All language subtitles for You kill.S03.E08.END

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Subtitle bY NETFLIX Ripped & Resynced == ANANG KASWANDI ==

Telegram >> https://t.me/Anangkaswandisubtitleindo IG >> @Anang2196_sub_indo

Faktanya, dia bermuka tebal dan paham hukum.

Orang-orang membutuhkan kita.

- Apa Bu Kepala adalah Min-young? - Maksudmu, dia Min-young?

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

GOSEONG-GUN, PROVINSI GANGWON

Apa yang terjadi dengan Min-young sebenarnya?

Apa dia benar Bu Kepala Hwalbindang?

Namun, Kepala Hwalbindang memang wanita.

- Benar. - Itu sudah pasti.

Karena itu dia mencurigakan.

MIN-YOUNG MENGHILANG

Namun, dia bisa saja diculik.

Kalian benar-benar keterlaluan.

- Namun, jika diculik… - Sepertinya dia tak diculik.

Yang kita lihat di video kamera pengawas…

Mereka Min-young dan Bo-hyun?

- Apa? - Apa yang dia bawa?

Senjata laras panjang?

- Min-young benar… - Mengejutkan.

Namun, Ahn Bo-hyun…

Kita yakin dia penembaknya.

- Itu benar. - Sudah pasti.

Apa Ahn Bo-hyun adalah pria bercincin yang menggebrak meja?

Benarkah?

Bila Ahn Bo-hyun yang memakai cincin itu,

Min-young sudah pasti wanita yang ada di sampingnya saat itu.

BENARKAH MIN-YOUNG KEPALA HWALBINDANG?

Seung-gi, berhati-hatilah.

Walau kau hilang ingatan,

- mereka ingin membunuhmu. - Benar.

MEREKA MENGINCAR SEUNG-GI

WAKTUNYA BERTEMU LAGI TEPAT WAKTU

DARI KEPALA HWALBINDANG

"Bertemu lagi."

Karena itulah mereka menyuruh kita kemari.

Bila kupikirkan lebih lanjut,

tak ada orang lain selain Min-young yang bisa begini.

EPISODE TERAKHIR TIMBANGAN TAKDIR

- Ini tempatnya? - Benar.

Kurasa kita sudah sampai.

Semuanya rumah kosong.

SEBUAH DESA DI GOSEONG-GUN, PROVINSI GANGWON

- Tempat apa ini? - Kurasa tak ada orang di sini.

- Hei. - Apa itu?

- Ada yang terbaring. - Dia berdarah!

- Apa? - Apa maksudmu?

Kurasa dia tertembak.

- Dia Ahn Bo-hyun? - Ada apa ini?

Dia ditembak?

- Bagaimana dia… - Lari!

Di sini berbahaya!

Di sini berbahaya!

- Apa? - Ada apa?

- Apa itu? - Ada apa?

Apa itu?

Cepat masuk ke gedung!

- Astaga! - Mereka menembaki kita.

- Hei! - Cepat!

Ada apa?

Apa kau tak apa? Baik-baik saja?

- Kau tak apa? - Ya.

Ada apa sebenarnya?

Aku dan seniorku sedang berpatroli.

- Lalu? - Tiba-tiba ada drone muncul.

Aku lihat ada senjata di drone tadi.

Siapa yang mengendalikannya?

DRONE MISTERIUS MENYERANG

Lalu siapa orang yang ada di depan?

- Dia seniorku. - Seniormu?

Dia tertembak tadi.

Kami ditelepon orang bernama Kapten Ko dari Seoul

sehingga berpatroli.

- Namun, situasinya sangat aneh. - Ada apa?

Drone tersebut tak langsung menyerang.

Ketika seniorku menatapnya,

drone mulai menembak.

- Tunggu. Siapa yang mengendalikan? - Drone menyerang mata?

Maksudnya, drone menembak setelah memindai iris mata?

Ya, kupikir itu aneh dan langsung menghindarinya.

Namun, kakiku tertembak.

- Astaga. - Selain itu…

Sepertinya ada wanita terjebak di ujung gedung kompleks ini.

- Terjebak? - Benar.

Di mana lokasinya?

Ada tiga gedung di belakang gedung ini. Dia di gedung terakhir.

Wanita itu berkata ada kunci khusus

di salah satu tiga gedung di sana.

- Benarkah? - Tolong wanita itu dahulu.

Mungkin itu Min-young. Ayo ke sana.

Apa masih berbahaya untuk keluar?

- Haruskah kita tutup mata kita? - Ayo cari.

- Agar tak terpindai. - Kita tertembak jika mata kita terlihat.

- Mari kita cari sesuatu. - Ya.

Mari kita cari dahulu.

Ada dasi di sebelah sini.

Aku menemukan kaus kaki.

Ada penutup mata di sini.

- Kemarilah. - Ada apa?

Tutup matamu.

- Kau tak mau? - Tentu mau.

- Kita harus bertahan hidup. - Ya.

- Bagaimana caranya? - Bagus.

- Benar. Terpasang. - Terpasang.

Terpasang.

- Ayo keluar. - Ayo.

- Siapa yang akan di depan? - Aku. Kugunakan GPS.

- Aku akan di belakang. - Ada di samping pintu.

- Ayo. - Aku sudah buka pintu.

Tunggu sebentar.

- Memulai navigasi. - Pegang pintu sebelah kanan.

- Aku pegang pintunya. - Kupegang.

- Ada pohon. - Apa itu?

- Ada pohon di kanan. - Tangga!

- Hati-hati. - Ada tangga.

- Drone itu menakutkan. - Tenang, tak ada masalah.

- Rendahkan badanmu. - Terus maju.

- Kita harus terus maju. - Maju saja terus.

- Kwang-soo, perlahan. - Terus maju.

- Tetap fokus! - Belok kiri.

- Belok kiri! - Belok kiri.

- Aku di belakang. Jangan khawatir. - Terus maju.

- Kau tak boleh kabur. - Aku tak lihat apa pun.

Aku terus mendengar bunyi drone.

- Sial. - Kau tak apa?

Ada apa itu?

- Bunyi senjata? - Apa? Diamlah.

- Apa itu? - Ada apa?

- Mengagetkan saja. - Apa itu?

- Ada yang meledak? - Aku kaget.

- Kau tak apa? - Aku takut.

- Ada… - Pasti peluru.

Terus maju.

- Apa ini? - Apa?

- Majulah. - Siapa ini?

- Aku maju saja. - Se-jeong.

- Aku mengikutimu. - Ya.

- Tak apa. - Apa ini?

Tak apa.

- Belok kiri. - Ada yang mengenai kakiku.

- Belok kiri. - Belok kiri?

Ya.

- Sial. - Ada apa?

- Kwang-soo tertembak? - Tidak, aku kaget saja.

- Kaget? - Aku pikir kau tertembak.

Ada sesuatu di sini. Ada banyak.

Apa ini?

Ada anjing di sana!

- Ada anjing! - Anjing?

Itu sepertinya hanya rekaman saja.

- Benarkah? Namun, jika digigit… - Bukan anjing asli.

Suara anjing ini terlalu lantang.

Coba cek dia menggigit atau tidak.

Biarkan Jae-suk pergi.

- Apa kita terus maju? - Ya, terus maju.

Ada tanjakan di sini.

- Benar ada anjing. - Anjing asli!

Katamu bukan asli!

Hei! Katamu bukan asli!

Ada anjing asli!

- Itu anjing asli. - Asli.

- Jae-suk. - Apa?

- Ke kanan. - Kanan!

Kanan.

- Ini anjing asli! Hati-hati. - Bukan.

- Itu hanya suara. - Jika asli…

- Arahkanlah! - Itu rekaman.

Itu hanya rekaman suara.

- Dari pengeras suara? - Ya.

Kau sampai di tempat tujuan.

- Tunggu, kita sampai. - Cari pintunya.

Sebelah kiri adalah dinding.

- Ini pintunya. - Apa itu?

Tunggu, anjing asli! Aku pegang bulunya.

Jangan bohong. Kita tak bisa terus.

Aku pegang bulu tadi!

DETEKTIF HIDUNG PANJANG MENYENTUH BULU

- Itu bulu anjing asli! - Mari kita masuk dahulu.

Ada di mana anjing itu?

- Sudah bisa lepas? - Ya. Lepaslah.

- Ada anjing asli di sana! - Sungguh ada anjing!

- Yang benar? - Itu dia!

- Sudah kubilang! - Apa-apaan?

Sudah kukatakan asli, bukan?

- Sudah kubilang! - Hei.

- Siapa bilang itu pengeras suara? - Aku.

- Astaga. - Mengagetkan saja.

- Menakutkan sekali. - Aku kaget.

- Benar ada anjing? - Ya.

- Bukankah ini tempat yang sama? - Di mana kuncinya?

Katanya ada kunci.

KUNCI UNTUK MENYELAMATKAN WANITA ITU

Mungkin itu Min-young. Lekas cari.

Ini gila.

Tidak ada sesuatu di sini.

Benar, tak ada apa pun.

- Hanya satu, bukan? - Benar.

Mungkin bukan di sini.

- Ayo cek rumah lain. - Masih ada dua rumah lagi.

Aku yang pimpin kali ini.

Konon, anjing tak boleh lihat punggung kita.

Bagaimana caranya?

Astaga.

Navigasi dimulai.

- Jangan mendorong aku. - Mengerikan sekali.

- Ayo, Adik Jong-min. - Di mana tangganya?

- Ini dia. - Tangga!

Ini sangat melelahkan. Aku lelah.

Karena tak bisa melihat apa pun…

Astaga!

- Kalian tak apa? - Apa itu?

Kwang-soo? Di mana kau?

- Kenapa dia? - Kita tak boleh terpisah!

Semua masih dalam satu baris, bukan?

- Apa… - Apa ada bom?

Aku menyerah saja.

Aku tak bisa lanjut!

Kau tak bisa pergi sendiri.

Jong-min. Kau mau kugendong?

Tidak.

Kau menekan bahuku terlalu kuat.

- Jong-min, keluar. - Keluar ke mana?

Apa itu?

- Apa? - Tolong aku!

- Tolong! - Ada apa?

- Tutup matamu! - Matamu!

Ada apa sebenarnya?

Ada apa?

Jangan coba buka mata!

- Ada drone di atas kita. - Ia baru menembak.

- Ada drone di atas. - Jangan buka mata kalian.

Ayo cepat bergerak!

Ayo bergerak.

- Maju. Ayo cepat. - Belok kiri.

Ini bukan main-main.

Ini bahkan bukan medan perang.

Cepat bergerak!

Ini dia pintunya.

Ayo masuk dahulu. Cepat masuk.

- Apa ini? - Melelahkan sekali.

- Apa ini? - Astaga.

Aku sepertinya harus tidur.

- Cepat cari kuncinya. - Ayo cari.

Kita hanya perlu cari kunci itu.

- Tak ada apa-apa di sini. - Tak ada.

- Hei! - Apa?

- Ada. - Kuncinya!

- Tertemu? - Sepertinya.

- Kau benar. Tandanya. - Benar.

- Tanda? - Logo Hwalbindang.

- Lambang mereka. - Benarkah?

LOGO HWALBINDANG

Aku Park Hyo-ju, jurnalis berita lokal.

PROFIL TARGET

- Ini dia. - Benar.

- Kuncinya. - Ada di tong sampah.

- Jong-min. - Bagus.

Kita harus mencari ke segala tempat.

Untuk kali pertama di tim ini…

- Kalau begitu, kau yang pimpin. - Aku tak mau.

Apa rumah terakhir tempat wanita itu?

- Mungkinkah itu Min-young? - Min-young?

Ada baiknya bila itu Min-young, Jika bukan…

- Benar. - Hwalbindang berarti

menculik orang lain.

Akan melegakan

- bila dia Min-young. - Benar.

APA WANITA YANG DIKURUNG ADALAH MIN-YOUNG?

- Se-jeong. - Ya?

- Ayo lebih berani. Ini yang terakhir. - Kita akan turun tangga.

Satu. Dua.

Jae-suk, kau terlalu cepat.

Cepat bergerak!

- Aku bergerak cepat!. - Cepat!

- Cepat! - Jae-suk.

- Jae-suk. Tunggu dahulu. - Cepat bergerak!

- Sial. - Cepat!

Belok kiri?

- Belok kiri? - Ya, belok kiri.

- Hei, Se-jeong. - Belok kiri.

- Belok kiri? - Ini sangat menakutkan.

- Belok kanan. - Mengapa berputar?

- Kau mau ke mana? - Ini putar balik.

- Se-jeong! - Belok kanan.

Belok kanan?

- Mau ke mana kau? - Se-jeong, ini arah tadi.

Hei. Perlahan.

- Hei. - Kau terlalu cepat.

- Belok kiri. - Belok kiri! Di sini!

- Se-jeong sangat cepat. - Se-jeong, kau seperti menyukainya.

- Kau tak buka matamu? - Tidak.

- Belok kiri. - Belok kiri?

- Ya. - Memperkirakan ulang.

- Kita salah arah. - Di mana ini?

- Se-jeong! - Ya?

Jangan pimpin lagi.

- Kita gantian? - Se-jeong.

- Ya? - Aku di depan saja.

- Tidak, aku saja. - Belok kanan.

- Belok di sini? - Haruskah aku saja?

- Hati-hati. Apa ini? - Ada apa?

- Ada apa? - Apa yang aku injak?

- Apa ini? - Bagaimana?

- Apa ini? - Ada apa?

- Apa ini? - Ada apa sebenarnya?

- Apa ini? - Se-jeong.

- Apa kita di jalan benar? - Aku terlepas.

Tanganku terlepas.

- Ada apa? - Kita tertinggal di sini!

- Kau hilang! - Kemari!

- Se-jeong! - Kemari!

Apa itu?

KERETA DETEKTIF YANG KEBINGUNGAN

Kemarilah.

Aku sepertinya masuk ke rawa.

Kemarilah.

- Di mana? - Di sini.

- Kau sampai di tempat tujuan. - Apa ini sebenarnya?

- Se-jeong! - Kita sudah sampai.

- Ada di mana? - Entah, katanya sampai.

- Di mana? - Kita sudah sampai?

- Apa? - Ada apa?

BUNYI KERETA TERDENGAR JELAS

Apa itu?

Aku dengar kereta.

Kereta bawah tanah!

- Apa? - Mustahil kereta bawah tanah.

- Ada kereta? - Astaga.

- Bagaimana bisa? - Tak masuk akal.

- Bagaimana bisa ada kereta? - Kota apa ini?

- Di mana? - Mungkin kereta asli.

Katamu tadi juga bukan anjing asli!

- Kita hampir sampai. - Naiklah.

Se-jeong, buka pintunya.

- Berhasil. - Benarkah?

- Bukalah. - Ayo masuk.

- Kakiku terantuk. - Aku lepas penutup mataku dahulu.

Ayo.

Ayo masuk.

Ada seseorang di sini.

- Astaga. - Tunggu.

Mengapa di sini?

Sedang apa kau di sini?

Apa kau menemukan kuncinya? Tolong bukakan ini.

Bukankah ini Hye-yoon?

MANTAN KANDIDAT TUNANGAN NAM UK-GUN KIM HYE-YOON

- Apa yang terjadi? - Kau terlalu tenang.

Tunggu. Apa yang kau lakukan sampai terjebak di sini?

MENGAPA HYE-YOON ADA DI SINI?

Apa kau sendirian?

Siapa yang mengurungmu di sini?

- Lihat cincinnya. - Cincin apa ini?

CINCIN HWALBINDANG

Aku pernah melihat cincin ini.

Sudah kukatakan pernah melihat cincinnya.

Ini sebabnya. Aku lihat saat itu.

- Karena itulah aku ingat. - Tunggu.

- Jadi… - Aku sebenarnya

anggota Hwalbindang.

DRONE MISTERIUS MENYERANG ORANG-ORANG

- Anggota? - Kau anggota Hwalbindang?

HYE-YOON ANGGOTA HWALBINDANG

Ya.

Sebenarnya, ayahku dibunuh

oleh Direktur Nam dari Louis Nymphe.

Ada kertas yang bergumpal di sini.

Pendiri asli Louis Nymphe.

Benar.

Aku ingin membalas dendam kematian ayahku

- sehingga minta tolong Hwalbindang. - Begitu rupanya.

HYE-YOON DIBANTU HWALBINDANG

Semoga kau lebih menderita

atas perbuatanmu.

DIREKTUR NAM SEON-JUNG TERBUNUH

Namun, aku merasa bersalah akan apa yang kulakukan

dan mau keluar organisasi, tetapi mereka mengurungku.

Kau tak boleh keluar seenaknya.

Apa yang dilakukan Hwalbindang sebenarnya?

Hwalbindang adalah organisasi yang dibuat

untuk menghukum penjahat yang tak bisa diadilii hukum.

ORGANISASI YANG MENGHUKUM

MEREKA YANG TAK BISA DIHUKUM

- Harus dibalas setimpal! - Hukum mungkin ada di pihakmu…

- Selama semua bajingan itu bisa dihukum… - Seorang narapidana diserang.

Maka anggota mereka tak mungkin sedikit.

Seberapa besar organisasi ini?

Semua komunikasi melalui surel, atau aplikasi…

- Kau tak tahu jumlahnya. - Aplikasi Keledai.

Aplikasi yang kita temukan.

- Apa ini? - Kesehatannya juga makin menurun.

- Keledai? - Keledai?

Keledai?

KELEDAI

Hanya ada satu yang bisa kita lihat.

MENCARI SESEORANG UNTUK MEMBERSIHKAN

Itu kode untuk hal yang lain.

Apa kau tahu Park Min-young?

Wanita tinggi itu.

- Bu Kepala di Hwalbindang? - Benar.

Apa dia Bu Kepala?

Tak ada yang tahu siapa dia.

Aku hanya tahu dia wanita.

Lihat? Dia Min-young.

APA MIN-YOUNG SUNGGUH KEPALA HWALBINDANG?

Beri tahu semuanya.

Atau…

Sebenarnya ada bayangannya Bu Kepala.

Bayangan?

- Namanya Ahn Bo-hyun. - Ahn Bo-hyun!

- Ahn Bo-hyun. - Penembak runduk.

BAYANGAN KEPALA HWALBINDANG

AHN BO-HYUN

Dialah yang mengikat aku di sini.

Begitu rupanya.

Ada vila kosong jika kalian pergi lebih jauh.

Dia pasti ada di sana dengan Bu Kepala.

- Vila kosong? - Vila kosong?

Tolong selamatkan aku dahulu.

Ada kunci borgol di sekitar area ini.

Tolong cari, dan lepaskan aku.

Bagaimana kau bisa dipercaya? Apa melepaskanmu

itu tindakan yang benar atau tidak?

- Kami tak tahu jati dirimu. - Benar.

Mungkin kau hanya bicara

dan masih bergabung dengan Hwalbindang.

Sepertinya drone dan borgol ini berhubungan satu dengan yang lain.

Drone dan borgol ini?

Drone akan berhenti bila kita buka?

Ya.

- Benarkah? - Ini terhubung komputer ini.

- Bagaimanapun kita harus membukanya. - Sial.

Kita memeriksa rumah kedua dan ketiga secara menyeluruh.

Tak ada juga.

- Rumah pertama… - Rumah pertama yang kita masuki.

- Benar. - Kita belum memeriksanya.

Tempat kita bicara dengan petugas polisi itu.

Kita hanya perlu cek rumah itu saja.

Mari kita ke sana.

Ini dia. Kita sampai.

- Sudah sampai! - Aku pegang ini. Masuk.

Kau tak apa?

Dia pingsan sepertinya. Masih bernapas.

- Kita cari kunci itu? - Ya.

Kita harus mengecek jendela juga.

Tak kutemu…

- Ada apa? - Kenapa?

Apa itu?

- Kau hebat sekali. - Digantung di sana?

Aku lihat itu di sana.

- Se-jeong berdiri di sana… - Bagaimana…

- Hei. - Ada apa?

- Kau di pihak mereka? - Apa yang kau maksud?

- Tak mungkin kau temukan mudah. - Tidak.

Se-jeong melihat ke sana, dan aku lihat.

Aku akan mengawasimu.

- Ayo langsung pergi. - Ayo.

- Kemarilah. - Jae-suk.

Aku merasa geli. Kau di depan saja.

Baiklah, aku akan di depan.

Pintu di kanan.

Kita bisa menemukan apa pun sekarang.

Benar, kita tak perlu takut.

- Apa yang kau lakukan? - Hati-hati.

- Aku takut. - Aku seperti menggendongmu sekarang.

- Belok kiri. - Baiklah, ke kiri.

Aku akan bergerak cepat.

Lebih baik tak berpegangan.

- Cepatlah bergerak. - Sehun, di sini!

Kita sampai.

- Hye-yoon? - Hye-yoon.

Kami kembali!

- Kau temukan kuncinya? - Ya.

- Di mana Seung-gi? - Hei!

- Di mana Seung-gi? - Seung-gi tiba-tiba menghilang.

- Seung-gi menghilang? - Ya.

- Masa? - Dia tertinggal sepertinya.

Dia menyusahkan.

Aku buka dahulu ini.

Borgol berhasil terbuka!

- Ada yang aku ingin bicarakan. - Apa?

- Ada apa? - Terima kasih banyak.

Sama-sama.

TAK ADA SINYAL

Drone berhenti terbang sekarang.

Hye-yoon.

Bila kau benar sudah keluar dari Hwalbindang,

segeralah pergi ke kantor polisi

karena masih berbahaya. Mengerti?

Aku akan menyerahkan diri.

Itu mungkin lebih aman.

- Baiklah, terima kasih. - Silakan.

- Pergilah. - Ya.

Tak apa melepaskan dia?

Aku akan beri tahu ini karena Hye-yoon sudah pergi.

Lee Seung-gi…

sebenarnya tidak lupa ingatan.

Kau sedang apa?

Kau sedang apa? Kau lihat ke mana?

Lantas?

- Kau menipu kami? - Ingat? Aku tak menipu.

Saat aku, Jong-min, dan Se-jeong pergi ke rumah sakit,

tanpa kalian ketahui

Seung-gi diam-diam memberitahuku sesuatu saat di sana.

Kau langsung tahu bahwa aku tidak mengalami amnesia, bukan?

Apa maksudmu?

Pura-puralah tertipu olehku.

Seberapa besar kau percaya dengan tim detektifmu itu?

Ada sebuah organisasi yang mencoba membunuhku.

- Itu dia! - Tangkap dia!

Menyusahkan saja.

Mereka yang mau membunuhku memiliki ini.

Apa ini?

Pin tim detektif kita.

Pin tim detektif kita.

- Tahu maksudnya? - Itu berarti salah satu dari kita…

Karena itulah Seung-gi membuat penawaran denganku.

Namun, dia malah kabur.

Jae-suk, kau mencurigai kami?

Aku tak mencurigai kalian.

Aku tak memberi tahu karena tak tahu siapa orangnya.

Namun, itu bisa saja kau.

Kita tak boleh begini.

Apakah Min-young?

Aku yakin sekarang. Aku terus mencurigai Min-young.

Lalu ke mana Seung-gi dan Min-young?

- Vila kosong. - Benar.

- Ayo kita ke sana. - Ada Ahn Bo-hyun di sana.

- Ayo ke sana. - Ahn Bo-hyun mungkin ada di sana.

- Ayo ke sana. - Baiklah.

Drone sudah tak ada.

- Aku benci kau. - Seung-gi.

- Hei. - Seung-gi!

- Seung-gi, jangan begini. - Seung-gi!

- Ayolah, Seung-gi! - Mari pergi bersama.

- Ada apa denganmu? - Hei!

- Seung-gi! - Hei! Seung-gi!

- Kenapa? - Apa itu?

- Kenapa dia begitu? - Kenapa dia?

Ada apa dengannya?

Apa ini? Kenapa dia…

- Ini bukunya, bukan? - Apa ini?

"Menyenangkan bersama kalian.

Pembunuh ini akan menghadapi Hwalbindang.

Kalian yang ketakutan mendengar salak anjing,

jangan melibatkan diri ke dalam bahaya.

Percayakan ini semua kepadaku, dan pergilah

Aku paling benci darah,

terutama darah kalian."

Sundrops.

Itu sungguh Min-young.

Bila Pembunuh Bunga dipanggil,

aku akan ke sana.

JALAN MASUK VILA KOSONG

LANSKAP SALJU GUNUNG MASANBONG

Inikah tempatnya?

Pilihan tempat yang baik.

APA INI MARKAS HWALBINDANG?

Mereka sungguh memanggilku.

Sundrops lagi?

SUNDROPS

BUNGA SUNDROPS BERARTI: MENUNGGU

Sundrops.

Astaga, Min-young.

Aku akan ke sana.

AULA UTAMA

- Ini dia. - Sepertinya ini tempatnya.

- Ada mobil. - Kita tak bisa…

- Mobil kita! - Itu dia.

Ke mana Seung-gi sekarang?

Ke mana dia pergi?

Seung-gi juga dalam bahaya.

Tempatnya luas sekali untuk mengecek tiap gedung.

- Mari kita ke arah ini dahulu. - Baiklah.

Tak ada penghuni sama sekali di sini.

Sepertinya semua vila di sini telah dibuang begitu saja.

Berhati-hatilah.

Tak ada apa pun di sini.

Apa yang Seung-gi…

Apa rencananya?

- Lihat ke atas. Lihat saksama. - Karena ada penembak runduk.

Logo itu.

- Hwalbindang. - Itu lambangnya.

Logo Hwalbindang.

- Apa ini? Ini tempat berbeda. - Benar sekali.

Ini bukan tempatnya.

Ini tempat yang benar.

- Lihat logonya. - Ada lagi.

Kita ikuti saja ini?

- Kita masuk saja? - Ada sesuatu?

PASAR SWALAYAN

Perasaanku tak enak.

Boneka apa itu?

- Bukankah ini milik Tae Hang-pyo? - Ya.

Benar.

ALEXANDER MILIK TAE HANG-PYO

Ini benar Alexander. Mengapa ada di sini?

Milik Hang-pyo…

- Kenapa dia… - Kenapa…

Mengapa boneka yang sangat dia sayang ada di lantai?

- Hei! - Apa ini?

Tae Hang-pyo!

TAE HANG-PYO PINGSAN

Hei, Tae Hang-pyo!

Kau baik-baik saja?

- Tae Hang-pyo! - Kau tak apa?

Mengagetkan saja.

Lepaskan.

- Apa yang terjadi? - Aku pikir dia meninggal.

- Kau menakutiku. - Apa yang terjadi?

- Bagaimana bisa menemukanku? - Ada apa dengan wajahmu?

- Apa yang terjadi? Tae Hang-pyo. - Kalian datang menyelamatkanku?

- Apa kau dipukul seseorang? - Apa yang terjadi?

Entah, ada seorang pria datang

menutup mataku dan menyeretku ke sini.

Dia menyuruhku meretas sebuah cip.

DUA JAM SEBELUMNYA

CIP YANG DIPEGANG MIN-YOUNG ADA DI SINI

Cepat kau selesaikan ini. Kita berdua ingin pulang ke rumah.

Kau mau terus di sini?

Tidak. Aku akan berusaha keras.

Lalu ke mana orang yang membawamu kemari?

Entahlah, dia menghilang setelah menyuruhku.

- Apa yang kau retas? - Sebuah daftar.

Namun, entah kenapa komputer sebagus ini tak ada isinya.

Hanya ada perangkat lunak surel untuk kerja paruh waktu.

- Paruh waktu? - Kang Seong-ho, Park Hyeon-min.

- Apa ini? - Apa maksudnya?

Bukankah dahulu kita pernah lihat ini?

Di sebuah kasus yang kita tangani.

Siapa itu?

Kurasa aku harus memecahkan ini.

Namun, tak bisa sembarangan.

- Tak ada petunjuk, tak bisa kupecahkan. - Coba kulihat.

- "Daftar penjahat potensial." - Hei!

Ini cipnya, yang kuberikan terakhir kali.

Bila kita salah tiga kali, maka tak akan bisa dibuka.

Jangan tekan!

- Hei. - Apa ini?

Tim detektif.

Kalian sungguh bodoh.

Kalian sungguh datang.

Itu dia!

Ada apa ini?

Mengapa kau di sana?

AHN BO-HYUN MUNCUL

- Itu pistol? - Bajingan itu.

- Gawat! Lakukan sesuatu! - Apa itu?

- Apa itu? - Apa itu?

- Apa yang dia pegang? - Apa?

- Apa itu? - Terkunci?

- Astaga? - Sungguh?

Apa ini sebenarnya?

- Pintunya… - Buka pintunya!

Bu Kepala memang benar

membawa mereka kemari.

- Mereka menyenangkan. - Hei, Kau.

- Siapa bu kepala? - Di mana dia?

- Bawa dia kemari! - Apa dia Min-young?

- Siapa nama pemimpinmu? - Min-young?

Cobalah keluar dari sana, ya?

- Siapa pemimpinmu? - Apa dia Min-young?

Keluarkan kami!

Apa masalahmu?

- Namun… - Lepaskan kami!

Baiklah. Haruskah aku pergi menemui Pembunuh Bunga?

Membuatku gila saja.

Bagaimana membuka pintu ini?

- Harus dengan kunci. - Kunci?

- Ya! - Apa?

Mungkin alat ini adalah kuncinya.

- Ini? - Benar.

- Ini kuncinya? - Yang ini?

Sepertinya ada di dalam.

- Apa ini? - Alat apa ini?

- Apa ini? - Apa?

- Alat apa ini? - Apa ini?

- Di mana kuncinya? - Itu dia!

Kuncinya di sana.

- Kita harus mengeluarkannya dari sini. - Benar.

- Kita buat keluar di sana. - Benar sekali.

- Stirofoam mengapung… - Ya.

Stirofoam harus naik agar lubangnya pas.

Kita harus membuatnya naik sampai di sini.

MARKAS HWALBINDANG

Tunjukkan wajahmu, Bu Kepala Hwalbindang.

Pembunuh Bunga.

Mereka gunakan kaca antipeluru.

Apa kau pelakunya?

- Kita taruh baju kotor? - Benar.

Benar, taruh baju saja.

Cepat masukkan.

- Ya, benar. - Kita harus buat ia naik bukan?

Kita pindahkan dari sini saja.

Kita pindahkan bajunya dari satu ke tempat lain.

Kita tak punya waktu.

Hei.

Minggir dari sini.

Aku sedang menambahkan air.

Mulai sejajar.

Tak ada habisnya!

Bagus, itu sudah pas.

Sekali lagi. Benar sekali.

Itu cukup, tunggu.

Satu, dua…

- Berhasil! - Kita berhasil!

- Cepat pindahkan airnya! - Ke kotak ketiga, cepat.

- Ya. - Satu, dua, tiga.

- Ya! - Berhasil.

- Berhasil. - Benarkah?

- Berhasil! - Ya.

Bagus.

Buka dan ambil kuncinya.

- Berhasil. - Hore!

- Berhasil! - Benar?

- Namun, surel apa ini? - Tak ada yang lain di komputer?

- Ambil diska lepas itu. - Apa ini?

Namun, siapa Yoo Jae-suk?

- Itu aku. - Apa?

Aku dengar dari pria tadi

bahwa K meninggalkan kata sandi kepadamu.

K?

K.

K YANG TERBUNUH

Namun, K sudah meninggal.

Dia memberikannya sebelum itu.

Ada yang kau terima?

Proyek D memiliki sebuah rahasia yang sangat penting.

Jangan tunjukkan pada yang lain.

Pokoknya, persiapkan sebaiknya untuk besok.

Kunci dan failnya.

Baik, Pak.

KATA SANDI VERSI 2020

Selain itu, katanya dia punya…

barang-barang dan fail K di sini.

Ada di sini?

- Carilah yang benar. - Di sini?

- Omong-omong… - Kau mau ke mana?

- Terima kasih telah menyelamatkanku. - Mau ke mana kau?

Mau ke mana?

- Hei… - Biarkan saja.

Mungkin sesuatu seperti ini.

PROYEK D

Pertama, jika "Proyek D"…

Kita semua ada di sini. "Subjek investigasi.

Yoo Jae-suk banyak bicara dan mengeluh."

- Benar. - Ya.

"Dia bertingkah dan menggerutu, tetapi punya kualitas pemimpin.

Dia penakut, jadi, berisiko kecil bisa melakukan kejahatan."

ANALSIS LUAR BIASA

- "Kim Jong-min." - Jong-min.

"Kurang memiliki kemampuan mengekspresikan diri

dan bersosialisasi. Kemungkinannya rendah

- dia melakukan kejahatan." - Aku kurang?

Kau harus akui itu.

DIA TAK BISA URUS DIRI

Pukul 20.00 hingga tengah malam tadi.

Tengah malam hingga…

- Kau 12 persen. - Hebat.

Kau lebih tinggi daripada Jae-suk.

"Lee Kwang-soo.

Cenderung melakukan kekerasan."

KECENDERUNGAN KUAT AKAN KEKERASAN

Tidak, Alexander!

"Memprioritaskan keuntungan pribadi. Sulit dipercaya.

Berpotensi menghancurkan solidaritas dan keandalan tim."

- Dia melakukan itu. - Benar sekali.

- Itu saat aku masih muda. - K menganalisismu dengan benar.

- Dia memahamimu. - Apa ini?

"Catatan atas Park Min-young dalam Proyek D."

Apa?

"Berisiko sejak awal Proyek D.

Perlu wawancara lanjutan."

Ini hasil wawancaranya.

Hasil wawancara? Apa yang tertulis?

"Bila berpeluang membunuh lawanmu, akankah kau bunuh atau melepaskan mereka?"

"Aku akan balas dendam"?

"Berpotensi berperan penting dalam tim."

- "Dia sangat menyukai keadilan." - Benar.

"Mungkin gegabah membuat keputusan.

Berpotensi tinggi menjadi penjahat.

- Kemungkinan 95 persen." - Sebanyak 95 persen!

KEMUNGKINAN MENJADI PENJAHAT POTENSIAL 95 PERSEN

Dia berpotensi menjadi penjahat.

Sebanyak 95 persen sama saja penjahat.

Jika begitu kemungkinan Min-young adalah Kepala semakin besar.

Benar, semakin menjurus kepadanya.

Namun, kau tak bisa memutuskan hal itu hanya berdasarkan ini saja.

- Tidak, Se-jeong. - Ayolah, Se-jeong.

Tertulis di sini. Dia jauh lebih baik

setelah bekerja bersama kita.

Namun, bagaimana kita memecahkan kata sandinya?

Bukankah ini berkaitan dengan Jae-suk?

Jae-suk, penjara waktu itu. Tartarus. Kau ingat?

Ini tempat terdalam di Bumi,

dan neraka para Dewa, Tartarus.

TARTARUS, TES DETEKTIF

- Apa ini? - Di mana aku?

Kenapa aku dirantai?

Lalu saat mencarimu,

kami melihatnya di tempat terbengkalai.

Kali pertama kali melihatnya.

- Apa? - Itu dia.

Jae-suk.

- Itu Jae-suk. - Astaga, mengagetkan.

Namun, itu bukan dia.

- Hanya manekenmu saja. - Benar.

Kita menemukan sesuatu di sana.

- Kode. - Kodenya adalah angka

yang harus kita balikkan.

- Itu kodenya. - Benar.

Aku membalikkannya.

Apa kata yang kita temukan?

- Ada empat huruf. - Benar.

Benar, itu kata sandi yang kita cari.

APA BENAR BUTUH PETUNJUK KALA ITU?

Saat dibalik, kita mendapatkan angka itu.

Karena itu ada angka 8 dan 3.

- Ya, 8-3! - Angkanya 8-3…

- Seperti huruf B. - Saat itu angkanya 8-3-1-5.

- B-E… - B!

- "Bos"? Bos! - Bos!

B-O-S-S

- adalah 8-0-5-5. - Jadi, 8-0…

Benar, 8055!

Ada apa denganmu?

ADA APA DENGAN SI BODOH HARI INI?

- Apa? - Angkanya 8-0-5-5.

- Angkanya 8-0-5-5. - Tikkan.

Entah 8-0-5-5 atau…

Jadi, 8-0-5-5.

KATA SANDI VERSI 2020

KATA SANDI SALAH

Tinggal dua kesempatan.

Coba 5-5-0-8.

Jae-suk, kita harus hati-hati.

- Dan 0-8. - Ya, 0-8.

- Sial. - Bukan.

Tinggal satu kesempatan lagi.

Lalu apa kata sandinya?

Tunggu, kita dahulu dapat dua petunjuk.

- Apa itu? - Apa?

Ada kunci!

BOS

"Bos" yang membuka gembokmu.

Ada satu lagi.

"Fail," bukan?

Fail?

Fail!

BOS

FAIL BOS

Bukankah ada titik di bawah huruf F?

Ini semua berhubungan.

Apa kau ingat? Ia tertulis seperti ini.

Kurasa 3-7-1-3.

Ini peluang terakhir.

- Hati-hati. Angkanya 3-7-1-3. - Kurasa benar.

- Bila tak bisa? - Habislah sudah.

Tak akan bisa dibuka.

KATA SANDI VERSI 2020

Jadi, 3-7-1-3.

Berhasil.

Berhasil.

- Apa ? - Sedang memuat.

MEMUAT

- Hei, Seung-gi. - Kim Dong-jun, Kim Yeong-ran.

- Lee Yu-jin. Apa ini? - Akhirnya terbuka.

- Apa ini sebenarnya? - Tahun 2020 terbuka.

- Itu… - Ini…

- Kau benar. - Kim Ki-doo.

Mereka semua ada di sini.

- Kenapa Kim Hye-yoon di sini? - Kim Hye-yoon!

KIM HYE-YOON KRIMINAL

Mereka yang melakukan kriminal diberi warna merah.

Yang lain berpotensi melakukan kejahatan.

Oh Man-seok.

Yoo Tae-uk.

- Ahn Bo-hyun? - Ahn Bo-hyun.

Mereka kriminal.

LIM SOO-HYANG PENJAHAT POTENSIAL

Lim Soo-hyang? Kenapa?

Berpotensi.

PARK MIN-YOUNG PENJAHAT POTENSIAL

- Mereka mungkin… - Min-young!

"Berpotensi."

Apa? Penjahat potensial?

Dia tak diberi warna merah.

Dia belum lakukan kejahatan.

PARK MIN-YOUNG PENJAHAT POTENSIAL

Kita harus cepat mencari dia.

Semua yang telah diberi warna merah

adalah kriminal.

Bagian bawah bukan penjahat.

- Mereka penjahat potensial. - Benar.

Bunyi apa itu?

BUNYI LEDAKAN

Apa itu?

Apa itu?

- Apa? - Apa yang terjadi?

- "Sukses." - Apa misi kita berhasil?

SUKSES

Min-young!

- Di mana? - Apa?

- Min-young! - Ada apa?

MIN-YOUNG MUNCUL

Di mana kalian?

Ada apa ini?

Kau di mana?

Kau bukan Bu Kepala, bukan?

- Sehun! - Apa?

Aku tidak…

Lim Soo-hyang!

Apa kalian tim detektif?

Tolong selamatkan aku!

PENYEWA PONDOKAN

PENYEWA PONDOKAN, LIM SOO-HYANG

- Tunggu. - Mengapa dia ada di sini?

Park Min-young mengunciku di sini.

- Siapa? - Siapa?

Mengapa kau lakukan ini, Min-young?

Mengapa kau mengurungku?

Min-young mengurung dia?

- Tidak. - Park Min-young mengurungku di sini.

- Apa? - Apa yang terjadi?

Dia Bu Kepala!

- Tolong keluarkan aku dari sini. - Tunggu…

- Dia mengurungku. - Ini gila.

Tolong selamatkan aku.

Mengerikan.

Hentikan permainan ini.

Biarkan aku bicara dengan pemimpinmu.

Bukan.

Aku mau bicara kepada Min-young.

Min-young, apa kau Bu Kepala?

Apa?

Park Min-young yang mengurungku di sini.

Soo-hyang, bicaralah perlahan.

Kami menduga Min-young adalah pemimpinnya.

Aku sudah tahu semuanya.

Karena aku menyadarinya malam itu

saat kalian menyerangku.

4 BULAN SEBELUMNYA

Pin detektif Park Min-young terjatuh.

PIN TIM DETEKTIF DIA TEMUKAN DI LOKASI

Mengapa ini di sini?

Siapa Kepala Hwalbindang?

Dia pemimpinnya, Jong-min.

Lihat cincinnya!

Soo-hyang, cincin apa yang kau pakai?

Aku sangat ketakutan sekarang.

DIA MEMAKAI CINCIN

Benar! Lihat cincinnya, benar!

Tolong tunjukkan cincinmu.

Sial. Ada apa denganku?

Mengapa aku bisa lupa dengan ini?

ORGANISASI GENG HWALBINDANG

Bu kepala.

Akulah pemimpin Hwalbindang,

Lim Soo-hyang.

Orang itu mampu menilai orang dengan baik.

Apa karena inikah Seo-ha menghubungi wanita itu?

Kau menjual cip itu.

Aku mendengar suara sepatu hak tinggi.

Pin itu ada di sana karena anggota tertinggi tim detektifmu

menjatuhkannya saat datang menjual cip itu.

PIN ITU MILIK DETEKTIF HIDUNG PANJANG

- Astaga! - Aku ingat sekarang.

Komentar di siaran langsung itu.

Bukankah ada yang aneh?

Di saat waktu akhir siaran…

MASA LALU SOO-HYANG MENCURIGAKAN

- Daftar? - Berarti kau juga tak lihat isinya.

- Astaga! - Min-young bukan pelakunya.

Ada lagi!

- Saat kita ke rumah pertama. - Benar.

Saat kita cek surelnya,

- ada surel untuk pekerja paruh waktu. - Benar sekali.

Dia mendapatkan pekerjaannya dari surel.

Walau pekerja paruh waktu, tidakkah ini terlalu banyak?

JUMLAH SUREL BERLEBIH TERKAIT PEKERJAAN PARUH WAKTU

- Apa ini? - Keledai.

"Aku mencari orang yang bisa membersihkan pekarangan depan."

JALUR KOMUNIKASI HWALBINDANG

Aku membuat keputusan yang benar dengan memanggil kalian ke sini.

Karena kalian, aku tak perlu susah payah.

Apa?

Karena kalian berhasil membuka cip itu,

organisasi Hwalbindang kami

akan menggunakan daftar penjahat potensial yang ada di sana

untuk menghukum semuanya.

Ada apa denganmu?

- Mereka akan membunuh Min-young? - Benar.

- Dia ada di daftar. - Mereka hanya berpotensi saja.

Kalian dengar ledakan, bukan?

- Ya. - Ya.

Satu orang dalam daftar kriminal tersebut sudah aku bereskan.

Benar. Kalian juga kenal orang ini.

- Siapa maksudmu? - Siapa?

10 MENIT SEBELUMNYA

Baiklah. Ayo bersama-sama.

Baiklah kalau begitu.

Ini racun Botulinum.

Aku sulit mencari ini.

Bila racun ini sedikit saja memasuki aliran darah,

dalam tiga menit kau akan…

Selamat tinggal, Pembunuh Bunga.

- Astaga. - Seung-gi?

- Aku merinding. - Lee Seung-gi meninggal?

Seung-gi ingin menyerahkan diri.

Aku membuat hasil terbaik hari ini.

Aku mendapat daftar penjahat potensial yang kucari,

dan berhasil membunuh Pembunuh Bunga.

Karena mendapat bantuan dari kalian,

aku berikan kesempatan terakhir.

Hwalbindang sangat adil.

Kalian akan melihat beberapa tempat

yang memiliki petunjuk tersembunyi dariku.

Carilah petunjuk tersebut,

dan selamatkanlah temanmu.

Cepatlah menjemput dia.

Kalau tidak, dia akan meninggal.

Ada apa denganmu?

- Apa saja petunjuknya? - Sial.

Dia berkata bahwa kita

- bisa mencari petunjuk di gedung ini… - Ya.

- Ayo kita cari sekarang. - Ya.

- Kita mulai di sini. - Ayo cepat.

Ayo.

- Ternyata ini bekas kelab malam. - Mungkin.

KELAB MALAM ALPS

BIsa ada di mana pun.

- Apa? - Ada satu lagi.

- Hwalbindang. - Logo mereka.

Benar juga.

Aku, Kwang-soo, dan Jong-min akan coba masuk ke kelab malam ini.

- Baik. - Kalian coba pergi ke tempat lain.

- Hati-hati. - Baik, sampai jumpa.

Ke mana kita harus pergi? Ke sana?

Ke sana?

- Lihat logonya. - Benar!

Kenapa tak kita cek itu?

Itu?

PUB MARRONNIER

- Apa ini? - Apa ini?

MEREKA MENEMUKAN TEMPAT YANG DIKATAKAN LIM SOO-HYANG

Apa yang kita lakukan sekarang?

APA ARTI DARI ANGKA INI?

Apa ini?

Ini sangat mengerikan.

- Apa ini? - Ruangan apa ini?

RUANG DALAMNYA SANGAT MENGERIKAN

- Dingin sekali di sini. - Apa ini?

- Apa… - Sofa juga rusak.

- Hantu bisa tiba-tiba muncul di sini. - Mengerikan.

Jae-suk, kau dengar aku?

Min-young!

- Ada apa? - Di mana kau?

- Min-young! - Ya?

Apa kau lihat kami?

Aku lihat semua, Jae-suk.

- Kau lihat semua? - Ya.

Aku masih di tempat aku terkurung.

- Kalian tahu, Lim Soo-hyang… - Ya.

Dia memasang bom di tempat ini.

- Bom? - Bom?

Di mana?

Buka tirai hitam.

Ini bom?

Semoga berhasil.

Cassandra.

Di depanku ada penghitung waktu.

Ini hitungan mundur sebelum bom meledak.

Sekarang, tersisa 60 menit.

Menurutku, kalian harus pecahkan teka-teki di kelab dan kolam

supaya aku bisa memecahkan teka-teki bom ini.

Bila ada sesuatu yang bisa kubantu

untuk memecahkan teka-teki di sana,

- aku pasti bantu. - Ya.

Aku tahu bahwa kau bukan pelakunya.

Jong-min, nanti kita bicara lagi.

Bagaimana memecahkan ini?

Jadi, 159, 357, 258, 456.

Angka yang berulang adalah lima.

Ada pola di sini, bukan?

Sepertinya begini.

Angka 5 lalu 1 dan 9.

Se-jeong, ini papan angka.

Lalu lihat ini.

Ada empat buah tuas di sini.

Empat buah tuas ini.

Bila kita tarik garis, ada empat buah garis.

- Benarkah? - Ya.

- Kau benar juga. - Ya.

Kita bisa putar tuas sesuai dengan polanya.

- Hingga begini. - Benar.

- Apa ini? - Mudah sekali.

- Min-young! - Min-young!

Kami memecahkannya.

- Apa ini? - Sudah kuduga!

Ada apa?

AIR MULAI MENGALIR MASUK

Jangan diam saja. Putar tuasnya.

Ayo putar yang pertama, 1-5-9.

- Begini? - Ya, 1-5-9.

Putar sedikit. Benar.

Min-young, angka kedua.

Itu 3-5-7.

Seperti ini.

Sudah kuputar. Lalu?

Apa yang ketiga?

Yang ketiga, 2-5-8.

- Seperti ini saja. - Tak diubah?

Ya.

- Dan 4-5-6. - Ya.

Namun, mengapa airnya tak berhenti?

Mungkin bukan begitu. Mungkin urutannya salah.

- Mungkin salah urutan. - Tidak, ini benar.

Apa? Tiba-tiba berhenti.

Airnya keluar lagi.

Sehun, ada sesuatu tertulis di sini! Di bawah pipa air.

Ada sesuatu?

Ada huruf yang tertulis di sana.

JAMO

- Se-jeong. - Ya, Min-young.

Sepertinya huruf yang tertulis di pipa adalah urutannya.

Tertulis dalam alfabet Inggris.

Tertulis J-A-M-O. Entah J-A-I-M-O, atau J-A-M-O.

Namun, kita tak lihat jelas, jadi, harus cek lagi.

Sepertinya kalian bisa menyatukan semua huruf sesuai urutan yang ada.

Angka yang ada di lantai adalah arah dari tuas di situ.

Huruf yang ada di pipa adalah urutan dari angka tersebut.

- Kita harus tahu kata Inggris… - Untuk mencari tahu

urutannya.

Namun, hurufnya tak terlihat.

- Ya. - Kita harus menghalanginya.

Kita halangi air itu. Kita bisa halangi dengan tangan.

Airnya kembali keluar.

MARI MENJADI WADUK MANUSIA

Sial.

- Alirannya terlalu kuat! - Bagaimana caranya?

Aku tak bisa lihat sama sekali.

- Kita bisa gunakan ini. - Sungguh?

Coba tutup secara diagonal, Sehun.

Gunakan sebaliknya.

Sebaliknya seperti ini.

- Ini tak bisa. - Tak terlihat.

Lihat ini. P.

AP…

Tak terlihat

Airnya dingin!

SE-SE BASAH KUYUP

Tak bisa seperti ini.

Kita butuh alat lain.

Se-jeong, kami butuh yang lain. Tunggu sebentar.

Astaga. Baunya apak.

Sudah puluhan tahun seperti ini.

Tempatnya tampak angker.

Apa ini?

- Apa? -Tombol apa ini?

ADA TOMBOL DI SINI

Ini terlalu terlihat jelas.

Hei, mari kita suit.

- Dari dua tombol ini… - Kita harus coba.

- Gunting, batu, kertas! - Gunting, batu, kertas!

Berhasil!

Aku mohon kau kena.

- Wajahmu harus lebih dekat. - Benar.

Bagus, lebih baik tekan tombol kanan.

- Kalau kau? - Kiri.

Lihat, kau harusnya mendengarku.

Mengapa kau tak mendengarku?

Tombol apa ini?

Makanya dengarkan aku.

Kalau tidak, kau bisa…

- Ada sesuatu. - Lampu menyala.

- Apa itu? - Kita harus tekan. Keren.

- Ini karena tombol itu. - Tombol kiri untuk ini.

Apa ini sebenarnya?

Hati-hati.

- Apa ada sesuatu? - Ada di sana!

- Ada. Benar, bukan? - Ya.

Ada sesuatu yang lain.

- Ada di sini. - Tekanlah.

ADA TOMBOL LAGI

- Pasti ada tombol lain. - Itu dia.

Di sana!

Kwang-soo, tekan tombolnya.

Ada tombol merah lagi.

- Ini dia. - Baiklah.

Apa ini?

Tombol ada di dalam sana.

Mengapa kau berlagak tak melihat?

Mengapa kau pergi?

- Ada di sini. Lihatlah. - Ada di sini.

JIKA GUGUP, KABUR SAJA

Diamlah!

Ke mana kita harus pergi?

Mengapa lampu merah tak muncul?

Sepertinya kita harus menekan tombol ini sekali lagi.

- Lihat. - Lihat? Aku benar.

Menyala lagi?

- Aku melihat ada gambar di sana. - Maksudmu gambar ini?

Jae-suk! Mungkin ini petunjuknya?

- Ini? - Tunggu sebentar.

- Apa ini? - Lihat di bawah.

Apa?

Tidakkah terlihat seperti gambar neraka?

Bagaimana keadaan di kelab malam?

Ada banyak gambar di sini!

Aku hanya bisa lihat bayangan kalian.

Kalian sepertinya harus menyalakan lampu.

Namun, kami tak tahu caranya.

Ada tombol di sini. Kita belum tekan.

Kita coba tekan?

- Lihat di sana. - Ada sesuatu.

- Apa ini? - Hei, apa ini?

Ada seorang pria dewasa.

Ada satu, dua, tiga orang di sini.

Lampunya mati.

Ada tombol lagi di sini.

Lampu kembali menyala.

- Gambar apa di bawah? - Tunggu.

Ada dua orang manusia, dan…

Ada apa?

Waktu tinggal 40 menit lagi.

- Min-young! - Min-young!

Kami akan segera ke sana.

Aku masih ingin hidup, jadi, tolong cepat cari petunjuknya.

Baiklah, Min-young. Kami juga…

Aku tak bisa!

Namun…

Mari kita pecahkan dengan cara apa pun.

Benar, ayo lakukan.

Airnya keluar.

Sehun, aku bisa membacanya!

Di mana?

- Lihat. A-P. - Kau lihat sisanya?

AP.WE.

OC.SU.

AP.FR.

AP.FR

Dan JA.MO.

JA.MO

- Kita sudah baca semua? - Ya.

Apa arti dari AP?

Min-young. Menurutmu, apa arti dari huruf ini?

AP…

Sepertinya bukan "timur" dan "barat".

Apakah ini?

- Se-jeong, Sehun. - Ya?

Apakah "WE" singkatan dari "Wednesday"?

Dengan begitu "AP" adalah "April."

Sepertinya ini bulan dan tanggal.

Rabu, Jumat, Minggu.

AP.WE, AP.FR, JA.MO, OC.SU

April, Rabu.

April, Jumat.

Oktober, Minggu.

Januari, Senin.

Karena itu satu, dua, tiga, empat.

Benarkah? Satu, dua tiga, empat?

Kita perlu mengurutkan tanggal, lalu mencocokkan dengan angka ini

untuk memutar tuas.

Hebat sekali.

Se-jeong, kerja bagus.

SE-SE BERHASIL

JANUARI.SENIN, APRIL.RABU APRIL.JUMAT, OKTOBER.MINGGU

Benar.

Benar?

Kita berhasil?

Airnya berhenti. Kita benar!

Kita berhasil.

Airnya sangat kencang.

Sehun, ada sesuatu di dalamnya.

Ada sesuatu lain tertulis di dalamnya.

Angka tujuh.

Tujuh?

ADA ANGKA TERTULIS DI DALAM PIPA

Tertulis "dong." Tujuh, gedung.

GEDUNG

Di sini angka 1.

Jadi, 0-7-1 gedung.

- Jadi… - Tunggu, bila kita urutkan secara benar…

- Gedung 107. - Ya, Gedung 107.

Mungkin tempatku berada sekarang adalah Gedung 107.

Gedung 107.

Coba telepon Jae-suk dan tanya petunjuk mereka.

Ada sesuatu lagi di sini.

Ada tombol lain di sini.

Cepat!

Mengapa kencang sekali?

Apa kita tekan ini juga?

- Ditekan… - Apa ini?

Astaga!

Kita menemukan cahaya putih tadi, bukan?

- Kita cari lagi. - Cari cahaya putih saja.

Cari dan kita nyalakan bersama.

Ayo tekan tombolnya bersama.

Tunggu, aku menuju tombolnya.

Sudah ditekan?

Sudah!

Tiga, dua.

- Ada angka di sana? - Tidak, jumlah orang.

Tiga, dua.

Jumlah orang di situ?

Apa benar jumlah orang?

Apa tidak ada hal aneh di gambar itu?

Banyak gambar di ruangan ini. Semua gambar tentang neraka.

Gambar ada di lantai kelab malam, juga dinding.

Kami lihat iblis, api, dan hal lain semacamnya.

Jae-suk, kami sudah dapat tempatnya. Gedung 107.

Kau menemukan gedungnya?

Ya, Gedung 107.

Gedung 107? Kalian belum tahu nomor unitnya, bukan?

- Kau… - Kalian…

Kalian harus cari nomor unitnya.

Kami cari unitnya. Kami hampir selesai memecahkannya.

Waktu kita hanya 30 menit lagi.

- Baiklah. - Kami hampir selesai.

Min-young bisa meninggal bila seperti ini.

Tinggal beberapa menit lagi.

Sepertinya kita harus naik.

Di gambar ini, mereka semua naik ke atas.

Ya?

Lihat. Logo Hwalbindang.

AKANKAH INI MEMBERI TAHU NOMOR UNIT?

Benar juga. Ada logo Hwalbindang di sini.

Jae-suk?

Tunggu. Apakah ini benar?

Di sini ada logonya.

Lantai 1, lantai 2, lantai 3.

Apa maksudnya ada di lantai 3?

- Benar! - Mari kita pergi dan cek saja.

- Dan… - Aku tak tahu lagi.

Gedung nomor berapa? Ayo ke Gedung 107.

- Orang ini… - Logonya di lantai 3.

- Ayo ke sana. - Lantai tiga.

Tak ada waktu lagi, langsung saja ke sana.

- Periksa semua lantai. - Ya.

- Gedung 107, lantai tiga? - Lantai tiga.

- Kita tak sempat. - Kita belum tahu

- nomor unitnya. - Min-young dalam bahaya.

Benar, kita belum tahu.

- Kita harus cari secepatnya. - Ada nomornya?

Kita tak punya waktu lagi.

- Tertulis nomor 107? - Apa ini gedungnya?

- Sepertinya ini. - Gedung 107.

- Gedung 107. - Kita harus ke lantai 3.

- Min-young! - Min-young!

- Pintu apa ini? - Ini dia tempatnya!

Apa?

Min-young!

Pintunya terbuka.

Tunggu sebentar.

- Min-young. - Min-young!

- Min-young. - Min-young!

- Astaga! - Apa?

- Ini bukan Min-young. - Astaga.

- Astaga! - Mengagetkan.

- Lim Soo-hyang di sini! - Astaga.

Apa?

Lama tak jumpa.

Lim Soo-hyang…

- Apa yang terjadi? - Hei.

Apa?

Cepat beri tahu kami. Di mana Min-young sekarang?

Di mana Min-young?

Bagaimana bisa kalian percaya dengan perkataanku itu?

Di mana Min-young?

Dengar baik-baik. Sejak saat ini,

dunia ini akan menjadi neraka bagi mereka yang layak mati.

Hukum sangat lemah, dan manusia sangat kejam.

Dunia ini

seperti timbangan yang membantu mereka yang kaya dan berkuasa.

Setuju?

- Namun, tetap saja. - Bukankah kalian melihat langsung?

Lupakan semua itu.

Yum Dong-hun, jaksa korupsi.

JAKSA YUM DONG-HUN

Aku ini jaksa.

Siapa yang berani menuntut seorang jaksa sepertiku?

Dia membunuh, bahkan membeli hidup orang dengan uang!

DIA MEMAKAI UANG UNTUK MENUTUPI AKSI PEMBUNUHANNYA

Kau bisa mengurusnya dengan baik, bukan?

Ya?

Jaksa korupsi itu membunuh ayahku sepuluh tahun lalu

dan bisa hidup dengan bahagia sampai sekarang.

Ayah? Dia ternyata anak perempuan korban.

Pak Lim.

Kau salah menilaiku, Berengsek.

Putri tersayangku.

Kau tahu ayah akan selalu ada di sisimu, bukan?

Ayah sangat menyayangimu.

JAKSA YUM DONG-HUN JADI PERHATIAN

PERMOHONAN PUTRI KORBAN TABRAK LARI

Aku harusnya lebih awal menghukum dia.

Aku terlalu lama melakukannya.

BALAS DENDAM ATAS MASA LALU

Kebodohan mereka menakjubkanku.

JAKSA YANG DIDUGA PELAKU TABRAK LARI SEPULUH TAHUN LALU MENINGGAL

Meninggal karena serangan jantung.

KERJA BAGUS

Karena itulah kami akan menghukum

semua kriminal itu.

Kau seharusnya biarkan mereka dihukum oleh hukum yang ada.

Pembunuh Bunga yang membunuh banyak orang, Lee Seung-gi.

PEMBUNUH BUNGA, LEE SEUNG-GI

Mahakarya terakhirku.

Mengapa kalian tak membiarkannya dihukum oleh hukum?

- Itu karena… - Seung-gi akan menyerahkan diri.

Lihat?

Kalian juga tidak terlalu percaya hukum yang ada.

Aku yakin mereka yang ada di dalam daftar itu

seperti bom waktu yang tak diketahui kapan akan meledak.

Kapan,

di mana, bagaimana

mereka akan melakukan kejahatan? Mereka berpotensi jadi penjahat.

Aku akan menghilangkan mereka dan menciptakan keseimbangan dunia.

KESEIMBANGAN HWALBINDANG

- Park Min-young termasuk di dalamnya. - Apa?

- Dia tidak melakukan kejahatan. - Dia tak bersalah.

Apa yang kalian bicarakan?

- Kalian sudah lihat, bukan? - Apa?

Park Min-young ada di daftar.

PARK MIN-YOUNG PENJAHAT POTENSIAL

Namun, itu hanya…

Itu hanya sebuah daftar.

Benarkah begitu?

Serius, ada apa denganmu? Aku sudah muak.

Agar Park Min-young bisa selamat,

dia mungkin akan membunuh kalian.

- Apa? - Apa maksudmu?

Untuk membuktikan hal itu, aku membuat ruangan ini.

Ruangan apa ini?

Coba buka tirai hitam yang ada di sana.

Tirai.

- Ini? - Apa lagi ini?

- Apa? - Apa ini?

- Apa ini? - Apa ini?

Ini dinamit.

Bagaimana ini? Tinggal 24 menit lagi.

Kalian seharusnya datang lebih cepat.

Kalian tak punya banyak waktu.

- Serius, ada apa denganmu? - Benar.

Park Min-young yang kalian cari dengan putus asa

ada di atas sekarang.

Ruangan ini dan ruangannya terhubung.

Park Min-young pasti mengetahui hal ini sekarang.

Ketika waktu menjadi nol, bom akan meledak.

Kami tak bersalah! Mengapa bunuh kami?

Saat aku tekan tombol ini,

kalian harus memotong tiap kabel setiap menitnya.

Dinamit yang terhubung ke kabel yang tak dipotong akan meledak.

- Sungguh… - Satu kabel tiap menit?

Aku benar-benar penasaran.

Bisakah kalian dan Park Min-young si penjahat potensial

saling percaya saat nyawa di ujung tanduk?

Semoga berhasil.

Maaf aku sibuk, jadi, tak bisa melihat detik terakhir kalian.

Detik terakhir apa? Kenapa kau…

- Kami tidak bersalah… - Mau ke mana kau?

- Tunggu! - Lim Soo-hyang.

Sungguh…

Min-young!

Apa kalian dengar aku?

- Min-young! - Kalian dengar aku?

- Kami dengar! - Bisa dengar?

- Kami dengar! - Kami di lantai bawahmu!

Lihat waktunya!

Min-young, bagaimana di atas sana?

Sepertinya waktunya sama.

Berapa waktu yang tersisa di sana?

Tersisa 22 menit 30 detik.

Kalau begitu waktunya sama.

Kita harus potong kabel tiap menit

agar tak meledak.

Ya, karena itu coba cari gunting

atau apa pun di sekitarmu untuk memotong kabel.

Aku menemukannya di laci.

- Adakah di laci? - Tak ada.

Harus dipotong. Hampir semenit sekarang.

- Ada di sini. - Beri padaku.

Warna kuning!

- Berikan padaku! - Aku potong warna kuning!

- Warna kuning? - Tak ada warna kuning.

Tak ada warna kuning!

Di aku ada.

Aku potong satu.

Kami warna oranye!

WARNA KABEL DI MASING-MASING RUANGAN BERBEDA

Kita tak punya waktu.

Warna kuning. Satu, dua, tiga!

Sudah kupotong.

- Kalian tak apa? - Ya.

- Apa ini? Apa… - Timbangannya turun.

Timbangannya turun naik!

- Min-young, timbangan bergerak. - Apa? Timbangannya bergerak?

Waktunya terpotong.

- Waktu dikurangi? - Berapa menit di sana?

Tersisa 20 menit 30 detik.

Apa kita salah memotong?

Sepertinya kita salah memotong kabel.

Kabelmu warna kuning?

Kabelku kuning, ungu, hijau, dan merah muda.

Kabel kami merah, biru, oranye, dan putih.

LANTAI TIGA: MERAH, BIRU, ORANYE, PUTIH

Berapa banyak kabel warna kuning di sana?

Warna kuning ada empat buah.

- Oranye empat buah. - Kita juga ada empat buah.

Ada empat kabel untuk setiap warna.

Kami juga.

Kita harus potong lagi.

- Potong yang… putih? - Kami potong warna putih.

Min-young, kami potong warna putih!

Aku potong warna hijau.

- Baiklah. - Satu, dua, tiga!

Tunggu. Penghitung waktuku! Waktuku dikurangi dua menit.

Yang kami…

Berapa menit di sana? Di kami tersisa 19 menit 43 detik.

Sekarang, 17 menit 40 detik.

- Mengapa berbeda? - Apa ini?

Apa yang terjadi?

Kita terhubung,

tetapi sepertinya ada sesuatu di balik itu.

Setiap kita memotong satu kabel,

menit dan detik langsung berkurang. Apa maksudnya mengurangi waktu?

Sepertinya setiap kabel ada pengurangan yang berbeda.

Hei, kita harus potong lagi.

Kalau begitu aku akan potong warna ungu.

Aku akan potong warna merah.

- Warna biru. Biru sekarang. - Warna biru. Satu, dua, tiga!

- Berkurang satu menit. - Timbangan bergerak.

Waktu berkurang satu menit 30 detik.

Apa ini sebenarnya?

SETIAP WARNA PUNYA WAKTU BERBEDA

Ayo kita potong warna kuning dan oranye.

- Kuning dan oranye. - Baiklah.

Satu, dua, tiga.

Kita berkurang 45 detik.

- Bagaimana denganmu? - Aku juga berkurang.

Apa tak ada yang menambah waktu?

Kita harus menghentikan waktunya, tetapi tak ada caranya di sini.

Waktu terus berkurang.

Karena kita memotong kabel bersamaan,

- Ya? - ini tak terlihat jelas.

Bagaimana bila ada selang waktunya?

- Baiklah. - Ya.

- Aku potong satu. - Kami potong lebih dahulu!

- Baiklah. - Satu, dua.

- Ada yang terjadi? - Tak ada perubahan.

MIN-YOUNG: MINUS 120 DETIK

- Berkurang dua menit di sini. - Apa?

Waktumu berkurang?

Ya.

Kami yang potong, waktumu berkurang?

- Kalian tahu sekarang? - Tunggu.

Bom di ruangan yang waktunya habis akan meledak.

Ruangan lain tidak akan meledak.

Aku benar-benar penasaran. Siapa yang akan selamat?

Siapa yang akan meledak? Min-young.

Hwalbindang sekarang membuat salah satu dari kita saja yang selamat.

Kau mengerti?

Ya.

Bila bom kita meledak, Min-young akan jadi penjahat.

Benar.

Agar Park Min-young bisa selamat,

dia mungkin akan membunuh kalian.

Jika bom di sana meledak, Lim Soo-hyang mendapatkan keinginannya.

- Kriminalnya mati. - Ya.

Aku akan menghilangkan mereka semua yang ada di daftar

dan menciptakan keseimbangan dunia.

Park Min-young termasuk di dalamnya.

Min-young, potong satu lagi, atau keduanya meledak.

- Baik. Cek lama waktu yang berkurang. - Baik.

Aku potong warna hijau!

Waktu kita berkurang.

- 30 detik! - 30 detik?

- Kita harus potong satu lagi. - Kabel merah.

- Merah. - Ayo potong kabel warna merah.

MIN-YOUNG: MINUS 15 DETIK

- Berkurang 15 detik. - Lima belas detik?

Bagaimana cara memecahkan ini?

Kurasa harus cari cara lain,

- atau biarkan kita… - Ya.

atau dia yang meledak.

Apa ada? Aku tak lihat cara apa pun.

Apa tak ada cara lain, Min-young?

Lim Soo-hyang…

- terus bicara tentang keseimbangan. - Benar.

Dunia ini seperti timbangan yang membantu mereka yang kaya dan berkuasa.

Setuju?

Dan menciptakan keseimbangan dunia.

Karena mereka semua menggunakan timbangan di setiap kasus,

kita mungkin harus menggunakan itu juga sekarang.

WAKTU DI DUA RUANGAN HARUS SAMA

Karena sudah satu menit, aku potong warna merah muda.

- Silakan. - Potonglah.

Satu, dua, tiga.

Satu menit 45 detik!

Berapa menit di sana?

Sembilan menit dua detik.

Kita potong warna biru.

- Baik. - Aku potong.

Aku potong warna ungu sekarang.

- Bila kita hanya memotong saja… - Bagaimana ini?

- Bom akan meledak. - Pasti akan meledak.

Tinggal delapan menit.

- Kita harus potong lagi. - Warna putih.

- Apa yang akan terjadi? - Dua menit akan berkurang.

- Di sana? - Aku salah. Tunggu.

- Bukan ini? - Kuning saja.

- Aku potong warna oranye. - Berapa banyak?

Satu menit 15 detik.

- Kupotong warna kuning. - Cobalah.

Warna kuning 45 detik.

- Warna merah sekarang. - Warna merah.

Waktu berkurang 15 detik.

- Aku coba merah muda. - Baiklah.

Waktu berkurang satu menit 45 detik.

- Bagaimana cara menyamakan? - Potong oranye.

MIN-YOUNG: MINUS 75 DETIK

Kurang dua menit 15 detik. Waktu tersisa menjadi dua menit.

Kenapa?

Kita dihadapkan pada dilema Min-young yang meledak,

atau bom kita yang akan meledak.

SALAH SATUNYA HARUS MELEDAK UNTUK MENGAKHIRI INI?

Hanya ada tersisa 1,5 menit lagi.

Apa tidak ada cara lain?

Hei, Lim Soo-hyang. Apa kau lihat kami?

Berapa detik lagi? Apa tak ada cara lain? Jawablah.

Min-young!

Karena Hwalbindang sudah memberi kesempatan kepada tim detektif.

Ini cara kami menciptakan keseimbangan.

HWALBINDANG

HWALBINDANG PENJAHAT POTENSIAL

HUKUMAN PENJAHAT POTENSIAL

KESEIMBANGAN

KESEIMBANGAN TIMBANGAN

Tato.

Benar. Timbangan.

Logo itu lagi.

Kejahatan yang tak bisa diadili hukum…

Organisasi yang dibuat untuk menghukum pelaku kriminal.

Hukum mungkin ada di pihakmu…

Harus dibalas setimpal!

Semoga kau lebih menderita atas perbuatanmu.

Mereka penjahat potensial.

Aku akan menghilangkan mereka dan menciptakan keseimbangan dunia.

Kalian harus memotong tiap kabel setiap menitnya.

- Kuning, ungu. - Merah, biru, oranye, putih.

Ketika waktu menjadi nol,

dinamit yang terhubung ke kabel yang tak dipotong akan meledak.

Seperti timbangan yang membantu… Dan menciptakan keseimbangan.

Ini cara kami menciptakan keseimbangan.

Apakah kalian bisa menghindari yang berikutnya?

- Semuanya. - Ya?

Se-jeong, Sehun. Kalian percaya aku?

- Ya. - Ya.

Dengarkan aku.

Yang Lim Soo-hyang mau adalah agar kita

membuat salah satu waktunya menjadi nol

dan bom lainnya meledak.

Bila dua penghitung waktu bom ini menjadi nol secara bersamaan,

apa yang akan terjadi?

- Apa? - Semua kabel dipotong?

- Sekaligus? - Benar.

- Dua-duanya mungkin akan meledak. - Entahlah.

Maukah percaya padaku dan mencobanya?

Ini pilihan yang sangat berbahaya.

Kita semua bisa mati, atau selamat.

Bagaimanapun, bom ini akan meledak.

Baik, potong semuanya bersamaan.

- Satu. - Satu.

- Dua. - Dua.

Jangan meledak!

- Tiga. - Tiga.

- Berhasil! - Mundur!

Aku benar-benar penasaran. Siapa yang akan selamat?

PINTU TERBUKA

- Terbuka. - Apa?

- Apa ini? - Cepat keluar!

- Ayo. - Keluar.

Min-young ada di lantai atas.

- Min-young! - Min-young!

- Min-young! - Min-young!

- Hei, tak apa? - Kau tak apa?

Syukurlah.

Kau benar.

Min-young, kau benar-benar hebat.

Apa yang terjadi denganmu?

- Mengapa ditangkap? - Diculik?

Aku diculik oleh Hwalbindang.

Apa yang kau lakukan?

Apa?

Lebih baik kau diam saja,

atau senjata ini

akan membidik ke tim detektifmu.

Lebih baik kau ikut aku diam-diam.

Bila senjata ini dikeluarkan lagi,

aku tak menjamin keselamatanmu dan tim detektifmu.

- Ke mana Lim Soo-hyang? - Di mana dia?

- Dia pasti sudah pergi. - Tidakkah kita tangkap dia?

- Benar. - Dia pemimpinnya.

- Namun… - Dia penjahatnya.

- Bagaimana Seung-gi… - Seung-gi meninggal.

- Seung-gi meninggal. - Katanya dia meninggal.

Ternyata kau.

Selamat tinggal, Bu Kepala.

Apa yang terjadi sebenarnya?

Siapa mereka berdua sebenarnya?

- Aneh, bukan? - Mereka tetap harus dihukum.

- Pertama-tama… - Kau terlalu banyak makan.

Apa…

Aku tak bisa berhenti memakan ini.

Tunggu sebentar.

- Apa ini tim detektif? - Benar.

Baiklah, untuk uang jasa kami

bisa kita bicarakan di waktu lain.

Tak usah khawatir.

- Ayo berangkat. - Ayo.

- Aku akan menyetir. - Tidak boleh.

- Asalmu dari sini? - Jangan berani.

Asalku dari Seoul.

- Berikan kuncinya. - Astaga.

Dengan demikian, berkat tim kami, kami dapat membenarkan

kesalahan penilaian Hwalbindang.

Kami berharap hukum akan melakukan yang terbaik juga,

dan kami akan terus bekerja untuk bertahan hidup di hari lain.

PESAN TERKIRIM

Kami akan cari tahu kenapa makanan…

- Sangat pintar. - Ini gila.

- Keren sekali. - Aku tak seharusnya di sini.

Apa yang kau lakukan?

Ini penting.

Jangan khawatir. Kami detektif…

- Kau bicara apa? Tidurlah saja. - Diam.

- Astaga. - Maaf.

- Kau tak apa? - Kau kuat.

Aku sehat.

Astaga, lihat wajahnya!

Kau sedang apa? Sedikit lagi!

- Astaga. - Hei.

- Beri satu kepada Sehun. - Jangan pasang wajah sombong.

Kau terlihat pintar karena bersama kami.

Bagus.

- Lumayan. - Aku suka ini.

Muat.

- Jas pendek trendi. - Kau sangat cocok dengan pisau.

Lihat pandangannya. Sangat mengerikan.

Apa kau kentut?

- Mengapa kau kentut? - Aku tak kentut.

Kau mencari siapa di sana?

Dia tidak lupa ingatan.

- Kau sedang apa? - Siapa…

Diam.

- Kau lihat siapa? - Kau sedang apa?

Kau lihat ke mana?

Kau tahu dalam drama, ada zum ke wajah.

Sehun, bertahanlah. Kau bisa!

- Kau bisa! - Satu, dua,

- tiga. - Sehun. Salah. Ya!

- Tulang rusukku sakit. - Benar, bukan?

Kami akan anggota cari detektif baru.

Apa wewenangmu?

- Bagus, Se-jeong. - Bagus.

Terjemahan subtitle oleh Betari Andika

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.