All language subtitles for The Power (2021) HDRIP WEBDL WEBRIP WEBHD - Putih

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan oleh: Alif Akbar Badarudien Ikuti instagramku: @alifakbarb

Tuan Mehta, selanjutnya kita berhenti bertaruh, berjudi, minuman keras...

...dan semua transaksi ilegal.

Jika mau, properti saja.

Kau gila, Bhau?

Dari bisnis ini...

...kami menghasilkan jutaan setiap hari.

Ini adalah keinginan Devi, Ranjit.

Tak ada yang akan ditutup demi Devi!

Aku akan menangani semuanya.

Kau! Bangun!

Keluarlah!

Ingin beli bisnis hah!

Kupanggil dia ya.

Dengan izin siapa, Bhau?

Izin siapa?

Dengarkan dia, Ranjit.

Lebih baik diam saja, Ratna.

Aku sudah bosan dengar omongan sampahmu, Thakurs.

Aku adalah menantu dari keluarga ini.

Selanjutnya, semua keputusan...

...akan diambil olehku!

Tidak, Ranjit.

Bhau telah mengambil keputusan yang tepat.

Ayah, kau!

Aku masih hidup.

Kau tahu ini?

Ya.

- Ayah, aku... - Diam.

Kau sekarang...

...dan Ratna...

...akan mengelola hotel bintang 5 kami di Goa.

Baik.

Kita akan berangkat ke Goa besok selama beberapa hari.

Aku akan ikut.

Paham?

Kenapa?

Hei! Kau sedang apa?

Kau kan tahu kebiasaannya.

Adakah yang pergi tanpa makan dari sini?

Siapa yang datang memang

Sulaiman,...

...ini 100.000.

Beritahu Hakim Bhatia, jika Anwar tak dibebaskan,...

...Aku akan mengambil uangnya.

Anwar akan bebas hari Senin.

Bagaimana dengan Senin lalu?

Hah?

Sudah dua bulan sekarang.

- Ayah! - Kemarilah.

Kau belum tidur?

Aku takut sendirian. Temani aku

Ibu akan menemanimu. Pergi tidurlah.

Aku ingin ayah yang menemani.

Baiklah.

Duduklah disini selama 5 menit.

Duduk disini dan tidurlah.

Anwar dapat makanan buatan rumah, kan?

Istriku memasaknya.

Tutup tirainya, ayah.

Aku takut dengan petir.

Pengecut! Takut petir!

Duduklah, biar aku saja.

Ayah!

Ayah!

Apa yang sedang terjadi?

Uma!

Masuklah ke dalam.

Oh tidak!

Ayah!

Tuan Sawant, ikutlah denganku.

Katakan padaku, dokter.

Dia sangat ketakutan.

Jauhkan dia dari suasana itu selama beberapa hari.

Apa yang dia katakan?

Devi sangat ketakutan.

Untuk beberapa hari,...

...jauhkan dia dari kehidupan yang menakutkan ini.

Dada, kita punya rumah di Jaisalmer.

Kirim saja Devi kesana selama beberapa hari.

Tidak.

Aku mengirimnya ke Benaras untuk menemui paman dari pihak ibu.

Uma akan menemaninya selama beberapa hari.

Aku akan membuatnya diterima di sekolah yang bagus disana.

Devi!

Bye.

Masuklah.

- Anwar! - Sampai!

- Devi pergi? - Ya.

Dia baru saja pergi.

Tapi, Ayah, dia belum mengembalikan 3 rupeeku.

- Akan kuhajar dia. - Kemarilah.

Aku ganti, oke?

Ambil, ini 2 rupee...

...dan ini tiga rupee.

Kembalikan setelah Devi membayarmu.

Oke? Pergilah.

Baik-baik saja, pak?

Kau tak makan apa-apa selama penerbangan.

Sekarang adalah hari ulang tahun ibuku.

Akhirnya, aku akan memakan makanannya setelah 6 bulan.

Baiklah.

Apa Kau ingin sesuatu?

Sudahkah kau membuka toko sari, kak?

Vishwambhar! Apa yang membuatmu kesini?

Sekarang adalah hari ulang tahun kakakku. Aku kesini untuk mendoakannya.

- Selamat. - Terima kasih, Vishwa.

Ya Tuhan!

- Terima kasih nak. - Ini berlian!

Aku tak bisa menerima hadiah semahal ini.

Uma, jika hadiah dari orang tersayang jangan pedulikan harga.

Kenakan untuk acara di malam hari.

Kashi!

Ambilkan teh untuk Vishwa.

Tidak, tidak ingin teh.

Kau tak akan minum teh?

Sebelum tes,...

...Aku tak boleh macam-macam.

Tes apa?

Kadar gula tinggi. Diabetes.

Hati-hati.

Jangan terlalu banyak mengonsumsi Scotch.

Bagaimana bisa konsumsi itu?

Aku hidup untuk wiski!

Sampai jumpa di sore hari.

Kenapa Kau tersenyum?

Kau tak mendengarnya?

Hadiah dari orang tersayang...

Jika diberi kesempatan, Vishwambhar bisa membunuh orang-orang tersayang!

Pari!

Devi ada disini.

Devi!

Devi!

- Tak tahu malu! - Apa yang sudah kulakukan memang?

Apa? Kau tak menelepon dalam 2 hari!

Tapi aku ada disini, kan?

Kau bicara seolah-olah itu hal yang sepele!

Ada yang namanya kejutan, sayang!

Pergi dari sini.

Pergilah.

Pergilah.

- Pergilah. - Baik.

Hei!

Aku bilang pergi dan kau pergi beneran?

Aku melihatmu lagi setelah 6 bulan...

Aku melihatmu lagi setelah 6 bulan!

Disini aku mati setiap menit tanpamu.

Kau tak peduli ya

'Saat melihatnya,'...

...'wajahku bersinar.'

'Dan dia berpikir'...

...'kekasihnya baik-baik saja!'

Kenapa?

Bukan kekasihku tapi orang gila yang baik-baik saja.

- Oh sayang! - Tak mudah untuk menguraikan Ghalib.

Siapa yang mau

Aku hampir mati saat menghapal dua baris itu!

Aku akan mengajarimu!

Apa yang Kau inginkan sebagai imbalan?

Kau mau memberikannya?

Bisa jadi.

Apa yang sedang kau lakukan?

Lepaskan aku!

- Anwar... - Ya.

Chheda harusnya memberi 15 tapi dia hanya memberi 8.

Pak, aku sudah meneleponnya.

Dia memohon saat menelepon...

...dan bilang kalau dia sedang menghadapi masalah dan akan segera mengaturnya.

Dia bertindak sok pintar.

Aku akan menanganinya.

Kau terlihat sangat cantik hari ini, bu.

Ranjit, Paman Rana ada disini.

Apa kabar?

Halo, Pak.

Dada, Rana ada disini.

Apa D'costa bersamanya?

Ya.

Mereka sering bersama belakangan ini.

Aku tahu.

Jagalah mereka.

Ya.

Dia suka malt.

Aku tahu itu.

Kudengar dia memberi kalung mahal sebagai hadiah.

Dia menganggap Uma sebagai saudara perempuannya.

Dia seekor ular.

Dia ingin mengambil alih kursimu.

Kau kenal dia dengan baik, Anwar.

Dada, Fakira terus menelepon.

Apa yang harus kukatakan padanya?

Katakan padanya ayah tak ingin melihatnya.

Jangan, aku akan menemuinya, Ram.

Tapi ayah,...

...dia ingin bertransaksi narkoba dan kau...

...melawan narkoba.

Ram,...

...pekerjaan seseorang tak mendefinisikan,...

...pemikirannya.

Kita perlu tahu apa yang Fakira pikirkan.

Bhau...

...katakan padanya aku akan menemuinya disini besok.

Dada!

Keluarlah. Shaila memanggil semua orang.

Saatnya memotong kue dan foto bersama keluarga.

Devi belum datang. Tunggu dia datang dulu.

Dada, apa penerbangannya ditunda?

Tidak, dia... Apa ya?

Ada persinggahan.

Maksudnya?

Anwar sangat paham.

Ayo!

- Vishwambhar! - Kali!

Apa kabar?

Ada malt?

- Ya. - Bagaimana kabarmu D'costa?

- Baik. - Dan Dandil?

- Menikmati? - Kesukaanku!

Apa kabar?

Ayah, haruskah kita memotong kuenya?

Mari kita tunggu Devi, nak.

Aku bertanya-tanya kapan Devi akan datang.

Jika pestanya di paman Anwar,...

...dia akan tepat waktu!

Benar, paman?

- Ayo pergi. - Silakan?

Katanya,...

...cinta membuatku tak berguna...

Aku juga dulu berguna!

Aku juga dulu berguna, Uma!

- Bagaimana kabarmu, bibi? - Baik.

Apa kabar nak

Devi ada disini.

Diberkatilah Kau.

Hei!

Pari!

Kau terlihat sangat cantik.

- Kau sekarang langsing ya. - Kau selalu bilang gitu.

Terlihat lebih baik.

Semoga tak ada salahnya menghampirimu.

Pari terlihat cantik, kan?

- Bro! - Ayo ambil foto keluarga.

Devi juga sudah ada disini.

- Ayo. - Atau dia akan membuat kita bosan.

Ayo.

- Dimana fotografernya? - Disini.

- Sebentar, ayah. - Pari, ayo.

Devi, mari kita foto keluarga dulu.

Dia juga anggota keluarga.

- Ayo. - Ayo, Pari.

- Anwar! - Ya.

Apa Kau juga membutuhkan undangan?

Tidak, pertama foto keluarga dulu...

Mari kita nikahi mereka sekarang.

Agar bergabung dengan keluarga.

Sebentar! Tak ada foto keluarga jika tanpaku...

Tunggu sebentar, dengarkan...

5 menit. Biarkan aku foto dulu.

Akan kuberikan tanda tangan untuk kalian semua.

5 menit. Foto keluarga.

Kau mau ambil foto keluarga tanpaku ya!

- Senang bertemu denganmu. - Senang melihatmu!

Lupakan itu. Sejak kapan Kau menjadi Charlie dari Chunnilal?

Bicaranya pelanlah!

Jangan bilang Chunnilal.

Aku dikenal sebagai Charlie di dunia film.

Charlie yang menawan.

Bagaimana kabar filmmu?

Baik.

Baguslah. Mari kita foto dulu.

Ayo.

Pertemuan Thakurs.

Semuanya tersenyum.

Mereka mengambil foto keluarga.

Bagaimana menurutmu?

Akankah Kali membiarkanmu berurusan dengan narkoba?

Rapatnya besok.

Jika dia ingin mengambil lebih banyak foto keluarga,...

...maka akan melakukannya!

Bersulang!

Bhau,...

...dimana Anwar?

Dia lagi tak sehat, Dada.

Aku Kalidas Bhanudas Thakur.

Kenapa bercanda, Dada?

Siapa yang tak mengenalmu di Mumbai?

Aku Fakira.

Bisa langsung ke intinya?

Ada banyak uang dalam obat-obatan.

Aku tahu.

Aku membutuhkan restumu.

Fakira, aku menentang narkoba.

Aku akan memberikanmu 40%.

Kenapa?

Tanpa kontakmu,...

...baik polisi maupun politisi...

...kami tak bisa berbuat apa-apa.

Fakira,...

...jika aku...

...berurusan dengan narkoba,...

...Aku akan kehilangan kontakku dengan polisi...

...dan politisi.

Ayah, jika kita tak melakukannya, orang lain yang akan melakukannya.

Aku tak akan menghentikanmu dari perdagangan narkoba.

Kau bisa lakukan bisnis itu, Francis.

Pikirkan lagi, Dada.

Bisnis ini sangat menguntungkan.

Apa gunanya banyak uang, Fakira?

Aku makan dal dan nasi!

Ayah!

Bagaimana jika kita menawarkan bagiannya kepada polisi dan politisi?

Mereka kan sangat rakus!

Ranjit,...

...Aku punya beberapa prinsip dalam hidup.

Dan jika berurusan dengan narkoba,...

...maka itu bertentangan dengan prinsipku.

Ada lagi, Francis?

Tak ada, Dada.

Terima kasih.

Ranjit,...

...kebohongan...

...keserakahan...

...dan tipu daya seharusnya tak membuatmu tinggi.

Cermin selalu mengatakan yang sebenarnya.

Maaf ayah.

Aku hanya berpikir...

...daripada membiarkan orang lain dapat untung,...

...mending kita saja!

- Idiot! - Ram...

- Saat ayah bicara, tutuplah mulutmu... - Ram...

- Dengarkan saja. - Ram!

Tidak, Ayah.

Aku yang salah.

Aku takkan melakukannya lagi.

Potya.

Ya, Dada.

Awasi mereka.

Ya.

Ada apa, Uma?

Makanannya enak.

Aku yakin ini akan pedas bagi Devi.

Kenapa?

Aku yakin seleramu berubah...

...setelah pergi kesana.

Yang berubah kota,...

...bukan selera.

Apa selanjutnya?

Aku baru saja dapat pekerjaan, ayah.

Aku harus kerja setidaknya selama satu tahun.

Kau akan bekerja disana?

Jadi kau akan menerima pesanan?

1 piring 'idli', 2 piring 'misal pav'...

Aku seorang koki...

...bukan pelayan. Aku yang masak.

Ram, dia yang masak makanan hari ini!

Benarkah? Wow!

Kenapa ambil pekerjaan disana?

Kenapa Kau tak memulai hotel?

Itu membutuhkan banyak uang, ayah.

Begitu?

Ayahmu masih hidup.

Jika di Singapura.

Mereka mengawasi segalanya.

Darimana uang itu berasal dan berapa?

Baiklah kalau begitu,...

...nikahi saja gadis kaya disana.

Selain itu, aku yakin Kau bertemu banyak gadis disana.

Jika dia melirik gadis lain,...

...Pari akan mencungkil matanya!

Apa yang telah Kau putuskan tentang pernikahan?

Aku belum memutuskan.

Aku akan bicara dengan paman Anwar.

Kita akan mengambil banyak mahar darinya.

Dia juga dapat banyak uang.

Banyak!

Nak, meski paman Anwar berpenghasilan banyak,...

...untuk menyelamatkan ayah mertuamu,...

...dia tertembak dua kali.

Shaila membenciku.

Tidak kok.

Aku tahu.

Kau juga membencinya kan.

Tak bisa menahannya.

Suatu hari, aku akan memberinya jawaban yang sesuai.

Inilah yang aku suka darimu!

Devi,...

...akankah kita menikah dalam 6 bulan?

Jika aku melakukannya dengan caraku, aku akan segera menikah.

Maka lakukanlah. Tempat ini suci...

...jadi niatkan.

Selain itu kau juga terlihat tampan!

Lalu apa yang menghentikan kita? Ayo pergi.

Apa Kau menerima orang keras kepala seperti ini,...

...yang bodoh...

...dan mencintaimu seperti orang gila?

Apa kau menerima?

Kuterima!

Diterjemahkan oleh: Alif Akbar Badarudien Ikuti instagramku: @alifakbarb

Mere hathon mein hai ik dua Aku melakukan doa

Use sun raha hai woh khuda Yang didengar oleh Tuhan

Ho mere hathon mein hai ik dua Aku melakukan doa

Ho use sun raha hai woh khuda Yang didengar oleh Tuhan

Vaade mere pakke ve Janjiku benar

Tere liye rakhe ve Itu semua tentangmu

Umar bhar nibhawan changiyan Aku akan menyimpan itu selamanya

Oh saaiyaan Oh Tuhanku

Oh saaiyaan Oh Tuhanku

Sun le tu meri arziyan Dengarlah permintaanku

Oh saaiyaan Oh Tuhanku

Oh saaiyaan Oh Tuhanku

Sun le tu meri arziyan Dengarlah permintaanku

Tere naal mausam saare vekh Aku telah lihat semua musim bersamamu

Haye dhoop hove hove chahe baarishan Baik itu panas atau dingin

Ho rakhi bas mere te yakeen tu Percayalah padaku

Haye ehi bas karda ve ghuzarishan Itulah satu-satunya permintaanku

Ho jitni lakeerein hathon mein tere Di tengah garis telapak tangan

Ranga vich main taan rangiyan Aku kehilangan diriku

Oh saaiyaan Oh Tuhanku

Sun le tu meri arziyan haye Dengarlah permintaanku

Oh saaiyaan Oh Tuhanku

Oh saaiyaan ho Oh Tuhanku

Sun le tu meri arziyan Dengarlah permintaanku

''Mataku''...

...''salut kepadamu''

''''Itu semua''...

...''yang mereka lakukan pada siang dan malam''

''Orang-orang suka diam-diam''

''sementara mereka melakukannya secara terbuka ''

- ''Orang-orang suka diam-diam'' - Kenapa kita datang kesini?

- Masuklah. - ''mereka melakukannya secara terbuka''

''Orang-orang suka diam-diam''

''sementara mereka melakukannya secara terbuka''

''Cinta...''

Pari, apa yang akan kita lakukan disini?

''sementara mereka melakukannya secara terbuka ''

Katakan padaku.

Ibuku pernah menjadi penari disini...

Oh saaiyaan Oh Tuhanku

Sun le tu meri arziyan Dengarlah permintaanku

Halo paman.

Halo juga.

Ini teh untukmu.

Terima kasih. Kenapa repot-repot?

Ayolah, itu tak ngerepotin kok!

Haruskah aku meminta pelayan untuk melayani anggota keluarga?

Diberkatilah Kau.

- Lelah ya? - Ya, paman.

Pernikahannya 6 bulan lagi.

Sudah menyiapkan, belum?

Tuan memberitahuku.

Yah,...

...Aku juga harus mulai bersiap.

Ayolah, kenapa kau khawatir?

Ayah akan membelanjakan.

Ya,...

...selain...

...semua yang kumiliki adalah berkat dia.

Nah, kata ayah...

...Kau mau tertembak untuknya?

Dia adalah Tuanku.

Tapi kerabat Tuanmu...

...kotor.

Mereka bilang Kalidas memilih putri pelacur untuk putranya!

Jika aku melakukannya dengan caraku,...

...Aku akan menggorok lidah mereka.

Berani-beraninya dia bilang begitu!

Dengar Devi, kupikir dia tak serius.

Tidak, Ayah, dia bermaksud mempermalukanku.

Jika dia bilang sesuatu seperti itu lagi,...

...Aku akan membunuhnya.

Pari, jangan gitu.

- Tapi ayah... - Shaila yang macem-macem.

Dia tak ingin aku menikah dengan Pari.

Devi!

Tenang.

Aku ingin menikahi pari sebelum kembali ke Singapura.

Bagaimana bisa?

Kita tak punya waktu.

Kita akan pergi ke pernikahan pengadilan.

- Pengadilan... - Pari...

Besok pagi kita pergi ke kantor visa.

Tapi pasporku akan kadaluarsa dalam sebulan.

Itu akan diurus.

Kurasa Kau bertindak tergesa-gesa.

Aku takut kalau terlambat.

Devi!

Kemari.

Aku ada sesuatu yang penting untuk dibicarakan denganmu.

Aku akan pergi ke kedutaan, ayah.

Apa kau...

...berperilaku buruk pada Shaila?

- Ayah, dia... - Diam...

Devi, aku bertanya apa Kau berperilaku buruk pada Shaila.

Dia yang memulainya.

Tanyakan padanya apa yang sudah dia lakukan.

Itu bukan jawabannya.

Kau berperilaku buruk jadi sekarang...

...minta maaflah padanya.

Aku tak melakukan kesalahan apapun...

...jadi aku tak akan minta maaf.

Rumah ini mengikuti aturanku.

Siapapun yang keberatan,...

...silakan meninggalkan rumah ini.

- Kak... - Dengar...

- Kakak? - Devi!

Uma...

...duduk.

Devi!

Devi...

Ada apa ini?

Katakan itu pada istrimu.

Aku akan mematahkan kakinya.

Orang tolol terus mengibas-ngibaskan lidahnya.

Taruh itu kembali.

Jangan hentikan aku, kak.

Omong kosong apa ini?

Dengar,...

...jangan pedulikan apa yang ayah katakan.

Aku akan bicara dengannya.

Dengar,...

...Aku akan mengatakan padanya...

...Kalau kau sudah minta maaf.

Aku tak ingin minta maaf...

...dan takkan pernah minta maaf.

- Bajingan! - Maaf.

Kupikir Kau menjadi baik setelah pergi ke Singapura.

Tapi tidak!

Kau jadi Thakur sekarang.

Kau akan tinggal dimana

Ada lagi persiapan yang yang dibutuhkan untuk pernikahan?

Apa lagi yang dibutuhkan dalam pernikahan pengadilan?

Kami akan makan malam.

Benar juga.

Apa kau tahu?

Petugas di kantor registrasi...

- ...tak setuju. - Kenapa?

Dia keberatan.

Pemberitahuan diperlukan sebulan sebelum pernikahan.

Aku menawarkan dia suap.

Dia menolak...

...dan bilang itu adalah prosedur. Aturan adalah aturan.

- Lalu? - Lalu tak ada.

Kubilang ini adalah pernikahan Devidas Kalidas Thakur!

Dia ketakutan.

Apa yang kau minum? Kok tak habis sebotol

Aku tak terlalu suka minuman keras.

Kapan kau kembali

Tanggal 30.

Lihat siapa yang datang.

- Don! - Idiot.

Kau mulai tanpa aku?

Kami baru saja mulai.

Apa yang kau mau?

Kau tak perlu nanya. Aku akan mengambilnya.

Silahkan.

Lihatlah sikapnya.

Devi, menikah pada tanggal 20 dan pergi pada tanggal 30...

Akankah kita mendapatkan visa?

Tentu saja.

Kau tak punya catatan kriminal seperti kami.

Charlie, kuambil botolmu.

Devi, bye.

Kak...

...bagaimana dengan paspor Pari?

Itulah kenapa aku datang kesini! Maaf lupa

Itu akan jadi dalam 4-5 hari.

Sampai jumpa.

Kak, tolong antar aku pulang.

Ayo.

Jangan pergi.

Apa yang harus kukatakan pada ayah?

Aku akan memberitahunya kalau kau bersama calon suamimu.

Bersulang.

Aku akan pergi juga.

Kau pergi kemana?

Ngapain ganggu burung yang sedang jatuh cinta?

Nikmati dirimu.

Aku tak kekurangan perempuan kok.

Nikmati dirimu.

Jika aku di belakangmu,,

Terus?

Akankah kau terus menatap?

Pengiriman kokain pertama tiba minggu depan.

Fakira, Kau tak tahu betul tentang Kalidas.

Selama dia hidup, menjual narkoba dalam skala besar...

...di Mumbai itu sulit.

Bagaimana jika dia tak...

...hidup?

Tak tahan.

Silahkan duduk.

Duduklah.

- Terima kasih. - Kenapa?

Karena menerima persahabatan kita.

Aku bukan teman siapa-siapa.

Aku bekerja untuk Kalidas sepanjang hidupku dan hasilnya nihil!

Sekarang satu-satunya temanku adalah uang.

Berapa harganya untuk kematian Kalidas?

50 juta.

10 juta.

Sisanya akan dikirim besok pagi.

Beri aku alamatnya. Pena?

Pena?

Pena?

Pena yang bagus.

Francis,...

...ini bukan pulpen tapi kamera.

Dia ingin menunjukkan pada Kalidas...

...betapa celakanya kita.

Oke, aku juga ingin menunjukkan sesuatu.

Shabbir.

Action.

Devi, bangun.

Bangun.

Kenapa kau kesini pagi-pagi?

Lelucon buruk.

Sekarang pernikahan kita. Ayo bangun.

Aku tahu sekarang pernikahan kita.

Apa?

Aku akan mati tanpamu.

Benarkah?

Kaulah hidupku.

Dan Kau ada di setiap napas yang kuambil.

Ayo.

Bangun.

Halo.

Pak, aku menelepon dari kantor paspor.

Paspor Parveen sudah siap.

- Baik. Aku akan segera datang. - Oke.

Kau mau kemana?

Paspormu sudah siap.

Bersiaplah.

Kita akan pergi ke kantor paspor dan kemudian ke kantor registrar.

Halo! Sekarang adalah hari yang menguntungkan bagiku.

Kau hanya mengenakan celana dan kemeja pun bisa.

Sedangkan aku harus dandan yang lama dulu.

Baik, aku akan pergi ke kantor paspor.

Temui aku di kantor registrar.

Baik.

Dengar...

...jika Kau pergi lama,...

- ...kau takkan dapat paspor hatiku. - Kok begitu, kenapa?

Kau baru saja mengatakan kalau akulah hidupmu.

Bodoh!

Bermain-main di selimut ya!

Kau kirim untukku?

Ya, Bhau. Aku pulang ke rumah.

Dada, Chheda yang diharapkan.

Ya, Kau bertemu dengannya.

Orang-orang yang berjudi meminta lebih banyak komisi.

Tingkatkan menjadi 15%

Tiba tiba ke rumah?

Devi akan menikah di pengadilan.

Uma baru saja meneleponku.

Dia marah jadi dia tak memberitahuku.

Kami akan pergi ke pengadilan.

- Babban! - Ya pak?

Ambil tasnya.

- 5 menit. - Kenapa?

Aku akan ke toilet dulu.

Aku sakit perut.

Pergilah.

Maaf, Kau harus menunggu.

Tak apa-apa, aku tak buru-buru kok.

Dua menit lagi ya, Pak.

Bolehkah aku menelepon pakai ini

Kau tak perlu bertanya, Pak, silakan!

- Halo? - Halo.

- Dapat paspornya? - Akan.

- Kau sudah siap? - Siap!

Kau akan terkejut melihatku!

Baik.

Pergilah ke kantor registrar.

- Ya. - Oke.

Oh perutku!

Jika Kau tak sehat, berikan kuncinya. Biar kusetir sendiri.

Tak usah, aku saja.

Ayo.

Dimana mereka?

Sekarang...

Dada, 2 menit.

Bolehkah

Kau pergi dan beristirahatlah. Biar aku yang nyetir.

Baik.

Oh perutku.

Kau...

Berhenti, bajingan!

Dada!

Benar?

Pak, ada kekacauan di kota.

- Kalidas Thakur telah terbunuh. - Apa?

Idiot, kau bisa mendengarku, kan?

Aku ingin 50 senjata...

- ... dalam satu jam. - Aku takkan membiarkan ini.

- Halo. - Serahkan teleponnya ke kakak.

- Don, devi. - Berikan.

Halo kau dimana

- Pulanglah. - Apa berita tentang ayah benar?

Benar. Si Bajingan D'costa itu...

Dengar, Inspektur Shinde bilang anggota keluarga harus ada di rumah.

Dan akan aman. Pulanglah.

Dimana ayah?

Rumah Sakit Wadia.

- Kenapa kau pulang? - Aku baru saja pulang.

Pulanglah. Orang-orang kita ada disana.

Lakukan satu hal.

Kirim seseorang ke kantor registrar. Dan Pari adalah...

Aku akan mengirim seseorang. Pulanglah.

Halo, Devi!

- Telepon dia. - Kemana?

Kemana kita menghubunginya?

Hubungi kantor paspor.

Kirim seseorang kesana.

Kirim seseorang ke kantor paspor.

Kami akan mendapatkan sertifikat dalam beberapa hari?

Ya jangan khawatir.

Jam berapa?

Pari,...

...dimana Devi?

Mungkin dia terjebak kemacetan.

Tak terlalu jauh dari sini. Dia seharusnya sudah datang sekarang.

Tak tahu, ayah. Tapi dia memintaku untuk sampai di kantor registrasi.

Ambillah.

- Suster! - Ya?

Dimana kamar Kalidas Thakur?

- Aku... - Kamarnya yang mana?

Aku...

Jangan takut. Aku putranya.

207, special ward.

- 207? - Ya.

- Dengar. - Ya?

Dimana orang-orang kami?

Polisi membawa mereka.

Sial!

Hentikan! Apa yang kau berikan padanya?

Ini...

Penawar rasa sakit.

Apa tekanan darahnya baik-baik saja?

- Ya. - Berapa?

- Aku akan memeriksanya. - Periksalah.

Halo tuan! Kau tak punya sopan santun?

Tak bisakah kau mengetuk lalu masuk?

Saat ayahmu bertempur antara hidup dan mati,...

...Aku akan memperhatikan sopan santunmu.

- Silakan gunakan teleponnya.. - Diam.

Kau siapa?

Devi ada dimana?

Aku di rumah sakit

Apa Kau bertemu dengan orang-orang kita?

Tak ada siapapun disini. Polisi membawa mereka pergi.

Seseorang mencoba menyerang ayah.

Tunggu disana, aku akan kesana.

Bajingan!

Jika sesuatu terjadi pada ayah...

Halo, Pak.

- Dimana dia? - Lantai atas.

- Selamat sore pak. - Ya?

- Aku dokter senior disini. - Baik.

- Permisi pak. - Ya?

Ayahku dirawat disini dan...

- Siapa namanya? - Kalidas Thakur.

Terus?

Dia diserang.

Tak ada keamanan disini.

Apa ayahmu seorang presiden?

Dia itu, idiot yang jahat...

Kami harus memberinya keamanan?

Bicaralah dengan hormat, Pak.

Atau apa yang akan kau lakukan?

- Bicaralah dengan hormat, Pak. - Apa yang akan kau lakukan?

Kau akan memukul polisi?

Minggir!

Dibayar berapa kau?

Apa katamu?

- Dibayar berapa kau? - Kau...

Bukannya, ayahmu yang membayarku?

Jangan sentuh dia!

- Aku akan menembakmu, bajingan. - Jangan, kak.

Kau mengarahkan pistol ke polisi?

Hentikan pak.

Shinde! Apa yang kau lakukan disini?

Pak, komisaris sudah memberi perintah.

Kalidas harus diberikan keamanan sepanjang waktu.

Jadi kita harus memberikan keamanan kepada orang bodoh ini sekarang?

- Bajingan! - Jangan berteriak padaku!

Saat aku dapat kesempatan,...

...Aku akan menembakmu di tengah jalan.

Jilat sepatu bot mereka!

- Kau berdarah. - Aku baik-baik saja.

Kita harus memindahkan ayah sekarang.

Pak,. Itu tak mungkin.

Dia membutuhkan sistem pendukung untuk hidup.

Jika begitu pindahkan dia dengan sistem pendukung untuk hidup.

Pak, itu tak bisa dilakukan. Hanya ada satu sistem di rumah sakit.

Ada dua yang akan datang besok pagi.

Pindahkan dia sekarang.

Dokter,...

...bagaimana keadaannya?

Dia koma.

Tapi hidupnya tak berbahaya.

- Halo. - Ya dimana dia?

Ranjit, lihat siapa yang datang.

Apa yang kau lakukan disini, paman Anwar?

Nak, aku pergi ke rumah sakit.

Kudengar mereka membawa Tuan kesini.

Jadi, aku datang untuk menemuinya. Bagaimana keadaannya?

Dia masih hidup.

Ya Allah!

Terima kasih, ya Allah!

Terima kasih.

Dimana dia?

Dengar...

Jika bukan anggota keluarga,...

...tak bisa bertemu dengan ayah.

Apa aku orang luar?

Dia adalah tuanku.

Kau mengkhianati tuanmu, paman Anwar!

Apa katamu?

Kau disini karena khawatir...

...atau takut dia masih hidup?

Katakan sekali lagi dan aku akan membunuhmu.

Paman Anwar!

Siapa yang ingin kau bunuh?

Tidak...

Ini salah, Nak. Aku kehilangan kesabaranku.

Jika Kau sadar kembali,...

...tolong pergilah.

- Paman! - Dengar nak...

- Dari kapan kau datang? - Baru saja.

- Aku ingin bertemu dengan Tuan. - Silakan.

- Ya. - Anwar tak bisa bertemu ayah.

Paman Anwar, Shaila.

Ya,...

...paman Anwar ini...

...baru saja menodongkan pistol pada Ranjit.

Itu adalah sebuah kesalahan. Aku minta maaf, nak.

Jangan mempermalukanku, paman. Silakan kesana.

Anwar tak akan bertemu ayah.

Akan kuhancurkan wajahmu, Shaila.

Lakukanlah! Ayo hancurkan wajahku.

Tapi pengkhianat ini tak akan bertemu ayah.

Apa yang sedang terjadi?

Devi!

Aku ingin bertemu dengan Tuan.

Shaila tak membiarkanku bertemu.

Ayah baik-baik saja, paman.

Kau pulanglah.

Aku akan meneleponmu nanti.

Devi...

Kau sedang apa?

Mencoba memberitahu Devi tentang perbuatan Ranjit.

Devi ada disana.

Apa?

Ayah!

Semuanya terjadi di hadapannya.

Dan dia tak bilang apapun?

Dia bilang,...

...kau pulanglah.

Ram, tenanglah.

Besok pagi,...

...Fakira dan D'costa harus mati, Bhau.

Lakukan apa yang harus dilakukan, Anna.

Ambil uang sebanyak yang Kau inginkan...

...dan sebanyak mungkin orang-orang yang Kau butuhkan,...

...Dan aku ingin keduanya besok.

Itu tak akan mudah.

Apa?

Dengar kak,...

...tidakkah D'costa dan Fakira menyangka...

...tentang konsekuensinya?

Mereka melakukan ini...

...dengan perencanaan yang tepat.

lalu apa yang harus kita lakukan?

Haruskah kita menunggu seperti orang bodoh?

Hah?

Mereka akan mati.

Tunggu saja waktu yang tepat.

Kapan saatnya tiba?

Kak, ingatlah satu hal yang ayah katakan.

Setiap langkah diambil dengan tergesa-gesa dan marah...

...menyebabkan kematian dan kehancuran.

Bhau,...

...D'costa dan Fakira tak begitu berani...

...untuk mengambil langkah besar.

Seseorang dari pihak kita sedang bekerja untuk mereka.

Bandya!

Banda ya.

Dia hilang sejak 2 hari yang lalu.

Tidak, Ranjit.

Banda dikirim oleh Dada...

...untuk mengetahui apa yang Fakira dan D'costa rencanakan?

Katakan satu hal padaku, Bhau.

Ayah ada rapat hari itu, kan?

Dia membatalkannya.

Kenapa?

Dia ingin menghadiri pernikahanmu.

Dia tiba-tiba akan pergi untuk pernikahanku.

Bagaimana mereka tahu?

Saat dia turun,...

...dia diserang.

Nasib buruk.

Kalau saja Babban tak sakit pada hari itu,...

...Dada akan sampai.

Apa?

Siapa yang sakit?

Babban, supir kita.

Oh bung!

Makan lagi.

Siapa itu?

Hai, Manda. Apa kabar?

Kau kesini selarut ini, Potya?

Aku datang untuk memeriksa Babban. - Ya.

Dimana dia? - Dia sedang makan malam. Silahkan masuk.

Ini dia.

Inikah Babban?

Kenapa?

Kenapa?

Kenapa nangis?

Itu semua karena aku.

Dada tertembak karena aku.

Perutku mual pada hari itu.

Tak apa-apa.

Yang terjadi sudah terjadi.

Dada baik-baik saja. Jangan nangis.

Ramdas memintaku untuk memeriksamu.

2 hari.

Aku akan masuk dalam 2 hari.

Oh tidak, kau perlu istirahat.

Ramdas bilang dia perlu istirahat.

Ya.

Wow, Manda.

Aromanya enak.

Kau mau

Kenapa tidak?

Aku akan mengambilkannya untukmu.

Apa yang dikatakan dokter?

Dia memberi obat.

Apa dia diperbolehkan makan ayam?

Ya, dokter bilang boleh asal makanannya dibuat di rumah.

- Benarkah? - Ya.

Bagaimana?

Rasanya pedas tapi enak.

Aku akan memberimu air.

Babban,...

...lihatlah nasibmu.

Perutmu buncit di waktu yang salah.

Jika itu tak terjadi,...

...semua ini takkan terjadi.

Itulah yang kukatakan.

Perutku manja.

Perut adalah akar dari segala kejahatan.

Fakira membayarmu berapa?

Fakira siapa?

Fakira membayarmu berapa?

500.000

500.000 cukup bagimu untuk bertahan hidup...

...dengan mudah.

Kau masih muda. Menikah lagi saja.

Dada selalu bilang...

...keserakahan membuat seseorang menjadi gila.

Apa bagusnya?

Bhau, Babban tak terlalu pintar.

Jika begitu, dia akan hidup.

Anna,...

...paman Anwar telah menyewa Babban, kan?

Apa yang kau coba katakan?

Hanya uang yang membuat orang berubah, Devi.

Kau terlalu banyak bicara.

Masuklah ke dalam.

Oke, paman Anwar adalah tuanmu.

Tutup mulutmu.

Kenapa? Kebenaran itu pahit?

- Shaila, akan ku... - Ram!

Ini adalah rumahku.

Kau tak boleh begitu.

Shaila, dengarkan aku baik-baik.

Aku belum lihat seorangpun...

...yang lebih setia dari Anwar.

Bhau,...

...ada berita tentang Bandya?

Kenapa, Bhau?

Seseorang mengirim foto ke rumah pagi ini.

Foto siapa itu?

Bandya yang dipenggal.

- Bajingan! Akan ku... - Ram!

Kendalikan lidahmu.

Bhau,...

...beritahu Inspektur Shinde...

...bahwa kami ingin bertemu Fakira dan D'costa.

Apa yang akan dilakukan Shinde?

ACP Dayal di rumah sakit...

...akan menyampaikan pesan kita padanya.

Katakan pada mereka, kami ingin mengakhiri...

...pertumpahan darah dan permusuhan ini.

Kami bersedia mendengarkan semua keinginan mereka.

Kau sudah gila ya

Kita akan berteman dengan anjing-anjing itu?

Jika ular itu tak keluar dari lubangnya,...

...bagaimana kita akan menginjak-injaknya?

Kalau begitu, kita bunuh mereka di tempat persembunyiannya saja.

Ranjit, duduk.

Duduk.

Ayah...

Devi,...

...Aku tak setuju.

Ram, jika ayahmu sadar,...

...dia akan berpikir persis seperti apa yang Devi miliki.

Bhau,...

...berbicaralah dengan mereka.

Kau darimana, nak?

Pari!

Kenapa nangis?

Maafkan aku, Ayah.

Ada apa? Katakan padaku.

Aku hamil, ayah.

Ayah, apa yang akan kau lakukan?

Aku lebih baik memberitahu ayah dari anak itu.

Ayah, ayahnya...

...belum meneleponku dalam 8 hari.

Ayahnya sedang tak sehat.

Kau berdoa untuknya siang dan malam.

Kita juga mengkhawatirkan Dada.

Tapi apakah aku bukan tanggung jawabnya?

Kak,...

...kau merindukan Pari, kan?

Sudah berhari-hari aku tak bicara dengannya, Ratna.

Kami akan menikah hari itu.

Haruskah aku meneleponnya?

Kau mengenalnya dengan baik.

Dia takkan mau bicara denganku.

Dia pasti marah.

Maukah kau membawanya kesini?

Halo, Anwar.

Halo...

...juga.

Apa yang membuat Rana kesini hari ini?

Aku datang untuk memeriksamu.

Silakan duduk.

Kau sangat terlambat memikirkanku.

Rana, aku juga berkecimpung dalam bisnis ini sejak bertahun-tahun.

Dan aku tahu betul...

...Rana tak akan bergerak...

...tanpa motif.

Inilah yang kuhargai darimu.

Bisa langsung ke intinya?

Kudengar, pria yang Kau taruhkan hidupmu untuknya...

Keluarganya mempermalukan dan memburumu.

Rana, bahkan di rumah dewa...

...orang baik dan jahat hidup berdampingan.

Tak masalah.

Kau bodoh.

Kau setia seperti anjingnya Kalidas.

Apa yang Kau dapatkan sebagai imbalan?

Lebih dari yang pantas kudapatkan.

Dengar Anwar,...

...saat Kali dan aku datang ke Mumbai,...

...kami memutuskan,...

...akan menguasai Mumbai.

Saat dia dapat kesempatan, dia akan menjadi raja.

Dan aku menjadi ketua.

Dia mampu menjadi raja.

Kau tahu itu dengan sangat baik.

Kau adalah alasan terbesar dia menjadi raja.

Apa yang akan kau dapatkan?

Bergabunglah denganku.

Kita akan membagi apa yang kita hasilkan.

Aku punya prinsip, Rana.

Aku tak mempermalukan tamuku.

Generasi masa depanmu...

...akan menikmati kekayaan yang akan kita peroleh.

Jangan paksa aku untuk mematahkan tekadku.

Baiklah.

- Satu hal lagi. - Resikonya sendiri.

- Aku sudah terbiasa dengan itu. - Katakan padaku.

Apa kau tahu keponakanku Bobby.

Siapa yang tak kenal dia?

Nikahkan Pari dengan Bobby.

Apa pria sedang langka di dunia...

...hingga Pari harus menikah dengan Bobby?

Pikirkan tentang itu.

Dia akan segera datang.

Bagaimana Kau akan menghadapi dunia?

Sampai jumpa.

Jingle bells, bergemerincing sepanjang jalan.

Sinterklas datang ke kota dengan kereta yang berkuda.

Kenapa paman Rana ada di rumah paman Anwar?

Adikku selalu benar, Ratna.

Keluargamu tak menghargainya.

Kenapa kalian semua mengejar paman Anwar?

Kak, aku juga ada disana.

Kenapa Rana pergi menemui paman Anwar?

Bisa untuk apa saja!

Aku tak akan dengar apa-apa lagi tentang topik ini.

Bertanya-tanya mantra apa yang telah diberikan paman Anwar pada semua orang.

- Shaila, diam! - Kak...

Kak...

- Anna,... - Ya?

Bawa paman Anwar kesini.

Dan Shaila...

...jika aku dapat petunjuk bahwa dia adalah pengkhianat,...

...Aku akan membunuhnya saat itu juga.

Devi, apa kau gila...

- Dev... - Anna.

Baik.

- Halo. - Ini Inspektur Shinde.

Tunggu sebentar.

Inspektur Shinde.

Bhau...

- Ya, Shinde. - Bhau...

...malam ini pukul 8 Fakira dan D'costa...

- ...akan ada di tempat D'costa. - Baik.

- Dan ACP Dayal? - Dia akan disana juga.

Satu hal lagi.

Fakira ingin Devidas yang memimpin rapat, bukan Ramdas.

Kenapa?

Dia bilang Ramdas berkepala panas.

Dia emosional.

Devidas berakal sehat dan akan mengerti banyak hal.

Baik.

Ada apa, Bhau?

Apa yang Shinde katakan?

Dia bilang, malam ini jam 8...

...di kediaman D'costa...

...D'costa dan Fakira akan ada disana.

- Kita punya waktu satu jam. - Potya, bersiaplah.

Tidak, Ram.

Mereka tak mau...

...Ada kau dalam rapat...

...maunya hanya Devi.

Katakan pada mereka untuk pergi ke neraka.

Kak,...

...jika mereka ingin aku,...

-...Aku akan melakukannya. - Devi!

Saudaraku, jangan terlibat dalam hal ini.

Ini bukan pekerjaanmu.

Tapi yang tidur di lantai atas...

...adalah ayahku juga.

Kita berencana membunuh mereka.

Apa itu penting...

...yang tua atau yang lebih muda melakukannya?

Kapan kita menelepon paman Anwar? Besok?

Bukan, Shaila.

Semuanya akan ditangani hari ini.

Tak ada yang besok.

Anna, Potya,...

...kalian akan ikut denganku.

Kak,...

...kirim seseorang untuk menjemput paman Anwar.

Akan kujemput.

Ada apa, Pari?

Ayah, aku takut.

Ingin tahu apakah Devi melupakan kita.

Jangan berpikir seperti itu nak.

Devi adalah pria yang baik.

Dia sedang menghadapi beberapa masalah sekarang.

Yakinlah pada Allah.

Ranjit?

Datang jam segini?

Devi memanggilmu.

Ayah, aku akan ganti baju dalam 5 menit.

Hanya paman Anwar yang dipanggil.

Ayah tak akan pergi.

Aku tahu itu.

- Sampai jumpa. - Aku akan datang.

Tunggu.

Ayah...

Ayah, kau takkan pergi kemana-mana.

''Humpty Dumpty duduk di dinding''

''Humpty Dumpty mengalami jatuh yang luar biasa''

Di atas.

Ayah, tolong jangan pergi. Aku mencium bau tikus.

Ayah, kumohon.

Dengar nak,...

...ayahmu tak takut pada siapapun selain Allah.

Aku tak melakukan apapun untuk takut.

Tapi dia jahat, ayah!

Jangan khawatir.

Aku akan segera kembali. Dan kita akan makan bersama.

Bagaimana kabarmu, Devi?

Duduk.

Apa kabar?

Ini Fakira.

ACP Dayal.

Aku sudah bertemu dengannya.

Aku minta maaf, Devi.

Saat itu panas sekali.

Tak usah dipikirkan.

Apa dia harus hadir disini?

Shabbir.

- Katakan padaku. - Kenapa?

Bisnis murni, Devi.

Tak ada yang pribadi.

Aku dengarkan.

Narkoba membuat keuntungan besar.

Ayah tak menghentikanmu menjual narkoba.

Apa kau tahu betapa arogannya ayahmu.

Bisnis ini tak mungkin selama dia masih hidup.

Bisa langsung ke intinya?

Kami akan menjual obat-obatan.

Ayah masih hidup.

Itulah kenapa kami ingin kau kemari.

Yakinkan dia.

Kami inginkan dukungan tak bersyarat darimu.

Begitu.

Tak bersyarat?

Keuntungan 20% akan menjadi milikmu.

Sebelumnya Kau menawarkan 40%

Keadaan telah berubah sekarang.

Artinya, keluarga Thakur lebih lemah sekarang?

Ya.

Dan?

Dan kami ingin 10% dari semua bisnismu.

Kami tak membutuhkan dukunganmu, Fakira.

Itu bisnis yang bagus.

Selain itu, Kau yang meminta pertemuan ini.

Kau tak punya pilihan.

Jangan banyak berpikir, Devi.

Akhiri kesepakatan dan akhiri masalahnya.

Dan ya, ayahmu tak akan terluka.

Itu jaminanku.

Bro,...

- ...ada korek? - Ada.

Bajingan.

Paman Anwar, pernahkah kau berpikir...

...Dada akan memberimu uang.

Maksudnya?

Kenapa kau harus...

...mengambil uang dari anjing seperti Fakira dan D'costa?

Jika Kau bukan menantu tuan,...

- ...Aku akan menembakmu disini. - Maaf!

Maaf.

Johnny Johnny, ya papa...

Berbohong tidak, tidak papa.

Katakan padaku berapa yang kau ambil.

Aku akan memberitahu Tuan apa yang harus kulakukan.

Dia belum sadar.

Tak ada yang akan terjadi padanya.

Aku berdoa untuknya 5 kali sehari.

Oh tidak! Dia akan baik-baik saja.

Tapi apa kau akan hidup?

Tak akan bilang apa-apa?

Kalian sangat mudah ditebak.

Kupikir Kau akan mengejutkanku.

Kau akan menyesali apa yang terjadi.

Kau telah menyadari kesalahanmu.

Dan aku akan mengubah tekadku.

Maaf aku salah.

Kalian semua orang idiot tingkat pertama.

Kau...

Tenanglah, Francis.

Teruskan bicaranya, Nak.

Fakira, aku datang kesini dengan satu niat.

Untuk membunuh kalian bertiga.

Kau adalah pikiran di balik ini.

Jadi, aku akan menembakmu di kepala.

D'costa,...

...Ayah membantumu berkali-kali.

Adikmu yang pecandu narkoba itu...

Dia diselamatkan dari kasus penganiayaan.

Dia dibantu untuk pergi ke Dubai.

Kau tak tahu berterima kasih.

Jadi, aku akan menembakmu di dada.

Shabbir!

Devi,...

...kami tak memanggil Ramdas kesini karena...

...dia gila.

Dia tak bisa berpikir.

Kau dipanggil kesini karena...

...Kau memikirkan keamanan keluargamu.

Tapi ternyata kau lebih bodoh dari Ramdas!

Kau menandatangani surat kematianmu sendiri.

Shabbir,...

...bunuh dia.

Kau bahkan tak bisa menyakiti rambut di kepalaku.

Apa Kau berpikir Kau akan tetap hidup?

Kau akan terbunuh.

Dan dalam satu minggu,...

...Keluarga Thakur akan lenyap.

D'costa, orang yang mati...

...jangan dibunuh.

Berhenti berdebat.

Shabbir, lakukan apa yang diperintahkan.

Dengar Fakira,...

...Kau bayar Babban seharga 5.

Kan?

Kubayar dia seharga 25.

Diam!

Kau melakukannya dengan benar.

Benar sekali.

Kau melakukannya dengan baik.

Baik.

Kubilang pada keduanya...

...jangan meremehkan musuhmu.

Tapi mereka tak memperhatikan itu. Dasar idiot yang terlalu percaya diri.

Tapi Kau melakukannya dengan benar. Aku akan bersamamu.

Kau melakukannya dengan benar.

Kau ingin sembuh dari penyakitnya? - Ya.

Maka semua virus harus dihapus.

Memang.

Satu virus juga bisa berakibat fatal.

Ya.

- Benar? - Ya.

Apa itu sakit?

Lihat aku.

Jangan pernah main-main dengan Thakur.

Ayo pergi. Ambil mobil.

- Pergilah. - Pak, 25,00,000 ku?

Ayahku bilang jangan pernah kembali...

...atas kata-kata seseorang.

Kau akan dapatkan uangmu di pagi hari. - Baik.

Dia juga bilang satu hal lagi.

Jangan pernah percaya pada orang yang mudah dibayar.

Peter, cepatlah.

Bawa dia keluar.

Bawa dia keluar.

Cepatlah, Peter.

Cepat.

- Cepat. - Ya.

Dia berdoa 5 kali untuk bosnya.

Taruh disini.

Pistol yang bagus.

Berikan padaku.

Kau pikir aku bodoh?

Sudah kubilang aku ingin bertemu dengannya.

Aku akan membunuhnya jika dia pengkhianat.

Apa yang bisa kulakukan, Devi?

Dia bilang dia ingin pipis.

Dia turun dan menembak Peter.

Dia mencoba lari.

Seharusnya kau biarkan dia lari.

Seharusnya kau biarkan dia lari.

Aku takut, Devi.

Bagaimana jika dia menembakku?

Kalau begitu kau harus menembaknya!

Apa yang kau inginkan?

Kakakku yang harusnya mati, bukan paman Anwar?

Kau ingin adikmu menjadi janda?

Ini salah.

Ini salah.

Ayah!

Ayah!

Ayah!

Diterjemahkan oleh: Alif Akbar Badarudien Ikuti instagramku: @alifakbarb

Pari...

Hei, kau tak boleh masuk ke dalam.

Kubilang...

Ranjit!

Dasar bajingan!

Kalian semua akan mati. Semuanya!

Aku bersumpah demi mayat ayah.

Tak ada anggota keluarga Thakur yang akan tetap hidup.

Dengar Pari, yang menyerang ayah...

...berteman dengan paman Anwar.

Dia ditembak di belakang.

Dia melarikan diri setelah menembak Peter.

Devidas Thakur!

Aku berdoa setiap hari...

...untuk ayahmu.

Dan saat ayahku berdoa,...

...Dia sangat...

...khusyuk tanpa mengkhawatirkan apapun demi mendoakan ayahmu!

Saat Kau menyadari...

...kau mengkhianati ayahku,...

...Akan kuhabisi kalian semua.

Mengerti, Devidas Thakur?

Dengar...

Jangan sentuh aku.

Aku sedang menggandung anakmu.

Aku bersumpah atas anak itu,...

...Akan kubunuh semua orang.

Pari...

Lepaskan!

- Halo. - Ini Inspektur Shinde.

Panggil Ramdas.

Don! Shinde memanggilmu.

Ya, Shinde.

Keluarkan Devida dari rumah.

Polisi akan kesana untuk menangkapnya. - Kenapa?

Dia membunuh seorang polisi.

Orang-orang ini takkan mengampuni dia.

- Keluarkan dia dari sana. - Siapkan mobil.

- Ada apa? - Siapkan saja mobilnya.

Devi!

Devi!

Don?

Bhau!

Anna!

Katakan padaku.

Dimana Devidas?

Dia tak ada disini. Dia tinggal di Singapura.

Kau bertindak sok pintar ya?

Kau bertindak sok pintar ya?

- Berdiri dengan benar. - Hentikan, Inspektur!

Katakan padaku. Lihat.

Ini dia pengacaramu.

Ya, benar.

Aku ingin lihat surat perintah penggeledahan.

Aku tak akan menunjukkannya padamu. Lakukan apa yang kau bisa.

Enyahlah.

Kau tak boleh naik ke atas.

Dada sedang tidur di lantai atas.

Begitu.

Dadamu seorang gubernur ya!

Apa dia seorang gubernur?

Bajingan!

Apa dia seorang gubernur?

Pak, ini tak benar.

Jadi, Gubernur sedang tidur disini.

Dimana anakmu?

Dia tak tinggal disini.

Dia juga tak akan tinggal di dunia.

Dengarkan aku, Gubernur!

Putramu tak akan tinggal di dunia ini. Dengar tak?

Apa yang kau lihat, tua?

Aku akan mencungkil matamu!

Pak, dia tak ada disini.

Bahkan jika putramu bersembunyi di neraka,...

...Aku akan menemukannya...

...dan potong dia menjadi beberapa bagian.

- Yadav. - Pak?

Buat laporan.

Anjing ini menghalangi tugas polisi.

Dia menyerang polisi.

Terus,...

...dia harus ditembak.

Aku menginginkan dia.

Aku menginginkan bajingan itu.

Devidas Thakur!

Dia menghilang.

Polisi juga sedang mencarinya.

Aku inginkan dia sebelum polisi menangkapnya.

Dia membunuh Francis.

Dia membunuh saudaraku, Rana.

Aku ingin mengulitinya hidup-hidup.

Seseorang bisa bantu kami.

Tapi dia rakus.

Potya baik-baik saja sekarang.

Dia keluar dengan jaminan.

- Apa kakinya baik-baik saja? - Ya.

Dokter bilang dia bisa jalan setelah sebulan atau lebih.

Aku ingin bicara dengannya.

Apa polisi masih mengganggu?

Tidak,...

...Bhau bicara dengan komisaris.

Baiklah.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

- Ratna, Pari... - Tidak, kak.

Ponsel Pari masih tak berfungsi.

Apa Kau ingin bicara dengan ibu?

Tidak, aku sudah bicara kemarin.

Dia mulai menangis.

- Aku ingin bicara. - Hati hati.

Kau juga - bye.

Berikan padaku.

Kenapa ditutup teleponnya?

Aku ingin bicara.

Maaf.

Sudah kubilang aku ingin bicara.

Telepon bisa disadap, Ranjit.

Begitu.

Tak ada bahayanya jika Kau berbicara.

Tapi ada masalah jika aku yang bicara.

Hubungi dia kembali.

Itu panggilan satelit.

Kita tak bisa hubungi dia kembali.

Semua orang di keluarga ini...

...memperlakukanku seperti orang luar?

Bukan seperti itu, Ranjit.

Maaf.

Bicaralah dengannya besok, oke?

Dimana dia?

Tuan Pandey, kata ibu...

...Kau punya bantuan besar untuk keluarga Thakur.

Jangan mempermalukanku

Aku hidup...

...berkat ayahmu.

Nah, bagaimana kabarnya?

Dia masih koma.

Bagaimana dengan polisi?

Mereka masih mengganggu.

Aku akan memberitahumu satu hal, Devi.

Rana adalah musuhmu yang sebenarnya.

Jika Rana berhasil,...

...dia akan menyerang kita disini juga.

Diterjemahkan oleh: Alif Akbar Badarudien Ikuti instagramku: @alifakbarb

Uma!

Nyonya, Tuan bangun.

Ranjit, kakak, Shaila, cepatlah.

Ayah!

Devi?

Ayah, kau diserang...

...oleh Fakira dan D'costa.

ACP...

...Dayal bersekongkol dengan mereka.

Ketiganya telah tewas.

Dimana Devi?

Devi membunuh mereka.

Ayah!

ACP Dayal adalah orang yang mengerikan.

Tapi dia adalah seorang polisi.

Jika kita memaafkan seseorang yang membunuh petugas polisi,...

...seluruh departemen akan beresiko.

Kini putranya berani melakukan ini, pasti orang lain juga ikut-ikutan.

Komisaris,...

...anakku membuat kesalahan.

Tak bisa menahannya.

Seorang anak laki-laki yang tak bisa mengendalikan emosinya.

Tolong lakukan sesuatu. Aku ingin bawa anakku kembali.

Kalidas, dengar...

Aku bersedia bayar berapapun untuk anakku.

Kedengarannya sulit. Tapi aku tak tahu.

Komisaris,...

Tak memungkinkan.

Lakukan sesuatu.

Oke, 40 juta.

40 juta?

Sudahlah, 35 saja.

Komisaris,...

...hidup anakku tak semurah itu.

Aku akan berikan 50 juta.

Tapi saat dia kembali,...

...dia harus tak terluka.

Dengar Kali,...

...polisi bahkan tak akan menyentuhnya.

Tapi bagaimana dengan D'costa?

Akankah dia mengampuni dia?

Apapun yang terjadi salah.

Itu telah memengaruhi bisnis kita.

Ini harus diakhiri secepatnya.

Kalidas ingin bicara dengan semua orang.

Atas nama anakku...

...Aku minta maaf pada semuanya.

Ronnie, apa yang terjadi dengan kakakmu...

...salah tapi...

...itu dimulai oleh kakakmu Francis...

...dan Fakira.

Tapi aku rela melupakan semuanya.

Untuk urusan narkoba,...

...Aku bersedia menawarkan bantuan...

...Sebisaku.

Kalidas,...

...persetan denganmu!

Bajingan!

Ramdas, Ronnie!

Kita disini untuk berdamai.

Takkan ada kata damai, paman Rana.

Kalidas,...

...kami akan jual obat-obatan.

Kami tak butuh dukungan siapapun.

Aku hanya tahu satu hal.

Devidas membunuh kakakku.

Jadi dia akan mati.

Dengar Ronnie,...

...itu berarti kerugian bagi kami.

Aku tak peduli. Devida takkan hidup yang pasti.

- Diam, Polly. - Tak akan.

Anjing itu berhasil lolos di Rajasthan.

Takkan lolos kali ini.

Lain kali, kami akan menembak orang tua dan si idiotnya.

Ronnie, lepaskan dia dari genggamanmu.

Tak akan, apa yang akan kau lakukan

Pablo, diam!

Dengar Pablo,...

Apa?

Apa ada yang ingin dikatakan?

Kali, panggil kembali anakmu.

Ronnie,...

...Kalidas akan membantumu dengan bisnis obat-obatan.

Sebagai gantinya, Ronnie...

...akan memberinya 20%.

Dari semua 'bisnis' Kalidas,...

...kami semua akan dapat 20%.

Siapa yang memutuskan itu?

Aku.

Ada yang keberatan?

Terima kasih.

Terima kasih.

Paman Rana, kau akan membunuhnya?

Itu harus, Ronnie.

Itu harus.

Ayah,...

...Devi.

- Maafkan aku! - Tak usah, Ayah.

Aku anakmu

Duduklah.

Pari akan menikah?

Ram memberitahuku.

Hentikan dia.

Dia telah bersumpah untuk menghabisi seluruh keluarga Thakur.

Bagaimana dengan anak yang dikandungnya?

Pari sangat menyayangi ayahnya...

...sebesar aku menyayangimu.

Ayah, ini semua...

...perbuatan Rana.

Aku tahu.

Dia ingin buktikan kalau dia lebih kuat dari kita.

Kita akan tembak kepalanya...

...dan dia akan tahu dimana dia berdiri.

Ram, jika Kau ingin hidup lama,...

...belajar menghormati musuh...

...tanpa pedulikan seberapa lemahnya dia.

- Apa yang kau katakan... - Dia benar.

Kita akan menutup semua bisnis ilegal, ayah.

Apa? Kenapa?

Karena legal menghasilkan lebih banyak uang...

...dan itu tak terlalu berisiko.

- Tapi ayah, semuanya... - Ranjit...

Sawant,...

...selanjutnya semua keputusan yang berkaitan dengan bisnis...

...akan diambil oleh Devi.

Secara bertahap, kita akan hentikan semua aktivitas ilegal.

Wow! Kemudian kita akan mendapatkan visa juga!

Terus piknik keluarga!

Singapura?

Suamimu idiot!

Aku menikahi Ratna dengan berpikir bahwa...

...kita akan mengontrol bisnis.

Jangan khawatir, kak.

Aku tak akan nyerah begitu saja.

Apa yang akan kau lakukan?

Suamimu...

...mengibas-ngibaskan ekornya seperti anjing.

Dapat visa dan pergi ke Singapura untuk...

Piknik keluarga! Dasar idiot!

- Ya kenapa tidak? - Kau sangat cantik.

Kau glowing.

- Begitu. - Ya tentu saja.

Parveen, Devi ada disini.

Bajingan ini seharusnya tak hidup.

Ronnie, ada waktu dan tempat untuk segalanya.

Waktu yang tepat.

Satu pukulan...

...dan seluruh keluarga Thakur akan habis.

Selamat, Parveen.

Selamat, Pari.

Terima kasih.

- Bobby, selamat. - Terima kasih.

- Terima kasih. - Aku kesana dulu.

Hai, aku Bobby.

Bobby, selamat.

Terima kasih.

Kau tampak cantik.

Ada kabar baik lainnya.

Aku akan menjadi seorang ayah.

- Bobby. - Ya, paman?

Kemari.

Aku akan kembali.

Aku akan kembali.

- Ya, paman? - Bobby,...

...Sunny sendirian.

Aku akan bergabung dengannya.

Kudengar Kalidas Thakur sudah sadar kembali.

Apa Kau bertanya padanya...

...tentang ayah?

Dengar Pari,...

...bahkan yang terbaik tak bisa menahan uang.

Bukan orang yang punya hati nurani.

Aku bersumpah demi ayah,...

...Aku akan merasakan kedamaian yang luar biasa...

...pada hari aku membunuh kalian semua.

Apa yang kau lihat?

Devi tampan, kan?

Akan kubunuh kau!

Kak, berapa bagian yang kita berikan...

...pada orang-orang yang menangani bisnis perjudian dan minuman keras kita?

Mana kutahu?

15%

Jadikan 25

Itu salah, Devi.

Mereka akan jadi serakah nanti.

Kita akan menanganinya nanti.

Bhau, minta mereka untuk mengakui semua kasus polisi.

Mereka harusnya tak ada hubungannya dengan keluarga Thakur.

Apa yang akan kita lakukan? Buka toko kelontong?

Ranjit, kita akan buka sekolah dan perguruan tinggi.

Konstruksi, rumah sakit, hotel...

Kita akan berinvestasi dalam segala hal.

Bhau,...

...beli tanah manapun yang Kau bisa.

Minta Chunni untuk membuka rumah produksi.

Kita akan membiayainya.

Ya, dan di film itu...

...Aku akan jadi pahlawan, oke?

Oke, Bhau?

Kakak,...

...bagaimana dengan hotel yang akan Kau beli di Lonavla?

Kesepakatan tersebut akan dilakukan minggu depan.

Ranjit, kau akan menjalankan tempat itu.

Aku tak akan menjalankan hotel manapun.

Aku ingin ada di tempat action.

Kau tak punya pilihan.

Tentu saja, aku punya pilihan.

Aku akan bicara dengan ayah.

Ranjit, keputusan sudah dibuat.

Jangan repotkan ayah.

Paksaan apa ini?

Aku tak akan menjalankan hotel.

Kemari.

Ucapkan sekali lagi,...

...dan adikku...

...akan menjadi janda.

Mengerti, Nak?

Apa yang kita lakukan dengan orang bodoh ini?

Kakak,...

...seriuslah sekarang.

Pari,...

...Aku akan pergi dan akan kembali dalam 2 hari.

Sendirian?

Tidak sendiri.

Sunny bersamaku.

Kau jaga diri ya.

- Bye. - Bye.

- Tak banyak... - Terlihat cantik...

- Apa yang sedang kau lakukan? - Charlie.

Jantanku ada disini.

- Kau gila ya. - Kenalkan aku.

Oke, ayo.

Bagaimana kabarmu, Chunni?

Charlie!

Bagaimana pestanya?

Kelas utama, baru saja minum sampanye.

Kau terlambat, kupikir Kau tak akan datang.

Aku tak akan datang jika kau tak memaksa.

Kau kan tahu aku tak suka berpesta.

Persis sepertiku.

Dia tak akan memperkenalkanmu padaku.

- Aku Chandni. - Hai.

Pahlawan dalam filmmu.

Filmku?

Ayolah! Jangan merendah.

Charlie memberitahuku segalanya.

Ya Tuhan! Tidak. Dia bukan tipeku.

Tidak...

Aku sudah dengar banyak tentangmu.

Apa itu membuatmu takut?

Takut? Aku malah terpesona!

Akankah kau tetap berdiri disini?

- Charlie, gadis-gadis itu menunggumu. - Tentu saja.

- Kau pergi kemana? - Aku akan kembali.

- Chunni! - Baiklah...

Ikut denganku.

Aku ingin bicara denganmu.

Ikut denganku.

Aku ingin memberitahumu sesuatu.

Ada apa?

Takut bersamaku?

Jangan khawatir, aku takkan memakanmu.

Sangat lucu!

Oke, tapi jangan anggap pertemuan ini sebagai lelucon.

Kau percaya pada cinta pada pandangan pertama?

Tidak.

Baik.

Itu artinya kita harus terus bertemu.

Kau membuatku malu

Apa yang kau inginkan?

Tak ada sifat buruk.

Yakin?

- Tolong satu scotch. - Ya Bu.

Siapa itu?

Pahlawan film kita.

Kau tak kesana?

Ngapain ngejar bocah cokelat jika aku punya pria sepertimu?

Kau suka bermain api?

Cinta itu api.

Hanya saja, jangan disiram.

Tak mungkin!

Kenapa?

Apa aku tak menarik?

Kau sangat menarik.

Tubuhku mungkin akan berkata ya...

...tapi orang lain telah mengatur hati dan pikiranku.

Boleh aku tahu siapa itu

Halo.

Pari, ini aku.

Aku mencintaimu, Pari.

Dan aku membencimu.

Aku tak peduli.

Aku ingin bertemu Denganmu secepatnya.

Dan aku ingin membunuhmu secepatnya.

Aku akan kesana.

Bunuhlah aku.

Sebelum aku mati,...

...Aku ingin lihat anakku sekali lagi.

Ini anak Bobby.

Ishan Balwinder Rana.

Kau takkan pernah lihat wajah anakku.

Dan dia takkan menyalakan tumpukan kayu di pemakaman ayahnya.

Baiklah,...

...setidaknya Kau mengakui...

...bahwa aku adalah ayahnya.

Persetan denganmu, Devi.

Aku ingin Mercedes baru.

Uang tak tumbuh di pohon, Ranjit.

Pertama-tama belajar menghasilkan uang.

Kau tak mampu beli sepeda motor...

...dan Kau ingin mobil impor?

Tutup Teleponnya.

Kenapa Kau bersikap seperti ini kepada kakakku?

Dia ingin mobil impor!

Ram, kau juga bisa kan bicara dengan lembut.

Dia adalah kakakku...

...tapi Kau lupa dia juga suami adikmu.

Keluar.

Kenapa?

Ayo.

Keluar.

- Kau bawa aku kemana? - Ikut saja.

Lihat.

Apa itu?

Itu adalah Raksha Bandhan.

Hadiah Ratna.

Suaminya akan pergi ke hotel dengan mobil impor.

Kau jahat!

Apa yang kau lakukan, Ranjit?

Apa Kau tak punya malu minum beginian di pagi hari?

Enyahlah.

Taruh botolnya, Ratna.

Kau takkan minum sekarang.

Kenapa Thakursmu menyuruhku berkeliling...

...seolah-olah aku adalah pelayanmu?

Jangan lakukan ini dan itu!

Kakakmu itu...

Jika dia bukan suami adikku, akan kubunuh bajingan itu!

Jangan menyalahgunakan Thakurs, Ranjit.

Kutampar Thakur. Apa yang akan kau lakukan?

Jangan menyalahgunakan Thakur ya!

Bajingan!

Apa yang kau lihat?

Kau marah?

Sangat marah?

Jangan begitu matamu!

Ratna!

Ada apa?

Kau harus memberinya mobil impor.

Halo, Pak.

Orang bodoh!

Kau memukul adikku!

Kau memukulnya?

Bajingan!

Kau memukulnya ya!

Tidak...

Tidak...

Jika sentuh adikku lagi...

...akan kuhancurkan dirimu.

Akan kuhancurkan dirimu.

Untuk menghabiskan keluarga Thakur,...

...Ranjit bisa membantu kita.

Dia jahat. Kita tak bisa mempercayainya.

Dia adalah orang dalam.

Paman Rana, beritahu dia. Sudah kubilang...

...jangan ada Ranjit.

Rana, aku disini bukan untuk menerima perintah.

Aku ingin tahu apakah niatnya telah berubah.

Atau dia bersimpati pada Devidas...

...untuk bangkit lagi?

Aku putri Anwar.

Lain kali, peluru takkan mengenai kaca.

Siapa yang kau telepon?

Ranjit.

Dada, cukup sudah.

Tak ada yang takut dengan kita sekarang.

Minggu lalu, dua orang kita tewas dalam baku tembak.

Ronnie si bodoh itu...

Aku tahu, Potya.

Tapi kita tak akan lakukan apapun.

Apa?

Ya,...

...kita takkan lakukan apapun.

Untuk mematahkan punggung mereka,...

...kita akan meminta bantuan dari polisi.

Bantuan polisi akan nihil.

ACP baru...

...menjilat sepatu bot mereka.

Aku bicara dengan komisaris, Anna.

Oke, Dada.

Dalam beberapa hari berikutnya,...

...beberapa pengedar narkoba akan terbunuh dalam sebuah pertemuan.

Kita...

...sendiri akan menjauh dari perang geng.

Kita akan melawan pemilihan.

Hah!

Dada, apa yang kau katakan?

Dengar,...

...sekarang kekuatan otot bukanlah segalanya.

Kekuatan politik yang segalanya.

Devi benar sekali.

Aku siap.

Aku ingin sekali ikut kontes.

Bukan, Ranjit.

Ratna adalah pilihan yang lebih baik kali ini.

Aku mengerti.

Dan lalu aku akan menjadi sekretarisnya.

Aku akan menjawab teleponnya...

Halo, Nyonya sudah tidur.

Ada pesan untuknya?

Bu, Kau mau minum teh?

Air?

Mary pernah punya domba kecil...

...yang bulunya putih seperti salju.

Dan kemanapun Mary pergi...

...domba itu pasti pergi...

...mengibas-ngibaskan ekornya.

Kapanpun keputusan dibuat...

...Aku diperlakukan seperti anjing. Kenapa begitu ayah?

Kau terlalu banyak bicara!

Ramdas,...

...minta maaf.

- Ayah... - Ramdas, minta maaf.

Maaf, idiot.

Menikahlah denganku.

Apa kau tahu itu takkan pernah terjadi.

Kau bisa jadi temanku...

...bukan pasangan hidup.

Chandni, kau adalah gadis terbaik di dunia.

Tapi sayang, aku...

Aku hanya mencintai Pari.

Harapanku, doaku, semoga Kau menemukan pria yang baik.

Aku tahu kau tak mencintaiku.

Tapi Kau tak naif untuk tak memahami perasaanku.

Aku takkan bilang pernikahan lagi.

Halo.

Halo, ini Parveen.

Ini belum lama, sayangku,...

...untuk melupakan suaramu.

Aku senang...

...Kau memikirkanku.

Cinta masih hidup ya.

Tapi kau tak akan hidup.

Aku menelepon untuk memperingatkanmu.

Alasan dibalik simpati ini?

Jangan menikahi Chandni.

Chandni? Siapa dia?

Buka koran dan lihat fotonya.

- Cemburu? - Aku?

Jika dia menikahimu, dia akan segera menjadi janda.

Kenapa tertawa?

Kau tak percaya padaku ya

Pari, aku hanya mencintaimu.

Siapa yang kupercayai jika bukan Kau?

Lap air matamu, Pari.

Air matamu adalah bukti...

...bahwa kau masih sangat mencintaiku.

Dan akupun masih mencintaimu tanpa henti.

Apa kau dengar, Pari?

Aku tak tahu, bu.

Aku sudah telepon kemana-mana.

Dia belum pulang sejak tadi malam.

Aku...

Ada suara mobilnya. Kurasa dia pulang.

Aku akan meneleponmu lagi nanti.

Ranjit!

Darimana kau?

Aku bicara denganmu, Ranjit. Darimana kau?

Kau tak pulang tadi malam.

Aku tak bertanggung jawab padamu, sayang.

Enyahlah!

Telepon...

Sayang kau dimana?

- Sayang... - Kau pergi tanpa memberitahu.

Hei sayang, teleponku.

Aku merindukanmu.

Itu adalah panggilan kesayanganku.

Apa kau dengar?

Dengan siapa kau tidur?

Ya, aku tidur.

Apa yang akan kau lakukan?

Kau akan memukulku seperti kakakmu?

Cukup! Berapa banyak yang akan kau minum?

Pak, ada telepon.

- Siapa? - Ratna.

Di jam segini?

Katakan padaku.

Kak, dia jahat.

Dia sering memukuliku.

Dia sering memukuliku.

Kau mau pergi kemana?

Aku akan membunuh kakakmu malam ini.

Bajingan!

- Dia akan mati. - Ram!

Bagaimana caramu mengemudi, bodoh!

Bajingan!

Minggir.

Apa kau sudah gila

Kau, celakalah!

Aku selalu tahu...

...Kau bajingan yang lebih dari D'costa.

Tak bisa menahannya.

Ini bisnis.

Tak ada yang pribadi.

Apa kau akan tetap hidup, idiot?

Ya.

Dalam 10 hari, semua Thakur akan mati.

Anak Pari juga.

Salah satu kerabatmu ingin bertemu denganmu.

Baba kambing hitam, apa kau punya wol?

Ya pak, ya pak...

...ada tiga kantong.

Satu untuk tuanku dan satu untuk kekasihku...

...dan satu untuk saudara iparku...

...yang akan mati kesakitan.

Kau akan mati dengan kematian yang mengerikan!

Kematian yang mengerikan.

Aku akan duduk di singgasana ayahmu.

Aku!

Dan adikku akan menjanda.

Berapa kali Kau memukulku?

Tanganmu banyak bekerja.

Tanganmu banyak bekerja.

Ayah!

Ayah...

Ayah!

Rana...

Apa yang telah terjadi?

Ya.

Tenanglah.

Apa yang telah terjadi?

Apa yang telah terjadi? Siapa yang melakukan ini?

Pak,...

Saudara iparku...

Apa apaan ini?

Bawa dia ke krematorium.

Tidak...

Ayah!

Shaila dan Uma...

...tak boleh melihatnya seperti ini.

Devi,...

...semua orang di balik ini...

Tak ada satupun dari mereka yang harus hidup.

Cara Ramdas dibunuh sangat salah.

15 orang kita tewas dalam sebuah pertemuan.

Bisnis obat-obatan ditutup.

Bukan polisi yang di belakangnya...

...tapi Thakur.

Menembak di kepala juga membunuh, paman.

Apa yang terjadi, terjadilah.

Tak akan ada kesalahan dalam upacara duka Ramdas.

Apa yang kau pikirkan?

Ketika api menyala,...

...benda-benda kering dan basah akan terbakar.

- Maksudnya? - Maksudku...

...ibu,...

...Ratna...

Ayo nak. Masuk ke dalam.

Kenapa Kau tak kembali ke Singapura?

Aku tak akan lari.

Mereka yang memulai perang ini.

Sekarang aku terobsesi untuk menyelesaikannya.

Apa Kau pikir Pari terlibat?

Chandni, Kau tak mengenalnya.

Dia mencintaiku seperti orang gila.

Tapi jika diberi kesempatan,...

...dia akan membunuhku.

Dan cara Rama terbunuh,...

Dia tak akan pernah membungkuk serendah itu.

Apa kau tahu apa yang membuatku sedih?

Saat permainan ini berakhir,...

...Pari pasti akan terbunuh olehku.

Film sebelumnya menghasilkan banyak uang.

Ini akan menghasilkan lebih banyak lagi.

Sangat bagus.

- Lihat kesana. - Ada apa?

Kami ganti kursinya, Pak.

- Ada apa? - Terbakar dari belakang.

- Terbakar? - Ya.

Apa Ranjit masuk ke mobil ini untuk menjemput paman Anwar?

Bajingan!

- Halo. - Nak, ini Uma.

- Nak... - Katakan padaku, ibu.

Senang dengar kau...

...panggil aku ibu.

Aku menghubungimu karena...

...baik suamiku maupun anakku...

...punya nyali untuk bicara denganmu.

Anwar dibunuh karena tipu daya.

Aku mengakuinya atas nama seluruh keluarga Thakur...

...dan meminta maaf.

Keluarga Thakur sangat malu.

Mendengar ini, Kau harus mengubah keputusanmu.

Aku tak akan bilang itu.

Tapi nak,...

...pertumpahan darah ini hanya akan menyebabkan kehancuran.

Kami telah menjalani hidup kami.

Tapi apa Kau tak berpikir tentang anakmu...

...dan cucu...

...masa depan kita.

Pikirkan tentang itu, nak.

Fungsinya akan diadakan di aula ini.

Orang-orang kita akan ada disini.

Bagaimana kita akan masuk?

Mereka akan punya keamanan.

Hanya Anna keamanannya.

Kita memberinya sebidang tanah.

Ronnie, silakan.

Orang kita akan ambil posisi malam ini.

Saat mereka parkir di pagi hari,...

...bom akan ditempatkan di setiap bawah mobil.

Mereka akan mati disini atau disana.

Pak, Pari ada disini.

- Suruh dia masuk. - Oke.

Ayo, duduk.

Semuanya sudah direncanakan.

Ronnie.

Paman, serangan ini tak akan terjadi.

Apa apaan! Kenapa?

Aku baru saja bicara dengan Uma.

Keluarga Thakur telah menyetujui semua persyaratan kita.

Semua yang kita inginkan...

Mereka juga akan meninggalkan semua bisnis mereka.

Bagaimana dengan kematian Thakur?

Itu adalah permusuhan pribadi.

Ini juga pribadi untukku.

Kekasihmu membunuh kakakku.

Jadi bunuh saja dia.

Aku tak peduli.

Tapi akan ada banyak orang disana...

...yang tak ada hubungannya dengan kematian kakakmu.

Kenapa Kau tak pikirkan itu sebelumnya?

Banyak hal yang beda saat itu.

Aku tak peduli.

Mereka akan diserang besok.

Hanya jika Kau tetap hidup.

Tunggu sebentar.

Oke, Pari.

Aku janji padamu,...

...Aku tak akan nyerang.

Pari,...

Apa-apaan ini, Vishwambhar!

Mana bisa Kau berjanji padanya?

Aku berjanji, Ronnie!

Rana tak ada disini?

Dada, Rana menelepon untuk bilang bahwa dia sedang dalam perjalanan.

Ayah,...

...Kau duduklah disini.

Aku akan mengeceknya.

Shaila, ikutlah denganku.

Kemana?

Kita harus menyelesaikan banyak hal.

Ayah bilang begitu.

Dada!

- Apa yang sedang terjadi? - Shaila, diam!

- Devi! - Ayo.

Tangkap mereka.

- Kau! - Lepaskan aku!

- Shaila, jangan keluar. - Tak tahu malu!

Shaila, berhenti!

Shaila!

Shaila!

Shaila!

Shaila!

Chandni!

Siapkan mobil.

Maafkan aku, Devi.

Maafkan aku.

Aku salah.

Chanda, keluar!

Dada, Parveen menentang keluarga Thakur.

Tapi 14 orang tak berdosa meninggal disana.

Chandni bukanlah orang Thakur.

Parveen salah.

Dengar, apapun yang terjadi pada hari itu...

...karena Rana dan Ronnie. Semua orang tahu itu.

Tapi mereka dibantu...

...oleh pengkhianat...

...dengan penyamaran yang ramah.

Mereka tak punya hak untuk tetap hidup.

Menemukannya tak mudah, ranjit.

Untuk mengidentifikasi mereka...

...dan tahu mereka,...

...kau harus menunggu sampai aku mati.

Devi, ayahmu dan aku...

...ingin tinggal di rumah pertanian selanjutnya.

Ayo,...

...akhiri sekarang.

Sudah larut malam.

Ayo pergi.

Kau telah bersamaku selama bertahun-tahun...

...namun Kau masih takut dengan suara peluru!

Kita berteman selama 40 tahun.

Aku sudah memperingatkannya,...

...jangan pergi ke rumah pertanian.

Dia tak memperhatikan omonganku.

Selamat.

Sekarang hanya satu Thakur yang tersisa.

Aku berdiri di hadapanmu.

Kau tak akan dapat kesempatan yang lebih baik.

Bunuh aku sekarang.

Atau besok dan seterusnya...

...Ishan tak akan punya ibu.

- Selamat pagi, Bhau. - Pagi.

Devi, Chheda.

- Chheda. - Devi.

Katakan padaku.

Devi, maafkan aku.

Aku menyesali apa yang terjadi dengan Dada.

Tak ada yang bisa mengubah takdir. - Benar.

Bagaimanapun juga,...

...bicaralah padaku terus terang.

Yah, bandar judi...

...dan para penjudi ingin kenaikan...

Mereka diberi 25%

Yah, risikonya juga meningkat, Devi.

Selain itu polisi ambil bagian yang lebih tinggi.

Berapa?

50%

Chheda,...

...Kau berani datang kesini dan mengatakan ini...

...karena Kau berpikir setelah ayah dan Ramdas meninggal,...

...Keluarga Thakur telah melemah.

Devi, kau salah.

Baiklah.

Kau akan dapat apa yang...

...ditakdirkan untuk Kau dapatkan.

Semua yang terbaik.

Oke, aku akan pergi sekarang.

Devi,...

Ya, Anna?

Ronnie ingin bertemu denganmu.

- Ronnie? - Rana juga menelepon.

Semua orang ingin bertemu.

- Rana menelepon? - Bukan disini.

Ke kediamanku.

Pagi ini.

Katakan padanya kita tak akan bertemu.

Jangan,...

...kita akan bertemu.

Ritualnya lusa.

Kami akan bertemu malamnya.

Baik.

Tidak, Ronnie.

Kita tak bisa bunuh Devi di pertemuan itu.

Tandel, Yusuf dan anggota geng lainnya...

...tak akan menyetujuinya.

Devi tak...

...mengabaikan niat kita.

Lalu bagaimana kita membunuhnya?

Saat pertemuan,...

...Aku akan datang dengan Devi di mobilnya.

Sebuah bom akan muat di dalam mobil itu.

Saat Devi pergi setelah pertemuan,...

...akan ada ledakan.

Siapa yang akan menanam bom?

Siapa?

Anna!

Devi, Rana ada disini.

Halo, silakan duduk.

Ambil air pakai tangan kananmu...

Halo, paman Rana.

Bersulang!

Kita akan dapat komisi 60%.

Tapi Devi bilang 50.

Rana akan jadi bos kita mulai besok...

...karena Devi akan dibunuh malam ini.

Akhir dari segalanya.

Devi!

Semuanya pergilah!

Pergi!

Kau tak ngerti? Pergi.

Akar penyebabnya adalah...

...si anjing Rana yang menggoda kami.

Kami senang dengan 25%

- Tanya saja mereka... 25... - Ya.

Aku memberikan kata-kataku.

Kau akan dapat apa yang ditakdirkan untuk Kau dapatkan.

Ya.

Kau merusak bisnis yang cukup bagus.

Jangan...

Kami tak apa-apa 20 juga

Ya.

Nikmati.

Kenapa kita harus beri mereka 20 juga, Potya?

Bhau, Potya tak ada?

Devi memberinya motor baru.

Dia sedang test drive.

- Hei. - Ya.

Selamat datang.

Awas.

Aku bukan Chheda, Devidas.

- Aku menunggumu. - Tembaklah.

Aku tak akan memberimu kematian yang mudah.

Kau punya kesempatan...

...tapi Kau kehilangannya.

Ronnie, sudah kubilang...

...Kau kehilangan kesempatan.

Bhau, ritualnya terlalu lama.

Entahlah.

Mungkin pendetanya dibayar lebih.

Aku pergi dulu.

Aku harus mengatur pertemuan di malam hari.

Beritahu Devi aku akan menjemputnya malam ini.

Katakan padanya sendiri.

Bukan disana.

Tapi disana.

Devi, kau meninggalkan ritual...

Paman Rana, aku tak pernah suka berdoa.

Jadi, kupikir lebih baik kuselesaikan beberapa pekerjaan mendesak.

Dan,...

...Aku akan menunggumu di malam hari.

Oh ya.

Anna, Ronnie tak akan merepotkanmu setelah ini.

Devi, kulakukan semua ini...

- ...untuk mengakhiri perselisihan. - Tak ada waktu, Anna.

Ayo.

- Paman Rana? - Didalam.

Paman Rana.

Apa yang baru saja terjadi?

Apa yang baru saja terjadi, paman...

Idiot!

Apa kau tak tahu...

...Devi tak ada disana?

- Paman Rana... - Apa yang kau lakukan disana?

Paman, Devi tak beritahu siapapun.

Apa yang akan kita lakukan sekarang?

Hubungi Pari.

- Pari? - Ya?

Ada apa?

Devi memanggilku ke rumah.

Sekarang juga.

Temuilah.

- Aku tak ingin bertemu dengannya. - Kenapa?

Bobby,...

...cinta tak surut.

Pergilah.

Aku sayang ibu. Bye.

Paman, kau?

Pari baru saja pergi.

- Aku tahu. - Halo, kakek.

Kau...

Aku disini untuk dapatkan keturunan Thakur ini.

Kau bilang apa? Dia anakku.

Aku takkan membiarkanmu membawanya.

Kau! - Jangan libatkan dia dalam pertarunganmu.

Paman!

Paman, aku takkan membiarkanmu membawanya. Ishan!

Ishan!

Ishan!

Ishan...

Bu!

Pari!

Apa yang membuatmu kemari?

Devi meneleponku.

Devi meneleponmu?

Tapi dia tak ada di rumah.

Dia pergi untuk ritual perendaman abu.

Maksudnya, Ranjit meneleponku dan bilang kalau Devi memanggilku.

Aku?

Aku tak meneleponmu.

Bobby!

Ishan!

Dibawa pergi.

Devidas Thakur!

- Nama ayahmu. - Kalidas...

...Bhanudas Thakur.

Nama almarhum satu lagi.

Ramdas Kalidas Thakur, kakak laki-lakiku.

- Semuanya disini? - Ya.

Kutemukan semuanya.

Jangan...

Pari!

- Dimana Ishan? - Kami tak tahu.

Tidak!

Dimana Ishan?

Robert, jangan!

Jangan!

Lepaskan dia, Robert.

Jangan...

Robert, lepaskan dia.

Robert, dia bisa saja memberitahuku dimana Ishan.

Aku tahu.

Bagaimana kabarmu, Bhau?

Ayo.

Ayo.

Bajingan!

Bhau, waktunya berangkat.

Tidak.

Anjing ini akan memberitahu kita dimana Ishan.

Dia tak tahu.

Aku yang akan memberitahumu.

Maksudnya?

Orang malang mati sia-sia!

Dengar, Pari,...

...bertahun-tahun yang lalu Kau bersumpah untuk...

...menghabiskan keluarga Thakur.

- Rana! - Biarkan aku bicara!

Di tahun-tahun sebelumnya,...

...Kuambil sumpah yang sama.

Tapi aku tak tahu...

...Thakur satu lagi akan lahir.

Lepaskan dia.

- Ishan! - Mami!

Mami!

Devi!

Devi!

Devi!

Devi!

Devi!

Devi!

Devi, bangun.

Devi, bangun!

Bangun.

Mata mencemooh...

...bibir tersenyum...

...cinta tak dimaksudkan untuk hidup.

Itu terbukti hari ini.

Maafkan aku, Devi, kumohon!

Sumpahmu terpenuhi.

Devi, aku takkan biarkan apapun terjadi padamu.

Aku takkan biarkan apapun terjadi padamu.

Mami siapa dia?

Dia adalah ayahmu.

Devi!

Devi!

Devi!

Diterjemahkan oleh: Alif Akbar Badarudien Ikuti instagramku: @alifakbarb

Aku tak setuju dengan keputusanmu, ayah.

Baik Rana maupun D'costa sudah tak hidup.

Kekuatan ada di tangan kita, ayah.

Apa yang akan kita lakukan dengan kekuatan yang begitu besar, Ranjit?

Terlepas dari semua kekuatan yang kuhasilkan,...

...bisakah aku menghentikanmu untuk tak membunuh Anwar dan Ramdas?

- Apa yang kau katakan? - Aku tahu segalanya.

- Ayah... - Aku tahu segalanya.

Ada 8 orang termasuk Rana...

...saat Kau membunuh anakku.

Kubunuh mereka semua.

Kau potong kaki kiri anakku dulu, kan?

Ayah...

Lalu tangan kiri.

Aku gila, ayah!

Aku jadi gila.

Ingin tahu apa yang merasukiku!

Aku marah...

Tak ada yang bisa membunuh Thakur dan Thakur akan tetap hidup.

Dasar brengsek!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.