Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Instagram @skysoultan
The Sweet Girl Season 2
Episode 19
Jelas-jelas semuanya palsu,
kenapa kamu bersikeras untuk tetap tinggal?
Lu.
Tuan Pei.
Jika hatimu tidak bisa merelakan,
jangan memaksakan diri sendiri.
Tuan Pei.
Kamu pernah menolongku,
juga begitu baik terhadapku.
Kurasa ada hal yang harus kukatakan dengan jujur padamu.
Kamu katakan saja.
Aku...
aku memiliki sebuah tujuan
sehingga bersedia menikah denganmu.
Maaf.
Karena alasan yang tidak dapat dijelaskan
sampai harus mengorbankan pernikahanmu.
Aku sungguh minta maaf.
Tidak masalah.
Aku tahu itu.
Hal yang aku ingin kamu tahu adalah
aku menyetujui Nyonya Qin bukan karena emosi sesaat,
Itu keinginanku sendiri.
Menikahimu adalah hal yang yang paling ingin kulakukan,
jadi kamu tidak perlu minta maaf.
Sebaliknya aku,
sangat senang memiliki kesempatan ini untuk dekat denganmu.
Tuan Pei,
terima kasih.
Tidak usah berterima kasih kepadaku.
Ada hal yang mendesak.
Aku...
aku ingin...
pernikahan diadakan besok.
Maaf.
Aku tahu begini sangat tidak pantas,
tetapi....
Baik.
Aku akan minta mereka siapkan sekarang.
Tuan Pei,
kebaikan Anda terhadap Desa Changle,
aku, Mi Jiu'er akan mengingatnya dalam hati.
Semua utangku padamu
hanya bisa ditebus di kemudian hari.
Kamu kenapa?
Kepalaku pusing,
pandanganku juga kabur.
Sepertinya...
masih ada racun yang tersisa.
Kamu tunggu sebentar,
aku mencari orang untuk memanggilkan tabib.
Tidak perlu panggil tabib lagi.
Membunuh racun dengan racun
adalah penawar yang paling efektif.
Kamu keluar.
Keluar .
Cepat, aku sudah mau tidur.
Kamu belum menyelesaikan tugas yang kuberikan.
Itu... itu sudah hampir selesai setengah.
Jika tidak ada 10 tael perak,
setengahnya juga jadi.
Jika tidak,
setengahnya dari setengah juga boleh.
Orang yang aku pilih adalah kamu.
Hari pernikahan tuan muda belum ditentukan,
apa yang sedang kalian lakukan?
Cepat lepaskan semuanya!
Ini baru saja diperintahkan oleh tuan muda,
Ingin diselesaikan dengan cepat.
Baru saja diperintahkan?
Tuan muda berkata besok akan menikah dengan Nona Lu,
jadi kami harus cepat-cepat memasang dekorasi.
Besok?
Tuan Muda!
Nona Chu?
Tuan Pei tidak ada di sini.
Mencarimu juga boleh.
Nona Chu,
apa ada perlu mencariku?
Kamu dan tuan muda akan menikah besok?
Di hatimu jelas-jelas tidak ada tuan muda,
kenapa harus menyuruh dia menikahimu?
Kamu ini sedang menghancurkan tuan muda.
Nona Chu,
aku punya alasan sendiri.
Tetapi aku sudah menjelaskannya pada Tuan Pei.
Orang yang dinikahi oleh tuan muda harusnya bukan kamu.
Tuan muda hebat dalam segala hal,
orang yang dapat berdiri bersamanya
haruslah seorang wanita yang sama hebatnya dengan dia!
Kamu tidak layak bersanding dengannya.
Aku....
Kamu jelas-jelas telah berjanji kepadaku
untuk kembali ke kehidupanmu yang dulu.
Kenapa harus kembali?
Kenapa harus menikah dengan tuan muda?
Baik-baiklah jadi pengemis.
Tidak bisakah melepaskan tuan muda?
Kenapa kamu terus menjerat tuan muda dan tidak mau melepaskannya?
Kenapa!?
Nona Chu.
Aku bukan pengemis.
Aku juga tidak menjerat Tuan Pei dan tidak melepaskannya.
Aku pernah mengatakan
ada alasan dalam setiap masalah.
Tetapi aku tidak punya kewajiban untuk menjelaskan padamu.
Pokoknya kamu tidak bisa menikah dengan tuan muda.
Kamu tidak bisa.
Kamu tidak pantas!
Kamu begitu mempedulikan Tuan Pei
karena menyukainya, kan?
Tetapi kamu selalu tidak berani mengatakannya.
Kamu bahkan tidak punya keberanian untuk mengejar kebahagiaanmu.
Kamu hanya pengemis,
punya hak apa menasihatiku!
Lancang!
Tuan Muda,
dia tidak mencintaimu.
Dulu dia telah mengakui dengan mulutnya sendiri, dia tidak mencintaimu.
Kenapa kamu masih terus melindungi dia?
Keluar!
Tuan Muda.
Demi bisa berdiri di sisimu,
aku sudah berusaha sangat keras.
Aku ingin membuat diriku menjadi hebat,
tetapi aku merasa diriku masih belum cukup.
Tetapi dia?
Seorang gadungan!
Seorang pengemis!
Dia punya apa sampai membuatmu begitu menyukainya?
Tuan Muda, sebenarnya aku di bagian mananya yang tidak sebanding dengan dia?
Tuan Muda...
mengikuti di sisimu bertahun-tahun,
Kamu hanya demi seorang wanita
memperlakukan aku seperti ini.
Aku tidak akan membiarkan si gadungan ini mendapatkan yang dia mau.
Tidak akan!
Bukankah kalian selalu ingin menjodohkan dia dan tuan muda?
Aku sekarang akan membuat kalian tahu
identitas sesungguhnya si gadungan itu.
Nona Chu, maaf.
Siapa kalian?
Lepaskan aku!
Siapa kalian?
Siapa sebenarnya kalian?
Siapa yang menyuruh kalian kemari?
Apa Lu Yiling itu ingin membalas dendam?
Katakan.
Perlu uang berapa baru bisa melepaskan aku?
Tuan Pei bilang ingin Anda kembali terlebih dahulu ke Kota Hai.
Selain itu dia akan memindahkan Anda untuk bertugas ke tempat lain.
Semoga Anda dapat bekerja sama.
Tidak mungkin.
Tuan muda mana mungkin mengusirku?
Tuan Pei berkata,
dia ingin menikah dengan Nona Lu.
Sama sekali tidak boleh mempertahankan
orang yang dapat menyakiti Nona Lu di sisinya.
Kamu suruh dia datang untuk mengatakannya sendiri kepadaku.
Tuan Pei berkata, tidak ingin bertemu dengan Anda.
Juga menyuruh saya menyampaikan pada Anda.
Semua hal yang telah Anda lakukan sebelumnya pada Pengurus Lu,
dia terus mengamatinya.
Namun karena persahabatan bertahun-tahun dia tidak mengungkapnya.
Dia berharap Nona Chu ke depannya
dapat berhenti melakukan yang jahat.
Mengikuti di sisimu
selama bertahun-tahun.
Kukira
asalkan diriku menjadi lebih hebat,
aku bisa terus berada di sisimu.
Tidak disangka
pada akhirnya,
bahkan kesempatan untuk tinggal di sisimu
pun sudah tidak ada lagi.
Lu.
Tidak usah pedulikan kata-kata Chu Yan.
Tidak masalah.
Tetapi yang Chu Yan katakan tidak salah.
Aku memang sudah terlalu egois.
Kamu baik-baik saja?
Besok sudah akan menikah,
aku ingin pulang ke rumah sebentar.
Kalau begitu, aku temani kamu pulang.
Tidak usah.
Aku hanya ingin pulang dan berbincang baik-baik dengan mereka.
Lu.
Kamu...
akan kembali, kan?
Kalau begitu aku tunggu kamu kembali.
Jiu'er, kamu pulang?
Orang dari Keluarga Qin tidak datang membuat masalah, kan?
Tidak.
Kukatakan kepadamu,
ini sedikit aneh jika dibicarakan.
Semenjak kamu pergi,
mereka sama sekali tidak pernah datang lagi.
Oh, iya.
Kamu sudah mendapatkan surat tanah?
Masih belum.
Tetapi akan segera.
Aku tahu kamu pasti punya cara.
Jiu'er...
kenapa kamu tidak senang?
Tidak terjadi apa-apa, kan?
Bisa ada hal apa yang terjadi padaku.
Tidak seperti biasanya.
Katakan sejujurnya kepadaku,
kamu gunakan cara apa untuk mendapatkan surat tanah?
Yang pasti sebuah cara baik.
Kuberitahu kepadamu,
besok aku akan menikah dengan Tuan Pei.
Menikah?
Tuan Pei yang mana?
Tuan Pei yang terakhir kali naik angkong
dan memberikan uang untuk kita mengobati penyakit.
Mengobati penyakit?
Aku sudah ingat!
Tetapi....
Kenapa?
Aku besok akan menikah,
bukankah harusnya kamu ikut senang untukku?
Bukan begitu.
Apa kamu karena surat tanah,
sehingga mau menikah dengan orang yang tidak kamu sukai?
Lelucon apa ini?
Itu Tuan Pei.
Tuan Pei
orangnya begitu baik,
perawakannya juga tampan.
Dia sangat baik terhadapku,
keluarganya begitu kaya raya.
Aku dapat menikah dengannya, itu artinya aku beruntung, oke?
A'gui,
kamu harusnya ikut bahagia bersamaku.
Kalau begitu besok aku antar kamu ke sana.
Kamu akan menikah.
Bagaimana mungkin tidak ada anggota keluarga,
benar begitu?
Tidak usah.
Sebelum surat tanah sampai di tangan,
kamu harus tetap tinggal di sini.
Jaga keluarga kita dengan baik.
Aku....
Oh, iya. A'gui.
Ulurkan tanganmu.
Setiap kali aku pulang,
aku akan membawakan permen untuk Cao dan A'hu.
Aku tahu kamu pasti tidak kebagian.
A'gui.
Kamu percaya padaku.
Ke depannya hari-hari kita akan menjadi semakin baik.
Jiu'er.
Aku pergi dulu.
Jiu'er,
kamu harus menjaga dirimu dengan baik.
Jangan sampai membiarkan dirimu dirugikan orang lain.
Kamu juga harus menjaga semuanya dengan baik.
Baik.
Jiu'er.
Jika kamu tidak ingin menikah,
pulang saja.
Demi kalian,
melakukan apa pun layak untukku.
Aku juga tidak akan bersama dengan orang yang sejak awal
terus-menerus memanfaatkan diriku.
Sisiran pertama, menyisir sampai ke ujung rambut.
Sisiran kedua, saling menghormati sampai rambut memutih.
Sisiran ketiga, keluarga dipenuhi anak cucu.
Lu Yiling!
Jika aku ingin menikahimu,
apa kamu akan ikut denganku?
Nyonya,
hari bahagia seperti ini Anda jangan menangis.
Jangan sampai merusak suasana sukacita.
Bagaimana persiapannya?
Tuan Pei akan segera tiba.
Menjawab Nyonya, semua sudah siap.
Nyonya Qin.
Hal yang telah dijanjikan
sudah harus ditepati, kan?
Tentu saja,
Nyonya Pei.
Tuan Muda Yi,
Anda sudah datang?
Mana tuan muda?
Sejak kemarin malam tuan muda
terus mengurung dirinya di dalam kamar untuk minum arak.
Mungkin sekarang dia sedang mabuk.
Sudah jam berapa sekarang?
Jika begini terus,
Pengurus Lu ini akan benar-benar menjadi Nyonya Pei.
Tuan Muda!
Tuan Muda!
Tuan Muda!
Jika kamu tidak keluar lagi,
Pengurus Lu akan menjadi Nyonya Pei.
Awalnya kukira
kamu akan mengenakan pakaian pengantin yang kubuatkan untukmu,
berjalan dengan bahagia ke arahku.
Tetapi saat ini kamu sedang berjalan ke arah orang lain.
Jiu'er.
Lu,
akhirnya aku bisa menikahimu.
Tuan muda tidak ada.
Mana tuan muda?
Luo Yinran, kamu...
Luo Yinran!
Ada apa ini?
Kembali!
Lu!
Jangan ditiup lagi!
Jangan ditabuh lagi!
Ini....
Selamat hari pernikahan!
Pakaiannya bagus.
Dasinya sedikit miring.
Sini, aku bantu mengikatnya.
Aku bantu kamu mengikatnya, sini.
Kalian mau bawa Lu ke mana?
Tuan Pei, jangan terlalu emosional.
Tuan muda hanya ingin mengobrol berdua dengannya sebentar.
Dasinya miring, biar aku bantu kamu mengikatnya.
Sini, ikat sebentar.
Luo Yinran,
kamu tahu tidak apa yang sedang kamu lakukan?
Kamu sendiri tahu tidak apa yang sedang kamu lakukan?
Semua ini tidak ada hubungannya denganmu.
Tidak apa-apa, kan?
Biarkan aku melihatnya.
Jangan sentuh aku!
Tunggu sebentar,
ikut aku pulang.
Kamu jangan kemari.
Jangan bergerak!
Luo Yinran,
aku tidak peduli kamu masih mau memanfaatkan aku
untuk mendapatkan apa.
Mulai sekarang,
aku tidak ada hubungan lagi denganmu.
Tolong kamu jauh-jauh dariku.
Bagaimana kalau aku tidak mau?
Apakah dengan begini,
kamu akan merasa lebih baik?
Kamu gila!
Iya,
aku memang sudah gila.
Kamu beritahu aku.
Aku sebenarnya harus bagaimana
agar cukup untuk membuktikan ketulusanku padamu?
Apa aku harus merogoh keluar hatiku?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.