All language subtitles for [id] Sunshine of My Life ep 10

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

=Kau Kebahagiaan Terbesarku=

=Episode 10=

Mingxuan, ini adalah

gambar desain konferensi kostum baru yang sudah direvisi.

Lihatlah.

Desain kita kali ini

memiliki lebih banyak unsur sulaman.

Lumayan.

Kalau begitu, nanti

kau ikutlah pergi ke Suzhou denganku.

Mengenai proses pekerjaan kerajinannya,

ingin aku konfirmasikan secara langsung dengan Guru Li.

Sebelumnya selalu kau yang langsung berkomunikasi dengannya,

aku sama sekali belum pernah berkomunikasi dengannya,

kurang mengerti caranya bekerja.

Kau pergi sendiri saja.

Aku percaya padamu.

Kau begitu peduli pada Songtang,

tidak mungkin tidak rela mengorbankan sedikit waktu seperti itu, 'kan?

Boleh juga, kebetulan hari ini aku tidak ada urusan.

Aku persiapkan dulu.

Kalau begitu, sampai jumpa nanti.

Sampai jumpa nanti.

Sudah selesai digambar?

Iya.

Keterampilan celup rintangmu bagus sekali,

lebih mahir

daripada para guru itu.

Ini tidak layak disebutkan.

Aku masih bisa banyak hal.

Kau akan mengetahuinya kelak.

Bagaimana cara kau mempelajari celup rintang?

Dulu, saat aku baru kembali ke Tiongkok,

secara tidak disengaja,

aku terpesona dengan sebuah rok celup rintang.

Lalu aku bersumpah

untuk harus mempelajari teknik ini.

Lalu aku pergi ke pegunungan Guizhou

dan tinggal di sana selama setahun penuh

untuk mempelajari celup rintang dari seorang gadis desa suku Miao.

Setiap hari naik gunung memetik rumput indigo untuk mewarnai kain biru.

Untungnya saat itu aku mengalami banyak penderitaan,

kalau tidak, apakah bisa

begitu terampil seperti sekarang ini?

Kau bisa-bisanya tinggal di pegunungan selama setahun?

Sungguh tak disangka.

Hal yang tidak kau sangka masih sangat banyak.

Apakah ini jalan menuju Suzhou?

Itu, Kak Xuan bilang pergi ke sebuah tempat lain dulu.

Pelan sedikit, pelan sedikit.

Tunggu sebentar.

Baik.

Tahukah kau bagaimana teknik celup rintang diciptakan?

Bagaimana?

Menurut legenda, ada seorang gadis suku Miao yang cantik

yang tersesat saat naik gunung untuk memetik rumput strobilanthes.

Kemudian dia terus berjalan

hingga tiba ke sebuah tempat yang sangat indah.

Dia melihat sebuah sarang lebah di atas pohon.

Kemudian dia ingin menurunkannya untuk memakan madu.

Tak disangka, lilin lebahnya menetes pada tubuhnya sendiri.

Lalu dia kembali ke desanya

dan memasukkan pakaiannya

ke dalam ember untuk mencucinya sekali lagi.

Saat mengeluarkannya, dia menyadari bahwa

di tempat yang tertetes lilin lebah

muncul pola berwarna putih.

Setelah itu, para gadis menggunakan lilin lebah yang dilelehkan

untuk menggambar di atas kain putih, kemudian baru diwarnai.

Secara perlahan, teknik celup rintang tersebar di suku Miao.

Lalu apakah mereka menemukan tempat indah itu?

Tempat indahnya tidak ditemukan,

namun wanita itu telah ditemukan.

Sungguh? Di mana?

Jauh di langit, dekat di mata.

Kau bercanda lagi, ya?

Kau ini membosankan sekali.

Apakah kain ini sudah harus diangkat?

Benar, benar, benar. Cepat, cepat. Ember, ember, ember.

Baru saja memujimu.

Sudah tiba. Kalian tunggu aku sebentar.

(Tang Mingxuan)

Ini di mana?

Pak Tang datang ke sini untuk apa?

Ini adalah rumah Mo Fei, murid Guru Li.

Apakah Pak Tang sering datang mencarinya?

Aku kurang tahu tentang itu.

Lalu untuk apa dia datang ke sini?

Mau membawanya pergi ke Suzhou bersama?

Itu...

Aku juga kurang tahu.

Kau mengikuti Pak Tang setiap hari,

mengapa kau tidak tahu apa-apa?

Supervisor Xia, Anda juga tahu

temperamen Pak Tang, 'kan?

Kita sekarang harus memastikan

masalah kerajinan konferensi busana baru.

Apa hubungannya dengan dia?

Ini...

Aku rasa Pak Tang pasti memiliki rencananya sendiri.

Lihat, Mo Fei adalah murid Guru Li,

benar 'kan?

Benar, pasti seperti itu.

(Tang Mingxuan: Kau ada di mana? Mengapa tidak mengangkat telepon?)

(Aku akan pergi ke Suzhou untuk mencari Guru Li sekarang,)

(apakah kau mau ikut?)

Sebenarnya kau melakukan celup rintang dengan kain katun masih kurang bagus.

Lalu harus menggunakan kain apa?

Di Indonesia ada semacam kain

yang terbuat dari sutra asli dan kapas berkualitas tinggi

buatan Prancis.

Itu sehalus kulit,

teksturnya juga sangat terasa.

Apakah kau tertarik?

Tentu saja.

Begitu baru benar, seorang desainer seharusnya seperti itu.

Kalau tidak, kau datang ke Cayman kami saja.

Cayman kami memiliki segalanya.

Aku bisa memberimu perlakuan yang terbaik.

Terima kasih, aku tidak tertarik.

Maaf,

nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.

Silakan coba beberapa saat lagi.

Mengapa masih belum keluar?

Mungkin sedang membicarakan sesuatu dengan Mo Fei.

Apakah ada saat di mana Pak Tang menyetir mobil sendiri ke sini

dan kau tidak mengetahuinya?

Tentu saja tidak.

Pak Tang sudah datang.

Ayo, pergi ke studio sulam.

Baik, Bos.

Sudah.

Bagus, ya.

Sorotan terbesar dari pakaian ini adalah

desain motif celup rintangnya.

Jadi, kita harus menjaga

kesan misterius celup rintang,

juga harus menjaga

kesan abstraksi modern di dalamnya.

Aku punya sebuah ide.

Sebenarnya, dalam hal menjahit, kita bisa

lebih berani sedikit.

Apa maksudnya?

Jika menggunakan teknik menjahit Barat

dan menggunakan kain serta pola

yang paling oriental,

menggabungkan elemen oriental

dan elemen Barat,

apakah hasilnya akan lebih mengejutkan?

Sebenarnya aku sebelumnya pernah memikirkan untuk

mengombinasikan celup rintang dan teknik jahitan Barat,

namun aku sedikit khawatir

mereka tidak bisa

bersatu dengan sempurna.

Jadi aku menyerah.

Begini.

Dengan mengubahnya seperti ini memang menjadi lebih bergaya Barat,

hanya saja bisakah kerahnya ini menggunakan

kerah berdiri gaya Barat?

Dengan begitu, terlihat lebih alami.

Apakah seperti ini?

Ternyata memang adalah kepala desainer Cayman,

hebat seperti yang dirumorkan.

Tatapan macam apa itu?

Memuji juga salah, tidak memuji juga salah.

Sungguh sulit dilayani.

Bukan, aku hanya sangat tersentuh saja,

juga tidak sepenuhnya karena kau.

Kenapa?

Begini,

aku sudah sangat lama tidak membuat

sebuah desain yang bisa memuaskan diri sendiri.

Tak disangka, desainer seperti kau ini

juga bisa mengalami kemacetan ide?

Namun, tadi aku tiba-tiba menyadari diri sendiri

sepertinya sudah menemukan terobosan lagi.

Sudah lapar, 'kan?

Karena kau telah banyak membantuku,

aku akan mentraktirmu makan malam.

Asalkan jangan memesan makanan pesan antar saja.

Aku bukakan untukmu.

Aku bisa melakukannya sendiri.

Biar aku bantu buka.

Terima kasih.

Sudah sepakat mau mentraktirku makan,

pada saatnya malah aku yang memesan makanan.

Ini caramu berterima kasih padaku?

Itu karena baterai ponselnya habis.

Saat keluar, masih ada 80%.

Pasti baterainya rusak.

Terima kasih, ya. Namun cukup enak, 'kan?

Ya, enak. Sangat enak.

Kau ini asal-asalan sekali.

Aku serius, ini sangat enak.

Aku sudah sibuk seharian dan belum makan apa-apa.

Jadi makan apa pun terasa enak.

Penjelasanmu ini malah lebih baik tidak disampaikan.

Kau mengatakannya seolah aku menindasmu.

Namun hari ini kau sungguh membuatku terkejut.

Apakah aku terlihat sangat keren saat mewarnai kain?

Tidak.

Hanya saja, tak disangka kau begitu memahami

kerajinan tradisional Tiongkok.

Seorang desainer yang baik,

jika tidak memahami kerajinan,

itu sama seperti pelukis yang tidak paham tentang bahan warna.

Celup rintang, kain sutra, kain brokat.

Bahan kain yang berbeda

memiliki latar belakang budaya yang berbeda juga.

Jadi, gaya pakaian yang ditampilkannya pun juga berbeda.

Semua ini harus diingat dengan baik

agar kelak dapat digunakan dengan mudah.

Memang adalah Supervisor Manajer Desain Cayman,

tidak menyia-nyiakan reputasinya.

Sekarang baru menyadari bakatku?

Apakah ada sedikit rasa kagum padaku?

Atau mungkin...

Apakah kau sudah kenyang?

Kalau tidak, pesan makanan lain lagi saja.

Aku khawatir kau tidak kenyang.

Kau memiliki apa yang ingin kumakan.

Biarkanlah aku makan sedikit.

Tidak mau.

Kalau tidak, kita bertukar saja.

Aku tidak suka makananmu.

Lalu apakah Tang Mingxuan memiliki makanan yang kau sukai?

Reaksi macam apa itu?

Tidak, tidak, cabainya ini agak banyak.

Apakah dia sudah menyatakan cintanya padamu?

Mengapa kau begitu suka bergosip?

Bukan, Mo Fei, aku peduli padamu.

Jangan lihat dia yang terlihat

sangat serius dari permukaan,

sebenarnya dia sangat licik.

Jika dia ingin bermain perasaan denganmu,

kau tidak akan sanggup menerimanya.

Bermain perasaan apanya?

Hati orang akan bisa tampak setelah lama mengenalnya.

Kelak kau akan tahu apa maksud perkataanku ini.

Apakah ada dendam di antara kalian berdua?

Kau tanyakan saja padanya.

Aku bukanlah orang

yang suka membicarakan orang lain dari belakang.

Membosankan.

Mingxuan, kau sudah lelah, 'kan?

Apakah kau mau istirahat sebentar?

Baik.

Aku pergi tambahkan air.

(Songtang: Referensi warna yang nyaman)

(Moment WeChat Mo Fei; Menampilkan postingan 3 hari terakhir)

(Tidak ada pembaruan)

Ini.

Terima kasih.

Fang Xiaoyu berganti pacar lagi?

Dia agak aneh. Dia tidak memblokirmu?

Orang-orang di sekitarku

bukankah seharusnya dia perlakukan selayaknya seorang musuh?

Itu karena kesalahpahaman di antara kalian terlalu dalam.

Semuanya adalah teman yang bertumbuh bersama sejak kecil,

untuk apa ribut sampai separah itu?

Sebenarnya aku sungguh tidak ingin,

mungkin hanya dia yang ingin.

Pada akhirnya,

Fang Xiaoyu melakukannya karena adiknya.

Jika Fang Qian bisa kembali...

Coba aku lihat, apa yang dia posting?

Mereka berdua terlihat serasi, 'kan?

(Fang Xiaoyu memposting foto dengan Mo Fei)

Mewarnai kain bersama, mendesain bersama.

Ini bukan pacarnya.

Namun mereka terlihat cukup mesra.

Apakah ada yang tidak terlihat mesra dengannya?

Dia begitu suka berhubungan tidak jelas.

Namun, ini adalah orang pertama

yang bisa membuat Fang Xiaoyu

posting di Momen WeChat dengan hebohnya.

Kalau tidak, kau pulang dan beristirahatlah lebih awal.

Kau juga sudah lelah.

Kalau begitu, kau juga istirahatlah lebih awal.

Selamat malam.

Halo, nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif.

Silakan coba beberapa saat lagi.

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif.

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

Halo, Pak Tang. Ada apa?

Halo, Pak Tang? Bicaralah.

Pak Tang, aku tidak bisa mendengar perkataanmu.

Apakah salah sambung?

Halo.

Mengapa kau tidak mengangkat telepon?

Baterai ponselku habis.

Aku baru saja pulang dan mengisi baterainya.

Baterai ponselnya habis?

Jika baterainya habis, memangnya kau tidak bisa menyewa power bank

atau meminjam kabel pada orang lain?

Mengapa hal sekecil itu pun tidak bisa kau lakukan dengan baik?

Selain itu, aku beri tahu kau, jangan lupa,

kau adalah penanggung jawab dari Guru Li

yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi denganku.

Penanggung jawab, mengerti tidak?

Harus menjamin

bisa ditelepon selama 24 jam.

Pak Tang,

bisakah kau mendengarkan aku menyelesaikan perkataanku?

Ponselku bermasalah dan mati secara otomatis.

Saat aku kembali,

baru aku pergi ke toko reparasi untuk mengganti baterainya.

Ya, kau benar,

aku adalah kontak perantara antara Mingyuan dan studio sulam.

Namun aku memiliki kehidupan pribadiku sendiri, 'kan?

Pak Tang, biarpun kau adalah bos Mingyuan,

kau juga tidak mungkin

bekerja selama 24 jam, 'kan?

Aku bertanya padamu,

bagaimana jika sampai terjadi situasi darurat?

Kau harus menjamin

ponselmu tidak kehabisan baterai selama 24 jam, 'kan?

Apa saja yang kau lakukan hari ini?

Apa yang kulakukan hari ini

tidak ada hubungannya dengan Mingyuan dan studio sulam.

Mengapa aku harus memberitahumu?

Kau pergi melakukan celup rintang dengan Fang Xiaoyu.

Mengapa kau sengaja menyembunyikannya?

Apa maksudnya aku sengaja menyembunyikannya?

Saat aku pergi ke sana,

Fang Xiaoyu sudah berada di sana,

bukan aku yang menyuruh Fang Xiaoyu pergi ke sana.

Apakah kau sudah makan?

Sudah, aku makan dengan puas.

Terima kasih atas perhatian Pak Tang.

Bukankah kau seharusnya memberitahuku

apa yang kau makan,

dengan siapa kau makan?

Apakah harus aku pertanyakan satu per satu?

Baik, hari ini aku bangun pada pukul delapan pagi,

kemudian makan sarapan dengan adikku.

Lalu aku pergi ke tempat celup rintang

dan terus sibuk hingga baru pulang sekarang.

Sekarang sedang berbaring di sofa

dan menelepon Anda, Pak Tang.

Lalu aku malah menjadi marah.

Apakah Anda sudah puas dengan laporanku ini, Pak Tang?

Orang macam apa itu?

Apakah tidak bisa menanyakan kabar dengan baik?

-Haruskah membuatku... -Siapa itu?

Apa hubungannya denganmu?

Malam-malam begini kau memakai pakaian hijau untuk pergi ke mana?

Berkencan?

Aku pergi menjemput Ibu.

Bukan, tadi sore bukankah aku sudah mengirim WeChat padamu

bahwa dia akan kembali malam ini?

Kebetulan kau sudah kembali, ikutlah pergi denganku.

Sepertinya aku sungguh harus mengganti ponselku.

(Kedatangan Internasional, Hong Kong, Makau, dan Taiwan)

Mengapa masih belum datang juga?

Sebentar lagi akan segera keluar.

Ibu.

Ibu.

Akhirnya kau datang.

Aku sangat merindukan kalian. Biar aku cubit sebentar.

Aku sudah berusia 20 tahun.

Lalu kenapa jika berusia 20 tahun?

Kau berusia 50 tahun pun juga tetap dilahirkan olehku.

Lalu kau juga, tidak berperasaan.

Aku sudah menelponmu sepuluh kali,

kau bisa mengangkat tiga di antaranya saja sudah bagus.

Aku sibuk.

Sudah berpacaran, ya?

Ibu, bagaimana kau bisa tahu?

Dia belakangan ini sedang berpacaran...

dengan pekerjaannya itu, benar 'kan?

Akhir-akhir ini selalu lupa tidur dan lupa makan setelah mulai bekerja.

Dua anak yang tidak berperasaan.

Berikan bunganya padaku.

Aku yang membelinya.

(Ruang Kelas Model)

-Lelah sekali. -Sungguh lelah sekali.

Sampai jumpa, Guru.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa, Guru.

Lu Zhu, Lu Zhu, tunggu sebentar.

-Kalau begitu, kami pergi dulu. -Baik.

-Ada apa, Guru? -Aku bicarakan suatu hal denganmu.

Mulai besok,

kau dipindahkan ke grup B.

Benarkah, Guru?

Tentu saja benar.

Bagaimana mungkin aku membohongimu?

Sampai jumpa, Guru.

-Istirahatlah lebih awal. -Sampai jumpa.

Ayo, pergi rayakan.

Pergi ke rumahmu saja.

Kau buatkan makanan enak untukku.

Rumahku...

Kenapa?

Hari ini tidak bisa.

Mengapa?

Apakah ada yang disembunyikan di rumahmu?

Apa yang kau pikirkan? Itu karena ibuku sudah pulang.

Kalau begitu, pergi ke rumahku saja.

Kakak sepupuku dan yang lainnya sepertinya pulang sangat malam.

Boleh.

Dapur kalian seharusnya lebih mewah, 'kan?

Ayo, ayo, ayo.

♪Ingin menemanimu Melihat matahari terbenam♪

♪Hingga rambut kita memutih♪

♪Namun masih saling bergandengan tangan♪

♪Ingin membawamu ke luar angkasa♪

Makanlah.

Makan.

♪Hingga napas kita telah berhenti♪

Hei, makan.

♪Namun jantung masih berdetak♪

♪Ada banyak lagu tentang cinta♪

Enak.

Jika kau memiliki ibu yang tidak bisa diandalkan

dan kakak yang cuek, kau juga akan bisa.

♪Hanya dinyanyikan untukmu♪

Aku bahkan tidak memiliki ibu yang tidak bisa diandalkan.

♪Jatuh cinta, jatuh cinta Jatuh cinta kepadamu♪

Maaf, ya. Aku tidak bermaksud begitu.

Tidak apa-apa.

Aku memiliki seorang bibi yang sangat bisa diandalkan

dan kakak sepupu yang sangat suka ikut campur.

Jadi, aku tidak bisa apa-apa.

♪Jatuh cinta, jatuh cinta Jatuh cinta kepadamu♪

Kau bisa makan.

♪Jatuh cinta, jatuh cinta Jatuh cinta kepadamu♪

Aku adalah seorang gourmet.

Kalau begitu, kau makanlah lebih banyak.

Kau habiskan sebaskom besar itu.

Kalau tidak, aku akan marah.

Berat sekali.

Kak Xuan, apakah kita langsung pergi ke perusahaan?

Kak Xuan, aku teringat suatu hal.

Terakhir kali saat kita pergi ke Suzhou,

bukankah kita tidak berhasil menjemput Mo Fei?

Akhirnya, setelah aku kembali,

aku pergi ke Departemen Pembelian untuk memeriksa daftar barang studio sulam.

Di antara para pelanggan studio sulam,

ada seorang Bos Feng yang membuka toko celup rintang di Shanghai.

Kemudian aku menambahkan kontak WeChat-nya.

Aku bertanya padanya

apakah Mo Fei pernah pergi ke toko celup rintang mereka,

lalu dia memberitahuku bahwa Mo Fei pernah pergi ke sana.

Hentikan mobilnya sekarang. Kirim WeChat padanya,

tanyakan di mana alamatnya.

Aku sudah meminta alamatnya untukmu.

Kalau begitu, untuk apa kau bertele-tele denganku?

Cepat pergi sekarang juga.

Baik.

Yang Guang,

akhirnya gajimu bisa dinaikkan.

(Analisis Apresiasi Pola Celup Rintang)

(Isi bahasa Prancis)

Memberi... memberitahumu...

Ini...

Kau sudah diterima.

Kau mengagetkanku saja.

Mengapa kau ada di sini?

A... apa katamu?

Yang tertulis di surelmu ini adalah

kau diterima di

Institut Serikat Paris.

Bagus sekali!

Tahukah kau sudah berapa kali aku mencobanya?

Akhirnya kali ini diterima. Senang sekali, senang sekali!

Selamat, ya.

Ba... bagaimana kau bisa tahu aku ada di sini?

Aku...

Ya.

Aku juga ingin tahu...

siapa kau.

Mengapa kau memeluk putriku?

Mo Fei.

Ibu, bukankah aku memintamu untuk tidak datang?

Mengapa kau datang lagi?

Aku akan segera pulang.

Mo Fei,

kau belum memperkenalkan

temanmu ini padaku.

Dia...

Tidak ada yang perlu diperkenalkan.

Bagaimana boleh pergi?

Aku belum tahu siapa namanya.

Dia adalah... adalah...

Biar aku perkenalkan diriku sendiri.

Halo Bibi, nama saya Tang Mingxuan.

Kami berdua adalah teman.

Mo Fei.

Ada yang ingin kubicarakan denganmu.

Bisakah kau keluar sebentar?

Aku pergi sebentar saja.

Untuk apa kau membawaku ke sini?

Apakah kau pernah datang ke sini?

Tentu saja.

Saat kecil, aku sering datang ke sini.

Saat ibuku berjalan di catwalk Mingyuan,

saat dia tidak bisa mengurusku,

aku bermain sendirian di sini.

Saat kecil, aku juga sering datang ke sini.

Benarkah? Apa yang kau lakukan?

Menjadi anak laki-laki?

Apakah itu lucu?

Aku ingin menanyakan suatu hal padamu.

Mengapa kau begitu menyukai rubah kecil?

Kau pernah mendengar kisah Pangeran Kecil, 'kan?

Kisah ini adalah pencerahanku tentang cinta.

Apakah kau percaya?

Aku awalnya tidak percaya,

sekarang masih bisa.

Kau menyuruhku ke sini hanya untuk mengatakan hal ini?

Saat kecil, aku sering datang ke sini,

bukankah kau juga?

Menurutmu,

apakah kita berdua pernah bertemu?

Apakah pernah bertemu?

Aku sudah tidak ingat. Saat itu aku baru berusia lima tahun.

Aku hanya ingat ada suatu kali

aku menangkap kepik tujuh tutul hitam.

Ibuku tidak membiarkanku menangkapnya, aku bahkan dipukul oleh ibuku.

Sisanya aku sudah tidak ingat lagi.

Apakah pernah bertemu?

♪Arah yang ditunjukkan matahari♪

Kau sedang memotong pembicaraanku, ya?

Aku tidak ingin mendengar kau mengatakan tentang kepik tujuh tutul.

Aku sungguh sudah tidak ingat lagi.

Apakah kita berdua pernah bertemu?

♪Ucapan yang kau tinggalkan hari itu♪

Kita bicarakan lagi setelah kau mengingatnya saja.

♪Bagaikan senja di langit♪

Aneh sekali, dasar gila.

Ayo pergi.

♪Ternyata, orang yang kau maksud Adalah aku♪

♪Menunjuk cahaya bintang Agar membuatmu tetap tinggal♪

♪Oh hati, yang hanya semata Kuberikan padamu♪

♪Lindungilah dalam telapak tanganmu♪

♪Tampang dirimu tersenyum♪

♪Terukir di dalam hatiku♪

♪Harapan yang diucapkan Harus mencintaiku untuk waktu yang panjang♪

♪Binar cahaya matamu Akan selalu kusimpan♪

Menurutmu, apakah kita berdua pernah bertemu?

Apakah pernah bertemu?

Kau sedang memotong pembicaraanku, ya?

♪Berharap dapat menawarkan luka Yang pernah kau alami♪

♪Tampang bahagiamu♪

Apa maksudnya sebenarnya?

Sudah membicarakannya seharian, juga tidak menjelaskannya.

♪Menggandeng tanganmu Berjalan sampai ke ujung langit♪

Juga mengatakan kita pernah bertemu saat kecil?

Namun mengapa aku tidak ingat sama sekali?

Benar.

Siapa saja yang pernah kau temui saat kecil?

Ibu.

Cepat katakan, tadi sore, pria itu membawamu pergi ke mana?

Tidak membawaku ke mana-mana.

Tiba-tiba lelah sekali.

Mo Fei, kau seperti itu lagi.

Hari ini kau harus menjelaskannya padaku.

Pria itu lancang sekali,

berani membawamu pergi di hadapanku.

Sebenarnya dia hanya membicarakan

masalah pekerjaan denganku,

masalah studio sulam.

Hentikan itu.

Kau harus jujur padaku hari ini.

Siapa dia?

Ibu, aku beri tahu kau.

Hari ini ada sebuah kabar baik,

yaitu aku menerima pemberitahuan dari Prancis.

Aku diterima di sekolah itu.

Aku bisa belajar di luar negeri!

Kak, kau sudah diterima? Selamat, selamat!

Sudah kubilang kau pasti bisa. Kau hebat sekali.

Kerja keras membuahkan hasil.

Sudah cukup, kalian berdua.

Aku beri tahu kau, karena sudah diterima di sekolah,

tiket pesawat sangat penting. Aku mau pergi lihat tiket pesawat.

Benar, tiket pesawat bisa diskon jika dibeli lebih awal.

Kak, ayo kita pergi lihat tiket pesawat.

Mo Fan.

(Tang Mingxuan: Mengapa kau tidak siaran radio lagi?)

(Apakah kau tidak memperbaruinya lagi karena tahu aku mendengarkannya?)

♪Aku ingin menulis lagu termanis untukmu♪

♪Menghapus kelelahanmu♪

♪Sekarang dengarkanlah dengan tenang♪

(Mo Fei: Kau narsis sekali. Mengapa kau merasa semua hal terjadi karena kau?)

(Mo Fei: Aku agak lelah hari ini.)

(Kau tidak menunggu siaran radio-ku sepanjang waktu, 'kan?)

♪Saat kau merasa lelah♪

♪Aku adalah bantalmu yang paling lembut♪

(Tang Mingxuan: Aku sudah terbiasa mendengarkan radio)

(setiap hari sebelum tidur.)

♪Kau mengatakan sendiri Kau juga mencintaiku♪

(Mo Fei: Wah, Pak Tang sudah besar,)

(masih harus mendengarkan dongeng sebelum tidur?)

♪Kau yang paling aku cintai♪

(Tang Mingxuan: Saat kau pulang di malam hari,)

(apakah ibumu menanyakan sesuatu?)

♪Tolong simpan wajahmu yang murung♪

♪Aku sangat ingin melihat senyummu♪

(Mo Fei: Tidak, haruskah dia menanyakan sesuatu?)

♪Aku ingin menjadi Pengunjung terakhirmu♪

♪Jadi tolong jangan takut lagi♪

♪Ikutilah aku♪

(Mo Fei: Pak Tang, apakah kau begitu peduli pada penilaian ibuku?)

(Tang Mingxuan: Aku sangat peduli pada kesan semua senior terhadapku.)

♪Saat kau merasa lelah♪

(Mo Fei: Kalau begitu, bersikaplah lebih baik padaku.)

(Kau begitu galak, aku tidak mau memberitahumu.)

♪Kau mengatakan sendiri Kau juga mencintaiku♪

♪Di gelapnya malam yang tak berujung Aku adalah♪

(Tang Mingxuan: Apakah sikapku masih termasuk buruk?)

(Aku adalah penggemar kecil yang setia, menunggu pembaruanmu, Guru Mo.)

♪Kau adalah sebutir permen asam manis♪

Guru Mo?

♪Tolong simpan wajahmu yang murung♪

♪Aku sangat ingin melihat senyummu♪

(Mo Fei: Baiklah, aku berencana berdongeng)

(setiap malam di siaran langsung radio mulai hari ini.)

♪Jadi tolong jangan takut lagi♪

♪Ikutilah aku♪

(Ruang siaran Pojokan Fei) ♪Melangkah maju dengan langkah besar♪

Halo, semuanya.

Teman yang begitu malam belum tidur,

apa yang sedang kalian lakukan?

Sekarang ritme dan tekanan kerja semua orang

sangat besar dari segala aspek,

sering insomnia dan tidak bisa tidur.

Jadi, aku berencana, mulai hari ini,

aku akan membacakan dongeng untuk kalian setiap malam.

Harap bisa sedikit membantu

teman-teman yang tidak bisa tidur

untuk masuk ke alam mimpi dengan tenang.

Hari ini, aku akan menceritakan sebuah dongeng,

judulnya adalah...

Pangeran Kecil.

Kak Xuan.

Ada apa?

Kelihatannya kau beristirahat dengan baik kemarin.

Memang cukup baik.

Oh, ya, apakah Pak Wu dan yang lainnya sudah kemari?

Mereka ada di ruang rapat,

kemudian Supervisor Xia juga sudah datang.

Ayo pergi.

(Grup Mingyuan Fashion)

Delapan model ini adalah desain yang diputuskan untuk dirilis

setelah rapat internal

perusahaan kami.

Coba kalian lihat sebentar.

(Mu Qiu – peringkat pertama) (Shen Jiaxi – peringkat ketiga)

(Mo Fei – peringkat kedelapan)

Maaf, Pak Wu,

apakah ada kesalahan?

Peserta ini tidak menyelesaikan kompetisinya.

Maksudmu Mo Fei?

Tak disangka, popularitasnya dalam kompetisi kali ini

cukup tinggi.

Selain itu, ada banyak penggemar yang mendukungnya di internet,

mengatakan ingin agar pakaian rancangannya dirilis.

Jadi, kami memutuskan

untuk memasukkannya juga.

Namun, peraturan kita saat itu sudah sangat jelas,

harus menjadi pemenang baru memiliki kesempatan

berpartisipasi dalam perilisan produk Busana Harian.

Bukankah kali ini dia memiliki prestasi?

Pak Wu,

ini seharusnya tidak termasuk melanggar, 'kan?

Benar, dia peringkat kedelapan,

seharusnya tidak termasuk melanggar.

Jika menggunakan jalan pintas seperti ini,

prinsip apa yang harus kita pegang ke depannya?

Supervisor Xia, jangan berbicara seperti itu.

Karya desain Mo Fei

juga disetujui dengan suara bulat melalui rapat perusahaan.

Aku tidak mungkin memengaruhi keputusan perusahaan

karena hubungan pribadi,

menurutmu benar tidak?

Supervisor Xia,

kau bukannya tidak memercayai penilaianku, 'kan?

Tidak.

Menurutku dia lumayan.

Kita lanjutkanlah melihat.

Benar, lihat lagi.

Kau lihat karyanya ini.

Kak Xuan,

konferensi tinggi Nanjing itu sudah aku tanyakan,

semuanya adalah para petinggi dalam industri ini.

Takutnya Anda harus pergi sendiri.

Bukankah aku sudah memberitahumu sebelumnya?

Biarkan Supervisor Xia yang pergi.

Dengar-dengar, kain brokat dari Nanjing sangat bagus.

Menurut tebakanku, Mo Fei pasti sangat menyukainya.

Pasti.

Benarkah?

Aku persiapkan dulu.

Apakah Kak Xuan sudah terhanyut begitu dalam?

Mengungkit Mo Fei ternyata bisa begitu berguna?

(Pesta Koktail Forum Busana Tiongkok Timur)

Apa yang terjadi?

Dengar-dengar, Bai Xiaoman sudah bersama

dengan Zhu Haitian dari Grup Haiyao.

Berencana untuk terus berjalan di jalan yang salah, ya?

Ayo pergi.

Baik, kalau begitu, setelah menambahkan kontak WeChat,

nanti aku akan menghubungimu lagi.

Minumlah sedikit arak, Supervisor Fang.

Baik, terima kasih.

Apakah menurutmu arak di tempatnya ini bisa diminum?

(Pesta Koktail Forum Busana Tiongkok Timur)

Maaf, maaf.

Apa yang terjadi?

Supervisor Fang, lama tidak berjumpa.

Sungguh... Apa isi pepatah itu?

Tiga hari tidak berjumpa, telah terjadi banyak perubahan.

Terima kasih atas doa Supervisor Fang.

Belakangan ini kondisiku memang sangat baik.

Setidaknya,

lebih baik daripada Cayman.

Kalau begitu, selamat telah berhasil mendapatkan sandaran orang kaya.

Supervisor Fang, masih ada satu hal lagi,

yaitu,

masalah dirusaknya kostum Mo Fei terakhir kali

sudah dibuktikan bukan dilakukan olehku.

Tidakkah Anda merasa kau seharusnya meminta maaf padaku?

Aku tidak pernah bilang bahwa itu dirusak olehmu, 'kan?

Aku hanya menyuruhmu menemukan buktinya saja.

Namun Mo Fei sudah meminta maaf padaku.

Kalian terakhir kali terlalu menindas orang.

Mengapa seingatku, Nona Bai yang terus menyudutkan orang

dan bahkan turun tangan memukul orang?

Supervisor Fang, sudah.

Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

♪Kuberi tahu, kau adalah Langit bulan April di dunia♪

♪Gelak tawa memenuhi seisi ruangan♪

♪Angin yang ringan dan gesit♪

♪Berubah dan menari Di tengah keindahan musim semi♪

♪Kau adalah awan dan kabut Di keringnya bulan April♪

♪Senja meniupkan kelembutan angin♪

♪Bintang berkelip saat tidak disadari♪

♪Rintik gerimis mengguyur di depan bunga♪

♪Yang terlembut ialah Kelembutan saat kepala tertunduk♪

♪Bagai sekuntum teratai yang tak tahan dingin Tersipu ketika angin berhembus♪

♪Waktu bagai air Senantiasa diam♪

♪Jika kau baik-baik saja Hari akan cerah♪

♪Yang terlembut ialah Kelembutan saat kepala tertunduk♪

♪Jika kau baik-baik saja Hari akan cerah♪

♪Kau bagai tanah dibalik kepingan salju♪

♪Kau adalah bulan purnama di setiap malam♪

♪Kau yang lugu♪

♪Di permukaan air berkilau mengambang Teratai putih dalam mimpimu♪

♪Kau adalah pohon demi pohon Yang bermekaran♪

♪Burung walet yang berbisik Di antara balok atap♪

♪Kau adalah cinta, harapan, dan kehangatan♪

♪Kau adalah langit bulan April di dunia♪

♪Yang terlembut ialah Kelembutan saat kepala tertunduk♪

♪Mengucapkan salam perpisahan Yang tersirat kesedihan yang manis♪

♪Waktu bagai air Senantiasa diam♪

♪Jika kau baik-baik saja Hari akan cerah♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.