menemukannya dan ambillah jika kau bisa!
Se-Jin tidak mengatakan apa-apa tentang Park setelah itu?
Kau mestinya tahu lebih baik.
Jangan menebak-nebak
jika kau tidak tahu apa yang terjadi.
Kudengar kau mengalaminya juga.
Berkat rumor tak berdasar, Hyung-Joon harus berhenti.
Se-Jin pernah memintaku untuk mengirim surat untuknya ke Seoul.
Itu dicap,
tapi aku menumpahkan kopi di atasnya.
Kumasukkan ke amplop baru,
kukirim bersama surat perpustakaan.
Haruskah aku memberitahumu hal-hal seperti ini?
Aku terkejut.
Kudengar dia belajar di luar negeri,
tapi surat itu dari alamat dalam negeri.
Apa kau masih punya surat itu?
Dia menyuruhku untuk segera membuangnya.
Apa isi surat itu?
Dia minta kirim bunga pada wanita yang tinggal bersamanya.
Kurasa sebuah buket berisi 40 mawar putih.
Apa kau mengirimkannya?
Ya.
Apa kau pacarnya?
Kenapa dia memintamu melakukan itu?
Itu hanya suka sesaat.
Kenapa begitu?
Aku merasa terbebani.
Wanita itu belikan aku iPhone baru
dan minta aku baik padanya.
Sekarang setelah kupikirkan,
dia pasti membelinya dengan uang haram.
Aku merasa tidak enak tentang itu dan mengirimkan mawar.
Ke mana kau mengirimkannya?
- Halo. - Hai.
Pengiriman bunga untuk Nona Kim Jung-Mi.
Siapa?
Katanya ini untuk Nona Kim Jung-Mi.
- Tunggu sebentar. - Tentu.
- Halo. - Hai.
Ada yang bisa kubantu?
Aku mau bertemu Nona Kim Jung-Mi.
- Begitu. - Ini.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Bolehkah aku melihat-lihat?
Silakan.
Nn. Kim Jung-Mi!
Kau siapa?
Orang yang mengirim itu.
Apa aku mengenalmu?
Detektif Kim Hyun-Soo. Aku menyelidiki bunuh diri Se-Jin.
Kau menerima itu sebelumnya, 'kan?
Kau tahu itu dari Se-Jin, 'kan?
Tolong mundur.
Kurasa Se-Jin tidak menghubungi siapa pun
sebelum dia meninggal.
Lalu aku mengetahui dia mengirim itu.
Aku ingin menanyakan beberapa pertanyaan.
Apa Se-Jin benar-benar mati?
Aku hanya bersyukur karena tidak dihukum
dan hidup dengan tenang dalam persembunyian.
Saudara Se-Jin mengaku
aku mengambil perhiasan ibunya
dan mencoba menuntutku.
Jika dia tahu Se-Jin menghubungiku...
Kata pengacaraku
aku tak bisa temui Se-Jin lagi jika ada yang tidak beres
dan menyuruhku menunggu sampai dia dewasa.
Terlepas dari risikonya, dia mengirimkannya.
Kenapa kau tidak mencoba menghubunginya?
Aku masih takut pada Yong-Jin.
Kupikir mereka akan merawatnya dengan baik
karena mereka membutuhkannya sebagai saksi.
Kudengar polisi dan Yong-Jin
mengirimnya ke pulau itu.
Jaksa dan polisi
pikir Se-Jin tahu lebih banyak tentang ayahnya.
Apa kau tahu apa itu?
Aku bersamanya selama lebih dari 10 tahun.
Aku menyadari selama penyelidikan
bahwa dia tidak mempercayaiku sama sekali.
Se-Jin terus bertanya
apa dia benar-benar melakukan apa yang mereka tuduhkan.
Dia menyerahkan buku besar itu sendiri.
Kenapa dia menyembunyikan sesuatu?
Kau tidak dapat melakukan ini pada Se-Jin.
Pencarian telah dibatalkan.
Meski tubuhnya belum ditemukan,
ada alasan untuk menganggap dia telah meninggal.
[ Undangan Pernikahan: Park Hyung-Joon ]
Ya?
Silakan masuk.
Kulihat laporan sementaramu.
Tutup kasusnya dengan apa yang kau dapatkan.
Aku harus bertemu Park Hyung-Joon untuk...
Apa aku memintamu untuk menyelidiki kembali?
Tetap saja, namaku akan ada di laporan.
Apakah suamimu tahu kau terlibat dalam kasus ini?
Mungkin tidak.
Seorang reporter mencari tahu.
Dia sepertinya tidak tahu banyak, jadi tidak ada masalah.
Itu berarti dia tidak mendengarnya dari keluarga yang berduka.
Suamimu dekat dengan reporter.
Bagaimana jika ada yang salah lagi
dengan masalah pribadimu?
Tutup kasusnya agar kita bisa mencatatkan kematiannya.
[ Kesimpulan: Hilang, dianggap meninggal ]
'Dari hal-hal yang tidak dapat diubah,
aku ingin bebas.
Aku tidak ingin membebani siapa pun.'
Aku tidak akan merindukan apa pun kecuali matahari terbenamnya.
Jika ada yang menemukanku secara tidak sengaja,
sebelumnya aku minta maaf.
Ini satu-satunya cara yang bisa kupikirkan.
Kuharap aku menghilang ditelan ombak
dan tak pernah kembali.
Aku minta maaf atas nama ayah dan saudaraku.
Sampai jumpa.
Tolong berjalanlah dengan percaya diri.
Tersenyumlah dan santai.
Tuan Park Hyung-Joon?
Ada yang mau menemuimu
terkait pembayaran.
Baiklah.
Saudaraku bilang dia akan membayar.
Aku Detektif Kim Hyun-Soo.
Kau tidak menerima telepon atau SMS-ku,
jadi aku datang ke sini.
Apa?
Aku perlu menanyakan beberapa pertanyaan.
- Sekarang? - Tidak akan lama.
Bagaimana kau bisa datang ke sini?
Apa kau ingin berbicara di sini?
Kau datang untuk mengancamku
di pernikahanku?
Kenapa aku mengancammu?
Aku pernah melakukan ini sekali.
Jika dimulai jam 14.00, kau punya banyak waktu.
Apa menurutmu dia mungkin masih hidup?
Kau tahu pulau itu dengan baik.
Lalu apakah kasusnya ditutup sebagai bunuh diri?
Aku tak menemukan apa pun yang mengatakan sebaliknya.
Apa yang ingin kau tanyakan?
Walau dia dekat dengan Kim Jung-Mi,
namanya tak disebutkan dalam surat wasiat.
Dia mungkin mengira itu yang terbaik bagi Kim.
Namamu juga tidak disebutkan.
Kau secara pribadi membawa banyak barang untuk Se-Jin.
Kau mau itu dikembalikan?
Setelah bulan madu kami,
kami pindah ke luar negeri.
[ Ara ]
Kupikir
kau menjadi dekat dengan Se-Jin lebih dari apa yang orang katakan.
Entah karena kebetulan atau sengaja.
Kau pikir tahu tentang Se-Jin dengan melihat beberapa berkas?
Apa saudaranya mengatakan itu?
Atau polisi ingin menyalahkan segalanya padaku?
Beraninya kau mengatakan itu!
Dia melukai dirinya sendiri setelah kau berhenti!
- Apa? - Se-Jin memotong lengannya.
Aku ingin bertanya
apa dia meneleponmu untuk terakhir kalinya
sebelum melompat ke tebing.
Karena hanya dirimu yang dia punya.
Kupikir setidaknya...
kau akan bertanya-tanya kenapa dia melakukan itu.
Tapi...
sepertinya kau tak peduli dengan kematian Se-Jin.
Atau apakah itu baik untukmu?
Hyung-Joon?
Apa kau di sini?
Ke mana dia pergi?
Jangan kembali bekerja.
Kapan terakhir kali kau makan dengan benar?
Bukannya tidur siang di mobil,
apa kau pernah tidur dengan nyaman?
Kau tidak normal!
Kau hanya perlu menyelesaikan laporan. Ada apa denganmu?
Kau ke pesta pernikahan untuk
balas dendam demi gadis yang mati?
Apa kau mencurigai Hyung-Joon?
Menurutmu apa yang dia lakukan?
Suamimu berbohong tentang rekanmu!
Kau mengalami hal buruk
karena rumor itu!
Kau sangat marah terhadap suamimu!
Jadi mari kita menghina dirinya!
Lakukan! Lakukan apa yang kau inginkan!
Aku hampir tidak bisa tidur sejak aku pindah ke sini.
Aku mengalami mimpi buruk.
Aku mati.
Aku melihat diriku mati setiap malam.
Tidak bisakah seseorang menyingkirkan jasadnya?
Tidak bisakah seseorang langsung menguburku?
Hanya itu yang kupikirkan dalam mimpi burukku.
Tapi jika aku tidak tidur, aku akan menjadi gila.
Jadi aku minum obat tidur.
Saat aku akhirnya tertidur dan
bangun sambil merasa mengantuk,
aku bingung di mana aku.
Dalam rekaman CCTV sebelumnya,
Se-Jin memang seperti itu.
Tetapi ada banyak pertanda
yang menunjukkan dia berjuang untuk bertahan hidup di sana.
Lalu dia meninggal, dan tubuhnya hilang.
Tapi semua orang ingin kasusnya ditutup diam-diam.
Dan aku memakai kasus itu untuk mencoba kembali bekerja.
Fokus untuk menjadi lebih baik sebelum kembali bekerja.
Dengarkan.
- Jika kau melakukannya lagi... - Min-Jung.
Kau pikir aku melakukan itu untuk bunuh diri?
Kau pikir aku meremukkan lenganku
untuk menghindari sidang disiplin?
Tidak.
Aku harus bekerja untuk melupakan semua hal buruk dalam hidupku.
Kupikir aku akan gila tak bekerja
karena lenganku yang mati rasa!
Aku melakukannya dengan harapan bisa memperbaikinya!
Bukan karena aku ingin mati.
Aku melakukannya untuk hidup.
Gadis itu pasti juga seperti itu,
tapi tidak ada siapa-siapa.
Aku bertemu banyak orang.
Aku ingin menemukan satu orang
yang akan mengatakan kepadaku dia tak akan mati seperti itu.
Tapi tidak satu orang pun yang mengatakan itu.
Ini pasti masih malam yang gelap
Bintang-bintang yang berkilauan di langit
Terkadang merendahkanku
Ini pasti masih malam yang gelap
Sekarang, angin yang lewat...
[ Kesimpulan: Diduga meninggal ]
Dengan sedih memelukku
Ya?
Masuk. Silakan duduk.
Aku ingin berbicara sebelum sidang disipliner.
Aku mendengar tentang Park Hyung-Joon.
- Maaf. - Tidak.
Itu bisa terjadi saat bekerja.
Bagaimanapun, kau menutup kasus ini dengan baik,
jadi aku akan menepati janjiku.
Tapi selesaikan perceraianmu sebelum kau kembali.
- Apa? - Itu perceraian yang buruk.
Kau harus menjelaskan kepada komite
tentang semua kebohongan suamimu.
Jangan menggali masalah lama.
Setelah perceraianmu...
Sudah cukup.
Sudah cukup kau memberiku kesempatan.
Tapi...
Jika aku perlu dihukum,
aku bersedia.
Sampai jumpa di dengar pendapat.
Tunggu...
Ada kamera CCTV di sini.
Kupikir kau harus tahu.
Tidak baik bagimu untuk menerobos masuk seperti ini.
Aku datang untuk mengatakan sesuatu.
Bukankah sudah terlambat untuk berbicara?
Sudah terlambat untuk bersepakat.
Aku telah melarikan diri dari ini.
Kukira itu salahku.
Tapi aku telah berubah.
Aku bukanlah diriku yang dulu.
Aku akan melawanmu.
Aku akan melakukan yang terbaik untuk menghancurkanmu.
Aku akan melawan untuk tinggalkan bukti bahwa aku sudah melawan.
Kurasa aku harus mengatakan secara langsung.
Kudengar kau sudah menyelesaikan laporan kasusnya.
Terima kasih.
Ini laporan lengkapnya.
Daftar barang miliknya juga ada di sana.
Tidak ada perhiasan. Kau pasti salah.
Dan dia pasti mengambil album itu
karena dia tidak ingin kau memilikinya.
Kau pasti sungguh merasa kasihan pada saudariku yang wafat.
Benar?
Tidak sebanyak dirimu.
Jika kau melihat wasiatnya,
dia meminta maaf atas nama ayah dan saudaranya.
Kami tahu tentang ayahmu.
Tapi apa kesalahanmu
sehingga dia meminta maaf atas namamu?
Berhentilah usil, dasar polisi!
Hentikan! Duduk!
Aku minta maaf, Detektif.
Mendorong perusahaan asuransi tidak akan mempercepat
memproses kematiannya.
Berhenti mengeluh.
[ Makan dan minum pilmu ]
Kamera CCTV kembali menyala,
jadi ayo kita tetap di belakang garis cucian.
Jika kau mengetuk,
aku akan keluar.
Lihat semua makanannya!
Apa hari ini hari yang spesial?
Apa?
Ulang tahun?
Berkat dirimu,
aku bisa makan makanan enak.
Terima kasih!
[ Lee Soon-Jung ]
Aku berpikir mau berikan apa
untuk ulang tahunmu.
Saat tinggal di rumah ayahmu,
aku mendengarkan musiknya dan
membaca surat-suratnya diam-diam.
Surat-surat itu semuanya untukmu.
Aku tidak tahu itu untukmu
dan merasa cemburu.
Tunggu.
Aku memiliki koleksi perangko ibuku.
Melihat mereka,
kupikir aku bisa pergi ke mana saja.
Sekarang, tak ada tempat untuk pergi
selain di sini.
Semua orang yang telah aku tunggu-tunggu telah pergi.
Kau meminta surat apa pun untuk pemilik sebelumnya.
Aku meninggalkannya di satpam.
[ Untuk Choi Eun-Joo ]
[ Ibu: Choi Eun-Joo ]
Seberapa sering tagihan
untuk rumah pekuburan dibayar?
Itu tergantung kontrak yang diminta.
Pembayarannya setiap 5 tahun,
tapi baru-baru ini diperpanjang menjadi 10 tahun lagi.
Sungguh? Kapan itu?
Dia datang dan membayar secara langsung.
Apa kau memeriksa yang disimpan di dalam
setiap kotaknya?
Tidak. Ini bukan loker kereta bawah tanah.
Bolehkah aku melihat dokumen perpanjangannya?
[ Pemegang Polis: Lee Soon-Jung ]
Bisakah aku melihat rekaman CCTV?
Bagian baru memiliki kamera baru.
Di bagian lama,
rekaman disimpan selama 2 minggu.
[ Choi Sung-Moon, Kang Yeon-Sook ]
[ Makan dan minum pilmu ]
[ Lengannya berdarah, jadi aku membawanya ke klinik ]
Topan Rappa bergerak ke utara dan memunculkan angin yang lebih kuat.
Dengan kecepatan angin lebih dari 47 meter per detik...
[ Lee Soon-Jung ]
[ Pemberitahuan Penerbitan Kartu Identitas ]
[ Pendaftaran Disabilitas ]
Apa?
[ Pergi ke Seoul ]
Aku tak punya tempat untuk pergi.
Saudara dan ayahku melakukan banyak hal buruk.
Aku terlalu bodoh untuk mengetahuinya.
Jadi aku dihukum.
Tidak ada yang tersisa.
[ Kau yang tersisa ]
Tidak! Kenapa kau terus menyuruhku pergi?
Aku suka di sini seperti ini!
Mari kita hidup seperti ini.
Keluar...
dan hidup untuk kami.
Hidup.
Tidak ada...
yang akan menyelamatkanmu.
Kau...
harus menyelamatkan dirimu sendiri.
Hidup itu...
lebih lama...
dari yang kau pikirkan.
Permukaan laut secara bertahap naik.
Dengan tinggi gelombang diperkirakan mencapai 9 meter...
Ayo...
tetap...
kuat.
Pak Kepala!
Aku tidak bisa bernapas!
Aku menemukan ini di bebatuan!
Apa yang kau bicarakan?
- Dia hilang! - Apa?
Anak itu hilang!
- Gawat! - Aku menemukan surat!
[ Aku menyuruhnya melakukannya ]
Aku tak tahu apa maksudmu.
Aku datang ke sini karena...
aku mengambil ini dari rumah.
Aku datang untuk mengembalikannya padamu.
Maaf telah mengejutkanmu.
Jaga dirimu.
(Pemberitahuan Dengar Pendapat untuk Detektif Kim Hyun-Soo)
(Menghancurkan dan merusak kendaraan perusahaan)
Dia tidak menjawab. Apa yang harus kulakukan?
[ 1 TAHUN KEMUDIAN ]
Apakah kau orang Korea?
Pelayan itu memberitahuku.
Ya.
Halo.
Kau mau pindah untuk melihat
lebih baik matahari terbenamnya?
Ini menunya.
Aku sudah selesai untuk hari ini.
- Baik. Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Apakah kau pulang kerja?
Bolehkah aku membelikanmu minuman?
Tentu.
Boleh aku minta bir?
Terima kasih.
Berapa lama kau tinggal di sini?
Aku belum memutuskan.
Kau akan menyukai tempat ini.
Apa kau sedang liburan?
Tidak, aku berhenti kerja.
Aku ingin memulai kembali,
tapi aku belum tahu harus kerja apa.
Seseorang yang aku suka mengatakan
hidup itu lebih lama dari yang kau pikirkan.
Tatonya cantik.
Aku membuatnya untuk menutupi bekas lukaku.
Aku bisa tunjukkan tempatnya jika kau mau.
Bagaimana kehidupan di sini?
Aku sangat sibuk bekerja sampai minggu lalu.
Aku bahkan tidak punya waktu
untuk menulis surat ke rumah.
Kau mengirim surat ke Korea?
Ya.
Aku tahu itu kuno, tapi aku menyukainya.
Apa kau akan pernah kembali ke Korea?
Ada yang harus aku selesaikan dulu.
Apakah ini kota pertama dalam perjalananmu?
Tidak.
Aku pernah ke beberapa tempat.
Aku ingin memeriksa sesuatu sendiri.
Apa kau menemukannya?
Apa?
Yang ingin kau periksa sendiri.
Kurasa aku menemukannya.
Itu bagus.
Terima kasih.
Aku yang lebih bersyukur.
Resync/Edited By (Coffee_Prison)
[ Kim Hye-Soo ]
[ Lee Jung-Eun ]
[ Roh Jeong-Eui ]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.