Afrikaans
Akan
Armenian
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
--- Penerjemah: Rizal Adam --- http://rizaladam.wordpress.com
Email: rizaladam@yahoo.com
Aku percaya pada Amerika.
Amerika telah memberi rezeki untukku.
Dan kubesarkan putriku dengan budaya Amerika.
Kuberikan putriku kebebasan, tapi kuajari untuk menghormati keluarganya.
Dia punya pacar, bukan orang Italia.
Putriku ke bioskop bersamanya. Pulang larut malam.
Tapi aku tidak protes.
Dua bulan lalu, putriku pergi dengan pacarnya dan seorang teman pria.
Mereka buat putriku minum wiski...
...lalu mereka coba memanfaatkannya.
Dia menolak, mempertahankan kehormatannya.
Jadi mereka memukuli putriku seperti binatang.
Saat aku ke rumah sakit, hidungnya patah...
...rahangnya terkoyak, disatukan oleh kawat.
Dia bahkan tak bisa menangis karena rasa sakit.
Tapi aku menangis. Kenapa aku menangis?
Dia cahaya hidupku.
Gadis yang cantik.
Kini dia tak akan cantik lagi.
Maaf.
Aku melapor ke polisi seperti warganegara Amerika yang baik.
Kedua pemuda itu disidangkan.
Hakim vonis mereka 3 tahun penjara, tapi hukuman mereka ditunda.
Hukuman ditunda! Mereka bebas hari itu juga!
Aku berdiri di ruang pengadilan itu seperti orang bodoh.
Kedua pemuda brengsek itu tersenyum padaku.
Lalu kubilang ke istriku, "Demi keadilan, kita harus menemui Don Corleone."
Kenapa melapor ke polisi? Kenapa tak menemuiku lebih dulu?
Apa yang kau mau dariku? Katakan apa saja, tapi penuhi permohonanku.
Apa itu?
Aku mau mereka mati.
Aku tak bisa melakukan itu.
Aku akan memenuhi semua permintaanmu.
Kita kenal lama, tapi baru sekarang kau minta nasehat atau bantuan.
Aku tak ingat kapan terakhir kali kau mengundangku untuk minum kopi.
Padahal istriku adalah ibu baptis anak tunggalmu.
Tapi kita jujur saja. Kau tak menginginkan persahabatan dariku.
Dan kau takut berhutang budi padaku.
Aku tak mau terlibat masalah.
Aku mengerti.
Kau temukan surga dunia di Amerika.
Penghasilanmu bagus, polisi dan hukum melindungi dirimu.
Kau tak butuh teman sepertiku.
Tapi kini kau datang padaku dan berkata...
"Don Corleone, beri aku keadilan."
Tapi kau tidak meminta dengan hormat.
Kau tak tawarkan persahabatan. Bahkan kau tak memanggilku Bapak Pelindung.
Malah kau datang ke pernikahan putriku dan memintaku membunuh demi uang.
Aku meminta keadilan.
Itu bukan keadilan. Putrimu hidup.
Kalau begitu, buat mereka menderita seperti putriku.
Berapa yang harus kubayar?
Bonasera.
Apa salahku hingga tidak kau perlakukan secara hormat?
Jika kau datang dengan bersahabat...
...orang yang melukai putrimu akan menderita hari ini juga.
Jika orang jujur sepertimu punya musuh, mereka musuhku juga.
Lalu mereka akan takut padamu.
Jadilah temanku.
Bapak Pelindung.
Bagus.
Kelak, dan mungkin itu takkan terjadi, aku akan minta bantuanmu.
Tapi sebelum hari itu tiba...
...terimalah keadilan ini sebagai hadiah di pernikahan putriku.
- Terima kasih, Bapak Pelindung. - Silahkan.
Tugaskan ini pada Clemenza.
Aku mau orang yang bisa diandalkan yang takkan terbawa emosi.
Kita bukan pembunuh walau kata pelaksana pemakaman sebaliknya.
- Di mana Michael? - Jangan khawatir, dia pasti datang.
Kita tak akan berfoto tanpa Michael.
- Ada apa? - Michael.
Don Barzini.
Paulie, bawakan anggur untukku.
Paulie! Tambah anggur lagi.
- Kau tampak hebat berdansa. - Memangnya kau ini juri dansa?
Awasi daerah sekeliling.
Pergi dan laksanakan tugasmu.
Sandra, tolong awasi anak-anak. Jangan biarkan mereka berkeliaran.
Awasi saja sendiri.
20, 30 ribu dalam pecahan kecil, tunai.
Dalam tas sutra kecil itu.
Bila ini pernikahan orang lain... Astaga!
Paulie!
Dasar bodoh!
Ada apa?
- Harus kembali bekerja. - Tom.
Di hari pernikahan putrinya, orang Sisilia tak bisa tolak permintaan.
Don Corleone, aku merasa terhormat dan berterimakasih telah kau undang.
Pergi dari sini! Ini pesta tertutup. Pergilah!
Memangnya ada apa? Ini pesta pernikahan adik perempuanku.
Dasar FBI, tak menghormati apa pun!
Kemari!
Tapi menjelang akhir, dia dibebaskan untuk membantu usaha perang Amerika.
...jadi sudah 6 bulan dia bekerja di toko rotiku.
Nazorine temanku, apa yang bisa kulakukan untukmu?
Perang sudah usai...
...pemuda ini, Enzo, mereka ingin mengembalikannya ke Italia.
Bapak Pelindung, aku punya seorang putri. Dia dan Enzo...
Kau ingin Enzo tinggal di negara ini dan menikah dengan putrimu.
Kau memahami semuanya.
Tn. Hagen. Terima kasih.
Tunggu sampai kau lihat kue pernikahan yang kubuat untuk putrimu!
Ada kedua mempelai dan malaikat...
- Siapa yang harus kutugaskan? - Jangan orang kita.
Berikan pada anggota kongres Yahudi di distrik lain. Siapa lagi di daftar?
Michael!
Dia memang tak ada di daftar, tapi Luca Brasi mau menemuimu.
Apakah perlu?
Dia tak mengira akan diundang, jadi dia ingin berterima kasih.
Don Corleone, aku merasa terhormat dan berterimakasih telah kau undang...
...di hari pernikahan putrimu. Semoga anak pertamanya laki-laki.
Michael...
Orang di sana itu bicara sendiri.
Lihat orang menakutkan di sana itu?
- Dia memang sangat menakutkan. - Siapa namanya?
Namanya Luca Brasi. Dia kadang membantu ayahku.
Michael, dia datang kemari!
Kau tampak hebat!
Kakakku Tom Hagen, Nona Kay Adams.
Ayahmu mencarimu.
- Senang bertemu denganmu. - Aku juga.
Kalau dia kakakmu, kenapa namanya lain?
Waktu kakakku Sonny masih kecil, dia temukan Tom Hagen di jalanan.
Dia tunawisma, jadi ayahku menampungnya.
Dia bersama kami sejak saat itu.
Dia pengacara yang handal.
Bukan orang Sisilia. Kurasa dia akan jadi "consigliere".
- Apa artinya itu? - Itu...
...semacam penasehat. Sangat penting bagi keluarga.
Kau suka lasagna-nya?
Don Corleone.
Aku merasa terhormat dan berterimakasih...
...telah kau undang ke pesta pernikahan putrimu.
Di hari pernikahan putrimu.
Semoga anak pertama mereka laki-laki.
Aku bersumpah setia untuk selamanya.
Ini hadiah untuk pernikahan putrimu.
Terima kasih, Luca. Teman yang paling kuhargai.
Don Corleone, kini aku mau mohon diri karena kutahu kau sibuk.
Terima kasih.
Nyonya Corleone!
Tidak!
Senator Cauley minta maaf tak bisa datang, tapi katanya kau mengerti.
Juga beberapa hakim. Mereka semua kirim hadiah.
Ada apa itu di luar?
Johnny!
Aku sayang kau!
Dia datang jauh-jauh dari California. Sudah kubilang dia pasti datang!
- Mungkin dia bermasalah lagi. - Dia putra baptis yang baik.
Johnny! Nyanyikan satu lagu!
Kau tak pernah bilang kau kenal Johnny Fontane!
- Tentu. Mau berkenalan dengannya? - Baiklah!
- Ayahku membantu karirnya. - Benarkah?
Bagaimana?
- Kita dengarkan saja lagunya. - Michael...
Aku mohon, Michael. Ceritakan padaku.
Saat baru mulai, Johnny terikat kontrak...
...dengan pemimpin band besar.
Saat karirnya membaik, dia ingin keluar.
Johnny adalah putra baptis ayahku.
Ayahku pergi menemui pimpinan band ini.
Dia tawarkan 10.000 dolar padanya untuk lepaskan Johnny...
...tapi pimpinan band itu menolaknya.
Keesokan harinya, ayahku menemuinya lagi, tapi kali ini dengan Luca Brasi.
Kurang dari sejam...
...dia setujui pelepasan Johnny dengan cek senilai 10.000 dolar.
- Bagaimana bisa? - Penawaran ayahku tak bisa ditolak.
Apa itu?
Luca Brasi todongkan pistol ke kepalanya...
...dan ayahku jamin otak atau tanda tangannya akan ada di atas kontrak.
Itu kisah nyata.
Itu keluargaku, Kay, bukan aku.
Indah sekali!
Aku yang akan tangani.
Tom...
Kau panggil Santino. Suruh datang ke ruang kerjaku.
Apa kabar, Fredo?
Kakakku Fredo, ini Kay Adams.
- Hai. - Apa kabar?
- Ini adikku Mike. - Kau bersenang-senang?
Ya. Ini temanmu?
Aku tak tahu harus berbuat apa. Suaraku lemah.
Jika aku dapat peran di film ini, aku akan terkenal lagi.
Tapi orang ini tak mau memberikannya, kepala studio itu.
- Siapa namanya? - Woltz.
Dia tak mau berikan padaku, tak mungkin katanya.
Sonny?
Sonny?
Sonny?
- Sonny, kau ada di dalam? - Apa?
Ayah mau bertemu denganmu.
Sebentar.
Sebulan lalu dia beli hak film untuk sebuah buku yang laris.
Tokoh utamanya sepertiku.
Bahkan aku tak perlu akting lagi.
Bapak Pelindung, entah aku harus berbuat apa.
Bersikaplah seperti seorang lelaki! Kenapa kau ini?
Beginikah kau menaklukkan Hollywood, menangis seperti perempuan?
"Apa yang bisa kulakukan?" Omong kosong apa ini?
Keterlaluan.
- Kau luangkan waktu bersama keluarga? - Tentu saja.
Bagus.
Karena pria yang tak luangkan waktu bersama keluarga bukanlah pria sejati.
Kau tampak tak terurus. Makanlah.
Beristirahatlah yang cukup.
Bulan depan, si hebat dari Hollywood itu akan memberikan apa yang kau inginkan.
Sudah terlambat, syutingnya akan dimulai minggu depan.
Akan kuberi dia tawaran yang tak bisa ditolaknya.
Keluar dan bersenang-senang dengan yang lainnya, lupakan semuanya ini.
- Serahkan semuanya padaku. - Baiklah.
- Kapan putriku akan pergi? - Segera setelah potong kue.
Apa putra menantumu yang baru kita beri jabatan penting?
Tidak. Beri dia nafkah, tapi jangan pernah bahas urusan keluarga dengannya.
- Apa lagi? - Virgil Sollozzo menelepon.
- Kita harus beri waktu minggu depan. - Bahas sepulangmu dari California.
- Kapan aku ke California? - Berangkatlah malam ini.
Bicaralah dengan produser film ini, selesaikan urusan ini untuk Johnny.
Bila tak ada yang lain, aku ingin kembali ke pernikahan putriku.
Carlo, kami akan berfoto.
Tunggu sebentar.
Tidak, Michael. Jangan aku.
Begitu sudah bagus. Tahan!
Mulailah bicara.
Aku dikirim teman Johnny Fontane.
Temannya adalah klienku, kita bisa jadi teman bagi Tn. Woltz...
...jika Tn. Woltz ingin membantu.
Woltz tak mendengarkan.
Beri Johnny peran di film yang akan mulai syuting minggu depan itu.
Dan bantuan apa yang akan diberikan temanmu buat Tn. Woltz?
Kau akan alami masalah serikat kerja. Klienku bisa menghilangkan itu.
Dan salah satu bintangmu baru berpindah dari mariyuana ke heroin.
Kau mau memerasku? Dengarkan aku, Brengsek!
Biar kujelaskan padamu dan bosmu, siapapun dia.
Johnny Fontane tak akan pernah mendapatkan peran itu!
Tak peduli berapa banyak begundal yang dikirim!
- Aku Jerman-Irlandia. - Maka biar kuberitahu.
- Aku akan memberimu masalah! - Aku pengacara. Aku tak mengancam.
Aku kenal pengacara besar dari New York. Siapa kau?
Aku praktek khusus. Klienku cuma satu.
Kau sudah punya nomor teleponku. Akan kutunggu teleponmu.
Omong-omong, aku sangat suka film-film buatanmu.
Selidiki dia.
- Indah sekali. - Lihat ini.
- Dulu dipakai menghias istana Raja. - Bagus sekali.
Kenapa tak bilang kau bekerja untuk Corleone, Tom?
Kukira kau begundal murahan sewaan Johnny untuk menggertakku.
- Aku pakai namanya bila terpaksa. - Minumanmu cukup?
- Cukup. - Akan kutunjukkan sesuatu yang indah.
Kau menghargai keindahan, bukan?
Ini dia. Kuda seharga 600.000 dolar.
Aku yakin Tsar Rusia tak mampu membeli kuda semahal ini.
Khartoum.
Khartoum.
Tapi takkan kupakai dia berpacu. Akan kujadikan pejantan.
Terima kasih, Tony.
Ayo kita makan.
Corleone adalah bapak baptis Johnny.
Bagi orang Italia, itu hubungan yang sangat religius, suci dan dekat.
Kuhormati itu. Tapi bilang padanya, seharusnya dia minta yang lain.
Bantuan ini tak bisa kuberikan.
Dia takkan minta bantuan kedua bila yang pertama ditolak. Paham?
Kau tak mengerti. Johnny Fontane takkan pernah dapatkan film itu.
Peran itu pas untuknya. Dia akan jadi bintang besar.
Aku mau membuatnya bangkrut, biar kuberitahukan alasannya.
Johnny Fontane merusak salah seorang didikan Woltz yang paling berharga.
5 tahun kami melatih wanita itu. Menyanyi, akting dan tari.
Dia kubiayai ratusan ribu dolar. Aku mau jadikan dia bintang besar.
Dan biar aku lebih jujur.
Agar kau tahu aku tak berhati keras. Tak pentingkan uang dan seks semata.
Wanita itu cantik. Dia masih muda dan lugu!
Dia yang paling cantik dan aku yang menguasainya.
Lalu Johnny Fontane datang dengan suara minyak zaitun dan pesonanya.
Dan wanita itu lari.
Dia membuang semuanya untuk membuatku tampak konyol!
Seseorang di posisiku tak boleh tampak konyol!
Sekarang pergilah dari sini!
Jika dia coba main kasar, katakan padanya bahwa aku bukan pemimpin band.
Ya, sudah kudengar cerita itu.
Terima kasih untuk makan malam dan malam yang menyenangkan ini.
Mungkin mobilmu bisa mengantarku ke bandara.
Tn. Corleone selalu mau dengar kabar buruk secepatnya.
- Kau tak terlalu lelah, 'kan, Tom? - Tidak. Aku tidur di pesawat.
Ini catatan tentang Sollozzo.
Sekarang...
Sollozzo dikenal sebagai si orang Turki. Konon sangat mahir dengan pisau...
...tapi hanya dalam soal bisnis dengan semacam keluhan beralasan.
Bisnisnya adalah narkotika.
Dia punya ladang candu di Turki.
Dia punya pabrik di Sisilia untuk memproses candu itu menjadi heroin.
Dia butuh uang dan perlindungan dari polisi.
Dia akan dapat bagian. Aku tak tahu berapa jumlahnya.
Keluarga Tattaglia melindunginya di New York ini.
Mereka pasti dapat bagian.
Bagaimana catatan penjaranya?
Dua kali. Satu di Italia, satunya di sini.
Dia dikenal sebagai tokoh utama narkotika.
- Santino, bagaimana menurutmu? - Ada banyak uang di sana.
Tom?
Setuju. Hasil narkotika berpotensi lebih besar dari yang lainnya.
Bila kita tak ikut, orang lain yang akan ikut.
Mungkin salah satu dari lima keluarga atau semuanya.
Dengan uang itu, mereka bisa membeli polisi dan kekuatan politik.
Kemudian mereka menekan kita.
Kini kita kuasai perserikatan dan judi, serta bisnis-bisnis terbaik...
...tapi narkotika adalah bisnis masa depan.
Bila kita tak ambil bagian, semua bisnis kita beresiko.
Bukan sekarang, tapi 10 tahun lagi.
Jadi? Apa jawaban Ayah?
Don Corleone.
Aku butuh seseorang yang punya teman-teman yang berkuasa.
Aku butuh satu juta dolar tunai.
Aku butuh para politisi yang kau kantungi bak uang recehan itu.
- Berapa bagian untuk keluargaku? - 30 persen.
Di tahun pertama, bagianmu akan senilai 3 atau 4 juta dolar.
Kemudian itu akan naik.
Dan berapa bagian untuk keluarga Tattaglia?
Aku yang tanggung.
Aku akan bayar keluarga Tattaglia dari bagianku.
Jadi aku menerima 30 persen untuk pendanaan...
...pengaruh politik dan perlindungan hukum. Begitu maksudmu?
Benar.
Kenapa datang padaku? Kenapa kuterima kemurahan hati ini?
Bila kau pertimbangkan 1 juta dolar untuk pendanaan saja...
...aku setuju, Don Corleone.
Aku bersedia berteman denganmu karena kudengar kau orang serius...
...pantas diperlukan dengan hormat.
Tapi aku harus bilang tidak padamu.
Akan kuberikan alasanku.
Benar aku punya banyak teman dalam bidang politik.
Tapi mereka takkan lama jadi teman bila aku bisnis narkoba, bukan perjudian...
...yang mereka anggap barang haram yang tak berbahaya...
...tapi narkoba adalah bisnis kotor.
Pekerjaan orang tak penting bagiku.
Tapi bisnismu sedikit berbahaya.
Jika kau cemaskan keamanan uangmu, keluarga Tattaglia akan memberikannya.
- Maksudmu keluarga Tattaglia akan... - Tunggu sebentar.
Aku punya kelemahan sentimental pada anakku, kumanjakan mereka.
Mereka bicara saat harus mendengar. Namun bagaimana pun...
...Tuan Sollozzo, penolakanku sudah mutlak. Selamat atas bisnis barumu.
Aku tahu kau akan sukses, semoga kau beruntung.
Khususnya karena kepentinganmu tidak bentrok dengan kepentinganku.
Terima kasih.
Santino.
Kemarilah.
Kenapa kau ini? Kurasa otakmu lembek karena wanita itu.
Jangan pernah utarakan pada orang lain di luar keluarga.
Pergi sana.
Tom, omong kosong apa ini?
Ini dari Johnny. Dia bintangi film baru itu.
- Bawa pergi. - Bawa ke sana.
Dan...
...suruh Luca Brasi masuk.
Aku agak khawatir dengan Sollozzo ini.
Selidiki apa yang dia sembunyikan.
Pergi ke keluarga Tattaglia.
Saat mereka kira kau tak puas dengan keluarga kita...
...selidiki sebisamu.
Aku punya hadiah untuk ibumu dan Sonny.
Dasi untuk Freddy, dan Tom Hagen mendapatkan pena Reynolds.
- Kau mau apa untuk Natal? - Hanya kau.
Kita berangkat, Fredo.
- Suruh Paulie ambil mobil. - Baik, Ayah.
Akan kuambilkan sendiri. Paulie izin sakit pagi ini.
Paulie anak yang baik. Aku tak keberatan mengambilkan mobil.
Selamat Natal. Terima kasih.
- Luca! Aku Bruno Tattaglia. - Aku tahu.
Ini scotch yang dibuat sebelum perang.
Aku tak minum.
Kau tahu siapa aku?
Aku tahu kau.
Kau sudah bicara pada keluarga Tattaglia, bukan?
Kurasa kau dan aku bisa berbisnis.
Aku butuh seseorang yang kuat sepertimu.
Kudengar kau tak senang...
...dengan keluarga Corleone.
Mau bergabung denganku?
Apa yang akan kudapat?
50 ribu dolar untuk permulaan.
Lumayan!
Setuju?
Tom Hagen. Selamat Natal.
- Senang bertemu. Aku mau bicara. - Aku tak sempat.
Sempatkan, Penasehat. Masuk ke mobil.
Kau takut apa? Kalau aku ingin membunuhmu, kau sudah mati.
Masuk.
- Fredo, aku mau beli buah. - Baik, Yah.
Selamat Natal. Aku mau beli buah.
Kau akan lebih suka bila aku jadi biarawati seperti dalam cerita itu?
Tidak.
- Kau lebih suka aku Ingrid Bergman? - Ide yang bagus.
Michael.
Aku takkan lebih suka jika kau Ingrid Bergman. Ada apa?
VITO CORLEONE DIDUGA DIBUNUH
PEMBUNUH MENEMBAK GEMBONG KEJAHATAN
Tak disebutkan dia hidup atau mati.
- Sonny, ini Michael. - Dari mana saja kau?
- Dia baik-baik saja? - Kami belum tahu.
Ceritanya simpang siur. Lukanya parah, Mikey.
- Kau masih di situ? - Ya, aku masih di sini.
- Kau di mana? Aku cemas. - Tom tak bilang aku menelepon?
Tidak. Pulanglah. Kau harus menemani Ibu, kau dengar?
Ya, Tuhan.
Sonny!
Menjauhlah.
- Siapa? - Buka pintunya, aku Clemenza.
Ada kabar lagi tentang ayahmu.
Tersiar kabar dia sudah mati.
- Kenapa kau ini? - Tenanglah!
Di mana Paulie?
Dia harusnya sakit. Sejak musim dingin.
- Sudah berapa kali dia sakit? - Mungkin 3 atau 4 kali.
Sudah kutawarkan pengawal lain pada Freddy, tapi dia tolak.
Jemput Paulie, terserah separah apa. Bawa dia ke rumah ayahku sekarang.
- Kau mau aku kirim orang ke sini? - Tidak. Hanya kau dan aku.
Beberapa orang kita akan datang menjaga rumah.
- Halo? - Santino Corleone?
- Ya. - Tom Hagen ada pada kami.
Tiga jam lagi dia akan dibebaskan dengan membawa tawaran kami.
Dengarkan ucapannya sebelum kau melakukan apapun.
Apa yang sudah terjadi, terjadilah. Jangan emosi seperti biasa, Sonny.
Aku akan menunggu.
Bosmu sudah mati.
Aku tahu kau bukan pelaksana di keluarga Corleone, jadi jangan takut.
Bantulah keluarga Corleone dan aku.
Kami dapatkan dia di luar kantornya sekitar sejam usai kami menjemputmu.
Minumlah.
Ini terserah padamu untuk wujudkan perdamaian antara aku dan Sonny.
Sonny tertarik tawaranku, 'kan?
Dan kau tahu itu tindakan yang benar untuk dilakukan.
- Sonny akan membalasmu sekuat tenaga. - Memang itu akan jadi reaksi pertamanya.
Jadi kau harus bicara menyadarkannya.
Keluarga Tattaglia mendukungku dengan semua orang mereka.
Keluarga New York lainnya akan ikut untuk cegah terjadinya perang.
Hadapilah saja. si Don, semoga jiwanya tenang, mulai kendur.
10 tahun yang lalu, bisakah aku membunuhnya?
Kini dia sudah mati, Tom, dan tak ada yang bisa mengembalikannya.
Bicaralah dengan Sonny, dengan para Capo, Tessio, Clemenza si gendut.
Ini bisnis bagus, Tom.
Akan kucoba. Tapi bahkan Sonny pun tak mampu membujuk Luca Brasi.
Ya, kalau begitu...
Biar aku yang cemaskan Luca.
Kau bicara saja dengan Sonny.
Dan kedua anak lainnya.
- Aku akan berusaha semampuku. - Bagus.
Sekarang kau boleh pergi.
Aku tak suka kekerasan, Tom. Aku seorang pengusaha.
Darah itu pengeluaran besar.
Dia masih hidup.
Mereka menembaknya lima kali, dan dia masih hidup!
Sial bagiku dan bagimu jika kesepakatan itu tak berhasil.
Ibumu di RS bersama ayahmu. Tampaknya dia akan selamat.
- Bagaimana menurutmu? - Kurasa ini soal pribadi.
- Kau akan bunuh semua orang itu? - Jangan ikut campur.
Sollozzo kuncinya. Singkirkan dia, semuanya jatuh.
Bagaimana dengan Luca? Sollozzo pikir dia bisa mengendalikannya.
Jika Luca berkhianat, kita dalam masalah besar.
- Ada yang menghubungi Luca? - Semalaman kucoba. Mungkin mabuk.
- Bantu aku. - Luca tak pernah tidur dengan wanita.
Tom, kau Penasehat. Apa tindakan kita jika Ayah mati?
Bila kehilangan dia, kita kehilangan kontak politik dan separuh kekuatan.
Keluarga New York lain mungkin akan mendukung Sollozzo...
...hanya untuk menghindari perang panjang yang menghancurkan.
Ini hampir 1946. Tak ada yang mau pertumpahan darah lagi.
Bila ayahmu meninggal...
...kau yang sepakati perjanjian itu.
Mudah bagimu bicara. Dia bukan ayahmu.
Aku juga anak baginya. Seperti kau atau Mike.
Ada apa?
- Paulie, sudah kusuruh kau menunggu. - Penjaga gerbang terima paket.
Tessio, lihat apa itu.
- Kau mau aku tetap di sini? - Ya. Kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Ada makanan di lemari es. Kau lapar?
Kalau minum, minumlah brendi. Itu akan membuatmu berkeringat.
Mungkin itu ide bagus.
Segera bereskan dia. Paulie khianati ayahku.
Aku tak mau lihat dia lagi. Jadikan itu tugas pertamamu.
Mengerti.
Mickey, besok ajak orang ke apartemen Luca. Tunggu sampai dia datang.
Mungkin sebaiknya Mike jangan dibuat terlibat langsung.
Tunggu telepon di rumah akan sangat membantu.
Coba telepon Luca lagi.
- Apa ini? - Itu pesan ala Sisilia.
Artinya Luca Brasi berhasil berkhianat.
- Aku berangkat. - Pukul berapa kau akan pulang?
Aku belum tahu. Mungkin larut malam.
Jangan lupa kanolinya.
Rocco, duduk di sebelah sana. Kau menghalangi spion belakang.
Sonny sedang hilang akal. Dia sudah berniat ingin membalas.
Kita harus cari tempat di West Side. Coba 309 West 43rd Street.
- Tahu tempat bagus di West Side? - Akan kupikirkan.
Pikirkan selagi kau mengemudi. Aku mau tiba di New York secepatnya.
Awasi anak-anak saat mundur.
Paulie, pergi ke 39th Street, ambil 18 kasur untuk mereka tidur.
Ya, baik.
Pastikan kasurnya bersih karena mereka akan lama di sana.
Pasti bersih. Kata mereka, hamanya sudah dibasmi.
Membasmi kata yang buruk.
Membasmi! Awas, nanti kami akan basmi kau!
- Lucu sekali. - Apa kentutku lebih lucu?
Sudah kubilang jangan. Bukan aku.
Menepilah. Aku harus buang air kecil.
Tinggalkan pistolnya. Bawa kanolinya.
Hei, Mike! Mikey!
- Ya. - Ada telepon!
- Dari siapa? - Seorang wanita.
- Halo. Kay? - Bagaimana keadaan ayahmu?
Baik, dia akan pulih.
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu!
- Michael? - Ya, aku tahu.
- Katakan kau mencintaiku. - Aku tak bisa bicara.
Tak bisakah kau mengucapkannya?
Sampai bertemu malam ini.
Kenapa kau tak bilang pada gadis baik itu bahwa kau mencintainya?
Aku mencintaimu sepenuh hatiku. Bila kita tak bertemu lagi, aku mati!
Belajarlah. Siapa tahu kau akan memasak untuk 20 orang.
Mulai dengan sedikit minyak, lalu goreng bawang putih.
Lalu campurkan tomat, pasta tomat, digoreng dan pastikan jangan lengket.
Setelah mendidih, masukkan sosis ke dalam bakso.
Tambah sedikit anggur.
Dan sedikit gula. Begitu caraku.
Hentikan omong kosongmu. Aku ada pekerjaan lebih penting.
Bagaimana Paulie?
Kau takkan melihatnya lagi.
- Kau mau ke mana? - Ke kota.
- Suruh beberapa orang mengawalnya. - Aku mau jenguk Ayah di RS.
Tak apa. Sollozzo tahu dia tak terlibat.
- Berhati-hatilah. - Baik, Pak.
Pokoknya suruh orang menemaninya.
- Aku harus pergi. - Bolehkah aku ikut?
Tidak, Kay. Akan ada polisi dan wartawan di sana.
Kalau begitu, aku akan tunggu di taksi.
Aku tak ingin kau terlibat.
Kapan aku akan bertemu kau lagi?
Kembalilah ke New Hampshire, akan kutelepon kau di rumah orangtuamu.
Kapan aku akan bertemu kau lagi, Michael?
Aku tak tahu.
Sedang apa kau di sini? Kau tak boleh ada di sini sekarang.
Aku Michael Corleone. Ini ayahku.
Tak ada orang di sini. Kemana para penjaganya?
Pembesuk ayahmu terlalu banyak. Mereka ganggu pelayanan RS.
Polisi menyuruh mereka pulang 10 menit yang lalu.
Sambungkan dengan Long Beach 45620.
Perawat. Tunggu. Tetaplah di sini.
Sonny, ini Michael. Aku di RS. Aku terlambat, tak ada orang di sini.
Tak ada orang, Tessio, polisi atau siapapun. Ayah sendiri.
- Jangan panik. - Aku takkan panik.
Maaf, tapi kau harus pergi.
Kita akan pindahkan ayahku ke kamar lain.
Bisa lepas tabung itu agar ranjangnya bisa dipindahkan?
- Itu tak mungkin! - Kau tahu siapa ayahku?
Akan ada yang datang kemari untuk membunuhnya lagi. Paham?
Sekarang tolong aku.
- Siapa kau? - Aku Enzo, si pembuat roti.
- Kau ingat aku? - Enzo.
Sebaiknya kau pergi dari sini, akan ada kesulitan.
Bila ada kesulitan, aku akan tetap di sini untuk membantu. Demi ayahmu.
Baiklah. Tunggu aku di luar, di depan RS.
Aku akan segera keluar.
Ayah berbaringlah di sini. Aku akan mengurus Ayah.
Aku bersama Ayah sekarang.
Aku bersama Ayah.
Buang ini. Kemarilah.
Masukkan tanganmu ke dalam saku seolah kau punya pistol.
Kau akan baik-baik saja.
Kau akan baik-baik saja.
Penampilanmu meyakinkan.
Kukira kalian semuanya sudah kukurung! Sedang apa kau di sini?
Apa yang terjadi pada penjaga ayahku?
Dasar berandalan kecil!
Siapa kau mengatur pekerjaanku? Kutarik mereka dari sini.
Pergi dari sini sekarang dan jauhi RS ini.
Aku takkan pergi sampai ada penjaga di sekitar kamar ayahku.
- Phil, tahan dia! - Anak ini bersih, Kapten.
- Dia pahlawan perang. - Kubilang tahan dia!
Kau dibayar berapa oleh si Turki untuk menjebak ayahku, Kapten?
Pegang dia. Tegakkan dia.
Pegang kuat-kuat.
Aku pengacara keluarga Corleone. Mereka ini penyelidik swasta.
Disewa untuk lindungi Vito Corleone. Mereka berizin membawa senjata api.
Bila menghalangi, kau akan menghadapi hakim besok pagi.
Lepaskan dia.
- Kenapa banyak wajah baru? - Kita butuh mereka sekarang.
Setelah kejadian di RS, Sonny marah.
Kita serang Bruno Tattaglia pukul 4 pagi ini.
Astaga.
Di sini seperti benteng.
Tommasuccio! 100 pembunuh ada di jalanan 24 jam setiap hari.
Bila si Turki melihat salah satunya, dia akan mati.
Mike, kemarilah. Biar kulihat kau.
Kau tampan.
Dengar, si Turki ingin bicara! Beraninya si brengsek itu.
- Dia ingin bertemu hari ini. - Apa katanya?
Apa katanya? Banyak. Dia mau kita kirim Michael untuk dengar tawarannya.
Dia janji kesepakatannya sangat bagus hingga tak akan kita tolak.
- Bagaimana dengan Bruno Tattaglia? - Itu bagian kesepakatan.
Bruno ingin lupakan apa yang mereka perbuat pada ayahku.
Kita harus dengar tawaran mereka.
Tidak lagi! Kali ini tidak, Penasehat.
Tak ada lagi pertemuan, diskusi, atau trik-trik Sollozzo.
Sampaikan satu pesan. Aku mau Sollozzo. Bila tidak, perang.
- Keluarga lain akan berontak. - Maka serahkan Sollozzo!
Ayahmu pasti menolak. Ini bisnis, bukan urusan pribadi!
- Menembak ayahku adalah bisnis? - Bahkan itu, bukan pribadi.
Maka bisnis harus menderita. Bantulah aku.
Jangan beri nasehat untuk berbaikan. Bantu aku menang.
Kudapatkan soal Kapten McCluskey yang memukul rahang Mike.
Kenapa dengannya?
Jelas dia terima suap dari Sollozzo dalam jumlah besar.
McCluskey setuju untuk menjadi pengawal si Turki. Kau harus paham.
Saat Sollozzo dikawal, dia tak bisa diserang.
Tak ada yang pernah berhasil membunuh kapten polisi New York.
Bisa buruk. Kelima keluarga akan menyerangmu, Sonny.
Keluarga Corleone akan disisihkan.
Bahkan perlindungan politik ayahmu akan lari berlindung.
Jadi bantulah aku. Pertimbangkan ini.
Baiklah, kita akan menunggu.
- Kita tak bisa menunggu. - Apa?
Kita tak bisa menunggu.
Aku tak peduli tawaran Sollozzo, pokoknya dia mau membunuh Ayah.
Itulah kuncinya. Sollozzo harus dibunuh.
- Mike benar. - Biar kutanya sesuatu.
Bagaimana dengan McCluskey? Kita apakan polisi ini?
Mereka mau bertemu denganku, 'kan?
Akan ada aku, McCluskey dan Sollozzo.
Atur saja pertemuan itu.
Suruh informan cari tahu di mana akan diadakan.
Kita minta dia di tempat umum. Bar atau restoran.
Tempat di mana ada orang supaya aku merasa aman.
Mereka akan menggeledahku di awal pertemuan, 'kan?
Jadi aku tak bisa bawa senjata.
Tapi andai Clemenza bisa sembunyikan senjata di tempat itu sebelumnya...
...maka akan kubunuh mereka berdua.
Kau akan buat apa, anak kuliahan baik-baik?
Dulu kau tak mau ikut bisnis keluarga.
Kini kau mau menembak seorang kapten polisi karena menampar wajahmu sedikit?
Kau kira AD menembak dari jauh, harus dekat seperti ini.
Keluarlah isi kepala mereka mengenai setelan jasmu.
Kau terlalu menganggapnya pribadi.
Tom, ini bisnis dan dia menjadikannya masalah pribadi.
Memangnya ada larangan membunuh polisi?
Ayolah, Mikey.
Yang kumaksud ini polisi yang terlibat narkoba dan korup.
Polisi jahat yang terlibat keributan dan pantas terima ganjarannya.
Ini cerita sempurna. Ada orang dari surat kabar yang kita bayar, 'kan
- Mungkin mereka suka cerita itu. - Hanya mungkin.
Ini bukan masalah pribadi, Sonny. Ini hanya bisnis semata.
Sedingin penampilannya. Mustahil terlacak, jangan cemaskan sidik jari.
Pelatuk dan gagangnya sudah kutempeli plester. Cobalah.
Kenapa? Pelatuknya terlalu keras?
Telingaku!
Sengaja nyaring, agar orang di sekitar takut dan kabur.
Setelah menembak mereka berdua, apa yang kau lakukan?
- Duduk dan habiskan makan malamku. - Ayolah, jangan main-main.
Lemaskan tanganmu ke samping dan biarkan pistolnya terkulai.
Orang kira kau masih membawanya. Mereka akan menatap wajahmu.
Cepatlah pergi, tapi jangan lari.
Jangan tatap orang langsung di mata, tapi jangan pula berpaling.
Mereka akan ketakutan padamu, percayalah. Jadi jangan khawatir.
Kau akan selamat, libur panjang, tak diketahui ada di mana...
...dan kami yang akan hadapi akibatnya.
- Menurutmu akan separah apa? - Sangat parah.
Keluarga yang lain mungkin akan menentang kita, tapi tak apa.
Hal ini terjadi tiap 5 atau 10 tahun. Membantu membuang darah kotor.
Sudah 10 tahun sejak terakhir kali.
Mereka memang harus dihentikan sejak awal seperti Hitler di Munich.
Seharusnya dia tak dibiarkan, mereka yang cari gara-gara.
Kami semua bangga padamu. Kau menjadi pahlawan.
Ayahmu juga.
Tak ada petunjuk apapun. Tak ada apa-apa.
Bahkan orang Sollozzo pun tak tahu di mana pertemuan itu diadakan.
Berapa waktu yang kita miliki?
Kau akan dijemput di depan Jack Dempsey satu setengah jam lagi.
Kita bisa suruh mereka dibuntuti. Lihat bagaimana hasilnya.
Sollozzo akan lolos dengan mengitari blok.
- Bagaimana dengan juru runding? - Ada di rumahku bermain kartu.
Dia senang. Orangku biarkan dia menang.
Resikonya terlalu besar buat Mike. Mungkin harus kita batalkan, Sonny.
Juru runding itu terus main kartu sampai Mike kembali dengan selamat.
Kenapa dia tak tembak saja semua yang ada di mobil itu?
Bahaya. Itu pasti sudah diantisipasi.
Sollozzo mungkin tak ada di mobil itu, Sonny!
Biar aku yang jawab.
Restoran Louis di Bronx.
- Informasinya bisa diandalkan? - Itu orangku di kantor McCluskey.
Kapten polisi harus bisa dihubungi 24 jam sehari.
Dia beri nomor itu antara jam 8 dan 10.
- Ada yang tahu tempat ini? - Aku tahu. Sempurna bagi kita.
Tempat kecil untuk keluarga, makanan enak.
Tak ada yang campuri urusan orang lain. Sempurna.
Di sana ada toilet zaman dulu. Kau tahu, kotak yang ada rantainya.
Kita mungkin bisa tempelkan pistol di belakangnya.
Baiklah. Mike, pergilah ke restoran itu.
Makan dan bicaralah sebentar, santai. Buat mereka santai.
Lalu kau pergi buang air kecil. Lebih baik lagi, minta izin.
Saat kembali, tembak mereka.
Jangan ambil resiko. Dua tembakan masing-masing di kepala mereka.
Aku mau orang yang diandalkan untuk sembunyikan pistol itu.
Jangan sampai adikku keluar dengan tangan hampa.
Pistol itu akan ada di sana.
Kau antar dia dan jemput dia setelah penembakan itu.
Ayo berangkat.
Dia sudah mengajarimu untuk segera membuang pistol itu?
Ya, berulang kali.
Jangan lupa. Dua tembakan di kepala masing-masing begitu kau keluar.
Menurutmu berapa lama aku bisa kembali?
Sedikitnya satu tahun.
Akan kujelaskan pada Ibu, kau tidak pamit dulu padanya dan...
Akan kusampaikan pesan pada kekasihmu bila waktunya tepat.
Jaga dirimu.
Jaga dirimu, Mike.
Aku senang kau datang. Kuharap kita bisa menyelesaikan masalah.
Keadaan jadi buruk. Bukan ini mauku. Harusnya tak begini.
Akan kuselesaikan semua malam ini. Aku tak mau ayahku diganggu lagi.
Dia tak akan diganggu lagi, Mike. Sumpah demi anak-anakku.
Tapi kau harus berpikiran terbuka saat kita bicara.
Kuharap kau tak cepat panas seperti Sonny.
Dia tak bisa diajak bicara bisnis.
Dia anak baik.
Maaf soal malam itu, Mike.
Aku harus menggeledahmu, jadi berbaliklah.
Berlututlah dan menghadap padaku.
Kurasa aku sudah terlalu tua untuk pekerjaanku. Terlalu kasar.
Tak tahan emosinya. Kau tahu bagaimana caranya.
Dia bersih.
Kita ke Jersey?
Mungkin.
Kerja bagus, Lou.
Bagaimana makanan Italia di restoran ini?
Enak. Coba daging anak sapinya. Itu yang terbaik di kota ini.
Aku pesan itu.
Aku akan bicara berbahasa Italia dengan Mike.
Silahkan.
- Maaf. - Lupakan saja.
Yang terjadi pada ayahmu itu adalah semata bisnis.
Aku sangat menghormati ayahmu...
...tetapi cara pikir ayahmu sudah ketinggalan jaman.
Kau pasti mengerti alasan aku melakukannya.
Aku mengerti semuanya.
Sungguh.
Kau mengerti itu.
Kini harus kita pikirkan masalah antara kau dan keluarga Tattaglia.
Kita harus menyelesaikannya sebelum kita beranjak dari sini.
Bagaimana aku mengatakannya?
Yang kuinginkan...
Yang terpenting bagiku...
...adalah aku dapat jaminan.
Tak ada lagi usaha pembunuhan atas ayahku.
Jaminan apa yang bisa kuberikan? Aku yang diburu!
Aku gagal saat punya peluang. Kau terlalu menganggapku hebat, Nak.
Aku tak sepintar itu.
Aku inginkan gencatan senjata.
Aku harus ke toilet. Tak apa?
Bila sudah waktunya, pergilah.
Dia sudah kugeledah. Dia bersih.
Jangan lama-lama.
Sudah kugeledah ribuan berandalan nakal.
--- Penerjemah: Rizal Adam --- http://rizaladam.wordpress.com
Semuanya baik-baik saja?
Aku menghormati diriku sendiri...
...sehingga aku tak bisa biarkan ayahmu menghambatku.
Apa yang sudah terjadi tak bisa dihindari.
Aku dapatkan dukungan dari para Don lainnya.
Jika ayahmu berumur panjang...
...tanpa putra tertuanya menggantikan dia jalankan semuanya.
POLISI MEMBURU PEMBUNUH POLISI
KOTA MENEKAN KEJAHATAN TERORGANISIR
KAPTEN POLISI TERKAIT PERTIKAIAN NARKOBA
GEMBONG MAFIA BARZINI DITANYAI SOAL PERSENGKETAAN DUNIA KEJAHATAN
BULAN KETIGA KEKERASAN MAFIA
BOS SINDIKAT VITO CORLEONE PULANG KE RUMAH
Kalian ambil alih.
Aku sayang Kakek.
Maaf, Yah. Dia belum mengenal Ayah.
- Jagoan, sampaikan pada Kakek. - Baik.
"Semoga Kakek cepat sembuh dan kita segera bertemu lagi."
"Salam sayang dari cucu Kakek, Frank."
Pergilah dengan ibumu.
Ajak mereka turun.
Kau juga, Carlo.
Pergilah.
- Kau kenapa, Carlo? - Diamlah dan siapkan meja.
Sejak pembunuhan McCluskey, polisi gagalkan banyak operasi kita.
Juga keluarga lainnya. Sudah ada banyak darah kotor.
Mereka menyerang kita, jadi kami balas.
Lewat kontak kita di surat kabar, kita berikan banyak materi...
...soal keterkaitan McCluskey dengan Sollozzo dalam pertikaian narkoba.
Kau lihat keadaan mulai tenang.
Kukirim Fredo ke Las Vegas, di bawah perlindungan Don Francesco di L.A.
- Aku mau dia beristirahat. - Aku akan belajar bisnis kasino.
Di mana Michael?
Michael yang membunuh Sollozzo.
Tapi dia aman. Kami sedang usahakan untuk memulangkannya.
Sudah tahu tempat Tattaglia sembunyi? Aku mau dia, sekarang.
- Sonny? - Apa?
Keadaan sudah mulai tenang.
Kalau kau memburu Tattaglia, semua hancur. Ayah bisa berunding.
Dia bisa bertindak setelah sembuh. Aku yang akan putuskan.
Kau boros, tak ada pemasukan. Kita tak bisa berbisnis.
Mereka juga. Jangan cemas soal itu.
- Jangan buat jalan buntu. - Tidak. Kuakhiri dengan bunuh dia.
Reputasimu bagus, kuharap kau menikmatinya!
Lakukan saja perintahku! Andai kau ini penasehat kelahiran Sisilia...
...aku takkan begini.
Ayah pekerjakan orang Jerman. Inilah akibatnya.
Maaf. Aku tak bermaksud begitu.
Ibu masak makan malam di hari Minggu nanti.
Orang negro menikmati kebijakan uang kita di Harlem sana.
Kendarai Cadillac baru mereka, bayar 50 persen untuk taruhan.
Sudah kuduga itu akan terjadi begitu mereka hasilkan uang banyak.
Ayah tak pernah bicarakan bisnis di meja makan. Di depan anak-anak.
- Diam, Connie. - Jangan menyuruhnya diam. Paham?
Jangan ikut campur.
Tom, Sonny, aku ingin bicara setelah makan malam.
Aku punya banyak ide untuk keluarga.
Jangan bahas bisnis di meja makan.
Kucium tanganmu, Don Tommasino.
Kenapa kau begitu jauh dari rumah?
Nyawamu tanggunganku pada ayahmu.
Ada para pengawal.
Tetap saja berbahaya.
Kami dengar dari Santino di New York.
Musuh-musuhmu tahu kau ada di sini.
Apa Santino bilang kapan aku bisa pulang?
Belum.
Itu tak mungkin.
Kau mau ke mana?
Corleone.
Pakai mobilku.
Aku mau berjalan kaki.
Hati-hati.
Kemana para lelaki di sini?
Semuanya mati karena perang saudara.
Itu nama-nama yang meninggal.
Bawa aku ke Amerika, G.I.!
Bawa aku ke Amerika, G.I.! Clark Gable!
Bawa aku ke Amerika, G.I.! Clark Gable, Rita Hayworth!
Ya, Tuhan. Cantik sekali.
Sepertinya kau baru disambar petir.
Di Sisilia, wanita lebih berbahaya dibanding senapan.
Berburunya asyik?
Kau tahu semua wanita di sini?
Kami lihat beberapa yang cantik.
Salah satunya menyambar teman kami seperti petir.
Sang iblis pun akan tergoda.
Sangat tepat gambarannya.
Rambutnya, mulutnya.
Wanita-wanita di sini cantik tapi mereka baik-baik.
Yang ini bergaun ungu.
Rambutnya berpita ungu.
Lebih mirip orang Yunani daripada orang Italia.
Apa kau kenal dia?
Tak ada gadis seperti itu di kota ini.
Astaga, aku mengerti!
Ada apa?
Ayo pergi saja.
Gadis itu putrinya.
Panggil dia kemari.
Panggil dia.
Fabrizio, kau yang terjemahkan.
Aku minta maaf telah membuat Anda tersinggung.
Aku orang asing di negara ini.
Dan aku tak bermaksud tak hormat pada Anda atau putri Anda.
Aku orang Amerika, bersembunyi di Sisilia.
Namaku Michael Corleone.
Ada pihak yang akan bayar mahal untuk informasi itu.
Tapi putri Anda akan kehilangan ayah...
...bukan mendapat suami.
Aku mau bertemu putri Anda.
Dengan izin Anda, dan di bawah pengawasan keluarga Anda.
Dengan segala hormat.
Datanglah ke rumahku minggu pagi. Namaku Vitelli.
Siapa nama putri Anda?
Apollonia.
Ini putriku, Apollonia...
...dan ini Michael Corleone.
Terima kasih.
Sama-sama.
Kenapa dengan matamu itu?
Bukan apa-apa. Mataku baik-baik saja.
Kupukul kau nanti.
Di perpustakaan saja.
Ayo kita pergi jemput adikku.
Ada apa?
Ada apa?
- Ini salahku! - Di mana dia?
Ini salahku. Aku memukulnya.
Aku yang memulai pertengkaran. Aku memukulinya, dia membalas.
Aku akan panggil dokter untuk memeriksamu.
Sonny, tolong jangan lakukan apapun.
Kenapa kau? Apa yang akan kulakukan?
Apa akan kujadikan bayimu yatim sebelum dia lahir?
Kalian masih bertaruh pada orang-orang Amerika itu?
Suruh mereka berhenti.
Kita sudah kehilangan banyak uang minggu ini.
Kemari!
Bila kau sentuh adikku lagi, aku akan membunuhmu.
Kami tak tahu kau akan datang, Kay. Seharusnya kau menelepon dulu.
Ya, sudah. Kucoba menulis surat dan menelepon.
- Aku mau menghubungi Michael. - Tak ada yang tahu dimana dia.
Kami hanya tahu dia baik-baik saja, itu saja.
Kenapa itu?
Kecelakaan, tapi tak ada yang terluka.
Tom, tolong sampaikan surat ini pada Michael. Kumohon.
Bila kuterima, di mata hukum terbukti aku tahu dimana dia.
Sabarlah, dia akan menghubungimu.
Kusuruh taksiku pulang, bolehkah aku masuk untuk telepon taksi lagi?
Mari. Maaf.
- Halo? - Apa Carlo ada?
- Siapa ini? - Teman Carlo.
Tolong sampaikan kalau malam ini aku tak bisa datang.
Dasar jalang!
- Makan malam sudah di meja. - Aku belum lapar.
- Makanannya mulai dingin. - Nanti aku makan di luar.
Tadi kau suruh aku masak untuk makan malam!
Mulut perempuan ini kotor juga.
Pecahkan saja semuanya, dasar manja. Pecahkan semuanya!
Kenapa tak ajak pelacurmu makan malam di rumah?
Mungkin akan kulakukan.
- Bersihkan! - Aku tak mau!
Dasar perempuan brengsek. Bersihkan itu!
Bersihkan! Bersihkan, kataku!
Bersihkan itu.
Bersihkan!
Bersihkan! Ya, bunuh aku. Jadilah pembunuh, seperti ayahmu!
- Kalian Corleone semuanya pembunuh! - Aku benci kau!
Ayo, bunuh aku!
Pergi dari sini!
- Aku benci kau! - Kini aku yang akan membunuhmu.
Dasar anak manja. Pergi dari sini!
Connie, ada apa? Aku tak bisa mendengarmu.
Connie, bicaralah yang lebih keras. Bayinya menangis.
Santino, aku tak paham. Aku tak tahu ada apa.
Ya, Connie.
Kau tunggulah di sana.
Tidak, kau tunggu saja di sana.
Brengsek.
- Brengsek! - Ada apa?
Buka gerbangnya! Bangunlah.
Sonny!
- Sonny. - Pergi dari sini!
Kejar dia, cepat!
Dasar brengsek. Ayo!
Minta minumanmu.
Istriku sedang menangis di atas.
Kudengar mobil-mobil berdatangan.
Penasehatku.
Kau harus beritahu Don-mu apa yang semua orang tahu.
Aku belum beritahu Ibu apa-apa.
Aku baru mau membangunkanmu dan mengabarimu.
Tapi kau perlu minum dulu.
Ya.
Kini kau sudah minum.
Mereka tembak Sonny di jalan tol. Dia tewas.
Aku tak mau diadakan penyelidikan.
Aku tak mau ada tindakan pembalasan.
Aku mau kau mengatur pertemuan...
...dengan kelima kepala keluarga.
Perang ini berakhir sekarang.
Telepon Bonasera.
Aku butuh dia sekarang.
Ini Tom Hagen. Aku menelepon untuk Vito Corleone, atas permintaannya.
Kau berutang budi pada Don-mu.
Dia yakin kau akan membalasnya.
Dia akan datang ke kamar jenazah sejam lagi. Hadirlah di sana.
Temanku, apa kau siap melayaniku?
Ya. Kau mau aku melakukan apa?
Aku mau kau gunakan semua kekuatan dan seluruh kemampuanmu.
Aku tak mau ibunya melihatnya seperti ini.
Lihat bagaimana mereka membantai putraku.
Lebih aman mengajari kau bahasa Inggris!
Aku tahu bahasa Inggris...
Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Minggu, Sabtu.
Salam, Don Tommasino.
Bagaimana keadaan di Palermo?
Michael mengajariku mengemudi. Lihat, akan kuperlihatkan.
Bagaimana keadaan di Palermo?
Generasi muda tak hormati apapun lagi.
Masa berubah menjadi lebih buruk.
Tempat ini jadi terlalu berbahaya untukmu.
Aku mau kau pindah di dekat Siracusa, sekarang juga.
Ada apa?
Ada kabar buruk dari Amerika.
Kakakmu, Santino, mereka membunuhnya.
Ayolah. Kau sudah janji.
Fabrizio, siapkan mobilnya.
Kau mau menyetir sendiri, Bos?
Ya.
Istrimu tak ikut?
Tidak, antar dia ke rumah ayahnya sampai kau tahu keadaan aman.
Baik. Terserah katamu, Bos.
Calo, di mana Apollonia?
Dia mau memberimu kejutan. Dia yang akan mengemudi.
Dia akan jadi istri Amerika yang baik.
Tunggu, akan kuambilkan kopermu.
Fabrizio!
Kau mau ke mana?
Tunggulah di situ! Aku yang akan ke sana.
Jangan, Apollonia!
Don Barzini, kuucapkan terima kasih karena telah adakan pertemuan ini...
...dan juga kelima kepala keluarga dari New York dan New Jersey.
Carmine Cuneo dari Bronx...
...dan dari Brooklyn...
...Philip Tattaglia.
Dan dari Staten Island...
...hadir juga Victor Strachi.
Dan rekan-rekan lain yang datang dari California dan Kansas City...
...dan juga semua wilayah lain di negara ini. Terima kasih.
Bagaimana keadaan bisa sejauh ini?
Aku tak tahu.
Sangat disesalkan. Sangat tak perlu.
Tattaglia kehilangan seorang putra, aku kehilangan seorang putra.
Kita berhenti. Dan jika Tattaglia setuju...
...maka aku ingin keadaan berjalan seperti dulu lagi.
Kami berterima kasih pada Don Corleone karena adakan pertemuan ini.
Kami tahu dia memegang janji dan rendah hati. Selalu berakal sehat.
Ya, Don Barzini. Dia terlalu rendah hati.
Semua hakim dan politisi dikuasainya.
Dia menolak membagi mereka.
Kapan aku menolak pembagian?
Kalian semua kenal aku.
Kapan aku pernah menolak, kecuali satu kali? Kenapa?
Karena aku percaya bisnis narkoba akan hancurkan kita suatu hari.
Ini tak seperti judi atau miras, bahkan wanita.
Sesuatu yang diinginkan banyak orang, tapi dilarang Gereja.
Bahkan polisi yang membantu kita dalam perjudian dan hal lainnya...
...akan menolak membantu kita bila menyangkut narkotika.
Dan aku percaya itu sebelumnya, dan aku percaya itu sekarang.
Waktu sudah berubah.
Waktu berubah, tak seperti dulu saat kita lakukan apa yang kita mau.
Penolakan bukan sikap seorang teman.
Bila Don Corleone kuasai semua hakim dan politisi di New York...
...maka dia harus membaginya atau biarkan yang lain memakai mereka.
Dia harus biarkan kami mengambil air dari sumur.
Tentu dia bisa kenakan biaya untuk layanan itu.
Lagipula, kita bukan komunis.
Aku juga tak setuju dengan narkoba.
Bertahun-tahun, orang-orangku kubayar lebih...
...agar mereka tak terlibat dengan bisnis seperti itu.
Seseorang mendatangi mereka dan berkata, "Aku punya narkoba."
"Dengan investasi 3 sampai 4 ribu dolar, hasilnya 50 ribu dengan mengedarkan."
Mereka tak bisa menolak. Aku mau mengendalikannya sebagai bisnis...
...agar tetap terhormat.
Aku tak mau narkoba di dekat sekolah atau dijual ke anak-anak.
Itu infรกmia.
Di kotaku, kami edarkan untuk warga berkulit gelap.
Lagipula mereka hewan, jadi biarkan mereka kehilangan jiwa mereka.
Kuharap kita bisa datang ke sini dan bicara dengan akal sehat.
Sebagai orang yang berakal sehat, aku bersedia lakukan apa saja...
...untuk menemukan pemecahan damai untuk masalah ini.
Maka kita setuju.
Peredaran narkoba akan diizinkan, tetapi terkendali.
Dan Don Corleone akan lindungi kita di timur, dan perdamaian akan terwujud.
Tapi aku harus dapat jaminan pasti dari Corleone.
Seiring waktu berlalu, dan posisinya bertambah kuat...
...akankah dia lancarkan balas dendam pribadi?
Kita semua berakal sehat di sini. Kita tak beri jaminan bak pengacara.
Kau bicara tentang balas dendam.
Akankah balas dendam mengembalikan putramu?
Atau mengembalikan putraku kepadaku?
Kulupakan balas dendam atas putraku.
Tapi aku punya alasan pribadi.
Putra bungsuku terpaksa tinggalkan negara ini...
...karena urusan Sollozzo.
Aku mau buat kesepakatan agar memulangkannya dengan selamat.
Bebas dari semua tuduhan palsu ini.
Tapi aku percaya takhyul.
Bila dia kecelakaan, tertembak oleh seorang polisi di kepalanya...
...atau dia gantung diri dalam selnya di penjara...
...atau tersambar petir...
...maka akan aku salahkan orang tertentu di dalam ruangan ini.
Dan itu tak kumaafkan.
Tapi. selain dari itu...
...aku bersumpah...
...demi jiwa cucu-cucuku...
...aku tak akan langgar perdamaian kita hari ini.
Jika bertemu pengedar narkoba Tattaglia, harus kupaksa tak berbuat kriminal?
Singgung itu. Tapi jangan memaksa.
- Barzini tahu tanpa perlu diberitahu. - Maksudmu Tattaglia.
Tattaglia bukan apa-apa. Tak mungkin dia menandingi Santino.
Tapi aku baru tahu hari ini ternyata Barzini di balik semuanya.
Ayo, Nancy.
Semuanya tetap bersama. Brian.
Bagus.
Sudah berapa lama kau kembali?
Sudah setahun aku kembali.
Kurasa lebih lama dari itu.
Senang bertemu denganmu, Kay.
Aku bekerja untuk ayahku sekarang, Kay.
Dia sakit. Sangat parah.
Tapi kau tak sepertinya. Kukira kau takkan jadi orang seperti ayahmu.
Itu yang kau katakan padaku.
Ayahku tak berbeda dengan pria berkuasa lainnya.
Pria yang bertanggung jawab atas orang lain.
Seperti senator atau presiden.
- Kau tahu kau terdengar naif? - Kenapa?
Senator dan presiden tak perintahkan membunuh orang.
Sekarang siapa yang naif, Kay?
Cara ayahku menangani berbagai hal sudah berakhir. Dia pun tahu itu.
Dalam 5 tahun, keluarga Corleone akan halal sepenuhnya.
Percayalah. Hanya itu yang bisa kukatakan padamu soal bisnisku.
Michael, kenapa kau datang ke sini? Kenapa?
Apa yang kau inginkan dariku setelah lama kau tak telepon atau menyurat.
Aku datang sebab aku butuh kau. Sebab aku sayang padamu.
- Tolong hentikan, Michael. - Karena aku mau kau menikahiku.
- Sudah terlambat. - Kumohon, Kay.
Akan kulakukan apapun untuk menebus yang terjadi antara kita.
Karena itu penting, Kay. Karena yang penting adalah...
...kita saling memiliki. Kita memiliki kehidupan bersama.
Kita punya anak. Anak-anak kita.
Kay, aku membutuhkanmu.
Dan aku mencintaimu.
Orang-orang Barzini mempersempit wilayahku dan kami tak berbuat apapun!
Nanti aku tak bisa taruh topi lagi di Brooklyn.
Sabarlah.
Aku tak meminta tolong tapi jangan kekang aku.
- Sabarlah. - Kita harus lindungi diri.
- Izinkan aku merekrut orang baru. - Tidak.
Aku tak mau beri alasan Barzini untuk memulai perang.
Mike, kau salah.
Don Corleone...
Kau pernah bilang, suatu hari aku dan Tessio bisa bentuk keluarga sendiri.
Baru hari ini kupertimbangkan. Aku harus meminta izinmu.
Michael kini kepala keluarga ini.
Bila dia beri izin, maka kau dapatkan restuku.
Setelah kita ke Nevada...
...kalian bisa memisahkan diri dari keluarga Corleone.
- Itu masih berapa lama? - Enam bulan.
Maaf, tapi setelah kau mundur, aku dan Pete akan dikuasai Barzini.
Aku benci Barzini. Dalam 6 bulan lagi, tak ada yang tersisa untuk dibangun.
- Kau percaya pada penilaianku? - Ya.
- Setiakah kau padaku? - Selalu, Bapak Pelindung.
Maka jadilah teman Michael. Dan turuti kata-katanya.
Hal-hal tengah dirundingkan untuk menjawab masalah dan pertanyaanmu.
Hanya itu yang bisa kukatakan sekarang.
Carlo, kau besar di Nevada.
Saat kita pergi ke sana, kau akan menjadi tangan kananku.
Tom Hagen bukan Penasehat lagi. Dia akan jadi pengacara kita di Vegas.
Tak ada apa-apa terhadap Tom, tapi begitulah yang kuinginkan.
Lagipula jika aku butuh bantuan, Ayahku-lah penasehat terbaik.
- Terima kasih, Ayah. - Aku turut bahagia untukmu, Carlo.
Mike, kenapa aku keluar?
Kau bukan penasehat di masa perang, Tom.
Dengan langkah yang akan kita coba, situasinya mungkin akan keras.
Tom.
Aku yang nasehati Michael. Aku tak menganggapmu penasehat yang buruk.
Hanya Santino adalah Don yang kurang baik, semoga jiwanya tenang.
Aku selalu percaya Michael, juga kau.
Tapi ada alasan mengapa kau tak boleh terlibat dengan yang akan terjadi.
- Mungkin aku bisa membantu. - Kau keluar, Tom.
Aku tak bisa lupakan wajahmu. Tampak sangat tampan!
Dokter ini bekerja dengan baik. Siapa yang berhasil membujukmu?
Tinggalkan saja di luar. Bereskan nanti. Dia lelah, mau bersihkan diri.
Biar aku yang bukakan pintu.
Halo, Mike! Selamat datang di Las Vegas!
Semua ini idenya.
Kakakmu Freddy.
Aku akan segera kembali. Layani mereka.
- Apa pun yang kau inginkan. - Siapa wanita-wanita itu?
- Kau harus cari tahu sendiri. - Usir mereka, Fredo.
Fredo, aku kemari untuk berbisnis. Aku pergi besok. Usir mereka.
Aku lelah. Usir band-nya juga.
Pergilah. Cepat pergi.
Sudah cukup. Angelo.
Ayo cepat! Pergi!
Ayolah, Sayang. Aku tak tahu kenapa dengannya, Johnny.
Maaf.
Aku tak tahu. Dia lelah.
Di mana Moe Greene?
Katanya sedang ada urusan. Dia minta ditelepon saat pestanya dimulai.
Kalau begitu, telepon dia.
- Johnny, apa kabar? - Senang bertemu lagi denganmu, Mike.
- Kami semua bangga padamu. - Terima kasih.
Duduk, aku mau bicara denganmu. Sang Don juga bangga padamu.
Aku berutang budi padanya.
Dia tahu kau sangat berterima kasih. Itu sebabnya dia mau minta tolong.
Mike, apa yang bisa kubantu?
Keluarga Corleone akan tinggalkan bisnis minyak zaitun dan pindah kemari.
Moe Green akan jual bagian saham kasino dan hotelnya...
...supaya bisa dimiliki sepenuhnya oleh keluarga.
Kau yakin? Moe sayang bisnisnya. Dia tak pernah bilang mau jual.
Akan kubuat tawaran yang tak bisa dia tolak.
Johnny...
Kami pikir hiburan akan jadi faktor utama menarik penjudi ke kasino.
Kami harap kau akan sepakati kontrak tampil lima kali setahun.
Mungkin yakinkan teman-temanmu di dunia film untuk lakukan hal yang sama.
Kami mengandalkanmu.
Tentu, Mike. Akan kulakukan apa pun untuk ayah baptisku. Kau tahu itu.
Bagus.
Hei, Mike! Halo, semuanya. Semuanya sudah di sini. Freddy, Tom.
- Senang bertemu denganmu, Mike. - Bagaimana kabarmu, Moe?
Baik. Kebutuhanmu terpenuhi? Koki masak menu istimewa...
...para penari akan memukaumu dan kreditmu bagus.
Bagikan kepingan untuk semua orang supaya mereka bisa bermain.
Kreditku cukup bagus untuk membeli bagianmu?
Membeli bagianku?
Kasino dan hotel. Keluarga Corleone ingin membeli bagianmu.
Keluarga Corleone ingin beli bagianku? Aku yang beli kalian, bukan sebaliknya.
Kasinomu merugi. Mungkin kami bisa lebih baik.
- Pikirmu aku menggelapkan uang? - Kau tak beruntung.
Kalian membuatku tertawa.
Aku sudah baik hati menampung Freddy saat kalian kesusahan...
...dan kini kalian mau menyingkirkanku?
Tunggu.
Kau tampung Freddy karena keluarga Corleone mendanai kasinomu...
...karena keluarga Molinari di pesisir menjamin keamanannya.
Ini bisnis, mari kita bicara bisnis.
Mari bicara bisnis, Mike. Pertama, kalian sudah tamat.
Keluarga Corleone kini sudah tidak kuat.
Bapak Pelindung sedang sakit, 'kan? Kau lari keluar New York...
...karena dikejar Barzini dan keluarga-keluarga lain.
Pikirmu kau bisa datang ke hotelku dan mengambil alih?
Aku bisa bicara dengan Barzini.
Kami bisa sepakat dan hotel tetap milikku.
Karena itu kau tampar kakakku di depan umum?
Itu bukan apa-apa, Mike. Moe tak bersungguh-sungguh.
Kadang dia emosi, tapi aku dan Moe adalah teman baik.
Aku harus jalankan bisnisku. Kadang harus keras agar berjalan benar.
Aku dan Freddy berselisih sedikit jadi aku harus menegurnya.
Kau menegur kakakku?
Dia tiduri dua pelayan bersamaan! Para penjudi tak dapat minuman.
Kenapa kau ini?
Besok aku akan pulang ke New York. Pikirkan satu harga.
Brengsek!
Kau tahu siapa aku? Aku Moe Greene!
Aku mulai kaya saat ketika kau masih pacaran dengan pemandu sorak.
Tunggu sebentar, Moe. Aku punya ide.
Tom, kau penasehat. Bicaralah pada sang Don...
Tunggu. Sang Don akan pensiun dan Mike yang akan pegang bisnis keluarga.
Bila kau mau katakan sesuatu, katakan pada Michael saja.
Mike, kau tak bisa ke Las Vegas dan bicara dengan Moe Greene seperti itu!
Fredo...
Kau kakakku dan aku menyayangimu.
Tapi jangan pernah berpihak pada orang yang menentang keluarga lagi.
Jangan pernah.
Aku mau temui Ayah dan anak buahnya...
...jadi makan malamlah tanpa aku.
Akhir pekan ini kita akan pergi ke kota...
...nonton pentas dan makan malam.
Michael, saudarimu mau tanya sesuatu.
- Suruh dia tanya sendiri. - Dia takut.
Connie dan Carlo ingin kau menjadi bapak baptis putra mereka.
- Kita lihat saja nanti. - Kau mau?
Biar kupertimbangkan dulu. Ayo.
Barzini akan bergerak menyerangmu lebih dulu.
Dia akan adakan pertemuan dengan seseorang yang kau percayai.
Menjamin keselamatanmu.
Dan di pertemuan itu, kau akan dibunuh.
Ayah minum anggur lebih banyak dari yang biasanya.
- Ayah minum lebih banyak. - Itu baik untukmu, Yah.
Entahlah.
Istri dan anak-anakmu, kau bahagia dengan mereka?
- Sangat bahagia. - Itu bagus.
Kuharap kau tak keberatan Ayah terus bahas urusan Barzini ini.
- Sama sekali tidak. - Kebiasaan lama.
Seumur hidup, Ayah berusaha untuk tidak bertindak ceroboh.
Wanita dan anak-anak bisa ceroboh, tapi pria tidak.
- Bagaimana putramu? - Dia sehat.
Makin hari, dia makin mirip denganmu.
Dia lebih pintar dariku. Baru 3 tahun, sudah bisa membaca koran lucu.
Membaca koran lucu.
Panggil orang telepon untuk periksa telepon keluar masuk sini.
- Sudah kuurus itu, Yah. - Benar juga. Ayah lupa.
Ada apa?
Apa yang mengganggu Ayah?
Akan kutangani. Sudah kubilang bisa, pasti bisa.
Ayah tahu Santino akan mengalami semua ini.
Dan Fredo...
Fredo itu...
Tapi Ayah tak pernah mau kau mengalaminya.
Ayah bekerja seumur hidup tanpa sesal untuk menghidupi keluarga.
Dan Ayah menolak menjadi orang bodoh...
...yang dikendalikan orang-orang sombong itu.
Ayah tak menyesal. Itulah hidup Ayah, tapi Ayah harap...
...bila waktunya tiba, kau yang pegang kendali itu.
Senator atau Gubernur Corleone.
Tokoh berpengaruh lainnya.
Tapi tak cukup waktu, Michael. Tak cukup waktu.
Kita akan sampai ke sana, Yah.
Siapa pun yang pergi ke pertemuan Barzini denganmu...
...dia pengkhianatnya. Jangan lupakan itu.
Boleh aku pegang?
- Boleh kusiram ini? - Ya, lakukanlah.
Kesanalah.
Hati-hati. Kau menumpahkan airnya.
Antony!
Kemarilah.
Sudah cukup. Letakkan di situ.
Kakek mau perlihatkan sesuatu. Kemarilah.
Berdirilah di situ.
Minta jeruknya!
Itu trik yang baru.
Pergilah ke sana.
Kakek ada di mana?
Mike, bisa bicara sebentar?
Barzini ingin mengajak bertemu.
Katanya kita bisa menyelesaikan masalah kita.
- Kau bicara dengannya? - Ya.
Aku bisa menjamin keamanannya.
Pertemuannya di wilayahku.
- Setuju? - Ya.
Kau tahu bagaimana mereka akan menyerangmu?
Mereka atur pertemuan di Brooklyn. Wilayah Tessio.
Di sana aku akan aman.
Selama ini yang kucurigai adalah Clemenza, bukan Tessio.
Ini langkah pintar. Tessio memang selalu lebih pintar.
Tapi aku akan menunggu.
Setelah acara pembaptisan.
Aku memutuskan untuk menjadi bapak baptis bagi bayi Connie.
Lalu aku akan bertemu dengan Don Barzini...
...dan Tattaglia. Semua kepala lima keluarga.
Michael, percayakah kau pada Allah, Bapa yang Mulia...
...Pencipta Langit dan Bumi?
Aku percaya.
Percayakah kau pada Yesus Kristus, Putranya yang Tunggal, Tuhan kita?
Aku percaya.
Percayakah kau pada Roh Kudus, Gereja Katolik yang Suci?
Aku percaya.
Michael Francis Rizzi, apa kau menyangkal Setan?
Aku menyangkal Setan.
Dan semua karyanya?
Aku menyangkal karyanya.
Ya, Tuhan!
- Dan semua perwujudannya? - Aku menyangkalnya.
Michael Rizzi, bersediakah kau untuk dibaptis?
Aku bersedia.
Michael Rizzi, pergilah dalam damai dan semoga Tuhan bersamamu. Amin.
Kay!
Cium ayah baptismu.
Tak bisa ke Vegas. Ada kejadian. Semua akan pergi tanpa kita.
- Mike, ini liburan pertama kita! - Connie, sudahlah. Apa maumu?
Kembali ke rumah. Tunggu teleponku. Ini penting.
Aku hanya pergi beberapa hari.
Kami berangkat ke Brooklyn.
Kuharap Mike bisa dapat kesepakatan bagus malam ini.
Aku yakin dia bisa.
Sal, Tom, bos bilang mau naik mobil lain, jadi kalian disuruh duluan.
Dia tak bisa lakukan itu. Itu akan merusak yang sudah diatur.
Begitulah katanya.
Aku juga tak bisa pergi, Sal.
Katakan pada Mike, ini hanya bisnis.
Aku selalu suka dia.
- Dia paham itu. - Maaf, Sal.
Tom, bisakah kau selamatkan aku?
- Demi masa lalu? - Tak bisa, Sally.
Kau harus lapor pada Santino, Carlo.
- Mike, kau salah paham. - Kau jebak Sonny untuk Barzini.
Memancing Connie untuk bertengkar.
Pikirmu seorang Corleone bisa ditipu?
Aku tak bersalah. Sumpah demi anak-anak.
- Tolong jangan lakukan ini, Mike. - Duduk.
Kumohon jangan lakukan ini padaku.
Barzini sudah mati.
Begitu juga dengan Philip Tattaglia.
Moe Greene.
Strachi. Cuneo.
Hari ini kutuntaskan urusan keluargaku, jadi jangan bilang kau tak bersalah, Carlo.
Akuilah perbuatanmu.
Ambilkan minuman buatnya.
Ayolah.
Jangan takut, Carlo. Pikirmu aku akan biarkan Connie jadi janda?
Aku ayah baptis bagi putramu, Carlo.
Minumlah.
Kau keluar dari bisnis keluarga. Itu hukumanmu.
Kau sudah selesai. Akan kukirim kau ke Vegas dengan pesawat.
Tom.
Aku ingin kau tetap di sana. Mengerti?
Tapi jangan bilang kau tak bersalah.
Karena itu menghina kecerdasanku. Membuatku sangat marah.
Siapa yang mendekatimu?
Tattaglia atau Barzini?
Barzini.
Bagus.
Di luar ada mobil yang menunggumu untuk diantar ke bandara.
Akan kutelepon istrimu. Beri tahu naik pesawat yang mana.
- Mike... - Enyah dari hadapanku.
Halo, Carlo.
- Ibu sudah bilang kau salah. - Ibu, sudahlah!
Michael!
- Ada apa? - Di mana dia?
Michael, brengsek kau! Kau bunuh suamiku.
Kau tunggu sampai Ayah tiada supaya tak ada yang menghentikanmu.
Kau salahkan dia atas Sonny. Semua orang juga begitu.
Tapi kau tak pernah memikirkanku! Kau tak pernah peduli padaku.
Kini apa yang harus kulakukan?
Connie.
Kenapa menurutmu dia mempertahankan Carlo?
Selama ini dia berencana untuk membunuhnya.
Dan kau jadi ayah baptis anak kami. Kau pembunuh berdarah dingin!
Mau tahu berapa orang yang dia bunuh bersama Carlo?
Baca surat kabar!
Itu suamimu!
Tidak!
Bawa dia ke atas. Panggilkan dokter.
Dia histeris.
Histeris.
Michael, benarkah ucapannya?
- Jangan bertanya soal bisnisku, Kay. - Benarkah itu?
Jangan bertanya soal bisnisku. Cukup!
Baiklah.
Kali ini saja.
Kali ini kuizinkan kau bertanya soal urusanku.
Apakah itu benar?
Benarkah?
Tidak.
Kurasa kita berdua butuh minum. Ayo.
Don Corleone.
Sumbawa, 9 Desember 2011
--- Penerjemah: Rizal Adam --- http://rizaladam.wordpress.com
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.