Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Biarkan Imajinasi Anda Melayang! KHUSUS DEWASA www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com Dijamin PUAS bikin NAGIH! BUKTIKAN SENDIRI!
Brody.
Berhenti!
Tolong, berhentilah!
Seseorang tolong!
Tolong aku!
Cepat!
Cepat Liz, jangan!
Kau bisa tidur minggu ini?
Mungkin beberapa jam.
Mimpi buruk?
Semakin memburuk.
Aku ditarik ke bawah kali ini.
Tidak.
Lalu?
Lalu aku bangun.
Muncul perasaan takut ini, seolah itu membangun sesuatu.
Ya?
Terkadang aku merasa seperti akan kehilangannya sepenuhnya.
Aku mengerti.
Kurang tidur bisa membebani pikiran dan tubuh.
Kau masih tidak ingin diberi resep?
Aku tidak ingin apa-apa.
Aku lebih takut dengan yang akan kulihat jika aku tidak bisa bangun.
Bagaimana meditasinya?
Aku melakukannya.
Itu bagus.
Kurasa.
Sudah setahun.
Setahun?
Sejak serangan itu.
Ya, tentu saja.
Bagaimana perasaanmu tentang itu?
Menyebalkan, jelas.
Benar.
Kesepian.
Kau masih menyalahkan dirimu?
Hei.
Hai, cantik.
Apa kabar?
Lelah, pusing.
Seperti biasa.
Bagaimana sesimu?
Seperti itu.
"Bagaimana perasaanmu?
"Dan bagaimana perasaanmu tentang itu?" seharian begitu.
Dan bagaimana perasaanmu tentang itu?
Diam, brengsek.
Aku bukan brengsek.
Kau brengsek paruh waktu.
Ya?
Dan paruh waktu lainnya aku dewi yang cantik, benar?
Benar.
Harimu menyenangkan?
Kau kenal aku, kubantai setiap hari.
Kau tidak boleh bilang membantai seharian.
Aku mengatakannya.
Tidak.
Kukatakan.
Aku membencimu.
Kau mencintaiku.
Kau payah!
Hanya jika dia mengizinkanku.
Hei, kubawa kau keluar malam ini.
Ayo lakukan sesuatu yang menyenangkan.
Aku tidak ingin ke mana-mana.
Aku bersantai.
Ini salah satu hari-hari itu, ya?
Kurang lebih.
Baik.
Maka izinkan aku datang membuatkanmu makan malam.
Aku tidak akan menolak.
Mengejutkan!
Aku akan mampir sekitar jam enam.
Kedengarannya bagus.
Sampai jumpa nanti, cantik.
Daah, dewi yang cantik.
Jadi...
Jadi?
Bagaimana?
Enak.
Kubuatkan yang lebih baik lain kali.
Bisa lakukan itu?
Baik.
Itu enak sekali. Terima kasih.
Dengan senang hati.
Tidak, aku saja.
Tidak, aku saja.
Kau santai saja.
Hei, mau nonton film?
Mungkin. Mau nonton apa?
Entahlah. Yang lucu.
Kubawa pemeriah pesta.
Kau tahu aku takkan tergoda selada setan.
Masih takut teler?
Aku takut dengan rokok Jazz herbal itu.
Ayolah, ini hanya ganja.
Aku terus memberitahumu ini bisa membantumu tidur.
Aku tahu, tapi... / Bagaimana tidurmu?
Nyenyak?
Tidak juga.
Aku berhasil tidur beberapa jam semalam.
Sayang.
Aku turut menyesal, itu sangat menyebalkan.
Apa yang bisa membantumu tidur?
Menjauhkan semua mimpi buruk itu?
Apa?
Bercinta di dekat api.
Perapianku rusak.
Bercinta bisa menjauhkan hiu?
Ya, mereka benci suaranya.
Maaf.
Aku tidak bisa.
Entahlah.
Tidak apa-apa.
Aku mengerti.
Sungguh?
Tentu saja.
Aku belum merasa siap melakukan itu.
Aku tahu.
Maaf, tak ingin kau merasa... / Tidak, jangan minta maaf.
Kau luar biasa dan sabar menghadapiku.
Entah siapa yang tahan menunggu... / Empat bulan.
Sudah selama itu?
Ya.
Bukannya aku tak menyadarinya.
Ya, benar.
Kita bisa berpelukan dan menonton film.
Kuterima itu.
Aku hanya ingin di sini.
Aku senang kau di sini.
Ya Tuhan, tidak.
Hei.
Hei.
Hei, tak apa.
Tak apa.
Pasti menyenangkan punya seseorang mendukungmu, ya?
Tentu, itu bagus.
Nyaris terlalu bagus.
Apa maksudmu dengan itu?
Terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
Ya.
Dia sangat penyayang dan manis.
Aku merasa seperti bajingan jika dibandingkan.
Saat kau mengalami sesuatu,
sepertinya dia mengerti itu.
Ya.
Tapi aku selalu waspada terhadap siapapun yang terlihat terlalu sempurna.
Sementara itu, aku di sini kacau emosional
yang bahkan tak bisa dekat dengannya.
Dia mengungkapkan perasaannya tentang itu?
Tidak juga.
Kadang dia terlihat kecewa. Tapi siapa yang tidak, benar?
Setiap kali kami dekat,
aku tidak bisa.
Pernah bersama wanita?
Ya.
Di kampus. Aku kencan dengan wanita dan lelaki.
Tapi Seth hubungan jangka panjang pertamaku.
Kenapa kau berpikir aku... / Hanya bertanya.
Bukan itu sama sekali.
Itu lebih seperti,
tembok yang tidak mampu kutembus.
Rasanya seolah dia tidak membiarkanku.
Siapa?
Seth?
Mungkin, atau...
hiunya?
Entahlah. Kedengarannya konyol dan omong kosong.
Itu kedengarannya tidak konyol dan omong kosong.
Itu masuk akal.
Sungguh?
Seekor hiu tidak ingin aku intim?
Kenapa tidak?
Ia tidak ingin kehilangan kuasanya atasmu.
Jika kau biarkan dirimu akrab dengan seseorang,
kau mungkin merasa membaik, jika begitu, kau rileks, jika kau rileks, kau mungkin...
Aku mungkin tidak bermimpi lagi.
Benar.
Aku hanya melempar ide.
Pikiran manusia sangat kompleks.
Benarkah?
Aku hanya ingin bisa mengenyahkannya dan bisa tidur.
Kau sudah meditasi?
Meditasi, ya.
Kupikir olahraga juga mampu membantu, tapi aku selalu lelah.
Sudah memikirkan kolam?
Tidak.
Tidak. Aku belum siap untuk itu.
Baik, tidak masalah. Dimengerti.
Aku akan memikirkannya. Tapi saat ini belum.
Dimengerti.
Minggu depan pukul 8 bisa?
Ya, bisa.
Aku ada janji rabu depan, jika kau tak keberatan.
Anjingku, Ryan ada janji di hari Selasa biasa kami.
Nama anjingmu Ryan?
Ya, agak lucu, bukan?
Dia awalnya milik saudaraku. Jadi dia sudah punya nama.
Jadi aku akan menurunkan jadwalmu.
Ya Tuhan, kau baik-baik saja?
Apa yang terjadi?
Bernapaslah.
Semua baik-baik saja.
Apa yang kau lihat?
Aku...
Aku tidak bisa.
Aku tidak bisa.
Baik, bernapas dan rileks.
Maafkan aku.
Jangan minta maaf.
Ini sangat memalukan,... / Tidak, jangan sekarang.
Aku harus pergi.
Rupanya aku melihat sesuatu sekarang.
Aku...
...melihat hiu di jendela.
Maksudmu di luar?
Ya.
Itu berenang ke arahmu, bergerak di udara seperti air.
Aku perlu tidur, bukan?
Aku menjadi gila?
Tidak.
Seperti kataku, kurang tidur bisa membahayakan pikiran.
Kusarankan kau ke kolega untuk meresepkan... / Tidak!
Tidak ada obat.
Baik.
Aku mengerti, tidak ada obat.
Tolong!
Tolong!
Seseorang tolong!
Tolong aku!
Cepat, Liz, tolong!
Permisi.
Permisi.
Permisi!
Kau Hector. Benar?
Javier.
Javier, benar.
Hei, Javier. Aku tahu kau melakukan tugas.
Tapi bisa nanti saja?
Atau lebih baik lagi besok atau tidak sama sekali?
Aku sakit kepala parah karena kurang tidur
dan itu memburuk saat ini.
Aku akan sangat menghargainya.
Aku mungkin bisa memberimu uang.
Aku tidak bisa.
Aku harus selesaikan.
Mungkin, entahlah.
Kau bisa pakai penggaruk.
Penggaruk.
Yang kau gunakan setelah mengumpul daun.
Aku tidak bisa. Aku tidak punya.
Kau tidak punya penggaruk?
Jadi sedang apa kau?
Kau hanya meniup dedaunan di tanah dari satu halaman ke halaman lainnya.
Kau tidak membersihkan.
Kau hanya menyebar kotoran ke mana-mana dan mengganggu kedamaian semua orang!
Dan itu tidak membantu.
Kau senang tahu tidak berbuat hal berguna?
Kenapa kau tidak meniup daun menjadi tumpukan
dan memungutnya lalu membuangnya?
Kenapa?
Katakan kenapa?
Maaf, Nona. Aku harus menyelesaikan pekerjaan.
Maaf aku membentak.
Ini bulan berat bagiku
dan kupikir aku mulai sedikit lepas kendali.
Maaf.
Yakin tidak mau uang dan kau bisa selesai lebih awal?
Aku tidak bisa. Tapi kuselesaikan cepat, lalu pergi.
Baik?
Biarkan Imajinasi Anda Melayang! KHUSUS DEWASA www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com Dijamin PUAS bikin NAGIH! BUKTIKAN SENDIRI!
Aku merasa seperti orang brengsek.
Maksudku, ya.
Itu hal terakhir yang dibutuhkan orang itu.
Gadis gila berteriak padanya karena melakukan tugasnya?
Aku mungkin tidak terdengar lebih baik dari bajingan rasis.
Tak terlalu buruk.
Itu sangat gaduh dan mengganggu.
Apalagi saat kau sedang lelah dengan sakit kepala.
Aku yakin kau bukan orang pertama yang mengeluh.
Aku juga berapa kali ingin begitu.
Hanya saja...
Lalu aku...
Apa?
Lupakan, tidak ada.
Tidak penting.
Yakin?
Ya.
Apa makan malamnya?
Mungkin Taco. Lalu Margarita.
Tunggu, sungguh?
Atau kau masih mengolok-olokku?
Sedikit keduanya.
Hei!
Tunggu. Tapi kau suka Taco, 'kan?
Tentu aku suka Taco.
Aku hanya merasa aneh berkata, "Hore Taco!"
mengingat apa yang barusan terjadi.
Sebenarnya lebih bodoh kau mengira dia orang Meksiko.
Dia bisa saja dari El Salvador.
Ya ampun, kau benar.
Ayolah, aku bercanda.
Kenapa aku payah sekali?
Tidak.
Payahmu bagus.
Bagaimana kau tahu?
Aku bisa membayangkannya.
Terima kasih.
Terima kasih telah menjadi luar biasa.
Jujur aku tidak bisa menahannya.
Brody!
Hei, mau ke mana?
Anjingku lebih rendah hati darimu dan dia percaya diri.
Berhenti menggangguku!
Aku tahu kau ada di sini, brengsek.
Di mana kau?
Bangun, bangun, bangun!
Bangun!
Sadarlah, Liz.
Sadarlah.
Hei, ada es krim kopi vegan non-susu...
...kesukaanku di kulkasmu?
Yang kau miliki saat itu?
Satu-satunya saat kau membuatkanku makan malam?
Halo?
Liz, sedang apa kau?
Hei, Brody!
Apa kabar?
Ya, aku juga merindukanmu!
Kau sangat besar.
Liz, Ya Tuhan. Apa yang terjadi?
Aku tidak tahu kau kenapa. Tapi kau terlihat konyol.
Ini mengingatkanku saat kau menyelinap ke kamarku
dan mencoba membajak Barbie scuba diving-ku,
dan aku memergokimu, tapi kau pikir aku tidak lihat.
Jadi, kau suka hampir keluar pintu.
Dan aku seperti, "Hei, kenapa kau membajak pengaturanku?"
Dan kau seperti "aku tidak membajak pengaturanmu."
Ya Tuhan, membajak pengaturanku.
Bodohnya ucapan ayah kita yang tertanam dalam diri kita.
Aku masih sering mengatakan membajak.
Baik Liz, cukup.
Ada apa?
Kau sudah mati.
Sungguh?
Aku hanya bercanda. Tentu saja.
Aku mati seperti bakung di musim berburu.
Atau sungguhkah?
Kenapa kau d sini, Payton?
Aku ingin melihatmu.
Kau terlihat seperti orang bodoh yang kurang tidur.
Terima kasih.
Hei, apa guna saudari?
Aku memang gila.
Ini benar, tapi ada kabar baik untukmu.
Aku bisa membantumu.
Kau hanya harus mendengarkanku.
Kemari, duduk.
Ayo ngobrol.
Bagaimana rasanya mati?
Jawaban singkat,
menyebalkan sekali.
Itu sangat membosankan.
Dan, ada ini.
Ini seharusnya melekat padaku.
Selain itu, jujur,
sebenarnya tidak jauh berbeda dengan hidup.
Aku memang gila.
Kemungkinan besar.
Tapi ini tidak akan berhenti sampai kau merelakannya.
Merelakannya?
Dari apa?
Kau bisa mulai dengan wanita itu.
Wanita itu.
Maksudmu Roberta?
Ya, dia kabar buruk.
Kau bercanda?
Dia anugerah.
Tidak.
Tidak, hentikan itu.
Baik.
Mari anggap kau di sini berbicara denganku.
Mari.
Dan ini bukan halusinasi gila. dan aku meyakini itu.
Apa yang kau bicarakan?
Liz, ada yang ingin kukatakan.
Maaf.
Maaf soal Seth.
Maaf aku punya hubungan dengannya.
Kau sudah tahu itu, bukan?
Aku curiga.
Lantas kenapa kau tidak mengatakan sesuatu?
Apa yang harus kukatakan?
Aku tidak tahu apa-apa!
Hei, Payton, kau meniduri pacarku?
Sesuatu seperti itu?
Entahlah. Aku ingin salah.
Aku ingin itu pergi.
Itu sebabnya kau ragu-ragu?
Hari itu di air aku bersumpah
kau ragu-ragu untuk menarikku ke perahu.
Apa?
Tidak apa-apa. Aku mengerti.
Itu hanya sesaat.
Tidak, aku mau... / Butuh waktu mengangkatku.
Tunggu!
Aku tidak!
Aku tidak!
Aku tidak!
Dan itu dia, dia pergi.
Pergi begitu saja?
Ya.
Kau melihatnya menghilang, atau dia ada lalu tidak ada?
Maksudmu apa aku melihatnya terburai hilang?
Apapun itu.
Tidak. Dia ada, lalu hilang.
Aku selalu penasaran soal itu.
Saat orang berkata mereka melihat sesuatu lenyap di depan mereka.
Seperti apa sebenarnya itu.
Itu tidak pernah terjadi padaku.
Baik.
Itu tak apa.
Aku tak ingin menyelamu dengan pertanyaan.
Tolong lanjutkan.
Hanya itu.
Apa maksudnya Roberta sebagai, "kabar buruk"?
Aku tidak tahu.
Sama sekali.
Aku mengira dia senang jika ada seseorang yang
mau menghibur dan menjagaku.
Ya.
Ya, jadi entahlah.
Itu terasa keliru.
Kau ingin bicarakan yang dia katakan di akhir?
Tentang keraguan itu?
Kurasa aku tak ragu.
Baik.
Tapi entahlah.
Selama ini rasa bersalahmu karena hanya kau yang selamat, benar?
Mungkin.
Mungkin ada lebih dari itu.
Maksudmu aku ragu?
Tidak sama sekali.
Tapi mungkin kau pikir itu perbuatanmu?
Katamu kau beritahu Payton jika kau
mencurigai sesuatu terjadi. Begitukah? Atau kau sudah tahu?
Entahlah, mungkin.
Kita tidak perlu membicarakan ini.
Aku hanya ingin tahu kenapa Payton mendatangiku.
Halusinasi tidak berlogika.
Yakin itu halusinasi?
Tidak hari ini.
Di situ kau.
Hai.
Aku mengetuk di depan.
Maaf, aku baru saja ke belakang sini.
Mau berenang?
Tidak, belum.
Yakin?
Itu bisa saja seru.
Aku yakin.
Hei, kau datang lebih awal.
Makan malam belum siap.
Ya, sekali ini aku pulang kerja tepat waktu.
Aku tak sabar melihat masakan kekasihku.
Jangan terlalu bersemangat.
Aku hanya tahu dua jenis masakan.
Daging cincang dan tumis.
Enak.
Jadi, kita masak apa?
Kurasa ada ikan.
.
Terima kasih, Sayang.
Itu enak sekali.
/ Berhenti berbohong.
Aku tidak berbohong.
Bagaimana sesimu hari ini?
Menarik.
Bagaimana?
Aku belum cerita soal hari Payton dan Seth wafat.
Benar?
Tidak juga.
Aku mengira kau belum siap membicarakan detailnya.
Dulu belum.
Tapi sekarang siap.
Baiklah.
Tapi kita butuh anggur.
Yang banyak.
Aku mau itu.
Kata dokter aku beruntung tidak berdarah atau kehilangan kakiku.
Astaga.
Peyton dan Seth tidak seberuntung itu.
Kau punya bekas luka berperang?
Apa yang kukatakan? Tentu saja tidak.
Kau sempurna.
Jauh dari itu.
Lihat ini.
Apa itu?
Sengatan lebah, kelas empat.
Ayolah.
Aku tak bisa menahan tawa.
Aku tahu.
Bersulang untuk itu.
Kami menuju scuba diving. Aku baru belajar dan itu
pertama kalinya aku di laut terbuka.
Aku gugup. Kau tidak akan percaya.
Laut selalu membuatku takut.
Aku juga. Aku paham.
Ya, tidak tahu apa yang ada di bawah sana.
Kekuatan itu.
Aku selalu tertarik itu.
Jadi kami di dalam air.
Rakit kami hanya berjarak beberapa meter.
Aku mulai panik dan berenang kembali ke rakit.
Aku tidak bisa menyelam, meski sudah melatihnya.
Aku baru mau naik,
Payton dan Seth meneriakiku untuk kembali, tapi aku tidak menurut.
Di satu titik, aku ingat berbalik menghadap mereka
untuk terakhir kalinya sebelum menyelam,
Dan di sana mereka terlihat begitu dekat.
Sangat intim.
Aku merasakan kekecewaan.
Dan jijik.
Aku curiga ada sesuatu terjadi di antara mereka.
Tapi saat itu aku tahu.
Aku berbalik menyelam dan ada tarikan di kakiku.
Aku tidak bisa menjelaskannya. Itu menyentakku.
Kuulurkan tangan dan kurasakan kakiku robek.
Ada darah di tanganku.
Aku baru mau berteriak saat ada suara percikan
dan Seth berteriak "Hiu, kembali ke rakit."
Payton, berteriak juga.
Seth memukul-mukul di air, lalu dia menghilang.
Diseret ke bawah.
Hanya air merah yang tersisa.
Payton berteriak, "Kembali ke rakit."
Dia mulai berenang ke arahku.
Entah darimana kekuatan itu, tapi aku menyelam.
Kulihat dan ada Peyton berenang secepat dia bisa.
Aku bisa melihat bayangan hiu di belakangnya.
Tidak seperti di film di mana kau melihat sirip mengejar.
Tidak.
Itu lebih dalam di air, tapi dari pandanganku, aku melihatnya.
Aku berteriak padanya agar cepat.
Dia hampir ke rakit, meraihku, aku meraihnya dan... / Tolong!
Tolong!
Dia ditarik ke bawah.
Cepat dan tanpa suara, seperti tak ada apa-apa.
Aku tidak tahu jika itu satu atau banyak hiu.
Kutebak banyak, karena itu lebih masuk akal.
Di titik ini, hanya aku sendiri di rakit,
masih syok
dan berdarah.
Aku tidak tahu harus berkata apa.
Aku bahkan tidak bisa membayangkan.
Untungnya ada kapal pesiar datang menyelamatkanku.
Itu sangat beruntung.
Seseorang menjagamu.
Aku tidak percaya omong kosong itu.
Tidak apa-apa.
Tidak perlu.
Masalahnya, kupikir aku,
ragu-ragu saat meraih untuk menolong Payton.
Kupikir aku,
Kupikir Aku ingin hiu memakannya.
Itu tidak benar.
Entahlah.
Entahlah.
Aku tidak tahu lagi.
Hei, aku di sini.
Tenang, aku tidak ke mana-mana.
Kurasa ini bukan waktunya... / Setuju saja, aku mau.
Liz... / Tidak Roberta, aku lelah karena takut.
Aku ingin hidup.
Aku ingin jalani hidupku.
Baik.
Maaf, itu menjijikkan.
Jangan minta maaf, itu ingus yang seksi.
Tidak.
Ya Tuhan, tidak.
Biar aku rapi sedikit.
Aku segera kembali.
Baik.
Sial.
Seth.
Kau mau tiduri gadis itu?
Ya Tuhan, sekarang kau juga?
Apa maumu?
Aku datang mencegahmu melakukan kesalahan.
Kesalahan apa?
Tidur dengan gadis itu.
Aku selalu tahu kau suka menyelidiki.
Kau menyelidikinya melebihiku.
Mungkin karena kau sibuk menyelidiki adikku.
Tepat.
Aku akan keluar dari sini dan kau akan menghilang.
Takutnya tidak. Ini terlalu penting.
Apa yang terlalu penting?
Lepaskan jalang ini.
Tidak, aku tidak mau mendengar saranmu.
Ya Tuhan.
Maaf.
Tidak apa-apa. / Kenapa aku?
Tidak apa-apa.
Liz, tidak apa-apa.
Aku berharap mereka tak mengusikku.
Kenapa mereka tak mau pergi?
Siapa?
Payton dan Seth.
Mereka tadi di sini?
Mereka sudah pergi.
Aku di sini.
Mereka pergi.
Berta?
Semoga kau bisa istirahat! Sampai nanti, Cantik.
Biarkan Imajinasi Anda Melayang! KHUSUS DEWASA www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com Dijamin PUAS bikin NAGIH! BUKTIKAN SENDIRI!
Selamat pagi, Sayang.
Astaga, Payton. Apa-apaan?
Jadi, kau sudah bercinta dengan
penyuka kopi vegan non-susu es krim atau belum?
Apa? Tidak.
Astaga, senang melihat betapa kau menyayangiku.
Kayu manis Dolce latte?
Aku mau kopi biasa.
Kopi biasa, payah!
Hampir sepayah teh hijau matcha.
Lupakan.
Aku mendengar seseorang hampir bercinta semalam.
Itu bukan urusanmu.
Seth sudah cerita semua tentang itu.
Kalian bicara?
Ya, setiap saat.
Tidak banyak yang bisa dilakukan di sekitar sini.
Yakin tidak punya sesuatu yang bisa kumakan?
Kau bisa makan?
Ya.
Tidak, tapi ya.
Ya, itu maksudku.
Ayo.
Boleh kutuangkan kopi untuk diriku?
Tidak sama sekali, tapi berikan aku itu.
Kau jelek sekali, Payton.
Kau mencuri dialogku.
Dan aku tidak terlihat begitu seksi, aku tahu.
Ya Tuhan, ingat mulusnya kulitku saat aku masih hidup?
Ya.
Aku membencimu karenanya.
Aku tahu.
Aku berjerawat, sementara kulitmu mulus.
Bagus, dan akurat.
Semua laki-laki dan perempuan sangat
ingin menyentuh kulit adikku yang halus dan sempurna.
Berhenti membenci, Kak.
Dan lihat aku sekarang.
Aku senang bertemu denganmu, Payton.
Meski kau terlihat seperti muntah Sushi.
Terima kasih.
Jadi, ada apa?
Kopi hitam biasa.
Mau air?
Tidak usah.
Sepertinya kau tidak mengerti.
Aku mengerti.
Kau dan Seth mayat berjalan, Roberta harus kusingkirkan.
Itu benar.
Kenapa?
Itu harus. Dia mengekangmu.
Dari apa?
Liz, dengarkan aku.
Jika tidak, Seth dan aku tidak akan pernah pergi
dan kau akan dikutuk melihat kami membusuk.
Aku tidak mengerti semua ini.
Tidak perlu, percaya saja aku.
Jadi putus dengannya akan mengubahnya?
Aku tidak bilang putus dengannya.
Singkirkan dia.
Sebentar. Maksudmu bukan...
Sial.
Maaf.
Hei, tidak apa-apa.
Masih bagus.
Jangan khawatir.
Lihat, bagus.
Berhentilah bersikap dramatis, tak seburuk itu.
Itu hal paling menjijikkan yang pernah kulihat.
Kuakui, itu tidak bagus.
Jadi, kau baik-baik saja?
Aku baik.
Jadi kau tidak ingin kopi ini?
Baik.
Baiklah. Aku harus pergi,
Tapi ingat kataku.
Aku bahkan tidak tahu apa yang kau katakan.
Ya, kau tahu.
Aku masih tidak mengerti kenapa.
Singkirkan dia!
Itu menegangkan.
Ya.
Apa artinya ini?
Bukannya itu yang harusnya kau jawab?
Tidak juga.
Aku suka jawaban yang bukan jawaban.
Itu yang kami lakukan.
Serius, aku harus membantumu
menguraikan artinya, bukan beritahu artinya.
Ya.
Aku tahu ini sulit.
Aku tahu kau mau jawaban yang pasti.
Sayangnya, aku tidak dapat memberikannya padamu,
tapi boleh kutawarkan saran?
Aku tahu kita sudah bahas berenang di kolam renang
untuk menghadapi takutmu di air yang sebenarnya,
dengan Roberta yang mendukungmu.
Ya.
Kurasa... / Kurasa itu langkah pertama ke tingkat lebih tinggi.
Sesuatu untuk dicoba.
Aku belum siap untuk itu.
Bisa mempertimbangkannya?
Ya, akan kupertimbangkan, tapi aku tidak akan mau.
Kalau begitu itu bukan mempertimbangkan, Liz?
Aku tidak peduli.
Tidak mungkin aku siap untuk masuk ke kolam.
Tidak.
Ayolah, Liz.
Masukkan saja kakimu, akan kupegang tanganmu.
Tak usah.
Ini sedekat yang kubisa.
Ayolah, untukku?
Jangan coba itu, itu bisa berhasil.
Itu yang kuandalkan!
Hore!
Beri aku waktu sebentar.
Jangan coba apapun!
Tidak akan. Aku tidak akan berani.
Tak usah terburu-buru.
Kau hebat, Sayang!
Jangan bicara seperti menyemangati anak-anak.
Aku akan pergi.
Maaf.
Aku diam.
Apa?
Jangan lepas!
Roberta!
Kau baik-baik saja?
Kau halusinasi?
Aku tidak bisa.
Aku tidak bisa.
Ya Tuhan.
Aku tidak bisa, maaf.
Tidak apa apa.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Biarkan Imajinasi Anda Melayang! KHUSUS DEWASA www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com Dijamin PUAS bikin NAGIH! BUKTIKAN SENDIRI!
Ya, aku tahu.
Aku mungkin harus lebih sering meditasi.
Sepertinya itu tidak berhasil untukmu.
Ya, tapi aku belum sepenuhnya fokus.
Aku malas.
Dan aku belum pernah berolahraga.
Biar kucoba lagi.
Jika tidak ada kemajuan, jika makin parah, kuminta resep, adil?
Adil.
Ya Tuhan, ini tidak akan pernah berhasil.
Payton, apa maumu?
Kenapa kau melakukan ini?
Sudah kubilang, kau harus melepasnya.
Hentikan semua ini.
Jika tidak, itu hanya akan memburuk.
Mau buah?
Ini sangat matang.
Tidak, terima kasih.
Hei, di tempat kerja hari ini, Brendan memberitahuku
gosip gila rekan kerjaku, Josh, yang pernah kuceritakan itu.
Yang selalu mengatakan hal-hal yang tidak pantas.
Rupanya dia memberitahu atasanku jika dia berpikir
kejantanannya mengekangnya di kantor.
Lucu, bukan?
Ya Tuhan, aku ingin dia potong rambut.
Siap makan?
Aku paham jika kau tidak suka, tapi sikapmu bisa sedikit lebih baik.
Aku tahu, maaf.
Kelihatannya enak. Aku kehilangan akal sehat.
Jangan katakan itu.
Tidak.
Kupikir aku gila.
Kau bisa mengalahkan ini dan menjadi lebih baik.
Tapi jika kau menyerah, tidak ada harapan.
Dan maaf blak-blakan seperti ini, tapi itu benar.
Tidak ada harapan.
Aku kehilangan keluarga karena penyakit mental.
Aku bisa mengenali tanda-tandanya.
Tapi Liz, aku percaya padamu.
Kau bisa menaklukkan ini dan menjadi lebih baik.
Tapi bukan berarti gagal jika kau tidak membaik.
Kau percaya?
Katakan.
Aku percaya.
Percaya apa?
Aku bisa menaklukkan ini.
Kau bisa.
Sekarang siapa kekasih tangguhku?
Aku kekasih tangguhmu.
Tentu.
Sekarang makan.
Kenapa?
Kami tak akan pergi sampai kau melakukannya.
Harus begitu.
Kenapa aku tidak bisa putus saja dengannya?
Ya, silakan coba. Tidak akan berhasil.
Jadi kalian akan membiarkanku?
Kalian akan membiarkanku mencobanya lebih dulu?
Jika aku bisa menyingkirkannya seperti itu, itu tidak apa-apa?
Tentu. Waktumu malam ini.
Kalau tidak, kami akan melakukannya untukmu.
Selamat bergembira.
Tak apa, Brody.
Aku tak sepenuhnya gila.
Aku tidak mengerti.
Kupikir itu yang terbaik untuk saat ini.
Aku tidak bisa hadapi semua ini dengan baik,
dan tidak adil bagimu harus menjagaku.
Tapi aku suka menjagamu.
Kau baik sekali tapi aku tidak mau.
Aku merasa tidak berguna dan lemah.
Aku perlu membuktikan bisa menghadapi ini sendirian.
Aku menghargai itu, tapi kupikir itu ide buruk.
Tentu saja.
Apa artinya?
Artinya kau ingin menjadi pahlawan.
Kau mungkin menyukaiku karena ingin menyelamatkanku.
Itu tidak benar.
Bohong.
Aku berani bertaruh saat aku membaik, minatmu hilang.
Kau akan bosan dan ingin pindah
ke gadis kesusahan lain yang bisa kau temukan.
Liz, kumohon.
Itu tak benar.
Aku tidak butuh atau menginginkan penyelamat.
Aku selamat dari serangan itu. Aku bisa selamat dari ini.
Aku tahu kau bisa.
Aku mendukungmu.
Bagus, jadi kita sepakat.
Jadi ketahuilah, beri aku ruang.
Liz, apa yang terjadi?
Astaga.
Nasehat lagi.
Aku sudah punya terapis, aku tidak butuh yang lain.
Jangan lakukan ini.
Aku cinta kau.
Aku tidak mencintaimu.
Sekarang tolong keluar.
Keluar!
Aku di sini jika kau butuh aku,
tidak peduli apa, aku mencintaimu.
Hei, kerja bagus.
Mari nonton sesuatu.
"Six Headed Shark Attack" kabarnya ada di Sci-Fi.
Payton, bisa tinggalkan aku sendiri sebentar?
Kenapa?
Aku ingin nonton acara TV jelek seperti dulu.
Ayolah, tolong?
Baik.
Aku akan meninggalkanmu mengeluh.
Daah, Nn. Murung.
Siapa?
Ini aku, maaf.
Kurasa aku meninggalkan agendaku di dapur.
Aku berjanji akan mengambilnya dan pergi.
Maaf, aku tidak tahu apa yang terjadi,
tapi aku tidak bisa meninggalkanmu begini.
Lihat? Sudah kubilang.
Aku tahu.
Aku tahu.
Payton?
Seth?
Kalian di luar sana?
Payton?
Lihat, kami sudah bilang itu tidak akan berhasil.
Astaga!
Kau tidak terbiasa dengan ini sekarang?
Kenapa dia di sini?
Menunggumu.
Ini hal yang benar, satu-satunya cara.
Hentikan sakitnya.
Kau membiarkanku mati, Liz.
Kalian berdua selingkuh di belakangku.
Aku tak pernah singgung itu karena aku terlalu takut.
Aku tidak takut lagi.
Mungkin aku ragu.
Mungkin.
Dan mungkin kalian berdua pantas mati.
Mungkin kami pantas.
Jangan bawa-bawa aku.
Aku harus mengajukan satu pertanyaan.
Kalian tidak merasa bersalah?
Kalian terbebani rasa malu atau hanya tidak peduli?
Itu lebih dari satu pertanyaan.
Payton.
Itu tiga pertanyaan.
Kau jalang.
Ya, kadang aku begitu.
Tidak.
Siapa yang bertanya padamu?
Apa itu layak?
Katakan padaku.
Tidak juga.
Ya, aku harus setuju.
Itu luar biasa.
Mati, mati, mati mati!
Kalian berdua mati saja!
Hei.
Ada aku.
Itu sudah berakhir.
Sudah berakhir.
Sudah berakhir.
Itu sudah berakhir.
Ini dia.
Terima kasih.
Ada hal lain yang kau butuhkan?
Mau ke UGD?
Untuk apa?
Agar mereka mengatakan aku gila?
Karena menikam mendiang adikku dan mantan pacarku
yang tidak ada?
Maaf, aku hanya... / Tidak, aku yang minta maaf.
Jujur, aku tidak percaya kau masih di sini.
Aku tidak percaya kau tidak menelepon polisi dan meminta mereka membawaku.
Tidak akan pernah.
Aku tahu kau bukan dirimu.
Tidak.
Berjanjilah, kubawa kau ke dokter besok.
Aku berjanji.
Terapisku akan gembira dengan yang satu ini.
Ini akan baik-baik saja.
Apa aku gila?
Tidak.
Kau mengalami hal mengerikan dan kau masih menghadapinya.
Kau percaya padaku tentang Payton dan Seth?
Aku yakin kau sangat menyayangi mereka,
dan kau merasa dikhianati mereka.
Dan kau menyalahkan diri atas kematian mereka.
Aku akan tanya terapis tentang pengobatan besok.
Tapi untuk saat ini, kau punya ganja?
Sungguh?
Ya.
Saat ini, apapun yang bisa membantuku tidur.
Apa saja yang membuatku merasa berbeda.
Yakin?
Aku yakin.
Baik.
Aku akan pergi mengambilnya.
Ambil sekarang.
Baik.
Aku pergi.
Baik. / Aku pergi.
Aku harus apa? Hanya... / Pernah merokok?
Di SMU. Jorok.
Caranya sama.
Tarik napas, tapi lebih dalam
dan tahan beberapa detik sebelum kau hembuskan.
Tidak punya vape?
Bukannya itu yang dilakukan semua orang saat ini?
Ya, tapi kusimpan di rumah dan vape untuk pengecut.
Baik.
Ini cara lama.
Siap?
Baik.
Kau baik-baik saja?
Ini mengerikan.
Aku tidak mau lagi
Tunggu.
Sekarang tahan.
Sekarang buang napas.
Tidak apa-apa, ayo lakukan lagi.
Baik.
Lagi.
Baiklah.
Baiklah.
Tidur nyenyak, Putriku.
Pagi Brody, apa kabar?
Berta?
Kau di sini?
Berta?
Ya Tuhan!
Hei, maaf.
Tidak apa-apa.
Kau sudah bangun.
Aku mulai khawatir.
Berapa lama aku tertidur?
Sekitar 28 jam.
Apa?
Ya.
Ya Tuhan, apa aku sudah mati?
Tidak, konyol, tapi kupikir jika dia tidak bangun pagi ini,
mungkin aku akan memanggil dokter.
Mungkin?
Ya.
Kau kurang tidur selama setahun.
Kau butuh itu.
Kau tidur nyenyak?
Kurasa begitu.
Aku tidak mimpi.
Setidaknya aku tidak ingat.
Aku sangat bahagia untukmu, Sayang!
Aku juga untukku.
Dan aku merasa luar biasa.
Aku senang mendengarnya.
Hore untuk apapun yang kau berikan padaku malam itu.
Hore untuk ganja.
Apa orang tahu itu untuk pengobatan?
Aku lapar, apa sarapannya?
Aku belum membuat apapun untuk makan.
Kalau begitu, mungkin aku mulai denganmu.
Sayang.
Tunggu, sungguh?
Baik. Astaga.
Maaf membuatmu menunggu selama itu.
Itu mungkin hal terbodoh yang pernah kulakukan.
Jangan minta maaf.
Itu pantas ditunggu.
Itu pasti.
Astaga.
Serius.
Aku perlu sarapan sekarang.
Ya, aku lapar juga.
Ayo ke dapur.
Ya, mari.
Tapi pertama-tama...
Sekarang ayo pergi.
Baik.
Roberta.
Ya.
Aku tidak bisa bergerak.
Aku juga tidak bisa.
Sudah berapa lama?
Dua minggu, tidak ada mimpi buruk.
Itu menakjubkan.
Ada mimpi?
Aku tidak tahu, kurasa tidak.
Jika ada, aku tidak ingat. Tapi aku tidur nyenyak
dan bangun dengan perasaan bahagia.
Fantastis.
Ganja masih membantu?
Aku sudah tidak pakai selama seminggu.
Hei.
Dan aku bermeditasi dan berenang di kolam tiap hari.
Tidak bercanda.
Tidak bercanda.
Kupikir latihan inilah yang membantuku tidur.
Cuma...
Aku bahagia untukmu
Aku juga, aku merasa seperti manusia lagi.
Kau dan Roberta... / Hubungan kami baik.
Aku siap untuk aktivitas lebih. Kami melakukan banyak hal seru.
Kami mau ke Kepulauan Caicos beberapa bulan lagi.
Caicos, di mana itu?
Di Karibia.
Roberta punya beberapa teman di sana
yang akan membawa kami menyelam dengan paus bungkuk.
Kau akan menyelam?
Di laut?
Ya.
Ya Tuhan!
Aku tahu. Kuberitahu Roberta
jika aku takut di saat terakhir, dia tidak boleh memaksaku.
Tentu saja, tapi itu sangat menyenangkan.
Darimana ide ini?
Sebelum kejadian, aku selalu ingin menyelam,
terutama dengan ikan paus.
Jadi saat Roberta cerita tentang teman-temannya,
kupikir, kenapa tidak? Coba saja, bukan?
Benar.
Itu luar biasa, Liz.
Terima kasih.
Dan aku menghargai semua bantuanmu.
Sama-sama.
Jadi, kau akan dapat segera kembali bekerja?
Ya, kurasa Begitu.
Lucu, aku tidak ingat kapan terakhir kali aku bekerja,
Atau apa pekerjaanku.
Sungguh?
Tidak, aku bercanda.
Sudah lama.
Jadi, minggu depan?
Ya.
Payton?
Seth?
Brody, kau membuatku takut.
Baik, Brody. Waktunya istirahat meditasi.
Mau bergabung?
Baik. Lanjut saja.
Siapa?
Pengantar Pizza.
Pizza?
Aku tidak memesan pizza.
Di situ tertulis namamu, Bu.
Atas nama siapa?
Atas nama siapa?
Di situ tertulis alamat ini, Bu.
Atas nama siapa?
Maaf?
Atas nama siapa pesanannya?
Sulit mendengarmu.
Ini satu pizza, ham ekstra, Bu.
Tapi atas nama siapa?
Kupikir kau salah rumah.
Bu?
Ya Tuhan, kataku kau salah rumah!
Kurasa kita sudah berusaha.
Tetapkan.
Waktu kematian, 11:52.
Penyebab kematian, kehabisan darah karena gigitan hiu.
Suster Quan, siapkan.
Baik, Dokter.
Dia berjuang hebat.
Ya, tentu.
Biarkan Imajinasi Anda Melayang! KHUSUS DEWASA www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com Dijamin PUAS bikin NAGIH! BUKTIKAN SENDIRI!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.