Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
Ada ikan yang terpancing.
ikan besar.
Ikan ini sangat kuat.
Sangat ganas.
Lao Qian!
Tolong!
Tolong!
Lao Qian!
Cepat tangkap!
Tolong!
Cepat!
Cepat tangkap!
Cepat sedikit!
Keluar.
Ayo keluar!
Bunuh saja aku.
KILLER SHARK
subtitle by rhaindesign Palu, 8 Februari 2021
Kak Wei!
An Jie!
Sudah lama tidak bertemu.
Sudah lama tidak bertemu.
Bukankah kalian baru kembali besok lusa?
Padahal aku ingin menjemput kalian.
Mendadak mengubah penerbangan.
Benar, Kakakku mendadak ingin bertemu denganmu.
Jangan bicara sembarangan.
Mari aku perkenalkan.
Ini teman baikku, Su Fei.
Halo.
Apa kabar?
Ini pacarku, Ouyang Xiaomin.
Selamat datang di pantai.
Kalian tunggu aku sebentar.
Aku ganti baju dulu.
Baik.
An Qi.
Ini mantan pacarmu, ya?
Lumayan juga.
Sangat tampan.
Badannya juga bagus.
Aku suka.
Kalau kau tidak suka.
Berikan padaku.
Pergi sana.
Gendut!
Bisakah kau berhenti panggil aku gendut?
Semakin kau panggil, semakin...
A Hui.
Sudah lama tidak bertemu.
An Qi.
Selamat datang kembali.
Sudah lama tidak bertemu ya gen...
Bukan.
Kak Hui.
Ayo, naik ke kapal.
Siapa itu?
Sepertinya dia sangat menyukaimu.
Jangan bicara sembarangan.
Teman main dari kecil.
Dia anak orang kaya.
Maukah aku perkenalkan padamu?
Boleh.
An Qi.
Sebenarnya, aku paling suka dengan pria gendut.
Ini baru sahabatku.
Aku bersalah, aku bersalah.
Sangat indah. Ini pertama kalinya aku pergi ke laut.
Benarkah? Aku juga pertama kali.
Aku temannya An Qi. Namaku Su Fei.
Namaku Li Zhihui.
Su Fei.
Tidak perlu.
Kau tidak berenang?
Aku tidak suka berenang.
Bukankah dulu kau paling suka berenang?
Sekarang aku sudah tidak suka berenang, tidak boleh?
Genit.
Pergi sana.
Kak Hui!
Bisakah bantu aku mengoleskan tabir surya?
Itu...
Tanganku bau amis ikan.
Lebih baik kau oleskan sendiri.
Tidak apa-apa.
Kau pergi cuci tangan saja.
Maaf ya.
Aku masih memancing ikan.
Kak Hui.
Apa aku cantik?
Cantik.
Lalu, kenapa kau tidak berani melihatku?
Tidak.
kau pernah dengar kalimat seperti ini?
Daripada menyukai seseorang yang tidak mencintaimu...
lebih baik...
cari seseorang yang mencintaimu.
Bukankah kalian semua menyukai...
yang badannya bagus dan tampan?
Mana mungkin menyukai orang sepertiaku ini.
Siapa yang bilang?
Aku paling suka yang gendut sepertimu ini.
Sangat nyaman...
untuk disentuh.
Maaf, aku ingin buang air kecil.
Kak Hui, kau mau ke mana?
Pemandangan di sini terlalu indah.
Aku baru menyadarinya setengah tahun yang lalu.
Pada saat suasana hatiku buruk...
aku akan sendirian...
mendengarkan suara laut.
Mendengarkan cerita laut.
Kakak!
Sudah dengar,'kan?
Kak Wei sangat kasihan sendirian di sini.
Cepat kembali untuk menolong dia.
Dasar anak kecil.
Kau yang tahu segalanya?
Apa masuk ke dalam mata?
Lihatlah.
Kau tidak apa-apa,'kan?
Tidak apa-apa.
Bisakah kau kembali?
kau berencana untuk tinggal di sini...
menjadi penyelam untuk orang lain selamanya?
Di sinilah tempat kita dibesarkan.
Aku suka laut.
Suka kehidupan yang bebas.
Apa bagusnya kota besar?
Hidup dengan lelah setiap hari.
Hanya orang yang tidak memiliki tujuan...
baru akan berkata sepertimu.
Aku suka kebebasan.
Kau suka materi.
Apa hakmu mengatai aku seperti ini?
Benar.
Memangnya kenapa kalau aku suka materi?
Bukan hanya kalian para lelaki yang punya tanggung jawab.
Aku punya adik yang masih sekolah.
Masih ada orang tua yang perlu dirawat.
kau pikir aku juga ingin hidup kelelahan seperti ini?
Kak Wei.
aku boleh mencoba ini?
Boleh.
Serius?
Letakkan kedua tanganmu pada roda kemudi.
Kemudian berlayar lurus.
Begitu saja.
Sangat keren.
Sangat geli.
Kau jangan ganggu aku, aku sedang mengemudi kapal.
Nahkoda cantikku, sangat berdedikasi.
Tentu saja.
An Jie, jangan mengganggu!
Liu Wei!
Xiaojie!
Liu Wei!
- Xiaomin! - An Jie.
An Jie!
Xiaojie!
An Jie!
Xiaomin.
Di mana Xiaojie?
Xiaojie!
Kak!
Xiaojie, kau tidak apa-apa,'kan?
Tidak apa-apa,'kan?
aku sangat takut.
Sakit sekali.
Tolong!
Su Fei!
Tolong.
Sakit sekali.
Sakit sekali.
Sakit sekali.
Tolong aku.
Tolong aku.
Cepat naik ke kapal.
Di mana gendut?
Di mana gendut?
Dia sepertinya masih di kabin kapal.
Apa ada orang?
Kak Hui!
Kau tidak apa-apa,'kan?
Apa ada orang?
Apa ada orang?
Kak Hui.
Di mana Kak Hui?
Gendut.
Aku datang.
Cepat bantu aku buka pintu.
Aku terjebak di dalam.
Tidak bisa.
Tunggu sebentar.
Mari.
Sakit tidak?
Mengapa keluar begitu banyak darah?
Di mana Kak Wei?
Di belakang.
Apa akan meninggalkan bekas luka?
Kaki Su Fei terus mengeluarkan darah, cepat.
Mari.
Tidak apa-apa.
Jika meninggalkan bekas luka...
bagaimana aku bertemu dengan orang nanti?
Kenapa kau masih memikirkan...
hal ini di saat seperti ini?
Mungkin agak sakit, kau tahan sedikit.
Apa yang terjadi barusan?
Sepertinya terantuk batu karang.
Kita tidak bisa terus diam di sini.
Arus laut ini...
sudah membawa kita semakin jauh.
Sementara itu, kapal ini sudah tak berguna...
juga tidak dapat mengapung terlalu lama.
Saat kapal tenggelam sepenuhnya...
kita juga akan hanyut semakin jauh.
Apa akan ada kapal yang lewat?
Tidak pasti.
Sangat sedikit kapal...
yang melewati wilayah laut ini.
Lalu, kau punya cara lain?
Kita juga tidak bisa berenang...
kembali ke daratan sekarang.
Benar.
Ada sebuah pulau kecil...
di arah barat laut.
Mungkin kita bisa ke sana dan menunggu untuk diselamatkan.
Seberapa jauh kita harus berenang?
Kira-kira sejauh 12 kilometer.
Berenang kurang lebih empat sampai lima jam...
untuk sampai ke sana.
Aku tidak akan masuk ke dalam air.
Aku pernah menangkap ikan di laut ini.
Aku paling mengerti apa yang ada di dalam laut ini.
Aku tidak yakin apakah mereka akan datang ke sini.
Namun, barang-barang dalam kapal...
kemungkinan besar akan menarik perhatian mereka ke sini.
Aku tidak ingin bertengkar denganmu sekarang.
Lagi pula...
mati pun aku tidak akan masuk ke dalam air.
Aku tidak yakin apakah ada hiu.
Namun, satu-satunya yang aku yakin...
sekarang adalah pulau kecil itu ada di sana.
Jika semakin lama kita di sini...
kita akan hanyut semakin jauh.
Kita bisa berenang secepatnya ke pulau...
kecil itu selagi masih punya kekuatan sekarang...
atau tetap menunggu di sini.
Namun, jika tidak ada kapal yang lewat...
kita hanya akan mati.
Namun...
aku tidak dapat berenang begitu jauh.
Aku juga.
Aku juga tidak dapat berenang ke sana.
Aku turun untuk mencari barang-barang yang mengambang.
Kau berhati-hatilah.
Ini, terimalah.
An Qi.
Xiaomin.
Terima kasih.
Su Fei.
Tidak, An Qi.
Aku ingin tetap tinggal di kapal.
Aku tidak ingin masuk ke dalam air untuk jadi makanan hiu.
Lagi pula...
kakiku cedera.
Tidak dapat berenang.
Baiklah.
Kalau begitu, jaga dirimu baik-baik.
Kau terlihat seperti anjing laut.
Hiu paling suka makan anjing laut.
Gendut.
Jangan menakuti orang lain...
jika kau memilih untuk tidak pergi.
Bagaimana jika...
kita tunggu lagi sebentar.
Kau bisa membuat pilihanmu sendiri.
Jika kau tetap tinggal di kapal ini, kemungkinan...
kapal tidak lama akan tenggelam.
Pulau itu ada di sana.
Aku rasa kita dapat berenang ke sana.
Aku pergi dengan Kak Wei.
Aku juga pergi.
Baiklah.
Aku juga pergi.
Gendut, kau pilih dulu.
Aku ambil ini saja.
Yakin?
Aku yakin.
Kalian lebih...
membutuhkannya dibanding aku.
Kalau begitu, pistol siar ini...
untukmu.
Baik.
Sekarang, setiap orang mendapat dua buah tongkat api.
Terima kasih.
Kita bersiap untuk berangkat.
Kak Wei.
Beri aku juga satu buah.
Kau tenang saja.
Kami akan cari orang untuk kembali dan membantu.
Harus kembali, kau mengerti?
Pasti akan kembali.
A Hui.
Bantu aku jaga dia.
Tenang saja.
Sudah, jangan menangis.
Aku pergi dulu.
Berhati-hatilah.
Kalian harus kembali.
Kalian harus kembali!
Apa menurutmu akan ada hiu?
Bagaimana aku tahu.
Kak Wei.
kau pernah melihat hiu?
Pernah lihat.
Aku juga pernah lihat hiu memakan orang.
Namun, aku tidak dapat menolongnya.
kau tahu kenapa?
Karena...
ia ada di dalam televisi.
Menakutiku saja.
Kau sangat menyebalkan.
Hiu.
Ada hiu.
Jangan bercanda.
Kau langsung meniru begitu orang lain selesai berakting.
Sangat palsu.
Benar-benar ada hiu, aku tidak membohongi kalian.
Membohongi kalian.
An Jie, kau pembohong.
An Jie, kau ini benar-benar.
Aku bersalah.
Menyebalkan.
Aku bersalah.
Ayo jalan.
Ayo.
kau baik-baik saja?
Baik-baik saja.
Kak Hui.
Terima kasih kau mau tinggal untuk menemaniku.
Sebenarnya, aku penakut dan tidak berani masuk ke dalam air.
Apa itu?
Tidak tahu.
Apa itu?
Aku tidak tahu.
Kak Hui.
Kak Hui.
Hiu!
Kak Hui.
Kak Hui.
Bagaimana ini?
Aku tidak tahu.
Apa kita akan mati di sini?
Kak Hui.
Sebenarnya apa yang ingin ia lakukan?
Mungkin...
bau ikan dan daging dalam kabin kapal yang memikatnya.
Lalu bagaimana?
Aku juga tidak tahu.
Tidak tahu, tidak tahu.
Kenapa kau tidak tahu apa-apa?
Sebenarnya laki-laki bukan?
Jika aku tahu kau begitu tidak berguna...
aku seharusnya bersama dengan mereka.
Kau sendiri yang ingin tinggal, tidak ada yang memaksamu.
Kenapa kau begitu galak?
Galaklah pada hiu jika kau punya kemampuan.
Jika kau membunuhnya...
aku segera menikah denganmu.
Diamlah! Aku tidak ingin menikahimu.
Kak Hui.
Tolong aku!
Tolong aku!
Tolong aku!
Kak Hui, aku mohon padamu.
Kak Hui!
Tolong aku!
Tolong aku!
Kak Hui.
Cepat lari!
Kak Hui.
Maaf, maaf.
Sudah berapa lama kita berenang?
Sekitar dua setengah jam.
Kita bisa...
ikut kompetisi renang...
maraton dunia setelah ini.
Mungkin ini pengalaman paling tak...
terlupakan dalam seumur hidup.
Aku hanya ingin mencari...
tempat untuk tidur sekarang.
Suara apa?
hiu?
Tidak terlihat.
Ya Tuhan.
Ya Tuhan.
Ya Tuhan.
Ada apa lagi ini?
Tenang saja.
Ini ikan terbang.
Ia tidak menyakiti orang.
Laut benar-benar tempat yang misterius.
Ia memiliki sisi yang menakutkan...
juga memiliki sisi yang menakjubkan.
Ia membuat kagum banyak orang...
juga membuat banyak orang merindukannya.
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
Matilah.
Matilah.
Matilah.
Aku sangat lelah.
Aku juga.
Bertahanlah sebentar.
Sangat lelah.
Aku benar-benar tidak punya tenaga lagi.
Kita sudah berenang begitu lama.
Kenapa masih belum melihat pulau?
Kak Wei.
Apakah kita...
berenang ke arah yang salah?
Kita mungkin berlawanan dengan arus.
Sehingga berenang begitu lambat.
Apa itu?
Bukan hiu.
Itu lumba-lumba.
Menakutiku saja.
Jantungku hampir melompat keluar.
Apakah...
itu juga lumba-lumba?
Bukan lumba-lumba, itu hiu!
Cepat saling membelakangi!
Ambil tongkat api kalian!
Seberapa besar?
Sangat besar!
Apa ia sudah pergi?
Tidak kelihatan.
Ia di mana?
Tidak tahu.
Di sana! Di sana!
Kita masing-masing hanya tersisa satu tongkat api sekarang.
Bagaimana ini?
Aku beri kau milikku.
Bagaimana denganmu?
Aku ada ini.
Hiu tidak akan menyerah sedikit pun pada kesempatan untuk berburu.
Kalian harus menyalakan secara bergantian.
Jika tidak, tidak akan bertahan lama.
Sudah pergi.
An Qi.
Tarik napas dalam-dalam.
Tarik napas dalam-dalam.
Tidak apa-apa, tidak apa-apa.
Ada aku.
Ada aku.
Tenanglah.
Xiaomin!
Xiaomin.
Xiaomin!
Xiaomin!
Xiaomin!
Xiaomin.
- Cepat tolong dia. - Di mana Xiaomin?
Cepat tolong dia!
- Xiaomin! - Xiaomin!
Xiaomin!
Xiaomin!
Xiaomin!
- Xiaomin! - Xiaomin!
Xiaomin!
- Xiaomin! - Cepat tolong dia.
Cepat tolong dia!
Xiaomin.
Xiaomin!
Xiaomin!
Xiaomin!
Xiaomin!
- Di sana! - Xiaomin.
- Xiaomin! - Di sana!
- Xiaomin! - Xiaomin!
- Xiaomin! - Xiaomin!
Xiaomin!
Jangan!
Jangan! Xiaomin!
Xiaomin!
Xiaomin!
Kembali!
Xiaomin!
- Xiaomin! - Sudah terlambat
An Jie, kembali!
Lepaskan aku!
Sudah terlambat!
Cepat tolong dia!
Sudah terlambat!
Lepaskan aku!
Xiaomin!
Xiaomin!
- Xiaomin! - Sudah terlambat!
Xiaomin!
An Jie!
Xiaomin!
An Jie!
Xiaomin!
Lepaskan aku! Aku ingin menyelamatkannya!
Xiaomin!
An Jie, tenanglah sedikit!
Kak, lepaskan aku.
Biarkan aku pergi menyelamatkannya.
Biarkan aku pergi menyelamatkannya, oke?
Aku mohon padamu!
Aku mohon padamu!
Biarkan aku pergi menyelamatkannya!
Kak, biarkan aku pergi menyelamatkannya!
- Xiaomin! - An Jie!
Tenanglah sedikit!
Dia sudah mati!
Diamlah!
Dia belum mati.
Dia belum mati.
Xiaomin!
Xiaomin, aku datang.
Aku datang.
Aku datang menyelamatkanmu.
An Jie!
Kembalilah!
Kita harus cepat pergi dari sini.
Hiu akan segera ke sini.
An Jie, ayo pergi!
Maaf.
Cepat!
Maaf.
Tolong!
Kapal, Kapal.
Kapal.
Cepat sadar.
Sadar.
Liu Wei.
Ada kapal, ada kapal datang.
Cepat.
Tolong!
Tolong!
Apakah ada orang?
Tolong!
- Tolong! - An Qi.
- Kak. - An Qi, sadarlah.
Sadarlah An Qi.
Tolong!
- Sadarlah An Qi. - Ada kapal.
Itu ilusi.
Itu ilusi.
Ada kapal.
Kau terlalu lelah.
Tolong.
Tolong.
Jangan menakutiku.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Itu kapal.
Itu kapal.
Itu kapal!
Di sini!
- Tolong! - Tolong!
Tolong!
Kami di sini!
Tolong!
Tolong!
- Jangan pergi! - Tolong!
Jangan pergi!
Jangan pergi! Tolong!
- Tolong! - Tidak bisa.
- Terlalu jauh. - Tolong.
Terlalu jauh.
Mereka tidak bisa mendengarnya.
Tidak apa-apa.
Jangan berkecil hati.
Sekarang sudah terlihat kapal nelayan.
Menunjukkan masih ada kapal yang lewat.
Menunjukkan kita masih ada harapan.
Bertahan sedikit lagi.
Ayo, cepat berenang.
Ayo.
Lihat.
Lihat di sana.
Aku juga melihatnya.
Ini ilusi,'kan?
Bukan.
Itu pulau kecil.
Terima kasih Tuhan.
Kita akhirnya bisa selamat.
Bertahanlah.
An Qi.
An Qi!
An Qi!
An Qi!
An Qi!
Kak!
Kak!
Kak!
An Qi!
An Qi!
An Qi!
Kak!
Pegang kepalanya.
Kak.
Kak.
Kak.
An Qi!
- Cepatlah sadar! - Cepatlah sadar.
Kak.
Kak!
Kak, cepatlah sadar!
Aku mohon, cepatlah sadar!
An Qi.
Cepatlah sadar!
An Qi!
Sadarlah.
An Qi!
Cepatlah sadar.
Aku mohon, cepat bangun.
An Qi!
Cepatlah sadar!
Kak.
Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Kak, kamu menakutiku.
Menakutiku saja.
Tidak apa-apa.
Kamu menakutiku saja.
Aku sungguh mengira...
aku akan mati.
Aku juga mengira aku akan kehilanganmu.
Sangat baik rasanya...
bisa naik ke daratan.
Kita masih harus lanjut.
Aku sangat lelah.
Aku juga.
Aku hampir pingsan.
Harapan sudah ada di depan.
Kita harus bertahan.
An Jie, kau pergi ke mana?
Cepat kembali.
Xiaojie, cepat kembali!
An Jie, kembalilah!
Xiaojie!
Cepat kembali!
Hiu, hiu. Cepat!
An Jie!
Cepat berenang!
Xiaojie, cepat berenang! Ada hiu!
Cepat, Xiaojie!
Cepat berenang!
Bagaimana ini?
Cepat, Xiaojie!
Cepat berenang!
Ada hiu. Xiaojie, cepat berenang!
Cepat!
Cepat! Cepat!
An Jie!
Bahaya!
An Jie!
An Jie!
Xiaojie!
Xiaojie!
Xiaojie!
An Jie!
Sakit sekali.
- Sakit sekali! - Xiaojie.
Xiaojie!
Xiaojie!
Xiaojie!
An Jie.
Kalian cepat pergi.
Bertahanlah.
Bertahanlah.
Bertahan sedikit lagi. Kamu bisa.
Kak.
Kakak datang, Kakak datang.
Kak.
- Kalian cepat pergi. - Tidak apa-apa, Xiaojie.
Kalian cepat pergi.
Tidak apa-apa.
Aku tidak pergi.
Kakak tidak pergi.
Cepat pergi.
Kakak di sini.
Kakak tidak akan meninggalkanmu.
Aku tidak akan meninggalkanmu.
Xiaojie, Xiaojie!
An Qi.
Xiaojie.
Kita harus cepat pergi.
Xiaojie.
Hiu akan kembali lagi.
Xiaojie, kamu sadarkan diri.
- Aku tidak pergi. - Cepat pergi!
Aku tidak pergi!
- Pergi! - Xiaojie.
Xiaojie!
Kau lepaskan aku.
Cepat pergi!
Xiaojie.
Xiaojie!
Kau lepaskan aku!
Kau lepaskan aku!
Xiaojie!
Tidak mau. Xiaojie!
Xiaojie!
Xiaojie!
Kau lepaskan aku.
Tidak bisa.
Xiaojie, Xiaojie.
Kau lepaskan.
Kau lepaskan aku!
Lepaskan aku.
Xiaojie di sana, kau lepaskan.
Tidak bisa, tidak bisa.
Kau lepaskan.
An Qi.
Aku tahu kau pasti sangat sedih sekarang.
Namun, kau harus tegar.
Jika tidak, Xiaojie akan mati dengan sia-sia.
Tidak bisa.
Xiaojie.
Pulau kecil sudah ada di sebelah sana.
Kita harus segera berenang ke sana.
Kita baru aman jika sudah sampai di pulau.
Sungguh tidak bisa berenang lagi.
Sungguh tidak bisa berenang lagi.
Aku tidak bisa.
Kau bisa.
Aku tidak akan membiarkanmu mati di sini.
Liu Wei.
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu.
An Qi.
Aku juga mencintaimu.
Ini kalung kedamaian...
yang didapatkan Ibuku di kuil Hanshi.
Ia pasti bisa melindungimu.
Sangat ampuh.
Lalu, bagaimana denganmu?
Tidak apa-apa.
Aku temannya laut.
Kau tenang saja.
Terima kasih.
Tidak apa-apa.
Kau harus percaya padaku.
Aku pasti akan membawamu pergi dengan selamat.
Baik.
Tidak apa-apa.
Kita cepat pergi.
Ayo.
Aku sungguh tidak bisa berenang lagi.
Bertahanlah.
Kau dengar.
ada suara kapal?
Ada kapal.
Ada kapal, kapal.
Kapal.
- Tolong! - Tolong!
- Kami di sini! - Tolong!
Tolong!
Tolong!
Kedengaran tidak?
Tolong!
Kami di sini.
- Tolong! - Tolong!
Paman Fu!
Sepertinya ada orang yang berteriak minta tolong.
- Tolong! - Tolong!
Tolong!
Di sana! Ada dua orang yang meminta tolong.
Cepat! Putar balik kapalnya.
Sudah putar balik, sudah putar balik.
Dia melihat kita.
Dia sepertinya sudah melihat kita.
Dia sudah melihat kita.
subtitle by rhaindesign Palu, 8 Februari 2021
Ada hiu.
Cepat berenang, cepat berenang.
Paman Fu! Ada hiu yang sedang mengejar mereka.
Percepat kecepatannya. Atur sampai paling cepat.
Tidak bisa.
Terlalu jauh dari kapal.
Hanya bisa berenang menuju pulau kecil itu.
Cepat, cepat berenang.
Cepat berenang.
Tidak bisa lagi.
Kenapa?
Kakiku kram.
Apakah tidak bisa bergerak sama sekali?
Sakit sekali.
Sakit sekali.
Tidak apa-apa, aku berenang sambil membawamu.
Ia akan segera ke sini.
Tidak bisa lagi.
Kita pasti akan mati.
Aku tidak bisa lagi.
Tidak bisa berenang lagi.
An Qi.
Aku mencintaimu.
Liu Wei.
Liu Wei, kau kembali.
Kau pergi ke mana? Kau jangan tinggalkan aku.
Kau kembali!
Aku suka kebebasan.
Kau suka materi.
Bajingan! Laki-laki berengsek.
Bajingan!
Bajingan! Dia meninggalkan wanita itu.
Kau membohongiku, bajingan.
Bajingan, kau kembali.
Bajingan!
Jangan tinggalkan aku.
Kau bukan laki-laki, bajingan.
Masalah tadi.
Aku sangat minta maaf.
Tidak apa-apa.
Aku juga ada salah.
Yang aku harapkan adalah...
kau bisa bahagia...
setiap hari tidak peduli di mana pun.
Kau jangan tinggalkan aku.
An Qi.
Aku mencintaimu.
Tidak, dia sedang menolongnya.
Dia sedang mengiris tangannya sendiri menggunakan pisau.
Laki-laki hebat.
Kau lihat, bisa lebih cepat tidak?
Sudah yang paling cepat.
Pembohong, pembohong.
Bajingan.
Pamam Fu, dia di sana.
Cepat! Putar balik!
Hiu sialan. Aku tusuk mati kau.
Kalian.
Kau sudah aman, Nona.
Sudah tidak apa-apa.
Terima kasih.
Apakah laki-laki yang bersamamu itu...
pacarmu?
Maaf ya.
Kami tidak bisa menyelamatkannya.
Aku tidak ada pacar seperti itu.
Dia meninggalkanku.
Kau salah paham dengannya.
Dia tidak meninggalkanmu.
Dia orang paling berani yang pernah aku temui.
Dia demi menolongmu.
Dia mengiris tangannya sendiri tanpa henti.
Memikat hiu...
menggunakan darahnya untuk berenang menuju dia.
Apa katamu?
Sungguh.
Kami sudah melihatnya.
Dia pasti sangat mencintaimu.
Liu Wei!
Liu Wei!
Tenangkan dirimu.
Kembalilah!
Kembalilah!
Aku mohon kau kembali!
Liu Wei, aku mohon padamu.
Aku mohon padamu!
Aku mohon padamu!
Kembalilah.
Kembalilah.
Maaf.
Maaf!
Aku mohon padamu, aku mohon padamu!
Aku mohon padamu!
Demi kehidupan di bumi, selamatkan lautan kita
BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com
www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.