Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
-=SULTAN KHILAF=-
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Terimalah ini.
"Episode 5"
"Susu Stoberi Daemin"
Ada beberapa jenis susu di dunia ini,...
...tapi susu yang ingin kuberikan adalah, "Aku mencintaimu."
Ini perasaanku terhadapmu.
Daebak, terima kasih banyak. Aku sangat tersentuh.
Apa kau pikir aku akan mengatakan itu?
Maaf, tapi kau jauh sekali dibandingkan tipe idealku.
Jadi, kau bisa melupakan perasaanmu.
Apa yang tidak kau sukai tentang aku?
Seperti apa tipe idealmu?
Asal kau tahu,...
Tipe idealku adalah...
...lelaki yang melompat dengan kakinya yang panjang...
...dan meraih rebound pertama saat bermain basket.
Dengan urat–urat yang menonjol di lengannya...
...dan jakunnya bergerak saat dia menyesap minumannya...
Aku suka melihatnya bergerak dengan cara yang seksi.
Jadi, pada dasarnya, semua yang bukan kau.
Baiklah, selamat tinggal.
Kau sangat populer, Sa–na.
Terserah. Aku tidak tertarik kepada anak kecil.
Aku sangat kesal.
– Ayo kita mencaritteokbokki. – Ayo.
Itu benar.
Dia memang manis.
Minggir!
Sa–na, apa kau baik–baik saja?
Ya, Jae–yi.
Kau tidak terluka, 'kan?
Itu nyaris.
Kenapa jantungku berdetak sangat cepat?
Apakah Jae–yi selalu seseksi ini?
Aku baik–baik saja.
Kasihan. Kau pasti terkejut.
Setidaknya, kau tidak terluka.
Aku akan pergi sekarang. Sampai jumpa.
Seperti itulah saat aku mengalami cinta pertamaku saat 15 tahun.
Astaga. Siapa lelaki itu? Dia sangat seksi.
"Apa kau baik–baik saja? Kau tidak terluka, 'kan?"
Dia lelaki idaman!
Apa hubunganmu dengannya?
Apakah kau...
Dia tinggal di sebelah rumahku. Dia memperlakukanku dengan baik.
– Astaga! – Aku cemburu!
Aku ingin pindah ke gedungmu.
Aku benar–benar cemburu.
Kau tidak terluka, 'kan?
Itu hampir saja.
Kasihan. Kau pasti terkejut.
Setidaknya, kau tidak terluka.
Hei, Sa–na.
Apa kau sudah gila?
Urus saja urusanmu sendiri.
Omong–omong, kenapa kau berpura–pura belajar sekarang?
Aku sudah berusaha, tapi ini sulit.
Bagaimana cara menyelesaikan ini tadi?
– Haruskah kutanya kepada Jae–yi? – Tidak!
Aku terkejut. Kau ini kenapa?
Kau tahu, masalahnya...
Menanyakan hal semacam itu larut malam begini tidak sopan.
Jangan ajak aku mengobrol. Aku sibuk.
Aku tidak berbicara denganmu.
Cinta pertamaku akhirnya datang kepadaku.
"Buku Harian Observasi Jae–yi"
Namanya adalah Seo Jae–yi.
Hai.
Senyum Jae–yi...
...sama seperti krim kue sus stroberi favoritku,...
–...lembut dan manis. – Sampai jumpa.
Hai, Ji–na.
– Hai. –Tapi...
Aku tak suka dia tersenyum seperti itu...
...untuk gadis–gadis lain juga.
Jae–yi suka membaca buku di atap.
Mungkinkah dia malaikat?
Tidak!
– Astaga. –Astaga. Ini kejutan.
Jae–yi takut dengan serangga?
Tapi bahkan saat dia takut,...
...itu sangat menggemaskan.
Aku menangkapnya. Kau takut lagi?
– Aku seharusnya... – Hei!
Kau takut dengan ini? Apa yang menakutkan tentang ini?
Hentikan.
Kubilang berhenti. Astaga.
Aku akan menangkapnya demi dia.
Si berengsek Ji–na itu membuatku jengkel.
Sa–na, makanlah.
Kurasa, Jae–yi sudah membuka hatinya kepadaku.
Memberikan paha ayam adalah pertanda...
...bahwa dia rela mengorbankan segalanya.
Terima kasih.
Kurasa, Ji–na akan menghalangi cintaku.
Oh Ji–na!
"Oh Ji–na"
Astaga.
Sa–na, ayo makan di rumah bibimu.
Baik.
Aku benci hidungku.
Hidungku pesek karena mirip Ibu.
Kau tidak mirip Ibu. Kau adalah duplikat ayahmu.
– Tidak mungkin. – Memang begitu.
Kenapa tidak dihabiskan? Sayang sekali.
Kulihat kau minum minuman keras pagi–pagi.
Bukan seperti itu. Ini ditinggalkan oleh pelanggan.
Rasanya mubazir.
Tunggu sebentar. Sa–na, tunggu di sini.
Ambillah ini, Sa–na.
Kau suka es krim, 'kan?
Aku tak mau. Aku bukan anak kecil.
Ambil saja. Kau pasti kesulitan belajar.
Simpan di pembeku dan bagikan dengan kakakmu nanti.
Kau makin cantik setiap hari seperti ibumu.
Dia tidak mirip denganku. Dia salinan lengkap ayahnya.
Ayo pergi. Cepatlah.
Ambil ini dan makanlah nanti.
Baiklah. Es krim tidak melakukan kesalahan apa pun.
Cobalah.
Karena kami membawa roti lapis, kau akan menyediakan kopi, 'kan?
Tidak.
Bayar saja. Aku akan memberikan kupon.
Dasar pelit.
Sayang kita tak bisa bertemu karena perjalanan bisnis ini.
Ini foto langit Paris dengan salam hangat dariku.
Astaga. Tak bisa kupercaya.
Apa aku terlambat? Kau lebih cantik daripada di foto.
Kau mau makan malam bersama?
Dia mengirimiku langit Paris.
– Kau masih bicara dengannya? – Ya.
Dia melakukan perjalanan bisnis...
...dan mengirimiku gambar langit Paris.
– Dia pasti tergila–gila kepadaku. – Astaga.
Kau bilang waktu itu mulutmu berbusa.
Kau yakin dia bukan orang aneh?
Diam. Dasar kau...
Dengar, jika berhubungan dengan pria dan wanita,...
...kau membutuhkan momen yang intens...
...untuk benar–benar jatuh cinta.
Sa–na, apa kau baik–baik saja?
Itu benar. Kau benar.
Hei, kenapa kalian tertawa?
– Berikan itu kepadaku. – Tidak bisa.
Kubilang, berikan kepadaku!
Hei! Kalian menilai para gadis dari penampilan mereka?
– Apa? – Yang benar saja?
Kenapa kalian ini...
Serius?
Wajah Na Na–ri seperti pangsit.
Dia tampak persis seperti dim sum.
Benar, 'kan? Lucu sekali.
Apa? Kenapa aku pangsit?
Astaga!
Park Saem–na terlihat seperti acar.
–Wajahnya sangat panjang. – Astaga.
Acar?
Bae Shin–ae cantik, tapi dia terlihat tua.
Dia tampak seperti kakak perempuan tertua.
Ji–na,...
– ...apa aku terlihat tua? – Tidak.
Jung Bo–ra terlihat seperti bibiku.
Bibi tertuaku kelahiran tahun 1958.
Apa? Aku tampak seperti bibimu?
Bibiku super cantik.
Apanya yang lucu? Kalian semua sampah!
Kepribadiannya buruk,...
...tapi Geum Soo–ji memiliki wajah paling cantik.
Dia akan terlihat buruk tanpa riasan.
Menjijikkan.
Hei, Kang Ha–joon. Kau bilang apa soal riasanku?
–Bagaimana dengan Ha Rok–hee? –Memangnya dia perempuan?
Tidak, tolong. Jangan sakiti aku.
Aku minta maaf. Sungguh!
– Yang benar saja? – Aku minta maaf.
– Selamat pagi. – Selamat pagi, Bu.
Ada apa dengan semua anak laki–laki hari ini?
Kalian semua dipukuli atau apa?
Hari ini, kita akan belajar ekspresi...
...yang digunakan ketika bertemu seseorang yang cantik.
–Si belle. –Si belle.
–Si belle. –Si belle.
Ekspresi berikutnya digunakan ketika bertemu pria tampan.
Apa itu?
Ubah kata sifat menjadi bentuk maskulin...
...dan tambahkan"homme" di ujungnya.
Si bel homme.
–Si bel homme. –Si bel homme.
–Si bel homme. –Si bel homme.
Mari kita coba.
Ha–yan, kenapa tidak kau coba?
Si bel homme.
Pelafalanmu agak kasar.
Selanjutnya...
Ro–bin, kenapa kau tidak mencoba?
–Si bel homme. – Bagus sekali!
Astaga.
Penampilanmu eksotis dan pengucapanmu juga bagus.
Si bel homme. Kerja bagus.
Sekarang, semuanya.Si bel homme.
Si bel homme.
Anak–anak, kalian tahu karyawisata taman hiburan...
...akan diadakan besok, 'kan?
Ya.
Kenakan pakaian santai dan berkumpul pukul 09.00, ya?
Baik.
Kalian bersemangat, 'kan?
Mari kita pergi dan menghilangkan semua stres kita besok, ya?
– Kau mau ke mana? – Ke toko serba ada.
Aku akan membeli camilan untuk karyawisata besok.
Benarkah? Sebaiknya aku juga membeli camilan.
– Baik. – Apa ini?
Mereka bersama lagi.
Jae–yi, akhir–akhir ini kita selalu bertemu.
Benar juga.
Kau bahkan tidak menyapa kakakmu sendiri?
Yang benar saja?
– Hai, Ji–na. – Halo.
Halo.
Tentu.
Sa–na.
Aku akan membeli yang sama denganmu.
Tuan, apa kau menjual teh susu?
Jika tidak ada, berarti kami tidak menjualnya.
Pilih dengan cepat dan tutup pintu lemari esnya.
Baik.
Kenapa kau terus mencari? Tutup pintunya.
Kenapa dengannya?
Jae–yi, kulitmu sangat bagus.
Bagus? Dia terlihat pucat.
Bagaimana bisa laki–laki berkulit pucat? Astaga.
Astaga.
Itu bisa terbuka? Berikan kepadaku.
Aku akan membukanya untukmu.
Ini sangat aneh. Tunggu.
Lupakan. Berikan saja kepadaku.
– Boleh aku mencobanya? – Yang ini aneh. Coba yang lain.
Bagus.
Astaga, dia hanya berotot dan tidak punya otak.
Dia tidak berguna.
Apa?
Kenapa lama sekali? Minggir.
Kenapa kau ini?
Kau membuatku jengkel, Ji–na.
Apa masalahnya?
Itu benar.
Siapa bilang kau bisa memakai pakaianku?
Lengan dan kerahnya mulur sekarang!
Kau hanya memakai ini di rumah. Itu memang sudah mulur.
Kau salah. Aku memakainya saat ke luar juga.
Jangan memakai bajuku.
Ada apa dengannya?
Hei, kau memakai pakaianku juga.
Ada apa dengannya? Masa puber pasti berat untuknya.
Siapa yang mematikan lampu?
– Sa–na! – Astaga.
Aku tidak tahu ada orang di dalam.
Tapi kau masih bisa buang air bahkan dengan lampu mati, 'kan?
Lakukan saja.
– Hei, kemari kau. – Ibu,...
– ...Ji–na memukulku. – Apa lagi sekarang?
Kalian berdua, diamlah.
– Berikan ini kepada bibimu. – Ibu, Ji–na...
Tutup mulutmu.
Pergilah cepat.
Astaga. Kau masih berbicara dengan pria itu?
Ya.
Dia mengirimiku gambar langit Paris.
Bukankah itu romantis sekali?
Dia melakukan perjalanan bisnis ke Eropa,...
...dia pasti sangat sukses.
Tentu saja. Bukankah dia tampak pintar?
Aux Champs–Elysees
Hei,...
...jangan mengacaukannya kali ini.
Jangan mabuk dan berantakan lagi.
Hei,...
...kau berkata seolah aku gadis pemabuk yang berantakan.
Aux Champs–Elysees
Di mana aku menaruhnya?
– Hai, gadis–gadis. – Ini dari Ibu.
– Taruh saja di sana. – Astaga.
Ji–na, kau sudah besar. Kau wanita dewasa sekarang.
– Halo. – Halo.
Sa–na, kau juga sudah besar.
Ji–na, kau makin cantik.
Benar, 'kan? Dia sudah SMA, sudah menjadi wanita dewasa.
Tidak sama sekali. Kalian lebih elegan.
Astaga. Kau bahkan berbicara seperti wanita cantik.
Tapi bukankah Sa–na model cilik ketika dia masih kecil?
– Benar. – Kini setelah dewasa,...
...dia terlihat sedikit berbeda, bukan?
Baiklah, kami pamit. Sampai jumpa.
Astaga, menyebalkan sekali.
Kenapa para wanita tua itu menilai penampilanku?
– Astaga. – Sa–na, tunggu aku.
Jangan mengikutiku!
Apa?
Hei.
Kami sekarang akan mulai menilai penampilan kalian.
Semuanya, lekas kirim foto kalian.
Jika langsung dikirim, kami bisa langsung menilai.
Kita mendapat satu foto.
Apa ini?
Apa–apaan ini?
Kalian melihat komentarnya, bukan?
"Kenapa kau bengkak sekali? Kau makan ramen sebelum tidur?"
Jangan mengirim foto semacam ini.
Kirimkan foto kalian yang terbaik. Apa ini?
Tunggu sebentar. Jangan menilai penampilanku.
–Jangan lakukan itu. – Apa yang lucu?
Jangan menilai penampilannya. Nilailah penampilan mereka.
Jangan menilai penampilanku. Nilailah penampilan mereka.
Kenapa kau menonton hal–hal seperti ini?
–Ini bukan gambar yang bagus. – Kenapa? Tak usah ikut campur.
Kau sangat mengganggu.
Anak itu...
Aku seharusnya menulis namanya di Revenge Note.
Aku membiarkanmu lolos kali ini.
Astaga.
Aku tidak akan membiarkan itu terjadi.
Jika kau tetap diam, bagaimana dengan Ro–bin?
Kau mau dia terus disebut pencuri?
Kau tidak lelah mengkhawatirkan orang lain seperti ini?
Mungkin sudah menjadi sifatku. Itu tidak membuatku lelah.
Ro–bin!
Kau mau kuajarkan sedikit?
Aku tidak yakin tentang ini.
Aku benar–benar tidak paham yang ini.
Mungkin buku pelajaran kita berbeda.
Untuk pertanyaan pertama, aku salah.
Untuk pertanyaan kedua, aku hampir benar mengerjakannya.
Aku akan memasak ramen. Apa kau mau?
– Tidak. – Jangan memakan punyaku.
Makanlah.
Kau berhenti dari pekerjaan paruh waktu, bukan?
Jika Ibu tahu, dia akan khawatir.
Jangan lakukan pekerjaan itu.
Ibu, tolong belikan aku ponsel. Anak–anak lain...
Jika Ibu belikan, kau akan bermain gim alih–alih belajar.
Kapan Ibu pernah melihat aku bermain gim?
Aku mungkin melihat foto–foto idola,...
...tapi aku belum pernah bermain gim.
Pergilah. Di sini panas.
Kalau begitu, raihlah peringkat pertama di kelasmu.
Kenapa tiba–tiba Ibu ingin aku meraih peringkat pertama di kelas?
Ibu, tolong belikan aku ponsel. Sekali ini saja.
Peringkat pertama di kelas. Sekali ini saja.
Ibu, tolong belikan aku ponsel.
Diam.
Ibu, hanya aku yang tak punya ponsel pintar.
Tidak ada orang yang tidak memilikinya.
– Panas sekali hari ini. – Ya.
Aku sangat bersemangat.
Bagaimana dengan Ji–na? Di mana dia?
– Ji–na! – Kenapa kau sangat terlambat?
Kau harus berjalan lebih cepat.
– Maaf. – Semuanya, berkumpullah.
– Kenapa? – Ya,...
– ...untuk foto pertama kita. – Dengan apa?
Dengan kamera.
Kita mulai.
– Pasang wajah lucu. – Buatlah sangat lucu.
Ayo!
Aku sangat bersemangat!
– Astaga. – Hei...
– Ayo berfoto di sini. – Ayo.
Ayo.
– Siap? – Rok–hee, sedikit lebih rendah.
– Katakan"cheese". – Lihat ke kamera.
– Lihat ke sana. – Satu, dua, tiga.
Tagar taman hiburan, karyawisata.
Charlie's Angels, siapa yang paling cantik?
Bosan jika hanya menaikinya. Mari membuat tantangan.
Bagaimana jika seperti ini.
Mari kita lihat siapa yang bisa memakai lipstik saat menaikinya.
Aku ikut. Kedengarannya lucu.
– Aku akan melakukannya untukmu. – Jangan coba–coba.
Tidak!
Kerja bagus!
Ini menakutkan.
Ini berlebihan.
Turunkan aku dari sini.
Ini idemu. Lihatlah gigimu.
Itu sangat lucu.
– Bagaimana kau bisa begitu bagus? – Bagaimana bisa?
– Hasilnya sangat baik. – Ini sempurna, 'kan?
– Aku pandai dalam hal ini. – Lihat dia.
– Kau terlihat sangat lucu. – Aku berusaha keras, paham?
– Ayo berfoto. – Baik.
– Semuanya, berkumpullah. – Ini sangat lucu.
Ini sangat menyenangkan.
– Baik. – Satu, dua, tiga.
Semuanya, ayo pergi naik bumerang.
– Itu menakutkan. – Ini menyenangkan.
– Ini menakutkan. – Kedengarannya menyenangkan.
Kalian pergi lebih dulu. Aku akan menyusul.
– Lanjutkan. – Cepat menyusul.
– Ayo pergi. – Aku antusias.
Kenapa kau menangis? Siapa yang membuatmu menangis?
Balonku...
Aku akan mengambilkannya. Jangan menangis lagi, ya?
Baiklah.
Ini dia.
Terima kasih.
– Terima kasih. – Tidak masalah.
Ini terlihat enak. Terima kasih.
– Apakah kau murid baru? – Ya.
Kau tidak bosan sendiri? Bermainlah denganku.
Tidak apa–apa. Aku datang bersama teman–temanku.
Kenapa? Kami akan memastikan kau bersenang–senang.
Apa tujuan kalian?
Kau menunggu lama, ya?
Ya.
Ayo kita pergi.
Terima kasih, Jae–yi.
Kenapa kau berjalan sendirian?
Ada yang menarik perhatianku.
Kami mencari pasangan terbaik di daerah ini.
Ini adalah acara yang paling mendebarkan.
Kami akan memilih lima pasangan naik ke panggung.
Baiklah. Kami dapat satu pasangan lagi.
"Tempat pertama mendapatkan ponsel pintar terbaru."
Mereka membagikan ponsel terbaru?
Kami hanya memilih lima pasangan,...
– ...jadi, tinggal sepasang lagi. – Apakah ada pasangan di sini?
Ini pasangan terakhir kita. Naiklah ke panggung.
Lihatlah pasangan manis ini, pria tampan dan gadis cantik.
Mari beri mereka tepuk tangan. Bagus sekali.
Kita mendapat pria tampan di sini.
Siapa kau dan dari mana asalmu?
Tolong beri kami perkenalan diri singkat.
Namaku Seo Jae–yi dan aku dari Hagok–dong.
Ada Seo Jae–yi dari Hagok–dong.
Hei, bukankah itu pria yang tinggal di sebelahmu?
Apa bagian paling cantik dari pacarmu?
Astaga. Dia punya pacar?
Apa?
Apakah karena dia cantik secara keseluruhan?
Dia memiliki mata, hidung, dan bibir yang cantik.
Itu membuatnya cantik seluruhnya. Baik.
Bukankah itu kakakmu?
Astaga. Mereka berkencan?
– Itu gila. – Hei,...
...kenapa mereka berkencan?
Mereka hanya teman. Teman dekat.
Sa–na, apa kau cemburu sekarang?
Siapa yang bilang aku cemburu?
Ya, terserah. Ini gila.
Gim apa yang akan kita mainkan selanjutnya?
Semua orang tahu gim ini. Ini adalah permainan Pepero.
Gim Pepero!
Baiklah. Tolong beri tahu kami aturan permainan ini.
Ambil satu.
Jika keadaan menjadi panas dan kau memakan semuanya, kalian keluar.
Yang memiliki biskuit terpendek pada akhirnya adalah pemenangnya.
Jadi, jika bibir mereka bersentuhan, mereka keluar.
Semuanya, bersiap.
Mulai.
Ayo pergi. Ini membosankan.
Ayolah. Mari kita tonton lagi.
Kubilang, ayo pergi.
Kurasa, Sa–na benar–benar cemburu.
– Hei. – Ini makin seru.
– Ayolah. Lagi! – Bagus.
Jika jatuh, kau keluar.
Baiklah. Teruskan.
Sedikit lagi.
Kau mau pergi ke mana? Aku mencarimu.
Jika kita bertemu lebih cepat, kita bisa bergabung di acara itu.
Kita akan mendapat tempat pertama. Bukan begitu?
Terima kasih.
Apa kau tidak haus? Aku akan membeli minuman.
Apa yang terjadi? Pakaianmu basah.
Air mancur tiba–tiba keluar.
Begitu rupanya.
Dia lebih jelek dibandingkan aku.
Dia membuatku jengkel.
Ini aku dan kakak perempuanku.
Silakan menilai kami dan katakan mana yang lebih cantik.
Jadi, jika ingin penampilan kalian kami nilai,...
...kirimkan foto kalian sekarang.
Aku pulang.
Sa–na, buka pintunya.
Apa yang dia lakukan di sana?
Astaga, masa puber sungguh menyulitkannya.
Orang ini berkata, "Kakaknya terlihat lebih baik.
Yang ini mirip."
Komentar ini mengatakan yang lebih muda memiliki...
...hidung lebar.
"Dia terlihat seperti katak di film Spirited Away."
Semuanya,...
...komentari "satu" jika memilih kakaknya yang di sebelah kiri...
...dan "dua" untuk adiknya yang di sebelah kanan.
Pilih sekarang.
– Satu, satu, satu, dua... – Satu, dua, dua...
Aku melihat banyak komentar "satu".
Orang–orang memiliki selera yang sama.
Mengapa kau meninggalkan "666"? Apa kau bercanda?
Komentari satu atau dua saja, ya?
Kau terlihat seperti katak di film Spirited Away.
Adik perempuannya memiliki hidung yang lebar.
Kakaknya menang. Yang lebih muda tidak jelek,...
...tapi hidungnya besar.
Adiknya perlu menjepit hidung dengan penjepit baju.
Hai.
Kau pasti terkejut mendapatkan pesan dari orang asing.
Kutonton acara itu dan mengirim pesan kepadamu...
...karena kau mengingatkanku pada diriku sendiri.
Aku juga tertekan karena wajah dan hidungku.
Rasanya seperti semua orang melihat ke hidungku.
Benar.
Setelah kupikirkan, kuputuskan menjalani operasi hidung,...
...dan hasilnya luar biasa.
Mengubah hidung membuat wajahmu jauh lebih cantik.
Setelah konsultasi dengan Konsultan Jang Mi–in...
...di Bedah Plastik Tersembunyi,...
...semua masalahku terpecahkan.
Dia benar–benar mengerti masalah siswa remaja...
...dan bahkan memberikan diskon khusus untuk pelajar.
Nomor telepon Jang Mi–in adalah 010–1234–1234.
Kuharap kau bisa menjadi percaya diri dan bahagia juga.
Ibu, aku ingin menanyakan sesuatu.
Jika aku bisa memperbaiki satu bagian di wajahku,...
...bagian manakah itu?
– Satu bagian? – Ya.
Satu bagian.
Mentalmu.
Murid macam apa yang tidak belajar dan malah bicarakan bedah plastik?
Astaga, Bu. Lihatlah hidungku.
– Ini jelek sekali. – Apa?
Itu hidung beruntung. Itu akan memberimu keberuntungan.
Apa maksudnya hidung beruntung? Menyebalkan.
Dia kerasukan apa?
Sa–na.
Hei.
Yoo–na,...
...ada apa denganmu? Kenapa kau cantik sekali?
Aku melakukan bedah plastik kecil pada mataku.
Benarkah?
Itu tak begitu tampak. Itu hebat.
Sekarang sedang tren bedah plastik kecil.
Aku harus pergi ke ruang musik. Kirim aku SMS nanti.
Baiklah, sampai bertemu nanti.
Apa kau dekat dengannya?
– Ya, kenapa? – Apa dia memiliki...
...pacar?
Mungkin tidak.
Kalau begitu, bisakah kau memperkenalkan aku kepadanya?
– Kepadanya? – Ya.
Dia cantik.
Ayolah. Tidak bisa?
Itu...
"Susu Stroberi Daemin. Aku cinta padamu."
Ini perasaanku terhadapmu.
Bukannya aku tidak bisa.
Tanya dia dan beri tahu aku segera.
Kau menyatakan cintamu padaku tempo hari.
Dasar!
Tapi apakah Yoo–na benar–benar lebih cantik daripada aku?
Aku yakin dia dulu lebih jelek dariku.
Kalau saja aku menjalani operasi plastik...
Menurutmu itu akan memperbaiki kerutan dan pipimu?
Aku suka melihat ke cermin saat aku lebih muda,...
...tapi sekarang aku membencinya.
Jika hukum gravitasi mulai berlaku di wajahmu,...
...itu berarti kau sudah setengah baya.
Apa maksudmu setengah baya?
Aku bahkan belum menikah.
Tidak mungkin. Aku tidak percaya.
Kau harus menghadapi fakta.
Jika ada orang di sini yang awet muda, itu aku.
Terakhir kali, Tuan Park mengira kau adalah kakakku.
Kau pikir kau sangat lucu, ya?
Ketika usiamu 20–an,...
...nama panggilanmu adalah Ny. Anseong.
– Kau mirip wanita setengah baya. – Memangnya kau siapa?
Apa perlu kutunjukkan fotomu sebelum operasi mata dan hidung?
Kau tampak seperti Moon Hee–jun versi wanita.
Kau bilang takkan membahas soal itu!
Kau jahat sekali!
– Moon Hee–jun. – Nyonya Anseong!
– Moon Hee–jun. – Nyonya Anseong!
Ada SMS.
Astaga.
Aku tersesat di Paris.
Ya ampun. Apa yang akan kau lakukan? Muka sedih.
Ke mana kau pergi? Muka sedih.
Di jalan menuju dirimu.
Astaga.
– Apa kau sangat menyukainya? – Ya.
– Aku sangat menyukainya. – Kapan kau bertemu dia lagi?
Dua minggu lagi.
Aku harus mengencangkan wajah, 'kan?
Lupakan yang lainnya. Pastikan aku terlihat lebih muda.
Kencangkan semuanya, paham?
Mari makan. Bagaimana dengan Sa–na?
Aku tidak tahu. Katanya dia sedang diet.
Kulitmu memang tampak sedikit lebih kencang.
Benar, 'kan? Aku tampak seperti berusia 20–an, 'kan?
Memang benar bahwa gadis harus berdandan.
Sekarang kau berbicara konyol. Makanlah.
Bibi Seon–hee.
Apa?
Ada lubang di dagumu?
Itu bocor.
Ini belum sepenuhnya pas.
Ini baru hari pertama.
Kau membuatku takut.
– Apakah masih bocor? – Ya.
Hei, bukankah dia dari sekolah kita?
Ya. Bukankah dia gadis dari Kelas Satu?
Komentar–komentar ini antara cinta atau benci.
– Orang ini bilang dia manis. – Jangan percaya itu.
– Gadis itu manis. Lumayan. – Menurutku tidak.
– Aku akan merasa malu bersamanya. – Entahlah. Dia manis tapi norak.
Hapus foto pacarku.
Ini lucu juga. Mari tinggalkan komentar.
Dia dari sekolah kami. Haruskah aku menggodanya?
Kenapa dia?
Kenapa dia menghapus komentarku?
Siapa yang mengunggah fotoku di sini?
Bukan kau yang mengunggah ini, 'kan?
Tentu saja bukan.
Tak bisa kupercaya.
Untuk sekarang,...
...aku akan berusaha menghapus apa yang kubisa.
Aku juga akan mencoba mencari siapa yang mengunggahnya.
Terima kasih sudah selalu membantuku.
Tak masalah. Untung aku melihat ini sejak awal.
Aku mencari Konsultan Jang Mi–in.
Duduklah, kami akan segera menjemputmu.
Baik.
"Dari patah hati menjadi pematah hati."
"Sebelum, Sesudah"
Sadarlah.
"Formulir klien operasi plastik tersembunyi"
Kau memiliki bentuk wajah yang cantik...
...dan mata yang cantik. Betapa indahnya.
Tapi...
...jika mengubahnya sedikit, kau akan sempurna.
– Benarkah? – Kau tidak suka hidungmu, 'kan?
Bagaimana kau tahu?
Pegang ini.
Aku akan sedikit mengangkat ujung hidungmu di sini.
Lalu jika kita...
...sedikit mengecilkan lubang hidungmu di sini,...
...wajahmu tampak lebih ramping dan dagumu tampak lebih kecil.
Astaga.
Kau akan menjadi begitu sempurna.
Sungguh?
Lihatlah ke sini.
Ini hidungku dulu.
Apa?
Benarkah?
Yang aku lakukan adalah memperbaiki hidungku,...
...tapi tampak seperti memperbaiki seluruh wajahku.
Ini benar–benar menonjolkan kelebihanku.
Itu benar.
Tapi masalahnya...
Aku membaca di Internet...
...bahwa tak seharusnya menjalani operasi plastik...
...jika masih dalam masa pertumbuhan.
Itu perkataan yang sangat konyol.
Ada begitu banyak siswa SMP yang menjalani operasi.
Mereka khawatir semua orang akan menjalani operasi plastik,...
...jadi, mereka bilang tunggu dewasa saja.
Kurasa ada anak–anak yang benar–benar percaya itu.
Begitu ternyata.
Kau perlu menjalani operasi plastik saat kau muda.
Dengan begitu, orang takkan tahu bahwa kau melakukannya.
Jika kau benar–benar ingin bertemu pria yang tampan,...
...kau harus mulai cantik di usia muda.
Itu benar. Jika aku ingin bersama Jae–yi,...
...aku harus menjadi lebih cantik.
Lagi pula, Sa–na, kau beruntung hari ini.
Jika kau melakukan prabayar untuk operasimu hari ini,...
...dengan diskon remaja...
...dan diskon uang tunai...
Aku tidak melakukan ini untuk sembarang orang,...
...tapi dengan potongan 50 persen...
...termasuk diskon keluarga karyawan,...
...harganya menjadi satu juta won.
Tidak ada kesempatan lain seperti ini.
Ini kesempatan terakhirmu.
Baiklah, pulanglah sekarang...
...dan yakinkan ibumu.
Baik.
"Jang Mi–in"
"Sebelum, Sesudah"
Kau perlu menjalani operasi plastik saat kau muda.
Dengan begitu, orang takkan tahu bahwa kau melakukannya.
Jika kau benar–benar ingin bertemu pria yang tampan,...
...kau harus mulai cantik di usia muda.
Tidak ada kesempatan lain seperti ini.
Ini kesempatan terakhirmu.
– Ini 1.000 won... – Ibu,...
...putri bungsumu memiliki keinginan.
Putriku, harapanku adalah tidak mengabulkan keinginanmu.
Ibu, dengar.
– Apa? – Ayolah.
Jika aku menjalani operasi, aku akan menjadi cantik, bukan?
Omong kosong.
Bagaimana bisa seorang siswa SMP menjalani operasi plastik?
Ibu tidak tahu tentang operasi plastik dini?
Aku harus menjalaninya lebih dini agar bisa menikahi pria tampan.
Operasi plastik dini? Ya ampun.
Kau harus belajar dengan giat...
...dan menjadi wanita berbakat.
Sakit!
Kalau begitu, pinjamkan aku uang untuk operasi.
Aku akan bekerja paruh waktu untuk melunasinya.
Kau mau Ibu meminjamkan uang kepadamu?
Hasilkan uang sendiri dan lakukan apa pun yang kau inginkan.
Halo. Banknya dekat, bukan?
– Ya, dekat dari sini. – Ya.
Terima kasih banyak.
Jumlahnya sesuai.
Biar kubuatkan kau tanda terima.
Ambil uangnya.
Kau bisa menjalani operasi dan menjadi lebih cantik.
Jangan. Itu mencuri namanya.
Itu tak apa–apa. Kau hanya meminjamnya.
Kau tak berpikir Ibu akan sangat marah jika uangnya hilang?
Tidak, Ibu akan lebih bahagia jika kau menjadi lebih cantik.
Ini kesempatan terakhirmu.
Setelah mencari–cari,...
...kulihat itu pertama diunggah pada acara penilaian wajah.
Acara penilaian wajah yang menilai penampilan orang?
Siapa yang mengunggah fotoku di sana?
Sa–na yang melakukannya.
– Sa–na? – Lokasi IP ada di rumahmu,...
...dan itu adalah nama pengguna Sa–na.
Takkan kubiarkan dia lolos.
Ya, Bu?
Sa–na?
Dia tak meneleponku.
Apa? Sa–na mencuri uang Ibu dan kabur?
Aku akan pergi mencarinya. Sampai jumpa.
Dia pasti sudah gila.
Dasar anak itu. Kenapa dia tidak menjawab?
Anak itu...
Apa yang kau inginkan?
Aku melihat Sa–na tadi.
Dia berlari dengan wajah serius. Apa sesuatu terjadi padanya?
Jelas ada yang salah dengannya dan kau membiarkannya pergi?
Dia kabur begitu saja. Tapi ada apa...
Lupakan.
Astaga, bisa–bisanya kau tak berguna seperti ini.
Dia selalu menyebabkan masalah. Sifat siapa yang diwariskannya?
– Tunggu dulu. – Astaga.
Sa–na menyebabkan masalah?
Tak usah ikut campur.
Astaga, kita bukan orang asing...
Bukan orang asing? Itu katamu?
Kau dan aku hanya sekadar kenal. Jangan salah!
Sebenarnya, Sa–na pernah mengatakan...
...ia akan pergi ke Bedah Plastik Tersembunyi di Apgujeong–dong.
Ji–na, jangan bilang Ibu aku memberitahumu, ya?
Sa–na, apa kau sudah gila? Kau mencuri uang Ibu sekarang?
Lepaskan aku. Ini tak ada hubungannya denganmu.
Jae–yi, pegang dia.
Kenapa kau membawa Jae–yi?
Aku membawanya untuk menjemputmu.
Di mana uangnya? Serahkan.
– Aku tidak memilikinya. – Serahkan sekarang.
Aku tidak berbohong!
Aku sudah membayarkannya ke klinik.
Mintalah pengembalian uang sekarang.
Tidak, aku akan menjalani operasi plastik.
Lepaskan aku!
– Jae–yi, bawa dia ke lift. – Baik.
Cepat.
Selamat datang.
Dia sudah membayar untuk operasi,...
...tapi kami ingin meminta pengembalian uang.
Atas nama Oh Sa–na.
Tidak ada uang yang dibayarkan atas nama Oh Sa–na.
Apa?
Aku membayarkan uang ke Konsultan Jang Mi–in.
Mi–in sudah mengundurkan diri.
Apa yang kau bicarakan?
Itu terjadi lagi?
Sudah berapa kali ini terjadi?
Berapa banyak yang kau bayarkan?
Aku mengirim satu juta won.
Kau tidak merasa curiga saat dia memintamu...
...untuk mengirimnya ke rekening bank pribadinya?
Dia bilang aku akan mendapatkan...
...diskon 50 persen jika aku mengirimkannya segera.
Bisakah kita menemukan Jang Mi–in?
Kami harus mendapatkan uang itu kembali.
Kami juga berusaha sebaik mungkin untuk menemukannya.
Dia menipu pasien kami dan merusak reputasi kami.
Dia bahkan mencuri obat kami.
Kami sudah melaporkannya ke polisi.
Aku sarankan kau melakukannya juga.
Lantas bagaimana ini?
Apa yang kau lakukan jika kita tak bisa mendapatkan uang itu?
Satu juta won itu besar. Bagaimana kau bisa melakukan itu?
Apa kau tahu seberapa berat perjuangan yang Ibu lalui?
Apa kau tahu?
Aku...
...tidak menguasai bakat apa pun.
Dulu aku model cilik,...
...tapi sekarang, tak ada yang mengatakan aku cantik.
Aku merasa sedih dan cemas.
Kupikir akan lebih percaya diri jika aku menjadi lebih cantik.
Kau tak menyadari betapa cantiknya dirimu.
Bagiku, kau adalah gadis tercantik di dunia.
Ji–na.
Sa–na.
– Silakan. –Terima kasih.
Kau juga cantik bagiku, Sa–na.
"Siap menjadi dewi balas dendam? Masukkan nama target."
Jika kau melakukan prabayar untuk operasimu hari ini,...
...harganya satu juta won.
"Jang Mi–in"
"Target memenuhi semua kondisi. Melanjutkan pembalasan dendam."
Aku harap...
...Revenge Note akan membantuku lagi kali ini.
"Kau telah dipilih sebagai target balas dendam."
Apa ini?
Bisakah kau melepaskan tanganmu dariku?
Astaga, apa ini?
Ya ampun.
Apa ini?
Aku juga melakukan penipuan kali ini.
Jika terjebak dalam perangkapku,...
...orang takkan bisa melarikan diri.
Saat ini, siswa SMP dan SMA...
...sedang tergila–gila menjalani operasi plastik.
Uangnya juga cukup besar.
Bagaimanapun, aku akan mengambil kesempatan ini...
...untuk mengubah wajahku dan mulai dari awal lagi.
Nona Jang Mi–in.
Ya! Nanti kutelepon lagi.
Aku akan dilahirkan kembali sekarang.
Rambutku!
Rambutku! Di mana rambutku?
Aku datang ke sini untuk operasi plastik.
Kenapa semua rambutku hilang?
Di sini tertulis "operasi pembotakan".
"Operasi Pembotakan"
Kau setuju untuk mencukur seluruh rambutmu.
"Mencukur seluruh rambut"
Astaga,...
...kalian membuatku sangat marah!
Jang Mi–in?
– Ya. – Itu kau, 'kan?
– Ya. – Kami dari Kantor Polisi Gangnam.
Aku menahanmu karena dicurigai melakukan penipuan,...
...penggelapan, dan pencurian.
Jang Mi–in, kau berhak untuk memanggil pengacara...
...dan berhak untuk melaporkan penahanan tidak sah.
Bawa dia pergi.
Tidak, kau tidak bisa melakukan ini.
Mengapa kau melakukan ini?
Seorang wanita berusia 30–an, yang melarikan deposit orang...
...setelah menawarkan operasi plastik dengan biaya rendah,...
...ditangkap hari ini atas tuduhan penipuan.
Jang adalah konsultan di klinik bedah plastik Gangnam.
Dia merekrut pasien melalui media sosial...
...dan menawarkan mereka operasi plastik murah.
Dia dituduh mencuri uang deposit.
Selama penangkapannya, Jang mengklaim dia adalah korban,...
...mengatakan bahwa kepalanya dicukur...
– Itu sepadan untuknya. –...selama rinoplasti.
Aku membaca sebuah artikel soal dia menggelapkan...
...miliaran uang.
Siapa yang percaya hal semacam itu?
Apa maksudmu? Seseorang di rumah kami percaya.
Setidaknya dia segera tertangkap...
...dan kita bisa mendapatkan uang kita kembali.
Sa–na, jika uang itu hilang, kau akan langsung Ibu usir.
Mulai sekarang, kau tidak diizinkan...
...untuk merias wajah atau pergi ke luar.
Kau tidak mendapatkan uang jajan. Mengerti?
– Ya. – Itu benar.
Kau harus memikirkan yang sudah kau lakukan.
"Balas dendammu selesai."
Ini untukmu.
Untukku?
– Ya, seperti itu. – Cepat.
Baiklah, teruskan.
– Ayolah. Lagi! – Bagus.
Jika jatuh, kalian keluar.
Mari kita tepuk tangan! Selamat!
Adikku masih menggunakan ponsel 2G...
...dan dia menginginkan ponsel pintar,...
...jadi, aku senang memenangkan ini.
Aku dapat ini dari acara bersama Jae–yi...
...ketika kami pergi ke taman hiburan.
Jae–yi berusaha keras demi mendapatkan ini untukmu.
Pastikan untuk berterima kasih kepada Jae–yi, ya?
Terima kasih.
Saat aku menangis,...
...Jae–yi memberitahuku...
...bahwa aku adalah gadis tercantik di dunia.
Kau juga cantik bagiku, Sa–na.
Tapi aku tidak bisa mengatakan apa–apa lagi.
Ji–na, maaf dan terima kasih.
Aku akan menyerahkan cinta pertamaku, Jae–yi, untukmu.
Semoga hubungan kalian baik.
Selamat tinggal, Jae–yi.
Inilah akhir dari kita.
"Apakah kau yakin ingin menghapus fail ini?"
"Ya"
Seperti inilah cinta pertamaku berakhir.
Awas!
Kau baik–baik saja? Kau tidak terluka, 'kan?
Cinta keduaku dimulai.
"Epilog"
Ini Kimchi buatan Ibuku. Aku disuruh memberikannya padamu.
Lagi?
Kau tidak perlu melakukan ini setiap hari.
Oh ya, kami akan belajar bersama di rumahku.
Masuklah ke dalam.
Masuklah.
Disini ada pria dan wanita, jadi biarkan pintu terbuka.
Begitu, ya. Kau orang yang waspada.
Ji-na, ada yang memanggilmu. Keluarlah sebentar.
Benarkah?
Tunggu disini sebentar. Aku akan segera kembali.
Dia hanya keluar sebentar. Tidak lama.
-=SULTAN KHILAF=-
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.