All language subtitles for Sky.High.AKA.Hasta.el.cielo.2020.1080p.NF.WEB-DL.DDP5.1.x264-MZABI-Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali Download
bh Bihari
bs Bosnian Download
br Breton
bg Bulgarian Download
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish Download
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

NETFLIX MEMPERSEMBAHKAN

BERDASARKAN PERISTIWA ASLI DAN TERINSPIRASI KEJADIAN NYATA

TOKOH DALAM FILM INI TAK BERKAITAN DENGAN TOKOH DI DUNIA NYATA

Aku tak ingin melakukan hal benar

Tak ada waktu untuk itu

Kau tak akan mendengarku merengek

Tak ada waktu untuk itu

Sebelum aku mati, aku ingin surga

Seratus persen

Sebelum aku mati, aku ingin surga

Seratus persen

Sebelum aku mati

Aku akan bercinta sampai tak ada batas Di antara kita

Sebelum aku mati

Aku ingin mempertaruhkan nyawaku Sampai nilainya hilang

Sebelum aku mati

Akan kuhajar dia dan siapa pun Di belakangnya

Aku tak takut rasa sakit, aku bisa atasi

Untuk waktu yang lama, Berengsek

Aku akan bertahan sampai tumbang

Aku tak ingin melakukan hal benar

Tak ada waktu untuk itu

Kau tak akan mendengarku merengek

Tak ada waktu untuk itu

Sebelum aku mati, aku ingin surga

Seratus persen

Sebelum aku mati, aku ingin surga

Seratus persen, omong-omong

Sebelum aku mati

Sebelum aku mati

Sebelum aku mati

Sebelum aku mati

EMPAT TAHUN SEBELUMNYA

Bagus, Angelito, sempurna.

Lanjutkan.

Hati-hati, ya?

Omong-omong, makan cepat.

Lihat dia. Di sana. Lihat?

Yang bokongnya besar?

Bukan.

- Yang bersama Estrella, temannya. - Sial.

Aku bercinta dengannya di toilet Space hari Sabtu.

Kau sudah tahu itu?

Apa maksudmu? Aku tak melihat apa-apa.

Benarkah? Kau tak mengetuk pintu, Bajingan?

Ya, karena aku harus kencing.

Teman-teman, mereka mentertawakan kita.

- Sapa mereka. - Tidak. Lupakan.

- Dia seksi, 'kan? - Yang mana?

Estrella, Bung.

Lupakan dia, Kawan. Dia pacar Poli.

Bukankah dia dipenjara?

Tidak. Dia bebas setelah empat hari.

Dan di malam yang sama dia merampok toko.

Dia pasti sudah sering meniduri Estrella.

Membantunya masturbasi.

Dia memegang penismu dengan mulutnya, dan seperti�

Bisakah kalian diam?

Angelito marah.

Kenapa, Angelito? Estrellita merangsangmu?

- Sialan. - Kau mau ke mana? Kita sedang bicara.

Jangan marah, Kawan.

Hei, satu hal.

Lain kali, katakan di hadapanku. Kau tak keberatan?

Bagaimana dengan kalian?

Ada apa dengannya?

Itu yang kusuka. Diam.

Apa kabar, Kakek?

Apa? Ada serangga di tanaman?

Jangan bahas serangga denganku. Aku muak dengan mereka.

Ini akan memusnahkan mereka.

Baik, tapi jangan berlebihan, ya? Nanti tak bisa dimakan.

Dan Chico? Bagaimana keadaannya?

Chico nakal karena Gitano.

Dia tak tahu apa-apa soal anjing.

Kau juga tidak.

Apa kabar, Chico?

Apa kabar, Berengsek?

Kau tak sabar bertemu denganku, Bajingan?

Apa kabar, Nak?

Apa kabar, Gitano?

Kau sedang apa?

Di sini, bersama pria ini.

- Ia tampak sehat, ya? - Tampak sehat.

Ia lebih gemuk.

Apa? Aku mengatur makanannya.

Awasi ia. Ia makan apa pun yang ditemukan.

Jangan beri ia makanan yang diberi Kakek.

Aku tak pernah memberikannya.

Itu lebih tercemar daripada Chernobyl.

Dia menaruh kotoran lama di kebun.

Lebih baik daripada mengomel di rumah seharian.

Kau tahu?

Jadi, kita bawa ia keluar?

Kau melihatnya?

Tidak. Entah di mana ia.

Di mana anjing itu? Ia selalu melakukan ini.

- Bagaimana jika ia ke jalan? - Tidak mungkin! Ia akan datang.

Chico!

Chico!

- Chico, kemari! - Lihat ia.

- Chico! - Kemari, Chico.

Chico, kemari.

- Ada apa, Chico? - Kemari.

Kemari.

Kemari.

Bajingan, anjing pintar.

Kau dari mana saja, Anjing Kotor?

Bajingan.

Apa kubilang? Dari atas sana kita pasti�

Seperti semut.

Benar, 'kan? Itu yang kukatakan.

Andai mereka bisa melihat kita, "Persetan kalian bajingan kaya."

Ayo, cepat.

- Chico, mau ke mana? - Bajingan.

- Mau minum? - Beri aku Rum dan Coke.

Hei, boleh aku minta tolong?

Tentu.

Bisa beri tahu temanmu mereka berengsek?

Sudah kuberi tahu mereka tiap hari.

Ya, tapi aku muak mendengar mereka meniduri temanku.

Jika ingin pamer, pamerkan jerawat mereka.

Dengan jerawat, maksudmu Manuel? Pria di sana.

Dahulu dia selalu punya masalah jerawat, tapi kini lebih baik.

Lebih baik?

Kau harus melihatnya saat buruk.

Hidungnya tak terlihat. Dia seperti kentang.

- Ya? Serius? - Sumpah.

Lucu, bukan?

Dia membicarakan temannya.

Tentu.

Kita saling kenal, 'kan?

Kurasa tidak.

Kau yakin?

- Wajahmu familier. - Dari sasana.

Sial, itu benar.

Datanglah ke sasana besok dan kita bisa bicara.

Membicarakan apa?

Kita bisa bicarakan keseksian Estrella.

Tenang. Jangan pamer kekuatan di depanku.

Apa? Itu benar, 'kan?

Aku sangat seksi, tapi itu kataku. Kau diam.

Itu dia, tenang. Siapa namamu?

�ngel.

Angelito.

Dia seksi atau tidak?

Berhenti bersikap berengsek.

- Tenang. - Aku sangat tenang.

Aku hanya menanyainya.

- Dia seksi atau tidak? - Ya, dia seksi.

Sangat seksi.

Persetan kalian berdua, dua pria tangguh!

Ayo, berkelahilah!

Baik, Angelito.

Datang ke sasana besok sore!

Datanglah, jangan jadi pengecut!

Kenapa kita kemari? Kau akan memberitahuku?

Kuminta kau datang?

Kau mau kubiarkan datang sendiri agar bajingan ini bisa menghajarmu?

Mereka pikir ini bukan ide buruk.

Karena mereka berengsek.

Aku temanmu dan aku tak mau mereka menghajarmu.

Itu urusanku.

Menurutmu Estrellita akan datang

untuk mengobati wajahmu yang terluka?

Sialan. Si berengsek itu tak datang.

Jika dia tak datang, kita sudah menepati, 'kan?

Kita?

- Kau mulai sombong, ya? - Sudahlah, Kawan.

Angelito, masuk.

Tidak mau?

Ada hal lebih baik selain membantu temanmu masturbasi?

Tidak, �ngel, jangan.

Lihat, Pintas, mobil bagus.

Penggerak empat roda, baik.

Bawa alat bajak mobil?

Tentu saja.

Kau menghajarku kemarin.

Aku tak menduganya.

Apa ini?

Apa menurutmu?

Jika kau mau keluar, katakan sekarang.

Jangan membuat masalah nanti.

Polisi akan datang dalam tiga menit.

Kita harus bergegas, mengerti?

Mengerti.

Bagus.

Angelito, ikut aku.

Ayo!

Ayo, cepat!

Ayo, terakhir! Cepat, Semuanya!

Sial.

Ayo! Ada yang datang!

Ayo, cepat!

Tas di bagasi! Cepat!

Sial!

Mobilnya!

POLISI

Kita harus ke jalan tol! Belok kanan! Cepat!

Kenapa kita tak dikejar?

Mereka menunggu di sisi lain!

- Sedang apa kau? - Ayo!

Kanan!

Ayo.

Belok kanan! Ayo.

- Selamat bersenang-senang di pernikahan. - Pasti.

SALON

Aku pergi.

- Encarni, bayar Saray, ya? - Ya. Selamat bersenang-senang.

Sampai jumpa besok, Kawan.

BENGKEL CUEMA

Apa yang terjadi?

- Dengan apa? - Kau akan bilang?

Bilang apa?

Kau bercinta dengan Estrella.

Apa-apaan? Kau bodoh?

Ya. Aku bodoh.

Kenapa perempuan itu ada di luar bengkel?

Kukira urusanmu dengan Poli selesai.

Penismu akan membuat bengkel pamanku terbakar.

Diam.

Tidak mungkin.

Entahlah.

Entahlah, Sayang, tanya dia.

Suruh dia menjemputmu.

Baik, kuhubungi nanti. Ya.

Sampai nanti.

Apa kabar?

Hei.

Kau tak punya baju lebih bersih?

Ini punya dia.

Dari mana kau tahu aku di sini?

Orang-orang. Mereka bergosip.

- Bagaimana kau tahu soal salon itu? - Sama.

Nando pasti sudah memberi tahu separuh orang di wilayah ini.

Tak penting untuk diceritakan.

Itu maksudku.

Semua jelas, 'kan?

Kenapa kau bilang begitu? Karena aku naik mobilnya?

- Contohnya. - Aku di sini sekarang.

Ya, kau di sini sekarang.

- Aku tak tahu apa urusanmu. - Sungguh? Apa urusanmu?

Pertama, kalian berkelahi, 'kan? Amat macho.

Kemudian, kalian merampok toko.

- Hal buruk terjadi. - Tentu.

Kenapa kau datang ke salon dengan wajah ikan itu?

Wajah ikan?

Apa aku mirip ikan?

Boneka atau bolanya.

Pilih. Itu kata mereka.

Benar.

Bagaimana jika aku butuh bola agar boneka mau main denganku?

Astaga.

Benar, tunjukkan wajah ikan.

Bagus, sempurna.

- Hati-hati. - Selalu.

Mintalah nomorku kepada temanmu dan akan kukirim fotonya.

Itu pendapatku.

Dasar berengsek.

Masa sulit sudah berakhir, Angelito.

Ini akan sangat sukses.

Halo, �ngel.

Kau tahu kau dalam masalah besar, 'kan?

Merampok, mencoba kabur, melawan penangkapan.

- Aku tak melawan. - Benarkah?

Menabrak dua mobil polisi bukan masalah bagimu?

- Aku tak menabrak siapa pun. - Benarkah?

Kenapa temanmu berkata sebaliknya?

Kau masih tak tahu cara kerjanya?

Mereka menunggu pecundang sepertimu terlihat

dan jika keadaan buruk, anak baru akan kesulitan,

karena tertangkap kamera bahkan sebelum pencurian.

- Apa maumu? - Kau bertindak pintar.

Sekarang, buat pernyataan tepat, dengan nama orang yang bersamamu

dan jelaskan bahwa mereka memaksamu ikut.

Mengerti?

Kulihat kau tak punya orang tua.

Kau tinggal dengan kakekmu. Baik.

Hakim akan mempertimbangkan itu.

Maksudku, kau akan bebas dari hukuman,

tapi itu mungkin cukup bagus untukmu.

Menurutmu ini lucu?

Apanya yang lucu?

Kau hanya menangkapku.

Kau tak punya bukti.

Dua puluh penangkapan,

dua hukuman penjara, tiga kasus pencurian besar.

Aku tak perlu melihat wajahnya.

Aku tahu dari caranya berjalan bahwa itu dia.

Kau mau seperti dia?

Jika begitu, jalanmu sudah benar.

Dan kau menutup mulut seperti bajingan, bagus.

Punya rokok?

Hei, Cosme.

Pergi, kau menyebalkan.

Pergi, kau selalu mengincar anak baru, Bung.

Pergi ke sisimu.

Apa dia meminta uang?

Abaikan dia. Dia gila.

Seperti separuh pria di sini.

Kesepian itu menyebalkan.

Aku Motos.

Nama asliku�Matias,

tapi teman-temanku bilang aku pandai bicara.

Aku bisa mengekspresikan diri dan mereka tidak.

Dan kau?

�ngel.

Kau kenal Poli, 'kan?

Tenang, Bung.

Aku mengenalnya. Kami melakukan sesuatu bersama.

Lalu?

Dia mau membebaskanmu.

Sekarang kau perlu� Kau punya pengacara?

- Pengacara publik. - Sama dengan tidak.

Hubungi pengacaramu.

Suruh dia mundur. Setelah itu, hubungi nomor ini.

Namanya Mercedes. Dia dapat diandalkan.

Dia selalu bekerja dengan kami.

Mengerti? Percaya kepadaku.

- Dah, Kawan. - Terima kasih.

Halo, �ngel.

Aku Mercedes. Salam kenal.

Bagaimana kau menanganinya?

Sebisa mungkin.

Kita tidak beruntung dengan kamera SPBU.

Tidak beruntung, tentu.

Kebetulan itu hanya merekamku, 'kan?

Apa maksudmu?

Mungkin salah satu bajingan itu mau menangkap wajah seseorang di SPBU.

Entahlah. Mungkin.

Dan mungkin seseorang seharusnya berpikir dua kali

sebelum bermain dengan orang dewasa, bukan?

�ngel, aku sudah melihat rekaman di SPBU

dan kau seperti berswafoto dengan kamera itu,

mengerti?

Aku tak tahu apa yang polisi katakan kepadamu atau sebaliknya�

- Aku tak bilang apa-apa. - Sempurna. Bagus.

Kau tak perlu bicara pada siapa pun.

Yang utama, rekaman itu mengaitkanmu pada "penggunaan dan pencurian mobil".

Namun, karena kau tak pernah masuk toko perhiasan,

mereka tak bisa mengaitkanmu pada kejahatan lain.

Mengerti?

Yang satu mobil, yang lain toko perhiasan.

Itu berkas, kasus, dan laporan lain.

- Mengerti? - Ya.

Jika kau bungkam, mereka tak punya bukti apa-apa.

Baik.

Aku akan minta jaminan di pengadilan.

Uang bukan masalah.

Teman-temanmu membayarnya.

- Lantas? - Tak ada apa-apa.

Kau akan segera bebas.

Tenanglah dan jangan terlibat masalah.

- Mengerti? - Ya.

Ayo, naik, Kawan.

Lihat, Nak,

anak-anak dan aku membawakanmu hadiah kecil.

Pakailah.

Sial, jangan bercanda.

Aku baru bebas. Aku tak mau terkena masalah.

Dengar itu, Pintas? Dia tak mau kena masalah.

Ya, tak ada masalah. Manusia hidup!

Apa maksudnya?

Entahlah, tapi dia bau seperti kotoran.

Dia bau seperti kotoran, tapi kita akan bereskan itu.

Pakaikan itu padanya.

- Hentikan itu. - Hei! Astaga!

Apa yang kalian lakukan?

Tenang, Angelito.

Kawanku!

- Kau punya kartu identitas, 'kan? - Ya.

Kita akan jalan-jalan, Nak!

Dari toko perhiasan. Kita untung besar.

Dalam dua hari,

jika kau punya satu tagihan, aku akan membakarnya. Kau mengerti?

Kau sedang apa, Bung? Tidak boleh.

Tidak. Berdirilah.

Kemari. Kita di sini untuk bersenang-senang, Kawan. Apa-apaan?

Kau tak ingat aku, 'kan?

- Sole, teman sekolah. - Sole.

- Soledad Manchado. - Sial! Manchado!

Sial, itu benar.

Aku juga butuh waktu lama untuk mengenalimu.

Dahulu kau kecil�

- Kau berubah sekarang. - Kau juga.

Kita harus bayar, 'kan?

Aku tak tahu kau kerja di sini.

- Terkadang, saat dipanggil. - Benar.

Dan salon?

Tutup pada malam hari, kau tak tahu?

Ada apa? Kau marah kepadaku?

- Tidak, bukan kepadamu. Kenapa? - Entahlah.

Kau yang bilang aku harus memilih.

Tentu. Sepertinya kau membuat pilihan bagus.

Tentu.

Kalau kau?

Kenapa aku?

Aku tahu kau putus dengan Poli.

Temanmu gila.

Dia pikir aku harus bersamanya, tapi tidak.

Dia melakukan sesuatu?

Tidak.

Dia tak lakukan apa pun kepadaku jika itu maksudmu.

- Jika aku tahu� - "Jika kau tahu�"

Ya, tentu.

- Lihat, teman-temanmu. - Aku lihat.

Pergilah.

- Aku suka di sini. - Hai, Nando.

- Hai, Nona. - Apa kabar?

Hei, kau, sadarlah.

Ponsel tak bisa naik mobil sendiri. Astaga.

Sampai jumpa.

Nak, kau hebat.

Baiklah�

- Tiga ratus ini, 'kan? - Tiga ratus lima puluh.

Kau yakin?

Aku menghitung 300.

Julio.

Julito, hitung ponsel ini lagi. Yang putih.

Anggap saja ada 350, seperti katamu.

Ada 350.

Ini yang bisa kuberikan.

Pergilah, Marcelo. Apa ini?

Baiklah, Polito�

Lihat. Kau lihat kotak-kotak itu di sana?

Ponsel juga. Dan kau tahu nilainya?

Bulan depan produk baru keluar dengan fitur baru,

gelandangan pun tak mau beli.

Tak ada yang mau beli. Mengerti maksudku?

- Marcelo! - Sebentar.

Siapa itu?

Rogelio, Kawan.

Bos semua ini.

Ini, tempat rongsokan,

bengkel inspeksi mobil, bahkan bordil.

Hanya itu yang kami tahu.

Dia orangnya.

Apa ini?

Kau mengenalnya?

Teman sekolah.

Itu putrinya, Bodoh. Kau menidurinya?

Ayo bicara dengannya.

Jangan coba-coba.��ngel�

�ngel sialan.

Siapa ini?

Selamat sore.

Don Rogelio, bukan?

- �ngel. - Salam kenal.

Salam kenal.

Dia menatapmu.

Dia tak suka hal itu mengenai putrinya.

Lebih baik menggesernya sedikit demi sedikit.

Tidak, Bung,

orang amat terlibat dalam ponsel, kau dengar dia.

- Kita bawa ke tempat lain. - Kita tak bisa.

Jangan macam-macam dengan dia. Dia pembelinya.

Kalau bukan?

Dia punya banyak kontak. Dia yang paling terkemuka.

Agen federal, polisi.

Jika kau macam-macam dengannya, mereka akan menghajarmu seharian.

Kau mengerti?

Ayo, cerialah.

Kita akan berhasil malam ini.

Aku tak bisa malam ini.

Halo!

Apa kabar, Nak?

Ini.

Beri ia ini. Ia menyukainya.

Enak, ya, Chico?

Ia menggemaskan.

Kau diizinkan mengelusnya, bagus.

Greyhound sangat dingin.

Artinya ia menyukaimu.

Chico, kau lihat perempuan cantik ini datang untuk menemuimu?

Aku tak percaya.

Apa?

Bahwa kau akan dipenjara lagi.

Beri tahu hakim besok, lihat apa dia mendengarkanmu.

Tunjukkan wajah anak kecil itu, mungkin kau akan dibebaskan.

- Wajah anak kecil apa? - Yang kau tunjukkan kepada Chico.

Tunjukkan itu, mereka akan memaafkan semuanya.

Atau tidak?

Kau mau ke sana untuk meniduriku?

Ke penjara?

Kau harus menikah untuk itu.

Kau selalu sangat romantis dengan persanggamaan pertama?

Sebentar.

Hei, �ngel. Aku di "pasar".

- Kita harus bagaimana? - Kau di sana?

Ya, tapi dia mau 1.000 lagi.

Bajingan.

Bagaimana? Haruskah aku lakukan?

Bagaimana menurutmu?

Baik, aku akan telepon nanti.

Itu dia.

- Bisakah kau diam? - Aku tak melakukan apa-apa.

Benarkah? Kau hendak tertawa di depan mereka.

Sudah kubilang, aku mau.

Ada apa?

�ngel.

Laporan ahli tentang sidik jari di mobil tak ada.

Tak ada?

- Mereka tak lakukan? - Mobilnya hilang.

Hilang dari depo.

Lalu?

Menurutmu?

Aku tak tahu.

- Jika tak ada mobil� - Tak ada mobil, tak ada kasus.

Jaksa mencabut kasus ini.

Kau bebas!

�ngel, dengar.

Mereka tak suka permainan ini. Mengerti?

Lain kali mereka akan mengincarmu.

Hati-hati.

Bagus!

Besok pagi mereka akan datang untuk setengahnya.

Harus malam ini.

Dan kuncinya?

- Di dalam brankas. - Kau bercanda.

Aku mempertaruhkan segalanya.

Jalan!

Ayo, Nak!

Cepat. Semua melakukan tugas mereka.

Estrella! Turunlah!

Hentikan, Berengsek!

Estrella!

- Apa? - Turunlah!

Nak, turunlah.

Agar kami bisa tidur!

Berengsek!

Ada apa? Kau sudah gila?

Turun ke sini!

- Ya, turun, Nak! - Enyahlah.

Ayolah.

Ada apa denganmu?

- Aku ingin menemuimu. - Tentu. Aku ingin menemuimu.

Itulah fungsi telepon.

- Sudah waktunya! - Lanjutkan, Sayang!

Lanjutkan�

Lusito, diam.

Jangan ikut campur.

- Pergi! - Aku tak tahu rumahmu.

Kau mau menjadi orang penting di lingkungan ini?

Masuklah. Ayo.

Aku tak mau masuk, Berengsek.

Minta maaf.

Maaf.

Apa ini?

Bunga teratai.

Cantik.

Bunga ini tumbuh di tempat sampah, di kolam kotor.

Tapi ia tak pernah kotor.

Aku akan memberi tahu Poli kita berpacaran.

Mulai malam ini, aku akan kerja sendiri.

Mengatakan itu akan membuatnya sangat marah.

Persetan dengan Poli.

Jangan sombong.

Aku tak mau kau terluka.

Aku tak akan terluka.

Aku berjanji.

Angelito.

Ada apa?

Di mana mobil-mobilnya?

Rogelio tahu. Dia pikir aku pelakunya.

Kau bekerja sendiri? Apa yang terjadi?

- Aku dapat informasi tentang tempat itu. - Kau pergi dengan siapa?

- Kau ambil anak buahku tanpa bilang? - Anak buahmu?

Kita harus menjaga diri sendiri.

"Kita harus menjaga diri sendiri."

Katakan itu

lain kali aku bayar Mercedes untuk membebaskanmu, Jagoan.

Atau kau sudah lupa itu?

Kau memasukkanku ke penjara. Kau sudah lupa itu?

Aku memasukkanmu ke sana dan ke permainan.

Aku mengajarimu semuanya, Sok Pintar.

Kita bisa terus bekerja bersama,

saat itu muncul.

Enyahlah.

Ini maumu, Angelito?

- Ya? - Ya.

Bagus, Nak. Bagus sekali.

Aku akan hati-hati jika menjadi kau.

Ingat ucapanku?

Tidak baik membuat Rogelio marah.

Dia membenci orang yang bertindak semaunya.

Polisi!

- Polisi! - Polisi!

- Aman! - Aman!

Aman!

Aman!

Rogelio sialan!

Kau lihat bagaimana bajingan itu mencampakkan kita?

Mereka juga menggeledah tempat Nando.

- Ada yang ditemukan? - Arloji.

Sialan. Aku memberitahunya. Jika dia mau sesuatu, belilah.

Ini tak serius. Kau tak bisa bekerja seperti ini.

- Kita harus hadapi. - Hadapi?

Persetan! Ayo hajar bajingan itu.

Tak bisa, Gitano. Mengerti?

- Tak ada yang menyentuhnya. - Tak ada yang menyentuhnya?

Ayo bakar gudang dan tempat rongsokan.

Sudah kubilang tak bisa.

Perintah itu bukan dari polisi setempat.

Itu berasal dari atas, orang penting.

Sial. Si berengsek Rogelio mengaturnya.

Apa yang terjadi di sini?

Tiga bulan mengawasi kelompok ini dan operasi dihancurkan mereka.

Siapa yang mengizinkan penggeledahan?

Baik, kita celaka.

- Hai. - Hai.

Masuklah.

Mercedes, aku membutuhkannya.

Itu dua arloji.

Tak sulit bilang itu bukan dari toko perhiasan.

�ngel, harganya lebih dari 3.000 euro.

Arloji itu terdaftar dan memiliki nomor.

Mereka tahu itu dari toko perhiasan.

Tak bisakah kau bilang nomornya ilegal atau semacamnya?

Maaf, tapi mereka menguasainya.

Kau kenal orang pengadilan yang bisa kuajak bicara?

Tidak, �ngel. Mereka disiplin.

Ini pekerjaanku.

�ngel?

Kau akan meyakinkannya juga dengan menghajarnya?

Jangan membuatku marah!

Kenapa? Karena kau mengajariku segalanya?

Kulakukan segalanya, selain mengisap penismu!

Kau pikir dia akan berhenti? Tidak mungkin, Pecundang!

Berhenti!

Kubilang "berhenti"!

Ayo! Keluar!

- Di mana dia? - Sudah pergi. Lima menit lalu.

Kau sudah gila?

Akan kuhajar dia jika menyentuh wanita itu.

Memangnya kalian anak-anak?

Kau sungguh akan merusak semua ini? Kenapa?

Demi wanita? Yang benar saja, �ngel.

Kita sedang bicara. Mau ke mana?

Ada yang harus kuselesaikan. Pergilah!

- �ngel. - Ya, Mercedes.

Suruh si bodoh itu berhenti menggangguku.

Suruh dia menyingkir!

Sial!

Hei! Aneh melihatmu di sini.

Aku mau minta bantuan.

- Selamat malam, Don Rogelio. - Selamat malam, Manolo.

�dan kami mencoba melakukan jual beli.

Kami tak tahu kau akan datang. Jadi, kami mulai.

- Tidak, aku sudah makan. - Ini teman Sole.

�ngel, bukan?

- Kalian saling kenal? - Sedikit.

"Rogelio, mungkin kau bisa bantu kami dengan barang yang kami curi."

"Rogelio, berapa harga kolonye ini?"

Rogelio mengambil kolonye itu.

Dia mengambil semuanya meski tak nyaman.

Meski ada kolonye yang keluar dari telinganya.

Alat olahraga, apa pun.

Kenapa?

Kau harus membantu orang.

Itu kesepakatannya. Kau membantuku. Ya atau tidak?

- Ya, tapi� - Tapi�

Tapi tiba-tiba terjadi hal besar.

Sesuatu yang bagus. Sesuatu yang hebat.

Dan Rogelio tak berguna lagi.

Mungkin bagianmu akan lebih besar.

Itu tak bagus.

Karena dalam hidup ini, �ngel,

seperti kata ayahku,

kau harus bersyukur,

tapi yang terpenting,

jangan menjadi bajingan.

Don Rogelio, aku tak menjual mobil itu kepada siapa pun.

Sempurna, bawa kepadaku dan beres.

Aku membutuhkannya.

Tujuh mobil mewah.

Kau mau balapan?

Itu alasanku kemari.

Untuk membahas rencana kita.

Sekarang kau memberitahuku rencana kita.

Tidak.

Kau akan memberitahuku.

Berhenti keluar tiap malam untuk mengadu nasib.

Berapa uang untuk gudang?

Untuk menyimpan barang yang tak bisa kau jual?

Atau untuk keamanan?

- Itu urusanku. - Urusanku juga.

Mulai sekarang, aku akan membawakan yang kau minta.

- Apa pun yang kuperintahkan. - Benar.

Katakan permintaan mereka,

dan akan kubawa.

Saat kau terima, itu sudah terjual.

Pengiriman, biaya, kesepakatan beres.

Sangat mudah.

Sangat mudah.

Sangat mudah.

Bersulang.

Ayo!

Ayo!

Ayo! Cepat!

Tenang. Pintu keamanan! Aku akan menelepon polisi!

Ayo!

Angkat tangan! Mundur!

Apa yang mereka lakukan?

Sekarang! Cepat!

- Berdiri! Bersandar ke dinding! - Bersandar ke dinding!

- Kuncinya! - Bersandar ke dinding!

Kuncinya!

Jangan bergerak.

Akan kutembak kau!

Diam di sana!

Kuncinya!

Ayo, sialan!

Ayo!

- Satu menit! - Ambil!

- Cepat. - Ayo, Berengsek.

Sial! Apa yang terjadi?

Ayo! Jalan!

Aku bilang bersandar ke dinding!

Ayo.

Ayo pergi!

- Minggir! - Diska kerasnya!

Kau, jangan bergerak!

Ayo, keluar!

Astaga!

Mereka menyiksaku. Kau lihat itu?

Anak-anak�

Anak-anak sudah dewasa.

APA KABAR? LAMA TAK BERTEMU

Astaga! Ya ampun!

- Lihat itu? - Ya.

POTONG RAMBUT

Lihat cara masuknya. Sial!

Tunggu, Bung. Tunggu, mundurkan.

Apa?

Tiga puluh detik!

Hei, apa yang kau masukkan ke sakumu?

Kau tak lihat, Motos? Cincin untuk pacarku.

Cincin kecil. Kuberikan malam ini.

Kubilang jangan ambil apa-apa.

Itu berarti nihil.

Jika kau mau, beli di toko.

- Kau tak punya uang sekarang? - Punya, lebih banyak darimu.

Jika ingin ambil sesuatu untuk pacarku, akan kuambil.

Kau tahu aku harus pergi ke pengadilan,

dan kau melakukan ini.

Bukan hanya aku yang melakukannya, entahlah�

Tutup mulutmu.

Dengar, tahu apa yang akan terjadi sekarang?

- Baik, Motos. Apa? - Tahu yang akan terjadi?

Kau tak tahu cincin ini punya kode terdaftar?

Kode itu tak penting, kami tak tinggal bersama,

kami tak bisa dikaitkan.

Kau pikir polisi bodoh?

Bagaimana cara mereka menangkap orang?

Orang sepertimu? Sudah dipenjara berapa kali?

"Orang sepertiku"?

- Benar! - Berengsek!

Tenang!

Tenang! Dan kau bajingan. Mengerti?

Tinggalkan cincin itu sebelum kau pergi.

- Mengerti? - Ya.

Bagus.

Semua ini karena cincin.

Kalian menyerangku karena cincin sialan.

- Tinggalkan cincin itu. - Astaga.

SEDANG APA?

BERTEMU?

DATANGLAH HARI INI

Besok adalah Komuni adikku.

Jadi, datanglah.

Ayahku mengundangmu.

Ayahmu mau aku datang.

Baiklah. Aku yang mau kau datang.

Astaga!

Tapi ayahku setuju. Dia menyukaimu sekarang.

Hei, wajar saja.

Dengan uangku, dia tak bisa menolak.

- Sepupuku bilang kau seksi. - Kuharap mereka tak menggodaku.

Jika salah satunya begitu, akan kucabut bulu matanya.

Siapa yang bersama ayahmu?

Dia polisi.

Polisi?

Dia tak familier.

Tentu, karena dia orang penting. Dari Canillas, dia tak menangani jalanan.

Benar.

- Aku mau temui adikku. - Ya.

Sampai jumpa.

- Ya? - Mercedes.

Aku baru tahu mereka menangkap Poli.

�ngel, sudah kubilang, aku tak mau membahas itu denganmu.

Benar.

Tapi apa dia meneleponmu?

Dia tak bisa dibebaskan sebab tak bisa membuat jaminan.

Itu yang mau kau dengar?

- Kau mendapatkannya sekarang. - Apa?

Kau dengar. Kau mendapatkannya. Akan kuberikan.

Ya? Tapi katakan itu darimu, kau meminjamkannya.

Jangan melibatkanku.

�ngel, tidak.

Ya, Mercedes. Aku juga mencintaimu. Salam cium.

- Apa kabar,��ngel? - Don Rogelio, terima kasih undangannya.

Dengan senang hati.

Dengar. Ini penting.

Kau masih bersama pengacara itu?

- Mercedes. - Benar.

Jika kau bisa menggantinya, itu bagus.

Kau mengerti?

Atau setidaknya jangan bicarakan itu dengannya.

Dia disadap?

Beberapa pejabat pengadilan bilang dia diberi uang atau semacamnya.

- Rahasiakan ini. - Baik.

Lihat.

Aku selalu ingin melihatnya begitu,

dengan senyuman di bibirnya.

Kau paham maksudku?

Jangan macam-macam denganku, Angelito.

Aku minta bantuanmu.

Aku tak mau melihatnya menangis.

KITA AKAN PERGI

KE MANA?

KEJUTAN

Apa yang kau lakukan?

Aku benci kejutan.

Kau akan suka ini.

Ada apa?

Kau aneh seharian. Ada apa?

Siapa? Aku?

Kau seperti ingin memberitahuku sesuatu.

Kau bosan denganku?

Aku tak mungkin bosan denganmu.

Lalu?

Ada apa?

Ada seorang wanita.

Kau menidurinya?

Aku akan menikahinya.

Kau mengajakku ke sini untuk bilang itu?

- Apa dia hamil? - Tidak, dia tak hamil.

Lalu, kau ingin menikahinya.

Hidupku kacau.

Sungguh kacau.

Entah bagaimana aku bisa begini.

Aku tak tahu.

Tapi aku tak bisa kembali sekarang.

- Kenapa? Mereka mengancammu? - Tidak.

Tak ada yang mengancamku, tak perlu.

Aku sudah lihat akibat jika ayahnya melawanku

dan itu tak boleh terjadi.

Ayahnya?

Dia punya banyak kontak. Orang yang bisa menghancurkan hidupku.

Tapi jika dia memihakku�

- Kau mengerti? - Tidak.

Ini tak sesulit itu.

Apa maksudmu tak sesulit itu?

Kau takut dia atau butuh dia?

Aku butuh waktu lama untuk mewujudkan keinginanku tanpa dia.

- Apa keinginanmu? - Berada di puncak.

Berada setinggi mungkin.

Setinggi langit, bukan?

Setinggi langit.

Bajingan.

Kau mau aku bagaimana?

Mengertilah.

Dan selain itu�

kau mau terus meniduriku?

Benar.

Benar?

Bajingan!

Bajingan sial!

Lihat apa, Berengsek?

- Apa maksudmu, Bodoh? - Bajingan!

Bajingan!

Estrella!

Tidak.

Kau membawaku ke tempat mewah ini untuk memberitahuku ini, 'kan?

- Dengarkan aku. - Ya, aku mendengarkan.

Apa?

Buka!

Estrella, kumohon.

Aku tak mau mendengarkan orang aneh�

Yang benar saja.

Kau bercanda.

Ayo pergi.

TAKSI

Sial!

Ini mengangkut semua kelab di pulau ini, satu per satu.

- Maksudmu mereka mengangkut dua juta? - Dua juta?

Setelah akhir pekan ramai, sepuluh.

Berapa lama tumpukan ini sampai ke Valencia?

Lima jam.

Waktu kita lima jam untuk beraksi.

Di tengah laut?

Seperti Sandokan.

Bagaimana menurutmu?

Dengar, aku dapat hal keren pekan ini

dan mungkin aku bisa mengandalkanmu.

Aku tak bisa, aku tak di Madrid.

- Kau bohong. - Aku di Ibiza.

Aku sedang bekerja, tak bisa pergi.

Kau tak bekerja dengannya?

Siapa pun itu, Poli. Kau selalu sama.

Ini uang dan pekerjaan.

Apa? Kau mencuri perhiasan wanita tua?

Wanita tua apa? Tonton berita besok, kau akan panik.

Permisi, kau tak bisa di sini.

Kau harus di dek saat penyeberangan.

Sekarang kita tunggu.

Mereka pasti akan bergerak.

Angelito, ada dua, satu di tiap sisi.

Dan akan ada lagi, tapi jangan takut.

Jangan takut? Itu tak akan berhasil.

Tidak di kapal ini dengan mereka di sini juga.

Jangan khawatir. Tetap jalankan rencana.

Baik. Mungkin ini akan memberikan sesuatu. Ini kering.

- Itu tak akan memberimu apa pun. - Dingin.

JANGAN BUANG SAMPAH KE LAUT

Fernando, dia menuju ke haluan.

- Kamera itu untuk palka? - Ya.

Ada sesuatu di sini.

- Apa? - Pria hippie bicara dengannya.

Dua ratus euro untuk tas itu.

Tiga ratus.

Baik.

Dia memberikan tasnya.

Sialan. Bagaimana dengan pria lainnya?

Dia di toko suvenir.

Dia ambil tasnya dan pergi.

Ikuti dia.

Ayo tangkap mereka sekarang.

Tidak, semuanya tenang.

Untuk apa kita menangkap mereka, mengambil tas?

Jika kita melakukan ini untuk beberapa arloji�

Tidak.

Naik ke anjungan.

Lihat?

Mereka di sana.

Mobilnya tak ada di sana.

Apa maksudmu tak ada?

Mobil kita diparkir di sana, sekarang hilang.

Duduk. Keluarkan diska keras kamera itu.

Sialan.

Diam di sana!

PENERIMAAN TAMU

Cepat!

Ke palka! Suruh yang lain menangkap �ngel!

Sial. Bajingan!

Mobilnya datang. Kapan mereka tiba? Akan kubawa dia sekarang.

- Petugas keamanan mengenali seseorang? - Tidak.

Dia diberi 10.000 euro untuk memasukkan rekaman pekan lalu,

tapi itu bukan mereka.

Dia menggambarkannya, tapi tak ada yang cocok.

Lihat apa kau bisa dapatkan sesuatu dari yang lain.

Sudah kuperingatkan.

Kau punya waktu untuk hidup jujur, tapi kau abaikan.

- Aku pasti bodoh. - Benar.

Itulah dirimu, bodoh.

Orang gila yang hanya mau mencuri dan menjadi bajingan.

Kau tahu yang terburuk, Angelito?

Kau kira kau lebih pintar.

Padahal tidak.

Pasti kacau, ya, Duque?

Apa?

Berada di sana seharian,

melihat orang-orang gila ini hidup mewah,

mengendarai mobil mewah dan membeli rumah yang hanya bisa kau impikan.

Tetap saja, barangmu sangat berharga,

karena sesekali tuanmu datang,

menepuk punggungmu dan berkata, "Bagus sekali, Duque.

Kau menjaga tanah kita dengan baik, kau pintar."

Teruskan seperti itu,

sementara kami bercinta seperti kelinci,

minum seperti ikan,

dan mentertawakanmu di hadapanmu.

Bawa pergi orang bodoh ini sebelum kupukul dia.

Kumohon, Mercedes.

Catat nomor ini atau ingatlah, ya?

Lalu, hubungi Estrella dan katakan yang terjadi.

Kali ini mereka sangat pelit dengan telepon.

Aku sudah bicara dengannya.

Dia tak peduli.

- Dia meneleponmu? - Tidak.

Aku meneleponnya.

Aku tak tahu di mana kau dan aku harus menemukanmu.

- Aku berengsek. - Ya.

Kita setuju soal itu.

Kau harus menyuruhnya menemuiku.

Aku harus bicara dengannya. Harus kuperbaiki ini.

�ngel, dia ingin aku menjelaskan bahwa dia tak mau berurusan denganmu.

Apa itu yang dia katakan atau yang kau rasakan?

"Beri tahu dia biarkan aku menjalani hidupku

dan enyahlah." Kata per kata.

- Itu yang dia katakan. - Benar.

�ngel, kau harus memikirkan dirimu.

Ini benar-benar kacau.

Kacau kenapa? Mereka tak punya bukti.

Kami tak boleh ke Valencia?

Mereka sangat marah.

Kau membuat mereka kesal

dan hakim sudah mengakui buktinya.

Intinya, kurasa ini tak akan berhasil.

Ada hal yang lebih penting, �ngel.

Gitano menelepon.

Ada masalah.

Ayo, Gitano, keluar, sudah satu jam kau di dalam.

Sebentar.

Jangan bergerak!

Hei, Bung, tenang!

- Sialan! - Tenang!

Jangan bergerak!

Tenang. Sialan. Tenang!

Bisa lihat mobilnya?

Kami tak lihat apa-apa. Kami diikat di sana.

Kami baru bisa bergerak setelah berjam-jam.

Mereka tahu rumah itu atau mengikuti dari teluk.

Tak ada yang mengikuti kami. Kami tak sebodoh itu.

Kami berputar-putar 40 kali sebelum masuk.

Kalau begitu, berpikirlah lebih keras.

Saat kita menyiapkannya,

mereka pasti melihat kita.

Pasti. Bajingan itu pasti mengawasi kita.

Kalau begitu, di mana pun kita�

Mereka ada di sana juga.

Kamera pelabuhan.

Kita punya diskanya.

Di sana, itu mereka.

- Keparat! - Persetan dengannya!

Berengsek!

Mercedes, kau harus mencari Poli.

Dia tak ada di mana-mana. Dia sembunyi.

Bicara dengannya.

Ya?

Katakan kami akan mencari cara, kami akan bagi uangnya.

�ngel, aku tak bisa.

Kalian berdua klienku.

Ya, Mercedes, kami berdua klienmu.

Kita lakukan dengan caraku atau kutembak dia.

Mengerti?

�ngel, jangan bicara seperti itu,

apalagi di sini.

Aku akan keluar dari sini.

Dan aku akan menikah.

Aku tak mau ada perseteruan.

Tapi jika bajingan itu ingin perang,

akan kuberikan.

Akan kuberi dia perang sengit sampai dia akan kewalahan.

Kau paham maksudku?

- Hubungi aku dengan hasilnya. - Baik.

Poli terlibat dalam masalah feri dan masih di Ibiza.

Mateo baru bilang pengacara itu disadap untuk kasus lain.

- Tidak mungkin. - Ya.

Mulai operasinya.

Tunggu.

Kenapa murung?

Masalah.

Mereka bahkan mengganggu di hari pernikahan kita.

Tidak hari ini, �ngel, kumohon.

Aku tak akan lama.

Aku harus membereskan sesuatu.

Aku berjanji.

Hentikan mobilnya.

Maaf, ya?

Aku mencintaimu.

Ada apa, �ngel?

Aku perlu menemuimu.

- Di hari pernikahanmu? - Aku berengsek. Aku membuat masalah.

- Tidak. - Estrella, kumohon.

Aku terus memikirkanmu.

- Ayo tinggalkan semua. - Tidak.

- Ayo pergi, kau dan aku. - Tidak! Diam!

Estrella.

- Aku membutuhkanmu. - Kau butuh aku?

- Ya. - Kau membutuhkanku?

Dan ayahnya?

- Persetan dia. - Kini kau tak takut kepada ayahnya?

Estrella, persetan, biar mereka cari kita.

- Persetan? - Persetan.

Tidak. Kau katakan itu sekarang, tapi nanti sesukamu,

kau akan ingat alasan�

Dia meneleponmu.

Dia menelepon dan kau di sini mengatakan omong kosong!

- Ini serius. Kenapa kau di sini? - Kenapa?

- Lalu kenapa kau datang? - Hentikan.

Aku berjuang keras untuk mencapai ini, sangat keras.

Dan aku tak akan meninggalkan�

- Kau harus pergi. - Aku tak bisa, Estrella.

- Kau harus pergi. - Tidak tanpamu.

Berjanjilah kita akan bicara lagi.

Berjanjilah kau akan mendengarkanku.

Pergilah.

Berjanjilah kita akan bertemu lagi.

Atau aku tak akan pergi.

Ya?

Tunggu, katakan lagi.

Sial, �ngel , dari mana kau?

Maafkan aku. Sungguh.

"Maafkan aku."

Sialan.

Mereka menangkap Poli. Polisi menangkapnya.

- Ini untuk perampokan feri. - Dan uangnya?

Belum ditemukan, mereka tak tahu letaknya.

Apa rencanamu? Kau mau ke Ibiza sekarang?

Entah, �ngel. Aku tak tahu harus bagaimana.

Katakan. Aku harus bagaimana?

Kau memintaku menelepon, bukan?

- Sekarang mereka menangkapnya. - Lalu?

Berapa lama kau tahu?

Tahu apa?

Ponselku disadap, �ngel.

Kau tahu dan tak memberitahuku.

Mercedes, jika kau ingin percaya itu, itu bukan masalahku.

Kau tak mau terlibat.

Kau mau polisi melakukan tugas mereka,

menangkapnya.

Kau memanfaatkan kami, terutama aku.

Tidak, Mercedes.

Kau tak dimanfaatkan, kau dibayar!

Jadi, jangan membuatku marah!

Jangan lupakan itu.

Karena itu maumu, 'kan, Mercedes?

Untuk terus dibayar. Benar, 'kan?

�ngel.

Apa?

Namamu muncul di percakapan itu.

Mereka bertekad menangkapmu sekarang.

Asal tahu saja.

Untuk pasangan yang berbahagia!

Untuk pasangan yang berbahagia!

Hidup mempelai wanita!

Untuk pasangan yang berbahagia!

Terima kasih, Mercedes.

- Aku telepon pekan ini? - Jangan.

Akan kutelepon kau.

Percaya kepadaku.

Terserah kau.

- Poli! - Minggir!

- Kumohon. - Ayo.

Kumohon!

- Kumohon! - Mundur!

Kumohon!

Sial!

Ayo, jalan.

Sial!

Sial!

Nomornya 7363�

Tak terdengar apa pun.

Bajingan itu terus menendang selama tiga hari.

Dijemur dan tak minum, dia pasti sudah mati.

Buka, aku mau lihat wajahnya.

Berengsek!

Persetan kau, Bajingan!

Matilah, Berengsek!

Putuskan.

ISTIRAHAT DALAM DAMAI

Keluarkan.

DUA TAHUN KEMUDIAN

Siapa yang paling tampan di dunia?

Kemari, Nak.

- Berikan dia. - Bawa dia.

Hei.

Dan ayahmu?

Dia marah. Dia menghindari hal-hal ini.

Tentu saja. Dia lebih tertarik dengan bordil.

- �ngel. - Aku akan bicara dengannya nanti.

- Senang bertemu dirimu, Mercedes. - Angelito.

Terima kasih undangannya.

Kau masih marah?

Tidak, �ngel. Jika masih, aku tak akan di sini.

Senang bertemu denganmu.

Ya.

Ini yang kau mau, 'kan?

Bisnis legal, jujur.

Kau butuh lebih banyak ini agar semuanya tersebar.

- Sedikit demi sedikit. - Ya.

Jika kau butuh bantuan, ada orang yang bisa membantu.

Orang berkuasa.

Orang yang pekerjaannya memindahkan uang. Mencucinya.

Itu bagus sekali.

Benar. Mau kutelepon hari Senin?

Ya. Senin bagus. Tunggu sebentar.

POLISI

Apa-apaan ini?

Menurutmu apa?

Tenang. Ini bukan pestamu kali ini.

- Kalian tak punya bukti. - Tidak?

Tanya manajer cabang bankmu.

Tapi tak bisa. Membuka bank�

- Diam. - Bisa dengan surat penangkapan.

Kepemilikan modal dari asal yang tak dilaporkan,

kemungkinan pencucian�

Semua kasus itu.

Banyak yang harus kau jelaskan, Angelito.

- �ngel, bagaimana? - Tenang, pulanglah.

- Akan kuurus. - Baik.

- Tenang. Jumpa di kantor polisi. - Ya.

Tak bisakah kalian menunggu lain kali?

Bisa saja.

Dengar, aku ingin kau membantuku.

Mercedes, ini tak boleh terjadi. Toko ini penuh pers�

Aku urus. Aku mau menelepon.

Hei, dengar�

Hentikan kameranya! Berhenti memotret!

Apa kabar, Angelito?

Lama tak bertemu, ya?

Itu tato yang bagus.

Aku tak tahu kau di sini.

Aneh pengacaramu tak memberitahumu.

Hei,

benarkah ucapan mereka?

Aku tak tahu kata mereka.

Para polisi itu.

Mereka bilang dapat semua uangnya.

Kau dipenjara karena menyimpan uang.

Apa maumu, Poli?

Bicara.

Suruh temanmu pergi, lalu kita bicara.

Tunggu aku di luar.

Boleh aku duduk?

Kau sungguh menghancurkanku,��ngel.

- Kau merampokku setelah aku� - Apa?

Kau bayar jaminanku?

Bukan hanya itu, 'kan?

Tiap Mercedes meminjamiku uang�

Berengsek.

Dia seharusnya tak memberitahumu.

Tentu.

Kau tahu itu, dia takut�

jika hari ini tiba, aku akan mendatangimu.

Apa dia benar?

Akan kukembalikan.

Semuanya.

Sampai ke euro terakhir.

Dari mana?

Bagianku.

Dari pekerjaan yang akan kita lakukan. Bagaimana?

Marcos.

Ini orang-orang yang kuceritakan.

Lim�n bilang kau ingin membahas bisnis.

- Tapi ada masalah, Kawan. - Apa?

Aku tak berurusan dengan orang asing dan aku tak kenal kalian. Sampai jumpa.

Lima ratus kilo.

Yang diambil polisi darimu.

Apa yang kau tahu soal itu?

Yang dikatakan Lim�n.

Ada yang bicara terlalu banyak sehingga polisi mengawasi.

Tapi dia juga memberitahuku sesuatu

yang membuatku berpikir.

Kuberi tahu yang sebenarnya, bajingan itu membakarnya.

- Dengan syarat membawanya� - Ya, mereka membakarnya.

Dan itu menyebalkan.

Tapi mereka hanya melakukannya di tiga tempat di Spanyol.

Sampai tiba di sana,

itu disimpan di gudang tersembunyi.

Seperti yang di Valencia.

Selamat malam.

Di Pelabuhan Valencia, ada gudang kecil.

Mereka menyimpan semua barang dagangan di sana.

- Dijaga polisi, 'kan? - Tidak.

Dijaga oleh perusahaan keamanan swasta.

Hanya pada hari kerja. Pada Sabtu dan Minggu, tak dijaga.

Hanya kamera dan alarm.

Kami akan mengurusnya.

- Tampaknya cukup mudah. - Tidak.

Tapi jika ada alat yang tepat, itu bisa dilakukan.

Lihat!

Lalu, masukkan ke van dan pergi, sembunyikan.

Selamat malam.

Sampai jumpa.

LAYANAN PEMELIHARAAN 24 JAM

Marcos mengutus kalian? Masuk.

Gitano di luar. Dia akan mengambil mobil.

Dia akan urus semuanya.

Aku saja.

Sole, jangan main-main, tugasmu sudah selesai.

Gitano punya riwayat kejahatan panjang. Entah apa dia diikuti.

Karena jika diikuti, dia pasti menyingkirkannya.

Aku tak mau ambil risiko. Aku harus ke mana?

Sole, jangan membantahku.

Aku takkan mencungkil matanya jika itu yang kau pikir.

Aku tahu kalian bertemu.

Tiap kali mengarang cerita, kau hilang beberapa hari bersamanya.

Tapi itu tak penting sekarang.

�ngel, berikan alamatnya atau aku keluar dari mobil dan selesai.

Tulis alamatnya.

Jangan masukkan ke GPS.

Dia bilang kau akan datang.

- Tempat persembunyian? - Di tempat anjing.

Ayo.

Lewat sini.

Kemari.

Ini satu�

dan satunya lagi.

Kau sangat cantik.

Terima kasih.

Ada fotomu di ponselnya,

tapi tak secantik aslinya.

Pantas dia jatuh cinta kepadamu.

Dia menikahimu, Sole.

Menurutmu kenapa?

Entahlah.

Menurutmu?

Akan kuberikan nyawaku untuknya.

Untuknya dan putraku.

Dan dia tahu itu.

Tentu saja.

Dia menunjukkan dia baik.

SATU TAHUN KEMUDIAN

- Mercedes. - Alvaro.

- Apa kabar? - Apa kabar?

- Baik. - Terima kasih sudah menemui kami.

Bukan masalah. Itu gunanya kami.

Tunggu di dalam. Aku akan segera ke sana.

Baik. Tenang saja.

- Mau kopi atau air? - Tidak, terima kasih.

�ngel, kau mau sesuatu?

Tidak, terima kasih.

Mereka seperti semut.

Baiklah, �ngel�

Misalnya kau punya modal dari "asal X"

yang untuk sekarang kita akan bilang sulit dibenarkan. Setuju?

- Benar. - Bagus.

Dan kau bisa alihkan ke rekening luar negeri.

Ya, kita bisa mengaturnya agar jejak uang itu hilang.

Kita dirikan beberapa perusahaan

yang tentunya tak akan mencatatmu sebagai pemimpin,

dan membuat transfer ke berbagai tempat

agar semua jejaknya hilang.

Lalu itu saja, selesai.

Uangmu aman di Singapura, Bahama, di mana pun kau suka.

Dikurangi komisi.

Biaya rekayasa keuangan tak akan lebih dari�

Kurang lebih, aku tak akan membohongimu.

Jadi, jika mau uangku, aku harus ke Singapura?

Tidak, �ngel.

- Ceritakan soal orang Cina itu. - Ya.

Mereka tak bayar pajak.

Mereka ada banyak uang gelap dan bingung harus diapakan.

Akan kucoba jelaskan, �ngel.

Mereka menghasilkan modal tiap bulan, tak dilaporkan.

Mereka mau membawanya dari sini ke negara mereka

tanpa membayar pajak.

Jadi, tentu saja, kami bilang, "Yang bisa kau lakukan

daripada melakukan transaksi bulanan, membuat penarikan kecil,

yang merepotkan dan selalu ketahuan,

tinggalkan denganku,

dan aku berikan kepada klienku

uang yang dibutuhkan kapan pun."

Lalu, para klien membuat transfer dari rekening mereka

dari luar Spanyol.

Kau kirim surel dan selesai. Jumlah itu ada di Cina.

- Orang Cina memberimu uang tunai. - Ya, �ngel.

Bulanan.

Kuberi klienku uang yang mereka minta pada waktu tertentu.

Tanpa pajak, tanpa transfer.

Katakan maumu dan mereka berikan.

Seperti Telepizza.

Bagus, 'kan?

Bagus?

Itu luar biasa.

Lihat, itu orang Cina-nya.

Kami mengidentifikasi itu.

Yang pertama Zou Xian dan kedua Hai Zou.

Dua hukuman atas pencucian.

Bagaimana kau tahu mereka beraksi hari ini?

Mungkin mereka jaga seperti bulan lalu.

Tidak. Hari ini. Kita punya informasi.

Siapa ini?

Siapa yang sayang Rogelio?

Dia jagoan kecil. Dia makin besar tiap hari.

Dia makan lebih banyak dari ayahnya.

- Kau membawa mobilmu? - Ya.

Kalau begitu, ikuti aku.

- Di mana �ngel? - Di taman.

Jangan percaya sinyalnya, dia mungkin memberikan mobilnya.

Pastikan itu.

Itu dia.

Itu dia. Aku melihatnya.

Dia bersama ayah mertuanya.

Siapa pria itu? Yang pendek.

Tidak penting. Pengacara.

Dia orang kepercayaan petinggi, mengawasi.

Kita tahu kamarnya?

Manajer resepsionis bilang kamar 550.

Sudah kubilang beberapa waktu lalu.

Ingat? Menjauhlah dari pelacur itu.

Tapi kau tidak. Kau pikir kau lebih pintar dari kami.

- Tapi kau dalam masalah. - Jika kau menyentuhnya�

Kau salah paham. Maksudku bukan dia.

Maksudku pelacur satunya, pengacara.

Mercedes?

Ada apa dengan Mercedes?

Dia baru pergi ke Paris.

Tampaknya dia tak mau di sini beberapa jam ke depan.

- Kenapa? - Entah, menurutmu?

Mungkin itu berhubungan dengan teleponnya tempo hari.

Mereka masih menyadapnya karena masalah pengadilan.

Dia sangat ceroboh.

Bicara di telepon dengan seseorang tentang orang Cina,

hotel tempat transaksi, semuanya.

Itu bukan yang terburuk.

Dia punya pemikiran aneh bahwa kau akan merampok mereka.

Jika terjadi sesuatu kepada putriku karena kau membuat masalah,

akan kubunuh kau.

Dah, Jagoan. Jangan lupakan Kakek, ya?

Dia bergerak.

Tak ada gambar.

Apa? Tak ada gambar?

Kamera lantai lima mati. Tak berfungsi.

Seseorang ke lantai lima. Sekarang.

Telepon Sole.

Menelepon Sole.

SEKARANG

SEKARANG

Sial!

Ayo, sialan!

- Ya? - Sole!

Aku tak menemukan kopernya.

- Lupakan! Pergi dari sana! - Apa?

Pergi, ada polisi di sana!

Dapat.

Tidak, Sole! Sial!

Sole!

SEKARANG

Sialan.

- Seorang wanita keluar dari kamar. - Wanita?

Dengan koper, menuju lift.

Itu istrinya.

Dia masuk lift, tiga pria keluar.

Tangkap mereka.

Jangan bergerak! Polisi!

Angkat tangan, hadap dinding.

�ngel datang. Sebentar lagi.

Ayo.

Tangkap mereka sekarang!

Berhenti! Tunggu! Jangan bergerak! Kau ditahan!

Kami menangkapnya. Tangan di belakang.

Di belakang!

Terus cari.

Dapat sesuatu?

Teruskan, pasti ada.

Mereka menemukannya.

Lift barang. Kosong.

Kau punya seorang putra.

Apa yang kau pikirkan?

Kami mau bilang apa kepada ayahmu?

Bahwa kau akan bekerja sama, bahwa dia berselingkuh? Apa?

Aku ingin menelepon.

Aku punya hak, 'kan?

Ya?

Hei, Estrella, kau tahu siapa ini?

Ya.

Dengarkan aku. Waktu kita tak banyak.

Aku di kantor polisi, ditangkap, bersamanya.

Kau harus mengambil dua tas di Hotel Miguel��ngel.

Tidak, itu bukan urusanku. Itu gila.

Kau mau membantu �ngel atau tidak?

Tak seperti itu.

Pasti ada cara lain.

Kau pikir aku akan meneleponmu jika ada?

Kami mati jika uang itu ditemukan.

Itu bukan masalahku.

Mereka akan memenjarakannya.

Kali ini lama.

Apa yang harus kulakukan?

Baik. Saat kau tiba, pergi ke garasi.

Penggeledahan mereka sudah selesai, seharusnya tak ada polisi.

Ada ruang penyimpanan untuk tas yang ditinggalkan orang.

Kutinggalkan kunci di lemari pemadam api.

Baik.

Seharusnya ada dua koper di atas kanan.

Harus kuapakan? Bawa ke persembunyian?

Ya, sembunyikan di sana.

- Dengar, Estrella. - Apa?

Saat dia bebas kali ini, aku mau kalian pergi.

Ambil uang itu dan menghilanglah.

Sole.

Jika kulakukan ini, bukan karena itu.

Itu keinginannya.

Sejak hari pernikahan.

Ingat,

bahwa aku akan menyimpan bagian dirinya.

Untukku. Bagian terindah, dengan matanya.

Sebelum kau meninggalkan tempat parkir, musnahkan kartu ponsel.

- Kau bisa terlacak. - Oleh polisi?

Oleh ayahku.

Ayo pergi dan jangan kembali

Jika kembali, itu untuk foya-foya

Ayo pergi dari sini, aku tak mau menunggu

Surga ada di tempat lain

Mereka ingin waktuku Dan aku tak punya lagi

Aku bukan pengembara, tapi aku punya irama

Bekerja seharian, tanpa istirahat

Aku tak mau bertemu siapa pun Aku tak bisa menikah

Sebelum aku mati, kulit lain

Sebelum mati, aku terlahir kembali

Sebelum aku mati, bunuh aku

Sebelum aku pergi , aku ingin seribu kali

Dan kau juga, dan kau juga

Sebelum kau pergi, tunggu aku

Sebelum aku mati

Aku tak ingin melakukan hal benar

Tak ada waktu untuk itu

Kau tak akan mendengarku merengek

Tak ada waktu untuk itu

Sebelum aku mati, aku ingin surga

Seratus persen

Sebelum aku mati, aku ingin surga

Seratus persen, omong-omong

Sebelum aku mati

Sebelum mati

Sebelum aku mati

Sebelum mati

Sebelum aku mati

Sebelum mati

Sebelum aku mati

Sebelum mati

Setinggi langit

Dan gila

Dan gila

Aku tak suka permainanmu lagi

Tapi aku tetap bersamamu

Sarapan di Tiffany's

Tapi aku tidur dengan dingin

Jika lari, aku tak pergi jauh

Agar kau bisa kabur

Ayo terbang tinggi

Untuk tidur

Oh, ya

Untuk tidur

Oh, ya

Untuk tidur

Oh, ya

Untuk tidur

Oh, ya

Setinggi langit

Aku terengah-engah

Aku tak bisa bernapas

Aku berlari

Mereka ingin menangkapku

Dengan semangat

Mencarimu

Jika ada yang melihatmu

Mereka bilang kau terbang tinggi

Setinggi langit

Mereka bilang kau terbang tinggi

Aku tak bisa pergi

Dia terbang tinggi

Dan kau mati untukku

- Setinggi langit - Mereka bilang kau terbang tinggi

Aku menatap diriku di cermin

Dan aku bertemu denganmu

Aku tak bisa berbohong kepadamu

Karena kita sama

Selalu menjagamu

Dari sini sampai langit

Aku membawamu

Setinggi langit

Uang sangat seksi

Dan gila

Uang sangat seksi

Dan gila

Uang sangat seksi

Dan gila

Uang sangat seksi

Dan gila

Cari aku di jalan Yang telah membawa orang-orang ini maju

Kita tak�pantas, Kawan,

Berhenti tanpa mencoba Apa yang ada di depan

Dari melihat mereka kuberi tahu

Langit adalah saksinya

Kita tak akan pernah mati

Setinggi langit

Maksudku kematian hidup Insting bunuh diri, tidak

Bukan roti atau air

Orang yang memilih jalan itu Mereka tergila-gila kepadaku

Mereka bilang kau terbang tinggi

Uang sangat seksi

Ke langit dia pergi

Uang sangat seksi

Sayang, ke langit dia pergi

Maksudku kematian hidup Insting bunuh diri, tidak

Dan gila

Uang sangat seksi

Mereka bilang kau terbang tinggi

RIP subtitle oleh Putra

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.