Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
Diadaptasi dari karya terbaru Wang Yu "Mortal Cultivation Biography"
Biografi Kultivasi Dewa mengatakan
setiap manusia terlahir dengan Roh Pedang.
Mereka yang berbakat bisa memperkuat Roh Pedang melalui latihan
dan menjadi rahib.
Juga dikatakan
ada jalan menuju langit di puncak Gunung Xiyou
yang dibuka sekali dalam seratus tahun.
Para rahib yang melewati jalan ini
bisa naik ke alam abadi.
Subtitle by RhainDesign Palu, 2 Maret 2021
Jian Sheng.
Itu Jian Sheng.
Dia orang yang dipilih langit.
Ini bukan tempat yang semestinya kalian datangi.
Kembalilah.
Kami juga ingin menjadi dewa.
Menjadi dewa?
Blade of Flame
Seratus Tahun Kemudian
Kakak Tie Jian...
Kenapa begitu banyak rahib di jalan?
Kudengar
Pedang Fenxin muncul di Gunung Xiyou.
Siapa yang bisa mendapatkan Pedang Fenxin
akan menjadi orang yang dipilih langit.
Kakak Tie Jian,
kau percaya pada legenda itu?
Meski Pedang Fenxin benar-benar ada di Gunung Xiyou,
bagi rahib saja berbahaya untuk masuk ke sana.
Tidak kuizinkan kau pergi.
Xiaoxiao, kukatakan padamu.
Aku harus pergi meski berbahaya.
Mendapatkan Pedang Fenxin
satu-satunya kesempatanku bisa menjadi rahib.
Kenapa kau harus menjadi rahib?
Apa tak baik jadi manusia biasa?
Menjadi manusia tentu tak sebaik dewa.
Dewa minum arak kualitas terbaik,
tinggal di Istana Dewa Bihai,
hidup dengan umur panjang, riang dan santai.
Jadi,
aku harus berkultivasi menjadi dewa.
Setelah aku menjadi dewa
akan kuajak semuanya terbang ke Istana Dewa dan hidup santai.
Kalau begitu aku ikut Kakak Tie Jian menjadi dewa.
Bukankah itu dinamakan
ayam dan anjing naik ke surga?
Jadi kau ayam atau anjing?
kau...
Jurus rahasia Keluarga Yan.
Xiyou Menjadi Iblis
Itu ayah.
Hati-hati.
Keluarga Yan dari Nanshan
sudah mulai bermain dengan wanita.
Hentikan omong kosong.
Kakak Guru.
Kejar.
Prediksi Kakak Guru luar biasa.
Yan Zi terluka dan melarikan diri.
Bukan prediksiku yang luar biasa
melainkan karena kemampuan Adik Guru.
Sudah ada kabar tentang Pedang Fenxin?
Belum untuk saat ini.
Tapi
dikabarkan kekuatan api suci sesekali muncul di kedalaman Gunung Xiyou.
Chi You telah mengirim orang untuk memeriksanya.
Siapa yang bertanggung jawab pada batu kristal Gunung Xiyou?
Qiu Batian.
Dia harus menjaganya dengan baik.
Jangan biarkan Adik Guru
melakukan kelalaian.
Guru Kerajaan menitahkan
ada pencuri wanita yang buron.
Segera tutup gerbang kota.
Para rahib sialan ini,
satu per satu ditanyai,
kapan baru kita bisa kembali ke desa?
Mereka itu
terlalu senggang.
Tak ada kerjaan dan mempermainkan kita.
Bukankah mereka bilang
ada pencuri wanita yang buron?
Pencuri wanita yang buron?
Dia bisa sembunyi di mana?
Dia bisa sembunyi di sini
atau di sini?
Kakak Tie Jian.
Apa?
Kenapa?
Tidak apa-apa.
Ayo.
Berhenti.
Tuan Pengawal,
di hari besar seperti ini
kalian sudah bersusah payah.
Kemari.
Ini berisi kain.
Lalu
ini berisi bahan obat.
Ini...
Kenapa kau?
Buka.
Tuan Pengawal.
Tuan Pengawal.
Kami penggali batu kristal di Desa Xiyou.
kau juga tahu,
tak ada wanita di tambang ini.
Tak ada wanita yang rela dinikahkan ke sana.
Bukankah ini
sedang pura-pura sakit?
Dibawa pulang untuk meneruskan keturunan.
Meneruskan keturunan apa?
Meneruskan keturunan?
Tidak ada.
Biar kulihat.
Jangan.
Biar kulihat.
Aku mau lihat.
Pagi tadi kita masih ke kota bergembira.
Akhirnya malam harinya, kau beli wanita untuk dinikahi.
Apa yang kau lakukan?
Berhenti.
Tuan Pengawal.
Berhenti.
kau memukulku?
Berhenti.
kau berani memukul orang?
Berhenti kau.
Tuan Pengawal.
Tuan Pengawal.
Sudah.
Pergi.
Maafkan kami.
Dia menyuruhmu pergi.
Cepat.
Maaf.
Maaf.
Tie Jian.
Aku tak akan baik lagi padamu.
Selanjutnya.
Kakak Guru.
Gawat.
Guru dalam bahaya.
Guru.
Guru.
Guru.
Kakak Guru.
Siapa yang mengizinkan kalian
masuk ke ruanganku?
Guru,
kau baik-baik saja?
Aku ingin melewati tingkat enam dengan paksa.
Tak kusangka aku balik digigit.
Beberapa waktu ini,
aku butuh ketenangan untuk memulihkan diri.
Sudah ada keberadaan Pedang Fenxin?
Pedang Fenxin sudah ditemukan.
Hanya saja,
Api Suci sangat ganas.
Tak ada yang bisa menyentuhnya.
Harus dapatkan Pedang Fenxin
untuk membantuku melewati tingkat enam.
Guru,
kenapa harus menjadi dewa?
Jika tidak melangkah ke sana
manusia mana yang bisa mengendalikan nasibnya sendiri?
Semua hanya seperti bidak catur.
Kakak Tie Jian.,
apa aku tidak bisa
meneruskan keturunan?
Apa maksudmu?
Bisakah seorang gadis lebih menahan diri?
Aku menahan diri.
kau yang membawa pulang wanita lain.
kau salah paham.
Nona ini buronan dari Kediaman Guru Kerajaan.
Aku hanya membantunya saja.
Jalan.
kau bohong.
Aku bohong apa?
kau pembohong.
Sudahlah.
Berhenti.
kau bohong.
Sudah.
Pikirkan baik-baik dengan otakmu.
Kapan aku pernah membohongimu?
Sudah.
Di sini cukup aman.
Nona.
Nona.
Nona.
Nona, bangun.
Hei.
Tunggu sebentar.
Dia pasti salah paham.
Nona.
Dengarkan penjelasanku.
Saat itu...
kau memukulnya?
kau...
Aku saja.
Saat itu situasinya seperti ini...
Mana pakaianku?
Aku...
aku memang mengganti pakaianmu.
kau sudah sudah selesai?
Jangan pergi.
Memukul orang tanpa mendengar penjelasan.
Berhenti.
Air susu dibalas air tuba.
Terima kasih.
kau pergi begitu saja?
Dasar tidak tahu terima kasih, berhenti kau.
Xiaoxiao.
Apa kau melihatnya?
Roh pedang ungu tingkat tiga.
Aku sudah tahu
orang yang berani melawan Kediaman Guru Kerajaan,
pasti pendekar wanita.
Xiaoxiao.
kau lihat.
Xiaoxiao.
Xiaoxiao.
Kakak Tie Jin pulang.
Anak-anak ini
sungguh nakal.
Akhirnya pulang.
Xiaoxiao.
Jangan bilang kalau menolong orang pada guruku.
Jalan.
Sedang sibuk?
Sudah pulang.
Berhenti.
Paman Zhang.
Tembakau kualitas terbaik
kubawakan untukmu.
Tarik ke atas.
Baiklah.
kau anak yang baik.
kau benar-benar membelinya.
Itu harus.
Bos,
yang melihat harus dapat bagian.
Mari.
Mari.
Ini yang terakhir.
Terima kasih.
Harum sekali.
Coba kulihat.
Harum sekali.
Tie Jian,
lain kali bawakan aku dua bungkus.
Baik.
Sudah.
Kembalikan.
Jalan.
Xiaoxiao.
Paman.
Xiaoxiao sudah pulang.
Sudah pulang.
Xiaoxiao.
Paman Li.
Bawa pulang batu kristal ini untuk ayahmu.
Baik.
Kualitasnya kurang bagus.
Tidak masalah.
Paman Li.
Ya?
Ini tanaman obat yang kubelikan untuk bibi.
Apa kaki bibi sudah lebih baik?
Sudah lebih baik.
Syukurlah.
Aku pergi dulu.
Tie Jian.
Ya?
Jangan lupa bawakan arak obat untuk gurumu.
Baik.
Kalau begitu aku tidak akan sungkan.
Terima kasih.
Kak Tie Jian.
Hei.
Kak Tie Jian.
Kak Tie Jian sudah pulang.
Pelan-pelan.
Sudah pulang?
Tie Jian.
Hai.
Kapan menikahi Xiaoxiao?
Benar, kapan menikahinya?
Menikahi apa.
Dia itu adikku.
Harus segera nikahi.
Gadis yang begitu baik.
Ini.
Arak obat yang gurumu inginkan.
Baiklah.
Kuwakili guru berterima kasih padamu.
Tidak usah, ambil saja.
Paman Wang.
Jamur Lingzhi jatuh.
Apa?
Jamur Lingzhi
jatuh.
Terima kasih.
Tie Jian sudah pulang.
Nanti malam minum di rumah kami.
Baik.
Tunggu aku.
Iya.
Bibi Wang,
mantou belum matang.
Tidak mungkin.
Mana belum matang?
Kak Tie Jian.
Kak Tie Jian.
Berhenti.
Kak Tie Jian.
Qiu Batian datang mengambil batu kristal.
Baik.
kau pergi dulu.
Baiklah.
Pergi dulu.
Kakak Tie Jian.,
kalian mau main ke mana?
Tidak ada.
Ayo.
Tie Jian,
akhirnya kau pulang.
Gurumu sudah lama menunggumu.
Aku tahu.
Mana ayahku?
Sedang di altar.
Begitu.
Xiaoxiao.
Ayahmu menyuruhmu mengantar batu kristal ke sana.
Xiaoxiao.
Xiaoxiao.
Arak.
Cepat pergi.
Pergi dulu.
Guru.
Guru.
Bocah sialan,
kau masih tahu...
aduh.
Guru.
Bocah Sialan.
dari mana kau
sehari semalam tak pulang?
Bukan.
Guru, dengarkan penjelasanku.
Jelaskan.
Kudengarkan penjelasanmu.
Gerbang kota tak dibuka, aku harus bagaimana lagi?
Jelaskan.
Aku tak bisa memaksa untuk lewat.
Guru.
Buatan Keluarga Li.
Setidaknya masih punya hati nurani.
Guru.
Masakkan yang enak untukku.
Jika kuberikan air kotor, apa kau akan makan?
Aku makan kalau kau makan.
Kak Tie Jian.
Kak Tie Jian.
Kemari.
Cepat.
Ayo.
Makhluk aneh menguatkan kekuatan rohnya dengan batu kristal.
Jadi kebanyakan dari mereka ada di kedalaman Gunung Xiyou.
Ketua meninggalkan jurus rahasia
Xiyou Menjadi Iblis.
Kutebak dia...
Pergi ke Gunung Xiyou.
Aku punya hal besar untuk dilakukan.
Tak ada waktu untuk dihabiskan dengan kalian.
Sebatang dupa,
Tuan Qiu
bunuh satu orang.
Semua tambang dalam radius sepuluh mil di Desa Xiyou telah terpakai.
Tak bisa menemukan lagi satu pun batu kristal.
Ayah.
Ayah.
Omong kosong.
Tak ada dalam sepuluh mil,
lanjutan sampai 12 mil.
Kalian keparat,
menindas rakyat tidak berdosa.
Gadis Sialan,
coba bilang sekali lagi.
Kubilang
kalian keparat.
Siapa?
Aku.
Jangan bergerak.
Menindas seenaknya.
Tenang saja.
kau...
Diam.
Seorang rahib tingkat dua
punya hak apa bicara denganku?
Cepat pergi jika tak ingin mati.
Apa?
Sudah.
Kita bubar saja.
Apa harus berduel dulu?
Baik.
Kalau aku menang,
apa boleh
memberikan sehari lagi?
Diam berarti setuju.
Kakak Tie Jian.
kau...
Berani membunuh rahib?
Kakak Tie Jian.,
si orang tak tahu terima kasih.
Utang budiku padamu
sudah kubayar.
Bencana bermula dariku.
Aku tak bisa pergi begitu saja.
Lalu apa rencanamu?
Di Gunung Xiyou ada sejumlah besar batu kristal kualitas terbaik.
Selama aku menemukan satu,
desa kita akan tertolong.
Tidak bisa.
Sudah ku bilang padamu,
Gunung Xiyou terlalu berbahaya.
Rahib tingkat tinggi saja tak berani masuk seorang diri ke sana.
Manusia seperti kita hanya mengantar nyawa.
Tidak kuizinkan kau pergi.
kau juga bukan tidak tahu.
Di dalam Gunung Xiyou
bukan hanya ada hewan buas,
masih ada makhluk aneh.
Jika bertemu makhluk aneh, kau tunggu mati saja.
kau dengar tidak ucapanku?
Kakak Tie Jian..
Di Gunung Xiyou ini banyak batu roh tingkat tinggi.
Makhluk aneh dalam jumlah banyak berkumpul di sini.
Hanya saja,
entah benar atau tidak ketua berubah menjadi makhluk aneh.
Pengikat kepala ayah.
Orang Kediaman Feng.
Mereka mau ke mana?
Mungkin berhubungan dengan ayah.
Kakak Guru.
Pedang Fenxin.
Kalian berjaga di pintu gua.
Jangan biarkan siapa pun masuk.
Baik.
Kakak Guru.
kau.
Kemari.
Baik.
Naik dan cabut Pedang Fenxin.
Ternyata Pedang Fenxin sungguh ada.
Kudengar ada api suci yang tersimpan dalam Pedang Fenxin.
Orang yang mendapat pedang ini
sama dengan mendapat roh pedang tingkat enam.
Bukan hanya itu.
Api Suci punya kemampuan menyucikan roh jahat.
Bahkan jika makhluk aneh yang telah menjadi iblis
juga bisa disucikan,
kembali menjadi manusia.
Gunung Xiyou.
Ternyata hanya begini?
Apa yang menakutkan?
Batu kristal tingkat tinggi.
Ah.
Tolong.
Ah.
Dasar tak berguna.
Kakak Guru.
Kakak Guru
meski harus mati hari ini,
tetap harus serahkan Pedang Fenxin pada guru.
Ketua Yan sungguh usil.
Kenapa?
Tertarik pada Pedang Fenxin?
Pedang Fenxin punya pilihannya sendiri.
Aku hanya tidak ingin dia jatuh ke tangan orang jahat yang licik,
menghindari semakin banyak kematian.
Itu juga tergantung Keluarga Yan dari Nanshan
punya kemampuan itu atau tidak.
Kakak Guru.
Kakak Guru.
Bukankah kalian disuruh berjaga di depan?
Apa yang terjadi?
Para rahib itu memaksa masuk,
kami tidak bisa menghentikannya.
Lancang.
Siapa kalian?
Cepat keluar.
Ketua Yan juga di sini.
Minggir.
Minggir.
Siapa ini?
Ada apa dengannya?
ramai sekali?
Ternyata dia.
Pedang ini punya siapa?
Milikku.
Aku.
Aku.
Adik Kecil, itu milikku.
Nona,
kau juga di sini.
Serahkan Pedang Fenxin.
Hati-hati.
kau mau apa?
Lihat.
Api Suci sudah masuk ke tubuhnya.
Ah.
Ada apa ini?
Tidak tahu.
Apa dia sudah mati?
Kenapa? Kita sampai.
Api Suci masih di tubuhnya.
Kita bisa curi jasadnya kalau dia mati.
Benar.
Kakak Tie Jian.
Kakak Tie Jian.
Kakak Tie Jian.
Kakak Tie Jian.
Kak Tie Jian sudah sadar, Guru Chen.
Xiaoxiao, bantu aku.
Sudah besar tak bisa diatur.
Diam-diam pergi ke Gunung Xiyou.
Kurasa kau sudah bosan hidup.
Guru.
Aku...
Guru?
Sekarang tahu aku gurumu?
Malah tertawa.
Ulurkan tanganmu.
Guru Chen.
Bagaimana?
Tidak apa-apa.
Tidak akan mati.
Xiaoxiao,
berikan ini
pada ayahmu.
kau korbankan nyawa demi batu kristal ini?
Bagaimana denganku kalau kau mati?
Aku tidak mau jadi janda.
Biarkan untuk saat ini.
Biarkan untuk saat ini.
Kenapa api suci bisa masuk ke tubuhnya?
Mungkin hanya dia
yang bisa menolong ketua.
Jalan menuju langit terbuka.
Semua rahib akan berkumpul di Gunung Xiyou.
Nona Yan
juga ingin menjadi dewa?
Aku bahkan tidak bisa melindungi keluargaku,
mana bisa menjadi dewa.
Aku bisa membantumu.
kau telah menolongku,
juga seluruh desa kami.
Selama aku bisa melakukannya, aku tidak akan ragu.
Meski api suci masuk ke dalam tubuhmu,
tapi tanpa latihan,
kau tak bisa mengendalikannya.
Lalu aku harus bagaimana?
kau baik hati,
juga yang tidak punya roh pedang.
Jadi api suci dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuhmu.
Pedang Fenxin telah memilihmu.
Jangan kecewakan dia.
Baik.
Biar kucoba.
Wah.
Ini...
ini keren sekali.
Jadi aku termasuk rahib bukan?
Selama kau bisa mengendalikan api suci,
kau menjadi rahib tingkat tinggi.
Tingkat tinggi?
Tingkat berapa?
Setidaknya di atas tingkat empat.
Tingkat empat?
Kalau semuanya lancar,
mungkin tingkat enam.
Tingkat enam?
Kekuatan api suci
sebenarnya setara dengan kekuatan roh pedang tingkat enam.
Aku mengerti.
Tapi aku masih ada satu pertanyaan.
Kapan api ini akan padam?
Saat kau ingin memadamkan api,
dia akan padam dengan sendirinya.
Sejak tadi aku ingin memadamkannya,
tapi dia tidak padam juga.
Panas sekali.
Itu karena kau belum bisa mengendalikan kekuatan api suci.
Ikut denganku.
Aku akan membantumu.
Tuan Lu Tai,
maaf tidak menyambut.
Batu kristal sudah terkumpul.
Silakan, Tuan.
Mana Qiu Batian?
Tuan Qiu belum datang hari ini.
Omong kosong.
Seharusnya kemarin dia datang mengumpulkan batu kristal.
Tuan Qiu, dia...
Dia...
Dia sudah dibunuh kalian.
Tuan Lu.
Kami...
mana berani kami membunuh rahib.
Jangan takut.
Biarkan saja orang tidak berguna itu mati.
Kedatanganku hari ini
hanya ingin mencari seseorang.
Kudengar di desa kalian
ada teman kecil yang tidak punya roh pedang.
Tuan bercanda.
Mana ada orang yang terlahir tanpa roh pedang.
Sepertinya nyawa teman kecil ini
jauh lebih penting dibanding
penduduk desa ini.
Minggir.
Ketua Yan juga di sini.
Menarik.
Sepertinya yang di belakang ini
adalah Tie Jian.
Itu benar.
Lalu kenapa?
Kubawa kau menemui guru.
kau tidak perlu menderita sakitnya terbakar api suci.
Jangan mimpi.
Feng Qingzi melakukan banyak hal jahat.
Api Suci tidak boleh jatuh ke tangannya.
Jika Ketua Yan ingin,
mari beradu kemampuan.
Api Suci.
Dia sedang menguras tenagamu.
Cepat lepaskan.
Kakak Tie Jian..
Kakak Tie Jian..
Xiaoxiao,
jangan ke sana.
Tidak bisa, aku harus menolongnya.
Xiaoxiao, jangan pergi.
Tidak bisa.
Kakak Tie Jian..
Ayah.
Ayah, cepat tolong dia.
Ini api suci.
Kumohon padamu.
Ayah, pikirkan cara untuk menolongnya.
Kumohon padamu.
Aku juga tidak bisa.
Kakak Tie Jian..
Roh api tingkat lima.
Siapa kau?
kau tidak pantas untuk tahu.
Pergi.
Tie Jian.
Tie Jian.
Kakak Tie Jian..
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
Kenapa harus mempersulit diri?
Dewa Agung.
Tenang saja.
Selama kau menepati janji,
kuizinkan kau menjadi dewa.
Guru,
kakak guru sudah kembali.
Guru.
Guru.
Aku tahu.
Guru.
Guru.
Sebenarnya Pedang Fenxin sudah didapatkan.
Tapi Keluarga Yan dari Nanshan
menggunakan pria tanpa roh pedang sebagai wadah.
Merebut Api Suci
dan merusak Pedang Fenxin.
Yang lebih menarik adalah
guru orang ini
sudah sama seperti Guru.
Seorang berilmu tinggi dengan roh pedang tingkat lima.
Tidak mungkin.
Di dunia ini yang memiliki roh pedang tingkat lima
hanya Guru seorang.
Feng Xuanzi.
Membicarakan ini,
kalian harus memanggilnya paman guru.
Paman guru?
Sekarang Api Suci sudah muncul.
Semua kekuatan mulai mengancam.
Tidak boleh ditunda.
Murid,
bersedia berbagi kesulitan dengan Guru.
Kakak Guru.
Paman guru berilmu tinggi dengan roh pedang tingkat lima.
Chi You.
Kalau bukan karena kau lalai,
mana mungkin Guru belum melewati tahap ini.
Kalau Api Suci didapatkan orang lain...
Sepertinya
Lu Tai lebih menginginkan Api Suci ini dibanding aku.
Tidak berani.
Murid hanya...
hanya ingin berbagi kesulitan dengan Guru.
Guru.
Kalian berdua
undang paman guru dan teman kecil itu
untuk berkunjung kemari.
Baik.
Kukatakan padamu,
begitu kemampuan fisikmu kembali,
akan kuambil Api Sucimu.
Kakak Tie Jian.,
kau panas dalam?
Kenapa?
Tidak.
Ini satu-satunya kesempatanku untuk menjadi rahib.
Jangan banyak berkhayal.
Kekuatan Api Suci bukan kekuatan yang bisa kau kendalikan.
Bukan kekuatan yang bisa kau kendalikan.
Api Suci tidak dihilangkan,
nyawamu bisa melayang kapan saja.
Nyawamu bisa melayang.
Aku sudah janji dengan Ketua Yan.
Aku bisa berlatih sendiri
untuk mengendalikan Api Suci.
Ketua Yan lagi.
Aku...
Apa yang kau lakukan?
Apa?
kau tahu siapa Ketua Yan itu?
Itu benar.
kau tahu siapa dia?
Ketua Yan dari keluarga aristokrat dan rahib tingkat tinggi.
Tunggu.
Guru.
Kenapa kau tahu semua ini?
Usiaku sudah setua ini.
Ini...
kau tahu apa yang kulalui lebih banyak darimu?
Lihat ekspresi tidak senangmu.
Daripada mengulur waktu
hari ini akan kuambil Api Sucimu.
Xiaoxiao, jaga dia dengan baik.
Jaga dia.
Guru.
Api Suci ini...
Berhenti.
Xiaoxiao.
Berhenti kau.
kau mau apa?
Jangan lari.
kau mau apa?
kau tertangkap.
Xiaoxiao.
Jangan harap bisa lari.
Tidak akan kulepaskan.
Hentikan.
Ketua,
ini kesempatan satu-satunya.
Ning Xiaoxiao.
Lepaskan.
Tidak.
Sejak wanita itu datang,
kau berubah.
Aku berubah apa?
Lepaskan.
Tidak.
Aku haus.
Lepaskan aku.
Aku mau tidur.
Aku tidur.
Tidur.
Aku juga tidur.
kau sudah selesai belum?
Belum.
Xiaoxiao.
Xiaoxiao.
Bangun.
Kemari.
Kita pikirkan dengan tenang.
Iya.
Kakak baik tidak padamu?
Baik.
kau dengar ucapan Kakak?
Dengar.
Kita tarik-menarik seperti ini,
tidak baik dilihat orang luar.
Selain itu ayah kita sering berkata
pria dan wanita jangan bersentuhan.
Ayahku bahkan berkata,
menikah dengan siapa
harus jadi seperti apa.
Minggirlah ke sebelah sana.
Menikah dengan siapa harus jadi apa.
Minggir.
Minggir kau.
kau tak boleh pergi.
Tidak boleh.
Xiaoxiao.
kau tak boleh pergi.
Lepaskan aku.
Tidak mau lepas.
Lepaskan.
Tidak mau.
Lepaskan aku.
Tie Jian.
Tie Jian.
Xiaoxiao, lepaskan aku.
Maaf.
Nona Yan.
Tunggu,
Nona Yan.
Terakhir kali kau bilang akan membantuku mengendalikan Api Suci,
apakah itu benar?
Tentu saja benar.
Hanya saja metodenya berbahaya.
Selama ada secercah harapan,
aku bersedia mencoba.
Tidak bisa, kau tak boleh coba.
Jangan pikirkan itu lagi.
Aku, Yan Zi, tidak pernah memohon pada orang lain.
Dengarkan gurumu jika ingin menyerah.
Biarkan semuanya kembali tenang.
Tidak akan menyerah.
kau...
Jian.
Xiaoxiao.
Sejak kapan gadis itu pergi?
Jian.
Cepat bangun.
Jian.
Jian.
Xiaoxiao.
Mana Jian?
Jian.
Kakak Tie Jian.
Mana Kakak Tie Jian?
Guru Chen.
Kakak Tie Jian dibawa pergi oleh wanita jahat itu.
Ketua Yan.
Sebenarnya dia mau apa?
Paman Guru.
Untuk apa kalian kemari?
Guru ingin mengundang Paman Guru
untuk berbagi kisah lama.
Benar.
Guru juga mengatakan
harus membawa Murid Tie Jian.
Murid Tie Jian ini,
di mana dia?
Guru Chen.
kau harus menolong Kakak Tie Jian dari tangan Ketua Yan.
Xiaoxiao.
Waktunya kau pulang untuk makan.
Pergilah.
Katakan pada Feng Qingzi,
aku pasti akan ke sana.
Kami tidak mengganggu lagi.
Pamit dulu.
Tie Jian sialan.
Lain kali aku tidak akan peduli padamu lagi.
Xiaoxiao.
Kenapa?
Kakak Tie Jian.-mu
dibawa ke mana oleh wanita jahat itu?
Apa hubungannya denganmu?
kau mau apa?
Tunggu.
Kalau aku memang tahu, untuk apa aku masih di sini?
Sayang sekali kalau begitu.
Tunggu.
Dia masih cukup berguna.
kau mau apa?
Tuan.
Aku hampir lupa aku ini perempuan.
Sejak kecil aku sangat iri pada gadis lain.
Mereka bisa memakai gaun yang indah,
melakukan hal yang mereka suka.
Sedangkan aku hanya bisa berlatih bela diri sepanjang hari.
Melihat luka baru dan lama di tubuhku,
semua demi harapan ayahku.
Tapi aku sama sekali tidak ingin menjadi dewa.
Aku juga tidak ingin menjadi ketua.
kau sudah lumayan.
Setidaknya kau masih punya ayah.
Lalu kau?
Orang tuaku,
aku saja tidak tahu mereka seperti apa.
Saat usia lima tahun,
guruku menggendongku ke desa.
Aku tumbuh dewasa dengan makan dari semua keluarga.
Sebenarnya terkadang aku iri padamu.
Setidaknya kau bisa melakukan hal yang kau inginkan.
kau hidup untuk dirimu sendiri.
Xiaoxiao.
Kenapa kau kemari?
kau benar-benar bersamanya.
kau salah paham,
aku bicara urusan serius dengannya.
Ada yang ingin kukatakan padamu.
Tie Jian.
Kenapa?
Aku bicara dengan Kakak Tie Jian., kau juga ingin ikut campur?
Aku...
Ayo.
Katakan saja di sini.
Gadis Sialan,
untuk apa kau kemari?
Tahukah kau di sini berbahaya?
Jika sungguh ada bencana tak terduga,
bagaimana aku menjelaskan pada kepala desa?
Sudahlah.
Katakan yang ingin dikatakan.
Ayo katakan.
Xiaoxiao.
Xiaoxiao.
kau?
Untuk apa kau kemari?
Ayo, Kakak Guru.
Bawa mereka menemui guru.
kau sungguh merasa
guru akan menjadikan kita dewa?
Apa yang ingin kau katakan?
Tie Jian.
Tie Jian.
Cepat bangun.
Percaya orang lain,
lebih baik percaya pada dirimu.
Jika kita menempa Api Suci bersama,
mungkin akan sama-sama mencapai tahap lima
dan mencapai tahapan guru.
Lebih baik,
aku membantumu menempa Api Suci.
Lalu Kakak Guru
bisa mencapai tingkat enam seorang diri.
Mencapai puncak dunia dewa.
Bagaimana?
Cepat pergi.
Mereka lari.
Kejar.
Kejar.
Cepat.
Subtitle by RhainDesign Palu, 2 Maret 2021
Nona Yan.
Nona Yan.
kau...
kau...
kau dulu.
Ini...
tempat apa?
Gunung Xiyou.
Ada tempat seperti ini di Gunung Xiyou?
Nona Yan.
Batu kristal tingkat tinggi yang sangat besar.
Ini...
Bisa untuk melatih roh pedang tingkat empat.
Nona Yan,
apa ini?
Besi bercorak emas.
Bahan kualitas tinggi untuk pembuatan pedang.
Menurut legenda, Pedang Fenxin milik Jian Sheng
terbuat dari bahan ini.
Besar sekali.
Jangan bergerak.
Iya.
Kenapa ada di mana-mana?
Sial.
Hati-hati.
Makhluk aneh ini sudah menjadi iblis.
Roh pedangnya berwarna hitam.
Tidak.
Tubuhnya sudah melatih roh pedang hitam hingga tingkat empat.
Tidak peduli dia tingkat berapa.
Cepat bantu.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Aku Zi.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Aku Zi.
Nona Yan.
Nona Yan.
Ayah.
Ayah.
Ayah, sadarlah.
Zi.
Ayah.
Benar itu kau?
Ayah.
Apa yang sebenarnya terjadi hari itu?
Feng Qingzi
dengan dalih ingin berdiskusi tentang kultivasi dewa,
mengundangku dan para ketua pergi ke Kediaman Feng.
Siapa sangka pencuri tua itu
menggunakan jurus pemakan roh,
menyerap roh pedang kami.
Aku berhasil melarikan diri dengan jurus rahasia Keluarga Yan.
Tapi aku masih tidak mengerti.
Feng Qingzi ini
kenapa bisa melakukan sihir menyerap roh pedang seperti ini.
Nona Yan.
Nona Yan.
Karena kalian sudah berkumpul kembali,
aku akan mencari Xiaoxiao.
Tie Jian.
Gurumu benar.
Aku bukan orang baik.
Sejak kau mencabut Pedang Fenxin,
kuputuskan untuk memanfaatkanmu.
Makhluk aneh itu dipancing olehku.
Aku hanya ingin memastikan apa kau orang yang bisa menolong ayahku.
Untuk apa mengatakan ini?
Aku sudah pernah berkata,
selama kau butuh
aku akan membantumu.
Kenapa kau begitu baik padaku?
Zi.
Ini siapa?
Ayah.
Dia Tie Jian.
Dia menyelamatkanmu dengan Api Suci.
Api Suci?
Itu artinya
kau orang yang dipilih langit?
Orang yang dipilih langit?
Di dunia
memiliki roh pedang tingkat lima sudah sangat langka.
Sedangkan orang yang dipilih langit memiliki roh pedang tingkat enam.
Setiap jalan menuju langit terbuka,
orang yang dipilih langit
akan memimpin sekelompok rahib
dan menerobos dengan berani ke langit.
Mencapai puncak dunia dewa.
Orang yang dipilih langit sebelumnya
adalah Jian Sheng.
Ayah.
Tie Jian mendapatkan Api Suci secara kebetulan.
Hanya karena Pedang Fenxin hancur
dan Tie Jian tidak punya roh pedang.
Jadi Api Suci memasuki tubuhnya.
Benar.
Tidak punya roh pedang?
Tidak ada.
Tidak.
Selain Api Suci,
di dalam tubuhmu masih ada semacam kekuatan.
Kekuatan apa?
Siapa
yang menyegel roh pedangmu?
Aku punya roh pedang?
17 tahun lalu,
Seluruh Keluarga Tie di Beishan dibunuh.
Dunia persilatan tahu itu.
Ini perbuatan Feng Qingzi dan Feng Xuanzi dari Kediaman Feng.
Keduanya memaksa Keluarga Tie menyerahkan Pedang Tie Jian,
lalu membunuh seluruh Keluarga Tie.
Katamu saat usiamu lima tahun,
kau di pungut oleh gurumu dari Beishan.
Itu tepat setahun setelah Kediaman Fu membunuh Keluarga Tie.
Gurumu
adalah Feng Xuanzi.
Gawat.
Zi.
Ini saat-saat genting.
Sedikit kelalaian dapat membahayakan nyawa.
Jangan sampai merusak semuanya hanya karena hal kecil.
Biar aku yang menghadapi orang-orang itu.
Ayah.
Zi.
Di mana Api Suci?
Pergi.
Ayah.
Ayah.
Selamat tinggal dari Beishan.
Kakak Guru.
Menghabiskan 17 tahun sendiri.
Sekarang
dari semua sekte besar di selatan dan utara,
Sekte Feng di wilayah timur yang terbesar.
Tidak mengecewakan Kakak Guru, kan?
Di balik sekte yang besar
penuh dengan tulang orang mati.
Sungguh kesialanku di wilayah timur.
Kakak Guru.
Jangan lupa.
Di sini
masih ada kontribusi darimu.
Diam.
Dulu kau membohongiku.
kau gagal menemukan Pedang Fengxian
dan membunuh seluruh Keluarga Tie.
Feng Qingzi.
Demi menjadi dewa
kau halalkan segala cara.
kau mengerti dunia atas?
kau pernah bertemu
dengan Dewa Agung?
Semua yang kulakukan
agar kita tidak lagi hidup pendek seperti semut besar.
Kalau kau membantuku menembus tingkat enam,
aku akan membawamu
mendaki ke
dunia dewa.
Mendaki dunia dewa?
kau pantas?
Jangan sampai di dunia dewa, kau tetap semut besar.
Terus berlagak dirimu sangat tinggi.
Sebenarnya kau amat sangat rendah.
Meski kau lepas dari dunia fana,
tidak akan bisa melepaskan
kerendahan pada dirimu.
Feng Xuanzi.
Kulihat beberapa tahun ini
hidupmu begitu santai hingga lupa siapa dirimu.
Feng Xuanzi
sudah lama mati.
Aku Chen Guang.
Hanya ingin menjadi manusia biasa.
Baik.
Baik.
Chen Guang.
Selama kau serahkan Tie Jian padaku,
aku menjadi dewa,
kau nikmati harimu.
Masih ingat saat itu
ada kekuatan yang datang dari Beishan?
Itu bukanlah Pedang Fenxin.
Itu orang yang dipilih langit.
Kebangkitan roh pedang.
Tie Jian
barulah orang yang dipilih langit.
Pedang Fenxin memilihnya
karena ada alasannya.
Meski dia orang yang dipilih langit,
roh pedangnya
akan kembali kepadaku.
Benar tidak?
Teman Tie Jian?
Jian.
Kenapa kau kemari?
Guru.
Apa hubunganmu dengannya?
Jian.
Masalah ini Guru...
Ini anak yatim piatu dari Keluarga Tie Beishan, kan?
Sudah sebesar ini.
Teringat saat aku dan Kakak Guruku
membunuh seluruh Keluarga Tie,
sepertinya usiamu baru lima tahun.
Aku ingin tanya padamu.
Tinggal bersama orang yang membunuh keluargamu selama 17 tahun,
bagaimana rasanya?
Feng Qingzi.
Jangan mengadu domba.
Bagaimana orang tuanya meninggal,
apa hatimu tidak tahu dengan jelas?
Guru.
Apakah ucapannya benar?
Jin.
Aku tidak membunuh seorang pun dari Keluarga Tie.
Yan Zi.
Kubunuh kau.
Kubunuh kau.
Kubunuh kau.
Xiaoxiao.
Kubunuh kau.
Kubunuh kau.
Kubunuh kau.
Kubunuh kau.
Kubunuh kau.
Xiaoxiao.
Aku Tie Jian.
Aku Tie Jian.
Tie Jian.
Tie Jian.
Kakak Tie Jian..
Xiaoxiao
Kubunuh kau.
Kubunuh kau.
Kubunuh kau.
Xiaoxiao!
Kubunuh kau.
Kubunuh kau.
Ini aku.
Kakak Tie Jian...
Kakak Tie Jian...
Tidak bisa.
Jangan bunuh.
Jangan.
Kakak Tie Jian.
Kakak Tie Jian.
Xiaoxiao.
Xiaoxiao!
Kakak Tie Jian.
Xiaoxiao.
Xiaoxiao.
Kakak Tie Jian.
Xiaoxiao.
Aku tak bisa memberikanmu
meneruskan keturunan.
Xiaoxiao.
Xiaoxiao!
Api Suci itu milikku.
Aku tidak rela.
Guru.
Jian.
Jian, cepat pergi.
Jian, cepat pergi.
Guru.
Tie Jian.
Guru.
Cepat pergi.
Pergi.
Pergi.
Luka pedangnya tak apa-apa.
Hanya saja,
roh pedangnya lenyap.
Tie Jian.
Feng Qingzi akan mencelakai banyak orang,
aku harus menghentikannya.
Dendam Keluarga Yan
juga harus kubalaskan,
termasuk bagianmu.
Semuanya harus dibayar oleh Feng Qingzi.
Tie Jian.
Kalau aku tak pulang
kau harus hidup dengan baik.
Piton salju.
Itu Piton salju.
Tie Jian.
Tie Jian.
Siapa kau?
Akhirnya kau datang.
Sudah lama aku menunggumu.
Siapa kau?
Aku adalah kau.
Kekuatan terbesar seseorang
bukan diberikan oleh orang lain,
tapi dicapai oleh diri sendiri.
Ibu,
kenapa harus menyegel roh pedangku?
Ibu.
Jika Api Suci lenyap,
dirimu adalah Api Suci.
Ayo,
cobalah kekuatanmu.
Tie Jian,
cabut pedangnya.
Ini pasti jalan petir.
Aku tahu.
Selama kita melewati jalan petir
dan memasuki pintu dewa,
kita sudah menjadi dewa.
Apa lagi yang ditunggu?
Guru Kerajaan,
cepat bawa kami menerobos jalan petir,
masuk ke pintu langit.
Baik.
Cepat bawa kami ke atas.
Benar.
Sebelum menapaki jalan ini dan petir menyambar,
aku butuh bantuan kalian.
Guru Kerajaan.
Selama kau bisa membawa kami menjadi dewa,
katakan saja.
Apa pun yang kau butuhkan akan kami berikan.
Semuanya akan kami berikan pada Guru Kerajaan.
Cepat bawa kami jadi dewa.
Berikan roh pedang kalian padaku.
Roh pedang.
Roh pedang.
Semuanya keluarkan roh pedang.
Tunggu.
Roh pedang?
Guru Kerajaan,
untuk apa kau menginginkan roh pedang?
Guru Kerajaan,
kalau kau mengambil roh pedang kami
bukankah kami jadi tidak berguna?
Apa maksudmu ini?
Benar.
Apa maksudmu?
Maksudku adalah
kalian harus mati.
Cepat lari.
Guru Kerajaan,
apa yang ingin kau lakukan?
Membawa kalian menjadi dewa.
Tanpa roh pedang kalian,
bagaimana aku menapaki jalan petir?
Kebetulan kau datang,
Ketua Yan.
Pedang Fenxin?
Tie Jian?
Nyawamu sungguh panjang.
Nona Yan.
Tie Jian.
kau baik-baik saja?
Serahkan padaku.
Feng Qingzi.
kau menggunakan begitu banyak rahib untuk melengkapi dirimu,
bukan menjadi dewa
tapi akan menjadi iblis.
Nyawaku
tidak sampai giliranmu untuk mengkritik.
Subtitle by RhainDesign Palu, 2 Maret 2021
Feng Qingzi,
ini hanya pengecohan.
Aku saja tidak bisa kau kalahkan,
atas dasar apa mau menjadi dewa?
Akulah orang yang dipilih langit.
Hanya aku
yang bisa menjadi dewa.
Sudah ada
seorang Dewa Agung
yang mengizinkanku menjadi dewa.
Dewa Agung.
Aku datang.
Dewa Agung.
Dewa Agung.
Roh pedang tingkat enam
memang menakjubkan.
kau yang disebut dewa?
Benar.
Aku adalah Dewa Agung.
Ji Wuxiang.
Bertugas menjaga orang fana berkultivasi menjadi dewa.
Kekuatan di tubuhmu sangat akrab.
Aku sudah ingat.
kau Jian Sheng yang tidak bersedia melayani.
Sayang sekali,
dia sudah disambar hingga tubuh dan jiwanya hancur.
Tapi roh pedangnya memang lezat.
Jadi?
Jadi
di jalan petir ini
semua orang yang mati
adalah karena perbuatanmu?
Apa maksudnya?
Para dewa itu hanya ingin santai.
Tahukah kau betapa sulitnya aku berlatih menjadi dewa?
Aku pernah membunuh iblis.
Sebelum mati dia meninggalkan kata-kata.
Menghabiskan ribuan tahun untuk pencapaian orang lain,
untuk apa?
Jika dapat menyerap kekuatan kalian
untuk meningkatkan kultivasi,
bukankah akan menghemat ribuan tahun untuk berlatih?
Ucapannya benar.
Perasaan memiliki kekuatan itu sangat menakjubkan.
Melihat sekelompok serangga seperti kalian kemari mengantar nyawa,
sangat menyenangkan.
Kenapa berbicara seperti itu?
Bukankah ini menipu kami?
kau membelot dari jalan dewa, ternodai oleh karakter iblis.
Apa tidak takut
membuat langit murka?
Langit murka?
Makhluk fana menjadi dewa harus menerima cobaan hidup dan mati.
Siapa yang bisa murka padaku jika mati di jalan petir?
kau bukan dewa.
Jelas kau adalah roh jahat.
Orang yang dipilih langit
akan memimpin semua rahib, mengorbankan roh pedang.
Sungguh menakjubkan.
Sebagai Dewa Agung
dengan persediaan energi roh yang tiada habisnya,
akan abadi selamanya.
Persetan dengan abadi selamanya.
Kita pergi.
kau tidak mati?
Itu hanya bayanganku.
Berani merendahkanku,
harus membayar.
Gawat.
Desa Xiyou.
Cepat selamatkan orang.
Pak tua.
Bagaimana?
Cepat bangun.
Cepat pergi.
Astaga.
jika kau bersedia melayaniku,
kuizinkan kau menjadi dewa.
Jika yang kau sebut menjadi dewa
harus membuat kami melayani iblis,
hari ini
kubiarkan kau melihat kemampuan manusia biasa.
Jangan buang-buang energi.
Manusia harus bisa menerima nasib.
Selama kau bersedia menyerahkan roh pedang,
melayaniku,
apa pun yang kau inginkan
bisa kuberikan padamu.
Aku ingin iblis berkedok dewa sepertimu
turun dari sembilan tingkat langit.
Bicaramu hebat sekali.
Lenyaplah menjadi abu.
Kenapa bisa begini?
Hentikan.
Hentikan.
Jangan.
Pakai ini.
kau akan menggantikan Ji Wuxiang.
Memiliki kekuatan tertinggi,
abadi selamanya.
kau tersihir oleh iblis Ji Wuxiang.
Dia sukarela melakukannya.
Mana mungkin tersihir?
Satu pikiran muncul, ribuan iblis terlahir.
Itulah pikiran jahat manusia.
Membuat tempat ini menjadi menjadi alam iblis.
Karena iblis sudah terlahir,
aku akan melenyapkannya.
Baik dan jahat tergantung hati manusia. Dari dulu, kebaikan mengalahkan kejahatan
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.