Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Aduh!
Selamat malam.
Sampai jumpa!
(16EO8490. Semoga tiba dengan selamat di rumah...)
(Selamat malam)
Hei, Pu Reum.
Bolehkah aku bertanya?
(Kisah Ha Neul)
(Love Playlist, Musim 3, Episode Sepesial 3)
(Januari 2018)
Itu Pu Reum kesayanganmu lagi?
Apa maksudmu?
Hei, kamu sungguh tidak punya perasaan untuknya?
Kamu pikir aku gila?
Hati-hati. Dia bisa salah paham.
Kelak akan menjadi rumit. Pegang ini. Biar kujelaskan.
Saat keadaan rumit, kamu bahkan bisa kehilangan temanmu.
Masih ada yang perlu dibeli? Ini tampak lezat.
(Pukul 18.00 petang ini! Jangan terlambat!)
Kamu tahu apa yang belakangan sering kudengar?
Orang-orang berkata aku menyukaimu.
Kamu ada rencana akhir pekan ini?
Akhir pekan ini?
Kurasa tidak.
Ayo menonton film larut malam.
Jangan bilang
kamu juga berpikir aku menyukaimu.
Kamu rela melakukan apa pun untuk Pu Reum...
Aduh panas.
Kamu berpura-pura kesal, tapi melakukan semuanya.
Kamu tahu Pu Reum kurang peka. Jika itu gadis lain,
pasti sudah salah paham.
Biasanya aku tidak pikir panjang soal itu.
Tapi setelah mendengarnya, aku mulai bersikap hati-hati.
Kenapa menonton film larut malam?
Kita akan terlalu mengantuk saat menonton.
Setelah itu kita juga harus naik taksi.
Buang-buang uang.
Aku tidak mau.
Kamu selalu mencemaskan Pu Reum bahkan saat kita berkumpul.
Sebenarnya aku tidak mau mencemaskan dia.
Tapi dia bisa kena masalah dan itu lebih merepotkanku.
Itu maksudku.
Kamu harus berhati-hati. Dia bisa salah paham.
- Diam, pulihkan aku saja. - Pulih!
Bunuh mereka semua!
Ha Neul, aku merasa sangat senang sekarang.
Ini kali pertama kita minum.
Bagaimana jika aku mabuk?
Kuperingatkan kamu.
- Jangan sampai mabuk. - Kenapa?
Astaga!
Ada apa denganmu?
Karena itulah
aku bersikap dingin kepaamu.
Tapi
tiba-tiba kamu berkata begini.
Hei, Ha Neul.
Aku menyukai seseorang.
Apakah tidak masalah bagimu jika Pu Reum punya pacar?
Apa urusannya denganku?
Kupikir tidak masalah bagiku.
Karena kalian selalu bersama setiap saat,
Aku berusaha untuk tidak acuh.
kalian tidak bisa sering bertemu jika dia punya pacar.
Jika begitu lebih baik.
- Maaf, aku harus pergi. - Mau ke mana kamu?
- Sampai nanti. - Mau ke mana kamu?
Mau bertemu dengan Pu Reum?
Tapi saat aku mendengarnya dari mulutmu sendiri...
Kubilang aku menyukai seseorang.
Entah kenapa aku merasa terusik,
Lalu?
dan merasa penasaran.
Apa?
Kamu tidak penasaran siapa orangnya?
Aku berpura-pura tidak peduli,
jadi, kamu tidak akan salah paham.
Kamu menyukai Dong Seok Ma.
Bukan dia. Maksudku, aku sungguh menyukai orang lain.
Sungguh?
Baguslah.
Aku tahu kamu akan seperti itu. Lupakan saja.
Mari minum bir saja.
Tapi
selama kita minum,
entah kenapa
hal itu terus mengusikku dan aku tidak tahan.
Jadi, akhirnya aku bertanya.
Siapa?
Siapa orangnya.
Maksudku pria yang kamu sukai.
Kamu penasaran?
Ada apa denganku?
Kamu penasaran, bukan?
Sayang sekali! Aku hanya berbohong!
Kenapa kamu polos sekali?
Aku senang ketika kamu tertipu olehku.
Kamu senang mengerjaiku?
Aku akan tanya sejak awal
jika aku tahu akan selega ini.
Itu cantik.
Aku mau satu.
(Akhirnya pikiranku terbebas!)
(Love Playlist, Musim 3)
Selamat malam.
Sampai jumpa!
Hei, Pu Reum.
Bolehkah aku bertanya?
Apa benar kita
hanya teman?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.