All language subtitles for tvN.Drama.Stage.20190126.E09.Midnight.HDTV

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

D

Da

Dam

Damn

Damn!

Damn!S

Damn!Su

Damn!Sup

Damn!Super

Damn!Super

Damn!SuperS

Damn!SuperSu

Damn!SuperSub

Damn!SuperSub

Damn!SuperSub I

Damn!SuperSub In

Damn!SuperSub Ind

Damn!SuperSub Indo

Damn!SuperSub Indon

Damn!SuperSub Indone

Damn!SuperSub Indones

Damn!SuperSub Indonesi

Damn!SuperSub Indonesia

facebook.com/DamnSuperSubIndo

Diterjemahkan oleh: ~ Ifabee ~

Diterjemahkan oleh: ~ IG @bu_lebah ~

Kau mau apa?

Kau benar-benar.....

...lagi banyak pikiran..

Berikan itu.

Sini.

Makan lagi... jangan bilang apapun.

Lampu kuning.

Kalau ada yang lihat lampu kuning

beberapa akan tancap gas...

...dan beberapa akan berhenti.

Tak peduli yang manapun

ku rasa ada perbedaan dari yang kau pilih.

Entah remnya blong atau tidak

bahkan tidak dipikirkan.

-=Midnight=-

Hei, hei, ke sana!

Bagus. Hei, hei! Kesana!

-=Seleksi ke-11 Perwakilan SMA Gyeongsangnam-do=-

Minggir! Kosong di sebelah sana!

Bagus! Ke tengah!

Ini poin berikutnya.

Hei, Kim Young Hoon.

Barusan apa yang kau lakukan?

Kau gila apa?

Apa yang kau lakukan? Ambil.

Kenapa kau tinggalkan?

Kau mau kemana!?

Kim Young Hoon.

Kunyuk satu ini. Selama ini aku mengurusmu

tapi sekarang beraninya dia arogan?

Hei. Kim Young Hoon.

Lucu sekali.

Nanti aku keluar sebagai napi.

Kok bicara begitu sih?

Masih panas.

Panas.

Oh, sekarang kau di sini?

No. 1, sepak bola.

No. 2, kepala hantu. Juga ada no. 3.

- Abnormal...? - No. 3 yang lain, kau mau apa?

Saat lihat wajahmu, ku memikirkannya..

Aku gak mau sekolah.

Ada apa?

Bulan depan kau akan lulus, maksudmu apa?

Jangan bercanda.

Ada nasi?

Kau kira kita punya?

Leluconmu norak.

Masakin lagi.

Gak ada lagi.

Hei.

Malam ini hati-hati.

- Kalau kembali beliin es loli. - Aku mau rasa coklat.

Tidak, beli satu saja.

Wow! Bau apaan ini?

Hidupmu enak sekali.

Apa?

Berdiri, ikut aku.

Cepat berdiri!

-=Pemandian Umum=-

Aku menang. Beliin semangkuk mie kering.

Hei, kau bilang mau main jujur.

Pukul. Pukul.

Seung Bong, pukul yang benar.

Hei, mainnya jangan begitu.

Giliranmu.

Aku pesan 4 jjajjangmyeon. Tolong kirim kesini.

Hei, masih kenapa pesan jjajjangmyeon?

Diamlah.

Hei, gak jadi.

Kita main dulu.

Iya, Hyeong-nim

Sepertinya kalian sering ngumpul di sini.

Hei, senang bertemu denganmu.

Tahun depan kau akan gabung Timnas?

Aku tak main sepak bola.

Kenapa?

Aku menunggumu jadi pemain profesional.

- Aku sudah tak di sana... - Minta maaf untuk apa?

Ayo main bersama.

Kami mau makan.

Iya, baiklah.

Kalau begitu

lain kali kita makan-makan.

Ini...

masukin nomormu di sini.

Ku rasa...

...orang tak tahu cara berterima kasih.

Kau memperlakukan...

- ...Young Hoon dengan baik. - Iya.

- Jangan sampai ketahuan. Jangan menoleh. - Benar.

Hei, menakutkan sekali masuk sekolah.

Kulihat dia di high-speed rail dan aku tahu dia anggota geng.

Bagaimana dia?

Aku tak tahu mengenainya.

Dae Joon mengurusmu dari SMA, ya?

Itu hubungan antara nenekku dan dia.

Jangan menelponnya, tak ada hubungan dengannya.

Tahu, Nyuk.

Bisa ke ruang belajar sekarang?

Anak ini akan jatuh seperti ini.

Republik Korea.

Opsir Polisi.

Iya, iya.

Kau gila.

- Kau - Bisikin saja.

Kau tak apa "kan?

Ada apa?

Aku "kan datang.

-=Soal dan Pembahasan Ujian=-

Aiyoo. Kau bagus. Aku tahu cara pengurangan dan penjumlahan.

Entah harus ngomong apa.

Aku dulu rajin belajar, tahu?

Kau membicarakan Korea masa jadul?

Kau gak tahu Korea Utara?

Memangnya aku harus tahu?

Kunyuk satu ini. Kalau kau diusir dari tim sepak bola, maka jangan malas belajar.

Oh?

Mereka bosan makanya hari ini mereka keluar?

Mari kita lakukan yang terbaik.

Jancuk.

A-A-Apa?

Kau... Kau malas membacanya.

Sekarang beginilah dirimu. Ini cerita masa depanmu.

Aigoo. Dasar.

Turunkan kakimu.

Aiyoo.

- Apa? - Hei, cepat kesini napa?

=Anggota yang lain mencarimu.=

Aku tak pergi.

=Jangan anggap dirimu paling hebat.=

=Aigoo. Dalam 2 game kau akan dapat 1 juta.=

Kenapa? Siapa itu?

Pelatih gilaku.

Gila satu itu...

- Aku akan pergi! =Kau bilang apa, Nyuk?=

-=Dae Joon Hyeong-nim=-

=Young Hoon, kau sibuk?=

Baru kali ini?

Iya.

Ah...

Aku ke toilet sebentar.

Dia ada.

Iya, makasih.

Nih. 30,000 won.

Tak... Tak usah.

Buruan ambil. Aku masih sibuk.

Aku eneg makan ramyeon.

Capek makan di minimart makanan.

Aku ingin sekali makan masakan rumahan.

Hei.

Bisakah ku singkirkan kehidupan ramyeon dan punya ijazah SMA?

Meskipun hanya makan ramyeon, kau harus dapat ijazah.

Ada apa?

Kenapa kau tadi terus melihati hapemu?

Begini...

- Hari ini... - Aku mau angkat telpon dulu.

Mau kemana?

=Selamat. Anda diterima. Silakan cek informasi lain dari peserta yang anda lihat=

=Peserta Ujian Polisi lolos tahap kedua 2018=

=Nama: Yoo Seung Bong ~ Peserta Ujian No: 10035= =Tanggal Penerimaan: 08-11-2018 ~ Tempat Permohonan: Gyeong Nam=

- Oh, kau datang. - Masuklah.

- Kau datang. - Aigoo, Yoo Banjang-nim datang.

Selamat datang. Silakan duduk di sini.

Hei. Kenapa datang telat? Semua sudah di sini.

Aku baru lulus ujian tertulis.

Hei, si bodoh ini lulus ujian.

Tae Kyung.

Jangan memanggilnya saat dia belajar.

Apa katamu?

Bukan kami.

- Iya, 'kan? - Benar.

Hei, kami pun sibuk, sulit bertemu dia.

Dia lagi pacaran?

Katakan.

Ini mungkin membuatmu khawatir.

Kami sangat ingin mengatakannya padamu.

Iya. Makan yang banyak.

- Kalian sudah bekerja keras. - Iya!

Benar.

Kau di sini?

Bos...

Dia Kim Young Hoon.

Dia adikku yang tinggal di sebelah saat kita masih kecil.

Aku selalu baik dan juga merawatnya.

Aku banyak mengajarinya.

Young Hoon, kau harus belajar bersama mereka dengan baik.

Aku akan berusaha yang terbaik.

Baik.

Kau iri?

Duduklah di sana.

Gelasmu.

Parabolanya dibuat dengan cara seperti ini.

Aku tahu, kau diamlah.

Sial!

- Aiyoo. - Oh?

Kau anak kecil?

Belilah jokbal dan makanlah itu.

Kunyuk satu ini, kau masih ke sana?

Hei, saat kita SMP, kita memanggang dan sepanjang perjalanan makan ubi.

Juga, pake SPP kita. Sudah lupa?

Kau masih saja cerita masa lalu.

Sekarang dia tak melakukan hal remeh begitu.

Tapi, kau tahu ini?

Dae Joon... dan wakil ketua berkolusi...

...dan dia membuatnya masuk penjara.

- Kau beneran gila? - Apa itu berita palsu?

Aigoo. Berhentilah berkelahi.

Kau mabuk? Sial.

- Kau kenapa sih? - Hei, Kim Young Hoon...

- Sekarang ini apa yang kau lakukan? - Oh, kau di sini?

Maaf tak datang ke perayaanmu.

Selamat.

Ayo keluar.

Dasar. Kau merusak suasana di sini.

Kau tak tahu yang ku minta, apa yang kau lakukan?

Kau tahu...

...kenapa keparat itu membiarkanmu menjalankan bisnis ini?

- Memangnya apa? - Orang yang hanya mengambil pisau...

karena disuruh.

Orang bodoh yang rela dipenjara untuk mereka.

Apa itu jadi pertanyaan di ujian?

Menurutmu aku gimana?

Orang dengan pisau...

...yang dipenjara?

- Hentikan. Seung Bong mengkhawatirkanmu... - Sejak kapan?

Kau tak perlu khawatir.

D

Da

Dam

Damn

Damn!

Damn!S

Damn!Su

Damn!Sup

Damn!Super

Damn!Super

Damn!SuperS

Damn!SuperSu

Damn!SuperSub

Damn!SuperSub

Damn!SuperSub I

Damn!SuperSub In

Damn!SuperSub Ind

Damn!SuperSub Indo

Damn!SuperSub Indon

Damn!SuperSub Indone

Damn!SuperSub Indones

Damn!SuperSub Indonesi

Damn!SuperSub Indonesia

Diterjemahkan oleh: ~ Ifabee ~

Diterjemahkan oleh: ~ IG @bu_lebah ~

Joon Young.

Aku tak akan terintimidasi.

-=2019 Tes Skolastik Masuk Universitas=- -=Wilayah 13, Gyeongsangnam-do, Depdiknas -=- SMA Hokkaido, Ujian ke-18=-

- Siapa itu? - Oh?

- Young Hoon! - Oh?

- Ujiannya gimana? - Iya...

Masuklah.

Ini mobilmu?

Gak mau masuk?

Oh, ayo masuk.

Masuklah.

- Kau mengendarai ini!? - Wow!

Punya asuransi, kan?

Kita akan pergi.

Wow! Daebak.

Hei, jalur kiri.

- Hei, jalur kiri! - Hei, jangan khawatir!

Itu garis kuning ganda?

Aku tahu. Aku tahu!

Hei, kau harus ikut ujian dapat SIM lagi.

Garis kuning gandanya tak ada? Di sisi kiriku.

Aku tahu itu, oke?

Kenapa kau tak bisa mengikuti garis kuning ganda?

Tak apa?

Sekarang terlihat lebih baik.

Hei, kau kesini.

Rapatkan badan.

Hari ini kau rapi.

Iya...

Kau terpesona olehku?

Akan ku foto.

Tunggu sebentar.

Mereka tak punya foto kelulusan.

Foto yang bagus ya.

Iya, mengerti..

Baiklah, ku foto sekarang.

1, 2, 3...

Aku meminta mereka kesini. Hari ini kau tak bisa pulang.

- Kufoto lagi. - Yang bagus ya, Pak.

1, 2, 3...

Perih di hatiku karena kehilanganmu...

Hatiku yang hampa, sekarang ku tak bisa hidup.

Perih di hati karena kehilanganmu...

Hatiku yang hampa, hari jadi terasa semakin sedih...

Di Sabtu malam.

Tepat di hari itu.

Oh...

Baiklah.

Coba ku lihat.

Ini dia.

Pesanan Anda datang.

Oh, cepat amat.

Setelahnya kau bisa ambil lagi.

Dia temanku.

Aku pergi.

Hei, Tae Kyung.

Kau kenapa?

Aku tak mau kesini lagi.

Pesan saja dari penjual lain.

Kau mau kemana?

Tae Kyung...

Young Hoon.

Kau melarikan diri?

Tidak.

Kenapa di sini masih ada wanita?

Jangan buat keributan di sini.

Keparat, beraninya kau memerintahku!

Tahu siapa aku!? Huh!?

Panggil bosmu!

Berani-beraninya dia. Tak tahu siapa bosnya?

Kenapa?

Kau capek?

Tidak.

Temanku punya hotel di dekat pantai.

Kau mau nyebarin beritanya?

Tidak. Tidak apa-apa.

Biar temanku ku beritahu, jadi bawa sekalian temanmu kesana.

Bawa juga wine.

Terima kasih.

Tak perlu berterima kasih.

Baiklah. Kalau begitu, selamat bersenang-senang di sana.

Iya, Hyeong-nim.

Wow, banyak samgyeopsal di sini.

20 bungkus.

Itu sudah cukup.

20 bungkus pork jowl.

Sepertinya aku tak akan lapar.

- Apa itu? - Oh, kau datang.

Hei, teman-teman.

Cepat masuk. Kita harus pergi sebelum macet di mana-mana.

Iya.

- Pergi sekarang? - Apa ini?

Samchon-ku, jadi ayo berangkat.

- Bagasinya kututup. - Samchon?

Perihnya hatiku karena kehilanganmu...

Hatiku yang hampa, sekarang ku tak bisa hidup.

Hatiku yang perih karena kehilanganmu...

Hatiku yang hampa, hari itu jadi semakin sedih...

- Whoa! Ku pikir aku sudah mati. - Sakit. Sakit.

Pada saat itu, aku di tengah.

Aku duduk di depan dan hampir tergencet, makanya kepalaku kepentok.

Whoa! Aku hampir mati.

Hei, berandalan ini. Ku pikir berhenti tiba-tiba.

Ini bagaimana?

Bisa kau ikut ujian dengan kaki diperban?

Kim Young Hoon-ssi.

Anda siapa?

Kau bercanda?

Anda dokter?

Perlu memberi 100 juta?

Bocah ini pasti marah.

Tenanglah dulu.

Aku hanya mengikuti yang tertera di prosedur.

Dasar.

Kebijakan asuransinya...

...selama kau tahu nomor ID-nya kau bisa dapat asuransinya orang lain.

Sangat sederhana untuk mendapatkan polisnya.

Ada banyak penipuan untuk mendapatkan uang asuransi, kau tahu?

Orang yang diasuransikan ini...

...namanya Dae Jun.

Apa hubunganmu dengannya?

Aku hyeongnya.

Anda di sini, hyeong-nim?

Kau baik-baik saja?

Ah. Kau benar-benar...

Maksudku... Dia adikku saat kami masih kecil

ku katakan aku akan bepergian, jadi ku minta kau mengurus ini.

Ada masalah?

Dasar.

Teman itu... sudah mau jadi polisi...

...dan akan segera mengikuti ujian fisik

tapi tak bisa karena kakinya.

Yang benar saja.

Sebelumnya, aku membencinya

tapi apa menurutmu ini tak berlebihan?

Bukan begitu.

Kita bicara di luar, ya? Ayo keluar.

Sial.

Kau tak perlu memberinya uang, jadi tak apa-apa sekarang.

Istirahatlah.

Iya. Terima kasih.

- Biaya perbaikan... - Jangan khawatirkan biaya perbaikan.

Meskipun biaya perbaikannya agak mahal, gimana lagi?

Biaya perawatannya biar aku saja.

Ini.

Traktir teman-temanmu dengan ini.

Tebuslah.

Kenapa?

Ada yang mau kau katakan?

Tidak.

Terima kasih sudah mengurus kami.

Iya.

Masuklah.

Hei.

Kau menjual kami demi uang.

- Hei, Tae Kyung. - Dasar gila!

Entah berapapun banyaknya, harusnya jangan kau terima.

Hei. Dia harus kerja keras supaya lulus ujian tertulis. Haruskah kau membuatnya begitu?

- Hei! Young Hoon terluka, hentikan ini! - Dia yang harusnya berhenti!

Hei!

Katakan.

Apa aku berlebihan?

Huh!?

Hei, Seung Bong.

Menurutmu begitu?

Sekarang aku terlihat nyaman?

Hei! Kau mau kemana?

- Hentikan. - Lepaskan aku.

- Hentikan. - Cepat lepaskan!

-=586, Kim Young Hoon=-

Anda datang, Hyeong-nim.

Sekarang kau tak apa-apa?

- Iya. - Baguslah.

2... oke. Kita mulai. 1...

1, 2... Pukul! Hei...

- Itu... Maaf.

Kau tak apa-apa?

Tak apa-apa. Kusuruh kau menyembunyikannya.

Hei, Joon Young.

- Tak bisa, kan? - Iya.

Kau harus berhati-hati.

Besok kemarilah.

Perbannya harus diganti.

Terima kasih, Dok.

Kau baik-baik saja?

Aku baik.

Masuklah.

Aku akan mengantarmu ke tempat ujian.

Aku naik bus saja.

Baiklah.

Semoga berhasil.

Hei, Kim Young Hoon.

Tak ada yang mau kau katakan?

Aku harus ngomong apa?

Pikirkan apapun yang kau mau.

Kalau besok kau kesini, ajaklah Young Hoon.

- Young Hoon...? - Belakangan apa yang dilakukannya?

Aku tak pernah dengar kabarnya sejak meninggalkan tim.

Hari ini pelatih mengunjungiku.

Dia bilang berhenti main sepak bola.

Apapun kerjaannya, ku rasa lututnya sakit. Segera bawa dia ke rumah sakit.

Lututnya Young Hoon kenapa?

Hei, ayo lari!

Pergilah!

Lepaskan aku dan pergilah. Cepat!

- Pergilah! - Ayo pergi!

Young Hoon! Lepaskan aku!

Young Hoon. Sial!

- Jangan. - Young Hoon...

Pergi!

Ujianmu sudah selesai?

Iya, aku sudah berusaha yang terbaik.

Bagus.

Ah. Mau lihat fotomu?

Kalau aku ingin foto bersama, kenapa kalian tidak?

Young Hoon...

...akan datang?

Kami tak menelponnya.

Hei, bukan begitu.

Young Hoon sementara ini mungkin kehilangan akal sehatnya.

Bukan sementara.

Sekarang dia tak mau kesini.

Tak mungkin. Young Hoon...

...di tengah perjalanan sengaja kembali?

Kau bahkan belum tahu yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hei.

Gara-gara Young Hoon, semua kesal dan pergi.

Orang asuransi tak percaya penipuan asuransi itu tak benar?

Dari yang ku lihat...

...saat kita bersenang-senang

preman Dae Joon di sana dan menyerahkan uang padanya.

Benar.

Biarkan saja. Entah seberapa sibuknya dirimu

- bagaimana bisa kau tak mengetahuinya? - Hei.

- Diam sajalah. - Kau yang harusnya diam.

Sampai kapan kau akan menyembunyikannya darinya?

Tahu kalau kau mirip Halmeoni?

Ada sesuatu yang tak ku ketahui?

Karena otaknya tak begitu encer

hanya pelatih yang bisa melatihnya dan membuat lututnya sembuh.

Hanya karena otaknya tak encer

selama tamunya adalah temannya, biarkan saja menginap.

Setidaknya beri orang itu mi instan untuk dimasak.

- Bicara apa kau ini? - Keparat kau!

Kalalu pikiran kalian agak terbuka

aku tak akan memilih itu, saat itu.

Tapi, melihat ini sekarang

yang jahat adalah dirimu.

Siapa yang sengaja membiarkannya! Sialan.

Kapan kita bayar hutang?

Bukankah kau hanya menyimpan perhitungan dengannya?

- Dae Joon! - Dae Joon!

- Keluarlah, Dae Joon. - Keluarlah Dae Joon!

Siapa mereka? Apa yang terjadi?

- Lari. - Di mana kau, Dae Joon!?

Berandal ini!

Sedang apa kau?

Hei, berandal!

Di mana kau sembunyi? Di mana kau?

Di mana dia!?

Di mana kau!?

Keluar, keparat!

Kenapa kau datang kesini?

Aku tak bisa tidur.

Bagus.

Mau tidur di sini?

Kau pengecut ingin jadi gangster.

Jangan dibubarkan. Biarkan saja.

Baiklah.

Aku mengerti, jadi tidurlah di sini. Huh?

Jangan tanya aku.

Apa yang akan kau lakukan?

Belakangan ini aku mimpi buruk.

Ini membantuku tidur nyenyak.

Sampai sekarang itu masih ada.

Apa yang kau impikan?

Mengenai halmeoni.

Berarti mimpi bagus dong?

Halmeoni kerap datang di mimpiku.

Karena kau melakukan hal yang tak penting.

- Mimpi itu kebalikannya. - Hei...

Jangan memunggungiku.

Kau tak perlu tidur menghadapku.

- Huh? - Kemarilah.

- Kau gila. - Gak kesini?

Oh. Dasar. Kunyuk satu ini.

Kau harus janji.

Iya.

Kerjaan kemarin membuatmu takut?

Supaya berkembang kau harus belajar seperti ini.

Maafkan aku.

Selama ini Anda pasti mengkhawatirkanku.

- Tapi ini sepertinya tak cocok untukku. - Young Hoon...

Kau bukan yang menilai cocok tidaknya kerjaanmu.

Di sana kau hanya membacot padahal tak bisa kerja.

Lagian, yang kau omongkan tak sopan.

Aku harus banyak mengurusmu.

Aku akan kirim beberapa kerjaan berat untukmu nanti

jadi coba katakan sesuatu entah kau cocok atau tidak.

Aku mengerti sekarang Anda marah.

Aku benar-benar minta maaf.

Dan terima kasih.

Tapi tak semudah itu.

Ku minta padamu, Young Hoon.

Karena penipuan asuransi teman-temanmu makan enak.

Kau harus kesana sekali, tapi apa temanmu bisa mengatasinya?

Benar.

Seung Bong, bagaimana?

Dia akan segera jadi polisi.

D

Da

Dam

Damn

Damn!

Damn!S

Damn!Su

Damn!Sup

Damn!Super

Damn!Super

Damn!SuperS

Damn!SuperSu

Damn!SuperSub

Damn!SuperSub

Damn!SuperSub I

Damn!SuperSub In

Damn!SuperSub Ind

Damn!SuperSub Indo

Damn!SuperSub Indon

Damn!SuperSub Indone

Damn!SuperSub Indones

Damn!SuperSub Indonesi

Damn!SuperSub Indonesia

Diterjemahkan oleh: ~ Ifabee ~

Diterjemahkan oleh: ~ IG @bu_lebah ~

Oh, Young Hoon.

Kesini mau mancing?

Kau mancing...

...di sini tiap hari. Mancing apa?

Kalian...

Sampai kapan akan duduk di sini...

...makan jjajjangmyeon dan makan tangsuyuk di sini?

Kau akan berhenti?

Wajahku sudah babak belur.

Senang melihatmu masih memancing.

Mintalah kerjaan ke Hyeong-nim.

Aku tak menyangka kalian seburuk ini.

Aku juga tak suka, maklumilah.

Ada orang?

Halmeoni, aku dapat medali.

Halmeoni tak punya uang.

aku tak berlatih Taekwondo.

Ini karena dapat kupon gratis.

Aku tak tanya mengenai itu.

Ajussi, Anda rentenir?

Apa aku terlihat seperti rentenir?

Tidak.

Kau bercanda? dari mana yang membuatku seperti rentenir?

Jadi pikirkan halmeoni, jangan sampai basah kuyup kena hujan.

Hei, biarkan saja.

Bajunya basah. Jangan begini, masuklah.

Hutangnya ayah berapa?

Keringkan.

Aku akan kembali.

Tak bagus untuk kesehatan.

Mungkin aku tak punya uang, tapi besar nanti hutang-hutangnya akan ku bayar.

Itu sebabnya, tolong berhentilah menagih nenekku.

Gimana caramu dapat uang?

nanti, kalau aku ikut Olimpiade dan dapat medali

aku akan dapat hadiah uang dan ada di iklan.

Dengan begitu, aku akan dapat uang.

Bagaimana ini berubah?

Mau ramyeon?

Aku sudah muak.

Makan yang banyak.

Halmeoni, hari ini aku masukin 2 gol.

Oh, benarkah?

Bukan kau yang melakukannya.

Tapi kenapa kau makan di sini lagi dengan kami?

Halmeoni, larang dia makan dengan kita.

Aigoo. Cucu nenek yang pinter.

Duduklah, makan sini.

Halmeoni, aku mau ramyeon.

Masaklah ramyeon dan nasi juga.

Halmeoni, ku mohon. Jangan mainkan itu, Aku tak suka mendengarnya.

Aku ingin makan ramyeon.

Baiklah. Nenek akan masak ramyeon untukmu.

Makan saja nasi dan ramyeonnya.

Seung Bong, nikmatilah makan ramyoennya.

- Iya. - Oh, iya.

Kau kesini untuk makan?

Masakan nenekmu agak berbeda dari masakan nenekku.

Tapi masih oke

jadi makanlah saat masih bisa makan.

Ini untuk cuci piringnya.

Tidak mau.

Aku tahu kalau uang itu kau berikan, aku harus bayar 2 sampai 3x lipat.

Dan, mencuci piring sebetulnya kerjaanku.

Sepertinya kau benar-benar harus belajar.

Kim Young Hoon.

Ada yang besuk.

Dia juga... menolak bertemu dengan Anda hari ini.

-=Membuat Puisi [Keluarga]=-

Kim Young Hoon.

Keluarlah.

Cepat keluar.

Hanya... karena tak ada yang datang jadi aku yang datang.

Aiyoo. Keparat tak berguna ini.

Hei.

Aku belajar dari saat kau mabuk dan hampir mati.

Aku hanya memintamu melakukan hal kecil, tapi kau tak bisa melakukannya?

Kau kira aku bercanda?

Hyeong-nim.

Kim Chang Sook...

Kim Chang Sook muncul.

Kau datang?

Bagaimana dengan... si kepala botak?

Wajahmu benar-benar bengkak.

Aku...

tadi agak kasar.

Kau adik yang ku sayangi semenjak kecil.

Kau tak bisa bermain sepak bola.

Kau bahkan tak punya satupun yang kau cintai.

Bukankah sama seperti ayahku ke Timur Tengah?

Aku...

...juga dibesarkan halmeoni.

Aku pun mengalami banyak kepahitan.

Melihat situasimu, rasanya menyedihkan, makanya aku membawamu.

Aku tak tahu kalau kau berjuang seperti ini.

Young Hoon.

Aku... akan lakukan apapun yang kau minta.

Untuk terakhir kalinya...

sekali lagi tolong bantu aku.

Kau akan dipenjara sebentar saja.

Aku tahu kenapa...

...para preman itu memintamu melakukan yang mereka suruh.

Yang tak berfikir masuk penjara untuk mereka, berdasarkan instruksi mereka.

Orang yang akan jadi kambing hitam untuk mereka.

Percayalah. Karena pertama berbuat kriminal kau akan segera dibebaskan.

Lihat, kau tak perlu wamil.

Lihat dari sudut yang lain, bagus demi kebaikanmu.

Aku tak akan membiarkanmu masuk sana semudah itu.

Setelah keluar, aku akan membantumu buka kedai kecil...

Aku tak mau.

Apa? Kau tak mau?

Iya.

Aku tak mau.

Ayo.

Young Hoon.

Keluarlah.

Halmeoni...

Halmeoni...

Halmeoni memintaku memberikan ini padamu.

Jangan bilang begitu...

...Halmeoni tidak mati.

Halmeoni...

...tidak mati.

Keluar dari sini.

Cepat keluar dari sini!

Keluar dari sini...

Keluar dari sini...

Apa?

Keparat itu kemana?

Capat cari dia!

Hei, keparat!

Terima kasih.

Tak sedingin itu.

Sebelumnya kau terluka, kakimu sekarang sudah baikan?

Itu...

Kenapa memanggil kami?

Ayo makan dulu.

- Halo? - Hei! keparat!

Kenapa tak mengunjungiku?

Kau tak tahu betapa takutnya aku kalau Halmeoni tak di sini lagi?

Kemarilah! Keparat kau!

Kenapa?

Ada apa?

Aku mau masuk tentara.

Apa katamu?

Kau tak jadi anggota kepolisian?

Kau tahu wawancara terakhirmu minggu depan.

Aku tak akan ikut ujian.

Aku akan masuk tentara.

Jangan bertele-tele.

Aku melamar jadi pendampingnya Young Hoon.

Ku dengar ini cara tercepat melakukannya.

Seung Bong...

Kau tahu...

...nilai yang diperoleh Young Hoon...

...di ujiannya?

24 poin.

Dia tidak melewati tiap soal dari ujian tertulis.

Itu sebabnya.

Sudah ku putuskan.

Tahu dari mana yang itu?

Hanya karena aku sering mendengarnya...

...bilang dia ingin berhenti.

Tapi dia tak bisa lari dari sana.

Aku bisa lihat dari lubuk hatinya dia menangis.

Aku tanya situasinya Dae Joon.

Pimpinan yang sebenarnya mau keluar penjara.

Jadi, Young Hoon benar-benar akan mati di tangan mereka.

Kau mungkin... harus bilang

boleh aku menemuinya denganmu?

Joon Young.

Tae Kyung.

Aku akan menyebut masa lalu sekali lagi.

Keparat itu...

Masalah ini tidak diungkit olehnya hingga sekarang.

Begitu pula kita.

Dulu...

aku tak seharusnya meninggalkan Young Hoon sendirian.

Hal jahat dari kita sekarang...

...membuatnya terluka.

Mengetahui semua itu dan menyembunyikan itu semua...

...membuatku benar-benar jahat.

Kau yang melarikan diri, keparat.

Setelah Young Hoon keluar dari kantor itu

Di ruang kosong tanpa halmeoni, dia mimpi buruk dan tak bisa tidur.

Bukankah itu karena kau takut melarikan diri dulu?

Saat itu

Joon Young, keparat itu

hanya diam melihatnya hancur.

Setelah itu, Young Hoon tak pernah hidup baik.

Tapi, kenapa kau baru katakan ini sekarang?

Makanya, kali ini

aku harus berada di sisinya.

Oh? Apa ini?

Biarkan dia pake pakaian!

Young Hoon.

Kau lapar, kan?

Pesanan makanan anda di sini.

Oh~

Young Hoon, temanmu datang.

Lihat dia. Wow!

Kau jadi tak berguna di matanya.

Semua temannya Bos di lingkungan sini sudah pada melarikan diri.

Kita akan... membantu seseorang dan memanfaatkannya demi keuntungan kita.

Begitu 'kan, Young Hoon?

Kau yang akan ke penjara demi mereka.

Lihat keparat ini sekarang pura-pura tak mengenalmu.

Hei!

Iya?

Kau tak memberiku sumpit jjajangmyeon.

Ah. Iya.

Bos adalah seseorang yang pasti akan balas dendam.

Makanlah dulu dan lakukan yang kami suruh.

Mandi dulu

terus kita akan ke kantor polisi, huh?

Di Sabtu malam...

Tepat di hari itu.

Sabtu malam...

Kau pergi.

Aku nonton TV.

Aku pergi. Akan keluar sebelum jam 2 sore.

Jangan lupa.

Sekarang pergilah. Sudah jam 2.

Kau benar-benar melakukan hal seperti ini.

Tunggu apa?

Naik gih.

Apa ini?

Kenapa?

Hei, Tae Kyung.

Aku jelas bilang kau harus hidup dengan baik.

Supaya kau tak makan jjajjangmyeon lagi.

Membuatku kesal, tahu?

Maaf.

Aku kabur sendiri.

Aku sangat ingin menghajar keparat-keparat itu.

Tapi, aku takut.

Kau tahu...

...aku sangat kejam.

Ngapain dia di sini?

Dia menunggumu.

Naiklah.

-=Lee Bok Rae=- -=Kami mencintaimu, Halmeoni.=-

Untungnya menggunakan holang.

Iya, 'kan?

Untungnya, musim dinginnya tak begitu dingin.

Kenapa tetiba bicara mengenai halmeoni?

Aku pernah bilang?

Kau...

...sangat mirip dengan Halmeoni.

Terutama matamu.

Bicara apa kau?

Halmeoni-ku...

...pengelihatannya terganggu.

Beliau tahu aku orang baik.

-=Keluarga=-

Mata halmeoni-ku...

...sangat indah.

Tapi sekarang

aku tak bisa melihat halmeoni.

Kalau sekarang beliau melihatku

aku takut mata halmeoni akan kotor.

Halmeoniku...

...sering kali menyuapiku.

Di mata halmeoni

aku masih anak kecil.

Halmeoni... bisa menyuapiku, membantuku mandi

supaya bersih?

Supaya aku...

...bersih?

Aku juga.

Alasan kau tak bisa melihat Halmeoni...

...juga alasan kenapa aku tak bisa menemuimu.

Tak seharusnya kau ku tinggalkan sendiri.

Harusnya aku bersamamu.

Maafkan aku dulu, Young Hoon...

...juga sekarang.

Apa ini?

Hari ini aku wajib militer.

Cepat pergi, naik kereta.

Dasar gila.

Kita pergi sama-sama, Nyuk.

Kau anggota keluarga.

Kau harus tetap sehat.

Kita terlambat.

Sedang apa di luar?

Kau benar-benar...

...lagi banyak pikiran.

Kenapa kau begitu?

Kepalamu sakit sekali?

Atau kau...

...masih tak percaya kami?

Keparat satu ini.

Kau marah?

Aku ingin meninggalkan kerjaan ini

tapi masih harus mempelajarinya...

...dan terus melakukan hal kotor.

Makanya...

Masih 2 menit.

Jangan terlambat.

Young Hoon.

Kau merasa bersalah?

Aku ingin tahu kenapa kau harus mengerjakan tugas.

aku tak pernah berfikir kau melakukannya.

Kau yang kasih tahu

...di mana botak keparat itu sembunyi.

Aku tak sebodoh itu.

Setelah kau mandi, ayo pergi.

Aku ingin meninggalkan kerjaan ini

tapi aku masih mempelajarinya...

...dan terus melakukan hal kotor.

Makanya

Aku kehilangan waktu yang tepat.

Berikan beberapa.

Kemarilah.

Makan lagi.

D

Da

Dam

Damn

Damn!

Damn!S

Damn!Su

Damn!Sup

Damn!Super

Damn!Super

Damn!SuperS

Damn!SuperSu

Damn!SuperSub

Damn!SuperSub

Damn!SuperSub I

Damn!SuperSub In

Damn!SuperSub Ind

Damn!SuperSub Indo

Damn!SuperSub Indon

Damn!SuperSub Indone

Damn!SuperSub Indones

Damn!SuperSub Indonesi

Damn!SuperSub Indonesia

facebook.com/DamnSuperSubIndo

Diterjemahkan oleh: ~ Ifabee ~

Diterjemahkan oleh: ~ IG @bu_lebah ~

Terima kasih sudah menonton tvN Drama Stage 2019 "Midnight" bersama subtitle Damn!SuperSub Indonesia

-=Midnight=-

-=Pemandiam Umum=-

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.