All language subtitles for Night-Of-The-Undead-2020-WEBRip-iQIYI

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

( SUBTITLE BY iQIYI ) ..::Resync/Edited By Coffee_Prison::..

( Unbreakable )

Mulai membersihkan.

Marlin, perlihatkan resep padaku.

Memperlihatkan resep.

( Bahan masakan )

( Masukkan 5 sendok saus )

Sayang, waktunya makan.

Doenjangjjigae yang enak sudah matang.

Biarkan aku tidur sebentar lagi.

Setelah sarapan barulah harimu menyenangkan, cepatlah.

Cepat.

Bangun.

Bangunlah.

Baiklah.

Cepat bangun.

Kenapa? Tidak enak?

Luar biasa enak.

Kemampuan masak suamiku makin hebat.

Sayang yang terbaik.

Sepertinya katamu malam ini ada reuni.

Pasti pulang malam, kan?

Kurasa tidak mungkin hanya makan.

Lagi pula ini kemunculan pertamaku setelah menikah.

Benar.

Bagaimana dengan makan malammu?

Kebetulan hari ini aku tugas malam.

Aku makan di sana saja.

Agak aneh.

Belakangan ini kamu sering tugas malam.

Yakin hanya tugas malam?

Kenapa?

Menurutku kamu lebih menarik daripada makanan.

Marlin, segera atur ulang mode tidur.

Baik, segera mengatur mode tidur.

Reuni Ke-35 SMA Perempuan Gwangju, Lokasi: Hotel Terrace No. 7

Sudah lama tidak jumpa.

Sudah lama sekali.

Benar.

Astaga.

Bukankah dia Yang-Sun?

Kudengar dia masih berkeliaran di lingkar film untuk jadi artis.

Benar.

Beberapa waktu lalu katanya akan syuting drama.

Drama apa? Hanya peran kecil saja.

Diam dulu, dia sudah datang.

Kenapa?

Tiba-tiba jadi diam saat melihatku datang,

sedang menggosipkan aku?

Tidak.

Kamu tidak terluka? Baik-baik saja, kan?

Beberapa waktu lalu aku baru syuting film aksi.

Lihat caranya berbicara.

Sudah menjadi orang Seoul.

Benar, kudengar kamu sudah menikah?

Iya.

Orang tua suamiku di Amerika.

Jadi tidak memberi tahu yang lain.

Hanya menikah secara sederhana di gereja.

Ternyata seperti itu.

Bagaimana kamu mengenal suamimu?

- Dia bekerja setelah lulus dari Stanford. - Stanford?

Meluangkan waktu bertamasya ke Korea,

saat itu bertemu denganku.

Dia memiliki perusahaan farmasi.

Latar belakangnya hebat sekali.

Dasar rubah kecil.

Stanford, keren sekali.

Kerenkah?

Orang seperti itu pasti akan selingkuh.

- Kamu ini. - Hei.

Reuni Ke-35 SMA Perempuan Gwangju, Lokasi: Hotel Terrace No. 7

Tidak.

Suamiku bukan orang seperti itu.

- Kamu belum punya pacar, kan? - Punya.

Siapa? Apa pekerjaannya?

Dia seorang fotografer.

Kedengarannya keren, benarkah?

Awalnya kemari untuk mengambil gelar doktor di bidang astronomi.

Tiba-tiba lebih suka foto.

Dia langsung ke Universitas Paris.

Astaga, mudah sekali.

Itu...

Lalu

dengan kemampuan pacarmu memotret

pasti bisa foto majalah artis, kan?

Lalu kenapa?

Berkeliling dunia demi bekerja.

Hari ini dia dinas ke Italia.

Kubilang ingin ikut dengannya.

Tapi apa yang bisa kulakukan kalau ikut?

Ingin memotret langit dan menatap langit sepanjang malam,

tapi bintang sesungguhnya di sisiku.

Seharusnya kamu ke Italia.

Aku sangat iri.

Tapi

kenapa Se-Ra tidak datang hari ini?

Kudengar Se-Ra masuk penjara karena membunuh suaminya.

Benarkah?

Suaminya..

dikabarkan selingkuh.

Bertemu konglomerat Tiongkok dan meninggalkan Korea.

Selain membunuh,

dia juga memutilasi.

Mutilasi...

Apa yang kamu katakan? Mana mungkin?

Ada yang bilang mereka menerima pelatihan khusus dan dikirim ke Utara.

Se-Ra sungguh sangat hebat.

(Pesan dari Kak Se-Ra ) (Hari ini Sore 07:05)

(So-Hee, bagaimana kabarmu? Awalnya ingin mengunjungimu.)

(Tapi tidak jadi karena ada urusan. Maaf, nanti kuhubungi lagi.)

Se-Ra masih begitu menakutkan.

Oh, iya.

Hubungannya sangat baik denganmu.

Kalian tidak pernah berkontak? Kamu tidak tahu?

Benar.

Apa?

Tidak... terkadang akan berhubungan.

Sayang.

Ada telepon.

Sayang.

Kamu sangat manis.

Aku mencintaimu.

Aku juga mencintaimu.

[ GALAXY ]

(Sayang, kenapa tidak angkat? Istrimu sudah pulang?)

(Tapi kita berangkat jam berapa Jumat nanti? Kuharap besok sudah Jumat.)

Sayang, apa rencanamu Jumat nanti?

Jumat...

Ada apa dengan hari Jumat?

Ada acara pernikahan.

Oh.

Jumat nanti aku ada acara pemakaman.

Sekarang sedang di ICU.

Kata dokter mungkin tidak bisa bertahan sampai hari Jumat.

Benarkah? Kenapa begitu?

Dia teman baikku saat di Stanford.

Sering main basket bersama.

Kata dokter tidak bisa bertahan sampai hari Jumat, sungguh.

Harus pergi sebentar.

Bagaimana kalau kubantu?

(Awal Mula Penulis Online, MUNPIA)

(Suami yang selingkuh)

(Menemukan pesan dari wanita asing di ponsel suami?)

(Belakangan ini suami sering tugas malam?)

(Cari dan konsultasi padaku. Doktor Jang bantu menyelesaikan.)

Kebetulan hari ini aku tugas malam.

Aku makan di sana saja.

(Kembali Sehat! Paragon Drugstore)

(Tutup)

[ Institut Masalah Misterius ]

[ Masalah Misterius ]

Park So-Hee, kamu boleh masuk.

Selamat datang.

Di sini, silakan duduk.

Untukmu.

[ Institut Masalah Misterius, Doktor Jang ]

[ Layanan konsultasi khusus untuk Anda. ]

(Menyelesaikan kasus perselingkuhan dan misteri. Ceritakan yang sulit Anda ceritakan)

(pada keluarga, kami siap mendengar dengan harga rendah.)

Anda pernah sekolah di luar negeri, kan?

(Merasakan tekanan dan kesakitan bersama dengan klien.)

Pernah belajar sebentar di Perancis.

[ Doktor ]

Boleh tahu apa masalahmu?

Kulihat dari blog

di sini dapat berkonsultasi tentang hubungan suami istri.

Tingkat kepuasan pelanggan juga tinggi.

Selain membunuh, kami melakukan segalanya.

(Sertifikat kualifikasi lompat tali dan pijat olahraga.)

Langsung pada topik saja.

Kamu datang karena masalah suamimu, kan?

Aku bisa memahami perasaanmu.

Karena semua klien datang dengan perasaan seperti itu.

Tentu saja harus dipastikan dulu sebelum masuk ke langkah berikutnya.

Lebih baik kalau bukan.

Kalau iya, lanjut ke prosedur berikutnya.

Aku pertama kali ke tempat seperti ini.

Semua orang memiliki kali pertama, kamu tidak usah malu.

Orang yang datang kemari kebanyakan karena suaminya berselingkuh.

Sisa setengahnya lagi?

Karena istri yang selingkuh.

Aku mungkin terlalu terburu-buru.

Maaf sudah mengganggu.

Seperti anak panah lepas dari busur,

tak peduli mengenai mana, tetap harus dipastikan dulu, kan?

Biar kujabarkan setiap pergerakan suamimu.

15 April, suami pergi subuh jam 05.30.

[ Rute Pergerakan Choi Man-Gil ]

Jam 6 sampai di lapangan golf dan main di sana.

Wow.

Pukulan bagus.

Lalu minum arak sorgum di ruang akuntan setelah main golf pada jam 09.06 pagi.

Dikabarkan dia minum 41 botol sendiri.

Lalu dia mengemudi ke Kelab Malam Lee Tae-Won.

Ke mana?

Kelab malam.

[ Apgujeong ]

Stempel yang pernah kamu lihat berasal dari sana.

Sepertinya dia tamu VIP,

bisa masuk tanpa pemeriksaan.

Aku tertahan di luar pintu karena bukan anggota.

Lepaskan.

Intinya

dia keluar bersama wanita berusia 20 tahunan

pergi ke hotel terdekat.

Menurut pemahamanku, wanita itu lahir tahun 1997.

Dia benar-benar pria brengsek.

Setelah keluar dari hotel, mereka pergi ke tempat lain.

Sore jam 16.07

dia pergi ke pusat kebugaran.

Dia olahraga tanpa istirahat selama 2 jam.

Bench press dan angkat beban.

Di sini dia bertemu seorang perempuan,

keduanya berkendara ke Hangang Park.

(Matikan ponsel saat isi bensin)

Lalu malam jam 23.45,

kali ini ke pom bensin di Majang-dong.

Di sana...

Ini...

Terjadi sebuah hal yang aneh.

Sulit untuk kukatakan.

Apa yang dia lakukan di pom bensin?

- Kamu tenang dulu. - Kali ini perempuan mana lagi?

Dia minum solar seharga 30.000 won.

(Minum solar 30.000 won di pom bensin Majang-dong jam 23.45)

Apa?

Diminum?

Iya, diminum.

Dengar, ini baru saja dimulai.

Jangan terkejut setelah mendengarnya.

Setelah dari pom bensin dia ke Yeoksam-dong.

Bertemu dengan wanita kedua.

- Subuh jam 01.05. - Ombaknya sangat tinggi.

- Wanita ini bukan orang lain. - Ada di samping.

Dia teman SMA-mu.

Benarkah?

Kyung-Hee?

Yang lebih mengejutkan adalah...

Oh, apa itu?

Dia menggoda bartender di hadapannya pada saat yang sama.

(010-5875-9174 Choi Man-Gil)

Dari subuh jam 05.31 pagi

hingga keesokan subuhnya jam 02.31,

dia benar-benar memiliki 21 jam tanpa istirahat sedetik pun.

Berkeliaran di seluruh sudut Seoul,

begitu bebasnya melakukan aksi perburuan perempuan.

- Dan sikapnya pada wanita lain... - Aku sudah mendengarnya.

- Aku pamit dulu. - Tapi ngomong-ngomong,

kamu masih harus tahu satu hal lagi.

Sebelum suamimu menikah denganmu,

dia sudah pernah

berkali-kali mendaftarkan pernikahannya.

Mendaftarkan pernikahan?

Bahkan aku juga

curiga pada mataku sendiri.

Aku terus-menerus memastikan hasilnya.

Kamu yang keempat.

[ Data Detail Registrasi Pernikahan ]

Resumenya ini sungguh...

Hari ini sampai sini saja.

Sudah ambil kembali sampelnya?

Belakangan ini terjadi kekurangan yang serius.

Maafkan aku.

Tidak ada keuntungan selama seminggu.

Ini sedang musim sepi.

Beberapa waktu ini kamu terlihat kurus dan menyedihkan.

Bocah sialan.

Kemari kamu.

Naikkan sedikit seperti ini.

Di hadapan yang lain sebaiknya santai.

Baik.

(Potongan harga daging 3 kati 14,900 won Potongan harga daging 4.5kg 26,000 won.)

Kak Se-Ra.

Dia terlihat begitu baik,

tak kusangka semuanya palsu.

Brengsek.

Aku sungguh ingin membunuhnya.

Mana ada pria sempurna di dunia ini?

Kebanyakan pria masih selingkuh meski sudah punya istri.

Semua pria sama saja.

Katanya aku wanita keempat.

Sepertinya kamu juga sudah pernah pacaran dengan 10 pria.

Tidak.

Mereka yang mengejarku.

Kami sungguh tidak pacaran.

Sebaliknya kamu sudah menikah 3 kali

dan bercerai empat kali, kan?

Maaf.

Jangan tidak tahu diuntung, cepatlah pulang.

Sudah malam.

Dia juga selingkuh dengan Kyung-Hee.

Kyung-Hee?

Tidak, kenapa dia begini?

Sialan, sekelompok keparat.

Tapi Kakak...

Apa?

Apakah rumor itu benar?

Rumor apa?

Rumor aku membunuh mantan suamiku?

Pelarian.

Ini saja kamu percaya.

Sudah kubilang. Bukan, kan?

Tapi mereka memang pantas mati.

Lebih rendah dari binatang.

Mungkin suamimu bukan orang normal.

Apa maksudmu?

Aku persingkat saja.

Orang seperti ini menurut istilah teknis,

adalah jenis keberadaan Unbreakable.

Apa maksudmu?

Unbreakable?

(Sindrom Unbreakable, UFO dan Teori Penciptaan Hidup)

Belum dikonfirmasi untuk saat ini, tapi ada berbagai hipotesis.

Mutasi spesies yang dihasilkan dari mutasi otomatis atau mutasi DNA.

Mahkluk dari luar.

Banyak pembahasan di kalangan akademis.

Aku termasuk pendukung hipotesis itu.

Apa maksudnya makhluk luar?

Alien.

Kamu ini...

sedang membicarakan apa?

Lain kali aku kemari lagi.

Tunggu. Nyonya, tunggu sebentar.

Tunggu.

Nyonya.

Ini sangat, sangat...

- Tunggu, lepaskan dulu. - Ini sangat.

Kamu... kamu...

baik-baik saja?

Dasar.

Ternyata memang tas asli.

Masih bisa memukul orang hingga mimisan.

Maafkan aku.

Intinya aku bisa memahami sepenuhnya.

- Kamu merasa aku gila, kan? - Iya.

Dulu aku pernah menerima kasus serupa.

Tapi tidak lama para klien itu

tiba-tiba menghilang dan ditemukan tewas.

Tidak ada yang terkecuali.

Sayang.

Aku sudah pulang.

Sayang, kamu tidak di rumah?

(Markas Besar Manajemen Karantina Kehidupan Luar Angkasa X-COM)

Ini Dokter Robert Johnson.

- Sudah lama dengar tentangmu. - Senang bertemu denganmu.

Senang bertemu denganmu.

Ini adalah Doktor Joana, seorang astrobiologi.

- Senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu.

Dia temanku, George Muller.

Kamu mulai saja.

Aku ahli dalam fisika kosmik.

Senang bertemu denganmu.

- Bagus. - Lalu ini...

Dari Jepang, Doktor Jo Jin.

Halo, namaku Jo Jin.

Pertama kali bertemu.

Halo semuanya.

- Baiklah, mari kita mulai. - Kenapa nama depan semuanya Jo?

Katanya J... Jo.

- Sudah, tidak usah diterjemahkan. - Baik.

Semoga kerja sama kita menyenangkan.

[ Unbreakable ]

Ini hanyalah spekulasiku.

(Alien Di Bulan, Kedamaian! Berakhir)

Seharusnya yang paling mendekati fakta.

(Aku Tinggal di UFO Selama Seminggu)

Anggap saja akibat lingkungan buruk atau pengurasan energi,

makhluk alien menyembunyikan identitas dan hidup di bumi kita.

(Unbreakable1 Unbreakable2 Unbreakable3)

Demi bertahan hidup lama,

mereka memilih berevolusi sebagai spesies terbaik.

Penampilannya sudah serupa dengan manusia.

Tinggi di atas 185 cm

Pria yang kuat dan tampan, kemungkinan itu akan lebih tinggi.

Tentu saja ada pengecualian.

(Manusia Kosmik Korea)

Mungkin Jung Woo-Sung juga.

[ Unbreakable ]

Menurut kesimpulanku,

(Sindrom Unbreakable, UFO dan Teori Penciptaan Hidup)

pemerintah dan otoritas pencegahan epidemi

juga tidak akan tahu keberadaan mereka.

Jadi demi menghindari pengawasan,

menikah dan memiliki pekerjaan,

berpura-pura hidup seperti manusia normal.

Pernah dengar dia mirip rusa?

Menurut kesimpulan kami, banyak yang seperti itu di Seoul.

Di antaranya kapten dari kelompok itu, Choi Man-Gil.

(Nama๏ผš Choi Man-Gil, Tinggi: 180cm Ulang tahun: 27 April 1983, Berat: 70 kg)

Pria ini tokoh paling berbahaya.

Kenapa mereka datang ke negara lain?

Tidak.

Planet lain...

Ayo kemari.

Mereka menggunakan penampilan dan kemampuan sempurna

(Kue Beras Goreng Mars 3500 won Bakso andromeda 1000 won.)

untuk menggoda perempuan.

(Bintang laut goreng 2000 won Sosis beras galaksi 3500 won)

Juga mengumpulkan data DNA manusia untuk dianalisis.

Ingin gunakan informasi itu untuk menularkan virus mematikan pada manusia.

Ini akan menjadi bencana bagi manusia.

Tapi

kondisi terparah adalah

ras manusia bisa punah.

Tidak ada waktu lagi.

Kita harus segera menangkap Choi Man-Gil.

Bagaimana, Nyonya?

Sekarang sudah percaya ucapanku?

Tidak.

Sama sekali tidak percaya.

Aku akan membawamu melihat faktanya.

[ SOLAR ]

Sekarang kamu percaya ucapanku?

Kenapa di sini tidak ada air minum?

(Matikan mesin saat isi bensin)

Kamu sudah pulang?

Iya.

Tapi kamu mau pergi?

Pagi ini ada sedikit urusan.

Ganti baju dan keluarlah.

Kusiapkan sarapan untukmu.

Baik.

Orang-orang itu sudah mati saat ditemukan.

Tidak terkecuali.

Sayang, kamu kenapa?

Sayang.

Kamu kenapa?

Kenapa ini?

Kenapa? Buka matamu.

So-Hee.

So-Hee.

So-Hee.

So-Hee.

Sudah mati?

Kamu sudah mati, kan?

Aku hampir mati kelelahan memakan makanan buatanmu.

Kamu juga tidak belajar masak.

[ Baek Seung-Chul ]

(Bersihkan, Bocah Sial, Bersihkan, Bersihkan)

Baik, segera ke sana.

Pak So-Hee.

24 April 2019.

Jam kematian, siang 11.47.

So-Hee.

- Kenapa begini? - So-Hee.

Bagaimana ini?

- So-Hee, bagaimana ini? - So-Hee.

Kami dari perusahaan asuransi.

Tolong tanda tangan di sini.

So-Hee, kenapa begini?

- Kenapa begini? - Bagaimana ini, Kakak Ipar?

- So-Hee. - Aku juga dari perusahaan asuransi.

- Ini lain lagi? - Lain.

So-Hee.

- Kenapa kamu pergi begitu saja? - Muncul seorang korban lagi.

Kamu tidak boleh mati.

Se-Ra, dia Se-Ra.

Kenapa?

- Kenapa Se-Ra datang? - Se-Ra.

- Astaga. - Apa kamu

yang mengkhianati So-Hee?

Apa?

Kamu yang membunuh So-Hee?

Apa yang kamu katakan?

Semua salahmu, ini buktinya. Keparat.

Astaga.

Siapa kamu?

Astaga, Kyung-Hee. Kamu saja.

Aku... aku...

- Choi Man-Gil. - Kenapa?

Wanita sialan ini.

Kemari kamu.

Lepaskan.

Tunggu.

Cepat lepaskan.

Sialan.

Korban kembali sadar.

So-Hee.

Sayang.

Di mana ini?

Kamu belum mati, kan?

Kakak.

Kenapa kalian di sini?

Apa yang terjadi?

So-Hee.

So-Hee.

So-Hee, ada apa ini?

So-Hee, apa yang terjadi?

So-Hee.

Bagaimana, Dokter?

Ini satu dari 10 juta kemungkinan.

Sepertinya tersedak.

Istirahatlah saat pulang ke rumah.

Semua akan baik-baik saja.

- Terima kasih. - Tidak usah khawatir.

Baik, hati-hati.

Harus memulihkan diri.

Terima kasih.

Baik, hati-hati.

Sial.

Sayang.

Syukurlah.

Kamu istirahat dulu.

Aku ada perlu ke kantor sebentar, aku akan segara kembali.

Baik.

- Aku pergi dulu. - Iya.

Kak, bantu aku.

Di sinikah tempatnya?

[ Institut Masalah Misterius ]

Aku tahu kamu akan kembali.

Bisa bantu aku menyelesaikannya?

Tapi bahayanya sangat besar, harganya tidak murah.

Jangan khawatir, hanya perlu membatalkan satu buku tabungan berkala.

Bagaimana dia hidup kembali?

Kenapa tidak mati? Kenapa?

Kali ini harus membunuhnya.

Unbreakable...

[ Toko Obat Tiongkok Bosaeng ]

Dia manusia pertama yang tidak mempan terhadap obatku.

Tapi

dia sedikit berbeda, sungguh aneh.

Kali ini tidak salah lagi, kan?

Suntikkan ke leher atau pahanya saat dia sedang tidur.

Ini berisi ramuan obat alami.

Saat otopsi hanya akan terdeteksi sebagai gagal jantung.

Sepertinya kurang selembar.

Apa maksudmu?

Ini jumlah yang kamu minta.

Harga obat naik,

biaya bahannya juga naik.

Tidak mengerti untuk apa uang ini.

Untukmu.

Lihat di sini.

1.., 2.., 3.

Ayo, satu lembar lagi.

Ayo, senyum dan lihat kemari.

1.., 2.., 3.

Buat tanda love.

Baik, selebar lagi.

Selembar lagi...

- Tunggu. - Sudah pergi?

Keluar dari toko obat ini.

Kamu baik-baik saja? Bahaya, cepat menunduk.

Ada apa ini?

Sakit.

Kalian...

Lari.

Mau lari?

Cepat kembali.

Kembali.

Kembali kalian.

Wajahnya berhasil dipotret.

Juga kenangan indah yang dulu,

kuharap dapat bergandengan tangan meniti masa depan.

Baiklah.

- Cut. - Tidak masalah.

Yang-Sun, harus gunakan dialek Seoul.

Baiklah.

Baiklah.

Karena tidak mengucap ini dengan baik,

maka kamu jadi artis tidak terkenal.

- Tidak, aku... - Maaf.

Ke sebelah sini.

Ini bukan audisi.

Maafkan aku.

- Maaf. - Di posisi.

(Kamu pacar Jang Won-Sik? Kamu masalah perselingkuhannya?)

Dasar brengsek.

(Sebenarnya dia pacaran denganku.)

[ Ruang properti, dilarang masuk ]

(Peluru kosong untuk syuting)

Menghadapi mereka itu

tidak akan bisa dibunuh dengan cara biasa.

Pasti ada titik lemah, kan?

Listrik.

Listrik?

Hanya listrik bermuatan tinggi yang bisa membunuh mereka.

Kalau cara ini juga tidak bekerja?

Lihat.

Apa ini?

Larutan spesial yang kukembangkan.

Saat ini masih dalam percobaan.

Ini larutan dari kelenjar anal kucing

dan bakteri yang telah difermentasikan.

Ditambah ramuan dari bahan khusus.

Ini barang yang sangat mahal.

Bisa dipastikan?

Iya.

Dia akan mandi setelah pulang kerja.

Air dan listrik.

Sudah benar, percaya saja padaku.

Kumohon bantuanmu.

Semua akan selesai dengan ini.

Untuk apa dibuat repot?

Cara itu akan dilihat sebagai kasus pembunuhan.

Juga akan mengeluarkan banyak darah.

Sulit menghilangkan barang bukti.

Itu benar, Kakak.

Lalu itu apa?

Perangkat tembak yang dikembangkan olehku.

Terlihat seperti korek api,

menyala setelah ini ditekan.

Pada saat bersamaan juga mengalirkan arus listrik kuat.

Sini, kujelaskan padamu.

Suruh suamimu ke kamar mandi setelah dia pulang.

Pastikan dia berendam di dalam bak mandi.

Kemudian berikan isyarat padaku untuk menekan ini.

Begitu tahap pertama selesai,

wajah suamimu akan menjadi jelek dan mati.

Untuk orang yang tidak biasa dengan adegan ini,

kuperlihatkan lebih dulu foto kematian yang serupa.

Tunggu.

Tidak usah lagi.

Katakan tahap kedua.

Simpan kembali semua perangkat,

lemparkan pengering rambut yang tercolok ke dalam bak mandi.

Setelah pastikan dia sudah disetrum untuk kedua kalinya,

pastikan penampilannya dan teriak yang keras.

Harus sampai seluruh tetangga mendengar.

Setelah itu telepon ke 119.

Harus pertahankan emosi

sampai orang kemari, mengerti?

Terdengar sangat mudah, sebenarnya tidak.

Perangkat ini sangat sensitif.

Jadi harus digunakan dengan hati-hati.

Baik.

Gunakan untuk latihan dulu.

Apa?

Atlet Park Ji-Sung pernah berkata

semua kerja keras tak akan sia-sia.

Latihan membuatmu jadi pemenang.

Kalau tidak berusaha, bagaimana bisa membunuh orang?

Membunuh orang terdengar bukan apa-apa,

sebenarnya adalah hasil dari kerja keras dan usaha.

Tak ada waktu lagi.

Manfaatkan dengan baik.

Aku akan berperan sebagai suamimu.

Baik.

Hai, Sayang.

Hari ini kamu pulang malam?

Aku sudah di jalan, kenapa?

Kamu tahu hari ini hari spesial kita?

Tentu saja.

Aku tahu ini hari spesial.

Kusiapkan air mandi untukmu.

Iya, terima kasih.

Sampai jumpa.

[ Putri So-Hee ]

Hari ini ulang tahunku atau hari kematian?

Mulai.

Harus terlihat natural.

Sambut suamimu.

Sayang, kamu sudah pulang.

Biasanya seperti itu?

Akan berpelukan.

Lakukan saja.

Hanya berpelukan?

Tidak.

Akan cium juga.

Lakukan saja.

Kamu ini, jangan main-main.

Leherku... ganas sekali.

Dia datang.

Cepat sembunyi.

Bukan dia.

Dia tidak akan menekan bel.

Kamar mandi.

Siapa?

Dari Perkumpulan Wanita.

Silakan berikan suara.

Kamu...

Kamu Yang-Sun?

Yang-Sun?

So-Hee, ternyata kamu wanita jalang itu.

Apa yang kamu katakan?

Di mana?

Siapa?

Kutanya dia di mana?

Siapa?

Di mana?

Dasar gila, kenapa tiba-tiba datang ke rumah orang?

Yang-Sun.

Siapa orang yang kamu maksud?

Aku sudah tahu semuanya.

Cepat keluar.

Jang Won-Sik.

Dasar pria brengsek.

Yang-Sun.

Kamu kenapa?

Letakkan senjata, tenang dulu.

- Di mana? - Tenang dulu.

Yang-Sun.

Bawa jalan.

Kamu ini sebenarnya kenapa?

Di mana?

Yang-Sun.

Yang-Sun.

Lihat aku.

Yang-Sun.

Kamu diam di situ.

Brokoli.

Aku datang, aku Yang-Sun.

Apa kamu brokoli?

Bagaimana kamu tahu?

Dilihat saja sudah tahu.

Brokoli, aku sudah datang.

Aku sama sekali tidak marah.

Cepatlah keluar.

Sialan.

Cepat keluar.

Kenapa Se-Ra di sini?

Sialan, tidak melihatku sedang buang air besar?

Maaf.

Keparat.

Kenapa Kak Se-Ra buang air besar di sini?

Dia datang saat lewat sini.

Kamu duduk dulu, Yang-Sun.

Tenangkan diri dulu.

Cepat pulang.

Padahal katanya dia di sini.

Ini unit 1503, kan?

Benar, ini 1503.

Tapi aku tidak paham apa yang kamu katakan.

Brokoli sungguh tidak kemari?

Apa di sebelah?

Di sebelah ada perempuan?

Seorang nenek tua.

Tapi siapa Brokoli itu?

Pacarmu?

Kenapa mencari pacarmu di sini?

Bukankah katamu dia dinas ke Italia?

Italia apa?

Katanya sekolah di Paris hanya bohong belaka.

Menjadi detektif pribadi yang memotret orang-orang selingkuh.

Lama-lama dia juga jadi selingkuh.

Belakangan ini bilang bertemu alien, mengatakan hal-hal aneh.

Unbreakable.

Wanita yang tadi meneleponku adalah rekan kerjanya.

Dia menceritakan semuanya padaku.

Kupikir dia fotografer yang kuliah di luar negeri.

Selama pacaran juga aku yang bayar.

Fotografer?

Foto yang kuambil lebih banyak daripada fotografer kebanyakan.

Aku sudah habis dibohongi.

Pria sialan.

Aku sama sekali

tidak selingkuh.

Aku tidak mencintai siapa pun kecuali Yang-Sun.

Tidak pernah.

Keluar saja dan katakan bukan.

Kalau keluar pasti tertembak.

Yang-Sun, kuambilkan air untukmu.

Boleh minta sebatang rokok?

Bukankah di sini dilarang merokok?

Tidak, tidak apa-apa.

Yang-Sun, cepat habiskan rokoknya.

Pulanglah setelah minum air.

Kita cari waktu lain untuk mengobrol lagi.

Hei, Se-Ra itu

spesialis memukul anak lelaki saat sekolah.

Kenapa memanggilnya Kakak?

Apa tinggal kelas dua kali adalah hal yang membanggakan?

Sialan...

Selama 1 tahun ajaran, kita adalah teman.

Aku sudah dengar semuanya.

Lalu kenapa?

Kamu ingin dipukul?

Bukan...

Hei.

Jangan.

Kenapa?

Kenapa listrik berhenti?

Tidak boleh merokok?

Olahraga sebentar saja.

Sudah mati?

Brokoli.

Dia sudah mati?

Kamu yang membunuhnya.

Aku?

Meski tidak tahu cara menjelaskannya, tapi Yang-Sun

pacarmu tidak dibunuh oleh kami.

Kamu yang membunuhnya.

Aku?

Kenapa denganku?

Lihat baik-baik.

Aku...

Aku...

Secara teknis, So-Hee juga terlibat.

Ini rencananya.

Aku?

Aku terlibat?

Kalau begitu kamu juga.

Iya.

Kita semua berkomplot.

Tapi ini hal bagus untukmu.

Dia memang pantas mati.

Tapi ini pembunuhan.

Bagaimana bisa disebut pembunuhan, pikiran kita harus lebih terbuka.

Kami akan membantumu, Yang-Sun.

Terima kasih.

Sayang.

Kamu di mana? Di tangga? Baiklah.

Pelan-pelan naiknya.

Bagaimana ini?

Cepat sembunyi.

Sembunyi.

Hei, lepaskan.

Bagaimana ini?

Di mana?

Di sini.

Di sini.

Masukkan mulai dari kepala.

1, 2, 3.

Baik, mulai pembersihan.

Tibalah sebelum jam 11.

Malam ini harus dilakukan dengan baik.

Astaga.

Astaga.

248, 249...

500.

Cepat.

Kenapa naik tangga?

Sepertinya mati listrik.

Bau apa ini?

Aku menyiapkan daging.

Menyiapkan daging rebus?

Sayang sungguh hebat.

Terima kasih.

Sayang.

- Kamu... mandi saja dulu. - Kenapa?

Kenapa?

Air mandinya akan dingin.

Cepatlah pergi mandi.

Kamu mau mandi bersama?

Tadi aku sudah mandi.

Masuklah, cepat masuk.

Cepat mandi.

Cepat.

- Cepat angkat. - 1, 2, 3...

Cepat angkat.

Gunakan Brokoli untuk membuat sup.

Sialan.

Makanlah dengan baik.

- Sudahlah. - Enak sekali.

Sudah, cepat keluar.

Maaf, aku yang bersalah padamu.

Gunakan Brokoli untuk membuat sup...

Jangan menangis.

Mulai sekarang fokuskan pikiran dan dengarkan ucapanku.

Dengarkan ucapanku.

Diam.

Kamu yakin?

Seharusnya sudah mati, kan?

Sepertinya iya.

Astaga.

Halo.

Halo.

Untuk apa kalian ke rumahku?

Selamat ulang tahun, Man-Gil.

Ini kejutan.

Sayang, ambilkan celana dalamku.

Terima kasih.

Terima kasih.

Terima kasih.

Maaf atas kejadian di rumah sakit.

Saat itu kondisinya seperti itu...

Aku bisa memahami, aku bersulang untukmu.

Aku minum Soju.

Soju?

Kutuangkan untukmu.

Senang bertemu denganmu.

Aku juga minum Soju.

Baiklah.

Senang bertemu denganmu.

Ada apa dengannya?

Gangguan Bipolar.

Gangguan Bipolar?

- Kutuangkan segelas. - Baiklah.

Terima kasih.

Itu namanya Yang-Sun, kan?

Sudah menikah?

Tidak, belum.

Sudah punya pacar?

Sudah, tapi beberapa waktu lalu...

- sudah meninggal. - Apa?

Beberapa waktu lalu?

Mohon maaf, aku sudah tidak sopan.

Maafkan aku.

Kematian orang tidak tergantung antrean.

Maafkan aku.

Sepertinya umur pacarmu sudah tua.

Di saat bekerja...

Meninggal dalam tugas.

Oh, meninggal dalam tugas.

Aduh.

Sepertinya pacarmu sangat profesional dan berdedikasi.

Bagaimana kalau begini?

Untuk pacar Yang-Sun yang sudah meninggal,

kita ubah suasananya?

Marlin, nyalakan musik.

Untuk pacar Yang-Sun yang sudah meninggal.

Bersulang.

Ada benda bukan pakaian di mesin perawatan uap pakaian.

Apa katamu?

Ada benda bukan pakaian di mesin perawatan uap pakaian.

Barang ini baru saja dibeli.

Terkadang akan seperti ini.

Mesin tetaplah mesin.

Benar.

Marlin.

Apa yang ada di dalam?

- Di mesin uap pakaian ada manu... - Apakah rusak?

Harus diperbaiki di mana?

Mari kita bersulang.

Ayo.

Untuk pacar yang meninggal,

bersulang.

- Bersulang. - Bersulang.

Untuk pacar yang meninggal,

bersulang.

Lepaskan, lepaskan sekarang.

Karena sangat hebat, dari pemandu wisata hingga makanan...

Mana obatnya?

[ Paragon Drugstore ]

Usahakan tuang di anggurnya.

Kalau bukan juga akan pingsan, kan?

Harus banyak?

Bocah sialan.

Cepat.

Sayang.

Masak sederhana saja, sudah kenyang.

Aku pergi merokok sebentar.

Iya, Sayang.

Cepat.

[ Mode pencucian selesai ]

[ Memulai mode uap ]

Sekarang hanya tersisa musim panas dan musim dingin.

Di luar sangat panas.

Benarkah?

Aku membuka anggur yang baru, minumlah lagi.

- Benarkah? - Iya.

Terima kasih.

Ini anggur merah kelas tinggi, bukankah kamu suka anggur merah?

Benarkah?

Jadi seperti itu?

Rasanya warnanya agak berbeda.

Terima kasih.

Tunggu, kenapa barang sebagus ini hanya aku minum sendiri?

Aku jadi merasa bersalah.

Kalian hanya minum Soju.

Begini saja.

Kita mainkan...

gunting, batu dan kertas. Yang menang harus minum, oke?

Ayo. Gunting, batu, kertas.

Yang-Sun, kamu menang.

Sudah sampai final.

Ayo.

Gunting, batu, kertas.

Hore.

Aku bisa minum dengan sah.

Terima kasih, aku mulai minum.

Rasanya seperti merasakan Lembah Napa.

Wow, ini...

ini enak sekali.

Tunggu, ini sungguh sangat enak.

Tidakkah itu terlalu banyak?

Kali ini...

Minumlah.

Yang keluarkan gunting harus minum. Gunting, batu, kertas.

Hore, kamu orangnya.

Kamu bisa minum sebanyak ini.

Aku iri padamu.

Ayo.

- Ini terlalu banyak. - Harus dihabiskan.

Habiskan.

Suara apa ini?

Suara apa ini?

Sepertinya ada ponsel yang bunyi.

Sepertinya punyaku.

Bukankah punyamu di sini?

Sepertinya punyaku.

Tidak, bukankah ponselmu di sini?

Punya Yang-Sun juga, ponsel kalian di sini.

Sayang, aku...

Sayang.

Apakah ponsel itu tahan air?

Iya, aku membelikannya untukmu. Bisa tahan air.

Sial, kenapa lupa dimatikan?

Hei.

Jangan.

- Jangan. - Tunggu dulu.

Tunggu dulu.

Tunggu.

- Jangan. - Jangan.

Tidak, jangan biarkan dia membukanya.

Siapa kamu?

Seperti pencuri.

Sudah mati.

Sudah mati.

Sudah mati.

Bagaimana ini?

Sayang.

Sialan.

Membela diri.

Benar tidak? Kalian melihatnya, kan?

Aku berkelahi dengan pencuri yang menyusup ke rumah,

aku hanya membela diri.

Man-Gil, kamu tenang dulu.

Sayang, bukankah kamu melihatnya?

Aku hanya membela diri.

Sayang, membunuh tetaplah membunuh.

Benar.

Kenapa dia mati? Aku hampir gila.

Sebaiknya kita menyerahkan diri.

Setelah disidang dan terbukti membela diri,

tetap harus dipenjara minimal 5 tahun.

Tidak mungkin 5 tahun, pasti lebih dari itu.

Man-Gil, dengarkan aku.

Masalah ini hanya diketahui 4 orang.

Rahasia ini harus dibawa sampai mati.

Ini hal yang sangat sederhana.

Aku menemukan tempat yang sangat bagus di dekat sini.

Katanya akan dibangun menjadi kota baru, tapi sudah dihentikan beberapa tahun.

Tinggal kuburkan di sana sudah selesai.

Jika dikembangkan lagi, setidaknya butuh 20 tahun.

Tapi pasti tidak akan dikembangkan.

Percaya saja padaku.

Aku melakukan ini untukmu.

Yang-Sun, bagaimana menurutmu?

Harus dikuburkan.

Sayang, tidak akan ada masalah, kan?

Harus segera.

Malam di Seoul sangat pendek.

Halo.

Adik ipar.

Man-Gil.

Hari ini ulang tahunmu, kan?

Selamat ulang tahun.

Terima kasih.

Kenapa kalian datang semalam ini?

Kami bahkan belum potong kue.

Apa kami datang terlalu malam?

Oh, iya. Cepat sapa.

Mereka ini teman istriku. Keluarlah.

- Halo. - Halo.

- Halo. - Halo.

- Sedang berkenalan denganmu. - Halo.

Kamu mau ke mana?

Bagaimana kalau minum bersama?

Tidak, ini sudah larut.

Mereka sudah minum banyak.

Dia juga sudah minum banyak, aku harus mengantarnya pulang.

Sayang sekali, coba bisa minum bersama.

Maksudku bukan itu.

Kalian masuk ke dalam dan minum dulu.

Aku pergi sebentar.

- Baik. - Iya, baiklah.

Iya, baiklah.

Anggap saja rumah sendiri.

- Pelan-pelan. - Baik.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa di neraka.

Hei.

Sayang, kamu tidak lelah?

Tidak, aku baik-baik saja.

Kulihat kamu cukup mahir menggali.

Aku mahir menggali?

Iya.

Bagaimana? Langsung dikuburkan sekarang?

Kulihat sudah lumayan, kubur saja.

Baiklah.

Tidakkah ini terlalu dalam?

Bagaimana aku naik?

Bantu aku.

Baik.

1, 2...

Ayo, 1, 2...

Sayang.

Cepat kuburkan dulu.

Kuburkan.

Cepat.

Untuk apa dia menggali sedalam ini?

Aku sampai pusing.

Sudah cukup?

Sudah.

Dasar.

Dasar keparat.

Apa?

Keparat.

Sialan.

Pria sialan.

Hei.

Dia mengejar kemari.

Sudah mengejar kemari.

Kenapa?

Ke mana dia?

Apa?

Dia hilang.

Hilang.

Brengsek.

Berhenti.

Dalam sekali.

Harus menemukan jasadnya.

Jatuh dari tempat setinggi ini pasti mati.

Meski ketahuan, pasti akan dianggap mati karena jatuh.

Benarkah?

Tak peduli apa asal usul suamimu.

Unbreakable.

Apa itu?

Ayo kita pergi.

Hari ini sudah merepotkan kalian.

Istirahat saja dulu.

Astaga.

Sial.

Bagaimana ini?

Masih bisa bagaimana?

Pergi menguburkannya lagi.

Sial.

Kenapa hari ini begitu kacau?

Sial.

Ingin segera menyelesaikan ini,

lalu berendam di air hangat.

Ayo kita ke sauna.

Sekalian minum sup rumput laut.

Baiklah.

Ditambah segelas Sikhye dengan es.

Ada apa?

Kenapa? Itu polisi?

Haruskah kita menyerah?

Jangan, nanti masalahnya makin besar.

Berhenti saja dulu.

Sial.

Baik, bersikap dengan lebih natural.

- Iya. - Lebih natural.

(Sedang Interogasi)

Halo, sudah merepotkan.

- Iya. - Halo.

Kami sedang melakukan interogasi atas kasus larinya tentara dari kamp.

Tolong tunjukkan tanda pengenal.

- Tanda pengenal? - Iya.

Kalian mau ke mana?

- Kami pergi tamasya suami istri. - Iya.

Sekarang ingin pulang.

Pergi tamasya suami istri?

Iya.

Tapi tadi kulihat lampu depanmu rusak.

Apa terjadi kecelakaan?

Kecelakaan?

Tadi terjadi kecelakaan kecil.

Terjadi kecelakaan?

Tidak ada yang terluka?

Tentu saja tidak.

Begitu.

Tapi kalian pergi tamasya dengan pasangan,

kenapa ada kelebihan seorang pria?

Yang satu belum menikah.

Dia hanya ikut kemari.

- Benar. - Belum menikah? Kenapa ikut kemari?

Tapi kenapa kondisi mereka seperti itu?

Hari ini terjadi hal yang baik.

Suasana hati sangat baik hingga minum banyak.

Minum bersama sebelum berangkat?

Yang mengemudi ini juga minum?

Aku tidak minum.

Kamu minum.

Sungguh tidak minum.

Sungguh tidak minum?

Iya.

Baiklah, aku mengerti.

Tolong lepaskan sabuk pengaman dan turun.

Aku tidak minum, ada apa?

Tadi katanya kalian minum bersama, aku hanya jaga-jaga saja.

Aku tahu kamu tidak minum, tapi lebih baik turun saja dulu.

Silakan ke sebelah sini.

Aku tidak minum...

Silakan pegang tanda pengenalmu.

Brengsek.

Sial.

Kenapa? Kamu baik-baik saja, kan?

Apa para suami tidak usah turun?

Tidak usah, biarkan mereka tidur saja.

Baiklah.

Ayo, sekarang mulai lakukan uji alkohol.

Letakkan mulut di sedotan, tiup dengan sekuat tenaga.

Ayo, letakkan di mulut.

Tiup.

Kamu sedang apa?

Bukan dihisap, tapi ditiup.

Kenapa kamu begini? Ditiup.

Ditiup.

Tunggu sebentar.

Kenapa harus seperti ini?

Sudah kutiup.

Kamu hanya berpura-pura.

Peringatan terakhir untukmu.

- Kamu akan ditangkap jika menolak lagi. - Apa?

Bagus, suasana hatimu bagus.

Kamu sangat marah, kan?

Gunakan suasana hati itu dan tiup ini.

Aku sangat marah.

Ekspresi yang bagus.

Pikirkan suami yang pingsan setelah minum dan menyuruhku mengemudi.

Bagus, terus tiup.

Terus. Iya, aku sangat marah.

Oke, sudah.

Terima kasih.

Bagus, nilainya di batas atas.

Ini. Sudah lihat, kan?

Teman-teman juga lihat.

Dengan nilai seperti ini, SIM harus ditahan.

Silakan cap jari di atas sini.

[ Laporan Situasi Pengemudi Mabuk ]

Polisi Kim.

Pergi ke mobil dan bawa para suami kemari.

Baik.

Apa? Jangan.

Sesuai peraturan, semua penumpang wajib melakukan konfirmasi

Tidak bisa.

Kenapa tidak bisa?

Cepat minggir.

Tidak bisa.

- Tidak, tidak apa-apa. - Tidak.

Tidak bisa.

Kumohon jangan begini.

Lepaskan.

Tidak bisa.

Tidak bisa.

Kalian ini sama saja menghalangi tugas resmi.

Aku tahu.

Aku tidak akan keluar.

Kamu sedang apa?

Hentikan orang itu.

Sedang apa ini?

Mereka sudah sadar.

Kelihatannya pura-pura.

- Ada apa ini? - Orang-orang ini...

Hei, polisi datang.

Aku hampir gila.

Menjengkelkan.

- Halo. - Maaf sudah merepotkan.

Kalian sudah sadar?

- Iya, maaf merepotkan. - Sudah merepotkanmu.

Tidak ada masalah lain.

Hanya ingin periksa identitas kalian.

Silakan siapkan tanda pengenal kalian.

Hei, kenapa kamu baru datang?

Saat aku berjalan kemari

aku melihat anak jalanan duduk di bawah jembatan sana.

Jadi aku membawanya kemari.

Masuklah.

Cepat masuk.

Jalan dengan baik.

Kenapa tubuhnya penuh luka?

Ada apa ini?

Entah demensia atau amnesia.

Dia tidak tahu siapa dirinya.

Dingin sekali.

Biarkan dia di sini dulu, nanti kirim ke manajemen batuan.

Kelihatannya akrab.

Pernah bertemu di mana.

Kamu lulusan SD mana?

Kalian mengenalnya?

Tidak.

Sial, ada apa ini sebenarnya?

Ada zombie di mana-mana.

Yang tengah itu kelahiran tahun 1994?

Benar, tahun 1994 shio anjing.

1964?

Lahir tahun 1994.

Siapa?

- Kami teman seumuran. - Benar.

- Sesama tahun 1994. - Kami berteman.

Kamu tidak punya cermin di rumah?

Teman, kalian bisa tahu dengan melihat wajahnya.

- Kenapa? - Mungkin saja.

- Kenapa hanya membicarakan aku? - Sudahlah.

- Pria ini, kamu kemari. - Aku kelahiran tahun 1994.

Baiklah, sebutkan nomor KTP-mu.

- 940907. - Maaf.

Kamu tahun 1994, aku 1904.

0907

- 2467. - 2467.

- 324. - 324.

[ Baek Seung-Chul ]

Baek Seung-Chul, bukankah ada?

Apa yang terjadi di tahun 1994?

Kamu telah bersembunyi dengan baik selama ini.

Mana Choi Man-Gil?

Tidak tahu.

Sebaiknya kamu segera mengaku.

Apa menyenangkan berada

di sisi umat manusia dan menjual orang sebangsamu?

Kalian ini pengkhianat.

Sepertinya tak ada pilihan lagi.

Cepat sembunyi.

Sembunyi.

- Sudah merepotkanmu. - Baik.

Ada yang bisa dibantu?

Apa terjadi sesuatu?

Kamu mengenalku?

Tidak kenal?

Tidak kenal.

Boleh pinjam telepon?

Iya, baiklah.

Kamu lulusan SD mana?

Di sana, pakailah.

Kamu baik-baik saja?

Iya, terpeleset saat mendaki gunung.

Di sini sakit.

Kenapa ada telepon?

Cepat matikan.

Cepat.

Sayang.

Sayang.

Apa yang sebenarnya terjadi?

- Aku mencarimu sepanjang hari. - Apa?

Kamu baik-baik saja?

Kamu di mana?

Aku sungguh tidak tahu.

Apa kamu dibohongi?

Sakit?

Cepat katakan.

Mungkin di suatu tempat, mana aku tahu.

Benarkah? Kali ini akan sangat sakit. Kamu harus bertahan.

Bertahan.

Belum.

Masih belum dimulai.

Ulang lagi.

Ulang lagi, bertahan.

Pak tua, sebaiknya mengaku saja.

Keberadaan Choi Man-Gil sudah ditemukan.

Benarkah?

Kali ini tidak boleh ada kesalahan.

Baik.

Alkohol adalah pelaku utamanya.

Para suami, bawa mereka pulang.

Harus yang tidak minum yang mengemudi.

Baik, aku saja.

Masih ada satu permintaan.

Di perjalanan pulang kalian

- Antarkan dia ke kantor polisi kota. - Baik.

Prosedur sudah kami urus.

Setelah mengantarkannya ke sana, mereka akan tahu.

Mengerti.

Baik.

Ayo, cepat naik ke mobil.

Hati-hati kepala.

Naik.

Terima kasih.

Sebaiknya pergi memeriksa di rumah sakit.

Aku tidak sakit.

- Sebaiknya diperiksa. - Baik.

Terima kasih.

- Pergilah. - Pergilah.

Terima kasih.

Ingat periksa ke rumah sakit.

Sayang.

Sebenarnya apa yang terjadi?

Bukankah pencuri itu sudah mati?

Kenapa kalian di sini?

Tidak tahu, kenapa kami di sini?

Sial.

Sayang, sebenarnya apa yang terjadi?

Coba kamu katakan.

Kamu sudah tidak ingat?

Iya.

Aku ingat aku menggali tanah dengan gila.

Setelah itu, aku tidak ingat apa-apa lagi.

Bukan, sebenarnya begini...

Buang air.

Buang air.

Man-Gil, saat kamu menggali tanah katamu ingin buang air kecil.

Aku?

Jadi kamu masuk ke hutan.

Setelah itu terdengar suara teriakan.

Setelah itu kamu tidak kembali lagi.

Jadi mencarimu sangat lama.

Lalu kami kembali ke rumahmu.

Ternyata semua temanmu pingsan.

Jadi kami ingin membawanya ke rumah sakit.

Begitu.

Lalu bertemu polisi.

Jangan takut.

Pergi ke tempat kamu menghilang.

Astaga, kamu tempat apa itu?

Itu jurang.

Aku ketakutan setengah mati.

Aku khawatir, bagaimana kalau kamu tiada?

Aku sedih sekali.

Tapi aku hilang,

kenapa kalian ke rumahku?

Bukankah ini aneh?

Harusnya mencariku kalau aku hilang.

Kenapa pergi ke rumahku?

Ini...

Tunggu.

Oh, benar juga.

Ke rumahmu memang sudah benar.

Akan repot jika kita saling mencari.

Benar.

Tapi yang aneh adalah

terjadi sesuatu padaku saat aku buang air kecil, kan?

Kenapa celanaku tidak basah?

Mungkin jatuh setelah selesai buang air.

Setelah dikeluarkan?

Bahkan menarik ritsleting?

Sayang, kecilkan suaramu.

Ini memalukan.

Dasar.

Jangan dibahas lagi.

Kenapa tiba-tiba berhenti?

Ingin buang air sekarang.

Dasar, cepatlah pergi.

Kenapa tidak turun?

Kenapa?

Ingin melakukan seperti tadi setelah aku turun?

Memukulku dengan sekop sampai jatuh ke jurang?

Apa?

Mau ke mana?

Sayang, ada apa denganmu?

Mari kita mati bersama.

Jangan begini.

Lepaskan.

Tangan.

Cepat bangun.

Kakiku.

Ayo cepat.

Jatuh dari jurang tidak mati.

Pisau di kepala juga tidak mati.

Siapa sebenarnya orang ini?

Sudah dikatakan berulang kali dia itu Unbreakable.

Jadi itu sebenarnya apa?

Apakah orang yang tidak bisa mati?

Di sana.

Minggir.

Hati-hati.

Cepat tutup pintu.

Hilang tanpa jejak.

Senter.

Membuatku kaget saja.

Kamu lulusan dari SD mana?

Bawa ke atas mobil.

Hei, dia datang.

Cepat lari.

So-Hee.

So-Hee.

Jangan main lagi.

Aku mencium keberadaanmu.

So-Hee.

Aku menciumnya.

Tidak di sini?

Cepat lari.

Ayo.

Cepat lari.

Kakak.

Yang-Sun.

Jangan.

Keparat, minggir.

Minggir.

Kakak.

Pasti tidak akan merepotkan kalau kamu mati saat itu.

Nyawamu sungguh banyak.

Choi Man-Gil, kamu dikepung. Segera serahkan diri.

Yang-Sun.

Cepat bangun.

Bangun.

Kakak, cepat bangun.

Kakak.

Sudah lama tidak bertemu klanmu,

bagaimana rasanya?

Mau ke mana?

Itu Man-Gil.

Kapten.

Siapa?

Anak buah Choi Man-Gil.

Tangkap mereka.

Ini obat khusus yang kubuat.

Mengkhianati klan.

Senang menjadi kacung ras manusia?

Sakit sekali.

So-Hee.

Bagaimana keadaanmu?

Kerja bagus.

[ SETAHUN KEMUDIAN ]

Ayo bersulang.

Sejak saat itu aku tidak berkendara saat mabuk lagi.

Anggur merah ini sangat nikmat.

Arak dari mana?

Minumnya sudah cukup, kan?

Brokoli.

Brokoli.

Halo, Yang-Sun-ku.

Brokoli.

Brokoli.

- Bagaimana bisa? - Yang-Sun.

Bagaimana bisa? Kamu baik-baik saja?

Aku baik.

Kamu baik?

Kemari.

Apa?

Kamu sedang melamarku?

Kamu sedang melamarku?

( SUBTITLE BY iQIYI ) ..::Resync/Edited By Coffee_Prison::..

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.