All language subtitles for Tong Pi Tie Gu Fang Shi Yu.2021.HD1080P.X264.AAC.Mandarin.CHS

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

KEPADA SITUS NONTON STREAMING, MOHON TIDAK MERUBAH KONTEN APAPUN DI DALAM SUBTITEL INI

k

kl

kli

klik

klikb

klikbe

klikber

klikberh

klikberha

klikberhad

klikberhadi

klikberhadia

klikberhadiah

klikberhadiah.

klikberhadiah.c

klikberhadiah.co

klikberhadiah.com

klikberhadiah.com

klikberhadiah.com

klikberhadiah.com d

klikberhadiah.com da

klikberhadiah.com dan

klikberhadiah.com dan

klikberhadiah.com dan W

klikberhadiah.com dan WU

klikberhadiah.com dan WUJ

klikberhadiah.com dan WUJU

klikberhadiah.com dan WUJUD

klikberhadiah.com dan WUJUDK

klikberhadiah.com dan WUJUDKA

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN I

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN IM

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN IMP

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN IMPI

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN IMPIA

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN IMPIAN

klik ber ha diah .c om dan WUJUDKAN IMPIAN!

terjemahan broth3rmax

Balai Manusia-kayu

adalah tanah rahasia

juga ujian terakhir bagi seorang pendekar Kungfu Shaolin ,

Fang Shiyu,

majulah!

Murid shaolin Fang Shiyu

siap menjalankan ujian.

Lulus!

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

Hiya!

Shiyu, sifatmu susah diatur.

Ibumu mengirimmu ke sini

untuk menempa karaktermu dengan Kungfu.

Hiya!

Setelah kembali ke rumah, ingat. Janganlah jadi anak agresif dan suka berkelahi.

Akan kupatuhi pesan guru.

Hiya!

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN IMPIAN!

Lord Eh, Lord Eh! Sebelumnya hamba memang ceroboh.

Biar hamba tebus kesalahan hamba.

Tuan Jiang,

aku kuatir kau tak bisa menilai kesalahan.

Kerugian dari hilangnya buku kas

terlalu mahal bagimu menggantinya meski dengan nyawamu.

Tuanku! Tuanku! Mohon ampuni hamba Tuanku.

Lord Wu mengirimku ke sini sebelumnya untuk ngurus inspektur.

Kau dihukum karena membuat kesalahan sebesar seperti itu.

Siapa orang-orang itu?

Mereka dulu bawahannya Jendral Jiang Chengguang dari Guangzhou.

Katanya Jendral Jiang yang dijebak oleh Lord Wu.

Jiang Chengguang?

Lord Jiang.

Harus ada yang bertanggung jawab

atas kekacauan ini.

Hmm.

Jiang Xihan adalah Gubernur Zhaoqing.

Setelah mengkorupsi 10 juta Liang dari proyek perbaikan sungai,

dia gantung diri untuk menghindari hukuman.

Mereka tak segera bertindak,

umumnya karena mereka mengharapkan Lord Shen, sang inspektur.

Buku kas itu pasti masih di Zhaoqing.

Hamba terima pesan,

besok malam mungkin mereka akan mengadakan pertemuan tertutup.

Sebelum menemukan keberadaan buku kas tersebut,

tak bijak bila "membangunkan anjing tidur".

Lord An, satu orang tidak ada. / Siapa?

Jiang Wen Guang putranya Jiang Xihan.

Dasar bodoh!

Jiang Wenguang pasti tahu sesuatu.

Jangan biarkan dia lolos. / Hamba akan cari dia sekarang.

Biar anjing itu saja yang ngejar dia.

Baik.

Lakukan sekarang!

Mari lihat-lihat sini.

Ikannya masih hidup segar-segar.

Hey!

Berapa harga ikan matinya?

Apa maksudmu?

Fang si Ikan-mati.

Kau kangen aku tidak? / Tidak.

Bilang lagi! / Ya! Ya!

Kangen aku juga ya! Ayo ambili ikannya,

nanti bisa mati betulan.

Mana kakak| kita Zhou?

Dia di rumah.

Shiyu, sudah 4 tahun.

Aku penasaran

apakah kau masih seperti yang dulu.

Oh, ya. Kukira kau kembalinya besok.

Ya, tapi jangan kasih tahu Hua Jie,

dia bakal membunuhku nanti. / Betul juga.

Malam ini ada pertunjukan lampion. Kita jalan-jalan ke sana setelah makan minum kenyang.

Ya, kita mesti lihat itu. Yuk naik kuda sekarang.

Ah, Lao Wang.

Tolong jaga warungnya. / Bisnismu rame juga.

Tolong!

Tolong aku!

Tolong!

Jangan bunuh aku!

Jangan bunuh aku!

Jangan bunuh aku! Jangan bunuh aku!

Tak bertemu beberapa tahun saja, kau sudah gendut lagi.

Hidup makin makmur. Apa aku tak kurus? / Gendutlah, lihat saja.

Nggak, aku kuat.

Serius?

Tolong! Tolong!

Jangan bunuh aku!

Tolong!

Berhenti!

Lancangnya kau mau berniat membunuh di wilayahku!

Hiya!

Hiya!

Hiya! / Shiyu!

Hiya! / Shiyu!

Hiya!

Hiya!

Hiya!

Hiya!

Hiya!

Hiya!

Hiya!

Mohon disimpan baik-baik. / Baik, terima kasih.

Nyonya Fang.

Shiyu berkelahi lagi.

Bagaimana mungkin? Dia belum pulang sampai...

Si bandel ini membohongiku lagi.

Hiya!

Hiya!

Berhenti!

Hiya!

Hiya!

Minggir!

Hiya!

Hiya!

Hiya!

Kau kira dirimu siapa?

Tak usah ikut campur!

Kalau kau sangat ingin tahu,

akan kukasih tahu.

Aku adalah

penguasa Zhaoqing tak terkalahkan. / Fang Shiyu!

Dasar bocah tengik! Beraninya membohongiku!

Katamu tak pulang sampai besok.

Aku sangat ingin ketemu ibu,

makanya kumajukan pulangnya sehari. / Sok berkelit lagi.

Ow, aduh! / Kamu bikin ulah lagi setelah pulang. Kamu mau bikin aku gila?

Tidak, ini gara-gara...

Gara-gara apaan? / Hey berhenti kau! Kembali!

Ayo pulang! Cepat! / Hua Jie.

Shiyu, Shiyu.

Sampai ketemu di pertunjukan lampion. / Cepat jalan! / Kamu bisa pulang sendiri 'kan?

Aku pergi dulu. Ahh!!

k l i k b e r h a d i a h . c o m dan WUJUDKAN IMPIAN

Mari, aku ingin bersulang untuk semua yang hadir sekarang.

Bersulang!

Silahkan duduk.

Para utusan.

Menteri saat ini di pemerintahan Wu Tiande

melakukan korupsi dan berkolusi dengan Jiang Xihan

untuk menggelapkan dana proyek. Ini sungguh tak bisa diterima.

Untung saja,

saudara-saudara kita mempertaruhkan nyawa untuk mencegat buku kas itu.

10 hari lagi,

Lord Shen, inspektur yang ditunjuk oleh pengadilan istana akan tiba di Zhaoqing.

Kemudian kita bisa serahkan buku kas itu

dengan bantuan Lord Shen

kita bisa menggulingkan Wu Tiande

dan membalaskan dendam untuk Keluarga Jendral Jiang.

Pembalasan! Pembalasan! Pembalasan!

Menyingkir!

Berhenti!

Erdo.

Ayo pergi!

Erdo, dasar kau antek-antek

gampang dibujuk.

Buku kas itu, serahkan padaku.

Kau mau apa? Sini ambil saja sendiri.

Sungguh tak menghargai.

Bawa dia.

Hua Jie.

Ibu lagi bercanda ya?

Aku belum makan apa-apa, dan sekarang

ibu suruh aku disini semalaman.

Ayo, pukul saja.

Meskipun bisa kutahan, tapi aku tetep mati kelaparan.

Bocah tengik, kau kira aku tak berani?

Kukirim kau ke Kuil Shaolin

untuk memperbaiki moral dan karaktermu dengan Kungfu Cina.

Kau dihukum. Pulang-pulang sudah bikin masalah.

Kalau ayahmu ada disini, pasti dia akan marah. Ya ampun, kau membuatku gila!

Dengar, orang itu mau membunuh orang

di siang bolong. Aku berniat...

Sudah!

Renungi perbuatanmu hari ini.

Mah mau kabur?

Hua Jie.

Mau ibu apakan bajuku?

Akan kusimpan bajumu biar kau tak bisa kabur.

Tuan, Tuan, Tuan, ada masalah!

Putri Tuan hilang. / Apa?

Ya ampun.

Besok itu kompetisi calon suaminya. Sekarang katamu Tuan Putri hilang.

Kau ini tak bisa menjaga orang hidup! Dasar tak guna!

Kau ini bodoh atau gimana?

Dimana dia? Aku ini tanya!

Mbak-Bro Zhou, Fang Shiyu memang pulang hari ini

dan dia diajak pulang sama Hua Jie.

Tapi... entah apakah dia akan ke sini sekarang.

Ngapain kau? / Kau gila ya?

Dengar! Ada orang disana, ayo periksa.

Ya. / Kak, tolong bantu aku.

Ada yang mencariku.

Tapi bukan aku yang mencarimu, lantas kenapa kau menendangku?

Tolonglah! Tolong!

Tunggu disini, mereka datang.

Mana dia? / Bentar, tunggu.

Aku tanya!

Kenapa kasar begitu?

Ngajak berkelahi ya?

Bro, aku tanya

mana gadis yang tadi pakai baju ini?

Ke sana.

Terima kasih banyak. Ayo!

Ikut aku!

Kau mau kemana? / Nyari Fang Shiyu.

Terima kasih ya.

Ya jelaslah!

Mengapa mereka mencari-carimu?

Tiger Lei, guru dari genk Lei, menculik para wanita petani.

Mereka mau membawaku untuk dijadikan simpanan.

Makanya aku kabur saat tengah malam.

Fang... Fang Shiyu!

Mbak-Bro Zhou. / Apaan...

Ngapain kalian? / Kami...

Biar kujelaskan.

Mbak-Bro Zhou.

Fang Shiyu, Fang Shiyu.

Apa kau tak belajar apa-apa di Kuil Shaolin bertahun-tahun ini?

Mbak-Bro Zhou. Mbak-Bro Zhou.

Hey gendut.

Ayo! / Ngapain?

Beri kesaksian! Tak bisa kubiarkan kau merusak hidupku yang tak berdosa.

Kau kenal orang ini? / Tidak.

Kenal ini? / Tidak.

Mbak-Bro Zhou.

Mbak-Bro Zhou! / Gendut! Sini kau.

Apa kau kenal orang ini?

Tidak.

Mereka mau apa nyari Paman Zhou?

Ini tak beres.

Mbak-Bro Zhou!

Mbak-Bro Zhou!

Sudahlah.

Besok temui aku di rumahnya Mbak-Bro Zhou dan bantu jelaskan ini.

Kenapa kau panggil gadis itu Mbak-Bro?

Kau buta apa?

Lingkar pinggang dan tangannya gede.

Sekilas dia mirip pria.

Kurasa tidak.

Kayaknya hari ini dia berdandan rapi.

Begitu ya?

Terserahlah.

Tak gampang menyelinap pergi.

Aku tak akan pulang saja sampai puas bersenang-senang.

Fang Shiyu.

Kau memang brengsek. Tak sangka kau itu mesum.

Kubunuh kau! Kubunuh kau!

Mbak-Bro Zhou. / Ah?

Mengapa kau tak ketuk pintu?

Hmm... mana Paman Zhou? / Ayahku?

Dia pergi ke Guangzhou. Mengapa nyari dia?

Tadi aku ketemu orang genknya Lei

membawa gambarnya Paman Zhou dan menanyai orang di jalan.

Orang-orang itu mencari ayahku.

Mbak-Bro. Mbak-Bro. / Hah?

Barangkali... kau boleh pulang sekarang.

Ah...

Aku... / Sudah, sekarang pergilah.

Bro, kalau ada yang bisa aku bantu,

beritahu saja.

Tak ada. / Aku bisa bantu kok.

Pergi!

Baiklah.

Jangan marah.

Kali ini, aku tak yakin butuh berapa lama untuk menyediakan stok lagi.

10 hari lagi, Lord Shen akan tiba di Zhaoqing.

Dia pejabat yang jujur.

Aku pernah bertemu dia.

Jaga-jaga barangkali aku belum bisa pulang

kau harus serahkan benda ini

pada Lord Shen langsung.

Ini sangat penting.

Kau harus jaga ini baik-baik.

Bila begitu nona, kau lagi menderita.

Ya.

Menurutmu apa ini mirip denganmu?

Apaan? / Sungguh.

Ini untukmu. Terima kasih telah menyelamatkanku.

Ayo.

Hey!

Jangan lupa bantu jelaskan besok.

Ya, pasti.

Oh, aku lupa tanya... siapa namamu?

Fang Shiyu.

Fang Shiyu.

Hey!

Siapa namamu?

Xiao Xuexin.

klik berha diah.com dan WUJUD KAN IMPI AN

Saat kau menemui Mbak-Bro Zhou pastikan jelaskan padanya.

Ya ngerti.

Kak Bro.

Lai Tsai. / Shiyu.

Kenapa bisa?

Oh, tidak.

Meski kakakmu sendiri...

Apa yang kau sangka, Fang Shiyu?

Mbak-Bro Zhou menghilang.

Apa? / Mungkin saja dia pergi keluar?

Dia biasanya di rumah

dan jarang keluar.

Tadi malam aku ketemu orangnya Lei sedang mencari Paman Zhou.

Aku tak tenang, lalu dia pagi ini menghilang.

Tadi katamu, orangnya Lei?

Kuduga dia diculik oleh anak buahnya Lei

aku berniat mau menemuimu.

Ayo, bebaskan dia dari Lei.

Hey, tunggu!

Astaga naga!

Kau cuma kerja serabutan.

Menurutmu kau bisa jadi menantuku? Jangan berlagak bodoh, bawa dia pergi.

Jalan.

Oh, orang ini tampangnya ganteng dan meyakinkan.

Bagaimana aku menyapamu? / Tak usah basa-basi.

Dimana Mbak-Bro Zhou? / Siapa?

Putrinya Paman Zhou.

Putrinya Kak Zhou.

Kurasa kau kemari bukan untuk bertanding.

Kayaknya kau lagi nyari masalah.

Bakal kubuat KO kau.

Lihat saja apa kau masih pura-pura tak tahu.

Bocah tengik!

Ya ampun.

Sudah hentikan!

Aku tak mau bertarung lagi. Aku menyerah.

Ya ampun, kau jago juga.

Mulai sekarang, kau jadi menantuku.

Kau ini ngomong apa?

Hey! Bagaimanapun,

aku ini orang terhormat. Kau harus bantu aku duel tombak untuk jadi calon suami putriku.

Duel tombak jadi calon suami?

Duel tombak untuk memilih calon suami?

Kau kira aku tak ada kerjaan lain apa?

Aduh, kau tadi keras memukulku. Tapi sepadan demi putriku.

Semuanya, silahkan makan permen pernikahannya putriku!

Ya.

Kau mau kemana? / Setelah aku tahu

apakah kau yang membawa Mbak-bro Zhou,

pasti aku akan menantangmu duel.

Jangan pergi. Akan kutunggu kau.

Bagaimana Paman Zhou bisa terlibat dengan gengknya Lei?

Mungkin mbak Zhou pergi ke Guangzhou mencari ayahnya.

Mungkin tidak.

Mbak-Bro!

Minggir kau.

Kalian sedang apa disini?

Kami mencemaskanmu.

Kau menghilang begitu saja pagi-pagi. Kau membuatku hampir...

hampir...

hampir...

Tak perlu mencemaskan aku.

Aku tadi pergi menemui pamanku

yang biasa menyediakan stok buat ayah.

Mereka semua di kota, kecuali ayahku.

Paman Zhou tidak di Guangzhou!

Oh gawat! Apa mungkin dibawa anak buahnya Lei?

Pagi tadi kau bilang mbak-bro ditangkap oleh genknya Lei.

Sekarang dia sudah kembali.

Mana barangku?

Fang Shiyu, mana barangku? / Apa?

Anu. Barang apa?

Sebuah...

Sebuah apa? Katakan.

Apa hubungannya denganku kalau kau kehilangan barang?

Tadi malam kau salah sangka sama aku dan Nona Xiao.

Sekarang kau asal tuduh aku ngambil barangmu.

Mbak-bro.

Lihat, maksudmu barang...

yang ini?

Gendut, mau kau apakan itu?

Mbak-bro, dengar dulu.

Pagi tadi, saat pertama kulihat ini

kurasa ini mirip denganku.

Sekarang, kayaknya beda.

Sebenarnya apa ini?

Kok kayak mirip aku?

Apa maksudnya dia?

Apa dia tahu kalau aku mengukir patung dirinya?

Dasar gendut.

Kenapa kau mencurinya?

Waduh!

Ketahuan nggak ya kalau aku suka sama mbak-bro Zhou?

Gendut, kau sudah kuanggap saudara.

Tak sangka kau ngejar-ngejar aku.

Hmm...

aku belum mengukir patungmu. Aku capek mau istirahat.

Sekarang tolong kalian pergilah!

Pergi! Keluar!

Sekarang!

Kenapa dia ini?

Apa ini patungku? Apa memang tak ada wajahnya.

Patungmu... kurasa kau tak butuh wajah.

Fang Shiyu, keluarlah!

Tuan Lei, apa Shiyu memukulmu atau bagaimana?

Apa kau tak lihat?

Bu Fang.

Kau telah melahirkan putra yang baik.

Aku telah dihajar olehnya di arena hari ini.

Bagaimana kau mau selesaikan ini?

Keluarga kami dianggap terhormat di Zhaoqing.

Kau bawa banyak orang ke sini setelah dikalahkan.

Kami punya harga diri meski kau tidak.

Bu Fang, aku cuma bercanda. Jangan diambil hati.

Arena itu disiapkan untuk

memilih calon suaminya putriku.

Putramu telah mengalahkanku.

Itu berarti, kita jadi besan.

Katakan lagi!

Kubilang sekarang kita jadi besan

dan kita mesti saling menjaga.

Ya ampun! Bu Fang, buka pintunya!

Biar kujelaskan, buka pintunya!

Tuanku.

Pesan dari anak buahnya Lei

orang itu bernama Zhou Feng. Dia mengelola toko kelontong di timur

dan dia punya seorang putri. / Kau tahu harus berbuat apa sekarang.

Ya.

Tak sangka kalau mbak Zhou

tertarik padamu.

Dia sudah kuanggap saudaraku.

Tak kuduga dia naksir aku.

Yang lebih tak bisa diterima lagi si Lai Tsai.

Dia...

Mbak Lei itu mengharapkanmu.

Jika kau harus memilih antara dua orang,

siapa yang akan kau pilih?

Sudahlah, satunya kuanggap saudara dan satunya jelek banget.

Siapa bilang "dia" jelek?

Kenapa kau ini? Mengapa emosi begitu

saat kubilang dia jelek?

Kau pasti sudah ketemu dia di rumahnya Tiger Lei.

Seperti apa wajahnya?

Dia...

lebih cantik dariku.

Masa?

Termasuk diriku.

Bagaimana kalau ada kami bertiga?

Aku pastinya yakin...

Kutemukan dia!

Fang Shiyu, si bocah tengik!

Akhirnya kau kembali juga.

Tingting.

Tingting, dari mana saja kau berhari-hari ini?

Ayah mencari-carimu.

Tingting?

Bukankah ini bagus? Kalian sudah akrab,

mau pergi jalan bareng.

Kau putrinya Tiger Lei?

Memang kenapa?

Apa itu hina?

Tiger Lei ini kejam, semua orang ingin dia dihukum.

Omonganmu itu menyinggung sekali.

Tak masalah kau berprasangka buruk padaku.

Tapi kau tak boleh jahat sama putriku.

Tiger Lei, apa kau yang mebawa paman Zhou?

Ya ampun! Aku tak bersalah!

Itu tak ada hubungannya denganku.

Lord An dari pengadilan istana bilang,

pria yang dalam gambar itu punya dendam pribadi dengannya.

Dia tanya padaku soal tempat tinggalnya.

Pengadilan istana. / Ya, aku cuma mematuhi perintah.

Kalau tidak,

anak buahku bakal kena masalah.

Maka nona Zhou dalam bahaya.

Ada yang tak beres ini.

Mbak-bro!

Fang Shiyu! / Kau mau apa lagi?

Membantulah. / Membantu? Kau serius?

Orang itu dari pengadilan istana. Kita tak bisa menentangnya.

Kalian tunggu apa lagi?

Bawa putriku pulang! Cepat! Sekarang! / Jangan ganggu aku!

Tiger Lei. / Kau ngomong apapun tak kuijinkan pergi.

klikberhadiah.com dan W U J U D K A N I M P I A N!

Ayah.

Rong.

Aku tak apa-apa.

Tuanku, buku kas itu tak ditemukan.

Dimana buku itu?

Kau tak akan bisa menemukannya.

Jika tak kau beritahu

akan kubunuh putrimu.

An Jiunian, masalah ini tak ada kaitannya dengan putriku.

Dia tak tahu apa-apa!

Sungguh mengharukan.

Aku penasaran bagaimana bisa

gadis selembut ini

sanggup menanggung ini.

Rong!

An Jiunian, lepaskan putriku!

Ayah, aku tak apa-apa.

Rong, barang itu

diperoleh dengan mempertaruhkan nyawa

para saudara-saudaraku.

Ayah,

aku tahu.

Kuberi kau kesempatan terakhir.

Kalau kau tak menyerahkan buku kas itu,

akan kukirim kalian berdua ke neraka!

An Jiunian!

Kau...

akan mendapatkan hukumannya!

Dimana buku kas itu?

Kau...

Rong.

Aku...

Maafkan ayah!

Tidak!

Ayah!

Ayah!

Ayah!

Dasar kakek tua bodoh!

Ayah!

Ayah!

Ayah!

Bawa dia!

Mbak-bro! / Shiyu!

Shiyu!

Mereka...

mereka membunuh ayahku!

Paman Zhou?

Siapa kau?

Kau bersekongkol

dengan Zhou Feng.

Omong kosong!

Paman Zhou tokoh paling terhormat bagiku.

Buku kas itu.

Kau membawanya?

Brengsek, dasar kau bajingan!

Shiyu!

Kau pakai cara licik saat kau tak mampu melawan.

Kalau kau merasa tangguh, maka lepaskan dia dulu.

Kalau kau ingin temanmu ini hidup,

temukan buku kas itu.

Aku tak tahu soal buku kas itu

tapi tak akan kubiarkan kau lolos. / Maju lagi akan kubunuh dia!

Mbak-bro!

Shiyu! / Mbak-bro!

Shiyu! / Mbak-bro!

Hamba belum yakin

apakah orang itu memiliki buku kas itu.

Fang Shiyu

bisa melukaimu.

Jika aku jadi dirimu,

aku akan menyerahkan pencarian buku kas padanya.

Hamba bertindak bodoh. / Tidak.

Tu Hemo. / Ya, Tuanku.

Kalian berdua ikutlah An Jiunian.

Jika kalian tak bisa menemukan buku kas itu,

orang itu juga bakal menjadi masalah.

Bunuh dia.

Ya, Tuanku.

Kami akan singkirkan semua rintangan.

Zhuo, berlutut!

Berlutut!

Baiklah.

Sekarang kalian boleh pergi.

Tuan muda, kami menerima surat.

"Jam 3 sampai jam 5, Buku Kas"

"Hutan timur"

Buku kas apaan

sehingga mereka harus membunuh Paman Zhou.

Jika orang-orang itu tak bisa menemukannya di rumahnya Zhou

apa mungkin mereka nyari di tempat lain?

Aku tak tahu.

Yang kutahu

jika aku tak bisa menyelamatkan saudaraku,

aku, Fang Shiyu, akan menjadi lelaki tak berguna.

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

Dimana mbak Zhou? / Apa kau membawa buku kas itu?

Lepaskan dia dulu.

Tentu

kalau sudah kuterima buku itu.

Bedebah!

Ayah! Kau tak apa-apa?

Shiyu, kau tak apa-apa?

Tak apa, Hua Jie.

Kau keracunan. Shiyu!

Tu Hezhuo, bunuh dia!

Jangan coba-coba menentang perintah Lord Eh!

Zhuo, tak usah cemaskan aku.

Turutilah Lord An.

Ayah, kau akan kuobati dulu.

Tu Hezhuo!

Mundur!

Bocah tengik, kau tak apa-apa?

Tuan Lei, ngapain kau kemari?

Ya ampun. Kok bisa mengenaliku?

Logatmu.

Kata Tingting, kalau terjadi apa-apa pada Shiyu

dia tak akan mengakuiku sebagai ayahnya.

Aku ini sudah tua, maksudku... / Ya sudah.

Bantu Shiyu pulang.

Untung saja racun ini tidak langka.

Ramuan ini bisa membantu mengeluarkan racun dengan cepat.

Tunggu sebentar. / Hua Jie.

Jangan cemas.

Lord Wu tanya bagaimana perkembangannya.

Aku mesti bilang apa padanya?

Ini gara-gara kalian berdua penakut.

Tuanku.

Hamba dan putra hamba memang tak punya kemampuan.

Jika ada yang bertanggung jawab,

hamba saja yang menanggungnya.

Ayah. / Menanggung sendiri?

Jika masalah ini makin runyam,

nyawaku sendiripun tak bisa diselamatkan.

Apa kau sanggup?

Kalian berdua akan kuberi

satu kesempatan lagi.

Tu Hezhuo.

Bunuhlah Fang Shiyu.

Maka kuampuni nyawa kalian.

Terima kasih banyak, Tuanku.

Zhuo, terima kasihlah pada Lord Eh.

Terima kasih, Tuanku.

Zhuo...

Zhuo... tenanglah.

Zhuo...

Tuanku.

Mohon pil penawarnya sekarang,

hamba mohon...

Zhuoer...

Zhuoer.

Kau bisa pergi.

Kali ini jangan sampai gagal.

Tu Hemo.

Tuanku, apa yang bisa hamba bantu?

Sekarang kau jadi beban bagi putramu.

Apa ada cara agar putramu tak terganggu olehmu?

Hamba...

Hamba... tahu harus berbuat apa.

Mohon Tuanku

jagalah putra hamba

nanti.

Percayalah, selama putramu bisa membereskan tugasnya,

akan kusembuhkan dia.

Terima kasih, Tuanku.

Aku penasaran bagaimana keadaan Mbak-bro Zhou.

Apa buku kas itu

belum juga ditemukan?

Sejak kecil Zhou Rong setia pada temannya.

Aku masih ingat saat kalian kecil,

meski dia dihajar babak belur, dia tak mau menyebut nama Shiyu dan lai Tsai.

Itu sebabnya Lai Tsai dan aku memanggil dia mbak-bro.

Dia tak ingin kami terlibat.

Astaga naga!

Genk-ku telah menyumbang 100 juta liang-perak

pada proyek air Guangdong dan Guangxi.

Pejabat tamak ini telah menggelapkan semuanya.

Kacaulah kita.

Aku tak tahu kalau...

Kenapa kau menatapku begitu?

100 juta liang-perak, itu bukan

uang yang banyak bagi genk-ku.

Ini buku kas yang mereka cari-cari.

Tu Hezhuo.

Hua Jie, aku ada urusan di luar.

Bocah bandel, jangan pulang malam-malam.

Mungkin di hati Nona Zhou,

Shiyu

orang yang bisa membuat hatinya tentram.

Fang Shiyu, hari ini aku harus membunuhmu.

Saat di Hutan-timur,

kau bisa saja membunuhku. / Sekarangpun belum terlambat.

Kau menunjukkan rasa kasihan saat di kandang kuda.

Aku tahu masih ada kemanusiaan dalam dirimu.

Kenapa kau susah payah kerja untuk dia? / Bukan urusanmu.

Apa ayahmu tak pernah mengajari jadi orang baik?

Aku hampir lupa, dia sendiri jadi pesuruhnya Erdo.

Kau lahir dari keluarga kaya.

Kau tak punya hak menilaiku.

Omong kosong!

Ayahmu yang salah.

Tak mengajarimu benar dan salah.

Tak usah ungkit-ungkit ayahku.

Kau tak tahu

penghinaan yang dirasakan ayahku demi aku.

Tak boleh ada yang menghinanya.

Pertarungan hari ini

pasti bakal menghancurkan salah satu orangtua.

Aku bertarung demi Hua Jie dan keluarganya.

Jadi, aku tak boleh kalah.

Kenapa tak kau bunuh saja aku?

Nasib sial bukanlah salahmu.

Tapi salahmu adalah membantu orang jahat.

Meski kau bukan orang baik sepenuhnya, kau lebih manusiawi ketimbang Erdo.

Sekarang kita sudah impas.

Aku tak butuh belas kasihanmu.

Aku kasihan pada ayahmu

yang punya anak berhati kejam.

Bawalah pergi ayahmu dari sini.

Lain kali, bila aku masih melihatmu

bekerja pada orang tercela itu.

Kau tak akan kuampuni.

Ayah.

Ayah.

Ayo kita pergi dari sini.

Aku tahu ayah selalu ingin kembali ke wilayah barat.

Ayah.

Bangunlah!

Ayah. Ayah!

Ayah!

Ayah, bangun!

Ayah!

Bangunlah!

Ayah!

Aku tak pernah menyalahkanmu.

Aku tak peduli orang lain menganggap aku apa.

Aku sendiri tak peduli jadi orang aneh.

Ayah, mengapa kau tak mengerti aku?

Ayah, mengapa?

Kau tak pernah mengerti keinginanku, ayah.

Mengapa?

Shiyu.

Ya begitu.

Hua Jie, lihat betapa mereka saling mencintai.

Sungguh bikin iri 'kan?

Shiyu, kau tak apa-apa?

Aku baik-baik saja.

Mana Lai Tsai?

Tadi dia disini.

Bocah tengik itu.

Apa kau bawa buku kas itu?

Ya, berjanjilah dulu kau akan melepaskan dia

lalu kukasih tahu dimana buku itu.

Bicara saja tak ada bukti.

Tunjukkan buka kas itu. / Biar kulihat dulu Zhou Rong.

Mbak bro Zhou.

Lai Tsai, mengapa kau kemari?

Mana Shiyu? / Dia baik-baik saja.

Aku ke sini untuk menolongmu.

Kau akan kuajak pulang.

Kau kenal dia.

Serahkan buku kas itu.

Apa?

Kau ngambil buku kas itu dari...

Dia sudah janji mau melepaskan kita. / Lai Tsai, kau ini bodoh ya?

Apa kau tak tahu kalau...

tak tahu kalau... / Aku tahu.

Aku tahu aku tak berguna.

Aku tahu aku tak bisa melindungimu.

Aku tahu patung yang kau ukir itu bukanlah aku.

Aku tahu kau tertarik dengan Fang.

Tapi aku juga menyukaimu.

Bagaimana kutahu kalau aku bisa

bertemu dirimu lagi?

Jadi aku tak begitu peduli lagi.

Saat aku membawa buku kas ini,

aku sudah tahu, inilah pertama aku

dan terakhir kalinya

juga satu-satunya kesempatanku untuk menyelamatkanmu.

Kau bodoh.

Lai Tsai. / Sudah cukup!

Kuberi kau kesempatan terakhir.

Serahkan buku kas itu. / Lai Tsai, jangan berikan padanya.

Jangan!

Jika kau tak serahkan

akan kupotong salah satu tangannya.

Jangan!

Jangan! Begini, akan kuserahkan.

Tolong jangan!

Kita sepakati dulu.

Kuserahkan buku kas ini, dan lepaskan kami.

Lai Tsai, jangan kau berikan padanya.

Jangan kau berikan padanya, jangan.

Kau bisa pegang janjiku.

Bagus.

Jangan kau berikan padanya!

Lai Tsai!

Shiyu, bawa buku itu dan pergilah!

Tidak, ayo kita pergi sama-sama.

Kau rupanya Fang Shiyu.

Berikan buku kas itu.

Akan kubiarkan kau hidup.

Jangan berikan padanya.

Kau menginginkan buku kas ini?

Serahkan dulu Mbak-bro Zhou.

Shiyu.

Bawa pergi saja buku itu!

Ayo, jalan!

Kau tak apa-apa?

Ya baiklah.

Kalian semua ke sini.

Bunuh mereka!

Shiyu!

Shiyu!

Mbak bro Zhou!

Mbak bro Zhou!

Shiyu / Aku disini.

Kau...

harus menjaga

Nona Lei baik-baik

dan turutilah

kata-kata Hua Jie.

Lai Tsai

mintalah mbak bro Zhou untuk...

Mbak bro Zhou...

Tidak!

Tidak!

Tidak!

Bajingan kau!

Akan kulawan kau! / Jangan Lai Tsai!

Lai Tsai!

Mbak bro Zhou...

Lai Tsai!

Lai Tsai!

Shiyu!

Bila sejak tadi kau serahkan buku itu,

masalah tak akan serunyam ini.

Sekarang kalau kau ingin mati mengenaskan,

maka akan kubantu.

Tu Hezhuo?

Apa kau mau memberontak?

Ternyata kau. Kau yang meracuni ayahku.

Shiyu, bawa buku itu dan pergilah sekarang!

Hua Jie.

Aku tak bisa. / Atau kematian Lai Tsai dan Zhou Rong akan sia-sia.

Oh ya ampun.

Aku belum pernah memohon pada siapapun.

Sekarang kumohon padamu, sekarang pergilah!

Kalau kau mati, bagaimana nasib Tingting?

Akan kuhantui kau saat aku mati.

Apa kau mau aku mati di depanmu sebelum kau pergi?

Pergilah sekarang!

Sekarang!

Pergi!

Beraninya kau menentangku!

Sekarang kukirim kau ke neraka menemui ayahmu.

Cari ke seluruh kota Zhaoqing.

Temukan Fang Shiyu!

Tuan, ada masalah.

Orang-orang itu memasang pengumuman

tertulis bila Bu Hua Jie dan Tuan Lei melakukan pembunuhan.

Hukumannya 3 hari lagi.

Itu isu yang dibuat-buat.

Hanya ini harapan terakhir kita.

Pasti ada cara.

Pasti ada.

Tiger Lei dan Miao Cuihua

bersekongkol dengan pejabat korup Jiang Xihan.

Bukti tak bisa dibantah lagi.

3 hari lalu,

mereka melakukan pembunuhan terhadap seorang pejabat pengadilan istana

dan membunuh beberapa prajurit di lokasi.

Mereka bersalah melakukan kejahatan paling kejam.

Omong kosong!

Aku, Tiger Lei, adalah orang baik-baik.

Bersekongkol dengan dia? Kau yang bodoh!

Pejabat korup Wu Tiande

yang bersekongkol dengannya. / Omong kosong!

Tangkap dia! / Siap!

3000 liang untuk inspeksi.

10.000 liang untuk pembangunan 100 meter tanggul.

Ini benar-benar aneh.

Uang dialihkan lewat 4 jalan utama.

Shiyu.

Uang itu diam-diam dipindahkan ke Shandong,

Henan,

Hubei dan Fujian, tempat Wu Tiande membangun mansion pribadinya.

Erdo.

Sudah jelas di dalam buku kas ini.

Mana buktinya?

Kau menyalahgunakan kekuasaan untuk keuntungan pribadi dan mengarang berbagai dalih.

Korupsi dan menghias sarangmu sendiri!

Lancang sekali kau menyebar fitnah dan mengelabui rakyat.

Memalsukan buku kas dan menjebak pejabat setia.

Tak bisa diampuni! Lumpuhkan dia!

Bunuh dia! Kami ingin keadilan!

Bunuh dia! Kami ingin keadilan!

Tingting!

Bunuh dia! Kami ingin keadilan!

Bunuh mereka!

Bunuh mereka semua!

Hua Jie, tak apa-apa? / Shiyu.

Kau mau buku kas ini? Ambil sendiri!

Kau kira bisa mengalahkanku

dengan Kungfu Shaolin tak guna itu?

Aku hanya perlu menjatuhkanmu.

Kau sudah diluar kemampuanmu.

Mau mengkhianatiku?

Kau mau mati?

Tidak.

Tapi kami tak mau orang sepertimu bisa berbuat jahat

dan mengacaukan hidup kami.

Ayah! / Tingting!

Ayah, kau tak apa-apa? / Ya.

Bagaimana denganmu?

Lord Shen.

Teman-teman, letakkan pedang kalian!

Oh, ya ampun.

Lord Shen, akhirnya anda datang juga.

Hamba Tiger Lei, Tuanku.

Dimana Erdo?

Ya, Tuanku.

Shiyu.

Lord Shen.

Aku tahu ada yang tak beres

makanya kurubah jadwalku beberapa hari lebih awal.

Aku tak menyangka bisa tiba tepat waktu menyaksikan tipuanmu.

Lord Shen.

Semua ini

adalah idenya Jiang Xihan.

Saya...

Saya putranya

Jiang Wenguang.

Kau...

masih hidup.

Tuanku, untuk jaga-jaga, ayah

memberikan hamba surat tulisan tangan Wu Tiande.

Orang ini... / Shiyu.

biar kutangani.

Beberapa hari mendatang kami akan memanggil Wu dan menjadikan dia saksi.

Tuanku.

Ini laporan buku kasnya.

Bagus. Prajurit, sini!

Bawa Erdo!

Awasi ketat dia.

Lord Shen. Lord Shen. Wu Tiande yang melakukan semua ini.

Lord Shen, ini ulah Wu Tiande.

Jaga sikapmu! Jalan! / Lord Shen.

Lord Shen!

Hari ini, aku berhutang budi padamu.

Sudah tugas hamba menyingkirkan orang jahat.

Aku ada permintaan lagi.

Tuanku, terlalu merendah.

Akan hamba usahakan apapun. Selalu berbuat kebajikan pada siapapun.

Kali ini, dana untuk

perbaikan sungai di Guangdong dan Guangxi belum diperoleh lagi.

Tapi pembangunan tak boleh ditunda.

Kuingin menandatangani surat

untuk meminjam 1 juta liang darimu.

Dana lagi? Hmmm....

Bisa tidak kita bahas lainnya saja?

Mengapa? Apa tak bisa?

Ayah.

Bisa. Bisa.

Hanya 1 juta liang perak saja.

Bagi genk kami, itu / ...bukan jumlah yang besar.

broth3rmax, 4 Maret 2021

NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD/DELETE-CREDIT broth3rmax, 4 Maret 2021

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

klikberhadiah.com dan WUJUDKAN IMPIAN

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.