Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Ash Lake, Minnesota 10 Tahun Yang Lalu
Perhatian, seluruh unit, ada masalah rumah tangga situasi penyanderaan.
Segera merespons, ada petugas cedera.
Pelaku Kaukasia tanpa catatan kriminal. Sangat berbahaya. Waspadalah.
Tersangka Ray Hutchinson, umur 38 tahun, tinggi 188 cm.
Pria kulit putih, tubuh sedang. Mantan istri dan dua anak.
Ada 3 sandera. Mantan istri dan dua anak.
Situasi sangat berbahaya.
Tersangka dicari karena berhubungan dengan pembunuhan seorang polisi.
Pelaku bersenjata dan berbahaya.
Aku tak mau keluar. Kau dengar? Aku tak mau keluar.
Aku mau semua orang pergi.
Kau, anak buahmu, penembak jitu, semuanya.
Jika kalian tak pergi dalam 5 menit...
...kau takkan suka akibatnya.
Ray.
Kau bisa hubungi dia kembali?
Dia sudah selesai bicara.
Lakukan.
Baik, Pak.
Unit Emas, ini HR1. Bertindaklah.
Bu, ikut aku.
FBI, perlihatkan tanganmu!
Tanganmu!
Berputar!
Sial.
- Aku membidiknya, Bos. - Ben, jangan. Dia tak bersenjata.
Ray, lihat aku.
Semua sudah berakhir.
Aku tak mau berakhir seperti ini.
Seharusnya tak berakhir seperti ini.
Turunkan putramu dan menjauhlah.
Maafkan aku.
Tidak apa-apa.
Bagus.
Tidak!
Komando, ini Navy Alpha 219. Dalam perjalanan ke Rumah Sakit AL Beaufort.
Departemen Angkatan Laut AMERIKA SERIKAT
3, 2, 1, angkat.
Kau akan baik-baik saja.
HONG KONG Masa Kini
Dari Piramida Agung Giza hingga Menara Babel...
...bata demi bata dan batu demi batu...
...manusia dipenuhi oleh satu keinginan.
Menyentuh langit.
--- Penerjemah: Rizal Adam --- E-mail: rizaladam@yahoo.com
Mungkin akhirnya kita berhasil.
Gagasan dari mantan tokoh teknologi, Zhao Long Ji...
Zhao Long Ji...
- Zhao Long Ji... - Pengusaha visioner Zhao Long Ji...
Yang tidak tanggung-tanggung menciptakan kota di langit.
Saat ini dia membangun taman vertikal setinggi 30 lantai di pusat gedung.
"The Pearl" adalah bukti dari kemampuan kita saat tak menerima batasan.
Ini bukan gedung biasa.
Gedung tertinggi di bumi.
Gedung tinggi yang canggih ini punya energi mandiri...
...dari turbin angin spiral ganda di puncak gedungnya.
Lebih tinggi dari Burj Khalifa dan tiga kali tinggi gedung Empire State.
Di ketinggian 914 meter...
Separuh ke bawah, The Pearl sudah dinikmati publik 6 bulan ini.
Area hunian separuh di atasnya belum dibuka untuk umum.
Gedung membentuk masyarakat kita.
- Semakin baik gedungnya. - Semakin baik kotanya.
Dunia yang lebih baik.
Tapi bola misteriusnya membuat dunia tertarik.
Dalam pernyataannya hari ini...
...miliuner misterius ini membenarkan...
...meski ada gosip ketidakmampuan menjamin keamanan gedung setinggi ini...
...rencana membuka separuh atasnya sesuai jadwal.
Dia berjanji bahwa bola itu akan menjadi daya tarik turis nomor satu di dunia.
Dengan pemandangan Hong Kong...
TV dimatikan, sepatu dipakai. Waktunya panda.
Di mana ayahmu? Dia perlu perbaiki ponsel Ibu sebelum kita pergi.
- Kamar mandi. - Baik.
Ayah bicara ke dirinya sendiri lagi.
Sudahlah, bersalaman saja.
Kau baik-baik saja?
Ya.
Hanya masalah kaki saja.
Kau terlihat sangat tampan.
Begitu menurutmu?
Apa aku terlalu berusaha?
Tidak, kau tampak terhormat.
Lepaskan saja dasinya?
Tidak, tapi kau harus belajar mengikatnya. Kemarilah.
Aku bisa dengar pikiran itu bicara. Ada apa?
Aku hanya tak ingin gagal.
Kau takkan gagal.
Entahlah, bagaimana jika ada yang terlewatkan?
Sayang, tak mungkin kau melewatkan sesuatu.
Kau persiapan 6 bulan untuk rapat ini. Belum pernah kau kerja segiat ini.
Kau siap. Kau lebih mengenal tempat ini daripada arsiteknya. Kau akan berhasil.
Mereka punya alasan membawamu kemari. Mereka ingin dengar penjelasan.
Kuharap begitu.
Ben pertaruhkan reputasinya demi aku. Ini bisa mengubah keadaan kita.
Biasanya ini untuk perusahaan besar. Aku bekerja di garasi kita.
Ya, garasinya bagus.
Perusahaanmu lebih kecil, tapi bukan berati kau tak pantas di sini.
Asal kau tahu, Ben mempertaruhkan reputasinya karena dia temanmu...
...dan itulah yang dilakukan teman.
Hei, lihat aku.
Kau pasti bisa.
Aku mencintaimu.
Sebaiknya begitu.
- Kemarilah. - Ponselku tidak berfungsi.
Jadi, 'lihat aku', 'kau pasti bisa', 'kau tampan', hanya untuk perbaiki ponsel lagi.
Itu kemungkinan yang jelas.
Baiklah. Aku akan bilang apa setiap kali ponselmu bermasalah?
- "Matikan dan nyalakan lagi." - Matikan dan nyalakan lagi.
Sering kali masalah beres dengan mematikan dan menyalakan lagi.
Jadi, sudah coba matikan dan nyalakan lagi?
Belum, aku lebih suka kau yang lakukan. Itu membuatmu merasa cakap.
Begitu? Kau minta aku perbaiki ponselmu demi aku?
Terima kasih kembali.
Taruh mantelmu di tas.
Anak-anak, kalian akan melihat panda...
...dan Ayah akan dapat uang.
Boleh Ayah bertanya? Ayah sayang siapa?
- Aku. - Ayah sayang siapa?
- Aku. - Ayah sayang siapa?
- Aku. - Aku.
Ayah tidak bisa dengar. Yakin. Tidak yakin.
- Ayah sayang siapa? - Aku.
Baiklah, kalian berdua benar, karena...
...Ayah sayang kalian berdua.
Aku juga mau.
- Kau sudah memperbaikinya? - Seperti biasanya.
Kau sungguh mencintaiku.
- Ya, begitulah. - Kemarilah.
Menjijikkan.
Lantai 98.
Sobat.
Sobat. Kemarilah.
Astaga.
- Sarah, kau terlihat cantik. - Terima kasih, senang bertemu denganmu.
Yang benar saja.
- Begitulah. - Serius? Ini si kembar?
Mereka sudah besar. Apa rencana kalian?
- Kami ingin melihat panda. - Aku tahu.
Ini untuk melihat panda makan malam.
Setelah semua orang pergi.
Sangat sulit didapatkan.
- Terima kasih. - Aku kenal banyak panda.
Ini perlengkapan untuk berbaur.
- Kalian harus bilang apa? - Terima kasih.
Pergilah bersenang-senang. Sampai jumpa nanti malam, Sayang.
- Semoga berhasil. - Aku mencintaimu.
- Sampai jumpa. - Dah.
Apa kabar? Senang melihatmu.
Wah.
Dengar. Terima kasih rekomendasinya. Aku tahu perusahaanku kecil untuk ukuran ini.
Ayolah, ini bukan apa-apa.
Aku hanya mengerjakan tugasku.
Mereka ingin segera membuka separuh atas.
Mereka perlu orang untuk memeriksa sistem keamanan dan perlindungan.
Ditambah lagi, kau lebih murah dibanding yang lainnya.
Jauh lebih murah. Separuh harga.
ANDA SAMPAI DI GRIYA TAWANG
Lantai 220.
Mencolok sekali?
Ya, 100% titanium padat.
Paling cocok menggambarkan selamat datang di ruang perlindungan dengan logam super...
...setebal 10 inci kelas militer.
Siap bertemu Oz?
Kurasa begitu.
Wah.
Kurasa, jika harus punya tempat tinggal...
Benar, bukan?
Tuan Sawyer.
Senang akhirnya bisa bertemu denganmu.
- Begini, aku... - Aku bercanda.
Syukurlah.
Istriku hanya mengajariku satu kalimat itu saja.
Sarah, bukan? Dia ahli Angkatan Laut?
Benar. Dia juga lulusan bahasa dan studi Asia Timur di Indianapolis.
Dan anak kembarmu, Henry dan Georgia.
Kau tahu banyak.
Kalian adalah keluarga pertama di area hunian The Pearl.
Kurasa ini uji coba yang bagus.
Mereka sangat menyukainya.
Ini pertama kali mereka ke Hong Kong.
Itu mereka.
Perkenalkan kepala keamanan pribadiku...
...Ajani Okeke dan Tuan Pierce, dari grup asuransi Hawthorn Stone.
Senang bertemu.
- Senang bertemu denganmu, Tn. Sawyer. - Aku juga.
Setelah penilaian dirimu sebagai pihak ketiga disetujui...
...apakah kau akan menjamin The Pearl...
...yang akan menjadi premi termahal untuk satu bangunan dalam sepanjang sejarah?
Jadi, bisa kita mulai?
Aku sudah tak sabar.
Sistem pencegah kebakaran The Pearl...
...menggunakan sistem ventilasi unik yang menutup sendiri...
...dan penyemprot air canggih dan larik CO2 yang bisa padamkan api seketika.
Semua dipantau oleh fasilitas kendali berjarak 1,6 km dari sini.
Kau menyewaku untuk menilai sistem keamanan...
...dan setelah analisaku selesai...
...bisa kubilang ini bangunan tertinggi paling aman di dunia.
Ini Fort Knox setinggi 1,6 km.
Setelah pemeriksaan fasilitas di luar lokasi, maka tugasku selesai.
Lalu kau bisa membuka area hunian di separuh atas.
Terima kasih.
Kau memang orang yang tepat untuk pekerjaan ini.
Seperti yang dikatakan Ben.
Tablet ini akan memberimu akses administratif...
...untuk keamanan dan pencegahan kebakaran The Pearl.
Begitu terhubung dengan data biometrik...
...hanya kau yang bisa mengaksesnya.
Ben akan mengantarmu ke fasilitas luar lokasi, memastikan semua berfungsi.
Terima kasih.
Jika kita bergegas, masih ada waktu.
Waktu untuk apa?
Untuk kau melihatnya.
- Pergilah. - Baik.
"Dia dapatkan tabletnya. Aku keluar setelah ini."
"Bawa saja dia ke kapal."
Inilah...
...mutiara yang sesungguhnya.
317 panel proyeksi yang sensitif dengan gerakan...
...membuat bola ini menjadi keajaiban ke-8 di dunia.
Wah.
Luar biasa.
Aku ada di sana.
Di sini, semua bisa terjadi.
Bola ini terdiri dari hampir 25.000 panel definisi sangat tinggi.
Dengan kamera mikro 8k di kedua sisi.
Di kedua sisi?
Kenapa?
Selamat datang di surga, Tn. Sawyer.
Astaga.
Selamat datang di surga?
- Dia sungguh bilang begitu? - Ya.
Terdengar keren atau menyeramkan?
Keduanya.
Dasar orang kaya.
Tapi kau bekerja padanya.
Kau pernah merindukannya?
Tim kita?
Ya, tentu saja.
Tapi kini keadaannya berbeda.
Aku punya istri dan anak. 10 tahun tak menyentuh senjata api.
- Kau bercanda? - Tidak.
Kenapa?
Setelah peristiwa itu...
...aku tidak memegang senjata api lagi.
Aku meninggalkannya...
...dan takkan menyentuhnya lagi.
Ayolah, dia tak bersenjata.
Dia memakai rompi peledak, tak mungkin kau mengetahuinya.
Itu nasib buruk.
Itu saja.
Mungkin.
Lucunya, tanpa nasib buruk itu...
...aku takkan pernah bertemu Sarah
Aku takkan punya anak-anakku.
Entah aku akan jadi apa tanpa keluargaku.
Aku akan tersesat.
- Aku akan seperti... - Aku.
Ben, maaf. Aku tak bermaksud begitu.
Tenang, aku bercanda.
Kita sudah sampai.
Ayo.
Anak-anak ingin melihat panda makan.
- Ya, memang menarik. - Mereka akan di sana semalaman.
- Terima kasih sudah mengantarku. - Tidak masalah.
Kau yang traktir makan malam.
Hei!
Dia mengambil tasku.
- Kau tak apa-apa? - Ya.
Astaga. Ini parah.
- Ya. - Sebaiknya dibersihkan.
THE PEARL Lantai Bawah Tanah - Tingkat 15
Apa yang terjadi?
- Rasanya ini tak asing. - Ya.
Itu perlu dijahit. Lukanya parah.
- Aku harus telepon Sarah. - Ya.
- Itu tablet Zhao? - Ya, kutaruh di jaket sebelum pergi.
- Beruntung, bukan? - Ya, Kawan. Untunglah.
Kupikir kita akan dipecat.
Aku tahu.
Aku mengerti.
Hei, bagaimana pandanya?
- Lantai 98. - Kami tak melihatnya.
Karena Henry makan permen aneh dan mulai muntah.
- Jadi, kami pulang. - Dia baik-baik saja?
- Dia mengalami serangan? - Tidak, dia baik-baik saja.
Hanya saja tak ada panda. Itu menyebalkan.
- Menyebalkan. - Jangan bilang begitu, Sayang.
Ayah akan mengajakmu ke sana jika kau sudah baikan.
- Sampai nanti. - Baiklah. Dah.
Maaf, Nona.
Perawatan gedung. Kami kira lantai ini kosong.
Kupikir juga begitu. Semua baik-baik saja?
Semua baik saja. Kami hanya memeriksa saluran telepon.
- Aku tak tahu teleponnya aktif. - Setelah selesai, akan aktif.
Lihat kedua anak manis ini.
Kalian bersenang-senang? Kalian menguasai seluruh lantai ini.
Lumayan, bagi seorang ksatria besar dan kuat...
- ...dan putri kecil yang cantik. - Aku seorang raja.
Seribu permintaan maaf, Yang Mulia.
Ayo, anak-anak.
- Mereka seharusnya tidak ada. - Aku tahu.
Mau aku bereskan?
Tidak, biarkan saja.
Nanti akan beres dengan sendirinya.
Ada apa? Kau mau ke mana?
Aku harus pergi. Henry kurang sehat. Mereka kembali ke The Pearl.
- Kembali ke The Pearl? - Ya.
Akan kutelepon nanti malam. Hari yang sibuk, ya?
Kau takkan tiba tepat waktu.
Apa?
Kenapa kau keluarkan dari tas?
Mestinya biarkan itu di dalam tas.
Ben, apa maksudmu?
Serahkan tablet itu, Will.
- Ada apa? - Ada apa?
Kau buat kesalahan. Kau dapat kehidupan baru. Aku dapat apa?
Dibebaskan karena alasan medis? Bekerja untuk penjahat?
Kau tak kenal mereka, Will.
Aku tak punya pilihan.
Ini semua karena salahmu.
Aku tahu kau terluka, Teman. Tapi kau tak mau lakukan ini.
Kita bukan teman.
Ben, hentikan!
Sial.
Hentikan!
Berikan.
Tetaplah sadar. Ayo berdiri.
Bangunlah.
Duduklah di sini.
Baik, tetaplah sadar. Tekan di sini kuat-kuat.
Katakan apa yang terjadi.
Aku bisa menolongmu jika kau bisa katakan apa yang terjadi.
Seharusnya mereka tidak pulang, Will.
Seharusnya mereka tak di sana.
Siapa?
Sarah dan anak-anak.
Apa yang kau lakukan?
"MUDAH TERBAKAR DENGAN AIR"
Bakar rumah seseorang...
...dan kau akan tahu apa yang benar-benar dicintainya.
LANTAI 96 Penyemprot Air Aktif
PENCEGAH KEBAKARAN AKTIF. VENTILASI UDARA TERKUNCI.
Berlindung di tempat.
- Ibu? Apa yang terjadi? - Pencegah kebakaran diaktifkan.
Entahlah, biar Ibu periksa.
Berlindung di tempat.
KEBAKARAN DI LANTAI 96
Pencegah kebakaran diaktifkan.
Tetap di sofa.
- Kita harus evakuasi? - Evakuasi?
Ya. Naik helikoptermu.
- Buat apa? - Gedungnya kebakaran.
Gedungnya tidak terbakar, tapi lantai 96.
Kita 100 lantai di atasnya. Dan pencegah kebakaran akan menahannya di situ.
Kita aman di sini. Aku jamin.
Apa yang kau lakukan?
Aku menjebakmu.
Mereka perlu tablet itu. Lari.
Mereka datang, Will. Mereka akan membunuhmu.
- Siapa yang akan datang? Siapa? - Lari.
Ben?
Sial!
Halo, Will.
Tidak.
PENGENALAN WAJAH DIKENALI WILL SAWYER
AKSES DIBERIKAN
Terima kasih.
Jangan bergerak!
Ada yang menembak dari atas!
Jalan!
"POLISI"
Hei!
KOWLOON PLAZA Area Respons Darurat
Bagaimana situasinya?
Apinya tertahan di lantai 96.
Kami mengevakuasi lantai di bawah garis kebakaran.
Yang di atas lantai 96?
Pemiliknya ada di griya tawang lantai 220, tapi apinya takkan sampai ke sana.
Sistem pencegah kebakarannya berfungsi.
Orang-orang di lantai lain?
Tak ada orang lain di lantai 96.
Kosong.
Pencegah kebakaran diaktifkan.
Baiklah. Kalian ke kamar mandi.
- Berlindung di tempat. - Ayo.
- Pencegah kebakaran diaktifkan. - Kemarilah.
Aku tak apa-apa, Bu. Aku tak perlu itu.
Sekarang kau baik-baik saja...
...tapi kita akan keluar. Ada asap dan udara kotor.
Ibu tak mau kau mengalami serangan.
Georgia, rendam seluruhnya. Pastikan benar-benar basah.
- Handuk tangan juga. - Baik.
Dua kali hirup.
Ibu.
Apa kita akan mati?
Tidak, Sayang. Kita takkan mati. Kita akan selamat.
Ibu berjanji.
Kami di fasilitas luar lokasi.
Lakukan.
DILARANG MASUK KHUSUS KARYAWAN
Fasilitas Kendali Luar Lokasi 2,23 Km Dari The Pearl
Akhirnya. Sayang, ada kebakaran di gedung.
Aku tahu. Aku tak bisa ke situ. Polisi mengunci gedungnya.
Pergilah dari situ, menuju ke lorong, di situ ada panel logistik.
Perlihatkan padaku, aku bisa mengarahkanmu.
Ajak anak-anak dan jangan matikan ponselnya.
Baik.
Berikan handuknya. Ayo, Sayang.
Peringatan, ada penghuni di lantai 96.
KAMAR 201 PINTU TERBUKA
Keluarga Sawyer membuka pintu apartemen satu jam yang lalu.
Mereka ada di gedung.
Kirim dua orang. Gunakan kode pembuka manual di lift.
- Bawa mereka kemari. - Baik, Pak.
Kalian berdua, pergilah.
Apa? Apinya takkan padam begitu saja.
Kita harus pergi sekarang.
Peringatan keamanan.
FASILITAS KENDALI LUAR LOKASI
Aku hanya bisa mengakses kendali nominal.
Aku tak bisa mengunci fungsi di lokasi tanpa...
Akses sumber.
Baik.
Kami sudah masuk.
KREDENSIAL ADMIN TIDAK VALID
AKSES DITOLAK
Seluruh sistem dibajak.
Aku sepenuhnya terkunci.
Apa maksudmu terkunci? Kukira itu takkan mungkin terjadi.
Kami punya kendali penuh atas pencegah kebakaran.
Tutup semua pintu kebakaran...
...dari lantai 95 hingga ke lantai dasar.
Matikan pencegah kebakaran dari lantai 96 hingga ke atas.
PENCEGAH KEBAKARAN DIMATIKAN
Semuanya akan baik-baik saja. Panel logistik ada di kirimu.
Katakan apa yang kau lihat.
Baik, Sayang.
Semua lantai di atas kuning. Apa artinya?
Artinya seluruh sistem pencegah kebakaran di atasmu sudah mati.
Sarah, dengarkan.
Apinya takkan padam. Keluar dari sana sekarang juga dan naik.
Terus naik, jangan berhenti. Jangan menoleh.
Besarkan apinya. Buka saluran udara.
Alirkan oksigen segar.
Biarlah terbakar.
Hadirin sekalian.
Kupersembahkan cerobong asap senilai 6,5 milyar dolar.
Lantai 98.
Ny. Sawyer, kami dari keamanan gedung. Tolong ikut kami.
Tidak! Mundur!
Tidak! Tidak!
Astaga.
Bagaimana situasinya? Laporkan.
Kalian dengar?
Dengan api seperti itu, mereka sudah mati.
Kami bergerak ke posisi.
Kau sudah tahu langkah selanjutnya.
- Ayo cepat naik. - Sarah.
"TERSANGKA DICARI"
Angkat tangan!
Kalian tidak mengerti. Keluargaku ada di dalam gedung.
Dengarkan aku. Aku harus menemukan mereka.
Berputar!
Sekarang!
DIBUKA PENGENAL WAJAH DIMATIKAN
Seluruh sistem bisa dikendalikan di tablet ini. Pengenal wajah tak diperlukan.
Semua jalur akses ke kerangka utama The Pearl sudah dienkripsi.
Kini seluruh gedung terkunci.
Aku gunakan logaritma enkripsi buatanku sendiri...
...jadi hanya aku di dunia ini yang bisa meretasnya.
Cukup pintar, bukan?
Tidak sepintar itu.
Jika apinya terus naik, udara di sekitar landasan memanas...
...sehingga helikopter tak bisa lepas landas. Peluang pergi akan menipis, Pak.
Aku tak suka mengatakannya, tapi sekarang atau tidak sama sekali.
Kau puas? Kau berusaha menjadi pahlawan dan gagal. Kini waktunya pergi.
Baiklah, Tn. Pierce. Kau dapatkan keinginanmu.
Siapkan helikopter.
Bersiap untuk lepas landas.
Kita tahu apa tentang Will Sawyer?
Dapat medali penghargaan saat bertugas di AL.
Bertugas di FBI 6 tahun, penyelamat sandera 8 tahun.
Punya istri dan anak. Istrinya ahli bedah di militer.
Tiga kali dinas di Afghanistan.
Belum mendapat lokasi keberadaannya.
Will Sawyer disewa sebagai penilai keamanan.
Dia punya akses ke protokol keamanan.
Mungkin dia yang mematikan pencegah kebakaran.
Tolong temukan Will Sawyer.
- Aku mau interogasi dia. - Baik, Pak.
- Sersan Han? - Ya, Pak?
Tidak jadi, aku menemukannya.
Astaga.
Kirim tim respons.
- Aku mau bicara dengannya. - Baik, Pak.
Liftnya terkunci!
Cepat!
Sial!
Dia mau apa?
Dia melewati garis kebakaran.
Ayo, cepat!
Buka pintunya!
Sir, aku tak bisa melindungimu jika tak menceritakan apa yang terjadi.
Ini bukan kebakaran biasa. Ini sudah direncanakan.
Aku tak tahu pasti.
Aku tak butuh fakta. Apa kata hatimu?
- Siapa dalangnya? - Kores Botha.
Aku tak mengerti.
Jika orang seperti Botha mau membunuhmu, ada cara yang lebih mudah.
Dia tak mau aku mati, setidaknya belum.
Dia menginginkan ini.
Membakar The Pearl adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan ini.
Ada yang perlu kuketahui?
Ya, helikopternya sudah siap.
Kami melaporkan dari TKP...
"EKSTENSI MAKSIMAL"
"KAIT"
Dia berusaha masuk.
Cepat!
Maaf, kawan-kawan.
Sial.
Ayo.
Cepat!
Jangan bergerak!
- Angkat tangan! - Baik, jangan tembak.
Berputar!
Berputar!
Mendekatlah.
Tahan tembakan!
Terlalu panas! Kurangi ketinggian!
Bagus!
Untuk apa orang masuk ke gedung yang terbakar?
Inspektur.
Kami sudah mendapatkan lokasi keluarga Will Sawyer.
Coba kutebak. Mereka di dalam gedung itu.
Lewat sini.
Kau hebat. Tunggu. Kemarilah.
- Lepaskan saja. - Baik.
Henry, tenanglah. Tenang.
- Suara apa itu? - Itu api, Sayang.
- Kita mau ke mana? - Ibu tidak tahu.
Itu jembatan air terjun. Kita terus ke atas.
Ayo, cepat!
Naik lewat sini.
Terus naik.
Jangan berhenti.
Helikopter siap berangkat.
"PINTU TERBUKA"
Tunggu.
Ada apa?
- Itu bukan pilot kita. - Botha.
Merunduk!
Ayo!
- Lama tidak berjumpa, Botha. - Benar, kau rindu padaku?
Kau sudah bertemu rekanku. Kejutan.
Tembak saja aku dan ambillah.
Pikirmu aku bodoh? Kau tahu aku tak bisa.
Orang yang membayarku akan membunuhku jika tidak mendapatkannya.
Aku akan dibayar setelah semua ini selesai.
Tapi tidak, orang pintar sepertimu selalu berpikir selalu cerdas.
Lihat dirimu yang cerdas itu.
Aku akan membawamu serta penyimpan datamu.
Juga helikopternya.
Lalu kau akan menyaksikan gedungmu terbakar jadi abu...
...dan kau tak bisa berbuat apa-apa.
Awas!
"PINTU MENUTUP"
Zhao!
Tidak!
Ya.
Dia mengunci diri di griya tawang. Buka pintunya.
Lantai griya tawang punya sistem sendiri.
Zhao pasti mengunci sistem itu.
AKSES DITOLAK
Aku tak bisa membuka pintunya dengan tablet ini.
Tunggu, sepertinya Will Sawyer ada di dalam gedung.
Ada gerakan.
Itu keluarganya.
Mereka masih hidup.
Zhao!
Ditunggu Donasinya: BNI 0050035308 | Indosat 085892166556 | www.paypal.me/rizaladam
Kau tidak bisa masuk dengan cara paksa.
Kita memerlukan orang yang tahu sistemnya.
Aku tahu siapa orangnya.
Sawyer.
Jika ada yang bisa masuk, dialah orangnya.
Dia di dalam gedung, kita hanya perlu mencarinya.
Kita tak perlu mencarinya.
Kita tahu yang dia inginkan.
Jika kau tak bisa perbaiki sesuatu dengan pita perekat...
...itu berarti pita perekatnya kurang banyak.
"MODE ADMIN"
Baik, kau di lantai 98.
Anak tangga timur.
"LANTAI 100, TAMAN JADE"
Berarti kau harus melewati taman.
Aku akan menemukanmu.
Kau tahu aku akan menemukanmu.
Kau tak apa-apa? Baiklah. Bagus.
Ayo, sedikit lagi.
- Ny. Sawyer. - Benar.
Senang bertemu denganmu.
Aku menangkap mereka. Mereka di taman.
- Ayo, anak-anak juga. - Turuti perintahnya.
- Baik. - Benar, dengarkan Ibu kalian.
Tak apa-apa. Semua akan baik-baik saja.
Ikuti saja kata-kata Ibu.
Lari!
- Ibu! - Ayo!
Baik, kita harus ke atas sedikit lagi.
Georgia!
Henry!
Aku akan mencari jalan lain.
Teruslah naik sampai air terjun.
Aku akan berputar. Kita bertemu di sana.
Baik.
Aku tidak boleh membunuhmu...
...tapi kurasa anak-anak sudah cukup.
Sarah!
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Bagaimana kau bisa masuk ke gedung ini?
Ceritanya panjang. Di mana anak-anak?
- Ibu! Ayah! - Kau tidak apa-apa?
- Jangan bergerak. - Di mana saudarimu?
Dia di puncak taman dekat air terjun.
Ayah!
- Sayang, diam di situ. Ayah datang. - Baik.
Bagaimana cara menyeberang?
Mari kita cari jalan.
Semua akan baik-baik saja, Sayang.
Baik, ini dia.
Sial.
Jembatannya tidak stabil.
Kita harus melakukannya bersama-sama.
Baik.
Saat kusuruh, lakukan, jatuhkan, ambil dia, mengerti?
Baik. Apa yang akan kau lakukan?
- Will. - Menahan jembatan ini stabil.
Bertahanlah, Sayang.
- Ayo! - Baik.
Ibu datang, Sayang.
Ibu datang.
Baik.
Ibu bersamamu.
Baik, kembalilah. Cepat.
Bagus. Kembali. Ayo.
Baik. Jangan bergerak.
Baik, kita hampir sampai.
Tidak!
Ibu!
Kau bisa!
Bagus. Bangun.
Aku tak bisa menahannya lagi! Lari!
Astaga.
Ayo.
Apa yang terjadi?
Aku tak tahu, tapi aku harus membawa kalian keluar.
Henry tak bisa bernapas.
Tak apa-apa.
Georgia, Ayah akan datang.
Baik, Ayah.
Baiklah.
Lift ini bekerja menggunakan konduksi elektromagnet.
Jika terjadi kebakaran, lift ini dilengkap rem pengaman.
- Saat kupotong kabel ini, kau jatuh. - Apa?
- Will? - Tidak apa-apa. Dengar.
Kau akan jatuh menerobos api.
Magnet akan tetap aktif saat melewati api.
Tapi kau harus menarik tuas untuk mengaktifkan sistem pengereman.
Setelah jatuh sejauh 150 meter dari sini sampai garis kebakaran...
...hitung sampai 5 dan tarik tuasnya.
- Ini gila. - Percayalah padaku.
Baiklah.
- Bagaimana keadaanmu? - Aku takut.
Takut itu wajar. Untuk jadi pemberani, kita harus takut sedikit.
Sekarang Ayah ingin kau jadi pemberani. Kau bisa?
- Ya. - Berpegangan pada Ibumu.
- Ayah sayang siapa? - Aku.
Benar.
Kemarilah.
Baiklah.
Baik, Sayang. Ayo duduk.
Kita akan berpegangan.
Baiklah.
Aku mencintaimu.
Sebaiknya begitu.
Hitung bersama Ibu, Sayang.
5...
4...
3...
2...
1.
Ibu!
Hei!
Astaga!
Hei, tenanglah.
Tenang.
Kami orang baik. Kau aman. Ikut kami.
Ayah!
Ayah!
Dapat kau...
...bajingan kecil...
Georgia! Ayo.
Ini dia orang yang kucari.
Yang Mulia.
Kudengar Ayahmu tahu segalanya tentang gedung ini.
Aku hanya memerlukan apa yang rekan bisnisku tahu di balik pintu itu.
Kau akan mendapatkannya untukku.
Dengar.
Pintunya hanya bisa dibuka dari dalam.
Saat alarm kebakaran di lantai ini aktif, itu memungkinkan...
...tapi itu tak bisa karena kau mematikan seluruh sistem.
Begitukah? Biar kuberitahu sesuatu.
Setiap orang punya kelemahan.
Mudah ditemukan.
Begitu kau tahu apa yang dicintainya, kau mendapatkannya.
Zhao mencintai gedung ini.
Dan kau. Kelemahanmu adalah keluargamu.
Jadi kita akan tahu seberapa besar kau mencintai keluargamu.
Dengar. Pintunya tak bisa dibuka dari lantai ini.
Semua bisa dilakukan. Dengan motivasi yang tepat.
- Tidak! - Ayah!
Jangan sakiti Ayahku!
Baik, Sobat.
Kau akan menyerahkan Zhao dan apa yang dia simpan di balik pintu itu.
Atau kulempar putrimu dari atap.
Kudengar di atas sangat indah.
- Tidak! Ayah! - Georgia.
Langsung ke atas, kita tak mau menunggu di sini untuk terbakar.
Tidak! Ayah!
Lepaskan aku!
Ayah, tolong aku!
- Ayah! - Georgia!
Hancurnya menara The Pearl milik Zhao Long Ji.
Kami mendapatkan laporan adanya gerakan di lantai dasar gedung.
Kami siaran langsung dari Kowloon Plaza.
Kemungkinan ada yang selamat.
Sulit dibayangkan bagaimana orang bisa selamat...
...dari kobaran api di lantai atas.
Ayahku di dalam. Dia menyelamatkan kami.
Ayahku masih di dalam.
Dia orang yang baik!
Apa yang keluarga Will Sawyer...
...konsultan keamanan dari Amerika...
Baiklah. Pasti ada cara untuk membuka pintu ini.
Di mana panel akses sistem terdekat yang mengendalikan pintu griya tawang?
Di mana kau menyembunyikannya, Zhao?
"LOKASI SAAT INI"
"PANEL AKSES SISTEM"
Di belakang turbin? Yang benar saja.
Sial.
Ceritakan bagaimana caramu keluar dari gedung...
Inspektur.
Kau menyatakan suamimu tidak terlibat?
Itu bukan pernyataan. Dia memang tidak terlibat.
Ada berapa jumlah mereka?
Satu memakai setelan, dua memakai baju terusan, yang bicara padaku punya logat.
Kurasa orang Skandinavia.
Tinggi 182 cm, putih, berotot.
Di sana, yang di atas, kedua dari kanan.
"DICARI"
- Dia orang yang kau lihat? - Itu orangnya. Siapa dia?
Kores Botha, mantan militer.
Dia punya kelompok yang kejam.
Orang upahan kelas atas untuk tiga sindikat kejahatan.
Inspektur.
Ada yang tak beres. Ini bukan cara kerja Botha.
Kenapa dia menjebak dirinya dalam api?
Kenapa dia menutup satu-satunya jalan keluar?
Tidak masuk akal.
Mereka mau terjun.
Apa?
Salah satunya membawa wadah dengan logo sayap.
Dan kata "Sirin".
Carilah.
Ini bodoh.
Ini The Pearl.
Terjun dari ketinggian 1.000 meter...
...maka jarak pendaratan sekitar 2 km...
Jika kau benar...
...mereka akan mendarat di dalam lingkaran ini.
...tempat dengan permukaan yang datar dan terpencil.
Tak mungkin di Taman Victoria. Terlalu banyak pohon, bisa tersangkut.
Selatan, tak bisa melewati puncaknya.
Utara, mungkin. Tapi jaraknya lebih jauh ke tempat terbuka.
Bagaimana dengan ini? Ini apa?
Bukan apa-apa. Itu lokasi konstruksi.
Bay Dredge.
CHUNG WAN Dermaga Gletser
Inspektur, harap pertimbangkan ini.
Mungkin saja dia bagian dari rencana.
Pikirmu aku mau menjebak anakku dalam gedung terbakar?
Menurutku kau punya peran...
...mungkin ini bagian dari rencana suamimu.
Ajak aku ke sana.
Jika aku salah dan tempat itu ternyata kosong, apa ruginya?
Tapi jika aku benar, ini peluang kalian menangkap dalang di balik semua ini.
Keluargaku ada di dalam gedung.
Aku mohon.
Astaga.
Ayo, Sayang.
2, 3.
1, 2, 3.
Baiklah. Ini mudah.
Potong kabelnya, pintu terbuka, kembali naik ke atas.
Baiklah.
"MENYALAKAN ULANG"
"PANEL SISTEM LANTAI 220 STATUS AKTIF"
"PINTU MEMBUKA"
"PINTU GRIYA TAWANG MEMBUKA"
"KENDALI TURBIN MENGALAMI GANGGUAN"
"KEGAGALAN SISTEM"
Sial!
Ayo.
Apa dia terlihat punya rencana?
Sekarang kau percaya padaku?
"MENUTUP PINTU"
" PINTU MENUTUP"
Jangan bergerak.
Kau terlalu dekat.
Apa?
Kita harus bicara.
"PENCEGAH KEBAKARAN DIMATIKAN"
Baiklah, jika kita ingin keluar dari sini, kau harus jujur padaku.
Kenapa orang itu menyebutmu rekan bisnis?
Namanya Kores Botha. Dia menangani pemerasan tiga sindikat kejahatan.
Saat aku memulai pembangunan The Pearl, Botha mendatangiku.
Katanya jika aku tak mau bayar, para buruh kerja akan dihentikan...
...dan aku tak bisa menyelesaikan tempat ini.
- Kau membayarnya. - Ya.
Tapi dia tak tahu aku menyembunyikan program pelacak saat mengirim uangnya.
Saat Botha mencuci upah dari buruh melalui rekening luar negeri...
...aku bisa melacak transaksinya...
...memberiku rekening bank, nama, identitas mereka.
Ini jaminanku.
Botha takkan bisa memerasku lagi.
Tapi saat sindikat tahu bahwa mereka dibajak...
...mereka mengancam bunuh Botha jika dia tak memperbaiki kesalahannya.
Jika dia membunuhku, salinan yang kubuat akan dikirim ke pihak berwajib.
Tapi jika dia mendapatkan data aslinya...
...dia bisa mengubah program pelacakku...
...dan menyembunyikan identitas mereka sebelum ketahuan.
Jadi, dia membakar gedung ini...
...agar kau mengeluarkan benda paling berharga di dunia ini dan kabur.
- Dan rencana itu berhasil. - Belum.
Kita akan beri apa yang Botha inginkan.
Begitu dia mendapatkan datanya, kita berdua akan dibunuh.
Mungkin.
Tapi dia menahan putriku. Yang penting nyawanya, bukan nyawaku.
Aku akan bawa datanya ke atap.
Entah bersamamu atau tidak.
Itu pilihanmu, Zhao.
Baiklah.
Jadi, apa rencananya?
Kau punya pita perekat?
- Ayah! - Hei!
Tn. Sawyer. Sudah kuduga kau akan temukan caranya.
Kau memiliki apa yang aku mau...
...dan aku memiliki apa yang kau mau.
Berikan datanya dan serahkan Zhao.
Tidak, serahkan putriku lebih dulu.
Aku tak bisa membiarkannya.
Apa yang kau lakukan? Bukan begini rencananya.
Berbalik!
Dia menahan putriku. Tolong jangan lakukan ini.
Berbalik!
Aku ingin parasut. Kau perlu aku hidup-hidup.
Parasut atau tak dapat apa-apa.
- Berikan parasutnya. - Apa?
Berikan parasutnya.
Bawa kemari.
Berhenti, jatuhkan di situ.
Kemari, bawa datanya.
Inikah yang kau inginkan?
Ambillah.
Lari!
Pintunya, ayo!
Georgia.
Ayah!
Sepertinya kau benar. Ada tersangka bersenjata di depan.
Ada polisi!
Merunduk, tetap di mobil.
Terima kasih. Aksimu tadi hampir meyakinkan aku.
Mari cari putrimu.
Maju!
Lepaskan dia!
Hei!
Hati-hati.
Pergi selamatkan putrimu.
Aku akan kembali.
Berbalik.
Berbalik, sekarang!
Jika kau menembakku, kujatuhkan bom ini dan putrimu!
Ayah.
- Jatuhkan senjatamu, sekarang! - Jangan!
Ayah!
Baiklah.
Kau menang.
Semuanya akan baik-baik saja, Sayang.
Semuanya akan baik-baik saja.
Lemparkan penyimpanan datanya!
Baik.
Ada satu hal yang perlu kau ketahui.
Apa?
Aku di belakangmu.
Ayah bersamamu.
Ayah bersamamu.
- Apa itu? - Entah. Bawaan perempuan itu.
TERBUKA PENGENAL WAJAH DIMATIKAN
"SUHU, LAMPU, KENDALI PINTU, ADMIN"
Sepertinya untuk mengendalikan pintu.
Hei, tunggu saja orang yang bisa menangani itu.
Suami dan putriku ada di gedung terbakar itu. Aku tak mau menunggu lagi.
- Bawa dia. - Ya, Pak.
Tetaplah merunduk.
- Ayah akan cari jalan keluar. - Baik.
Sedang apa kau?
- Kembali mengaktifkan pencegah kebakaran. - Berhasil?
Belum.
- Ayah! - Kemarilah.
Ayolah.
PERINGATAN KEAMANAN ASAP TERDETEKSI
Ayolah.
Ayah bersamamu.
Ayah bersamamu.
Ayah bersamamu.
Lihat Ayah.
Ayah sayang siapa?
- Aku. - Ayah menyayangimu.
Ayah menyayangimu.
Ayah menyayangimu.
- Maafkan Ayah. - Tidak.
Maafkan Ayah.
"PEMADAM API"
"SISTEM PEMADAM API TIDAK MERESPONS"
"MENYALAKAN ULANG SISTEM" "MEMBATALKAN"
"MENYALAKAN ULANG"
"PENCEGAH KEBAKARAN AKTIF"
Berhasil. Bagaimana caramu melakukannya?
Aku menyalakan ulang sistem kendali untuk seisi gedung.
Kumatikan dan kunyalakan lagi.
Zhao, ayo.
Ayo. Cepat.
Ini.
Apa rencanamu sekarang?
Membangun kembali.
Beri jalan.
Sarah.
Ada yang melihat istriku?
Bagaimana dengan putraku?
Henry!
Sarah!
Sarah!
Ibu!
Ayah.
Kalian tak apa-apa? Kalian terluka?
- Tidak. Kami tak apa-apa. - Aku tak apa-apa, Ayah.
Kami tak apa-apa.
Aku mencintaimu.
Aku juga mencintaimu.
Kau perlu mandi.
Ya, benar.
- Mari kita pulang. - Ya.
Will Sawyer.
Senang akhirnya bisa bertemu denganmu.
Keluargamu luar biasa.
Aku orang yang beruntung.
Balikpapan, 12 Agustus 2018
--- Penerjemah: Rizal Adam --- http://subscene.com/u/124580/subtitles
Ditunggu Donasinya: BNI 0050035308 | Indosat 085892166556 | www.paypal.me/rizaladam
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.