Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Ha Neul.
Ada yang mau kutanyakan padamu.
(Kisah Pu Reum)
(Love Playlist, Musim 3, Episode Spesial 2)
(Januari 2018)
Kamu mau bertemu Ha Neul lagi.
Ya. Kami mau minum.
Hei.
Kamu yakin Ha Neul hanya menganggapmu teman?
Sudah kubilang. Kami hanya berteman.
Memangnya tidak terlihat?
Tidak. Bagiku,
kalian tidak tampak seperti teman saja.
Sungguh, hubungan kami hanya sebatas teman,
tapi orang-orang berpikir ada sesuatu di antara kami.
Tos!
Karena itu, aku mulai penasaran soal perasaanmu padaku.
Jadi...
Ha Neul.
Kamu ada rencana akhir pekan ini?
Pernahkah
dia melakukan semua yang kamu minta?
Kamu tahu,
pria biasanya menuruti permintaan orang yang disukai.
Ayo menonton film larut malam.
Kenapa menonton film larut malam?
Sudah lama aku ingin menonton film larut malam,
tapi tidak bisa karena jam malam.
Kini jam malamku diperpanjang, jadi aku bisa menonton malam.
Kita akan terlalu mengantuk saat menonton.
Setelah itu kita juga harus naik taksi.
Buang-buang uang.
Aku tidak mau pergi.
Sudah kuduga.
Tidak mungkin kamu menganggapku lebih dari teman.
Mau pesan apa?
Tunggu.
Coba kita lihat. Pesan apa kira-kira.
Mari pesan ayam goreng.
Apa katamu?
Jangan bilang...
Hei, ayo makan ayam goreng saat ulang tahun ke-20.
Aku ingin makan ayam goreng dan minum bir di pub.
Ayam dan bir, setuju?
Ayo makan ayam.
Tunggu. Jangan bilang...
Astaga, jangan bilang kamu masih mengingatnya.
Kamu mau
memesan ayam sekarang
karena keinginanku yang kuberi tahu padamu?
Apa?
(Pesan dua botol bir, ayam diskon 50 persen)
Benar.
Apa yang kupikirkan.
Kami pesan ayam.
Aku merasa sangat senang sekarang.
Ini kali pertama kita minum.
Bagaimana jika aku mabuk?
Kuperingatkan kamu.
- Jangan sampai mabuk. - Kenapa?
Kamu bahkan tidak normal saat tidak mabuk. Kalau mabuk,
aku tidak mau membayangkannya.
Apa maksudmu?
Astaga!
Ada apa denganmu?
Benar, harus kuakui
bahwa aku harus bersyukur kamu tidak membenciku.
Tapi aku terus merasa terusik.
Hei, bilang padanya ada pria yang kamu sukai.
Dia mungkin akan cemburu. Saat itu, kamu akan tahu.
Astaga. Untuk apa aku melakukan hal seperti itu?
Sampai nanti.
Pikirkan baik-baik. Tidak ada yang tahu.
Sayang! Kapan kamu tiba?
Aku ingin berteman denganmu untuk waktu yang lama.
(Di mana kamu? Kamu terlambat!)
Tapi bagaimana jika kamu sungguh menyukaiku?
Baiklah. Lebih baik kupastikan.
Hei, Ha Neul.
Aku menyukai seseorang.
Kubilang aku menyukai seseorang.
Lalu?
Apa?
Kamu tidak penasaran siapa orangnya?
Kamu menyukai Dong Seok Ma.
Bukan dia. Maksudku, aku sungguh menyukai orang lain.
Sungguh?
Baguslah.
Aku pasti sudah gila.
Apa yang kupikirkan?
Aku tahu kamu akan seperti itu. Lupakan saja.
Mari minum bir saja.
Tos.
Bir ini nikmat.
Rasanya sungguh segar.
Tahu apa kamu soal bir?
Sudahlah. Mari minum sepuasnya.
Tapi
terima kasih sudah membuat semuanya jelas, Kawan.
Tos!
(Lupakan. Kita minum bir saja!)
(Love Playlist, Musim 3)
Siapa?
Apa?
Siapa orangnya.
Maksudku, pria yang kamu sukai.
Selamat malam.
Sampai jumpa!
Hei, Pu Reum.
Bolehkah aku bertanya?
(16EO8490)
(Pelat nomor taksi)
(Semoga selamat sampai di rumah)
(Selamat malam)
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.