Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitles by sub.Trader subscene.com
"SANGAT MEMUNGKINKAN DI BALIK PERSEPSI INDRA KITA,
ADA DUNIA TERSEMBUNYI YANG TIDAK KITA KETAHUI SAMA SEKALI"
DUNIA BARU
Diablos!
DUNIA KITA
Perserikatan Bangsa-Bangsa Operasi Keamanan Gabungan
Garis Lintang 33 derajat 56' 2.54'' Utara Garis Bujur 67 derajat 42' 12.35'' Timur
Elang Satu, ini Tim Bravo.
Elang Satu, ini Tim Bravo. Kau dengar?
Badai datang. Jarak pandang nol. Segera kirim bantuan.
Elang Satu, ada sesuatu di sini. Segera kirim bantuan.
Elang Satu, ini Tim Bravo. Segera kirim bantuan.
Bu. Bu.
-Marshall. -Tautannya setengah kilometer di depan.
-Tim Bravo? -Kurasa.
Axe... dengan Steeler. Operasikan kaliber .50.
-Baik, Bos. -Ayo berangkat, Nona-nona.
Dia wanita, tapi tetap terasa seperti penghinaan.
Biasakanlah.
Kapten. Lihat markah-markah itu?
Ya, aku lihat.
Kau tahu itu apa?
Sersan Davis, aku seorang Ranger, bukan arkeolog.
Diterima.
Axe!
-Apa? -Kau mendengarkan apa?
George Jones.
Siapa itu?
-Kau buta tentang seni, Steeler. -Benar.
Refleksmu hebat, Marshall.
Hari ini 15 mati.
-Hebat. -Tidak ada tahanan, Davis.
-Link. Apa yang kau temukan? -Jelas ini Tim Bravo.
Tapi jejaknya berakhir di sini.
-Tim Bravo naik apa? -Humvee Lapis Baja dan Mat-V.
Itu kendaraan lapis baja seberat 10 ton. Tak mungkin hilang begitu saja.
Bos. Ada sesuatu.
Ada bahaya. Arah pukul 12.
-Dari mana datangnya? -Mendadak muncul.
Tim Bravo melaporkan ada badai pada transmisi terakhir.
-Musuh gunakan untuk berlindung? -Penyergapan. Seperti di Helmand?
Kita hindari saja.
Siaga Merah.
Jika musuh bersembunyi di balik badai, situasi bisa berbahaya.
Diterima.
Marshall. Kau sedang apa?
Siapa tahu kepalaku pecah...
aku masih bisa dikenali.
Kau ekstrem, Bung.
Sial!
Itu terlalu dekat.
Link! Pernah melihat kilat seperti ini?
Tidak pernah.
Tapi aku merasa aman di dalam kotak baja ini...
memegang senjata logamku.
Dash! Arah 12! Lihat markah itu!
Apa itu?
-Awas! -Sial!
Bertahanlah!
Sial!
Sial!
Kita di mana? Dan ke mana badainya?
Apa yang terjadi?
-Hei! -Teman-teman!
Kau baik-baik saja?
Aku akan hidup.
Kita tersambar petir?
-Steeler, kau baik-baik saja? -Ya.
Dari mana pasir ini datang?
Ini tidak benar. Semuanya.
Apa itu?
Aku tidak melihat struktur atau gunung yang ditandai di peta ini.
Menurut ini...
bukit pasir terdekat 20 kilometer jauhnya.
-Bagaimana mungkin? -Kita di mana?
Kenapa kita bisa begitu jauh dari jalanan?
Entahlah.
Axe, pergi ke bukit dan siapkan pos pengintaian.
Baik, Bos.
Steeler!
DPV masih bisa jalan. Mobil ini kuat.
-Marshall? -GPS rusak, Bos.
Radio dan satelit hanya suara statis. Kompas pun kacau.
-Pasti akibat tersambar petir. -Jadi bagaimana?
Cara manual. Navigasi dengan matahari.
Kembali ke markas. Kita berjalan kalau perlu.
Bos, itu jauh sekali.
Kita terus berjalan sampai dapat komunkasi.
AWACS akan panggil bantuan.
Mereka akan kirim helikopter. Mungkin mobil lapis baja.
-Bagus. -Sudah kuperbaiki.
Bos...
-Bicaralah. -Kau harus lihat ini.
DPV Lapis Baja dan Mat-V.
Itu Tim Bravo.
Formasi V. Bergerak.
Kita apakan mereka?
Setelah ada komunikasi, kita kirim unit untuk menjemput jasad mereka.
-Apa yang terjadi dengan mereka? -Pelontar api.
Kurasa tidak.
Pelontar api tidak seperti ini.
Napalm pun tidak sepanas ini.
Bu...
Ini kaca.
-Kaca? -Pasir meleleh menjadi kaca.
Bagaimana cara melelehkan pasir?
Entahlah.
Ini di luar pemahamanku.
Mereka terlihat melawan.
Melepaskan banyak tembakan.
Mereka tidak mengenai apa pun. Tidak ada jasad.
Mereka membawa jasad-jasadnya pergi?
Aku pernah melihatnya.
Ya. Kurasa tidak.
Apa yang kau lihat, Link?
Tidak ada.
Tidak ada jejak di mana-mana.
Siapa pun pelakunya, mereka tak meninggalkan jejak.
Kita harus bergerak. Ayo!
Bintang Gelap kepada Elang, ganti.
Sial. Petir merusak seluruh elektronik.
Bukan hanya elektronik.
-Apa maksudmu? -Ini tidak benar.
Semua ini tidak benar.
Petir itu melakukan sesuatu kepada kita.
Kapten tahu yang dia kerjakan.
Kata mereka di militer Gajinya luar biasa
Kata mereka di militer Gajinya luar biasa
Mereka berikan 100 dolar Dan mengambil 99
Mereka berikan 100 dolar Dan mengambil 99
Oh, betapa aku ingin pergi
Tapi mereka tidak membiarkanku
Pulang
Kata mereka di militer Sepatunya luar biasa
Kau minta ukuran sebelas Mereka memberimu ukuran sembilan
Kau minta ukuran sebelas Mereka memberimu ukuran sembilan
Oh, Tuhan, aku ingin pergi Tapi mereka tidak membiarkanku
Astaga.
Itu pasti dinosaurus.
Aku pernah lihat dinosaurus di museum.
Tidak sebesar itu.
Musuh, arah pukul 12. 300 meter.
Hentikan tembakan! Hentikan tembakan!
Apa yang terjadi?
Ini hanya kapur.
Kapten!
Diablos.
Di belakang kita!
Apa itu?
Link! Kembali ke mobil.
Dash, Steeler, jalan!
Tembak!
Dia menyusul kita!
Kau terjepit.
-Cepat pergi! -Tidak! Satu...
-Astaga... -...dua, tiga.
Tembak!
Berikan tanganmu! Ayo!
Dash! Ayo!
Aku berusaha!
Steeler!
Berhasil!
Marshall! Masuk!
Ayo cepat!
Berikan tanganmu.
Masuk.
Link! Ambil roket!
Astaga.
Mundur!
-Ayo! -Mundur! Cari perlindungan!
Kapten!
Ayo.
Ayo, Bos.
Kutahan! Cepat lari!
Mengisi ulang!
Makhluk apa itu?
Sudah kukatakan cahaya itu membawa kita ke suatu tempat.
Kita harus kembali. Kita harus pulang.
-Diam, Sersan Davis. -Kita akan mati di sini.
Tutup mulutmu sekarang juga, prajurit, itu perintah.
Kau lihat Steeler dan Axe?
Dash, aku punya tiga. Kau?
-Apa? -Sisa tiga magasin.
Untuk apa? Kau lihat makhluk itu?
Karena kita tentara dan ini tugas kita. Kita berperang.
-Benar? -Ranger selalu unggul.
-Kau ikut aku? -Selalu, Bos.
Kalian gila.
Aku tidak peduli itu makhluk apa.
Kita lakukan keahlian kita. Berperang dan bertahan hidup.
Sekecil apa pun peluangnya. Paham?
-Ya, Bu. -Ya, Bu.
Kau mengerti?
Sangat mengerti, Bu.
Magasinku sisa tiga. Kau?
Tas medis!
-CPR, Marshall. -Baik.
-Terlambat. -Omong kosong!
Jangan mati, Ranger. Ayo!
-Tidak ada denyut. -Tidak bisa diterima. Coba lagi.
-Maaf. -Gawat! Ada lagi!
Ayo! Kita harus pergi!
Mereka di mana-mana!
-Maaf. -Sersan Kepala!
-Link! -Ikuti aku!
Ayo mundur!
Mundur! Mundur!
Dash!
-Ayo! -Terus bergerak!
Marshall!
Ayo!
Link. Dash.
Dash.
Dash.
ALAT MEDIS
OKSIGEN
Ayo.
-Kau masih hidup. -Link.
Ada apa?
Dadaku sakit. Lenganku mati rasa.
Semacam racun.
Kau harus tahan.
Ayo. Kita bergerak.
Astaga.
Gawat.
Kapten.
Sedikit lagi. Ayo.
Aku tak bisa bergerak.
Baik, coba kulihat. Coba kulihat ada apa.
Pergi!
Astaga!
-Link! Tidak! -Kau harus pergi!
Link!
Selamanya
Terkutuk kau.
Terkutuk kau!
Aku akan pulang.
Nerscylla.
-Nerscylla. -Lepaskan aku!
Hidupmu nyaman...
Sekarang kau tahu rasanya.
Bersulang.
Kau kurang ajar.
Hei. Coba lihat itu.
Kau tak suka itu? Sekarang tidak lucu, bukan?
Akan kubunuh kau.
Ayo!
Dorong! Dorong!
Ini.
Aku bukan musuhmu.
Tunggu, tunggu.
Tunggu.
Tunggu.
Lihat.
Ini.
Makanan.
Makanan. Ini.
Ambil.
Berikan. Lihat, lihat.
Enak sekali.
Enak, bukan?
Wah.
Pelan-pelan. Itu enak.
Itu cokelat.
Cokelat.
-Cokelat. -Ya, cokelat.
Cokelat.
Cokelat.
Cokelat!
Aku tak punya lagi.
Tidak ada lagi. Lihat. Tidak ada apa-apa.
Maaf.
Astaga. Terima kasih.
Astaga.
Terima kasih.
Hei!
Tunggu! Kau mau ke mana?
Tunggu!
Kau dan aku ke sana?
Ya.
Menurutku petir itu yang membawaku kemari.
Aku harus ke sana. Aku harus pulang.
Makhluk itu masih berkeliaran.
Diablos.
Diablos.
Hei, di sana...
aku punya senjata.
Diablos...
Apa?
Apa?
-Nerscylla. -Tidak.
Kita tidak perlu kembali ke dalam.
Kita harus ke sana. Diablos.
-Diablos. -Diablos.
Nerscylla.
Diablo.
Kita meracuninya.
Pintar.
Untuk membunuh monster, kau membutuhkan monster.
Tapi bagaimana cara menangkapnya?
Apa?
Kata mereka di militer Kopinya luar biasa
Kelihatannya seperti air lumpur Rasanya seperti terpentin
Oh, Tuhan, aku ingin pergi Tapi mereka tidak membiarkanku
Kata mereka di militer Orang-orangnya luar biasa
Bagiku mereka bagaikan Hunchbacks Dan suaranya seperti Frankenstein
Oh, Tuhan, aku ingin pergi Tapi mereka tidak membiarkanku
Ayo!
Bagus. Dapat!
Kali berikut, kau umpannya!
"Ranger."
Itulah aku.
-Ranger. -Ya. Ya.
Pemburu.
Pemburu. Ranger.
-Ya. -Pemburu?
Ya.
Perekat.
-Perekat? -Ya.
Perekat. Perekat. Perekat.
Baiklah. Cukup, cukup.
Astaga.
Mereka sungguh berusaha masuk.
Itu keluargamu?
Kau mau menemui mereka? Kau mau pulang ke rumah?
Rumah?
Maaf.
Rathalos.
Ayo beraksi.
Lupakan saja. Ayo.
Siap!
Ya!
Wah.
Apa itu? Seharusnya kau beri tahu aku.
Jangan diam saja.
Sebentar lagi.
Berhenti!
Umpan!
Ya!
TENDA DARURAT
Ayo!
Lindungi dia.
Terima kasih kembali.
Wah!
Apceros.
Apceros.
-Apceros. -Ya.
Baik. Mereka makan rumput.
Air. Air.
Umpan.
Umpan?
Kau lucu.
Tahu apa yang kulakukan kali berikut kau sekarat di gurun?
Kubiarkan.
Baunya enak.
-Kutangkap Cephalos. -Saat ini aku akan makan apa saja.
Rumah.
Ya.
Jalan pulangku. Kuharap.
Cokelat.
Cokelat.
Enak sekali.
Apa itu?
Baiklah.
-Cokelat. -Tidak.
-Cokelat. -Itu bukan cokelat.
Apa yang terjadi?
Rathalos.
Kau mengatakannya tadi. Apa sebenarnya Rathalos?
Disediakan oleh pedagang subtitle
Terima kasih.
Terima kasih.
Jangan berterima kasih dahulu.
Kau menikmati pertunjukannya?
Apa?
-Apa itu? -Palico.
Kata temanku aku salah menilaimu.
Katanya aku harus minta maaf.
Jangan terlalu berharap.
Kenapa kau merantaiku? Apa yang kau takutkan?
Duniamu...
dan yang bisa dilakukannya kepada duniaku.
Kau bukan yang pertama menyeberang dari duniamu.
Ada yang lain, dahulu sekali.
Itu sebabnya kau bisa bahasaku?
Aku mempelajarinya.
Apa yang terjadi denganku? Kenapa aku bisa di sini?
Aku yakin jawaban yang kita cari ada di sini.
Di puncak gunung itu terdapat Menara Langit.
Sisa dari peradaban kuno.
Sangat maju. Sangat berbahaya.
Konon Bangsa Kuno tahu cara memasuki kedua dunia.
Aku yakin itu fungsi dari Menara Langit.
Itu yang membawamu kemari.
Apa yang terjadi dengan peradaban kuno?
Mereka merusak diri sendiri. Teknologi menghancurkan mereka.
Menurutmu duniaku ada kaitannya?
Kuduga begitu.
Membuka gerbang antara dua dunia kita pernah menjadi bencana.
Kupastikan itu tidak terjadi lagi.
Kami mau menyelidiki Menara Langit
lalu bertemu dengan Diablos.
Di situlah aku kehilangan temanku ini.
Merawat yang luka dan memperbaiki kapal adalah prioritas utama kami.
Tapi sekarang, kami melanjutkan misi kami.
Bangsa Kuno menjaga teknologi mereka dengan makhluk paling mengerikan...
Rathalos.
Hampir mustahil untuk dibunuh.
Satu-satunya kelemahan mereka ketika sebelum menyemburkan api.
Bantu kami bertempur...
mungkin kami bisa membantumu pulang.
Ada apa?
Tidak ada kucing di duniamu?
Hei!
Kau minum dari gelasku lagi?
Kita berangkat besok pagi. Jangan buat aku menunggu.
Aku benci menunggu.
Bagaimana?
Kau siap?
Pendakiannya akan sulit.
Ayo!
Kami yakin lahar itu sumber tenaga untuk mesin di menara.
Mesin itu mengendalikan badai.
Tepat.
Menciptakan gerbang ke duniamu...
tapi kelihatannya tidak stabil.
Ayo.
Rathalos.
Bersiaplah.
Ingat, mereka lemah sebelum menyemburkan api.
Hei, jelek!
Tenanglah! Kau sudah aman sekarang!
Panggil medis!
Kapten Artemis?
Bawa dia masuk!
Angkat!
Ayo! Ayo!
Kapten. Kami mencarimu.
Dia mengenakan apa?
Elang Satu, ini Serigala Merah.
Kami menemukan Bintang Gelap.
Satu orang selamat.
Aku ulangi, satu orang selamat.
-Pasukan darat mengamankan area. -Diterima, Serigala Merah.
Kapten.
Kau bisa mendengarku?
Kau bisa mendengarku?
Kapten? Kapten Artemis?
Di mana anggotamu yang lain?
-Anggotaku? -Ya.
Di mana Tim Alpha yang lain?
Diterima.
Kita diserang!
Bidik perutnya!
Rathalos.
Isi!
Tembak!
Tidak! Tidak!
Tidak!
Helikopternya menuju kemari!
Menghindar!
Baik.
JANGAN DIINJAK
Astaga.
Ayo!
Kena kau.
Temanku.
Aku masih tidak memahamimu.
Oh, ya.
Ya, terima kasih.
Aku tidak punya cokelat lagi.
Tangkap.
-Kau di sini. -Kami datang untuk membantu.
Kami tak bisa biarkan monster dari duniaku menyerang duniamu.
Dimulai lagi.
Waktu kita sedikit.
Akan ada serangan lain.
Kita harus kembali.
Kita harus matikan Menara Langit.
Kita hadapi ini dahulu.
Diterima.
Ya!
Subtitles by sub.Trader subscene.com
BERDASARKAN PERMAINAN VIDEO CAPCOM
Diterjemahkan oleh: Nazaret Setiabudi
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.