All language subtitles for Mr.Queen.E01.201212.1080p.WEB-DL.H264.AAC-VIU.ID

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Drama ini fiksi. Semua karakter, organisasi,"

"dan peristiwa tidak berkaitan dengan kejadian bersejarah"

"Episode 1"

Tidak peduli seberapa ganas seekor binatang buas,

dia tidak akan pernah menggigit tangan yang memberinya makan.

Dia akan mengibaskan ekornya.

Saat pertama mulai memasak di usia 13 tahun,

impianku adalah bekerja di Rumah Biru apa pun yang terjadi.

Aku ingin menjadi orang yang memberi makan orang terkuat.

Begitulah aku menjadi koki.

Seperti yang Anda sebutkan tadi, Anda menjadi

koki termuda di Rumah Biru.

- Aku yang pertama. - Apa?

Ini.

Ini kod-nya.

Ini bagus.

Duta Besar sangat sensitif terhadap tulang ikan.

Tolong perhatikan itu.

Astaga.

Jika mengatakan itu sekali lagi,

yang akan dia dapatkan hanyalah kepala ikan.

Koki menyiapkan ikan sendiri,

jadi, kamu tidak perlu khawatir.

Apa dia Kaisar Qin Shi Huang?

Kaisar Qin Shi Huang?

Eomuk dibuat karena Kaisar Qin Shi Huang.

Kaisar Qin Shi Huang sangat memanfaatkan kekuasaannya

sampai meskipun makan ikan tiap hari karena dia sangat menyukainya,

jika ada satu tulang ikan saja,

dia akan memenggal kepala koki yang membuatnya.

Setiap hari, para koki akan mati,

tapi seorang koki baru yang mulai bekerja berpikir

dia juga pasti akan mati.

Dia hanyut dalam keputusasaan,

memotong ikan sambil melamun di talenan.

Lalu, eureka.

Dia sangat beruntung.

Kamu mungkin penasaran bagaimana orang bisa membunuh karena makanan,

tapi ini bukan sekadar makanan.

Makanan yang dibuat dengan baik bisa membuka hati yang paling tertutup.

Kamu bahkan bisa menyebutnya peluru paling memesona di dunia.

Jadi, ini pola pikirku saat memasak di Rumah Biru,

"Memasak adalah politik."

Karena kita sedang membahasnya, mari kita dengar beberapa kisah

yang paling membuat semua orang penasaran.

Contohnya, apa rahasia di Rumah Biru?

Sebelum itu, biar kuperjelas.

Namaku tidak akan diungkap

dan aku akan dibayar tunai. Paham?

Itu? Ada korsleting karena kebocoran air

dan sudah rusak selama sepekan.

Rusak dari sananya atau ada yang merusaknya?

Ada kalanya kita harus pura-pura tidak tahu.

Berkat itu, aku juga diuntungkan dari hal itu.

Tapi apa tidak apa-apa jika kita seperti ini?

Jika hidangan utama sudah disajikan, permainan berakhir.

Saat ini, duta besar Tiongkok merasakan surga.

"Republik Korea yang Tidak Gentar"

Chef Jang! Temukan Chef Jang!

Chef Jang!

- Di mana kamu? - Astaga.

Menjadi seandal ini juga melelahkan.

Duta Besar sangat menyukai makananku

sampai dia ingin memujiku sendiri?

Aku akan segera kembali, Sun Young.

Namaku Hye Jung.

Nama Sun Young lebih cocok untukmu.

"Episode 1, Jang Bong Hwan di Negeri Ajaib"

"Waspadalah terhadap Anjing. Jika menyela, kamu akan digigit"

Astaga.

Taek. Kamu harus melakukannya.

Pak Jang Bong Hwan.

Ini Divisi Urusan Kriminal Kantor Polisi Jongno.

Chef Jang, nama belakang si berengsek itu adalah Jang,

jadi, dia menyebut dirinya koki terbaik,

jadi, aku merasa kalah karena namaku.

Begitu bisnis globalisasi makanan Korea dimulai,

nama yang akan menyebar di seluruh dunia adalah Seung Min.

Bukan Jang Bong Hwan.

Lakukan dengan baik. Pastikan semua orang bungkam.

Benar.

Mereka tidak boleh salah paham terhadap kita.

Kita tidak bersalah.

"Waspadalah terhadap Anjing. Jika menyela, kamu akan digigit"

Astaga. Kamu menakuti kami.

Kamu harus menemani kami ke kantor polisi.

Insiden kail pancing

telah diselesaikan sebagai sesuatu yang terjadi saat memancing,

aku juga bertanggung jawab dan dipecat dari jabatanku.

Ada apa lagi?

Ada bukti tidak langsung untuk korupsi pengiriman bahan.

Berapa?

Itu cukup substansial dalam durasi dua tahun.

Bukti tidak langsungnya mengarah kepadaku?

Siapa yang bilang begitu?

Kami hanya ingin meminta pernyataan untuk penyelidikan kami.

Astaga, kamu tidak pandai berakting.

Kamu harus buka pintunya sekarang.

Aku yakin kalian para detektif pasti sangat paham,

tapi ini bukan sesuatu

yang bisa dilakukan seorang koki sendiri.

Seung Min, si berengsek yang akan selalu menjadi sous chef,

dia yang paling lama berada di dapur Rumah Biru.

Dia musuh sebenarnya di sini.

Dia bersekongkol dengan seseorang berjabatan tinggi

dan berusaha menyalahkanku.

Benar. Itu sebabnya kami bilang kamu harus datang ke kantor polisi

dan menceritakan kisahmu.

Aku penasaran kenapa mereka melalui banyak kesulitan

untuk memastikan aku berhenti,

tapi pasti ini.

Yang bisa melakukan ini hanya sekretaris kepala atau lebih tinggi.

Apakah Sekretaris Han?

Kenapa tiba-tiba bicara sendiri?

Kami terdesak oleh waktu.

Menurutmu kenapa? Aku berusaha mengulur waktu.

Kita tidak punya waktu.

Apa ini?

Astaga. Pak Jang Bong Hwan. Berhenti di sana!

Astaga, kalian sangat tidak sabar.

Aku akan menyewa pengacara

dan menyelidiki si berengsek itu, Bu Seung Min,

dan menemui kalian atas kemauanku sendiri.

Kalian harus menghapuskan korupsi

dan mendapatkan promosi, bukankah begitu?

Mari hentikan ini. Mengerti?

Kalian mendengarku? Baiklah.

Kalian boleh pulang sekarang.

Astaga.

Hei!

Anjing gila itu!

Sudah kubilang hati-hati dengan anjing.

Jangan mendekat.

Pak Jang Bong Hwan! Akan terjadi hal buruk jika begini!

Astaga.

Benar juga.

Aku punya pertanyaan penting. Boleh aku tanya?

Ada apa?

Kenapa kamu memberi orang sundae gukbap di sel tahanan?

Omong kosong gila apa itu?

Aku sangat benci sundae gukbap.

Kamu pikir sel tahanan kafe transit?

Apa itu area peristirahatan di jalan tol?

Kenapa kamu mengeluhkan menunya?

Aku seorang koki!

Bahkan di saat berbahaya begini, yang kupikirkan hanya masakan.

- Aku koki terbaik! - Kamu sungguh sombong.

Jangan lepaskan aku!

Astaga. Aku hampir mati.

Indah, bukan?

Tidak.

Ada banyak wanita yang belum kukencani.

Tolong aku. Aku ingin hidup.

Aku sangat ingin hidup.

Apa ini surga?

Tidak. Aku akan hidup.

Kain apa ini?

Apa aku masih hidup di kamar mayat?

Tidak.

Itu masuk akal. Tidak mungkin aku akan masuk surga.

Aku tidak melakukan hal buruk,

tapi aku juga tidak melakukan hal baik.

Ada apa dengan lokasi anakronistik ini?

Apa aku di desa hanok?

Aku jatuh dari tempat tinggi, jadi, kenapa tubuhku baik-baik saja?

Benar. Latihan tubuh bagian bawah bisa menyelamatkan nyawa manusia.

Aku baik-baik saja, bukan? Sayangku...

Apa ini? Ke mana perginya semua ototku?

Apa yang terjadi pada anak-anakku yang kubuat dengan amat hati-hati...

Sial. Kudengar saat kehilangan otot, semuanya menjadi lemak.

Sudah berapa lama aku tidak sadarkan diri?

Apa?

Apa ini?

Ini pasti mimpi.

Aku hampir mati, tapi aku masih memimpikan wanita.

Aku baik-baik saja.

Tapi aku harus bermimpi bersama wanita, bukan jadi wanita.

Astaga, ada garis tipis antara mimpi buruk dan mimpi indah.

Tapi aku pernah melihat wanita ini di suatu tempat.

Apa aku melihatnya di Instagram?

Tidak. Kami punya hubungan mendalam dengan kontak fisik.

Soo Yeon? Chae Young?

Hantu air!

Bahkan suaraku berubah?

Yang Mulia!

Akhirnya Anda bangun!

Sudah kuduga Anda akan bangun.

Terima kasih.

Syukurlah.

- Tolong jangan bergerak. - Kenapa? Ada apa?

Anda belum sehat, jadi, aku...

Benar. Seharusnya mimpiku begini. Menyenangkan sekali...

Apa itu? Rasanya tidak enak.

Apa tidak nyaman untuk diminum?

Kenapa indra pengecapku bisa serealistis ini dalam mimpi?

Aku akan meminta mereka menambahkan akar manis dan membuatnya lagi.

Apa ini bukan mimpi?

Apa yang terjadi?

Ini semua salahku.

Seharusnya aku tidak meninggalkan Anda.

Aku merasa sangat menyesal,

aku tidak akan meninggalkan Anda bahkan untuk sesaat mulai sekarang.

Yang Mulia?

Yang Mulia!

Yang Mulia!

Yang Mulia!

Yang Mulia!

Astaga.

Astaga, Yang Mulia!

Yang Mulia!

- Yang Mulia! - Astaga.

- Silakan berdiri. - Ini...

Yang Mulia!

Kenapa mereka mengikutiku? Mereka membuatku takut.

Yang Mulia! Anda tidak boleh berlari seperti itu.

Anda mau ke mana, Yang Mulia?

Yang Mulia mau ke mana?

Jika Anda berlari seperti itu, berbahaya... Ini berbahaya.

Astaga. Yang Mulia.

Yang Mulia!

Yang Mulia!

- Yang Mulia! - Yang Mulia!

Yang Mulia!

Yang Mulia!

Sial.

Tunggu, Yang Mulia!

Dia bukan Hong Gil Dong. Kapan dia tiba di sana?

Yang Mulia.

- Yang Mulia! - Tolong jangan lari!

- Yang Mulia! - Yang Mulia!

Yang Mulia!

Apa ini istana?

- Aneh sekali. Semuanya aneh. - Yang Mulia.

Jika ini bukan mimpi, lalu apa?

Apa ini?

- Tolong berhenti. - Yang Mulia.

- Yang Mulia! - Yang Mulia!

- Yang Mulia! - Astaga!

Tapi anehnya adalah,

aku berlari seperti ini, tapi tidak ada yang menggangguku.

Hilang?

Di mana punyaku?

- Sangat tidak sedap dipandang. - Milikku!

Di mana?

Anda mencari apa?

Aku akan mencarinya di semua tempat.

Jangan mendekat!

Aku tidak percaya

aku impoten.

Yang Mulia.

Jika Anda mendadak berlari seperti ini, hal buruk akan terjadi!

Apa yang kalian lakukan kepadaku?

Untuk menjaga kesehatan Anda, Yang Mulia,

Anda harus dirawat oleh tabib kerajaan dahulu.

Tabib kerajaan atau bukan, jika dia muncul di depanku,

aku juga akan membuatnya impoten!

Ini tidak masuk akal.

Penyelundup manusia macam apa yang begitu peduli pada pekerjaan mereka?

Kenapa mereka menculik seorang pria dan sampai mengoperasinya? Kenapa?

Siapa yang mempekerjakan kalian?

Apa dendam Bu Seung Min kepadaku sedalam itu?

Apa?

Apakah Sekretaris Han?

Itukah alasan kalian mengoperasi aku seperti ini?

Meski sekretaris kepala memberi kalian perintah,

bisa-bisanya kalian mengubah jenis kelamin seseorang seperti ini?

Tapi kenapa kalian berpakaian seperti itu?

Seolah-olah aku melakukan perjalanan waktu.

Apa?

Anda lahir tahun berapa?

Aku lahir pada tanggal 31 Mei 1988. Zodiakku Gemini.

Anda tinggal di mana?

31 Sambong-ro, Jongno-gu, Seoul,

Seojeong Parkville, Apartemen nomor 302.

Siapa nama orang tua Anda?

Nama ayahku Jang Gil Yeong. Nama ibuku adalah Lee Soo Jin.

Yang satu mengajar aksara Mandarin dan satunya sejarah Korea.

Mereka pengajar yang berhati tulus,

dan aku putra tunggal mereka yang aneh, gila, dan berengsek.

Apa? Mau kuberi tahu seberapa besar yang ada di dalam?

Bisa gelitiki aku?

Seperti ini?

Jadi, aku tidak bermimpi.

Ini terasa terlalu nyata.

Penjelasan satu-satunya adalah jiwaku melakukan perjalanan waktu

dan masuk ke tubuhnya.

Aku bisa terbangun dari mimpi.

Lalu jiwaku bisa keluar dari tubuhnya.

Kamu.

Beri tahu aku semua yang kamu tahu tentang wanita ini.

"Wanita ini"?

Maksudku aku. Katakan apa yang terjadi kepadaku.

Ini semua salahku.

Aku tidak tahu Anda pergi tanpa aku.

Aku pantas dibunuh, Yang Mulia.

Aku akan melakukan itu jika membunuhmu

akan menyelesaikan masalahku.

Tapi tidak akan.

Tenanglah.

Berhentilah menangis. Sudah.

Kapan dan ke mana aku pergi sendirian?

Begini,

dua malam lalu, Anda bilang Anda kelelahan.

Jadi, Anda menyuruhku menyiapkan kamar untuk tidur lebih awal.

Aku juga sudah memastikan Anda tidur

sebelum kembali bekerja.

Kenapa kita harus berpatroli malam

padahal tugas ini di bawah status kita?

Kamu baru mulai bekerja di istana dua tahun lalu.

Apa itu memberimu status tinggi?

Kamu kakak dari Baginda.

Lalu aku, sahabat Baginda.

Ada status yang kita miliki.

Kamu terdengar seperti salah satu politikus kerajaan.

Benar juga. Kamu sudah dengar?

Apakah tentang wanita atau hantu?

Setiap kali kamu memelankan suaramu dan bersemangat,

biasanya salah satu dari itu.

Ini tentang hantu perawan.

Jadi, ini tentang keduanya.

Ini tentang arwah air dari danau di sana.

Mereka melompat ke air dan menyelamatkan Anda.

Tabib memeriksa denyut nadi Anda dan bilang Anda baik-baik saja.

Tapi anehnya,

Anda tidak bangun seharian.

Jadi, aku baru bangun tadi?

Ya, itu airnya.

Aku dan wanita ini jatuh ke air.

Jiwa kami tertukar di dalam air.

Bawa aku ke danau.

Kubilang kalian tidak perlu ikut denganku.

Aku hanya pergi ke sana karena tidak ingat

bagaimana aku jatuh ke air.

Mengerti?

Astaga. Para pengikut sialan itu.

Aku yakin mereka akan menghentikanku melompat ke air.

Kamu yakin kita berada di jalan yang benar?

Lokasinya masih di dalam istana. Kenapa jauh sekali?

Kita hampir sampai, Yang Mulia.

Danau di balik batu itu adalah danau tempat Anda terjatuh.

Serangan mendadak.

- Yang Mulia! - Yang Mulia!

- Yang Mulia! - Yang Mulia!

Yang Mulia!

Yang Mulia, jangan lakukan itu!

Yang Mulia!

Tolong berhenti!

Yang Mulia!

Itu berbahaya, Yang Mulia!

Ayo kembali. Kembali ke hidupku dan tubuhku yang berharga.

Aku akan melakukan perbuatan baik dari waktu ke waktu.

Kumohon, Yang Kuasa, Buddha, dan Perawan Maria.

- Yang Mulia! - Yang Mulia!

Anda yakin baik-baik saja?

Kenapa tidak ada air di danau?

Apa ada kekeringan dalam semalam?

Untuk mencegah terulangnya kecelakaan itu,

airnya sudah dikuras, Yang Mulia.

Kamu lama sekali mengabari soal itu.

Maafkan aku, Yang Mulia.

- Yang Mulia. - Yang Mulia.

Astaga. "Yang Mulia" sialan itu.

Aku muak sekali sampai mau muntah.

Kenapa kalian memanggilku begitu?

Ratu Terpilih sedang tidak enak badan.

Panggil dia "Nona".

- Ya. - Ya.

"Ratu Terpilih"? Apa maksudmu?

Anda telah terpilih, tapi itu sebelum pernikahan.

Jadi, Anda dipanggil sebagai Ratu Terpilih.

"Terpilih"?

Kalau begitu, apakah itu berarti...

Anda akan menjadi ratu.

Jadi, maksudmu aku akan menjadi istri raja?

Ya.

Astaga, aku bisa gila. Yang benar saja.

- Tolong maafkan kami, - Tolong maafkan kami,

- Nona. - Nona.

Bagaimana bisa dia begitu tampan?

Dia sangat tampan.

Jarinya juga sangat lentik.

Astaga.

Baginda.

Dua jam berlalu dengan baik.

Aku mengkhawatirkan kesehatan Anda.

Aku sarankan Anda berhenti di sini untuk hari ini.

Kepala Kasim.

Sebagai raja, bertanggung jawab atas kerajaan,

kerja kerasku untuk menghasilkan ahli waris

harus menjadi prioritas utama.

Aku sangat lelah dan tugas ini menguras tenagaku,

tapi aku tidak bisa menghentikan studiku.

Baiklah. Aku akan menerima pemikiran bahwa aku bisa kembali ke masa lalu.

Tapi kenapa aku seorang wanita?

Serta bukan sembarang wanita. Seorang calon ratu?

Aku tidak percaya pada pernikahan.

Kenapa aku harus menjadi istri raja?

Tunggu.

Jika akan menjadi ratu, apa artinya aku berasal dari keluarga baik-baik?

Nona akan segera mandi?

Panggil aku Yang Mulia. Panggil aku begitu sepanjang hari.

- Ya, Yang Mulia. - Ya, Yang Mulia.

Aku ratunya. Benarkah?

- Ya, Yang Mulia. - Ya, Yang Mulia.

Itu artinya aku bisa memerintah kalian.

Tadinya aku benci dipanggil begitu, tapi kini aku menikmatinya.

Dengar.

Isi danau dengan air sekarang.

Ini perintah.

Kenapa aku tidak memikirkan solusi semudah itu?

Kami tidak bisa melakukan itu, Yang Mulia.

Apa?

Astaga.

Kalian baru akan sadar saat aku memanfaatkan kekuasaanku.

Mohon ampuni aku, Yang Mulia.

Aku pantas mati.

Tidak, tapi tetap saja. Tolong ampuni aku!

Apa? Kenapa reaksinya berlebihan?

Akhirnya dia bangun.

Melihat dia bisa menyiksa dayang-dayangnya,

dia pasti sudah sembuh.

Bawa dia kemari.

Ya, Baginda.

Yang Mulia, Baginda ingin bertemu di paviliun.

- Baginda. - Baginda.

"Baginda"?

Bos di area ini.

[VIU Ver] tvN E01 'Mr. Queen' "Jang Bong Hwan di Negeri Ajaib" -♥ Ruo Xi ♥- Synced with Subcake Android

Dia memiliki energi tidak terbatas sesuai dugaan.

Astaga, Baginda.

Apa yang terjadi?

- Itu tidak penting sekarang. - Itu tidak penting?

Kamu harus selalu berpakaian rapi dan tetap tenang.

Aku mengerti, tapi ini mendesak bagiku.

Seorang cendekiawan

harus bangun dengan kokokan ayam jantan yang menunjukkan pagi,

berpakaian dengan pantas, dan tidak boleh mencintai...

Tidak boleh kehilangan...

Jangan kehilangan hati nurani dan menjaga sikap baiknya.

Simpan filosofi itu untuk nanti. Ini masalah mendesak.

Aku sangat membutuhkan air sekarang.

Kepala Kasim. Segera ambilkan air dingin.

Tidak. Maksudku

air di danau.

Danau sudah terkuras sekarang.

Itu artinya

kamu ingin aku segera mengisi danau dengan air.

Benar.

Aku tidak bisa melakukan itu.

- Kenapa tidak? - Ibu Suri Agung memerintahkannya.

Jika aku mengisi danau dengan air, artinya aku akan menentang beliau.

Bukankah kamu rajanya?

Raja macam apa yang tidak bisa mengisi danau dengan air?

Aku harus memikirkan Ibu Suri Agung

yang terkejut dan mengkhawatirkan kecelakaan itu.

Aku juga berpikir tidak baik jika danaunya dikeringkan.

Kenapa itu hal yang benar?

Jelaskan secara logis.

Seperti itulah jadinya.

Apa dia bercanda?

Beraninya kamu menyentuhku?

Sepertinya kamu menganggap dirimu sebagai cendekiawan.

Bukankah tidak sopan jika terus menutupi hidungmu

di depan seseorang?

Aku senang melihatmu baik-baik saja.

Aku sangat khawatir.

Ya. Aku bisa merasakan ketulusannya.

Tapi apa kamu selalu bicara seperti ini?

Setelah hampir mati, aku sangat marah.

Bagaimana kamu bisa jatuh ke danau?

Dia tidak mengingat momen itu.

Tepat pada saat itu?

Aneh sekali.

Kamu membaca "Empat Kitab dan Tiga Klasik".

"Changes of Zhou" itu yang terbaik.

Aku tidak suka orang lain menyentuh bukuku.

Astaga. Aku sudah menyentuhnya.

Ini sudah telanjur kotor. Biarkan aku melihatnya.

Ayolah. Mereka bilang istri harus mengikuti gurunya.

Maksudmu, istri harus mengikuti suaminya.

Itu yang kukatakan.

- Kamu bilang "guru". - Ayolah!

Yin tidak boleh melawan yang

dan istri harus mematuhi suaminya!

Ini dinasti Joseon atau apa?

Memang benar.

Kamu pasti berpikir kamu raja atau semacamnya.

Aku memang rajanya.

Astaga.

Memuakkan sekali.

Lepaskan.

Ayolah.

Ayolah. Kenapa kamu melakukan ini?

Ada yang aneh.

Baginda!

Ini saatnya menghadiri rapat kerajaan.

Apa sudah waktunya?

Hari seorang raja yang memimpin sebuah negara

selalu penuh dengan kegiatan...

Baiklah. Kamu sibuk. Permisi.

Kepala Kasim!

Ya, Baginda!

Kepala Kasim.

Kamu tahu betapa aku menyukai buku.

Aku semakin lambat seiring usia tua.

Tanganku licin, Baginda.

Buku itu harganya tiga kali lipat dari upah bulananmu.

Aku pantas dibunuh!

Tidak.

Seberharga apa pun sebuah buku,

itu tidak bisa dibandingkan dengan nilai hidupmu.

Terima kasih atas kemurahan hati Baginda.

Hasratmu untuk belajar sama besarnya denganku.

Aku akan meminta mereka menyiapkan buku baru untukmu.

Aku ada rapat kerajaan, jadi...

Dengarkan aku.

Bawakan tanduku.

Biarkan aku naik bersamamu. Ini lebih besar daripada dugaanku.

Tidak, aku tidak mau. Ini terlalu kecil untuk dua orang.

Selain itu, kamu harus mandi, Ratu Terpilih.

Ayo.

Apa? Si kurang ajar itu.

Yang Mulia tidak boleh duduk di tanah.

Punggungku sakit.

Hilang ingatan.

Ini bukan hanya hilang ingatan biasa.

Penyakit jiwanya menjadi lebih parah sebelum acara penting.

Dia berdelusi bahwa dia orang lain

untuk lari dari kenyataan...

Ibu Suri Agung dan aku satu-satunya orang di sini.

Jika aku mendengar perkataanmu dari bibir orang lain...

Itu tidak akan pernah terjadi.

Kamu harus mencari cara untuk menyembuhkan Ratu Terpilih.

Ya, baiklah.

Bagaimana bisa membuat gadis yang lupa ingatan menjadi ratu?

Kita bisa memberi tahu namanya dan mengembalikan ingatannya.

Jangan khawatir.

Kamu ingin bertemu dengannya secara langsung?

Ada banyak orang yang melihat kita.

Kita tidak perlu menunjukkan kepada mereka

seorang gadis yang bahkan tidak mengenali orang tua di keluarga.

Aku akan segera menyelesaikannya dengan melibatkan sedikit orang.

Tapi kenapa Ratu Terpilih

pergi sendirian selarut itu?

Seseorang

pasti memancing dia, pura-pura menyampaikan ucapan raja.

Sulit mempertanyakannya jika itu perintah raja.

Tapi siapa?

Dia sudah sadar?

Benarkah?

Aku yakin jimatku sudah bekerja.

Dukun itu memang hebat.

Beri aku kabar menarik saat kamu bisa.

Ini sesuatu yang orang-orang suka bicarakan.

Wanita yang terpilih

menjadi Selir Kerajaan mendorong Ratu Terpilih ke danau?

Dia tidak akan menjadi Selir Kerajaan.

Apa namanya Jo Hwa Jin?

Ya.

Aku butuh alasan. Semuanya berjalan lancar

meskipun klan Pungyang Jo sudah menolak kekuasaan.

Seseorang harus berhati-hati

bahkan dengan api kecil.

Mengenai penghapusan kebijakan layanan publik,

pihak yang konservatif dan progresif berbeda pendapat.

Aku hendak melaporkan ini kepada Anda, Baginda.

Menurutku,

pihak progresif...

Konservatif...

Apa yang harus kulakukan dengan ini?

Pihak progresif

menuntut untuk menghapus kebijakan pelayanan publik,

tapi itu akan menyebabkan kerugian finansial besar.

Aku menyarankan Anda mengikuti ide pihak konservatif

untuk menghapus kebijakan secara bertahap.

Itulah maksudku.

Agenda berikutnya adalah hal yang paling mendesak.

Ini mengenai pernikahan kerajaan.

Kalian pasti belum tahu

Ratu Terpilih akhirnya sadar.

Yang Mulia,

ada rumor di dalam istana

bahwa dia tidak bersikap normal setelah bangun.

Begitukah?

Ini kali pertamaku mendengarnya.

Aku baru tahu dia sudah sadar

karena tidak sengaja bertemu dengannya.

Apa hanya aku yang terlambat menerima berita?

Itu hanya rumor.

Kami tidak ingin membuat Anda khawatir,

jadi, kami memutuskan untuk tidak membahasnya dengan Anda.

Perhatian sekali.

Aku tidak percaya

itu hanya rumor.

Setelah melihatnya,

dia memang tampak agak berbeda dari sebelumnya.

Dia bilang tidak ingat bagaimana dia jatuh ke danau.

Dia pasti kehilangan ingatannya karena syok.

Itu berarti bahaya yang dihadapnya serius.

"Bahaya"?

Aku tidak percaya dia jatuh ke danau

adalah kecelakaan biasa.

Apa?

Sekitar waktu Ratu Terpilih terjatuh,

ada seorang kasim yang melihat wanita mencurigakan

saat dia melewati danau.

- Wanita mencurigakan? - Apa?

Siapa wanita itu?

Setelah memeriksa daftar pengunjung,

hanya ada satu wanita yang memasuki istana saat itu.

Putri Sekretaris Kerajaan Jo Dae Su,

Jo Hwa Jin.

Beraninya kamu memfitnahnya?

Dia tidak punya alasan untuk mencelakai Ratu Terpilih.

Dia terpilih menjadi Selir Kerajaan.

Dia pasti sangat ingin menjadi ratu

sampai menyakiti Ratu Terpilih.

Dia difitnah padahal tidak bersalah, Baginda.

Jo Dae Su terkenal dengan keterbukaan dan kesetiaannya.

Serta putrinya

terkenal dengan karakter mulianya.

Ini pengkhianatan.

Beraninya kamu.

Kenapa Jo Hwa Jin diam-diam memasuki istana?

Apa dia tidak bertemu dengan Ibu Suri Jo?

Tuduhan tidak masuk akal apa yang kamu katakan?

Kalian akan menghadapi kemarahan alam semesta!

Baginda.

Anda harus menyelidiki insiden ini dan menemukan kebenarannya.

Hukumlah pelakunya seberat mungkin.

Maafkan aku.

Ini membuatku kesulitan.

Jo Hwa Jin

bersamaku semalaman.

- Ada apa ini? - Apa?

Apa?

Tentu saja. Karena pernikahannya belum diadakan,

aku belum menyatakan dia sebagai Selir Kerajaan.

Tapi kalian tahu, aku pria muda yang sehat.

Kalian pasti sudah tahu itu.

Kalian mendengar beritanya lebih cepat daripada aku.

Karena beritanya sudah tersebar,

kita harus mempercepatnya,

agar aku bisa memilih selirku. Bagaimana menurutmu?

Itu...

Mengenai kebenaran insiden itu,

setelah Ratu Terpilih ingat, semuanya akan beres.

Jangan menyimpulkan dahulu.

Aku tidak bisa membiarkan orang-orangku saling menyerang.

Tidak akan ada yang selesai jika ini terus berlanjut.

Bukan begitu?

Jika pernikahannya diadakan,

keluarga Kim akan menguasai istana.

Melihat Baginda menghargai Jo Hwa Jin,

aku yakin kita punya kesempatan untuk melawan balik.

Masa depan klan Pungyang Jo

bergantung pada Jo Hwa Jin.

Pertama, kita harus memastikan dia menjadi Selir Kerajaan

dan merencanakan masa depan kita.

Pernikahannya akan diadakan sesuai rencana.

Tapi kenapa kamu terlihat sedih?

Pertengkaran ini akan merepotkan.

Karena aku banyak kekurangan,

itu membuatku terlalu bergantung pada bantuan Anda.

- Maafkan aku. - Aku tidak berbuat banyak.

Kamu semakin baik dalam menangani pengadilan.

Anda terlalu baik.

Aku hampir tidak bisa melakukannya

jika bukan karena bantuan Anda.

Omong-omong, aku gagal mempertimbangkan gairahmu.

Maafkan aku.

Tidak, aku minta maaf karena melupakan itu.

Namun, keseimbangan sangat penting

dalam memperlakukan wanita.

Istana Dalam juga bagian dari istana.

Aku harap kamu ingat

bahwa sang Ratu lebih penting daripada selir kerajaan.

Aku akan mengingatnya.

Aku juga akan mencari tahu identitas wanita mencurigakan

yang dilihat oleh kasim malam itu.

Aku harus memastikan Ratu Terpilih tidak pernah berada dalam bahaya.

Ya.

Anda benar.

Maafkan aku, Nona.

Astaga. Anda butuh waktu lama untuk menulis itu.

Aku menulis puisi ini denganmu sekarang.

Ini lebih indah berkat kamu.

Astaga, Nona.

Nona.

Anda menerima perintah dari istana.

Terimalah perintah Baginda.

Putri Sekretaris Kerajaan Jo Dae Su, Jo Hwa Jin,

akan menjalani proses seleksi selir kerajaan

tepat setelah pernikahan Baginda besok.

Datanglah ke istana sekarang.

Ini pas sekali.

Kita butuh air dingin lagi.

Kami akan menambahkan air lagi.

Terus tuang.

Ya, air.

Itu masalahnya.

Bukankah aku bisa kembali meski airnya ada di tempat lain?

Lagi pula, aku jatuh ke kolam renang.

Apa ada danau lain di dekat sini?

Ada dua danau lagi di istana ini.

- Benarkah? - Ya.

Tapi danau lain tidak jauh berbeda dari yang Anda lihat.

Apa maksudmu?

Ini perintah dari Ibu Suri Agung.

Dia memerintahkan untuk membuang air di setiap danau di istana.

Setiap danau?

Ya, Yang Mulia.

Sampai kapan?

Selamanya, Yang Mulia.

Kalau begitu, itu artinya...

Aku harus hidup seperti ini?

Selamanya?

Yang Mulia!

Air. Aku harus mencoba dengan air apa pun yang kutemukan.

Aku ingin kembali!

Yang Mulia!

Yang Mulia!

Yang Mulia!

- Yang Mulia! - Ini air kotor! Yang Mulia!

Yang Mulia!

Anda tidak boleh melakukan ini!

Yang Mulia!

Aku tidak bisa bergerak.

- Turunkan bokong kalian! - Baik, Nyonya.

- Yang Mulia! Keluarkan kepala Anda! - Yang Mulia!

Anda tidak boleh melakukan ini!

Aku benar. Tidak akan berhasil kecuali danau itu.

Betapa syoknya Anda

sampai sikap Anda berubah tiap kali melihat air?

Kamu manis. Siapa namamu tadi?

Hong Yeon. Namaku Hong Yeon.

Jika Anda melupakanku, yang merawat Anda sejak lahir,

separah apa penyakit Anda?

Kenapa kamu menangis? Kamu membuatku sedih.

Aku membawakan obat Anda.

Beraninya kamu meneteskan air mata di hadapannya?

Orang yang paling menderita adalah Yang Mulia.

Maafkan aku.

Benar. Aku yang paling menderita.

Kalian berdua tidak akan pernah mengerti

rasa kehilangan yang kurasakan.

Tenangkan dirimu dan kembalilah.

Aku tidak akan bisa segera kembali,

jadi, jika ingin bertahan di sini, aku butuh informasi.

Aku punya pertanyaan.

Siapa nama bedebah dengan kepribadian buruk yang kutemui tadi?

Siapa nama raja itu?

Mana mungkin aku berani mengucapkan nama sakral raja?

Benar juga.

Kamu tidak boleh memanggil raja dengan namanya atau membicarakannya.

Sekarang Dinasti Joseon tahun berapa?

Tahun 1851.

Tahun kedua sejak Pangeran Deokwan menduduki takhta.

Pangeran Deokwan.

Aku yakin pernah mendengar namanya.

Beri aku petunjuk lagi.

Petunjuk?

Benar. Kalau begitu, aku akan menyanyikan sebuah lagu.

Beri aku tanda jika nama kuil raja terdahulu muncul.

Dengar baik-baik.

"Tae, Jeong, Tae, Se, Mun, Dan, Se"

"Ye, Seong, Yeon, Jung, In, Myeong, Seon"

Itu belum muncul? Baik, jadi, dia calon raja.

"Gwang, In, Hyo, Hyeon, Suk, Gyeong, Yeon"

"Jeong, Sun, Heon, Cheol, Go"

Go?

"Go, Cheol, Heon, Sun..."

"Sun, Heon..."

Kenapa ada lalat di sini?

Jika dia raja setelah Heonjong...

Cheoljong?

Cheoljong. Nama lahirnya Lee Won Beom.

Saat menjadi raja, namanya diubah menjadi Yi Byeon.

Seluruh keluarganya terlibat dalam pengkhianatan,

dan mereka diasingkan ke Pulau Ganghwa.

Dia pria Cinderella yang jadi raja dalam sekejap karena bodoh.

Dia hidup sebagai raja boneka paling bodoh dan tidak kompeten,

dan dia membuat rakyat menderita.

Lalu dia meninggal di tahun ke-13 kekuasaannya karena penyakit.

Astaga, ini pentingnya pendidikan dini.

Ibuku yang terbaik!

Mereka bilang orang yang tiba-tiba kaya itu menakutkan,

tapi dia tiba-tiba menjadi raja dan berusaha keras memainkan peran.

Aku kejam kepadamu tadi karena tidak tahu kondisimu.

Coba kulihat.

Apa yang kamu lakukan?

Kamu tidak perlu malu.

Besok kamu dan aku akan menikah.

Besok?

Aku menyuruh mereka bergegas dan mengadakan pernikahan kita,

yang tertunda karena kecelakaanmu.

Pernikahan kita besok.

Astaga. Aku melupakan hal yang paling penting.

Cheoljong lalai dalam memerintah negara

karena dia terobsesi dengan wanita dan alkohol.

Dia simbol maniak seks Joseon.

Tunggu.

Ada sesuatu yang harus kamu tahu lebih dahulu.

Aku menuruti kemauanmu dan menyuruh semua orang jaga jarak.

Kamu puas?

Jadi, aku tahu ini sulit dipercaya,

tapi aku tidak tahu cara menjelaskannya.

Ini sulit.

- Ada sesuatu di sini. - Apa? Ada apa?

Ini kelopak bunga.

Kamu mungkin terkejut,

tapi cobalah menerimanya sebaik mungkin.

- Sejujurnya, - Sejujurnya

aku ini seorang pria.

Aku pria sehat

yang tinggal di Korea, sekitar 200 tahun dari sekarang.

Entah bagaimana ini bisa terjadi.

Kukira aku sudah mati setelah jatuh ke air,

tapi saat bangun, aku terlihat seperti ini.

Intinya, aku bukan orang yang kamu pikirkan.

Yang kamu lihat bukan segalanya.

Kamu pasti penasaran omong kosong apa ini.

Tapi kamu harus membuat keputusan yang tepat.

Anggap saja kita menikah, tapi malam pertama kita...

Itu salah besar.

Aku tidak suka pria.

Ini masalah lebih besar untukmu.

Bagiku, ini masalah identitas.

Tapi bagimu, penipuan pernikahan. Ini kejahatan.

Aku mengerti maksudmu.

Benarkah? Kamu

jauh lebih baik daripada yang kubaca di buku sejarah.

Dengar!

- Ya, Baginda. - Ya, Baginda.

Minta tabib kerajaan

memeriksa kondisi Ratu Terpilih dengan teliti dan memberitahuku.

Apa?

Ya, Baginda.

Jangan khawatir.

Aku akan melakukan apa pun untuk membantumu pulih.

Jangan lupa. Kamu tidak sendirian.

Terlepas kamu kehilangan akal dan menjadi gila,

aku akan selamanya menjadi suamimu.

Astaga. Kamu pasti masih sakit.

Dengar.

Cepat bawa dia kembali ke kamarnya.

- Ya, Baginda. - Ya, Baginda.

Jangan khawatir.

Masuk dan beristirahatlah. Kamu akan baik-baik saja.

Semua akan baik-baik saja.

Tidak apa-apa.

Semua akan baik-baik saja.

Buku tidak pernah bohong.

Dia mungkin lebih bodoh daripada yang digambarkan dalam buku sejarah.

Istirahatlah yang banyak.

Baiklah. Aku mengerti.

Yang Mulia, jangan berjalan dengan mengangkat baju Anda.

Anda tidak boleh menunjukkan bagian dalamnya selagi berjalan.

Yang Mulia harus berjalan perlahan. Anda tidak boleh melakukan ini.

Apa rencana tersembunyinya?

Tidak. Aku tidak akan memakannya.

Pengobatan Barat lebih baik bagiku daripada obat oriental.

Kumohon, bukalah.

Tidak.

Buka.

Astaga.

Sudah kubilang...

Energi air mengisi kepalanya.

Aku harus mengisinya dengan energi api menggunakan kayu cendana.

Yang Mulia, Anda harus mendapatkan kembali ingatan Anda.

Dasar bodoh! Kamu tidak punya izin praktik, ya?

Kenapa kamu mengasapi seseorang?

Aku akan membuka titik energi dan darah ketigabelas

yang mengobati penyakit jiwa.

Baiklah. Lakukan sesukamu.

Lagi pula, ini bukan tubuhku.

Aku ingat!

Aku ingat semuanya seperti sulap.

Hong Yeon.

Pembantu kesayanganku yang tumbuh bersamaku di rumah orang tuaku.

Apa marga orang ini?

Kamu...

Cho...

Choi! Dayang Choi.

Lalu apa nama keluargaku?

Bagaimana aku bisa tahu marga seorang tabib kerajaan?

Apa yang kalian lakukan?

Cepat pegang Yang Mulia.

Hanya akan memperburuk keadaan jika dia bergerak.

Bisa-bisanya kamu memakai tusukan satai pada seseorang?

Apa kamu gila?

Keahlian utamaku adalah akupunktur.

Tidak ada yang lebih baik daripada ini

untuk membersihkan aliran darah.

- Akan kutaruh ini di tengkuk... - Berhenti! Hentikan!

Tolong hentikan.

Jika aku sadar,

aku akan menjadi ratu mulai besok.

Apa akibat yang akan kamu terima

atas perawatan berlebihan?

Berlebihan itu lebih buruk daripada terlalu sedikit.

Aku akan menyelesaikan kinerja medis brilianku di sini.

Ya, kamu tabib yang luar biasa. Aku sudah sembuh sekarang.

Aku baik-baik saja. Ya.

Baiklah. Aku akan menjadi ratu seperti yang kalian inginkan.

Aku akan menjadi ratu sebuah negara.

Mengisi danau dengan air seharusnya mudah, bukan?

Anda sudah bangun, Yang Mulia?

Masuklah.

Aku harus memakai semua ini?

"Pakaian upacara kerajaan"

Pakaian dalam, celana pendek mengembang,

celana longgar, rok dalam,

penutup dada, kaus dalam,

rok kesatu, rok kedua,

rok ketiga, samhoejang jeogori,

dan dangui.

Pakaian bagian atasnya ramping dan pas badan,

sementara pakaian bagian bawahnya mengembang.

Ini untuk menciptakan sosok yang sempurna dan menggairahkan.

"Tubuh bagian atas yang kecil dan tubuh bagian bawah besar"

Aku tidak bisa bernapas.

Liontin manik giok menutupi mata

dan manik safir menutupi telinga.

Ini menandakan raja harus menutup mata dan telinganya sendiri

dan mendengarkan rakyatnya.

Luruskan leher Anda.

Berat sekali.

Anda harus menahan beban yang menyesakkan ini.

Aku wanita pertama di Joseon yang tidak memakai bra.

Saling memberi hormat.

- Yang Mulia. - Kamu ingin aku melakukan apa?

Kita tidak melakukan ritual leluhur.

Pada dasarnya, pernikahan adalah pemakaman.

Berapa kali aku harus membungkuk?

Dua kali lagi.

Mereka pasangan yang serasi.

Bukankah semua ini kerja keras Anda, Ibu Suri Agung?

Terima kasih sudah menyadarinya, Ibu Suri.

Angkat gelas kalian.

Kenapa... Sepupu.

Kamu menangis?

Aku senang dia telah menjadi ratu kerajaan ini,

tapi

aku merasa kehilangan putri tunggalku.

Astaga.

Sekarang kamu ayah sang ratu.

Tuan Yeongeun yang Agung.

Begitukah?

Benar.

Saya umumkan bahwa Kim So Yong dari klan Andong Kim

telah menjadi ratu Joseon.

Ini kali pertamaku mendengar nama wanita ini.

Anda harus mencintaiku.

Aku tidak bisa... Aku tidak bisa bernapas.

Serangan jantung?

Beri hormat!

- Hidup Raja dan Ratu! - Hidup Raja dan Ratu!

Tidak ada musuh abadi dan sekutu abadi di istana.

Selalu jaga keseimbangan dan kosongkan hati agar tidak goyah.

Jangan khawatir.

Aku akan pergi ke istana

hanya karena aku ingin sedikit membantu Yang Mulia.

Astaga.

Bibi, aku tidak akan mati.

Jangan menangis seperti itu.

Kamu terlalu baik, Nona.

Aku tidak tahu bagaimana kamu bisa bertahan di istana.

Aku akan melayani dia dengan setia. Jangan khawatir.

Aku menyerah. Menyerah!

Kukira kita akan membacakan puisi di paviliun.

Kamu seharusnya bilang ini sesi latihan, bukan perjalanan!

Bukankah ini bagus?

Berkeringat seperti ini sambil menikmati pemandangan indah.

Bagus?

Aku sudah sekarat karena harus berlatih bela diri setiap hari,

yang bahkan tidak kusukai, karena ayahku, Menteri Perang.

Sedang apa kita di sini?

Jika tahu, aku tidak akan pernah mengikutimu.

Seseorang mungkin berpikir kamu punya musuh besar di suatu tempat.

Kenapa kamu begitu marah karena peristiwa menggembirakan

sepupumu menjadi ratu?

Aku senang sekali sampai tidak tahu cara membendung energi ini.

Jika kamu tidak suka berpedang, mau bertarung dengan tangan kosong?

Aku berubah pikiran. Aku akan kembali sekarang.

Kembalilah setelah mengalahkanku.

Cepat, cepat lepaskan. Ini makin memberatkan leherku.

Kukira aku sekarat.

Sesi "pemotretan studio, gaun, dan riasan" modern bukan apa-apa.

Kamarnya sudah diperluas.

Ini Aula Daejojeon.

Ukurannya sebesar namanya.

Itu artinya Anda harus berkontribusi besar.

Mereka ingin aku menyelamatkan negara atau apa?

Itu artinya Anda harus mengandung

keturunan kerajaan.

Benar. Ada malam pernikahan.

Ini krisis terbesar dalam hidup Jang Bong Hwan selama 33 tahun.

Selalu ada jalan keluar dari setiap situasi.

Pasti ada jalan.

Meja miras Anda sudah datang.

Ya. Ini minumannya.

Para leluhur, kalian memang bijaksana.

Biar kutuangkan minum.

Minuman apa yang disukai Baginda?

Aku lebih menikmati keberadaanmu daripada miras.

Kenapa kamu...

Ini hari istimewa. Jangan terlalu banyak makan, minumlah saja.

Minum berlebihan menghancurkan tubuhmu.

Dasar kamu...

Jangan marah dan tenanglah.

Hampir semua orang Korea bangga dengan kemampuan minum miras mereka.

Begitu rupanya. Kamu tidak bisa minum.

Aku tahu kamu tidak bisa minum sebanyak diriku.

Itu bagus.

Semua miras di sini milikmu.

Apa dia memakai rompi anti peluru?

Tidak ada serangan yang bisa menembusnya.

Baiklah. Kalau begitu, mau bermain permainan minum?

Aku tahu beberapa permainan yang bisa kamu mainkan saat minum.

Benarkah?

3, 6, 9, 3, 6, 9,

3, 6, 9, 3, 6, 9.

Kapan tabel perkalian diperkenalkan di Korea?

Kamu tidak tahu? Kalau begitu,

buku gulungan, buku gulungan,

buku gulungan, buku gulungan.

Kurasa kata "rasa malu" dibuat untuk situasi ini.

Hei, kenapa kamu tidak melakukannya?

Bagaimana caranya?

Tadinya aku bersemangat karena kamu bilang ini permainan,

tapi kamu hanya meneriakkan "buku gulungan". Membosankan.

Pemilih sekali.

Kita memang membutuhkan musik dan tarian saat minum.

"Sampai kapan aku harus menarikan musik ritual leluhur kerajaan?"

"Lihatlah bahuku"

"Mereka bergerak naik dan turun"

"Minumannya mengalir turun"

"Turun, turun, turun"

"Minumannya terus turun"

"Turun, turun, turun"

Kamu sesenang itu?

Apa "musik ritual leluhur kerajaan" berhasil?

Baiklah, kita mulai?

Tidak, bukan itu maksudku!

Aku terpaksa mengambil langkah terakhir.

"Mr. Queen"

Bagaimana rasanya menyambut hari pertama Anda sebagai Ratu?

- Rasanya seperti kotoran. - Astaga.

Yang kita persiapkan adalah perebutan kekuasaan dan pembenaran.

Satu-satunya cara kita menghukum mereka yang berkuasa

adalah membuktikan korupsi mereka dengan bukti jelas.

Setelah melihatnya secara langsung,

aku bisa melihat sang ratu belum sepenuhnya sehat.

Tapi bagi kami, siapa dia seharusnya lebih penting

daripada siapa dia sebenarnya.

Ini hadiah.

Jika metodemu bagus, gunakanlah sekarang.

Apa maksudmu dengan "aksi terakhir"?

Pembunuhan.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.